<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>B I O G R A F I by ADITYA WISNU WARDHANA</title>
      <link>https://padlet.com/WISNUWARDHANA/circlxx</link>
      <description>Dibuat sebagai pralambang kisah-kisah yang menandai perjalanan hidupnya.</description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2022-11-07 07:38:59 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2022-11-07 12:49:36 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url>https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1751555390/85ec1a18578f1f8799c5832df6eca31f/__on_Twitter.png</url>
      </image>
      <item>
         <title>Kelahiran</title>
         <author>WISNUWARDHANA</author>
         <link>https://padlet.com/WISNUWARDHANA/circlxx/wish/2372628826</link>
         <description><![CDATA[<div>Namanya Aditya Wisnu Wardhana. Ia lahir di Solo, 17 Juli 1996 saat purnama sedang bertengger gagah di langit malam. Kedua orangtuanya murni keturunan Jawa.<br><br>Kedatangannya di muka bumi disambut hangat segenap keluarga besar. Ayah, ibu, paman, bibi, kakek, dan neneknya bersimpuh bersujud syukur ketika tangisan pertama Wisnu menggema sepanjang lorong rumah sakit. Wisnu adalah cucu pertama dari dua keluarga.<br><br>Aditya berarti matahari, yang terang, yang memberikan harapan baru bagi setiap insan di pagi hari. Wisnu berarti sesuatu yang dapat mengisi segala tempat. Wisnu menempati harapan bagi setiap anggota keluarganya. Wardhana artinya kasih. Lebih dari itu, Wisnu Wardhana merupakan raja Tumapel. Keluarga besarnya berharap Wisnu kelak akan tumbuh menjadi pria yang dapat dijadikan cahaya, mampu berbaur di mana pun, dan dapat menyebarkan cinta kasih kepada semua orang sehingga ia akan disegani sebagai pemimpin.</div>]]></description>
         <enclosure url="https://images.unsplash.com/photo-1545177251-f63921bd2b2a?crop=entropy&amp;cs=tinysrgb&amp;fm=jpg&amp;ixid=Mnw3ODI2fDB8MXxzZWFyY2h8OTV8fGJhYnl8ZW58MXx8fHwxNjY3NzkyNDA5&amp;ixlib=rb-4.0.3&amp;q=80" />
         <pubDate>2022-11-07 07:50:45 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/WISNUWARDHANA/circlxx/wish/2372628826</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>WISNUWARDHANA</author>
         <link>https://padlet.com/WISNUWARDHANA/circlxx/wish/2372637160</link>
         <description><![CDATA[<div>Tidak semua hal berjalan sesuai rencana.<br><br>Wisnu yang diharapkan tumbuh mandiri memang mandiri. Tapi mandiri yang benar-benar lain. Ia tidak bisa menerima bantuan orang lain karena hampir semua hal bisa dilakukannya sendiri.<br><br>Wisnu bisa menyuap makan sendiri sejak usia dua tahun, kemudian seterusnya ia tidak mau disuapi sama sekali. Ia menghafal alfabet di usia tiga tahun, seterusnya ia tidak mau didikte lagi. Wisnu bisa menyusun lego yang sulit seorang diri. Ia mampu mengurus dirinya sendiri dengan baik sejak kanak-kanak karena orang tuanya tidak ingin Wisnu menjadi anak yang manja, walaupun ia dilahirkan di keluarga kaya raya.<br><br>Tapi jalannya tidak semulus itu. Apa yang diharapkan kedua orang tuanya tidak sejalan dengan apa yang dipikirkan oleh Wisnu.<br><br>Wisnu menjadi sangat berorientasi pada keberhasilan.</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1751555390/6d009e77a3687cc14bd347023470ffc4/46d16a45_449e_4bc4_9c27_2bf6402717ac.jpg" />
         <pubDate>2022-11-07 07:57:33 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/WISNUWARDHANA/circlxx/wish/2372637160</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>WISNUWARDHANA</author>
         <link>https://padlet.com/WISNUWARDHANA/circlxx/wish/2372995315</link>
         <description><![CDATA[<div>Di masa sekolah, sejak sekolah dasar hingga perguruan tinggi, tidak pernah sekalipun Wisnu mendapatkan nilai di bawah sembilan. Bahkan hampir semua nilainya sempurna.<br><br>Wisnu berhak memilih kampus mana yang ingin ia masuki tanpa harus melalui orang dalam. Ilmunya tinggi, wawasannya luas, cara berbicaranya menunjukkan bahwa ia berasal dari golongan intelek.<br><br>Tapi di situlah kelemahannya muncul. Karena kurangnya sosialisasi dan merasa mampu mengatasi semua sendiri, Wisnu tidak punya kenalan lebih dari jumlah jari-jarinya. Ia hidup dalam kesepian, meskipun sebenarnya tidak merasa kesepian karena Wisnu selalu merasa puas dengan setiap pencapaiannya.<br><br>Kisah cintanya sama sekali kosong. Wisnu sekalipun belum pernah terlibat asmara. Ia tidak tahu apa yang disebut dengan crush, gebetan, atau pacar. Hidupnya flat dan sangat-sangat datar.<br><br>Bahkan di usianya yang seharusnya sudah mulai memikirkan rumah tangga, Wisnu masih sibuk dengan berkas-berkas kantornya.</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1751555390/05080f116258a83fe75882ae677242ed/_.jpg" />
         <pubDate>2022-11-07 12:49:36 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/WISNUWARDHANA/circlxx/wish/2372995315</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
