<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>Upaya Pelestarian Keanekaragaman Hayati - XB by Santo Ekawalta</title>
      <link>https://padlet.com/JarHewKelasXI/fm4xk7d7uwxas0hm</link>
      <description></description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2023-08-25 02:54:08 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2023-09-02 08:24:45 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url>https://padlet.net/icons/png/1f451.png</url>
      </image>
      <item>
         <title>Komodo_kevin</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/JarHewKelasXI/fm4xk7d7uwxas0hm/wish/2672444260</link>
         <description><![CDATA[<div>Komodo atau lengkapnya biawak komodo, adalah spesies biawak besar yang terdapat di Pulau Komodo, Rinca, Flores, Gili Motang, dan Gili Dasami di Provinsi Nusa Tenggara Timur, Indonesia. Hewan ini oleh penduduk asli pulau Komodo juga disebut dengan nama setempat ora.<br><br>Upaya agar komodo tidak punah:&nbsp;</div><ol><li>Mendirikan Taman Nasional <strong>Komodo</strong>. Taman nasional <strong>Komodo</strong> dibentuk untuk <strong>melindungi</strong> habitat <strong>komodo</strong>. ...</li><li>Melarang perburuan dan perdagangan <strong>komodo</strong>. <strong>Komodo</strong> termasuk hewan yang dilindungi. ...</li><li>Memberi pendidikan terhadap masyarakat tentang perlindungan <strong>komodo</strong>. ...</li><li>Melakukan penangkaran </li></ol><div>Jumlah komodo tiap tahun menurun yaitu pada tanggal 28oktober 2022 mencapai 2<br>3.156 sedangkan 2021 terdapat 3.303<br>Ciri2 komodo sebagai berikut:</div><ul><li>Bentuk tubuh mirip seperti biawak dengan ukuran panjang 2-3 meter dan berat mencapai 70kg.</li><li>Warna kulit cokelat kuning kehitaman.</li><li>Memiliki kulit kasar bersisik untuk melindungi tubuhnya.</li><li>Memiliki empat kaki dengan cakar yang kuat untuk menggalidan, merayap, dan memburu mangsa.</li><li>Memiliki nama lokal “Ora”</li></ul>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2116445827/46e19a250c2060ed00fa9a3c1a2f1a16/Screenshot_20230825_101847_WhatsApp.jpg" />
         <pubDate>2023-08-25 03:11:29 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/JarHewKelasXI/fm4xk7d7uwxas0hm/wish/2672444260</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Badak Jawa_kayla</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/JarHewKelasXI/fm4xk7d7uwxas0hm/wish/2672454781</link>
         <description><![CDATA[<div>Badak jawa juga disebut badak sunda atau badak sumbu atau badak bercula satu kecil, adalah anggota famili Rhinocerotidae yang sangat langka dan merupakan salah satu dari lima spesies badak yang masih hidup, namun sekarang sudah hampir mau punah.<br><br>Badak jawa dan badak India adalah satu-satunya spesies dalam genus Rhinoceros, dan pertama kali muncul dalam catatan fosil di Asia pada masa Pleistosen Awal. Catatan paling awal tentang keberadaan mereka berasal dari endapan berusia 1,5 juta tahun di Trinil, Jawa<br><br>Satu cula berukuran 25 sentimeter berwarna abu-abu gelap atau hitam merupakan ciri khas utama jenis ini. Ciri khas lainnya, badak Jawa memiliki bibir atas yang lebih lancip menyerupai belalai pendek yang berfungsi untuk merenggut makanan.<br><br>Badak Jawa sangat rentan terhadap kepunahan karena bencana, hilangnya habitat, penyakit, perburuan, dan potensi perkawinan sedarah.<br><br>perburuan cula badak di Ujung Kulon yang cukup tinggi karena dijadikan bahan baku obat tradisional menjadi penyebab makin menurunnya populasi badak di ujung selatan Pulau Jawa itu.<br><br>cara pelestarian nya adalah jangan terus menerus memburu badak jawa. karna itu salah satu penyebab terjadinya badak jawa punah.<br><br>Upaya yang dapat dilakukan pemerintah adalah dengan membuat tempat konservasi seperti suaka margasatwa, terus meningkatkan konservasi badak bercula satu, melakukan perkembangbiakan bayi tabung untuk badang bercula satu, melarang segala bentuk perburuan badak bercula satu, melakukan penanaman jenis-jenis tumbuhan pakan.<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2116443914/332c2c28d12fd8b357076f59e0c8ab66/24367ff728b2eec1db73f594dcac6e2f.jpg" />
