<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>Consider how social media platforms have been viewed in determinist and utopian ways.​ by </title>
      <link>https://padlet.com/riosatria1/g885a26fdlcwtlyu</link>
      <description>Post your response to the discussion topic by clicking the plus button below.</description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2024-09-10 04:21:24 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2024-09-12 07:24:22 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url>https://padlet.net/icons/png/1f4ac.png</url>
      </image>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/riosatria1/g885a26fdlcwtlyu/wish/3111292264</link>
         <description><![CDATA[<p>Sebastian Bagas</p><p>1. Determinist</p><p>meningkatkan screen time, kebergantungan dan kecanduan, mengubah kebiasaan baik, mudah untuk terdistract sesuatu, banyak menyerap konten negatif tanpa di filter</p><p><br/></p><p>2. Utopian</p><p>cepat mendaoatkan informasi, informasi tak terbatas, banyak konten positif yang dapat diambil, sebagai hiburan disaat jenuh, menghubungkan orang yang berjauhan dengan cepat</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-09-10 05:14:01 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/riosatria1/g885a26fdlcwtlyu/wish/3111292264</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/riosatria1/g885a26fdlcwtlyu/wish/3111293122</link>
         <description><![CDATA[<p>Jessy Evelyn Goman</p><p><br/></p><p>Determinism:</p><p>Social media platform can bring a lot of people together to create a big community fill with many people around the world, although this may lead to some huge dispute or clashing beliefs</p><p><br/></p><p>Utopian:</p><p>Meanwhile, social media is like a means for people to express themselves without anyone even knowing them.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-09-10 05:14:29 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/riosatria1/g885a26fdlcwtlyu/wish/3111293122</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/riosatria1/g885a26fdlcwtlyu/wish/3111293277</link>
         <description><![CDATA[<p>Determinist:</p><ol><li><p>Dengan adanya trend kebanyakan orang jadi mematok atau hanya terpaku pada satu standart sosial. </p></li><li><p>Jadi malas untuk explore lebih jauh.</p></li><li><p>Mengurangi rasa bersyukur dan cukup pada suatu hal tertentu.</p></li></ol><p>Utopian:</p><ol><li><p>Membantu untuk menemukan dan memperoleh referensi ide, dan informasi.</p></li><li><p>Memperluas connection.</p><p><br/></p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-09-10 05:14:34 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/riosatria1/g885a26fdlcwtlyu/wish/3111293277</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/riosatria1/g885a26fdlcwtlyu/wish/3111298961</link>
         <description><![CDATA[<p>Lunetta Nabila E</p><p>determinist: sangat mudah dalam menyebarkan berira hoax, membangun sifat anti sosial yang menyebabkan tidak bisa mengerti dan juga tidak peduli mengenai cara bersosialisasi atau bersikap</p><p>dengan orang lain di lingkungan sekitarnya. , dapat memicu stres, cemas, fomo.</p><blockquote><p>utopian: mudah dalam mencari teman dan membangun relasi, mudah dalam mendapatkan informasi karena hanya dengan membuka media sosial seperti instagram kita sudah bisa mendapatkan banyak sekali berita, sebagai media hiburan, membangun branding.</p></blockquote>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-09-10 05:17:20 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/riosatria1/g885a26fdlcwtlyu/wish/3111298961</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/riosatria1/g885a26fdlcwtlyu/wish/3111299233</link>
         <description><![CDATA[<p>Utopian : Memberikan kita banyak informasi terbaru, yang populer sehingga kita mengetahui apa yang sedang terjadi di dunia ini. Informasi tersebut bisa kita jadikan pelajaran sehingga kita dapat mengolah yang baik dan benar.</p><p><br/></p><p>Determinist : Melakukan penyalahgunaan internet, misalnya aksi Deepfake yang sedang populer di Korea dan pelakunya melakukan aksi tersebut di aplikasi Telegram bersama pelaku lain. </p><p><br/></p><p>Sharleen Elvaretta - 2702254316</p><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-09-10 05:17:29 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/riosatria1/g885a26fdlcwtlyu/wish/3111299233</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/riosatria1/g885a26fdlcwtlyu/wish/3111299644</link>
         <description><![CDATA[<p>Putri Maharani</p><p>utopian : dapat menyuarakan tanpa harus turun kelapangan, bisa melalui hastag dan mention langsung, dan bisa mengangkat suara yang selama ini terpinggirkan.</p><p>determinism : tidak dapat membatasi bagaimana cara orang mengemukakan pendapat atau berkomentar sehingga dapat menimbulkan misskomunikasi atau berita yang dikritik atau disebutkan adalah berita yang tidak sebenarnya (hoax).</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-09-10 05:17:42 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/riosatria1/g885a26fdlcwtlyu/wish/3111299644</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/riosatria1/g885a26fdlcwtlyu/wish/3111300222</link>
         <description><![CDATA[<p>Ahmad Zukhruf Danayel </p><p><br/></p><p>Determinist atau sisi negatif dari dampak media sosial adalah standar Media sosial yang terlalu tinggi sehingga menjadikan semua orang mengikuti standar tersebut sehingga jika kita tidak mengikuti standar tersebut akan di sebut kurangnya effort.</p><p><br/></p><p>Utopia atau sisi positif dari dampak media sosial adalah kita dapat mengetahui berita secara cepat.</p><p><br/></p><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-09-10 05:18:02 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/riosatria1/g885a26fdlcwtlyu/wish/3111300222</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/riosatria1/g885a26fdlcwtlyu/wish/3111300233</link>
