<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>REFLEKSI KEGIATAN SESI 1
 by Sugeng Widadi</title>
      <link>https://padlet.com/sugengwidadi66/g2984k9rtgny5se7</link>
      <description>Silahkan refleksikan Rukol sesi 1 Modul 3.1</description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2024-10-14 09:00:07 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2024-10-15 14:27:02 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url></url>
      </image>
      <item>
         <title>Hal baru apa terkait dengan pengambilan keputusan yang anda temukan selama kerja kelompok?</title>
         <author>sugengwidadi66</author>
         <link>https://padlet.com/sugengwidadi66/g2984k9rtgny5se7/wish/3167935229</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-14 09:03:53 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/sugengwidadi66/g2984k9rtgny5se7/wish/3167935229</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Apa yang akan anda lakukan agar pemahaman dan keterampilan anda mengambil keputusan menguatkan peran anda sebagai  calon guru penggerak?</title>
         <author>sugengwidadi66</author>
         <link>https://padlet.com/sugengwidadi66/g2984k9rtgny5se7/wish/3167935721</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-14 09:04:17 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/sugengwidadi66/g2984k9rtgny5se7/wish/3167935721</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Apa yang dimaksudkan dengan 4 paradigma dalam pengambilan keputusan?
</title>
         <author>sugengwidadi66</author>
         <link>https://padlet.com/sugengwidadi66/g2984k9rtgny5se7/wish/3167938104</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-14 09:05:56 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/sugengwidadi66/g2984k9rtgny5se7/wish/3167938104</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Berikan 1 contoh penerapan salah satu prinsip pengambilan keputusan?</title>
         <author>sugengwidadi66</author>
         <link>https://padlet.com/sugengwidadi66/g2984k9rtgny5se7/wish/3167938663</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-14 09:06:17 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/sugengwidadi66/g2984k9rtgny5se7/wish/3167938663</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Bagaimana Anda bisa memastikan bahwa sebuah keputusan itu sudah tepat atau sudah yang terbaik untuk dilakukan?</title>
         <author>sugengwidadi66</author>
         <link>https://padlet.com/sugengwidadi66/g2984k9rtgny5se7/wish/3167939331</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-14 09:06:42 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/sugengwidadi66/g2984k9rtgny5se7/wish/3167939331</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Rohmanto</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/sugengwidadi66/g2984k9rtgny5se7/wish/3168019546</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Selama kerja kelompok, ditemukan bahwa pengambilan keputusan sering melibatkan dilema etika atau bujukan moral. Dilema etika muncul ketika terdapat konflik antara dua nilai yang sama-sama benar (benar vs benar), sementara bujukan moral mengacu pada konflik antara benar dan salah (benar vs salah). Untuk membuat keputusan yang berdampak positif bagi semua pihak, diperlukan penerapan empat paradigma, tiga prinsip dasar, serta sembilan langkah pengambilan dan pengujian keputusan. Pendekatan ini membantu pemimpin pembelajaran mengambil keputusan yang lebih bijaksana dan berimbang dalam konteks pendidikan.</p></li><li><p>Untuk memperkuat peran sebagai calon Guru Penggerak, saya akan menerapkan empat paradigma, tiga prinsip, dan sembilan langkah dalam pengambilan dan pengujian keputusan. Praktik ini diharapkan memperdalam pemahaman dan keterampilan saya sebagai pemimpin pembelajaran yang berfokus pada kebutuhan murid, serta menuntun murid menjadi pemimpin yang berpihak pada mereka.