<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>ADMINISTRASI SUPERVISI PENDIDIKAN by tugas stkipkahu</title>
      <link>https://padlet.com/tugasstkipkahu/fth0tpnhido</link>
      <description>INTERVIEW</description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2018-10-28 06:29:14 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2026-02-28 22:08:23 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url>https://padlet-assets.s3.amazonaws.com/icons/Growing.png</url>
      </image>
      <item>
         <title>ADMINISTRASI SUPERVISI PENDIDIKAN</title>
         <author>tugasstkipkahu</author>
         <link>https://padlet.com/tugasstkipkahu/fth0tpnhido/wish/297715783</link>
         <description><![CDATA[<div>TASK/ASSIGNMNET<br>Dskusikan mengenai Model Supervisi di Sekolah dengan Rekan Anda. Kemudian Buatlah Padlet Anda.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2018-10-28 06:30:36 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/tugasstkipkahu/fth0tpnhido/wish/297715783</guid>
      </item>
      <item>
         <title>TUGAS ADM 1</title>
         <author>sulfianilusari99</author>
         <link>https://padlet.com/tugasstkipkahu/fth0tpnhido/wish/297721993</link>
         <description><![CDATA[<div>SULFIANI LUSARI (816091)<br>Salah satu bentuk model supervisi yang dilakukan di sekolah yaitu Model Supervisi Klinis. Di mana model supervisi klinis itu menggunakan pendekatan kolaboratif antara supervisor dengan guru untuk digunakan secara konstruktif dan berkesinambungan dalam meningkatkan suatu pembelajaran. Dalam model ini di jalin secara interaksi langsung antara  guru  dengan supervisor dalam upaya memahami secara akurat dan aspek yang memerlukan perbaikan serta melakukan praktik untuk mengatasi permasalahan dalam sekolah. </div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2018-10-28 08:16:50 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/tugasstkipkahu/fth0tpnhido/wish/297721993</guid>
      </item>
      <item>
         <title>TUGAS ADM 1</title>
         <author>srirahayubatulappa</author>
         <link>https://padlet.com/tugasstkipkahu/fth0tpnhido/wish/297722020</link>
         <description><![CDATA[<div>A. SRI RAHAYU (517026)<br> </div><div>Berdasarkan hasil diskusi  dengan rekan saya yang bernama Jumriani dan A. sindi cristina merupakan salah satu siswa SMAN 19 BONE. Model supervisi pendidikan yang diterapkan di sekolah SMAN 19 BONE yaitu model supervisi artistik dapat dikatakan sebagai antitesa terhadap supervisi ilmiah. Supervisi ini bertolak dari pandangan bahwa mengajar, bukan semata-mata sebagai <em>science</em> tapi juga merupakan suatu <em>art.</em> Dalam sudut pandang pendekatan artistik, keberhasilan pembelajaran tidak dapat diukur dengan keberhasilan pembelajaran yang lain yang berbeda pelakunya dan berbeda konteksnya. Sehingga pendekatan artistik merekomendasikan agar supervisor turut mengamati, merasakan dan mengapresiasi pembelajaran yang dilakukan oleh guru, Oleh karena itu pendekatan yang digunakan dalam meningkatkan kinerja mengajar guru juga harus mempertimbangkan dimensi tersebut. Contohnya yaitu ketika sebelum proses pembelajaran berlangsung di dalam kelas terlebih dahulu seorang guru membiasakan untuk mengucapkan salam, membaca doa sebelum memulai pelajaran, dan yg terpenting guru selalu menanyakan kabar dari setiap siswanya apakah dia merasa baik-baik dan sehat hari ini ataupun malah sebaliknya. Jika diantara siswa tersebut ada yang kurang semangat dalam belajar guru langsung mengambil tindakan dengan mencoba mendekatinya dan menanyakan hal-hal apa saja yang membuat siswa tersebut malas dalam belajar. Jika ada siswa yang mempunyai masalah terhadap keluarga, setidaknya guru mencoba memberikan semangat kepada siswa dan mencoba memberikan solusi terhadap masalah yang di alami oleh siswa tersebut. Tidak hanya sampai disitu guru juga sangat memperhatikan seni dan keterampilan yang di miliki oleh siswa dan sangat mendukung dan mengapresiasi atas bakat yang dimiliki oleh siswa dengan cara menyiapkan wadah ataupun sejenis organisasi dan siswa berhak memilih dari beberapa organisasi yang telah di siapkan di sekolah. Tujuan utama pendekatan ini adalah untuk meningkatkan kualitas kehidupan (suasana) kependidikan di sekolah. <br><br></div><div><br><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2018-10-28 08:17:15 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/tugasstkipkahu/fth0tpnhido/wish/297722020</guid>
