<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>Refleksi materi bumi dan antariksa by Mariana Kayoga</title>
      <link>https://padlet.com/marianakayoga83/fvd259999i5azc4r</link>
      <description>berikan komentar pada tayangan vidio dibawah ini </description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2024-01-11 04:27:11 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2024-01-17 04:39:01 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url>https://padlet.net/icons/png/1f52e.png</url>
      </image>
      <item>
         <title>Refleksi Materi Bumi dan Antariksa</title>
         <author>marianakayoga83</author>
         <link>https://padlet.com/marianakayoga83/fvd259999i5azc4r/wish/2845106951</link>
         <description><![CDATA[<p>Buatlah kesimpulan dari tayangan vidio yang saya share !</p><p><br></p>]]></description>
         <enclosure url="https://www.youtube.com/watch?v=flKPzJ7Gqe0" />
         <pubDate>2024-01-11 05:00:52 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/marianakayoga83/fvd259999i5azc4r/wish/2845106951</guid>
      </item>
      <item>
         <title>DYANINDRA SUKMA</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/marianakayoga83/fvd259999i5azc4r/wish/2845167889</link>
         <description><![CDATA[<p>A.PENGERTIAN TATA SURYA</p><p>Tata Surya adalah kumpulan benda-benda langit yang terdiri dari sebuah bintang besar yang disebut matahari, dan semua objek yang terikat oleh gaya grafitasinya. Objek-objek tersebut adalah delapan buah planet yang sudah diketahui dengan orbit berbentuk elips, lima planet kerdil, 173 satelit alami yang telah diidentifikasi, dan jutaan benda langit (meteor, asteroid, komet) lainnya.</p><p>B. Anggota Tata Surya</p><p>1. Matahari adalah pusat Tata Surya.</p><p>2. Planet merupakan benda angkasa yang tidak memiliki cahaya sendiri, berbentuk bulatan dan beredar mengelilingi matahari.</p><p>3.Komet merupakan kumpulan bongkahan batuan yang diselubungi kabut gas, ketika mendekati matahari, komet mengeluarkan gas yang bercahaya pada bagan kepala, dan semburan cahaya pada ekornya.</p><p>5. Meteor  disebut juga bintang jatuh merupakan bagian dari asteroid yang terpisah.</p><p>Benda –benda astronomi kecil</p><p>1. Asteroid adalah benda langit kecil dan padat yang terdapat dalam sistem tata surya kita.</p><p>2. Komet adalah benda angkasa yang mirip asteroid, tetapi hampir seluruhnya terbentuk dari gas (karbon dioksida,metana, air) dan debu yang membeku.</p><p>3. Meteoroid adalah benda-benda kecil di tata surya yang ukurannya lebih kecil daripada asteroid tetapi lebih besar daripada sebuah molekul.</p><p>HIDROSFER</p><p>Hidrosfer merupakan daerah perairan yang mengikuti bentuk bumi yang bulat. Hidrosfer berasal dari kata hidros yang berarti ’air’ dan sphere yang berarti ’daerah’ atau ‘bulatan’.</p><p>Sifat air: dapat menempati ruang, mengalir dari dataran tinggi ke dataran rendah, memiliki berat, permukaan air yang tenang selalu datar, air melarutkan beberapa zat, air menekan ke segala arah, air meresap melalui celah kecil,dan air dapat berubah wujud.</p><p>Air tanah adalah air yang bergerak di dalam tanah yang terdapat dalam ruang antar butir-butir tanah yang meresap ke dalam tanah dan bergabung membentuk lapisan tanah yang disebut akuifer.</p><p>ROTASI DAN REVOLUSI BULAN</p><p>   Rotasi adalah perputaran bulan pada porosnya dari arah barat ke timur. Dalam satu kali berotasi bulan memerlukan waktu sama dengan satu kali revolusinya mengelilingi bumi. Revolusi Bulan  Revolusi adalah peredaran bulan mengelilingi bumi dari arah barat ke timur, satu kali putaran penuh revolusi bulan memerlukan waktu rata-rata 27 hari 7 jam 43,2 menit, periode waktu ini disebut waktu bulan Sideris (sideris month) atau disebut juga Syahr Nujumi.</p><p>FASE-FASE BULAN:</p><p>Secara fase-fase bulan dalam konteks perjalanan satu bulan penuh meliputi:</p><p>1. Bulan mati (muhaq), yaitu ketika terjadi peristiwa ijtima’ antara bulan dan matahari.</p><p>2. Hilal Awal Bulan, yaitu ketika bulan meninggalkan matahari pada hari tanggal 1,2 sampai 3</p><p>3. Tarbi’ Awal (Kwartir I), yaitu setelah bulan meninggalkan matahari pada perempatan pertama dalam ukuran sudut/busur, fase ini terjadi pada hari tanggal 6,7 sampai 8</p><p>4. Badr (bulan purnama), yaitu ketika terjadi peristiwa istiqbal , semua permukaan bulan menghadap matahari,fase ini terjadi pada hari tanggal 13,14, sampai 15</p><p>5. Tarbi’ sani(Kwartir II), yaitu bulan meninggalkan matahari setelah terjadi peristiwa istiqbal. Fase ini terjadi pada hari tanggal 21,23 sampai 24</p><p>6. Hilal Akhir Bulan, yaitu fase di mana sinar bulan berbentuk sabit (hilal) pada akhir bulan. Fase ini terjadi pada hari tanggal 27, 28 sampai 29. Akhirnya sampailah pada saat ijtima’ kembali menjelang bulan berikutnya dimana sama sekali tidak tampak dari bumi(bulan Mati).</p><p>1.GERHANA BULAN</p><p>    Gerhana terjadi karena terhalangnya cahaya Matahari. Jika cahaya Matahari tidak bisa mencapai Bulan -- keseluruhan atau sebagian -- karena terhalang oleh Bumi (dengankata lain Bulan berada dalam bayangan Bumi), maka peristiwa itu dinamakan gerhana bulan.Sedangkan jika bayangan Bulan jatuh ke permukaan Bumi (Bulan menghalangi sebagiancahaya Matahari yang menuju Bumi), maka peristiwa ini dinamakan gerhana matahari.</p><p>2. GERHANA MATAHARI</p><p>     Gerhana matahari terjadi apabila bulan diantara bumi dan matahari. Bila hal ini terjadi maka sebagian sinar matahari ke permukaan bumi tertutupi oleh bulan.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-01-11 06:25:46 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/marianakayoga83/fvd259999i5azc4r/wish/2845167889</guid>
      </item>
      <item>
         <title>sela tri yuliana </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/marianakayoga83/fvd259999i5azc4r/wish/2845168261</link>
         <description><![CDATA[<p>kelas :x askep 3</p><p> kesimpulan dari vidio di atas</p><p>A.PENGERTIAN TATA SURYA</p><p><br></p><p>Tata Surya adalah kumpulan benda-benda langit yang terdiri dari sebuah bintang besar yang disebut matahari, dan semua objek yang terikat oleh gaya grafitasinya. Objek-objek tersebut adalah delapan buah planet yang sudah diketahui dengan orbit berbentuk elips, lima planet kerdil, 173 satelit alami yang telah diidentifikasi, dan jutaan benda langit (meteor, asteroid, komet) lainnya.</p><p><br></p><p>B. Anggota Tata Surya</p><p>1. Matahari adalah pusat Tata Surya.</p><p>2. Planet merupakan benda angkasa yang tidak memiliki cahaya sendiri, berbentuk bulatan dan beredar mengelilingi matahari.</p><p>3.Komet merupakan kumpulan bongkahan batuan yang diselubungi kabut gas, ketika mendekati matahari, komet mengeluarkan gas yang bercahaya pada bagan kepala, dan semburan cahaya pada ekornya.</p><p>5. Meteor  disebut juga bintang jatuh merupakan bagian dari asteroid yang terpisah.</p><p>Benda –benda astronomi kecil</p><p>1. Asteroid adalah benda langit kecil dan padat yang terdapat dalam sistem tata surya kita.</p><p>2. Komet adalah benda angkasa yang mirip asteroid, tetapi hampir seluruhnya terbentuk dari gas (karbon dioksida,metana, air) dan debu yang membeku.</p><p>3. Meteoroid adalah benda-benda kecil di tata surya yang ukurannya lebih kecil daripada asteroid tetapi lebih besar daripada sebuah molekul.</p><p>HIDROSFER</p><p>Hidrosfer merupakan daerah perairan yang mengikuti bentuk bumi yang bulat. Hidrosfer berasal dari kata hidros yang berarti ’air’ dan sphere yang berarti ’daerah’ atau ‘bulatan’.</p><p>Sifat air: dapat menempati ruang, mengalir dari dataran tinggi ke dataran rendah, memiliki berat, permukaan air yang tenang selalu datar, air melarutkan beberapa zat, air menekan ke segala arah, air meresap melalui celah kecil,dan air dapat berubah wujud.</p><p>Air tanah adalah air yang bergerak di dalam tanah yang terdapat dalam ruang antar butir-butir tanah yang meresap ke dalam tanah dan bergabung membentuk lapisan tanah yang disebut akuifer.</p><p><br></p><p>ROTASI DAN REVOLUSI BULAN</p><p>   Rotasi adalah perputaran bulan pada porosnya dari arah barat ke timur. Dalam satu kali berotasi bulan memerlukan waktu sama dengan satu kali revolusinya mengelilingi bumi. Revolusi Bulan  Revolusi adalah peredaran bulan mengelilingi bumi dari arah barat ke timur, satu kali putaran penuh revolusi bulan memerlukan waktu rata-rata 27 hari 7 jam 43,2 menit, periode waktu ini disebut waktu bulan Sideris (sideris month) atau disebut juga Syahr Nujumi.</p><p>FASE-FASE BULAN:</p><p>Secara fase-fase bulan dalam konteks perjalanan satu bulan penuh meliputi:</p><p>1. Bulan mati (muhaq), yaitu ketika terjadi peristiwa ijtima’ antara bulan dan matahari.</p><p>2. Hilal Awal Bulan, yaitu ketika bulan meninggalkan matahari pada hari tanggal 1,2 sampai 3</p><p>3. Tarbi’ Awal (Kwartir I), yaitu setelah bulan meninggalkan matahari pada perempatan pertama dalam ukuran sudut/busur, fase ini terjadi pada hari tanggal 6,7 sampai 8</p><p>4. Badr (bulan purnama), yaitu ketika terjadi peristiwa istiqbal , semua permukaan bulan menghadap matahari,fase ini terjadi pada hari tanggal 13,14, sampai 15</p><p>5. Tarbi’ sani(Kwartir II), yaitu bulan meninggalkan matahari setelah terjadi peristiwa istiqbal. Fase ini terjadi pada hari tanggal 21,23 sampai 24</p><p>6. Hilal Akhir Bulan, yaitu fase di mana sinar bulan berbentuk sabit (hilal) pada akhir bulan. Fase ini terjadi pada hari tanggal 27, 28 sampai 29. Akhirnya sampailah pada saat ijtima’ kembali menjelang bulan berikutnya dimana sama sekali tidak tampak dari bumi(bulan Mati).</p><p>1.GERHANA BULAN</p><p>    Gerhana terjadi karena terhalangnya cahaya Matahari. Jika cahaya Matahari tidak bisa mencapai Bulan -- keseluruhan atau sebagian -- karena terhalang oleh Bumi (dengankata lain Bulan berada dalam bayangan Bumi), maka peristiwa itu dinamakan gerhana bulan.Sedangkan jika bayangan Bulan jatuh ke permukaan Bumi (Bulan menghalangi sebagiancahaya Matahari yang menuju Bumi), maka peristiwa ini dinamakan gerhana matahari.</p><p>2. GERHANA MATAHARI</p><p>     Gerhana matahari terjadi apabila bulan diantara bumi dan matahari. Bila hal ini terjadi maka sebagian sinar matahari ke permukaan bumi tertutupi oleh bulan.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-01-11 06:26:18 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/marianakayoga83/fvd259999i5azc4r/wish/2845168261</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nama: Agneshy rishal shania</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/marianakayoga83/fvd259999i5azc4r/wish/2845168280</link>
         <description><![CDATA[<p>Kelas: X askep 3</p><p>Kesimpulan video di atas:</p><p>A.PENGERTIAN TATA SURYA</p><p><br></p><p>Tata Surya adalah kumpulan benda-benda langit yang terdiri dari sebuah bintang besar yang disebut matahari, dan semua objek yang terikat oleh gaya grafitasinya. Objek-objek tersebut adalah delapan buah planet yang sudah diketahui dengan orbit berbentuk elips, lima planet kerdil, 173 satelit alami yang telah diidentifikasi, dan jutaan benda langit (meteor, asteroid, komet) lainnya.</p><p><br></p><p>B. Anggota Tata Surya</p><p>1. Matahari adalah pusat Tata Surya.</p><p>2. Planet merupakan benda angkasa yang tidak memiliki cahaya sendiri, berbentuk bulatan dan beredar mengelilingi matahari.</p><p>3.Komet merupakan kumpulan bongkahan batuan yang diselubungi kabut gas, ketika mendekati matahari, komet mengeluarkan gas yang bercahaya pada bagan kepala, dan semburan cahaya pada ekornya.</p><p>5. Meteor  disebut juga bintang jatuh merupakan bagian dari asteroid yang terpisah.</p><p>Benda –benda astronomi kecil</p><p>1. Asteroid adalah benda langit kecil dan padat yang terdapat dalam sistem tata surya kita.</p><p>2. Komet adalah benda angkasa yang mirip asteroid, tetapi hampir seluruhnya terbentuk dari gas (karbon dioksida,metana, air) dan debu yang membeku.</p><p>3. Meteoroid adalah benda-benda kecil di tata surya yang ukurannya lebih kecil daripada asteroid tetapi lebih besar daripada sebuah molekul.</p><p>HIDROSFER</p><p>Hidrosfer merupakan daerah perairan yang mengikuti bentuk bumi yang bulat. Hidrosfer berasal dari kata hidros yang berarti ’air’ dan sphere yang berarti ’daerah’ atau ‘bulatan’.</p><p>Sifat air: dapat menempati ruang, mengalir dari dataran tinggi ke dataran rendah, memiliki berat, permukaan air yang tenang selalu datar, air melarutkan beberapa zat, air menekan ke segala arah, air meresap melalui celah kecil,dan air dapat berubah wujud.</p><p>Air tanah adalah air yang bergerak di dalam tanah yang terdapat dalam ruang antar butir-butir tanah yang meresap ke dalam tanah dan bergabung membentuk lapisan tanah yang disebut akuifer.</p><p><br></p><p>ROTASI DAN REVOLUSI BULAN</p><p>   Rotasi adalah perputaran bulan pada porosnya dari arah barat ke timur. Dalam satu kali berotasi bulan memerlukan waktu sama dengan satu kali revolusinya mengelilingi bumi. Revolusi Bulan  Revolusi adalah peredaran bulan mengelilingi bumi dari arah barat ke timur, satu kali putaran penuh revolusi bulan memerlukan waktu rata-rata 27 hari 7 jam 43,2 menit, periode waktu ini disebut waktu bulan Sideris (sideris month) atau disebut juga Syahr Nujumi.</p><p>FASE-FASE BULAN:</p><p>Secara fase-fase bulan dalam konteks perjalanan satu bulan penuh meliputi:</p><p>1. Bulan mati (muhaq), yaitu ketika terjadi peristiwa ijtima’ antara bulan dan matahari.</p><p>2. Hilal Awal Bulan, yaitu ketika bulan meninggalkan matahari pada hari tanggal 1,2 sampai 3</p><p>3. Tarbi’ Awal (Kwartir I), yaitu setelah bulan meninggalkan matahari pada perempatan pertama dalam ukuran sudut/busur, fase ini terjadi pada hari tanggal 6,7 sampai 8</p><p>4. Badr (bulan purnama), yaitu ketika terjadi peristiwa istiqbal , semua permukaan bulan menghadap matahari,fase ini terjadi pada hari tanggal 13,14, sampai 15</p><p>5. Tarbi’ sani(Kwartir II), yaitu bulan meninggalkan matahari setelah terjadi peristiwa istiqbal. Fase ini terjadi pada hari tanggal 21,23 sampai 24</p><p>6. Hilal Akhir Bulan, yaitu fase di mana sinar bulan berbentuk sabit (hilal) pada akhir bulan. Fase ini terjadi pada hari tanggal 27, 28 sampai 29. Akhirnya sampailah pada saat ijtima’ kembali menjelang bulan berikutnya dimana sama sekali tidak tampak dari bumi(bulan Mati).</p><p>1.GERHANA BULAN</p><p>    Gerhana terjadi karena terhalangnya cahaya Matahari. Jika cahaya Matahari tidak bisa mencapai Bulan -- keseluruhan atau sebagian -- karena terhalang oleh Bumi (dengankata lain Bulan berada dalam bayangan Bumi), maka peristiwa itu dinamakan gerhana bulan.Sedangkan jika bayangan Bulan jatuh ke permukaan Bumi (Bulan menghalangi sebagiancahaya Matahari yang menuju Bumi), maka peristiwa ini dinamakan gerhana matahari.</p><p>2. GERHANA MATAHARI</p><p>     Gerhana matahari terjadi apabila bulan diantara bumi dan matahari. Bila hal ini terjadi maka sebagian sinar matahari ke permukaan bumi tertutupi oleh bulan.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-01-11 06:26:19 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/marianakayoga83/fvd259999i5azc4r/wish/2845168280</guid>
      </item>
      <item>
         <title>nama: vira mustika</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/marianakayoga83/fvd259999i5azc4r/wish/2845168869</link>
         <description><![CDATA[<p>kelas: x askep 3</p><p>kesimpulan dari video di atas</p><p>A.PENGERTIAN TATA SURYA</p><p><br></p><p>Tata Surya adalah kumpulan benda-benda langit yang terdiri dari sebuah bintang besar yang disebut matahari, dan semua objek yang terikat oleh gaya grafitasinya. Objek-objek tersebut adalah delapan buah planet yang sudah diketahui dengan orbit berbentuk elips, lima planet kerdil, 173 satelit alami yang telah diidentifikasi, dan jutaan benda langit (meteor, asteroid, komet) lainnya.</p><p><br></p><p>B. Anggota Tata Surya</p><p>1. Matahari adalah pusat Tata Surya.</p><p>2. Planet merupakan benda angkasa yang tidak memiliki cahaya sendiri, berbentuk bulatan dan beredar mengelilingi matahari.</p><p>3.Komet merupakan kumpulan bongkahan batuan yang diselubungi kabut gas, ketika mendekati matahari, komet mengeluarkan gas yang bercahaya pada bagan kepala, dan semburan cahaya pada ekornya.</p><p>5. Meteor  disebut juga bintang jatuh merupakan bagian dari asteroid yang terpisah.</p><p>Benda –benda astronomi kecil</p><p>1. Asteroid adalah benda langit kecil dan padat yang terdapat dalam sistem tata surya kita.</p><p>2. Komet adalah benda angkasa yang mirip asteroid, tetapi hampir seluruhnya terbentuk dari gas (karbon dioksida,metana, air) dan debu yang membeku.</p><p>3. Meteoroid adalah benda-benda kecil di tata surya yang ukurannya lebih kecil daripada asteroid tetapi lebih besar daripada sebuah molekul.</p><p>HIDROSFER</p><p>Hidrosfer merupakan daerah perairan yang mengikuti bentuk bumi yang bulat. Hidrosfer berasal dari kata hidros yang berarti ’air’ dan sphere yang berarti ’daerah’ atau ‘bulatan’.</p><p>Sifat air: dapat menempati ruang, mengalir dari dataran tinggi ke dataran rendah, memiliki berat, permukaan air yang tenang selalu datar, air melarutkan beberapa zat, air menekan ke segala arah, air meresap melalui celah kecil,dan air dapat berubah wujud.</p><p>Air tanah adalah air yang bergerak di dalam tanah yang terdapat dalam ruang antar butir-butir tanah yang meresap ke dalam tanah dan bergabung membentuk lapisan tanah yang disebut akuifer.</p><p><br></p><p>ROTASI DAN REVOLUSI BULAN</p><p>   Rotasi adalah perputaran bulan pada porosnya dari arah barat ke timur. Dalam satu kali berotasi bulan memerlukan waktu sama dengan satu kali revolusinya mengelilingi bumi. Revolusi Bulan  Revolusi adalah peredaran bulan mengelilingi bumi dari arah barat ke timur, satu kali putaran penuh revolusi bulan memerlukan waktu rata-rata 27 hari 7 jam 43,2 menit, periode waktu ini disebut waktu bulan Sideris (sideris month) atau disebut juga Syahr Nujumi.</p><p>FASE-FASE BULAN:</p><p>Secara fase-fase bulan dalam konteks perjalanan satu bulan penuh meliputi:</p><p>1. Bulan mati (muhaq), yaitu ketika terjadi peristiwa ijtima’ antara bulan dan matahari.</p><p>2. Hilal Awal Bulan, yaitu ketika bulan meninggalkan matahari pada hari tanggal 1,2 sampai 3</p><p>3. Tarbi’ Awal (Kwartir I), yaitu setelah bulan meninggalkan matahari pada perempatan pertama dalam ukuran sudut/busur, fase ini terjadi pada hari tanggal 6,7 sampai 8</p><p>4. Badr (bulan purnama), yaitu ketika terjadi peristiwa istiqbal , semua permukaan bulan menghadap matahari,fase ini terjadi pada hari tanggal 13,14, sampai 15</p><p>5. Tarbi’ sani(Kwartir II), yaitu bulan meninggalkan matahari setelah terjadi peristiwa istiqbal. Fase ini terjadi pada hari tanggal 21,23 sampai 24</p><p>6. Hilal Akhir Bulan, yaitu fase di mana sinar bulan berbentuk sabit (hilal) pada akhir bulan. Fase ini terjadi pada hari tanggal 27, 28 sampai 29. Akhirnya sampailah pada saat ijtima’ kembali menjelang bulan berikutnya dimana sama sekali tidak tampak dari bumi(bulan Mati).</p><p>1.GERHANA BULAN</p><p>    Gerhana terjadi karena terhalangnya cahaya Matahari. Jika cahaya Matahari tidak bisa mencapai Bulan -- keseluruhan atau sebagian -- karena terhalang oleh Bumi (dengankata lain Bulan berada dalam bayangan Bumi), maka peristiwa itu dinamakan gerhana bulan.Sedangkan jika bayangan Bulan jatuh ke permukaan Bumi (Bulan menghalangi sebagiancahaya Matahari yang menuju Bumi), maka peristiwa ini dinamakan gerhana matahari.</p><p>2. GERHANA MATAHARI</p><p>     Gerhana matahari terjadi apabila bulan diantara bumi dan matahari. Bila hal ini terjadi maka sebagian sinar matahari ke permukaan bumi tertutupi oleh bulan.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-01-11 06:27:07 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/marianakayoga83/fvd259999i5azc4r/wish/2845168869</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kesimpulan:</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/marianakayoga83/fvd259999i5azc4r/wish/2845172234</link>
         <description><![CDATA[<p>A.PENGERTIAN TATA SURYA</p><p>Tata Surya adalah kumpulan benda-benda langit yang terdiri dari sebuah bintang besar yang disebut matahari, dan semua objek yang terikat oleh gaya grafitasinya. Tata surya kita terletak di sebuah galaksi spiral yang berdiameter 100.000 ,yang di sebut dengan galaksi Bima sakti. Objek-objek tersebut adalah delapan buah planet yang sudah diketahui dengan orbit berbentuk elips, lima planet kerdil, 173 satelit alami yang telah diidentifikasi, dan jutaan benda langit (meteor, asteroid, komet) lainnya.</p><p>B. Anggota Tata Surya</p><p>1. Matahari adalah pusat Tata Surya.</p><p>2. Planet merupakan benda angkasa yang tidak memiliki cahaya sendiri, berbentuk bulatan dan beredar mengelilingi matahari.</p><p>3.Komet merupakan kumpulan bongkahan batuan yang diselubungi kabut gas, ketika mendekati matahari, komet mengeluarkan gas yang bercahaya pada bagan kepala, dan semburan cahaya pada ekornya.</p><p>5. Meteor  disebut juga bintang jatuh merupakan bagian dari asteroid yang terpisah.</p><p>Benda –benda astronomi kecil</p><p>1. Asteroid adalah benda langit kecil dan padat yang terdapat dalam sistem tata surya kita.</p><p>2. Komet adalah benda angkasa yang mirip asteroid, tetapi hampir seluruhnya terbentuk dari gas (karbon dioksida,metana, air) dan debu yang membeku.</p><p>3. Meteoroid adalah benda-benda kecil di tata surya yang ukurannya lebih kecil daripada asteroid tetapi lebih besar daripada sebuah molekul.</p><p>HIDROSFER</p><p>Hidrosfer merupakan daerah perairan yang mengikuti bentuk bumi yang bulat. Hidrosfer berasal dari kata hidros yang berarti ’air’ dan sphere yang berarti ’daerah’ atau ‘bulatan’.</p><p>Sifat air: dapat menempati ruang, mengalir dari dataran tinggi ke dataran rendah, memiliki berat, permukaan air yang tenang selalu datar, air melarutkan beberapa zat, air menekan ke segala arah, air meresap melalui celah kecil,dan air dapat berubah wujud.</p><p>Air tanah adalah air yang bergerak di dalam tanah yang terdapat dalam ruang antar butir-butir tanah yang meresap ke dalam tanah dan bergabung membentuk lapisan tanah yang disebut akuifer.</p><p>ROTASI DAN REVOLUSI BULAN</p><p>   Rotasi adalah perputaran bulan pada porosnya dari arah barat ke timur. Dalam satu kali berotasi bulan memerlukan waktu sama dengan satu kali revolusinya mengelilingi bumi. Revolusi Bulan  Revolusi adalah peredaran bulan mengelilingi bumi dari arah barat ke timur, satu kali putaran penuh revolusi bulan memerlukan waktu rata-rata 27 hari 7 jam 43,2 menit, periode waktu ini disebut waktu bulan Sideris (sideris month) atau disebut juga Syahr Nujumi.</p><p>FASE-FASE BULAN:</p><p>Secara fase-fase bulan dalam konteks perjalanan satu bulan penuh meliputi:</p><p>1. Bulan mati (muhaq), yaitu ketika terjadi peristiwa ijtima’ antara bulan dan matahari.</p><p>2. Hilal Awal Bulan, yaitu ketika bulan meninggalkan matahari pada hari tanggal 1,2 sampai 3</p><p>3. Tarbi’ Awal (Kwartir I), yaitu setelah bulan meninggalkan matahari pada perempatan pertama dalam ukuran sudut/busur, fase ini terjadi pada hari tanggal 6,7 sampai 8</p><p>4. Badr (bulan purnama), yaitu ketika terjadi peristiwa istiqbal , semua permukaan bulan menghadap matahari,fase ini terjadi pada hari tanggal 13,14, sampai 15</p><p>5. Tarbi’ sani(Kwartir II), yaitu bulan meninggalkan matahari setelah terjadi peristiwa istiqbal. Fase ini terjadi pada hari tanggal 21,23 sampai 24</p><p>6. Hilal Akhir Bulan, yaitu fase di mana sinar bulan berbentuk sabit (hilal) pada akhir bulan. Fase ini terjadi pada hari tanggal 27, 28 sampai 29. Akhirnya sampailah pada saat ijtima’ kembali menjelang bulan berikutnya dimana sama sekali tidak tampak dari bumi(bulan Mati).</p><p>1.GERHANA BULAN</p><p>    Gerhana terjadi karena terhalangnya cahaya Matahari. Jika cahaya Matahari tidak bisa mencapai Bulan -- keseluruhan atau sebagian -- karena terhalang oleh Bumi (dengankata lain Bulan berada dalam bayangan Bumi), maka peristiwa itu dinamakan gerhana bulan.Sedangkan jika bayangan Bulan jatuh ke permukaan Bumi (Bulan menghalangi sebagiancahaya Matahari yang menuju Bumi), maka peristiwa ini dinamakan gerhana matahari.</p><p>2. GERHANA MATAHARI</p><p>     Gerhana matahari terjadi apabila bulan diantara bumi dan matahari. Bila hal ini terjadi maka sebagian sinar matahari ke permukaan bumi tertutupi oleh bulan.A.PENGERTIAN TATA SURYA  Tata Surya adalah kumpulan benda-benda langit yang terdiri dari sebuah bintang besar yang disebut matahari, dan semua objek yang terikat oleh gaya grafitasinya. Objek-objek tersebut adalah delapan buah planet yang sudah diketahui dengan orbit berbentuk elips, lima planet kerdil, 173 satelit alami yang telah diidentifikasi, dan jutaan benda langit (meteor, asteroid, komet) lainnya.  B. Anggota Tata Surya 1. Matahari adalah pusat Tata Surya. 2. Planet merupakan benda angkasa yang tidak memiliki cahaya sendiri, berbentuk bulatan dan beredar mengelilingi matahari. 3.Komet merupakan kumpulan bongkahan batuan yang diselubungi kabut gas, ketika mendekati matahari, komet mengeluarkan gas yang bercahaya pada bagan kepala, dan semburan cahaya pada ekornya. 5. Meteor  disebut juga bintang jatuh merupakan bagian dari asteroid yang terpisah. Benda –benda astronomi kecil 1. Asteroid adalah benda langit kecil dan padat yang terdapat dalam sistem tata surya kita. 2. Komet adalah benda angkasa yang mirip asteroid, tetapi hampir seluruhnya terbentuk dari gas (karbon dioksida,metana, air) dan debu yang membeku. 3. Meteoroid adalah benda-benda kecil di tata surya yang ukurannya lebih kecil daripada asteroid tetapi lebih besar daripada sebuah molekul. HIDROSFER Hidrosfer merupakan daerah perairan yang mengikuti bentuk bumi yang bulat. Hidrosfer berasal dari kata hidros yang berarti ’air’ dan sphere yang berarti ’daerah’ atau ‘bulatan’. Sifat air: dapat menempati ruang, mengalir dari dataran tinggi ke dataran rendah, memiliki berat, permukaan air yang tenang selalu datar, air melarutkan beberapa zat, air menekan ke segala arah, air meresap melalui celah kecil,dan air dapat berubah wujud. Air tanah adalah air yang bergerak di dalam tanah yang terdapat dalam ruang antar butir-butir tanah yang meresap ke dalam tanah dan bergabung membentuk lapisan tanah yang disebut akuifer.  ROTASI DAN REVOLUSI BULAN    Rotasi adalah perputaran bulan pada porosnya dari arah barat ke timur. Dalam satu kali berotasi bulan memerlukan waktu sama dengan satu kali revolusinya mengelilingi bumi. Revolusi Bulan  Revolusi adalah peredaran bulan mengelilingi bumi dari arah barat ke timur, satu kali putaran penuh revolusi bulan memerlukan waktu rata-rata 27 hari 7 jam 43,2 menit, periode waktu ini disebut waktu bulan Sideris (sideris month) atau disebut juga Syahr Nujumi. FASE-FASE BULAN: Secara fase-fase bulan dalam konteks perjalanan satu bulan penuh meliputi: 1. Bulan mati (muhaq), yaitu ketika terjadi peristiwa ijtima’ antara bulan dan matahari. 2. Hilal Awal Bulan, yaitu ketika bulan meninggalkan matahari pada hari tanggal 1,2 sampai 3 3. Tarbi’ Awal (Kwartir I), yaitu setelah bulan meninggalkan matahari pada perempatan pertama dalam ukuran sudut/busur, fase ini terjadi pada hari tanggal 6,7 sampai 8 4. Badr (bulan purnama), yaitu ketika terjadi peristiwa istiqbal , semua permukaan bulan menghadap matahari,fase ini terjadi pada hari tanggal 13,14, sampai 15 5. Tarbi’ sani(Kwartir II), yaitu bulan meninggalkan matahari setelah terjadi peristiwa istiqbal. Fase ini terjadi pada hari tanggal 21,23 sampai 24 6. Hilal Akhir Bulan, yaitu fase di mana sinar bulan berbentuk sabit (hilal) pada akhir bulan. Fase ini terjadi pada hari tanggal 27, 28 sampai 29. Akhirnya sampailah pada saat ijtima’ kembali menjelang bulan berikutnya dimana sama sekali tidak tampak dari bumi(bulan Mati). 1.GERHANA BULAN     Gerhana terjadi karena terhalangnya cahaya Matahari. Jika cahaya Matahari tidak bisa mencapai Bulan -- keseluruhan atau sebagian -- karena terhalang oleh Bumi (dengankata lain Bulan berada dalam bayangan Bumi), maka peristiwa itu dinamakan gerhana bulan.Sedangkan jika bayangan Bulan jatuh ke permukaan Bumi (Bulan menghalangi sebagiancahaya Matahari yang menuju Bumi), maka peristiwa ini dinamakan gerhana matahari. 2. GERHANA MATAHARI      Gerhana matahari terjadi apabila bulan diantara bumi dan matahari. Bila hal ini terjadi maka sebagian sinar matahari ke permukaan bumi tertutupi oleh bulan. </p><p> Tugas IPAS nama :wulansari ☺</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-01-11 06:31:02 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/marianakayoga83/fvd259999i5azc4r/wish/2845172234</guid>
