<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>Refleksi Modul 2 KP.3 Prinsip dan Pengalaman Belajar by Nuraeni Amir</title>
      <link>https://padlet.com/enhibos/ho807qhkfeg5v1ny</link>
      <description></description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2025-07-07 06:15:16 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2025-07-08 01:26:39 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url></url>
      </image>
      <item>
         <title>Kartika</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/enhibos/ho807qhkfeg5v1ny/wish/3512304024</link>
         <description><![CDATA[<p>1.Pembelajaran mendalam dapat mengubah pola pikir guru terhadap proses pembelajaran karena dengan memahami pembelajaran mendalam, guru akan semakin kompeten dalam memfasilitasi pembelajaran di kelas dan peserta didik dapat mencapai tujuan pembelajaran dengan baik dengan berkesadaran,bermakna, dan gembira. </p><p>2.Harapan saya terhadap implementasi pembelajaran mendalam adalah semoga peserta didik dapat menjadi generasi penerus bangsa yang berkarakter, berdaya lenting, berpikir kritis, solutif, dan kompeten di bidangnya. </p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-07 08:02:37 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/enhibos/ho807qhkfeg5v1ny/wish/3512304024</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Sabir</title>
         <author>sabir63</author>
         <link>https://padlet.com/enhibos/ho807qhkfeg5v1ny/wish/3512305581</link>
         <description><![CDATA[<p>Bagaimana pembelajaran mendalam dapat mengubah pola pikir guru terhadap proses pembelajaran?</p><p>Jawab : Pembelajaran mendalam (deep learning) dalam konteks pendidikan bukan hanya soal teknologi seperti kecerdasan buatan, tapi lebih mengacu pada pendekatan pembelajaran yang menekankan pemahaman konseptual, keterkaitan antar ide, refleksi, serta kemampuan berpikir kritis dan kreatif. Ketika guru mulai mengadopsi prinsip-prinsip pembelajaran mendalam, hal ini dapat secara signifikan mengubah pola pikir mereka terhadap proses pembelajaran. Penerapan pembelajaran mendalam mengubah paradigma guru dari pengajar yang dominan menjadi fasilitator yang memberdayakan. Hal ini memerlukan perubahan pola pikir yang mendasar: dari kontrol ke pemberdayaan, dari instruksi ke dialog, dari hafalan ke pemahaman.</p><p><br/></p><p>Bagaimana harapan bapak/ibu terhadap implementasi pembelajaran mendalam?</p><p>Jawab : Secara umum, harapan guru terhadap pembelajaran mendalam adalah agar proses pembelajaran menjadi lebih manusiawi, transformatif, dan berdampak jangka panjang, baik bagi siswa maupun guru itu sendiri.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4090482484/4580b7c4f87311b2f423510be9adccf8/WhatsApp_Image_2025_07_07_at_12_32_28.jpeg" />
         <pubDate>2025-07-07 08:04:59 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/enhibos/ho807qhkfeg5v1ny/wish/3512305581</guid>
      </item>
      <item>
         <title>PRINSIP DAN PENGALAMAN BELAJAR</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/enhibos/ho807qhkfeg5v1ny/wish/3512305706</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Bagaimana pembelajaran mendalam dapat mengubah pola pikir guru</p><p>terhadap proses pembelajaran? </p><p>-Guru tidak lagi hanya mengejar target nilai atau menyelesaikan materi, tapi memberi ruang bagi eksplorasi, refleksi, dan pemahaman bermakna. </p><p>-Guru mulai menilai keberhasilan siswa bukan dari hafalan, tapi dari kemampuan berpikir, menyusun argumen, dan mengambil keputusan yang bermakna. </p><p>-Guru tidak lagi melihat kesalahan sebagai kegagalan, tetapi sebagai peluang untuk membimbing siswa berpikir ulang dan belajar lebih dalam.</p></li><li><p>Bagaimana harapan bapak/ibu terhadap implementasi pembelajaran</p><p>mendalam? Harapan saya, pembelajaran mendalam dapat menumbuhkan pemahaman yang bermakna, membentuk karakter siswa, serta melatih berpikir kritis dan reflektif. Saya juga berharap guru menjadi fasilitator yang lebih sadar, adaptif, dan berpihak pada potensi siswa.</p></li></ol><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-07 08:05:15 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/enhibos/ho807qhkfeg5v1ny/wish/3512305706</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>herlinatcell71</author>