</p></li><li><p>Paradigma dalam pengambilan keputusan atau paradigma dilema etika adalah kerangka berpikir yang membantu menentukan langkah yang tepat saat menghadapi <a rel="noopener noreferrer nofollow" class="components__StyledLink-sc-il899o-0 cMrVkU _918c86772 enabled" href="https://kumparan.com/topic/masalah">masalah </a>dilema etika.</p></li><li><p>Prinsip berpikir berbasis rasa peduli, contoh ketika kita diminta KS untuk membantu murid mengerjakan ANBK.</p></li><li><p>Keputusan yang diambil haruslah sesuai dengan dasar pengambilan keputusan yaitu berpihak pada murid, bersumber pada nilai kebajikan universal.</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-14 10:13:04 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/sugengwidadi66/g2984k9rtgny5se7/wish/3168019546</guid>
      </item>
      <item>
         <title>NUR DWI SUKMONO</title>
         <author>nursukmono27</author>
         <link>https://padlet.com/sugengwidadi66/g2984k9rtgny5se7/wish/3168020189</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Ternyata permasalahan seperti ada anak yang kurang asuhan tidak hanya di sekolah saya, melainkan juga ada di sekolah lain.</p></li><li><p>Sering berkomnikasi dengan pemangku kepentingan atau pimpinan tentang berbagai problematika. Selain itu, sering berkomunikasi dengan lingkungan sekolah untuk mengetahui problematik yang tidak hadir di sekolah namun memiliki dampak untuk sekolah.</p></li><li><p>Secara umum, 4 pola pengambilan keputusan adalah untuk mempertimbangkan keputusan apa yang terbaik dalam mencari solusi terbaik dari hal-hal yang benar.</p></li><li><p> Giat salat duha yang berbenturan dengan SD dan SMP satu atap dengan jadwal yang sama, sehingga menimbulkan permasalahan. Jika direbut waktunya SD maka SMP khawatir pada saa PPDB mereka kurang respek, sedangkan jika tidak diubah ke pagi masyarakat melihatnya tidak ada kegiatan salat duha karena bersamaan dengan waktu istirahat.</p></li><li><p>Menimbulkan win win solution, keduanya diuntungkan dan tidak ada yang dikalahkan.</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-14 10:13:39 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/sugengwidadi66/g2984k9rtgny5se7/wish/3168020189</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Sari Nuryanti</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/sugengwidadi66/g2984k9rtgny5se7/wish/3168234856</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Hal baru selama kerja kelompok dalam pengambilan keputusan adalah saya mendapatkan ilmu baru tentang 9 langkah, 4 paradigma dan 3 prinsip dalam pengambilan keputusan. Kita harus memprhatikan dilema etika agar keputusan yang kita ambil bermanfaat bagi pelaku kasus dan pihak sekolah. </p></li><li><p>Yang akan saya lakukan agar pemahaman dan keterampilan mengambil keputusan yang menguatkan peran CGP adalah saya akan meminta bantuan seluruh pihak terkait yang ada dalam ekosistem sekolah mulai dari kepala sekolah, rekan guru, karyawan, pengawas, murid maupun pihak lain terkait agar penerapan materi ini berjalan maksimal dan mendapat hasil sesuai dengan harapan. </p></li><li><p>.4 Paradigma dalam pengambilan keputusan meliputi (1) Paradigma individu dan masyarakat (2) Paradigma rasa keadilan lawan rasa kasihan (3) Paradigma kebenaran lawan kesetiaan (4) Paradigma jangka pendek dan jangka panjang. </p></li><li><p>1 contoh prinsip pengambilan keputusan : Ketika rapat kenaikan kelas. Dalam rapat biasanya setiap wali kelas melaporkan kondisi siswanya. Dalam membuat nilai bapak ibu guru kadang menerapkan paradigma rasa keadilan lawan rasa kasihan. </p></li><li><p>Berdasarkan jawaban no 4, keputusan yang diambil sudah tepat. yaitu semua siswa siswi naik kelas. Karena jika tidak naik kelas maka siswa tersebut harus mengulang lagi pelajaran yang sudah diberikan. Disisi lain usia anak juga mempengaruhi psikologi anak. </p><p><br/></p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-14 12:56:22 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/sugengwidadi66/g2984k9rtgny5se7/wish/3168234856</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Erlita Rahmasari</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/sugengwidadi66/g2984k9rtgny5se7/wish/3168267566</link>
