<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>Kasus Ferdy Sambo dan HAM by azka satrio</title>
      <link>https://padlet.com/amadeaazka/gk5rg0aj9h24c3ja</link>
      <description></description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2023-08-23 06:19:58 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2023-08-23 06:44:08 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url></url>
      </image>
      <item>
         <title>Penjelasan Umum</title>
         <author>narendragarini</author>
         <link>https://padlet.com/amadeaazka/gk5rg0aj9h24c3ja/wish/2669733276</link>
         <description><![CDATA[<div><br>Saudara Ferdi Sambo (FS) melaporkan kejadian <a href="https://www.suaramerdeka.com/tag/kematian">kematian</a> <a href="https://www.suaramerdeka.com/tag/brigadir-j">Brigadir J</a> ke Polres Metro Jakarta Selatan dan Div Propam Mabes Polri.<br><br></div><div>Kronologis awal, <a href="https://www.suaramerdeka.com/tag/brigadir-j">Brigadir J</a> melakukan pelecehan terhadap Putri Candrawathi di Rumah Dinas Duren Tiga sehingga menyebabkan Putri berteriak minta tolong.<br><br></div><div>Didengar oleh Bharada E dan kemudian pada saat ditegur terjadi tembakan dari <a href="https://www.suaramerdeka.com/tag/brigadir-j">Brigadir J</a>. Kemudian terjadi tembak-menembak yang mengakibatkan <a href="https://www.suaramerdeka.com/tag/brigadir-j">Brigadir J</a> tewas.<br><br>Terdapat berbagai kejanggan pada awal-awal kasus skandal yang menyeret institusi Polri itu. Pada akhirnya, Kapolri lalu membentuk tim khusus pada 12 Juli 2022 untuk melakukan penyelidikan.<br><br></div><div>Setelah satu bulan kasus penembakan Yosua, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo akhirnya menetapkan anak buahnya yang saat itu berpangkat bintang dua sebagai tersangka kasus dugaan pembunuhan.<br><br></div><div>Selain Sambo, tiga orang lainnya turut ditetapkan sebagai tersangka yakni Eliezer, serta dua anak buah Sambo lainnya yaitu Ricky Rizal dan Kuat Maruf.&nbsp;<br><br></div><div>Terdakwa pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J, Ferdy Sambo, sebenarnya telah divonis hukuman mati pada sidang yang berlangsung di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (13/2/2023).<br><br></div><div>Riwayat kasus yang menyeret Sambo dan hingga divonis hukuman mati memakan waktu hingga sekitar tujuh bulan lamanya sejak kejadian penembakan Brigadir J pada Juli 2022.&nbsp;<br><br></div><div>Vonis yang dijatuhkan lebih berat dari tuntutan jaksa yakni <a href="https://www.suara.com/tag/hukuman-seumur-hidup"><strong>hukuman seumur hidup</strong></a>.&nbsp;<br><br><br><br></div><div><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-08-23 06:23:09 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/amadeaazka/gk5rg0aj9h24c3ja/wish/2669733276</guid>
      </item>
      <item>
         <title>HAM, kemanusiaan dan berpolitik</title>
         <author>narendragarini</author>
         <link>https://padlet.com/amadeaazka/gk5rg0aj9h24c3ja/wish/2669742361</link>
         <description><![CDATA[<div>Di kasus ini, Ferdy Sambo menunjukkan penggunaan Hak Asasi Manusia dengan cara:<br><br>-memberikan permohonan kepada MA untuk menurunkan hukumannya (dari hukuman mati sampai penjara seumur hidup);<br><br>Hukuman mati juga dianggap pengingkaran terhadap hak asasi manusia yang tidak dapat dikurangi dalam keadaaan apapun seperti termuat dalam pasal 28I ayat (1) UUD 1945 bahwa “Hak untuk hidup, adalah hak asasi manusia yang tidak dapat dikurangi dalam keadaan apapun”.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-08-23 06:32:52 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/amadeaazka/gk5rg0aj9h24c3ja/wish/2669742361</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>amadeaazka</author>
         <link>https://padlet.com/amadeaazka/gk5rg0aj9h24c3ja/wish/2669748776</link>
         <description><![CDATA[<div>Vonis mati yang dijatuhkan oleh majelis hakim tidak sesuai dengan konstruksi hukum hak asasi manusia (HAM) karena telah melanggar hak hidup seseorang. "Dalam konstruksi hukum hak asasi manusia, hukuman mati adalah bentuk pelanggaran hak hidup. Hak hidup adalah nilai universal bagi rezim hukum HAM dan dianut negara-negara beradab. Dalam menghukum seseorang, negara melalui peradilan semestinya tidak diperkenankan menjatuhkan hukuman mati apapun jenis kesehatannya.<br><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-08-23 06:39:39 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/amadeaazka/gk5rg0aj9h24c3ja/wish/2669748776</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
