<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>✨Padlet Individu Dannika✨ by Dannika Santoso</title>
      <link>https://padlet.com/dannikasnts/g0x72ndb9jymgm8a</link>
      <description></description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2020-10-14 10:02:27 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2026-03-02 07:18:15 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url>https://padlet.net/icons/png/1f60d.png</url>
      </image>
      <item>
         <title>Tentang Safira</title>
         <author>dannikasnts</author>
         <link>https://padlet.com/dannikasnts/g0x72ndb9jymgm8a/wish/838394423</link>
         <description><![CDATA[<div>Q: Suka nonton film/drama gitu gak? Kalo suka, <mark>apa film favorit lu?</mark> dan jelasin kenapa lu suka film tersebut?<br><br></div><pre>Safira gak punya film favorit. Tapi, dia suka sama <mark>film-film karya Disney</mark>. Menurut Safira film-film disney seru walaupun fiksi, apalagi kalau filmnya yang live action.</pre><div><br></div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/783440107/db524056059a79f27617b7119d7a30bf/disney_magic_kingdom_castle_illustration.jpg" />
         <pubDate>2020-10-18 06:44:04 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dannikasnts/g0x72ndb9jymgm8a/wish/838394423</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Tentang Delvi</title>
         <author>dannikasnts</author>
         <link>https://padlet.com/dannikasnts/g0x72ndb9jymgm8a/wish/838395556</link>
         <description><![CDATA[<div>Q: Apakah lu ada <mark>lagu yang yang lagi lu suka banget?</mark> Kalo ada, apa judulnya dan jelasin kenapa lagu tersebut adalah lagu kesukaan lu?<br><br></div><pre>Akhir-akhir ini Delvi senang mendengarkan lagu dari Band Jepang <mark>HIGE Dandism</mark>, judul lagunya <mark>Yesterday</mark> karena menurut dia lagu itu nyaman di telinga. Dia sering mendengarkan lagu itu sambil memikirkan masa depan. Selain itu, Delvi juga sering mendengarkan lagu dari <mark>Westlife</mark> yang berjudul <mark>Home</mark> karena liriknya manis dan nostalgic. (FYI, Delvi memang suka dengan band-band dari Jepang seperti; <mark>ONE OK ROCK</mark>)</pre>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/783440107/c6f10586de4cca4f92b387ab20b9c443/official_hige_dandism_3_1_e1594913566417.png" />
         <pubDate>2020-10-18 06:44:47 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dannikasnts/g0x72ndb9jymgm8a/wish/838395556</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Tentang Amel</title>
         <author>dannikasnts</author>
         <link>https://padlet.com/dannikasnts/g0x72ndb9jymgm8a/wish/838396666</link>
         <description><![CDATA[<div>Q: Apa <mark>pelajaran di sekolah dulu yang paling lu gak suka</mark>? Apa alasannyaa?<br><br></div><pre>Dulu semasa Amel masih di SMA, dia <mark>hampir gak suka semua pelajaran</mark>. Tapi, pelajaran yang paling dia gasuka adalah <mark>pelajaran Agama</mark> waktu kelas 11 karena gurunya ribet. Bahkan setiap pelajaran agama, Amel harus mengganti roknya dengan rok yang gombrong, hapus alis, dan hapus liptint.</pre>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/783440107/8a431cac845c46485eb88fb2224475f1/1200px_SMUN_54_Jakarta.jpg" />
         <pubDate>2020-10-18 06:45:43 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dannikasnts/g0x72ndb9jymgm8a/wish/838396666</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Tentang Quido</title>
         <author>dannikasnts</author>