      </item>
      <item>
         <title>ASPEK BUMI DAN ANTARIKSA.                     </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/marianakayoga83/fvd259999i5azc4r/wish/2845172687</link>
         <description><![CDATA[<p>A.PENGERTIAN TATA SURYA</p><p>Tata Surya adalah kumpulan benda-benda langit yang terdiri dari sebuah bintang besar yang disebut matahari, dan semua objek yang terikat oleh gaya grafitasinya. Objek-objek tersebut adalah delapan buah planet yang sudah diketahui dengan orbit berbentuk elips, lima planet kerdil, 173 satelit alami yang telah diidentifikasi, dan jutaan benda langit (meteor, asteroid, komet) lainnya.</p><p>B. Anggota Tata Surya</p><p>1. Matahari adalah pusat Tata Surya.</p><p>2. Planet merupakan benda angkasa yang tidak memiliki cahaya sendiri, berbentuk bulatan dan beredar mengelilingi matahari.</p><p>3.Komet merupakan kumpulan bongkahan batuan yang diselubungi kabut gas, ketika mendekati matahari, komet mengeluarkan gas yang bercahaya pada bagan kepala, dan semburan cahaya pada ekornya.</p><p>5. Meteor  disebut juga bintang jatuh merupakan bagian dari asteroid yang terpisah.</p><p>Benda –benda astronomi kecil</p><p>1. Asteroid adalah benda langit kecil dan padat yang terdapat dalam sistem tata surya kita.</p><p>2. Komet adalah benda angkasa yang mirip asteroid, tetapi hampir seluruhnya terbentuk dari gas (karbon dioksida,metana, air) dan debu yang membeku.</p><p>3. Meteoroid adalah benda-benda kecil di tata surya yang ukurannya lebih kecil daripada asteroid tetapi lebih besar daripada sebuah molekul.</p><p>HIDROSFER</p><p>Hidrosfer merupakan daerah perairan yang mengikuti bentuk bumi yang bulat. Hidrosfer berasal dari kata hidros yang berarti ’air’ dan sphere yang berarti ’daerah’ atau ‘bulatan’.</p><p>Sifat air: dapat menempati ruang, mengalir dari dataran tinggi ke dataran rendah, memiliki berat, permukaan air yang tenang selalu datar, air melarutkan beberapa zat, air menekan ke segala arah, air meresap melalui celah kecil,dan air dapat berubah wujud.</p><p>Air tanah adalah air yang bergerak di dalam tanah yang terdapat dalam ruang antar butir-butir tanah yang meresap ke dalam tanah dan bergabung membentuk lapisan tanah yang disebut akuifer.</p><p>ROTASI DAN REVOLUSI BULAN</p><p>   Rotasi adalah perputaran bulan pada porosnya dari arah barat ke timur. Dalam satu kali berotasi bulan memerlukan waktu sama dengan satu kali revolusinya mengelilingi bumi. Revolusi Bulan  Revolusi adalah peredaran bulan mengelilingi bumi dari arah barat ke timur, satu kali putaran penuh revolusi bulan memerlukan waktu rata-rata 27 hari 7 jam 43,2 menit, periode waktu ini disebut waktu bulan Sideris (sideris month) atau disebut juga Syahr Nujumi.</p><p>FASE-FASE BULAN:</p><p>Secara fase-fase bulan dalam konteks perjalanan satu bulan penuh meliputi:</p><p>1. Bulan mati (muhaq), yaitu ketika terjadi peristiwa ijtima’ antara bulan dan matahari.</p><p>2. Hilal Awal Bulan, yaitu ketika bulan meninggalkan matahari pada hari tanggal 1,2 sampai 3</p><p>3. Tarbi’ Awal (Kwartir I), yaitu setelah bulan meninggalkan matahari pada perempatan pertama dalam ukuran sudut/busur, fase ini terjadi pada hari tanggal 6,7 sampai 8</p><p>4. Badr (bulan purnama), yaitu ketika terjadi peristiwa istiqbal , semua permukaan bulan menghadap matahari,fase ini terjadi pada hari tanggal 13,14, sampai 15</p><p>5. Tarbi’ sani(Kwartir II), yaitu bulan meninggalkan matahari setelah terjadi peristiwa istiqbal. Fase ini terjadi pada hari tanggal 21,23 sampai 24</p><p>6. Hilal Akhir Bulan, yaitu fase di mana sinar bulan berbentuk sabit (hilal) pada akhir bulan. Fase ini terjadi pada hari tanggal 27, 28 sampai 29. Akhirnya sampailah pada saat ijtima’ kembali menjelang bulan berikutnya dimana sama sekali tidak tampak dari bumi(bulan Mati).</p><p>1.GERHANA BULAN</p><p>    Gerhana terjadi karena terhalangnya cahaya Matahari. Jika cahaya Matahari tidak bisa mencapai Bulan -- keseluruhan atau sebagian -- karena terhalang oleh Bumi (dengankata lain Bulan berada dalam bayangan Bumi), maka peristiwa itu dinamakan gerhana bulan.Sedangkan jika bayangan Bulan jatuh ke permukaan Bumi (Bulan menghalangi sebagiancahaya Matahari yang menuju Bumi), maka peristiwa ini dinamakan gerhana matahari.</p><p>2. GERHANA MATAHARI</p><p>     Gerhana matahari terjadi apabila bulan diantara bumi dan matahari. Bila hal ini terjadi maka sebagian sinar matahari ke permukaan bumi tertutupi oleh bulan.</p><p> </p><p>Tugas ipas Nama: Fernanda Putri</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-01-11 06:31:37 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/marianakayoga83/fvd259999i5azc4r/wish/2845172687</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kezia Cantika X ASKEP 1</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/marianakayoga83/fvd259999i5azc4r/wish/2848432369</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2183341585/049432e5cb7a0e245b5fb311ae0a4df3/17052810451331643535725533143128.jpg" />
         <pubDate>2024-01-15 01:11:31 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/marianakayoga83/fvd259999i5azc4r/wish/2848432369</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/marianakayoga83/fvd259999i5azc4r/wish/2848437913</link>
         <description><![CDATA[<p>Nama:Nadhif Prabowo</p><p>Kelas:10 Askep 1</p><p>No:28</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2114043263/36ddd4fec523299bbc39046148ad9eb8/JPEG_20240115_081654_2239534068788139363.jpg" />
         <pubDate>2024-01-15 01:18:31 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/marianakayoga83/fvd259999i5azc4r/wish/2848437913</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Hasna Firda X askep 1</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/marianakayoga83/fvd259999i5azc4r/wish/2848440885</link>
         <description><![CDATA[<p>A. PENGERTIAN TATA SURYA</p><p>Tata Surya adalah kumpulan benda-benda langit yang terdiri dari sebuah bintang besar yang disebut matahari, dan semua objek yang terikat oleh gaya grafitasinya. Objek-objek tersebut adalah delapan buah planet yang sudah diketahui dengan orbit berbentuk elips, lima planet kerdil, 173 satelit alami yang telah diidentifikasi, dan jutaan benda langit (meteor, asteroid, komet) lainnya.</p><p>B. Anggota Tata Surya</p><p>1. Matahari adalah pusat Tata Surya.</p><p>2. Planet merupakan benda angkasa yang tidak memiliki cahaya sendiri, berbentuk bulatan dan beredar mengelilingi matahari.</p><p>3.Komet merupakan kumpulan bongkahan batuan yang diselubungi kabut gas, ketika mendekati matahari, komet mengeluarkan gas yang bercahaya pada bagan kepala, dan semburan cahaya pada ekornya.</p><p>5. Meteor  disebut juga bintang jatuh merupakan bagian dari asteroid yang terpisah.</p><p>Benda –benda astronomi kecil</p><p>1. Asteroid adalah benda langit kecil dan padat yang terdapat dalam sistem tata surya kita.</p><p>2. Komet adalah benda angkasa yang mirip asteroid, tetapi hampir seluruhnya terbentuk dari gas (karbon dioksida,metana, air) dan debu yang membeku.</p><p>3. Meteoroid adalah benda-benda kecil di tata surya yang ukurannya lebih kecil daripada asteroid tetapi lebih besar daripada sebuah molekul.</p><p>HIDROSFER</p><p>Hidrosfer merupakan daerah perairan yang mengikuti bentuk bumi yang bulat. Hidrosfer berasal dari kata hidros yang berarti ’air’ dan sphere yang berarti ’daerah’ atau ‘bulatan’.</p><p>Sifat air: dapat menempati ruang, mengalir dari dataran tinggi ke dataran rendah, memiliki berat, permukaan air yang tenang selalu datar, air melarutkan beberapa zat, air menekan ke segala arah, air meresap melalui celah kecil,dan air dapat berubah wujud.</p><p>Air tanah adalah air yang bergerak di dalam tanah yang terdapat dalam ruang antar butir-butir tanah yang meresap ke dalam tanah dan bergabung membentuk lapisan tanah yang disebut akuifer.</p><p>ROTASI DAN REVOLUSI BULAN</p><p>   Rotasi adalah perputaran bulan pada porosnya dari arah barat ke timur. Dalam satu kali berotasi bulan memerlukan waktu sama dengan satu kali revolusinya mengelilingi bumi. Revolusi Bulan  Revolusi adalah peredaran bulan mengelilingi bumi dari arah barat ke timur, satu kali putaran penuh revolusi bulan memerlukan waktu rata-rata 27 hari 7 jam 43,2 menit, periode waktu ini disebut waktu bulan Sideris (sideris month) atau disebut juga Syahr Nujumi.</p><p>FASE-FASE BULAN:</p><p>Secara fase-fase bulan dalam konteks perjalanan satu bulan penuh meliputi:</p><p>1. Bulan mati (muhaq), yaitu ketika terjadi peristiwa ijtima’ antara bulan dan matahari.</p><p>2. Hilal Awal Bulan, yaitu ketika bulan meninggalkan matahari pada hari tanggal 1,2 sampai 3</p><p>3. Tarbi’ Awal (Kwartir I), yaitu setelah bulan meninggalkan matahari pada perempatan pertama dalam ukuran sudut/busur, fase ini terjadi pada hari tanggal 6,7 sampai 8</p><p>4. Badr (bulan purnama), yaitu ketika terjadi peristiwa istiqbal , semua permukaan bulan menghadap matahari,fase ini terjadi pada hari tanggal 13,14, sampai 15</p><p>5. Tarbi’ sani(Kwartir II), yaitu bulan meninggalkan matahari setelah terjadi peristiwa istiqbal. Fase ini terjadi pada hari tanggal 21,23 sampai 24</p><p>6. Hilal Akhir Bulan, yaitu fase di mana sinar bulan berbentuk sabit (hilal) pada akhir bulan. Fase ini terjadi pada hari tanggal 27, 28 sampai 29. Akhirnya sampailah pada saat ijtima’ kembali menjelang bulan berikutnya dimana sama sekali tidak tampak dari bumi(bulan Mati).</p><p>1.GERHANA BULAN</p><p>    Gerhana terjadi karena terhalangnya cahaya Matahari. Jika cahaya Matahari tidak bisa mencapai Bulan -- keseluruhan atau sebagian -- karena terhalang oleh Bumi (dengankata lain Bulan berada dalam bayangan Bumi), maka peristiwa itu dinamakan gerhana bulan.Sedangkan jika bayangan Bulan jatuh ke permukaan Bumi (Bulan menghalangi sebagiancahaya Matahari yang menuju Bumi), maka peristiwa ini dinamakan gerhana matahari.</p><p>2. GERHANA MATAHARI</p><p>     Gerhana matahari terjadi apabila bulan diantara bumi dan matahari. Bila hal ini terjadi maka sebagian sinar matahari ke permukaan bumi tertutupi oleh bulan.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2113519966/40b9d5385440ed191c4d4f705ca68193/17052821032994320172653770549430.jpg" />
         <pubDate>2024-01-15 01:22:08 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/marianakayoga83/fvd259999i5azc4r/wish/2848440885</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Rustrianingsih X Askep1 </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/marianakayoga83/fvd259999i5azc4r/wish/2848440952</link>
         <description><![CDATA[<p>A.PENGERTIAN TATA SURYA</p><p>Tata Surya adalah kumpulan benda-benda langit yang terdiri dari sebuah bintang besar yang disebut matahari, dan semua objek yang terikat oleh gaya grafitasinya. Objek-objek tersebut adalah delapan buah planet yang sudah diketahui dengan orbit berbentuk elips, lima planet kerdil, 173 satelit alami yang telah diidentifikasi, dan jutaan benda langit (meteor, asteroid, komet) lainnya.</p><p>B. Anggota Tata Surya</p><p>1. Matahari adalah pusat Tata Surya.</p><p>2. Planet merupakan benda angkasa yang tidak memiliki cahaya sendiri, berbentuk bulatan dan beredar mengelilingi matahari.</p><p>3.Komet merupakan kumpulan bongkahan batuan yang diselubungi kabut gas, ketika mendekati matahari, komet mengeluarkan gas yang bercahaya pada bagan kepala, dan semburan cahaya pada ekornya.</p><p>5. Meteor disebut juga bintang jatuh merupakan bagian dari asteroid yang terpisah.</p><p>Benda –benda astronomi kecil</p><p>1. Asteroid adalah benda langit kecil dan padat yang terdapat dalam sistem tata surya kita.</p><p>2. Komet adalah benda angkasa yang mirip asteroid, tetapi hampir seluruhnya terbentuk dari gas (karbon dioksida,metana, air) dan debu yang membeku.</p><p>3. Meteoroid adalah benda-benda kecil di tata surya yang ukurannya lebih kecil daripada asteroid tetapi lebih besar daripada sebuah molekul.</p><p>HIDROSFER</p><p>Hidrosfer merupakan daerah perairan yang mengikuti bentuk bumi yang bulat. Hidrosfer berasal dari kata hidros yang berarti ’air’ dan sphere yang berarti ’daerah’ atau ‘bulatan’.</p><p>Sifat air: dapat menempati ruang, mengalir dari dataran tinggi ke dataran rendah, memiliki berat, permukaan air yang tenang selalu datar, air melarutkan beberapa zat, air menekan ke segala arah, air meresap melalui celah kecil,dan air dapat berubah wujud.</p><p>Air tanah adalah air yang bergerak di dalam tanah yang terdapat dalam ruang antar butir-butir tanah yang meresap ke dalam tanah dan bergabung membentuk lapisan tanah yang disebut akuifer.</p><p>ROTASI DAN REVOLUSI BULAN</p><p>Rotasi adalah perputaran bulan pada porosnya dari arah barat ke timur. Dalam satu kali berotasi bulan memerlukan waktu sama dengan satu kali revolusinya mengelilingi bumi. Revolusi Bulan Revolusi adalah peredaran bulan mengelilingi bumi dari arah barat ke timur, satu kali putaran penuh revolusi bulan memerlukan waktu rata-rata 27 hari 7 jam 43,2 menit, periode waktu ini disebut waktu bulan Sideris (sideris month) atau disebut juga Syahr Nujumi.</p><p>FASE-FASE BULAN:</p><p>Secara fase-fase bulan dalam konteks perjalanan satu bulan penuh meliputi:</p><p>1. Bulan mati (muhaq), yaitu ketika terjadi peristiwa ijtima’ antara bulan dan matahari.</p><p>2. Hilal Awal Bulan, yaitu ketika bulan meninggalkan matahari pada hari tanggal 1,2 sampai 3</p><p>3. Tarbi’ Awal (Kwartir I), yaitu setelah bulan meninggalkan matahari pada perempatan pertama dalam ukuran sudut/busur, fase ini terjadi pada hari tanggal 6,7 sampai 8</p><p>4. Badr (bulan purnama), yaitu ketika terjadi peristiwa istiqbal , semua permukaan bulan menghadap matahari,fase ini terjadi pada hari tanggal 13,14, sampai 15</p><p>5. Tarbi’ sani(Kwartir II), yaitu bulan meninggalkan matahari setelah terjadi peristiwa istiqbal. Fase ini terjadi pada hari tanggal 21,23 sampai 24</p><p>6. Hilal Akhir Bulan, yaitu fase di mana sinar bulan berbentuk sabit (hilal) pada akhir bulan. Fase ini terjadi pada hari tanggal 27, 28 sampai 29. Akhirnya sampailah pada saat ijtima’ kembali menjelang bulan berikutnya dimana sama sekali tidak tampak dari bumi(bulan Mati).</p><p>1.GERHANA BULAN</p><p>Gerhana terjadi karena terhalangnya cahaya Matahari. Jika cahaya Matahari tidak bisa mencapai Bulan -- keseluruhan atau sebagian -- karena terhalang oleh Bumi (dengankata lain Bulan berada dalam bayangan Bumi), maka peristiwa itu dinamakan gerhana bulan.Sedangkan jika bayangan Bulan jatuh ke permukaan Bumi (Bulan menghalangi sebagiancahaya Matahari yang menuju Bumi), maka peristiwa ini dinamakan gerhana matahari.</p><p>2. GERHANA MATAHARI</p><p>Gerhana matahari terjadi apabila bulan diantara bumi dan matahari. Bila hal ini terjadi maka sebagian sinar matahari ke permukaan bumi tertutupi oleh bulan.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-01-15 01:22:13 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/marianakayoga83/fvd259999i5azc4r/wish/2848440952</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Rustrianingsih X Askep1 </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/marianakayoga83/fvd259999i5azc4r/wish/2848443348</link>
         <description><![CDATA[<p>A.PENGERTIAN TATA SURYA</p><p>Tata Surya adalah kumpulan benda-benda langit yang terdiri dari sebuah bintang besar yang disebut matahari, dan semua objek yang terikat oleh gaya grafitasinya. Objek-objek tersebut adalah delapan buah planet yang sudah diketahui dengan orbit berbentuk elips, lima planet kerdil, 173 satelit alami yang telah diidentifikasi, dan jutaan benda langit (meteor, asteroid, komet) lainnya.</p><p>B. Anggota Tata Surya</p><p>1. Matahari adalah pusat Tata Surya.</p><p>2. Planet merupakan benda angkasa yang tidak memiliki cahaya sendiri, berbentuk bulatan dan beredar mengelilingi matahari.</p><p>3.Komet merupakan kumpulan bongkahan batuan yang diselubungi kabut gas, ketika mendekati matahari, komet mengeluarkan gas yang bercahaya pada bagan kepala, dan semburan cahaya pada ekornya.</p><p>5. Meteor disebut juga bintang jatuh merupakan bagian dari asteroid yang terpisah.</p><p>Benda –benda astronomi kecil</p><p>1. Asteroid adalah benda langit kecil dan padat yang terdapat dalam sistem tata surya kita.</p><p>2. Komet adalah benda angkasa yang mirip asteroid, tetapi hampir seluruhnya terbentuk dari gas (karbon dioksida,metana, air) dan debu yang membeku.</p><p>3. Meteoroid adalah benda-benda kecil di tata surya yang ukurannya lebih kecil daripada asteroid tetapi lebih besar daripada sebuah molekul.</p><p>HIDROSFER</p><p>Hidrosfer merupakan daerah perairan yang mengikuti bentuk bumi yang bulat. Hidrosfer berasal dari kata hidros yang berarti ’air’ dan sphere yang berarti ’daerah’ atau ‘bulatan’.</p><p>Sifat air: dapat menempati ruang, mengalir dari dataran tinggi ke dataran rendah, memiliki berat, permukaan air yang tenang selalu datar, air melarutkan beberapa zat, air menekan ke segala arah, air meresap melalui celah kecil,dan air dapat berubah wujud.</p><p>Air tanah adalah air yang bergerak di dalam tanah yang terdapat dalam ruang antar butir-butir tanah yang meresap ke dalam tanah dan bergabung membentuk lapisan tanah yang disebut akuifer.</p><p>ROTASI DAN REVOLUSI BULAN</p><p>Rotasi adalah perputaran bulan pada porosnya dari arah barat ke timur. Dalam satu kali berotasi bulan memerlukan waktu sama dengan satu kali revolusinya mengelilingi bumi. Revolusi Bulan Revolusi adalah peredaran bulan mengelilingi bumi dari arah barat ke timur, satu kali putaran penuh revolusi bulan memerlukan waktu rata-rata 27 hari 7 jam 43,2 menit, periode waktu ini disebut waktu bulan Sideris (sideris month) atau disebut juga Syahr Nujumi.</p><p>FASE-FASE BULAN:</p><p>Secara fase-fase bulan dalam konteks perjalanan satu bulan penuh meliputi:</p><p>1. Bulan mati (muhaq), yaitu ketika terjadi peristiwa ijtima’ antara bulan dan matahari.</p><p>2. Hilal Awal Bulan, yaitu ketika bulan meninggalkan matahari pada hari tanggal 1,2 sampai 3</p><p>3. Tarbi’ Awal (Kwartir I), yaitu setelah bulan meninggalkan matahari pada perempatan pertama dalam ukuran sudut/busur, fase ini terjadi pada hari tanggal 6,7 sampai 8</p><p>4. Badr (bulan purnama), yaitu ketika terjadi peristiwa istiqbal , semua permukaan bulan menghadap matahari,fase ini terjadi pada hari tanggal 13,14, sampai 15</p><p>5. Tarbi’ sani(Kwartir II), yaitu bulan meninggalkan matahari setelah terjadi peristiwa istiqbal. Fase ini terjadi pada hari tanggal 21,23 sampai 24</p><p>6. Hilal Akhir Bulan, yaitu fase di mana sinar bulan berbentuk sabit (hilal) pada akhir bulan. Fase ini terjadi pada hari tanggal 27, 28 sampai 29. Akhirnya sampailah pada saat ijtima’ kembali menjelang bulan berikutnya dimana sama sekali tidak tampak dari bumi(bulan Mati).</p><p>1.GERHANA BULAN</p><p>Gerhana terjadi karena terhalangnya cahaya Matahari. Jika cahaya Matahari tidak bisa mencapai Bulan -- keseluruhan atau sebagian -- karena terhalang oleh Bumi (dengankata lain Bulan berada dalam bayangan Bumi), maka peristiwa itu dinamakan gerhana bulan.Sedangkan jika bayangan Bulan jatuh ke permukaan Bumi (Bulan menghalangi sebagiancahaya Matahari yang menuju Bumi), maka peristiwa ini dinamakan gerhana matahari.</p><p>2. GERHANA MATAHARI</p><p>Gerhana matahari terjadi apabila bulan diantara bumi dan matahari. Bila hal ini terjadi maka sebagian sinar matahari ke permukaan bumi tertutupi oleh bulan.</p><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-01-15 01:25:00 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/marianakayoga83/fvd259999i5azc4r/wish/2848443348</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Alifia Azzahra F Askep 1</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/marianakayoga83/fvd259999i5azc4r/wish/2848444592</link>
         <description><![CDATA[<p>A.PENGERTIAN TATA SURYA</p><p>Tata Surya adalah kumpulan benda-benda langit yang terdiri dari sebuah bintang besar yang disebut matahari, dan semua objek yang terikat oleh gaya grafitasinya. Objek-objek tersebut adalah delapan buah planet yang sudah diketahui dengan orbit berbentuk elips, lima planet kerdil, 173 satelit alami yang telah diidentifikasi, dan jutaan benda langit (meteor, asteroid, komet) lainnya.</p><p>B. Anggota Tata Surya</p><p>1. Matahari adalah pusat Tata Surya.</p><p>2. Planet merupakan benda angkasa yang tidak memiliki cahaya sendiri, berbentuk bulatan dan beredar mengelilingi matahari.</p><p>3.Komet merupakan kumpulan bongkahan batuan yang diselubungi kabut gas, ketika mendekati matahari, komet mengeluarkan gas yang bercahaya pada bagan kepala, dan semburan cahaya pada ekornya.</p><p>5. Meteor  disebut juga bintang jatuh merupakan bagian dari asteroid yang terpisah.</p><p>Benda –benda astronomi kecil</p><p>1. Asteroid adalah benda langit kecil dan padat yang terdapat dalam sistem tata surya kita.</p><p>2. Komet adalah benda angkasa yang mirip asteroid, tetapi hampir seluruhnya terbentuk dari gas (karbon dioksida,metana, air) dan debu yang membeku.</p><p>3. Meteoroid adalah benda-benda kecil di tata surya yang ukurannya lebih kecil daripada asteroid tetapi lebih besar daripada sebuah molekul.</p><p>HIDROSFER</p><p>Hidrosfer merupakan daerah perairan yang mengikuti bentuk bumi yang bulat. Hidrosfer berasal dari kata hidros yang berarti ’air’ dan sphere yang berarti ’daerah’ atau ‘bulatan’.</p><p>Sifat air: dapat menempati ruang, mengalir dari dataran tinggi ke dataran rendah, memiliki berat, permukaan air yang tenang selalu datar, air melarutkan beberapa zat, air menekan ke segala arah, air meresap melalui celah kecil,dan air dapat berubah wujud.</p><p>Air tanah adalah air yang bergerak di dalam tanah yang terdapat dalam ruang antar butir-butir tanah yang meresap ke dalam tanah dan bergabung membentuk lapisan tanah yang disebut akuifer.</p><p>ROTASI DAN REVOLUSI BULAN</p><p>   Rotasi adalah perputaran bulan pada porosnya dari arah barat ke timur. Dalam satu kali berotasi bulan memerlukan waktu sama dengan satu kali revolusinya mengelilingi bumi. Revolusi Bulan  Revolusi adalah peredaran bulan mengelilingi bumi dari arah barat ke timur, satu kali putaran penuh revolusi bulan memerlukan waktu rata-rata 27 hari 7 jam 43,2 menit, periode waktu ini disebut waktu bulan Sideris (sideris month) atau disebut juga Syahr Nujumi.</p><p>FASE-FASE BULAN:</p><p>Secara fase-fase bulan dalam konteks perjalanan satu bulan penuh meliputi:</p><p>1. Bulan mati (muhaq), yaitu ketika terjadi peristiwa ijtima’ antara bulan dan matahari.</p><p>2. Hilal Awal Bulan, yaitu ketika bulan meninggalkan matahari pada hari tanggal 1,2 sampai 3</p><p>3. Tarbi’ Awal (Kwartir I), yaitu setelah bulan meninggalkan matahari pada perempatan pertama dalam ukuran sudut/busur, fase ini terjadi pada hari tanggal 6,7 sampai 8</p><p>4. Badr (bulan purnama), yaitu ketika terjadi peristiwa istiqbal , semua permukaan bulan menghadap matahari,fase ini terjadi pada hari tanggal 13,14, sampai 15</p><p>5. Tarbi’ sani(Kwartir II), yaitu bulan meninggalkan matahari setelah terjadi peristiwa istiqbal. Fase ini terjadi pada hari tanggal 21,23 sampai 24</p><p>6. Hilal Akhir Bulan, yaitu fase di mana sinar bulan berbentuk sabit (hilal) pada akhir bulan. Fase ini terjadi pada hari tanggal 27, 28 sampai 29. Akhirnya sampailah pada saat ijtima’ kembali menjelang bulan berikutnya dimana sama sekali tidak tampak dari bumi(bulan Mati).</p><p>1.GERHANA BULAN</p><p>    Gerhana terjadi karena terhalangnya cahaya Matahari. Jika cahaya Matahari tidak bisa mencapai Bulan -- keseluruhan atau sebagian -- karena terhalang oleh Bumi (dengankata lain Bulan berada dalam bayangan Bumi), maka peristiwa itu dinamakan gerhana bulan.Sedangkan jika bayangan Bulan jatuh ke permukaan Bumi (Bulan menghalangi sebagiancahaya Matahari yang menuju Bumi), maka peristiwa ini dinamakan gerhana matahari.</p><p>2. GERHANA MATAHARI</p><p>     Gerhana matahari terjadi apabila bulan diantara bumi dan matahari. Bila hal ini terjadi maka sebagian sinar matahari ke permukaan bumi tertutupi oleh bulan.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2120813392/14359879e3cd121ed9903a2bcc451637/image.jpg" />