         <link>https://padlet.com/enhibos/ho807qhkfeg5v1ny/wish/3512325596</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Pembelajaran mendalam mengubah cara pandang guru dari sekadar menyampaikan materi menjadi fasilitator yang membimbing murid untuk berpikir kritis, reflektif, dan mengaitkan pembelajaran dengan kehidupan nyata.</p></li><li><p>Harapan saya terhadap implementasi pembelajaran mendalam adalah melalui pembelajaran mendalam ini dapat menjadi budaya di sekolah sehingga dapat mendorong kolaborasi antar guru, dan menjadikan murid sebagai pembelajar aktif yang mampu menghadapi tantangan zaman dengan nilai dan keterampilan yang kuat.<br></p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-07 08:29:29 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/enhibos/ho807qhkfeg5v1ny/wish/3512325596</guid>
      </item>
      <item>
         <title>HUSNI</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/enhibos/ho807qhkfeg5v1ny/wish/3512333376</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Pembelajaran mendalam dapat mengubah pola pikir guru terhadap proses pembelajaran yakni Pembelajaran mendalam (deep learning) tidak hanya berdampak pada siswa, tetapi juga dapat mengubah secara signifikan pola pikir guru terhadap proses pembelajaran. </p></li><li><p>Harapan saya terhadap implementasi pembelajaran mendalam adalah pembelajaran lebih dapat menumbuhkan pemahaman siswa dan dapat berjangka panjang.</p></li></ol><p><br/></p><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-07 08:39:23 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/enhibos/ho807qhkfeg5v1ny/wish/3512333376</guid>
      </item>
      <item>
         <title>ASTINI</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/enhibos/ho807qhkfeg5v1ny/wish/3512336830</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Pembelajaran mendalam dapat mengubah pola pikir guru terhadap proses pembelajaran dengan melihat kesulitan atau kesalahan sebagai kesempatan untuk belajar dan berkembang. Guru akan menanamkan keyakinan pada siswa bahwa kemampuan bisa dikembangkan melalui usaha. Guru akan fokus pada kesiapan siswa untuk menghadapi tantangan dunia nyata, sehingga siswa termotivasi untuk terus belajar.</p></li><li><p>Harapan saya terhadap implementasi pembelajaran mendalam adalah terciptanya ekosistem pendidikan yang lebih relevan, bermakna, dan memberdayakan bagi murid maupun guru.</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-07 08:44:27 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/enhibos/ho807qhkfeg5v1ny/wish/3512336830</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Adnan</title>
         <author>adnan66</author>
         <link>https://padlet.com/enhibos/ho807qhkfeg5v1ny/wish/3512350323</link>
         <description><![CDATA[<p>Pembelajaran mendalam jika diimplementasikan dengan baik akan merubah cara pendang guru dalam mengukur efektifitas belajarnya, arah pandang lebih diarahkan ke tujuan belajar secara umum dan kontekstual dengan kehidupan nyata.</p><p><br/></p><p>Besar harapan pendekatan Pembelajaan Mendalam mampu untuk menjawab kondisi yang dibutuhkan peserta didik dimasa depan, lebih berdampak dan mendukung ketercapaian 8 dimensi profil lulusan yang di harapkan.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-07 09:04:00 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/enhibos/ho807qhkfeg5v1ny/wish/3512350323</guid>
      </item>
      <item>
         <title>REFLEKSI AKHIR</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/enhibos/ho807qhkfeg5v1ny/wish/3512351572</link>
         <description><![CDATA[<p><a rel="noopener noreferrer nofollow" href="http://1.PM">1.PM</a> dapat mengubah pola pikir guru terhadap Pembelajaran.</p><p>PM menjadi solusi terhadap masalah pembelajaran bagi guru dikelas karena adanya prinsip berkesadaran, bermakna dan menggembirakan dan dengan implementasi pengalaman belajar murid memahami, aplikasi dan merefleksikan. dengan lebih memperhatikan 4 kerangka pembelajaran yaitu strategi pembelajaran, kondisi lingkungan baik fisik maupun lingkungan belajar dan kemitraan pembelajaran yang sangat mendukung proses terwujudnya tujuan pembelajaran serta pemanfaatan digital.</p><p> 2. Harapan terhadap implementasi PM yaitu mampu bersama guru menyamakan persepsi terkait pembelajaran mendalam di sekolah.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4091366401/f489bb06ecb5b748445ddea5df3aed96/photo.jpeg" />