         <description><![CDATA[<p>Kevin Kald</p><ol><li><p>Determinist</p><p>dampak buruk dari social media kepada saya itu adalah konsumtif dan cendrung kearah self destruction dalam artian sometimes I'm being narsistics on social media and sometimes I'm comparing myself to someone like my career, relationship and any standard right now. it makes me a lot insecure making my mental down sometimes.</p></li><li><p>Utopian</p><p>but beside of that ada juga dampak positif that i got from social media, like creativity dalam media social. social media adalah tempat wadah untuk mencari refrensi ide tentang outfit, cinematography, marketing and any kind that i looking for sometimes it really help me a lot.</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-09-10 05:18:02 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/riosatria1/g885a26fdlcwtlyu/wish/3111300233</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/riosatria1/g885a26fdlcwtlyu/wish/3111300771</link>
         <description><![CDATA[<p><br/></p><p>1. Determinist: Media sosial memiliki pengaruh besar terhadap terhadap masyarakat. Beberapa aspek negatif yang dikritik adalah masalah privasi, penyebaran misinformasi, dan dampak buruk pada kesehatan mental.</p><p><br/></p><p>2. Utopian: Media sosial juga dilihat sebagai alat yang dapat membawa perubahan positif, seperti meningkatkan koneksi global, mencari informasi, dan menyebarluaskan gerakan sosial. Hal ini memungkinkan suara-suara masyarakat untuk terdengar, seperti dalam gerakan Stop Asian Hate dan Black Lives Matter.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-09-10 05:18:18 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/riosatria1/g885a26fdlcwtlyu/wish/3111300771</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/riosatria1/g885a26fdlcwtlyu/wish/3111302320</link>
         <description><![CDATA[<p>Tori Priyatna </p><p><br/></p><p>Determinis, mostly yang saya sering temukan adalah penyebaran hoax, banyak sekali oknum tak bertanggung jawab yang memposting foto/video yang tidak sesuai dengan kebenaran. Semisal yang ramai kemarin itu penggunaan suara ai dengan suara Pak Prabowo yang mengatakan jika dia akan bagi2 sprei gratis. Yang sebenarnya tidak pernah dikatakan. </p><p><br/></p><p>Utopian, kemudahan dalam akses informasi. Yang saya rasakan adalah saat ini untuk mendapatkan informasi/materi akan suatu topik  kita bisa mengakses nya dimanapun dan kapanpun.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-09-10 05:19:06 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/riosatria1/g885a26fdlcwtlyu/wish/3111302320</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/riosatria1/g885a26fdlcwtlyu/wish/3111304388</link>
         <description><![CDATA[<p>Indah Sania Anggraeni</p><ol><li><p>Determinist </p><p>● Mempengaruhi beberapa kebiasaan yg awalnya teratur menjadi tidak tertata</p><p>● Menjadi kecanduan dan gelisah jika tidak menggunakan sosmed</p><p>●Kurangnya pendekatan secara alami (jadi org yg ansos)</p><p>●Mempengaruhi kesehatan mental jika digunakan secara berlebihan</p></li><li><p>Utopian </p><p>●Membantu dalam menemukan informasi baru</p><p>●Membantu mengembangkan social branding yang positif</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-09-10 05:20:09 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/riosatria1/g885a26fdlcwtlyu/wish/3111304388</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/riosatria1/g885a26fdlcwtlyu/wish/3111305349</link>
         <description><![CDATA[<p>Kent Justyn W</p><ol><li><p>Determinist </p><p>Yang dimana tekonologi bisa membawa efek yang negative atau positif. Jika melihat dari social media kita bisa melihat juga dari bagaimana kita menyerap hal2 yang diberikan disana. Hal tersebut bisa menjadi negative ketika terdapat aspek negative ataupun seperti berita hoax. Disisi lain media social juga memberikan efek posiyif karena kita bisa mendapatkan ilmu pengetahuan dan informasi dengan cepat</p></li><li><p>Utopian</p><p>Sebuah kebebas dalam berteknologi. Dalam kasus social media kita melihat bahwa kita sangat2 bebas untuk melakukan apapun. Berbagi pendapat ataupun juga untuk berbagi pengalaman.  Tidak ada batasan dan kitapun bisa mengakses hal2 yang ada pada social media sesuai dengan yang kita inginkan. Yang dimana hal ini sangat mendefinisikan sebuah kebebasan dan berteknologi</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-09-10 05:20:38 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/riosatria1/g885a26fdlcwtlyu/wish/3111305349</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/riosatria1/g885a26fdlcwtlyu/wish/3111307110</link>
         <description><![CDATA[<p>Determinism: sosial media bisa mendekatkan orang-orang yang jauh. Akan tetapi, sosial media juga dapat menyebabkan kecanduan.</p><p><br></p><p>Utopianism: sosial media bisa menjadi sebuah safe space untuk curhat</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-09-10 05:21:35 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/riosatria1/g885a26fdlcwtlyu/wish/3111307110</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/riosatria1/g885a26fdlcwtlyu/wish/3111307319</link>
         <description><![CDATA[<p><br/></p><p><br/></p><p>Determinism</p><p>1.Bisa membentuk kebiasaan baru yang kurang baik, contohnya selalu bermain sosial media saat sedang berkumpul bersama orang lain (mendekatkan yang jauh, menjauhkan yang dekat).</p><p>2.Dapat membentuk asumsi dan perspektif masyarakat tentang suatu hal dengan cepat.</p><p><br/></p><p>Utopianism:</p><p>1.Memudahkan penyebaran informasi.</p><p>2.Dapat menjadi tempat untuk menyalurkan bakat hingga bekerja.</p><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-09-10 05:21:43 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/riosatria1/g885a26fdlcwtlyu/wish/3111307319</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/riosatria1/g885a26fdlcwtlyu/wish/3111307596</link>
         <description><![CDATA[<p>Inayah Catur Nugraheni </p><p><br/></p><p>1. Determinis, dalam pandangan determinis sosial media dianggap sebagai sesuatu yang sangat kuat bahkan cenderung susah dikendalikan. Sosial media memiliki cukup kekuatan bahkan bersifat memaksa dalam membentuk pemikiran atau perilaku sesuatu individu. Pandangan ini cenderung lebih menyorot dampak negatif dari sosial media karena pengaruhnya yang terlalu kuat.</p><p>2. Utopianisme, dalam pandangan utopia sosial media merupakan alat yang sangat bermanfaat untuk menghubungkan antar individu juga menemukan ide-ide baru. Utopia melihat sosial media sebagai alat untuk mendorong perubahan sosial yang lebih baik. </p><p><br/></p><p>Selebihnya menurut saya media sosial adalah media yang netral, semua tergantung penggunanya.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-09-10 05:21:53 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/riosatria1/g885a26fdlcwtlyu/wish/3111307596</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/riosatria1/g885a26fdlcwtlyu/wish/3111308210</link>