         <pubDate>2024-01-15 01:26:45 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/marianakayoga83/fvd259999i5azc4r/wish/2848444592</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Hasna Firda X askep 1</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/marianakayoga83/fvd259999i5azc4r/wish/2848444992</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2113519966/db1f5974c679c2e703295fdd4681eb0f/17052819899405320448641677948691.jpg" />
         <pubDate>2024-01-15 01:27:19 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/marianakayoga83/fvd259999i5azc4r/wish/2848444992</guid>
      </item>
      <item>
         <title>rustrianingsih X Askep1 </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/marianakayoga83/fvd259999i5azc4r/wish/2848448005</link>
         <description><![CDATA[<p>A.PENGERTIAN TATA SURYA</p><p>Tata Surya adalah kumpulan benda-benda langit yang terdiri dari sebuah bintang besar yang disebut matahari, dan semua objek yang terikat oleh gaya grafitasinya. Objek-objek tersebut adalah delapan buah planet yang sudah diketahui dengan orbit berbentuk elips, lima planet kerdil, 173 satelit alami yang telah diidentifikasi, dan jutaan benda langit (meteor, asteroid, komet) lainnya.</p><p>B. Anggota Tata Surya</p><p>1. Matahari adalah pusat Tata Surya.</p><p>2. Planet merupakan benda angkasa yang tidak memiliki cahaya sendiri, berbentuk bulatan dan beredar mengelilingi matahari.</p><p>3.Komet merupakan kumpulan bongkahan batuan yang diselubungi kabut gas, ketika mendekati matahari, komet mengeluarkan gas yang bercahaya pada bagan kepala, dan semburan cahaya pada ekornya.</p><p>5. Meteor disebut juga bintang jatuh merupakan bagian dari asteroid yang terpisah.</p><p>Benda –benda astronomi kecil</p><p>1. Asteroid adalah benda langit kecil dan padat yang terdapat dalam sistem tata surya kita.</p><p>2. Komet adalah benda angkasa yang mirip asteroid, tetapi hampir seluruhnya terbentuk dari gas (karbon dioksida,metana, air) dan debu yang membeku.</p><p>3. Meteoroid adalah benda-benda kecil di tata surya yang ukurannya lebih kecil daripada asteroid tetapi lebih besar daripada sebuah molekul.</p><p>HIDROSFER</p><p>Hidrosfer merupakan daerah perairan yang mengikuti bentuk bumi yang bulat. Hidrosfer berasal dari kata hidros yang berarti ’air’ dan sphere yang berarti ’daerah’ atau ‘bulatan’.</p><p>Sifat air: dapat menempati ruang, mengalir dari dataran tinggi ke dataran rendah, memiliki berat, permukaan air yang tenang selalu datar, air melarutkan beberapa zat, air menekan ke segala arah, air meresap melalui celah kecil,dan air dapat berubah wujud.</p><p>Air tanah adalah air yang bergerak di dalam tanah yang terdapat dalam ruang antar butir-butir tanah yang meresap ke dalam tanah dan bergabung membentuk lapisan tanah yang disebut akuifer.</p><p>ROTASI DAN REVOLUSI BULAN</p><p>Rotasi adalah perputaran bulan pada porosnya dari arah barat ke timur. Dalam satu kali berotasi bulan memerlukan waktu sama dengan satu kali revolusinya mengelilingi bumi. Revolusi Bulan Revolusi adalah peredaran bulan mengelilingi bumi dari arah barat ke timur, satu kali putaran penuh revolusi bulan memerlukan waktu rata-rata 27 hari 7 jam 43,2 menit, periode waktu ini disebut waktu bulan Sideris (sideris month) atau disebut juga Syahr Nujumi.</p><p>FASE-FASE BULAN:</p><p>Secara fase-fase bulan dalam konteks perjalanan satu bulan penuh meliputi:</p><p>1. Bulan mati (muhaq), yaitu ketika terjadi peristiwa ijtima’ antara bulan dan matahari.</p><p>2. Hilal Awal Bulan, yaitu ketika bulan meninggalkan matahari pada hari tanggal 1,2 sampai 3</p><p>3. Tarbi’ Awal (Kwartir I), yaitu setelah bulan meninggalkan matahari pada perempatan pertama dalam ukuran sudut/busur, fase ini terjadi pada hari tanggal 6,7 sampai 8</p><p>4. Badr (bulan purnama), yaitu ketika terjadi peristiwa istiqbal , semua permukaan bulan menghadap matahari,fase ini terjadi pada hari tanggal 13,14, sampai 15</p><p>5. Tarbi’ sani(Kwartir II), yaitu bulan meninggalkan matahari setelah terjadi peristiwa istiqbal. Fase ini terjadi pada hari tanggal 21,23 sampai 24</p><p>6. Hilal Akhir Bulan, yaitu fase di mana sinar bulan berbentuk sabit (hilal) pada akhir bulan. Fase ini terjadi pada hari tanggal 27, 28 sampai 29. Akhirnya sampailah pada saat ijtima’ kembali menjelang bulan berikutnya dimana sama sekali tidak tampak dari bumi(bulan Mati).</p><p>1.GERHANA BULAN</p><p>Gerhana terjadi karena terhalangnya cahaya Matahari. Jika cahaya Matahari tidak bisa mencapai Bulan -- keseluruhan atau sebagian -- karena terhalang oleh Bumi (dengankata lain Bulan berada dalam bayangan Bumi), maka peristiwa itu dinamakan gerhana bulan.Sedangkan jika bayangan Bulan jatuh ke permukaan Bumi (Bulan menghalangi sebagiancahaya Matahari yang menuju Bumi), maka peristiwa ini dinamakan gerhana matahari.</p><p>2. GERHANA MATAHARI</p><p>Gerhana matahari terjadi apabila bulan diantara bumi dan matahari. Bila hal ini terjadi maka sebagian sinar matahari ke permukaan bumi tertutupi oleh bulan.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2113411649/479987862e37559554526f69304013f4/1705282232577.jpg" />
         <pubDate>2024-01-15 01:31:29 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/marianakayoga83/fvd259999i5azc4r/wish/2848448005</guid>
      </item>
      <item>
         <title>KESIMPULAN</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/marianakayoga83/fvd259999i5azc4r/wish/2848448521</link>
         <description><![CDATA[<p>NAMA : VIGO GARA ANANTO</p><p>KELAS : X ASKEP 1</p><p>NO : 35</p><p><br></p><p>A.PENGERTIAN TATA SURYA</p><p>Tata Surya adalah kumpulan benda-benda langit yang terdiri dari sebuah bintang besar yang disebut matahari, dan semua objek yang terikat oleh gaya grafitasinya. Objek-objek tersebut adalah delapan buah planet yang sudah diketahui dengan orbit berbentuk elips, lima planet kerdil, 173 satelit alami yang telah diidentifikasi, dan jutaan benda langit (meteor, asteroid, komet) lainnya.</p><p>B. Anggota Tata Surya</p><p>1. Matahari adalah pusat Tata Surya.</p><p>2. Planet merupakan benda angkasa yang tidak memiliki cahaya sendiri, berbentuk bulatan dan beredar mengelilingi matahari.</p><p>3.Komet merupakan kumpulan bongkahan batuan yang diselubungi kabut gas, ketika mendekati matahari, komet mengeluarkan gas yang bercahaya pada bagan kepala, dan semburan cahaya pada ekornya.</p><p>5. Meteor disebut juga bintang jatuh merupakan bagian dari asteroid yang terpisah.</p><p>Benda –benda astronomi kecil</p><p>1. Asteroid adalah benda langit kecil dan padat yang terdapat dalam sistem tata surya kita.</p><p>2. Komet adalah benda angkasa yang mirip asteroid, tetapi hampir seluruhnya terbentuk dari gas (karbon dioksida,metana, air) dan debu yang membeku.</p><p>3. Meteoroid adalah benda-benda kecil di tata surya yang ukurannya lebih kecil daripada asteroid tetapi lebih besar daripada sebuah molekul.</p><p>HIDROSFER</p><p>Hidrosfer merupakan daerah perairan yang mengikuti bentuk bumi yang bulat. Hidrosfer berasal dari kata hidros yang berarti ’air’ dan sphere yang berarti ’daerah’ atau ‘bulatan’.</p><p>Sifat air: dapat menempati ruang, mengalir dari dataran tinggi ke dataran rendah, memiliki berat, permukaan air yang tenang selalu datar, air melarutkan beberapa zat, air menekan ke segala arah, air meresap melalui celah kecil,dan air dapat berubah wujud.</p><p>Air tanah adalah air yang bergerak di dalam tanah yang terdapat dalam ruang antar butir-butir tanah yang meresap ke dalam tanah dan bergabung membentuk lapisan tanah yang disebut akuifer.</p><p>ROTASI DAN REVOLUSI BULAN</p><p>Rotasi adalah perputaran bulan pada porosnya dari arah barat ke timur. Dalam satu kali berotasi bulan memerlukan waktu sama dengan satu kali revolusinya mengelilingi bumi. Revolusi Bulan Revolusi adalah peredaran bulan mengelilingi bumi dari arah barat ke timur, satu kali putaran penuh revolusi bulan memerlukan waktu rata-rata 27 hari 7 jam 43,2 menit, periode waktu ini disebut waktu bulan Sideris (sideris month) atau disebut juga Syahr Nujumi.</p><p>FASE-FASE BULAN:</p><p>Secara fase-fase bulan dalam konteks perjalanan satu bulan penuh meliputi:</p><p>1. Bulan mati (muhaq), yaitu ketika terjadi peristiwa ijtima’ antara bulan dan matahari.</p><p>2. Hilal Awal Bulan, yaitu ketika bulan meninggalkan matahari pada hari tanggal 1,2 sampai 3</p><p>3. Tarbi’ Awal (Kwartir I), yaitu setelah bulan meninggalkan matahari pada perempatan pertama dalam ukuran sudut/busur, fase ini terjadi pada hari tanggal 6,7 sampai 8</p><p>4. Badr (bulan purnama), yaitu ketika terjadi peristiwa istiqbal , semua permukaan bulan menghadap matahari,fase ini terjadi pada hari tanggal 13,14, sampai 15</p><p>5. Tarbi’ sani(Kwartir II), yaitu bulan meninggalkan matahari setelah terjadi peristiwa istiqbal. Fase ini terjadi pada hari tanggal 21,23 sampai 24</p><p>6. Hilal Akhir Bulan, yaitu fase di mana sinar bulan berbentuk sabit (hilal) pada akhir bulan. Fase ini terjadi pada hari tanggal 27, 28 sampai 29. Akhirnya sampailah pada saat ijtima’ kembali menjelang bulan berikutnya dimana sama sekali tidak tampak dari bumi(bulan Mati).</p><p>1.GERHANA BULAN</p><p>Gerhana terjadi karena terhalangnya cahaya Matahari. Jika cahaya Matahari tidak bisa mencapai Bulan -- keseluruhan atau sebagian -- karena terhalang oleh Bumi (dengankata lain Bulan berada dalam bayangan Bumi), maka peristiwa itu dinamakan gerhana bulan.Sedangkan jika bayangan Bulan jatuh ke permukaan Bumi (Bulan menghalangi sebagiancahaya Matahari yang menuju Bumi), maka peristiwa ini dinamakan gerhana matahari.</p><p>2. GERHANA MATAHARI</p><p>Gerhana matahari terjadi apabila bulan diantara bumi dan matahari. Bila hal ini terjadi maka sebagian sinar matahari ke permukaan bumi tertutupi oleh bulan.</p><p><br></p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2184671814/e8754ee25fc4cb24a8d48d9517f5e60c/17052827784053176915509716506263.jpg" />
         <pubDate>2024-01-15 01:32:14 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/marianakayoga83/fvd259999i5azc4r/wish/2848448521</guid>
      </item>
      <item>
         <title>KESIMPULAN</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/marianakayoga83/fvd259999i5azc4r/wish/2848449077</link>
         <description><![CDATA[<p>DIDIT APRILIANTO</p><p>X ASKEP 1</p><p>12</p><p><br></p><p>A.PENGERTIAN TATA SURYA</p><p><br></p><p>Tata Surya adalah kumpulan benda-benda langit yang terdiri dari sebuah bintang besar yang disebut matahari, dan semua objek yang terikat oleh gaya grafitasinya. Objek-objek tersebut adalah delapan buah planet yang sudah diketahui dengan orbit berbentuk elips, lima planet kerdil, 173 satelit alami yang telah diidentifikasi, dan jutaan benda langit (meteor, asteroid, komet) lainnya.</p><p><br></p><p>B. Anggota Tata Surya</p><p><br></p><p>1. Matahari adalah pusat Tata Surya.</p><p><br></p><p>2. Planet merupakan benda angkasa yang tidak memiliki cahaya sendiri, berbentuk bulatan dan beredar mengelilingi matahari.</p><p><br></p><p>3.Komet merupakan kumpulan bongkahan batuan yang diselubungi kabut gas, ketika mendekati matahari, komet mengeluarkan gas yang bercahaya pada bagan kepala, dan semburan cahaya pada ekornya.</p><p><br></p><p>5. Meteor disebut juga bintang jatuh merupakan bagian dari asteroid yang terpisah.</p><p><br></p><p>Benda –benda astronomi kecil</p><p><br></p><p>1. Asteroid adalah benda langit kecil dan padat yang terdapat dalam sistem tata surya kita.</p><p><br></p><p>2. Komet adalah benda angkasa yang mirip asteroid, tetapi hampir seluruhnya terbentuk dari gas (karbon dioksida,metana, air) dan debu yang membeku.</p><p><br></p><p>3. Meteoroid adalah benda-benda kecil di tata surya yang ukurannya lebih kecil daripada asteroid tetapi lebih besar daripada sebuah molekul.</p><p><br></p><p>HIDROSFER</p><p><br></p><p>Hidrosfer merupakan daerah perairan yang mengikuti bentuk bumi yang bulat. Hidrosfer berasal dari kata hidros yang berarti ’air’ dan sphere yang berarti ’daerah’ atau ‘bulatan’.</p><p><br></p><p>Sifat air: dapat menempati ruang, mengalir dari dataran tinggi ke dataran rendah, memiliki berat, permukaan air yang tenang selalu datar, air melarutkan beberapa zat, air menekan ke segala arah, air meresap melalui celah kecil,dan air dapat berubah wujud.</p><p><br></p><p>Air tanah adalah air yang bergerak di dalam tanah yang terdapat dalam ruang antar butir-butir tanah yang meresap ke dalam tanah dan bergabung membentuk lapisan tanah yang disebut akuifer.</p><p><br></p><p>ROTASI DAN REVOLUSI BULAN</p><p><br></p><p>Rotasi adalah perputaran bulan pada porosnya dari arah barat ke timur. Dalam satu kali berotasi bulan memerlukan waktu sama dengan satu kali revolusinya mengelilingi bumi. Revolusi Bulan Revolusi adalah peredaran bulan mengelilingi bumi dari arah barat ke timur, satu kali putaran penuh revolusi bulan memerlukan waktu rata-rata 27 hari 7 jam 43,2 menit, periode waktu ini disebut waktu bulan Sideris (sideris month) atau disebut juga Syahr Nujumi.</p><p><br></p><p>FASE-FASE BULAN:</p><p><br></p><p>Secara fase-fase bulan dalam konteks perjalanan satu bulan penuh meliputi:</p><p><br></p><p>1. Bulan mati (muhaq), yaitu ketika terjadi peristiwa ijtima’ antara bulan dan matahari.</p><p><br></p><p>2. Hilal Awal Bulan, yaitu ketika bulan meninggalkan matahari pada hari tanggal 1,2 sampai 3</p><p><br></p><p>3. Tarbi’ Awal (Kwartir I), yaitu setelah bulan meninggalkan matahari pada perempatan pertama dalam ukuran sudut/busur, fase ini terjadi pada hari tanggal 6,7 sampai 8</p><p><br></p><p>4. Badr (bulan purnama), yaitu ketika terjadi peristiwa istiqbal , semua permukaan bulan menghadap matahari,fase ini terjadi pada hari tanggal 13,14, sampai 15</p><p><br></p><p>5. Tarbi’ sani(Kwartir II), yaitu bulan meninggalkan matahari setelah terjadi peristiwa istiqbal. Fase ini terjadi pada hari tanggal 21,23 sampai 24</p><p><br></p><p>6. Hilal Akhir Bulan, yaitu fase di mana sinar bulan berbentuk sabit (hilal) pada akhir bulan. Fase ini terjadi pada hari tanggal 27, 28 sampai 29. Akhirnya sampailah pada saat ijtima’ kembali menjelang bulan berikutnya dimana sama sekali tidak tampak dari bumi(bulan Mati).</p><p><br></p><p>1.GERHANA BULAN</p><p><br></p><p>Gerhana terjadi karena terhalangnya cahaya Matahari. Jika cahaya Matahari tidak bisa mencapai Bulan -- keseluruhan atau sebagian -- karena terhalang oleh Bumi (dengankata lain Bulan berada dalam bayangan Bumi), maka peristiwa itu dinamakan gerhana bulan.Sedangkan jika bayangan Bulan jatuh ke permukaan Bumi (Bulan menghalangi sebagiancahaya Matahari yang menuju Bumi), maka peristiwa ini dinamakan gerhana matahari.</p><p><br></p><p>2. GERHANA MATAHARI</p><p><br></p><p>Gerhana matahari terjadi apabila bulan diantara bumi dan matahari. Bila hal ini terjadi maka sebagian sinar matahari ke permukaan bumi tertutupi oleh bulan.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2284335902/05b779305e26c09228d31a75381e5a76/IMG_20240115_083825.jpg" />
         <pubDate>2024-01-15 01:33:03 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/marianakayoga83/fvd259999i5azc4r/wish/2848449077</guid>
      </item>
      <item>
         <title>ꔵ   ..   🧿‘  Amanda Safitri — X Askep 1</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/marianakayoga83/fvd259999i5azc4r/wish/2848462494</link>
         <description><![CDATA[<p>𑃖. Nama : Amanda Safitri<br>𑃖. Absen : 05 (Lima)<br>𑃖. Kelas : X Asisten Keperawatan 1</p><p><br/></p><p>&nbsp;&nbsp; ()ㅤㅤ‘Pengertian&nbsp;&nbsp; Tata&nbsp;&nbsp; Surya’ㅤ..ㅤ𐘃<br>Tata Surya adalah sistem benda langit yang terdiri dari Matahari dan objek-objek lain yang mengorbitinya. Ada delapan planet dengan orbit elips, lima planet kerdil, 173 satelit alami yang sudah teridentifikasi, dan jutaan benda langit lainnya seperti meteor, asteroid, dan komet.</p><p>Semua objek ini saling terikat gravitasi dan berputar di sekitar Matahari. Di antara semua objek yang mengorbit Matahari secara langsung, planet merupakan objek yang paling besar. Bulan merupakan satelit alami dari planet yang mengorbit Matahari secara tidak langsung.</p><p>Terdapat delapan planet besar dengan lebih dari 160 bulan yang sudah diketahui, serta lima atau lebih planet kerdil dan jutaan asteroid dan komet. Semua benda langit ini membentuk Tata Surya, yang memiliki diameter sekitar 15 triliun kilometer.</p><p>Bagian dekat dengan Matahari adalah bagian sistem yang berbentuk piringan dan di mana semua planet berada. Di bagian lain yang lebih jauh dari Matahari, terdapat awan Oort, yaitu daerah bola tempat komet berada.</p><p><br/></p><p>&nbsp;&nbsp; ()ㅤㅤ‘Anggota&nbsp;&nbsp; Tata&nbsp;&nbsp; Surya’ㅤ..ㅤ𐘃<br>ꔵㅤ..ㅤ📖‘&nbsp; Matahari<br>Matahari merupakan pusat dari tata surya di alam semesta. Ukurannya paling besar dibandingkan dengan planet-planet lainnya yang mengelilinginya. Diameter Matahari sekitar <a rel="noopener noreferrer nofollow">1.392.684</a> km, sekitar 109 kali lebih besar dari diameter Bumi. Matahari juga disebut sebagai bintang tunggal karena sinarnya yang terpancar tidak pernah padam.</p><p>ꔵㅤ..ㅤ📖‘&nbsp; Planet<br>Planet merupakan bagian dari tata surya yang terdiri dari Planet Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Jupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus, Planet memiliki ukuran yang lebih besar dibandingkan dengan anggota lainnya seperti komet.</p><p>Beberapa planet bisa dilihat dengan mata telanjang pada waktu tertentu, seperti Merkurius, Venus, Mars, planet Jupiter, dan Saturnus. Sedangkan Uranus dan Neptunus hanya bisa dilihat dengan teleskop.</p><p>👢’ Pluto sebelumnya dianggap sebagai planet, namun berdasarkan keputusan International Astronomy Union (IAU) pada tahun 2006, Pluto tidak lagi dianggap sebagai planet karena tidak memenuhi syarat ‘membersihkan lingkungan orbitnya dari objek lain’.</p><p>Syarat-syarat agar sebuah benda angkasa dapat dianggap sebagai planet antara lain:</p><p>Mengorbit pada bintang atau sisa-sisa bintang<br>Memiliki massa yang cukup besar sehingga dapat melakukan gravitasi dan mempertahankan bentuknya<br>Tidak cukup kuat untuk melakukan reaksi fusi di intinya<br>Orbitnya tidak bertumpang tindih dengan orbit benda angkasa lainnya.</p><p>👢’ Merkurius<br>Planet Merkurius adalah planet yang paling dekat dengan Matahari, dengan jarak sekitar 58 juta kilometer dari Matahari. Namun, planet ini tidak dapat dilihat dengan mata telanjang. Merkurius hanya bisa terlihat saat waktu fajar atau waktu senja. Merkurius adalah planet terkecil di antara semua planet.</p><p>👢’ Venus<br>Planet berikutnya setelah Merkurius adalah Venus. Mungkin kamu pernah mendengar julukan “Bintang Kejora” yang melekat pada planet Venus. Planet ini biasanya terlihat di langit pada sore hari, terlihat seperti bintang namun tidak berkedip.</p><p>👢’ Bumi<br>Salah satu planet dalam tata surya yang tidak memiliki ukuran terbesar adalah Bumi. Namun, karena kita tinggal di sini, kita cenderung menganggap Bumi sebagai planet terbesar karena jumlah penduduk yang tak terhitung di dalamnya.</p><p>Bumi memiliki atmosfer yang melindungi dan campuran bahan kimia organik yang tepat untuk mendukung kehidupan, serta terletak pada jarak yang tepat dari Matahari. Inilah yang membuat Bumi menjadi satu-satunya planet dalam tata surya yang dapat mendukung kehidupan. Bumi berada di urutan ketiga dari Matahari.</p><p>👢’ Mars<br>Mars, yang dijuluki sebagai ‘planet merah’, merupakan planet keempat dalam tata surya. Atmosfer Mars sangat tipis, dingin, berdebu, dan padang pasir atau gurun. Planet ini terkenal dengan gunung berapinya yang besar dan lembah yang dalam. Mars juga memiliki badai angin yang paling sering terjadi dibandingkan dengan planet lainnya.</p><p>👢’ Jupiter<br>Jupiter, planet kelima dalam urutan tata surya, merupakan planet terbesar di antara planet lainnya, Jupiter memiliki garis tengah permukaan sekitar <a rel="noopener noreferrer nofollow">142.860</a> km dan volume sekitar 1.300 kali lebih besar dari Bumi.</p><p>👢’ Saturnus<br>Saturnus, planet keenam dalam urutan anggota tata surya, terkenal sebagai planet paling indah karena memiliki cincin yang mengelilingi planet. Ukuran cincin Saturnus lebih besar dari planet lainnya, dengan banyak cincin kecil yang tersusun dari gas beku dan butiran debu, jumlahnya mencapai ratusan. Para peneliti berpendapat bahwa cincin-cincin kecil ini merupakan sisa-sisa satelit yang telah hancur karena bertabrakan dengan planet lain.</p><p>👢’ Uranus<br>Uranus, yang merupakan planet ke tujuh dalam tata surya, memiliki ciri-ciri yang sangat berbeda dari planet lainnya. Salah satu kutub dari Uranus menghadap ke matahari dan planet ini berotasi pada sumbu yang sebidang dengan bidang edarnya mengelilingi matahari.</p><p>👢’ Neptunus<br>Neptunus, planet ke delapan dalam tata surya, dikenal sebagai planet paling berangin karena angin badai yang sering terjadi di planet ini. Badai yang sangat besar bahkan bisa muncul sewaktu-waktu. Jarak planet ini dari Matahari adalah sekitar 4-5 miliar km.</p><p>👢’ Asteroid<br>Asteroid merupakan anggota lain dari tata surya yang memiliki pergerakan yang sama seperti planet, yaitu mengelilingi Matahari dengan arah revolusi yang sama. Jutaan asteroid bergerombol membentuk sabuk raksasa. Sabuk asteroid terletak antara orbit planet Jupiter dan Mars, seperti yang dikutip dari Sumber Belajar Kemdikbud.</p><p>👢’ Komet (Bintang Berekor)<br>Komet merupakan benda angkasa yang mengelilingi Matahari pada orbit yang sangat lonjong atau elips sering disebut sebagai bintang berekor, tetapi sebenarnya komet hanya tampak seolah-olah memiliki ekor. Ekor komet terbentuk dari gas bercahaya saat komet lewat di dekat Matahari.</p><p>👢’ Satelit<br>Satelit merupakan benda angkasa yang juga mengelilingi Matahari tidak menghasilkan cahaya sendiri, tetapi memantulkan cahaya.</p><p>👢’ Meteoroid<br>Meteoroid adalah benda angkasa yang bergerak di luar angkasa, biasanya terbentuk dari sisa-sisa debu dan material yang tidak terpakai saat pembentukan Meteoroid biasanya berukuran kecil, dengan diameter mulai dari beberapa mikrometer hingga beberapa meter.</p><p>👢’ Planetesimal<br>Planetesimal adalah benda angkasa yang terbentuk dari awan debu dan gas saat pembentukan tata surya berukuran antara beberapa kilometer hingga ribuan kilometer dan merupakan bahan dasar pembentukan planet.</p><p><br/></p><p>&nbsp;&nbsp; ()ㅤㅤ‘Rotasi&nbsp;&nbsp; dan&nbsp;&nbsp; Revolusi&nbsp;&nbsp; Bulan’ㅤ..ㅤ𐘃<br>Rotasi adalah perputaran bulan pada porosnya dari arah barat ke timur. Dalam satu kali berotasi bulan memerlukan waktu sama dengan satu kali revolusinya. mengelilingi bumi. Revolusi Bulan Revolusi adalah peredaran bulan mengelilingi bumi dari arah barat ke timur, satu kali putaran penuh revolusi bulan memerlukan waktu rata-rata 27 hari 7 jam 43,2 menit, periode waktu ini disebut waktu bulan Sideris (sideris month) atau disebut juga Syahr Nujumi.</p><p><br/></p><p>ꔵㅤ..ㅤ📖‘&nbsp; Fase-Fase Bulan</p><p>Secara fase-fase bulan dalam konteks perjalanan satu bulan penuh meliputi:</p><p>👢’ Bulan mati (muhaq), yaitu ketika terjadi peristiwa ijtima antara bulan dan matahari.</p><p>👢’ Hilal Awal Bulan, yaitu ketika bulan meninggalkan matahari pac hari tanggal 1,2 sampai 3.</p><p>👢’ Tarbi Awal (Kwartir I), yaitu setelah bulan meninggalkan matahari pada perempatan pertama dalam ukuran sudut/busur, fase ini terjadi pada mari tanggal 6,7 sampai 8 4. Badr (bulan purnama), yaitu ketika terjadi peristiwa istiqbal, semua permukaan bulan menghadap matahari, fase ini terjadi pada hari tanggal 13,14, sampai 15</p><p>Tarbi' sani(Kwartir II), yaitu bulan meninggalkan matahari setelah terjadi peristiwa istiqbal. Fase ini terjadi pada hari tanggal 21,23 sampai 24</p><p>👢’ Hilal Akhir Bulan, yaitu fase di mana sinar bulan berbentuk sabit (hilal) pada akhir bulan. Fase ini terjadi pada hari tanggal 27, 28 sampai 29. Akhirnya sampailah pada saat ijtima' kembali menjelang bulan berikutnya fimana sama sekali tidak tampak ari bumi(bulan Mati).</p><p>⚶&nbsp; Gerhana Bulan<br>Gerhana terjadi karena terhalangnya cahaya Matahari.<br>Jika cahaya Matahari tidak bisa mencapai Bulan keseluruhan atau sebagian karena terhalang oleh Bumi (dengankata lain Bulan berada dalam bayangan Bumi), maka peristiwa itu dinamakan gerhana bulan. Sedangkan jika bayangan Bulan jatuh ke permukaan Bumi (Bulan menghalangi sebagiancahaya Matahari yang menuju Bumi), maka peristiwa ini dinamakan gerhana matahari.</p><p>⚶&nbsp; Gerhana Matahari<br>Gerhana matahari terjadi apabila bulan diantara bumi dan matahari. Bila hal ini terjadi maka sebagian sinar matahari ke permukaan bumi tertutupi oleh bulan.</p><p><br/></p><p>&nbsp;&nbsp;𐘃&nbsp; \ㅤSekian Terima Kasih!&nbsp;&nbsp; ()&nbsp;&nbsp;&nbsp; ──&nbsp;&nbsp; 𐘃&nbsp; 👢’</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-01-15 01:50:55 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/marianakayoga83/fvd259999i5azc4r/wish/2848462494</guid>
