<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>Kelas 329  PERTANYAAN PEMANTIK by suindah wijayanti</title>
      <link>https://padlet.com/suindahroro1804/hrcot5ms7f57lzqg</link>
      <description>1). Apa yang dimaksudkan dengan 4 paradigma dalam pengambilan keputusan? 2). Berikan 1 contoh penerapan salah satu prinsip pengambilan keputusan?                     3). Bagaimana Anda bisa memastikan bahwa sebuah keputusan itu sudah tepat atau sudah yang terbaik untuk dilakukan?                          </description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2024-09-26 05:41:24 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2024-10-14 07:29:55 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url></url>
      </image>
      <item>
         <title>Efendi</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/suindahroro1804/hrcot5ms7f57lzqg/wish/3167517871</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>4 situasi dilematis yang mungkin dihadapi dalam mengambil keputusan, individu vs kelompok, keadilan vs kasihan, kebenaran vs kesetiaan, dan jangka pendek vs jangka panjang</p></li><li><p>Prinsip berbasis peraturan: Guru memutuskan untuk menskors murid yang kedapatan mengikuti aksi tawuran sesuai peraturan yang ditetapkan sekolah.</p></li><li><p>Yang dapat diusahakan adalah berusaha membuat keputusan terbaik dengan mepertimbangkan segala hal. Itu adalah ikhtiar. Selebihnya, waktu yang akan membuktikan hal tersebut benar atau salah</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-14 04:52:13 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/suindahroro1804/hrcot5ms7f57lzqg/wish/3167517871</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Sapta Meiningsih</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/suindahroro1804/hrcot5ms7f57lzqg/wish/3167630253</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>4 paradigma : satu lawan kelompok, rasa keadilan lawan kedisiplinan, kebenaran lawan kesetiaan,jangka pendek lawan jangka panjang, </p></li></ol><ol start="2"><li><p>Prinsip berpikir berbasis 20 peraturan contoh siswa yang mencuri barang milik orang lain disekolah maka harus pindah sekolah, jika hal itu terjadi di sekolah maka kita akan diskusi dengan siswa dan orangtua siswa untuk mencari tempat pendidikan yang lain tentu saja dengan peringatan terlebih dahulu dan kesepakatan - kesepakatan yang dibuat oleh orangtua dan sekolah. kedua belah pihak</p></li><li><p>keputusan sudah tepat jika siswa /orang yang bermasalah nyaman dan keputusan tersebut bisa dietrima oleh kedua belah pihak</p></li></ol><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-14 05:54:31 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/suindahroro1804/hrcot5ms7f57lzqg/wish/3167630253</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Luciana Novita</title>
         <author>lucianaspd23_</author>
         <link>https://padlet.com/suindahroro1804/hrcot5ms7f57lzqg/wish/3167692230</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>4 paradigma : individu lawan kelompok, rasa keadilam lawan rasa kasihan, kebenaran lawan kesetiaan, jangka pendek lawan jangka panjang</p></li><li><p>Prinsip pengambilan keputusan berbasis hasil akhir adalah guru memutuskan untuk mengambil metode pembelajaran sesuai keinginan siswa, sehingga mereka bisa menerima pelajaran dengan baik</p></li><li><p>Keputusan sudah tepat jika dapat diterima oleh kedua belah pihak.</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-14 06:32:10 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/suindahroro1804/hrcot5ms7f57lzqg/wish/3167692230</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Lila</title>
         <author>lilassi91</author>