         <description><![CDATA[<p>Hal baru apa terkait dengan pengambilan Keputusan yang anda temukan selama kerja kelompok?</p><p>Pengambil Keputusan rasa keadilan lawan rasa kasihan(justice vs mercy), terhadap anak yang bermasalah di sekolahan muncul dilemma karena anak tersebut melakukan ketidak disiplinan di sekolahan selalu membolos atau tidak masuk tanpa keterangan, setelah dilakukan homevisit ternyata anak tersebut hanya merindukan kasih sayang kedua orang tua. Ibunya meninggal sedangkan bapaknya menikah lagi yang membuat dia kecewa dan menderita.</p><p>&nbsp;</p><p>&nbsp;</p><p>Apa yang akan anda lakukan agar pemahaman dan keterampilan anda mengambil Keputusan menguatkan peran anda sebagai calon guru penggerak?</p><p>Saya menggunakan 9 langkah mengambil Keputusan dan menguji Keputusan yang akan diambil:</p><p>1.&nbsp;&nbsp;&nbsp; Mengenali nilai-nilai yang saling bertentangan</p><p>2.&nbsp;&nbsp;&nbsp; Menentukan siapa yang terlibat dalam situasi ini.</p><p>3.&nbsp;&nbsp;&nbsp; Kumpulkan fakta-fakta yang relevan dengan situasi ini.</p><p>4.&nbsp;&nbsp;&nbsp; Pengujian benar atau salah</p><p>5.&nbsp;&nbsp;&nbsp; Pengujian Paradigma Benar lawan Benar</p><p>6.&nbsp;&nbsp;&nbsp; Melakukan Prinsip Resolusi</p><p>7.&nbsp;&nbsp;&nbsp; Investigasi Opsi Trilema</p><p>8.&nbsp;&nbsp;&nbsp; Buat Keputusan</p><p>9.&nbsp;&nbsp;&nbsp; Lihat lagi Keputusan dan Refleksikan</p><p>Apa yang dimaksudkan dengan 4 paradigma dalam pengambilan Keputusan?</p><p>1.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Individu Lawan Masyarakat (Individual vs Community)</p><p>2.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Rasa Keadilan Lawan Rasa Kasihan (Justice vs Mercy)</p><p>3.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Kebenaran Lawan Kesetiaan (Truth vs Loyalty)</p><p>4.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Jangka Pendek Lawan Jangka Panjang (Short Term vs Long Term)</p><p>Berikan 1 contoh penerapan salah satu prinsip pengambilan Keputusan?</p><p>Rasa Keadilan Lawan Rasa Kasihan (Justice vs Mercy), Ketika ada peraturan rambut siswa laki-laki yang Panjang di potong oleh sekolahan kalau siswa tersebut mengindahkan janji /nasehat segera dipotong rambutnya dirumah, namun tidak ditepati.</p><p>Bagaimana anda bisa memastikan bahwa sebuah Keputusan itu sudah yang terbaik untuk dilakukan?</p><p>Selama Keputusan itu berdasarkan mufakat dan tidak memberatkan sebelah</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-14 13:16:01 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/sugengwidadi66/g2984k9rtgny5se7/wish/3168267566</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nofarinda Mega Dewanti</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/sugengwidadi66/g2984k9rtgny5se7/wish/3168287493</link>
         <description><![CDATA[<blockquote><p><mark>Hal baru apa terkait dengan pengambilan keputusan yang anda temukan selama kerja kelompok?</mark> </p></blockquote><p>Keputusan tidak hanya berdasarkan aturan atau kebijakan, tetapi juga mempertimbangkan aspek etis dan moral. Setiap keputusan harus diuji melalui beberapa paradigma dan prinsip etika untuk memastikan dampak positif bagi semua pihak yang terlibat.</p><blockquote><p><mark>Apa yang akan anda lakukan agar pemahaman dan keterampilan anda mengambil keputusan menguatkan peran anda sebagai calon guru penggerak?</mark> </p></blockquote><p>saya akan menerapkan prinsip etika dalam keputusan sehari-hari, merefleksikan hasil keputusan, dan melibatkan komunitas belajar.</p><blockquote><p><mark>Apa yang dimaksudkan dengan 4 paradigma dalam pengambilan keputusan? </mark></p></blockquote><p>Empat paradigma ini adalah kerangka untuk memahami dilema etika di mana nilai-nilai yang benar bisa saling bertentangan: individu vs. kelompok berkaitan dengan prioritas kepentingan, kebenaran vs. kesetiaan tentang memilih fakta atau menjaga hubungan, keadilan vs. rasa kasihan tentang perlakuan adil atau empati, dan jangka pendek vs. jangka panjang. Paradigma-paradigma ini membantu mengidentifikasi dilema dan mempertimbangkan berbagai perspektif dalam pengambilan keputusan.