<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>Adab kepada guru  by Ni Cc</title>
      <link>https://padlet.com/nicc190407/gxgehu9bpr3ayb57</link>
      <description>Adab </description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2023-08-29 06:11:33 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2023-10-26 04:43:46 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url></url>
      </image>
      <item>
         <title>Nauval</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/nicc190407/gxgehu9bpr3ayb57/wish/2676268207</link>
         <description><![CDATA[<div>Tidak ada satupun manusia di dunia ini kecuali pernah berbuat dosa, sebaik apapun agamanya, sebaik apapun amalnya, sebanyak apapun ilmunya, selembut apapun perangainya, tetap ada kekurangannya. Tetap bersabarlah bersama mereka dan jangan berpaling darinya.<br>Allah berfirman:<br><br>وَاصْبِرْ نَفْسَكَ مَعَ الَّذِينَ يَدْعُونَ رَبَّهُم بِالْغَدَاةِ وَالْعَشِيِّ يُرِيدُونَ وَجْهَهُ وَلا تَعْدُ عَيْنَاكَ عَنْهُمْ تُرِيدُ زِينَةَ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَلا تُطِعْ مَنْ أَغْفَلْنَا قَلْبَهُ عَن ذِكْرِنَا وَاتَّبَعَ هَوَاهُ وَكَانَ أَمْرُهُ فُرُطً<br><br>"Dan bersabarlah kamu dengan orang-orang yang menyeru Tuhannya di pagi dan senja hari dengan mengharap keridhaan-Nya; dan janganlah kedua matamu berpaling dari mereka (karena) mengharapkan perhiasan dunia ini: dan janganlah kamu mengikuti orang yang hatinya telah Kami lalaikan dari mengingati Kami, serta menuruti hawa nafsunya dan adalah keadaannya itu melewati batas" (QS.Al Kahfi:28).<br><br>Karena tidak ada yang lebih baik kecuali bersama orang orang yang berilmu dan yang selalu menyeru Allah Azza wa Jalla. Al Imam As Syafi Rahimahullah mengatakan<br><br>اصبر على مر من الجفا معلم<br>فإن رسوب العلم في نفراته<br><br>&nbsp;"Bersabarlah terhadap kerasnya sikap seorang guru, Sesungguhnya gagalnya mempelajari ilmu karena memusuhinya"&nbsp;<br><br>Besar jasa mereka para guru yang telah memberikan ilmunya kepada manusia, yang kerap menahan amarahnya, yang selalu merasakan perihnya menahan kesabaran, sungguh tak pantas seorang murid ini melupakan kebaikan gurunya, dan jangan pernah lupa menyisipkan nama mereka di lantunan doamu. Semoga Allah memberikan rahmat dan kebaikan kepada guru guru kaum Muslimin. Semoga kita dapat menjalankan adab adab yang mulia ini. Sebagian ulama salaf mengatakan, ketika seseorang akan menuntut ilmu,maka sepatutnya ia memperhatikan hal-hal berikut.&nbsp;</div>]]></description>
         <enclosure url="https://2.bp.blogspot.com/-yODgfJ-2D14/Udwv7Y-Ft4I/AAAAAAAAA8s/vGaeOwdDfjI/s1600/kolom-sabar-dan-mengeluh-970_l.jpg" />
         <pubDate>2023-08-29 06:34:49 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/nicc190407/gxgehu9bpr3ayb57/wish/2676268207</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>nicc190407</author>
         <link>https://padlet.com/nicc190407/gxgehu9bpr3ayb57/wish/2676270470</link>
         <description><![CDATA[<div>Sebagai wujud penghormatan seorang pelajar kepada seorang guru, diantaranya adalah tidak memanggil gurunya dengan panggilan “ Kamu”, “Anda”&nbsp; atau sebutan “Antum” sekalipun dan lain sebagainya, terlebih memanggil nama langsung gurunya itu.’ Apabila ia hendak memanggil gurunya, hendaknya ia memanggil dengan sebutan “ ya sayyidi ( wahai tuanku)”, “ ya ustadzi ( wahai Guruku)”, dan sejenisnya.<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="https://tebuireng.online/wp-content/uploads/2020/02/Guru.jpg" />
         <pubDate>2023-08-29 06:36:50 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/nicc190407/gxgehu9bpr3ayb57/wish/2676270470</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>mridhwansyah</author>