         <description><![CDATA[<p>Melvan Aneorin P</p><p><br/></p><p>Pandangan determinis tentang platform media sosial dilihat sebagai kekuatan yang secara otomatis membentuk masyarakat dan perilaku individu. Dalam pandangan ini, teknologi media sosial dianggap memiliki dampak yang tak terhindar, sering kali negatif, seperti menyebarkan disinformasi, atau merusak privasi.</p><p>Sebaliknya, pandangan utopis melihat media sosial sebagai alat yang memberdayakan individu dan masyarakat, untuk memperkuat hubungan sosial</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-09-10 05:22:15 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/riosatria1/g885a26fdlcwtlyu/wish/3111308210</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/riosatria1/g885a26fdlcwtlyu/wish/3111308779</link>
         <description><![CDATA[<p>Aurelia Alexandra</p><p><br/></p><p>Dampak Positif:</p><ol><li><p>Mempermudah setiap individu dalam berkomunikasi dan berinteraksi dengan orang lain melalui jarak jauh.</p></li><li><p>Memberi kemudahan dalam mencari ilmu, terdapat banyak sumber yang dapat ditemukan dengan mudah melakui sosial media.</p></li></ol><ol start="3"><li><p>Memberi kesempatan dalam berkarier.</p></li></ol><p><br/></p><p>Dampak Negatif:</p><ol><li><p>Kecanduan karena terlalu sering memantau sosial media hingga mengakibatkan lupa waktu.</p></li><li><p>Banyak berita palsu bertebaran atau Hoax yang dapat memicu hal buruk.</p></li><li><p>Berisiko tinggi dalam mengalami kebocoran data pribadi, penipuan atau penyalahgunaan informasi pengguna.</p></li></ol><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-09-10 05:22:38 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/riosatria1/g885a26fdlcwtlyu/wish/3111308779</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/riosatria1/g885a26fdlcwtlyu/wish/3111308875</link>
         <description><![CDATA[<p>Adellya Yualevi Triagustin 😦</p><ol><li><p>Secara utopian misalnya: A menggunakan linkedin untuk mencari kerja, maka hal tersebut merupakan positif karena mendorong penggunanya untuk produktif dalam menyusun self branding &amp; marketing agar di hire. Tetapi ada org yg beranggapan bahwa mencari kerja gaperlu lewat linkedin, tp koneksi, platform media lain atau bahkan datang langsung ke tempat/website perusahaan yg dituju. Sehingga case ini bisa dipandang berbeda tergantung kepercayaan seseorang.</p></li><li><p>Secara determinist misalnya: A menggunakan hpnya 24/7 karena kecanduan. Hingga BAB bawa hp sambil scroll tiktok. Karena A merasa bahwa waktu luangnya terisi dengan bermain hp entah main game atau bersosial media. Sehingga bosan terasa saat tidak memegang hp.</p></li></ol><p><br/></p><p><br/></p><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-09-10 05:22:41 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/riosatria1/g885a26fdlcwtlyu/wish/3111308875</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/riosatria1/g885a26fdlcwtlyu/wish/3111308935</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>Mellysa </strong></p><p>Determinist : pengubahan pola hidup yang langsung, misal : bangun tidur langsung pegang hp, kalau cari informasi sekarang langsung buka internet, bukan koran atau majalah</p><p><br/></p><p>Utopian : #StopAsianHate &gt; di satu sisi bisa terlihat sebagai pemberontakan(terhadap mayoritas warga), tpi bisa dilihat juga sebagai hal positif yang membantu agar suara warga Asia disana berhenti terkena rasis.</p><p><br/></p><p>Kenapa media sosial bisa bisa dilihat sebagai determinist dan utopian?</p><p><br/></p><p>Sosial media saat ini adalah platform yang sangat besar, dan hampir semua orang memakai, itu menunjukkan bahwa melalui medsos kita semua bisa terhubung (tidak terbatas). Melalui medsos kita bisa mendapatkan informasi, hiburan atau apapun yang dibutuhkan. Oleh karena itu, lama kelamaan melihat sosial media menjadi sebuah "kewajiban". Misal orang yang dulunya bangun tidur langsung beberes, makan, setelah mengenal sosmed langsung memegang hp, untuk mengecek informasi terbaru (determinist).</p><p><br/></p><p>Akan tetapi, sosmed juga bisa memberikan kita dampak positif. Sebagai contoh, kita bisa menyuarakan apa yg menirut kita kurang sesuai melalui hashtag (#), jadi, suara kita yang tadinya sulit terdengar, menjadu possible.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-09-10 05:22:43 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/riosatria1/g885a26fdlcwtlyu/wish/3111308935</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/riosatria1/g885a26fdlcwtlyu/wish/3111308940</link>
         <description><![CDATA[<p>Kevin Christian N</p><ol><li><p>Determinist : Sosial media dapat memberikan berbagai konten2 yang berisi hal2 positif maupun hal2 yang negatif. Hal ini dapat berdampak untuk kita baik secara negatif atau positif</p></li><li><p>Utopianism : Sosial media juga memberikan kita kebebasan untuk memilih dan berpendapat dalam sosial media seperti berkomentar, ingin mengikuti trend atau belajar dari video tersebut, ikut mengshare ke orang2 sekitar kita, menolak maupun menerima dan memilih konten2 yang bermanfaat atau konten2 yang sampah / bagi kita.</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-09-10 05:22:44 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/riosatria1/g885a26fdlcwtlyu/wish/3111308940</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/riosatria1/g885a26fdlcwtlyu/wish/3111309002</link>
