<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>Resesi Ekonomi by Nadia Dwi Ramadani</title>
      <link>https://padlet.com/ndwi20064/goxiuxhkbtbp0o6d</link>
      <description></description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2024-03-27 01:48:11 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2024-04-02 01:28:57 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url></url>
      </image>
      <item>
         <title>Apkah langkah indonesia sudah tepat???</title>
         <author>ndwi20064</author>
         <link>https://padlet.com/ndwi20064/goxiuxhkbtbp0o6d/wish/2934728837</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="https://youtu.be/Lh0r7WxQw9M?si=dldZ8TXeFUtwo6Fh" />
         <pubDate>2024-03-27 01:49:43 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/ndwi20064/goxiuxhkbtbp0o6d/wish/2934728837</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kelompok 1</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/ndwi20064/goxiuxhkbtbp0o6d/wish/2934774936</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2337557747/35e766198dc1414e68a7f71735f11b83/17115061871473177481248960798033.jpg" />
         <pubDate>2024-03-27 02:23:51 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/ndwi20064/goxiuxhkbtbp0o6d/wish/2934774936</guid>
      </item>
      <item>
         <title>KELOMPOK 3 (fiskal) Anggun,Amanda,Cahya,Nova,Huda, dan Radit</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/ndwi20064/goxiuxhkbtbp0o6d/wish/2934779605</link>
         <description><![CDATA[<p>Menurut Saya Sudah Tepat,Karena Bank Indonesia Selalu mengawasi Suku Bunga Acuan yang menjadi pertimbangan Core Inflation dalam kisaran target Dibawah 3%.dan jika adanya kenaikan Tingkat Inflasi maka BI segera Menaikan Suku bunga Hal ini BI harus bersikap reaktif dalam mengatasi Hal tersebut.Disisi Lain Pemerintah Melalui Kementrian keuangan harus tetap menjamin Bantuan sosial yang diberikan kepada masyarakat yang berpendapatan menengah ke bawah untuk tetap menjaga Ancama Resesi Ekonomi.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-03-27 02:27:24 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/ndwi20064/goxiuxhkbtbp0o6d/wish/2934779605</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kelompok 3 (Fiskal) Anggun, Amanda, Cahya, Nova, Huda, dan Radit</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/ndwi20064/goxiuxhkbtbp0o6d/wish/2934785348</link>
         <description><![CDATA[<p>Menurut Saya Sudah Tepat, Karena Bank Indonesia Selalu mengawasi Suku Bunga Acuan yang menjadi pertimbangan Core Inflation dalam kisaran target Dibawah 3%.dan jika adanya kenaikan Tingkat Inflasi maka BI segera Menaikan Suku bunga Hal ini BI harus bersikap reaktif dalam mengatasi Hal tersebut. Disisi Lain Pemerintah Melalui Kementrian keuangan harus tetap menjamin Bantuan sosial yang diberikan kepada masyarakat yang berpendapatan menengah ke bawah untuk tetap menjaga Ancama Resesi Ekonomi.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-03-27 02:32:09 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/ndwi20064/goxiuxhkbtbp0o6d/wish/2934785348</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kelompok 4 (Baiq, Putri, Sevvy, Anya, Teo, Farrel) </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/ndwi20064/goxiuxhkbtbp0o6d/wish/2935091506</link>
         <description><![CDATA[<p>Langkah-langkah yang digunakan Indonesia sudah tepat. Kelompok kami akan merangkum langkah-langkah yang digunakan Indonesia:</p><p><br></p><ol><li><p><strong>Ketergantungan pada Impor Minyak</strong>: dividio tersebut menyoroti ketergantungan Indonesia pada impor minyak, terutama dari Rusia, dan bahwa batasan harga yang diberlakukan oleh Amerika Serikat terhadap minyak Rusia dapat mempengaruhi impor minyak Indonesia. Di vidio juga mengatakan bahwa mencari alternatif impor minyak dapat menjadi strategi yang baik, terutama jika harga lebih kompetitif.</p></li></ol><p><br></p><ol start="2"><li><p><strong>Kebijakan Subsidi BBM: </strong>menyebutkan bahwa pemerintah berusaha untuk menertibkan kebijakan subsidi BBM agar tepat sasaran, mengarah pada efisiensi anggaran negara. Ini termasuk menjaga agar subsidi hanya diberikan kepada orang-orang yang memang layak menerimanya.