         <pubDate>2025-07-07 09:06:20 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/enhibos/ho807qhkfeg5v1ny/wish/3512351572</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Suriani Fitrah</title>
         <author>fitrahsf</author>
         <link>https://padlet.com/enhibos/ho807qhkfeg5v1ny/wish/3512361810</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Bagaimana pembelajaran mendalam dapat mengubah pola pikir guru terhadap proses pembelajaran?</p><p>Jawab : </p><ul><li><p>Guru bukan lagi sumber informasi tunggal, tetapi menjadi fasilitator yang membantu siswa mengeksplorasi, berpikir kritis, dan menemukan solusi atas masalah nyata. Model pembelajaran harus memberi ruang bagi siswa untuk bertanya, berdiskusi, dan kolaborasi</p></li><li><p>Guru diharapkan bersikap reflektif mengevaluasi praktik mengajar secara terus-menerus, dan mengadaptasi strategi untuk meningkatkan pemahaman siswa. </p></li></ul></li><li><p>Bagaimana harapan bapak/ibu dengan adanya implementasi pembelajaran mendalam?</p><p>Jawab :</p><ul><li><p>Diharapkan siswa tidak hanya memahami, tetapi benar-benar memahami konsep, mengaitkannya dengan dunia nyata, dan mampu menerapkannya di situasi baru</p></li></ul></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-07 09:22:06 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/enhibos/ho807qhkfeg5v1ny/wish/3512361810</guid>
      </item>
      <item>
         <title>KHOMSIATUN</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/enhibos/ho807qhkfeg5v1ny/wish/3512371084</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Bagaimana pembelajaran dapat mengubah pola pikir guru terhadap proses pembelajaran?</p><p>Jawab : Pembelajaran mendalam dapat mengubaah pola pikir guru terhadap proses pembelajaran dengan melihat tantangan atau kesulitan sebagai kesempatan untuk belajar dan berkembang. Guru akan memberi pemahaman kepada siswa bahwa kompetensi bisa berubah dan dikembangkan melalui berbagai usaha.</p></li><li><p>Bagaimana harapan bapak/ibu terhadap implementasi pembelajaran mendalam?</p><p>Jawab : Harapan saya terhadap implementasi pembelajaran mendalam adalah terwujudnya ekosistem pendidikan yang bermakna, menyenangkan dan dapat memberdayakan murid, guru, dan tenaga kependidikan </p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-07 09:37:16 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/enhibos/ho807qhkfeg5v1ny/wish/3512371084</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nasrah</title>
         <author>ppgasr0876</author>
         <link>https://padlet.com/enhibos/ho807qhkfeg5v1ny/wish/3512501064</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Pembelajaran mendalam telah membawa perubahan signifikan terhadap pola pikir guru dalam memandang proses pembelajaran. Tidak lagi berfokus pada penyampaian materi secara satu arah, guru mulai melihat dirinya sebagai fasilitator yang mendampingi siswa dalam membangun makna, mengeksplorasi konsep, dan mengembangkan keterampilan berpikir tingkat tinggi. Proses pembelajaran tidak sekadar bertujuan agar siswa mengetahui atau menghafal informasi, tetapi lebih menekankan pada pemahaman yang menyeluruh, penghubungan antar konsep, serta penerapannya dalam konteks kehidupan nyata.</p><p>Pola pikir guru pun mengalami pergeseran dari orientasi hasil menuju orientasi proses. Guru terdorong untuk menciptakan lingkungan belajar yang memahami, mengapikasikan dan merefelksikan sehingga mampu menciptakan solusi atas masalah-masalah nyata. Hal ini tentu membutuhkan keberanian guru untuk keluar dari zona nyaman pembelajaran konvensional, serta kesiapan untuk terus belajar, berinovasi, dan beradaptasi melakukan pembelajaran yang berkesadaran, bermakna dan menyenangkan.</p></li><li><p>Pendekatan ini dapat mendorong lahirnya generasi pembelajar yang kritis, kreatif, dan mandiri yakni siswa yang tidak hanya menguasai pengetahuan, tetapi juga mampu memahami maknanya, mengaitkannya dengan kehidupan, serta menggunakannya untuk menyelesaikan tantangan di masa depan. </p><p>Implementasi pembelajaran mendalam diharapkan dapat mengembalikan esensi pendidikan sebagai proses memanusiakan manusia, yang tidak hanya mengasah otak, tetapi juga hati dan tindakan. Guru memiliki harapan besar agar sistem pendidikan mendukung penuh proses ini dengan menyediakan ruang inovasi, kebijakan yang fleksibel, serta pengembangan profesional yang berkelanjutan. Dengan demikian, pembelajaran akan menjadi pengalaman yang lebih bermakna, memberdayakan, dan relevan bagi kehidupan siswa di dunia yang terus berubah.