<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>heny&#39;s padlet by heny kurniawati</title>
      <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a</link>
      <description>a penny for your thoughts</description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2021-07-26 10:29:08 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2021-09-15 13:46:35 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url></url>
      </image>
      <item>
         <title>Oktavia Dasa Wardhani</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1663611913</link>
         <description><![CDATA[<div>Penelitian akuntansi dibagi menjadi tiga perspektif (mainstream, interpretative, critical). Ketiganya ini memiliki asumsi terkait makna sosial, praktik dan teori, dan makna pengetahuan yang berbeda satu sama lain. Selain itu, ketiganya juga memiliki konsekuensi dan keterbatasan yang ada. Ketiganya juga memiliki perbedaan pemanfaatan informasi akuntansi bagi perusahaan. Pada mainstream berfokus pada pemberian informasi yang sesuai dengan fakta. Pada interpretatif, berfokus pada informasi akuntansi yang berguna untuk membantu pemahaman bagi manajemen sehingga manajemen dapat mengkomunikasikan lebih lanjut. Dan pada Critical, informasi akuntansi digunakan untuk pengambilan keputusan secara makro. Oleh karena itu, ketiga perspektif tersebut dapat disimpulkan memberikan pandangan bahwa informasi akuntansi berguna bagi manajemen. </div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-07-29 02:03:48 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1663611913</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Mikael Agustin Fernandes</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1663613126</link>
         <description><![CDATA[<div>Pekerjaan akuntan bertujuan untuk memberikan atau menyediakan informasi untuk mendukung fakta yang berguna dalam pengambilan keputusan. Walaupun begitu, akuntan tidak diperkenankan untuk terlibat secara langsung dalam pengambilan keputusan untuk menghindari adanya manipulatif  dan subjektifitas.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-07-29 02:05:10 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1663613126</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Alexandra Morgan Tjoe</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1663615992</link>
         <description><![CDATA[<div>Dalam melakukan penelitian teori akuntansi, ada beberapa asumsi yang biasanya diambil <em>(mainstream assumption)</em>. Akan tetapi, ada kelemahan dari asumsi-asumsi itu sehingga perspektif lain perlu dipertimbangkan, yaitu <em>interpretative perspective </em>dan <em>critical perspective</em>. Meskipun begitu, perspektif-perspektif itu juga memiliki kelebihan dan kekurangannya. Jadi, perlu dipertimbangkan dalam meneliti teori akuntansi.&nbsp;</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-07-29 02:07:56 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1663615992</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Michael Jonathan</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1663616670</link>
         <description><![CDATA[<div>Presentasi kelompok Dhea sudah baik menjelaskan teori akuntansi mengenai asumsi mainstream, interpretative, critical. Kelompok Dhea juga menjelaskan mengenai pandangan pemikiran didalam akuntansi yang benar. Misalnya dengan tidak menganggap lingkungan sosial sekitar sesbagai suatu objek melainkan subjek yang layak diperlakukan sebagai manusia dan bukan objek.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-07-29 02:08:43 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1663616670</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Tasya Novaliana Utomo</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1663617525</link>
         <description><![CDATA[<div>Terdapat berbagai perdebatan dalam Akuntansi. Beberapa pihak tertentu berpendapat bahwa dasar dari pemikiran Akuntansi didasari oleh seperangkat asumsi umum berdasarkan berbagai pengetahuan &amp; studi empiris, misalya : Interpretive alternative assumptions, Mainstream accounting thought assumptions, dan the critical perspective assumptions. Asumsi-asumsi ini menimbulkan wawasan baru yang bisa diperoleh dan berpotensi memperluas wawasan pengetahuan kita mengenai Akuntansi (khususnya dalam konteks organisasi dan sosial). Selain itu dasar asumsi tersebut dapat digunakan acuan bagi pembuat keputusan. Di sini, Akuntan &nbsp;hanya berperan untuk menyediakan informasi yang dibutuhkan oleh pembuat keputusan (tidak bisa melibatkan diri atau memengaruhi keputusan yang diambil oleh pembuat keputusan). </div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-07-29 02:09:41 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1663617525</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nathanael Lawrence</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1663618643</link>
         <description><![CDATA[<div>Dalam akuntansi, meskipun bertujuan untuk memberikan atau menyediakan informasi yang dapat mendukung fakta untuk melakukan pengambilan keputusan, namun akuntan itu sendiri tidak dapat terlibat secara langsung dalam pengambilan keputusan salah satunya adalah karena dapat berkesan manipulatif yang disebabkan oleh informasi yang tidak objektif.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-07-29 02:10:50 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1663618643</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Maria Eva S. M.</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1663620269</link>
         <description><![CDATA[<div>Pada jurnal ke-2 tentang <strong><em>'Radical Development in Accounting Thought', </em></strong>saya memahami bahwa terdapat berbagai pandangan (<em>point of view</em>) atau asumsi terkait penelitian akuntansi. Dimana secara garis besar (mengacu pada yang dijelaskan oleh kelompok tersebut), pandangan atau asumsi terhadap akuntansi yang dimaksud dibagi menjadi 3, yaitu pandangan umum (<em>mainstream accounting thought</em>), pandangan interpretasi (<em>interpretative alternative</em>), dan <em>critical perspective</em>.&nbsp;</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-07-29 02:12:33 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1663620269</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Evandorisa Prima Augusta</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1663620384</link>
         <description><![CDATA[<div>Akuntan harus mampu bekerja sebagai penyedia informasi dalam pengambilan keputusan, namun tidak melibatkan diri secara langsung terhadap proses pengambilan keputusan tersebut.&nbsp;Hal ini dikarenakan informasi akuntansi sendiri bersifat subjektif dan dapat dimanipulasi.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-07-29 02:12:39 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1663620384</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Hans Jonathan</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1663621205</link>
         <description><![CDATA[<div>Terdapat 3 macam klasifikasi asumsi, antara lain Beliefs about Knowledge (yang epistemological dan methodological), Beliefs about Physical and Social Reality (yang ontological, membahas niat manusia dan rasionalitas, dan membahas societal order and conflict), serta Relationship between Theory and Practice.<br><br>Asumsi-asumsi tersebut dapat digunakan sesuai dengan sudut pandang yang ada, antara lain Mainstream Accounting Thought, Interpretive Alternative, dan Critical Perspective.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-07-29 02:13:33 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1663621205</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Heriyanto</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1663621765</link>
         <description><![CDATA[<div>Akuntan pada dasarnya berperan sebagai penyedia dan memberikan informasi yang mendukung fakta dan dapat dijadikan sebagai dasar dalam pengambilan keputusan. Meskipun adanya subjektivitas yang menyebabkan seorang akuntan menjadi rentan dan sebaiknya tidak dilibatkan secara langsung dalam pengambilan keputusan karena informasi akuntansi yang secara umum bersifat subjektif dan dapat manipulatif. &nbsp;<br><br>Lalu bedasarkan hasil presentasi saya mendapati bahwa Akuntansi didasari oleh 3 asumsi umum yang didasari oleh berbagai uji empiris dan hal-hal terkait : (1)Interpretive alternative assumptions, (2) Mainstream accounting thought assumptions, dan (3) The critical perspective assumptions.&nbsp;</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-07-29 02:14:10 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1663621765</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Jason Widjaja</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1663623553</link>
         <description><![CDATA[<div>Kelompok Dhea telah menyampaikan materi presentasi dengan baik. Dengan mendengarkan presentasi mereka, saya dapat memperoleh <em>insight</em> terkait klasifikasi asumsi-asumsi dalam riset akuntansi, yakni <em>Beliefs about Knowledge</em>, <em>Beliefs about Physical and Social Reality</em>, serta&nbsp;<em>Relationship between Theory and Practice</em>. Adapun aliran pemikiran akuntansi utama yang disebut dengan&nbsp;<em>Mainstream Accounting Thought</em>. Di sisi lain, terdapat pula aliran pemikiran atau aliran akuntansi alternatif yang terdiri atas <em>Interpretive Alternative Assumption</em> dan&nbsp;<em>Critical Alternative Assumption</em>.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-07-29 02:16:00 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1663623553</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Ruth Dwi Yuliani</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1663624098</link>
         <description><![CDATA[<div>Belajar mengenai accounting mainstrim dalam dua perpektif yaitu critical dan interpretive. Dengan dibagi menjadi dua asumsi dan konsekuensi<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-07-29 02:16:32 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1663624098</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Christofel Jehovandy Hadi Prasetya</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1663626905</link>
         <description><![CDATA[<div>Pada jurnal ini, hal yang saya dapatkan adalah banyak sekali pandangan dalam penelitian akuntansi. salah satu pandangan yang sering digunakan adalah mainstream accounting thought. Namun juga terdapat perspektif lain yang tetap harus di perhatikan seperti interpretative alternative, dan critical perspective. keseluruhan perspektif memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-07-29 02:19:25 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1663626905</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kadek Ayu Shinta Madani</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1663628661</link>
         <description><![CDATA[<div>Dari presentasi kelompok Dhea, saya menangkap bahwa jurnal tersebut bertujuan untuk memberikan pendapatan agar para peneliti akuntansi harus merefleksikan diri terhadap asumsi-asumsi dominan yang mereka ungkapkan dan memperhatikan setiap konsekuensi dalam mengambil posisi tersebut. Selain itu, artikel Chua mengklasifikasikan asumsinya menjadi 3 keyakinan yang terdiri dari keyakinan berkaitan dengan gagasan pengetahuan, asumsi tentang “objek” dari studi dan asumsi tentang hubungan antara pengetahuan dan dunia empiris.</div><div>Alternatif asumsi tersebut menggambarkan bagaimana asumsi mengubah definisi masalah dan solusi serta menawarkan penelitian yang berbeda dari yang berlaku saat ini.&nbsp;<br>Menurut saya penyampaian dari kelompok Dhea mengenai materi tersebut sangat jelas dan mudah dipahami<br><br></div><div><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-07-29 02:21:16 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1663628661</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Angelina Michelle Sutiyo</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1663628692</link>
         <description><![CDATA[<div>Terdapat tiga asumsi dalam penelitian akutansi,&nbsp; yaitu mainstream, interpretative, dan critical. Setiap asumsi memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.&nbsp; Akuntan hanya berperan untuk menyediakan informasi yang berguna bagi pengambilan keputusan oleh perusahaan maupun pengguna laporan keuangan, namun akuntan tidak dapat melibatkan diri secara langsung dalam pengambilan keputusan tersebut karena informasi akutansi bersifat subjekyif dan dapat terkesan dimanipulasi. &nbsp;</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-07-29 02:21:18 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1663628692</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Marta Christiana</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1663629534</link>
         <description><![CDATA[<div>Akuntan harus memiliki sifat objektif dan independen agar nantinya bisa memberikan opini yang baik. Hal ini dikarenakan informasi angka laporan keuangan yang rawan dimanipulasi. Pada artikel&nbsp;<strong><em>"Radical Though in Accounting"</em></strong><strong>,&nbsp;</strong>terdapat tiga asumsi yang menjadi perspektif mengenai teori akuntansi, yaitu <em>mainstream accounting thought, interpretative alternative</em>, dan <em>critical perspective</em>.&nbsp;</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-07-29 02:22:11 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1663629534</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Emma Patricia Ruishaell Sitanggang</title>
         <author>emmaaaruishaell</author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1663629611</link>
         <description><![CDATA[<div>Angka akuntansi bersifat subjektif dan dapat dimanipulasi sehingga akan menghasilkan bias bagi pengguna eksternal. Dalam konsep critical perspective, akuntansi diharapkan menjadi hukum sosial yang dapat mengubah ketidakadilan yang ada di masyarakat. Pada artikel ini juga, akuntansi tidak dipandang sebagai kegiatan teknik rasional, namun akuntansi digunakan untuk menilai sosial di masyarakat dan fokus untuk meneliti analisis mikro dan makro.<br><br>Terima kasih 🙏</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-07-29 02:22:17 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1663629611</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Oktavia Dasa Wardhani</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1663629798</link>
         <description><![CDATA[<div>Peran akuntansi cukup penting bagi kehidupan bermasyarakat terutama bagi perusahaan. Akuntansi memberikan informasi yang relevan sehingga perusahaan dapat mengalokasikan sumber daya secara efektif dan efisien. Selain itu, terdapat peran akuntansi dari tingkat ketidakpastiannya seperti mesin rasionalisasi digunakan untuk menjustifikasi keputusan yang dibuat. Dalam praktiknya, pada saat itu masih menggunakan sistem centralized dibandingkan dengan sistem decentralized. Kesimpulannya akuntansi dapat digunakan dalam perubahan peran dari praktisi akuntan dan kontrol organisasi dimana akuntansi selalu bergerak dinamis dengan perkembangan zaman. </div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-07-29 02:22:29 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1663629798</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Mikael Agustin Fernandes</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1663629811</link>
         <description><![CDATA[<div>Seriring perkembangan Zaman, akuntansi bersifat dinamik yang menyesuaikan kebutuhan atau kesesuaian yang diperlukan oleh perusahaan. Karena penerapan sistem akuntansi akan memandu dan mempengaruhi perilaku orang-orang baik di dalam perusahaan maupun masyarakat.<br><br>Berdasarkan tingkat ketidakpastiannya, sistem akuntansi memiliki berbagai macam peran yaitu sebagai (1) Answer Machines, (2) Learning Machines, (3) Ammunition Machines, dan (4) Rationalization Machines.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-07-29 02:22:30 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1663629811</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Hans Jonathan</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1663629898</link>
         <description><![CDATA[<div>Berdasarkan presentasi yang dilakukan, diketahui bahwa akuntansi dapat mempengaruhi keputusan manajemen. Hal ini adalah karena akuntansi berperan sebagai media penyediaan informasi yang andal dan relevan kepada para penggunanya. Tujuannya adalah untuk mencapai alokasi sumber daya yang wajar dengan tetap menjaga akuntabilitas dan pengelolaan sistem. Namun, perkembangan praktik akuntansi yang semakin rumit seiring zaman mengakibatkan munculnya masalah baru yang perlu dihadapi.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-07-29 02:22:34 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1663629898</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Maria Eva S. M.</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1663630047</link>
         <description><![CDATA[<div>Berdasarkan jurnal ke-3 tentang '<strong><em>The Roles of Accounting in Organizations and Society', </em></strong>saya memahami bahwa akuntansi sekarang ini bukan hanya digunakan di bidang keuangan saja (Chatfield, 1977), melainkan diterapkan dalam praktik organisasi (entitas) maupun praktik sosial. </div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-07-29 02:22:42 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1663630047</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Evandorisa Prima Augusta</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1663630365</link>
         <description><![CDATA[<div>Akuntansi dalam sebuah organisasi sangatlah penting, dimana diharapkan dapat memberikan informasi yang relevan guna meningkatkan dasar dalam pengambilan keputusan. Hal ini dikarenakan bagaimana akuntansi dapat mendukung strategi perusahaan terbaik, yang disertai dengan penggunaan teori manajemen lainnya, secara rasional dan terorganisir.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-07-29 02:23:03 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1663630365</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Tasya Novaliana Utomo</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1663630517</link>
         <description><![CDATA[<div>Akuntansi tidak bisa dipahami hanya sebagai suatu fenoma murni dari sebuah organisasi / institusi. Namun, Akuntansi juga merupakan sebuah ciri umum yang dinamis dimana masyarakat kita hidup (termasuk kemajuan manusia dan sosial di dalamnya). Memang pada awalnya, banyak inovasi dalam Akuntansi terjadi dalam banyak organisasi dalam waktu yang kurang lebih sama. Namun seiring berjalannya waktu,  pencarian terkait inovasi dalam Akuntansi mulai diperluas (praktik kalkulatif) yang diwujudkan dalam masyarakat atau society di mana organisasi merupakan bagiannya.&nbsp;</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-07-29 02:23:12 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1663630517</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Albertus Christianto Widjaja</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1663630582</link>
         <description><![CDATA[<div>Kelompok Dhea:<br>Terdapat beberapa syarat teori diterima, yaitu harus mengikutsertakan 1 atau lebih hukum atau prinsip umum, ada kondisi sebelumnya, dan teori yang bisa diperluas atau diterapkan secara umum.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-07-29 02:23:16 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1663630582</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Yolanda Angie</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1663630600</link>
         <description><![CDATA[<div>Penelitian akuntansi terbagi menjadi 3 yaitu mainstream, interoretative, dan critical. Ketiga jenis tersebut memiliki asumsi dan keterbatasannya masing-masing. Dalam mainstream, berfokus pada fakta-fakta dalam memberikan sebuah informasi. Sementara keterbatasannya adalah adanya perbedaan kepentingan antara tujuan manusia dengan rasionalitas. Dalam interpretative, informasi akuntansi berguna bagi manajemen untuk membuat keputusan. Sementara keterbatasannya adalah informasi akuntansi bisa bersifat bias atau timpang sebelah karena keterkaitannya dengan berbagai makna. Sedangkan dalam critical, informasi akuntansi digunakan untuk mengambil keputusan secara lebih luas. Keterbatasannya adalah adanya kepentingan strktur makro tertentu yang tidak dimasukkan dalam penelitian.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-07-29 02:23:17 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1663630600</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Veronica Harja Wijaya - 2301937873</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1663630686</link>
         <description><![CDATA[<div>Setelah mendengarkan penjelasan kelompok Albert, saya memahami bahwa <em>accounting</em> merupakan suatu hal yang penting terutama dalam suatu organisasi atau juga perusahaan yang mana diharapkan <em>accounting</em> dapat memberikan informasi yang relevan bagi penggunanya. Dengan adanya <em>accounting</em> ini juga diharapkan dapat menyelesaikan problem dari ketidakpastian dan <em>inconsistency&nbsp;</em>dari penggunaan <em>accounting</em> oleh setiap organisasi yang didasarkan pada kepentingan masing-masing organisasi yang berbeda-beda.&nbsp;</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-07-29 02:23:23 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1663630686</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Albertus Christianto Widjaja</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1663630978</link>
         <description><![CDATA[<div>Di dalam sebuah organisasi pasti ada masalah. Contoh masalah di dalam organisasi adalah ketidakpastian atau ketidaksepakatan dalam tujuan organisasi atau dalam aktivitas tertentu di dalam organisasi, dimana juga bisa menimbulkan konflik kepentingan di dalam organisasi.<br><br>Dengan ada sistem akuntasi, bisa memberikan pengaturan lebih mudah, proses perencanaan lebih matang, penyediaan informasi yang relevan, sehingga bisa menjadi dasar pembuatan keputusan.&nbsp;</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-07-29 02:23:39 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1663630978</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Fransiska Setyawati</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1663631062</link>
         <description><![CDATA[<div>Penelitian akuntansi memiliki 3 perspektif, yakni perspektif mainstream, intrepretative, dan critical. Menurut saya, kelompok yang bersangkutan telah menjelaskan perspektif-perspektif tersebut dengan sangat baik dan mudah dipahami</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-07-29 02:23:44 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1663631062</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Helena Gracia</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1663631158</link>
         <description><![CDATA[<div>Adanya teori akuntansi dapat membantu untuk memahami penyebab terjadinya suatu fenomena tertentu di masyarakat.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-07-29 02:23:50 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1663631158</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Helena Gracia</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1663631358</link>
         <description><![CDATA[<div>Seiring berjalannya waktu, tentu saja ilmu pengetahuan dan teknologi akan mengalami perkembangan. Adanya perkembangan ini juga menyebabkan adanya perkembangan pada ilmu maupun standar akuntansi.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-07-29 02:24:03 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1663631358</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Marta Christiana</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1663631450</link>
         <description><![CDATA[<div>Peran akuntansi dalam organisasi dan praktik sosial sangatlah penting. Akuntansi dapat memandu manajemen dan lingkungan sosial untuk mempengaruhi keputusan yang dibuat. Pada artikel juga dijelaskan mengenai beberapa peran akuntansi berdasarkan ketidakpastian, yaitu <em>answer machines, learning machines, ammunition machines,</em> dan <em>rationalization machines.</em></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-07-29 02:24:08 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1663631450</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Jason Widjaja</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1663632265</link>
         <description><![CDATA[<div>Kelompok Yosua telah menyampaikan materi presentasi dengan baik. Dengan mendengarkan presentasi mereka, saya dapat memperoleh&nbsp;<em>insight</em>&nbsp;terkait peran akuntansi dalam organisasi dan masyarakat. Menurut penelitian yang dilakukan oleh Yamey (1974), peran akuntansi berkaitan dengan penyediaan informasi yang andal dan relevan yang dapat digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan oleh bisnis atau perusahaan.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-07-29 02:24:58 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1663632265</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Fidela</title>
         <author>fidelawong17</author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1663633416</link>
         <description><![CDATA[<div>Jurnal ini membahas mengenai peran akuntansi dalam kehidupan masyarakat. Peran akuntansi dalam kehidupan masyarakat sangat penting, khususnya dalam suatu organisasi. Praktik akuntansi dapat mempengaruhi keputusan manajemen dan perkembangan fungsi akuntansi dalam organisasi. Perkembangan akuntansi yang semakin kompleks juga menyebabkan beberapa masalah yang perlu diperhatikan. Pada dasarnya, peran akuntansi berkaitan dengan penyediaan informasi yang andal dan relevan yang dapat digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan oleh perusahaan. Dengan informasi ini, dapat digunakan untuk mencapai alokasi sumber daya yang wajar dengan tetap menjaga akuntabilitas dan pengelolaan sistem.&nbsp;<br>Terima kasih.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-07-29 02:26:04 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1663633416</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Christalie</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1663633832</link>
         <description><![CDATA[<div>Dari presentasi kelompok Dhea, saya mempelajari bahwa dalam melakukan penelitian teori akuntansi, terdapat beberapa asumsi yang dapat diambil yaitu, Mainstream Assumption, Interpretative Perspective dan Critical Perspective. Ketiga asumsi ini memiliki kelemahan dan kebijakan asumsinya sendiri, sehingga diperlukan penelitan lebih mendalam terhadap ketiga asumsi tersebut.&nbsp;</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-07-29 02:26:30 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1663633832</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Febby Arifin</title>
         <author>febbyarifin69</author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1663636032</link>
         <description><![CDATA[<div>Terdapat tiga perspektif dalam penelitian akuntansi yaitu mainstream perspective,&nbsp; interpretative perspective, dan critical perspective. Dimana setiap perspektif memiliki pandangan yang berbeda mengenai berbagai aspek kehidupan sosial. Setiap perspektif ini juga memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.&nbsp;</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-07-29 02:28:14 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1663636032</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Emma Patricia Ruishaell Sitanggang</title>
         <author>emmaaaruishaell</author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1663636553</link>
         <description><![CDATA[<div>Penerapan akuntansi dalam praktek sosial mengartikan bahwa setiap informasi akuntansi yang dibuat oleh perusahaan akan memandu dan memengaruhi perilaku orang-orang baik di perusahaan tersebut ataupun masyarakat. Hal tersebut dapat terjadi karena diikuti dengan mutlaknya peran akuntansi yaitu untuk memberikan informasi operasional serta tujuan ekonomi dari suatu organisasi/perusahaan dan informasi itulah yang akan dijadikan sosial memandang organisasi/situasi ekonomi.<br><br>Terima kasih 🙏</div>]]></description>
         <pubDate>2021-07-29 02:28:46 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1663636553</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Alexandra Morgan Tjoe</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1663637102</link>
         <description><![CDATA[<div>Akuntansi adalah suatu hal yang <em>dynamic </em>yang memiliki peran penting dalam organisasi dan masyarakat. Peran akuntansi terus berkembang seiring dengan perkembangan zaman. Akuntansi memiliki peran penting dalam pengambilan keputusan oleh perusahaan, investor, dan pihak-pihak lain yang berkepentingan. </div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-07-29 02:29:20 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1663637102</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Cecilia Tiffany</title>
         <author>ctiffany434</author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1663638497</link>
         <description><![CDATA[<div>Dari presentasi kelompok Dhea, saya memperoleh beberapa asumsi yang digunakan dalam melakukan penelitian akuntansi yaitu asumsi mainstream perspective, interpretative perspektif, dan critival perspektif. Dimana masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Maka dari itu perlu dilakukan pertimbangan dalam menggunakan asumsi penelitian akuntansi yang akan digunakan. Misalnya pada mainstream persepective&nbsp; mempunyai kelebihan terfokus pada fakta-fakta dalam memberikan informasi akan tetapi kelemahannya terdapat perbedaan kepentingan antara tujuan manusia dengan rasionalitas. Dan begitu pula dengan kedua asumsi lainnya yang mempunyai kelebihan dan kelemahan masing-masing</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-07-29 02:30:43 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1663638497</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Agata Laras Permana Gita Prastiwi</title>
         <author>agatalaraspermana</author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1663639782</link>
         <description><![CDATA[<div>Artikel ini menyampaikan bahwa terdapat berbagai sudut pandang/asumsi terkait dengan penelitian akuntansi yang secara umum terbagi atas mainstream accounting thought, interpretative alternative, dan critical perspective.&nbsp;</div><div>Sudah menjadi pemahaman umum bahwa akuntansi bertujuan untuk menyediakan informasi bagi seluruh pembaca laporan keuangan yang meliputi keseluruhan stakeholders perusahaan. Meskipun demikian, akuntan sebagai pelaku praktik akuntansi hendaknya bertindak secara independent dalam melakukan praktik akuntansi dan tidak melibatkan diri secara langsung dalam pengambilan keputusan dengan menggunakan informasi akuntansi karena informasi akuntansi ini bersifat subjektif dan dapat dimanipulasi.&nbsp;</div><div>Salah satu asumsi penelitian akuntansi adalah critical perspective yang juga memiliki beberapa asumsi di dalamnya yaitu beliefs about knowledge, beliefs about physical and social reality, serta relationship with theory and practice. Namun, jurnal ini pun menyampaikan konsekuensi dari sudut pandang critical yaitu di antaranya bahwa akuntansi tidak dipandang sebagai kegiatan teknik rasional dan bahwa profesi akuntansi dipandang sebagai monopoli kerja yang mencari kepentingan pribadi melalui ideologi professional tertentu. Oleh sebab itulah seperti yang disampaikan sebelumnya, akuntan hendaknya tidak melibatkan dirinya secara langsung terhadap pengambilan keputusan sehingga keputusan akuntansi pun menjadi tidak bias dan tetap objektif.&nbsp;</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-07-29 02:32:02 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1663639782</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Michelle Angelia</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1663639939</link>
         <description><![CDATA[<div>Teori akuntansi didasarkann atas 3 asumsi yaitu mainstream, interpretative, dan critical. Berdasarkan ketiga asumsi tersebut, akuntan sebagai penyedia informasi tidak bisa terlibat langsung dalam pengambilan keputusan karena informasi yang diberikan bersifat subjektif dan bias sehingga bisa diinterpretasikan secara berbeda-beda juga rentan terhadap manipulasi.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-07-29 02:32:11 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1663639939</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kadek Ayu Shinta Madani</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1663640785</link>
         <description><![CDATA[<div>Dari presentasi kelompok yosua dan kawan-kawan, saya menangkap bahwa otoritas akuntansi berusaha untuk memberikan dasar yang lebih sekuler dalam peran akuntansi yang dianggap penting, fungsional dan berpretensi. Selain itu, kompleksitas dari praktik akuntansi juga terdiri dari analisa pengamat, studi prilaku investor dan juga kompleksitas dan masalah akuntansi.<br>Materi yang disampaikan oleh kelompok yosua juga sudah jelas dan dibawakan dengan baik.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-07-29 02:33:04 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1663640785</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Steven Johan</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1663640981</link>
