<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>Kehidupan Politik dan Ekonomi Indonesia pada Masa Awal Kemerdekaan, Masa Demokrasi Liberal by 14. Ilham Fath Hakim</title>
      <link>https://padlet.com/ilhamf934/gqbtonh4sguqtm01</link>
      <description>14. Ilham Fath Hakim
XII MIA 5</description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2021-09-02 12:55:15 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2025-12-03 12:19:37 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url></url>
      </image>
      <item>
         <title>Kehidupan Politik Indonesia pada Masa Awal Kemerdekaan</title>
         <author>ilhamf934</author>
         <link>https://padlet.com/ilhamf934/gqbtonh4sguqtm01/wish/1712672803</link>
         <description><![CDATA[<div>Setelah proklamasi kemerdekaan Indonesia, para pemimpin bangsa<br>Indonesia terus berjuang membenahi tatanan kehidupan berbangsa dan<br>bernegara. Perubahan dan dinamika perjuangan bergerak sangat cepat.<br>Indonesia memang telah merdeka tetapi untuk dapat menjalankan<br>organisasi kenegaraan memerlukan perjuangan dan pengorbanan.<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-09-02 13:08:20 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/ilhamf934/gqbtonh4sguqtm01/wish/1712672803</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kehidupan Ekonomi Indonesia pada Masa Awal Kemerdekaan</title>
         <author>ilhamf934</author>
         <link>https://padlet.com/ilhamf934/gqbtonh4sguqtm01/wish/1712688133</link>
         <description><![CDATA[<div>Kondisi Ekonomi Indonesia Awal Kemerdekaan<br>Keadaan ekonomi Indonesia pada akhir kekuasaan Jepang dan pada awal berdirinya Republik Indonesia sangat kacau dan sulit. Latar belakang<br>keadaan yang kacau tersebut disebabkan karena :<br><br>Indonesia yang baru saja merdeka belum memiliki pemerintahan yang<br>baik, dimana belum ada pejabat khusus yang bertugas untuk<br>menangani perekonomian Indonesia.<br>Sebagai negara baru Indonesia belum mempunyai pola dan cara untuk<br>mengatur ekonomi keuangan yang mantap.<br>Kehidupan ekonomi saat pendudukan Jepang memang sudah buruk<br>akibat pengeluaran pembiayaan perang Jepang membuat pemerintah<br>baru Indonesia agak sulit untuk bangkit dari keterpurukan.<br>Kondisi keamanan dalam negeri sendiri tidak stabil akibat sering<br>terjadinya pergantian kabinet, dimana hal tersebut mendukung<br>ketidakstabilan ekonomi.<br>Politik keuangan yang berlaku di Indonesia dibuat di negara Belanda<br>guna menekan pertumbuhan ekonomi Indonesia bahkan untuk<br>menghancurkan ekonomi nasional.<br>Belanda masih tetap tidak mau mengakui kemerdekaan Indonesia dan<br>masih terus melakukan pergolakan politik yang menghambat langkah<br>kebijakan pemerintah dalam bidang ekonomi.<br><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-09-02 13:14:50 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/ilhamf934/gqbtonh4sguqtm01/wish/1712688133</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kehidupan Politik dan Ekonomi Indonesia pada Masa Demokrasi Liberal</title>
         <author>ilhamf934</author>
         <link>https://padlet.com/ilhamf934/gqbtonh4sguqtm01/wish/1712700654</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="https://hukamnas.com/wp-content/uploads/2018/03/images-2-2-1.jpg" />
         <pubDate>2021-09-02 13:19:37 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/ilhamf934/gqbtonh4sguqtm01/wish/1712700654</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kehidupan Politik dan Ekonomi Indonesia pada Masa Awal Kemerdekaan</title>
         <author>ilhamf934</author>
         <link>https://padlet.com/ilhamf934/gqbtonh4sguqtm01/wish/1712702721</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="https://1.bp.blogspot.com/-Fb28IYKP8YU/Xh_sqoJPFMI/AAAAAAAAB-Y/UatisqjNQ9wA5bNXDJXSiL37kjgekoJjACLcBGAsYHQ/s1600/orde%2Blama.png" />
         <pubDate>2021-09-02 13:20:24 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/ilhamf934/gqbtonh4sguqtm01/wish/1712702721</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kehidupan Politik Indonesia pada Masa Demokrasi Liberal</title>
         <author>ilhamf934</author>