      </item>
      <item>
         <title>TUGAS ADM 1</title>
         <author>andiegha60254</author>
         <link>https://padlet.com/tugasstkipkahu/fth0tpnhido/wish/297722084</link>
         <description><![CDATA[<div>ANDI MEGAWATI ( 317030 )<br>Model supervisi pembelajaran yang di terapkan pada sekolah SMAN 11 BONE adalah model pembelajaran gabungan, dimana model ini banyak digunakan untuk mengindetifikasi hal-hal yang sebenarnya terjadi di dalam kelas yang berdasarkan temuan empiris.Model artistik digunakan untuk seni dalam manafsirkan dan interprestasi atas apa yang terjadi dalam kelas, selanjutnya model supervisi klinis dalam model ini digunakan untuk memperbaiki atas menyelesaikan permasalahan pembelajaran.<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2018-10-28 08:18:24 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/tugasstkipkahu/fth0tpnhido/wish/297722084</guid>
      </item>
      <item>
         <title>TUGAS ADM</title>
         <author>firamagfirah230</author>
         <link>https://padlet.com/tugasstkipkahu/fth0tpnhido/wish/297722097</link>
         <description><![CDATA[<div>MAGFIRAH ( 517023 )<br>Salah satu bentuk model supervisi yang dilakukan di sekolah khususnya di MA AL-AMIN adalah model supervisi Pengembangan. Model supervise Pengembangan,memandang guru sebagai individu yang berada pada berbagai tingkat pertumbuhan dan perkembangan profesionalitas yang beragam. Yang berdasarkan asumsi bahwa supervisor bekerja dengan guru, dan mereka juga membutuhkan keleluasan untuk tertarik terhadap perbaikan dirinya.<br><br></div><div>Alasan mengapa memilih bentuk model supervisi pengembangan, karena dengan model pengembangan para guru dapat mengetahui seberapa besar kemampuan yang dimiliki. Serta dengan bantuan supervisor para guru dapat memperbaiki dan meningkatkan kemampuan-kemampuan yang dimiliki oleh para guru. <br><br></div><div>Dengan adanya feedback antara supervisor dan guru, sehingga pengetahuan yang dimiliki oleh para guru akan semakin bertambah. Kemudian, guru bisa menerapkan ilmu yang didapatkan ke para siswa. Sehingga dengan adanya kemampuan guru yang baik, para siswa pun akan mendapatkan ilmu yang baik pula. Karena, dibalik kesuksesan siswa terdapat guru yang telah membantunya.<br><br></div><div><br><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2018-10-28 08:18:51 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/tugasstkipkahu/fth0tpnhido/wish/297722097</guid>
      </item>
      <item>
         <title>TUGAS ADM 1</title>
         <author>lina88124</author>
         <link>https://padlet.com/tugasstkipkahu/fth0tpnhido/wish/297722132</link>
         <description><![CDATA[<div>MARLINA (517027)<br> </div><div>Berdasarkan hasil diskusi dengan rekan Nurhikmah Tahir yang asal sekolah SMAN 19 BONE, salah satu Model Supervisi yang digunakan di sekolah tersebut ialah model konvesional (tradisional) yang dimana perilaku supervisi ialah mengadakan inspeksi untuk mencari kesalahan, kadang-kadang juga disebut mematai-matai. Sering juga disebut supervise yang korektif. Dari hasil diskusi dengan rekan saya mengatakan bahwa ketika ada supervisi di sekolah yang dari Bone, Guru yang di supervise terkadang merasa tegang pada saat di supervisi dan supervisi mencari kesalahan-kesalahan yang kurang pada guru tersebut. Dan menggunakan Supervisi Ilmiah yang bertujuan untuk mendapatkan informasi baru yang bertalian dengan pengembangan profesi guru dan mencari mencari solusi untuk memecahkan masalah. </div><div><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2018-10-28 08:19:25 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/tugasstkipkahu/fth0tpnhido/wish/297722132</guid>
      </item>
      <item>
         <title>TUGAS ADM 1</title>
         <author>airma1335</author>
         <link>https://padlet.com/tugasstkipkahu/fth0tpnhido/wish/297722176</link>
