<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>NARASI 1 by caca🌛</title>
      <link>https://padlet.com/tobiooours/h6dqspeq3zd6jxjf</link>
      <description></description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2022-09-18 09:54:09 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2022-09-18 10:17:41 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url></url>
      </image>
      <item>
         <title>Semi Eita</title>
         <author>tobiooours</author>
         <link>https://padlet.com/tobiooours/h6dqspeq3zd6jxjf/wish/2301476239</link>
         <description><![CDATA[<div>Lagi, kamu merasa sakit hati saat membaca seutas pesan yang dikirim oleh kekasih mu, Sakusa Kiyoomi. Memiliki sifat yang kasar memang sudah menjadi icon tersendiri untuk seorang Kiyoomi. Kamu pun sebenarnya sudah lelah atas perlakuan dia terhadapmu, di caci maki, di hina, di rendahkan, sudah seperti makanan sehari-hari untuk mu. Cinta memang mampu membutakan segalanya, siapa pun bisa menjadi sasaran termasuk dirimu sendiri. Karena cinta itulah yang membuat mu masih mau bertahan dengan Kiyoomi sampai sekarang, walaupun kamu dan dia sudah mengalami putus nyambung hubungan berkali-kali.&nbsp;<br><br>Meskipun cintamu terhadap Sakusa Kiyoomi terbilang ada, tetapi aneh rasanya jika kamu membutuhkan sosok pria lain di dalam hidup mu. Ya, Sakusa Kiyoomi masih akan terus melekat di palung hati mu yang terdalam, namun siapa sangka bahwa kamu juga memiliki sosok pria lain di hati mu. Pria yang kamu yakini bisa membawa mu kedalam damai jika Sakusa Kiyoomi sedang dalam emosi nya yang memuncak.&nbsp;<br><br>Semi Eita namanya. Anak band dan ketua organisasi musik di salah satu kampus ternama di Ibu kota. Kamu dan Eita sudah menjalani hubungan selama 4 bulan secara diam - diam tanpa di ketahui oleh siapapun. Saat bersama Eita, kamu merasakan kedamaian secara penuh. Mendekap dengan tubuhnya adalah salah satu cara mengundang suasana baik untuk masuk ke dalam raga mu. Kini kamu sedang bersama Eita di unit apartment miliknya, disana lah kamu membaca semua isi pesan Sakusa Kiyoomi yang secara habis-habisan merendahkanmu tanpa ampun.<br><br>"Dia lagi?" Eita menghampirimu dengan membawa secangkir coklat panas di malam yang dingin ini.<br><br>Kamu buru - buru meletakan ponsel mu dan menatap Eita dengan senyum palsu. "Wihh ada coklat panas."<br><br>"Y/n.. Putusin dia dan jangan balik lagi. Ada aku yang bisa lebih menghargai kamu, sayang sama kamu, cinta sama kamu dan ngesupport kamu dalam hal apapun."<br><br>Cangkir itu hanya mampu kamu genggam tanpa sanggup meminum isinya. Kamu menatap nanar kepada Eita. "Sabar ya sayang. Semua butuh proses."<br><br>Sabar yang di maksud disini ialah menunggu rasa cintamu terhadap Kiyoomi benar-benar pudar tak berbekas. Enta lah! Kamu memang bodoh, pikir Eita.&nbsp;</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-09-18 10:14:23 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/tobiooours/h6dqspeq3zd6jxjf/wish/2301476239</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
