<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>Kritik Seni 8 April 2025 by dyah Retno</title>
      <link>https://padlet.com/dyahretno13/he4p5d0vth9muh8j</link>
      <description></description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2025-04-08 03:08:04 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2025-04-08 05:26:14 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url></url>
      </image>
      <item>
         <title></title>
         <author>dyahdidi13</author>
         <link>https://padlet.com/dyahretno13/he4p5d0vth9muh8j/wish/3399977696</link>
         <description><![CDATA[<p>Test</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-04-08 03:45:25 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dyahretno13/he4p5d0vth9muh8j/wish/3399977696</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Satria Alan D. 2312512022</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/dyahretno13/he4p5d0vth9muh8j/wish/3399980835</link>
         <description><![CDATA[<p>Kritik karya </p><p>Achmad Gilang Romadhon</p><p>Title: Siger Levitation</p><p>Material: Kayu jati dan Sonokeling </p><p>Size: 120×35cm</p><p>2019. </p><p><br/></p><p>Komposisi karya ini menyajikan gubahan visual yang menarik,  dengan bentuk bangun ruang kotak tinggi dan dihiasi ornamen di setiap sisinya, yang menunjukkan keahlian tangan pengkarya, namun pemberian ornamen pada karya seni kontemporer tentu bukan hal baru, sudah banyak karya hari ini yang membawa unsur vernakular dan nilai tradisional. Penempatan siger di atas kotak tersebut mungkin terlihat "fresh" dengan menggunakan konsep "Levitation," membuatnya tampak melayang, tapi apa konteks yang ingin disampaikan, karya ini terkesan "memaksa" menambahkan "teknis" baru pada bentuk karya karya kriya kayu lama yang sudah lumrah dijumpai. Visual karya ini tidak cukup berhasil memberikan refleksi kritis atau urgensi suatu "konteks" yang ingin disampaikan, mungkin nilai kontekstualnya baru bisa didapatkan setelah membaca deskripsi lengkap latar belakang pengkaryaannya. Diluar itu, jika hanya menimbang aspek bentuk, mungkin karya ini akan lebih "mengesankan" jika dibuat dengan skala yang lebih besar lagi, bahkan karya ini bisa membentuk suatu ruangan, yang didalamnya bisa menjadi bahan wacana seni lain yang lebih baru lagi, tentu penggunaan material dan pengolahannya jadi lebih sulit pula dan menambah "value" karya tersebut. Nilai kontekstual pada karya ini juga bisa lebih terpantik bila dibuat demikian.</p><p><br/></p><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-04-08 03:47:41 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dyahretno13/he4p5d0vth9muh8j/wish/3399980835</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/dyahretno13/he4p5d0vth9muh8j/wish/3399981838</link>
         <description><![CDATA[<p>Nama : Zaidan Ibrahim Al Haqq </p><p>Nim : 2312462022</p><p><br/></p><p>Karya pada foto tersebut adalah milik Achmad Gilang Ramadhan, berjudul SIGER LEVIATON yang dibuat pada tahun 2019 dengan material Kayu jati dan kayu sonokeling, berukuran 120x35.</p><p>Berikut beberapa kritik yang bisa disampaikan:</p><p><br/></p><p> Karya ini memiliki bentuk vertikal yang kuat dan menarik perhatian. Penggunaan warna yang cerah dalam ukiran memberikan kesan kontemporer meskipun menggunakan media tradisional seperti kayu  Jika tujuannya adalah menonjolkan bentuk figuratif atau naratif, warna-warna yang sangat cerah bisa berisiko menenggelamkan detail ukiran jika tidak diimbangi dengan komposisi warna yang kontras.</p><p><br/></p><p> Penggunaan kayu jati dan sonokeling sangat baik karena keduanya merupakan kayu keras yang awet dan memiliki serat menarik. Ini memberi nilai plus baik dari segi estetika maupun ketahanan karya. Akan menarik bila perbedaan visual antara dua jenis kayu tersebut dieksplorasi lebih jauh secara estetika, misalnya dengan kontras warna alami atau teknik finishing yang membedakan.</p><p><br/></p><p>Judul “SIGER LEVIATION” memberikan kesan futuristik atau spiritual. Ini menarik karena seperti mencoba menyatukan elemen tradisi dan metafisika modern. Jika “leviation” adalah maksudnya “levitation” (melayang), maka pastikan ejaan tepat karena bisa mempengaruhi kesan profesional karya.</p><p><br/></p><p>Komposisi vertikal dengan elemen mahkota di atas memperkuat kesan monumental dan sakral. Namun, jika dilihat dari jarak jauh, karya ini tampak cukup padat di tengah dan bawah. Memberi ruang “napas” visual di beberapa area mungkin akan memperkuat efek dramatis secara keseluruhan.</p><p><br/></p><p>Teknik ukiran tampak cukup detail meskipun tidak terlalu jelas dari foto. jika ini dipresentasikan dalam forum akademik atau pameran, dokumentasi visual yang lebih tajam (dengan close-up detail) akan sangat membantu dalam mengapresiasi kompleksitas teknik.</p><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-04-08 03:48:36 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dyahretno13/he4p5d0vth9muh8j/wish/3399981838</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Candra Adi Nugraha/2312437022</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/dyahretno13/he4p5d0vth9muh8j/wish/3399982558</link>
         <description><![CDATA[<p>Sebuah karya seni yang berbahan dari kayu jati dan kayu sonokeling ini memiliki ukuran 120 x 35 cm yang di buat pada tahun 2019 oleh Achmad Gilang Ramadhan yang di beri judul SGER LEVITATION. Karya ini cukup tinggi dengan ukuran ukiran di setiap bagian dinding karya  yang memiliki bentuk seperti ornamen dayak yang di ukir dengan halus serta pembuatan karya yang presisi. Pada bagian atas karya terdapat sebuah mahkota yangterbuat dari logam. karya ini memiliki warna natural dari kayu jati dan kayu sono keling. </p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-04-08 03:49:13 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dyahretno13/he4p5d0vth9muh8j/wish/3399982558</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/dyahretno13/he4p5d0vth9muh8j/wish/3399983720</link>
         <description><![CDATA[<p>nama : Bening Swara Bumi</p><p>NIM&nbsp; &nbsp; : 2312429022</p><p><br/></p><p>karya : Achmad gilang ramadhan</p><p>judul karya : siger levitation</p><p>ukuran karya : 120 x 35 cm</p><p>tahun : 2019</p><p><br/></p><p>Deskripsi:</p><p>Karya "Siger Levitation" merupakan sebuah karya seni rupa yang terbuat dari bahan kayu jati dan kayu senokeling (sonokeling), degnan ukuran 120 x 35 cm, diciptakan pada tahun 2019 oleh Ahmad Gilang Ramadhan. Judul karya ini mengandung kata "Siger" yang merujuk pada mahkota tradisional Lampung, sementara "Levitation" (mengambang) mengisyaratkan kesan rinagn atau melayang.</p><p><br/></p><p>Analisis:</p><p>Material: Kayu jati dan sonokeling dipilih karena kekuatan, tekstur, serta warna alaminya yang kontras. Jati memberikan kesan kokoh.</p><p>Bentuk Dan Ukuran: Ukuran vertikal (120 cm) menciptakan dinamika tinggi, mungkin meniru bentuk siger yang menjulang. Siger diatas kayu utama juga terlihat melayang mewakili judul “Levitation”(mengambang).</p><p>Teknik: Kemungkinan menggunakan teknik pahat, dan laminasi.</p><p>Warna dan tekstur: Kontras antara kayu jati (cokelat muda) dan sonokeling (cokelat tua-hitam) memperkuat dimensi visual.</p><p><br/></p><p>Interpretasi:</p><p>Karya ini bisa dimaknai sebagai upaya memadukan tradisi (siger) dengan modernitas (levitasi). Siger yang biasanya berat dan simbolis, dihadirkan dalam bentuk yang seolah-olah ringan dan dinamis.</p><p><br/></p><p>Evaluasi:</p><p>Kelebihan:</p><p>-Kombinasi material yang unik dan estetis.</p><p>Konsep tradisi-dikontemporerkan relevan dengan perkembangan seni rupa Indonesia.</p><p>-Dimensi vertikal dan judul menciptakan kesan dramatis.</p><p>kekurangan:</p><p>-Foto tidak menampilkan detail teknik atau sudut pandang lengkap, sehingga sulit menilai kompleksitas karya.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-04-08 03:50:15 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dyahretno13/he4p5d0vth9muh8j/wish/3399983720</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Hilmy Nugraha Bagastama 2312470022</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/dyahretno13/he4p5d0vth9muh8j/wish/3399985934</link>
         <description><![CDATA[<p>Karya yang ditampilkan dalam foto adalah karya kayu berjudul "SIGER LEVITATION" oleh Achmad Gilang Romadhon, dibuat tahun 2019 dengan media kayu jati dan kayu sonokeling, berukuran 120 x 35 cm. Berikut adalah kritik terhadap karya ini dari segi estetika, dan konseptual</p><p><br/></p><p>1. Estetika:</p><p>Bentuk vertikal dan mahkota Siger menciptakan kesan monumental. Warna natural kayu memberikan nuansa hangat, namun latar presentasi terlalu mencolok dan mengganggu fokus pada karya.</p><p><br/></p><p>2. Teknis:</p><p>Penggunaan kayu jati dan sonokeling menunjukkan pemilihan material yang tepat. Namun, sambungan antara bagian utama dan mahkota terlihat kurang menyatu secara visual.</p><p><br/></p><p>3. Konseptual:</p><p>Judul “Levitation” menyiratkan pengangkatan nilai budaya ke ranah spiritual. Ide ini menarik, tapi kurang kuat divisualisasikan dalam bentuk karya.</p><p><br/></p><p>Kesimpulan:</p><p>Karya ini kuat secara simbolik dan material, namun bisa diperkuat dari segi presentasi visual dan eksplorasi bentuk agar pesan lebih tersampaikan.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-04-08 03:52:08 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dyahretno13/he4p5d0vth9muh8j/wish/3399985934</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Afriyal Wahyu Ramadhan 2312445022</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/dyahretno13/he4p5d0vth9muh8j/wish/3399987676</link>
         <description><![CDATA[<p>Karya kayu dari Achmad Gilang Ramadhan </p><p>judul : SIGER LEVITATION</p><p>bahan : Kayu jati dan sonokeling </p><p>ukuran : 120x35 cm</p><p>tahun : 2019</p><p><br/></p><p>deskripsi visual dari karya tersebut berbentuk persegi panjang berdiri dengan ukiran. bewarna coklat dan coklat tua di atas sendiri, yang melayang </p><p><br/></p><p>deskripsi kontekstual </p><p>Dalam konteks spiritual atau supranatural, levitasi sering dianggap sebagai kemampuan luar </p><p>biasa seseorang untuk melayang di udara tanpa bantuan teknologi, seringkali diasosiasikan dengan kekuatan batin, meditasi mendalam, atau keajaiban.</p><p><br/></p><p>evaluasi </p><p>Karya ini bisa lebih kuat secara naratif jika dilengkapi dengan latar belakang konsep (misal: kenapa Siger harus "melayang"? Apa filosofi di baliknya?).</p><p><br/></p><p>Presentasi visual bisa diperkuat dengan pencahayaan dramatis atau bayangan yang mendukung efek levitasi.</p><p>Pemanfaatan dua jenis kayu bisa dimaksimalkan untuk memperkuat makna — misalnya, perbedaan warna atau serat bisa jadi metafora antara masa lalu dan masa kini.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/3659922451/ed51188fe8e10215da029cc337cf1096/IMG20250408102507.jpg" />
         <pubDate>2025-04-08 03:53:09 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dyahretno13/he4p5d0vth9muh8j/wish/3399987676</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Jeconia Eliana 2312466022</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/dyahretno13/he4p5d0vth9muh8j/wish/3399989534</link>
         <description><![CDATA[<p>karya dengan judul SIGER LEVIATION ini terbuat dari kayu jadi dan kayu sonokeling. berukuran 120 x 35 cm dan dibuat pada tahun 2019. </p><p><br/></p><p>karya ini berbentuk seperti balok persegi panjang yang berdiri tinggi, terbuat dari kayu berwarna coklat dengan hiasan ukiran di samping sampingnya, diisi dengan ornamen. juga ada hiasan kepala di atasnya yang bisa melayang saat disambungkan ke listrik. </p><p><br/></p><p>karya ini dapat Mewakili struktur atau bangunan penting (seperti pilar, menara, atau tugu), simbol kestabilan dan keagungan. Mahkota khas adat Lampung, melambangkan kehormatan, kebangsawanan, dan identitas perempuan Lampung.</p><p><br/></p><p>karya ini bagus, menunjukkan nilai nilai simbolis kebudayaan Indonesia. dengan teknologi melayang pada bagian perhiasan kepala, memberikan kesan yang sangat menarik dan mistis.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-04-08 03:54:45 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dyahretno13/he4p5d0vth9muh8j/wish/3399989534</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Naufal Riski A/2312509022</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/dyahretno13/he4p5d0vth9muh8j/wish/3399989797</link>
         <description><![CDATA[<p>Observasi:</p><p>Karya berbentuk vertikal dan tampak seperti pahatan atau ukiran pada permukaan kayu.</p><p>Warna yang dominan adalah coklat tua dengan gradasi warna merah, oranye, dan kuning yang memberi kesan energik.</p><p>Terdapat ornamen atau bentuk seperti mahkota di bagian atas, menambah kesan spiritual.</p><p>Analisis:</p><p>Komposisi padat dengan banyak detail visual. Ada kesan figuratif dalam ukiran yang mungkin menggambarkan mitologi. Komposisi mengalir dari bawah ke atas, memperkuat makna “levitation”.dan tekstur dari kayu sangat menonjol. Ukiran menghasilkan permukaan yang penuh relief dan dimensi, menunjukkan keahlian teknis dalam mengolah material kayu.</p><p>interpretasi:</p><p>Judul "JIGER LEVIATION" mengarah pada makna terangkat atau melayang, yang bisa diartikan sebagai bentuk spiritualitas, kebangkitan. Penggunaan kayu sebagai media menambah kesan alami dan tradisional, kemungkinan besar ada hubungan antara tema karya dengan nilai-nilai budaya atau spiritualitas lokal.</p><p>evaluasi:</p><p>Karya ini bernilai tinggi secara visual, teknis, dan simbolik. Memadukan antara keahlian tradisional. Kekuatan utamanya terletak pada kekayaan tekstur, bentuk simbolis, dan pemaknaan spiritual.Nilai plusnya adalah teknik tinggi, visual kuat, makna mendalam.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-04-08 03:54:56 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dyahretno13/he4p5d0vth9muh8j/wish/3399989797</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/dyahretno13/he4p5d0vth9muh8j/wish/3399990453</link>