         <description><![CDATA[<div>ADE IRMA ( 317028 )<br> </div><div>Model Supervisi yang digunakan di SMA Negeri 11 Bone dengan narasumber Winda kelas 11 IPS 1 adalah Model Supervisi Pengembangan. Karena ketika Kepala Sekolah melakukan supervisi di kelas, guru menerapkan metode pembelajaran sehingga ada interaksi antara guru dan siswa. Baik itu berupa siswa memberi pertanyaan kemudian siswa menjawab atau sebaliknya siswa mengajukan pertanyaan kepada guru dan guru mengemukakan jawabannya. Ketika supervisor melakukan supervisi, guru menunjukkan cara mengajar terbaiknya di depan supervisor dan ini sangat berbeda dengan hari biasanya. Setelah Kepala Sekolah melakukan supervisi di kelas, guru menerima kritikan atau pujian dari Kepala Sekolah baik berupa metode yang digunakan, penerapan kurikulum di sekolah, cara mengajar guru, materi yang diberikan kepada siswa, suasana belajar siswa, dan sebagainya. Dengan senang hati guru menerima kritikan dari Supervisor mengenai hasil supervisi yang dilakukan. Guru menerima kritikan tersebut sebagai bahan perbaikan demi terwujudnya profesionalitas guru dan tercapainya tujuan pendidikan. <br><br></div><div> <br><br></div><div><br><br></div><div> <br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2018-10-28 08:20:25 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/tugasstkipkahu/fth0tpnhido/wish/297722176</guid>
      </item>
      <item>
         <title>TUGAS ADM 1</title>
         <author>andifauziah338</author>
         <link>https://padlet.com/tugasstkipkahu/fth0tpnhido/wish/297722196</link>
         <description><![CDATA[<div>ANDI FAUZIAH (517024)<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2018-10-28 08:20:42 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/tugasstkipkahu/fth0tpnhido/wish/297722196</guid>
      </item>
      <item>
         <title>TUGAS ADM 1</title>
         <author>nurliastkip</author>
         <link>https://padlet.com/tugasstkipkahu/fth0tpnhido/wish/297722199</link>
         <description><![CDATA[<div>NURLIA (517021)<br>SMA NEGERI 6 BONE<br><br></div><div>Model Supervisi Konvensional (Tradisional)<br><br></div><div>            Model supervisi yang konvensional ini tidak lain dari refleksi kondisi masyarakat pada saat kekuasaan yang otoriter dan feodal akan berpengaruh pada sikap pemimpin yang otokrat dan korektif. Pemimpin biasanya cenderung mencari-cari kesalahan yang ada pada orang lain. Perilaku supervisi yang dilakukan dengan cara mengadakan inspeksi untuk mencari kesalahan dan menemukan kesalahan orang lain. Bahkan terkadang bersifat memata-matai, sehingga sering disebut supervisi yang korektif. Memang sangat mudah untuk mengoreksi kesalahan orang lain, tetapi lebih sulit lagi untuk melihat segi-segi positif dalam hubungan dengan hal-hal yang baik. Model yang dilaksanakan di SMA N 6 BONE seperti yang dijelaskan adalah model konvensional karena seorang supervise hanya duduk di dalam kelas dan membawa instrument tanpa melakukan sesi timbal balik.<br><br></div><div>Pekerjaan seorang supervisor yang bermaksud hanya untuk mencari kesalahan adalah suatu permulaan yang tidak berhasil. Mencari-cari kesalahan dalam membimbing sangat bertentangan dengan prinsip dan tujuan supervisi pendidikan. Akibatnya guru-guru merasa canggung selama proses pembelajaran selama supervise dilakukan.<br><br></div><div>Bukan berarti tidak boleh menunjukkan kesalahan, masalahnya bagaimana cara kita mengkomunikasikan apa yang dimaksudkan sehingga para guru menyadari bahwa dia harus memperbaiki kesalahan. Para guru akan dengan senang hati melihat dan menerima bahwa ada yang harus diperbaiki dari dirinya. Sehingga guru akan mempersiapkan materi dan dirinya sendiri pada saat supervise berikutnya dilakukan.<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2018-10-28 08:20:44 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/tugasstkipkahu/fth0tpnhido/wish/297722199</guid>
      </item>
      <item>
         <title>TUGAS </title>
         <author>jumartinitini395</author>
         <link>https://padlet.com/tugasstkipkahu/fth0tpnhido/wish/297722366</link>