         <link>https://padlet.com/dannikasnts/g0x72ndb9jymgm8a/wish/838397475</link>
         <description><![CDATA[<div>Q: Apa <mark>pengalaman paling memalukan</mark> yang pernah lu alamin di sekolah?<br><br></div><pre>Saat masih di SMA, Quido pernah mengalami satu kejadian yang <mark>TERMEMALUKAN </mark>menurut dia. Pada waktu itu, dia menjadi panitia lomba di acara sekolahnya. Tapi karena pesertanya belum datang, Quido akhirnya memutuskan untuk memberi pengumuman di toa sekolah. Namun saat Quido ngomong, <mark>lidahnya terpeleset sehingga dia mengucap "EH ANU ANU"</mark> dan <mark>seisi lapangan sekolah pun tertawa</mark> karena tingkah Quido.</pre>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/783440107/9ca5f5b74efc201f1e248841304370a1/Toa_Electronics_ER_1215S_ER_1215S_23_Watt_Hand_Grip_412490.jpg" />
         <pubDate>2020-10-18 06:46:16 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dannikasnts/g0x72ndb9jymgm8a/wish/838397475</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Tentang Michella</title>
         <author>dannikasnts</author>
         <link>https://padlet.com/dannikasnts/g0x72ndb9jymgm8a/wish/838397882</link>
         <description><![CDATA[<div>Q: Lu kan suka Harry Styles nih, <mark>apa lagu Harry favorit lu?</mark> dan jelasin juga kenapa lu pilih lagu itu sebagai lagu favorit lu<br><br></div><pre>Michella suka banget sama <mark>Harry Styles</mark> dan menurut dia susah banget untuk milih lagu favoritnya dari Harry. Tapi kalo disuruh milih, Michella pilih lagu <mark>Fine Lin</mark>e karena <mark>banyak banget memori seru</mark> di lagu ini. Dan lagu ini gak pernah bikin Michella bosan.</pre>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/783440107/1ca46bfbcfd41a79257ddc4ef87504d6/harry_styles_new_song.jpg" />
         <pubDate>2020-10-18 06:46:34 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dannikasnts/g0x72ndb9jymgm8a/wish/838397882</guid>
      </item>
      <item>
         <title>SUMMARY WEBINAR KF DAY-1</title>
         <author>dannikasnts</author>
         <link>https://padlet.com/dannikasnts/g0x72ndb9jymgm8a/wish/858947765</link>
         <description><![CDATA[<div>Webinar Kulturfest hari pertama berjudul “Perencanaan Karir dalam New Normal” dan dilaksanakan pada tanggal 14 Oktober 2020 pada pukul 16.00-18.00 WIB melalu <em>platform </em>Zoom dan Youtube secara <em>streaming. </em>Moderator pada acara ini adalah Kak Yohana Toruan. Webinar ini menghadirkan dua narasumber, yaitu Ibu Ied Veda Sitepu yang bekerja sebagai staf ahli rector UKI dan Kak Kevin Jasutyn yang merupakan seorang mahasiswa master di Universitas Stuttgart. Pada webinar kali ini, para narasumber akan membicarakan mengenai bagaimana mematangkan karir di masa depan, terutama di era <em>new normal</em>. Di awal acara terdapat kata sambutan dari ketua pelaksana Kulturfest UI 2020 yaitu dari Kak Putera Mahardika Iskandar, kata sambutan dari ketua ISJ UI yaitu Kak Sphatika Winursita, dan ketua program studi Sastra Jerman yaitu Frau Regina. Lalu setelah itu, narasumber pertama menyampaikan materinya dan dilanjutkan dengan narasumber kedua. </div><div> </div><div>Ibu Ied adalah narasumber pertama. Ibu Ied menjelaskan dan menyampaikan paper yang beliau buat dengan judul “Meneropong Peluang Kerja Lulusan Humaniora di Era dan Pasca Pandemi Covid-19” dengan maksud agar kita bisa mengetahui apa yang akan kita lakukan setelah lulus. Pandemi ini tentu memiliki dampak pada pekerjaan atau dunia kerja. Salah satu dampak tersebut