      </item>
      <item>
         <title>NADESTA KHOERUNNISA X ASKEP 1</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/marianakayoga83/fvd259999i5azc4r/wish/2848462514</link>
         <description><![CDATA[<p>A.PENGERTIAN TATA SURYA</p><p><br/></p><p>Tata Surya adalah kumpulan benda-benda langit yang terdiri dari sebuah bintang besar yang disebut matahari, dan semua objek yang terikat oleh gaya grafitasinya. Objek-objek tersebut adalah delapan buah planet yang sudah diketahui dengan orbit berbentuk elips, lima planet kerdil, 173 satelit alami yang telah diidentifikasi, dan jutaan benda langit (meteor, asteroid, komet) lainnya.</p><p><br/></p><p>B. Anggota Tata Surya</p><p><br/></p><p>1. Matahari adalah pusat Tata Surya.</p><p><br/></p><p>2. Planet merupakan benda angkasa yang tidak memiliki cahaya sendiri, berbentuk bulatan dan beredar mengelilingi matahari.</p><p><br/></p><p>3.Komet merupakan kumpulan bongkahan batuan yang diselubungi kabut gas, ketika mendekati matahari, komet mengeluarkan gas yang bercahaya pada bagan kepala, dan semburan cahaya pada ekornya.</p><p><br/></p><p>5. Meteor  disebut juga bintang jatuh merupakan bagian dari asteroid yang terpisah.</p><p><br/></p><p>Benda –benda astronomi kecil</p><p><br/></p><p>1. Asteroid adalah benda langit kecil dan padat yang terdapat dalam sistem tata surya kita.</p><p><br/></p><p>2. Komet adalah benda angkasa yang mirip asteroid, tetapi hampir seluruhnya terbentuk dari gas (karbon dioksida,metana, air) dan debu yang membeku.</p><p><br/></p><p>3. Meteoroid adalah benda-benda kecil di tata surya yang ukurannya lebih kecil daripada asteroid tetapi lebih besar daripada sebuah molekul.</p><p><br/></p><p>HIDROSFER</p><p><br/></p><p>Hidrosfer merupakan daerah perairan yang mengikuti bentuk bumi yang bulat. Hidrosfer berasal dari kata hidros yang berarti ’air’ dan sphere yang berarti ’daerah’ atau ‘bulatan’.</p><p><br/></p><p>Sifat air: dapat menempati ruang, mengalir dari dataran tinggi ke dataran rendah, memiliki berat, permukaan air yang tenang selalu datar, air melarutkan beberapa zat, air menekan ke segala arah, air meresap melalui celah kecil,dan air dapat berubah wujud.</p><p><br/></p><p>Air tanah adalah air yang bergerak di dalam tanah yang terdapat dalam ruang antar butir-butir tanah yang meresap ke dalam tanah dan bergabung membentuk lapisan tanah yang disebut akuifer.</p><p><br/></p><p>ROTASI DAN REVOLUSI BULAN</p><p><br/></p><p>   Rotasi adalah perputaran bulan pada porosnya dari arah barat ke timur. Dalam satu kali berotasi bulan memerlukan waktu sama dengan satu kali revolusinya mengelilingi bumi. Revolusi Bulan  Revolusi adalah peredaran bulan mengelilingi bumi dari arah barat ke timur, satu kali putaran penuh revolusi bulan memerlukan waktu rata-rata 27 hari 7 jam 43,2 menit, periode waktu ini disebut waktu bulan Sideris (sideris month) atau disebut juga Syahr Nujumi.</p><p><br/></p><p>FASE-FASE BULAN:</p><p><br/></p><p>Secara fase-fase bulan dalam konteks perjalanan satu bulan penuh meliputi:</p><p><br/></p><p>1. Bulan mati (muhaq), yaitu ketika terjadi peristiwa ijtima’ antara bulan dan matahari.</p><p><br/></p><p>2. Hilal Awal Bulan, yaitu ketika bulan meninggalkan matahari pada hari tanggal 1,2 sampai 3</p><p><br/></p><p>3. Tarbi’ Awal (Kwartir I), yaitu setelah bulan meninggalkan matahari pada perempatan pertama dalam ukuran sudut/busur, fase ini terjadi pada hari tanggal 6,7 sampai 8</p><p><br/></p><p>4. Badr (bulan purnama), yaitu ketika terjadi peristiwa istiqbal , semua permukaan bulan menghadap matahari,fase ini terjadi pada hari tanggal 13,14, sampai 15</p><p><br/></p><p>5. Tarbi’ sani(Kwartir II), yaitu bulan meninggalkan matahari setelah terjadi peristiwa istiqbal. Fase ini terjadi pada hari tanggal 21,23 sampai 24</p><p><br/></p><p>6. Hilal Akhir Bulan, yaitu fase di mana sinar bulan berbentuk sabit (hilal) pada akhir bulan. Fase ini terjadi pada hari tanggal 27, 28 sampai 29. Akhirnya sampailah pada saat ijtima’ kembali menjelang bulan berikutnya dimana sama sekali tidak tampak dari bumi(bulan Mati).</p><p><br/></p><p>1.GERHANA BULAN</p><p><br/></p><p>    Gerhana terjadi karena terhalangnya cahaya Matahari. Jika cahaya Matahari tidak bisa mencapai Bulan -- keseluruhan atau sebagian -- karena terhalang oleh Bumi (dengankata lain Bulan berada dalam bayangan Bumi), maka peristiwa itu dinamakan gerhana bulan.Sedangkan jika bayangan Bulan jatuh ke permukaan Bumi (Bulan menghalangi sebagiancahaya Matahari yang menuju Bumi), maka peristiwa ini dinamakan gerhana matahari.</p><p><br/></p><p>2. GERHANA MATAHARI</p><p><br/></p><p>     Gerhana matahari terjadi apabila bulan diantara bumi dan matahari. Bila hal ini terjadi maka sebagian sinar matahari ke permukaan bumi tertutupi oleh bulan.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2193194741/01fbeccb34b1f27dbc5fcb5e63b87b60/IMG_20240115_084753_810.webp" />
         <pubDate>2024-01-15 01:50:56 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/marianakayoga83/fvd259999i5azc4r/wish/2848462514</guid>
      </item>
      <item>
         <title>NADESTA KHOERUNNISA X ASKEP 1 </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/marianakayoga83/fvd259999i5azc4r/wish/2848465810</link>
         <description><![CDATA[<p>A.PENGERTIAN TATA SURYA</p><p>Tata Surya adalah kumpulan benda-benda langit yang terdiri dari sebuah bintang besar yang disebut matahari, dan semua objek yang terikat oleh gaya grafitasinya. Objek-objek tersebut adalah delapan buah planet yang sudah diketahui dengan orbit berbentuk elips, lima planet kerdil, 173 satelit alami yang telah diidentifikasi, dan jutaan benda langit (meteor, asteroid, komet) lainnya.</p><p>B. Anggota Tata Surya</p><p>1. Matahari adalah pusat Tata Surya.</p><p>2. Planet merupakan benda angkasa yang tidak memiliki cahaya sendiri, berbentuk bulatan dan beredar mengelilingi matahari.</p><p>3.Komet merupakan kumpulan bongkahan batuan yang diselubungi kabut gas, ketika mendekati matahari, komet mengeluarkan gas yang bercahaya pada bagan kepala, dan semburan cahaya pada ekornya.</p><p>5. Meteor  disebut juga bintang jatuh merupakan bagian dari asteroid yang terpisah.</p><p>Benda –benda astronomi kecil</p><p>1. Asteroid adalah benda langit kecil dan padat yang terdapat dalam sistem tata surya kita.</p><p>2. Komet adalah benda angkasa yang mirip asteroid, tetapi hampir seluruhnya terbentuk dari gas (karbon dioksida,metana, air) dan debu yang membeku.</p><p>3. Meteoroid adalah benda-benda kecil di tata surya yang ukurannya lebih kecil daripada asteroid tetapi lebih besar daripada sebuah molekul.</p><p>HIDROSFER</p><p>Hidrosfer merupakan daerah perairan yang mengikuti bentuk bumi yang bulat. Hidrosfer berasal dari kata hidros yang berarti ’air’ dan sphere yang berarti ’daerah’ atau ‘bulatan’.</p><p>Sifat air: dapat menempati ruang, mengalir dari dataran tinggi ke dataran rendah, memiliki berat, permukaan air yang tenang selalu datar, air melarutkan beberapa zat, air menekan ke segala arah, air meresap melalui celah kecil,dan air dapat berubah wujud.</p><p>Air tanah adalah air yang bergerak di dalam tanah yang terdapat dalam ruang antar butir-butir tanah yang meresap ke dalam tanah dan bergabung membentuk lapisan tanah yang disebut akuifer.</p><p>ROTASI DAN REVOLUSI BULAN</p><p>   Rotasi adalah perputaran bulan pada porosnya dari arah barat ke timur. Dalam satu kali berotasi bulan memerlukan waktu sama dengan satu kali revolusinya mengelilingi bumi. Revolusi Bulan  Revolusi adalah peredaran bulan mengelilingi bumi dari arah barat ke timur, satu kali putaran penuh revolusi bulan memerlukan waktu rata-rata 27 hari 7 jam 43,2 menit, periode waktu ini disebut waktu bulan Sideris (sideris month) atau disebut juga Syahr Nujumi.</p><p>FASE-FASE BULAN:</p><p>Secara fase-fase bulan dalam konteks perjalanan satu bulan penuh meliputi:</p><p>1. Bulan mati (muhaq), yaitu ketika terjadi peristiwa ijtima’ antara bulan dan matahari.</p><p>2. Hilal Awal Bulan, yaitu ketika bulan meninggalkan matahari pada hari tanggal 1,2 sampai 3</p><p>3. Tarbi’ Awal (Kwartir I), yaitu setelah bulan meninggalkan matahari pada perempatan pertama dalam ukuran sudut/busur, fase ini terjadi pada hari tanggal 6,7 sampai 8</p><p>4. Badr (bulan purnama), yaitu ketika terjadi peristiwa istiqbal , semua permukaan bulan menghadap matahari,fase ini terjadi pada hari tanggal 13,14, sampai 15</p><p>5. Tarbi’ sani(Kwartir II), yaitu bulan meninggalkan matahari setelah terjadi peristiwa istiqbal. Fase ini terjadi pada hari tanggal 21,23 sampai 24</p><p>6. Hilal Akhir Bulan, yaitu fase di mana sinar bulan berbentuk sabit (hilal) pada akhir bulan. Fase ini terjadi pada hari tanggal 27, 28 sampai 29. Akhirnya sampailah pada saat ijtima’ kembali menjelang bulan berikutnya dimana sama sekali tidak tampak dari bumi(bulan Mati).</p><p>1.GERHANA BULAN</p><p>    Gerhana terjadi karena terhalangnya cahaya Matahari. Jika cahaya Matahari tidak bisa mencapai Bulan -- keseluruhan atau sebagian -- karena terhalang oleh Bumi (dengankata lain Bulan berada dalam bayangan Bumi), maka peristiwa itu dinamakan gerhana bulan.Sedangkan jika bayangan Bulan jatuh ke permukaan Bumi (Bulan menghalangi sebagiancahaya Matahari yang menuju Bumi), maka peristiwa ini dinamakan gerhana matahari.</p><p>2. GERHANA MATAHARI</p><p>     Gerhana matahari terjadi apabila bulan diantara bumi dan matahari. Bila hal ini terjadi maka sebagian sinar matahari ke permukaan bumi tertutupi oleh bulan.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2193194741/65fc7b6c70d231ba4343098d637578d2/IMG_20240115_084753_810.webp" />
         <pubDate>2024-01-15 01:54:52 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/marianakayoga83/fvd259999i5azc4r/wish/2848465810</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nama:Adeliawahyuni </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/marianakayoga83/fvd259999i5azc4r/wish/2848468059</link>
         <description><![CDATA[<p>Kelas: X Askep 1</p><p>Absen:02</p><p>A.PENGERTIAN TATA SURYA Tata Surya adalah kumpulan benda-benda langit yang terdiri dari sebuah bintang besar yang disebut matahari, dan semua objek yang terikat oleh gaya grafitasinya. Objek-objek tersebut adalah delapan buah planet yang sudah diketahui dengan orbit berbentuk elips, lima planet kerdil, 173 satelit alami yang telah diidentifikasi, dan jutaan benda langit (meteor, asteroid,komet)</p><p>B. Anggota Tata Surya</p><p>1. Matahari adalah pusat Tata Surya.</p><p>2. Planet merupakan benda angkasa yang tidak memiliki cahaya sendiri, berbentuk bulatan dan beredar mengelilingi matahari. </p><p>3.Komet merupakan kumpulan bongkahan batuan yang diselubungi kabut gas, ketika mendekati matahari, komet mengeluarkan gas yang bercahaya pada bagan kepala, dan semburan cahaya pada ekornya.4. Meteor disebut juga bintang jatuh merupakan bagian dari asteroid yang terpisah.</p><p>Benda-benda astronomi kecil </p><p>1. Asteroid adalah benda langit kecil dan padat yang terdapat dalam sistem tata surya kita.</p><p>2. Komet adalah benda angkasa yang mirip asteroid, tetapi hampir seluruhnya terbentuk dari gas (karbon dioksida, metana, air) dan debu yang membeku.</p><p>3. Meteoroid adalah benda-benda kecil di tata surya yang ukurannya lebih kecil daripada asteroid tetapi lebih besar daripada sebuah molekul.</p><p>HIDROSFER</p><p>Hidrosfer merupakan daerah perairan yang mengikuti bentuk bumi yang bulat. Hidrosfer berasal dari kata hidros yang berarti 'air' dan sphere yang berarti 'daerah' atau 'bulatan'.</p><p>Sifat air: dapat menempati ruang, mengalir dari dataran tinggi ke dataran rendah, memiliki berat, permukaan air yang tenang selaludatar, air melarutkan beberapa zat, air menekan ke segala arah, air meresap melalui celah kecil,dan air dapat berubah wujud.</p><p>Air tanah adalah air yang bergerak di dalam tanah yang terdapat dalam ruang antar butir-butir tanah yang meresap ke dalam tanah dan bergabung membentuk lapisan tanah yang disebut akuifer. ROTASI DAN REVOLUSI BULAN Rotasi adalah perputaran bulan pada porosnya dari arah barat ke timur. Dalam satu kali berotasi bulan memerlukan waktu sama dengan satu kali revolusinya mengelilingi bumi. Revolusi Bulan Revolusi adalah peredaran bulan mengelilingi bumi dari arah barat ke timur, satu kali putaran penuh revolusi bulan memerlukan waktu rata-rata 27 hari 7 jam 43,2 menit, periode waktu ini disebut waktu bulan Sideris (sideris month) atau disebut juga Syahr Nujumi. FASE-FASE BULAN:</p><p>Secara fase-fase bulan dalam konteks perjalanan satu bulan</p><p>1. Bulan mati (muhaq), yaitu ketika terjadi peristiwa ijtima' antara bulan dan matahari.</p><p>2. Hilal Awal Bulan, yaitu ketika bulan meninggalkan matahari pada hari tanggal 1,2 sampai 3</p><p>3. Tarbi' Awal (Kwartir I), yaitu setelah bulan meninggalkan matahari pada perempatan pertama dalam ukuran sudut/busur, fase ini terjadi pada hari tanggal 6,7 sampai 8</p><p>4. Badr (bulan purnama), yaitu ketika terjadi peristiwa istiqbal, semua permukaan bulan menghadap matahari, fase ini terjadi pada hari tanggal 13,14, sampai 15</p><p>5. Tarbi' sani(Kwartir II), yaitu bulan meninggalkan matahari setelah terjadi peristiwa istiqbal. Fase ini terjadi pada hari tanggal 21,23 sampai 24</p><p>6. Hilal Akhir Bulan, yaitu fase di mana sinar bulan berbentuk sabit (hilal) pada akhir bulan. Fase ini terjadi pada hari tanggal 27, 28 sampai 29. Akhirnya sampailahpada saat ijtima' kembali menjelang bulan berikutnya dimana sama sekali tidak tampak dari bumi(bulan Mati).</p><p>1.GERHANA BULAN</p><p>Gerhana terjadi karena terhalangnya cahaya Matahari. Jika cahaya Matahari tidak bisa mencapai Bulan atau sebagian keseluruhan karena terhalang oleh Bumi (dengankata lain Bulan berada dalam bayangan Bumi), maka peristiwa itu dinamakan gerhana bulan. Sedangkan jika bayangan Bulan jatuh ke permukaan Bumi (Bulan menghalangi sebagiancahaya Matahari yang menuju Bumi), maka peristiwa ini dinamakan gerhana matahari.</p><p>2. GERHANA MATAHARI</p><p>Gerhana matahari terjadi apabila bulan diantara bumi dan matahari. Bila hal ini terjadi maka sebagian sinar matahari ke permukaan bumi tertutupi oleh bulan.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-01-15 01:57:48 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/marianakayoga83/fvd259999i5azc4r/wish/2848468059</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nama:Abelia syauqi</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/marianakayoga83/fvd259999i5azc4r/wish/2848468998</link>
         <description><![CDATA[<p>kelas:X Askep 1</p><p>Absen:01</p><p>A.PENGERTIAN TATA SURYA Tata Surya adalah kumpulan benda-benda langit yang terdiri dari sebuah bintang besar yang disebut matahari, dan semua objek yang terikat oleh gaya grafitasinya. Objek-objek tersebut adalah delapan buah planet yang sudah diketahui dengan orbit berbentuk elips, lima planet kerdil, 173 satelit alami yang telah diidentifikasi, dan jutaan benda langit (meteor, asteroid,komet)</p><p>B. Anggota Tata Surya</p><p>1. Matahari adalah pusat Tata Surya.</p><p>2. Planet merupakan benda angkasa yang tidak memiliki cahaya sendiri, berbentuk bulatan dan beredar mengelilingi matahari. </p><p>3.Komet merupakan kumpulan bongkahan batuan yang diselubungi kabut gas, ketika mendekati matahari, komet mengeluarkan gas yang bercahaya pada bagan kepala, dan semburan cahaya pada ekornya.4. Meteor disebut juga bintang jatuh merupakan bagian dari asteroid yang terpisah.</p><p>Benda-benda astronomi kecil </p><p>1. Asteroid adalah benda langit kecil dan padat yang terdapat dalam sistem tata surya kita.</p><p>2. Komet adalah benda angkasa yang mirip asteroid, tetapi hampir seluruhnya terbentuk dari gas (karbon dioksida, metana, air) dan debu yang membeku.</p><p>3. Meteoroid adalah benda-benda kecil di tata surya yang ukurannya lebih kecil daripada asteroid tetapi lebih besar daripada sebuah molekul.</p><p>HIDROSFER</p><p>Hidrosfer merupakan daerah perairan yang mengikuti bentuk bumi yang bulat. Hidrosfer berasal dari kata hidros yang berarti 'air' dan sphere yang berarti 'daerah' atau 'bulatan'.</p><p>Sifat air: dapat menempati ruang, mengalir dari dataran tinggi ke dataran rendah, memiliki berat, permukaan air yang tenang selaludatar, air melarutkan beberapa zat, air menekan ke segala arah, air meresap melalui celah kecil,dan air dapat berubah wujud.</p><p>Air tanah adalah air yang bergerak di dalam tanah yang terdapat dalam ruang antar butir-butir tanah yang meresap ke dalam tanah dan bergabung membentuk lapisan tanah yang disebut akuifer. ROTASI DAN REVOLUSI BULAN Rotasi adalah perputaran bulan pada porosnya dari arah barat ke timur. Dalam satu kali berotasi bulan memerlukan waktu sama dengan satu kali revolusinya mengelilingi bumi. Revolusi Bulan Revolusi adalah peredaran bulan mengelilingi bumi dari arah barat ke timur, satu kali putaran penuh revolusi bulan memerlukan waktu rata-rata 27 hari 7 jam 43,2 menit, periode waktu ini disebut waktu bulan Sideris (sideris month) atau disebut juga Syahr Nujumi. FASE-FASE BULAN:</p><p>Secara fase-fase bulan dalam konteks perjalanan satu bulan</p><p>1. Bulan mati (muhaq), yaitu ketika terjadi peristiwa ijtima' antara bulan dan matahari.</p><p>2. Hilal Awal Bulan, yaitu ketika bulan meninggalkan matahari pada hari tanggal 1,2 sampai 3</p><p>3. Tarbi' Awal (Kwartir I), yaitu setelah bulan meninggalkan matahari pada perempatan pertama dalam ukuran sudut/busur, fase ini terjadi pada hari tanggal 6,7 sampai 8</p><p>4. Badr (bulan purnama), yaitu ketika terjadi peristiwa istiqbal, semua permukaan bulan menghadap matahari, fase ini terjadi pada hari tanggal 13,14, sampai 15</p><p>5. Tarbi' sani(Kwartir II), yaitu bulan meninggalkan matahari setelah terjadi peristiwa istiqbal. Fase ini terjadi pada hari tanggal 21,23 sampai 24</p><p>6. Hilal Akhir Bulan, yaitu fase di mana sinar bulan berbentuk sabit (hilal) pada akhir bulan. Fase ini terjadi pada hari tanggal 27, 28 sampai 29. Akhirnya sampailahpada saat ijtima' kembali menjelang bulan berikutnya dimana sama sekali tidak tampak dari bumi(bulan Mati).</p><p>1.GERHANA BULAN</p><p>Gerhana terjadi karena terhalangnya cahaya Matahari. Jika cahaya Matahari tidak bisa mencapai Bulan atau sebagian keseluruhan karena terhalang oleh Bumi (dengankata lain Bulan berada dalam bayangan Bumi), maka peristiwa itu dinamakan gerhana bulan. Sedangkan jika bayangan Bulan jatuh ke permukaan Bumi (Bulan menghalangi sebagiancahaya Matahari yang menuju Bumi), maka peristiwa ini dinamakan gerhana matahari.</p><p>2. GERHANA MATAHARI</p><p>Gerhana matahari terjadi apabila bulan diantara bumi dan matahari. Bila hal ini terjadi maka sebagian sinar matahari ke permukaan bumi tertutupi oleh bulan.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-01-15 01:58:58 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/marianakayoga83/fvd259999i5azc4r/wish/2848468998</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Erlinta Maharani Hayuningtiyas X ASKEP 1 </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/marianakayoga83/fvd259999i5azc4r/wish/2848503439</link>
         <description><![CDATA[<p><br></p><p>A.PENGERTIAN TATA SURYA</p><p>Tata Surya adalah kumpulan benda-benda langit yang terdiri dari sebuah bintang besar yang disebut matahari, dan semua objek yang terikat oleh gaya grafitasinya. Objek-objek tersebut adalah delapan buah planet yang sudah diketahui dengan orbit berbentuk elips, lima planet kerdil, 173 satelit alami yang telah diidentifikasi, dan jutaan benda langit (meteor, asteroid, komet) lainnya.</p><p>B. Anggota Tata Surya</p><p>1. Matahari adalah pusat Tata Surya.</p><p>2. Planet merupakan benda angkasa yang tidak memiliki cahaya sendiri, berbentuk bulatan dan beredar mengelilingi matahari.</p><p>3.Komet merupakan kumpulan bongkahan batuan yang diselubungi kabut gas, ketika mendekati matahari, komet mengeluarkan gas yang bercahaya pada bagan kepala, dan semburan cahaya pada ekornya.</p><p>5. Meteor disebut juga bintang jatuh merupakan bagian dari asteroid yang terpisah.</p><p>Benda –benda astronomi kecil</p><p>1. Asteroid adalah benda langit kecil dan padat yang terdapat dalam sistem tata surya kita.</p><p>2. Komet adalah benda angkasa yang mirip asteroid, tetapi hampir seluruhnya terbentuk dari gas (karbon dioksida,metana, air) dan debu yang membeku.</p><p>3. Meteoroid adalah benda-benda kecil di tata surya yang ukurannya lebih kecil daripada asteroid tetapi lebih besar daripada sebuah molekul.</p><p>HIDROSFER</p><p>Hidrosfer merupakan daerah perairan yang mengikuti bentuk bumi yang bulat. Hidrosfer berasal dari kata hidros yang berarti ’air’ dan sphere yang berarti ’daerah’ atau ‘bulatan’.</p><p>Sifat air: dapat menempati ruang, mengalir dari dataran tinggi ke dataran rendah, memiliki berat, permukaan air yang tenang selalu datar, air melarutkan beberapa zat, air menekan ke segala arah, air meresap melalui celah kecil,dan air dapat berubah wujud.</p><p>Air tanah adalah air yang bergerak di dalam tanah yang terdapat dalam ruang antar butir-butir tanah yang meresap ke dalam tanah dan bergabung membentuk lapisan tanah yang disebut akuifer.</p><p>ROTASI DAN REVOLUSI BULAN</p><p>Rotasi adalah perputaran bulan pada porosnya dari arah barat ke timur. Dalam satu kali berotasi bulan memerlukan waktu sama dengan satu kali revolusinya mengelilingi bumi. Revolusi Bulan Revolusi adalah peredaran bulan mengelilingi bumi dari arah barat ke timur, satu kali putaran penuh revolusi bulan memerlukan waktu rata-rata 27 hari 7 jam 43,2 menit, periode waktu ini disebut waktu bulan Sideris (sideris month) atau disebut juga Syahr Nujumi.</p><p>FASE-FASE BULAN:</p><p>Secara fase-fase bulan dalam konteks perjalanan satu bulan penuh meliputi:</p><p>1. Bulan mati (muhaq), yaitu ketika terjadi peristiwa ijtima’ antara bulan dan matahari.</p><p>2. Hilal Awal Bulan, yaitu ketika bulan meninggalkan matahari pada hari tanggal 1,2 sampai 3</p><p>3. Tarbi’ Awal (Kwartir I), yaitu setelah bulan meninggalkan matahari pada perempatan pertama dalam ukuran sudut/busur, fase ini terjadi pada hari tanggal 6,7 sampai 8</p><p>4. Badr (bulan purnama), yaitu ketika terjadi peristiwa istiqbal , semua permukaan bulan menghadap matahari,fase ini terjadi pada hari tanggal 13,14, sampai 15</p><p>5. Tarbi’ sani(Kwartir II), yaitu bulan meninggalkan matahari setelah terjadi peristiwa istiqbal. Fase ini terjadi pada hari tanggal 21,23 sampai 24</p><p>6. Hilal Akhir Bulan, yaitu fase di mana sinar bulan berbentuk sabit (hilal) pada akhir bulan. Fase ini terjadi pada hari tanggal 27, 28 sampai 29. Akhirnya sampailah pada saat ijtima’ kembali menjelang bulan berikutnya dimana sama sekali tidak tampak dari bumi(bulan Mati).</p><p>1.GERHANA BULAN</p><p>Gerhana terjadi karena terhalangnya cahaya Matahari. Jika cahaya Matahari tidak bisa mencapai Bulan -- keseluruhan atau sebagian -- karena terhalang oleh Bumi (dengankata lain Bulan berada dalam bayangan Bumi), maka peristiwa itu dinamakan gerhana bulan.Sedangkan jika bayangan Bulan jatuh ke permukaan Bumi (Bulan menghalangi sebagiancahaya Matahari yang menuju Bumi), maka peristiwa ini dinamakan gerhana matahari.</p><p>2. GERHANA MATAHARI</p><p>Gerhana matahari terjadi apabila bulan diantara bumi dan matahari. Bila hal ini terjadi maka sebagian sinar matahari ke permukaan bumi tertutupi oleh bulan.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2284323678/346b2b152f24e561cbe20c172d582b6c/17052862445687771208088362547215.jpg" />
         <pubDate>2024-01-15 02:39:15 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/marianakayoga83/fvd259999i5azc4r/wish/2848503439</guid>
      </item>
      <item>
         <title>nabila ramadhani x askep 1 </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/marianakayoga83/fvd259999i5azc4r/wish/2848507657</link>