         <description><![CDATA[<p>Dinah Ananta</p><p>Utopian:</p><p>dengan ada nya media sosial pengguna merasa diuntungkan karena dapat mempermudah pengguna untuk mengetahui ilmu baru dan mempermudah komunikasi jarak jauh dengan orang lain, terkadang kita bisa menjadikan media sosial sebagai peluang untuk mencari pekerjaan dan hiburan,</p><p><br/></p><p> Determinist: pengguna bisa merasakan kerugian dari banyaknya kejahatan cyber seperti mencuri data atau manipulasi data, dapat membuat standar sosial yang pengguna bisa merasa dirinya ketinggalan jaman hingga merasa cemas, adanya cyber bullying dan konsumerisme</p><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-09-10 05:22:45 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/riosatria1/g885a26fdlcwtlyu/wish/3111309002</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/riosatria1/g885a26fdlcwtlyu/wish/3111310876</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>Helena Cindy Tjahyono - 2702263592</strong></p><p>Dalam perspektif determinist, media sosial dipandang sebagai platform yang memiliki dampak negatif, di mana kebebasan masyarakat dalam berpendapat dapat disalahgunakan untuk menggiring opini publik yang buruk pada suatu hal. Sebaliknya, dalam pandangan utopian, media sosial dipandang sebagai platform yang positif, di mana penyebaran informasi secara luas dapat menyebabkan perubahan sosial dan memberikan suara kepada kelompok yang terpinggirkan.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-09-10 05:23:50 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/riosatria1/g885a26fdlcwtlyu/wish/3111310876</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/riosatria1/g885a26fdlcwtlyu/wish/3111311024</link>
         <description><![CDATA[<p><br/></p><p><br/></p><p>determinist :</p><p>kecanduan sosmed</p><p>berita hoax dimana-mana</p><p>utopian :</p><p>banyak informasi yang dapat diakses dgn mudah</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-09-10 05:23:56 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/riosatria1/g885a26fdlcwtlyu/wish/3111311024</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/riosatria1/g885a26fdlcwtlyu/wish/3111311245</link>
         <description><![CDATA[<p>Jessica Audrelia</p><ol><li><p>Determinist: </p><p>-kemudahan dalam berelasi hingga membagikan "update life"</p><p>-membuat kecanduan dan bergantung sampai ke hal-hal kecil dalam aspek kehidupan sehari hari (melihat jam, cuaca, menghidupkan smart device)</p></li><li><p>Utopianism: </p><p>-membuat kita lebih berani dalam mengekspresikan diri, dan menyuarakan pendapat.</p><p>-mengetahui hal hal yang unpopular</p></li></ol><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-09-10 05:24:04 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/riosatria1/g885a26fdlcwtlyu/wish/3111311245</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/riosatria1/g885a26fdlcwtlyu/wish/3111311781</link>
         <description><![CDATA[<p>Amanda Aurellia Priyatna</p><p><br/></p><p>Determinist: Sosial media dapat mencari segala informasi yang ingin dicari, tetapi juga dapat memunculkan informasi yang salah atau hoax.</p><p><br/></p><p>Utopianism: Sosial media memudahkan kita untuk berinteraksi dengan banyak orang dan juga memperluas pergaulan atau koneksi kita dengan orang lain.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-09-10 05:24:22 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/riosatria1/g885a26fdlcwtlyu/wish/3111311781</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/riosatria1/g885a26fdlcwtlyu/wish/3111311963</link>
         <description><![CDATA[<p>Radhitya Prihandany Carvenoriega </p><p>Determinist</p><ol><li><p>Dapat memberikan resiko kebocoran data dan privasi pribadi (Doxxing), karena mudahnya dalam mengakses informasi.</p></li><li><p>Dapat terjadinya misinformasi karena banyaknya sumber informasi </p></li></ol><p><br/></p><p>Utopian</p><ol><li><p>Memberikan kemudahan dalan menjalin dan menciptakan jaringan/relasi dengan pengguna lain</p></li><li><p>Mudahnya dalam mengakses informasi untuk mendukung segala proses dari aktivitas kita</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-09-10 05:24:28 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/riosatria1/g885a26fdlcwtlyu/wish/3111311963</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/riosatria1/g885a26fdlcwtlyu/wish/3111312419</link>
         <description><![CDATA[<p><br/></p><p>Nadhif A.F</p><p>Determinist</p><p>• Adanya rasa FOMO (fear of missing out) apabila kita tidak mengikuti setiap tren baru yang ada di sosial media. </p><p>• Sosial media bisa digunakan sebagai platform untuk mengutarakan kebebasan berekspresi kita, namun tetap harus berada dalam aturan aturan sosial yang ada.</p><p>• Sosial media digunakan orang - orang untuk membuat public image baru untuk konsumer sosial media sehingga adanya rasa ketimpangan antara wujud dan kepribadian asli dengan yang ada di sosial media</p><p>Utopianism:</p><p>•Sosial media digunakan sebagai cara untuk menghubungkan orang orang dengan cara - cara yang unik, Tiktok - repost video, stitch video, Instagram - post foto, berbagi reels etc.</p><p>• Dapat menjadi sebuah portofolio yang fleksibel dan dapat di atur sesuai dengan personalisasi diri sendiri</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-09-10 05:24:46 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/riosatria1/g885a26fdlcwtlyu/wish/3111312419</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/riosatria1/g885a26fdlcwtlyu/wish/3111312487</link>
         <description><![CDATA[<p><br/></p><p>fatimah azzahra syamil</p><p>determinis :</p><p>pandangan dari determinis media sosial dapat memberikan efek negatif. karna disini tempat untuk penyebaran ujaran kebencian, mengganggu privasi orang lain, dan membuat keterangantungan terhadap teknologi.</p><p><br/></p><p>sedangkan pandangan utopian media sosial adalah tempat kebebasan seseorang untuk mengupload kehidupan sehari-hari, berkomentar dan memberikan pendapat. selain itu, dapat memberikan informasi dan membuka peluang pekerjaan, serta dapat mendapatkan mengenal orang orang dari berbagai kota maupun negara.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-09-10 05:24:49 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/riosatria1/g885a26fdlcwtlyu/wish/3111312487</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/riosatria1/g885a26fdlcwtlyu/wish/3111313120</link>
         <description><![CDATA[<p>SYEVIRA LINGGA </p><p><br/></p><p>Determinisme : media sosial itu ngontrol hidup kita banget. Seakan kita lagi kecanduan sama gadget. Karena habits kita berubah jadi pola pikir jadi berubah. Intinya, teknologi yang nge-drive kita, bukan kita yang ngontrol.  </p><p>Utopisme : sedangkan utopisme media sosial dianggap lebih seru.  </p><p><br/></p><p>jadi singkatnya, determinisme bilang medsos ngatur kita, sementara utopis bilang medsos bikin asik atau seru. </p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-09-10 05:25:12 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/riosatria1/g885a26fdlcwtlyu/wish/3111313120</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/riosatria1/g885a26fdlcwtlyu/wish/3111319557</link>