</p><blockquote><p><mark>Berikan 1 contoh penerapan salah satu prinsip pengambilan keputusan?</mark> </p></blockquote><p>Misalnya, dalam paradigma "Keadilan vs. Rasa Kasihan," seorang guru harus memutuskan apakah memberikan kelonggaran kepada siswa yang mengalami kesulitan pribadi dan tidak dapat menyelesaikan tugas tepat waktu. Jika menggunakan prinsip <strong>Care-Based Thinking</strong> (berpikir berbasis rasa peduli), guru dapat memberikan kesempatan tambahan kepada siswa untuk menyelesaikan tugas dengan mempertimbangkan situasi emosional atau masalah pribadi yang dihadapi, sehingga siswa merasa didukung dan dimotivasi untuk terus belajar.</p><blockquote><p><mark>Bagaimana Anda bisa memastikan bahwa sebuah keputusan itu sudah tepat atau sudah yang terbaik untuk dilakukan?</mark></p></blockquote><p>Cara memastikan keputusan sudag tepat adalah dengan menguji kriteria etis (legalitas, kode etik, intuisi, publikasi, panutan), merefleksikan hasil dan dampaknya pada semua pihak, mempertimbangkan dampak jangka pendek dan panjang, melibatkan pihak lain untuk sudut pandang lebih luas, serta mengevaluasi alternatif lain. Pendekatan ini memastikan keputusan lebih menyeluruh, seimbang, dan berdampak positif.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-14 13:27:24 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/sugengwidadi66/g2984k9rtgny5se7/wish/3168287493</guid>
      </item>
      <item>
         <title>SUMIATININGSIH</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/sugengwidadi66/g2984k9rtgny5se7/wish/3168501517</link>
         <description><![CDATA[<p>1.&nbsp;&nbsp;&nbsp; Hal baru apa terkait dengan pengambilan keputusan yang anda temukan selama kerja kelompok ?</p><p>Hal baru yang terkait dengan pengambilan keputusan yang saya temukan selama kerja kelompok yakni kita saling berkolaborasi dalam mengerjakan tugas kolaborasi sesi 1 dengan mengambil salah satu kasus untuk di jadikan bahan diskusi. Dengan mempelajari paradigma pengambilan keputusan, 3 prinsip dan 9 langkah pengambilan keputusan.</p><p>2.&nbsp;&nbsp;&nbsp; Apa yang anda lakuakan agar pemahaman dan ketrampilan anda mengambil keputusan menguatkan peran anda sebagai calon guru penggerak.</p><p>Guru Penggerak yang mandiri, berarti guru tersebut mampu memunculkan motivasi dalam dirinya sendiri untuk membuat perubahan baik untuk lingkungan sekitarnya ataupun pada dirinya sendiri. Prilaku yang bisa dilakukan guru adalah mau melakukan refleksi dan instrospeksi terhadap kegiatan pembelajaran yang dilakukan..</p><p>Agar pemahaman dan ketrampilan mengambil Keputusan menguatkan peran sebagai CGP yakni dengan : <strong>Mendefinisikan permasalahan, Mengevaluasi kembali situasi, Mengumpulkan informasi, Memikirkan alternatif, Menetapkan pilihan, Melakukan aksi</strong></p><p>3.&nbsp;&nbsp;&nbsp; Apa yang dimaksud dengan 4 Paradigma dalam pengambilan keputusan</p><p>Dalam pengambilan keputusan terdapat 4 paradigma dilema etika yang dapat digunakan yaitu&nbsp;paradigma individu lawan masyarakat, paradigma rasa keadilan lawan rasa kasihan, paradigma kebenaran lawan kesetiaan, dan paradigma jangka pendek lawan jangka panjang.</p><p>4.&nbsp;&nbsp;&nbsp; Berikan 1 contoh penerapan salah satu prinsip pengambilan keputusan</p><p>Contoh &nbsp;penerapan prinsip pengambilan keputusan berbasis rasa peduli</p><p>Guru memutuskan untuk memberitahu murid pentingnya edukasi seksual serta bahaya seks di luar nikah.</p><p>5.&nbsp;&nbsp;&nbsp; Bagaimana anda bisa memastika bahwa sebuah keputusan itu sudah tepat atau sudah yang terbaik untuk dilakukan</p><p>a.&nbsp;&nbsp;&nbsp; Buatlah keputusan saat focus</p><p>b.&nbsp;&nbsp;&nbsp; Kumpulkan fakta sebanyak-banyaknya</p><p>c.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Terbuka untuk semua kemungkinan</p><p>d.&nbsp;&nbsp;&nbsp; Cari tahu dampak positif dan negatif dari keputusan Anda</p><p>e.&nbsp;&nbsp;&nbsp; Ubah sudut pandang menjadi orang lain</p><p>f.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Konsultasi dengan orang lain</p><p>&nbsp;Lakukan evaluasi setelah mengambil keputusan</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-14 15:30:46 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/sugengwidadi66/g2984k9rtgny5se7/wish/3168501517</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nining Ratnasari</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/sugengwidadi66/g2984k9rtgny5se7/wish/3168606061</link>