</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-07 12:47:47 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/enhibos/ho807qhkfeg5v1ny/wish/3512501064</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Eka Gustiani</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/enhibos/ho807qhkfeg5v1ny/wish/3512508723</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Pembelajaran mendalam (deep learning) tidak hanya bertujuan meningkatkan kemampuan akademik, tetapi juga membentuk karakter, kreativitas, dan empati, sehingga peserta didik tumbuh menjadi individu yang utuh dan selaras dengan tuntutan global.</p></li><li><p>Saya berharap pembelajaran mendalam dapat menjadi jalan bagi siswa untuk benar-benar memahami pengetahuan secara bermakna, bukan sekadar menghafal fakta. Dengan pendekatan ini, siswa mampu mengaitkan konsep-konsep yang dipelajari dengan situasi nyata di sekitarnya, sehingga ilmu tidak berhenti di ruang kelas saja, tetapi berlanjut menjadi bekal hidup. Saya juga berharap pembelajaran mendalam memupuk kemampuan berpikir kritis, kreatif, dan kolaboratif, agar siswa lebih siap menghadapi tantangan zaman yang terus berubah.</p><p>Selain itu, saya ingin pembelajaran mendalam menumbuhkan rasa ingin tahu dan semangat belajar sepanjang hayat dalam diri setiap siswa. Guru tidak hanya berperan sebagai penyampai materi, tetapi sebagai fasilitator yang memandu proses eksplorasi dan refleksi siswa. Dengan begitu, proses belajar lebih memfokuskan pada pemaknaan dan pengalaman, bukan hanya mengejar nilai. Harapannya, lulusan yang lahir dari pembelajaran mendalam akan memiliki karakter kuat, kemampuan memecahkan masalah, dan kepedulian terhadap lingkungannya.</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-07 12:58:12 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/enhibos/ho807qhkfeg5v1ny/wish/3512508723</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Prinsip dan Pengalaman Belajar</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/enhibos/ho807qhkfeg5v1ny/wish/3512508811</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Pembelajaran mendalam menggeser paradigma guru dari <strong>mengajar sebagai aktivitas transfer pengetahuan</strong> menjadi <strong>mengajar sebagai praktik membentuk manusia berpikir, merasa, dan bertindak secara utuh.</strong> Ini bukan sekadar perubahan metode, tapi perubahan cara pandang. Kalau pola pikir ini tidak berubah, metode bagus pun hanya akan menjadi perias wajah.</p></li><li><p>1. Murid Tidak Sekadar Tahu, Tapi Paham dan Peduli</p><p>Saya ingin murid tidak hanya bisa menjawab soal, tapi mampu berpikir kritis, terhubung secara emosional, dan punya kepekaan terhadap apa yang mereka pelajari. Ilmu bukan cuma untuk lulus, tapi untuk hidup &nbsp;untuk membentuk cara mereka bersikap, memilih, dan memaknai.</p><p>2. Guru Tidak Jadi Mesin Pengajar, Tapi Fasilitator Tumbuhnya Nalar dan Nurani</p><p>Saya ingin guru berhenti sekadar “menyampaikan materi”. Guru harus jadi pemantik olah pikir, olah rasa, dan olah laku. Saya akan dorong mereka untuk tidak takut memberi ruang bagi pertanyaan, eksplorasi, diskusi, dan perbedaan pandangan.</p><p>3. Budaya Sekolah Berubah dari Instruksi ke Inisiatif</p><p>Saya ingin sekolah jadi tempat tumbuh - bukan tempat patuh. Murid berani bertanya, guru berani mencoba pendekatan baru, dan semua pihak terbuka pada refleksi dan perbaikan. Tidak ada zona nyaman untuk kebiasaan lama yang membunuh makna belajar.</p><p>4. Pembelajaran Bukan Lagi Soal Target Kurikulum, Tapi Perjalanan Membentuk Karakter dan Kompetensi</p><p>Saya ingin proses pembelajaran di sekolah ini menyentuh dimensi terdalam Profil Pelajar Pancasila: spiritualitas, kebhinekaan, gotong royong, daya pikir kritis, kreatif, dan mandiri. Kalau murid keluar dari kelas tanpa itu, berarti kita gagal &nbsp;meski nilai mereka 90.</p><p>5. Sekolah Jadi Komunitas Belajar, Bukan Pabrik Nilai</p><p>Saya ingin sekolah jadi ekosistem yang menghidupkan semangat belajar seumur hidup &nbsp;bukan tempat anak-anak datang hanya untuk memenuhi absen dan mengejar rapor. Guru belajar dari murid, murid belajar dari pengalaman, dan kepala sekolah belajar dari proses.</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-07 12:58:21 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/enhibos/ho807qhkfeg5v1ny/wish/3512508811</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>40304739sinjaikab</author>