         <description><![CDATA[<div>Perkembangan akuntansi menyebabkan atribut peran akuntansi formal yang digunakan untuk mengevaluasi dan mengubah keahlian akuntansi. Pada tingkat organisasi, peran akuntansi dalam konteks pengembangan bentuk praktik manajerial dan bagaimana sistem akuntansi digunakan sebagai kontrol organisasi.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-07-29 02:33:17 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1663640981</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Elsa Maryanti</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1663641776</link>
         <description><![CDATA[<div>Pada artikel ini, penelitian akuntansi terbagi ke dalam tiga perspektif (mainstream, interpretative, critical). Ketiga prespektif ini memiliki asumsi terkait makna sosial, praktik dan teori, dan makna pengetahuan yang berbeda. Oleh karena itu, diperlukan analisa teori akuntansi lebih lanjut yang dilakukan. Selain itu, dari ketiga asumsi tersebut dijelaskan bahwa akuntan sebagai penyedia informasi tidak bisa terlibat langsung dalam pengambilan keputusan karena informasi yang diberikan bersifat subjektif dan bias sehingga bisa diinterpretasikan secara berbeda-beda juga rentan dimanipulasi.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-07-29 02:34:07 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1663641776</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Stefiosa Khaldea</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1663642416</link>
         <description><![CDATA[<div>Dhea dan teman-teman sudah menjelaskan mengenai Radical Thought in Accounting dengan sangat baik. Dalam jurnal Chua ini, disebutkan bahwa terdapat tiga perspektif yaitu Mainstream Accounting, Interpretive Alternative, dan Critical Alternative. Dalam setiap perspektif tersebut di jelaskan lagi mengenai asumsi-asumsi berdasarkan ketiga perspektif tersebut.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-07-29 02:34:48 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1663642416</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Elvina Natasha Stanley</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1663642426</link>
         <description><![CDATA[<div>Dari penjelasan kelompok Dhea, saya mengetahui dalam melakukan penelitian akuntansi, terdapat tiga perspektif yaitu mainstream, interpretative dan critical, yang pada prosesnya bisa memunculkan persepsi yang baik maupun&nbsp; asumsi ataupun&nbsp; kritikan pada&nbsp; hubungannya dan maknanya. Sehingga dapat diketahui kalau akuntansi tidak dipandang sebagai kegiatan teknik rational dalam pengambilan keputusan, karena bisa menimpulkan perspektif kalau profesi akuntansi bersifat subjektif dan tidak independent yang terjadi karena adanya pertentangan dalam hubungannya, serta dari beragam makna yang ditimbulkan bisa menimbulkan manipulasi, sehingga berdasarkan pada artikel ini akuntansi dipandang dalam proses analisisnya baik itu mikro maupun makro.<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-07-29 02:34:49 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1663642426</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Heriyanto</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1663642764</link>
         <description><![CDATA[<div>Bedasarkan hasil presentasi maka saya mendapatkan bahwa terdapat peran akuntansi yang berbeda-beda, bersifat dinamik dan menyesuaikan kebutuhan sesuai dengan yang diinginkan oleh perusahaan dan berkembang seiring zaman. Selain itu terdapat juga beberapa sistem akuntansi berdasarkan tingkat ketidakpastiannya, yaitu (1) Answer machines, (2) Learning machines, (3) Ammunition machines, dan (4) Rationalization machines.&nbsp;</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-07-29 02:35:11 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1663642764</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Claudio Robert Junior</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1663643070</link>
         <description><![CDATA[<div>Beberapa peran sistem akuntansi berdasarkan pada tingkat ketidakpastiannya, yaitu :</div><ul><li>Answer Machines, berlaku saat tingkat ketidakpastian pada objektif ataupun konsekuensi bersifat rendah, contoh penerapannya berupa penggunaan sistem akuntansi untuk menyediakan metode investasi sederhana dan sistem pengaturan saham atau kredit.</li><li>Learning Machines, berlaku saat tingkat ketidakpastian objektif rendah namun ketidakpastian konsekuensi tinggi sehingga mengharuskan manajemen untuk mengeksplor dan menganalisa permasalahan secara lebih mendalam. Dalam hal ini, sistem akuntansi berperan dalam memberikan dukungan dalam proses pembuatan keputusan misalnya melalui proses analisa risiko menggunakan pemodelan what-if.</li><li>Ammunition Machines, berlaku saat tingkat ketidakpastian objektif tinggi namun ketidakpastian konsekuensinya rendah. Pada peran sistem akuntansi sebagai ammunition machines, sistem akuntansi dapat digunakan untuk mempengaruhi pihak tertentu agar lebih terlihat (visible), umumnya yaitu kelompok manajemen senior. Hal ini dapat dilakukan karena sistem akuntansi memiliki kemampuan untuk mempengaruhi kriteria-kriteria dalam pembuatan keputusan yakni dengan menyaring, mengatur, dan mengevaluasi informasi-informasi yang disajikan. Selain itu, sistem akuntansi juga berpengaruh dalam menentukan masalah dan solusi apa saja yang perlu dibahas dalam suatu organisasi. Oleh karena itu, peran sistem akuntansi sebagai ammunition machines tersebut akan berguna bagi pihak-pihak yang memiliki kepentingan politik tertentu dalam suatu organisasi.&nbsp;</li><li>Rationalization Machines, berlaku saat tingkat ketidakpastian pada objektif ataupun konsekuensi bersifat tinggi. Pada peran sistem akuntansi sebagai rationalization machines, sistem akuntansi dapat digunakan untuk menilai atau melakukan justifikasi atas keputusan yang telah atau akan dibuat. Misalnya, fungsi sistem akuntansi dalam prosedur capital budgeting berperan dalam menentukan apakah keputusan organisasi terhadap modal dan perencanaannya sudah cukup rasional dan tepat sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai.</li></ul>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-07-29 02:35:30 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1663643070</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Amanda Geraldie Octavia</title>
         <author>amandageraldie123</author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1663643189</link>
         <description><![CDATA[<div>Perkembangan dunia saat ini semakin kompleks terhadap perkembangan akuntansi. Berdasarkan imperatives of accounting, pada dasarnya peran akuntansi berkaitan dengan penyediaan informasi yang andal dan relevan untuk dapat menjadi dasar pengambilan keputusan oleh bisnis/perusahaan. Berdasarkan kompleksitas dari praktik akuntansi, kompleksitas akuntansi dialami oleh investor dan juga perusahaan. Berdasarkan accounting systems and organizational practice, beberapa peran sistem akuntansi berdasarkan ketidakpastiannya, yaitu answer machines, learning machines, ammunition machines, dan rationalization machines.<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-07-29 02:35:38 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1663643189</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Fransiska Setyawati</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1663643427</link>
         <description><![CDATA[<div>Peran accounting sangat dinamis dan berkembang dari waktu ke waktu. Menurut saya, kelompok yang bersangkutan telah menerangkan peran dan perkembangan accounting dalam organisasi dan masyarakat dengan sangat baik dan mudah dipahami.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-07-29 02:35:54 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1663643427</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Christalie</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1663644007</link>
         <description><![CDATA[<div>Dari presentasi kelompok Alberth, saya mempelajari bahwa dalam akuntansi memiliki peran yang berbeda-beda didalam level sosial, sehingga dasar penggunaannya untuk pengambilan keputusan didalam suatu perusahaan ataupun organisasi lain juga berbeda. Kemudian, terdapat juga peran akuntansi dalam konsep ketidakpastiannya, yaitu&nbsp;Answer Machines, Learning Machines, Ammunition Machines dan Rationalization Machines.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-07-29 02:36:34 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1663644007</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nathanael Lawrence</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1663644257</link>
         <description><![CDATA[<div>Seiring berkembangnya zaman, maka akuntansi juga semakin berkembang begitu juga dengan tingkat ketidak pastiannya. Berdasarkan ketidakpastian dalam yang mungkin terjadi, maka akuntansi berperan untuk menjadi&nbsp;<em>answer, learning, ammunition,&nbsp;</em>ataupun&nbsp;<em>rationalization&nbsp;</em>berdasarkan tingkat ketidakpastiannya. Dengan begitu akuntansi dapat memiliki peran dalam kontrol suatu perusahaan dan pemberian informasi terkait dalam proses pengambilan keputusan.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-07-29 02:36:52 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1663644257</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Claudio Robert Junior</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1663644365</link>
         <description><![CDATA[<div>terdapat beberapa asumsi yang digunakan dalam melakukan penelitian akuntansi yaitu asumsi mainstream perspective, interpretative perspektif, dan critival perspektif.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-07-29 02:36:59 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1663644365</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Christofel Jehovandy Hadi Prasetya</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1663644420</link>
         <description><![CDATA[<div>Perkembangan akuntansi telah menghasilkan atribut dari formal roles untuk akuntansi dan digunakan untuk mengevaluasi dan mengubah keahlian akuntansi, penulis telah berusaha untuk menunjukkan bagaimana praktik akuntansi yang sebenarnya dapat terlibat dengan kemajuan manusia dan sosial. Dalam tingkat organisasi, penulis telah menekankan bagaimana peran dari akuntansi dalam konteks pengembangan bentuk lain dari praktek manajemen, bagaimana sebuah accounting sistem sebagai kontrol organisasi dapat muncul dari interaksi proses politik dalam organisasi. Sedangkan dalam tingkat masyarakat, penelitian dianggap lebih tentatif, dan didapatkan pandangan mengenai substantive social significance dalam fungsi dari accounting.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-07-29 02:37:04 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1663644420</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Michael Jonathan</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1663644955</link>
         <description><![CDATA[<div>Kelompok alberth ferdinand telah dengan baik menjelaskan mengenai berkembangan akuntansi sebagai pengembangan bentuk management yang seiring waktu secara dinamis mengikuti pergantian kebutuhan akibat perkembangan jaman. Dijelaskan juga oleh kelompok tersebut bahwa seiring waktu walaupun bentuk dan kebijakannya berubah, ada 4 peran sistem akuntansi berdasarkan tingkat ketidakpastiannya yang selalu ada, yaitu :  Answer Machines, Learning Machines, Ammunition Machines, dan Rationalization Machines</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-07-29 02:37:38 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1663644955</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Michelle Angelia</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1663645530</link>
         <description><![CDATA[<div>Akuntansi merupakan ilmu yang dinamis dan terus mengalami perkembangan. Dalam masyarakat, akuntansi berperan untuk menyediakan informasi yang akan digunakan untuk pengambila keputusan oleh pihak yang membutuhkan.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-07-29 02:38:15 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1663645530</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Stefani Anggraeni</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1663645792</link>
         <description><![CDATA[<div><br>Dari presentasi kelompok terkait dengan artikel ini, saya memahami terdapat tiga konsekuensi dari asumsi penelitian teori akuntansi yang kedua, yaitu :<br><br></div><div><br>1.&nbsp; &nbsp; Informasi akuntansi dapat dikaitkan dengan beragam makna, yaitu akuntansi dipandang subjektif dan dapat dimanipulasi, misalnya dalam penilaian melalui fair value<br><br></div><div><br>2.&nbsp; &nbsp; Angka akuntansi memberikan definisi mengenai efisien, efektif, dan hal yang diinginkan organisasi. Oleh karena angka akuntansi bersifat subjektif, maka hal tersebut menyebabkan standar enggunaan akuntansi antara perusahaan yang satu dengan yang lainnya berbeda sehingga berpotensi menghasilkan bias dan melegitimasi kepentingan tertentu<br><br></div><div><br>3.&nbsp; &nbsp; Mempertanyakan peran akuntansi untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya, yangmana terkait dengan asumsi interpretive, yaitu informasi menjadi objektif dan rasional setelah suatu kejadian terjadi<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-07-29 02:38:31 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1663645792</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Jessica Olivia</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1663646333</link>
         <description><![CDATA[<div>Dalama melakukan penelitian teori akuntansi, ada 3 pandangan yang mendasari yaitu mainstream accounting thought, interpretive alternative, dan critical perspective. Setiap pandangan ini terbagi lagi menjadi 3 asumsi yaitu beliefs about knowledge, beliefs about physical and social reality, dan relationship with theory and practice. Selain itu ketiga pandangan ini juga memiliki konsekuensi dan limitasinya masing-masing misalnya untuk pandangan mainstream thought memiliki keterbatasan karena adanya perbedaan kepentingan antara tujuan manusia dengan rasionalitas, untuk pandangan intperpretive alternatif memiliki konsekuensi bahwa informasi akuntansi dipandang subjektif sehingga mudah dimanipulasi, dan untuk critical perspektif memiliki konsekuensi profesi akuntansi dipandang sebagai monopoli kerja yang mencari kepentingan pribadi.&nbsp;</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-07-29 02:39:06 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1663646333</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Angelina Michelle Sutiyo</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1663646601</link>
         <description><![CDATA[<div>Akuntansi berperan penting untuk memberikan informasi yang handal, relevan, dan berguna bagi pengambilan keputusan oleh . Peran akuntansi&nbsp; bersifat dinamis dan berkembang dari waktu ke waktu untuk menyesuaikan kebutuhan perusahaan terhadap sistem akuntansi. Berdasarkan tingkat ketidakpastiannya, sistem akuntansi berperan sebagai answer machines, learning machines, ammunition machines, dan rationalization machines.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-07-29 02:39:23 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1663646601</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Yosua Sinulingga</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1663646609</link>
         <description><![CDATA[<div>Dunia bergerak secara dinamis senantiasa berkembang terus menerus ke arah yang lebih baik sehingga menjadikan praktik bisnis semakin kompleks. Praktik akuntansi harus ikut menyesuaikan guna mendukung bisnis sehingga perlu diberlakukan standarisasi karena komplektisitas akuntansi semakin bertambah.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-07-29 02:39:23 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1663646609</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Clara Clarinta T.A.</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1663646722</link>
         <description><![CDATA[<div>Kelompok Yosua sudah mempresentasikan materi dengan baik! Saya mempelajari bahwa seiring berubahnya zaman diperlukan standard akuntansi yang relevan untuk menjadi role dalam organisasi dan society.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-07-29 02:39:31 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1663646722</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Febby Arifin</title>
         <author>febbyarifin69</author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1663646977</link>
         <description><![CDATA[<div>Terdapat 4 jenis peran akuntansi yaitu sebagai Answer Machines, Learning Machines, Ammunition Machines, dan Rationalization Machines. Kemudian, akuntansi juga berkembang sesuai dengan perkembangan zaman dan teknologi.<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-07-29 02:39:46 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1663646977</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Ruth Dwi Yuliani</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1663646985</link>
         <description><![CDATA[<div>Perkembangan akuntansi telah memperlihatkan atribut. DImana teknologi akuntansi sudah bisa mengevaluasi dan menilai. Akuntansi adalah suatu hal yang dinamik.Kelompok Yosua juga sudah menjelaskan&nbsp; Bagaimana peran akuntansi di masyarakat. Claudio juga sudah menjelaskan beberapa peran akuntansi berdasarkan ketidakpastiannya yaitu ada answer machine, learning machine, Ammunition machines, and rationalization machines.&nbsp;</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-07-29 02:39:47 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1663646985</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Dhea Kartika S. - 2301937646</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1663647759</link>
         <description><![CDATA[<div>Dalam jurnal Chua yang berjudul Radical Developments in Accounting Thought, terdapat tiga alternatif yang mendasari pembentukan teori akuntansi. Ketiganya memiliki asumsi tersendiri mengenai peran akuntansi dalam konteks sosial, politik, maupun ekonomi. <strong>Pertama,</strong> <em>main stream accounting</em>, dimana pemberian informasi akuntansi didasarkan pada teori yang ada, dimana teori tersebut dijadikan sebagai dasar dari penelitian yang hendak dilakukan oleh peneliti maupun manajemen. Dengan kata lain, informasi yang disediakan dalam teori akuntansi akan disesuaikan dengan fakta yang terjadi. Namun, kelemahannya adalah penelitian di bidang akuntansi tidak dapat digunakan untuk menjadi penengah antara teori yang saling bertolak belakang. <strong>Kedua,</strong> interpretive alternative yang memberikan penekanan bahwa teori akuntansi pada awalnya berasal dari pandangan setiap orang yang dapat bersifat subjektif. Kemudian, berbagai subjektivitas tersebut akan diubah menjadi suatu aturan yang bersifat objektif dan general melalui proses interaksi sosial di masyarakat. Oleh sebab itu, keberadaan teori akuntansi dipandang sebagai hal yang bertujuan untuk memperkaya pemahaman masyarakat yang nantinya akan dapat meningkatkan proses komunikasi yang terjadi. Misalnya meningkatkan pemahaman manajemen terkait penyusunan laporan keuangan sehingga dapat meningkatkan komunikasi dengan para pihak pengguna informasi laporan keuangan. Namun, hal ini membawa konsekuensi dimana akuntansi dipandang sebagai satu hal yang bersifat subjektif, sehingga dapat dimanipulasi oleh manajemen dan menimbulkan bias bagi pengguna informasi laporan keuangan.&nbsp;<strong>Ketiga,&nbsp;</strong>critical perspective. Dalam pandangan ini, teori akuntansi digunakan sebagai dasar untuk melakukan analisis yang lebih mendalam terhadap kondisi ekonomi, sosial, maupun politik yang ada pada masyarakat dalam konteks dan jangka waktu tertentu. Oleh sebab itu, teori akuntansi dapat digunakan sebagai dasar untuk melakukan kritik terhadap kondisi yang terjadi di masyarakat pada saat itu. Dalam pandangan ini, teori akuntansi akan dapat digunakan untuk melakukan hal tersebut apabila kita dapat memahami latar belakang sejarah mengapa peristiwa yang hendak dianalisis tersebut dapat terjadi di masyarakat. Oleh sebab itu, konsekuensi dari pandangan ini adalah informasi yang disajikan oleh akuntansi kurang dipandang sebagai suatu hal yang rasional, melainkan sebagai dasar untuk mengajukan kritik semata.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-07-29 02:40:35 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1663647759</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Yolanda Angie</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1663647995</link>
         <description><![CDATA[<div>Akuntansi dapat memberikan dampak pada lingkungan sosial. Artinya, setiap informasi yang ada dalam akuntansi baik itu berbentuk angka atau deskripsi, dapat mempengaruhi perilaku orang-orang di sekitar. Maka dari itu, penting bagi perusahaan sebagai pembuat laporan keuangan untuk memberikan informasi berguna bagi pengguna (masyarakat).</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-07-29 02:40:50 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1663647995</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Cecilia Tiffany</title>
         <author>ctiffany434</author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1663648068</link>
         <description><![CDATA[<div>Dari presentasi kelompok Yosua saya menemukan bahwa akuntansi mengalami perkembangan sehingga fungsi dari akuntansi sendiri juga ikut berkembang menjadi lebih kompleks untuk menyediakan informasi yang relevan terkait proses pembuatan keputusan agar tetap rasional dan terkontrol. Namun, hubungan antara informasi akuntansi dan pembuatan keputusan tersebut tidak dianalisa secara kritis dan hanya sekedar diasumsikan belaka padahal kenyataannya hubungan tersebut jauh lebih kompleks dalam pelaksanaannya<strong>.&nbsp;</strong>Maka dalam artikel ini diungkapkan alasan perkembangan akuntansi yang belum dijawab oleh peneliti-peneliti sebelumnya. Dalam tingkat organisasi, artikel ini mengungkapkan bagaimana peran dari akuntansi dalam konteks pengembangan bentuk lain dari praktek manajemen, bagaimana sebuah accounting sistem sebagai kontrol organisasi dapat muncul dari interaksi proses politik dalam organisasi. Sedangkan dalam tingkat masyarakat, penelitian dianggap lebih tentatif, dan didapatkan pandangan mengenai substantive social significance dalam fungsi dari accounting<strong>.</strong></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-07-29 02:40:55 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1663648068</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Yosua Sinulingga</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1663649614</link>
         <description><![CDATA[<div>Dalam dunia akuntansi tidak ada benar atau salah, melainkan wajar atau tidak wajar karena akuntan selalu menurut asumsi/pandangan tertentu, antara lain mainstream perspective, interpretative perspektif, dan critical perspective.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-07-29 02:42:31 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1663649614</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Agata Laras Permana Gita Prastiwi</title>
         <author>agatalaraspermana</author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1663649649</link>
         <description><![CDATA[<div>Melalui jurnal ini, saya memperoleh pemahaman bahwa accounting merupakan suatu hal yang sangat dinamis. Standar akuntansi mencerminkan pertumbuhan kepentingan institusional yang dinamis. Sejak jaman dahulu kala hingga sekarang, role accounting terus mengalami perubahan dari waktu ke waktu dan perubahannya pun dinamis memenuhi kebutuhan zaman. Pada awalnya akuntansi hanya digunakan sebagai media manajemen dalam mengelola perusahaan khususnya sebagai tolak ukur pajak. Namun seiring dengan berjalannya waktu, akuntansi semakin menjadi penting bagi keseluruhan stakeholder. Fokus dari penjelasan teknis dan standarisasi akuntansi pun kemudian menjadi lebih diutamakan pada komponen kelembagaan dan politik dalam rangka upaya regulasi. Berkaitan dengan inflation accounting, pada awalnya, inflation accounting hanya menjadi perhatian agen administrasi yang mempedulikan keperluan perpajakan pendapatan organisasi dan aturan manajemen makroekonomi. Jurnal ini pun menyampaikan bahwa perubahan standar akuntansi disebabkan oleh adanya masalah-masalah yang berkaitan dengan akuntansi dan berkembangnya tekanan dari institusi-institusi yang mengaku memiliki kepentingan sosial atas standarisasi akuntansi menyebabkan peran yang dapat dikaitkan dengan perubahan akuntansi menjadi berbeda dari yang selanjutnya mungkin berimplikasi pada operasi dan penggunaan aktualnya. Kemudian, jurnal ini juga menyampaikan peran sistem akuntansi yang terlihat dalam suatu sistem organisasi perusahaan, yaitu memberikan informasi yang relevan dan meningkatkan dasar dalam pengambilan keputusan. Kemudian manfaat dari akuntansipun disampaikan pula oleh Nahapiet.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-07-29 02:42:34 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1663649649</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Elsa Maryanti</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1663650002</link>
         <description><![CDATA[<div>Adanya perkembangan akuntansi telah menyebabkan atribut dari formal roles untuk akuntansi digunakan untuk mengevaluasi dan mengubah keahlian akuntansi, penulis telah berusaha untuk menunjukkan bagaimana praktik akuntansi yang sebenarnya dapat terlibat dengan kemajuan manusia dan sosial. Dalam tingkat organisasi, penulis telah menekankan bagaimana peran dari akuntansi dalam konteks pengembangan bentuk lain dari praktek manajemen, bagaimana sebuah accounting sistem sebagai kontrol organisasi dapat muncul dari interaksi proses politik dalam organisasi. Sedangkan dalam tingkat masyarakat, penelitian dianggap lebih tentatif, dan didapatkan pandangan mengenai substantive social significance dalam fungsi dari accounting. Dimana, terdapat 4 peran sistem akuntansi berdasarkan tingkat ketidakpastiannya, yaitu Answer Machines, Learning Machines, Ammunition Machines, dan Rationalization Machines</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-07-29 02:42:58 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1663650002</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Stefiosa Khaldea</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1663650201</link>
         <description><![CDATA[<div>Dari materi yang sudah dipresentasikan oleh Alberth dan teman-teman, saya mendapatkan pengetahuan baru mengenai The Role of Accounting in Organization and Social, dimana pada jaman sekarang ini, akuntansi bukan lagi dianggap sebagai alat dalam bidang keuangan, namun juga memiliki peran aktif dalam organisasi dan masyarakat. Akuntansi sekarang ini memiliki 4 peran lain, yaitu Answer Machines, Learning Machines, Ammunition Machines, dan Rationalization Machines.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-07-29 02:43:09 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1663650201</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Steven Johan</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1663650405</link>
         <description><![CDATA[<div>Terdapat beberapa teori akuntansi, begitu juga terdapat pula beberapa asumsi yang dapat diambil suatu perusahaan/organisasi yaitu Mainstream Assumption, Interpretative Perspective dan Critical Perspective. Ketiga jenis asumsi ini memiliki pendangan, kelebihan dan kelemahannya masing-masing.<br><br></div><div><br>.<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-07-29 02:43:19 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1663650405</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Stefani Anggraeni</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1663652519</link>
         <description><![CDATA[<div>Sejarahnya, akuntansi perlu dijadikan sebagai suatu standar agar dapat digunakan oleh perusahaan tetapi karena perkembangan industry yang semakin cepat, maka peran akuntansi kurang mampu menyesuaikan dengan keadaan sehingga menghasilkan ketidakpastian dan kompleksitas dari praktik akuntansi yang terdiri dari analisa pengamat akuntansi, studi perilaku investor, dan kompleksitas dan masalah akuntansi. Untuk itu, dari presentasi kelompok ketiga untuk artikel ini, saya memahami terdapat 4 peran akuntansi berdasarkan tingkat ketidakpastiannya, yaitu :</div><div>1.&nbsp; &nbsp; Answer machines yaitu ketika tingkat ketidakpastian objektif dan konsekuensi akuntansi tergolong rendah, seperti misalnya dalam sistem pengaturan saham atau kredit</div><div>2.&nbsp; &nbsp; Learning machines, yaitu ketika tingkat ketidakpastian objektif rendah namun ktidakpastian konsekuensi tinggi sehingga diperlukan analisis masalah yang lebih mendalam. Untuk itu, akuntansi berperan sebagai pendukung dalam proses perumusan keputusan</div><div>3.&nbsp; &nbsp; Ammunition machines, yaitu ketika tingkat ketidakpastian objektif tinggi namun ktidakpastian konsekuensi rendah sehingga akuntansi berperan untuk mempengaruhi pihak tertentu</div><div>4.&nbsp; &nbsp; Rationalization mahines, yaitu ketika tingkat ketidakpastian objektif dan konsekuensi akuntansi tergolong tinggi sehingga akuntansi akan digunakan untuk menilai atas keputusan yang telah ditetapkan untuk memastikan bahwa keputusan tersebut sudah sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai perusahaan</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-07-29 02:45:28 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1663652519</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Elvina Natasha Stanley</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1663659997</link>
         <description><![CDATA[<div>Akuntansi diterapkan dalam sebuah perusahaan sebagai konteks pengembangan serta pengukuran dinamis pada kinerja perusahaan, mode kontrol organisasi, dan interaksi politik. Akuntansi menjadi fenomena organisasi dan sosial yang akan digunakan sebagai pengambilan keputusan untuk mencapai tujuan organisasi dan sosial dan keuntungan. Peran dalam akuntansi ini muncul dari tekanan dalam kehidupan organisasi tersebut atas standarisasi dan kepentingan tertentu karena dari hubungan retrospektif. Dalam praktiknya akuntansi merupakan instrumen rasionalitas ekonomi dalam pengambilan keputusan karena dengan sistem akuntansi bisa memberikan informasi yang relevan dan national serta bisa membantu dalam evaluasi dan analisis sederhana, namun dalam penerapannya ini hasil analisis yang diperoleh itu adalah perspepsi yang menunjukkan ketidakpastian yang bisa timbul sehingga hasil analisinya dari akuntansi tidak bisa sepenuhnya langsung digunakan untuk pengambilan keputusan karena perlu dijalankan dengan proses yang kritis agar bisa menyelesaikan ketidakpastian dari persepsi tersebut. Kemudian dengan sistem akuntansi juga bermanfaat dalm proses negosiasi karena bisa menunjukkan sebuah visualisasi terhadap masalah maupun solusi dengan jelas maupun struktur simbolis dalam perencaanaan, serta bisa menjadi dasar artikulasi pada perusahaan untuk mempromosikan nilai atau posisi berkepentingan dalam perusahaan.&nbsp;<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-07-29 02:53:30 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1663659997</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Jessica Olivia</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1663660084</link>
         <description><![CDATA[<div>Dari jurnal ini yang saya pelajari adalah akuntansi memiliki peran penting dalam kehidupan masyarakat terutama dalam suatu organisasi, yaitu pada dasarnya dapat memberikan informasi yang relevan bagi penggunanya sehingga akhirnya dapat mempengaruhi keputusan manajemen/perusahaan dengan tujuan untuk dapat mencapai alokasi sumber daya yang wajar dengan tetap menjaga akuntabilitas. Adapun praktik akuntansi bersifat dinamis dan terus berkembang menjadi semakin kompleks menyebabkan munculnya beberapa masalah yang perlu diperhatikan. Selain itu, akuntansi memiliki beberapa peran berdasarkan ketidakpastiannya yaitu answer machine, learning machine, ammunition machines, and rationalization machines.&nbsp;</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-07-29 02:53:35 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1663660084</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Veronica Harja Wijaya - 2301937873</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1663665210</link>
         <description><![CDATA[<div>Dalam jurnal Chua, intinya menjelaskan bahwa penulis tidak setuju dengan adanya pendapat yang mengatakan bahwa <em>accounting</em> tersusun dari seperangkat paradigma dan konsensus. Sebenarnya, <em>accounting</em> itu tersusun dari lintas paradigma yang tidak dapat didamaikan. Dijelaskan terdapat beberapa teori dan asumsi akuntansi yang terbagi menjadi 3 diantaranya <em>mainstream accounting thought yang </em>menjelaskan bahwa akuntan hanya dapat memberikan informasi tentang saran keuangan yang tersedia untuk kepuasan akhir yang diberikan karena informasi tersebut independen dari setiap tujuan tertentu dan nilai yang ditempatkan pada tujuan itu, <em>accounting </em>mungkin akan dianggap sebagai informasi netral dan bebas. Selanjutnya, I<em>nterpretative alternative </em>yang secara garis besarnya menjelaskan bahwa asal mulanya pencatatan accounting itu bersifat subjektif atau berdasarkan dengan standar yang dipahami oleh salah seorang akuntan saja, dan akhirnya dibentuklah suatu accounting standard yang disepakati secara general sehingga <em>accounting</em> dapat berubah kepada sesuatu yang lebih objektif. Asumsi terakhir ialah<em> critical perspective&nbsp;</em>yang secara umum ingin menjelaskan bahwa&nbsp;<em>accounting&nbsp;</em>digunakan untuk membentuk kritik yang mendapalam hingga bisa menghasilkan judgement dari kondisi sosial yang ada di masyarakat. </div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-07-29 02:59:08 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1663665210</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Amanda Geraldie Octavia</title>