adalah perkiraan para peneliti sekitar 42% tenaga kerja yang di PHK yang disebabkan pandemi akan kehilangan pekerjaannya secara permanen. Banyak pekerjaan hilang. Namun, ada juga peluang pekerjaan pasca pandemik yang muncul, salah satunya adalah <em>software engineer, web developer, </em>dan<em> online security service </em>karena adanya perkembangan secara pesat pada sektor ini. Menurut Ibu Ied, pasca pandemi ini gambaran kerja masih agak samar-samar. Tetapi menurut beliau, pekerjaan mungkin akan sangat bergantung pada teknologi dan mungkin akan memilih untuk bekerja dari rumah (WFH). Pada umumnya, perusahaan akan lebih memilih lulusan perguguran tinggi sebagai tenaga kerjanya karena lulusan perguruan tinggi akan lebih memiliki keterampilan dan berpikir secara logis untuk mencari solusi. Tetapi perusahaan juga mengeluh akan beberapa hal, salah satunya adalah kurangnya pengalaman magang pada para lulusan perguruan tinggi. Untuk menjadi lulusan perguruan tinggi yang baik kita harus memiliki <em>skill-skill</em>, seperti <em>experience, knowledge, growth, training, ability</em>, dll. Menurut Ibu Ied, lulusan humaniora adalah <em>non-professional study progam</em> karena sangat fleksibel dan peluang pekerjaan lebih banyak. Oleh sebab itu, kita perlu membina karier kita karena bisa membantu dan mempersiapkan diri kita dalam memahami dunia kerja, serta memahami pentingnya program magang untuk memperoleh pengalaman kerja.</div><div> </div><div>Kak Kevin adalah narasumber kedua, beliau sekarang menempuh Pendidikan S2 jurusan Teknik mesin di Universitas Stuttgart. Presentasi ini menjelaskan tentang langkah-langkah yang efektif dalam merintis karir (di Jerman) dalam <em>new normal</em>. Cara untuk merencanakan karir menurut kak Kevin adalah temukan <em>passion</em> yang kita miliki, cari apa bakat kita, dan pastikan <em>passion</em> dan bakat yang kita miliki dapat memberikan reward. Untuk menyesuaikan diri terhadap karir di masa pandemi kita harus mengembangkan <em>skill</em> yang kita miliki dan lebih baik untuk berstatus mahasiswa dulu agar kita dapat mengembangkan <em>soft skills</em> dan <em>hard skills, </em>seperti melatih komunikasi, teamwork, dll<em>. </em>Syarat-syarat untuk bisa bekerja di jerman adalah memiliki visa dan izin kerja, <em>motivation letter</em>, CV, dan Ijazah.  Dan cara untuk mendaftarnya adalah mencari lowongan pekerjaan, memiliki dokumen-dokumen diatas yang lengkap, dan mampu berbahasa jerman umumnya level C1. <br><br>sumber foto: ig @kulturfest.ui</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/783440107/396ee64469f442b9fb6dd061f852ebde/IMG_4748.JPG" />
         <pubDate>2020-10-25 07:40:42 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dannikasnts/g0x72ndb9jymgm8a/wish/858947765</guid>
      </item>
      <item>
         <title>SUMMARY WEBINAR KF DAY-2</title>
         <author>dannikasnts</author>
         <link>https://padlet.com/dannikasnts/g0x72ndb9jymgm8a/wish/858948577</link>
         <description><![CDATA[<div>Webinar Kulturfest hari kedua berjudul “Menjadi Dewasa Muda di Era Pandemi“ dan dilaksanakan pada tanggal 15 Oktober 2020 pada pukul 15.00 sampai 17.00 WIB melalui platform Zoom dan Youtube secara streaming. Moderator untuk acara ini adalah kak Annisa Aviciena Mareizky. Webinar ini menghadirkan dua orang narasumber, yaitu kak Fareza Aditya Hasan selaku ketua PPI Berlin-Brandenburg dan kak Dendi Gumiwang Wirahadikusuma selaku pengurus PPI Frankfurt dan sekitarnya. Di webinar ini, para narasumber akan membagikan tips and pengalaman supaya menjadi produktif di era pandemi ini sebagai mahasiswa dan dewasa muda.