         <link>https://padlet.com/enhibos/ho807qhkfeg5v1ny/wish/3512510849</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Bagaimana pembelajaran mendalam dapat mengubah pola pikir guru terhadap proses pembelajaran? -Guru tidak lagi hanya mengejar target nilai atau menyelesaikan materi, tapi memberi ruang bagi eksplorasi, refleksi, dan pemahaman bermakna. -Guru mulai menilai keberhasilan siswa bukan dari hafalan, tapi dari kemampuan berpikir, menyusun argumen, dan mengambil keputusan yang bermakna. -Guru tidak lagi melihat kesalahan sebagai kegagalan, tetapi sebagai peluang untuk membimbing siswa berpikir ulang dan belajar lebih dalam.</p></li><li><p>Bagaimana harapan bapak/ibu terhadap implementasi pembelajaran mendalam? Harapan saya, pembelajaran mendalam dapat menumbuhkan pemahaman yang bermakna, membentuk karakter siswa, serta melatih berpikir kritis dan reflektif. Saya juga berharap guru menjadi fasilitator yang lebih sadar, adaptif, dan berpihak pada potensi siswa.</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4092075337/17d53b5b0837e70815628d4034e002ec/photo.jpeg" />
         <pubDate>2025-07-07 13:01:36 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/enhibos/ho807qhkfeg5v1ny/wish/3512510849</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Abdul Azis</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/enhibos/ho807qhkfeg5v1ny/wish/3512512565</link>
         <description><![CDATA[<p>Pembelajaran mendalam dapat mengubah pola pikir guru saat ini karena  dengan PM guru memandang murid sebagai pembelajar sepanjang hayat yang terus akan mengembangkan kompetensinya dengan memperhatikan kebutuhan dan berorientasi pada proses belajar.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-07 13:03:57 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/enhibos/ho807qhkfeg5v1ny/wish/3512512565</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Muammar Qadafi</title>
         <author>muammarmustari88</author>
         <link>https://padlet.com/enhibos/ho807qhkfeg5v1ny/wish/3512514225</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>pembelajaran mendalam dapat mengubah pola pikir guru karena pendekatan pembelajaran ini Guru tidak lagi fokus menuntaskan silabus, tapi membantu murid <em>memahami esensi</em>, mengaitkan dengan realitas hidup, dan membangun kesadaran diri. Pembelajaran mendalam menggeser guru dari peran instruktur menjadi pemantik transformasi.</p><p>Guru menjadi pemimpin belajar yang berpikir reflektif, bekerja sadar, dan membimbing murid menjadi manusia utuh.</p></li><li><p>Harapan saya, ke depan saya dapat menjadi pendidik yang tidak hanya mengajarkan pengetahuan, tetapi juga menumbuhkan kesadaran, nilai, dan karakter peserta didik melalui pembelajaran yang bermakna dan mendalam</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-07 13:06:28 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/enhibos/ho807qhkfeg5v1ny/wish/3512514225</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Muammar Qadafi</title>
         <author>muammarmustari88</author>
         <link>https://padlet.com/enhibos/ho807qhkfeg5v1ny/wish/3512514531</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>pembelajaran mendalam dapat mengubah pola pikir guru karena pendekatan pembelajaran ini Guru tidak lagi fokus menuntaskan silabus, tapi membantu murid <em>memahami esensi</em>, mengaitkan dengan realitas hidup, dan membangun kesadaran diri. Pembelajaran mendalam menggeser guru dari peran instruktur menjadi pemantik transformasi.</p><p>Guru menjadi pemimpin belajar yang berpikir reflektif, bekerja sadar, dan membimbing murid menjadi manusia utuh.</p></li><li><p>Harapan saya, ke depan saya dapat menjadi pendidik yang tidak hanya mengajarkan pengetahuan, tetapi juga menumbuhkan kesadaran, nilai, dan karakter peserta didik melalui pembelajaran yang bermakna dan mendalam</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-07 13:06:57 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/enhibos/ho807qhkfeg5v1ny/wish/3512514531</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>saharuddin163</author>