         <link>https://padlet.com/suindahroro1804/hrcot5ms7f57lzqg/wish/3167705100</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>4 paradigma dalam pengambilan keputusan yaitu (1). individu lawan kelompok (individual vs community) (2). rasa keadilan lawan rasa kasihan (justice vs mercy) (3). kebenaran lawan kesetiaan (truth vs loyalty) (4). jangka pendek lawan jangka panjang (short term vs long term).</p></li><li><p>Contoh pengambilan keputusan berdasarkan prinsip berpikir berbasis peraturan yaitu ketika seorang siswa sering datang terlambat. Ketika siswa tersebut ditanya penyebabnya  menunggu orang tua yang masih mengurusi adik atau mengurusi hal lain. Siswa tersebut dicap langganan terlambat. Guru sudah berkomunikasi dengan wali murid. Namun masih tetap terlambat. Manajemen sekolah pun memanggil orang tua ke sekolah dan mencari solusi terbaik buat siswa.</p></li><li><p>Keputusan yang sudah tepat jika sudah terkomunikasikan dengan pihak terkait, menemukan solusi bersama, saling terbuka, dan keputusan bisa diterima oleh pihak-pihak terkait.</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-14 06:38:19 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/suindahroro1804/hrcot5ms7f57lzqg/wish/3167705100</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Putri</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/suindahroro1804/hrcot5ms7f57lzqg/wish/3167728536</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Paradigma dalam pengambilan keputusan atau paradigma dilema etika adalah kerangka berpikir yang membantu menentukan langkah yang tepat saat menghadapi masalah dilema etika. Ada 4 kategori paradigma:</p><p>A. Individu vs kelompok</p><p>B. Rasa keadilan vs rasa kasihan</p><p>C. Kebenaran Vs Kesetiaan</p><p>D. Jangka Pendek vs Jangka panjang.</p></li><li><p>Contoh prinsip berpikir berbasis rasa peduli, prinsip ini cenderung mengandalkan rasa peduli kepada sesama dalam proses pengambilan keputusan. Guru menyesuaikan pembelajaran agar sesuai dengan kebutuhan belajar dan gaya belajar individu murid.</p></li><li><p>Untuk membuat keputusan yang diambil sudah tepat adalah berfikir terbuka untuk semua kemungkinan dan juga ubah sudut pandang jadi orang lain dan memikirkan apakah keputusan ini telah menjawab permasalahan.</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-14 06:50:28 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/suindahroro1804/hrcot5ms7f57lzqg/wish/3167728536</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Cicilya</title>
         <author>cicilyaeffendi91</author>
         <link>https://padlet.com/suindahroro1804/hrcot5ms7f57lzqg/wish/3167778678</link>
         <description><![CDATA[<p>1. 4 paradigma: Individu lawan kelompok (individual vs community), Rasa keadilan lawan rasa kasihan (justice vs mercy), Kebenaran lawan kesetiaan (truth vs loyalty), Jangka pendek lawan jangka panjang (short term vs long term)</p><ol start="2"><li><p>Seorang guru mengetahui bahwa salah satu muridnya seringkali melakukan plagiarisme dalam tugas-tugasnya. Murid tersebut merupakan siswa berprestasi dan memiliki potensi yang sangat baik. Di sisi lain, sekolah memiliki kebijakan yang sangat tegas terhadap tindakan plagiarisme.</p></li><li><p>Keputusan sudah tepat jika<strong>:</strong> Kembali pada tujuan utama pendidikan, yaitu membentuk individu yang berintegritas, bertanggung jawab, dan memiliki kemampuan berpikir kritis. Setiap keputusan yang diambil harus selaras dengan tujuan tersebut. pengambilan keputusan yang didasarkan pada prinsip-prinsip pendidikan yang kuat dan mempertimbangkan kepentingan semua pihak yang terlibat.</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-14 07:20:19 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/suindahroro1804/hrcot5ms7f57lzqg/wish/3167778678</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Ahmad Syairozi</title>
         <author>ahmadsyairozi99</author>
