<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>Penutup Faces of Society 10 D by Meta HS Teacher</title>
      <link>https://padlet.com/meta3/gky6b8x4aqwocy1q</link>
      <description></description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2021-02-05 04:30:23 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2021-02-08 02:24:41 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url></url>
      </image>
      <item>
         <title>Diskusi Penutup</title>
         <author>meta3</author>
         <link>https://padlet.com/meta3/gky6b8x4aqwocy1q/wish/1166940738</link>
         <description><![CDATA[<div>Pertanyaan:<br><br></div><ol><li>Deskripsikan wajah masyarakat <em>(faces of society</em>) yang nampak melalui tayangan film pendek tersebut.</li><li>Masalah sosial apakah yang nampak melalui tayangan tersebut? Apakah penyebabnya?</li><li>Faktor-faktor apa sajakah yang mempengaruhi pola pikir dan pandangan yang berbeda dari tiap individu/masyarakat?</li><li>Apa tujuan penting film pendek ini?</li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-02-05 04:33:36 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/meta3/gky6b8x4aqwocy1q/wish/1166940738</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Michael Sean &amp; Joshua</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/meta3/gky6b8x4aqwocy1q/wish/1166946461</link>
         <description><![CDATA[<ol><li>Melalui tayangan film pendek “Pagebluk”, kita bisa lihat bahwa etnis dari tokoh-tokoh dalam film berbeda-beda. Dialek yang mereka gunakan juga beragam. Selain itu, level pendidikan yang diterima juga beda-beda, ada yang guru, dan sebagainya. Namun, dalam film ini, yang jelas semuanya memunyai status ekonomi menengah kebawah dan merupakan kaum urban. </li><li>Berita hoax tentang jeleknya vaksin. Banyak tidak percaya vaksin bahkan penyakitnya. Masalah sosial lain yang tampak adalah ketidak-rukunan tetangga. Ketidak-rukunan ini bisa disebabkan oleh pola pikir tiap individu yang tentunya berbeda.</li><li>Faktor budaya, agama, edukasi, berita, pengaruh dari keluarga dan informasi. </li><li>Tujuan film pendek ini adalah untuk mengajak masyarakat Indonesia berani untuk melakukan testing untuk covid-19 dan kalau vaksin sudah datang ini juga untuk mengajak masyarakat berani menerima vaksin covid-19.</li></ol><div><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-02-05 04:39:24 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/meta3/gky6b8x4aqwocy1q/wish/1166946461</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Christo, Ethan, Ken</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/meta3/gky6b8x4aqwocy1q/wish/1166947462</link>
         <description><![CDATA[<ol><li>Film pendek ini menunjukkan betapa keras kepala beberapa orang dalam masyarakat kita. dalam film ini, seorang karakter tidak percaya pada virus corona.</li><li>Masalah sosial yang nampak dalam tayangan tersebut adalah ketidakpercayaan masyarakat terhadap virus corona. Hal ini disebabkan oleh kurangnya pendidikan kepada masyarakat tentang virus corona.</li><li>faktor-faktor yang mempengaruhi pola pikir dan pandangan yang berbeda dari tiap individu adalah pendidikan,cita-cita, pengalaman, pergaulan yang berbeda.</li><li>Tujuan dari film pendek ini adalah untuk menghimbau masyarakat bahwa corona adalah suatu hal yang sangat ganas, dan juga untuk menghimbau kepada masyarakat untuk melakukan tes agar dapat memutus rantai penyebaran virus ini.</li></ol><div><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-02-05 04:40:31 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/meta3/gky6b8x4aqwocy1q/wish/1166947462</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Gerald, Brian, Ben</title>
         <author>geraldalexander</author>
         <link>https://padlet.com/meta3/gky6b8x4aqwocy1q/wish/1166952103</link>
         <description><![CDATA[<div>1. Wajah masyarakat yang nampak ialah, orang yang percaya dan tidak percaya akan virus corona. Ini disebabkan bedanya tingkat edukasi mereka. Tetapi, wajah masyarakat di film ini semua memiliki status ekonomi menengah-kebawah dan kaum urbanisasi.<br><br>3.berberapa faktor faktor yang dapat memperngaruhi cara cara pikiran kita,dengan kondisi,situasi dan lingkungan ssekitar kita adalah contoh contoh faktor yang dapat mempengaruhinya.<br><br>4.unutuk menginspirasi mereka dan dorong para penduduk negara indonesia untuk dapat berkerjasama dengan keberanian mengambil vaksin untuk semuanya </div><div><br></div><div><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-02-05 04:45:12 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/meta3/gky6b8x4aqwocy1q/wish/1166952103</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Shineth &amp; Jenifer</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/meta3/gky6b8x4aqwocy1q/wish/1166952554</link>