         <link>https://padlet.com/nicc190407/gxgehu9bpr3ayb57/wish/2676271233</link>
         <description><![CDATA[<div>Wahai para penuntut ilmu, bagaimana rasanya jika kita berbicara dengan seseorang<br>tapi tidak didengarkan? Sungguh jengkel dibuatnya hati ini. Maka bagaiamana perasaan<br>seorang guru jika melihat murid sekaligus lawan bicaranya itu tidak mendengarkan?<br>Sungguh merugilah para murid yang membuat hati gurunya jengkel. Agama yang mulia<br>ini tak pernah mengajarkan adab seperti itu, tak didapati di kalangan salaf adab yang<br>seperti itu.<br>Sudah kita ketahui kisah Nabi Musa yang berjanji tak mengatakan apa-apa selama<br>belum diizinkan. Juga para sahabat Rasulullah yang diam pada saat Rasulullah berada di<br>tengah mereka. Bahkan diriwayatkan Yahya bin Yahya Al Laitsi tak beranjak dari tempat<br>duduknya saat para kawannya keluar melihat rombongan gajah yang lewat di tengah<br>pelajaran, Yahya mengetahui tujuannya duduk di sebuah majelis adalah mendengarkan<br>apa yang dibicarakan gurunya bukan yang lain.<br>Apa yang akan Yahya bin Yahya katakan jika melihat keadaan para penuntut ilmu saat ini, jangankan segerombol gajah yang lewat, sedikit suarapun akan dikejar untuk mengetahuinya seakan tak ada seorang guru di hadapannya, belum lagi yang sibuk<br>berbicara dengan kawan di sampingnya, atau sibuk dengan gadgetnya.</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1824070606/ca3639c287167c46d38fedb2c8063db6/c6f74d89_9d78_4692_bdc1_3b82d13d372c.jpeg" />
         <pubDate>2023-08-29 06:37:30 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/nicc190407/gxgehu9bpr3ayb57/wish/2676271233</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Athar</title>
         <author>rodenstockgumilar</author>
         <link>https://padlet.com/nicc190407/gxgehu9bpr3ayb57/wish/2676274644</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-08-29 06:40:13 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/nicc190407/gxgehu9bpr3ayb57/wish/2676274644</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Niki</title>
         <author>rodenstockgumilar</author>
         <link>https://padlet.com/nicc190407/gxgehu9bpr3ayb57/wish/2676275161</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-08-29 06:40:40 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/nicc190407/gxgehu9bpr3ayb57/wish/2676275161</guid>
      </item>
      <item>
         <title>KIRAN</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/nicc190407/gxgehu9bpr3ayb57/wish/2676275668</link>
         <description><![CDATA[<div><strong>Dilarang berkata kotor</strong> <br><br>Rasulullah SAW melarang umat Muslim berkata yang tidak baik seperti mengutuk, perkataan kotor, dan ucapan-ucapan bathil lainnya. Seorang Muslim harus senantiasa bebicara dengan tata cara yang baik, lemah lembut, dan penuh dengan kesopanan. <br><br>Ibnu Mas’ud meriwayatkan, bahwasannya Rasulullah SAW bersabda, <em>“Bukanlah seorang Mukmin yang sempurna, yang suka mencaci, mengutuk, berbuat, dan berkata kotor.” </em>(HR. Al-Bukhari, Ahmad, dan At-Tirmidzi)<br><br>Jadi kita berbicara dengan orang lain itu tidak boleh berkata kasar atau kotor karena itu dilarang Rasulullah SAW dan kita sebagai orang muslim harus berbicara dengan kata kata lemah lembut<br>&nbsp;</div>]]></description>
         <enclosure url="https://cdn.idntimes.com/content-images/community/2018/03/two-men-conversing-780x520-ea496fd94703c0cd25a2e6bf84bdd565.jpg" />