</div><div> </div><div>Kak Fareza, yaitu narasumber pertama, berasal dari Medan. Beliau sekarang adalah mahasiswa di Technische Universität Berlin di Jerman yang mempelajari tentang teknologi informasi di bidang teknik mesin, jurusan mekatronika. Presentasi yang dijelaskan oleh kak Reza berdasarkan perspektif beliau sendiri dan bercerita mengenai bagaimana beliau mengalami pandemi ini di ibukota, Berlin. Di Jerman, jumlah kasus Covid-19 mulai naik secara drastis pada bulan Maret hingga bulan April. Melihat adanya kenaikan kasus yang tinggi, pemerintah Jerman membuat peraturan yang dapat menekan angka kenaikan kasus Covid-19. Salah satunya adalah <em>new normal</em>. Menurut kak Reza para pelajar harus menerapkan <em>new normal</em> dengan cara memakai masker setiap keluar rumah, <em>social distancing, online learning, online socializing, online payment</em>, dan menjaga kebersihan. Menurut kak Reza, kita sebagai masyarakat juga memiliki peran yang harus dilakukan di pandemi seperti ini, yaitu; terinformasi dengan baik, memberitahukan informasi-informasi mengenai covid kepada sesama, <em>self quarantine</em>, dan mematuhi peraturan yang berlaku. Cara menjadi produktif menurut beliau adalah dengan cara menemukan hobi baru atau melakukan hobi yang telah kita miliki, mendapatkan kesempatan produktif secara online seperti belajar atau webinar karena sekarang adalah era digital, dan berefleksi tentang tujuan hidup kita. </div><div> </div><div>Kak Dendi, narasumber kedua, berasal dari Tangerang. Kak Dendi adalah seorang mahasiswa di Hochschule Darmstadt di Jerman jurusan teknik lingkungan yang menjabat sebagai kepala divisi seni dan budaya PPI Frada. Presentasi yang dibawakan oleh kak Dendi berjudul “Menjadi Produktif: Perspektif Seorang Mahasiswa” atas dasar pengalaman pribadi beliau. Menurut kak Dendi pandemi memiliki dampak positif dan negatif terhadap perkuliahan. Salah satu dampak positifnya adalah kita bisa belajar dan mendengarkan dosen kapanpun jika kelas tersebut direkam.  Tetapi dampak negatifnya adalah dapat membuat kita malas karena terlalu lama diam di rumah dan bisa menyebabkan rindu dengan teman-teman di kampus. Dampak negatif yang paling terbesar adalah menurunnya produktivitas, yaitu pelaksanaan kegiatan yang hasilnya berguna untuk manusia dan alam. Tips untuk menjadi produktif menurut kak Dendi adalah tentukan tujuan atas apa yang akan dilakukan pada hari itu, buat target-target kecil setiap hari dan tentukan prioritas, cari cara efektif untuk bangun dari tempat tidur secara cepat, dan buat situasi kamar menjadi senyaman mungkin. Untuk menjadi produktif sebagai mahasiswa, dibutuhkan perencanaan masa depan yang matang. Kita harus memiliki visi dan misi pribadi untuk perencanaan masa depan yang matang. Tetapi, rencana kita akan berubah seiring jalannya waktu. Pertanyaan-pertanyaan seringkali muncul “Apakah rencana saya berguna?” “Apakah saya memiliki kemampuan?” dan fase ini disebut sebagai <em>quarter life crisis</em> yakni krisis emosional yang melibatkan perasaan sedih, cemas, dan takut akan kegagalan. Kak Dendi juga pernah mengalami QLC. Tips dari beliau dalam menghadapi hal tersebut adalah berhenti membandingkan diri sendiri dan orang lain, peka terhadap sekitar tetapi jangan sampai menekan diri sendiri, dan terakhir memahami bahwa setiap adanya kegagalan kita harus bangkit lagi. Hal terakhir yang dibahas oleh kak Dendi adalah <em>tips and tricks</em> agar tetap sehat dan produktif di era pandemi, yaitu dengan cara; jaga kesehatan diri sendiri dan orang lain dengan cara <em>stay at home</em>, tetap termotivasi untuk mewujudkan mimpi, syukuri setiap pagi serta berpikiran positif, dan gunakan masker dengan benar.<br><br>sumber foto: ig @kulturfest.ui</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/783440107/c94bc13cdfa075f2b364b47478155d8d/IMG_4747.JPG" />