         <description><![CDATA[<p>Azzahratul Khairani_2312442022 </p><p>Judul Karya: SIGER LEVIATION</p><p>Seniman: Achmad Gilang Romadhon  </p><p>Media: Kayu jati dan kayu sonokeling  </p><p>Ukuran: 120 x 35 cm  </p><p>Tahun: 2019</p><p>Karya ini tampak sebuah instalasi berbentuk vertikal dengan dominasi material kayu jati dan sonokeling. Di bagian atas tampak bentuk mahkota Siger simbol kebesaran budaya Lampung yang seolah-olah melayang di atas bidang kayu berornamen ukiran tradisional. Komposisi warna kayu alami dan gradasi latar belakang yang kontras memberi kesan hangat dan sakral. Dari segi komposisi, karya ini memanfaatkan bentuk geometris vertikal yang kuat, menyimbolkan kekokohan dan kemegahan. Tekstur kayu yang digunakan memperkuat kesan natural dan tradisional, sedangkan mahkota Siger yang tampak “melayang” (levitation) menunjukkan teknik artistik yang cerdas dalam menciptakan ilusi optik. Ukiran pada kayu tampak halus dan terperinci, menunjukkan keterampilan teknis yang tinggi. Makna utama dari karya ini tampaknya adalah pengangkatan budaya lokal ke dalam konteks kontemporer. Siger sebagai simbol perempuan Lampung yang agung dan bermartabat dimaknai lebih dalam bukan hanya sebagai ornamen, tetapi sebagai identitas budaya yang perlu dijunjung tinggi. Proses levitasi atau melayang dapat diinterpretasikan sebagai bentuk penghormatan atau pencerahan budaya. Karya ini berhasil menggabungkan elemen tradisi dan inovasi visual secara harmonis. Pemilihan material kayu lokal memperkuat nuansa autentik dan ekologis. Namun, agar makna levitasi lebih terasa kuat, seniman bisa mengeksplorasi elemen ruang dan pencahayaan dalam instalasi tiga dimensi secara lebih mendalam. Presentasi visual cukup kuat, tetapi akan lebih optimal jika karya ini ditampilkan dalam setting ruang yang mendukung kesan sakralnya.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/3659872838/0ae04c910dbb15ba7dde29174a46c9f5/IMG_9093.jpeg" />
         <pubDate>2025-04-08 03:55:28 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dyahretno13/he4p5d0vth9muh8j/wish/3399990453</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Achmad yulianto/2312484022</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/dyahretno13/he4p5d0vth9muh8j/wish/3399990576</link>
         <description><![CDATA[<p>Siger levitation</p><p>Achmad Gilang Ramadhan</p><p>120x35cm</p><p><br/></p><p><br/></p><p>kayu jati dan sonokeling</p><p>Karya yang dibuat oleh Achmad Gilang Ramadhan dengan tinggi 1,2 m.  Body berbentuk limas dengan ornamen khas lampung dan bentuk mahkota yang melayang di atas. </p><p><br/></p><p>Berbahan kayu jadi di bagian badan dan kayu sonokeling di bagian hiasan paling atas karya ini sangat unik dan penuh dengan detail. </p><p>Mempunyai warna badan coklat muda dikarenakan menggunakan kayu jati dan hiasan paling atas yang berwarna kehitaman dikarenakan menggunakan kayu sonokeling. </p><p>Dengan ukuran sekitar 1,2m karya ini cocok dijadikan untuk home decor ruangan. </p><p><br/></p><p>Mungkin ada yang bertanya tanya tentang mahkota yang di atas mengapa bisa melayang, hal itu di sebabkan karena karya Ini menggunakan sistem levitasi magnetik yang dapat membuat mahkota dibagian paling atas karya bisa melayang. </p><p><br/></p><p>Menurut saya karya ini unik dan bagus dengan detail dan konsep levitasi magnetik nya yang unik membuat karya ini menjadi terkenal. </p><p><br/></p><p>Cuma bagi saya ukuran untuk karya ini terlalu tinggi, perbandingan tinggi dan lebar karya ini terlalu jauh sehingga membuat karya ini sedikit jomplang dan untuk teori levitasi magnetik nya mungkin ada beberapa orang yang tidak tau teori tersebut mungkin bisa lebih dijelaskan sedikit apa itu teori yang di gunakan pada deskripsi karya.  </p><p><br/></p><p>Mungkin itu saja karena bagian lainnya menurut saya sudah cukup</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/3659932651/d28a1bad4d487ff2e04a0d33706f23eb/IMG_20250408_WA0159.jpeg" />
         <pubDate>2025-04-08 03:55:34 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dyahretno13/he4p5d0vth9muh8j/wish/3399990576</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Azzahra Syahputri Hartono_2312459022_Kritik Karya Kriya Kayu</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/dyahretno13/he4p5d0vth9muh8j/wish/3399991154</link>
         <description><![CDATA[<p><em>Siger Levitation</em> (2019) oleh Achmad Gilang Romadhon adalah sebuah karya kriya kayu. Bentuknya berupa menara kayu dengan siger Lampung yang melayang diatasnya. Dimensinya cukup besar, yaitu 120x30 cm. Bahan yang digunakan adalah kombinasi dari kayu jati dan kayu sonokeling yang membuat kesan yang ditampilkan tampak natural dengan warna cenderung coklat muda. Terdapat ukiran khas daerah Lampung pada menara kayunya, menunjukkan craftmanship tinggi pada karya ini. Ukirannya lebih terasa tradisional, yang mungkin membuatnya terikat dengan persoalan yang tumbuh dan berkembang di masyarakat sekitar yang lebih familiar. </p><p><br></p><p>Secara konsep, karya ini menggunakan levitasi magnetik yang menarik mengingat padu-padan teknologi belum banyak diterapkan dalam karya kriya sehingga karya ini bisa dikategorikan dalam perpaduan tradisional juga modern. Kemudian dapat diketahui bahwa mungkin ada pergeseran dari fungsi siger sendiri yang dulunya sebagai mahkota atau hiasan kepala wanita, sekarang menjadi ikon Lampung, ini menunjukkan bahwa pemilihan siger pun dapat menjadi ciri khas tersendiri. <em>Siger Levitation</em> agaknya serupa dengan floating lamp yang sama-sama memiliki unsur melayang pada bendanya.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-04-08 03:56:01 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dyahretno13/he4p5d0vth9muh8j/wish/3399991154</guid>
      </item>
      <item>
         <title>R. Denis Hendy Fero Irawan / 2312461022</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/dyahretno13/he4p5d0vth9muh8j/wish/3399992162</link>
         <description><![CDATA[<p>Karya Achmad Gilang Ramadhan yang berjudul Siger Levitation berukuran 120x35 cm yang terbuat dari kayu jati dan sono keling dan dibuat pada tahun 2019. Karya ini berbentuk seperti menara atau pilar tinggi dengan ukiran geometri yang tampak pada tiap sisi permukaan dan terdapat sebuah mahkota yang melayang diatasnya.</p><p>Penggunaan kayu jati dan sonokeling menunjukkan pilihan material yang bermutu tinggi karana ayu-kayu ini dikenal akan kekuatan dan keindahan seratnya. Bentuk menara atau pilar yang tinggi menciptakan kesan yang menarik. Ukiran ukirab geometris  yang mungkin melambangkan suatu proses spiritual, "Siger" dalam judul mungkin merujuk pada mahkota adat Lampung, "Levitation" menunjukkan kemungkinan interpretasi tentang keagungan, kebebasan yang telah di realisasikan dengan mahkota yang melayang. Karya ini dapat diinterpretasikan sebagai representasi visual dari suatu proses spiritual, atau aspirasi menuju sesuatu yang lebih tinggi. Ventuk menara yang tinggi, dikombinasikan dengan ukiran hkiran geometris dan penggunaan material kayu bermutu tinggi, menciptakan kesan keagungan dan keanggunan. Secara teknis, karya ini menunjukkan penguasaan yang baik dalam penggunaan material dan komposisi visual.</p><p>Menurut saya meskipun secara visual menarik, karya ini mungkin kurang memberikan konteks atau narasi yang lebih kuat. Penjelasan lebih lanjut mengenai konsep dan simbolisme ukiran yang digunakan akan memperkaya pemahaman dan apresiasi terhadap karya ini. Tetapi secara keseluruhan visual sangat menarik dengan bentuk menara dan ukiran di tiap sisi dan ditambah dengan mahkota yang melayang menunjukan karya yang sangat menarik.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-04-08 03:56:47 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dyahretno13/he4p5d0vth9muh8j/wish/3399992162</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Naufal Gilang Ramadhan/2312458022</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/dyahretno13/he4p5d0vth9muh8j/wish/3399992189</link>
         <description><![CDATA[<p>Ahmad Gilang Ramadhan</p><p>SIGER LEVITATION</p><p>120 x 35 cm</p><p>2019</p><p><br></p><p>Sebuah karya buatan Ahmad Gilang Ramadhan merupakan karya yang sangat menarik. Mengambil nilai lokalitas yang ada di sekitarnya namun tetap dapat updet dengan perkembangan zaman. Karya kriya kayu yang berukuran 120 x 35 cm. Berbahan dasar kayu jati dan kayu sonokeling. Visualiasai objek siger lampung yang terdapat pada bagian utama di atasnya juga di ukir di bagian bawah karyanya. Pada area bawah tersapat banyak sekali ornamental yang di ukir pada kayu tersebut. Dipenuhi oleh ornamen khas lampung mulai dari motif batik siger, ornamen batik kapal, juga ornamen membentuk pohon hayat. Sungguh menjadikanya karya dengan nilai craftmanship yang tinggi. </p><p><br></p><p>Namun disisi lain karya ini dipadukan dengan disiplin ilmu lain ( science ) . Menjadi pertanyaan apakah karya ini dapat dilatakan karya kriya sendiri atau tidak mungkin akan banyak yg mempertanyakan, karena sering kali orang berfikir bahwa science dan art merupakan dua hal yg berlawanan. Namun jika kita kupas secara ontologis sebetulnya dua hal tersebut sejalan, hal tersebut terjawab dalam buku berjudul why science need art. Dalam buku tersebut dijelaskan dengan sangat jelas bahwa kita sebagai seniman dan ilmuwan memiliki cara kerja yang sama yang dimana biasanya kita akan melakukan riset terlebih dahulu baru kita akan mengeksesuki hal yang sudah kita riset. Kita juga dapat melihat kebelakang saat era renaissance, merupakan era kebangkitan eropa. Dan sebetulnya kalau dilihat dalam ranah kriya tidak perlu jauh jauh, kita bisa liat langsung dalam ranah kriya sendiri seperti contohnya keramik yang lekat sekali sebetulnya dengan ilmu kimia, karena memiliki campuran zat melalui glatsir. Begitu juga dengan textile yang berhubungan sekali dengan zat pewarna, tentunya hal tersebut merupakan buah pikir dari ilmu science. </p><p><br></p><p>Kalau bisa saya simpulkan karya ini sungguh menjadi sebuah terobosan yang mengangumkan, karena di balik banyak orang di kriya yang fokus pada carftmenship mas ahmad gilang romadhan dapat menampilkan karya yang tidak hanya kuat dalam teknis namun dapat mengupas sisi lain dalam karya kriya.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/3659850835/3d768f52fc77a921428f49ff0e8c5a5b/IMG_1805.jpeg" />
         <pubDate>2025-04-08 03:56:49 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dyahretno13/he4p5d0vth9muh8j/wish/3399992189</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/dyahretno13/he4p5d0vth9muh8j/wish/3399992674</link>
         <description><![CDATA[<p>Cintya Tiara Dika - 2312506022 <br><br>Seniman : Achmad Gilang Ramadhan<br>Judul : Siger Levitation<br>Bahan : Kayu Jati dan Kayu Sonokeling<br>Ukuran : 120 × 35 cm<br>Tahun : 2019 <br><br><strong>Deskripsi</strong><br>Karya berjudul <em>Siger Levitation</em> ini dibuat oleh Achmad Gilang Ramadhan pada tahun 2019 dengan bahan utama kayu jati dan kayu sonokeling. Ukurannya 120 × 35 cm dengan bentuk menyerupai <em>siger </em>/mahkota tradisional yang identik dengan adat Lampung. Secara visual, karya ini tampak berbentuk vertikal dengan detail ukiran yang memiliki warna khas kayu, dengan memadukan unsur tradisional dan kontemporer.<br><strong>Analisis</strong><br>Dari segi unsur rupa, karya ini mengandalkan komposisi yang menegaskan kesan kemegahan dan keagungan. Warna-warna hangat seperti kuning, coklat, dan merah tampak dominan, memberikan kesan sakral. Material kayu jati dan sonokeling menambah dimensi tekstural yang mendukung nilai estetisnya. Selain itu, ukiran-ukiran di permukaan kayu yang menunjukkan tingkat keterampilan tinggi dalam teknik pemahatan.<br><strong>Interpretasi</strong><br>Judul <em>Siger Levitation</em> dapat diartikan sebagai pengangkatan makna siger ke dalam konteks baru. <em>Siger</em> sendiri adalah simbol kehormatan bagi perempuan Lampung, sementara "levitation" (melayang) mungkin mengacu pada pengangkatan makna budaya ini ke tingkat spiritual. Karya ini bisa jadi ingin menyoroti nilai-nilai tradisional yang tetap relevan di era modern atau menggambarkan makna yang lebih luas tidak hanya daru segi budayahya saja.<br><strong>Evaluasi</strong><br>Karya ini memiliki daya tarik visual yang cukup kuat dengan pemilihan material alami dan detail ukirannya yang menarik. Dari sisi konsep, keberhasilannya terletak pada seniman yang mampu mengangkat simbol budaya dengan pendekatan kontemporer. Tetapi menurut saya akan jauh lebih menarik jika ada eksplorasi lebih lanjut tentang hubungan antara bentuk, warna, dan makna dalam karya ini. Secara keseluruhan. Karya tersebut sudah memiliki ukiran yang sangat bagus, tetapi menurut saya akan jauh lebih menarik kalau bentuk sigernya diperbesar lagi.<br></p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/3659838439/49f6a7606d00e0100fa24b13073b7cf1/IMG_20250408_WA0111.jpg" />
         <pubDate>2025-04-08 03:57:14 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dyahretno13/he4p5d0vth9muh8j/wish/3399992674</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/dyahretno13/he4p5d0vth9muh8j/wish/3399992890</link>