         <pubDate>2023-08-29 06:41:06 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/nicc190407/gxgehu9bpr3ayb57/wish/2676275668</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Aldi</title>
         <author>mlagenda</author>
         <link>https://padlet.com/nicc190407/gxgehu9bpr3ayb57/wish/2676277504</link>
         <description><![CDATA[<div>Allah melarang mencari kesalahan orang lain dan menggibahnya, larangan ini umum tidak boleh mencari kesalahan siapapun. Bayangkan bagaimana sikap seseorang jika ia mendengar aib saudara atau kawannya? Bukankah akan menyebabkan dampak yang buruk akan hubungan mereka? Prasangka buruk akan mencuat, jarak akan tambah memanjang, keinginan akrab pun tak terbenak lagi di pikiran.</div><div><br>Para guru bukan malaikat, mereka tetap berbuat kesalahan. Jangan juga mencari-cari kesalahannya, ingatlah firman Allah, yang artinya<br>&nbsp;“Dan janganlah mencari-cari keburukan orang dan janganlah menggunjingkan satu sama lain. Adakah seorang di antara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya” (QS. Al Hujurot:12).</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2115514636/ef08107c89cceb488484c7d53452fd3a/belajar_di_kelas.png" />
         <pubDate>2023-08-29 06:42:42 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/nicc190407/gxgehu9bpr3ayb57/wish/2676277504</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Dzikra</title>
         <author>dzikra2</author>
         <link>https://padlet.com/nicc190407/gxgehu9bpr3ayb57/wish/2676278924</link>
         <description><![CDATA[<div>Wajib bagi seorang murid, ketika gurunya sedang menyampaikan sebuah ilmu, menjelaskan sebuah pelajaran, atau membahas sebuah materi, untuk mendengarkan secara antusias kalam gurunya tersebut, sembari menunjukkan perhatian yang besar atas apa yang diterangkan oleh gurunya, walaupun si murid bisa jadi sudah mengetahui tentang ilmu tersebut.<br><br>Mari kita simak riwayat dari para salaf tentang permasalahan adab ini, sebagai berikut:<br><br>عن معاذ بن سعيد قال: كنا عند عطاء بن أبي رباح، فتحدَّث رجل بحديث، فاعترض له آخر في حديثه، فقال عطاء: سبحان الله، ما هذه الأخلاق؟ ما هذه الأحلام؟ إني لأسمع الحديث من الرجل، وأنا أعلم منه، فأُرِيهم من نفسي أني لا أُحسِن منه شيئا<br><br>Dari Mu’adz ibn Sa’id, beliau berkata: Kami sedang berada di majelis ‘Atha’ ibn Abi Rabah, di mana seseorang meriwayatkan sebuah hadits lalu ada orang lain yang menyanggahnya saat dia sedang membawakan hadits tersebut. Maka ‘Atha’ berkata, “Subhanallah. Akhlak apa ini? Mimpi apa ini? Sesungguhnya aku mendengar hadits dari seseorang, sementara aku lebih berilmu dari dia, maka aku tunjukkan kepadanya bahwa aku tidak tahu sama sekali tentang hadits tersebut.”<br><br>قال عطاء: إن الشاب ليتحدث بحديث فأستمع له كأني لم أسمع، ولقد سمعته قبل أن يولد<br><br><br><br>Dari ‘Atha’, beliau berkata, “Ada seorang pemuda sedang meriwayatkan sebuah hadits. Maka aku mendengarkannya seolah aku belum pernah mendengar hadits tersebut, padahal aku telah mendengarnya sebelum dia dilahirkan.”<br><br>عن خالد بن صفوان قال: إذا رأيت محدِّثا يحدِّث حديثا قد سمعته، أو يخبر خبرا قد علمته، فلا تشاركه فيه، حرصا على أن تُعلِم من حضرك أنك قد علمته، فإن ذلك خفة وسوء أدب<br><br>Dari Khalid ibn Shafwan, beliau berkata, “Jika engkau melihat seseorang sedang meriwayatkan sebuah hadits yang telah engkau dengar, atau mengabarkan kabar yang telah engkau tahu, maka jangan ikut meriwayatkan hadits tersebut karena ingin memberi tahu kepada orang-orang yang hadir bahwa engkau telah mengetahuinya. Sesungguhnya itu adalah sikap meremehkan dan adab yang buruk.”