<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>Refleksi pemikiran KHD by Sri Atminah</title>
      <link>https://padlet.com/atminah125/gt714u9cktxbksqz</link>
      <description></description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2024-06-20 07:02:00 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2024-06-27 01:25:42 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url></url>
      </image>
      <item>
         <title>1.Apa makna kata ‘menuntun’ dalam proses pendidikan anak bagi Anda? </title>
         <author>atminah125</author>
         <link>https://padlet.com/atminah125/gt714u9cktxbksqz/wish/3033203093</link>
         <description><![CDATA[<ol start="2"><li><p>Bagaimana kata “menuntun” Anda maknai dalam konteks sosial budaya di daerah Anda? Apakah Anda akan dapat mewujudkan pendidikan anak yang relevan dengan konteks sosial budaya di daerah Anda?</p></li><li><p>Mengapa pendidikan murid (anak) perlu mempertimbangkan kodrat alam dan kodrat zaman?</p></li><li><p>Apa relevansi pemikiran KHD “Pendidikan yang berhamba pada anak” dengan peran Anda sebagai pendidik?</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-06-20 07:06:09 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/atminah125/gt714u9cktxbksqz/wish/3033203093</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Tri Haryanto</title>
         <author>triharyanto95</author>
         <link>https://padlet.com/atminah125/gt714u9cktxbksqz/wish/3033258450</link>
         <description><![CDATA[<p>1.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Hal menarik yang saya peroleh pada kali ini konteks menuntun oleh KHD ternyata dalam aplikasi dilapangan sangat komplek sesuai dengan jenjang dimana kita mengajar</p><p>2.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Pembelajaran menurut saya adalah proses pendampingan kepada peserta didik sesuai dengan kodrat yang dimiliki oleh peserta didik yang mana setiap peserta didik meliki khas yang berbeda sesuai pribadi dimana ia dibesarkan</p><p>3.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Menurut saya pemimpin harus mampu menggerakan segala potensi yang ada disekolah untuk menuju cita-cita sekolah yang tertuang pada Visi-misi sekolah</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-06-20 07:53:19 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/atminah125/gt714u9cktxbksqz/wish/3033258450</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Alfian Cahyaningrum</title>
         <author>alfiancahyaningrum03</author>
         <link>https://padlet.com/atminah125/gt714u9cktxbksqz/wish/3033270762</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>menuntun adalam membimbing dan memberi arahan kepada peserta didik untuk menjadi lebih baik.</p></li><li><p>Dalam membentuk karakter peserta didik kita harus menunjukkan keteladanan, dan memberi contoh yang baik kepada peserta didik.</p></li><li><p>Dalam <a rel="noopener noreferrer nofollow" class="components__StyledLink-sc-il899o-0 cMrVkU _918c86772 enabled" href="https://kumparan.com/topic/pendidikan">pendidikan </a>harus mempertimbangkan kodrat alam dan kodrat zaman, seperti yang dijelaskan oleh Ki Hajar Dewantara. Kodrat alam sendiri dapat diartikan sebagai lingkungan alam tempat peserta didik berada, baik itu kultur budaya maupun kondisi lainnya.</p><p>Kodrat alam juga berhubungan dengan karakter dari anak itu sendiri, misalnya sifat bertanggung jawab, rajin, jujur, malas dan lain sebagainya. Sementara itu kodrat zaman dapat diartikan sebagai perubahan yang terjadi dari waktu ke waktu.</p></li><li><p>Para pendidik harus bisa memberikan mereka (peserta didik) kesempatan dan fasilitas mereka dalam mencapai tujuan pembelajarannya.</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-06-20 08:05:22 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/atminah125/gt714u9cktxbksqz/wish/3033270762</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/atminah125/gt714u9cktxbksqz/wish/3033339133</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2544433544/c6881605dc8024feddda066a42563e2c/YULI_NUR_PADLET.docx" />
         <pubDate>2024-06-20 09:22:58 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/atminah125/gt714u9cktxbksqz/wish/3033339133</guid>
      </item>
      <item>
         <title>KHOIRUN NISAK </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/atminah125/gt714u9cktxbksqz/wish/3033350055</link>
         <description><![CDATA[<p>1.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Menuntun&nbsp;adalah metode yang membantu siswa terus berproses dalam pembelajaran. Ini mencakup memberikan arahan moral, etika, dan nilai-nilai yang baik. Sebagai pendidik, kita berkolaborasi dengan siswa, memberikan ruang untuk berfikir kritis, dan mendorong refleksi melalui komunikasi kreatif dan inovatif.</p><p>2.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Menurut pemikiran saya, “menuntun” dalam konteks sosial budaya berarti membimbing, memfasilitasi, dan mengarahkan seseorang agar dapat mengembangkan potensi dan pengetahuan yang diperlukan untuk menjadi bagian dari masyarakat.</p><p>3.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Dalam <a rel="noopener noreferrer nofollow" href="https://kumparan.com/topic/pendidikan">pendidikan </a>harus mempertimbangkan kodrat alam dan kodrat zaman, seperti yang dijelaskan oleh Ki Hajar Dewantara. Kodrat alam berhubungan dengan karakter dari anak itu sendiri, misalnya sifat bertanggung jawab, rajin, jujur, malas dan lain sebagainya. Sehingga pendidikan harus memperhatikan kodrat alam dari seorang anak, pendidikan tidak bisa memaksakan menghapus kodrat alam seorang <a rel="noopener noreferrer nofollow" href="https://kumparan.com/topic/anak">anak</a>. Pendidikan bertujuan untuk memoles kodrat alam menjadi hal-hal yang positif dan lebih baik.