         <description><![CDATA[<div>JUMARTINI NUR AMINi (317033)<br>model supervisi yang diterapkan disekolah MA Palattae kelas 3 atas nama Rismawati yaitu model supervisi ilmiah yang dilaksanakan secara berencana dan kontiniu,sistematis dan menggunakan teknik tertentu,menggunakan instrumen pengumpulan data dan memiliki data objektif dari keadaaan yang rill atau dengan kata lain model supervisi ilmiah mengarah kepada cara cara ilmiah dalam melakukan supervisi asilnya diberikan kepada guru guru sebagai umpan balik dan pedoman perbaikan mengajar pada semester berikutnya.dan jg dia mengatakan bahwa dia disuruh gurunya menyalin lalu guru tersebut menjelaskan dan siswa disuruh bertanya tentang apa yang tidak dimengerti dalam pelajaran tersebut kemudian siswa diberi tugas.<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2018-10-28 08:21:21 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/tugasstkipkahu/fth0tpnhido/wish/297722366</guid>
      </item>
      <item>
         <title>TUGAS ADM 1</title>
         <author>andinurannisa30</author>
         <link>https://padlet.com/tugasstkipkahu/fth0tpnhido/wish/297722534</link>
         <description><![CDATA[<div><strong>A.NURANNISA (517022)</strong></div><blockquote>Berdasarkan hasil diskusi yang saya lakukan dengan salah satu siswa SMAN 19 Bone yang bernama Nirda, saya dapat mengetahui model supervisi yang biasanya digunakan di sekolah tersebut. Model supervisi yang biasa digunakan yaitu model supervisi pengembangan, dimana pada model ini supervisor mengamati guru selama proses pembelajaran. Supervisor memandang guru sebagai individu yang berada pada berbagai tingkat pertumbuhan dan perkembangan profesionalitas yang beragam. Model ini berdasarkan asumsi bahwa supervisor bekerja dengan guru, mereka membutuhkan asistensi yang sesuai dengan level konseptual yang dimiliki guru, dan mereka juga membutuhkan keleluasaan untuk tertarik terhadap perbaikan dirinya. Artinya, model ini dilakukan dimana supervisor mengamati proses pembelajaran yang berlangsung, apakah guru tersebut mengetahui atau memahami dengan jelas materi yang diajarkannya ataukah hanya sekedar pembawaan materi tanpa adanya pemahaman yang pasti. Oleh karena itu, guru biasanya mempersiapkan diri dan materi yang akan dibawakan saat supervisi dilakukan. </blockquote>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2018-10-28 08:24:25 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/tugasstkipkahu/fth0tpnhido/wish/297722534</guid>
      </item>
      <item>
         <title>TUGAS ADM 1</title>
         <author>sumiatiasmah86</author>
         <link>https://padlet.com/tugasstkipkahu/fth0tpnhido/wish/297722685</link>
         <description><![CDATA[<div>SUMIATI (517025)<br> </div><div>Model supervisi yang pernah dilaksanakan di SMA Negeri 6 Bone adalah model supervisi klinis. Dimana Supervisi klinis pada dasarnya didesain dengan praktis dan rasional, baik desain maupun pelaksanaannya dilakukan atas dasar analisis data mengenai kegiatan-kegiatan di kelas yang merupakan pembinaan kinerja guru dalam mengelola proses belajar mengajar yang, selanjutnya data tersebut oleh supervisor dijadikandasar penyusunan rencana, program dan prosedur, sertastrategi pembinaan guru. Selain itu, ada prinsip kerjasama antara supervisor dengan guru yang saling mempercayai dan sama-sama bertanggungjawab, sehingga bersifat kolegal dan guru dapat mempersiapkan perlengkapan sebelum supervisi. Dari hasil yang diperoleh tersebut perlu adanya unsur penguatan terhadap perilaku guru, karena akan menimbulkan motivasi kerja dan kesadaran penuh akan penTingnya kerja dengan baik serta dilakukan secara terus menerus. Untuk ITU supervisor hendaknya dalam memimpin tidak mengadili atau menuduh. Tetapi harusnya ada hubungan yang saling percaya. <br><br></div><div><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2018-10-28 08:27:31 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/tugasstkipkahu/fth0tpnhido/wish/297722685</guid>
      </item>
      <item>
         <title>TUGAS ADM </title>
         <author>andifitriani812</author>
         <link>https://padlet.com/tugasstkipkahu/fth0tpnhido/wish/297724317</link>