         <author>amandageraldie123</author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1663665945</link>
         <description><![CDATA[<div>Jurnal ini bertujuan untuk merefleksikan asumsi dominan bahwa mereka berbagi dan konsekuensi mengadopsi posisi mereka dan kemudian memperkenalkan beberapa alternatif dari asumsi yang digunakan. Literatur akuntansi menurut Cooper, Hopper, dan Ppowell diklasifikasikan menurut 2 set asumsi utama, yaitu tentang ilmu sosial dan tentang masyarakat. Asumsi ilmu sosial termasuk asumsi tentang ontology dunia sosial, epsitomology, sifat manusia, dan metodologi. Asumsi tentang masyarakat dikarakteristikkan sebagai tertib atau tunduk pada konflik dasar. 2 set asumsi ini menghasilkan 4 paradigma, yaitu fungsionalis, interpretatif, humanis radikal, dan strukturalis radikal. Akan tetapi, 4 paradigma tersebut masih dianggap kurang relevan sehingga perspektif akuntansi dibedakan berdasarkan asumsi pengetahuan, fenomena empiris yang diteliti, dan hubungan antara teori dan dunia praktisi.<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-07-29 02:59:54 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1663665945</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Cornelia Jessica Victoria</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1663667147</link>
         <description><![CDATA[<div>Perkembangan zaman yang pesat ini sedikit memaksa akuntansi untuk bersifat dinamis untuk menyesuaikan keadaan yang terjadi sehingga dapat berperan sebagai answer machine saat tingkat ketidakpastian pada objektif ataupun konsekuensi bersifat rendah, sebagai learning machine saat tingkat ketidakpastian objektif rendah dan ketidakpastian konsekuensi tinggi yang memerlukan eksplor dan analisis permasalahan secara lebih mendalam, sebagai ammunition machine saat tingkat ketidakpastian objektif tinggi namun ketidakpastian konsekuensinya rendah sehingga dapat mempengaruhi pihak tertentu dalam pembuatan keputusan yakni dengan menyaring, mengatur, dan mengevaluasi informasi-informasi yang disajikan, sebagai rationalization machine saat tingkat ketidakpastian pada objektif ataupun konsekuensi bersifat tinggi sehingga dapat digunakan untuk menilai atau melakukan justifikasi atas keputusan yang telah atau akan dibuat<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-07-29 03:01:11 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1663667147</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Dhea Kartika S. - 2301937646</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1663688213</link>
         <description><![CDATA[<div>Dalam penjelasan mengenai jurnal tersebut, saya memahami bahwa akuntansi merupakan sebuah hal yang bersifat dinamis. Oleh sebab itu, akuntansi akan terus mengalami perkembangan seiring dengan perkembangan kondisi yang terjadi di masyarakat. Pada dasarnya, informasi yang disajikan oleh akuntansi bertujuan untuk memberikan informasi yang andal dan relevan bagi para pengguna informasinya. Akan tetapi, meningkatnya kompleksitas pada masyarakat menyebabkan adanya ketidakpastian dalam informasi yang disediakan, baik itu dari segi objektivitas maupun konsekuensi. Ketidakpastian tersebut juga disebabkan karena teori yang ada tidak dianalisis secara mendalam, melainkan hanya disimpulkan dengan berdasarkan asumsi dan pemahaman yang dangkal. Untuk mengatasi ketidakpastian tersebut, perusahaan memiliki sistem informasi akuntansi yang terdiri dari&nbsp;<em>answer machine</em>,&nbsp;<em>learning machine, ammunition machine</em>, dan&nbsp;<em>rationalization machine</em>. Tujuannya adalah untuk menilai ataupun menjustifikasi keputusan yang dihasilkan, misalnya untuk menilai apakah proses <em>capital budgeting </em>yang dilakuikan sudah rasional dan sesuai dengan tujuan perusahaan atau belum. Dengan demikian, manajemen dapat memastikan bahwa keputusan yang diambil akan dapat menghasilkan informasi yang andal dan relevan untuk digunakan oleh para pengguna informasi laporan keuangan.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-07-29 03:22:03 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1663688213</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Cornelia Jessica Victoria</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1663741003</link>
         <description><![CDATA[<div>Akuntansi didasari oleh berbagai macam seperangkat asumsi atau perspektif penelitian misalnya : Interpretive alternative assumptions, Mainstream accounting thought assumptions, dan the critical perspective assumptions. Akuntan dalam hal ini sebagai pihak penyedia informasi saja. Untuk informasi dan asumsi akuntansi inilah yang nantinya memberikan insight untuk digunakan oleh pihak penentu keputusan.<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-07-29 04:15:29 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1663741003</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Angeline</title>
         <author>angeline008</author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669503183</link>
         <description><![CDATA[<div>Senang karena memulai hari dengan suasana positif :)</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-05 02:26:08 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669503183</guid>
      </item>
      <item>
         <title>nama : frishella </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669503280</link>
         <description><![CDATA[<div>kurang baik aja</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-05 02:26:14 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669503280</guid>
      </item>
      <item>
         <title>natasha</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669503477</link>
         <description><![CDATA[<div>senang</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-05 02:26:27 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669503477</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nicholas</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669503483</link>
         <description><![CDATA[<div>biasa saja</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-05 02:26:28 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669503483</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Vanesa Yaniarta</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669503666</link>
         <description><![CDATA[<div>Hari ini saya merasa bersyukur karena masih dapat mengikuti FYP Day 4, saya juga berharap supaya saya dapat tetap fokus dan konsisten dalam mengikuti seluruh sesi dengan baik</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-05 02:26:41 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669503666</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Patricia</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669503714</link>
         <description><![CDATA[<div>senang</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-05 02:26:44 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669503714</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Elvani</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669503729</link>
         <description><![CDATA[<div>senang</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-05 02:26:45 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669503729</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Biasa aj</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669503793</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-05 02:26:49 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669503793</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Rendy</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669503800</link>
         <description><![CDATA[<div>Baik</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-05 02:26:49 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669503800</guid>
      </item>
      <item>
         <title>mabelle</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669503884</link>
         <description><![CDATA[<div>senangg</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-05 02:26:55 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669503884</guid>
      </item>
      <item>
         <title>bryan</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669503932</link>
         <description><![CDATA[<div>baikk</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-05 02:26:57 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669503932</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nisa</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669503955</link>
         <description><![CDATA[<div>Happy</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-05 02:26:58 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669503955</guid>
      </item>
      <item>
         <title>hellend</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669504068</link>
         <description><![CDATA[<div>senang </div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-05 02:27:05 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669504068</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nathanael Christian</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669504158</link>
         <description><![CDATA[<div>Biasa sajaa</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-05 02:27:11 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669504158</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Jesslyn</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669504222</link>
         <description><![CDATA[<div>senang</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-05 02:27:15 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669504222</guid>
      </item>
      <item>
         <title>keisha</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669504265</link>
         <description><![CDATA[<div>cukup senang<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-05 02:27:18 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669504265</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Vinsensius Ricky</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669504278</link>
         <description><![CDATA[<div>Senang</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-05 02:27:18 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669504278</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Mikael Steve Alexander</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669504295</link>
         <description><![CDATA[<div>Bersyukur karena masih diberikan kesehatan dan kesempatan untuk mengikuti FYP sampai hari ini.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-05 02:27:20 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669504295</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Jessica Meidi</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669504361</link>
         <description><![CDATA[<div>Senang</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-05 02:27:24 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669504361</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Pamela F</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669504397</link>
         <description><![CDATA[<div>seneng</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-05 02:27:27 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669504397</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Elfrida </title>
         <author>elfridaclaraf</author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669504545</link>
         <description><![CDATA[<div>semangat karena hari ini ada sesi lagi sehingga bisa semakin banyak belajar</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-05 02:27:37 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669504545</guid>
      </item>
      <item>
         <title>valencia</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669504586</link>
         <description><![CDATA[<div>pagi ini, saya merasa biasa saja</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-05 02:27:40 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669504586</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Fatih</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669504809</link>
         <description><![CDATA[<div>Baik</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-05 02:27:51 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669504809</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Rayhans </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669504870</link>
         <description><![CDATA[<div>B aja</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-05 02:27:55 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669504870</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Noosa</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669504941</link>
         <description><![CDATA[<div>Perasaan saya hari ini masih bersemangat mengikuti kegiatan fyp pada pagi ini</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-05 02:28:00 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669504941</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Sehat, baik </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669505021</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-05 02:28:05 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669505021</guid>
      </item>
      <item>
         <title>michell</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669505024</link>
         <description><![CDATA[<div>senang</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-05 02:28:06 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669505024</guid>
      </item>
      <item>
         <title>natasha karuna </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669505056</link>
         <description><![CDATA[<div>senang</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-05 02:28:08 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669505056</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nama : Davin</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669505078</link>
         <description><![CDATA[<div>Perasaan saya hari ini senang masih bisa mengikuti fyp day ke 4</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-05 02:28:09 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669505078</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Jonathan</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669505093</link>
         <description><![CDATA[<div>biasa saja</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-05 02:28:11 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669505093</guid>
      </item>
      <item>
         <title>WIRANTI WIJAYA</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669505287</link>
         <description><![CDATA[<div>perasaan saya hari ini biasa aja tapi tenang dan semangat </div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-05 02:28:23 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669505287</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Gilang</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669505360</link>
         <description><![CDATA[<div>biasa saja</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-05 02:28:28 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669505360</guid>
      </item>
      <item>
         <title>melly</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669505518</link>
         <description><![CDATA[<div>senang karena masih bisa mengikuti kegiatan hari ini</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-05 02:28:40 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669505518</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Valen Valerie</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669505670</link>
         <description><![CDATA[<div>Bersyukur karena masih bisa menjalani hari dengan baik seperti biasanya. Dan tentu saja senang dan juga bersemangat untuk menjalani aktivitas hari ini</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-05 02:28:48 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669505670</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Jessica Elysia</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669505922</link>
         <description><![CDATA[<div>baik</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-05 02:28:59 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669505922</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nadine Annabella</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669506213</link>
         <description><![CDATA[<div>senang</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-05 02:29:18 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669506213</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Jessica Dionisia</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669506926</link>
         <description><![CDATA[<div>Baikk</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-05 02:30:08 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669506926</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Noosa</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669508286</link>
         <description><![CDATA[<div><br>Karena suka berhitung dan challenging</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-05 02:31:19 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669508286</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Vanesa Yaniarta</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669508847</link>
         <description><![CDATA[<div>Karena saya suka ekonomi dan hitung-hitungan, selain itu saya percaya bahwa BINUS punya akreditasi dan relasi dengan company yang baik</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-05 02:31:47 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669508847</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Davin</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669508876</link>
         <description><![CDATA[<div>Alasan saya mengambil akuntansi di binus karena akuntansi merupakan pelajaran favorit saya di SMA, dan saya ingin mengenal akuntansi lebih jauh dan lebih mendalam</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-05 02:31:49 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669508876</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>elfridaclaraf</author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669509117</link>
         <description><![CDATA[<div>binus the best soalnya bu</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-05 02:32:05 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669509117</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Patricia</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669509159</link>
         <description><![CDATA[<div>Suka akuntansi dari SMA dan karena ada koko sepupu juga di binus</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-05 02:32:08 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669509159</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669509290</link>
         <description><![CDATA[<div>karena binus merupakan univ swasta yang bagus dan peringkatnya juga tinggi, terus akreditasi akuntansinya juga sudah A</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-05 02:32:18 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669509290</guid>
      </item>
      <item>
         <title>karena mendengar akuntansi di binus itu bagus dan punya akreditasi yang baik </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669509995</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-05 02:33:04 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669509995</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669510049</link>
         <description><![CDATA[<div>Suka menghitung dan pernah belajar akutansi di sma dan binus termasuk univ swast yang baik</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-05 02:33:08 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669510049</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Ricky </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669510229</link>
         <description><![CDATA[<div>Karena kualitas nya tidak kalah dengan PTN yang ada di Indonesia</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-05 02:33:20 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669510229</guid>
      </item>
      <item>
         <title>michell</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669511918</link>
         <description><![CDATA[<div>karena memiliki impian karir menjadi auditor dan binus merupakan universitas yang memiliki akreditasi yang bagus</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-05 02:34:59 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669511918</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Ronsan</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669514097</link>
         <description><![CDATA[<div>baik</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-05 02:36:50 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669514097</guid>
      </item>
      <item>
         <title>jessica dionisia</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669514194</link>
         <description><![CDATA[<div>karena binus merupakan salah satu kampus swasta terbaik dan karena saya juga tertarik untuk mempelajari lebih dalam lagi mengenai akuntansi</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-05 02:36:55 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669514194</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nicholas</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669514654</link>
         <description><![CDATA[<div>binus swasta nomor 1 </div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-05 02:37:15 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669514654</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nicholas</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669515800</link>
         <description><![CDATA[<div>how to win friends and influence people</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-05 02:38:23 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669515800</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Horror movie </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669516104</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-05 02:38:43 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669516104</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nadine Annabella</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669516407</link>
         <description><![CDATA[<div>karena binus bagus dan pengen lebih mempelajari akuntansi</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-05 02:39:02 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669516407</guid>
      </item>
      <item>
         <title>filosofi teras penulisnya henry manampiring</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669516560</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-05 02:39:10 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669516560</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Davin</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669516797</link>
         <description><![CDATA[<div>Horror / Action Movie</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-05 02:39:28 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669516797</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Patricia </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669517069</link>
         <description><![CDATA[<div>The moment of lift - Melinda Gates&nbsp;<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-05 02:39:44 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669517069</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Mikael Steve</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669517244</link>
         <description><![CDATA[<div>Karena kebetulan saya adalah lulusan SMK Akuntansi, maka dari itu saya ingin memperdalam lagi jurusan tersebut di jenjang perkuliahan ini.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-05 02:39:55 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669517244</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669517323</link>
         <description><![CDATA[<div>Philosophy of the masters by maharaj sawan singh</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-05 02:40:00 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669517323</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Valen Valerie</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669517340</link>
         <description><![CDATA[<div>Alasan saya mengambil jurusan Akuntansi di Binus adalah karena saya menyukai angka (hitung-hitungan). Selain itu, prospek karir di bidang akuntansi juga luas dan jelas. Akuntansi di Binus juga terakreditasi A sehingga sudah tidak perlu diragukan lagi kualitasnya</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-05 02:40:01 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669517340</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>elfridaclaraf</author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669517374</link>
         <description><![CDATA[<div>Novel detektif </div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-05 02:40:03 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669517374</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669517405</link>
         <description><![CDATA[<div>Ajahn Chah - Inipun akan berlalu</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-05 02:40:05 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669517405</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Filosofi teras-Hennry Manampiring</title>
         <author>jesikakiding</author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669517484</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-05 02:40:10 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669517484</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Rich dad poor dad</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669517833</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-05 02:40:31 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669517833</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Vanesa Yaniarta</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669518212</link>
         <description><![CDATA[<div>Jakarta sebelum Pagi</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-05 02:40:58 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669518212</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669518555</link>
         <description><![CDATA[<div>poison apple book series, sherlock holmes series</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-05 02:41:17 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669518555</guid>
      </item>
      <item>
         <title>the longest ride, king&#39;s man</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669518627</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-05 02:41:22 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669518627</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>elfridaclaraf</author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669518661</link>
         <description><![CDATA[<div>Crazy Rich Asians Book Series</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-05 02:41:24 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669518661</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669518844</link>
         <description><![CDATA[<div>Along with the Gods</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-05 02:41:34 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669518844</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669518958</link>
         <description><![CDATA[<div>daun yang jatuh tak pernah membenci angin -tereliye</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-05 02:41:42 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669518958</guid>
      </item>
      <item>
         <title>berani tidak disukai</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669518970</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-05 02:41:42 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669518970</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Pride and Prejudice</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669518994</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-05 02:41:44 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669518994</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Valen Valerie</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669519018</link>
         <description><![CDATA[<div>Filosofi Teras, Aku Sang Pemenang, Berani Tidak Disukai, Atomic Habits</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-05 02:41:45 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669519018</guid>
      </item>
      <item>
         <title>murder on the orient express</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669519059</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-05 02:41:48 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669519059</guid>
      </item>
      <item>
         <title>horror/thriller movie</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669519320</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-05 02:42:02 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669519320</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669519385</link>
         <description><![CDATA[<div>The greatest showman<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-05 02:42:07 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669519385</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Laskar Pelangi</title>
         <author>elfridaclaraf</author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669519399</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-05 02:42:07 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669519399</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669519555</link>
         <description><![CDATA[<div>pulang, pergi dari tereliye</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-05 02:42:15 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669519555</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Harry Potter, Enola Holmes</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669520587</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-05 02:43:07 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669520587</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nisa</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669521129</link>
         <description><![CDATA[<div>Amelia, Pukat, Burlian dari Tere Liye</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-05 02:43:31 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669521129</guid>
      </item>
      <item>
         <title>rayhans </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669599662</link>
         <description><![CDATA[<div>Ada pelajaran baru yg sblmny blm ad</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-05 04:02:19 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669599662</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Pamela</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669600206</link>
         <description><![CDATA[<div>tau tata letak penulisan yg bener dan tau hrs cari sumber lewat google scholar</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-05 04:02:55 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669600206</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669600428</link>
         <description><![CDATA[<div>seluruhnya mengesankan karna materinya akan sangat bermanffat bagi saya untuk kedepannya<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-05 04:03:09 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669600428</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669600540</link>
         <description><![CDATA[<div>saya jadi tahu kalau menulis daftar pustaka dan cara mengutip kutipan orang lain supaya tidak plagiat itu banyak caranya bukan hanya satu cara saja&nbsp;</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-05 04:03:15 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669600540</guid>
      </item>
      <item>
         <title>cara penulisan sumber di refrensi</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669600670</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-05 04:03:22 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669600670</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Vanesa Yaniarta</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669600757</link>
