<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>Pembelajaran Biologi  by fahmi ishfahul hadi</title>
      <link>https://padlet.com/fahmiishfahulhadi7/fvbz290ltv6v1ezs</link>
      <description>Fahmi Ishfahul Hadi (1808106196)</description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2022-12-24 19:46:49 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2023-09-18 12:54:30 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url>https://padlet.net/icons/png/1f1ee-1f1e9.png</url>
      </image>
      <item>
         <title>Ketahui Penyebab Pencemaran Udara &amp; Dampaknya bagi Kehidupan | Biologi Kelas 7</title>
         <author>fahmiishfahulhadi7</author>
         <link>https://padlet.com/fahmiishfahulhadi7/fvbz290ltv6v1ezs/wish/2428393729</link>
         <description><![CDATA[<div>Polusi di kota-kota besar, semakin hari memang semakin nggak bisa dihindarin. Kalau kamu perhatikan, kota-kota besar yang dipenuhi bangunan tinggi, seperti Jakarta atau Surabaya, langitnya itu seperti ditutupi oleh kabut. Nah, kabut yang menyelimuti pemandangan langit di kota-kota besar itu sebenarnya bukan kabut ya gengs, tapi asap kendaraan bermotor yang berakumulasi mencemari udara.<br><br><strong><em><br>Pengertian Pencemaran Udara</em></strong><br><br>Pencemaran udara adalah bentuk kerusakan lingkungan di mana kualitas udara mengalami penurunan karena adanya unsur-unsur berbahaya yang masuk ke dalam atmosfer.<br><br>Udara dikatakan tercemar apabila mengandung senyawa kimia maupun senyawa biologis dalam jumlah banyak, yang dapat berdampak pada kesehatan makhluk hidup yang menghirupnya.<br><br>Secara umum, pencemaran udara dibagi menjadi dua, yakni pencemaran udara primer dan pencemaran udara sekunder.<br><br><strong><em>Pencemaran udara primer</em></strong> adalah pencemaran udara yang penyebabnya langsung dari polutan, misalnya seperti meningkatnya kadar karbonmonoksida dari aktivitas pembakaran manusia ataupun kendaraan bermotor.<br><br>Sedangkan <strong><em>pencemaran udara sekunder</em></strong> adalah pencemaran udara yang terjadi akibat reaksi kimia dari partikel-partikel polutan yang terjadi di atmosfer, misalnya seperti terjadinya pembentukan ozon atau meningkatnya asap photochemical. Akumulasi polutan sekunder dinilai lebih berbahaya dibandingkan polutan primer.<br><br><strong><em>Penyebab Pencemaran Udara</em></strong><br><br>Secara garis besar, penyebab pencemaran udara itu dibagi menjadi dua, yakni aktivitas alam dan aktivitas manusia. Mungkin sebagian dari kamu nggak percaya, kenapa bisa aktivitas alam menjadi penyebab pencemaran udara?<br><br>Jadi begini guys, misalnya kita ambil contoh letusan gunung berapi. Letusan gunung berapi itu kan bisa menghasilkan abu vulkanik. Nah, abu vulkanik ini bisa mencemari udara sekitar dan berbahaya bagi kesehatan manusia dan tanaman. Oleh karena itu, aktivitas alam juga bisa menjadi penyebab pencemaran udara.<br><br>Ada juga kebakaran hutan yang bisa menghasilkan karbondioksida dalam jumlah yang banyak. Karbondioksida dalam jumlah banyak, bisa mengganggu kesehatan manusia dan hewan yang menghirupnya. Bahkan, sistem penerbangan juga bisa terganggu lho, akibat asap dari kebakaran hutan ini!<br><br>Selain itu, pada beberapa kasus, proses peluruhan radioaktif secara natural, pencemaran udara oleh polen dan jamur yang menimbulkan alergi dan gangguan pernapasan, serta proses pembusukan oleh mikroba yang menimbulkan bau tidak sedap juga bisa menjadi faktor penyebab pencemaran udara.<br><br>Nah, kalau penyebab pencemaran udara dari aktivitas manusia itu ada banyak. Contohnya, aktivitas penambangan atau peleburan mineral, pembakaran sampah, rokok, dan pembuangan limbah. Kegiatan-kegiatan ini melepaskan bau tidak sedap serta berbagai unsur berbahaya, seperti asap dan logam yang teradsorpsi pada partikel yang tersuspensi di udara.<br><br>Selain itu, berbagai kegiatan industri juga mengeluarkan kontaminan organik dan anorganik ke udara. Sektor transportasi, rumah tangga, konstruksi, demolisi, pertanian, peternakan, dan pembangkit listrik tenaga batubara juga turut menyumbangkan polutan seperti gas rumah kaca (seperti gas karbondioksida dan gas hidrofluorokarbon/ HFC), gas klorofluorokarbon/CFC (akibat pemakaian freon), gas karbonmonoksida, sulfurdioksida, nitrogen oksida, timbal, metana, etana, merkuri, arsenik, gas amonia, serta klorin ke udara.<br><br><strong><em>Dampak Pencemaran Udara<br><br>1. Kualitas udara yang menurun<br><br></em></strong>Turunnya kualitas udara terjadi akibat adanya asap dan partikulat bahan kimia, maupun logam berbahaya yang menyebabkan udara tak lagi bersih dan menjadi berbahaya bagi pernapasan.