         <link>https://padlet.com/ilhamf934/gqbtonh4sguqtm01/wish/1712751271</link>
         <description><![CDATA[<div>Kehidupan Politik pada masa demokrasi liberal adalah:<br><br></div><ol><li>Sistem Pemerintahan Presidensial berubah menjadi sistem pemerintahan Parlementer;</li><li>Pergantian Konstitusi Negara dari UUD 1945 menjadi UUDS 1950;</li><li>Peralihan dari Sistem Pemerintahan dan Sistem Pemerintahan dan Sistem ekonomi Nasional;</li><li>Perubahan Bentuk negara dari Kesatuan menjadi negara serikat atau federal;</li><li>Pergantian Kabinet yang lebih dari sekali dalam setahun</li><li>Pelaksanaan Pemilihan Umum Pertama pada 1955</li><li>Munculnya banyak Partai Politik</li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-09-02 13:38:31 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/ilhamf934/gqbtonh4sguqtm01/wish/1712751271</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kehidupan Ekonomi Indonesia pada Masa Demokrasi Liberal</title>
         <author>ilhamf934</author>
         <link>https://padlet.com/ilhamf934/gqbtonh4sguqtm01/wish/1712757578</link>
         <description><![CDATA[<div>Kondisi ekonomi Indonesia pada masa Demokrasi Liberal memiliki banyak permasalahan seperti tingginya jumlah mata uang yang beredar dan meningkatnya biaya hidup. Untuk mengatasinya pemerintah melakukan berbagai langkah antara lain Gunting Syafruddin, sistem ekonomi gerakan banteng, Nasionalisasi de Javanesche Bank, dan lain sebagainya.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-09-02 13:40:52 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/ilhamf934/gqbtonh4sguqtm01/wish/1712757578</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Beberapa Permasalahan yang Mendera Ekonomi Indonesia pada Demokrasi Liberal:</title>
         <author>ilhamf934</author>
         <link>https://padlet.com/ilhamf934/gqbtonh4sguqtm01/wish/1712762282</link>
         <description><![CDATA[<ol><li>Hutang luar negeri sebesar 1,5 trilyun Rupiah dan hutang dalam negeri sebesar 2,8 trilyun Rupiah yang harus ditanggung Indonesia sebagai hasil dari Konferensi Meja Bundar (KMB).</li><li>Defisit sebesar 5,1 milyar rupiah yang harus ditanggung pemerintah.</li><li>Ekspor hanya mengandalkan satu jenis yaitu pertanian dan perkebunan sehingga rentan jika terjadi penurunan permintaan.</li><li>Politik keuangan Indonesia yang merupakan warisan pemerintah Belanda.</li><li>Situasi keamanan yang tidak menentu dengan banyaknya pemberontakan di daerah, membuat pengeluaran keamanan dan militer meningkat.</li><li>Terlalu sering terjadi pergantian kabinet sehingga program ekonomi yang dirancang tidak bisa diselesaikan.</li><li>Angka pertumbuhan penduduk yang besar.</li></ol><div><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-09-02 13:42:26 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/ilhamf934/gqbtonh4sguqtm01/wish/1712762282</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Upaya Pemerintah untuk Memperbaiki Kondisi Perekonomian pada Masa Demokrasi Liberal</title>
         <author>ilhamf934</author>
         <link>https://padlet.com/ilhamf934/gqbtonh4sguqtm01/wish/1712770746</link>
         <description><![CDATA[<ol><li>Kebijakan "Gunting Syfruddin" yang merupakan program pemotonagn nilai uang atau sanering. Kebijakan ini dilakukan oleh Menteri Keuangan Syafruddin Prawiranegara dengan cara memotong semua uang yang bernilai di atas 2,5 rupiah, hingga nilaninya tinggal setengahnya. Tujuan program ini adalah untuk mengatasi defisit anggaran. Program ini dapat mengurangi jumlah uang yang beredar dan tidak merugikan rakyat kecil karena uang 2,5 rupiah pada saat itu hanya dimiliki kalangan menengah ke atas.</li><li>Sistem Ekonomi Gerakan Banteng, yang merupakan upaya pemerintah untuk mengubah struktur ekonomi yang berat sebelah. Program ini dilakukan pada masa pemerintahan kabinet Natsir dan diinisiasi oleh Sumitro Djoyohadikusumo yang merupakan menteri perdangan. Inti kebijakan ini adalah membantu pengusaha pribumi dengan bantuan kredit dan kesempatan dari pemerintah.</li><li>Nasionalisasi De Javanesche Bank menjadi Bank Indonesia pada tanggal 15 Desember 1951.