         <description><![CDATA[<p>kesimpulan dari vidio di atas</p><p><br></p><p>A.PENGERTIAN TATA SURYA</p><p>Tata Surya adalah kumpulan benda-benda langit yang terdiri dari sebuah bintang besar yang disebut matahari, dan semua objek yang terikat oleh gaya grafitasinya. Objek-objek tersebut adalah delapan buah planet yang sudah diketahui dengan orbit berbentuk elips, lima planet kerdil, 173 satelit alami yang telah diidentifikasi, dan jutaan benda langit (meteor, asteroid, komet) lainnya.</p><p><br></p><p>B. Anggota Tata Surya</p><p>1. Matahari adalah pusat Tata Surya.</p><p>2. Planet merupakan benda angkasa yang tidak memiliki cahaya sendiri, berbentuk bulatan dan beredar mengelilingi matahari.</p><p>3.Komet merupakan kumpulan bongkahan batuan yang diselubungi kabut gas, ketika mendekati matahari, komet mengeluarkan gas yang bercahaya pada bagan kepala, dan semburan cahaya pada ekornya.</p><p>5. Meteor disebut juga bintang jatuh merupakan bagian dari asteroid yang terpisah.</p><p>Benda –benda astronomi kecil</p><p>1. Asteroid adalah benda langit kecil dan padat yang terdapat dalam sistem tata surya kita.</p><p>2. Komet adalah benda angkasa yang mirip asteroid, tetapi hampir seluruhnya terbentuk dari gas (karbon dioksida,metana, air) dan debu yang membeku.</p><p>3. Meteoroid adalah benda-benda kecil di tata surya yang ukurannya lebih kecil daripada asteroid tetapi lebih besar daripada sebuah molekul.</p><p><br></p><p>HIDROSFER</p><p>Hidrosfer merupakan daerah perairan yang mengikuti bentuk bumi yang bulat. Hidrosfer berasal dari kata hidros yang berarti ’air’ dan sphere yang berarti ’daerah’ atau ‘bulatan’.</p><p>Sifat air: dapat menempati ruang, mengalir dari dataran tinggi ke dataran rendah, memiliki berat, permukaan air yang tenang selalu datar, air melarutkan beberapa zat, air menekan ke segala arah, air meresap melalui celah kecil,dan air dapat berubah wujud.</p><p>Air tanah adalah air yang bergerak di dalam tanah yang terdapat dalam ruang antar butir-butir tanah yang meresap ke dalam tanah dan bergabung membentuk lapisan tanah yang disebut akuifer.</p><p><br></p><p>ROTASI DAN REVOLUSI BULAN</p><p>Rotasi adalah perputaran bulan pada porosnya dari arah barat ke timur. Dalam satu kali berotasi bulan memerlukan waktu sama dengan satu kali revolusinya mengelilingi bumi. Revolusi Bulan Revolusi adalah peredaran bulan mengelilingi bumi dari arah barat ke timur, satu kali putaran penuh revolusi bulan memerlukan waktu rata-rata 27 hari 7 jam 43,2 menit, periode waktu ini disebut waktu bulan Sideris (sideris month) atau disebut juga Syahr Nujumi.</p><p><br></p><p>FASE-FASE BULAN:</p><p>Secara fase-fase bulan dalam konteks perjalanan satu bulan penuh meliputi:</p><p>1. Bulan mati (muhaq), yaitu ketika terjadi peristiwa ijtima’ antara bulan dan matahari.</p><p>2. Hilal Awal Bulan, yaitu ketika bulan meninggalkan matahari pada hari tanggal 1,2 sampai 3</p><p>3. Tarbi’ Awal (Kwartir I), yaitu setelah bulan meninggalkan matahari pada perempatan pertama dalam ukuran sudut/busur, fase ini terjadi pada hari tanggal 6,7 sampai 8</p><p>4. Badr (bulan purnama), yaitu ketika terjadi peristiwa istiqbal , semua permukaan bulan menghadap matahari,fase ini terjadi pada hari tanggal 13,14, sampai 15</p><p>5. Tarbi’ sani(Kwartir II), yaitu bulan meninggalkan matahari setelah terjadi peristiwa istiqbal. Fase ini terjadi pada hari tanggal 21,23 sampai 24</p><p>6. Hilal Akhir Bulan, yaitu fase di mana sinar bulan berbentuk sabit (hilal) pada akhir bulan. Fase ini terjadi pada hari tanggal 27, 28 sampai 29. Akhirnya sampailah pada saat ijtima’ kembali menjelang bulan berikutnya dimana sama sekali tidak tampak dari bumi(bulan Mati).</p><p><br></p><p>1.GERHANA BULAN</p><p>Gerhana terjadi karena terhalangnya cahaya Matahari. Jika cahaya Matahari tidak bisa mencapai Bulan -- keseluruhan atau sebagian -- karena terhalang oleh Bumi (dengankata lain Bulan berada dalam bayangan Bumi), maka peristiwa itu dinamakan gerhana bulan.Sedangkan jika bayangan Bulan jatuh ke permukaan Bumi (Bulan menghalangi sebagiancahaya Matahari yang menuju Bumi), maka peristiwa ini dinamakan gerhana matahari.</p><p><br></p><p>2. GERHANA MATAHARI</p><p>Gerhana matahari terjadi apabila bulan diantara bumi dan matahari. Bila hal ini terjadi maka sebagian sinar matahari ke permukaan bumi tertutupi oleh bulan.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2284390976/4cdb932616094f941a6d492901ef9c8a/17052865438661364981658127245833.jpg" />
         <pubDate>2024-01-15 02:44:34 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/marianakayoga83/fvd259999i5azc4r/wish/2848507657</guid>
      </item>
      <item>
         <title> Karina Dwi Khairunnisa X askep 1</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/marianakayoga83/fvd259999i5azc4r/wish/2848513951</link>
         <description><![CDATA[<p><br></p><p>A.PENGERTIAN TATA SURYA</p><p>Tata Surya adalah kumpulan benda-benda langit yang terdiri dari sebuah bintang besar yang disebut matahari, dan semua objek yang terikat oleh gaya grafitasinya. Objek-objek tersebut adalah delapan buah planet yang sudah diketahui dengan orbit berbentuk elips, lima planet kerdil, 173 satelit alami yang telah diidentifikasi, dan jutaan benda langit (meteor, asteroid, komet) lainnya.</p><p>B. Anggota Tata Surya</p><p>1. Matahari adalah pusat Tata Surya.</p><p>2. Planet merupakan benda angkasa yang tidak memiliki cahaya sendiri, berbentuk bulatan dan beredar mengelilingi matahari.</p><p>3.Komet merupakan kumpulan bongkahan batuan yang diselubungi kabut gas, ketika mendekati matahari, komet mengeluarkan gas yang bercahaya pada bagan kepala, dan semburan cahaya pada ekornya.</p><p>5. Meteor disebut juga bintang jatuh merupakan bagian dari asteroid yang terpisah.</p><p>Benda –benda astronomi kecil</p><p>1. Asteroid adalah benda langit kecil dan padat yang terdapat dalam sistem tata surya kita.</p><p>2. Komet adalah benda angkasa yang mirip asteroid, tetapi hampir seluruhnya terbentuk dari gas (karbon dioksida,metana, air) dan debu yang membeku.</p><p>3. Meteoroid adalah benda-benda kecil di tata surya yang ukurannya lebih kecil daripada asteroid tetapi lebih besar daripada sebuah molekul.</p><p>HIDROSFER</p><p>Hidrosfer merupakan daerah perairan yang mengikuti bentuk bumi yang bulat. Hidrosfer berasal dari kata hidros yang berarti ’air’ dan sphere yang berarti ’daerah’ atau ‘bulatan’.</p><p>Sifat air: dapat menempati ruang, mengalir dari dataran tinggi ke dataran rendah, memiliki berat, permukaan air yang tenang selalu datar, air melarutkan beberapa zat, air menekan ke segala arah, air meresap melalui celah kecil,dan air dapat berubah wujud.</p><p>Air tanah adalah air yang bergerak di dalam tanah yang terdapat dalam ruang antar butir-butir tanah yang meresap ke dalam tanah dan bergabung membentuk lapisan tanah yang disebut akuifer.</p><p>ROTASI DAN REVOLUSI BULAN</p><p>Rotasi adalah perputaran bulan pada porosnya dari arah barat ke timur. Dalam satu kali berotasi bulan memerlukan waktu sama dengan satu kali revolusinya mengelilingi bumi. Revolusi Bulan Revolusi adalah peredaran bulan mengelilingi bumi dari arah barat ke timur, satu kali putaran penuh revolusi bulan memerlukan waktu rata-rata 27 hari 7 jam 43,2 menit, periode waktu ini disebut waktu bulan Sideris (sideris month) atau disebut juga Syahr Nujumi.</p><p>FASE-FASE BULAN:</p><p>Secara fase-fase bulan dalam konteks perjalanan satu bulan penuh meliputi:</p><p>1. Bulan mati (muhaq), yaitu ketika terjadi peristiwa ijtima’ antara bulan dan matahari.</p><p>2. Hilal Awal Bulan, yaitu ketika bulan meninggalkan matahari pada hari tanggal 1,2 sampai 3</p><p>3. Tarbi’ Awal (Kwartir I), yaitu setelah bulan meninggalkan matahari pada perempatan pertama dalam ukuran sudut/busur, fase ini terjadi pada hari tanggal 6,7 sampai 8</p><p>4. Badr (bulan purnama), yaitu ketika terjadi peristiwa istiqbal , semua permukaan bulan menghadap matahari,fase ini terjadi pada hari tanggal 13,14, sampai 15</p><p>5. Tarbi’ sani(Kwartir II), yaitu bulan meninggalkan matahari setelah terjadi peristiwa istiqbal. Fase ini terjadi pada hari tanggal 21,23 sampai 24</p><p>6. Hilal Akhir Bulan, yaitu fase di mana sinar bulan berbentuk sabit (hilal) pada akhir bulan. Fase ini terjadi pada hari tanggal 27, 28 sampai 29. Akhirnya sampailah pada saat ijtima’ kembali menjelang bulan berikutnya dimana sama sekali tidak tampak dari bumi(bulan Mati).</p><p>1.GERHANA BULAN</p><p>Gerhana terjadi karena terhalangnya cahaya Matahari. Jika cahaya Matahari tidak bisa mencapai Bulan -- keseluruhan atau sebagian -- karena terhalang oleh Bumi (dengankata lain Bulan berada dalam bayangan Bumi), maka peristiwa itu dinamakan gerhana bulan.Sedangkan jika bayangan Bulan jatuh ke permukaan Bumi (Bulan menghalangi sebagiancahaya Matahari yang menuju Bumi), maka peristiwa ini dinamakan gerhana matahari.</p><p>2. GERHANA MATAHARI</p><p>Gerhana matahari terjadi apabila bulan diantara bumi dan matahari. Bila hal ini terjadi maka sebagian sinar matahari ke permukaan bumi tertutupi oleh bulan.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2284323678/4a35fe8f8f5cf03fd4895fcfb68e35d9/17052870268668940391804785854935.jpg" />
         <pubDate>2024-01-15 02:51:56 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/marianakayoga83/fvd259999i5azc4r/wish/2848513951</guid>
      </item>
      <item>
         <title>sahitya zivatha putri x askep 1 </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/marianakayoga83/fvd259999i5azc4r/wish/2848517677</link>
         <description><![CDATA[<p>kesimpulan dari vidio di atas</p><p><br/></p><p>A.PENGERTIAN TATA SURYA</p><p><br/></p><p><br/></p><p><br/></p><p>Tata Surya adalah kumpulan benda-benda langit yang terdiri dari sebuah bintang besar yang disebut matahari, dan semua objek yang terikat oleh gaya grafitasinya. Objek-objek tersebut adalah delapan buah planet yang sudah diketahui dengan orbit berbentuk elips, lima planet kerdil, 173 satelit alami yang telah diidentifikasi, dan jutaan benda langit (meteor, asteroid, komet) lainnya.</p><p><br/></p><p><br/></p><p><br/></p><p>B. Anggota Tata Surya</p><p><br/></p><p>1. Matahari adalah pusat Tata Surya.</p><p><br/></p><p>2. Planet merupakan benda angkasa yang tidak memiliki cahaya sendiri, berbentuk bulatan dan beredar mengelilingi matahari.</p><p><br/></p><p>3.Komet merupakan kumpulan bongkahan batuan yang diselubungi kabut gas, ketika mendekati matahari, komet mengeluarkan gas yang bercahaya pada bagan kepala, dan semburan cahaya pada ekornya.</p><p><br/></p><p>5. Meteor disebut juga bintang jatuh merupakan bagian dari asteroid yang terpisah.</p><p><br/></p><p>Benda –benda astronomi kecil</p><p><br/></p><p>1. Asteroid adalah benda langit kecil dan padat yang terdapat dalam sistem tata surya kita.</p><p><br/></p><p>2. Komet adalah benda angkasa yang mirip asteroid, tetapi hampir seluruhnya terbentuk dari gas (karbon dioksida,metana, air) dan debu yang membeku.</p><p><br/></p><p>3. Meteoroid adalah benda-benda kecil di tata surya yang ukurannya lebih kecil daripada asteroid tetapi lebih besar daripada sebuah molekul.</p><p><br/></p><p>HIDROSFER</p><p><br/></p><p>Hidrosfer merupakan daerah perairan yang mengikuti bentuk bumi yang bulat. Hidrosfer berasal dari kata hidros yang berarti ’air’ dan sphere yang berarti ’daerah’ atau ‘bulatan’.</p><p><br/></p><p>Sifat air: dapat menempati ruang, mengalir dari dataran tinggi ke dataran rendah, memiliki berat, permukaan air yang tenang selalu datar, air melarutkan beberapa zat, air menekan ke segala arah, air meresap melalui celah kecil,dan air dapat berubah wujud.</p><p><br/></p><p>Air tanah adalah air yang bergerak di dalam tanah yang terdapat dalam ruang antar butir-butir tanah yang meresap ke dalam tanah dan bergabung membentuk lapisan tanah yang disebut akuifer.</p><p><br/></p><p><br/></p><p><br/></p><p>ROTASI DAN REVOLUSI BULAN</p><p><br/></p><p>Rotasi adalah perputaran bulan pada porosnya dari arah barat ke timur. Dalam satu kali berotasi bulan memerlukan waktu sama dengan satu kali revolusinya mengelilingi bumi. Revolusi Bulan Revolusi adalah peredaran bulan mengelilingi bumi dari arah barat ke timur, satu kali putaran penuh revolusi bulan memerlukan waktu rata-rata 27 hari 7 jam 43,2 menit, periode waktu ini disebut waktu bulan Sideris (sideris month) atau disebut juga Syahr Nujumi.</p><p><br/></p><p>FASE-FASE BULAN:</p><p><br/></p><p>Secara fase-fase bulan dalam konteks perjalanan satu bulan penuh meliputi:</p><p><br/></p><p>1. Bulan mati (muhaq), yaitu ketika terjadi peristiwa ijtima’ antara bulan dan matahari.</p><p><br/></p><p>2. Hilal Awal Bulan, yaitu ketika bulan meninggalkan matahari pada hari tanggal 1,2 sampai 3</p><p><br/></p><p>3. Tarbi’ Awal (Kwartir I), yaitu setelah bulan meninggalkan matahari pada perempatan pertama dalam ukuran sudut/busur, fase ini terjadi pada hari tanggal 6,7 sampai 8</p><p><br/></p><p>4. Badr (bulan purnama), yaitu ketika terjadi peristiwa istiqbal , semua permukaan bulan menghadap matahari,fase ini terjadi pada hari tanggal 13,14, sampai 15</p><p><br/></p><p>5. Tarbi’ sani(Kwartir II), yaitu bulan meninggalkan matahari setelah terjadi peristiwa istiqbal. Fase ini terjadi pada hari tanggal 21,23 sampai 24</p><p><br/></p><p>6. Hilal Akhir Bulan, yaitu fase di mana sinar bulan berbentuk sabit (hilal) pada akhir bulan. Fase ini terjadi pada hari tanggal 27, 28 sampai 29. Akhirnya sampailah pada saat ijtima’ kembali menjelang bulan berikutnya dimana sama sekali tidak tampak dari bumi(bulan Mati).</p><p><br/></p><p>1.GERHANA BULAN</p><p><br/></p><p>Gerhana terjadi karena terhalangnya cahaya Matahari. Jika cahaya Matahari tidak bisa mencapai Bulan -- keseluruhan atau sebagian -- karena terhalang oleh Bumi (dengankata lain Bulan berada dalam bayangan Bumi), maka peristiwa itu dinamakan gerhana bulan.Sedangkan jika bayangan Bulan jatuh ke permukaan Bumi (Bulan menghalangi sebagiancahaya Matahari yang menuju Bumi), maka peristiwa ini dinamakan gerhana matahari.</p><p><br/></p><p>2. GERHANA MATAHARI</p><p><br/></p><p>Gerhana matahari terjadi apabila bulan diantara bumi dan matahari. Bila hal ini terjadi maka sebagian sinar matahari ke permukaan bumi tertutupi oleh bulan.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2284390976/ace3cc232aeb82df1818bddba5ca943f/17052872906284999677462102954540.jpg" />
         <pubDate>2024-01-15 02:56:43 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/marianakayoga83/fvd259999i5azc4r/wish/2848517677</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Afifatul soleha x askep 2</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/marianakayoga83/fvd259999i5azc4r/wish/2848593126</link>
         <description><![CDATA[<p>Kesimpulan materi bumi dan antariksa</p><p><br/></p><p>A.PENGERTIAN TATA SURYA</p><p>Tata Surya adalah kumpulan benda-benda langit yang terdiri dari sebuah bintang besar yang disebut matahari, dan semua objek yang terikat oleh gaya grafitasinya. Objek-objek tersebut adalah delapan buah planet yang sudah diketahui dengan orbit berbentuk elips, lima planet kerdil, 173 satelit alami yang telah diidentifikasi, dan jutaan benda langit (meteor, asteroid, komet) lainnya.</p><p>B. Anggota Tata Surya</p><p>1. Matahari adalah pusat Tata Surya.</p><p>2. Planet merupakan benda angkasa yang tidak memiliki cahaya sendiri, berbentuk bulatan dan beredar mengelilingi matahari.</p><p>3.Komet merupakan kumpulan bongkahan batuan yang diselubungi kabut gas, ketika mendekati matahari, komet mengeluarkan gas yang bercahaya pada bagan kepala, dan semburan cahaya pada ekornya.</p><p>5. Meteor disebut juga bintang jatuh merupakan bagian dari asteroid yang terpisah.</p><p>Benda –benda astronomi kecil</p><p>1. Asteroid adalah benda langit kecil dan padat yang terdapat dalam sistem tata surya kita.</p><p>2. Komet adalah benda angkasa yang mirip asteroid, tetapi hampir seluruhnya terbentuk dari gas (karbon dioksida,metana, air) dan debu yang membeku.</p><p>3. Meteoroid adalah benda-benda kecil di tata surya yang ukurannya lebih kecil daripada asteroid tetapi lebih besar daripada sebuah molekul.</p><p>HIDROSFER</p><p>Hidrosfer merupakan daerah perairan yang mengikuti bentuk bumi yang bulat. Hidrosfer berasal dari kata hidros yang berarti ’air’ dan sphere yang berarti ’daerah’ atau ‘bulatan’.</p><p>Sifat air: dapat menempati ruang, mengalir dari dataran tinggi ke dataran rendah, memiliki berat, permukaan air yang tenang selalu datar, air melarutkan beberapa zat, air menekan ke segala arah, air meresap melalui celah kecil,dan air dapat berubah wujud.</p><p>Air tanah adalah air yang bergerak di dalam tanah yang terdapat dalam ruang antar butir-butir tanah yang meresap ke dalam tanah dan bergabung membentuk lapisan tanah yang disebut akuifer.</p><p>ROTASI DAN REVOLUSI BULAN</p><p>Rotasi adalah perputaran bulan pada porosnya dari arah barat ke timur. Dalam satu kali berotasi bulan memerlukan waktu sama dengan satu kali revolusinya mengelilingi bumi. Revolusi Bulan Revolusi adalah peredaran bulan mengelilingi bumi dari arah barat ke timur, satu kali putaran penuh revolusi bulan memerlukan waktu rata-rata 27 hari 7 jam 43,2 menit, periode waktu ini disebut waktu bulan Sideris (sideris month) atau disebut juga Syahr Nujumi.</p><p>FASE-FASE BULAN:</p><p>Secara fase-fase bulan dalam konteks perjalanan satu bulan penuh meliputi:</p><p>1. Bulan mati (muhaq), yaitu ketika terjadi peristiwa ijtima’ antara bulan dan matahari.</p><p>2. Hilal Awal Bulan, yaitu ketika bulan meninggalkan matahari pada hari tanggal 1,2 sampai 3</p><p>3. Tarbi’ Awal (Kwartir I), yaitu setelah bulan meninggalkan matahari pada perempatan pertama dalam ukuran sudut/busur, fase ini terjadi pada hari tanggal 6,7 sampai 8</p><p>4. Badr (bulan purnama), yaitu ketika terjadi peristiwa istiqbal , semua permukaan bulan menghadap matahari,fase ini terjadi pada hari tanggal 13,14, sampai 15</p><p>5. Tarbi’ sani(Kwartir II), yaitu bulan meninggalkan matahari setelah terjadi peristiwa istiqbal. Fase ini terjadi pada hari tanggal 21,23 sampai 24</p><p>6. Hilal Akhir Bulan, yaitu fase di mana sinar bulan berbentuk sabit (hilal) pada akhir bulan. Fase ini terjadi pada hari tanggal 27, 28 sampai 29. Akhirnya sampailah pada saat ijtima’ kembali menjelang bulan berikutnya dimana sama sekali tidak tampak dari bumi(bulan Mati).</p><p>1.GERHANA BULAN</p><p>Gerhana terjadi karena terhalangnya cahaya Matahari. Jika cahaya Matahari tidak bisa mencapai Bulan -- keseluruhan atau sebagian -- karena terhalang oleh Bumi (dengankata lain Bulan berada dalam bayangan Bumi), maka peristiwa itu dinamakan gerhana bulan.Sedangkan jika bayangan Bulan jatuh ke permukaan Bumi (Bulan menghalangi sebagiancahaya Matahari yang menuju Bumi), maka peristiwa ini dinamakan gerhana matahari.</p><p>2. GERHANA MATAHARI</p><p>Gerhana matahari terjadi apabila bulan diantara bumi dan matahari. Bila hal ini terjadi maka sebagian sinar matahari ke permukaan bumi tertutupi oleh bulan.</p><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-01-15 04:31:37 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/marianakayoga83/fvd259999i5azc4r/wish/2848593126</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/marianakayoga83/fvd259999i5azc4r/wish/2848734966</link>
         <description><![CDATA[<p>NAMA : Ary sigit puspita</p><p>KELAS : X BDP</p><p><br/></p><p>A.PENGERTIAN TATA SURYA</p><p>Tata Surya adalah kumpulan</p><p>benda-benda langit yang terdiri dari sebuah bintang besar yang disebut matahari, dan semua objek yang terikat oleh gaya grafitasinya. Objek-objek tersebut adalah delapan buah planet yang sudah diketahui dengan orbit berbentuk elips, lima planet kerdil 173 satelit alami yang telah diidentifikasi, dan jutaan benda. langit (meteor, asteroid, komet) lainnya.</p><p>B. Anggota Tata Surya </p><p>1. Matahari adalah pusat Tata Surya</p><p>2. Planet merupakan benda angkasa yang tidak memiliki cahaya sendiri, berbentuk bulatan dan beredar mengelilingi matahari</p><p> 3.Komet merupakan kumpulan bongkahan batuan yarig diselubungi kabut gas, ketika mendekati matahari, komet mengeluarkan gas yang bercahaya pada bagan kepala, dan semburan cahaya pada ekornya.</p><p> 5. Meteor disebut juga bintang jatuh merupakan bagian dari asteroid yang terpisah Benda-benda astronomi kecil</p><p>1. Asteroid adalah benda langit kecil dan padat yang terdapat dalam sistem tata surya kita.</p><p>2. Komet adalah benda angkasa yang mirip asteroid, tetapi hampir seluruhnya terbentuk dari gas (karbon dioksida, metana, air) dan debu yang membeku.</p><p>3. Meteoroid adalah benda-benda kecil di tata surya yang ukurannya lebih kecil daripada asteroid tetapi lebih besar daripada sebuah molekul</p><p>HIDROSFER</p><p>Hidrosfer merupakan daerah perairan yang mengikuti bentuk bumi yang bulat. Hidrosfer berasal dari kata hidros yang berarti air dan sphere yang berarti daerah atau bulatan.</p><p>Sifat air: dapat menempati ruang, mengalir dari dataran tinggi ke dataran rendah, memiliki berat, permukaan air yang tenang selalu datar, air melarutkan beberapa zat, air menekan ke segala arah, air meresap melalui celah kecil, dan air dapat berubah wujud. Air tanah adalah air yang bergerak</p><p>di dalam tanah yang terdapat dalam ruang antar butir-butir tanah yang meresap ke dalam tanah dan bergabung membentuk</p><p>lapisan tanah yang disebut akuifer.</p><p>ROTASI DAN REVOLUSI BULAN Rotasi adalah perputaran bulan pada porosnya dari arah barat ke timur. Dalam satu kali berotasi bulan memerlukan waktu sama dengan satu kali revolusinya. mengelilingi bumi. Revolusi Bulan</p><p>Revolusi adalah peredaran bulan. mengelilingi bumi dari arah barat ke timur, satu kall putaran penuh revolusi bulan memerlukan waktu rata-rata 27 hari 7 jam 43,2 menit, periode waktu ini disebut waktu bulan Sideris (sideris manth) atau disebut juga Syahr Nujumi. </p><p>FASE FASE BULAN:</p><p>Secara fase-fase bulan dalam konteks perjalanan satu bulan penuh meliputi:</p><p>1. Bulan mati (muhaq), yaitu ketika</p><p>terjadi peristiwa ijtima antara bulan dan matahari. </p><p>2. Hilal Awal Bulan, yaitu ketika</p><p>bulan meninggalkan matahari pada hari tanggal 1,2 sampai 3</p><p> 3. Tarbi Awal (Kwartir I), yaitu setelah bulan meninggalkan matahari pada perempatan pertama dalam ukuran sudut/busur, fase ini terjadi pada hari tanggal 6,7 sampai 8 </p><p> 4. </p><p>5. Badr (bulan purnama), yaitu ketika terjadi peristiwa istiqbal, semua permukaan bulan menghadap matahari, fase ini terjadi pada hari tanggal 13,14, sampai 15</p><p>5. Tarbi sani(Kwartir II, yaitu bulan meninggalkan matahari setelah terjadi peristiwa istiqbal. Fase ini terjadi pada hari tanggal 21,23 sampai 24</p><p>6. Hilal Akhir Bulan, yaltu fase di mana sinar bulan berbentuk sabit (hilal) pada akhir bulan. Fase ini terjadi pada hari tanggal 27, 28 sampai 29. Akhirnya sampailah pada saat ijtima' kemball menjelang bulan berikutnya</p><p>dimana sama sekali tidak tampak dari bumi (bulan Mati). </p><p>1. GERHANA BULAN Gerhana terjadi karena terhalangriya cahaya Matahari. Jika cahaya Matahari tidak bisa mencapai Bulan keseluruhan atau sebagian karena terhalang oleh Bumi (dengarikata lain Bulan berada dalam bayangan Bumi), maka peristiwa itu dinamakan gerhana bulan Sedangkan jika bayangan Bulan jatuh ke permukaan Bumi (Bulan menghalangi sebagiancahaya Matahari yang menuju Bumi), maka peristiwa ini dinamakan gerhana matahari</p><p>2. GERHANA MATAHARI</p><p>Gerhana matahari terjadi apabila bulan diantara bumi dan matahari. Bila hal ini terjadi maka sebagian sinar matahari ke permukaan bumi tertutupi oleh bulan</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-01-15 07:25:47 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/marianakayoga83/fvd259999i5azc4r/wish/2848734966</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/marianakayoga83/fvd259999i5azc4r/wish/2848735943</link>
         <description><![CDATA[<p>NAMA : SHINTA JULIANA</p><p>KELAS : XBDP</p><p>A.PENGERTIAN TATA SURYA</p><p>Tata Surya adalah kumpulan</p><p>benda-benda langit yang terdiri dari sebuah bintang besar yang disebut matahari, dan semua objek yang terikat oleh gaya grafitasinya. Objek-objek tersebut adalah delapan buah planet yang sudah diketahui dengan orbit berbentuk elips, lima planet kerdil 173 satelit alami yang telah diidentifikasi, dan jutaan benda. langit (meteor, asteroid, komet) lainnya.</p><p>B. Anggota Tata Surya </p><p>1. Matahari adalah pusat Tata Surya</p><p>2. Planet merupakan benda angkasa yang tidak memiliki cahaya sendiri, berbentuk bulatan dan beredar mengelilingi matahari</p><p> 3.Komet merupakan kumpulan bongkahan batuan yarig diselubungi kabut gas, ketika mendekati matahari, komet mengeluarkan gas yang bercahaya pada bagan kepala, dan semburan cahaya pada ekornya.</p><p> 5. Meteor disebut juga bintang jatuh merupakan bagian dari asteroid yang terpisah Benda-benda astronomi kecil</p><p>1. Asteroid adalah benda langit kecil dan padat yang terdapat dalam sistem tata surya kita.</p><p>2. Komet adalah benda angkasa yang mirip asteroid, tetapi hampir seluruhnya terbentuk dari gas (karbon dioksida, metana, air) dan debu yang membeku.</p><p>3. Meteoroid adalah benda-benda kecil di tata surya yang ukurannya lebih kecil daripada asteroid tetapi lebih besar daripada sebuah molekul</p><p>HIDROSFER</p><p>Hidrosfer merupakan daerah perairan yang mengikuti bentuk bumi yang bulat. Hidrosfer berasal dari kata hidros yang berarti air dan sphere yang berarti daerah atau bulatan.</p><p>Sifat air: dapat menempati ruang, mengalir dari dataran tinggi ke dataran rendah, memiliki berat, permukaan air yang tenang selalu datar, air melarutkan beberapa zat, air menekan ke segala arah, air meresap melalui celah kecil, dan air dapat berubah wujud. Air tanah adalah air yang bergerak</p><p>di dalam tanah yang terdapat dalam ruang antar butir-butir tanah yang meresap ke dalam tanah dan bergabung membentuk</p><p>lapisan tanah yang disebut akuifer.</p><p>ROTASI DAN REVOLUSI BULAN Rotasi adalah perputaran bulan pada porosnya dari arah barat ke timur. Dalam satu kali berotasi bulan memerlukan waktu sama dengan satu kali revolusinya. mengelilingi bumi. Revolusi Bulan</p><p>Revolusi adalah peredaran bulan. mengelilingi bumi dari arah barat ke timur, satu kall putaran penuh revolusi bulan memerlukan waktu rata-rata 27 hari 7 jam 43,2 menit, periode waktu ini disebut waktu bulan Sideris (sideris manth) atau disebut juga Syahr Nujumi. </p><p>FASE FASE BULAN:</p><p>Secara fase-fase bulan dalam konteks perjalanan satu bulan penuh meliputi:</p><p>1. Bulan mati (muhaq), yaitu ketika</p><p>terjadi peristiwa ijtima antara bulan dan matahari. </p><p>2. Hilal Awal Bulan, yaitu ketika</p><p>bulan meninggalkan matahari pada hari tanggal 1,2 sampai 3</p><p> 3. Tarbi Awal (Kwartir I), yaitu setelah bulan meninggalkan matahari pada perempatan pertama dalam ukuran sudut/busur, fase ini terjadi pada hari tanggal 6,7 sampai 8 </p><p> 4. </p><p>5. Badr (bulan purnama), yaitu ketika terjadi peristiwa istiqbal, semua permukaan bulan menghadap matahari, fase ini terjadi pada hari tanggal 13,14, sampai 15</p><p>5. Tarbi sani(Kwartir II, yaitu bulan meninggalkan matahari setelah terjadi peristiwa istiqbal. Fase ini terjadi pada hari tanggal 21,23 sampai 24</p><p>6. Hilal Akhir Bulan, yaltu fase di mana sinar bulan berbentuk sabit (hilal) pada akhir bulan. Fase ini terjadi pada hari tanggal 27, 28 sampai 29. Akhirnya sampailah pada saat ijtima' kemball menjelang bulan berikutnya</p><p>dimana sama sekali tidak tampak dari bumi (bulan Mati). </p><p>1. GERHANA BULAN Gerhana terjadi karena terhalangriya cahaya Matahari. Jika cahaya Matahari tidak bisa mencapai Bulan keseluruhan atau sebagian karena terhalang oleh Bumi (dengarikata lain Bulan berada dalam bayangan Bumi), maka peristiwa itu dinamakan gerhana bulan Sedangkan jika bayangan Bulan jatuh ke permukaan Bumi (Bulan menghalangi sebagiancahaya Matahari yang menuju Bumi), maka peristiwa ini dinamakan gerhana matahari</p><p>2. GERHANA MATAHARI</p><p>Gerhana matahari terjadi apabila bulan diantara bumi dan matahari. Bila hal ini terjadi maka sebagian sinar matahari ke permukaan bumi tertutupi oleh bulan</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-01-15 07:26:31 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/marianakayoga83/fvd259999i5azc4r/wish/2848735943</guid>