         <pubDate>2023-08-25 03:21:43 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/JarHewKelasXI/fm4xk7d7uwxas0hm/wish/2672454781</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Tarsius_Olivia </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/JarHewKelasXI/fm4xk7d7uwxas0hm/wish/2672455739</link>
         <description><![CDATA[<div>Tarsius adalah suatu genus monotipe dari famili Tarsiidae, satu-satunya famili yang bertahan dari ordo Tarsiiformes. Meskipun grup ini dahulu kala memiliki penyebaran yang luas, akan tetapi semua spesies yang hidup sekarang jumlahnya terbatas dan biasanya ditemukan di pulau-pulau di Asia Tenggara.&nbsp;<br><br>Tarsius bertubuh kecil dengan mata yang sangat besar, tiap bola matanya berdiameter sekitar 16 mm dan keseluruhan berukuran sebesar otaknya(Shumaker 2003). Kaki belakangnya juga sangat panjang. Tulang tarsus di kakinya sangat panjang dan dari tulang tarsus inilah nama tarsius berasal.<br><br>Tarsius memiliki fungsi penting dalam menjaga keseimbangan ekologi, karena mereka memakan serangga yang merupakan hama bagi para petani.<br>Para ilmuwan pertama kali menemukan jenis tarsius yang sebelumnya tidak diketahui di Kepulauan Togean di Sulawesi, Indonesia, pada 1993.<br><br>Agar Tarsius tidak punah,maka kita harus melestarikanya dengan cara membangun kembali kawasan hutan yg menjadi habitat spesies hewan langka itu untuk hidup dan berkembang dengan baik.<br><br></div><div><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2116444829/22458d8bff7211a5c127e98fa12fc081/BBE8928A_525E_4C4B_88C0_FE61E2948637.jpeg" />
         <pubDate>2023-08-25 03:22:40 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/JarHewKelasXI/fm4xk7d7uwxas0hm/wish/2672455739</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Cendrawasih_vinnie</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/JarHewKelasXI/fm4xk7d7uwxas0hm/wish/2672455927</link>
         <description><![CDATA[<div>Burung Cenderawasih adalah anggota famili Paradisaeidae dari ordo Passeriformes. Cenderawasih biasanya ditemukan di Indonesia seperti di bagian Timur Papua, Papua Nugini, pulau-pulau selat Torres, dan Australia timur. Burung anggota keluarga ini dikenal karena bulu burung jantan pada banyak jenisnya, terutama bulu yang sangat memanjang dan rumit yang tumbuh dari paruh, sayap atau kepalanya. Ukuran burung Cenderawasih mulai dari Cenderawasih raja pada 50 gram dan 15 cm hingga Cenderawasih paruh-sabit Hitam pada 110 cm dan Cenderawasih manukod jambul-bergulung pada 430 gram.<br><br>Upaya yang bisa kita lakukan agar burung cenderawasih tidak punah:<br>1.menindak tegas pelaku perburuan liar dan ilegal burung cenderawasih.<br>2.Menjaga kawasan daerah burung cendrawasih tinggal&nbsp;<br>3.jika bisa, burung cenderawasih melahirkan anak anak yg banyak agar burung cenderawasih tidak sepenuhnya punah.<br>4.Menjaga habitat asli burung cenderawasih<br>5. tidak menebang pohon sembarangan<br><br><br><br><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2116444549/eb32caaed2be9f95ac8d56af289d5b36/download.jpeg" />
         <pubDate>2023-08-25 03:22:52 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/JarHewKelasXI/fm4xk7d7uwxas0hm/wish/2672455927</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Angel, orang utan sumatera</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/JarHewKelasXI/fm4xk7d7uwxas0hm/wish/2672458295</link>