         <description><![CDATA[<div>Saya sangat tertarik dengan textbook accounting yang Ibu perlihatkan saat topik reading, selain itu saya juga senang mempelajari teknik academic writing yang akan sangat berguna untuk proses perkuliahan nantinya.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-05 04:03:28 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669600757</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Patricia</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669600763</link>
         <description><![CDATA[<div>Diajarkan tentang references, diberi tahu sumber-sumber informasi terpercaya dan cara paraphrase</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-05 04:03:28 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669600763</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669600822</link>
         <description><![CDATA[<div>Menambah pemahaman tentang penulisan dalam artikel dan references</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-05 04:03:30 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669600822</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>angeline008</author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669600977</link>
         <description><![CDATA[<div>Insight tentang cara membaca yang efektif dan menulis secara akademis yang lebih baik</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-05 04:03:39 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669600977</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Noosa</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669600992</link>
         <description><![CDATA[<div>Bisa belajar bagaimana cara mengutip karya orang lain dengan cara yang benar dan menghindari plagiarism</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-05 04:03:39 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669600992</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669601023</link>
         <description><![CDATA[<div>mengetahui ketentuan plagiarism dan tata penulisan</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-05 04:03:41 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669601023</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669601273</link>
         <description><![CDATA[<div>academic writing yang benar ternyata lebih sulit daripada bikin essay waktu sma</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-05 04:03:55 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669601273</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nathanael Christian</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669601293</link>
         <description><![CDATA[<div>Tentang bagaimana cara mengutip yang benar dan da search engine khusus untuk referensi-referensi</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-05 04:03:56 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669601293</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Jessica Dionisia</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669601363</link>
         <description><![CDATA[<div>dari topik ini saya bisa mempelajari banyak hal baru dan praktis dalam menulis dan membaca serta mengetahui media media baru dalam membantu untuk menulis</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-05 04:04:00 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669601363</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669601688</link>
         <description><![CDATA[<div>Bisa menambah pengetahuan saya untuk kuliah nanti</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-05 04:04:15 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669601688</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Jessica Meidi</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669601985</link>
         <description><![CDATA[<div>Dapat mengetahui cara membaca yang efektif dan penulisan essay yang benar</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-05 04:04:30 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669601985</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nadine A</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669602486</link>
         <description><![CDATA[<div>tau hal-hal baru, bljr scanning dan skimming dan penulisan referensi yang benar dan sumber yang boleh dipakai.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-05 04:04:51 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669602486</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Davin</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669603681</link>
         <description><![CDATA[<div>Mendapatkan banyak pelajaran baru yang sebelumnya belum diajarin di sekolah, lebih tau cara penulisan yang bener apa yang boleh dilakukan dan apa yang tidak boleh dilakukan di dalam penulisan, seluruh materinya mengesankan dan sangat bermanfaat</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-05 04:06:12 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669603681</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669603746</link>
         <description><![CDATA[<div>saya jadi mengerti cara menulis daftar pustaka</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-05 04:06:16 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669603746</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Jessica Elysia</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669603864</link>
         <description><![CDATA[<div>Banyak tips-tips baru untuk meningkatkan skill reading &amp; writing.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-05 04:06:23 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669603864</guid>
      </item>
      <item>
         <title>valencia</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669604012</link>
         <description><![CDATA[<div>mengetahui berbagai pengetahuan baru, seperti cara penulisan yang baik dan membaca dengan benar serta efektif</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-05 04:06:30 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669604012</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669604609</link>
         <description><![CDATA[<div>Dapat&nbsp;mengetahui bagamaimana mencari referensi yang benar</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-05 04:07:09 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669604609</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669606087</link>
         <description><![CDATA[<div>Terima kasih Bu Heny atas materi yang telah diberikan. Saya sangat senang karena mendapat pelajaran baru dan bermanfaat bagi saya, khususnya bagian writing, cara mengutip untuk menghindari plagiarism.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-05 04:08:38 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669606087</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Valen Valerie</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669610166</link>
         <description><![CDATA[<div>Banyak sekali materi yang bermanfaat yang telah Ibu jelaskan tadi. Saya jadi mengetahui tentang reading strategies, yaitu melalui skimming dan scanning serta mengetahui manfaat atau tujuan dari skimming dan scanning itu. Kemudian, saya juga jadi mengetahui aturan-aturan dalam academic writing itu harus bagaimana. Terakhir, saya baru mengetahui bahwa di dalam writing, jangan gunakan sumber yang tidak terpercaya seperti blog tetapi gunakanlah website-website resmi dan google scholar.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-05 04:13:15 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669610166</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Mikael Steve</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669627253</link>
         <description><![CDATA[<div>Berdasarkan sesi Reading &amp; Writing pada hari ini, topik yang membuat saya terkesan adalah bagaimana cara membaca serta menulis Academic Textbook dan juga saya menjadi tahu perbedaan cara membaca antara buku-buku novel dan buku akademi.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-05 04:31:23 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1669627253</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Oktavia Dasa W</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1685166175</link>
         <description><![CDATA[<div>Literatur sebelumnya membahas CSR biasanya terkait kurangnya eksplorasi kondisi insitusi, tergantung pada insentif perusahaan, konteks lintas negara, stakeholder theory. Jurnal yang dibahas menilai kinerja perusahaan melakukan SR apabila memberikan upah hidup layak terhadap biaya hidup lokal, tidak merusak lingkungan setempat dan tidak membahayakan masyarakat, dan memenuhi harapan stakeholder terkait perilaku perusahaan. Penilaian ini mempertimbangkan dari stakholder itu sendiri seperti karyawan, pelanggan, supplier, pemerintah, komunitas. Kemudian, terdapat perubahan cara pandang terkait CSR, sebelumnya fokus ke jam kerja, saat ini fokus pada hal yang lebih advance.&nbsp;<br><br>Kemudian, perusahaan biasanya melakukan CSR terkait membuat image di publik atau memang perusahaan memiliki concerns terkait CSR. Kemudian, perusahaan yang responsible tentunya dengan segera memperbaiki tindakan yang merugikan srakeholder secara sukarela atau respon atas dorongan tertentu.&nbsp;<br><br>Terdapat perbedaan definisi CSR antara peneliti dengan peneliti sebelumnya yaitu, Campbell berfokus pada bagaimana perusahaan memenuhi standar perilaku sebelumnya karena literatur sebelumnya umumnya mengabaikan kelalaian, penilaian CSR yang tinggi tetapi masih merugikan stakeholder, fokus ke CSR yang lebih advance.&nbsp;<br><br>Kondisi ekonomi yang memenuhi CSR itu sendiri adalah kemampuan perusahaan yang cenderung sehat dan kuat serta kompetisi antar perusahaan yang lebih terkendali (untuk menarik hari pelanggan - citra perusahaan). Terdapat faktor yang mempengaruhi perusahaan melakukan CSR seperti hukum negara yang kuat, memiliki regulasi perusahaan, adanya monitoring, budaya perusahaan, bergabung di asosiasi, dan adanya dialog yang dilembagakan. Namun ada isu yg tersisa pada jurnal yang dibahas yaitu medan institusional tidak statis sehingga ada tekanan dinamis di perusahaan beroperasi, tindakan CSR tidak selalu memberikan dampak negative tetapi memberikan dampak baik, SR merupakan hal yang baik.</div><div><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-19 01:59:42 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1685166175</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Hans Jonathan</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1685168740</link>
         <description><![CDATA[<div>Perilaku perusahaan dalam bertindak bertanggungjawab secara sosial paling dipengaruhi oleh tingkat kesehatan relatif perusahaan &amp; perekonomian dan tingkat kompetisi yang sedang dialami oleh perusahaan.<br><br>Tingkat kesehatan relatif perusahaan &amp; perekonomian mempengaruhi karena kinerja keuangan perusahaan dan kondisi ekonomi yang sedang tidak baik menurunkan kemungkinan perusahaan bertindak dengan bertanggungjawab secara sosial.<br><br>Tingkat kompetisi yang dialami perusahaan mempengaruhi karena tinggi atau rendahnya tingkat persaingan membuat perusahaan cenderung kurang bertanggungjawab secara sosial dalam bertindak, sedangkan tingkat persaingan sedang membuat perusahaan bertindak dengan lebih bertanggungjawab secara sosial.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-19 02:01:07 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1685168740</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Amanda Geraldie Octavia</title>
         <author>amandageraldie123</author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1685169918</link>
         <description><![CDATA[<div>2 Faktor utama yang mempengaruhi perilaku perusahaan dalam melakukan CSR adalah tanggung jawab perusahaan kepada masyarakat dan tingkat kompetisi yang dialami perusahaan.&nbsp; Faktor lain yang mempengaruhi perusahaan untuk melakukan CSR adalah tekanan hukum atau regulator; tekanan dari pihak eksternal seperti social activist, supplier, masyarakat, dan konsumen; tekanan dari pihak internal seperti karyawan, investor, pihak manajemen, dsb. Tetapi perlu ditekankan ketika melakukan CSR, perusahaan tidak boleh sampai merugikan stakeholder juga. Contohnya seperti banyak melakukan CSR tetapi dilakukan pengurangan gaji atau bonus terhadap karyawan, ataupun berkurangnya profit yang diterima oleh investor karena adanya CSR ini.<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-19 02:01:48 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1685169918</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Dhea Kartika</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1685170667</link>
         <description><![CDATA[<div>Terdapat dua faktor utama yang mempengaruhi tindakan CSR yang dilakukan oleh perusahaan. Pertama, tingkat kesehatan relatif perusahaan yang berarti bahwa semakin sehat kondisi suatu perusahaan, maka peluangnya untuk melakukan CSR juga akan semakin tinggi. Oleh sebab itu, perusahaan yang sedang mengalami penurunan kinerja atau berada pada kondisi ekonomi yang kurang baik umumnya akan cenderung untuk tidak melakukan CSR.<br><br>Faktor kedua adalah tingkat kompetisi yang ada di perusahaan. Pada umumnya, perusahaan akan enggan untuk melakukan CSR apabila berada pada industri dengan persaingan yang intens. Hal ini disebabkan karena perusahaan dapat mengalami penurunan margin sehingga akan berdampak pada penurunan nilai perusahaan dan pemegang saham. Pada kondisi dengan persaingan yang wajar, perusahaan akan cenderung untuk menjadi lebih concern terhadap reputasinya yang akan berdampak pada kesuksesan jangka panjang. Oleh sebab itu, perusahaan akan terdorong untuk melakukan CSR. Sementara itu, pada kondisi dimana tidak terdapat persaingan, maka motivasi manajemen untuk melakukan CSR akan menjadi berkurang. Hal ini disebabkan karena perusahaan tersebut relatif dapat menguasai pasar, sehingga tidak lagi khawatir terhadap potensi kehilangan konsumen. Oleh sebab itu, reputasi perusahaan yang hendak dibina melalui CSR ini tidak akan terlalu berpengaruh terhadap keberlanjutan perusahaan.<br><br>Selain itu, terdapat faktor-faktor lain yang juga berpengaruh terhadap motivasi manajemen untuk melakukan CSR. Pertama, adanya keterikatan atau keharusan regulator bagi perusahaan untuk melaporkan CSR. Kedua, keterlibatan perusahaan pada organisasi atau asosiasi baik di level industri maupun karyawan. Keikutsertaan perusahaan pada asosisasi semacam itu akan membuat perusahaan memiliki concern pada aspek-aspek tertentu, salah satunya adalah CSR. Terakhir, adanya dialog yang dilakukan oleh manajemen dan stakeholder yang diharapkan akan mendorong motivasi manajemen dalam melakukan CSR.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-19 02:02:11 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1685170667</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Tasya Novaliana Utomo</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1685171685</link>
         <description><![CDATA[<div>Penerapan kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) didasarkan pada banyak alasan dan tuntutan perusahaan (baik itu dari faktor internal maupun eskternal perusahaan).&nbsp; Berbagai pertimbangan perusahaan untuk melakukan kegiatan CSR antara lain umumnya karena alasan-alasan Untuk memenuhi regulasi, hukum dan aturan; sebagai investasi sosial perusahaan untuk mendapatkan image yang positif; bagian dari strategi bisnis perusahaan; untuk memperoleh licence to operate dari masyarakat setempat; bagian dari risk management perusahaan untuk meredam dan menghindari konflik sosial.&nbsp;<br><br>Kemudian,&nbsp; terdapat 3 tujuan ekonomi yang kemudian dapat diidentifikasi dari kelompok instrumental theories CSR yaitu maximization of shareholder value; the strategic goal of achieving competitive advantages; dan cause-related marketing.&nbsp;</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-19 02:02:47 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1685171685</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Stefani Anggraeni</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1685173190</link>
         <description><![CDATA[<div>Akar penyebab yang dapat mencegah perusahaan untuk bertindak dengan bertanggungjawab sosial adalah adanya keharusan bagi perusahaan untuk memaksimalkan keuntungan dan nilai para pemegang sahamnya. Penulis menyatakan terdapat 2 kondisi ekonomi yang dapat mempengaruhi minat perusahaan dalam melakukan CSR, yaitu :<br><br></div><div>1.&nbsp;Perusahaan yang kinerja keuangannya lemah cenderung tidak terlibat dalam perilaku perusahaan yang bertanggungjawab sosial dibandingkan dengan perusahaan yang memiliki kinerja keuangan yang mapan. Hal ini karena perusahaan berkinerja lemah memiliki risiko yang besar untuk mengalami kerugian yang serius dan membahayakan nilai pemegang saham sehingga manajer perusahaan lebih mengutamakan untuk memperbaiki situasi keuangan perusahaan daripada bertanggungjawab sosial<br><br></div><div>2. Tingkat persaingan yang terlalu tinggi atau terlalu rendah dapat menurunkan minat perusahaan dalam berperilaku dengan bertanggungjawab secara sosial, yaitu (1) pada lingkungan persaingan yang ketat menyebabkan margin keuntungan perusahaan menjadi semakin sempit sehingga akan berdampak kepada penurunan nilai perusahaan dan pemegang saham sehingga akan menurunkan minat perusahaan untuk CSR; (2) pada lingkungan persaingan normal, karena keberlangsungan dan profit perusahaan terjamin, maka perusahaan tidak lagi mengkhawatirkan akan hal itu dan menjadi lebih peduli untuk menjaga reputasi perusahaan untuk kesuksesan jangka panjang yang berkelanjutan melalui CSR; dan (3) pada kondisi persaingan hampir nol justru akan semakin mengurangi minat perusahaan untuk CSR karena perusahaan yang berhasil menguasai pasar secara menyeluruh, maka perusahaan tidak perlu khawatir untuk kehilangan pelanggan sehingga reputasi perusahaan melalui CSR tidak akan terlalu mempengaruhi penjualan, profitabilitas, atau keberlangsungan perusahaan&nbsp;</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-19 02:03:30 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1685173190</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Heriyanto</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1685175136</link>
         <description><![CDATA[<div>Bedasarkan presentasi kelompok ini, saya mendapatkan gambaran bahwa ada 2 faktor utama yang mempengaruhi perilaku perusahaan dalam melakukan CSR (Corporate Social Responsibility) atau yang biasa disebut sebagai tanggung jawab perusahaan kepada masyarakat yakni tingkat kesehatan relatif perusahaan atau profitabilitas perusahaan (kemampuan perusahaan khususnya secara finansial) dan tingkat kompetisi atau persaingan yang sedang dihadapi oleh perusahaan.&nbsp; Namun selain 2 faktor utama diatas ada juga beberapa faktor lain yang mempengaruhi perusahaan untuk melakukan CSR yakni adanya tekanan hukum atau regulator, adanya tekanan pihak eksternal seperti aktivis social, supplier, masyarakat bahkan konsumen, dan juga adanya tekanan dari pihak internal seperti karyawan, investor, manajemen dan sebagainya. Selain itu CSR umumnya juga dapat dimanfaatkan oleh perusahaan tidak hanya untuk mensejahterahkan masyarakat namun juga bisa bermanfaat sebagai media marketing campaign dari perusahaan, dan meningkatkan reputasi perusahaan di mata para stakeholder terkait mulai dari masyarakat, pemerintah, investor, komunitas dan sebagainya. CSR juga sebagai bentuk usaha perusahaan dalam memenuhi tripple bottom line yang tidak hanya berfokus pada profit atau keuntungan namun juga planet dan khususnya people / masyarakat.<br><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-19 02:03:49 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1685175136</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Evandorisa Prima Augusta</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1685178294</link>
         <description><![CDATA[<div>Perusahaan cenderung akan bertanggungjawab secara sosial terhadap masyarakat ketika mereka memiliki pendapatan serta resources yang memang memadai dalam industri yang memiliki tingkat kompetisi yang masih dapat dikompromikan; tidak terlalu kompetitif karena perusahaan bisa saja semakin kalah saing karena adanya pengeluaran yang mempengaruhi profit margin serta tidak terlalu lemah karena perusahaan akan memilih untuk menghemat pengeluaran karena dinilai tidak perlu bersaing.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-19 02:04:13 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1685178294</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Angelina Michelle Sutiyo</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1685180801</link>
         <description><![CDATA[<div>Corporate Social Responsibility (CSR) merupakan tindakan tanggung jawab perusahaan untuk meningkatkan kesejahteraan sosial dan memperhatikan kepentingan stakeholdernya, yaitu karyawan, pelanggan, pemasok, pemerintah, dan komunitas. Perusahaan umumnya melaksanakan CSR jika kondisi keuangannya cenderung kuat dan sehat serta tingkat persaingan antar perusahaan sedang.&nbsp; Faktor yang mendorong perusahaan untuk melakukan CSR berupa regulasi pemerintah, monitoring dari pihak eksternal, budaya perusahaan, tergabung dalam asosiasi, dan terlibat dalam dialog institutional dengan stakeholder.<br><br></div><div>CSR memang merupakan hal yang baik dan penting bagi perusahaan untuk memenuhi tanggung jawab sosialnya karena perusahaan mendapatkan pendapatan dan sumber daya nya dari masyarakat sehingga perusahaan juga bertanggung jawab untuk membagikan kembali profitnya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, lingkungan, dan seluruh stakeholdernya.&nbsp;<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-19 02:05:34 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1685180801</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Fransiska Setyawati</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1685180810</link>
         <description><![CDATA[<div>Berdasarkan presentasi tersebut, dapat disimpulkan bahwa perusahaan akan memperhatikan gain/loss yang didapat dalam melakukan social responsibility. Hal ini membuktikan bahwa perusahaan pada dasarnya tetap lebih mengutamakan profit dan kesejahteraan pemegang saham dibanding keinginan untuk bertanggung jawab pada sosial dan lingkungan.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-19 02:05:35 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1685180810</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Claudio Robert Junior</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1685181372</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-19 02:05:52 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1685181372</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Michael Jonathan</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1685184293</link>
         <description><![CDATA[<div>CSR atau Corporate Social Responsibility adalah suatu aktivitas peduli sekitar yang dilakukan oleh perusahaan sebagai tanggung jawabnya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan bukan hanya meraup keuntungan dari masyarakat. Ada beberapa faktor yang mendorong perusahaan untuk melakukan CSR seperti :  tekanan hukum atau regulator, tekanan pihak eksternal lainnya (social activist, supplier, masyarakat sekitar, customer), tekanan dari pihak internal (pegawai, investor, dan lain-lain) marketing campaign, dan rasa kepedulian terhadap sesama. Umumnya perusahaan yang melakukan CSR adalah perusahaan yang stabil secara finansial. Stabil secara finansial disini mencakup : memiliki kendali atas pasar karena rendahnya tingkat kompetisi sehingga penjualan terjaga (mendominasi) dan posisi keuangan yang baik (modal seperti cash untuk melaksanakan CSR melimpah).</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-19 02:07:22 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1685184293</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Christofel Jehovandy</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1685184400</link>
         <description><![CDATA[<div>Berdasarkan presentasi yang diberikan, hal yang dapat saya dapatkan adalah terdapat beberapa faktor yang menjadi alasan dari perusahaan untuk melakukan CSR. Namun terlepas dari keseluruhan faktor tersebut, CSR wajib dilakukan karena dasarnya CSR adalah hal yang baik.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-19 02:07:26 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1685184400</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Helena Gracia</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1685185251</link>
         <description><![CDATA[<div>Pada awal mulanya, mungkin banyak perusahaan yang melakukan CSR hanya karena adanya aturan atau regulasi semata. Perusahaan-perusahaan ini menganggap bahwa CSR tidak memberikan keuntungan bagi perusahaan selain membantu perusahaan untuk menjadi perusahaan yang taat terhadap hukum. Namun, seiring berjalannya waktu, perusahaan mulai melihat adanya berbagai keuntungan lain yang dapat mereka peroleh dari adanya CSR. Perusahaan menyadari bahwa adanya CSR ini dapat membantu mereka untuk dapat lebih bersaing dengan kompetitor mereka, dimana aktivitas CSR yang dilakukan perusahaan mampu lebih menarik minat konsumen atau masyarakat untuk membeli produk maupun jasa mereka. Di sisi lain, bagi perusahaan yang memang benar-benar peduli dengan lingkungan maupun masyarakat di sekitar mereka, adanya CSR ini dapat membantu mereka untuk lebih berkontribusi dan melakukan tindakan-tindakan bermoral yang dapat membantu lingkungan maupun masyarakat ini</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-19 02:07:55 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1685185251</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Clara Clarinta T.A.</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1685185840</link>
         <description><![CDATA[<div>Perusahaan dengan profit yang lebih rendah akan lebih sedikit melakukan CSR karena sebagaimana kita tau CSR ini bukan untuk meraup keuntungan sehingga memerlukan biaya lebih untuk dikeluarkan. Dengan demikian perusahaan yang profitnya sedikit akan lebih sedikit melakukan CSR.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-19 02:08:15 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1685185840</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nathanael Lawrence</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1685187320</link>
         <description><![CDATA[<div>Penilaian terhadap tanggung jawab sosial perusahaan akan terus berubah-ubah menyesuaikan dengan zaman yang berekmbang. Kemudian tindakan tanggung jawab sosial tersebut akan menyesuaikan dengan kondisi keuangan dan kondisi persaingan pasar yang sedang dialami perusahaan. Perusahaan dengan ekonomi rendah serta persaingan yang tidak normal cenderung tidak terlibat kedalam hal tanggung jawab sosial ini.&nbsp;Perusahaan juga akan lebih taat apabila diawasi dibandingkan jika tidak diawasi. <br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-19 02:08:58 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1685187320</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Agata Laras Permana Gita Prastiwi</title>
         <author>agatalaraspermana</author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1685189795</link>
         <description><![CDATA[<div>Social responsibility merupakan hal yang dinamis sehingga terus mengalami perubahan namun umumnya literatur yang berkaitan dengan CSR menekankan bahwa CSR merupakan tindakan yang diambil oleh perusahaan yang dimaksudkan untuk meningkatkan kesejahteraan sosial di luar kepentingan ekonomi, teknis, dan hukum langsung dari perusahaan. Sedangkan, penulis artikel yaitu Campbell memiliki pandangan yang sedikit berbeda mengenai bagaimana perusahaan dianggap bertanggung jawab secara sosial. Campbell berpendapat bahwa perusahaan seharusnya dianggap bertanggung jawab secara sosial jika perusahaan memenuhi standar minimal perilaku tanggung jawab sosial perusahaan. Sedangkan, umumnya literatur yang berkaitan dengan CSR hanya berfokus pada tindakan retoris perusahaan yang berkaitan dengan CSR yang hanya dilakukan untuk membangun image baik di hadapan publik.&nbsp;</div><div>Setelah membaca jurnal ini, saya sangat setuju dengan pendapat Campbell bahwa perusahaan untuk dianggap bertanggung jawab secara sosial hendaknya memenuhi tanggung jawab mendasarnya pada seluruh stakeholders sehingga tindakan sosial tidak hanya dilakukan untuk membangun image baik di publik tapi benar-benar menyejahterakan seluruh stakeholdersnya.&nbsp;</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-19 02:10:16 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1685189795</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Yolanda Angie</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1685190459</link>
         <description><![CDATA[<div>Perusahaan dikatakan socially responsibility adalah ketika perusahaan bisa memberikan gaji yang cukup, waktu kerja yang cukup, dan juga tempat bekerja yang aman. Selain itu, terdapat perbedaan pandangan socially responsibility antara jaman dulu dan sekarang. Pada jaman dahulu waktu kerja 10 jam dianggap sebagai waktu kerja yang ideal dan perusahaan yang memberikannya dianggap sebagai perusahaan yang bertanggung jawab. Namun di zaman sekarang, waktu kerja 8 jam malah dianggap sebagai waktu kerja yang berlebihan dan perusahaan yang memberikannya dianggap kurang bertanggung jawab. Namun pada akhirnya, perusahaan yang bisa memberikan responsibilty adalah mereka yang memiliki pendapatan dan sumber daya yang memang memadai. Tanpa hal tersebut, perusahaan akan sulit memenuhi tanggung jawabnya kepada seluruh stakeholdernya.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-19 02:10:36 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1685190459</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Emma Patricia Ruishaell Sitanggang</title>
         <author>emmaaaruishaell</author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1685197135</link>
         <description><![CDATA[<div>Sampai sekarang CSR merupakan hal yang penting untuk dilakukan oleh perusahaan. Perusahaan tentunya harus bertanggungjawab secara sosial kepada public karena perusahaan mendapatkan pendapatan dan sumber daya dari public/masyarakat juga. Namun perlu diingat juga, bahwa perusahaan tentunya harus memperhatikan kondisi keuangannya (gain or loss) dalam memutuskan untuk melakukan social responsibility. Dengan begitu, perusahaan juga tetap mengutamakan profit dan kesejahteraan shareholders.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-19 02:14:12 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1685197135</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Albertus Christianto Widjaja</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1685205483</link>
         <description><![CDATA[<div>Latar Belakang:<br>Praktik pemberian kompensasi CEO<br><br>H0: Struktur dewan dan struktur kepemilikna yang diamati punya pengaruh terhadap kontrak CEO yang optimal dan kinerja perusahaan<br><br>Pengujian H0 dilakukan dengan regresi variable terstruktur direksi, kepemilikan, dan determinan ekonomi.<br><br>Sample:<br>1. 495 pengamatan<br>2. Periode 3 Tahun<br>3. 205 perusahaan publik AS di industri yang berbeda<br>4. Tahun 1982 - 1984<br><br>Salah satu variable adalah kompensasi CEO yang dibagi menjadi 3 kelompok, yaitu kompensasi total, kompensasi tunai, dan gaji.<br><br>Kelompok Struktur Kepemilikan:<br>1. Kepemilikan saham CEO<br>2. Non CEO Insider owns 5%<br>3. % ownership per outside directors<br>4. Keberadaan blockholder yang memiliki saham 5%</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-19 02:17:48 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1685205483</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Stefiosa Khaldea</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1685207306</link>
         <description><![CDATA[<div>Seiring berjalannya waktu, konsep CSR juga ikut berubah. CSR atau Corporate Social Responsibility ini mengacu pada tanggung jawab perusahaan terhadap masyarakat dan sosial. Dari CSR yang dulunya hanya dianggap sebagai aturan, sekarang perusahaan mulai menyadari keuntungan lain-lainnya dari adanya CSR ini. Tentunya banyak sekali faktor-faktor yang dapat mempengaruhi perusahaan dalam melakukan CSR. CSR yang dilakukan oleh perusahaan juga perlu disesuaikan dengan kemampuan yang dimiliki oleh perusahaan.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-19 02:18:49 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1685207306</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kadek Ayu Shinta Madani</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1685207872</link>
         <description><![CDATA[<div>Setelah mendengarkan presentasi dari kelompok richie, saya memahami bahwa terdapat beberapa kriteria perusahaan yang dapat dikatakan Social Responsible seperti memberi karyawan upah hidup yang layak relatif terhadap biaya hidup lokal, tidak merusak lingkungan setempat dan tidak membahayakan masyarakat serta memenuhi harapan stakeholder mengenai perilaku perusahaan yang sesuai dapat diterima.&nbsp;<br><br>Untuk menganalisis social responsibility perusahaan, perusahaan juga harus memperhatikan adanya perbedaan antara rhetoric of social responsible corporate behaviour yang mana berkaitan dengan adanya maksud terselubung perusahaan melakukan tanggung jawab sosialnya untuk membuat image perusahaan menjadi lebih baik, serta substantive actions yang mana perusahaan memang menganggap bahwa tanggung jawab sosial itu hal yang esensial. Selain itu, ada juga faktor-faktor yang dapat mempengaruhi&nbsp;aksi tanggung jawab sosial perusahaan itu sendiri seperti dari sisi hukum negara, regulasi perusahaan, monitoring, budaya perusahaan, dialog, dan faktor lainnya.<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-19 02:19:08 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1685207872</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Mikael Agustin Fernandes</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1685209647</link>