         <link>https://padlet.com/enhibos/ho807qhkfeg5v1ny/wish/3512518755</link>
         <description><![CDATA[<p>SAHARUDDIN</p><ol><li><p>Bagaimana pembelajaran mendalam dapat mengubah pola pikir guru terhadap proses pembelajaran?</p><p>Pembelajaran mendalam mampu mengubah pola pikir guru dari sekadar menyampaikan materi ke arah menciptakan pengalaman belajar yang bermakna. Dalam pendekatan ini, guru tidak lagi hanya berfokus pada hasil belajar berupa nilai, tetapi lebih menekankan pada proses berpikir kritis, reflektif, dan kolaboratif siswa.</p></li><li><p>Bagaimana harapan bapak/ibu terhadap implementasi pembelajaran mendalam?</p><p>Harapan saya implementasi pembelajaran mendalam akan menciptakan transformasi pendidikan yang lebih bermakna, relevan, dan memberdayakan, baik bagi siswa maupun guru sebagai pembelajar sepanjang hayat.</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-07 13:13:22 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/enhibos/ho807qhkfeg5v1ny/wish/3512518755</guid>
      </item>
      <item>
         <title>H. Abdul Talib</title>
         <author>abdultalib55</author>
         <link>https://padlet.com/enhibos/ho807qhkfeg5v1ny/wish/3512717444</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>Prinsip dan Pengalaman Belajar</strong></p><p><br/></p><ol><li><p>Bagaimana pembelajaran mendalam dapat mengubah pola pikir guru</p><p>terhadap proses pembelajaran?</p><ul><li><p>Idealnya seorang guru tidak  hanya mengejar target nilai atau menyelesaikan materi, tapi memberi ruang bagi  peserta didik untuk bereksplorasi, refleksi,</p></li></ul><p>-Keberhasilan peserta didik bukan dari hafalan, tapi dari kemampuan berpikir, menyusun argumen, dan mengambil keputusan yang bermakna.</p><p><br/></p></li><li><p>Bagaimana harapan bapak/ibu terhadap implementasi pembelajaran</p><p>mendalam? Harapan saya, pembelajaran mendalam dapat menumbuhkan pemahaman yang bermakna, membentuk karakter siswa, serta melatih berpikir kritis dan reflektif. Saya juga berharap guru menjadi fasilitator yang lebih sadar, adaptif, dan berpihak pada potensi siswa.</p></li></ol><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-07 19:14:44 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/enhibos/ho807qhkfeg5v1ny/wish/3512717444</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Erni</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/enhibos/ho807qhkfeg5v1ny/wish/3512778961</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Pembelajaran mendalam mengubah guru dari pengajar yg fokus pada isi atau materi menjadi pembimbing yg fokus pada pemahaman dan proses belajar siswa<strong>. </strong>Hal ini mendorong guru untuk lebih fleksibel, reflektif, dan kreatif dlm mencapai tujuan pembelajaran </p></li><li><p>Saya berharap implementasi pembelajaran mendalam dapat menciptakan pengalaman belajar yang bermakna, kontekstual, menyenangkan dan berpusat pada siswa, sehingga siswa tumbuh menjadi pembelajar yang mandiri, kritis, mampu berkolaborasi dan memiliki empati</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-07 22:27:22 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/enhibos/ho807qhkfeg5v1ny/wish/3512778961</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/enhibos/ho807qhkfeg5v1ny/wish/3512960441</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Pembelajaran mendalam mengubah guru dari seorang pengajar menjadi <em>desainer pengalaman belajar</em>.<br>Guru tidak lagi hanya mentransfer ilmu, tetapi menciptakan ruang yang menantang, bermakna, dan memberdayakan siswa untuk menjadi pemikir kritis, kreatif, dan pembelajar sepanjang hayat.</p></li><li><p>Saya berharap pembelajaran mendalam bisa membuat siswa lebih paham, lebih aktif, lebih berpikir, dan lebih berkarakter. Dan saya sebagai guru bisa menjadi pendamping dan perancang pengalaman belajar yang menyenangkan dan bermakna</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-08 01:26:37 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/enhibos/ho807qhkfeg5v1ny/wish/3512960441</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