      </item>
      <item>
         <title>NAMA </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/marianakayoga83/fvd259999i5azc4r/wish/2848736502</link>
         <description><![CDATA[<p>rara parisya lalintang</p><p>xbdp</p><p><br/></p><p>A.PENGERTIAN TATA SURYA</p><p>Tata Surya adalah kumpulan</p><p>benda-benda langit yang terdiri dari sebuah bintang besar yang disebut matahari, dan semua objek yang terikat oleh gaya grafitasinya. Objek-objek tersebut adalah delapan buah planet yang sudah diketahui dengan orbit berbentuk elips, lima planet kerdil 173 satelit alami yang telah diidentifikasi, dan jutaan benda. langit (meteor, asteroid, komet) lainnya.</p><p>B. Anggota Tata Surya </p><p>1. Matahari adalah pusat Tata Surya</p><p>2. Planet merupakan benda angkasa yang tidak memiliki cahaya sendiri, berbentuk bulatan dan beredar mengelilingi matahari</p><p> 3.Komet merupakan kumpulan bongkahan batuan yarig diselubungi kabut gas, ketika mendekati matahari, komet mengeluarkan gas yang bercahaya pada bagan kepala, dan semburan cahaya pada ekornya.</p><p> 5. Meteor disebut juga bintang jatuh merupakan bagian dari asteroid yang terpisah Benda-benda astronomi kecil</p><p>1. Asteroid adalah benda langit kecil dan padat yang terdapat dalam sistem tata surya kita.</p><p>2. Komet adalah benda angkasa yang mirip asteroid, tetapi hampir seluruhnya terbentuk dari gas (karbon dioksida, metana, air) dan debu yang membeku.</p><p>3. Meteoroid adalah benda-benda kecil di tata surya yang ukurannya lebih kecil daripada asteroid tetapi lebih besar daripada sebuah molekul</p><p>HIDROSFER</p><p>Hidrosfer merupakan daerah perairan yang mengikuti bentuk bumi yang bulat. Hidrosfer berasal dari kata hidros yang berarti air dan sphere yang berarti daerah atau bulatan.</p><p>Sifat air: dapat menempati ruang, mengalir dari dataran tinggi ke dataran rendah, memiliki berat, permukaan air yang tenang selalu datar, air melarutkan beberapa zat, air menekan ke segala arah, air meresap melalui celah kecil, dan air dapat berubah wujud. Air tanah adalah air yang bergerak</p><p>di dalam tanah yang terdapat dalam ruang antar butir-butir tanah yang meresap ke dalam tanah dan bergabung membentuk</p><p>lapisan tanah yang disebut akuifer.</p><p>ROTASI DAN REVOLUSI BULAN Rotasi adalah perputaran bulan pada porosnya dari arah barat ke timur. Dalam satu kali berotasi bulan memerlukan waktu sama dengan satu kali revolusinya. mengelilingi bumi. Revolusi Bulan</p><p>Revolusi adalah peredaran bulan. mengelilingi bumi dari arah barat ke timur, satu kall putaran penuh revolusi bulan memerlukan waktu rata-rata 27 hari 7 jam 43,2 menit, periode waktu ini disebut waktu bulan Sideris (sideris manth) atau disebut juga Syahr Nujumi. </p><p>FASE FASE BULAN:</p><p>Secara fase-fase bulan dalam konteks perjalanan satu bulan penuh meliputi:</p><p>1. Bulan mati (muhaq), yaitu ketika</p><p>terjadi peristiwa ijtima antara bulan dan matahari. </p><p>2. Hilal Awal Bulan, yaitu ketika</p><p>bulan meninggalkan matahari pada hari tanggal 1,2 sampai 3</p><p> 3. Tarbi Awal (Kwartir I), yaitu setelah bulan meninggalkan matahari pada perempatan pertama dalam ukuran sudut/busur, fase ini terjadi pada hari tanggal 6,7 sampai 8 </p><p> 4. </p><p>5. Badr (bulan purnama), yaitu ketika terjadi peristiwa istiqbal, semua permukaan bulan menghadap matahari, fase ini terjadi pada hari tanggal 13,14, sampai 15</p><p>5. Tarbi sani(Kwartir II, yaitu bulan meninggalkan matahari setelah terjadi peristiwa istiqbal. Fase ini terjadi pada hari tanggal 21,23 sampai 24</p><p>6. Hilal Akhir Bulan, yaltu fase di mana sinar bulan berbentuk sabit (hilal) pada akhir bulan. Fase ini terjadi pada hari tanggal 27, 28 sampai 29. Akhirnya sampailah pada saat ijtima' kemball menjelang bulan berikutnya</p><p>dimana sama sekali tidak tampak dari bumi (bulan Mati). </p><p>1. GERHANA BULAN Gerhana terjadi karena terhalangriya cahaya Matahari. Jika cahaya Matahari tidak bisa mencapai Bulan keseluruhan atau sebagian karena terhalang oleh Bumi (dengarikata lain Bulan berada dalam bayangan Bumi), maka peristiwa itu dinamakan gerhana bulan Sedangkan jika bayangan Bulan jatuh ke permukaan Bumi (Bulan menghalangi sebagiancahaya Matahari yang menuju Bumi), maka peristiwa ini dinamakan gerhana matahari</p><p>2. GERHANA MATAHARI</p><p>Gerhana matahari terjadi apabila bulan diantara bumi dan matahari. Bila hal ini terjadi maka sebagian sinar matahari ke permukaan bumi tertutupi oleh bulan</p><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-01-15 07:27:06 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/marianakayoga83/fvd259999i5azc4r/wish/2848736502</guid>
      </item>
      <item>
         <title>zaskia dwi azahro x bdp</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/marianakayoga83/fvd259999i5azc4r/wish/2848736545</link>
         <description><![CDATA[<p>A.PENGERTIAN TATA SURYA</p><p><br/></p><p>Tata Surya adalah kumpulan</p><p>benda-benda langit yang terdiri dari sebuah bintang besar yang disebut matahari, dan semua objek yang terikat oleh gaya grafitasinya. Objek-objek tersebut adalah delapan buah planet yang sudah diketahui dengan orbit berbentuk elips, lima planet kerdil 173 satelit alami yang telah diidentifikasi, dan jutaan benda. langit (meteor, asteroid, komet) lainnya.</p><p><br/></p><p>B. Anggota Tata Surya </p><p><br/></p><p>1. Matahari adalah pusat Tata Surya</p><p><br/></p><p>2. Planet merupakan benda angkasa yang tidak memiliki cahaya sendiri, berbentuk bulatan dan beredar mengelilingi matahari</p><p><br/></p><p> 3.Komet merupakan kumpulan bongkahan batuan yarig diselubungi kabut gas, ketika mendekati matahari, komet mengeluarkan gas yang bercahaya pada bagan kepala, dan semburan cahaya pada ekornya.</p><p><br/></p><p> 5. Meteor disebut juga bintang jatuh merupakan bagian dari asteroid yang terpisah Benda-benda astronomi kecil</p><p><br/></p><p>1. Asteroid adalah benda langit kecil dan padat yang terdapat dalam sistem tata surya kita.</p><p><br/></p><p>2. Komet adalah benda angkasa yang mirip asteroid, tetapi hampir seluruhnya terbentuk dari gas (karbon dioksida, metana, air) dan debu yang membeku.</p><p><br/></p><p>3. Meteoroid adalah benda-benda kecil di tata surya yang ukurannya lebih kecil daripada asteroid tetapi lebih besar daripada sebuah molekul</p><p><br/></p><p>HIDROSFER</p><p><br/></p><p>Hidrosfer merupakan daerah perairan yang mengikuti bentuk bumi yang bulat. Hidrosfer berasal dari kata hidros yang berarti air dan sphere yang berarti daerah atau bulatan.</p><p><br/></p><p>Sifat air: dapat menempati ruang, mengalir dari dataran tinggi ke dataran rendah, memiliki berat, permukaan air yang tenang selalu datar, air melarutkan beberapa zat, air menekan ke segala arah, air meresap melalui celah kecil, dan air dapat berubah wujud. Air tanah adalah air yang bergerak</p><p>di dalam tanah yang terdapat dalam ruang antar butir-butir tanah yang meresap ke dalam tanah dan bergabung membentuk</p><p>lapisan tanah yang disebut akuifer.</p><p><br/></p><p>ROTASI DAN REVOLUSI BULAN Rotasi adalah perputaran bulan pada porosnya dari arah barat ke timur. Dalam satu kali berotasi bulan memerlukan waktu sama dengan satu kali revolusinya. mengelilingi bumi. Revolusi Bulan</p><p>Revolusi adalah peredaran bulan. mengelilingi bumi dari arah barat ke timur, satu kall putaran penuh revolusi bulan memerlukan waktu rata-rata 27 hari 7 jam 43,2 menit, periode waktu ini disebut waktu bulan Sideris (sideris manth) atau disebut juga Syahr Nujumi. </p><p>FASE FASE BULAN:</p><p><br/></p><p>Secara fase-fase bulan dalam konteks perjalanan satu bulan penuh meliputi:</p><p><br/></p><p>1. Bulan mati (muhaq), yaitu ketika</p><p>terjadi peristiwa ijtima antara bulan dan matahari. </p><p>2. Hilal Awal Bulan, yaitu ketika</p><p>bulan meninggalkan matahari pada hari tanggal 1,2 sampai 3</p><p><br/></p><p> 3. Tarbi Awal (Kwartir I), yaitu setelah bulan meninggalkan matahari pada perempatan pertama dalam ukuran sudut/busur, fase ini terjadi pada hari tanggal 6,7 sampai 8 </p><p> 4. </p><p>5. Badr (bulan purnama), yaitu ketika terjadi peristiwa istiqbal, semua permukaan bulan menghadap matahari, fase ini terjadi pada hari tanggal 13,14, sampai 15</p><p><br/></p><p>5. Tarbi sani(Kwartir II, yaitu bulan meninggalkan matahari setelah terjadi peristiwa istiqbal. Fase ini terjadi pada hari tanggal 21,23 sampai 24</p><p><br/></p><p>6. Hilal Akhir Bulan, yaltu fase di mana sinar bulan berbentuk sabit (hilal) pada akhir bulan. Fase ini terjadi pada hari tanggal 27, 28 sampai 29. Akhirnya sampailah pada saat ijtima' kemball menjelang bulan berikutnya</p><p>dimana sama sekali tidak tampak dari bumi (bulan Mati). </p><p><br/></p><p>1. GERHANA BULAN Gerhana terjadi karena terhalangriya cahaya Matahari. Jika cahaya Matahari tidak bisa mencapai Bulan keseluruhan atau sebagian karena terhalang oleh Bumi (dengarikata lain Bulan berada dalam bayangan Bumi), maka peristiwa itu dinamakan gerhana bulan Sedangkan jika bayangan Bulan jatuh ke permukaan Bumi (Bulan menghalangi sebagiancahaya Matahari yang menuju Bumi), maka peristiwa ini dinamakan gerhana matahari</p><p><br/></p><p>2. GERHANA MATAHARI</p><p>Gerhana matahari terjadi apabila bulan diantara bumi dan matahari. Bila hal ini terjadi maka sebagian sinar matahari ke permukaan bumi tertutupi oleh bulan</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-01-15 07:27:09 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/marianakayoga83/fvd259999i5azc4r/wish/2848736545</guid>
      </item>
      <item>
         <title>NAMA:ISNEN NURRHAMATIKA</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/marianakayoga83/fvd259999i5azc4r/wish/2848736901</link>
         <description><![CDATA[<p>KELAS : XBDP </p><p><br/></p><p>A.PENGERTIAN TATA SURYA</p><p>Tata Surya adalah kumpulan</p><p>benda-benda langit yang terdiri dari sebuah bintang besar yang disebut matahari, dan semua objek yang terikat oleh gaya grafitasinya. Objek-objek tersebut adalah delapan buah planet yang sudah diketahui dengan orbit berbentuk elips, lima planet kerdil 173 satelit alami yang telah diidentifikasi, dan jutaan benda. langit (meteor, asteroid, komet) lainnya.</p><p>B. Anggota Tata Surya </p><p>1. Matahari adalah pusat Tata Surya</p><p>2. Planet merupakan benda angkasa yang tidak memiliki cahaya sendiri, berbentuk bulatan dan beredar mengelilingi matahari</p><p> 3.Komet merupakan kumpulan bongkahan batuan yarig diselubungi kabut gas, ketika mendekati matahari, komet mengeluarkan gas yang bercahaya pada bagan kepala, dan semburan cahaya pada ekornya.</p><p> 5. Meteor disebut juga bintang jatuh merupakan bagian dari asteroid yang terpisah Benda-benda astronomi kecil</p><p>1. Asteroid adalah benda langit kecil dan padat yang terdapat dalam sistem tata surya kita.</p><p>2. Komet adalah benda angkasa yang mirip asteroid, tetapi hampir seluruhnya terbentuk dari gas (karbon dioksida, metana, air) dan debu yang membeku.</p><p>3. Meteoroid adalah benda-benda kecil di tata surya yang ukurannya lebih kecil daripada asteroid tetapi lebih besar daripada sebuah molekul</p><p>HIDROSFER</p><p>Hidrosfer merupakan daerah perairan yang mengikuti bentuk bumi yang bulat. Hidrosfer berasal dari kata hidros yang berarti air dan sphere yang berarti daerah atau bulatan.</p><p>Sifat air: dapat menempati ruang, mengalir dari dataran tinggi ke dataran rendah, memiliki berat, permukaan air yang tenang selalu datar, air melarutkan beberapa zat, air menekan ke segala arah, air meresap melalui celah kecil, dan air dapat berubah wujud. Air tanah adalah air yang bergerak</p><p>di dalam tanah yang terdapat dalam ruang antar butir-butir tanah yang meresap ke dalam tanah dan bergabung membentuk</p><p>lapisan tanah yang disebut akuifer.</p><p>ROTASI DAN REVOLUSI BULAN Rotasi adalah perputaran bulan pada porosnya dari arah barat ke timur. Dalam satu kali berotasi bulan memerlukan waktu sama dengan satu kali revolusinya. mengelilingi bumi. Revolusi Bulan</p><p>Revolusi adalah peredaran bulan. mengelilingi bumi dari arah barat ke timur, satu kall putaran penuh revolusi bulan memerlukan waktu rata-rata 27 hari 7 jam 43,2 menit, periode waktu ini disebut waktu bulan Sideris (sideris manth) atau disebut juga Syahr Nujumi. </p><p>FASE FASE BULAN:</p><p>Secara fase-fase bulan dalam konteks perjalanan satu bulan penuh meliputi:</p><p>1. Bulan mati (muhaq), yaitu ketika</p><p>terjadi peristiwa ijtima antara bulan dan matahari. </p><p>2. Hilal Awal Bulan, yaitu ketika</p><p>bulan meninggalkan matahari pada hari tanggal 1,2 sampai 3</p><p> 3. Tarbi Awal (Kwartir I), yaitu setelah bulan meninggalkan matahari pada perempatan pertama dalam ukuran sudut/busur, fase ini terjadi pada hari tanggal 6,7 sampai 8 </p><p> 4. </p><p>5. Badr (bulan purnama), yaitu ketika terjadi peristiwa istiqbal, semua permukaan bulan menghadap matahari, fase ini terjadi pada hari tanggal 13,14, sampai 15</p><p>5. Tarbi sani(Kwartir II, yaitu bulan meninggalkan matahari setelah terjadi peristiwa istiqbal. Fase ini terjadi pada hari tanggal 21,23 sampai 24</p><p>6. Hilal Akhir Bulan, yaltu fase di mana sinar bulan berbentuk sabit (hilal) pada akhir bulan. Fase ini terjadi pada hari tanggal 27, 28 sampai 29. Akhirnya sampailah pada saat ijtima' kemball menjelang bulan berikutnya</p><p>dimana sama sekali tidak tampak dari bumi (bulan Mati). </p><p>1. GERHANA BULAN Gerhana terjadi karena terhalangriya cahaya Matahari. Jika cahaya Matahari tidak bisa mencapai Bulan keseluruhan atau sebagian karena terhalang oleh Bumi (dengarikata lain Bulan berada dalam bayangan Bumi), maka peristiwa itu dinamakan gerhana bulan Sedangkan jika bayangan Bulan jatuh ke permukaan Bumi (Bulan menghalangi sebagiancahaya Matahari yang menuju Bumi), maka peristiwa ini dinamakan gerhana matahari</p><p>2. GERHANA MATAHARI</p><p>Gerhana matahari terjadi apabila bulan diantara bumi dan matahari. Bila hal ini terjadi maka sebagian sinar matahari ke permukaan bumi tertutupi oleh bulan</p><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-01-15 07:27:31 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/marianakayoga83/fvd259999i5azc4r/wish/2848736901</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/marianakayoga83/fvd259999i5azc4r/wish/2848739640</link>
         <description><![CDATA[<p>Nama: Ummu Kultsum Afiyah</p><p>Kelas: X BDP </p><p><br/></p><p>A.PENGERTIAN TATA SURYA</p><p><br/></p><p>Tata Surya adalah kumpulan</p><p>benda-benda langit yang terdiri dari sebuah bintang besar yang disebut matahari, dan semua objek yang terikat oleh gaya grafitasinya. Objek-objek tersebut adalah delapan buah planet yang sudah diketahui dengan orbit berbentuk elips, lima planet kerdil 173 satelit alami yang telah diidentifikasi, dan jutaan benda. langit (meteor, asteroid, komet) lainnya.</p><p><br/></p><p>B. Anggota Tata Surya </p><p><br/></p><p>1. Matahari adalah pusat Tata Surya</p><p><br/></p><p>2. Planet merupakan benda angkasa yang tidak memiliki cahaya sendiri, berbentuk bulatan dan beredar mengelilingi matahari</p><p><br/></p><p> 3.Komet merupakan kumpulan bongkahan batuan yarig diselubungi kabut gas, ketika mendekati matahari, komet mengeluarkan gas yang bercahaya pada bagan kepala, dan semburan cahaya pada ekornya.</p><p><br/></p><p> 5. Meteor disebut juga bintang jatuh merupakan bagian dari asteroid yang terpisah Benda-benda astronomi kecil</p><p><br/></p><p>1. Asteroid adalah benda langit kecil dan padat yang terdapat dalam sistem tata surya kita.</p><p><br/></p><p>2. Komet adalah benda angkasa yang mirip asteroid, tetapi hampir seluruhnya terbentuk dari gas (karbon dioksida, metana, air) dan debu yang membeku.</p><p><br/></p><p>3. Meteoroid adalah benda-benda kecil di tata surya yang ukurannya lebih kecil daripada asteroid tetapi lebih besar daripada sebuah molekul</p><p><br/></p><p>HIDROSFER</p><p><br/></p><p>Hidrosfer merupakan daerah perairan yang mengikuti bentuk bumi yang bulat. Hidrosfer berasal dari kata hidros yang berarti air dan sphere yang berarti daerah atau bulatan.</p><p><br/></p><p>Sifat air: dapat menempati ruang, mengalir dari dataran tinggi ke dataran rendah, memiliki berat, permukaan air yang tenang selalu datar, air melarutkan beberapa zat, air menekan ke segala arah, air meresap melalui celah kecil, dan air dapat berubah wujud. Air tanah adalah air yang bergerak</p><p>di dalam tanah yang terdapat dalam ruang antar butir-butir tanah yang meresap ke dalam tanah dan bergabung membentuk</p><p>lapisan tanah yang disebut akuifer.</p><p><br/></p><p>ROTASI DAN REVOLUSI BULAN Rotasi adalah perputaran bulan pada porosnya dari arah barat ke timur. Dalam satu kali berotasi bulan memerlukan waktu sama dengan satu kali revolusinya. mengelilingi bumi. Revolusi Bulan</p><p>Revolusi adalah peredaran bulan. mengelilingi bumi dari arah barat ke timur, satu kall putaran penuh revolusi bulan memerlukan waktu rata-rata 27 hari 7 jam 43,2 menit, periode waktu ini disebut waktu bulan Sideris (sideris manth) atau disebut juga Syahr Nujumi. </p><p>FASE FASE BULAN:</p><p><br/></p><p>Secara fase-fase bulan dalam konteks perjalanan satu bulan penuh meliputi:</p><p><br/></p><p>1. Bulan mati (muhaq), yaitu ketika</p><p>terjadi peristiwa ijtima antara bulan dan matahari. </p><p>2. Hilal Awal Bulan, yaitu ketika</p><p>bulan meninggalkan matahari pada hari tanggal 1,2 sampai 3</p><p><br/></p><p> 3. Tarbi Awal (Kwartir I), yaitu setelah bulan meninggalkan matahari pada perempatan pertama dalam ukuran sudut/busur, fase ini terjadi pada hari tanggal 6,7 sampai 8 </p><p> 4. </p><p>5. Badr (bulan purnama), yaitu ketika terjadi peristiwa istiqbal, semua permukaan bulan menghadap matahari, fase ini terjadi pada hari tanggal 13,14, sampai 15</p><p><br/></p><p>5. Tarbi sani(Kwartir II, yaitu bulan meninggalkan matahari setelah terjadi peristiwa istiqbal. Fase ini terjadi pada hari tanggal 21,23 sampai 24</p><p><br/></p><p>6. Hilal Akhir Bulan, yaltu fase di mana sinar bulan berbentuk sabit (hilal) pada akhir bulan. Fase ini terjadi pada hari tanggal 27, 28 sampai 29. Akhirnya sampailah pada saat ijtima' kemball menjelang bulan berikutnya</p><p>dimana sama sekali tidak tampak dari bumi (bulan Mati). </p><p><br/></p><p>1. GERHANA BULAN Gerhana terjadi karena terhalangriya cahaya Matahari. Jika cahaya Matahari tidak bisa mencapai Bulan keseluruhan atau sebagian karena terhalang oleh Bumi (dengarikata lain Bulan berada dalam bayangan Bumi), maka peristiwa itu dinamakan gerhana bulan Sedangkan jika bayangan Bulan jatuh ke permukaan Bumi (Bulan menghalangi sebagiancahaya Matahari yang menuju Bumi), maka peristiwa ini dinamakan gerhana matahari</p><p><br/></p><p>2. GERHANA MATAHARI</p><p>Gerhana matahari terjadi apabila bulan diantara bumi dan matahari. Bila hal ini terjadi maka sebagian sinar matahari ke permukaan bumi tertutupi oleh bulan</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-01-15 07:30:17 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/marianakayoga83/fvd259999i5azc4r/wish/2848739640</guid>
      </item>
      <item>
         <title>NAMA CELY ANGELIKA KELAS X PERHOTELAN KESIMPULAN VIDEO</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/marianakayoga83/fvd259999i5azc4r/wish/2849795163</link>
         <description><![CDATA[<p>A.PENGERTIAN TATA SURYA Tata Surya adalah kumpulan benda-benda langit yang terdiri dari sebuah bintang besar yang disebut matahari, dan semua objek yang terikat oleh gaya grafitasinya. Objek-objek tersebut adalah delapan buah planet yang sudah diketahui dengan orbit berbentuk elips, lima planet kerdil, 173 satelit alami yang telah diidentifikasi, dan jutaan benda langit (meteor, asteroid, komet) lainnya.</p><p><br/></p><p>B. Anggota Tata Surya</p><p><br/></p><p>1. Matahari adalah pusat Tata Surya.</p><p><br/></p><p>2. Planet merupakan benda angkasa yang tidak memiliki cahaya sendiri, berbentuk bulatan dan beredar mengelilingi matahari.</p><p><br/></p><p>3.Komet merupakan kumpulan bongkahan batuan yang diselubungi kabut gas, ketika mendekati matahari, komet mengeluarkan gas yang bercahaya pada bagan kepala, dan semburan cahaya pada ekornya.</p><p><br/></p><p>5. Meteor disebut juga bintang jatuh merupakan bagian dari asteroid yang terpisah.</p><p><br/></p><p>Benda-benda astronomi kecil 1. Asteroid adalah benda langit kecil dan padat yang terdapat dalam sistem tata surya kita.</p><p><br/></p><p>2. Komet adalah benda angkasa yang mirip asteroid, tetapi hampir seluruhnya terbentuk dari gas (karbon dioksida, metana, air) dan debu yang membeku.</p><p><br/></p><p>3. Meteoroid adalah benda-benda kecil di tata surya yang ukurannya lebih kecil dari asteroid tetapi lebih besar dari sebuah molekul.</p><p><br/></p><p>HIDROSFER</p><p><br/></p><p>Hidrosfer merupakan daerah perairan yang mengikuti bentukbumi yang bulat. Hidrosfer berasal dari kata hidros yang berarti 'air' dan sphere yang berarti 'daerah' atau 'bulatan'.</p><p><br/></p><p>Sifat air: dapat menempati ruang, mengalir dari dataran tinggi ke dataran rendah, memiliki berat, permukaan air yang tenang selalu datar, air melarutkan beberapa zat, air menekan ke segala arah, air meresap melalui celah kecil, dan air dapat berubah wujud. Air tanah adalah air yang bergerak di dalam tanah yang terdapat</p><p><br/></p><p>dalam ruang antar butir-butir tanah yang meresap ke dalam tanah dan bergabung membentuk lapisan tanah yang disebut akuifer. ROTASI DAN REVOLUSI BULAN Rotasi adalah perputaran bulan pada porosnya dari arah barat ke timur. Dalam satu kali berotasi bulan memerlukan waktu sama dengan satu kali revolusinya mengelilingi bumi. Revolusi Bulan Revolusi adalah peredaran bulan mengelilingi bumi dari arah barat ke timur, satu kali putaran penuh revolusi bulan memerlukan waktu rata-rata 27 hari 7 jam 43,2 menit, periode waktu ini disebut waktu bulan Sideris (sideris month) atau disebut juga Syahr Nujumi. FASE-FASE BULAN: Secara fase-fase bulan dalam konteks perjalanan satu bulan penuh meliputi: 1. Bulan mati (muhaq), yaitu ketika</p><p><br/></p><p>terjadi peristiwa Ijtima' antara bulan dan matahari. 2. Hilal Awal Bulan, yaitu ketika bulan meninggalkan matahari pada hari tanggal 1,2 sampai 3 3. Tarbi' Awal (Kwartir I), yaitu setelah bulan meninggalkan matahari pada perempatan</p><p><br/></p><p>pertama dalam ukuran</p><p><br/></p><p>sudut/busur, fase ini terjadi padahari tanggal 6,7 sampai 8.</p><p><br/></p><p>4. Badr (bulan purnama), yaitu ketika terjadi peristiwa istiqbal, semua permukaan bulan menghadap matahari, fase ini terjadi pada hari tanggal 13,14, sampai 15 5. Tarbi' sani(Kwartir II), yaitu bulan meninggalkan matahari</p><p><br/></p><p>setelah terjadi peristiwa istiqbal. Fase ini terjadi pada hari tanggal 21,23 sampai 24</p><p><br/></p><p>6. Hilal Akhir Bulan, yaitu fase di mana sinar bulan berbentuk sabit (hilal) pada akhir bulan. Fase ini terjadi pada hari tanggal 27, 28 sampai 29. Akhirnya sampailah pada saat ijtima' kembali menjelang bulan berikutnya dimana sama sekali tidak tampak dari bumi(bulan Mati). 1.GERHANA BULAN</p><p><br/></p><p>Gerhana terjadi karena terhalangnya cahaya Matahari. Jika cahaya Matahari tidak bisa mencapai Bulan -- keseluruhan atau sebagian -- karena terhalang oleh Bumi (dengankata lain Bulan berada dalam bayangan Bumi), maka peristiwa itu dinamakan gerhana bulan.Sedangkan jika bayangan Bulan jatuh ke permukaan Bumi (Bulan menghalangi sebagiancahaya Matahari yang menuju Bumi), maka peristiwa ini dinamakan gerhana matahari. 2. GERHANA MATAHARI</p><p><br/></p><p>Gerhana matahari terjadi apabila bulan diantara bumi dan matahari. Bila hal ini terjadi maka sebagian sinar matahari ke permukaan bumi tertutupi oleh bulan.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-01-16 03:15:02 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/marianakayoga83/fvd259999i5azc4r/wish/2849795163</guid>
      </item>
      <item>
         <title>NAMA CELY ANGELIKA KELAS X PERHOTELAN KESIMPULAN VIDEO</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/marianakayoga83/fvd259999i5azc4r/wish/2849796064</link>