         <description><![CDATA[<p>Ita Purnama Sari / 2312502022</p><p><br/></p><p>karya ini dibuat oleh Achmad Gilang Ramadhan yang dibuat pada tahun 2019 menggunakan bahan dari kayu jati dan kayu sonokeling. karya ini berjudul siger levitation dengan kayu jati berwarna coklat muda untuk dibagian tatakan bawahnya dan kayu sonokeling yang berwarna hitam untuk karya yang mengapung diatas. karya ini memiliki panjang 125 cm dengan lebar 35 cm. untuk pengaplikasian karya ini menggunakan teknik levitasi magnetik yang mana suatu objek dapat melayang diudara karena adanya interaksi magnetik antara objek tersebut dengan medan magnet lainnya. kemudian terdapat juga ornamen- ornamen yang ada pada karya, seperti ornamen yang ada pada lampung disertai dengan detail detail yang ada pada karya. menurut saya karya ini sudah bagus akan tetapi untuk dibagian bawahnya terlalu memanjang dan terlalu besar, tidak sebanding dengan karya yang diatasnya. mungkin kalau yang dibagian bawahnya sedikit kecil, nanti akan mendapatkan bentuk yang proporsional dan juga terlihat sebanding.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-04-08 03:57:23 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dyahretno13/he4p5d0vth9muh8j/wish/3399992890</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Alifah Diana Prasasti (2312431022) </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/dyahretno13/he4p5d0vth9muh8j/wish/3399992978</link>
         <description><![CDATA[<p>Karya diatas memiliki judul 'Siger Levitation' yang dibuat oleh Achmad Gilang Ramadhan. Karya diatas dibuat dengan bahan kayu jati dan kayu sonokaling. Memiliki ukuran 120 x 35 cm. Karya ini berbentuk tinggi dan besarnya ideal. Karya ini dapat melayang apabila mesin dihidupkan. Karya ini berwarna coklat muda dan tua. Bentuknya rapi namun dari segi bentuk kurang menarik. Warna yang dipakai juga agak suram. Kelebihan dari karya ini adalah dapat melayang apabila mesin dihidupkan. Bentuknya sepertinya bisa untuk dikembangkan lagi agar lebih terlihat menarik. Warna yang dipilih mungkin bisa dipertimbangkan lagi agar menarik mata. Jadi, karya ini bagus karena beda daring yang lain dan menggabungkan mesin dengan karya seni, namun dari segi bentuk kayu bagian bawah dan pemilihan warna bisa dipikirkan lagi agar menarik mata. </p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/3659827096/0b921991639b698e0759345e5afba25a/IMG_20250408_102516.jpg" />
         <pubDate>2025-04-08 03:57:28 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dyahretno13/he4p5d0vth9muh8j/wish/3399992978</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/dyahretno13/he4p5d0vth9muh8j/wish/3399993691</link>
         <description><![CDATA[<p>NAMA: Oktavian Adi Prasetyo <br>NIM: 2312447022</p><p><br/></p><p>Karya : Achmad Gilang Ramadhan <br>Kayu jati dan sonokeling <br>120×35 (2019)</p><p>Deskripsi visual:<br>Karya ini merupakan patung berbentuk vertikal yang menyerupai tiang atau monumen. Pada bagian atas terdapat bentuk mahkota khas budaya Lampung yang dikenal sebagai "Siger" yang terlihat melayang. Permukaan kayu diukir dengan ornamen dan pola-pola etnik yang mencerminkan nilai-nilai tradisional. Warna dominan adalah cokelat alami kayu dengan detail di semua sisinya</p><p>Analisis formal:<br>Bentuk: Vertikal dan simetris, menciptakan kesan kokoh dan monumental.<br>Garis dan Pola: Terlihat penggunaan ukiran dengan pola tradisional yang berulang, memperkuat identitas budaya.<br>Warna: Didominasi warna alami kayu (cokelat), menonjolkan keaslian material. Presentasi digital menambahkan warna kontras untuk efek visual.<br>Tekstur: Ukiran kayu menghasilkan tekstur yang kaya, menunjukkan keahlian tangan.<br>Komposisi: Penempatan Siger di bagian atas menunjukkan hierarki visual yang kuat dan makna simbolis.</p><p>Interpretasi:<br>Judul "Siger Levitation" mengisyaratkan pengangkatan atau kemuliaan simbol budaya (Siger) yang melayang atau terangkat. Siger sebagai mahkota perempuan adat Lampung bisa diinterpretasikan sebagai lambang kehormatan, keindahan, dan kekuatan budaya lokal. Dengan menggunakan kayu jati dan sonokeling dua jenis kayu kuat dan bernilai tinggi seniman seolah menekankan pentingnya mempertahankan nilai-nilai tradisional yang kokoh dalam era modern.</p><p>Evaluasi<br>1. Konteks Budaya:<br>Karya ini berhasil menjembatani warisan budaya lokal dengan bentuk seni kontemporer. Pemilihan Siger sebagai simbol utama memperlihatkan upaya pelestarian identitas daerah di tengah globalisasi.<br>2. Teknik dan Material:<br>Penggunaan kayu jati dan sonokeling bukan hanya memberikan ketahanan dan estetika, tetapi juga memperlihatkan pemahaman mendalam terhadap medium. Teknik ukir yang presisi menunjukkan keterampilan teknis yang tinggi.<br>3. Konsep dan Orisinalitas:<br>Konsep levitasi memberi makna baru pada simbol tradisional. Ini merupakan pendekatan yang orisinal karena seniman tidak sekadar mereplikasi bentuk budaya, tetapi memberikan dimensi baru melalui penyusunan vertikal dan simbolisme modern.<br>4. Relevansi Akademik:<br>Karya ini relevan untuk kajian seni kontemporer berbasis lokalitas. Dapat menjadi objek penelitian dalam bidang kajian budaya visual, identitas lokal, dan transformasi simbol tradisional ke dalam seni modern.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-04-08 03:58:03 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dyahretno13/he4p5d0vth9muh8j/wish/3399993691</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/dyahretno13/he4p5d0vth9muh8j/wish/3399994288</link>
         <description><![CDATA[<p>Nama: Muhamad Zulkhafi</p><p>NIM: 2312434022 </p><p>Karya dari:</p><p>Achmad Gilang Ramadhan</p><p>SIGER LEVITATION</p><p>Kayu jati dan sonokeling</p><p>120x35cm </p><p>2019</p><p>Deskripsi visual:</p><p>Karya tersebut dibuat oleh Achmad Gilang Ramadhan dengan judul SIGER LEVITATION berbahan kayu jati dan sonokeling dengan ukuran 120x35cm</p><p>Secara visual karya ini mengambil inspirasi dari tradisi SIGER di daerah Lampung, Siger adalah mahkota logam dengan ornamen yang dikenakan oleh pengantin wanita dalam tradisi Sunda, terinspirasi oleh tokoh ksatria Subardha dan Srikandi, yang melambangkan ketangguhan dan keanggunan. Berbentuk segitiga dan bunga, Sigermelambangkan keesaan Tuhan dan keyakinan akan kehidupan setelah mati. namun karya ini terbuat dari kayu dengan teknik ukir dengan motif ornamen lampung sebagai tambahannya. Ada bagian unik dari karya ini yaitu meggunakan teknik levitasi, tenik levitasi adalah proses di mana sebuah benda diangkat dan melayang di udara tanpa dukungan mekanis, bisa dengan bantuan gaya magnetik (magnetic levitation) atau dengan cara lain</p><p>Analisis Formal:</p><p>Bentuk:</p><p>Karya ini memiliki dimensi pada ukiran ornamen lampung dengan ditambah mahkota diatasnya.</p><p>Warna:</p><p>Karya tersebut mempertahankan warna alami kayu, sehingga menambah kesan minimalis.</p><p>Interpretasi:</p><p>Karya ini menggabungkan antara tradisi lampung dengan teknik ukir yang bertujuan selain untuk karya instalasi tetapi juga dapat menjadi sarana pelestarian budaya lokal.</p><p>Evaluasi:</p><p>Warna dari karya ini mungkin masih bisa dikembangkan sehingga dapat menjadi karya kontemporer</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-04-08 03:58:36 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dyahretno13/he4p5d0vth9muh8j/wish/3399994288</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Review Siger Levitation</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/dyahretno13/he4p5d0vth9muh8j/wish/3399994396</link>
         <description><![CDATA[<p>Nama : Fanny Nuraini</p><p>NIM : 2312443022</p><p><br></p><p>Achmad Gilang Romadhon</p><p>Siger Levitation</p><p>Kayu jati dan kayu sonokeling</p><p>120 x 35 cm</p><p>2019</p><p><br></p><p>Karya ini merupakan karya tugas akhir dari Achmad Gilang Romadhon yang berjudul Siger Levitation yang dibuat pada tahun 2019. Karya ini dibuat menggunakan media kayu jati dan kayu sonokeling dengan ukuran 120 x 35 cm. Karya tugas akhir Siger Levitation karya Achmad Gilang Romadhon merupakan representasi visual yang menarik. Dari aspek formalitas, karya ini menunjukkan penguasaan media dan teknik ukiran yang baik. Penggunaan kayu jati dan kayu sonokeling juga menciptakan kontras dan harmoni alami dengan ukiran-ukirannya. Namun, mungkin dalam segi bentuk karya masih terlihat sederhana hanya saja full dengan ukiran ornamen dan memiliki ukuran cukup tinggi. Interpretasi dari karya ini pada judul  karya "Siger" Yang merupakan mahkota adat khas Lampung yang menjadi lambang kehormatan, keagungan, dan identitas perempuan Lampung. Sedangkan kata Levitation berarti melayang atau terangkat, yang dapat dimaknai sebagai pengangkatan nilai-nilai budaya ke dalam ranah yang lebih tinggi. Secara keseluruhan karya ini tugas akhir ini layak diapresiasi dari segi bentuk dan kontekstualnya.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-04-08 03:58:43 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dyahretno13/he4p5d0vth9muh8j/wish/3399994396</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Septi Wahyu Ika Lestari/2312482022</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/dyahretno13/he4p5d0vth9muh8j/wish/3399994466</link>
         <description><![CDATA[<p>Judul: SIGER LEVITATION</p><p>Seniman: Achmad Gilang Romadhon</p><p>Material: Kayu jati dan kayu sonokeling</p><p>Ukuran: 120 x 35 cm</p><p>Tahun: 2019</p><p><br/></p><p>Deskripsi </p><p>Karya ini berupa instalasi kayu dengan bentuk menyerupai tugu. Pada permukaan ukuran menggunakan ornamen tradisional daerah Lampung "Siger" mahkota khas adat Lampung yang terlihat pada bagian atas.</p><p><br/></p><p>Analisis </p><p> Ukuran pada permukaan kayu menggunakan nuansa ornamen tradisional yang kuat, dengan pemilihan dua jenis kayu jati dan sonokeling tidak hanya menciptakan perbedaan warna dan tekstur namun juga memperkuat kesan alami yang bernilai estetis.</p><p><br/></p><p>Intrepetasi </p><p>Judul “Siger Levitation” mengisyaratkan makna spiritual dan budaya. “Levitation” (melayang) bisa diinterpretasikan sebagai simbolisasi dari keagungan budaya lokal yang diangkat atau dimuliakan. Penempatan mahkota siger di atas karya memberi penekanan terhadap identitas lokal yang hendak diangkat oleh seniman.</p><p><br/></p><p>Evaluasi </p><p>Karya ini menarik karena telah berhasil menggabungkan nilai-nilai tradisional dengan pendekatan artistik. Karya ini mempresentasikan hasil usaha untuk merawat dan menampilkan warisan budaya. Penggunaan bahan alami (kayu ) sebagai media dapat mengarah pada wacana berkelanjutan jika diiringi dengan praktik penggunaan bahan yang bertanggung jawab. Karya ini berkontribusi pada pelestarian budaya lokal. Dengan memadukan material alami dan simbol adat, seniman juga memperkuat narasi mengenai pentingnya menjaga warisan tradisi di era global.</p><p><br/></p><p>Kritik akademik </p><p>"Singer Levitation" menampilkan perpaduan harmonis antara elemen tradisional dan pendekatan kontemporer. Hal ini dapat terlihat dengan mengangkat simbol budaya Lampung kedalam bentuk monumen kayu yang artistik, seniman berhasil menciptakan karya yang tidak hanya bernilai seni tinggi, melainkan juga memiliki makna sosial dan budaya yang mendalam. Karya ini juga mengajak para penonton untuk merenungkan pentingnya menjaga dan melestarikan kearifan lokal ditengah arus modernisasi global.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/3659940626/15a2cc461ed8c1497a895b479aac97e2/ec64fe87_6984_4d3f_9484_5d0b18c612a3.jpeg" />
         <pubDate>2025-04-08 03:58:48 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dyahretno13/he4p5d0vth9muh8j/wish/3399994466</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nama : Athaya Nisrina NIM : 2312474022</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/dyahretno13/he4p5d0vth9muh8j/wish/3399994701</link>
         <description><![CDATA[<p>Judul : SIGER LEVITATION</p><p>Nama : Achmad Gilang Ramadhan</p><p>Ukuran : 120 x 35 cm</p><p>Tahun : 2019</p><p>Media : Kayu jati dan Kayu sonokeling</p><p><br></p><p>Karya berjudul <em>Siger Levitation</em> ini berbahan kayu jati dan sonokeling, dua jenis kayu yang dikenal kokoh dan tahan lama, sehingga sering digunakan dalam pembuatan produk kriya berkualitas tinggi. Karya ini berbentuk bangun ruang trapesium dengan ukuran 120 x 35 cm yang memanjang ke atas, memberikan kesan elegan dan menjulang. Karya ini merupakan interpretasi dari simbol siger, mahkota tradisional khas Lampung yang melambangkan kehormatan. Secara visual, ukiran pada karya ini kaya akan ornamen tradisional yang dipadukan dengan sentuhan kontemporer, menciptakan perpaduan antara nilai budaya dan inovasi modern. Detail ukiran yang rumit memperkuat daya tarik visualnya, membuat kesan mewah. Objek siger yang melayang atau levitation itu sendiri juga merupakan nilai plus karena keunikannya.</p><p>Dalam evaluasi, karya ini kurang jelas dalam segi fungsional, karena tidak memiliki penjelasan atau memperlihatkan tampilan penggunaan praktis yang spesifik. Namun, dari segi estetika, Siger Levitation merupakan karya yang sangat menarik sebagai objek dekoratif. Keindahan ukirannya, pemilihan material berkualitas, serta nilai budaya yang kuat menjadikannya sebuah karya seni kriya yang bernilai tinggi.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-04-08 03:59:00 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dyahretno13/he4p5d0vth9muh8j/wish/3399994701</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/dyahretno13/he4p5d0vth9muh8j/wish/3399994715</link>