         <description><![CDATA[<div>Pada awalnya perusahaan melakukan CSR hanya sebagai pemenuhan tanggung jawab terhadap pemerintah, namun dari presentasi yang dilakukan kelompok christian saya bisa melihat manfaat-manfaat dari CSR. Oleh karena itu seharusnya perusahaan-perusahaan dapat melakukan CSR tidak sebagai pemenuhan aturan pemerintah saja, namun melakukannya sebagai bentuk kesadaran tanggung jawab terhadap masyarakat. Karena dalam melakukan usaha bisnis juga tentunya perusahaan membutuhkan masyarakat serta alam atau lingkungan yang menunjang usaha perusahaan. </div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-19 02:20:04 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1685209647</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Jessica Olivia</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1685209793</link>
         <description><![CDATA[<div>CSR (Corporate Social Responsibility) merupakan bentuk tanggung jawab perusahaan untuk meningkatkan kesejahteraan sosial. Pada awalnya CSR ini kurang diperhatikan karena tidak memberikan keuntungan bagi perusahaan, namun seiring berjalannya waktu CSR ini menjadi bagian dari peraturan yang harus dipatuhi dan juga mempengaruhi image perusahaan di mata masyarakat. Perusahaan yang memenuhi tanggung jawab sosialnya cenderung memiliki kondisi keuangan yang baik dan juga diawasi oleh regulasi yang kuat baik itu dari negara ataupun dari internal perusahaan itu sendiri. Seharusnya perusahaan tidak hanya memenuhi tanggung jawab sosialnya sebagai bentuk keharusan tapi juga menyadari bahwa hal itu memang hal yang baik untuk dilakukan dan perusahaan juga bisa mendapatkan hasil lebih dengan bersikap social responsible.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-19 02:20:08 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1685209793</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Elvina Natasha Stanley</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1685212576</link>
         <description><![CDATA[<div>Dengan perusahaan yang menjalankan CSR bisa memenuhi harapan stakeholder baik itu karyawan, pelanggan, pemasok, pemerintah, dan komunitas atas perilaku perusahaan dari tindakan sosial mereka terhadap karyawan maupun masyarakat, dan dari upaya kepedulian lingkungan,&nbsp; sehingga&nbsp; hal ini juga mendatangkan keuntungan bagi perusahan. Sehingga bisa dikatakan dengan menjalankan CSR ini tidak hanya didasarkan pada ketentuan hukum,dari pihak ekternal ataupun dari faktor lain. Namun menjalankan social responsibility merupakan sebuah hal yang baik untuk perusahaan dalam menjalankan usahanya dan berkompetitif, karena bisa meningkatkan dan menjaga tingkat kesehatan perusahaan menjadi lebih stabil, menciptakan persaingan yang lebih sehat, serta meningkatkan kesejahteraan sosial.<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-19 02:21:39 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1685212576</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Tasya Novaliana Utomo</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1685213882</link>
         <description><![CDATA[<div>Secara umum, gaji CEO akan meningkat seiring dengan kinerja perusahaan. Sehingga perusahaan menggunakan kebijakan insentif berbasis kinerja kepada CEO&nbsp; karena gaji CEO dianggap memiliki hubungan positif dengan profitabilitas perusahaan. Biasanya, Variabel yang digunakan untuk mengukur kinerja perusahaan itu terdiri dari ROA, ROE dan profit margin. Beberapa penelitian menyatakan bahwa ROA dan ROE memiliki hubungan signifikan positif yang kuat dengan kompensasi CEO sehingga ROA dan ROE dianggap sebagai ukuran terbaik untuk menemukan hubungan antara gaji/kompensasi CEO dengan kinerja perusahaan. <br><br>Di lain sisi, Stock return atau tingkat pengembalian saham juga memengaruhi hubungan antara kompensasi CEO dengan kinerja perusahaan karena dewan perusahaan harus memiliki keputusan untuk memecat atau mempertahankan CEO setelah jatuhnya harga saham perusahaan. <br><br><strong>Namun, </strong>meskipun terdapat pernyataan bahwa ROA dan Stock Return memiliki hubungan positif signifikan kuat dengan kompensasi CEO, namun dalam hasil pengujian menunjukkan adanya hubungan negatif yang signifikan dikarenakan hasil yang ditampilkan hanya termasuk indikator industry dan&nbsp; variabel indikator tahun. Return juga tidak diukur secara tepat pada rentang waktu yang sama bagi masing-masing perusahaan karena adanya perbedaan tahun fiskal.&nbsp;<br><br></div><div>Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa dewan direksi serta kepemilikan dalam perusahaan bukanlah satu-satunya variabel yang mempengaruhi permintaan perusahaan dalam menentukan CEO berkualitas tinggi.&nbsp;<br><br></div><div><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-19 02:22:19 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1685213882</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Hans Jonathan</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1685223325</link>
         <description><![CDATA[<div>Berdasarkan presentasi yang disampaikan, saya menemukan bahwa CEO memperoleh beberapa insentif seperti kompensasi total (jumlah gaji, bonus, opsi saham, dan lainnya), kompensasi tunai (jumlah gaji dan bonus tahunan), dan gaji (komponen kompensasi yang nominalnya tetap pada awal tahun).<br><br>Selain itu, tingkat kompensasi meningkatkan kinerja perusahaan dalam bentuk penjualan, peluang investasi, ROA, dan tingkat return saham perusahaan. Semakin besar suatu perusahaan maka akan semakin tinggi kompensasi yang dibayarkan karena mencerminkan permintaan kualitas manajerial yang lebih baik lagi.<br><br>Namun, berdasarkan penelitian yang dilakukan ditemukan bahwa excess compensation atau kompensasi berlebihan akan berdampak negatif pada kinerja perusahaan, baik itu kinerja operasional dan saham pada periode berikutnya. </div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-19 02:26:55 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1685223325</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Mikael Agustin Fernandes</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1685223901</link>
         <description><![CDATA[<div>Presentasi kelompok Febby membicarakan tentang tingkat kompensasi CEO dan hubungannya dengan BOD. Perusahaan yang berskala atau berukuran besar tentunya memiliki tanggung jawab yang besar pula, karena itulah CEO yang berada di perusahaan besar berhak atas kompensasi yang besar pula. Selain karena tanggung jawabnya, kompensasi yang besar juga diberikan perusahaan untuk mencegah terjadinya agency problem.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-19 02:27:12 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1685223901</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Ruth Dwi  Yuliani</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1685228001</link>
         <description><![CDATA[<div>Dari kelompok Agata saya mendapatkan beberapa point salah satunya adalah kondisi keuangan yang cenderung kuat dan sehat adalah perusahaan yang kurang profitable memiliki lebih sedikit kemampuan untuk melakukan kegiatan yang menunjukkan tanggung jawab secara sosial dibandingkan perusahaan yang lebih profitable sehingga hal ini dijadikan sebagai pertimbangan. Kemudian adanya kompetisi antar perusahaan yang lebih terkendali, Dimana kompetisi dengan profit, margin yang tinggi mengakibatkan perusahaan memotong biaya, serta kompetisi yang lemah tidak menuntut perusahaan untuk menarik hati pelanggan, karena pada dasarnya pasar telah didominasi oleh perusahaan tersebut.&nbsp;</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-19 02:29:10 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1685228001</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Evandorisa Prima</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1685231862</link>
         <description><![CDATA[<div>Dari penjelasan kelompok tersebut, dapat dipahami bahwa struktur dewan direksi serta struktur kepemilikan dalam perusahaan bukanlah satu-satunya variabel yang mempengaruhi permintaan perusahaan dalam memprediksi kinerja perusahaan serta menentukan CEO, tapi struktur dewan direksi dinilai lebih penting daripada struktur kepemilikan.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-19 02:31:02 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1685231862</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Oktavia Dasa W</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1685232260</link>
         <description><![CDATA[<div>Latar belakang : adanya kritik terhadap praktik pemberian kompensasi CEO<br>Tujuan : hubungan antara tingkat kualitas kompensasi CEO dan kualitas tata kelola perusahaan.<br><br>Metodologi Penelitian<br>- H0 = struktur dewan dan struktur kepemilikan yang diamati memiliki pengaruh terhadap kontrak CEO yang optimal dan kinerja perusahaan.&nbsp;<br>- Kompensasi CEO sebagai metriks penilaian efektivitas GCG.<br>- Masih terdapat kekurangan karena bisa saja kurang merepresentasikan efektivitas GCG<br>- Butuh tes kedua untuk validitas hubungan struktur direksi dan kepemilikan berkaitan dengan efektivitas CG.<br><br>Variabel yang digunakan<br>- Ukuran kompensasi CEO (kompensasi total, tunai, gaji)<br>- determinan ekonomi (sales, investment opportunities, ROA, annual stock market, std ROA, std RET)<br>- Struktur direksi (dual CEO, board size, % inside directors, %outside directors, %gray outside directors, %interlocked outside director, %outside director over age 69, % busy outside director)<br>- Ownership (kepemilikan saham CEO, non CEO insider 5%, % ownership per outside directors, keberadaan external party atau blockholder yang memiliki saham 5%)<br><br>Hasil yang dapat disimpulkan adalah GCG yang lemah (struktur direksi dan ownership) dan ukuran perusahaan mempengaruhi kompensasi CEO</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-19 02:31:14 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1685232260</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Agata Laras Permana Gita Prastiwi</title>
         <author>agatalaraspermana</author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1685236439</link>
         <description><![CDATA[<div>Pada kondisi umum, gaji CEO berhubungan dengan kinerja perusahaan. Semakin baik kinerja perusahaan maka gaji CEO pun akan meningkat dengan adanya insentif dari perusahaan atas kinerjanya yang umumnya disebut sebagai CEO compensation. Berdasarkan pengujian yang dilakukan oleh peneliti, diperoleh kesimpulan bahwa efektivitas GCG mempengaruh kompensasi perusahaan. Excess compensation memiliki pengaruh negatif signifikan terhadap kinerja perusahaan baik secara operasional maupun saham periode berikutnya. Kemudian, berkaitan dengan excess compensation, peneliti menggunakan 2 ukuran yang berbeda dalam predicted excess compensation dan hasil keduanya berhubungan negatif signifikan dimana pengaruh BoD terhadap kompensasi CEO lebih besar dibandingkan pengaruh variable ownership dan kesimpulannya variable struktur direksi lebih penting digunakan dibandingkan variable kepemilikan dalam memprediksi kinerja selanjutnya.&nbsp;</div><div>Dari jurnal ini, saya memahami bahwa ada beberapa variable yang dijadikan ukuran atas terjadinya suatu agency theory yang berkaitan dengan CEO compensation. Kompensasi perusahaan diperngaruhi oleh efektivitas Good Corporate Governance dan berkaitan dengan excess compensation, variable BoD dan ownership sama-sama berpengaruh negatif terhadap excess compensation namun BoD memiliki pengaruh yang lebih besar.&nbsp;</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-19 02:32:56 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1685236439</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kadek Ayu Shinta Madani</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1685242901</link>
         <description><![CDATA[<div>Baik dari karakteristik dewan direksi dan struktur kepemilikan memiliki hubungan <em>cross-sectional</em> yang substantif dengan tingkat kompensasi CEO, setelah mengendalikan <em>standard economic determinants</em> dari tingkat kompensasi CEO. Hasil regresi yang disajikan pada artikel tersebut menunjukkan bahwa tingkat kompensasi CEO total secara cross sectional berhubungan dengan ukuran perusahaan, peluang investasi, kinerja perusahaan sebelumnya, dan risiko perusahaan.<br><br></div><div>Selain itu, perusahaan dengan ukuran yang lebih besar dan perusahaan dengan peluang investasi yang lebih tinggi memberikan kompensasi yang lebih tinggi juga kepada CEO. Kesimpulan lainnya juga menunjukkan rekomendasi pengaruh antara BoD terhadap kompensasi CEO lebih besar dibandingkan ownership dan memberikan keyakinan bahwa predicted excess compensation dengan kinerja selanjutnya itu memiliki hubungan negatif bukan karena salah model. Variabel struktur direksi juga lebih penting digunakan dibandingkan struktur kepemilikan dalam memprediksi kinerja selanjutnya.<br><br></div><div><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-19 02:36:20 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1685242901</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Christofel Jehovandy</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1685242960</link>
         <description><![CDATA[<div>Dari presentasi kelompok Febby, disebutkan bahwa agency problem dapat terjadi karena adanya perbedaan intention dari pemilik perusahaan dengan CEO yang menjabat, atau antara manajemen dengan pemberi kredit. Untuk permasalahan agency problem yang pertama, hal yang dapat dilakukan adalah dengan cara memberikan kompensasi baik melalui peningkatan gaji, pemberian saham, dan cara-cara lainnya.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-19 02:36:22 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1685242960</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Angelina Michelle Sutiyo</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1685244799</link>
         <description><![CDATA[<div>Perusahaan dengan struktur tata kelola yang lemah memiliki agency problem yang lebih besar, dimana CEO perusahaan tersebut menerima kompensasi yang lebih besar dan perusahaan tersebut memiliki kinerja lebih buruk. Hal ini menunjukan bahwa struktur tata kelola efektif dalam mengontrol agency problem yang akhirnya akan berpengaruh pada tingkat kompensasi CEO dan kinerja perusahaan. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa struktur board dan ownership mempengaruhi tingkat kompensasi yang diterima oleh CEO.<br><br></div><div>Sebagai saran untuk meningkatkan corporate governance perusahaan agar lebih efektif, perusahaan sebaiknya memisahkan fungsi antara chairman dan CEO, mengandalkan board yang lebih kecil, menekankan batasan umur pensiun atau jangka waktu menjabar sebagai board, menghilangkan gray director, dan mengurangi anggota board yang merangkap pada banyak board.<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-19 02:37:12 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1685244799</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Emma Patricia Ruishaell Sitanggang</title>
         <author>emmaaaruishaell</author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1685245561</link>
         <description><![CDATA[<div>Artikel ini ada kaitannya dengan agency theory. Untuk meng-allign kinerja CEO dengan good corporate governance adalah dengan CEO compensation. Terdapat kritik terkait CEO compensation, beberapa penelitian setuju dan tidak setuju bahwa kompensasi CEO berpengaruh terhadap tata kelola perusahaan. Tata kelola perusahaan yang lemah juga dapat memperburuk perkembangan perusahaan. Dari artikel disimpulkan bahwa dampak dewan dan struktur kepemilikan pada gaji eksekutif dan kinerja perusahaan tidak jelas.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-19 02:37:39 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1685245561</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Jessica Olivia</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1685245638</link>
         <description><![CDATA[<div>Tingkat kompensasi dan tingkat pembayaran untuk kinerja CEO telah menjadi salah satu topic kontroversi yang cukup besar di komunitas akademik dan bisnis, dimana kritik terhadap praktik kompensasi menyatakan bahwa karena BOD dipengaruhi oleh CEO, pemberian kompensasi CEO tidak disusun untuk memaksimalkan value bagi pemegang saham luar (outside shareholders). Adapun tujuan dari makalah ini adalah untuk menguji apakah ada hubungan antara tingkat kompensasi CEO, kualitas tata kelola perusahaan dan kinerja perusahaan. Secara keseluruhan, hasil penelitian menunjukkan bahwa perusahaan dengan struktur tata kelola yang lemah memiliki agency problem yang lebih besar, dimana CEO dari perusahaan dengan agency problem yang lebih besar menerima kompensasi yang lebih besar pula, dan perusahaan yang memiliki agency problem lebih besar juga memiliki kinerja lebih buruk. Hal ini menunjukkan bahwa struktur tata kelola secara efektif mengontrol agency problem yang akhirnya mempengaruhi tingkat kompensasi CEO dan juga kinerja perusahaan. Sehingga dapat disimpulkan juga bahwa struktur board dan ownership mempengaruhi tingkat kompensasi yang diterima oleh CEO.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-19 02:37:41 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1685245638</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Ruth Dwi Yuliani</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1685250659</link>
         <description><![CDATA[<div>Ukuran kaompenasis CEO dibagi menjadi 3 yaitu kompensasi total berupa jumlah gaji, bonus, opsi saham, etc. Kompensasi tunai berupa jumlah gaji dan bonus tahunan dan Gaji berupa komponen kompensasi yang tetap pada awal tahun. Kemudian saya juga mendapatkan point bahwa struktur Direksi yaitu Dual CEO, Board Size, %Inside directors dan %Culture directors, %gray outside directors, %interlocked outsied directors, %outside directors, %outside directors over 69. %busy outside. Terdapat dewan dan struktur kepemilikan yang memnungkinkan manajer untuk memberikan pengaruh atas dewan dan menerima sewa dari perusahaan, termasuk kompensasi yang melebihi tingkat upah ekuilibrium. Alternatifnya yaitu variable dewan dan struktur kepemilikan mewakili beberapa dimensi permintaan perusahaan untuk CEO yang berkualitas tinggi yang tidak tertangkap oleh determinan ekonomi lainnya. </div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-19 02:39:58 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1685250659</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Heriyanto</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1685250713</link>
         <description><![CDATA[<div>Gaji maupun Kompensasi dari CEO dipengaruhi oleh efektivitas kinerjanya dan peforma perusahaan secara keseluruhan dan juga ukuran dari perusahaan. Semakin tinggi efektivitas dan semakin baik peforma perusahaan yang umumnya ditandai dengan profitabilitas yang meningkat maka tentu saja gaji dan khusunya kompensasi atau insentif bagi CEO akan semakin tinggi dan sebaliknya, selain itu ukuran perusahaan juga berpengaruh karena semakin besar perusahaan maka tanggung jawab yang diampu oleh seorang CEO akan semakin besar sehingga gaji dan kompensasi yang diberikan tentu semakin besar pula. Lalu dalam artikel juga dibahas terkait hubungan atas faktor-faktor yang mempengaruhi GCG (Tata Kelola Perusahaan) yang disebabkan dan mengacu pada 3 faktor yakni ukuran kompensasi, determinan ekonomi seperti ROA, Sales dan sebagainya dan struktur dewan direksi. Lalu juga membahas adanya kritik mengenai CEO compensation yang dimana adanya pro dan kontra mengenai pengaruh kompensasi CEO terhadap tata kelola perusahaan dan juga disimpulkan bahwa dampak dewan dan struktur kepemilikan pada gaji eksekutif dan kinerja perusahaan masih tidak jelas. &nbsp;</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-19 02:40:00 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1685250713</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nathanael Lawrence</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1685251930</link>
         <description><![CDATA[<div>Perusahaan dengan ukuran lebih besar tentunya memiliki tanggung jawab lebih besar. Oleh karena itu, sudah menjadi hal umum bagi CEO di dalam lingkup sebuah perusahaan yang relatif besar, untuk menerima kompensasi atas kontribusinya terhadap perjalanan bisnis perusahaan tersebut. Kompensasi ini juga diberikan untuk meminimalisir terjadinya&nbsp;<em>Agency Cost</em>&nbsp;yang mungkin timbul antara pemilik perusahaan dengan jajaran direksi. </div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-19 02:40:40 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1685251930</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Michael Jonathan</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1685251962</link>
         <description><![CDATA[<div>Pada artikel ini dilakukan penelitian atas faktor-faktor yang dapat menggambarkan Good Corporate Governance (GCG). Faktor-faktor tersebut mencakup : ukuran kompensasi CEO, determinan ekonomi (sales, investment opportunities, ROA, annual stock market, dst.), struktur dewan direksi.<br><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-19 02:40:41 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1685251962</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Dhea Kartika</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1685252146</link>
         <description><![CDATA[<div>Kompensasi CEO merupakan salah satu hal yang dapat digunakan untuk mengukur efektivitas tata kelola perusahaan. Dalam jurnal ini, dijelaskan bahwa kompensasi yang diterima oleh seorang CEO dipengaruhi oleh 3 hal. Pertama, determinan ekonomi. Faktor ini diukur menggunakan beberapa variabel seperti sales, investment opportunity, kinerja perusahaan yang diukur menggunakan ROA dan annual stock return, serta firm risk yang diukur dengan menggunakan standar deviasi RA dan stock return. Pada faktor pertama ini, dinyatakan bahwa kompensasi yang diterima CEO berhubungan dengan positif dengan berbagai variabel yang mengukur determinan ekonomi tersebut. Hal ini mengindikasikan bahwa perusahaan besar yang memiliki kinerja perusahaan yang baik akan membayar CEO mereka lebih tinggi, sebab terdapat permintaan perusahaan akan CEO yang lebih berkualitas.<br><br>Faktor kedua, struktur dewan. Terdapat beberapa variabel dalam faktor ini yang juga berpengaruh terhadap kompensasi CEO. Pertama, CEO duality (CEO yang juga menjabat sebagai anggota dewan) yang berpengaruh positif terhadap kompensasi perusahaan. Kedua, ukuran dewan yang mempengaruhi efektivitas monitoring. Semakin besar ukurannya, maka hal ini berpengaruh terhadap peningkatan kompensasi CEO. Ketiga, inside directors yang berhubungan negatif signifikan terhadap kompensasi CEO. Hal ini mengindikasikan bahwa inside directors justru mampu melakukan pengawasan yang efektif terhadap kinerja CEO. Hal ini terjadi karena outside directors yang ada di perusahaan justru kurang independen karena adanya beberapa faktor, misalnya outside directors yang direkrut oleh CEO tersebut. Keempat, outside directors yang berpengaruh positif terhadap kompensasi CEO sehingga mengindikasikan kurangnya independensi dari outside directors yang salah satunya disebabkan oleh faktor yang telah dijelaskan sebelum ini.&nbsp;<br><br>Ketiga, struktur kepemilikan dan pengaruhnya terhadap kompensasi CEO. Faktor ini diukur dengan menggunakan 4 variabel. Pertama, kepemilikan CEO yang berpengaruh negatif terhadap kompensasi CEO. Hal ini mengindikasikan bahwa agency problem akan dapat dikurangi jika CEO memiliki kepentingan yang sejalan dengan kepentingan pemegang saham, yang salah satu caranya dapat dilakukan dengan cara memberikan kompensasi atau bonus berupa saham. Kedua, faktor kepemilikan 5% saham oleh anggota eksekutif lainnya yang akan berpengaruh negatif terhadap kompensasi CEO. Ketiga, kepemilikan pihak eksternal atas 5% saham perusahaan juga berpengaruh negatif terhadap kompensasi CEO. Kedua variabel ini menunjukkan bahwa semakin tinggi proporsi kepemilikan pihak-pihak selain CEO, maka hal ini akan menyebabkan monitoring menjadi lebih baik sehingga dapat mengurangi adanya agency problem yang salah satunya terindikasi melalui kompensasi CEO yang tinggi. Keempat, proporsi kepemilikan outside directors tidak berpengaruh signifikan terhadap kompensasi CEO. Hal ini mungkin disebabkan karena adanya outside directors yang memang tidak independen, sehingga mudah untuk dipengaruhi oleh CEO.&nbsp;<br><br>Pada bagian akhir, jurnal ini memberikan cara untuk meningkatkan efektivitas tata kelola, yaitu:<br>a. Memisahkan fungsi antara CEO dan ketua dewan.<br>b. Anggota dewan sebaiknya berukuran tidak terlalu besar.<br>c. Mengharuskan adanya usia pensiun atau jangka waktu menjabat sebagai dewan.<br>d. Menghilangkan gray directors, yaitu director yang menerima pembayaran dari pihak lain yang juga memberikan jasa kepada perusahaan.<br>e. Membatasi jumlah dewan dimana seorang anggota dewan atau directors dapat menjabat.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-19 02:40:47 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1685252146</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Yolanda Angie</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1685254511</link>
         <description><![CDATA[<div>Kesimpulan yang saya tangkap adalah semakin besar ukuran suatu perusahaan maka semakin besar investment opportunity perusahaan tersebut. Dengan begitu, semakin besar pula kompensasi yang dapat perusahaan berikan kepada CEO nya. Selain itu tingkat efektivitas yang ada dalam perusahaan juga dapat mempengaruhi besar kecilnya pemberian kompensasi perusahaan. Kemudian, mix of pay atau pencampuran gaji dijadikan sebagai determinant of compensation. Artinya dengan mix of pay, diasumsikan bahwa dewan direksi ingin memaksimalkan value perusahaan dengan cara mencampur gaji. Namun yang perlu diperhatikan adalah apabila agency problem masih belum terselesaikan, maka mix of pay justru mencerminkan GCG yang belum maksimal.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-19 02:41:09 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1685254511</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Alexandra Morgan Tjoe</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1685255151</link>
         <description><![CDATA[<div>Latar belakang artikel tersebut adalah adanya kritik terhadap praktik pemberian kompensasi CEO bahwa dewan direksi dipengaruhi oleh CEO, sehingga direksi tidak menyusun kompensasi CEO untuk memaksimalkan nilai bagi <em>outside</em> <em>shareholder.&nbsp;</em><br><br>Studi ini mendokumentasikan bahwa dewan direksi dan struktur kepemilikan terkait dengan tingkat kompensasi CEO, setelah mengendalikan determinan ekonomi standar kompensasi. Sehubungan dengan struktur dewan direksi, kami menemukan bahwa kompensasi CEO adalah fungsi penurunan persentase dewan yang terdiri dari <em>inside director</em>, dan merupakan fungsi peningkatan ukuran dewan, persentase dewan yang merupakan direktur luar yang ditunjuk oleh CEO, persentase dewan direksi yang merupakan <em>gray outside directors</em>, persentase direktur luar yang berusia di atas 69 tahun, persentase direktur luar yang menjabat tiga dewan atau lebih, dan apakah CEO juga adalah ketua dewan. Sehubungan dengan struktur kepemilikan, kami menemukan bahwa kompensasi CEO adalah fungsi penurunan kepemilikan saham CEO. Selain itu, kompensasi CEO lebih rendah bila ada anggota dewan internal non-CEO atau dan pemegang blok eksternal yang memiliki setidaknya 5% saham. Secara keseluruhan, baik karakteristik dewan maupun struktur kepemilikan memiliki hubungan cross-sectional yang substantif dengan tingkat kompensasi CEO, meskipun hasil karakteristik dewan lebih kuat dibandingkan spesifikasi alternatif.&nbsp;</div><div><br></div><div>Komponen prediksi kompensasi yang timbul dari dewan dan variabel kepemilikan menunjukkan korelasi negatif dengan operasi perusahaan berikutnya <em>(subsequent firm operation) </em>dan kinerja pengembalian saham. Hasil ini menunjukkan bahwa estimasi koefisien pada variabel dewan direksi dan struktur kepemilikan dari regresi kompensasi mencerminkan efektivitas relatif dari berbagai struktur tata kelola dalam mengendalikan masalah keagenan, yang bertentangan dengan penjelasan bahwa variabel-variabel ini merupakan proksi tambahan untuk permintaan perusahaan untuk CEO berkualitas tinggi. Dewan dan struktur kepemilikan mempengaruhi sejauh mana CEO mendapatkan kompensasi melebihi tingkat yang tersirat oleh faktor penentu ekonomi, yang kami duga memprediksi manifestasi inefisiensi kontrak lainnya dalam perusahaan yang mengarah pada kinerja selanjutnya yang lebih buruk. Selain itu, pemeriksaan ketahanan <em>(robustness checks)</em> kami menunjukkan bahwa dewan dan struktur kepemilikan lebih konsisten memprediksi kinerja operasi akuntansi masa depan daripada kinerja pasar saham masa depan.&nbsp;</div><div><br></div><div>Sementara hasil kami menunjukkan bahwa, rata-rata, pedoman ini telah mengidentifikasi masalah substantif dalam penciptaan mekanisme tata kelola yang efektif, bukti kami tidak menyiratkan bahwa adalah tepat untuk mengadopsi aturan ketat untuk komposisi dewan atau struktur kepemilikan. Bertentangan dengan banyak pedoman untuk meningkatkan tata kelola perusahaan, kami tidak menemukan bukti bahwa direktur luar yang independen menciptakan dewan yang lebih efektif daripada direktur dalam, kami juga tidak menemukan bahwa kepemilikan ekuitas yang lebih besar oleh direktur luar menghasilkan sistem tata kelola yang lebih baik. Mengingat bukti campuran sebelumnya tentang pentingnya direktur luar dan bukti kami bahwa direktur dalam mungkin lebih unggul daripada direktur luar, perhatian yang terfokus pada pentingnya direktur luar dan kepemilikan mereka tampaknya salah tempat.</div><div><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-19 02:41:29 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1685255151</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Fransiska Setyawati</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1685256296</link>
         <description><![CDATA[<div>Hal yang didapat:<br>-&nbsp; Struktur board dan ownership berhubungan dengan tingkat kompensasi CEO&nbsp;<br>-&nbsp; Predicted component of compensation dari variable board dan ownership memiliki korelasi negatif dengan subsequent firm operating dan stock return performance. Hal ini menunjukkan bahwa struktur governance cukup efektif dalam mengontrol agency problem. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa struktur board dan ownership mempengaruhi sejauh mana CEO mendapat kelebihan kompensasi , yang penulis prediksi akan membuat performa perusahaan semakin buruk&nbsp;<br>-&nbsp; Perusahaan sebaiknya memisahkan Chairman dan CEO, mengandalkan board yang lebih kecil, menekankan batasan umur pensiun, menghilangkan gray director, dan mengurangi member yang merangkap pada banyak board, untuk meningkatkan corporate governance perusahaan agar lebih efektif&nbsp;</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-19 02:42:08 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1685256296</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Clara Clarinta T.A.</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1685258213</link>
         <description><![CDATA[<div>Terdapat hubungan antara tingkat kompensasi CEO, kualitas tata kelola perusahaan dan kinerja perusahaan. Hasil penelitian di jurnal ini menunjukkan agency problem akan muncul apabila perusahaan memiliki struktur tata kelola yang lemah. CEO dari perusahaan yang agency problem nya tinggi menerima kompensasi yang lebih besar pula, dan kinerja perusahaan ini lebih buruk. Hal ini dapat disimpulkan bahwa bahwa struktur tata kelola secara yang baik akan secara efektif mengontrol agency problem, yang mana akhirnya akan berpengaruh pada tingkat kompensasi CEO dan juga kinerja perusahaan. Sehingga dapat disimpulkan juga bahwa struktur board dan ownership mempengaruhi tingkat kompensasi yang diterima oleh CEO.<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-19 02:43:13 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1685258213</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Amanda Geraldie Octavia</title>
         <author>amandageraldie123</author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1685261216</link>
         <description><![CDATA[<div>Struktur kepemilikan berpengaruh pada kompensasi CEO dimana hal ini kurang efektif jika pemberian kompensasi CEO lebih besar. Hasil penelitian kuantitatif ini menunjukkan bahwa perusahaan dengan GCG yang lemah akan menyebabkan agency problem yang lebih besar sehingga CEO yang berada di perusahaan tersebut menerima kompensasi yang lebih besar tetapi perusahaan tersebut biasanya memiliki kinerja yang buruk.<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-19 02:44:34 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1685261216</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Stefiosa Khaldea</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1685269234</link>