         <description><![CDATA[<p><strong><em>Hal baru apa terkait dengan pengambilan keputusan yang anda temukan selama kerja kelompok?</em></strong></p><p>Selama belajar kelompok saya menemukan beberapa hal baru terkait pengambilan Keputusan, pengambilan keputusan tidak hanya berdasarkan kebijakan atau peraturan yang berlaku &nbsp;melainkan memperhatikan nilai etika dan moral. Dalam pengambilan Keputusan ada &nbsp;4 paradigma pengambilan Keputusan, 3 prinsip pengambilan Keputusan, 9 langkah pengambilan Keputusan dan pengujian Keputusan. Dengan memahami dan menerapkan aspek-aspek ini dapat membuat Keputusan yang lebih bijaksana dan bertanggung jawab yang tidak hanya mematuhi peraturan tetapi juga mencerminkan nilai-nilai etika dan moral.</p><p><strong><em>Apa yang akan anda lakukan agar pemahaman dan ketrampilan anda mengambil keputusan&nbsp; menguatkan peran anda sebagai calon guru penggerak?</em></strong></p><p>Dalam mengambil Keputusan saya akan menerapkan 4 paradigma pengambilan Keputusan, 3 prinsip pengambilan Keputusan, 9 langkah pengambilan Keputusan dan pengujian. Saling berkolaborasi dan berdiskusi dengan sesama rekan sejawat dan seluruh warga yang ada di sekolah untuk saling bertukar permasalahan yang ada dan solusi inovatif yang akan diambil.</p><p><strong><em>Apa yang dimaksudkan dengan 4 paradigma dalam pengambilan Keputusan?</em></strong></p><p>Paradigma-paradigma ini membantu kita memahami berbagai perspektif yang bisa diambil dalam situasi tertentu. Paradigma ini biasanya mencakup pertimbangan seperti hasil terbaik untuk jumlah orang terbanyak, prinsip hak, keadilan, dan perhatian terhadap individu. 4 Paradigma itu antara lain: Individu vs kelompok, Rasa Keadilan vs Rasa Kasihan, Kebenaran vs Kesetiaan dan Jangkan Pendek vs Jangka Panjang.</p><p>&nbsp;<strong><em>Berikan 1 contoh penerapan salah satu prinsip pengambilan Keputusan?</em></strong></p><p>Contoh penerapan Prinsip Berpikir Berbasis Rasa Peduli (Case-Based Thinking) dengan paradigma Rasa Keadilan vs Rasa Kasihan, dimana seorang guru harus memutuskan bagaimana menangani murid yang menyontek saat ujian, guru harus berusaha memahami alasan di balik tindakan menyontek, berdiskusi secara terbuka mengenai tindakan yang dilakukannya dan memberikan kesempatan bagi murid untuk menjelaskan atas tindakan yang dilakukannya.</p><p><strong><em>Bagaimana Anda bisa memastikan bahwa sebuah Keputusan itu sudah tepat atau sudah yang terbaik untuk dilakukan?</em></strong></p><p>Sebuah Keputusan sudah tepat atau sudah yang terbaik untuk dilakukan bila Keputusan tersebut berdasarkan Keputusan bersama sesuai dengan peraturan atau kebijakan yang berlaku.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-14 16:37:09 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/sugengwidadi66/g2984k9rtgny5se7/wish/3168606061</guid>
      </item>
      <item>
         <title>SRI HANDAYANI</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/sugengwidadi66/g2984k9rtgny5se7/wish/3168625505</link>
