<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>Etika menurut Agama Hindu by 14 I Wayan Rajendra Jade Prabaswara</title>
      <link>https://padlet.com/wayanrajendrajade/hllim52dv9f9wp6w</link>
      <description></description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2024-10-25 13:49:12 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2024-10-25 14:56:32 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url></url>
      </image>
      <item>
         <title>Pengertian Etika</title>
         <author>wayanrajendrajade</author>
         <link>https://padlet.com/wayanrajendrajade/hllim52dv9f9wp6w/wish/3187635338</link>
         <description><![CDATA[<p>Etika, sendiri berasal dari bahasa Yunani, yakni ethos, berarti adat kebiasaan</p><p><br></p><p>Etika merupakan usaha manusia untuk membentuk kehidupan yang berada dalam aturan yang baik dengan naluri kemanusiaan.</p><p><br></p><p>Etika selalu berikatan dengan Susila dan Upakara</p>]]></description>
         <enclosure url="https://pixabay.com/get/gc311222e2db896bb7847410062e2fa4e5fed6fc47971db53350815ecd453f7c4cdfa5f84fcc5fda8ba41f37951a3b97f.jpg" />
         <pubDate>2024-10-25 13:55:08 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/wayanrajendrajade/hllim52dv9f9wp6w/wish/3187635338</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Mewujudkan suatu Etika </title>
         <author>wayanrajendrajade</author>
         <link>https://padlet.com/wayanrajendrajade/hllim52dv9f9wp6w/wish/3187643942</link>
         <description><![CDATA[<p>Membentuk suatu tata aturan kehidupan yang baik dan selalu diimplementasikan untuk menjadi suatu kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari atau berbagai kumpulan asas yang berkenan dengan akhlak</p><p><br></p><p>[Lebih dikenal baik atau benar dan buruk atau salah dari suatu perbuatan manudia yang dapat dipahami oleh pikiran manusia]</p>]]></description>
         <enclosure url="https://pixabay.com/get/g542f1090d1afed7513bc9c33d689a71adcf99a04cda835493aa4ce7bc4f0d9864e9391eed93104d57f4e6aa891d6f33e.jpg" />
         <pubDate>2024-10-25 14:02:01 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/wayanrajendrajade/hllim52dv9f9wp6w/wish/3187643942</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Hubungan dalam Lingkungan Masyarakat Heterogen</title>
         <author>wayanrajendrajade</author>
         <link>https://padlet.com/wayanrajendrajade/hllim52dv9f9wp6w/wish/3187659162</link>
         <description><![CDATA[<p>Berbagai latar belakang yang berbeda-beda pada tiap individu, baik dari pandangan, cara, dan orientasi dalam kehidupan bermasyarakat.</p><p><br></p><p>Maka dibutuhkan suatu etika, yakni berupa aturan yang mengatur tentang pola tingkah laku atau perilaku pada setiap individu untuk membatasi interaksi antar masyarakat sehingga tidak terjadi suatu benturan/konflik/pertentangan antar individu.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://pixabay.com/get/g78bde499e9d7a560019ac463b0ef6c13cf357aef1b5ef6b34b8db827ae5c6df5430438a794929dde87646db42e410e72.jpg" />
         <pubDate>2024-10-25 14:13:00 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/wayanrajendrajade/hllim52dv9f9wp6w/wish/3187659162</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Pentingnya Etika dalam Kehidupan Bermasyarakat</title>
         <author>wayanrajendrajade</author>