         <description><![CDATA[<div>Jurnal ini mengacu pada Agency Theory, dimana ada permasalahan kepentingan antara pemilik perusahaan dengan yang menjalankan perusahaan tersebut. CEO perusahaan yang menjalankan perusahaan tersebut dinilai harus diberik kompensasi berdasarkan kinerja tata kelola perusahaan. Maka, kompensasi atas CEO ini dinilai dari variabel-variabel seperti struktur dewan dan struktur kepemilikan, serta variabel lainnya. Dari keseluruhan penelitian yang dilakukan, perusahaan perlu meningkatkan corporate governance nya, dengan beberapa cara yaitu memisahkan Chairman dan CEO, mengandalkan struktur dewan yang lebih sedikit, memiliki batasan umur wajib pensiun, menmbatasi jumlah dewan, dan cara-cara lainnya. Selain itu, adanya outside directors tidak menjadi penentu corporate governance yang baik, bahkan inside directors bisa menjadi lebih unggul dari outside directors.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-19 02:49:04 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1685269234</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Cornelia Jessica Victoria</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1685273717</link>
         <description><![CDATA[<div>Peningkatan kinerja keuangan perusahaan dikaitkan secara positif dengan peningkatan tanggung jawab sosial perusahaan. Ukuran perusahaan, toleransi risiko manajemen, dan jenis industri juga berhubungan positif dengan peningkatan tanggung jawab sosial perusahaan. Namun selain itu faktor seperti tax law, normative/cultural institutions, public commitment to responsible behavior, dan stakeholder theory juga menjadi pendorong suatu perusahaan melakukan CSR.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-19 02:51:29 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1685273717</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Fidela</title>
         <author>fidelawong17</author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1685276969</link>
         <description><![CDATA[<div>Jurnal ini mengidentifikasi mengenai hubungan antara kompensasi CEO, kualitas corporate governance, dan kinerja perusahaan. Jurnal ini menemukan bahwa ukuran dewan dan struktur kepemilikan dapat menjelaskan secara signifikan variasi cross-sectional dalam kompensasi CEO. Secara keseluruhan, hasil penelitian menunjukkan bahwa perusahaan dengan struktur tata kelola yang lebih lemah memiliki agency problem yang lebih besar. Kemudian, CEO di perusahaan dengan agency problem yang lebih besar menerima kompensasi yang lebih besar dan perusahaan dengan agency problem yang lebih besar memiliki kinerja yang lebih buruk.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-19 02:52:52 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1685276969</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Alexandra Morgan Tjoe</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1685284905</link>
         <description><![CDATA[<div>Dari artikel tersebut, saya mempelajari bahwa ada beberapa kriteria sebuah perusahaan dinilai sebagai 'Socially Responsible', seperti memberikan karyawan upah hidup yang layak relatif terhadap biaya hidup lokal, tidak merusak lingkungan setempat dan membahayakan masyarakat, memenuhi harapan stakeholder mengenai perilaku perusahaan yang sesuai dan dapat diterima, dan lain sebagainya. Beberapa dimensi untuk mengidentifikasi aspek penting perilaku 'Socially Responsible' perusahaan meliputi ukuran bagaimana perusahaan memperlakukan karyawannya, pelanggannya, pemasoknya, pemerintah, dan komunitas.&nbsp;Faktor yang mempengaruhi perusahaan mengenai tanggung jawab sosialnya adalah hukum negara yang kuat, regulasi perusahaan, monitoring, budaya perusahaan, asosiasi, dan lain sebagainya.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-19 02:56:16 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1685284905</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Cornelia Jessica Victoria</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1685301081</link>
         <description><![CDATA[<div>Jurnal ini membicarakan yang terkait dengan hubungan antara kompensasi CEO dengan kualitas corporate governance dan kinerja perusahaan, dimana struktur tata kelola yang lebih lemah memiliki agency problem yang lebih besar dan CEO di perusahaan dengan agency problem yang lebih besar maka perusahaan pun akan menghasilkan kinerja yang buruk. Maka sebaiknya perusahaan memisahkan peran Chairman dan CEO, mengandalkan board yang lebih kecil, menekankan batasan umur pensiun, menghilangkan gray director, dan mengurangi member yang merangkap pada banyak board untuk meminimalisir terjadinya agency problem yang dapat mengganggu kualitas kinerja perusahaan.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-19 03:04:52 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1685301081</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Fidela</title>
         <author>fidelawong17</author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1685312779</link>
         <description><![CDATA[<div>Jurnal ini membahas mengenai Corporate Social Responsibility (CSR). Menurut Campbell (2007), CSR lebih dari sekadar tindakan untuk meningkatkan kesejahteraan sosial, tetapi bagaimana perusahaan memenuhi standar minimal perilaku tanggung jawab sosial perusahaan. Faktor yang mempengaruhi perusahan mengenai tanggung jawab sosialnya yaitu hukum negara yang kuat, regulasi perusahaan, monitoring, budaya perusahaan, bergabung di asosiasi, dan terlibat dalam dialog institusional dengan stakeholder. Hal yang paling mempengaruhi CSR yaitu tingkat kesehatan relative perusahaan dan perekonomian, serta tingkat kompetisi yang sedang dialami perusahaan.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-19 03:11:03 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1685312779</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Albertus Christianto Widjaja</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1685330029</link>
         <description><![CDATA[<div>Faktor Yang Mempengaruhi Perusahaan Dalam Melakukan CSR<br>1. Hukum yang berlaku<br>2. Regulasi Perusahaan<br>3. Monitoring<br>4. Tergabung di dalam asosiasi<br>5. Budaya Perusahaan<br>6. Dialog</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-19 03:20:06 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1685330029</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Helena Gracia</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1685330580</link>
         <description><![CDATA[<div>Pada kenyataannya, terbukti bahwa kompensasi yang diberikan perusahaan kepada CEO mereka akan mempengaruhi berbagai indikator seperti ROA, ROE, dan berbagai indikator lainnya. Dengan adanya pengaruh ini, perusahaan, terutama Board of Director (BOD) harus lebih memperhatikan kompensasi jenis apa yang akan mereka berikan kepada CEO dan berapa jumlah kompensasi tersebut. Pemberian kompensasi ini juga harus bisa disiasati oleh BOD untuk tidak hanya meningkatkan kinerja CEO, melainkan juga bisa membantu perusahaan untuk mengurangi agency problem mereka.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-19 03:20:23 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1685330580</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Elvina Natasha Stanley</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1685331307</link>
         <description><![CDATA[<div>Latar belakang dari jurnal ini, didasarkan pada adanya kritik atas pemberian kompensansi terhadap CEO yang tidak berjalan baik, yang dimana akar permasalahan ini disebabkan oleh dewan dan struktur kepemilikan pada gaji eksekutif dan kinerja perusahaan yang berjalan tidak searah atau cross-sectional karena dari agency problem. Dari pembahasan ini menunjukkan adanya hubungan dan tingkat kualitas atas kompensasi berhubungan dengan variable tata kelola perusahaan, serta kinerja perusahaan di masa depan. Pada proses pemberian kompensensasi ini dijalankan dengan 3 metode yaitu pemberian kompensasi gaji, tunai, dan total.<br>&nbsp;</div><div>Dari pengujian berdasarkan pada data survey selama 3 tahun dengan 495 pengamatan, dengan pendekatan methodologicalnya yaitu diperlukan pengujian dari variable-variable determinan ekonomi, ukuran kompensasi, struktur kepemilikan, dan struktur direksi, sert masih memerlukan bukti valid untuk menunjukkan hubungan kompensasi dengan variable struktur direksi dan kepemilikan berkaitan dengan efektivitas CG menghasilkan kalau dewan dan struktur kepemilikan atas pemberian gaji dan kompensansi itu menunjukkan pengaruh negative terhadap kinerja perusahaan karena masih adanya agency problem dari pengaruh CEO terhadap BoD, sehingga apabila agency problem belum bisa terselesaikan maka bisa menyebabkan pemaksimalan value perusahaan dari direksi serta proses mitigasi dengan kompensasi masih tidak berjalan dengan baik.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-19 03:20:48 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1685331307</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Evandorisa Prima Augusta (2301937596)</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1697298960</link>
         <description><![CDATA[<div>Pada tahun 1960 sampai 1970an, pelaporan <em>sustainability report </em>bukanlah suatu <em>mandatory</em> dan bersifat<em> voluntary </em>selama perusahaan mampu mempertanggungjawabkan alasan mengapa mereka tidak mengeluarkan laporan keberlanjutan. Namun, dibentuklah aturan terkait <em>sustainability disclosure</em> berdasarkan dengan <em>Global Reporting Initiative</em> (GRI) sebagai sebuah regulasi untuk mengungkapkan <em>sustainability report</em> yang tentunya mengundang pro dan kontra. Regulasi ini dapat dianggap sebagai upaya perbaikan dan peningkatan reputasi perusahaan yang dapat meningkatkan&nbsp;<em>value</em> dari perusahaan serta secara bersamaan meningkatkan kinerja dari perusahaan itu sendiri. Namun, tidak sedikit yang menganggap bahwa regulasi yang diciptakan sama saja dengan mendorong perusahaan untuk 'terpaksa' mengeluarkan&nbsp;<em>sustainability report</em>&nbsp;yang tentunya memerlukan biaya yang lebih terkait perbaikan standar terkait kinerja perusahaan ataupun biaya yang harus dikeluarkan untuk mengeluarkan laporan itu sendiri.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-26 01:47:17 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1697298960</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Clara Clarinta T.A.</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1697320284</link>
         <description><![CDATA[<div>Kondisi saat ini sudah mulai terjadi peningkatan tekanan sosial yang membuat stakeholder meminta perusahaan untuk mengungkapkan apakah perusahaan dapat mempertahankan keberlanjutannya. Permintaan terkait informasi sustainability semakin ini meningkat, sehingga peneliti pada jurnal ini mencoba untuk menguji 4 negara yaitu China, Denmark, Malaysia, Afrika Selatan, yang mana keempat negara ini sudah mewajibkan adanya Sustainability Disclosure sebelum 2011. Keempat negara ini tidak hanya meningkatkan level pengungkapan sustainabilitynya, namun juga mengimprove kredibilitas agar semakin dipercaya. Keempat negara juga melakukan komparabilitas dari pengungkapan tersebut dengan mengacu pada Global Reporting Initiative yang sifatnya lebih umum dan luas untuk meningkatkan kredibilitas dan komparabilitas antar report.<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-26 01:53:59 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1697320284</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Albertus Christianto Widjaja</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1697326418</link>
         <description><![CDATA[<div><strong>Tantangan Penelitian:</strong><br>Tantangannya adalah penguraian variabel "regulasi" dengan variabel lain yang mempengaruhi laporan <em>sustainability</em>. Oleh sebab itu, peneliti menggunakan cara <em>score matching procedure</em>.<br><br><strong>Kritik:</strong><br>Perusahaan secara tidak langsung dipaksa untuk mengungkapkan <em>sustainability</em>, maka hal ini akan menambah biaya yang dikeluarkan perusahaan atas pengungkapan atau kegiatan mengubah operational perusahaan. Biaya ini akan mengurangi kekayaan pemegang saham.<br><br><strong>Dukungan:</strong><br>Jika perusahaan mau untuk melakukan pengungkapan <em>sustainbility</em>, maka reputasi perusahaan bisa meningkat, selain itu bisa menambah semangat perusahaan.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-26 01:55:49 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1697326418</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Jason Widjaja</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1697367336</link>
         <description><![CDATA[<div>Terdapat 2 faktor utama yang memengaruhi perilaku perusahaan dalam melakukan CSR, yakni tanggung jawab perusahaan kepada masyarakat serta tingkat kompetisi yang dialami oleh perusahaan. Adapun faktor-faktor lain yang memengaruhi perusahaan dalam melakukan CSR, yakni tekanan hukum atau regulator, tekanan dari pihak eksternal seperti&nbsp;<em>social activist</em>,&nbsp;<em>supplier</em>, masyarakat, dan konsumen, tekanan dari pihak internal seperti karyawan, investor, manajemen, dan lain sebagainya.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-26 02:10:42 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1697367336</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Jason Widjaja</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1697381622</link>
         <description><![CDATA[<div>Terdapat beberapa faktor yang diteliti dalam artikel ini terkait dengan penggambaran&nbsp;<em>Good Corporate Governance&nbsp;</em>(GCG). Adapun faktor-faktor tersebut yang meliputi ukuran kompensasi CEO, struktur dewan direksi, serta determinan ekonomi seperti&nbsp;<em>sales</em>,&nbsp;<em>investment opportunities</em>, ROA,&nbsp;<em>annual stock market</em>, dan lain-lain.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-26 02:15:46 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1697381622</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Angelina Michelle Sutiyo</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1697401899</link>
         <description><![CDATA[<div>Awalnya sustainability report hanya bersifat voluntary dan tidak diwajibkan. Seiring berjalannya waktu, muncul tekanan sosial dari stakeholder agar perusahaan melaporkan&nbsp; sustainability report nya. Oleh karena itu, dibentuk peraturan tetang sustainability disclosure dan framework sustainability report berdasarkan <em>Global Reporting Initiative</em> (GRI).&nbsp;<br>Penerapan regulasi meningkatkan level disclosure perusahaan serta membuat perusahaan meningkatkan kredibilitas dan komparabilitas sustainability report nya sesuai dengan pedoman pelaporan GRI.&nbsp; Perusahaan sebenarnya mendapatkan dampak positif setelah mengungkapkan sustainability reportnya, seperti meningkatkan reputasi perusahaan, meningkatkan nilai perusahaan, menarik dan mempertahankan karyawannya yang berkualitas, meningkatkan permintaan produk dan layanan perusahaan, mengurangi sensitivitas harga konsumen. Namun di sisi lain, regulasi tersebut juga menjadi cost bagi perusahaan karena perusahaan harus memperbaiki aktivitasnya agar dapat selaras dengan peraturan sustainability.&nbsp;<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-26 02:22:49 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1697401899</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Yosua</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1697407154</link>
         <description><![CDATA[<div>Awesome</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-26 02:24:33 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1697407154</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Yosua</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1697407556</link>
         <description><![CDATA[<div>Good</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-26 02:24:41 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1697407556</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Yosua</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1697408150</link>
         <description><![CDATA[<div>Excellent</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-26 02:24:53 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1697408150</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Oktavia Dasa W</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1697410535</link>
         <description><![CDATA[<div>Penerapan ESG meningkat drastis dan regulasi mengenai pengungkapan ESG juga mulai ada. Penelitian ini mencari tahu motif perusahaan disebabkan oleh dorongan sukarela atau pengaruh regulasi. Hal ini dikarenakan regulasi yang digunakan sebatas patuhi atau jelaskan.Hal ini menyebabkan perusahaan tidak perlu mematuhi karena perusahaan bisa menjelaskan alasan tidak melakukan hal tersebut sehingga perusahaan tidak dikenakan sanksi.&nbsp;<br><br>Perusahaan di negara China, Denmark, Malaysia, Afsel tidak hanya meningkatkan level sustainability dari regulasi tapi melakukan improvement berdasarkan GRI. Peneliti menilai estimasi dampak regulasi dan dampak pengungkapan ESG dari tobinsQ. Penelitian ini menimbulkan tantangan, kritik, dan dukungan. Tantangan : menguraikan variable regulasi dengan disclosure SR. Kritik : perusahaan secara tidak langsung dipaksa SR menanggung biaya yang cukup signifikan dan&nbsp; menghancurkan shareholder value. Dukungan : termotivasi untuk melakukan sustainbility.<br><br>Sejarah dari pengungkapan SR. Pada tahun 60-70an, pengungkapan ESG masih bersifat voluntary&nbsp; karena perusahaan sadar punya tanggung jawab lebih terhadap social dan lingkungan dimana belum ada regulasi. Pada 80s, kondisi ekonomi yang buruk, jadi ada standar CERES, merupakan standar yang dihasilkan forum. Pada tahun 90an, mulai ada isu terkait sustainability report. Pada tahun 97, CERES mulai mengembangkan GRI, untuk menerapkan report yang sejalan lapkeu itu sendiri, jadi SR lebih kredibel dan dapat dibandingkan.<br><br>Kondisi saat ini<br><br></div><div>1 adanya tekanan social dari stakeholder mengenai risk management dan sustainability report.&nbsp;<br><br></div><div>2 Adanya skandal menyebabkan kepercayaan public menurun<br><br></div><div>3 Penggunaan informasi ESG yang tadinya hanya memberikan info ke stakeholder, sekarang digunakan untuk valuasi oleh regulator.<br><br>4 negara yang diteliti memiliki regulasi terkait pengungkapan ESG. Di Denmark terdapat Danish Financial Statement act dimana regulasi tersebut mengatur penerapan SR dengan kriteria perusahaan tertentu dari jumlah asset, revenue, dan pegawai tetap. Di afrika selatan, peraturan terkait SR diatur oleh Bursa dimana perusahaan wajib integrasi FS dengan SR. Perusahaan wajib tahu kondisi lingkungan dan dampak aktivitas terhadap lingkungan dan menggunakan sistem apply or explain : wajib membuat terkait Sustainbility, jika tidak memiliki kebijakan terkait SR maka wajib memberikan alas an mengapa tidak memiliki aktivitas terkait hal tersebut. Di china juga regulasi dibuat bursa bahwa ada kriteria tertentu seperti termasuk SHSE index, listing di luar negari, dan berada di industry keuangan. di Malaysia Regulasi dibuat Bursa dimana perusahaan melakukan pengungkapan dari tahun 2007, wajib membuat atau melakukan CSR, jika tidak punya, disuruh menjelaskan alasannya.<br>-</div><div>Faktor dalam penelitian ini</div><div>H1 : Ada celah terhadap regulasi jadi perusahaan tidak perlu mematuhi regulasi (comply or explain)</div><div>Unclear sanction – sanksi kurang tegas</div><div>Biaya yang cukup tinggi&nbsp;</div><div>Tidak ada panduan spesifik terkait sustainability report</div><div>H2 – kredibilitas, komparabilitas, dan assurance (regulasi meningkatkan probabilitas mengadopsi ESG yang memastikan laporan yang diungkapkan)</div><div>H3 – Sistem manajerial berdampak pada kinerja perusahaan dan biaya</div><div><br>Data dan sampel yang digunakan Sustainbility Report dan Annual Report perusahaan di negara China, Denmark, Afrika Selatan, Malaysia dalam situs Bloomberg.<br><br>Pendekatan difference in difference – membandingkan sebelum dan sesudah regulasi dan menggunakan teknik propensity score matching. Variabel yang digunakan penelitian : ukuran perusahaan, profitibilitas, leverage, ekspektasi pasar terhadap peluang pertumbuhan, tingkat pengungkapan ESG, dan tipe industri.&nbsp;<br><br>Result :<br>-Effects on Corporate reporting and Value (penerapan regulasi berdampak pada pengungkapan ESG pada treated firm)<br>-Regulasi berdampak pada kredibilitas dan komparabilitas perusahaan terkait pengungkapan SR.&nbsp;<br>-Perusahaan yang meningkatkan disclosure terkait ESG juga dapat meningkatkan dampak positif terhadap manajerial perusahaan.&nbsp;<br>-Perusahaan yang belum maksimal pengungkapan SR menguntungkan perusahaan dari segi cost and benefit<br>-Low level lebih fokus ke peningkatan disclosure mengenai sosial dan tata kelola, high level fokus ke sosial dan environmental.&nbsp;<br>-Pengungkapan ESG berdampak pada nilai perusahaan</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-26 02:25:40 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1697410535</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Agata Laras Permana Gita Prastiwi - 2301937431</title>
         <author>agatalaraspermana</author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1697411670</link>
         <description><![CDATA[<div>Dengan adanya mandatory CSR, perusahaan secara tidak langsung dipaksa untuk melaporkan kondisi sustainability perusahaan. Namun pada kenyataannya, pengungkapan sustainibility ini merupakan aktivitas yang costly sehingga berpotensi untuk mempengaruhi anggaran operasional perusahaan yang pada akhirnya mempengaruhi value pemegang saham juga.&nbsp;</div><div>Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh penulis jurnal, diperoleh kesimpulan bahwa penerapan regulasi membawa dampak positif signifikan terhadap level ESG disclosure dari treated firms. Selain itu, regulasi tidak hanya membuat treated firms meningkatkan disclosure mereka tetapi juga membuat mereka berusaha untuk meningkatkan kredibilitas dan kompabilitasnya. Dengan adanya penerapan peraturan mandatory CSR pun perusahaan dapat memberikan informasi ESG yang lebih terjamin dan juga lebih taat kepada pedoman GRI.&nbsp;</div><div>Pada akhirnya jika mandatory CSR ini ditetapkan maka akan ada 2 kemungkinan skenario yang dapat terjadi. Pada perusahaan yang awalnya melaporkan ESG pada tingkat yang minim (low level ESG disclosure firm), mengalami peningkatan pengungkapan yang tinggi setelah peraturan ditetapkan karena memiliki banyak kesempatan untuk meningkatkan disclosurenya. Tapi bagi perusahaan yang sudah men-disclose ESG dengan baik sebelum peraturan ditetapkan, maka perusahaan ini akan terus meningkatkan pengungkapannya dan menyatakan diri sebagai perusahaan yang berkualitas tinggi kepada pihak eksternal. Namun, dampak negatif yang mungkin timbul adalah bahwa biaya untuk melakukan disclosure ESG menjadi sangat tinggi.&nbsp;</div><div>Sebagai kesimpulan, menurut saya mandatory CSR ini akan lebih membawa banyak benefit bagi perusahaan maupun seluruh stakeholdersnya dibandingkan dengan dampak negatif yang ditimbulkannya. Sehingga keputusan untuk menerapkan peraturan mandatory CSR merupakan keputusan yang bijaksana untuk membuat perusahaan lebih bertanggung jawab atas CSR nya.&nbsp;</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-26 02:26:01 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1697411670</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Oktavia Dasa</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1697425246</link>
         <description><![CDATA[<div>Intro :<br>- Perusahaan memiliki tanggung jawab penuh dalam menjadi target kritik atas aktivitas yang berada dalam value chain mereka tetapi berada di luar batasan tanggung jawab tradisional. Seperti Volkswagen yang mengalami kritik tersebut<br>CSR dan Legitimasi&nbsp;<br>- persepsi atas hal yang sesuai dengan sistem norma, nilai, keyakinan<br>- Dipertanyakan ketika perusahaan menyimpang dari peraturan<br>- Legitimasi menurun<br>- Perusahaan dianggap negatif karena pelanggar HAM, tapi disisi lainnya dianggap pelindung HAM. Sehingga ada ekspektasi terhadap keputusan perusahaan.&nbsp;<br>Status Moral Perusahaan&nbsp;<br>- Tanggung jawab sosial bukan tanggung jawab perusahaan<br>- Dianggap entitas yang moral agency<br><br>CSR dan legitimasi<br>- Perusahaan tidak sepenuhnya bertanggung jawab atas tindakannya masa lalu perusahaan tetapi hal tersebut mempengaruhi legitimasi perusahaan saat ini.<br><br>Contesting the Corporate Past<br>- Perusahaan membuat masa lalu yang bagus dimana dijadikan strategi untuk menjangkau stakeholder<br>- Kejadian masa lalu dianggap subjektif dan interpretatif.&nbsp;<br>- Proses yang berkesinambungan<br>- Kejadian masa lalu memunculkan probelmatisasi karena dipertanyakan melalui wawasan baru<br>- Konsep legitimasi normatif, tindakan perusahaan mencerminkan hal yang benar dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.<br><br>Typology of narative contest<br>- Organisasi mencari hubungan social value yang dilakukan dengan norma yang berlaku<br>- Masa lalu perusahaan berpengaruh pada legitimasi perusahaan dimana diukur dengan dimensi claim legitimacy dan corporate engagement.&nbsp;<br><br>Claim legitimacy - masalah perusahaan menyebabkan perhatian publik dimana mengancam legitimasi perusahaan. Dibagi menjadi beberapa elemen. 1) the past institutional pressure (tekanan dari segi politik ?), 2) available knowledge of past actors (kurangnya pengetahuan CSR dan legitimasi), 3) magnitude and durability of harm, 4) receptivity within the current context (konteks masa sekarang memiliki perspektif yang berbeda), 5) history and reputation (reputasi mempengaruhi klaim), 6) plausibility of the narative (narasi perlu dianalisis secara terpercaya).<br><br>Corporate Engagement&nbsp;<br>- Berbagai engagement dilakukan untuk menanggapi masalah.<br>4 Narasi contestesi&nbsp;<br>- Latent contest (limited claim legitimacy, limited corporate engagement). Contoh : IBM<br>- Communicative contest (high claim legitimacy dan high corporate engagement). Contoh : Volkswagen<br>- Hostile contest (High claim legitimacy, limited corporate engagement). Contoh : Monsato.&nbsp;<br>- Open contest (Limited claim legitimacy, high corporate engagement). Contoh : Chiquita.&nbsp;<br><br>Implikasi Historic CSR<br>- Critical Historiography. Contohnya IBM (informasi kurang, argumen kurang kuat, legitimasi kurang), Volkswagen dan Chiquita (high engagement tapi transparansi parsial karena menyembunyikan beberapa informasi, kalau ketahuan bohong bakal pengaruh ke legitimasi), Monsato<br><br>- Sensitivity and historical awareness. Low engagement meningkatkan sensitivitas publik. High enangement meningkatkan sensitivitas perusahaan (memiliki kesadaran tinggi dari kesalahan masa lalu, ada pertimbangan dari eksekutif)<br><br>Limitiations<br>- Terdapat survivor bias - terdapat subjektivitas pada narasi sejarah<br>- teknik rebranding dan merger akuisisi&nbsp;<br>- Peran sejarawan dalam investigasi sejarah organisasi<br><br>Future Research<br>- Asimetri informasi antara sejarawan dengan organisasi sehingga perlu media untuk melihat pengaruh media terhadap legitimasi.<br>- Evaluasi ulang di beberapa industri terkait lingkungan dan HAM<br><br>Kesimpulan&nbsp;<br>- Memahami CSR secara historis. </div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-26 02:30:26 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1697425246</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Clara Clarinta T.A.</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1697425736</link>
         <description><![CDATA[<div>Dalam perdebatan mengenai CSR, perusahaan dipandang sebagai sumber pelanggaran hak asasi manusia dan lingkungan namun juga sebagai pelindung dan promotor hak asasi manusia dan lingkungan (Phillips, 2010; Schrempf-Stirling &amp; Palazzo, 2016).<br>Perusahaan dihadapkan dengan peningkatan ekspektasi terkait dengan efek dari keputusan yang mereka ambil (Palazzo &amp; Scherer, 2006).<br>Reaksi perusahaan terhadap kritik ini akan berpengaruh terhadap legitimasi mereka (Scherer, Palazzo, &amp; Seidl, 2013).<br>Legitimasi adalah persepsi umum mengenai sesuatu sebagai hal yang “diinginkan, dianggap layak, atau sesuai dengan sistem norma, keyakinan, dan definisi yang dibangun secara sosial (Suchman, 1995: 574).</div><div><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-26 02:30:35 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1697425736</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Evandorisa Prima Augusta (2301937596)</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1697429126</link>
         <description><![CDATA[<div>Dari presentasi yang diberikan, dapat dipahami bahwa kualitas <em>Corporate Social Performance</em> (CSP) dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti tingkat politik, tingkat perlindungan shareholder, tingkat ekonomi, tingkat sosial dan tingkat korupsi.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-26 02:31:47 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1697429126</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Christofel Jehovandy 2301937564</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1697434207</link>
         <description><![CDATA[<div>terlihat bahwa treated firms atau perusahaan di keempat negara terpilih secara signifikan meningkatkan disclosurenya. peningkatan ini juga disertai dengan effort dalam menghasilkan disclosure yang kredible.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-26 02:33:31 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1697434207</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Yolanda Angie</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1697436518</link>
         <description><![CDATA[<div>Awalnya, laporan keberlanjutan tidak bersifat waib bagi perusahaan. Namun lama kelamaan banyak dari stakeholder merasa memerlukan laporan keberlanjutan sebagai bahan pertimbangan untuk investasi atau hal lainnya. Hal ini lah yang melatarbelakangi adanya GRI (Global Reporting Standard). Hasil penelitian terhadap 4 negara sampel adalah regulasi tidak hanya membuat treated firms meningkatkan disclosure mereka ttp jg membuat mereka berusaha untuk meningkatka kredibilitas dan komparabilitasnya.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-26 02:34:21 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1697436518</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Albertus Christianto Widjaja</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1697442241</link>
         <description><![CDATA[<div>Faktor Yang Mempengaruhi Variasi Lintas Negara Tentang CSP:<br>1. Maignan dan Raltson (2002)<br>Mempelajari perbandingan CSP di 100 negara.<br><br>2. Aguilera et al. (2007)<br>Organisasi yang mempunyai sistem bisnis yang berbeda akan mengalami tingkat tekanan yang berbeda untuk terlibat dalam tanggung jawab sosial<br><br>3. Chapple dan Moon (2005)<br>Menganalisis laporan CSR 50 perusahaan pada 7 negara.<br><br>Selain itu ada beberapa faktor yang mempengaruhi tingkat CSP perusahaan, seperti tingkat politik, perlindungan pemegang saham, tingkat sosial dan korupsi.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-26 02:36:15 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1697442241</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Clara Clarinta T.A.</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1697484984</link>
         <description><![CDATA[<div>Peneliti menyadari bahwa variasi dalam lembaga-lembaga tingkat nasional bukanlah satu-satunya faktor yang mempengaruhi CSP (Corporate Social Performance), melainkan terdapat faktor lain yaitu dilihat dari penentu tingkat perusahaan dan industri, diantaranya: tingkat politik, tingkat perlindungan shareholder, tingkat korupsi.<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-26 02:51:30 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1697484984</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Oktavia Dasa</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1697487609</link>
         <description><![CDATA[<div>Terdapat beberapa variabel yang mempengaruhi nilai CSP tiap negara seperti sistem politik, hukum (perlindungan shareholder, tingkat korupsi, pandangan negara - sayap kiri atau sayap kanan), education and labor system (SDM), ekonomi (investasi tanggung jawab sosial), cultural system (tingkat individualisme, power distance), dan lain-lainnya.<br><br>Sampel, Data, Method yang diteliti. Data didapatkan dari berbagai sumber seperti Worldscope, IBES, Thomson Reuters Asset4, dan lain-lain. Sampel perusahaan di negara Jepang, AS, Inggris, Eropa, Australia, Hongkong, dan Singapura.<br><br>Result :<br>- Regulasi yang mendorong kompetisi, CSP lebih rendah<br>- Negara memiliki perlindungan shareholder, CSP lebih rendah<br>- Tingkat korupsi rendah, CSP tinggi<br>- Negara dengan Ideologi kiri, CSP rendah<br>- Negara yang memiliki Union labor density, CSP tinggi<br>- SDM yang terlatih, CSP rendah<br>- Negara dengan sistem keuangan basis pasar, CSP lebih tinggi<br>- SRI tidak ada hubungan dengan CSP<br>- Tingkat individual tinggi, CSP tinggi<br>- Power distance tinggi, CSP tinggi<br>- Negara yang mengalami defisit neraca, CSP tinggi<br>- Konsentrasi industri, CSP tinggi<br>- Kinerja lebih baik dan memiliki tanggung jawab sosial, CSP tinggi<br>- MNC tidak mempengaruhi hasil penelitian</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-26 02:52:23 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1697487609</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Yolanda Angie</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1697499850</link>