         <description><![CDATA[<p>brian surya saputra/2312492022</p><p>SIGER LEVITATION / Achmad Gilang Ramadhan.</p><p>karya ini terbuat dari kayu jati dan sono keling, berukuran 120 x 35 cm. Berbentuk trapesium yang memanjang keatas, yang diatasnya terdapat siger  yang merupakan simbol budaya lampung. Karya ini terbuat dari kayu jati dan sono keling yang dipahat membentuk motif ornamen. karya ini memadukan konsep budaya dengan teknik modern. yang membuat karya tersebut menarik yang saya lihat dari foto, siger tersebut nampak seperti melayang, namun ornamen pahatan kayu yang terdapat didalam trapesium nampak kurang jelas apa yang dimaksud, bentuk trapesium yang memangjang juga terlihat kaku dan kurang menarik.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-04-08 03:59:01 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dyahretno13/he4p5d0vth9muh8j/wish/3399994715</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Review Siger Levitation </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/dyahretno13/he4p5d0vth9muh8j/wish/3399994943</link>
         <description><![CDATA[<p>Nama : Clementine Electra Deeva Maharani </p><p>NIM : 2312457022</p><p><br/></p><p>Karya tersebut berjudul "Siger Levitation" yang dibuat oleh seniman  Achmad Gilang Ramadhan dengan material Kayu Jati dan Kayu Sonokeling, berukuran 120 cm x 35 cm dan dibuat pada tahun 2019. Diberi judul "Levitation" karena karya Siger yang terletak diatas kayu terlihat seolah-olah mengambang. Menurut saya penggunaan konsep levitation yang diterapkan pada karya merupakan suatu terobosan unik yang dapat menjadi inspirasi bagi seniman-seniman, khususnya seniman muda karena dapat menjadi salah satu referensi sumber ide dalam mengembangkan pemikiran untuk menciptakan suatu karya. Hanya saja untuk bentuk kayu menurut saya terlihat sederhana. Yang membuat menarik dari kayu tersebut karena terdapat ukiran Ornamen di dalamnya. Secara keseluruhan menurut saya ide dan konsep sudah bagus dan menarik, namun hasil jadi menurut saya apabila dilihat secara visual seperti terlihat kaku, terutama pada bagian desain bentuk kayu.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-04-08 03:59:14 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dyahretno13/he4p5d0vth9muh8j/wish/3399994943</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/dyahretno13/he4p5d0vth9muh8j/wish/3399994950</link>
         <description><![CDATA[<p>Nama : Mahmudah</p><p>NIM : 2312450022</p><p><br/></p><p>MATA KULIAH KRITIK SENI 8 APRIL 2025</p><p>seniman : Achmad Gilang Romadhon</p><p>judul karya : SIGER LEVITATION</p><p>bahan : kayu jati dan kayu sonokeling </p><p>ukuran karya 120cm x 35 cm</p><p>tahun pembuatan 2019</p><p><br/></p><p><br/></p><p>karya seni ini merupakan karya yang diciptakan dari bahan dasar kayu berbentuk balok memiliki 4 sisi yang diukir disetiap sisinya dengan motif bentuk siger khas dari Lampung.  pada gambar yang disajikan dapat terlihat juga ada sebuah kayu yang dipahat menyerupai siger yang diletakkan berada tepat diatas kayu balok panjang yang terlihat menyambang tanpa adanya penyangga. dengan teknik levitation seniman ingin menunjukkan bahwa bahan dasar kayu juga dapat diaplikasikan dalam teknik ini. karya ini sangat unik karna keberhasilan seniman dalam menyatukan teknik levitation dengan bahan dasar kayu, karna pada mulanya teknik ini digunakan dibidang fotografi. dengan pembuatan karya ini seniman dapat menunjukkan keberlangsungan seni dengan menciptakan karya seni modern dengan penggabungan dan teknik baru dalam bidang karyanya. karya ini dalam bidang akademik dapat dinilai sebagai bentuk karya seni yang konseptual yang menghubungkan nilai lokal dan pemikiran secara global.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-04-08 03:59:15 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dyahretno13/he4p5d0vth9muh8j/wish/3399994950</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Arum Tri Wulandari/2312500022</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/dyahretno13/he4p5d0vth9muh8j/wish/3399994951</link>
         <description><![CDATA[<p>Karya Kriya dengan judul SIGER LEVITATION 2019 karya Achamd Gilang Ramadhon menampilkan karya yang sangat menarik, dimana dalam karya ini diterapkan "Levitation". Levitation merupakan cara membuat suatu benda mengambang di udara dengan magnetic yang tampak menentang gravitasi. Karya ini berukuran 120x35cm dengan bentuk 3D bangun ruang persegi panjang yang sedikit mengecil pada bagian atas namun tetap berbentuk persegi. Pada bagian ini karya terbuat dari kayu Jati dan kayu sonokeling yang diukir dengan motif ornamen khas Lampung dengan warna coklat tua dan kekuningan. Pada bagian atas karya ini terdapat sebuah SiGER khas Lampung yang melayang karna penerapan Levitation pada karya ini. </p><p>Menurut saya karya ini memiliki inovasi baru yang sangat menarik, dimana Levitation yang awalnya diterapkan pada teknik fotografi, berhasil diterapkan pada sebuah karya kriya, namun penerapan ukiran dan warna yang dipilih terlihat kuno. Sebagai karya non fungsional karya ini cocok diterapkan sebagai dekorasi area indoor. Karya ini menunjukkan kreativitas yang dapat menjadi sumber inspirasi yang mungkin kedepannya dapat diterapkan inovasi dimana karya bisa dibuat terus melayang tanpa perlu dinyalakan.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-04-08 03:59:15 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dyahretno13/he4p5d0vth9muh8j/wish/3399994951</guid>
      </item>
      <item>
         <title>nama : petra patricia pakpahan nim : 2312490022</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/dyahretno13/he4p5d0vth9muh8j/wish/3399994965</link>
         <description><![CDATA[<p><br/></p><p>Achmad Gilang Romadhan</p><p>SIGER LEVITATION </p><p>Kayu Jati dan Kayu Sonokeling</p><p>120 x 35 cm</p><p>2019</p><p><br/></p><p>gambar yang ditampilkan berupa ukiran kayu yang berbentuk balok dengan ukuran 120 x 35 cm. Pada di atas nya, terdapat sebuah bentuk salah satu monumen khas daerah lampung yaitu 'Siger' dengan posisi melayang. Bahan yang dipakai pada karya ini ialah kayu jati dan kayu sonokeling. Pada tampang kayu tersebut, terdapat sebuah ukiran-ukiran dari khas lampung. Justru yang menarik dari karya ini ialah monumen 'Siger' nya melayang diatas.</p><p>Karya tersebut terbuat dari ukiran kayu, yakni berupa seni kerajinan tangan tradisional, tetapi dengan karya ini menggabungkan teknologi modern berupa levitasi magnetik, hal itu yang membuat karya ini sangat menarik. Dengan penggabungan dari karya seni tradisional dengan teknologi modern, hal itu dapat membuka peluang bagi eksplorasi baru dalam dunia seni. Tidak hanya menciptakan karya seni estetis tetapi dengan ini dapat memberikan dimensi baru dalam pengalaman visual.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-04-08 03:59:16 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dyahretno13/he4p5d0vth9muh8j/wish/3399994965</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Selia setyowati/2312485022</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/dyahretno13/he4p5d0vth9muh8j/wish/3399994976</link>
         <description><![CDATA[<p>Siger Levitasion (2019) berukuran 120 X 35 cm sebuah karya kriya kayu, berbahan kayu jati dan kayu sonokeling berupa menara siger dengan tekhnik Levitasi magnetic milik Achmad Gilang Ramadhan terdapat Siger dan karya ini juga menggabungkan teknik ukiran tradisional motif ornamen Lampung.</p><p>"Siger" dalam judulnya merujuk pada mahkota atau penutup kepala tradisional yang memiliki makna simbolis yang kuat  khususnya yang berkaitan dengan kebesaran atau kehormatan."Levitasi" menggambarkan kondisi melayang atau terangkat, yang memberi kesan bahwa karya ini seolah-olah melayang atau berada dalam keadaan seimbang dan tidak terikat oleh gravitasi.karya ini memberikan kesan bahwa meskipun benda tersebut terangkat atau melayang, ia tetap terjaga dalam keselarasan dan stabilitasnya.Menurut saya karya ini menciptakan ruang refleksi bagi penonton, mengajak mereka untuk memahami lebih dalam tentang nilai-nilai kebudayaan, spiritualitas, dan keseimbangan dalam kehidupan. Meskipun ada beberapa tantangan dalam hal keseimbangan visual dan kompleksitas bentuk, karya ini tetap menunjukkan kualitasnya dan pemahaman yang mendalam tentang material dan bentuk. Secara akademik karya ini memiliki kesan ringan meskipun terbuat dari kayu, yang merupakan bukti keahlian tinggi dalam merancang karya seni yang menggabungkan aspek berat dan ringan dalam satu objek.Meskipun terdapat beberapa tantangan terkait keseimbangan visual dan kompleksitas bentuk. Karya ini berhasil menyampaikan pesan yang kuat tentang keseimbangan dan warisan budaya .</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-04-08 03:59:16 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dyahretno13/he4p5d0vth9muh8j/wish/3399994976</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Riview Siger Levitation </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/dyahretno13/he4p5d0vth9muh8j/wish/3399995053</link>
         <description><![CDATA[<p>Nama : Kun Arsy Wijayanti </p><p>Nim : 2312473022</p><p><br/></p><p>Achmad Gilang Romadhon</p><p>siger levitation </p><p>kayu jati dan kayu sonokeling </p><p>120×35 cm</p><p>2019</p><p><br/></p><p>karya ini yang dibuat menggunakan kayu jati dan kayu sonokeling bentuknya tinggi menjulang dengan hiasan siger yang berasal dari lampung di bagian atas. karya ini rapi dan dalam pembuatannya punya keterampilan dalam mengukir dan mengolah kayu. tapi klo dilihat dari idenya karya ini mungkin kurang tepat karna dari judul karya ini levitation yang berarti melayang tapi saat dilihat kelihatan kaku ngga ada kesan ringan atau melayang yang dilihat dari bentuknya. siger levitation mungkin maksudnya menunjukkan bagaimana budaya (sigernya) bisa diangkat atau dimuliakan tapi secara tampilan itu tidak terlalu terlihat seperti sedang melayang. lebih terasa seperti tiang atau monumen kokoh dan berat</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-04-08 03:59:21 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dyahretno13/he4p5d0vth9muh8j/wish/3399995053</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/dyahretno13/he4p5d0vth9muh8j/wish/3399995081</link>
         <description><![CDATA[<p>Zahra Nurwita</p><p>(2312441022)</p><p><br></p><p><br></p><p>Seniman : Achmad Gilang Romadhon</p><p>Judul : Siger Levitation</p><p>Material : kayu jati dan kayu sonokeling</p><p>Ukuran : 120 x 35 cm</p><p>Tahun : 2019</p><p><br></p><p>Karya diatas secara visual memiliki bentuk seperti pilar yang setiap permukaan nya dipenuhi ukiran dan diatasnya terdapat objek seperti mahkota atau dinamakan siger yang terlihat melayang. Pilar yang terlihat kokoh memiliki warna coklat muda dan siger berwarna coklat tua yang memberikan kesan hangat. </p><p>Seperti namanya "Levitation" yang artinya melayang yang dapat diasumsikan sebagai kebebasan yang merupakan pesan disampaikan oleh seniman. Kemudian pilar yang menjulang merepresentasikan sebuah pencapaian atau upaya menuju kebebasan. </p><p>Penggunaan material kayu jati dan kayu sonokeling yang memiliki kekuatan dan kualitas yang sangat bagus. Secara estetika, karya tersebut memiliki bentuk sederhana dan komposisi yang harmonis. </p><p>Dalam akademik pendekatan formalisme digunakan seniman untuk  menunjukkan keberhasilan dalam menjaga keseimbangan antara bentuk dan pesan. Karya ini juga memiliki konseptual antara nilai lokal dan pemikiran global.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/3659945579/97730a27e1fc3f77bc37549345c04543/IMG_20250408_102613_2.jpg" />
         <pubDate>2025-04-08 03:59:22 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dyahretno13/he4p5d0vth9muh8j/wish/3399995081</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/dyahretno13/he4p5d0vth9muh8j/wish/3399995146</link>
         <description><![CDATA[<p>Nathania Zahran/2312479022</p><p><br></p><p>Pada karya seniman Achmad Gilang Romadhon, membuat karya menara siger. memunculkan beragam ornamen-ornamen yang dipahat pada bidang kayu jati, kesan monumen yang sakral dan magis sangat terpancar pada karya ini. Kayu tersebut di combine dengan kayu sonokeling, membuat kontras dari kayu jati yang cenderung lebih terang (sumber: Toko Perhutani), dan menambah keindahan karya karena kedua kayu mempunyai serat&nbsp; dan warna yang menarik. Ukiran yang di buat saling bersinggungan dari bawah keatas, mengalur sampai ke siger yang mengapung di atas karya kayu.</p><p>Mengangkat tema siger yang berasal dari lampung, tidak jarang di lihat pada karya. Namun saat di aplikasikan pada kriya kayu merupakan hal baru, apa lagi seniman menggunakan teknik modern levitasi.</p><p>Menggunakan teknik levitasi magnetik yang merupakan tolak menolak kedua buah magnet sehingga tolakan tersebut menimbulkan jarak sehingga karya yang dibuat&nbsp; tampak melayang.</p><p>Terdapat dua hal yang berseberangan pada karya ini, modern dan tradisional. Dapat dilihat di tema tradisional yang di angkat pada karya, dan teknik levitasi yang modern.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/3659821733/c972598bba89ce441b17cfdf862eadcd/IMG_5323.jpeg" />
         <pubDate>2025-04-08 03:59:26 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dyahretno13/he4p5d0vth9muh8j/wish/3399995146</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>riskykur2004</author>
         <link>https://padlet.com/dyahretno13/he4p5d0vth9muh8j/wish/3399995151</link>