</p><p>4.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Menurut pandangan saya, pemikiran Ki Hadjar Dewantara mengenai "Pendidikan yang Berhamba Pada Anak" masih sangat relevan dengan peran saya dalam mengarahkan dan membimbing anak-anak dalam proses pendidikan. Dalam hal ini pendidikan harus dirancang sesuai dengan tahap perkembangan anak, baik secara budi maupun pekerti, yang mencakup aspek cipta, rasa, karsa, dan tenaga. Dari sini dapat saya lihat bahwa nilai-nilai ini sudah diterapkan dengan baik untuk perkembangan anak terutama di sekolah. Saya menyadari bahwa pendidikan bukan hanya tentang mengasah kemampuan, dan pemahaman intelektual semata, akan tetapi juga membentuk karakter dan moral yang baik untuk anak didik.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-06-20 09:34:14 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/atminah125/gt714u9cktxbksqz/wish/3033350055</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Sri Hadiyanti</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/atminah125/gt714u9cktxbksqz/wish/3033446913</link>
         <description><![CDATA[<p>1.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Apa makna kata”&nbsp;&nbsp; menuntun “dalam proses Pendidikan anak bagi anda</p><p>Menuntun anak&nbsp;berarti membantu&nbsp; mengarahkan mereka memahami nilai-nilai, norma-norma, dan etika yang baik. Hal ini mencakup memberikan arahan moral dan etika serta membantu mereka memahami perbedaan antara yang benar dan yang salah serta mengajarkan nilai- nilai agama, budaya dan adat istiadat.</p><p>2.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Bagaimana cara menuntun anda maknai dalam konteks social budaya di daerah anda ? apakah anda dapat mewujudkan Pendidikan anak yang relevan dengan konteks social budaya di daerah anda ?</p><p>Menurut pemikiran saya dalam konteks sosial budaya (nilai-nilai luhur budaya), kata “menuntun” dapat diartikan sebagai proses membimbing, yang artinya kita sebagai guru bisa membimbing anak kearah yang lebih baik agar anak mencapai keselamatan dan kebahagian. Hal ini dilakukan agar dapat mempengaruhi karakter masing-masing peserta didik dengan menunjukkan keteladanan dan memberi contoh yang baik bagi peserta didik. Dengan demikian kita bisa menuntun peserta didik untuk menghargai dan melestarikan kebudayaan daerah.</p><p>3.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Mengapa Pendidikan murid ( anak ) perlu mempertimbangkan kodrat alam dan kofrat zaman ?</p><p>Pendidikan mementingkan kodrat alam dan kodrat zaman karena Menurut saya setelah memahami pemikiran Ki Hajar Dewantara tentang pendidikan, saya setuju jika pendidikan harus mempertimbangkan kodrat alam dan kodrat zaman. Jika dilihat dari pengertian kodrat alam yang memiliki arti bahwa lingkungan alam adalah salah satu tempat peserta didik berada untuk belajar.Ditilik lebih jauh lagi, kodrat alam ternyata masih berhubungan dengan karakter yang dimiliki anak sebagai murid.Karakter yang dimaksud dalam kodrat alam adalah sifat bertanggung jawab, rajin, jujur, malas dan lain sebagainya.</p><p>4.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Apa relevan pemikiran KHD&nbsp; “ Pendidikan yang berhamba pada anak “ dengan peran anda sebagai pendidik?</p><p>Pemikiran KHD tentang “berhamba pada anak” memandu kita untuk menghargai hak dan keunikan setiap anak dalam proses belajar. Hakikat “berhamba” di sini bukan berarti menjadi budak anak, melainkan mengedepankan kepentingan dan perkembangan individu anak sebagai tujuan utama pendidikan. Karena sebagai&nbsp; pendidik harus bisa memahami perannya yang bukan hanya sebagai pengajar, tetapi juga sebagai fasilitator, motivator, dan pembimbing. Para pendidik harus bisa memberikan mereka (peserta didik) kesempatan dan fasilitas mereka dalam mencapai tujuan pembelajarannya.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-06-20 11:49:59 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/atminah125/gt714u9cktxbksqz/wish/3033446913</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Vita Febriati A</title>
         <author>vitaaminahsari62</author>
         <link>https://padlet.com/atminah125/gt714u9cktxbksqz/wish/3033490223</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2350183026/e3360e1d4cef7bcb1bbbd606f2afd309/Tugas_Pemantik_Modul_1_1.docx" />
         <pubDate>2024-06-20 12:43:01 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/atminah125/gt714u9cktxbksqz/wish/3033490223</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/atminah125/gt714u9cktxbksqz/wish/3033529516</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2544652024/acf0b2a0edbf2025321d74e5fbbd9d65/Dyah_Ayu_Nidyawati.docx" />
         <pubDate>2024-06-20 13:29:33 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/atminah125/gt714u9cktxbksqz/wish/3033529516</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/atminah125/gt714u9cktxbksqz/wish/3033928557</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2545350962/9c31357aaab3faa35a03e4d7e2e24e19/REFLEKSI_PEMIKIRAN_KHD.docx" />
         <pubDate>2024-06-21 01:05:41 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/atminah125/gt714u9cktxbksqz/wish/3033928557</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