         <pubDate>2020-10-25 07:41:08 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dannikasnts/g0x72ndb9jymgm8a/wish/858948577</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Salemer Münster </title>
         <author>dannikasnts</author>
         <link>https://padlet.com/dannikasnts/g0x72ndb9jymgm8a/wish/872478079</link>
         <description><![CDATA[<div>(dan Schule Schloss Salem di samping kanannya)<br><br>source: https://www.wikiwand.com/de/Salemer_M%C3%BCnster</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/783440107/cab2f07d85e102c2907a477a9e9d2992/600px_Salem_Panorama.jpg" />
         <pubDate>2020-10-29 09:08:40 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dannikasnts/g0x72ndb9jymgm8a/wish/872478079</guid>
      </item>
      <item>
         <title>The Madonna in the Church by Jan van Eyck </title>
         <author>dannikasnts</author>
         <link>https://padlet.com/dannikasnts/g0x72ndb9jymgm8a/wish/872481305</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/783440107/ec813264d439a629a645eb9ce0318487/the_madonna_in_the_church.png" />
         <pubDate>2020-10-29 09:10:41 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dannikasnts/g0x72ndb9jymgm8a/wish/872481305</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Gambarku</title>
         <author>dannikasnts</author>
         <link>https://padlet.com/dannikasnts/g0x72ndb9jymgm8a/wish/872484885</link>
         <description><![CDATA[<div>(KAK MAAF GAMBARNYA JELEK BGT😭)<br>Bangunan yang saya gambar adalah Salemer Münster yaitu sebuah katedral yang terletak di kota Salem, Baden-Württemberg, Jerman. Saya mendapatkan inspirasi untuk menggambar ini setelah melihat lukisan karya Jan van Eyck yang berjudul “The Madonna in the Church”. Lukisan tersebut dilukis pada sekitar tahun 1438. Pada lukisan tersebut tergambar seorang perempuan (Maria) yang menggendong bayi laki-laki (Yesus) yang berlatarkan di dalam gereja/ katedral. Setelah melihat lukisan tersebut, saya langsung ingat pada Salemer Münster yang saya kunjungi tahun lalu. Katedral tersebut memiliki gaya gotik khas eropa pada masanya yang mirip dengan yang ada di lukisan tersebut. Bangunannya sangat besar dan sangat megah. Arsitekturnya sangat cantik. Dari luar memang terlihat seperti katedral pada umumnya, tetapi interior katedral tersebut sangatlah sempurna. Kunjungan saya ke Salemer Münster mengingatkan saya pada pengalaman saya mengikuti summer camp di Schule Schloss Salem, Jerman, dimana saya mendapatkan berbagai pengalaman yang baru dan menarik. Sekolah tersebut juga terletak persis disamping Salemer Münster. Sehingga, saya melihat katedral tersebut setiap hari dan katedral tersebut sangat berkesan untuk saya.</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/783440107/b0ca7f8654dba98f3adca62505bdd222/IMG_4840.JPG" />
         <pubDate>2020-10-29 09:13:04 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dannikasnts/g0x72ndb9jymgm8a/wish/872484885</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