<br><br>Dari nukilan di atas, kita simpulkan bahwa merupakan adab yang buruk ketika kita menunjukkan kepada orang lain bahwa kita sudah tahu ilmu yang sedang dia bicarakan. Apalagi jika dia adalah guru kita, yang sedang mengajarkan ilmu, membahas sebuah hukum, menyebutkan sebuah hadits, atau mengupas faidah dari perkataan ulama’, dan kita sedang duduk di majelis atau kajian beliau. Tidak boleh bagi kita untuk kemudian menunjukkan sikap bahwa kita sudah paham apa yang diterangkan oleh guru kita tersebut, walaupun kita sebenarnya memang sudah paham dan bisa jadi hafal seluruh ilmu yang beliau bawakan. Wajib bagi kita untuk mendengarkan beliau secara antusias, seolah kita baru mendapatkan faidah itu pertama kali, dalam rangka menghormati guru kita dengan cara memiliki sikap tawadhu’ di hadapannya dan memberikan kebahagiaan di dalam hatinya.<br><br>Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala memperbaiki adab dan akhlak kita, terutama kepada guru kita, dan semoga Dia memberikan keberkahan kepada ilmu dan waktu kita.<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2115527448/97aa73b646ead0da3cf8fa9c2a9c50a0/Mendengarkan_Penjelasan_Beliau_dengan_Antusias_Muslimorid.jpg" />
         <pubDate>2023-08-29 06:43:49 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/nicc190407/gxgehu9bpr3ayb57/wish/2676278924</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Febby XI-2A, Cara Rasullullah Duduk Yang Perlu Diikuti</title>
         <author>frusyandi</author>
         <link>https://padlet.com/nicc190407/gxgehu9bpr3ayb57/wish/2676279891</link>
         <description><![CDATA[<div>Cara Rasullullah Duduk :<br>1. Duduk Qurfasha<br>dilakukan dengan cara melipat lutut dan menegakkannya sehingga kedua telapak kaki menjejak lantai. Lalu kedua tangan mememluk kedua lutut tersebut. Tapi, cara duduk seperti ini dilarang oleh Rasulullah ketika mendengarkan khutbah Jum’at.<br><br>2. Duduk Bersila&nbsp;<br>dalam Islam, caranya dilakukan dengan cara menyilangkan kedua kaki yang berada dalam posisi rebah dan terlipat, sehingga persilangannya ada di antara kedua betis. Rasulullah pernah duduk bersila dari setelah selesai sholat subuh, hingga terbit matahari.&nbsp;<br><br>Cara duduk yang dilarang Rasulullah:<br>1. Duduk Qurfasha ketika mendengarkan khutbah Jum’at.<br>2. Duduk berselonjor atau bertelekan tangan ke belakang ketika mendengarkan khutbah Jum’at.<br>3. Duduk bersandar dengan sebelah tangan.<br>4. Duduk bersandar miring ke arah sebelah sisi badan ketika sedang makan, di mana duduk ini adalah duduk seperti duduknya orang-orang yang sombong. Lagipula duduk ini ketika makan akan menyebabkan makanan tidak dapat dicerna dengan baik.<br><br><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2115758307/ed495b40cd9e9c00e1d5e44e382a36e9/images__11_.jpeg" />
         <pubDate>2023-08-29 06:44:41 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/nicc190407/gxgehu9bpr3ayb57/wish/2676279891</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Afzal</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/nicc190407/gxgehu9bpr3ayb57/wish/2676281051</link>
         <description><![CDATA[<div>هَذَا اْلعِلْمُ دِيْنٌ فَانْظُرُوْا عَمَّنْ تَأخُذُوْنَ دِيْنَكُمْ<br><br>“Ilmu adalah agama, maka hendaknya kalian melihat (mempertimbangkan terlebih dahulu) kepada siapakah kalian mengambil agama kalian itu (menimba ilmu pengetahuan).<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2017266520/d7a526acb9642fc1bf6b92b2f491150a/46dbb7c689be259ae40d4e0ee7bbda3b.jpg" />
         <pubDate>2023-08-29 06:45:38 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/nicc190407/gxgehu9bpr3ayb57/wish/2676281051</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