         <description><![CDATA[<div><strong>Orangutan sumatra</strong> (<em>Pongo abelii</em>) adalah spesies <a href="https://id.m.wikipedia.org/wiki/Orangutan">orangutan</a> terlangka. Orangutan sumatra hidup dan endemik di <a href="https://id.m.wikipedia.org/wiki/Sumatra">Sumatra</a>, sebuah pulau yang terletak di <a href="https://id.m.wikipedia.org/wiki/Indonesia">Indonesia</a>. Tubuh mereka lebih kecil daripada <a href="https://id.m.wikipedia.org/wiki/Orangutan_kalimantan">orangutan kalimantan</a>. Orangutan sumatra memiliki tinggi sekitar 4,6 kaki dan berat 200 pon. Hewan betina berukuran lebih kecil, dengan tinggi 3 kaki dan berat 100 pon. Orangutan Sumatra juga lebih suka diam di pohon daripada sepupunya dari Kalimantan; hal ini mungkin karena adanya pemangsa seperti <a href="https://id.m.wikipedia.org/wiki/Harimau_Sumatra">harimau Sumatra</a>. Mereka bergerak dari pohon ke pohon bergelantungan menggunakan lengannya. Ciri ciri orang utan:</div><ul><li>Orangutan Sumatera (<em>Pongo abelii</em>) mempunyai kantung pipi yang panjang pada orangutan jantan.&nbsp;</li><li>Panjang tubuhnya sekitar 1,25 meter sampai 1,5 meter.&nbsp;</li><li>Berat orangutan dewasa betina sekitar 30-50 kilogram, sedangkan yang jantan sekitar 50-90 kilogram. Bulu-bulunya berwarna coklat kemerahan.</li><li>Jantan dewasa umumnya penyendiri sementara para betina sering dijumpai bersama anaknya di hutan. Rata-rata setiap kelompok terdiri dari 1-2 orangutan dan kedua jenis kelamin mempunyai daya jelajah sekitar 2-10 kilometer yang banyak bertumpang tindih tergantung pada ketersediaan buah di hutan. Setelah disapih pada umur 3,5 tahun, anak orangutan akan berangsur-angsur independen dari induknya setelah kelahiran anak yang lebih kecil. Orangutan Sumatera betina mulai berproduksi pada usia 10-11 tahun, dengan rata-rata usia reproduksi sekitar 15 tahun.</li></ul><div><br>Cara terbaik untuk melindungi orang utan adalah dengan terus melindungi habitatnya, tidak membunuhnya, merawatnya agar tidak punah, Melestarikan habitat orang utan, Hindari transaksi binatang langka, Membuat penangkaran jika diperlukan, Memberi edukasi dan sosialisasi terhadap orang2 agar orang utan tidak punah dan tetap terlindungi</div>]]></description>
         <enclosure url="https://worldanimalnews.com/wp-content/uploads/2020/08/63A24408-5CDC-4F27-99C3-893BBFDA05EB.jpeg" />
         <pubDate>2023-08-25 03:25:05 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/JarHewKelasXI/fm4xk7d7uwxas0hm/wish/2672458295</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Badak Bercula Satu - Bryan</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/JarHewKelasXI/fm4xk7d7uwxas0hm/wish/2672459393</link>
         <description><![CDATA[<div>Badak Bercula Satu adalah anggota famili Rhinocerotidae yang sangat langka dan merupakan salah satu dari lima spesies badak yang masih hidup. Badak ini memiliki kulit yang menyerupai baju zirah dengan pola mosaik. Ukuran badannya mencapai 3,1–3,2 m untuk panjangnya dan 1,4–1,7 m untuk tingginya. Cula badak ini biasanya berukuran kurang dari 25 cm dan hanya badak jantan dewasa yang memiliki cula.<br><br>Badak Bercula Satu biasa diburu untuk diambil culanya. Di Indonesia populasi Badak Bercula Satu hanya tersisa 79 ekor dan kini mereka berada di Taman Nasional Ujung Kulon. Cara kita untuk melestarikan Badak Bercula Satu adalah dengan tidak memburu hewan ini untuk kepentingan pribadi, dan melindunginya dengan memeliharanya pada habitatnya atau dengan yang ahli.</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2116442928/fac31e09546d4f87ab40ce3fbafe23ad/0_hCJHtpthOEFwdbel.jpg" />
         <pubDate>2023-08-25 03:26:07 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/JarHewKelasXI/fm4xk7d7uwxas0hm/wish/2672459393</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Badak bercula satu - Alvin Wijaya</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/JarHewKelasXI/fm4xk7d7uwxas0hm/wish/2672461727</link>