         <description><![CDATA[<p>Chynthia Ayu A</p><p><br/></p><p><br/></p><p>Dampak positif : </p><ol><li><p>memudahkan komunikasi dengan orang jauh </p></li><li><p>Mempermudah mencari sesuatu yang blm kita ketahui</p></li></ol><p><br/></p><p>Dampak negatif: </p><ol><li><p>kecanduan dengan sosial media</p></li><li><p>mudah untuk mengakses berita”hoaks</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-09-10 05:28:47 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/riosatria1/g885a26fdlcwtlyu/wish/3111319557</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/riosatria1/g885a26fdlcwtlyu/wish/3111326529</link>
         <description><![CDATA[<p>Vanessa theona</p><p><br/></p><p>1. Pandang determian: pandangan bagimana masyarakat terhadap teknologi pesemis dan menjadi lebih negatif. Pandangan ini terjadi karena adanya perbuahan sikap masyarakat di dalam sosial. Sebagai contoh, masyarakat saat ini lebih banyak membuka HP saat bangun tidur, dan membuka sosial media. Kecanduaan digital ini juga membentuk mental seseorang menjadi lebih lemah dan takut dibenci di sosial media. Pandangan ini juga terjadi di sosial media seperti adanya buzzer yang menyerang suatu pihak atau menaikan suatu nama</p><p><br/></p><p>2. Pandangan utopians: dalam pandangan ini sosial media dipandang lebih positif. Hal ini dapat dilihat dengan banyaknya trending di X seperti #stopasianhate dimana saat munculnya covid-19 dan banyak yg membenci asian. Hal ini membuat sosial media menjadi tempat bersuara dan berpendat secara bebas tanpa batas apapun. Pengauruh positif ini juga bisa derdampak dan terasa saat ada inovasi baru di teknogi, seperti contoh QRIS yang mempermudah masyarakat dalam transaksi</p><p><br/></p><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-09-10 05:32:50 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/riosatria1/g885a26fdlcwtlyu/wish/3111326529</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/riosatria1/g885a26fdlcwtlyu/wish/3111330733</link>
         <description><![CDATA[<p>Determinist itu cara pandang dimana media sosial itu bisa merusak hubungan sosial dan lebih fokus pada media sosialnya. jadi kita diatur oleh sosial media sampai pola pikir jadi berubah karena ada opini publik yang ada di sosial media. </p><p><br/></p><p>Media sosial itu bagaimana kita dapat berkomunikasi satu sama lain, mempermudah kita dalam mencari pengetahuan. membawa perubahan positif</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-09-10 05:35:14 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/riosatria1/g885a26fdlcwtlyu/wish/3111330733</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/riosatria1/g885a26fdlcwtlyu/wish/3111334092</link>
         <description><![CDATA[<p>Salsabila Anamarani 2702216652 </p><p>- dampak&nbsp;media sosial berdasarkan konsep determinis dapat disebabkan berdasarkan teknologi yang dapat berdampak negatif dan positif yang mempengaruhi seorang individu atau masyarakat. hal ini dapat terjadi ketika seseorang individu berinteraksi di media sosial dengan cara mereka bertindak, dan memberikan pendapat kepada orang lain. misalnya adanya penyebaran informasi di dalam media sosial yang mempengaruhi orang lain dengan sifat yang kontroverisonal.<br> - media sosial bersifat utopian adalah bahwa media sosial dapat bersifat memberikan kebebasan dan hasil yang bermanfaat bagi individu dan masyarakat sekitar. misalnya, media sosial dapat membawa banyak manfaat positif yang besar bagi masyarakat seperti dukungan yang mendemokrasi masyarakat </p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-09-10 05:37:10 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/riosatria1/g885a26fdlcwtlyu/wish/3111334092</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/riosatria1/g885a26fdlcwtlyu/wish/3111336556</link>
         <description><![CDATA[<p>Muhammad Azmal </p><p>determinist </p><p>- banyak hal yg membuat insecure karna ada nya konten negatif dengan ada konten negatif juga membuat orang memiliki standar dalam sosial karna kebergantungan dalam lingkungan dan dapat juga terjadi nya penyebaran berita hoax dengan sekali lihat tanpa mencari kebenaran terlebih dahulu </p><p>utopian </p><p>- dapat mendapatkan informasi dari berbagai negara dengan hal ini juga dapat memliki temen baru dan dapat membangun branding dengan kesempatan ini dapat membuat hidup berkembang dan dapat mengetahui hal di luar sana</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-09-10 05:38:15 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/riosatria1/g885a26fdlcwtlyu/wish/3111336556</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/riosatria1/g885a26fdlcwtlyu/wish/3116082785</link>
         <description><![CDATA[<p>daiyan vayyaz</p><p><br/></p><p>pandangan determinist pada media sosial menurut saya mengacu pada stigma dimana hampir segala hal yang ada di sosial media bersifat buruk dan berdampak negatif pada penggunanya</p><p><br/></p><p>sementara itu, pandangan utopian pada media sosial lebih mengacu pada stigma dimana media sosial banyak membawa dampak baik serta masih bisa bersifst positif bagi penggunanya.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-09-12 07:06:53 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/riosatria1/g885a26fdlcwtlyu/wish/3116082785</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/riosatria1/g885a26fdlcwtlyu/wish/3116083138</link>