         <description><![CDATA[<div>1. Film pendek tersebut menunjukan kami kutipan dari desa dengan kualitas hidup yang rendah. Masyarakat desa yang melakukan tes covid menunjukan bahwa pemerintah memperhatikan masyarakat penghuni desa yang mungkin tidak mampu. Film pendek tersebut juga menunjukan orang yang keras kepala dan masyarakat yang mendapatkan pendidikan tinggi. <br>2. Adanya masalah soal hoaks tentang penggunaan vaksin yang tidak baik dan ketidak percayaan orang dengan pandemi korona.   </div><div>3. Pergaulan, Edukasi, pengalaman<br>4. Tujuan film pendek ini yaitu untuk mengingat masyarakat untuk berani mengikuti tes covid sehingga tidak membawa bahaya pada orang-orang disekitarnya. Film ini juga bertujuan untuk menyadarkan penonton untuk jangan menganggap covid-19 sebagai hal yang kecil, sebaliknya harus mengikuti protokol kesehatan dan juga melakukan tes covid-19 untuk memastikan kesehatannya sehat atau tidak.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-02-05 04:45:38 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/meta3/gky6b8x4aqwocy1q/wish/1166952554</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Wenny &amp; Messiany</title>
         <author>wennywibisono</author>
         <link>https://padlet.com/meta3/gky6b8x4aqwocy1q/wish/1166956412</link>
         <description><![CDATA[<div>1. Ada banyaknya wajah dalam masyarakat kita dan di dalam film pendek tersebut kita dapat melihat wajah orang tersebut merupakan orang dayak yang berciri-ciri. .<br><br>2. Masalah sosial ini dikarenakan kurangnya pendidikan (ilmu), tidak menyadari bahwa ada pandemi yang sedang menghadang seluruh masyarakat (tidak membaca berita). Penyebabnya adalah kebanyakan orang yang tidak percaya bahwa virus corona itu nyata. Mereka menolak untuk di test bisa menjadi penyebaran yang tak disadari, dan menolak untuk mengikuti protokol kesehatan untuk perlindungan diri kita sendiri </div><div><br>3. Faktor-faktor yang mempengaruhi pola pikir mereka adalah karena mereka tidak mengalaminya/merasakannya sendiri (meremehkan). Orang sekitar kita juga termasuk mempengaruhi. Contohnya, berita tayang di TV, sosial media, Keluarga, teman, guru dan yang ada di sekitar kita. </div><div><br>4. 1.    Tujuan film ini adalah untuk mengajari kita dan membuat pola pikir penonton untuk lebih berhati-hati, menjaga diri kita dan orang-orang yang kita sayangi. Agar penonton juga tahu dan percaya bahwa Covid-19 virus ini sungguh benar nyata. </div><div><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-02-05 04:48:53 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/meta3/gky6b8x4aqwocy1q/wish/1166956412</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Jesslynn</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/meta3/gky6b8x4aqwocy1q/wish/1166959938</link>
         <description><![CDATA[<div><br>1. Deskripsikan wajah masyarakat <em>(faces of society</em>) yang nampak melalui tayangan film pendek tersebut.<br><br>Di film pendek tersebut kita bisa melihat banyak wajah dan sifat masyarakat, ada yang tidak mempercayai bahwa virus covid 19 itu ada, ada yang salah mengucapkan kata kata, di film pendek tersebut meminjam uang juga dipersoalkan, dan di indonesia memang banyak kejadian meminjam uang tetangga, ada yang selalu skeptikal, kita bisa melihat sifat ini saat mereka menanyakan tentang keamanan vaksin. Tingkat pendidikan dan okupasi mereka pun berbeda beda ada yang guru, ada yang TKW, dll. <br><br>2. Masalah sosial apakah yang nampak melalui tayangan tersebut? Apakah penyebabnya?<br><br></div><div>Yang nampak di film mereka semua merupakan keluarga menengah kebawah yang hidup di daerah desa desa yang terdampak cukup berat oleh pandemi saat ini. Masalah sosial yang terlihat adalah kurangnya pendidikan dan akhirnya mereka gampang mempercayai hoax.<br>3. Faktor-faktor apa sajakah yang mempengaruhi pola pikir dan pandangan yang berbeda dari tiap individu/masyarakat.<br>a. Banyak faktor yang bisa mempengaruhi pola pikirnya, seperti karakter mbak sulis yang sangat menentang tentang keadaan virus covid 19 itu bisa menjadi hasil sifat keras kepala nya dan sifat nya yang bisa dibilang tidak terlalu sosial dan mempercayai bahwa ia hanya harus takut sama tuhan dan ibunya.