<br><br>Kualitas udara yang rendah dapat menimbulkan berbagai penyakit, terutama penyakit pernapasan, seperti infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), asma, hingga memicu kanker paru<br><br><strong>2. Terjadinya Hujan Asam</strong><br><br>Letusan gunung berapi yang menimbulkan abu vulkanik dapat membuat udara menjadi tercemar dan mengakibatkan hujan asam. Hujan asam ini mengandung sulfur yang dapat mengganggu pertumbuhan tanaman.<br><br><strong>3. Timbulnya efek rumah kaca</strong><br><br>Efek rumah kaca adalah peningkatan suhu bumi yang terjadi akibat adanya gas HFC yang bisa menjebak panas, serta konsentrasi karbondioksida dan karbonmonoksida yang tinggi, sehingga menyebabkan kenaikan suhu di atmosfer.<br><br><strong>4. Rusaknya lapisan ozon</strong><br><br>Penggunaan produk pendingin ruangan yang mengandung CFC seperti pada AC dapat merusak lapisan ozon di atmosfer.</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1922089016/904dd94687f15b4efa78c5c6bd82341d/padlet_image_picker_file_5b09ba48_95cb_4104_aa2b_521a2bbd07f5.jpg" />
         <pubDate>2022-12-24 20:01:07 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/fahmiishfahulhadi7/fvbz290ltv6v1ezs/wish/2428393729</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Mengenal Lapisan Bumi: Litosfer | Biologi Kelas 7</title>
         <author>fahmiishfahulhadi7</author>
         <link>https://padlet.com/fahmiishfahulhadi7/fvbz290ltv6v1ezs/wish/2428396330</link>
         <description><![CDATA[<div><strong><em>Apa sih yang dimaksud dengan litosfer?<br></em></strong><br>Litosfer itu dapat diartikan sebagai lapisan batuan yang ada di bumi. Mudahnya bisa dipahami bagian padat dari bumi. Litosfer sendiri terdiri dari kerak bumi, mantel bumi, dan inti bumi. Perlu kamu ketahui nih Squad, lapisan-lapisan litosfer itu saling menyatu dan dipisahkan oleh hidrosfer.<br><br>Hidrosfer memisahkan antara lapisan litosfer yang satu dengan yang lain yang mengakitbatkan adanya material panas yang membuat permukaan di tiap bagian litosfer itu berbeda-beda. Adanya perbedaan permukaan dari tiap lempengan di litosfer itu terbagi menjadi dalam dua teori yang bisa kamu pelajari<br><br><strong>1.Teori Tektonik Lempeng</strong><br><br>Alfred Wegener, seorang meteorolog asal Jerman mengatakan bahwa teori tektonik lempeng menganut bahwa di zaman dahulu, semua benua di bumi ini menyatu dan membentuk dataran yang luas. Sebutannya Pangea. Sekitar 200 juta tahun yang lalu, Pangea mulai terpisah dan bergerak menjauh secara perlahan. Sayangnya, teori ini tidak didukung penjelasan bagaimana cara Pangea itu saling menjauh.<br><br><strong>2. Teori Gempa Bumi dan Gunung Berapi</strong><br><br>Gempa bumi sendiri diartikan getaran yang merambat melalui material bumi. Ini disebabkan energi dari pergerakan lempeng yang ada di dalam bumi. Semakin besar energinya maka getarannya semakin terasa. Gempat bumi melepaskan gelombang seismik yang merambat sepanjang permukaan bumi. Yaps...jadi di tiap permukaan bumi yang kamu pijak ini terdapat gelombang seismik.<br><br>Ketika gempa terjadi di dasar laut, maka gerakan antarlempeng tersebut akan mendoriong air laut untuk naik ke permukaan dan menimbulkan gelombang yang sangat besar. Inilah yang disebut dengan tsunami.<br><br>Selain gempa bumi, ada juga teori tentang gunung berapi Squad. Beberapa gunung berapi yang ada sekarang ini terbentuk karena tabrakan antara 2 lempeng. Jika lempeng satu punya massa jenis yang lebih besar, akan menekuk ke bawah lempeng yang lain karena punya massa jenis yang lebih kecil. Nah, ketika lempeng yang menekuk di bawah lempeng lainnya inilah yang akan menjadi magma.<br><br>Berita menariknya nih, Indonesia itu kan negara dengan pertemuan lempeng yang begitu banyak. Jadi, jangan heran kalau di Indonesia banyak gunung berapinya. Salah satu rangkaian gunung api yang dikenal banyak orang ialah cincin api pasifik (ring of fire).<br><br>Selain peristiwa meletusnya gunung Krakatau (1883) dan tsunami Aceh (2004) masih banyak gejala alam yang diakibatkan adanya cincin api pasifik. Di antaranya:<br><br><em>1. Erupsi Gunung Tambora di Indonesia tahun 1815<br><br>2. Erupsi Gunung Ruiz di Kolombia tahun 1985<br><br>3. Erupsi Gunung Pinatubo di Filipina tahun 1991<br><br>4. Gempa bumi di Chile tahun 1960<br><br>5. Gempa bumi di Alaska tahun 1964<br><br>6. Gempa bumi di Jepang tahun 2011</em><br><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1922089016/7378099c6fee75374ba0e6c64e64fbd2/padlet_image_picker_file_533c428a_04ac_4120_8e99_6c2cf67f9229.jpg" />
         <pubDate>2022-12-24 20:15:51 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/fahmiishfahulhadi7/fvbz290ltv6v1ezs/wish/2428396330</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