         <description><![CDATA[<div>Badak bercula satu adalah salah satu spesies badak yang terancam punah saat ini. Badak bercula satu merupakan salah satu anggota&nbsp; famili Rhinocerotidae dengan nama ilmiah Rhinoceros sondaicus. Badak bercula satu dapat disebut juga dengan nama badak Jawa. <br><br>Habitat hewan ini berasal dari daerah Ujung Kulon, Banten. Badak bercula satu dilestarikan di habitat aslinya saat ini (In Situ). Saat ini badak bercula satu yang ada di Ujung Kulon berjumlah 79, 40 jantan, 39 betina.&nbsp;<br><br>Ciri ciri badak bercula satu adalah memiliki satu cula, badannya memiliki panjang 2-3 meter dan berat 900-2.300 Kg. Cula badak ini memiliki panjang kurang dari 25cm dan lebih kecil dari cula badak spesies lainnya<br><br>Alasan badak bercula satu mengalami kepunahan adalah karna banyaknya manusia yang ingin mengambil cula dari badak tersebut. Cula dari badak bercula satu diambil karna diyakini dapat dijadikan obat tradisional, selain itu cula dari badak bercula satu memiliki nilai jual yang tinggi, terlebih saat ini jumlah badak bercula satu yang sangat sedikit. Alasan lain badak bercula satu mengalami kepunahan adalah karna kurangnya habitat.<br><br>Saat ini, salah satu cara pelestarian badak bercula satu adalah dengan melakukan pelestarian, misalnya membangun taman nasional. Selain itu kita juga dapat melestarikan badak ini dengan tidak membangun area pemukiman disekitar taman nasional. Beberapa cara pelestarian lainnya adalah dengan mengedukasi masyarakat, menghentikan dan menindak tegas pemburuan hewan ini.<br><br><br><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2116443030/b3cdb99bb9f2cad60ffacf2965fe0890/taman_wisata_ujung_kulon_jpg_2009bd98dadad6390031c1c72975d7a8_.jpg" />
         <pubDate>2023-08-25 03:28:15 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/JarHewKelasXI/fm4xk7d7uwxas0hm/wish/2672461727</guid>
      </item>
      <item>
         <title>PesutMahakam_Samuel</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/JarHewKelasXI/fm4xk7d7uwxas0hm/wish/2672462017</link>
         <description><![CDATA[<div>Pesut mahakam (Orcaella brevirostris) adalah sejenis hewan mamalia yang sering disebut lumba-lumba air tawar yang berstatus terancam punah. Pesut ini dinamakan pesut mahakam karena banyak ditemukan di perairan Sungai Mahakam, tetapi kalangan peneliti barat lebih mengenal hewan ini dengan nama Irrawaddy Dolphin. Pesut memiliki populasi global sebanyak 6000 ekor, berdasarkan data tahun 2018 populasi hewan ini tinggal 80 ekor saja di perairan sungai-sungai di Kalimantan dan menempati urutan tertinggi dari daftar satwa Indonesia yang terancam punah. Namun populasi hewan ini justru mengalami peningkatan di Kamboja.Hewan ini dibedakan dari sepupunya Pesut Australia menurut bentuk tengkorak dan siripnya.<br>Tidak seperti mamalia air lain yakni lumba-lumba dan paus yang hidup di laut, pesut mahakam hidup di sungai-sungai daerah tropis. Populasi satwa langka yang dilindungi undang-undang ini terutama terdapat pada tiga sungai besar di Asia Tenggara yakni Sungai Mahakam, Sungai Mekong, dan Sungai Irrawaddy.<br><br>Di Indonesia, hewan ini bisa ditemukan di banyak muara-muara sungai di Kalimantan, tetapi sekarang pesut menjadi satwa langka. Selain di Sungai Mahakam, pesut ditemukan pula ratusan kilometer dari lautan, yakni di wilayah Kecamatan Kota Bangun, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Habitat hewan pemangsa ikan dan udang air tawar ini dapat dijumpai pula di perairan Danau Jempang (15.000 ha), Danau Semayang (13.000 ha), dan Danau Melintang (11.000 ha).<br><br>Pesut mahakam mempunyai kepala berbentuk bulat (seperti umbi) dengan kedua matanya yang kecil (mungkin merupakan adaptasi terhadap air yang berlumpur). Tubuh pesut berwarna abu-abu sampai wulung tua, lebih pucat dibagian bawah serta tidak memiliki pola khas. Sirip punggungnya kecil dan membundar di belakang pertengahan punggung. Dahinya tinggi dan berbentuk bundar, tidak ada moncong seperti lumba-lumba lain. Sirip dadanya lebar membundar.<br><br>Pesut mahakam bergerak dalam kawanan kecil. Walaupun pandangannya tidak begitu tajam dan kenyataan bahwa pesut hidup dalam air yang mengandung lumpur, tetapi pesut merupakan 'pakar' dalam mendeteksi dan menghindari rintangan-rintangan. Kemungkinan hewan ini menggunakan gelombang ultrasonik untuk mendapatkan lokasi gema seperti yang dilakukan oleh kerabatnya lumba-lumba laut.