         <description><![CDATA[<p>A.PENGERTIAN TATA SURYA Tata Surya adalah kumpulan benda-benda langit yang terdiri dari sebuah bintang besar yang disebut matahari, dan semua objek yang terikat oleh gaya grafitasinya. Objek-objek tersebut adalah delapan buah planet yang sudah diketahui dengan orbit berbentuk elips, lima planet kerdil, 173 satelit alami yang telah diidentifikasi, dan jutaan benda langit (meteor, asteroid, komet) lainnya.</p><p>B. Anggota Tata Surya</p><p>1. Matahari adalah pusat Tata Surya.</p><p>2. Planet merupakan benda angkasa yang tidak memiliki cahaya sendiri, berbentuk bulatan dan beredar mengelilingi matahari.</p><p>3.Komet merupakan kumpulan bongkahan batuan yang diselubungi kabut gas, ketika mendekati matahari, komet mengeluarkan gas yang bercahaya pada bagan kepala, dan semburan cahaya pada ekornya.</p><p>5. Meteor disebut juga bintang jatuh merupakan bagian dari asteroid yang terpisah.</p><p>Benda-benda astronomi kecil 1. Asteroid adalah benda langit kecil dan padat yang terdapat dalam sistem tata surya kita.</p><p>2. Komet adalah benda angkasa yang mirip asteroid, tetapi hampir seluruhnya terbentuk dari gas (karbon dioksida, metana, air) dan debu yang membeku.</p><p>3. Meteoroid adalah benda-benda kecil di tata surya yang ukurannya lebih kecil dari asteroid tetapi lebih besar dari sebuah molekul.</p><p>HIDROSFER</p><p>Hidrosfer merupakan daerah perairan yang mengikuti bentukbumi yang bulat. Hidrosfer berasal dari kata hidros yang berarti 'air' dan sphere yang berarti 'daerah' atau 'bulatan'.</p><p>Sifat air: dapat menempati ruang, mengalir dari dataran tinggi ke dataran rendah, memiliki berat, permukaan air yang tenang selalu datar, air melarutkan beberapa zat, air menekan ke segala arah, air meresap melalui celah kecil, dan air dapat berubah wujud. Air tanah adalah air yang bergerak di dalam tanah yang terdapat</p><p>dalam ruang antar butir-butir tanah yang meresap ke dalam tanah dan bergabung membentuk lapisan tanah yang disebut akuifer. ROTASI DAN REVOLUSI BULAN Rotasi adalah perputaran bulan pada porosnya dari arah barat ke timur. Dalam satu kali berotasi bulan memerlukan waktu sama dengan satu kali revolusinya mengelilingi bumi. Revolusi Bulan Revolusi adalah peredaran bulan mengelilingi bumi dari arah barat ke timur, satu kali putaran penuh revolusi bulan memerlukan waktu rata-rata 27 hari 7 jam 43,2 menit, periode waktu ini disebut waktu bulan Sideris (sideris month) atau disebut juga Syahr Nujumi. FASE-FASE BULAN: Secara fase-fase bulan dalam konteks perjalanan satu bulan penuh meliputi: 1. Bulan mati (muhaq), yaitu ketika</p><p>terjadi peristiwa Ijtima' antara bulan dan matahari. 2. Hilal Awal Bulan, yaitu ketika bulan meninggalkan matahari pada hari tanggal 1,2 sampai 3 3. Tarbi' Awal (Kwartir I), yaitu setelah bulan meninggalkan matahari pada perempatan</p><p>pertama dalam ukuran</p><p>sudut/busur, fase ini terjadi padahari tanggal 6,7 sampai 8.</p><p>4. Badr (bulan purnama), yaitu ketika terjadi peristiwa istiqbal, semua permukaan bulan menghadap matahari, fase ini terjadi pada hari tanggal 13,14, sampai 15 5. Tarbi' sani(Kwartir II), yaitu bulan meninggalkan matahari</p><p>setelah terjadi peristiwa istiqbal. Fase ini terjadi pada hari tanggal 21,23 sampai 24</p><p>6. Hilal Akhir Bulan, yaitu fase di mana sinar bulan berbentuk sabit (hilal) pada akhir bulan. Fase ini terjadi pada hari tanggal 27, 28 sampai 29. Akhirnya sampailah pada saat ijtima' kembali menjelang bulan berikutnya dimana sama sekali tidak tampak dari bumi(bulan Mati). 1.GERHANA BULAN</p><p>Gerhana terjadi karena terhalangnya cahaya Matahari. Jika cahaya Matahari tidak bisa mencapai Bulan -- keseluruhan atau sebagian -- karena terhalang oleh Bumi (dengankata lain Bulan berada dalam bayangan Bumi), maka peristiwa itu dinamakan gerhana bulan.Sedangkan jika bayangan Bulan jatuh ke permukaan Bumi (Bulan menghalangi sebagiancahaya Matahari yang menuju Bumi), maka peristiwa ini dinamakan gerhana matahari. 2. GERHANA MATAHARI</p><p>Gerhana matahari terjadi apabila bulan diantara bumi dan matahari. Bila hal ini terjadi maka sebagian sinar matahari ke permukaan bumi tertutupi oleh bulan.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-01-16 03:16:06 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/marianakayoga83/fvd259999i5azc4r/wish/2849796064</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/marianakayoga83/fvd259999i5azc4r/wish/2849799706</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>DYANINDRA SUKMA</strong></p><p><br/></p><p>A.PENGERTIAN TATA SURYA</p><p>Tata Surya adalah kumpulan benda-benda langit yang terdiri dari sebuah bintang besar yang disebut matahari, dan semua objek yang terikat oleh gaya grafitasinya. Objek-objek tersebut adalah delapan buah planet yang sudah diketahui dengan orbit berbentuk elips, lima planet kerdil, 173 satelit alami yang telah diidentifikasi, dan jutaan benda langit (meteor, asteroid, komet) lainnya.</p><p>B. Anggota Tata Surya</p><p>1. Matahari adalah pusat Tata Surya.</p><p>2. Planet merupakan benda angkasa yang tidak memiliki cahaya sendiri, berbentuk bulatan dan beredar mengelilingi matahari.</p><p>3.Komet merupakan kumpulan bongkahan batuan yang diselubungi kabut gas, ketika mendekati matahari, komet mengeluarkan gas yang bercahaya pada bagan kepala, dan semburan cahaya pada ekornya.</p><p>5. Meteor disebut juga bintang jatuh merupakan bagian dari asteroid yang terpisah.</p><p>Benda –benda astronomi kecil</p><p>1. Asteroid adalah benda langit kecil dan padat yang terdapat dalam sistem tata surya kita.</p><p>2. Komet adalah benda angkasa yang mirip asteroid, tetapi hampir seluruhnya terbentuk dari gas (karbon dioksida,metana, air) dan debu yang membeku.</p><p>3. Meteoroid adalah benda-benda kecil di tata surya yang ukurannya lebih kecil daripada asteroid tetapi lebih besar daripada sebuah molekul.</p><p>HIDROSFER</p><p>Hidrosfer merupakan daerah perairan yang mengikuti bentuk bumi yang bulat. Hidrosfer berasal dari kata hidros yang berarti ’air’ dan sphere yang berarti ’daerah’ atau ‘bulatan’.</p><p>Sifat air: dapat menempati ruang, mengalir dari dataran tinggi ke dataran rendah, memiliki berat, permukaan air yang tenang selalu datar, air melarutkan beberapa zat, air menekan ke segala arah, air meresap melalui celah kecil,dan air dapat berubah wujud.</p><p>Air tanah adalah air yang bergerak di dalam tanah yang terdapat dalam ruang antar butir-butir tanah yang meresap ke dalam tanah dan bergabung membentuk lapisan tanah yang disebut akuifer.</p><p>ROTASI DAN REVOLUSI BULAN</p><p>Rotasi adalah perputaran bulan pada porosnya dari arah barat ke timur. Dalam satu kali berotasi bulan memerlukan waktu sama dengan satu kali revolusinya mengelilingi bumi. Revolusi Bulan Revolusi adalah peredaran bulan mengelilingi bumi dari arah barat ke timur, satu kali putaran penuh revolusi bulan memerlukan waktu rata-rata 27 hari 7 jam 43,2 menit, periode waktu ini disebut waktu bulan Sideris (sideris month) atau disebut juga Syahr Nujumi.</p><p>FASE-FASE BULAN:</p><p>Secara fase-fase bulan dalam konteks perjalanan satu bulan penuh meliputi:</p><p>1. Bulan mati (muhaq), yaitu ketika terjadi peristiwa ijtima’ antara bulan dan matahari.</p><p>2. Hilal Awal Bulan, yaitu ketika bulan meninggalkan matahari pada hari tanggal 1,2 sampai 3</p><p>3. Tarbi’ Awal (Kwartir I), yaitu setelah bulan meninggalkan matahari pada perempatan pertama dalam ukuran sudut/busur, fase ini terjadi pada hari tanggal 6,7 sampai 8</p><p>4. Badr (bulan purnama), yaitu ketika terjadi peristiwa istiqbal , semua permukaan bulan menghadap matahari,fase ini terjadi pada hari tanggal 13,14, sampai 15</p><p>5. Tarbi’ sani(Kwartir II), yaitu bulan meninggalkan matahari setelah terjadi peristiwa istiqbal. Fase ini terjadi pada hari tanggal 21,23 sampai 24</p><p>6. Hilal Akhir Bulan, yaitu fase di mana sinar bulan berbentuk sabit (hilal) pada akhir bulan. Fase ini terjadi pada hari tanggal 27, 28 sampai 29. Akhirnya sampailah pada saat ijtima’ kembali menjelang bulan berikutnya dimana sama sekali tidak tampak dari bumi(bulan Mati).</p><p>1.GERHANA BULAN</p><p>Gerhana terjadi karena terhalangnya cahaya Matahari. Jika cahaya Matahari tidak bisa mencapai Bulan -- keseluruhan atau sebagian -- karena terhalang oleh Bumi (dengankata lain Bulan berada dalam bayangan Bumi), maka peristiwa itu dinamakan gerhana bulan.Sedangkan jika bayangan Bulan jatuh ke permukaan Bumi (Bulan menghalangi sebagiancahaya Matahari yang menuju Bumi), maka peristiwa ini dinamakan gerhana matahari.</p><p>2. GERHANA MATAHARI</p><p>Gerhana matahari terjadi apabila bulan diantara bumi dan matahari. Bila hal ini terjadi maka sebagian sinar matahari ke permukaan bumi tertutupi oleh bulan.</p><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-01-16 03:20:26 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/marianakayoga83/fvd259999i5azc4r/wish/2849799706</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Damar adi pangestu Kelas X PH</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/marianakayoga83/fvd259999i5azc4r/wish/2849800609</link>
         <description><![CDATA[<p>A.PENGERTIAN TATA SURYA</p><p><br/></p><p>Tata Surya adalah kumpulan benda-benda langit yang terdiri dari sebuah bintang besar yang disebut matahari, dan semua objek yang terikat oleh gaya grafitasinya. Objek-objek tersebut adalah delapan buah planet yang sudah diketahui dengan orbit berbentuk elips, lima planet kerdil, 173 satelit alami yang telah diidentifikasi, dan jutaan benda langit (meteor, asteroid, komet) lainnya.</p><p><br/></p><p>B. Anggota Tata Surya</p><p><br/></p><p>1. Matahari adalah pusat Tata Surya.</p><p><br/></p><p>2. Planet merupakan benda angkasa yang tidak memiliki cahaya sendiri, berbentuk bulatan dan beredar mengelilingi matahari.</p><p><br/></p><p>3.Komet merupakan kumpulan bongkahan batuan yang diselubungi kabut gas, ketika mendekati matahari, komet mengeluarkan gas yang bercahaya pada bagan kepala, dan semburan cahaya pada ekornya.</p><p><br/></p><p>5. Meteor disebut juga bintang jatuh merupakan bagian dari asteroid yang terpisah.</p><p><br/></p><p>Benda –benda astronomi kecil</p><p><br/></p><p>1. Asteroid adalah benda langit kecil dan padat yang terdapat dalam sistem tata surya kita.</p><p><br/></p><p>2. Komet adalah benda angkasa yang mirip asteroid, tetapi hampir seluruhnya terbentuk dari gas (karbon dioksida,metana, air) dan debu yang membeku.</p><p><br/></p><p>3. Meteoroid adalah benda-benda kecil di tata surya yang ukurannya lebih kecil daripada asteroid tetapi lebih besar daripada sebuah molekul.</p><p><br/></p><p>HIDROSFER</p><p><br/></p><p>Hidrosfer merupakan daerah perairan yang mengikuti bentuk bumi yang bulat. Hidrosfer berasal dari kata hidros yang berarti ’air’ dan sphere yang berarti ’daerah’ atau ‘bulatan’.</p><p><br/></p><p>Sifat air: dapat menempati ruang, mengalir dari dataran tinggi ke dataran rendah, memiliki berat, permukaan air yang tenang selalu datar, air melarutkan beberapa zat, air menekan ke segala arah, air meresap melalui celah kecil,dan air dapat berubah wujud.</p><p><br/></p><p>Air tanah adalah air yang bergerak di dalam tanah yang terdapat dalam ruang antar butir-butir tanah yang meresap ke dalam tanah dan bergabung membentuk lapisan tanah yang disebut akuifer.</p><p><br/></p><p>ROTASI DAN REVOLUSI BULAN</p><p><br/></p><p>Rotasi adalah perputaran bulan pada porosnya dari arah barat ke timur. Dalam satu kali berotasi bulan memerlukan waktu sama dengan satu kali revolusinya mengelilingi bumi. Revolusi Bulan Revolusi adalah peredaran bulan mengelilingi bumi dari arah barat ke timur, satu kali putaran penuh revolusi bulan memerlukan waktu rata-rata 27 hari 7 jam 43,2 menit, periode waktu ini disebut waktu bulan Sideris (sideris month) atau disebut juga Syahr Nujumi.</p><p><br/></p><p>FASE-FASE BULAN:</p><p><br/></p><p>Secara fase-fase bulan dalam konteks perjalanan satu bulan penuh meliputi:</p><p><br/></p><p>1. Bulan mati (muhaq), yaitu ketika terjadi peristiwa ijtima’ antara bulan dan matahari.</p><p><br/></p><p>2. Hilal Awal Bulan, yaitu ketika bulan meninggalkan matahari pada hari tanggal 1,2 sampai 3</p><p><br/></p><p>3. Tarbi’ Awal (Kwartir I), yaitu setelah bulan meninggalkan matahari pada perempatan pertama dalam ukuran sudut/busur, fase ini terjadi pada hari tanggal 6,7 sampai 8</p><p><br/></p><p>4. Badr (bulan purnama), yaitu ketika terjadi peristiwa istiqbal , semua permukaan bulan menghadap matahari,fase ini terjadi pada hari tanggal 13,14, sampai 15</p><p><br/></p><p>5. Tarbi’ sani(Kwartir II), yaitu bulan meninggalkan matahari setelah terjadi peristiwa istiqbal. Fase ini terjadi pada hari tanggal 21,23 sampai 24</p><p><br/></p><p>6. Hilal Akhir Bulan, yaitu fase di mana sinar bulan berbentuk sabit (hilal) pada akhir bulan. Fase ini terjadi pada hari tanggal 27, 28 sampai 29. Akhirnya sampailah pada saat ijtima’ kembali menjelang bulan berikutnya dimana sama sekali tidak tampak dari bumi(bulan Mati).</p><p><br/></p><p>1.GERHANA BULAN</p><p><br/></p><p>Gerhana terjadi karena terhalangnya cahaya Matahari. Jika cahaya Matahari tidak bisa mencapai Bulan -- keseluruhan atau sebagian -- karena terhalang oleh Bumi (dengankata lain Bulan berada dalam bayangan Bumi), maka peristiwa itu dinamakan gerhana bulan.Sedangkan jika bayangan Bulan jatuh ke permukaan Bumi (Bulan menghalangi sebagiancahaya Matahari yang menuju Bumi), maka peristiwa ini dinamakan gerhana matahari.</p><p><br/></p><p>2. GERHANA MATAHARI</p><p><br/></p><p>Gerhana matahari terjadi apabila bulan diantara bumi dan matahari. Bila hal ini terjadi maka sebagian sinar matahari ke permukaan bumi tertutupi oleh bulan.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-01-16 03:21:38 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/marianakayoga83/fvd259999i5azc4r/wish/2849800609</guid>
      </item>
      <item>
         <title>NAMA : RINDU RAHMA WANDINI ( X PERHOTELAN) </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/marianakayoga83/fvd259999i5azc4r/wish/2849801392</link>
         <description><![CDATA[<p>A.PENGERTIAN TATA SURYA </p><p>Tata Surya adalah kumpulan benda-benda langit yang terdiri dari sebuah bintang besar yang disebut matahari, dan semua objek yang terikat oleh gaya grafitasinya. Objek-objek tersebut adalah delapan buah planet yang sudah diketahui dengan orbit berbentuk elips, lima planet kerdil, 173 satelit alami yang telah diidentifikasi, dan jutaan benda langit (meteor, asteroid, komet) lainnya.</p><p>B. Anggota Tata Surya</p><p>1. Matahari adalah pusat Tata Surya.</p><p>2. Planet merupakan benda angkasa yang tidak memiliki cahaya sendiri, berbentuk bulatan dan beredar mengelilingi matahari.</p><p>3.Komet merupakan kumpulan bongkahan batuan yang diselubungi kabut gas, ketika mendekati matahari, komet mengeluarkan gas yang bercahaya pada bagan kepala, dan semburan cahaya pada ekornya.</p><p>5. Meteor disebut juga bintang jatuh merupakan bagian dari asteroid yang terpisah.</p><p>Benda-benda astronomi kecil 1. Asteroid adalah benda langit kecil dan padat yang terdapat dalam sistem tata surya kita.</p><p>2. Komet adalah benda angkasa yang mirip asteroid, tetapi hampir seluruhnya terbentuk dari gas (karbon dioksida, metana, air) dan debu yang membeku.</p><p>3. Meteoroid adalah benda-benda kecil di tata surya yang ukurannya lebih kecil dari asteroid tetapi lebih besar dari sebuah molekul.</p><p>HIDROSFER</p><p>Hidrosfer merupakan daerah perairan yang mengikuti bentukbumi yang bulat. Hidrosfer berasal dari kata hidros yang berarti 'air' dan sphere yang berarti 'daerah' atau 'bulatan'.</p><p>Sifat air: dapat menempati ruang, mengalir dari dataran tinggi ke dataran rendah, memiliki berat, permukaan air yang tenang selalu datar, air melarutkan beberapa zat, air menekan ke segala arah, air meresap melalui celah kecil, dan air dapat berubah wujud. Air tanah adalah air yang bergerak di dalam tanah yang terdapat</p><p>dalam ruang antar butir-butir tanah yang meresap ke dalam tanah dan bergabung membentuk lapisan tanah yang disebut akuifer. ROTASI DAN REVOLUSI BULAN Rotasi adalah perputaran bulan pada porosnya dari arah barat ke timur. Dalam satu kali berotasi bulan memerlukan waktu sama dengan satu kali revolusinya mengelilingi bumi. Revolusi Bulan Revolusi adalah peredaran bulan mengelilingi bumi dari arah barat ke timur, satu kali putaran penuh revolusi bulan memerlukan waktu rata-rata 27 hari 7 jam 43,2 menit, periode waktu ini disebut waktu bulan Sideris (sideris month) atau disebut juga Syahr Nujumi. FASE-FASE BULAN: Secara fase-fase bulan dalam konteks perjalanan satu bulan penuh meliputi: 1. Bulan mati (muhaq), yaitu ketika</p><p>terjadi peristiwa Ijtima' antara bulan dan matahari. 2. Hilal Awal Bulan, yaitu ketika bulan meninggalkan matahari pada hari tanggal 1,2 sampai 3 3. Tarbi' Awal (Kwartir I), yaitu setelah bulan meninggalkan matahari pada perempatan</p><p>pertama dalam ukuran</p><p>sudut/busur, fase ini terjadi padahari tanggal 6,7 sampai 8.</p><p>4. Badr (bulan purnama), yaitu ketika terjadi peristiwa istiqbal, semua permukaan bulan menghadap matahari, fase ini terjadi pada hari tanggal 13,14, sampai 15 5. Tarbi' sani(Kwartir II), yaitu bulan meninggalkan matahari</p><p>setelah terjadi peristiwa istiqbal. Fase ini terjadi pada hari tanggal 21,23 sampai 24</p><p>6. Hilal Akhir Bulan, yaitu fase di mana sinar bulan berbentuk sabit (hilal) pada akhir bulan. Fase ini terjadi pada hari tanggal 27, 28 sampai 29. Akhirnya sampailah pada saat ijtima' kembali menjelang bulan berikutnya dimana sama sekali tidak tampak dari bumi(bulan Mati). 1.GERHANA BULAN</p><p>Gerhana terjadi karena terhalangnya cahaya Matahari. Jika cahaya Matahari tidak bisa mencapai Bulan -- keseluruhan atau sebagian -- karena terhalang oleh Bumi (dengankata lain Bulan berada dalam bayangan Bumi), maka peristiwa itu dinamakan gerhana bulan.Sedangkan jika bayangan Bulan jatuh ke permukaan Bumi (Bulan menghalangi sebagiancahaya Matahari yang menuju Bumi), maka peristiwa ini dinamakan gerhana matahari. 2. GERHANA MATAHARI</p><p>Gerhana matahari terjadi apabila bulan diantara bumi dan matahari. Bila hal ini terjadi maka sebagian sinar matahari ke permukaan bumi tertutupi oleh bulan.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-01-16 03:22:25 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/marianakayoga83/fvd259999i5azc4r/wish/2849801392</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Devi Yana Saputri X Perhotelan </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/marianakayoga83/fvd259999i5azc4r/wish/2849810453</link>
         <description><![CDATA[<p>kesimpulan dari vidio di atas</p><p><br/></p><p>A.PENGERTIAN TATA SURYA</p><p><br/></p><p><br/></p><p><br/></p><p>Tata Surya adalah kumpulan benda-benda langit yang terdiri dari sebuah bintang besar yang disebut matahari, dan semua objek yang terikat oleh gaya grafitasinya. Objek-objek tersebut adalah delapan buah planet yang sudah diketahui dengan orbit berbentuk elips, lima planet kerdil, 173 satelit alami yang telah diidentifikasi, dan jutaan benda langit (meteor, asteroid, komet) lainnya.</p><p><br/></p><p><br/></p><p><br/></p><p>B. Anggota Tata Surya</p><p><br/></p><p>1. Matahari adalah pusat Tata Surya.</p><p><br/></p><p>2. Planet merupakan benda angkasa yang tidak memiliki cahaya sendiri, berbentuk bulatan dan beredar mengelilingi matahari.</p><p><br/></p><p>3.Komet merupakan kumpulan bongkahan batuan yang diselubungi kabut gas, ketika mendekati matahari, komet mengeluarkan gas yang bercahaya pada bagan kepala, dan semburan cahaya pada ekornya.</p><p><br/></p><p>5. Meteor disebut juga bintang jatuh merupakan bagian dari asteroid yang terpisah.</p><p><br/></p><p>Benda –benda astronomi kecil</p><p><br/></p><p>1. Asteroid adalah benda langit kecil dan padat yang terdapat dalam sistem tata surya kita.</p><p><br/></p><p>2. Komet adalah benda angkasa yang mirip asteroid, tetapi hampir seluruhnya terbentuk dari gas (karbon dioksida,metana, air) dan debu yang membeku.</p><p><br/></p><p>3. Meteoroid adalah benda-benda kecil di tata surya yang ukurannya lebih kecil daripada asteroid tetapi lebih besar daripada sebuah molekul.</p><p><br/></p><p>HIDROSFER</p><p><br/></p><p>Hidrosfer merupakan daerah perairan yang mengikuti bentuk bumi yang bulat. Hidrosfer berasal dari kata hidros yang berarti ’air’ dan sphere yang berarti ’daerah’ atau ‘bulatan’.</p><p><br/></p><p>Sifat air: dapat menempati ruang, mengalir dari dataran tinggi ke dataran rendah, memiliki berat, permukaan air yang tenang selalu datar, air melarutkan beberapa zat, air menekan ke segala arah, air meresap melalui celah kecil,dan air dapat berubah wujud.</p><p><br/></p><p>Air tanah adalah air yang bergerak di dalam tanah yang terdapat dalam ruang antar butir-butir tanah yang meresap ke dalam tanah dan bergabung membentuk lapisan tanah yang disebut akuifer.</p><p><br/></p><p><br/></p><p><br/></p><p>ROTASI DAN REVOLUSI BULAN</p><p><br/></p><p>Rotasi adalah perputaran bulan pada porosnya dari arah barat ke timur. Dalam satu kali berotasi bulan memerlukan waktu sama dengan satu kali revolusinya mengelilingi bumi. Revolusi Bulan Revolusi adalah peredaran bulan mengelilingi bumi dari arah barat ke timur, satu kali putaran penuh revolusi bulan memerlukan waktu rata-rata 27 hari 7 jam 43,2 menit, periode waktu ini disebut waktu bulan Sideris (sideris month) atau disebut juga Syahr Nujumi.</p><p><br/></p><p>FASE-FASE BULAN:</p><p><br/></p><p>Secara fase-fase bulan dalam konteks perjalanan satu bulan penuh meliputi:</p><p><br/></p><p>1. Bulan mati (muhaq), yaitu ketika terjadi peristiwa ijtima’ antara bulan dan matahari.</p><p><br/></p><p>2. Hilal Awal Bulan, yaitu ketika bulan meninggalkan matahari pada hari tanggal 1,2 sampai 3</p><p><br/></p><p>3. Tarbi’ Awal (Kwartir I), yaitu setelah bulan meninggalkan matahari pada perempatan pertama dalam ukuran sudut/busur, fase ini terjadi pada hari tanggal 6,7 sampai 8</p><p><br/></p><p>4. Badr (bulan purnama), yaitu ketika terjadi peristiwa istiqbal , semua permukaan bulan menghadap matahari,fase ini terjadi pada hari tanggal 13,14, sampai 15</p><p><br/></p><p>5. Tarbi’ sani(Kwartir II), yaitu bulan meninggalkan matahari setelah terjadi peristiwa istiqbal. Fase ini terjadi pada hari tanggal 21,23 sampai 24</p><p><br/></p><p>6. Hilal Akhir Bulan, yaitu fase di mana sinar bulan berbentuk sabit (hilal) pada akhir bulan. Fase ini terjadi pada hari tanggal 27, 28 sampai 29. Akhirnya sampailah pada saat ijtima’ kembali menjelang bulan berikutnya dimana sama sekali tidak tampak dari bumi(bulan Mati).</p><p><br/></p><p>1.GERHANA BULAN</p><p><br/></p><p>Gerhana terjadi karena terhalangnya cahaya Matahari. Jika cahaya Matahari tidak bisa mencapai Bulan -- keseluruhan atau sebagian -- karena terhalang oleh Bumi (dengankata lain Bulan berada dalam bayangan Bumi), maka peristiwa itu dinamakan gerhana bulan.Sedangkan jika bayangan Bulan jatuh ke permukaan Bumi (Bulan menghalangi sebagiancahaya Matahari yang menuju Bumi), maka peristiwa ini dinamakan gerhana matahari.</p><p><br/></p><p>2. GERHANA MATAHARI</p><p><br/></p><p>Gerhana matahari terjadi apabila bulan diantara bumi dan matahari. Bila hal ini terjadi maka sebagian sinar matahari ke permukaan bumi tertutupi oleh bulan.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-01-16 03:34:26 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/marianakayoga83/fvd259999i5azc4r/wish/2849810453</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/marianakayoga83/fvd259999i5azc4r/wish/2849811600</link>
         <description><![CDATA[<p>Nama : Shella Dwi Kurnia</p><p>Kelas : X Perhotelan</p><p><br/></p><p>kesimpulan dari vidio di atas</p><p><br/></p><p>A.PENGERTIAN TATA SURYA</p><p>Tata Surya adalah kumpulan benda-benda langit yang terdiri dari sebuah bintang besar yang disebut matahari, dan semua objek yang terikat oleh gaya grafitasinya. Objek-objek tersebut adalah delapan buah planet yang sudah diketahui dengan orbit berbentuk elips, lima planet kerdil, 173 satelit alami yang telah diidentifikasi, dan jutaan benda langit (meteor, asteroid, komet) lainnya.</p><p><br/></p><p>B. Anggota Tata Surya</p><p><br/></p><p>1. Matahari adalah pusat Tata Surya.</p><p><br/></p><p>2. Planet merupakan benda angkasa yang tidak memiliki cahaya sendiri, berbentuk bulatan dan beredar mengelilingi matahari.</p><p><br/></p><p>3.Komet merupakan kumpulan bongkahan batuan yang diselubungi kabut gas, ketika mendekati matahari, komet mengeluarkan gas yang bercahaya pada bagan kepala, dan semburan cahaya pada ekornya.</p><p><br/></p><p>5. Meteor disebut juga bintang jatuh merupakan bagian dari asteroid yang terpisah.</p><p><br/></p><p>Benda –benda astronomi kecil</p><p><br/></p><p>1. Asteroid adalah benda langit kecil dan padat yang terdapat dalam sistem tata surya kita.</p><p><br/></p><p>2. Komet adalah benda angkasa yang mirip asteroid, tetapi hampir seluruhnya terbentuk dari gas (karbon dioksida,metana, air) dan debu yang membeku.</p><p><br/></p><p>3. Meteoroid adalah benda-benda kecil di tata surya yang ukurannya lebih kecil daripada asteroid tetapi lebih besar daripada sebuah molekul.</p><p><br/></p><p>HIDROSFER</p><p><br/></p><p>Hidrosfer merupakan daerah perairan yang mengikuti bentuk bumi yang bulat. Hidrosfer berasal dari kata hidros yang berarti ’air’ dan sphere yang berarti ’daerah’ atau ‘bulatan’.</p><p><br/></p><p>Sifat air: dapat menempati ruang, mengalir dari dataran tinggi ke dataran rendah, memiliki berat, permukaan air yang tenang selalu datar, air melarutkan beberapa zat, air menekan ke segala arah, air meresap melalui celah kecil,dan air dapat berubah wujud.</p><p><br/></p><p>Air tanah adalah air yang bergerak di dalam tanah yang terdapat dalam ruang antar butir-butir tanah yang meresap ke dalam tanah dan bergabung membentuk lapisan tanah yang disebut akuifer.</p><p><br/></p><p>ROTASI DAN REVOLUSI BULAN</p><p><br/></p><p>Rotasi adalah perputaran bulan pada porosnya dari arah barat ke timur. Dalam satu kali berotasi bulan memerlukan waktu sama dengan satu kali revolusinya mengelilingi bumi. Revolusi Bulan Revolusi adalah peredaran bulan mengelilingi bumi dari arah barat ke timur, satu kali putaran penuh revolusi bulan memerlukan waktu rata-rata 27 hari 7 jam 43,2 menit, periode waktu ini disebut waktu bulan Sideris (sideris month) atau disebut juga Syahr Nujumi.</p><p><br/></p><p>FASE-FASE BULAN:</p><p><br/></p><p>Secara fase-fase bulan dalam konteks perjalanan satu bulan penuh meliputi:</p><p><br/></p><p>1. Bulan mati (muhaq), yaitu ketika terjadi peristiwa ijtima’ antara bulan dan matahari.</p><p><br/></p><p>2. Hilal Awal Bulan, yaitu ketika bulan meninggalkan matahari pada hari tanggal 1,2 sampai 3</p><p><br/></p><p>3. Tarbi’ Awal (Kwartir I), yaitu setelah bulan meninggalkan matahari pada perempatan pertama dalam ukuran sudut/busur, fase ini terjadi pada hari tanggal 6,7 sampai 8</p><p><br/></p><p>4. Badr (bulan purnama), yaitu ketika terjadi peristiwa istiqbal , semua permukaan bulan menghadap matahari,fase ini terjadi pada hari tanggal 13,14, sampai 15</p><p><br/></p><p>5. Tarbi’ sani(Kwartir II), yaitu bulan meninggalkan matahari setelah terjadi peristiwa istiqbal. Fase ini terjadi pada hari tanggal 21,23 sampai 24</p><p><br/></p><p>6. Hilal Akhir Bulan, yaitu fase di mana sinar bulan berbentuk sabit (hilal) pada akhir bulan. Fase ini terjadi pada hari tanggal 27, 28 sampai 29. Akhirnya sampailah pada saat ijtima’ kembali menjelang bulan berikutnya dimana sama sekali tidak tampak dari bumi(bulan Mati).</p><p><br/></p><p>1.GERHANA BULAN</p><p><br/></p><p>Gerhana terjadi karena terhalangnya cahaya Matahari. Jika cahaya Matahari tidak bisa mencapai Bulan -- keseluruhan atau sebagian -- karena terhalang oleh Bumi (dengankata lain Bulan berada dalam bayangan Bumi), maka peristiwa itu dinamakan gerhana bulan.Sedangkan jika bayangan Bulan jatuh ke permukaan Bumi (Bulan menghalangi sebagiancahaya Matahari yang menuju Bumi), maka peristiwa ini dinamakan gerhana matahari.</p><p><br/></p><p>2. GERHANA MATAHARI</p><p><br/></p><p>Gerhana matahari terjadi apabila bulan diantara bumi dan matahari. Bila hal ini terjadi maka sebagian sinar matahari ke permukaan bumi tertutupi oleh bulan.</p><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-01-16 03:36:07 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/marianakayoga83/fvd259999i5azc4r/wish/2849811600</guid>