         <description><![CDATA[<p>Risky kurniawan </p><p>2312433022</p><p><br/></p><p>TUGAS KRITIK SENI </p><p>Achmad Gilang Ramadhan</p><p> "SIGER LEVITATION"</p><p>Kayu jati dan kayu sonokeling </p><p>120 X 35 Cm</p><p>2019</p><p>karya diatas Karya ini berbentuk vertikal seperti sebuah pilar atau menara dengan tinggi dominan dan dasar yang lebih sempit. Di bagian puncaknya terdapat ornamen berbentuk mahkota siger berwarna hitam / silver  yang menjadi pusat perhatian, melambangkan identitas budaya Lampung. Permukaan karya dihiasi dengan pola-pola dekoratif dan figuratif yang tampaknya terinspirasi dari motif tradisional atau simbol budaya lokal, dengan palet warna hangat seperti coklat, oranye, dan merah, berpadu dengan aksen warna cerah di sekelilingnya. Material yang digunakan digunakan adalah kayu jati dan kayu sonokeling .karya diatas memiliki ukuran karya  120x 35 . karya diatas menggunakan 2 teknik yang berbeda yang dimana bagian kayu menggunakan teknik tatah atau ukir dan yang atas menggunakan teknik atau teknologi levitasi karya diatas juga memiliki satu hal yang inii yaitu levitasi yang ada di ujung berbentuk siger</p><p>Karya ini memiliki komposisi simetris dan dominasi garis vertikal yang memberi kesan kuat tentang gerakan ke atas atau levitasi. Warna-warna hangat seperti coklat, emas, dan sedikit warna cerah memberikan suasana hangat dan agung, sementara tekstur kayu asli menambah kesan tradisional dan alami. Ukiran atau pola di permukaannya menciptakan kesan visual yang kaya, dan bentuk ramping karya ini mempertegas kesan elegan sekaligus sakral. Secara keseluruhan, karya ini memadukan elemen visual dan simbolik </p><p><br/></p><p>"SIGER LEVITATION" dapat dipahami sebagai upaya seniman untuk mengangkat dan memuliakan budaya Lampung, yang dilambangkan melalui mahkota siger di puncak karya.</p><p>Karya ini memiliki konsep yang kuat karena berhasil mengangkat budaya lokal lewat simbol siger, dan memberikan kesan spiritual melalui efek levitasi atau seolah melayang. Namun, maknanya akan terasa lebih dalam jika seniman menjelaskan secara jelas hubungan antara teknik levitasi dengan filosofi siger atau budaya Lampung. Misalnya, apakah levitasi ini melambangkan budaya yang sedang diangkat ke posisi yang lebih tinggi, atau sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai luhur budaya Lampung? </p><p>secara visual Pemilihan warna-warna hangat seperti coklat alami kayu, emas, dan aksen merah menciptakan suasana visual yang kuat dan kaya, memperkuat kesan budaya serta keagungan simbolik. </p><p>Namun, dari sudut pandang saya perlu ada keseimbangan antara elemen visual utama dan ornamen tambahan agar komposisi tidak terlalu padat atau mengganggu fokus utama. Elemen dekoratif yang terlalu ramai dapat mengurangi kejelasan pesan visual dan membebani struktur estetis karya.</p><p>inovasi dalam <em>"SIGER LEVITATION"</em> patut diapresiasi sebagai langkah kreatif yang memperkaya pendekatan seni rupa kontemporer berbasis budaya lokal. Meski demikian, dari perspektif saya , inovasi tersebut akan lebih kuat jika didukung oleh pendekatan yang lebih interdisipliner, integratif, dan konseptual agar tidak berhenti pada aspek visual, melainkan memberi kontribusi baru dalam wacana seni berbasis budaya dan teknologi.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/3389678805/41903c9283b091ce595672cabce9f358/IMG_5977.jpeg" />
         <pubDate>2025-04-08 03:59:26 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dyahretno13/he4p5d0vth9muh8j/wish/3399995151</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/dyahretno13/he4p5d0vth9muh8j/wish/3399995383</link>
         <description><![CDATA[<p><br>Suhariah (2312499022)</p><p><br/></p><p>Siger Levitation, Achmad Gilang Ramadhan</p><p>Kayu jati dan kayu sonokeling</p><p>120 x 35 cm</p><p>2019</p><p><br/></p><p>Karya Tugas Akhir mahasiswa ini menampilkan mahkota tradisional diatas kayu berukiran ornamen NTT. Dilatarbelakangi oleh keunikan dari karya tersebut. Siger dibuat melayang dengan teknik levitasi, dimana tidak ada kontak fisik dengan kayu dibawahnya. Kayu diukir manual dengan motif ornamen dari NTT serta finishing mempertahankan warna alami kayu.</p><p><br/></p><p>Siger yang melambangkan keangungan atau menjadi indentitas budaya ditempatkan melayang diatas kayu berornamen dengan levitasi magnetik hal ini memadukan konsep tradisional dan kotemporer. Tetapi dalam penempatan karya kurang sesuai, sehingga mengurangi kesan simbolik.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-04-08 03:59:42 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dyahretno13/he4p5d0vth9muh8j/wish/3399995383</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Andre Ekarista (2312486022)</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/dyahretno13/he4p5d0vth9muh8j/wish/3399995444</link>
         <description><![CDATA[<p>Achmad Gilang Romadhan</p><p>Judul:SIGER LEVITATION </p><p>bahan: jati dan sonokeling </p><p>Ukuran 120x35 cm</p><p>2019</p><p>Karya ini memiliki bentuk 3 dimensi dengan bentuk memanjang dengan bahan kayu jati dan sonokeling yang diukir mendetail dengan motif siger khas daerah Lampung dengan finishing clear menjadikan karya tersebut terlihat indah. Warna yang dihasilkan dari kayu yang diclear memberikan kesan mengkilap yang menarik perhatian. Karya ini sangat cocok digunakan sebagai interior sebuah ruangan yang bisa diserasikan dengan furniture apa saja.</p><p>Konsep karya ini yaitu Siger Levitation yang merepresentasikan melayangnya benda tersebut dengan makna yang sangat menarik</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-04-08 03:59:45 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dyahretno13/he4p5d0vth9muh8j/wish/3399995444</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Satria Al-ghifari Mahrestu/ 2312452022</title>
         <author>satriaalghifari733</author>
         <link>https://padlet.com/dyahretno13/he4p5d0vth9muh8j/wish/3399995534</link>
         <description><![CDATA[<p> Karya yang dibuat oleh Achmad Gilang Romadhon berjudul SIGER LEVITATION. Karya ini terbuat dari matrial  kayu jati dan kayu sonokeling, dengan ukuran 120 x 35 cm dan dirancang pada tahun 2019. Karya ini menyerupai tiang monumen, dilengkapi dengan ornamen khas budaya Lampung serta sebuah mahkota siger di bagian atas. Ukiran yang terdapat pada permukaan kayu menggambarkan motif tradisional yang mencerminkan akar budaya yang mendalam. Penggunaan material kayu jati dan sonokeling menyampaikan kesan yang kuat dan berkelas. Latar belakang yang berwarna cerah menambahkan elemen kontemporer yang menarik perhatian.</p><p> Bentuk yang simetris dan vertikal menciptakan kesan monumental serta spiritual. Dominasi warna cokelat alami yang berasal dari kayu memberikan nuansa hangat dan etnik, yang kontras dengan latar berwarna cerah yang bersifat modern. Permukaan kayu diukir dengan detail, menampilkan motif khas Lampung yang kaya akan filosofi. Mahkota siger menjadi penanda identitas budaya yang kokoh. Karya ini memiliki nilai estetis yang tinggi dari segi visual dan teknik pengerjaan. Kombinasi antara tradisi dan modernitas mencerminkan pemikiran kritis dan reflektif dari seniman terhadap identitas lokal. Mahkota Siger adalah simbol budaya khas masyarakat Lampung, berbentuk seperti mahkota emas dengan tujuh lekukan atau lebih, yang melambangkan kebesaran, keagungan, dan martabat perempuan Lampung. Siger Levitation, memperlihatkan upaya penting pelestarian budaya melalui media seni rupa. Namun, jika dibandingkan dengan perkembangan seni di luar akademik yang lebih eksperimental dan konseptual, karya ini masih bisa berkembang lebih jauh dari segi narasi dan pendekatan media campuran.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-04-08 03:59:48 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dyahretno13/he4p5d0vth9muh8j/wish/3399995534</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nama : Cinta warna perancis kasi</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/dyahretno13/he4p5d0vth9muh8j/wish/3399995674</link>
         <description><![CDATA[<p>Nim : 2312436022</p><p><br/></p><p><br/></p><p>Foto diatas merupakan sebuah karya yang dibuah oleh seorang mahasiswa ISI Yogyakarta jurusan kriya kayu yang bernama Achmad Gilang Ramadhan, karya tersebut dibuat sekitar tahun 2019. Karya tersebut menurut pandangan saya menampilkan sebuah persegi panjang yang di berdirikan, tingginya sekitar 120cm dengan lebar 35cm. Bahan yang digunakan oleh Achmad yaitu kayu jati dan kayu sonokeling. Menurut saya karya tersebut hanya untuk hiasan saja, sehingga memiliki bentuk persegi dan pada bagian atasnya terdapat sebuah siger ber ornamen dan berbahan logam. Selain itu pada dinding dinding kayu terdapat ukiran ukiran yang dapat memperindah sebuah karya, sepertinya karya tersebut menampilkan sebuah karya siger yang diletakkan pada balok kayu yang diukir sehingga menampilkan karya indah. Namun apabila achmad menampilkan sebuah siger yang lebih besar pada bagian atas maka akan lebih menonjol dan terlihat sehingga orang orang yang melihatnya tidak terfokus pada bagian bawah. Selain itu apabila kayu dibentuk dengan model lain seperti bentuk" yang unik mak jauh lebih sempurna dan tidak terlalu monotoon</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-04-08 03:59:57 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dyahretno13/he4p5d0vth9muh8j/wish/3399995674</guid>
      </item>
      <item>
         <title>2312515022</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/dyahretno13/he4p5d0vth9muh8j/wish/3399996506</link>
         <description><![CDATA[<p>Nama seniman: Achmad Gilang Ramadhon</p><p>Judul karya: Siger Levisation</p><p>Bahan: Kayu jati dan kayu sonokeling</p><p>Ukuran: 120 × 35 cm</p><p>Tahun: 2019</p><p>Pengamatan (Observasi)</p><p>Media: Kayu jati dan sonokeling, menunjukkan kekuatan dan keindahan natural.</p><p>Bentuk: Vertikal dengan ornamen di atas menyerupai mahkota (kemungkinan Siger, mahkota khas Lampung).</p><p>Warna: Kombinasi warna cokelat alami kayu dan aksen visual lain seperti ungu-merah di bagian bawah.</p><p>Analisis</p><p>Karya ini tampaknya mengambil inspirasi dari budaya lokal (Siger dari Lampung).</p><p>Komposisi vertikal dan material kayu memberi kesan monumental dan kokoh.</p><p>Kombinasi kayu jati dan sonokeling bisa mencerminkan perpaduan nilai tradisional dan estetika tinggi.</p><p> Interpretasi</p><p>Judul Siger Levitation memberi kesan spiritual atau simbolik: mungkin mengangkat nilai budaya (Siger) ke tingkat yang lebih tinggi atau menunjukkan keagungan budaya tersebut.</p><p>“Levitation” juga bisa dimaknai sebagai penghormatan terhadap budaya Lampung yang seolah “melayang” atau menjulang tinggi.</p><p>Evaluasi</p><p>Karya ini sukses membawa simbol budaya ke dalam bentuk kontemporer dengan pendekatan modern namun tetap menghargai nilai tradisi.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-04-08 04:00:34 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dyahretno13/he4p5d0vth9muh8j/wish/3399996506</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nur Rahma Hidayah (2312483022)</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/dyahretno13/he4p5d0vth9muh8j/wish/3399996849</link>
         <description><![CDATA[<p>Achmad Gilang Romadhon</p><p>Seger Leviation</p><p>Kayu jati dan Kayu sonokeling</p><p>120×35 cm</p><p>2019</p><p>Metode yang digunakan dalam proses kritik akademis menggunakan metode formalisme yang membahasan mengenai formalitas bentuk yang menjadi fokus penilaiyan yang terdiri dari pengolahan bentuk, keterampilan teknis dalam membentuk. Bentuk dari seger levition ini berupa balok yang yang disekeliling nya diberikan ornamen khas dari lampung yang terdapat dibagian samping kanan dan kirinya. Bagian atas dari bagian balok terdapat siger yang melayang yang berasal dari lampung. Siger tersebut dapat bergerak memutar yang digerakan dengan tenaga mekanik. Siger tersebut melayan karena terdapat tenagan mekanik yang digerakan. Teknik yang digunakan dalam membuat siger leviation ini dengan cara dipahat pada bagian balok yang terdapat beberapa ornamen yang menghiasi pada sekelilingnya. Siger leviation ini terbuat dari kayu jati dan kayu sonokeling yang terkenal dengan kekuatan nya. Siger leviation ini juga termasuk karya yang terbaru karena karya sebelum-sebelumnya yang berbentuk seperti itu" aja dan jarang siger yang digunakan seperti karya tersebut yang menjadi hiasan yang menarik karena siger nya dapat bergerak memutar dan melayang. Karya tersebut berwarna coklat muda pada bagian baloknya dan warna coklat kehitaman pada bagian sigernya. Karya siger leviation menjadi karya monumentelan yang sangat bagus dan menarik yang memiliki ciri khas ukiran yang mengelilingi pads bagian kubusnya yang memiliki ukiran yang halus dan detail. Karya tersebut memiliki kekurangan dan kelebihan nya. Kekurangan dari karya tersbut pada bagian warna kayu yang berbeda dan mencolok sedangkan kelebihan karya tersebut dari sigernya yang dapat melayang dan berputar yang menjadi ciri khas karya tersebut.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/3659947184/550faf2a0a24c453075f27fbcf34bb1e/20250408_102645.jpg" />
         <pubDate>2025-04-08 04:00:52 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dyahretno13/he4p5d0vth9muh8j/wish/3399996849</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Mega Riskiana (2312449022)</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/dyahretno13/he4p5d0vth9muh8j/wish/3399996851</link>