         <link>https://padlet.com/wayanrajendrajade/hllim52dv9f9wp6w/wish/3187673093</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Pengendalian diri [Pengontrol Diri], hal ini dikarenakan manusia pasti memiliki ego, salah satunya tidak mau mengalah/memaksakan kehendak dan nafsu [keinginan] yang tinggi, salah satunya seksual/nafsu makan.</p></li><li><p>Menghindari terjadinya benturan kebutuhan manusia [Mengakomodir Berbagai Usaha Pemenuhan Kebutuhan], hal ini dikarenakan manusia memiliki rasa konsumtif, kebutuhan yang sangat komplek, baik kuantitas/kualitas.</p></li><li><p>Tolak Ukur yang dipergunakan dalam mengukur moral manusia terhadap perilakunya [Perilaku/Moral sebagai indikator utama keberhasilan dalam memahami dan melaksanakan ajaran Agama Hindu.</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="https://get.pxhere.com/photo/beach-landscape-nature-people-crowd-travel-decoration-religion-island-asia-religious-ceremony-temple-culture-day-indonesia-hindu-tradition-traditional-bali-hinduism-ubud-atmosphere-of-earth-1394884.jpg" />
         <pubDate>2024-10-25 14:23:02 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/wayanrajendrajade/hllim52dv9f9wp6w/wish/3187673093</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Susila/Perilaku</title>
         <author>wayanrajendrajade</author>
         <link>https://padlet.com/wayanrajendrajade/hllim52dv9f9wp6w/wish/3187717156</link>
         <description><![CDATA[<p>Perilaku yang harus dilaksanakan:</p><ol><li><p>Tri Kaya Parisudha : Tiga perbuatan yang disucikan</p><p>a. Manacika : berpikir yang baik/konstruktif</p><p>b. Wacika : berbicara yang baik/komunikatif</p><p>c. Kayika : bertindak yang baik/kooperatif</p></li><li><p>Tri Hita Karana : Tiga hal/hubungan yang dapat membuat keharmonisan dalam kehidupan</p><p>a. Palemahan : Manusia dengan alam</p><p>b. Pawongan : Manusia dengan Manusia</p><p>c. Parahyangan : Manusia dengan pencipta</p></li><li><p>Tat Twam Asi : pandangan mengenai kesetaraan antar sesama makhluk</p></li><li><p>Hukum Karma : hukum sebab akibat dari perbuatan yang kita lakukan dan menjadi aturan dalam bertingkah laku</p></li><li><p>Catur Paramita : empat budi yang sangat mulia/luhur</p><p>a. Maitri, berarti suka bersahabat, menjadikan teman sebagai sahabat yang salalu saling melengkapi satu sama lain </p><p>b. Karuna, berarti tidak iri dan dengki kepada manusia akibat kekurangan yang tidak dimiliki, serta bersikap </p><p>c. Mudita, berarti simpati kepada sesama dan sopan santun, menolong kepada teman yang memerlukan suatu pertolongan yang tidak dimengerti</p><p>d. Upeksa, berarti mempergunakan pertimbangan dalam menyelesaikan suatu permasalahan dan mengalah untuk kebenaran, menyelesaikan dengan musyawarah dan tidak memaksakan kehendak</p></li><li><p>Naimitika Dharmasastra, etika khusus dalam lingkungan terbatas</p><p>a. Putrasana, berarti etika yang mengatur tentang perilaku seorang anak-anak, menghormati orang tua </p><p>b. Reshisasana, berarti etika mengatur segala perilaku para rsi, salah satunya tidak berjalan atau berbelanja ke mall</p><p>c. Adigama, berarti etika yang mengatur segala perilaku penegak hukum, sesuai dengan undang-undang dan peraturan yang berlaku.</p><p>d. Krta Sima Subak, berarti etika yang mengatur segala perilaku anggota perkumpulan pengairan [Subak]</p><p>e. Warnadharmasastra, berarti etika yang mengatur tentang warna</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="https://pixabay.com/get/g88b08fa7ce6664780c6b1db66c96f205b98a913e62738825a5452fad99c6be8081c0caacb4156cfbe814aa8df1419c71.jpg" />
         <pubDate>2024-10-25 14:56:31 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/wayanrajendrajade/hllim52dv9f9wp6w/wish/3187717156</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