         <description><![CDATA[<p>Pracella Ayu Cahyanis</p><p>Communication</p><p>2501965172</p><p><br/></p><p><strong>Deterministik</strong>: Media sosial dipandang sebagai kekuatan yang berpotensi merugikan perkembangan sosial dan budaya. Perspektif ini beranggapan bahwa media sosial mempercepat penyebaran informasi palsu, meningkatkan polarisasi sosial, dan mengurangi kualitas interaksi tatap muka. Sangat dikhawatirkan apabila media sosial dapat memperburuk ketimpangan sosial serta menimbulkan efek psikologis negatif seperti kecemasan dan depresi.</p><p><br/></p><p><strong>Utopian</strong>: Pandangan ini menganggap media sosial sebagai alat yang dapat membawa perbaikan bagi masyarakat dan membuka lebih banyak peluang. Pendukung pandangan ini berkeyakinan bahwa media sosial mampu memperkuat demokrasi dengan memfasilitasi partisipasi politik, mempermudah akses informasi, dan mempererat hubungan sosial. Mereka melihat media sosial sebagai sarana untuk memperkuat solidaritas, mempromosikan keberagaman budaya, dan memberi individu lebih banyak kebebasan dalam mengekspresikan diri.</p><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-09-12 07:07:04 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/riosatria1/g885a26fdlcwtlyu/wish/3116083138</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/riosatria1/g885a26fdlcwtlyu/wish/3116084507</link>
         <description><![CDATA[<p>Kennhy Prima Tamrhin Porayow</p><p><br/></p><ul><li><p>Determinism &gt; Menurut saya dari pandangan negatifnya ialah ketika sosial media di salah gunakan untuk menyebarkan berita penipuan (hoax), kemudian dari sisi positifnya ialah dapat membagikan informasi yang mendidik, mengedukasi, hingga menghibur sekalipun.</p></li><li><p>Utopianism &gt; Bahwa tegnologi dibuat memang untuk mempermudah kehidupan manusia sehingga akan sellu menguntungkan contoh mudahnya adalah alat komunikasi jarak jauh, seperti Whatsapp, Telegram, E-mail, serta aplikasi penunjang lainnya. </p></li></ul>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-09-12 07:07:52 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/riosatria1/g885a26fdlcwtlyu/wish/3116084507</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/riosatria1/g885a26fdlcwtlyu/wish/3116086232</link>
         <description><![CDATA[<p>Jehezkiel Sutan </p><p>2702390021 </p><p><br/></p><p>Determinisme adalah pandangan filosofis yang menyatakan bahwa semua peristiwa, termasuk tindakan manusia, ditentukan oleh penyebab-penyebab sebelumnya dan tidak bisa terjadi sebaliknya. Dengan kata lain, segala sesuatu yang terjadi di alam semesta ini terjadi secara sebab-akibat, sehingga tidak ada ruang untuk kebetulan atau kehendak bebas dalam pengambilan keputusan. </p><p><br/></p><p>Determinisme juga memiliki dampak negatif kepada orang orang yang melihat dan memahaminya. Sebagai contoh adalah musik rock dikenal sebagai musik keras, dan dijadikan stereotype sebagai bunyi2an setan. padahal musik sifatnya universal dan tidak ada larangan bagi siapapun yang mengaguminya. </p><p><br/></p><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-09-12 07:08:56 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/riosatria1/g885a26fdlcwtlyu/wish/3116086232</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/riosatria1/g885a26fdlcwtlyu/wish/3116088277</link>
         <description><![CDATA[<p>ghaida zahira - 2702353915</p><p><br/></p><p>determinist : adalah dampak media dimana bersifat objektif, negatif dan positif, disini diperlihatkan bahwa seseorang itu bebas bertindak sesuai kemauan nya, bagaimana pribadi tersebut menanggapi sebuah masalah dalam hal bersosial media, contoh negatif nya adalah dgn mudah percaya berita yang tidak di ketahui kebenarannya, positifnya adalah degan mencari relasi yg banyak di sosmed. </p><p><br/></p><p><br/></p><p>utopia : adalah penglihatan media yg selalu bersifat positif, bagaimana pribadi menggunakan sosmed dengan hal yang berdampak positif seperti memiliki relasi yang banyak, lalu menghasilkan uang dari sosmed nya dll.</p><p><br/></p><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-09-12 07:10:04 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/riosatria1/g885a26fdlcwtlyu/wish/3116088277</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/riosatria1/g885a26fdlcwtlyu/wish/3116090612</link>
         <description><![CDATA[<p>Rani Dahayu Cahyaningtyas - 2702334342</p><p><br/></p><ul><li><p>determinism</p><p>penggunaan media sosial yang tentunya terbuka untuk segala kalangan, mendatangkan lebih banyak perspektif ketika membahas suatu perihal. namun karena keterbukaan ini, maka orang orang dari kalangan manapun mampu menyetujui maupun menyanggah opini yang ada, sehingga mampu menimbulkan suatu perdebatan pada topik tertentu</p><p><br/></p></li><li><p>utopianism</p><p>penggunaan media sosial yang mendatangkaan lebih banyak perspektif penggunaan mampu menjadikan suatu pembelajaran ataupun pandangan yang baru terhadap suatu hal, sehingga lebih banyak orang mampu mrngembangkan pola pikir mereka menjadi lebih terbuka dan menerima.</p></li></ul>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-09-12 07:11:22 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/riosatria1/g885a26fdlcwtlyu/wish/3116090612</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/riosatria1/g885a26fdlcwtlyu/wish/3116090907</link>
         <description><![CDATA[<p>calista abigail - 2702261851</p><ul><li><p>determinist: sosial media bisa memberikan dampak positif tetapi juga negatif. Secara positif, sosial media sangat membantu penjualan UMKM maupun brand besar. Karena, di zaman sekarang kita sudah mulai beralih ke digital marketing, dimana kegiatan pemasaran dilakukan melalui media sosial. Misalnya, membuat konten promosi, story di instagram, pengiklanan di media sosial. Hal ini membuat sosial media menjadi platform yang paling sering digunakan untuk berjualan. Terbukti juga bahwa engagement serta exposure yang diberikan oleh sosial media sangatlah luas. Di sisi lain, sosial media juga berdampak negatif karena memicu sikap konsumerisme. Pembuatan konten, pengiklanan, dan semua social media campaign bisa membuat kita sebagai konsumen menjadi tertarik untuk membeli sebuah produk (padahal kita tidak sedang membutuhkannya). Kita seringkali merasa FOMO jika tidak membeli barang A karena barang A sedang viral dan semua orang memilikinya. Alhasil, pengeluaran kita menjadi keluar dari budget yang sudah kita tentukan sendiri, padahal itu bukan kenutuhan pokok yang harus kita penuhi waktu itu juga.</p></li><li><p>utopianism: teknologi dipandang selalu memberikan dampak positif. Dengan adanya teknologi, informasi bisa tersebar begitu luas dan cepat. Alhasil, kita sebagai penggunanya bisa mengetahui informasi lebih banyak dan wawasan kita semakin luas. Informasi juga menjadi sangat mudah diakses melalui internet. Misalnya, kita bisa mengetahui informasi tentang perang israel-palestina secara detail padahal kita di Indonesia.  </p></li></ul>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-09-12 07:11:33 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/riosatria1/g885a26fdlcwtlyu/wish/3116090907</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/riosatria1/g885a26fdlcwtlyu/wish/3116094173</link>