         <description><![CDATA[<p>Karya diatas adalah SIGER LEVITATION sebuah karya seni yang dibuat oleh Ahmad Gilang Ramadhan dengan karya yang terbuat dari kayu jati dan kayu sonokeling, dengan panjang dan lebar kayu 120x35 cm. Yang berbentuk persegi panjang menjulang tinggi keatas dan ornamen ornamen yang berada pada seluruh bentuk kayu nya terdapat 5 potongan dan macam macam motif kayu persegi tersebut, dengan ukiran kayu yang pas yang bisa menyatukan motif tersebut, serta terdapat siger yang berasal dari Lampung yang terletak pada bagian atas persegi tersebut dengan bentuk barang yang lumayan berbentuk besar (sedengan) atau disesuaikan dengan bentuk kayu persegi panjang, yang berbentuk srawut srawut dengan motif tengah siger seperti panah. Karya ini menggabungkan elemen tradisional dan kontemporer, mempresentasikan bentuk yang seolah melayang, menciptakan ilusi gerak dan ketidakpastian. Karya ini memanfaatkan keindahan dan kekuatan material kayu untuk menyampaikan pesan tentang identitas dan budaya. Dengan judul yang mengacu pada simbol kebudayaan Lampung, "SIGER LEVITATION" mengajak pemirsa untuk merenungkan hubungan antara warisan budaya dan konteks modern, serta menggugah refleksi emosional melalui bentuk dan komposisi yang dinamis.</p><p>-Interprestasi "SIGER" merujuk pada mahkota tradisional Lampung, yang melambangkan identitas dan kebanggaan budaya. Dalam konteks ini, karya ini bisa diinterpretasikan sebagai usaha untuk mengangkat simbol-simbol budaya lokal ke dalam diskursus seni kontemporer, menyoroti pentingnya mempertahankan warisan di tengah arus globalisasi. Karya ini mengajak pemirsa untuk memikirkan tentang keadaan manusia yang sering kali berada dalam transisi, di mana stabilitas dan ketidakpastian saling berinteraksi. </p><p>-Material dan Teknik yang digunakan dalam karya tersebut adalah Kayu Jati dan Kayu Sonokeling menunjukkan pemilihan bahan yang cermat. Kayu jati, yang dikenal karena ketahanannya, dan sonokeling yang memiliki keindahan visual, menciptakan kontras yang menarik. Teknik pengolahan kayu yang halus memperlihatkan keterampilan tinggi seniman dalam mengolah material alami.</p><p>- Karya ini menampilkan harmoni antara bentuk dan tekstur, menciptakan daya tarik visual yang kuat. Permukaan kayu yang halus dan alami menciptakan kontras dengan bentuk yang dinamis dan seolah melayang. Teknik pemotongan dan pengolahan kayu yang halus mencerminkan keterampilan tangan yang tinggi. Penggunaan teknik ukiran atau pemotongan yang presisi dapat dilihat pada detail bentuk, memungkinkan karya ini untuk menonjolkan keindahan materialnya.</p><p>Bentuk levitation yang dihadirkan dalam karya ini menciptakan ilusi gerak, menggambarkan perasaan ketidakpastian dan kebebasan. Komposisi yang tidak konvensional menggugah rasa ingin tahu dan mengajak pemirsa untuk berinteraksi secara visual.</p><p>-Pendekatan Historis dan Kontemporer, Karya ini mencerminkan perkembangan seni rupa dari tradisi ke kontemporer. Ahmad Gilang Ramadhan mengintegrasikan elemen-elemen budaya lokal, khususnya dari Lampung, ke dalam konteks seni modern. Ini menunjukkan pengaruh yang kuat dari seni tradisional sambil tetap beradaptasi dengan tren kontemporer.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-04-08 04:00:52 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dyahretno13/he4p5d0vth9muh8j/wish/3399996851</guid>
      </item>
      <item>
         <title>ilma chantika asadillah/2312517022</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/dyahretno13/he4p5d0vth9muh8j/wish/3399997354</link>
         <description><![CDATA[<p><br></p><p>Judul Karya: Siger Levitation</p><p>Seniman: Achmad Gilang Romadhon</p><p>Media: Kayu jati dan kayu sonokeling</p><p>Ukuran: 120 x 35 cm</p><p>Tahun: 2019</p><p><br></p><p>1. Deskripsi:</p><p>Karya berjudul SIGER LEVITATION ini dibuat oleh Achmad Gilang Romadhon pada tahun 2019. Medium yang digunakan adalah kayu jati dan kayu sonokeling, dengan ukuran 120 x 35 cm. Siger sebagai simbol khas Lampung) yang dipadukan dengan teknologi levitasi magnetik. Tujuannya adalah mengangkat nilai tradisi ke dalam konteks seni kontemporer dengan pendekatan teknologi. Secara visual, karya ini menampilkan bentuk vertikal menyerupai monumen atau totem, dengan ukiran motif tradisional dan bagian atas menyerupai mahkota siger khas Lampung. Latar putih dengan aksen grafis oranye dan lingkaran memperkuat kesan modern dalam penyajiannya.</p><p><br></p><p>2. Interpretasi:</p><p>Siger Levitation adalah representasi dari pengangkatan nilai-nilai budaya lokal ke ruang yang lebih tinggi dan universal. Mahkota siger di puncak struktur merupakan simbol kehormatan dan kemuliaan perempuan dalam adat Lampung. Penggunaan kayu jati dan kayu sonokeling memperkuat nilai keluhuran dan kekuatan alam sebagai pondasi budaya Nusantara.</p><p><br></p><p>"Levitation" atau levitasi sendiri mengisyaratkan konsep transendensi: bahwa budaya, nilai-nilai lokal, atau identitas daerah tidak hanya berada dalam ruang material, tapi bisa "terangkat", dibawa ke ruang wacana global atau spiritual. Karya ini juga menyiratkan gagasan tentang pelestarian warisan budaya yang tidak stagnan, namun aktif naik kelas melalui medium seni kontemporer.</p><p><br></p><p>3. Evaluasi:</p><p>karya ini menunjukkan keterampilan tinggi dalam teknik ukir, pemilihan bahan, dan komposisi bentuk. Perpaduan kayu jati dan sonokeling menciptakan kekayaan visual dari segi warna dan tekstur. Tema lokalitas yang diangkat sangat relevan dalam seni kontemporer, terutama sebagai respon terhadap globalisasi budaya. </p><p><br></p><p>4. Kritik Akademik</p><p>Dari sudut pandang akademik, karya ini menampilkan pendekatan post-tradisional dalam seni rupa, yakni bagaimana seniman mengaktualisasikan unsur tradisional (dalam hal ini siger dan ornamen etnik) dalam format yang kontemporer. </p><p><br></p><p><br></p><p><br></p><p><br></p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/3659941480/75f0ce878fc1c44e03d8894384f1d369/IMG_20250408_WA0005.jpg" />
         <pubDate>2025-04-08 04:01:23 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dyahretno13/he4p5d0vth9muh8j/wish/3399997354</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>oktasusanto01</author>
         <link>https://padlet.com/dyahretno13/he4p5d0vth9muh8j/wish/3399997453</link>
         <description><![CDATA[<p>nama: okta susanto</p><p>2312518022</p><p>karya ini berjudul #Siger Levitation# dibuat oleh Achmad Gilang Ramadhon dibuat pada tahun 2019 dengan dengan matrial kayu jati dan kayu sonokeling dengan ukuran 120x35 karya ini berbentuk ruang kotak persegi panjang dengan bagian luar dihiyasi ukiran  ornamen di setiap sisinya dan penggunaan finishing warna cerah menambah nilai estetika karyaini</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-04-08 04:01:30 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dyahretno13/he4p5d0vth9muh8j/wish/3399997453</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Naufal Ghani Ismail_2312444022</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/dyahretno13/he4p5d0vth9muh8j/wish/3399997549</link>
         <description><![CDATA[<p>Siger Levitation (2019) oleh Achmad Gilang Ramadhan menampilkan karya seni kriya kontemporer yang menyerupai objek obelisk  atau tugu dengan mahkota siger yang melayang di atasnya. Karya dengan ukuran 120 x 35 cm tersebut menyampaikan nilai-nilai tradisional masyarakat lampung menjadi simbol simbol spiritual dengan bentuk yang filosofis. Penggunaan kayu jati dan sonokeling dipilih sebagai  penghormatan terhadap material lokal yang kuat dan berkarakter. Transisi warna dari terang ke gelap mempertegas kesan melayang pada objek mahkota siger. Namun, aspek visual yang padat pada motif tugu dan komposisi warna yang kontras dapat memunculkan kesan visual yang berat, sehingga berisiko mengalihkan fokus dari pesan simbolisnya. Secara keseluruhan, karya ini berhasil menyatukan kekayaan ornamen tradisi Lampung dengan seni kriya kontemporer. </p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-04-08 04:01:37 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dyahretno13/he4p5d0vth9muh8j/wish/3399997549</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/dyahretno13/he4p5d0vth9muh8j/wish/3399997698</link>
         <description><![CDATA[<p>Nama : Maria Clyanta Yaras Rafael</p><p>NIM : <a rel="noopener noreferrer nofollow">2312477022</a> </p><p><br/></p><p>Karya oleh Achmad Gilang Romadhon, dengan judul karya "SIGER LEVITATION". Karya ini berbahan kayu jati dan kayu sonokeling. Karya berukuran 120cm x 35cm dan karya ini dibuat pada tahun 2019 sebagai tugas akhir. </p><p>Karya tersebut memiliki bentuk dan struktur dari karya yang cukup menarik, menggunakan bahan kayu sebagai bahan utama dan karya ini terdiri dari beberapa bagian yang menciptakan kesan dinamis dan bergerak terbang dengan menerapkan levitasi. Proposri karya mungkin cukup dan ukuran yang tidak terlalu besar namun tinggi. Tekstur ukiran pada karya terlihat detail ornamen siger khas lampung, yang menandakan bahwa karya ini memiliki satu tema kuat. </p><p>Makna dan simbolisme dalam karya ini sangat jelas, melambangkan ciri khas lampung atau simbol identitas dari lampung itu sendiri. Siger sendiri dikenal sebagai mahkota pada pengantin perempuan saat upacara adat lampung. </p><p>Ukiran siger yang terdapat pada ujung atas body utama karya berkonsep levitasi sehingga terlihat seperti melayang tanpa dukungan mekanis namun dengan posisi yang stabil, dengan bantuan magnet.  </p><p>Pengaruh budaya cukup kuat karena memiliki simbolisme khas lampung, yaitu siger. Dalam perkembangan seni rupa di indonesia hingga sekarang era modern karya ini terlihat atau nampak sekali membawa budaya terdahulu dan pengaruh sejarah mungkin saja cukup kuat pada karya ini, agar masyarakat luas mengetahui secara sekilas bahwa siger adalah ornamen lampung. </p><p>Dengan begitu karya ini dapat dianggap memiliki nilai estetika serta nilai budaya yang cukup kuat, menggunakan konsep levitasi memuatnya semakin menarik dan simbolisme yang mendalam.</p><p>Tapi apakah sang seniman sudah mendapatkan hal yang ia inginkan? Mungkin saja belum sepenuhnya. Karya ini bisa ditambahkan latarbelakangnya ataupun konsep mengapa siger tersebut menggunakan konsep levitasi, ataukah karena siger biasa digunakan diatas kepala? Sehingga siger diatas sebagai ikon utama.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-04-08 04:01:47 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dyahretno13/he4p5d0vth9muh8j/wish/3399997698</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Tasya Nur Arsyita Larasati // 2312478022</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/dyahretno13/he4p5d0vth9muh8j/wish/3399997936</link>
         <description><![CDATA[<p>Achmad Gilang Romadhon</p><p>Siger Leviation</p><p>kayu jati dan kayu sonokeling</p><p>120 x 35 cm</p><p>2019</p><p>karya siger levitation merupakan karya 3D berbentuk vertikal dengan bentuk mahkota adat Siger dari Lampung. Visualnya didominasi oleh warna hangat seperti oranye, merah dan keemasan, menciptakan kesan hangat. Material yang digunakan berupa kayu jati dan kayu sonokeling, dua jenis kayu keras yang memberikan tekstur serta nuansa natural dan tradisional.</p><p>Secara komposisi, karya ini memiliki bentuk yang simetris dan vertikal, menciptakan kesan kemegahan. elemen visual utamanya berada di bagian tengah, dengan mahkota di bagian atas yang menjadi pusat perhatian penonton. Warna hangat digunakan untuk menonjolkan kesan monumental. Penggunaan material kayu bukan hanya sebagai media, tetapi juga sebagai estetika karya, untuk mendapatkan nilai visual yang kuat. Tekstur ukiran alami pada kayu memperlihatkan keterampilan dalam pengerjaan.</p><p>Karya ini dapat di artikan sebagai simbolisasi dari pengangkatan nilai budaya lokal. Mahkota siger menjadi simbol identitas budaya yang tidak hanya dihormati, tetapi juga diangkat dalam konteks lebih luas. kata 'Levitation' yang berarti sebuah benda yang di angkat tinggi - tinggi, mungkin berarti mengangkat budaya lokal dengan sangat tinggi agar tidak ketinggalan zaman, melainkan dapat diangkat dalam ruang seni modern.</p><p>Karya ini menunjukan kekuatan dalam menyampaikan gagasan yang dalam melalui pendekatan visual sederhana. pemilihan bentuk, warna, dan bahan sangat efektif dalam membuat karya yang bermakna. perpaduan antara unsur budaya dan kontemporer menciptakan dialog yang menarik antara masa lalu dan masa kini. dengan demikian, Siger Levitation tidak hanya berhasil secara teknis, tetapi juga secara konsep dalam mengangkat nilai lokal.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-04-08 04:02:00 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dyahretno13/he4p5d0vth9muh8j/wish/3399997936</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/dyahretno13/he4p5d0vth9muh8j/wish/3399998279</link>
         <description><![CDATA[<p>Yuan anantama</p><p>2312488022</p><p><br/></p><p>Karya Achmad Gilang Ramadhan berjudul SIGER LEVITATION berbahaya kayu jati dan sonokeling dengan ukuran 120x35 dibuat pada tahun 2019</p><p>berbahan kayu dengan ukiran ukiran Judul "SIGER LEVIATION" memberikan kesan futuristik atau spiritual. </p><p>karya ini berbentuk seperti balok persegi panjang yang berdiri tinggi, berwarna coklat dengan hiasan ukiran di samping sampingnya, diisi dengan ornamen Ini menarik karena seperti mencoba menyatukan elemen tradisi dan metafisika modern jika leviation adalah maksudnya (melayang) </p><p>Siger tersebut adalah mahkota keagungan dalam adat budaya Lampung, simbol perempuan Lampung, dan ikon Provinsi Lampung, berbentuk segitiga emas dengan 7 atau 9 lekukan, dipakai dalam upacara adat dan pernikahan,</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-04-08 04:02:20 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dyahretno13/he4p5d0vth9muh8j/wish/3399998279</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Maya aulia rahma / 2312496022</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/dyahretno13/he4p5d0vth9muh8j/wish/3399998798</link>