         <link>https://padlet.com/suindahroro1804/hrcot5ms7f57lzqg/wish/3167784865</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>4 Situasi dilematis: </p><p>Individu vs Kelompok</p><p>Rasa keadilan vs rasa kasihan</p><p>Kebenaran vs kesetiaan</p><p>Jangka pendek vs jangka panjang</p></li><li><p>Prinsip pengambilan keputusan berbasis berbasis Rasa Peduli. Misalkan seorang siswa terlambat datang ke sekolah beberapa kali tanpa izin resmi. Berdasarkan peraturan sekolah, siswa tersebut seharusnya dikenai sanksi berupa teguran tertulis atau penurunan nilai kedisiplinan. Namun, setelah berbicara dengan siswa, guru mengetahui bahwa siswa terlambat karena harus merawat anggota keluarganya yang sedang sakit.</p></li><li><p>Melakukan uji legal, uji regulasi, uji intuisi, uji publikasi, uji panutan</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-14 07:24:54 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/suindahroro1804/hrcot5ms7f57lzqg/wish/3167784865</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Ika Suryaningtyas</title>
         <author>ikaspd93</author>
         <link>https://padlet.com/suindahroro1804/hrcot5ms7f57lzqg/wish/3167785139</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Paradigma dalam pengambilan keputusan atau paradigma dilema etika adalah kerangka berpikir yang membantu menentukan langkah yang tepat saat menghadapi <a rel="noopener noreferrer nofollow" href="https://kumparan.com/topic/masalah">masalah </a>dilema etika. Konsep ini digunakan untuk memahami dan menganalisis situasi etis yang rumit, yakni ketika seseorang harus memilih antara dua opsi yang saling bertentangan, dan keduanya memiliki alasan moral yang kuat. Paradigma ini membantu untuk memahami dan menyelesaikan situasi ketika nilai-nilai seperti keadilan, kasih sayang, kejujuran, dan kesetiaan yang saling bertentangan.</p></li><li><p>Guru menggunakan portofolio dan proyek sebagai bentuk penilaian, bukan hanya tes tertulis untuk melihat hasil belajar murid secara holistik dan bagaimana mereka dapat menerapkan pengetahuan mereka dalam situasi nyata.</p></li><li><p>untuk membuat keputusan yang sudah tepat atau sudah yang terbaik di lakukan adalah terbuka, konsultasi dengan orang lain, mengunpulkan beberapa fakta</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-14 07:25:03 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/suindahroro1804/hrcot5ms7f57lzqg/wish/3167785139</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/suindahroro1804/hrcot5ms7f57lzqg/wish/3167790122</link>
         <description><![CDATA[<p>Selli</p><ol><li><p> a. Individu Vs kelompok</p><p>b. Rasa keadilan Vs rasa kasihan</p><p>c. Kebenaran Vs kesetiaan</p><p>d. Jangka pendek Vs jangka panjang</p></li><li><p>Seorang siswa yang sering tidak masuk sekolah, setelah dilakukan diskusi siswa tersebut tidak masuk sekolah karena sakit dan di rumah sendiri. </p></li><li><p>Keputusan yang penuh dengan rasa tanggung jawab yang berpihak pada murid. </p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-14 07:28:37 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/suindahroro1804/hrcot5ms7f57lzqg/wish/3167790122</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Silvia Mawaddah</title>
         <author>silviamawaddah01</author>
         <link>https://padlet.com/suindahroro1804/hrcot5ms7f57lzqg/wish/3167791837</link>
         <description><![CDATA[<p>1). 4 paradigma dalam pengambilan keputusan : Individu lawan kelompok, Keadilan lawan Kasihan, Kebenaran lawan kesetiaan, Jangka Pendek lawan Jangka Panjang.</p><p>2). <strong>Prinsi pengambilan keputusan berbasis aturan:</strong> Jika siswa melanggar tata tertib sekolah sebanyak 1-2 kali, maka diberikan teguran lisan. Jika siswa melanggar tata tertib sekolah sebanyak 3-4 kali, maka diberikan teguran tertulis dan wajib mengikuti pembinaan. Jika siswa melanggar tata tertib sekolah lebih dari 4 kali, maka diberikan sanksi skorsing.</p><p><strong>Pengambilan Keputusan:</strong></p><p>Seorang siswa telah melanggar tata tertib sekolah sebanyak 3 kali. Berdasarkan aturan yang telah ditetapkan, siswa tersebut akan diberikan teguran tertulis dan wajib mengikuti pembinaan.</p><p>3) Melakukan uji legal, uji regulasi, uji intuisi, uji publikasi</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-14 07:29:55 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/suindahroro1804/hrcot5ms7f57lzqg/wish/3167791837</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