         <description><![CDATA[<p><strong><em>1.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Hal baru apa terkait pengambilan keputusan yang anda temukan selama kerja kelompok?</em></strong></p><p>Ketika mengambil keputusan, banyak hal yang perlu kita pertimbangkan matang-matang, melihat dari berbagai sudut pandang, kode etik, nilai-nilai moral dan kebajikan, hal ini bertujuan agar keputusan yang kita ambil merupakan keputusan yang tepat dan terbaik, tidak memgandung unsur kebimbangan dan kecemasan.</p><p><strong><em>2.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Apa yang akan anda lakukan agar pemahaman dan keterampilan anda mengambil keputusan menguatkan peran anda sebagai calon guru penggerak?</em></strong></p><p>Saya akan menerapkan 9 langkah pengambilan keputusan, menganalisis studi kasus untuk belajar dari pengalaman orang lain. Serta berpartisipasi dalam diskusi dengan rekan-rekan untuk mendapatkan perspektif berbeda.</p><p><strong><em>3.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Apa yang dimaksud 4 paradigma dalam pengambilan keputusan?</em></strong></p><p>Konsep yang digunakan untuk memahami dan menganalisis situasi etis yang rumit, yakni ketika seseorang harus memilih antara dua opsi yang saling bertentangan, dan keduanya memiliki alasan moral yang kuat.</p><p><strong><em>4.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Berikan satu contoh penerapan salah satu prinsip pengambilan keputusan!</em></strong></p><p>Di kelas yang kebetulan menjadi wali kelas, ada 2 siswa yang mempunyai riwayat absen yang tidak bagus, cenderung bisa tidak naik kelas. Dua-duanya sudah melalui proses pemanggilan wali murid, pembinaan dan prosedur lainnya. Potensi gagal naik kelas keduanya sangat besar. Tapi salah satu siswa tersebut terindikasi sebagai yatim piatu, mempunyai pekerjaan sampingan di luar sekolah dan hanya di urus oleh kerabat jauh nya. Ada rasa ingin menyelamatkan salah satu diantaranya. Tapi beban masalah keduanya sebenarnya hampir sama. Hanya perbedaan background keluarga saja. Wali kelas dilema apakah tetap tidak menaikkan keduanya atau menyelamat kan salah satu diantara siswa tersebut</p><p>Dalam kasus ini, pengambilan keputusan bisa menggunkakan prinsip berpikir berbasis rasa peduli (care-based thinking).</p><p><strong><em>5.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Bagaimana anda bisa memastikan bahwa sebuah keputusan itu sudah tepat atau sudah yang terbaik untuk dilakukan?</em></strong></p><p>Dengan melihat apakah tujuan awal dari pengambilan keputusan tersebut tercapai dan dampak keputusan terhadap semua pihak serta menganalisis hasil dari keputusan yang diambil dan mencari umpan balik dari orang lain.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-14 16:50:34 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/sugengwidadi66/g2984k9rtgny5se7/wish/3168625505</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Retno Hastutik </title>
         <author>retnohastutik08</author>
         <link>https://padlet.com/sugengwidadi66/g2984k9rtgny5se7/wish/3170376406</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Hal baru yg saya ketahui adalah bahwa permasalahan yang ada dalam satu sekolah, ternyata terjadi juga bahkan hampir sama dengan permasalahan yg ada di sekolah lainnya.</p></li><li><p>Selalu menjaga komunikasi dengan pihak pimpinan dan juga selalu menjaga komunikasi dengan masyarakat serta lingkungan yang ada di dekat sekolah.</p></li><li><p>Bahwa dalam pengambilan keputusan perlu mempertimbangkan 4 pola pengambilan keputusan agar keputusan yang diambil adalah sebuah keputusan yang tepat dan tidak merugikan pihak manapun.</p></li><li><p>4. Di dalam sekolah ada ekstra kurikuler karawitan.Dan saat ekstrakurikuler karawitan berjalan , menggunakan sound dan Mike yg sampai kedengaran oleh masyarakat sekitar sekolah,yang nota bene ada yang berpikir bahwa ektra kurikuler karawitan kurang pas karena identik dengan hal-hal yang berunsur negatif.sebab menurut warga sekitar,bahwa yang lebih baik adalah ekstra kurikuler yang berunsur keagamaan.</p></li><li><p>Berdasarkan jawaban dari nomor 4.sekolah tetap menerapkan ekstra kurikuler karawitan, namun di hari selanjutnya juga di adakan ekstra kurikuler Hadroh dan juga ekstra kurikuler pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur'an.</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-15 14:27:02 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/sugengwidadi66/g2984k9rtgny5se7/wish/3170376406</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