         <description><![CDATA[<p>Siger Levitation merupakan judul karya milik Achmad Gilang Ramadhan yang dibuat pada tahun 2019. Karya ini berukuran 120 x 35 cm yang terbuat dari bahan kayu jati dan kayu sonokeling. Karya siger levitation memberikan bentuk visual akan siger yang merupakan hiasan kepala yang berasal dari Lampung, memiliki bentuk yang memanjang keatas dengan bagian atasnya berbentuk persegi kecil sedangkan yang bawah persegi melebar. Karya ini dibuat dengan ukiran yang beragam bentuk sigernya sendiri diletakkan di atas dan dibuat melayang. Pembuatan karya ini dibuat melayang agar dapat menyampaikan suatu pembelajaran dan menimbulkan pemikiran mengenai suatu pertanyaan bagaimana karya tersebut bisa melayang. Pembuatan ini biasanya dibantu dengan adanya magnèt yang yang diletakkan antara karya sigernya dan karya kayu panjangnya, gaya levitasi biasanya terjadi pada suatu fisika dimana suatu tarikan gaya melawan tarikan gravitasi. Teknologi yang diterapkan pada karya Ini dapat menjadi objek untuk digunakan dalam suatu pembelajaran fisika yang lebih mengenal mengenai suatu gaya dalam fisika, teknologi ini sering kali disebut dengan maglev atau magnèt levitation. Selain teknologi Nya, bentuk ukiran yang diterapkan pada karya ini juga dapat menjadi pembelajaran seni ukir terhadap kayu yang berbeda, seni ukir merupakan bentuk seni tradisional yang mungkin sekarang sudah banyak terlupakan seiring dengan kemajuan teknologi yang menggantikan pengrajin ukir dengan satu alat, maka Dari itu karya ini bisa menjadi pobjek pembelajaran untuk menggenalkan karya seni ukir serta ornamennya yang pastinga memiliki suatu makna. Siger merupakan bentuk hiasan kepala yang berasal dari lampung dapat juga menjadi ide pembuatan karya karena pembuat karya berasal dari daerah lampung sehingga ingin menggenalkan item ikonik milik lampung kepada masyarakat agar lebih dikenal lagi karena siger bukan hanya sekedar hiasan kepala yang digunakan sebagai bentuk estetika Dan pelengkap saja tetapi siger lampung juga memiliki makna terdendiri. Pendekatan estetika dapat dijadikan sebagain acuan untuk mengkritik karya tersebut yang dapat dilihat dari visualnya yang dapat meliputi alat Dan bahan serta penggunan warna.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-04-08 04:02:53 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dyahretno13/he4p5d0vth9muh8j/wish/3399998798</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/dyahretno13/he4p5d0vth9muh8j/wish/3399998867</link>
         <description><![CDATA[<p><br/></p><p>Nama : Luthfiana</p><p>Nim : <a rel="noopener noreferrer nofollow">2312455022</a></p><p><br/></p><p>“SIGER LEVITATION”</p><p>Seniman : Achmad Gilang Romadhon</p><p>Material : Kayu jati dan Kayu Sonokeling</p><p>Ukuran : 120 x 35 cm</p><p>Tahun Pembuatan : 2019</p><p><br/></p><p>Deskripsi:</p><p>Karya kriya kayu yang berwarna coklat natural warna alami kayu jadi dan sonokeling, Dengan ukuran setinggi 120 x 35cm yang mengecil di bagian atasnya, balok kayu yang seperti menara dengan menggunakan teknik ukir untuk memberi hiasan ornamen lampung yang memenuhi seluruh bidangnya. Pada puncak menara dibagian paling atas terdapat singer yang menjadi center dari karya milih Achmad Gilang Romadhon.</p><p><br/></p><p>Interpretasi:</p><p>Jika diamati secara seksama dan detail Singer Levitation menjelaskan tentang singer yang ada dilampung. Dengan menggunakan kombinasi budaya tradisional dan modern. Teknik levitation merupakan teknik magnetic yang bertolak belakang yang menyebabkan singer dibagian atas menjadi melayang.</p><p><br/></p><p>Evaluasi:</p><p>Singer levitation secara visual memiliki terlihat sangat berbeda dengan karya kayu pada umumnya. Mungkin jika karya ini dibuat dengan menggunakan warna yang lebih variatif sehingga lebih terkesan modern dan kekinian</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/3659858097/5056b9338be1e477dfd13850acb45403/image.jpeg" />
         <pubDate>2025-04-08 04:02:59 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dyahretno13/he4p5d0vth9muh8j/wish/3399998867</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Rara Kartika Maharani (2312487022) </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/dyahretno13/he4p5d0vth9muh8j/wish/3399999081</link>
         <description><![CDATA[<p>Nama : Rara Kartika Maharani</p><p>NIM : 2312487022</p><p>Judul karya : Siger Levitation (2019) </p><p>Seniman : Achmad Gilang Romadhon</p><p>bahan : kayu jati dan kayu sonokeling</p><p>ukuran : 120 x 35 cm</p><p>Siger Levitation karya Achmad Gilang Romadhon memiliki 2 bagian. Di atas terdapat Siger berbentuk mahkota berwarna coklat tua. Siger ini diukir dengan sangat detail sehingga bentuk dan teksturnya halus serta mengkilap. Siger ini dibuat mengambang dari permukaannya dengan bantuan instalasi. Bagian kayu di bawah berbentuk seperti menara dengan warna coklat dan berbagai macam ukiran. Ukiran yang sulit dibuat dapat diukir dengan rapi dan detail. Di dalam menara ini terdapat instalasi yang digunakan untuk membuat Siger di bagian atas tadi bisa mengambang dengan baik. Secara keseluruhan karya ini menarik karena memadukan kecanggihan teknologi dengan kriya. Karya ini juga dapat digunakan untuk mengenalkan Siger sebagai salah satu atribut  khas dari Lampung. Macam macam ukiran khas yang terdapat pada dinding menara kayu juga memiliki makna. Menurut saya karya ini masih memiliki kekurangan, yaitu warna coklat dari menara kayu yang terlihat monoton. Ukiran ukiran menjadi tidak terlalu terlihat karena memiliki warna yang sama. Menurut saya akan lebih baik jika memberi perbedaan warna seperti perbedaan antara warna kayu jati dengan sonokeling supaya karya menjadi lebih menarik.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-04-08 04:03:10 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dyahretno13/he4p5d0vth9muh8j/wish/3399999081</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/dyahretno13/he4p5d0vth9muh8j/wish/3400001415</link>
         <description><![CDATA[<p>Arum prabani damanhuri</p><p>2312468022</p><p><br/></p><p>Judul Karya: Siger Levitation</p><p>Artist: Achmad Gilang Ramadhan</p><p>Tahun: 2019</p><p>Bahan: Kayu Jati dan kayu sonokeling</p><p>Ukuran: 120×35 cm</p><p><br/></p><p><br/></p><p>Siger Levitation adalah karya instalasi yang terbuat dari bahan kayu jati dan kayu sonokeling, dimana siger yang dapat melayang menggunakan teknik levitation/levitasi. Bentuk karya instalasi siger levitation ini seperti piramida yang mengerucut ke atas, dengan gradasi  warna kayu yang berbeda. Mulai dari bagian bawah kayu bewarna coklat muda sedikit tua, lalu selanjutnya kayu bewarna coklat lebih ke kuning, dan yang paling atas kayu bewarna kuning. Sementara warna dari siger itu sendiri coklat tua, dengan ukuran siger yang tidak melebihi batas ukuran dari diameter piramidanya. Pahatan kayu melingkupi seluruh sisi, dengan garis pahatan yang berbeda-beda menghasilkan pahatan memiliki beberapa efek. </p><p><br/></p><p>Siger levitation ini menggunakan teknik levitasi dimana siger jika dilihat dapat melayang, teknik ini jika dilihat masih termasuk teknik yang baru jika diaplikasikan pada benda kriya. Untuk lingkup pendidikan sudah banyak yang menggunakan teknik levitasi sebagai bahan ajar, namun khususnya untuk karya seni instalasi karya ini berada di tengah-tengah. Siger levitation ini memiliki pahatan yang kecil dengan diametet ukuran yang kecil pula. Dengan piramida yang memiliki pahatan yang mengelilingi sisinya, pahatan khas lampung kental terasa. </p><p><br/></p><p><br/></p><p><br/></p><p><br/></p><p><br/></p><p><br/></p><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-04-08 04:05:30 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dyahretno13/he4p5d0vth9muh8j/wish/3400001415</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Willi dwi Kuncoro.2312520022</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/dyahretno13/he4p5d0vth9muh8j/wish/3400003742</link>
         <description><![CDATA[<p>Judul: SIGER LEVITATION</p><p>Seniman: Achmad Gilang Romadhon</p><p>Media: Kayu jati dan kayu sonokeling</p><p>Ukuran: 120 x 35 cm</p><p>Tahun: 2019</p><p>Deskripsi Visual</p><p>Sebuah pilar tinggi dan ramping berwarna cokelat dengan ukiran-ukiran detail, yang tampaknya menjadi fokus utama karya. Di bagian atas pilar, terdapat hiasan mahkota.</p><p>Warna: Warna yang dominan adalah cokelat (dari kayu). memberikan kontras yang kuat, membuat elemen-elemen berwarna tersebut menonjol.</p><p>Tekstur: Deskripsi media menunjukkan bahwa karya ini terbuat dari kayu jati dan sonokeling, yang kemungkinan memberikan tekstur alami dan khas pada pilar cokelat. Pola garis dan titik pada elemen kuning mungkin menunjukkan tekstur yang berbeda, atau mungkin hanya representasi visual.</p><p>Gaya: Karya ini tampaknya memiliki gaya kontemporer dengan elemen-elemen abstrak dan simbolis. Penggunaan bentuk-bentuk geometris dan warna-warna cerah memberikan kesan modern.</p><p>Tema: Judul "SIGER LEVITATION" mengisyaratkan tema yang berkaitan dengan siger (mahkota pengantin tradisional Indonesia) dan levitasi (melayang). Ini mungkin menunjukkan interpretasi modern terhadap elemen budaya tradisional, atau eksplorasi konsep-konsep seperti tradisi, spiritualitas, atau transendensi.</p><p>Interpretasi:</p><p>Karya ini tampaknya menggabungkan elemen-elemen tradisional dan kontemporer. Pilar cokelat dengan hiasan mahkota mungkin merepresentasikan siger, sementara elemen-elemen geometris dan warna-warna cerah memberikan sentuhan modern. Judul "LEVITATION" dapat diartikan sebagai upaya untuk mengangkat atau mentransendensikan tradisi ke tingkat yang baru, atau mungkin sebagai representasi visual dari konsep spiritual atau filosofis.</p><p>Kesimpulan:Secara keseluruhan, karya "SIGER LEVITATION" adalah karya seni yang menarik dan menggugah pikiran, yang mengundang penonton untuk merenungkan hubungan antara tradisi, modernitas, dan spiritualitas.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-04-08 04:07:45 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dyahretno13/he4p5d0vth9muh8j/wish/3400003742</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Rohmat Bagus Saputro 2312448022</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/dyahretno13/he4p5d0vth9muh8j/wish/3400004394</link>
         <description><![CDATA[<p>Karya yang berjudul " Singer levitation " di ciptakan oleh Achmad Gilang Ramadhan pada tahun 2019. Dengan media atau material yang di gunakan adalah kayu jati dan kayu sonokeling dan memiliki ukuran 120 x 35 cm. Karya tersebut berbentuk balok kayu persegi panjang yang hampir segitiga dan menjulang ke atas atau vertikal. Di bagian atas terdapat hiasan yang berupa siger atau hiasan kepala khas Lampung yang memiliki kesan atau efek melayang kemudian di bagian balok persegi terdapat hiasan ornamen berwarna coklat mengikuti warna kayu.Karya ini memiliki bentuk yang unik yaitu berbentuk vertikal persegi panjang yang hampir berbentuk seperti segitiga dan di bagian atas terdapat siger atau hiasan kepala khas Lampung yang memiliki kesan melayang. Representasi visual pertama kemungkinan adalah ilustrasi detail dari tekstur atau elemen kayu yang di gunakan dalam karya seni. Sedangkan gambar kedua adalah representasi visual dari karya seni siger levitation itu sendiri yang berbentuk vertikal dan memiliki ornamen yang kaya dan terdapat hiasan siger di atas karya tersebut.Judul siger levitation kemungkinan merujuk pada bentuk atau inspirasi karya seni tersebut. Siger adalah hiasan kepala khas Lampung yang memiliki bentuk khas seperti mahkota bertingkat. Penggunaan kayu jati dan Sonokeling menunjukkan pemilihan material yang memiliki nilai estetik dan kekuatan. Kombinasi kedua jenis kayu ini dapat menghasilkan kontras warna dan tekstur yang menarik.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-04-08 04:08:32 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dyahretno13/he4p5d0vth9muh8j/wish/3400004394</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>afandynugroho29</author>
         <link>https://padlet.com/dyahretno13/he4p5d0vth9muh8j/wish/3400012886</link>
         <description><![CDATA[<p>Afandy Agung Nugroho </p><p>2312446022</p><p>Karya : Achmad Gilang Ramadhan</p><p>Bahan : Kayu </p><p>Judul : Siger Levitation </p><p>Ukuran Karya : 120x35cm</p><p>Tahun dibuat 120x35cm</p><p>-Sebagai medium utama, kayu memiliki karakter tekstur, serat, dan warna alami yang khas. Apresiasi terhadap bagaimana Achmad Gilang mengolah material ini menjadi bentuk dan bagaimana ia memanfaatkan kualitas intrinsik kayu dalam menyampaikan konsep menjadi penting. Apakah tekstur kayu mendukung kesan "ringan" dari levitasi atau justru memberikan kontras yang menarik?</p><p>-Ukuran 120x35cm memberikan dimensi yang cukup signifikan untuk sebuah karya kayu. Proporsi ini memungkinkan detail pada Siger tetap terlihat sekaligus memberikan kesan vertikal yang mungkin mendukung ide levitasi.</p><p>-Membuat bentuk yang kompleks seperti Siger, apalagi dengan kesan melayang, memerlukan keahlian teknis dalam mengolah kayu. Detail ukiran, sambungan, dan keseimbangan visual menjadi poin penting untuk diapresiasi.</p><p>Apakah ada fokus poin yang jelas dan bagaimana mata penonton diarahkan dalam menikmati karya?</p><p>Selain konsep yang menarik, apakah karya ini berhasil menyampaikan emosi atau pesan tertentu kepada penonton? Apakah perpaduan Siger dan levitasi membangkitkan perasaan kagum, aneh, kontemplatif, atau lainnya? Kejelasan pesan atau dampak emosional bisa menjadi poin kritik.</p><p>Karya "Siger Levitation" oleh Achmad Gilang memiliki potensi yang kuat dalam menggabungkan elemen budaya tradisional dengan konsep kontemporer yang menarik. Kekuatan utama terletak pada ide yang unik dan potensi simbolisme yang kaya. Namun, efektivitas visualisasi konsep "levitation", detail representasi Siger, keseimbangan komposisi, dan penyampaian emosi atau pesan akan menjadi poin-poin penting dalam mengevaluasi keberhasilan karya ini secara keseluruhan.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-04-08 04:16:31 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dyahretno13/he4p5d0vth9muh8j/wish/3400012886</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nama: Muhammad Luqman Hanifan </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/dyahretno13/he4p5d0vth9muh8j/wish/3400014656</link>