</p></li></ol><p><br></p><ol start="3"><li><p><strong>Resesi Global dan Inflasi:</strong> mengakui adanya kekhawatiran terkait resesi global dan potensi inflasi yang meningkat di Indonesia. Di vidio tersebut menyoroti pentingnya fokus pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi, termasuk sinergi antara Kementerian Keuangan dan Bank Indonesia (BI).</p></li></ol><p><br></p><ol start="4"><li><p><strong>Kebijakan Moneter dan Fiskal: </strong>menyebutkan bahwa kebijakan suku bunga acuan yang dipertahankan oleh Bank Indonesia (BI) masih relevan dengan kondisi core inflation yang masih dalam kisaran target. Pada penjelasan vidio tersebut juga menyoroti pentingnya reaktivitas Bank Indonesia (BI) terhadap pergerakan inflasi, serta penyaluran bantuan sosial yang tepat sasaran oleh Kementerian Keuangan.</p></li></ol><p><br></p><p>Dengan mempertimbangkan semua ini, langkah-langkah yang diambil Indonesia tampaknya sejauh ini mencerminkan upaya untuk menjaga stabilitas ekonomi, mengurangi ketergantungan pada impor minyak, dan memastikan kebijakan moneter dan fiskal yang tepat untuk menghadapi tantangan ekonomi yang dihadapi, seperti resesi global dan potensi inflasi. Namun, evaluasi lebih lanjut mungkin diperlukan untuk memastikan keberlanjutan dan efektivitas langkah-langkah tersebut sesuai dengan perkembangan situasi ekonomi yang terus berubah.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-03-27 07:35:23 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/ndwi20064/goxiuxhkbtbp0o6d/wish/2935091506</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/ndwi20064/goxiuxhkbtbp0o6d/wish/2935373966</link>
         <description><![CDATA[<p>KELOMPOK 5 ( MONETER)</p><ul><li><p>Medhita</p></li><li><p>Rizky</p></li><li><p>Shifa</p></li><li><p>Vania</p></li><li><p>Varel roland</p></li></ul>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2296879852/4ffb5cd4b4d8eacca95d8e113653e1e1/1711543974441526126351634190092.jpg" />
         <pubDate>2024-03-27 12:53:49 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/ndwi20064/goxiuxhkbtbp0o6d/wish/2935373966</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kelompok 6 (Candy, Radite, Scabhira, Nanda, Varisa)</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/ndwi20064/goxiuxhkbtbp0o6d/wish/2935554549</link>
         <description><![CDATA[<p>Kebijakan Moneter<br> Bank Indonesia masih mempertahankan suku bunga acuannya dan salah satu pertimbangannya adalah core inflation. Core inflation kita masih dalam kisaran target yaitu di bawah 3%, dan itu memang yang pasti-pasti harus tetap dijaga oleh pemerintah dan BI. Mungkin suku bunga acuan itu akan ditingkatkan ketika memang sudah ada semacam pergerakan.<br> Bank Indonesia dalam hal ini harus lebih tetap reaktif melihat kondisi yang ada. <br><br>-Kebijakan Fiskal<br> Pemerintah menjaga daya beli masyarakatnya dengan cara memberikan banyak kebijakan atau program bantuan sosial guna menjaga daya beli masyarakat. Kementerian keuangan harus secara sekuat tenaga untuk memastikan bahwa kebijakan bantuan sosial yang diberikan pada masyarakat golongan berpendapatan menengah ke bawah itu memang tersalur. Sehingga antara sinergi, Bank Indonesia, dan juga keuangan dalam hal ini bisa bangkit dan berharap bahwa kondisi fundamental ekonomi Indonesia tetap terjaga.<br> </p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-03-27 15:21:50 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/ndwi20064/goxiuxhkbtbp0o6d/wish/2935554549</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kelompok 2, Irsya, Reva, Riza, Bayu, Dwi</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/ndwi20064/goxiuxhkbtbp0o6d/wish/2939686831</link>
         <description><![CDATA[<p>Sudah, laju inflasi pada saat itu di Indonesia relatif terkendali yaitu berada pada dalam sasaran Bank Indonesia. Angka tersebut didukung oleh inflasi inti dan kelompok administered prices yang terjaga dengan baik. Berhasilnya Indonesia menjaga inflasi dalam level sasaran tak terlepas dari sinergi kebijakan fiskal dan moneter. Terjaganya angka inflasi karena solidnya kinerja ekonomi Indonesia yang didukung kebijakan fiskal. Peran APBN sebagai shock absorber berhasil menjaga perekonomian domestik dari berbagai faktor risiko. Kinerja APBN yang solid juga didukung oleh kebijakan moneter yang kredibel.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-04-02 01:26:51 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/ndwi20064/goxiuxhkbtbp0o6d/wish/2939686831</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