</li><li>Sistem Ekonomi Ali-Baba, bertujuan untuk memajukan pengusaha pribumi (Ali)dengan cara bekerja sama dengan pengusaha non-pribumi (Baba).</li><li>Persaingan Finansial Ekonomi (Finek) yang merupakan beberapa keputusan ekonomi yang dilaksanakan sepihak oleh Indonesia karena tidak disetujui oleh Belanda.</li><li>Rencana Pembangunan Lima Tahun (RPLT), yang disusun oleh Biro Perancang Negara dipimpin oleh Ir. Djuanda sebagai Menteri Perancang Negara. Biro ini berhasil menyusun RPLT yang direncanakan untuk dilaksanakan dalam periode 1956 - 1961.</li><li>Musyawarah Nasional Pembangunan, untuk menghasilkan rencana pembangunan menyeluruh untuk jangka panjang. Hal ini juga sekaligus untuk sementara menyelesaikan ketegangan yang terjadi antara pusat dan daerah akibat dari ketimpangan pembangunan ekonomi pusat dengan daerah.</li></ol><div><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-09-02 13:45:34 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/ilhamf934/gqbtonh4sguqtm01/wish/1712770746</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Faktor- faktor penyebab kacaunya perekonomian Indonesia pada Masa Awal Kemerdekaan</title>
         <author>ilhamf934</author>
         <link>https://padlet.com/ilhamf934/gqbtonh4sguqtm01/wish/1712788751</link>
         <description><![CDATA[<div>Faktor- faktor penyebab kacaunya perekonomian Indonesia 1945-1950<br>Terjadi Inflasi yang sangat tinggi<br>Inflasi tersebut dapat terjadi disebabkan karena :<br><br>Beredarnya mata uang Jepang di masyarakat dalam jumlah yang tak<br>terkendali.<br>Beredarnya mata uang cadangan yang dikeluarkan oleh pasukan<br>Sekutu dari bank-bank yang berhasil dikuasainya untuk biaya operasi<br>dan gaji pegawai yanh jumlahnya mencapai 2,3 milyar.<br>Republik Indonesia sendiri belum memiliki mata uang sendiri sehingga<br>pemerintah tidak dapat menyatakan bahwa mata uang pendudukan<br>Jepang tidak berlaku.<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-09-02 13:52:18 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/ilhamf934/gqbtonh4sguqtm01/wish/1712788751</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Dinamika perkembangan politik bangsa Indonesia pada awalkemerdekaaan</title>
         <author>ilhamf934</author>
         <link>https://padlet.com/ilhamf934/gqbtonh4sguqtm01/wish/1712810986</link>
         <description><![CDATA[<div>Dinamika perkembangan politik bangsa Indonesia pada awal<br>kemerdekaaan dapat kita lihat Pembentukan Alat Kelengkapan Negara dan pemerintahan<br>1) Pembentukan Lembaga Kementrian (Departemen)<br>2) Pembentukan Komite Nasional Indonesia dan Daerah<br>3) Pembentukan Alat Kelengkapan Keamanan Negara<br>4) Pembentukan Lembaga Pemerintahan di Daerah<br>Pembentukan Provinsi di Seluruh Wiayah Indonesia<br>Pada awalnya wilayah Indonesia dibagi 8 provinsi dan mengangkat Gubernur sebagai kepala daerah. Gubernur-gubenrur yang diangkat antara<br>lain Provinsi Sumatra, Provinsi Jawa Barat, Provinsi Jawa Timur, Provinsi<br>Jawa Tengah, Provinsi Sunda Kecil (Nusa Tenggara), Provinsi Maluku,<br>Provinsi Sulawesi, Provinsi Kalimantan<br><br>Perubahan Sistem Presidensial ke Parlementer<br>Negara Indonesia telah terbentuk, Alat kelengkapan negara dan lembaga pemerintahan daerahpun telah terbentuk. Namun permasalahan<br>bangsa Indonesia belum selesai. Para pemimpin bangsa berjuang untuk<br>memilih sistem pemerintahan yang paling cocok untuk bangsa Indoensia.<br>Sjahrir kemudian mengajukan Maklumat KNIP No. 5 tanggal 11 November<br>1945 yang isinya pembentukan kabinet yang bekerja kolektif yang<br>dipimpin perdana menteri . Perdana Menteri ditunjuk oleh kepala negara.<br>Format itu disetujui oleh Presiden Soekarno. Akhirnya pada tanggal 14<br>November 1945 terbentuk kabinet RI dengan Sutan Sjahrir sebagai<br>perdana menter. Dari sinilah Indonesia mulai mengubah sistem<br>pemerintahan dari Presidensial ke Parlementer yang diawali dengan<br>Kabinet Syahrir.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-09-02 14:00:08 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/ilhamf934/gqbtonh4sguqtm01/wish/1712810986</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