<br>b. Lalu ada seorang TKW yang pulang kerja dari malaysia, ia mempercayai bahwa wabah ini memang ada dan ia juga orang pertama yang ber sukarelawan di tes untuk virus Covid, dari pengalaman kerja nya pun bisa membentuk pola pikirnya yang sekarang.<br> </div><div>4. Apa tujuan penting film pendek ini?<br><br>Salah satu tujuan dari film ini mungkin untuk sedikit menyindir masyarakat agar para masyarakat yang menyangkal adalah virus ini bisa setuju dan berkooperasi dengan pemerintah. </div><div><br></div><div><br></div><div><br><br><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-02-05 04:52:45 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/meta3/gky6b8x4aqwocy1q/wish/1166959938</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Angie &amp; Vanessa </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/meta3/gky6b8x4aqwocy1q/wish/1166960705</link>
         <description><![CDATA[<ol><li>Film pendek tersebut menunjukkan kita bahwa ada orang yang keras kepala dalam masyarakat dan meskipun virus corona bener” ada, masih ada yang tidak percaya. </li><li>Di film pendek tersebut, ditunjukan masalah sosial yaitu penyebaran hoax. Hoax tersebut terkait dengan vaksin corona, bagaimana vaksin tersebut tidak baik untuk tubuh kita. Masalah ini dapat ditimbulkan karena masalah tidak kerukunan rumah tangga.</li><li>Faktor- faktor yang mempengaruhi pola pikir kita adalah agama, keluarga, budaya dan edukasi.</li><li>Tujuan film pendek tersebut adalah untuk menunjukan warga negara Indonesia bahwa hoax itu banyak sekali dan harus berhati hati. Nantinya jika vaksin corona sudah ada, film ini menunjukan bahwa kami lebih baik mendapatkan nya. </li></ol><div><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-02-05 04:53:33 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/meta3/gky6b8x4aqwocy1q/wish/1166960705</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Ame, Joy, Joanne</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/meta3/gky6b8x4aqwocy1q/wish/1166982549</link>
         <description><![CDATA[<div>1. Film pendek tersebut menunjukkan bagaimana masyarakat memiliki pikiran dan pendapat yang berbeda dalam menghadapi situasi pandemi sekarang. Banyak dari masyarakat takut bila mereka ternyata mengidap penyakit “Corona” akan diasingkan oleh masyarakat dan lingkungan sekitarnya. Ada pula masyarakat menanggapi keadaan tersebut dengan lebih mengutamakan kesehatan dan keselamatan masyarakat lainnya. Nenek dalam film tersebut adalah contoh konkritnya. Beliau justru menyarankan masyarakat lingkungan dia tinggal untuk bersedia di vaksin demi keselamatan orang-orang sekitarnya.  </div><div>2. Masalah sosial yang ditunjukkan melalui tayangan tersebut adalah perbedaan pandangan maupun reaksi setiap orang terhadap Covid-19. Perbedaan pandangan tersebut meliputi ketidakpercayaan terhadap vaksin dan virus corona, ketidaksetujuan untuk di tes, keadaan lingkungan kurang damai, rukun, serta efektif/produktif, dan lain-lain. </div><div>3. Faktor yang mempengaruhi pola pikir serta pandangan antar masyarakat adalah perbedaan budaya, agama, pergaulan, pengalaman, cara berpikir, cara menyikapi suatu informasi, maupun budaya keluarga.<br><br>4. Tujuan film pendek ini adalah untuk membukakan mata masyarakat mengenai tanggapan dan reaksi setiap orang terhadap Covid-19. Film pendek ini mengedukasi agar masyarakat taat 3M serta mengikuti imbauan pemerintah di masa pandemi. Selain itu, menyampaikan pesan bahwa menjaga kesehatan untuk setiap individu itu sangat penting, seperti menjaga kebersihan diri dan lingkungan. Kita harus saling membantu satu sama lain dengan saling memperingatkan, bukan berdebat dengan satu sama lain.</div><div><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-02-05 05:17:41 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/meta3/gky6b8x4aqwocy1q/wish/1166982549</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Penutup</title>
         <author>meta3</author>
         <link>https://padlet.com/meta3/gky6b8x4aqwocy1q/wish/1174848961</link>
         <description><![CDATA[<ol><li>Deskripsikan wajah masyarakat <em>(faces of society</em>) yang nampak melalui tayangan film pendek tersebut.</li><li>Masalah sosial apakah yang nampak melalui tayangan tersebut? Apakah penyebabnya?</li><li>Faktor-faktor apa sajakah yang mempengaruhi pola pikir dan pandangan yang berbeda dari tiap individu/masyarakat?</li><li>Apa tujuan penting film pendek ini?</li></ol><div><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-02-08 02:24:34 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/meta3/gky6b8x4aqwocy1q/wish/1174848961</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