         <description><![CDATA[<p>Gregorius Michael Soesanto </p><p>Sosial Media banyak mengubah gaya dan pandangan orang terkait dengan hubungan pertemanan maupun percintaan, contohnya seperti standar tiktok, banyak orang yang menjadi kurang bersyukur dengan hubungan yang sedang mereka jalani karena mereka melihat konten hubungan orang lain yang "sempurna" di tiktok. Padahal setiap orang di dunia ini memiliki cerita dan porsinya sendiri.  Hal ini berkaitan dengan determenistik yang dimana ada fenomena "echo camber" yaitu media sosial cenderung memperkuat keyakinan atau pandangan seseorang dan juga utopian yaitu sosial media membuat penggunanya merasa memiliki perasaan senasib.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-09-12 07:13:23 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/riosatria1/g885a26fdlcwtlyu/wish/3116094173</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/riosatria1/g885a26fdlcwtlyu/wish/3116095553</link>
         <description><![CDATA[<p>Patricia Joan Duanty Angeline</p><p><br/></p><p>Dalam pendekatan determinism, teknologi dibagi menjadi 2 pandangan yaitu positif dan negatif. Sehingga diantaranya dapat memudahkan kehidupan manusia, namun juga dapat menyebabkan permasalahan bagi kehidupan manusia itu sendiri.</p><ol><li><p>Contoh dari dampak positif penggunaan media sosial saat ini dapat dilihat dari perkembangan di berbagai platform, yaitu, dapat digunakan sebagai saluran komunikasi jarak jauh, penyebaran informasi secara fleksibel dan lebih luas, dan sumber pengetahuan dari berbagai informasi yang ada. </p></li><li><p>Sedangkan pada sisi negatif, dapat dilihat adanya banyak penyebaran informasi palsu (hoax), orang orang cenderung mengikuti tren tanpa melihat manfaat dan tujuannya (fomo), media sosial digunakan sebagai ajang perlombaan gaya hidup, seperti tidak mau kalah saing dari orang lain. </p></li></ol><p>Sedangkan dalam pendekatan utopianism, teknologi cenderung dipandang memiliki sisi positif yang dimana memiliki hal yang baik dan bermanfaat bagi kehidupan manusia.</p><ol><li><p>Contoh dari dampak positif dari pandangan utopianism yaitu, manusia dapat mengakses berbagai macam platform media sosial, seperti WhatsApp, Instagram, TikTok, dll secara mudah. Selain itu, dapat membantu perkembangan ekonomi pada setiap orang melewati media sosial, karena media sosial dijadikan sebagai wadah untuk memulai pekerjaan. (bisa mengakses linkedin untuk mencari pekerjaan, membuat konten, menjadi influencer, dll)</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-09-12 07:14:11 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/riosatria1/g885a26fdlcwtlyu/wish/3116095553</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/riosatria1/g885a26fdlcwtlyu/wish/3116095785</link>
         <description><![CDATA[<p>Ariel Rama</p><p><br/></p><p>Determinism: </p><p>Sebuah artian yang menyebutkan bahwa kebebasan / Free will merupakan sebuah ilusi dan semua tindakan kita di pengaruhi oleh faktor eskternal yang tidak bisa kita kontrol, contohnya Social Media. Hal ini sangat membatasi apa yang ingin kita lakukan, seperti daily life yang dibatasi oleh gender dan stereotip yang ditetapkan oleh lingkungan sosial. Yang pada akhirnya berdampak kepada diri kita sendiri. </p><p><br/></p><p>Utopian:</p><p>merupakan pemikiran dan gambaran ideal yang ingin kita capai dalam sebuah individual, salah satunya kita sendiri. Hal ini didukung oleh pengaruh yang ada di lingkungan sekitar kita, salah satu contoh yang sering adalah penggunaan Social Media. Dengan berinteraksi dengan media internet dan sosial yang ada saat ini dengan baik, seorang individual dapat berkembang dengan mengikuti apa yang ada di media tersebut. </p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-09-12 07:14:21 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/riosatria1/g885a26fdlcwtlyu/wish/3116095785</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/riosatria1/g885a26fdlcwtlyu/wish/3116095894</link>
         <description><![CDATA[<p>Komang Adrian Bagaskara Oka</p><p><br></p><ul><li><p>Pandangan Determinism: menggangap bahwa Sosial media itu terdapat Pengaruh buruk atau baik. Contohnya Pengaruh Baik, Sosial media membantu Kita untuk mengetahui apa yang sedang terjadi di Daeran atau Negara lain jadinya kita bisa up to date.  Pengaruh buruk, sosial media juga Bisa memberikan berita yang Hoax atau tidak bersifat fakta dan Di dalam sosial media juga ada beberapa trend yang bersifat buruk dan seharusnya tidak ditiru oleh masyarakat.</p></li><li><p>Pandangan Utopianism: Menganggap  Sosial media itu selalu memberikan dampak yang positif. Contohnya melalui media sosial kita bisa mengetahui informasi di daerah atau negara lain, Bisa menjadi platform untuk mencari nafkah dan bisa menjadi platform untuk Menyalurkan bantuan.</p></li></ul>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-09-12 07:14:23 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/riosatria1/g885a26fdlcwtlyu/wish/3116095894</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/riosatria1/g885a26fdlcwtlyu/wish/3116096160</link>
         <description><![CDATA[<p>Birgitta Madelaine Tandian</p><p><br/></p><ol><li><p>Pandangan determinism</p></li></ol><p>Jika melihat media sosial dari pandangan determinism maka media sosial bagaikan pisau bermata 2 yg memiliki dampak positif dan negatif ke masyarakat. Contoh nya ada beberapa creator yg membuat konten beredukasi tetapi netizen menanggapi nya secara negatif sehingga hal ini bisa menimbulkan kecemasan tersendiri bagi creator.</p><p><br/></p><ol start="2"><li><p>Pandangan utopianism</p></li></ol><p>Pandangan ini selalu membuktikan dan mengarahkan masyarakat bahwa media sosial itu bisa membawa kebebasan dan hasil yang menguntungkan bagi individu dan masyarakat. Bisa kita lihat dari adanya teknologi WA, Telegram, E-mail, dll</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-09-12 07:14:33 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/riosatria1/g885a26fdlcwtlyu/wish/3116096160</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/riosatria1/g885a26fdlcwtlyu/wish/3116097922</link>