         <description><![CDATA[<div>Negara dengan Union Labor Density yang lebih tinggi memiliki perusahaan dengan CSP Index lebih tinggi pula. Kemudian negara dengan ketersediaan SDM terlatih dan terampil yang lebih tinggi memiliki perusahaan dengan CSP Index lebih rendah. Di negara dengan sistem keuangan berbasis pasar, perusahaan yang ada di dalamnya memiliki CSP Index lebih tinggi. Social Responsible Index (SRI) tidak memiliki hubungan dengan CSP. Di negara dengan tingkat individualisme yang tinggi memiliki perusahaan dengan CSP Index lebih tinggi pula. Sedangkan negara dengan power distance lbih tinggi memiliki perusahaan dengan CSP Index lebih tinggi pula.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-26 02:56:54 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1697499850</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Agata Laras Permana Gita Prastiwi - 2301937431</title>
         <author>agatalaraspermana</author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1697506570</link>
         <description><![CDATA[<div>Peneliti meneliti kualitas Corporate Social Performance (CSP) atas beberapa faktor, seperti tingkat politik, hukum, SDM, tingkat ekonomi, tingkat sosial, cultural system, dan lain sebagainya. Hasil penelitian menemukan bahwa keempat sistem institusional merupakan faktor signifikan yang mempengaruhi variasi CSP dengan sistem politik menjadi faktor paling penting dan sistem keuangan menjadi yang paling tidak penting dalam hal perkiraan efek ekonomi. Kemudian, dari hasil penelitian, peneliti menyarankan bagi peneliti selanjutnya untuk menggunakan pendekatan yang lebih dinamis agar dapat berupaya memahami bagaimana sistem lembaga yang berbeda ini berinteraksi atau berevolusi seiring berjalannya waktu sekaligus mengetahui bagaimana proses evolusi dan interaksi tersebut dapat mempengaruhi variasi CSP.&nbsp;</div><div>Sehingga, berdasarkan pembahasan atas artikel yang berkaitan dengan Corporate Social Performance ini saya memahami bahwa terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi CSP suatu perusahaan.&nbsp;</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-26 02:59:29 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1697506570</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Yolanda Angie</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1697512740</link>
         <description><![CDATA[<div>Legitimasi itu dibangun secara sosial dan berlandaskan pada CSR politik. Legitimasi juga memiliki berbagai jenis berdasarkan pada tindakan perusahaan dari waktu ke waktu. Sehingga, tindakan perusahaan di masa lalu dapat mempengaruhi legitimasi perusahaan di masa sekarang.<br><br>Konsep legitimasi normatif adalah konsep yang tidak berlandaskan pada penilaian tentang bagaimana suatu tindakan dapat bermanfaat bagi penilai. Melainkan, cenderung mengarah pada apakah tindakan tersebut merupakan hal yang benar untuk dilakukan serta mencerminkan keyakinan tentang apakah tindakan tersebut dapat mempromosikan kesejahteraan masyarakat.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-26 03:01:44 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1697512740</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Evandorisa Prima Augusta (2301937596)</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1697515242</link>
         <description><![CDATA[<div>Perusahaan cenderung memiliki dorongan untuk bertanggungjawab atas&nbsp;<em>social responsibility</em>&nbsp;dari masa lampau, namun tetap harus dipertimbangkan dan disesuaikan dengan kemampuan perusahaan dalam melakukannya.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-26 03:02:41 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1697515242</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Albertus Christianto Widjaja</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1697515359</link>
         <description><![CDATA[<div>Legitimasi digambarkan sebagai persepsi atas hal yang diinginkan, pantas, bersesuaian dengan sistem norma, keyakinan, dan definisi yang terbentuk secara sosial.<br><br>Pada umumnya ketika perusahaan tidak melakukan tindakan seusia dengan peraturan atau tidak&nbsp;<em>sustain</em> misalnya, maka legitimasi perusahaan dipertanyakan. Ancaman legitimasi muncul dari insiden, isu, atau bahkan tingkah laku perusahaan.<br><br>2 Pandangan Etika Bisnis Perusahaan:<br>1. Tanggung jawab sosial bukan tanggung jawab perusahaan, tetapi tanggung jawab orang yang mendirikan perusahaan.<br><br>2. Perusahaan dianggap sebagai entitas yang terbentuk dari kesatuan anggota yang punya&nbsp;<em>moral agency</em>&nbsp;sehingga bisa memenuhi tanggung jawab atas tindakannya.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-26 03:02:44 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1697515359</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Ruth Dwi Y</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1697516302</link>
         <description><![CDATA[<div>Penelitian lebih fokus pada lembaga tingkat nasional karena relatif kurangnya penelitian empiris tentang masalah ini dan karena lembaga tingkat negara menjelaskan porsi yang signifikan dari total variasi dalam Indeks CSP. Sehingga, penelitian selanjutnya harus berusaha untuk memahami lebih jauh lagi bagaimana evolusi institusi tidak hanya mempengaruhi kinerja ekonomi dan sosial di tingkat perusahaan, tetapi juga dampak dari peningkatan kinerja sosial dan ekonomi di tingkat negara, dalam hal daya saing, kohesi sosial, dan keberlanjutan.</div><div><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-26 03:03:08 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1697516302</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Christofel Jehovandy 2301937564</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1697521685</link>
         <description><![CDATA[<div>Ketika perusahaan telah memahami CSR melalui historis, maka perusahaan dapat menjadikan historis tersebut sebagai panduan bagi perusahaan dalam mencapai sustainability. Hal yang dilakukan oleh perusahaan saat ini dapat menjadi acuan bagi perusahaan dalam pemenuhan tanggung jawabnya terhadap sosial di masa depan.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-26 03:05:26 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1697521685</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Ruth D Y</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1697522323</link>
         <description><![CDATA[<div>Tujuan adanya regulator mengenai disclosure untuk meningkatkan ketersediaan informasi.<strong> </strong>Ada perusahaan menaati peraturan disclosure agar terlihat menjadi "good corporate citizens". Akan tetapi jika peraturan meningkatkan persepsi tentang isu isu ESG, maka perusahaan dapat meningkatkan komitmen terhadap transparansi, bertanggung jawab, akuntabel, dan menyesuaikan diri dengan norma dan ekspetasi masyarakat. Faktanya, Perusahaan yang mengungkapkan mengenai ESG memiliki manfaat yang lebih tinggi dalam hal produk dan reputasi dan akses keuangan. Alasan perusahaan tidak mengungkapkan informasi lebih banyak setelah peraturan diberlakukan adalah:<br><br></div><ul><li>Peraturan &gt; "patuhi/jelaskan" &gt; nyatanya perusahaan memilih tidak mengungkapkan, dan yang diungkapkan hanya alasan merka tidak mengungkap data ESG</li><li>Sanksi yang tidak jelas bagi non-pengungkap dan ketidakjelasan pemantauan dan penegakan apa yang mendorong perusahaan harus meningkatkan penyingkapan ESG</li><li>Perusahaan menganggap dislosure membutuhkan biaya yang besar, sehingga memilih untuk tidak mengungkap/men-disclosure.</li><li>Tidak ada panduan jelas tentang metrik dan pengungkapan yang perlu diukur dan diungkap oleh perusahaan.</li></ul>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-26 03:05:42 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1697522323</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Angelina Michelle Sutiyo</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1697523113</link>
         <description><![CDATA[<div>Corporate Social Performance (CSP) perusahaan dapat diperngaruhi oleh berbagai aspek, yaitu political system, education and labor system, financial system, dan cultural system.&nbsp;</div><div>Dari aspek political system, CSP perusahaan lebih tnggi di negara dengan tingkat korupsi yang rendah, sedangkan CSP perusahaan lebih rendah di negara dengan peraturan yang mendorong persaingan pasar, di negara dengan peraturan yang mendorong tingkat perlindungan shareholder, dan di dengan dengan ideologi politik kiri.&nbsp;</div><div>Dari aspek education and labor system, CSP perusahaan lebih tinggi di negara dengan <em>union labor density </em>yang tinggi, sedangkan CSP perusahaan lebih rendah di negara dengan ketersediaan SDM yang terlatih dan terampil.&nbsp;</div><div>Dari aspek financial system, CSP perusahaan lebih tinggi di negara dengan <em>market-based financial system</em>, sedangkan Social Responsible Index (SRI) tidak berpengaruh pada CSP perusahaan.&nbsp;</div><div>Dari aspek cultural system, CSP perusahaan lebih tinggi di negara dengan tingkat individualism yang tinggi dan di negara dengan power distance yang tinggi.&nbsp;</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-26 03:06:01 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1697523113</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Dhea Kartika</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1697526695</link>
         <description><![CDATA[<div>Pada awalnya, pelaporan CSR bukan merupakan hal yang diwajibkan oleh regulator. Dengan kata lain, pelaporan tersebut pada awalnya bersifat voluntary. Namun, karena adanya peningkatan tekanan dari masyarakat agar perusahaan dapat bertanggung jawab secara sosial, salah satunya dengan melaporkan aktivitas bisnisnya yang berdampak terhadap kondisi sosial, ekonomi, dan lingkungan, maka akhirnya pelaporan CSR dan sustainability menjadi hal yang diwajibkan. Hingga jurnal tersebut ditulis, terdapat 4 negara yang mewajibkan pelaporan sustainability dan SCR, yaitu China, Denmark, Afrika Selatan, dan Malaysia.<br><br>Dengan adanya mandatory CSR, secara otomatis perusahaan dipaksa untuk melaporkan kondisi sustainability perusahaan. Namun pada kenyataannya, terdapat beberapa perusahaan yang masih enggan untuk melaporkan hal ini, antara lain disebabkan karena biaya yang mahal (misalnya untuk mengganti mesin yang digunakan dengan mesin yang lebih ramah lingkungan); adanya sanksi yang tidak tegas; serta adanya pilihan yang diberikan oleh pemerintah agar perusahaan tidak melaporkan CSR yang dilakukan, melainkan cukup memberikan penjelasan saja mengapa manajemen tidak melaporkan hal tersebut.&nbsp;<br><br></div><div>Berdasarkan penelitian yang dilakukan dalam jurnal ini, dapat disimpulkan bahwa adanya regulasi berupa mandatory CSR memberikan dampak positif terhadap kualitas ESG disclosure pada treated firms. Selain itu, keberadaan mandatory disclosure ini juga terbukti membuat para perusahaan tersebut untuk akhirnya meningkatkan kredibilitas dan kompabilitas dalam laporan atau pengungkapan yang dilakukan. Melalui regulasi mandatory disclosure ini, perusahaan juga dapat memberikan informasi mengenai aktivitas CSR dan sustainability-nya sehingga menjadi lebih sesuai terhadap GRI yang merupakan guidance dalam pelaporan tersebut.<br><br></div><div>Dalam jurnal ini, mandatory CSR juga menimbulkan 2 skenario pelaporan. Pertama, perusahaan yang awalnya melakukan low level ESG disclosure akan meningkatkan penungkapan mereka. Sementara itu, bagi perusahaan yang sudah mengungkapkan ESG dengan baik sebelum adanya regulasi tersebut akan terus meningkatkan kualitas pengungkapannya sehingga menjadi semakin baik lagi. Namun demikian, aturan mengenai mandatory CSR ini dapat berdampak negatif terhadap perusahaan berupa pengeluaran biaya yang menjadi lebih tinggi. Namun, adanya mandatory CSR ini sendiri juga berdampak positif kepada perusahaan yakni berupa peningkatan reputasi dan nilai perusahaan tersebut.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-26 03:07:22 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1697526695</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Jason Widjaja</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1697533510</link>
         <description><![CDATA[<div>Pada mulanya,&nbsp;<em>sustainability report</em> tidak diwajibkan dan tidak bersifat <em>mandatory</em>, melainkan&nbsp;<em>voluntary</em> atau sukarela. Namun, seiring dengan berjalannya waku dan berkembangnya zaman, timbullah tekanan sosial dari berbagai pemangku kepentingan atau&nbsp;<em>stakeholder&nbsp;</em>terhadap perusahaan untuk merancang dan melaporkan&nbsp;<em>sustainability report</em> atau laporan keberlanjutan dari perusahaan itu sendiri. Maka dari itu, dirancanglah peraturan terkait&nbsp;<em>sustainability disclosure</em> dan kerangka kerja laporan keberlanjutan yang didasarkan pada GRI atau&nbsp;<em>Global Reporting Initiative.</em></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-26 03:09:50 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1697533510</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Tasya Novaliana Utomo</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1697538660</link>
         <description><![CDATA[<div>Sustainability merupakan faktor yang sangat penting bagi perusahaan yang sudah tertanam dalam strategi dan operasi perusahaan. Biasanya, untuk mencapai sustainability perusahaan mulai terfokus pada tanggung jawab sosialnya (CSR) .<br><br></div><div>Sejumlah lembaga independen (Kinder, Thomson Reuters Asset4, dsb) menilai dan mengurutkan perusahaan berdasarkan kinerja sosial mereka (Corporate Social Performance / CSP). Singkatnya, Corporate Social Performance merupakan hasil kinerja sosial dari pelaksanaan kegiatan CSR perusahaan.&nbsp;<br><br>Corporate Social Performance memiliki variasi cross sectional (variasi lintas lembaga tingkat negara) yang dihasilkan dari pelaksanaan kegiatan CSR perusahaan. Berdasarkan penelitian sebelumnya (teori kapitalisme), heterogenitas lembaga tingkat negara (nation-level institutions)&nbsp; mengarah pada perbandingan keunggulan lembaga yang beroperasi di negara yang berbeda.&nbsp;<br><br></div><div>Kemudian, (Jones, 1999; Campbell, 2007; Matten &amp; Moon, 2008) membuat konsep bahwa lembaga-lembaga tersebut merupakan “Sistem Bisnis Nasional / NBS” yang berbeda.&nbsp;</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-26 03:11:51 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1697538660</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Jessica Olivia - 2301937463</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1697543224</link>
         <description><![CDATA[<div>Sebelumnya sustainability report tidak wajib dibuat oleh perusahaan namun seiring berjalannya sustainability report menjadi salah satu pertimbangan investasi stakeholder yang akhirnya menjadi tekanan bagi perusahaan untuk membuat sustainability report. Hal ini juga melatarbelakangi munculnya GRI (Global Reporting Standard) sebagai pedoman untuk menyusun sustainability report yang dilaporkan. Penelitian ini berfokus pada bagaimana implikasi dari regulasi terhadap tingkat disclosure perusahaan, dengan fokus pada 4 negara yaitu Denmark, Afrika Selatan, China, dan Malaysia. Hasil yang didapatkan yaitu penerapan regulasi membawa efek terhadap tingkat disclosure khususnya bagi treated firms dimana regulasi ini juga meningkatkan kredibilitas dan kompabilitas perusahaan. Kemudian ditemukan juga bahwa perusahaan yang sudah memiliki high level ESG sdisclosure sebelum regulasi akan cenderung lebih menjamin informasinya dan mengadopsi pedoman pelaporan seiring diterapkannya regulasi dibandingkan dengan perusahaan yang memiliki low level ESG disclosure sebelum regulasi.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-26 03:13:47 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1697543224</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Jason Widjaja</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1697543256</link>
         <description><![CDATA[<div>Perusahaan kini perlu mengetahui dan memahami CSR secara historis untuk dapat memandu perusahaan dalam mencapai&nbsp;<em>sustainability</em>&nbsp;untuk penerus mereka dan masyarakat pada umumnya karena masa kini akan menjadi masa lalu. Oleh karena itu, segala sesuatu yang dilakukan oleh perusahaan akan berkaitan dengan pemenuhan tanggung jawabnya secara sosial sehingga dapat menjadi acuan bagi perusahaan sebagai pelajaran untuk bertindak di masa yang akan datang.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-26 03:13:48 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1697543256</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Ruth Dwi Y</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1697545272</link>
         <description><![CDATA[<div>Corporate Past bahwa kejadian masa lalu memiliki sifat interpretatif. Subjektivitas yang dianggap baik apabila masuk akan dan sejarawan saling menguatkan argumen satu sama lain. Akan tetapi karena kejadian di masa lalu tidak bersifat objektif dikarenakan kurangnya analisis ilmiah yang dalam, maka penerimaannya masih tidak kuat serta masih&nbsp; bisa ditentang, diperiksa, bahkan digantikan oleh interpetasi baru. Oleh karena itu analisis historis merupakan proses yang berkesinambungan dan kolektif.&nbsp;</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-26 03:14:38 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1697545272</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Jason Widjaja</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1697549346</link>
         <description><![CDATA[<div>Terdapat beberapa faktor yang dinilai dapat memengaruhi kualitas dari&nbsp;<em>Corporate Social Performance&nbsp;</em>(CSP) atau Performa Sosial Perusahaan, yakni tingkat politik, tingkat perlindungan&nbsp;<em>shareholder</em>&nbsp;atau pemegang saham, tingkat ekonomi, tingkat sosial, serta tingkat korupsi.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-26 03:16:24 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1697549346</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Tasya Novaliana Utomo</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1697553402</link>
         <description><![CDATA[<div>Sustainability merupakan faktor yang sangat penting bagi perusahaan yang sudah tertanam dalam strategi dan operasi perusahaan. Biasanya, untuk mencapai sustainability perusahaan mulai terfokus pada tanggung jawab sosialnya (CSR) .<br><br></div><div>Sejumlah lembaga independen (Kinder, Thomson Reuters Asset4, dsb) menilai dan mengurutkan perusahaan berdasarkan kinerja sosial mereka (Corporate Social Performance / CSP). Singkatnya, Corporate Social Performance merupakan hasil kinerja sosial dari pelaksanaan kegiatan Corporate Social Responsibility perusahaan.&nbsp;<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-26 03:18:07 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1697553402</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Fransiska Setyawati</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1697553780</link>
         <description><![CDATA[<div>Penelitian ini membahas mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi Corporate Social Performance (CSP), yakni:<br>1. Political system: dilihat dari pengaruh tingkat persaingan, perlindungan shareholder, korupsi, dan posisi politik<br>2. Education and labor system: dilihat dari pengaruh tingkat pekerja dan ketersediaan SDM berkualitas<br>3. Financial system: dilihat dari basis sistem keuangan dan tingkat SRI<br>4. Cultural system: dilihat dari tingkat individualisme dan power distance</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-26 03:18:16 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1697553780</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Dhea Kartika</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1697555172</link>
         <description><![CDATA[<div>Pada intinya, jurnal ini membahas mengenai bagaimana pengaruh antara masa lalu perusahaan, respons mereka terhadap masa lalu tersebut, dan legitimasi perusahaan di masa lalu. Adapun legitimasi terhadap klaim mengenai narasi historis perusahaan sendiri dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti tekanan institusional (lembaga pemerintah) di masa lalu ketika peristiwa tersebut terjadi, kekuatan dan seberapa lama dampak negatif dari peristiwa tersebut bertahan di masyarakat, serta apakah klaim tersebut masu akal dan dapat dibuktikan atau tidak.<br><br>Sementara itu, tindakan yang dilakukan oleh perusahaan terhadap narasi historis itu sendiri dapat dibagi menjadi beberapa jenis. Pertama, latent contest. Pada kondisi ini, perusahaan dapat mengabaikan narasi historis mereka sebab legitimasi terhadap klaim tersebut bersifat terbatas. Misalnya, terdapat tekanan institusional yang sangat kuat di masa lalu yang membatasi tindakan dan keputusan perusahaan. Kedua, communicative context. Pada kasus ini, terdapat informasi baru dan perubahan yang terjadi pada norma yang ada di masyarakat. Keberadaan kedua hal tersebut akhirnya menyebabkan legitimasi terhadap klaim historis perusahaan menjadi meningkat dan membuat perusahaan menjadi cenderung lebih sulit untuk mengelak dari masa lalunya tersebut. Ketiga, hostile contest. Pada kasus ini, legitimasi atas klaim masa lalu perusahaan relatif tinggi, sehingga perusahaan tidak dapat menolak atau melakukan konfrontasi terhadap klaiam tersebut. Sebaliknya, perusahaan harus bertindak secara aktif dan melakukan engagement yang tinggi untuk dapat mengatasi masa lalunya tersebut dan mempertahankan legitimasinya di mata masyarakat pada saat ini. Terakhir, open contest. Pada kasus ini, legitimasi atas klaim mengenai narasi historis perusahaan tidak terlalu tinggi. Namun, perusahaan berusaha untum mengantisipasi hal tersebut dengan cara, misalnya, meningkatkan transparansi pada CSR mereka. Tujuannya adalah untuk menjaga legitimasi mereka di mata masyarakat dan juga untuk mengurangi kritik yang diberikan kepada mereka yang tentunya dapat mengancam legitimasi yang dimiliki oleh perusahaan di masa kini.<br><br>Dalam jurnal ini dikatakan pula bahwa hubungan antara legitimasi klaim historis dan tingkat engagement perusahaan akan berpengaruh terhadap legitimasi perusahaan di masa sekarang dan intensitas mengenai perdebatan mengenai narasi historis tersebut. Jika perusahaan cederung menyangkal masa lalunya serta berkonfrontasi terhadap masa lalu mereka dan menolak tanggung jawab sosial yang muncul akibat masa lalu tersebut, maka hal ini dapat berdampak negatif bagi masyarakat. Selain itu, perusahaan yang memiliki riwayat yang cenderung bermasalah serta menutup-nutupi masa lalu mereka akan cenderung dipandang negatif oleh publik.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-26 03:18:47 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1697555172</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Fransiska Setyawati</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1697561400</link>
         <description><![CDATA[<div>Saya mempelajari bahwa perusahaan perlu mempelajari sejarah CSR untuk menjadi acuan dalam melaksanakan tanggung jawab sosial di masa mendatang</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-26 03:21:13 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1697561400</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Fransiska Setyawati</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1697568591</link>
         <description><![CDATA[<div>Saya mempelajari bahwa terdapat berbagai dampak (baik positif maupun negatif) bagi perusahaan di berbagai negara semenjak adanya pemberlakuan CSR sebagai kewajiban</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-26 03:23:58 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1697568591</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Jessica Olivia - 2301937463</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1697568634</link>
         <description><![CDATA[<div>Penelitian dalam jurnal ini berfokus pada apa saja yang mempengaruhi tingkat Corporate Social Performance perusahaan dan peran dari nation-level institution terhadap CSP perusahaan. Perusahaan yang berada dalam tingkat negara yang berbeda tapi beroperasi di industri yang sama dapat memiliki CSP yang sangat berbeda karena adanya perbedaan dalam berbagai faktor (sistem politik, tenaga kerja&amp;pendidikan. sistem keuangan dan budaya) dari masing-masing negara tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keempat sistem institusional tersebut merupakan faktor signifikan yang mempengaruhi variasi CSP dengan sistem politik menjadi yang paling penting dan sistem keuangan menjadi yang paling tidak penting dalam hal perkiraan efek ekonomi. Selain itu faktor-faktor lain, termasuk faktor-faktor institusional di tingkat perusahaan atau industri juga dimasukkan sebagai variabel kontrol independen dalam model empiris, yang terdiri dikategorikan dalam country controls, industry controls, dan firm controls. Untuk mencapai tingkat CSP tertentu, perusahaan harus terlebih dahulu mengadopsi berbagai praktik dan strategi CSR. Sedangkan dalam penelitian ini lebih fokus pada dampak dari lembaga tingkat nasional terhadap CSP. Penelitian selanjutnya dapat berusaha untuk memahami hubungan/dampak dari lembaga tingkat nasional terhadap adopsi/implementasi praktik dan strategi CSR.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-26 03:23:59 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1697568634</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Agata Laras Permana Gita Prastiwi - 2301937431</title>
         <author>agatalaraspermana</author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1697570510</link>
         <description><![CDATA[<div>Menurut saya, historis dari CSR sangat penting untuk diketahui, dipelajari, dan juga disertakan sebagai bahan pertimbangan pengambilan keputusan CSR masa kini. Dengan pertimbangan bahwa peristiwa saat ini, akan menjadi masa lalu di beberapa waktu mendatang, maka penting bagi perusahaan untuk mengetahui dan memahami CSR secara historis untuk dapat memandu perusahaan dalam mencapai sustainability bagi penerus mereka dan masyarakat pada umumnya. Sehingga dengan demikian, apa yang dilakukan perusahaan saat ini dengan berkaca pada CSR yang dilakukan di masa pendahulu terkait bagaimana perusahaan memenuhi tanggung jawab sosialnya dapat menjadi acuan bagi generasi penerus yang akan mengelola perusahaan di masa mendatang dan dapat dijadikan pelajaran serta pedoman dalam pengambilan keputusan dan bertindak di masa depan.&nbsp;</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-26 03:24:43 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1697570510</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Heriyanto</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1697570995</link>
         <description><![CDATA[<div><em>Sustainability Report </em>merupakan sesuatu yang tidak wajib dan tidak bersifat <em>mandatory, </em>karena sifat awalnya yang dianggap <em>voluntary. </em>Namun seiring perkembangan teknologi, zaman dan juga<em> </em>meningkatnya <em>awareness </em>dari masyarakat global menyebabkan adanya berbagai tekanan dan juga desakan dari berbagai pihak maupun <em>stakeholder </em>seperti masyarakat, komunitas, pemerintah dan bahkan konsumen sekalipun, yang pada akhirnya bertujuan agar perusahaan merancang dan melaporkan <em>sustainability report</em> dan seiring berkembangnya waktu maka disusunlah suatu peraturan dan <em>framework </em>dari <em>sustainability report</em> yang diakui secara global melalui GRI (<em>Global Reporting Initiative)<br><br></em>Selain itu adanya penelitian yang menunjukkan adanya sisi positif bagi perusahaan yang melakukan CSR dan merancang pengungkapan yaitu meningkatkan nilai dan reputasi perusahaan meskipun ada beberapa perusahaan yang terdampak sisi negatifnya misalnya meningkatnya <em>cost </em>bagi<em> </em>perusahaan sejak CSR dan GRI diwajibkan. </div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-26 03:24:56 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1697570995</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Mikael Agustin Fernandes</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1697574700</link>
         <description><![CDATA[<div>Dari presentasi kelompok ini saya mendapati berbagai macam faktor yang mempengaruhi index CSP perusahaan yang dimana faktor-faktor tersebut adalah faktor seperti financial, cultural, tenaga kerja dll. Perbedaan pada faktor-faktor tersebut membuat index CSP dalam suatu negara memiliki kecenderungan yang berbeda dengan negara lainnya.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-26 03:26:21 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1697574700</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Hans Jonathan</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1697575932</link>
         <description><![CDATA[<div>Seiring perkembangan zaman, semakin banyak perusahaan yang menerapkan ESG (Environmental, Social, dan Governance) dalam operasional perusahaannya sebagaimana terbukti dari perusahaan di S&amp;P 500 yang telah memiliki Board-Level Sustainability Committee dari semula hanya 5% menjadi 24% hanya dalam 5 tahun.<br><br>Berdasarkan penelitian, hal ini dikarenakan karena adanya effort untuk menghasilkan disclosure yang kredibel dan dapat dibandingkan serta karena kebijakan ESG ini menghasilkan efek ekonomis yang positif yang dinilai dari hubungan antara disclosure dengan TobinsQ yang menunjukkan regulasi ini lebih meningkatkan nilai perusahaan meski ada perusahaan tertentu yang costnya meningkat signifikan untuk memenuhi hal ini </div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-26 03:26:49 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1697575932</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Dhea Kartika</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1697583889</link>
         <description><![CDATA[<div>Corporate Social Performance (CSP) merupakan hasil dari pelaksanaan CSR yang dilakukan oleh perusahaan. CSP perusahaan dipengaruhi oleh berbagai aspek, seperti political system, education and labor system, financial system, dan cultural system. Dalam jurnal ini, disebutkan bahwa keempat sistem ini berpengaruh secara signifikan terhadap CSP yang dilakukan oleh perusahaan. Pada political system, perusahaan akan cenderung melakukan CSP pada negara dengan tingkat korupsi dan kondisi politik yang stabil. Pada aspek education and labor system perusahaan akan cenderung melakukan CSP di negara yang memiliki serikat pekerja yang relatif banyak dan padat. Namun, CSP perusahaan akan cenderung berkurang jika negara tersebut memiliki sumber daya manusia yang terampil. Pada aspek ketiga yaitu financial system, perusahaan akan cenderung melakukan CSP di negara yang memiliki sistem keuangan yang bersifat market based. Sementara itu, pada aspek terakhir yaitu cultural system, perusahaan akan cenderung melakukan CSP di negara yang memiliki tingkat individualisme yang tinggi.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-26 03:29:51 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1697583889</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Jessica Olivia - 2301937463</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1697588939</link>
         <description><![CDATA[<div>Penting bagi perusahaan untuk memahami CSR perusahaan secara historis untuk dapat menjadi pedoman yang memandu perusahaan dalam mencapai sustainability kedepannya, dimana apa yang dilakukan perusahaan dalam memenuhi tanggung jawab sosialnya saat ini akan dapat menjadi acuan bagaimana tindakan perusahaan kedepannya. Bagaimana perusahaan memenuhi tanggung jawab sosialnya juga berhubungan dengan legitimasi perusahaan dimana legitimasi perusahaan akan dipertanyakan ketika perilaku/tindakan perusahaan menyimpang dari aturan yang berlaku.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-26 03:31:47 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1697588939</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Fidela</title>
         <author>fidelawong17</author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1697594219</link>
         <description><![CDATA[<div>Legitimasi digambarkan secara umum sebagai persepsi atas hal yang diinginkan, pantas, bersesuaian dengan sistem norma, nilai, keyakinan, dan definisi yang terbentuk secara sosial. Legitimasi dipertanyakan ketika perilaku perusahaan menyimpang dari peraturan yang berlaku. Dalam perdebatan terkait CSR, perusahaan sering dipandang sebagai pelanggar hak asasi manusia dalam rantai pasokan global, kaki tangan rezim represif, serta penyebab bencana alam. Di sisi lain, perusahaan juga dipandang sebagai pelindung hak asasi manusia beserta hak-hak lingkungan. Meningkatnya ekspektasi terhadap keputusan perusahaan menyebabkan reaksi perusahaan terhadap kritik yang dituai mampu memengaruhi legitimasi perusahaan.&nbsp;<br>Berdasarkan jurnal ini, perusahaan perlu mengetahui dan memahami CSR secara historis untuk dapat memandu perusahaan dalam mencapai sustainability untuk penerus dan masyarakat karena masa kini akan menjadi masa lalu. Oleh karena itu, apa yang dilakukan oleh perusahaan kini terkait dengan memenuhi tanggung jawabnya terhadap sosial bisa menjadi acuan bagi perusahaan sebagai pelajaran untuk bertindak di masa depan.<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-26 03:33:52 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1697594219</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Hans Jonathan</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1697595833</link>