      </item>
      <item>
         <title>nama :zahrotusita</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/marianakayoga83/fvd259999i5azc4r/wish/2849854409</link>
         <description><![CDATA[<p>kesimpulan dari vidio di atas</p><p>A.PENGERTIAN TATA SURYA</p><p>Tata Surya adalah kumpulan benda-benda langit yang terdiri dari sebuah bintang besar yang disebut matahari, dan semua objek yang terikat oleh gaya grafitasinya. Objek-objek tersebut adalah delapan buah planet yang sudah diketahui dengan orbit berbentuk elips, lima planet kerdil, 173 satelit alami yang telah diidentifikasi, dan jutaan benda langit (meteor, asteroid, komet) lainnya.</p><p>B. Anggota Tata Surya</p><p>1. Matahari adalah pusat Tata Surya.</p><p>2. Planet merupakan benda angkasa yang tidak memiliki cahaya sendiri, berbentuk bulatan dan beredar mengelilingi matahari.</p><p>3.Komet merupakan kumpulan bongkahan batuan yang diselubungi kabut gas, ketika mendekati matahari, komet mengeluarkan gas yang bercahaya pada bagan kepala, dan semburan cahaya pada ekornya.</p><p>5. Meteor disebut juga bintang jatuh merupakan bagian dari asteroid yang terpisah.</p><p>Benda –benda astronomi kecil</p><p>1. Asteroid adalah benda langit kecil dan padat yang terdapat dalam sistem tata surya kita.</p><p>2. Komet adalah benda angkasa yang mirip asteroid, tetapi hampir seluruhnya terbentuk dari gas (karbon dioksida,metana, air) dan debu yang membeku.</p><p>3. Meteoroid adalah benda-benda kecil di tata surya yang ukurannya lebih kecil daripada asteroid tetapi lebih besar daripada sebuah molekul.</p><p>HIDROSFER</p><p>Hidrosfer merupakan daerah perairan yang mengikuti bentuk bumi yang bulat. Hidrosfer berasal dari kata hidros yang berarti ’air’ dan sphere yang berarti ’daerah’ atau ‘bulatan’.</p><p>Sifat air: dapat menempati ruang, mengalir dari dataran tinggi ke dataran rendah, memiliki berat, permukaan air yang tenang selalu datar, air melarutkan beberapa zat, air menekan ke segala arah, air meresap melalui celah kecil,dan air dapat berubah wujud.</p><p>Air tanah adalah air yang bergerak di dalam tanah yang terdapat dalam ruang antar butir-butir tanah yang meresap ke dalam tanah dan bergabung membentuk lapisan tanah yang disebut akuifer.</p><p>ROTASI DAN REVOLUSI BULAN</p><p>Rotasi adalah perputaran bulan pada porosnya dari arah barat ke timur. Dalam satu kali berotasi bulan memerlukan waktu sama dengan satu kali revolusinya mengelilingi bumi. Revolusi Bulan Revolusi adalah peredaran bulan mengelilingi bumi dari arah barat ke timur, satu kali putaran penuh revolusi bulan memerlukan waktu rata-rata 27 hari 7 jam 43,2 menit, periode waktu ini disebut waktu bulan Sideris (sideris month) atau disebut juga Syahr Nujumi.</p><p>FASE-FASE BULAN:</p><p>Secara fase-fase bulan dalam konteks perjalanan satu bulan penuh meliputi:</p><p>1. Bulan mati (muhaq), yaitu ketika terjadi peristiwa ijtima’ antara bulan dan matahari.</p><p>2. Hilal Awal Bulan, yaitu ketika bulan meninggalkan matahari pada hari tanggal 1,2 sampai 3</p><p>3. Tarbi’ Awal (Kwartir I), yaitu setelah bulan meninggalkan matahari pada perempatan pertama dalam ukuran sudut/busur, fase ini terjadi pada hari tanggal 6,7 sampai 8</p><p>4. Badr (bulan purnama), yaitu ketika terjadi peristiwa istiqbal , semua permukaan bulan menghadap matahari,fase ini terjadi pada hari tanggal 13,14, sampai 15</p><p>5. Tarbi’ sani(Kwartir II), yaitu bulan meninggalkan matahari setelah terjadi peristiwa istiqbal. Fase ini terjadi pada hari tanggal 21,23 sampai 24</p><p>6. Hilal Akhir Bulan, yaitu fase di mana sinar bulan berbentuk sabit (hilal) pada akhir bulan. Fase ini terjadi pada hari tanggal 27, 28 sampai 29. Akhirnya sampailah pada saat ijtima’ kembali menjelang bulan berikutnya dimana sama sekali tidak tampak dari bumi(bulan Mati).</p><p>1.GERHANA BULAN</p><p>Gerhana terjadi karena terhalangnya cahaya Matahari. Jika cahaya Matahari tidak bisa mencapai Bulan -- keseluruhan atau sebagian -- karena terhalang oleh Bumi (dengankata lain Bulan berada dalam bayangan Bumi), maka peristiwa itu dinamakan gerhana bulan.Sedangkan jika bayangan Bulan jatuh ke permukaan Bumi (Bulan menghalangi sebagiancahaya Matahari yang menuju Bumi), maka peristiwa ini dinamakan gerhana matahari.</p><p>2. GERHANA MATAHARI</p><p>Gerhana matahari terjadi apabila bulan diantara bumi dan matahari. Bila hal ini terjadi maka sebagian sinar matahari ke permukaan bumi tertutupi oleh bulan.nama: zahrotusita  kelas: x ph    kesimpulan dari vidio di atas  A.PENGERTIAN TATA SURYA    Tata Surya adalah kumpulan benda-benda langit yang terdiri dari sebuah bintang besar yang disebut matahari, dan semua objek yang terikat oleh gaya grafitasinya. Objek-objek tersebut adalah delapan buah planet yang sudah diketahui dengan orbit berbentuk elips, lima planet kerdil, 173 satelit alami yang telah diidentifikasi, dan jutaan benda langit (meteor, asteroid, komet) lainnya.    B. Anggota Tata Surya  1. Matahari adalah pusat Tata Surya.  2. Planet merupakan benda angkasa yang tidak memiliki cahaya sendiri, berbentuk bulatan dan beredar mengelilingi matahari.  3.Komet merupakan kumpulan bongkahan batuan yang diselubungi kabut gas, ketika mendekati matahari, komet mengeluarkan gas yang bercahaya pada bagan kepala, dan semburan cahaya pada ekornya.  5. Meteor disebut juga bintang jatuh merupakan bagian dari asteroid yang terpisah.  Benda –benda astronomi kecil  1. Asteroid adalah benda langit kecil dan padat yang terdapat dalam sistem tata surya kita.  2. Komet adalah benda angkasa yang mirip asteroid, tetapi hampir seluruhnya terbentuk dari gas (karbon dioksida,metana, air) dan debu yang membeku.  3. Meteoroid adalah benda-benda kecil di tata surya yang ukurannya lebih kecil daripada asteroid tetapi lebih besar daripada sebuah molekul.  HIDROSFER  Hidrosfer merupakan daerah perairan yang mengikuti bentuk bumi yang bulat. Hidrosfer berasal dari kata hidros yang berarti ’air’ dan sphere yang berarti ’daerah’ atau ‘bulatan’.  Sifat air: dapat menempati ruang, mengalir dari dataran tinggi ke dataran rendah, memiliki berat, permukaan air yang tenang selalu datar, air melarutkan beberapa zat, air menekan ke segala arah, air meresap melalui celah kecil,dan air dapat berubah wujud.  Air tanah adalah air yang bergerak di dalam tanah yang terdapat dalam ruang antar butir-butir tanah yang meresap ke dalam tanah dan bergabung membentuk lapisan tanah yang disebut akuifer.    ROTASI DAN REVOLUSI BULAN  Rotasi adalah perputaran bulan pada porosnya dari arah barat ke timur. Dalam satu kali berotasi bulan memerlukan waktu sama dengan satu kali revolusinya mengelilingi bumi. Revolusi Bulan Revolusi adalah peredaran bulan mengelilingi bumi dari arah barat ke timur, satu kali putaran penuh revolusi bulan memerlukan waktu rata-rata 27 hari 7 jam 43,2 menit, periode waktu ini disebut waktu bulan Sideris (sideris month) atau disebut juga Syahr Nujumi.  FASE-FASE BULAN:  Secara fase-fase bulan dalam konteks perjalanan satu bulan penuh meliputi:  1. Bulan mati (muhaq), yaitu ketika terjadi peristiwa ijtima’ antara bulan dan matahari.  2. Hilal Awal Bulan, yaitu ketika bulan meninggalkan matahari pada hari tanggal 1,2 sampai 3  3. Tarbi’ Awal (Kwartir I), yaitu setelah bulan meninggalkan matahari pada perempatan pertama dalam ukuran sudut/busur, fase ini terjadi pada hari tanggal 6,7 sampai 8  4. Badr (bulan purnama), yaitu ketika terjadi peristiwa istiqbal , semua permukaan bulan menghadap matahari,fase ini terjadi pada hari tanggal 13,14, sampai 15  5. Tarbi’ sani(Kwartir II), yaitu bulan meninggalkan matahari setelah terjadi peristiwa istiqbal. Fase ini terjadi pada hari tanggal 21,23 sampai 24  6. Hilal Akhir Bulan, yaitu fase di mana sinar bulan berbentuk sabit (hilal) pada akhir bulan. Fase ini terjadi pada hari tanggal 27, 28 sampai 29. Akhirnya sampailah pada saat ijtima’ kembali menjelang bulan berikutnya dimana sama sekali tidak tampak dari bumi(bulan Mati).  1.GERHANA BULAN  Gerhana terjadi karena terhalangnya cahaya Matahari. Jika cahaya Matahari tidak bisa mencapai Bulan -- keseluruhan atau sebagian -- karena terhalang oleh Bumi (dengankata lain Bulan berada dalam bayangan Bumi), maka peristiwa itu dinamakan gerhana bulan.Sedangkan jika bayangan Bulan jatuh ke permukaan Bumi (Bulan menghalangi sebagiancahaya Matahari yang menuju Bumi), maka peristiwa ini dinamakan gerhana matahari.  2. GERHANA MATAHARI  Gerhana matahari terjadi apabila bulan diantara bumi dan matahari. Bila hal ini terjadi maka sebagian sinar matahari ke permukaan bumi tertutupi oleh bulan.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-01-16 04:33:21 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/marianakayoga83/fvd259999i5azc4r/wish/2849854409</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Diah ayu wijayanti</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/marianakayoga83/fvd259999i5azc4r/wish/2849858261</link>
         <description><![CDATA[<p>X PH</p><p>kesimpulan dari vidio di atas</p><p><br/></p><p>A.PENGERTIAN TATA SURYA</p><p><br/></p><p><br/></p><p><br/></p><p>Tata Surya adalah kumpulan benda-benda langit yang terdiri dari sebuah bintang besar yang disebut matahari, dan semua objek yang terikat oleh gaya grafitasinya. Objek-objek tersebut adalah delapan buah planet yang sudah diketahui dengan orbit berbentuk elips, lima planet kerdil, 173 satelit alami yang telah diidentifikasi, dan jutaan benda langit (meteor, asteroid, komet) lainnya.</p><p><br/></p><p><br/></p><p><br/></p><p>B. Anggota Tata Surya</p><p><br/></p><p>1. Matahari adalah pusat Tata Surya.</p><p><br/></p><p>2. Planet merupakan benda angkasa yang tidak memiliki cahaya sendiri, berbentuk bulatan dan beredar mengelilingi matahari.</p><p><br/></p><p>3.Komet merupakan kumpulan bongkahan batuan yang diselubungi kabut gas, ketika mendekati matahari, komet mengeluarkan gas yang bercahaya pada bagan kepala, dan semburan cahaya pada ekornya.</p><p><br/></p><p>5. Meteor disebut juga bintang jatuh merupakan bagian dari asteroid yang terpisah.</p><p><br/></p><p>Benda –benda astronomi kecil</p><p><br/></p><p>1. Asteroid adalah benda langit kecil dan padat yang terdapat dalam sistem tata surya kita.</p><p><br/></p><p>2. Komet adalah benda angkasa yang mirip asteroid, tetapi hampir seluruhnya terbentuk dari gas (karbon dioksida,metana, air) dan debu yang membeku.</p><p><br/></p><p>3. Meteoroid adalah benda-benda kecil di tata surya yang ukurannya lebih kecil daripada asteroid tetapi lebih besar daripada sebuah molekul.</p><p><br/></p><p>HIDROSFER</p><p><br/></p><p>Hidrosfer merupakan daerah perairan yang mengikuti bentuk bumi yang bulat. Hidrosfer berasal dari kata hidros yang berarti ’air’ dan sphere yang berarti ’daerah’ atau ‘bulatan’.</p><p><br/></p><p>Sifat air: dapat menempati ruang, mengalir dari dataran tinggi ke dataran rendah, memiliki berat, permukaan air yang tenang selalu datar, air melarutkan beberapa zat, air menekan ke segala arah, air meresap melalui celah kecil,dan air dapat berubah wujud.</p><p><br/></p><p>Air tanah adalah air yang bergerak di dalam tanah yang terdapat dalam ruang antar butir-butir tanah yang meresap ke dalam tanah dan bergabung membentuk lapisan tanah yang disebut akuifer.</p><p><br/></p><p><br/></p><p><br/></p><p>ROTASI DAN REVOLUSI BULAN</p><p><br/></p><p>Rotasi adalah perputaran bulan pada porosnya dari arah barat ke timur. Dalam satu kali berotasi bulan memerlukan waktu sama dengan satu kali revolusinya mengelilingi bumi. Revolusi Bulan Revolusi adalah peredaran bulan mengelilingi bumi dari arah barat ke timur, satu kali putaran penuh revolusi bulan memerlukan waktu rata-rata 27 hari 7 jam 43,2 menit, periode waktu ini disebut waktu bulan Sideris (sideris month) atau disebut juga Syahr Nujumi.</p><p><br/></p><p>FASE-FASE BULAN:</p><p><br/></p><p>Secara fase-fase bulan dalam konteks perjalanan satu bulan penuh meliputi:</p><p><br/></p><p>1. Bulan mati (muhaq), yaitu ketika terjadi peristiwa ijtima’ antara bulan dan matahari.</p><p><br/></p><p>2. Hilal Awal Bulan, yaitu ketika bulan meninggalkan matahari pada hari tanggal 1,2 sampai 3</p><p><br/></p><p>3. Tarbi’ Awal (Kwartir I), yaitu setelah bulan meninggalkan matahari pada perempatan pertama dalam ukuran sudut/busur, fase ini terjadi pada hari tanggal 6,7 sampai 8</p><p><br/></p><p>4. Badr (bulan purnama), yaitu ketika terjadi peristiwa istiqbal , semua permukaan bulan menghadap matahari,fase ini terjadi pada hari tanggal 13,14, sampai 15</p><p><br/></p><p>5. Tarbi’ sani(Kwartir II), yaitu bulan meninggalkan matahari setelah terjadi peristiwa istiqbal. Fase ini terjadi pada hari tanggal 21,23 sampai 24</p><p><br/></p><p>6. Hilal Akhir Bulan, yaitu fase di mana sinar bulan berbentuk sabit (hilal) pada akhir bulan. Fase ini terjadi pada hari tanggal 27, 28 sampai 29. Akhirnya sampailah pada saat ijtima’ kembali menjelang bulan berikutnya dimana sama sekali tidak tampak dari bumi(bulan Mati).</p><p><br/></p><p>1.GERHANA BULAN</p><p><br/></p><p>Gerhana terjadi karena terhalangnya cahaya Matahari. Jika cahaya Matahari tidak bisa mencapai Bulan -- keseluruhan atau sebagian -- karena terhalang oleh Bumi (dengankata lain Bulan berada dalam bayangan Bumi), maka peristiwa itu dinamakan gerhana bulan.Sedangkan jika bayangan Bulan jatuh ke permukaan Bumi (Bulan menghalangi sebagiancahaya Matahari yang menuju Bumi), maka peristiwa ini dinamakan gerhana matahari.</p><p><br/></p><p>2. GERHANA MATAHARI</p><p><br/></p><p>Gerhana matahari terjadi apabila bulan diantara bumi dan matahari. Bila hal ini terjadi maka sebagian sinar matahari ke permukaan bumi tertutupi oleh bulan.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-01-16 04:39:03 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/marianakayoga83/fvd259999i5azc4r/wish/2849858261</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nama : Rista Ayu Anggraeni </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/marianakayoga83/fvd259999i5azc4r/wish/2849859149</link>
         <description><![CDATA[<p>Kelas : X, Perhotelan </p><p><br/></p><p>Kesimpulan video diatas adalah </p><p><br/></p><p>A.PENGERTIAN TATA SURYA</p><p><br/></p><p><br/></p><p><br/></p><p>Tata Surya adalah kumpulan benda-benda langit yang terdiri dari sebuah bintang besar yang disebut matahari, dan semua objek yang terikat oleh gaya grafitasinya. Objek-objek tersebut adalah delapan buah planet yang sudah diketahui dengan orbit berbentuk elips, lima planet kerdil, 173 satelit alami yang telah diidentifikasi, dan jutaan benda langit (meteor, asteroid, komet) lainnya.</p><p><br/></p><p><br/></p><p><br/></p><p>B. Anggota Tata Surya</p><p><br/></p><p>1. Matahari adalah pusat Tata Surya.</p><p><br/></p><p>2. Planet merupakan benda angkasa yang tidak memiliki cahaya sendiri, berbentuk bulatan dan beredar mengelilingi matahari.</p><p><br/></p><p>3.Komet merupakan kumpulan bongkahan batuan yang diselubungi kabut gas, ketika mendekati matahari, komet mengeluarkan gas yang bercahaya pada bagan kepala, dan semburan cahaya pada ekornya.</p><p><br/></p><p>5. Meteor disebut juga bintang jatuh merupakan bagian dari asteroid yang terpisah.</p><p><br/></p><p>Benda –benda astronomi kecil</p><p><br/></p><p>1. Asteroid adalah benda langit kecil dan padat yang terdapat dalam sistem tata surya kita.</p><p><br/></p><p>2. Komet adalah benda angkasa yang mirip asteroid, tetapi hampir seluruhnya terbentuk dari gas (karbon dioksida,metana, air) dan debu yang membeku.</p><p><br/></p><p>3. Meteoroid adalah benda-benda kecil di tata surya yang ukurannya lebih kecil daripada asteroid tetapi lebih besar daripada sebuah molekul.</p><p><br/></p><p>HIDROSFER</p><p><br/></p><p>Hidrosfer merupakan daerah perairan yang mengikuti bentuk bumi yang bulat. Hidrosfer berasal dari kata hidros yang berarti ’air’ dan sphere yang berarti ’daerah’ atau ‘bulatan’.</p><p><br/></p><p>Sifat air: dapat menempati ruang, mengalir dari dataran tinggi ke dataran rendah, memiliki berat, permukaan air yang tenang selalu datar, air melarutkan beberapa zat, air menekan ke segala arah, air meresap melalui celah kecil,dan air dapat berubah wujud.</p><p><br/></p><p>Air tanah adalah air yang bergerak di dalam tanah yang terdapat dalam ruang antar butir-butir tanah yang meresap ke dalam tanah dan bergabung membentuk lapisan tanah yang disebut akuifer.</p><p><br/></p><p><br/></p><p><br/></p><p>ROTASI DAN REVOLUSI BULAN</p><p><br/></p><p>Rotasi adalah perputaran bulan pada porosnya dari arah barat ke timur. Dalam satu kali berotasi bulan memerlukan waktu sama dengan satu kali revolusinya mengelilingi bumi. Revolusi Bulan Revolusi adalah peredaran bulan mengelilingi bumi dari arah barat ke timur, satu kali putaran penuh revolusi bulan memerlukan waktu rata-rata 27 hari 7 jam 43,2 menit, periode waktu ini disebut waktu bulan Sideris (sideris month) atau disebut juga Syahr Nujumi.</p><p><br/></p><p>FASE-FASE BULAN:</p><p><br/></p><p>Secara fase-fase bulan dalam konteks perjalanan satu bulan penuh meliputi:</p><p><br/></p><p>1. Bulan mati (muhaq), yaitu ketika terjadi peristiwa ijtima’ antara bulan dan matahari.</p><p><br/></p><p>2. Hilal Awal Bulan, yaitu ketika bulan meninggalkan matahari pada hari tanggal 1,2 sampai 3</p><p><br/></p><p>3. Tarbi’ Awal (Kwartir I), yaitu setelah bulan meninggalkan matahari pada perempatan pertama dalam ukuran sudut/busur, fase ini terjadi pada hari tanggal 6,7 sampai 8</p><p><br/></p><p>4. Badr (bulan purnama), yaitu ketika terjadi peristiwa istiqbal , semua permukaan bulan menghadap matahari,fase ini terjadi pada hari tanggal 13,14, sampai 15</p><p><br/></p><p>5. Tarbi’ sani(Kwartir II), yaitu bulan meninggalkan matahari setelah terjadi peristiwa istiqbal. Fase ini terjadi pada hari tanggal 21,23 sampai 24</p><p><br/></p><p>6. Hilal Akhir Bulan, yaitu fase di mana sinar bulan berbentuk sabit (hilal) pada akhir bulan. Fase ini terjadi pada hari tanggal 27, 28 sampai 29. Akhirnya sampailah pada saat ijtima’ kembali menjelang bulan berikutnya dimana sama sekali tidak tampak dari bumi(bulan Mati).</p><p><br/></p><p>1.GERHANA BULAN</p><p><br/></p><p>Gerhana terjadi karena terhalangnya cahaya Matahari. Jika cahaya Matahari tidak bisa mencapai Bulan -- keseluruhan atau sebagian -- karena terhalang oleh Bumi (dengankata lain Bulan berada dalam bayangan Bumi), maka peristiwa itu dinamakan gerhana bulan.Sedangkan jika bayangan Bulan jatuh ke permukaan Bumi (Bulan menghalangi sebagiancahaya Matahari yang menuju Bumi), maka peristiwa ini dinamakan gerhana matahari.</p><p><br/></p><p>2. GERHANA MATAHARI</p><p><br/></p><p>Gerhana matahari terjadi apabila bulan diantara bumi dan matahari. Bila hal ini terjadi maka sebagian sinar matahari ke permukaan bumi tertutupi oleh bulan.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-01-16 04:40:20 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/marianakayoga83/fvd259999i5azc4r/wish/2849859149</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Aliffia Desya Prihati Ningsih </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/marianakayoga83/fvd259999i5azc4r/wish/2849861180</link>
         <description><![CDATA[<p>Kelas :  X PH </p><p><br/></p><p><br/></p><p><br/></p><p><br/></p><p>kesimpulan dari vidio di atas</p><p><br/></p><p>A.PENGERTIAN TATA SURYA</p><p><br/></p><p><br/></p><p><br/></p><p>Tata Surya adalah kumpulan benda-benda langit yang terdiri dari sebuah bintang besar yang disebut matahari, dan semua objek yang terikat oleh gaya grafitasinya. Objek-objek tersebut adalah delapan buah planet yang sudah diketahui dengan orbit berbentuk elips, lima planet kerdil, 173 satelit alami yang telah diidentifikasi, dan jutaan benda langit (meteor, asteroid, komet) lainnya.</p><p><br/></p><p><br/></p><p><br/></p><p>B. Anggota Tata Surya</p><p><br/></p><p>1. Matahari adalah pusat Tata Surya.</p><p><br/></p><p>2. Planet merupakan benda angkasa yang tidak memiliki cahaya sendiri, berbentuk bulatan dan beredar mengelilingi matahari.</p><p><br/></p><p>3.Komet merupakan kumpulan bongkahan batuan yang diselubungi kabut gas, ketika mendekati matahari, komet mengeluarkan gas yang bercahaya pada bagan kepala, dan semburan cahaya pada ekornya.</p><p><br/></p><p>5. Meteor disebut juga bintang jatuh merupakan bagian dari asteroid yang terpisah.</p><p><br/></p><p>Benda –benda astronomi kecil</p><p><br/></p><p>1. Asteroid adalah benda langit kecil dan padat yang terdapat dalam sistem tata surya kita.</p><p><br/></p><p>2. Komet adalah benda angkasa yang mirip asteroid, tetapi hampir seluruhnya terbentuk dari gas (karbon dioksida,metana, air) dan debu yang membeku.</p><p><br/></p><p>3. Meteoroid adalah benda-benda kecil di tata surya yang ukurannya lebih kecil daripada asteroid tetapi lebih besar daripada sebuah molekul.</p><p><br/></p><p>HIDROSFER</p><p><br/></p><p>Hidrosfer merupakan daerah perairan yang mengikuti bentuk bumi yang bulat. Hidrosfer berasal dari kata hidros yang berarti ’air’ dan sphere yang berarti ’daerah’ atau ‘bulatan’.</p><p><br/></p><p>Sifat air: dapat menempati ruang, mengalir dari dataran tinggi ke dataran rendah, memiliki berat, permukaan air yang tenang selalu datar, air melarutkan beberapa zat, air menekan ke segala arah, air meresap melalui celah kecil,dan air dapat berubah wujud.</p><p><br/></p><p>Air tanah adalah air yang bergerak di dalam tanah yang terdapat dalam ruang antar butir-butir tanah yang meresap ke dalam tanah dan bergabung membentuk lapisan tanah yang disebut akuifer.</p><p><br/></p><p><br/></p><p><br/></p><p>ROTASI DAN REVOLUSI BULAN</p><p><br/></p><p>Rotasi adalah perputaran bulan pada porosnya dari arah barat ke timur. Dalam satu kali berotasi bulan memerlukan waktu sama dengan satu kali revolusinya mengelilingi bumi. Revolusi Bulan Revolusi adalah peredaran bulan mengelilingi bumi dari arah barat ke timur, satu kali putaran penuh revolusi bulan memerlukan waktu rata-rata 27 hari 7 jam 43,2 menit, periode waktu ini disebut waktu bulan Sideris (sideris month) atau disebut juga Syahr Nujumi.</p><p><br/></p><p>FASE-FASE BULAN:</p><p><br/></p><p>Secara fase-fase bulan dalam konteks perjalanan satu bulan penuh meliputi:</p><p><br/></p><p>1. Bulan mati (muhaq), yaitu ketika terjadi peristiwa ijtima’ antara bulan dan matahari.</p><p><br/></p><p>2. Hilal Awal Bulan, yaitu ketika bulan meninggalkan matahari pada hari tanggal 1,2 sampai 3</p><p><br/></p><p>3. Tarbi’ Awal (Kwartir I), yaitu setelah bulan meninggalkan matahari pada perempatan pertama dalam ukuran sudut/busur, fase ini terjadi pada hari tanggal 6,7 sampai 8</p><p><br/></p><p>4. Badr (bulan purnama), yaitu ketika terjadi peristiwa istiqbal , semua permukaan bulan menghadap matahari,fase ini terjadi pada hari tanggal 13,14, sampai 15</p><p><br/></p><p>5. Tarbi’ sani(Kwartir II), yaitu bulan meninggalkan matahari setelah terjadi peristiwa istiqbal. Fase ini terjadi pada hari tanggal 21,23 sampai 24</p><p><br/></p><p>6. Hilal Akhir Bulan, yaitu fase di mana sinar bulan berbentuk sabit (hilal) pada akhir bulan. Fase ini terjadi pada hari tanggal 27, 28 sampai 29. Akhirnya sampailah pada saat ijtima’ kembali menjelang bulan berikutnya dimana sama sekali tidak tampak dari bumi(bulan Mati).</p><p><br/></p><p>1.GERHANA BULAN</p><p><br/></p><p>Gerhana terjadi karena terhalangnya cahaya Matahari. Jika cahaya Matahari tidak bisa mencapai Bulan -- keseluruhan atau sebagian -- karena terhalang oleh Bumi (dengankata lain Bulan berada dalam bayangan Bumi), maka peristiwa itu dinamakan gerhana bulan.Sedangkan jika bayangan Bulan jatuh ke permukaan Bumi (Bulan menghalangi sebagiancahaya Matahari yang menuju Bumi), maka peristiwa ini dinamakan gerhana matahari.</p><p><br/></p><p>2. GERHANA MATAHARI</p><p><br/></p><p>Gerhana matahari terjadi apabila bulan diantara bumi dan matahari. Bila hal ini terjadi maka</p><p> sebagian sinar matahari ke permukaan bumi tertutupi oleh bulan.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-01-16 04:43:20 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/marianakayoga83/fvd259999i5azc4r/wish/2849861180</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