         <description><![CDATA[<p>Sabitha Alya Rosa 2702320103🤫🧏‍♀️</p><p><br/></p><p>Determinisme:</p><ul><li><p>dapat membuat kecanduan, sehingga tidak fokus dalam melakukan kegiatan yang lainnya </p></li><li><p>Social media bisa menimbulkan Cyber bullying yang beresiko terjadinya gangguan kesehatan mental pada pelajar</p><p><br/></p></li></ul><p>Utopia</p><ul><li><p>Sumber informasi dan pengetahuan, sosial media memberikan akses cepat dan mudah ke berbagai informasi dan pengetahuan. </p></li><li><p>Mendukung untuk bebas mengekspresikan kreativitas, seperti membuat video melalui aplikasi tiktok dll</p></li><li><p>Bisa membuat koneksi yang banyak, melalui medsos kita bisa memperbanyak teman </p></li></ul>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-09-12 07:15:26 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/riosatria1/g885a26fdlcwtlyu/wish/3116097922</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/riosatria1/g885a26fdlcwtlyu/wish/3116100671</link>
         <description><![CDATA[<p>Karyn Gracia</p><p>determinist : jejak digital bisa menjadi boomerang kehidupan masa depan.</p><p>utopianism : sebagai sarana utk mengekspresikan diri, dan bisa menjadi sarana untuk mencari uang jika dikelola dgn benar. </p><p><br/></p><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-09-12 07:16:55 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/riosatria1/g885a26fdlcwtlyu/wish/3116100671</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/riosatria1/g885a26fdlcwtlyu/wish/3116103992</link>
         <description><![CDATA[<p>Farrell Ghozi</p><p><br/></p><p>Determinisme:</p><p>Sosial media ditugaskan untuk selalu objektif disetiap tindakan masyarakat, entah itu positif atau negatif. positifnya, sosial media dapat menjadi acuan atau menggali informasi lebih banyak, mencari pekerjaan, bahkan bisa bekerja hanya di sosial media itu sendiri. Disisi lain, sosial media juga memiliki sisi negatif untuk masyarakat, seperti menjadi ketergantungan, pengaruh konten buruk, atau isu-isu hoax.</p><p><br/></p><p>Utopianism:</p><p>Dalam teori ini, sosial media selalu dipandang positif, karena dapat mempermudah kehidupan masyarakat, dan dalam sosial media, semua bisa menjadi sangat efektif untuk dimanfaatkan dengan baik.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-09-12 07:18:44 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/riosatria1/g885a26fdlcwtlyu/wish/3116103992</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/riosatria1/g885a26fdlcwtlyu/wish/3116106349</link>
         <description><![CDATA[<p>In determinism social media platform will be viewed both ways which is in positive ways and negative. The positive way in this is that security, face recognition, password code can help tighten security.</p><p>Meanwhile the negative ways is that it can be manipulated so that certain group or someone can have easy access on it.</p><p><br/></p><p>In technological optimism or utopianism we can see it as social technology that can bring easyness to society and individualy.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-09-12 07:20:14 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/riosatria1/g885a26fdlcwtlyu/wish/3116106349</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/riosatria1/g885a26fdlcwtlyu/wish/3116110935</link>
         <description><![CDATA[<p>Lucky Fajar Saputra - 2702354294</p><p><br/></p><p>Determinism:</p><p>sering dikaitkan dengan gagasan bahwa perkembangan teknologi secara langsung membentuk masyarakat &amp; budaya, tanpa banyak ruang untuk peran aktif manusia dalam menentukan bagaimana teknologi tersebut digunakan.</p><p>contohnya: berdampak kepada cara kita membangun hubungan sosial, medsos memungkinkan interaksi yang cepat secara jarak jauh, tetapi juga berpotensi mengurangi kualitas hubungan tatap muka</p><p><br/></p><p>Utopianism:</p><p>pada konteks media sosial, utopianism mengarah kepada keyakinan bahwa suatu platform media digital dapat membawa perubahan positif yg signifikan dalam masyarakat.</p><p>contohnya: </p><p>perbaikan hubungan sosial, sosmed bisa diyakini mampu memperbaiki hubungan sosial &amp; memperkuat koneksi antarindividu melalui fitur" seperti grup, komunitas online. </p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-09-12 07:22:44 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/riosatria1/g885a26fdlcwtlyu/wish/3116110935</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/riosatria1/g885a26fdlcwtlyu/wish/3116113348</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>Audrey Fitria Alexandra - 2702371161.</strong></p><p><br/></p><p><strong>Determinist</strong><em>:</em></p><p>Adalah sebuah pandangan yang mengatakan bahwa sosial media tak hanya memiliki dampak positif, namun juga memiliki banyak dampak negatif. Karena persebaran berita dari media sosial lebih cepat terjadi, dan itu membuat banyak berita palsu atau hoax lebih mudah tersebar jika seseorang tidak teliti ataupun mudah termakan oleh berita palsu, ataupun banyaknya hal-hal yang sebaiknya tidak menjadi trend, malah menjadi trend karena orang-orang beranggapan kalau karena banyak orang yang memposting ini, berarti hal ini baik, padahal itu sebaliknya. Hal ini menjadi beberapa dari banyaknya dampak negatif dari sosial media.</p><p><br/></p><p><strong>Utopianism:</strong></p><p>Adalah sebuah pendangan bahwa sosial media itu selalu positif, dan selalu membantu kehidupan manusia menjadi lebih mudah dan terbantu dengan adanya sosial media. Contohnya manusia bisa dengan mudah mengakses banyak sosial media dan melihat informasi mengenai apapun yang sedang terjadi di dunia, ataupun yang terjadi di sosial media. Juga contohnya saya merasa sangat terbantu dengan adanya konten tutorial memasak di TikTok, yang dimana menurut saya lebih mudah dipahami dan saya sangat sering menggunakan platform TikTok dalam keseharian saya.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-09-12 07:24:22 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/riosatria1/g885a26fdlcwtlyu/wish/3116113348</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