         <description><![CDATA[<div>Suatu perusahaan memiliki tanggung jawab penuh atas aktivitas-aktivitas yang berada dalam value chain mereka tetapi berada<br>di luar batasan tanggung jawab tradisional mereka. <br><br>Oleh karena itu, perusahaan harus memahami aktivitas Corporate Social Responsibility secara historis dalam aktivitas yang dilakukan dalam value chainnya, supaya perusahaan dapat lebih terarah dan memiliki acuan atau pedoman dalam mencapai sustainability serta menjadi salah satu pedoman bagi perusahaan-perusahaan lain di masa depan, karena masa kini ke depannya akan menjadi masa lalu. Oleh karena itu, perlu bagi perusahaan untuk mempelajari masa lalu untuk menerapkan sustainability supaya perusahaan lain di masa depan dapat menjadikan tindakan sustainability yang dilaksanakan perusahaan di masa sekarang sebagai pedoman di masa depan. </div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-26 03:34:29 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1697595833</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Christofel Jehovandy 2301937564</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1697600016</link>
         <description><![CDATA[<div>Ketika perusahaan telah memahami CSR melalui historis, maka perusahaan dapat menjadikan historis tersebut sebagai panduan bagi perusahaan dalam mencapai sustainability. Hal yang dilakukan oleh perusahaan saat ini dapat menjadi acuan bagi perusahaan dalam pemenuhan tanggung jawabnya terhadap sosial di masa depan.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-26 03:36:10 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1697600016</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Tasya Novaliana Utomo</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1697606914</link>
         <description><![CDATA[<div>Adanya mandatory menimbulkan konsekuensi bagi perusahaan, misalnya :&nbsp;<br>Pengeluaran CSR wajib bertindak sebagai beban atas kegiatan perusahaan yang sedang berjalan. Oleh karena itu, kegiatan CSR harus diintegrasikan dengan keahlian yang ada di perusahaan. Kedua, pemerintah dapat mendorong kegiatan CSR dengan membuat pengurangan pajak pengeluaran.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-26 03:38:55 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1697606914</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Alexandra Morgan Tjoe</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1697616065</link>
         <description><![CDATA[<div>Dalam artikel ini, ditemukan bahwa perusahaan yang diperlakukan secara signifikan meningkatkan pengungkapan dibandingkan dengan perusahaan kontrol. Selain itu, penulis melengkapi peningkatan pengungkapan dengan upaya untuk meningkatkan komparabilitas dan kredibilitas informasi yang diungkapkan. Efek ekonomi dari peraturan pengungkapan tampaknya positif. Menginstrumentasikan peningkatan pengungkapan karena peraturan mengungkapkan korelasi positif antara pengungkapan terinstrumentasi dan Tobin's Q. Hasilnya kuat di sejumlah besar spesifikasi dan pemeriksaan ketahanan. Sementara peraturan mungkin telah membebankan biaya pada beberapa perusahaan, perkiraan penulis menunjukkan bahwa rata-rata, efek peraturan pada perusahaan telah meningkatkan nilai daripada merusak nilai.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-26 03:42:47 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1697616065</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Hans Jonathan</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1697621363</link>
         <description><![CDATA[<div>Corporate Social Responsibility merupakan salah satu fokus perusahaan yang dapat mengubah pola pikir perusahaan karena berhubungan dengan stakeholder dan lingkungan. CSR dapat dinilai oleh lembaga independen seperti Kinder, Thomson Reuters Asset4, dan lainnya untuk kemudian diurutkan berdasarkan kinerja sosial perusahaan atau berdasarkan CSP (Corporate Social Performance).<br><br>Diketahui bahwa meski perusahaan beroperasi di industri yang sama, namun tergabung dalam tingkat negara berbeda dapat memiliki CSP berbeda. Contohnya, Daihatsu (Jepang) memiliki CSP yang jauh lebih rendah daripada Daimler (Jerman). Hal ini dikarenakan adanya perbedaan dalam hal seperti institusi politik, tenaga kerja dan pendidikan, keuangan, dan budaya yang berbeda.<br><br>Dari informasi di atas, ditemukan bahwa keempat sistem institusional merupakan faktor signifikan yang mempengaruhi variasi CSP dengan sistem politik menjadi yang paling penting dan sistem keuangan menjadi yang paling tidak penting dalam hal perkiraan efek ekonomi.<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-26 03:45:16 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1697621363</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Angelina Michelle Sutiyo</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1697622904</link>
         <description><![CDATA[<div>Perusahaan perlu memahami CSR secara historis untuk menjadi pedoman bagi perusahaan dalam mencapai sustainability di masa sekarang dan masa depan. Tindakan yang dilakukan perusahaan untuk memenuhi tanggung jawab sosialnya di masa sekarang dapat menjadi pedoman tindakan perusahaan di masa depan karena masa sekarang akan menjadi masa lalu (historis).&nbsp;<br>Selain itu, tindakan perusahaan untuk memenuhi tanggung jawab sosialnya juga berfungsi agar perusahaan mendapatkan legitimasi dari masyarakat, dimana legitimasi tersebut akan didapat perusahaan jika perusahaan terus bertanggung jawab terhadap lingkungan, masyarakat, dan kepentingan stakholdernya dari waktu ke waktu. &nbsp;</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-26 03:45:58 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1697622904</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Alexandra Morgan Tjoe</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1697629596</link>
         <description><![CDATA[<div>Dalam makalah ini, penulis memberikan bukti empiris tentang peran mendalam yang dimainkan lembaga tingkat negara dalam menjelaskan variasi CSP ini yang diukur dengan Indeks CSP yang kami buat. Dengan makalah ini, penulis memberikan kontribusi baik untuk literatur teoritis maupun empiris tentang CSP. Pertama, penulis menjawab panggilan untuk penelitian yang lebih sistematis untuk memahami spektrum yang lebih luas dari faktor-faktor yang mempengaruhi variasi CSP, serta panggilan untuk menyelidiki pengaruh variasi di lembaga tingkat nasional pada variasi CSP. Bagian teoritis dari makalah ini menarik secara ekstensif dari tetapi juga mengintegrasikan seluruh untaian teori institusional, penelitian budaya, ekonomi, dan ilmu politik untuk menyarankan mekanisme kausal spesifik melalui struktur makro, seperti institusi, berkontribusi terhadap heterogenitas CSP yang diamati di seluruh perusahaan. Penulis juga berkontribusi pada literatur yang berkembang dalam bisnis internasional (IB) yang berupaya memahami masalah keragaman institusional yang lebih luas dan implikasinya terhadap studi IB. Penulis juga mencatat bahwa perusahaan mungkin berada dalam posisi untuk mempermainkan skor CSP mereka sehingga menghasilkan hasil organisasi yang menguntungkan (misalnya legitimasi atau reputasi).</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-26 03:49:13 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1697629596</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Fidela</title>
         <author>fidelawong17</author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1697643880</link>
         <description><![CDATA[<div>Dalam jurnal ini, penulis ingin mencari tau apakah peningkatan jumlah perusahaan yang mengembangkan ESG semata-mata karena dorongan sukarela atau adanya pengaruh dari regulasi yang mewajibkan. Awalnya, sustainability report hanya bersifat voluntary. Seiring berjalannya waktu, kepercayaan publik menurun dan tekanan sosial semakin meningkat sehingga terbentuklah kerangka kerja laporan keberlanjutan Global Reporting Initiative (GRI). Hasil penelitian menemukan bahwa negara yang menjadi objek penelitian tidak hanya meningkatkan level pengungkapan sustainability ketika aturan diberlakukan, namun berusaha untuk meningkatkan kredibilitas dan komparabilitas dari pengungkapan yang mengacu pada Global Reporting Initiative (GRI). Berdasarkan hasil penelitian, penerapan regulasi berdampak pada pengungkapan ESG pada treated firm; regulasi berdampak pada kredibilitas perusahaan terkait pengungkapan SR; Disclosure SR juga dapat meningkatkan dampak positif terhadap manajerial perusahaan; Pengungkapan ESG berdampak pada nilai perusahaan.&nbsp;<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-26 03:56:36 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1697643880</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Alexandra Morgan Tjoe</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1697644504</link>
         <description><![CDATA[<div>Korporasi semakin dihadapkan dengan masa lalu mereka sendiri yang terkadang tidak nyaman terkait kerusakan lingkungan dan pelanggaran hak asasi manusia. Di mana hukum berakhir, cerita tentang tindakan yang merugikan akan berlanjut di pengadilan opini publik. Tidak ada satu solusi tunggal secara keseluruhan tentang bagaimana perusahaan terlibat dalam kontes narasi atas masa lalu mereka. Contohnya, penulis menyoroti berbagai skenario dan menggambarkan bahwa jenis keterlibatan yang sama dapat memiliki efek yang berlawanan pada legitimasi perusahaan dan intensitas kontes naratif. Dalam artikel ini, penulis memperkenalkan teori sejarah untuk analisis insiden masa lalu dari pelanggaran korporasi dan mengusulkan kriteria untuk mengevaluasi wacana semacam itu berdasarkan legitimasi klaim dan tingkat keterlibatan perusahaan, dan penulis membahas konsekuensi yang berbeda pada legitimasi perusahaan dan intensitas kontes narasi.<br><br>Pemahaman historis tentang CSR dapat memandu perusahaan dalam memikirkan warisan mereka—yaitu, narasi yang mereka tinggalkan untuk penerus mereka dan masyarakat pada umumnya. Masa kini akan menjadi masa lalu dan mungkin memicu pertanyaan yang sama yang kita ajukan hari ini tentang masa lalu kita sendiri. Masa lalu bisa menjadi guru yang hebat bagi mereka yang mau menjadi muridnya.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-26 03:56:57 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1697644504</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Heriyanto</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1697653202</link>
         <description><![CDATA[<div>Historis mulai dari operasional hingga CSR perusahaan sangat penting baik untuk diketahui dan dipelajari maupun dijadikan sebagai pedoman dan acuan dalam mengambil berbagai kebijakan CSR di masa kini sehingga hal ini dapat menjadi panduan bagi perusahaan untuk mencapai tujuannya khususnya dalam CSR, hal ini juga menjadi pelajaran bagi perusahaan untuk semakin berhati-hati dalam bertindak.&nbsp; <br><br>Selain itu, CSR dan historis penting karena hal ini menunjukkan sejauh mana perushaaan mampu memenuhi dan juga menjalankan tanggung jawab sosial kepada masyarakat dan juga sebesar apa legitimasi perusahaan di mata masyarakat juga didapat dari hasil CSR tersebut yang dilakukan secara <em>sustainable</em> pada semua pemangku kepentingan secara transparan dan adil.&nbsp; Lalu dalam jurnal juga dibahas mengenai corporate engagement dalam menghadapi situasi dan kondisi di masa lalu dan contoh terkait hingga implikasi, batasan dan penelitian-penelitian terkait maupun penelitian di masa depan yang perlu diperhatikan.<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-26 04:01:26 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1697653202</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Fidela</title>
         <author>fidelawong17</author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1697665922</link>
         <description><![CDATA[<div>Berdasarkan jurnal ini, terdapat beberapa variable yang mempengaruhi Corporate Social Performance (CSP) yaitu sistem politik, hukum, education dan labor system (SDM), ekonomi, cultural system, dan sebagainya. Hasil dari jurnal ini yaitu sistem politik dengan undang-undang yang mendorong persaingan pasar memiliki CSP yang lebih rendah; tingkat perlindungan pemegang saham tinggi memiliki CSP yang lebih rendah; negara dengan tingkat korupsi rendah memiliki CSP tinggi; negara dengan ideologi politik kiri memiliki CSP lebih rendah. Selanjutnya education and labor system, negara dengan United Labor Density lebih tinggi memiliki CSP lebih tinggi dan negara dengan ketersediaan SDM tinggi memiliki CSP lebih rendah. Selanjutnya, financial system berbasis pasar memiliki CSP lebih tinggi. Kemudian, cultural system, negara dengan tingkat individualisme tinggi dan power distance tinggi memiliki CSP lebih tinggi. Ditemukan bahwa keempat sistem institusional merupakan faktor signifikan yang mempengaruhi variasi CSP dengan sistem politik menjadi yang paling penting dan sistem keuangan menjadi yang paling tidak penting dalam hal perkiraan efek ekonomi.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-26 04:08:57 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1697665922</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Heriyanto</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1697670436</link>
         <description><![CDATA[<div>Artikel ini membahas mengenai <em>Corporate Social Performance (CSP) </em>dan faktor apa saja yang mendorong perusahaan untuk melakukannya serta membahas juga peran serta dari&nbsp;lembaga negara yang diselidiki secara empiris mengenai dampak lembaga negara pada kinerja sosial perusahaan (CSP) yang didasari oleh penelitian “National Business Systems” yang ditulis oleh Whitley pada 1997. &nbsp;<br><br></div><div>Hasilnya pun menunjukkan bahwa sistem politik, diikuti oleh sistem tenaga kerja dan pendidikan, dan sistem budaya adalah kategori lembaga NBS yang paling penting yang berdampak atau memiliki pengaruh signifikan pada CSP. Menariknya, sistem keuangan tampaknya memiliki dampak yang relatif kurang signifikan. Artikel ini juga akan membahas implikasi untuk penelitian, praktik, dan pembuatan kebijakan.&nbsp;<br><br></div><div><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-26 04:11:34 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1697670436</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Michael Jonathan</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1697676435</link>
         <description><![CDATA[<div>Journal yang telah dipresentasikan ini membahas mengenai pengaruh masa lalu perusahaan, respons perusahaan terhadap hal tersebut, dan legitimasi mereka di masa lalu. Legitimasi klaim atas narasi historis perusahaan dipengaruhi oleh faktor-faktor, seperti&nbsp; besar pengaruh dan seberapa lama dampak negatif dari peristiwa tersebut bertahan di masyarakat, tekanan institusional (contohnya lembaga pemerintah) di masa lalu ketika peristiwa tersebut terjadi, serta apakah klaim tersebut masu akal dan dapat dibuktikan.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-26 04:15:03 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1697676435</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Michael Jonathan</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1697681146</link>
         <description><![CDATA[<div>Journal ini membahas mengenai penemuan bahwa variasi dalam lembaga-lembaga tingkat nasional bukanlah satu-satunya faktor yang mempengaruhi CSP (Corporate Social Performance). Ada faktor lain yang dilihat dari penentu seperti tingkat perusahaan dan industri. Contoh faktor-faktor tersebut adalah : tingkat korupsi, tingkat politik, tingkat perlindungan shareholder.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-26 04:17:40 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1697681146</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Richie Donnal Putra</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1697685452</link>
         <description><![CDATA[<div>Menurut saya sangat menarik mempelajari pengaruh sejarah terhadap tindakan CSR dari perusahaan. Memang sejatinya masyarakat itu kejam, sehingga hal-hal yang sudah lalu pun sangat bisa mempengaruhi langkah perusahaan kedepannya.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-26 04:20:05 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1697685452</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Richie Donnal Putra</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1697691172</link>
         <description><![CDATA[<div>Ada beberapa faktor yang mempengaruhi Corporate Social Performance dari suatu perusahaan. Menurut saya sangat menarik untuk mempelajari detail dari setiap poin-poin faktor tersebut.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-26 04:23:03 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1697691172</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Amanda Geraldie Octavia</title>
         <author>amandageraldie123</author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1697899350</link>
         <description><![CDATA[<div>Pada awalnya, CSR report bukanlah suatu hal yang diwajibkan pemerintah atau bersifat sukarela. Tetapi, adanya peningkatan tekanan dari masyarakat supaya perusahaan dapat bertanggung jawab secara sosial dengan melaporkan aktivitas bisnisnya membuat mandatory CSR ini muncul. Meskipun sudah menjadi hal yang diwajibkan, tetap saja ada perusahaan yang tidak melaporkan CSR nya karena alasan biaya yang tinggi (baik dalam pengungkapan maupun untuk memperbaiki peralatan perusahaan yang sudah kurang layak pakai), sanksi yang masih belum tegas apabila tidak membuat pelaporan, dan adanya pilihan dari pemerintah agar perusahaan tidak membuat laporan CSR dan bisa diganti dengan memberikan penjelasan kenapa pihak manajemen tidak melakukan pelaporan. Mandatory CSR membuat perusahaan melaporkan kondisi keberlanjutan (sustainability) dari perusahaan. Tetapi, pengungkapan ini membutuhkan biaya besar sehingga dapat mempengaruhi anggaran perusahaan juga dan nantinya mempengaruhi value pemegang saham juga.<br><br></div><div>Penetapan mandatory CSR ini menyebabkan 2 kemungkinan skenario, yaitu pada perusahaan yang awalnya melaporkan ESG pada tingkat yang minim akan meningkat dan perusahaan yang sudah mengungkapkan dengan baik maka akan terus meningkatkan pengungkapannya.<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-26 06:12:50 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1697899350</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Amanda Geraldie Octavia</title>
         <author>amandageraldie123</author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1697905023</link>
         <description><![CDATA[<div>Korporasi semakin dihadapkan dengan masa lalu mereka sendiri yang terkadang tidak nyaman terkait kerusakan lingkungan dan pelanggaran hak asasi manusia. Dalam artikel ini penulis memperkenalkan teori sejarah untuk analisis insiden masa lalu dari pelanggaran korporasi dan mengusulkan kriteria untuk mengevaluasi wacana semacam itu berdasarkan legitimasi klaim dan tingkat keterlibatan perusahaan, dan dibahas konsekuensi yang berbeda pada legitimasi perusahaan dan intensitas kontes narasi.<br>Pemahaman historis tentang CSR dapat memandu perusahaan dalam memikirkan warisan mereka—yaitu, narasi yang mereka tinggalkan untuk penerus mereka dan masyarakat pada umumnya. Masa kini akan menjadi masa lalu dan mungkin memicu pertanyaan yang sama yang diajukan hari ini tentang masa lalu kita sendiri. Masa lalu bisa menjadi guru yang hebat bagi mereka yang mau menjadi muridnya.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-26 06:16:01 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1697905023</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Amanda Geraldie Octavia</title>
         <author>amandageraldie123</author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1697955247</link>
         <description><![CDATA[<div>Beberapa variabel yang mempengaruhi nilai CSP (Corporate Social Performance) adalah sistem politik, hukum (perlindungan shareholder, tingkat korupsi, pandangan negara baik itu sayap kiri atau kanan), sumber daya manusia, ekonomi, sistem budaya, dll. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keempat sistem institusional merupakan faktor signifikan yang mempengaruhi variasi CSP dengan sistem politik menjadi faktor paling penting dan sistem keuangan menjadi yang paling tidak penting dalam hal perkiraan efek ekonomi.&nbsp;<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-08-26 06:44:12 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1697955247</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Apa yang dipelajari dari sesi 1 ini?</title>
         <author>hkurniaw</author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1742644789</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-09-15 13:05:41 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1742644789</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Pelajaran dari Sesi 1 210915</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1742666818</link>
         <description><![CDATA[<div>Diperlukannya standar dalam pelaporan keuangan, untuk mencapai tujuan LK sendiri yaitu pengambilan keputusan dalam proses Capital Allocation.<br><br>Capital Allocation terjadi dikarenakan terdapat orang yang memiliki dana yang lebih yang perlu dialokasikan, serta orang yang membutuhkan dana tersebut.<br><br>Pasar Kuangan adalah tempat dimana instrument keuangan seperti saham, obligasi diperdagangkan.<br>I=<br>IFRS adalah suatu standar yang diadopsi oleh lebih dari 140 negara. Terkecuali USA, karena USA sudah memiliki standar mereka sendiri yang dianggap lebih mewaliki kepentingan mereka.<br><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-09-15 13:12:16 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1742666818</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Yoppy</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1742670150</link>
         <description><![CDATA[<div>Saya mempelajari mengenai :<br>- Global market bagaimana setiap bursa memiliki peraturan tersendiri berdasarkan negaranya masing-masing.<br>- Karakteristik akuntansi (identification, measurement, communication).<br>- Kegunaan Financial reporting agar terjadinya capital allocation proses dimana suatu perusahaan dapat menginvestasikan dana lebihnya ke perusahaan yang benar.<br>- History of Accounting.<br>- High.quality standards.<br>- Kegunaan IFRS (Objective).<br>- Financial Reporting Challanges.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-09-15 13:13:13 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1742670150</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Feronika</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1742674777</link>
         <description><![CDATA[<div>Bursa global, karakteristik akuntansi, standard internasional dari pelaporan keuangan, IFRS, dan financial reporting challanges.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-09-15 13:14:34 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1742674777</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Archie Nathanael Mulyawan - 2301977813</title>
         <author>archiemulyawan</author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1742677282</link>
         <description><![CDATA[<div>Pada sesi ini mempelajari mengenai unsur dan kegunaan dari laporan keuangan kepada para pengguna laporan keuangan seperti investor, kreditur, dan pihak lainnya, dimana berisi mengenai informasi yang relevan dan memadai sebagai pertimbangan dalam mengambil keputusan, khususnya dalam mengalokasikan penggunaan dana dengan efektif (capital allocation).<br>Tentunya dalam penyusunan laporan keuangan, para akuntan membuatnya berdasarkan pada standar akuntansi, dimana di Indonesia sendiri menggunakan PSAK yang terkonvergensi ke aturan IFRS.&nbsp;<br>Membahas lebih lanjut, proses penyusunan SAK tersebut tentu membutuhkan waktu agar dapat menjadi pedoman yang transparan serta memikirkan seluruh pihak dalam dunia industri seperti praktisi, akademisi, hingga pasar keuangan. PSAK disusun dan disahkan oleh DSAK IAI, dimana dalam badan organisasi profesi tersebut terdiri dari berbagai pihak professional yang beragam agar dapat memberikan berbagai perspektif yang menyesuaikan dengan kondisi masing-masing pihak.&nbsp;<br>Adapun, pada awalnya Indonesia menggunakan ketentuan PAI berbasis GAAP (1973), dimana pada waktu tersebut juga lahirlah IASC yang berubah menjadi IASB sebagai badan yang menghasilkan standar akuntansi internasional.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-09-15 13:15:19 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1742677282</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Cindy Pratama (2240109195)</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1742680996</link>
         <description><![CDATA[<div>Dari pelajaran hari ini, saya menjadi tahu bahwa standar dan ketentuan yang ada pada tiap negara berbeda-beda, oleh karena itu, diperlukan adanya basis standar yang secara internasional dapat dijadikan acuan.&nbsp;<br><br>Selain itu, fungsi financial reporting yakni "decision-usefulness" juga terhighlight pada sesi ini, dimana tujuan utama pelaporan keuangan adalah agar dapat dijadikan input atau bahan pertimbangan oleh penyedia dana (lender, investor, creditor).&nbsp;<br><br>Globalisasi standar akuntansi juga diperlukan agar terciptanya interpretasi yang konsisten atas laporan keuangan yang diprovide perusahan (agar financial reporting dapat dipahami oleh berbagai pihak secara global).<br><br>Proses pencetusan standar dilakukan dengan berbagai proses identifikasi, analisa serta diskusi dari pembuat standar (IASB).</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-09-15 13:16:23 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1742680996</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Inong Novia Putri (2240109232)</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1742688505</link>
         <description><![CDATA[<div>Dalam sesi 1 ini saya mempelajari tentang capital allocation process, karakteristik akuntansi, IFRS, bursa global, standar internasional dalam pelaporan keuangan serta financial reporting challenges. </div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-09-15 13:18:36 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1742688505</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Juniarti Puspita Wulandari - 2240109163</title>
         <author>jpwulandari96</author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1742689827</link>
         <description><![CDATA[<div>Perkembangan accounting, Bursa global (financial market), proses dan teori akuntansi yang dipakai saat ini, IFRS, Financial reporting challanges</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-09-15 13:19:01 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1742689827</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Ayu Lestari</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1742696767</link>
         <description><![CDATA[<div>karakteristik akuntansi, capital allocation proses, standar Akuntansi yang berbeda-beda disetiap negara, bursa global,&nbsp; financial reporting challenges.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-09-15 13:21:00 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1742696767</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Elvania Kristiawati - 2240109144</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1742697669</link>
         <description><![CDATA[<div>Dalam sesi 1 ini saya mempelajari terkait IFRS, Financial reporting challenges, Bursa Global, Karakteristik Akuntansi, Perkembangan Accounting.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-09-15 13:21:16 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1742697669</guid>
      </item>
      <item>
         <title>2240109200 andriani grace</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1742699180</link>
         <description><![CDATA[<div>Dalam sesi 1 ini saya mempelajari tentang pentingnya Financial reporting; adanya standar internasional pelaporan keuangan (IFRS), history of accounting, karakteristik-karakteristik akuntansi (cara identifikasi, record, sampai dengan mengkomunikasikan laporan keuangan), conceptual framework. perlu adanya Standar akuntansi keuangan yang digunakan di setiap negara dengan acuan atau standar internasional</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-09-15 13:21:44 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1742699180</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Integrated Reporting Theories - Farhan Satria Akbar - 2301977782</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1742699299</link>
         <description><![CDATA[<div>Farhan Satria Akbar<br>2301977782<br><br>Karakteristik Akutansi terbagi menjadi 3 untuk mencapai standarnya, yaitu :<br>1. Identifikasi<br>2. Dapat Diukur dan,<br>3. Komunikasi<br><br>Capital Allocation Process&nbsp;<br>1. Financial Reporting ,&nbsp;<br>User dapat melihat keputusan dan memenuhi informasi bagi penyandang dana<br>2. User ( Present &amp; Potential)<br>3. Capital Allocation,<br>Alokasi modal adalah tentang di mana dan bagaimana chief executive officer (CEO) perusahaan memutuskan untuk membelanjakan uang yang diperoleh perusahaan. Alokasi modal berarti mendistribusikan dan menginvestasikan sumber daya keuangan perusahaan dengan cara yang akan meningkatkan efisiensinya, dan memaksimalkan keuntungannya.<br><br>Contoh Alokasi Modal<br>Pemenang hadiah Nobel Franco Modigliani dan Merton Miller mengidentifikasi laba atas investasi (ROI) sebagai kontributor signifikan terhadap nilai pemegang saham. Sebuah perusahaan dapat meningkatkan ROI dengan membuat peningkatan profitabilitas dan memilih untuk menginvestasikan dananya dengan hati-hati. Untuk mengukur seberapa baik perusahaan mengubah modal menjadi laba, orang akan melihat pengembalian modal yang diinvestasikan (ROIC).<br><br>High Qualitus Standard harus memenuhi syarat dibawah ini :&nbsp;<br>1. Kualitas standar akuntansi yang tinggi sama dengan Standard Setting Body yang tinggi<br>2. Konsistensi dan Intepretasi<br>3. Common Disclosure<br>4. Quality Auditing Standard dan Practices yang meningkat<br>5. Meninjau regulasi dan Enformcent<br>6. Edukasi dan Pelatihan partisipan pasar<br>7. Ekesitensi Reporting Business Language (XBRL)<br>8. GCG dan Legal Framework<br><br>Identifikasi Major Policy dan Standard setting Process<br>1. IFRS<br>2. Digunakan bagi Foreign Exchange<br>3. digunakan oleh 149 Negara<br>4. Terdapat Bagan mulai dari IFRS Foundation hingga ke IFRS<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-09-15 13:21:46 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1742699299</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Maria Yohana Kirana - 2240109251</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1742716839</link>
         <description><![CDATA[<div>Pada sesi 1 saya belajar mengenai financial reporting. Dimana financial reporting dibutuhkan untuk memberikan informasi mengenai kondisi keuangan bagi pengguna laporan keuangan (investor, kreditur, dll) dengan tujuan untuk pengambilan keputusan.<br>Selain itu, dalam pelaporan keuangan terdapat globalisasi standar akuntansi, dimana IASB sebagai penyusun standar akuntansi internasional. Sehingga pelaporan keuangan setiap negara memiliki standar untuk dijadikan acuan.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-09-15 13:26:44 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1742716839</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nur Hasana-Corporate reporting </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1742718302</link>
         <description><![CDATA[<div>Financial reporting mencakupp tidak hanya laporan keuangan tetapi juga informasi disediakan oleh sistem akuntansi<br><br>Tujuan financial reporting untuk pengambilan keputusan oleh investor kreditur dan&nbsp; lain2 atau memberikan informasi yg bermanfaat ttg hasil usaha suatu perusahaan selama periode tertentu, entity perspective, decision usefulness<br><br>Setelah tujuannya laporan keuangan jugamemiliki kualitas dan standar internasional (iasb,ifrs,iasc,fasb)<br><br>Dalama proses pembuatan IFRS ada tahapan yg dilakukan iasb, yaitu<br>1. Melakukan riset<br>2. Mendengarkan pendapat dri para pelaku usaha, investor dll<br>3.mengindentifikasi topik yg dirasa penting<br>4.mengevaluasi respon terkair hasil riset dan mengevaluasi respom terkait draft yg dikeluarkan</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-09-15 13:27:11 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1742718302</guid>
      </item>
      <item>
         <title>2240109182 - Mington Triwijaya</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1742720969</link>
         <description><![CDATA[<div>Adanya perbedaan standar akuntansi di tiap negara sehingga dibutuhkannya standar internasional atau penyama rataan standar akuntansi secara global</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-09-15 13:27:59 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hkurniaw/i15khonb4xvf5x4a/wish/1742720969</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