         <description><![CDATA[<p>Nim: 2312504022</p><p><br/></p><p>Karya pada foto ini memiliki judul siger levitation yang di buat oleh Achamad Gilang Romadhon, pada tahun 2019 dengan media kayu jati dan kayu Sono Keling, memiliki ukuran 120 x 35 cm. Karya ini berbentuk veritikal menyurapai monumen dengan mahkota yang melayang di atas, pada permukaan karya ini di penuhi dengan ornamen dan motif khas, dengan 2 jenis kayu yang menghasilkan warna kontras alami antara coklat tua dan muda. Karya ini mengandung simbol budaya yang di transformasikan secara kontemporer yang memberikan dimensi spiritual da estetis. Pemilihan karya ini mendukung kesan monumental serta memberikan kesan nuansa hangat dan alami yang mengkombinasikan dua jenis kayu dengan ukiran yang mempresentasikan motif etnik dan simbolik</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-04-08 04:18:05 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dyahretno13/he4p5d0vth9muh8j/wish/3400014656</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>afandynugroho29</author>
         <link>https://padlet.com/dyahretno13/he4p5d0vth9muh8j/wish/3400015780</link>
         <description><![CDATA[<p>Afandy Agung Nugroho </p><p>2312446022</p><p>Karya : Achmad Gilang Ramadhan</p><p>Bahan : Kayu </p><p>Judul : Siger Levitation </p><p>Ukuran Karya : 120x35cm</p><p>Tahun dibuat 120x35cm</p><p>-Sebagai medium utama, kayu memiliki karakter tekstur, serat, dan warna alami yang khas. Apresiasi terhadap bagaimana Achmad Gilang mengolah material ini menjadi bentuk dan bagaimana ia memanfaatkan kualitas intrinsik kayu dalam menyampaikan konsep menjadi penting. Apakah tekstur kayu mendukung kesan "ringan" dari levitasi atau justru memberikan kontras yang menarik?</p><p>-Ukuran 120x35cm memberikan dimensi yang cukup signifikan untuk sebuah karya kayu. Proporsi ini memungkinkan detail pada Siger tetap terlihat sekaligus memberikan kesan vertikal yang mungkin mendukung ide levitasi.</p><p>-Membuat bentuk yang kompleks seperti Siger, apalagi dengan kesan melayang, memerlukan keahlian teknis dalam mengolah kayu. Detail ukiran, sambungan, dan keseimbangan visual menjadi poin penting untuk diapresiasi.</p><p>Apakah ada fokus poin yang jelas dan bagaimana mata penonton diarahkan dalam menikmati karya?</p><p>Selain konsep yang menarik, apakah karya ini berhasil menyampaikan emosi atau pesan tertentu kepada penonton? Apakah perpaduan Siger dan levitasi membangkitkan perasaan kagum, aneh, kontemplatif, atau lainnya? Kejelasan pesan atau dampak emosional bisa menjadi poin kritik.</p><p>Karya "Siger Levitation" oleh Achmad Gilang memiliki potensi yang kuat dalam menggabungkan elemen budaya tradisional dengan konsep kontemporer yang menarik. Kekuatan utama terletak pada ide yang unik dan potensi simbolisme yang kaya. Namun, efektivitas visualisasi konsep "levitation", detail representasi Siger, keseimbangan komposisi, dan penyampaian emosi atau pesan akan menjadi poin-poin penting dalam mengevaluasi keberhasilan karya ini secara keseluruhan.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-04-08 04:19:11 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dyahretno13/he4p5d0vth9muh8j/wish/3400015780</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/dyahretno13/he4p5d0vth9muh8j/wish/3400025378</link>
         <description><![CDATA[<p>Nama: Adeliya Natasya Alam </p><p>NIM: 2312480022</p><p><br/></p><p>SIGER LEVIATION </p><p>Terbuat dari kayu, karya ini berukuran 120 × 35 cm dan dibuat pada tahun 2019.</p><p>karya ini berbentuk seperti balok persegi panjang yang berdiri tinggi, terbuat dari kayu berwarna coklat dengan hiasan ukiran di samping sampingnya, diisi dengan ornamen.</p><p>Warna dominan adalah cokelat alami kayu dengan detail di semua sisinya Analisis formal: Bentuk: Vertikal dan simetris, menciptakan kesan kokoh dan monumental. Garis dan Pola: Terlihat penggunaan ukiran dengan pola tradisional yang berulang, memperkuat identitas budaya.</p><p>Warna: Didominasi warna alami kayu (cokelat), menonjolkan keaslian material.</p><p>juga ada hiasan kepala di atasnya yang bisa melayang saat disambungkan ke listrik.</p><p>karya ini dapat Mewakili struktur atau bangunan penting (seperti pilar,menara, atau tugu), simbol kestabilan dan keagungan. Mahkota khas adat Lampung, melambangkan kehormatan, kebangsawanan, dan identitas perempuan Lampung.</p><p>karya ini bagus, menunjukkan nilai nilai simbolis kebudayaan Indonesia. dengan teknologi melayang pada bagian perhiasan kepala, memberikan kesan yang sangat menarik.karya dengan judul SIGER LEVIATION ini terbuat dari kayu jadi dan kayu sonokeling. berukuran 120 × 35 cm dan dibuat pada tahun 2019. karya ini berbentuk seperti balok persegi panjang yang berdiri tinggi, terbuat dari kayu berwarna coklat dengan hiasan ukiran di samping sampingnya, diisi dengan ornamen. Warna dominan adalah cokelat alami kayu dengan detail di semua sisinya Analisis formal: Bentuk: Vertikal dan simetris, menciptakan kesan kokoh dan monumental. Garis dan Pola: Terlihat penggunaan ukiran dengan pola tradisional yang berulang, memperkuat identitas budaya. Warna: Didominasi warna alami kayu (cokelat), menonjolkan keaslian material. juga ada hiasan kepala di atasnya yang bisa melayang saat disambungkan ke listrik. karya ini dapat Mewakili struktur atau bangunan penting (seperti pilar,menara, atau tugu), simbol kestabilan dan keagungan. Mahkota khas adat Lampung, melambangkan kehormatan, kebangsawanan, dan identitas perempuan Lampung. karya ini bagus, menunjukkan nilai nilai simbolis kebudayaan Indonesia. dengan teknologi melayang pada bagian perhiasan kepala, memberikan kesan yang sangat menarik.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-04-08 04:27:05 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dyahretno13/he4p5d0vth9muh8j/wish/3400025378</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Delvi Eklesia Zebua_2212365022</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/dyahretno13/he4p5d0vth9muh8j/wish/3400033182</link>
         <description><![CDATA[<p>Karya Achmad Gilang Romadhon yang terbuat dari kayu jati dan kayu sonokeling, dengan judul "Siger Leviation", dibuat pada tahun 2019. Dengan bentuk yang dibuat secara vertikal, memperlihatkan karya ini seolah berdiri tegak dengan kokoh dan dikelilingi banyak desain yang menambah nilai estetika nya. Tidak hanya itu, mahkota yang terletak pada bagian atas karya ini menambah kesan elegan dan berjiwa tradisional.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-04-08 04:33:08 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dyahretno13/he4p5d0vth9muh8j/wish/3400033182</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kezia Elizabeth Putri / 2312464022</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/dyahretno13/he4p5d0vth9muh8j/wish/3400079257</link>
         <description><![CDATA[<p>Seniman : Achmad Gilang Ramadhan</p><p>Nama karya : Siger Levitation</p><p>Ukuran karya : 120 × 35 cm</p><p>Tahun Pembuatan Karya : 2019</p><p><br/></p><p>Deskripsi Karya :</p><p>Karya seni kriya kayu memiliki Tinggi 120cm lebar 35 cm. Bahan utama kayu  jati dengan point interest visual siger yang berada di atas tiang terbuat dari susunan kayu sonokeling kecil agar mendapatkan warna yang berbeda dari tiang yang dibawahnya yang di kerjakan dengan ketrampilan tinggi, siger tersebut di buat ringan sehingga objek tersebut bisa terangkat atau melayang dan juga dapat berputar. Di bawahnya terdapat tiang jati yang dibentuk menyerupai tugu dengan tambahan action motif dari lampung. Karena siger sendiri merupakan benda yang sangat umum di lampung dan merupakan simbol khas lampung. Bentuk siger lampung tersebut berbentuk segitiga yang memiliki cabang sembilan atau tujuh. ruji yang paling tengah merupakan yang paling tinggi dan yang ruji samping melengkung menyerupai perahu atau ujung tanduk.</p><p><br/></p><p>analisis karya :</p><p>menggunakan dua kayu, kayu jati dan kayu sonokeling keduanya memiliki sifat kayu yang kuat, memiliki serat yang padat dan juga motif kayu yang indah akan tetapi diantara keduanya sonokeling memiliki motif yang jauh lebih indah dibandingkan kayu jati. keduanya memiliki ketahanan terhadap hama yang lebih lama. Karya ini memiliki tiang yang terbuat dari kayu jati yang dibuat vertikal dan tambah objek siger diatasnya yang dibuat melayang menggunakan bahan kayu sonokeling</p><p><br/></p><p>interprestasi karya ;</p><p>karya ini dibuat dengan tujuan mengangkat sebuah simbol daerah yang dikemas menjadi sebuah karya seni dengan tujuan memperkenalkan sesuatu tradisi yang ada.</p><p><br/></p><p>Evalusi karya :</p><p>Karya ini memiliki dua objek,salah satu objek memiliki ukuran yang besar dengan tambahan objek utama yang memiliki ukuran lebih kecil akan tetapi karena foto kurang jelas sulit akan melihat secara detaill karya tersebut</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-04-08 05:03:07 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dyahretno13/he4p5d0vth9muh8j/wish/3400079257</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Siger Levitation</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/dyahretno13/he4p5d0vth9muh8j/wish/3400120676</link>
         <description><![CDATA[<p>Nama: Desti Nurul Putri </p><p>Nim: 2312456022</p><p><br/></p><p>deskripsi </p><p>karya dari seniman Ahmad Gilang Ramadhan dengan judul Siger Levitation memiliki ukuran 120 x 35 cm berbahan dasar kayu kayu jati dan kayu sono keling nampak indah dengan objek fokus utamanya ialah Siger yang terlihat megah diatas menara yang yang dipenuhi ukiran ukiran dengan perpaduaan warna coklat kayu, merah dan kuning keemasan khas lampung menonjolkan karya Siger Levitation mengenalkan motif motif yang berasal dari lampung, bentuk menara yang ninggi nampak menunjukan menjunjung tinggi Siger yang memiliki peranan penting dalam adat lampung yang memiliki makna "Siger menjadi simbol yang memperkuat peran perempuan dalam menjalankan peran sosial dan keagamaan dalam masyarakat Lampung. d) Identitas Budaya dan Kebanggaan: Siger Lampung juga menjadi simbol identitas budaya yang kuat dan kebanggaan masyarakat Lampung" (Rohimah, Selviana Suma, Tiara Ayun H., Shofiyurrahman)</p><p><br/></p><p>analisis </p><p>karya ini memiliki banyak unsur peranan penting tidak hanya dari segi seni rupa tapi juga dari segi ilmu budaya dan tradisional yang mengenalkan banyak makna motif penting dari lampung yang diukir dengan detail dan nampak rapih itu </p><p><br/></p><p>interpretasi</p><p>Siger, yang menjadi objek utama dalam karya ini, melambangkan simbol kebanggaan dan identitas budaya perempuan Lampung. Penempatan Siger di atas menara tinggi yang dihiasi ukiran-ukiran tradisional menunjukkan penghormatan terhadap nilai-nilai budaya.</p><p>Konsep "Levitation" dalam judul karya ini dapat diartikan sebagai gambaran tentang pengangkatan atau melayang yang dapat diartikan peranan siger yang sangat dijunjung dalam lampung</p><p><br/></p><p>evaluasi </p><p>karya Siger Levitation ini menurut saya cukup menarik untuk mengenalkan motif-motif lampung dan seberapa besar peranan siger dalam adat lampung dari segi warna pas dan cukup menggambar kan lampung namun nampak siger kurang detail dan kurang besar akan lebih bagus jika detail pada siger lebih diperjelas dan diperbesar</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-04-08 05:26:13 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dyahretno13/he4p5d0vth9muh8j/wish/3400120676</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/dyahretno13/he4p5d0vth9muh8j/wish/3400121893</link>
         <description><![CDATA[<p>Judul: Siger Levitation</p><p>Seniman: Achmad Gilang Ramadhan</p><p>Material: Kayu jati dan kayu sonokeling</p><p>Ukuran: 120 x 35 cm</p><p>Tahun: 2019</p><p><br/></p><p>Deskripsi : Karya ini berupa bentuk vertikal yang menjulang tinggi, memiliki pahatan berbahan kayu jati dan sonokeling. Bentuknya menyerupai menara dengan detai ornamen yang timbul di permukaan, serta mahkota siger di bagian puncak, mengacu pada ikon budaya lampung. </p><p><br/></p><p>Analisis Formal :</p><p>Komposisi visual menunjukkan pola ukiran yang dinamis dan simetris. Perpaduan warna yang hangat antara dua jenis kayu jati dan sonokeling memberikan tekstur visual. Bentuk geometris vertikal menguatkan kesan monumental dan spiritual. Penempatan mahkota Siger di atas menciptakan sebuah titik fokus esan yang sangat kuat. </p><p><br/></p><p>Interpretasi :</p><p>Karya ini tampaknya simbolisasi dari budaya lampung yang melayang.</p><p>judul Levitation menyiratkan nilai-nilai tradisi yang tetap eksis di tengah zaman yang terus bergerak. Mahkota Siger yang melambangkan kebangsawanan dan kehormatan ditampilkan seperti melayang, seolah olah mengajak untuk merenungkan posisi budaya dalam kacamata anak anak zaman sekarang. </p><p><br/></p><p>Evaluasi : </p><p>Karya ini berhasil menyampaikan identitas budaya dengan pendekatan visual modern namun tetap menghormati nilai tradisional,  secara estetika dan konsep, karya ini kuat meskipun akan bisa lebih menarik jika bisa interaktif dan pencahayaan juga diperhatikan. </p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-04-08 05:26:49 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dyahretno13/he4p5d0vth9muh8j/wish/3400121893</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