         <description><![CDATA[<div>ANDI FITRIANI (517028)<br>Berdasarkan hasil diskusi dengan sekolah bahwa supervise pendidikan dalam sekolah tersebut adalah supervise metode pembelajaran interaktif menggunakan teknologi digital. Teknologi digital adalah teknologi yang tidak lagi menggunakan tenaga manusia atau manual, tetapi cenderung pada sistem pengoperasian yang otomatis dengan sistem komputerisasi atau format yang dapat dibaca oleh komputer. Teknologi ada dan diciptakan untuk memudahkan manusia dalam segala hal,dengan demikian banyak cara yang dapat di lakukan oleh guru ataupun murid untuk mengembangkan proses pembelajaran interaktif.Dan tulisan ini mengungkapkan tentang supervise metode pembelajaranyang bersifat interaktif menggunakan kecanggihan teknologi digital tersebut.Supervisi pendidikan atau di kenal dengan pengawasan pendidikan yang memiliki konsep dasar yang saling berhubungan antara guru dan murid tersebut,proses pemberian bantuan,pengarahan,dan pembinaan,pengajaran di tunjukkan pada guru-guru,bukan mencari kesalahan bawahan di berikan untuk membantu meningkatkan dan memperbaiki kemampuan guru dalam pengajaran,meningkatkan prestasi belajar siswa. Penggunaan teknologi digital dan media sosial tidak hanya berada dalam ruang lingkup pergaulan namun juga digunakan sebagai pendukung dalam proses pembelajaran yang sangat cocok digunakan oleh pelajar maupun mahasiswa, Model pembelajaran mempunyai peranan penting yang sama dengan faktor-faktor pendidikan yang lain, namun terkadang kurang diperhatikan oleh guru. Padahal pemilihan media yang tepat, yaitu yang sesuai dengan materi yang akan disampaikan dengan tujuan yang ingin dicapai, dengan melakukan pembelajan yang interaktif merupakan salah satu kunci keberhasilan suatu pembelajaran. Strategi pembelajaran interaktif merujuk kepada bentuk diskusi dan saling berbagi, menekankan pada diskusi dan <em>sharing </em>di antara peserta didik.<br><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2018-10-28 08:52:22 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/tugasstkipkahu/fth0tpnhido/wish/297724317</guid>
      </item>
      <item>
         <title>TUGAS ADM 1</title>
         <author>jusnidarjus96</author>
         <link>https://padlet.com/tugasstkipkahu/fth0tpnhido/wish/297725546</link>
         <description><![CDATA[<div>JUSNIDAR (317032)<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2018-10-28 09:10:27 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/tugasstkipkahu/fth0tpnhido/wish/297725546</guid>
      </item>
      <item>
         <title>TUGAS ADM 1</title>
         <author>andifauziah338</author>
         <link>https://padlet.com/tugasstkipkahu/fth0tpnhido/wish/297727358</link>
         <description><![CDATA[<div>ANDI FAUZIAH (517024)<br> </div><div>Model supervisi yang pernah digunakan di SMA 6 BONE yaitu Model Supervisi Klinis. Dimana Supervisi klinis disini  adalah bentuk supervisi yang difokuskan pada peningkatan mengajar dengan melalui siklus yang sistematis dalam perencanaan, pengamatan serta analisis yang intensif dan cermat tentang penampilan mengajar yang nyata, serta bertujan mengadakan perubahan dengan cara rasional. Adapun prinsip supervisi klinis berdasarkan pada inisiatif para guru. Pelaku supervisor harus teknis sehingga guru-guru terdorong untuk berusaha meminta bantuan kepada supervisor dan bisa menciptakan hubungan yang bersifat interaktif dan sejawat. Secara umum supervise klinis bertujuan untuk memberikan tekanan pada proses pembentukan dan pengembangan professional guru. Sehingga sebelum melakukan supervisi, guru biasanya terdorong untuk belajar dan mempersiapkan segala hal yang diperlukan. <br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2018-10-28 09:34:11 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/tugasstkipkahu/fth0tpnhido/wish/297727358</guid>
      </item>
      <item>
         <title>TUGAS ADM</title>
         <author>elvhihandayani99</author>
         <link>https://padlet.com/tugasstkipkahu/fth0tpnhido/wish/297729155</link>
         <description><![CDATA[<div>ELVI HANDAYANI (317036)<br>Model supervisi pembelajaran yang diterapkan di sekolah SMA 11 BONE adalah model pembelajaran gabungan sepervisi pengembangan, dimana model ini banyak digunakan untuk mengedintivikasi dan menafsirkan seni-seni yang ada dalam kelas. Selain itu model ini ganakan untuk pertumbuhan dan perkembangan yang ada dalam kelas saat mata pelajaran sedang berlangsung. Dan model ini juga digunakan untuk menyelesaikan suatu permasalahan yang ada dalam pembelajaran</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2018-10-28 09:53:48 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/tugasstkipkahu/fth0tpnhido/wish/297729155</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