<br><br>Di Kalimantan, populasi hewan ini terus menyusut akibat habitatnya terganggu, terutama makin sibuknya lalu-lintas perairan Sungai Mahakam, serta tingginya tingkat erosi dan pendangkalan sungai akibat pengelolaan hutan di sekitarnya. Kelestarian Pesut mahakam juga diperkirakan terancam akibat terbatasnya bahan makanan berupa udang dan ikan, karena harus bersaing dengan para nelayan di sepanjang Sungai Mahakam.<br><br>Cara pelestarian dengan upaya konservasi untuk melindungi habitat pesut mahakam dari pencemaran dan penangkapan, melindungi habitatnya untuk menjaga keberadaan sumber makanan alami pesut mahakam, serta mengajak masyarakat untuk terus melestarikan atau bisa aja mengawinkan untuk mendapatkan anakan Pesut Mahakam.</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2116443004/0fb9efa003285eddf0baaa8332068b4a/2c3de30bd721f09044b601a355e41062.jpg" />
         <pubDate>2023-08-25 03:28:28 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/JarHewKelasXI/fm4xk7d7uwxas0hm/wish/2672462017</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Burung Jalak Bali-Marcelinda</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/JarHewKelasXI/fm4xk7d7uwxas0hm/wish/2672462956</link>
         <description><![CDATA[<div>&nbsp;Burung Jalak Bali adalah sejenis burung pegicau berukuran sedang, dengan panjang lebih kurang 25 cm dari suku sturnidae.<br>Jalak Bali hanya ditemukan dihutan bagian barat pulau Bali dan merupakan hewan endemik Indonesia. Burung ini satu satunya spesies endemik Bali pada tahun 1991.<br>Ciri khas dari Jalak Bali ialah warnanya dominan putih, kecuali pada ujung ekor dan sayap berwarna hitam. Pada bagian pipi tidak terdapat bulu, dan kami yang keabu abuan.<br>&nbsp; Kriteria tempat tinggal Jalan Bali adalah hutan pantai, hutan mangrove, hutan rawa, hutan sabana, dataran rendah.<br>Lalu mengapa jalak Bali disebut hewan endemik? Dikarenakan jalak Bali adalah satu satunya spesies burung yang ada di Bali.<br><br>&nbsp;Upaya agar melestarikan Burung Jalak Bali agar tidak punah:<br>1.Adanya progam edukasi sebagai pembentukan materi<br>2.Adanya tindak hukum atas penangkapan Jalak Bali.<br>3.Melakukan pengawasan.<br>4.Mendirikan sangkar.<br>5.Menggunakan konservasi in situ yaitu pelestarian di habitat aslinya yaitu taman nasional bali.<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2116444469/c28140a8608489cca8fb80e4f69fe489/684c6be0cfb3797951e519a632745f5f.jpg" />
         <pubDate>2023-08-25 03:29:16 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/JarHewKelasXI/fm4xk7d7uwxas0hm/wish/2672462956</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Domba_Vanessa</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/JarHewKelasXI/fm4xk7d7uwxas0hm/wish/2672464150</link>
         <description><![CDATA[<div>Domba atau biri-biri (Ovis) adalah salah satu ruminansia berkaki empat dengan rambut tebal yang dikenal oleh banyak orang. Domba adalah salah satu jenis hewan pertama yang dijinakkan untuk keperluan agrikultural dan dipelihara untuk dimanfaatkan rambut (disebut wol), daging, dan susunya. Jenis domba yang paling dikenal orang adalah domba peliharaan (Ovis aries), yang diduga keturunan dari moufflon liar dari Asia Tengah bagian Selatan dan Barat Daya. Untuk tipe lain dari domba dan kerabat dekatnya, lihat kambing antilop. Domba berbeda dengan kambing.<br><br>Menjadi hewan penting dalam riwayat pertanian, domba mendapat tempat khusus dalam budaya manusia yang selanjutnya terkandung dalam bahasa modern dan simbologi. Domba tercantum dalam banyak mitologi—seperti Bulu Domba Emas—dan agama-agama besar, khususnya tradisi agama Abrahamik. Dalam ritual keagamaan kuno dan modern, domba digunakan sebagai hewan persembahan.<br><br>upaya agar domba tidak punah adalah.Memberikan Edukasi dan Sosialisasi. ...<br>Mendukung Upaya Pelestarian Lingkungan. ...<br>Membuat Penangkaran. ...<br>Membuat Papan Larangan. ...<br>Melaporkan Orang yang Berburu Satwa Langka.<br><br>ciri ciri Domba:<br>Ekor kecil dan tipis.<br>Telinga lebar dan mengarah ke bawah.<br>Bobot tubuhnya berkisar 25-30 kilogram.<br>Domba jantan memiliki tanduk, sedangkan domba betina tidak bertanduk.<br>Warna rambut di tubuh kombinasi beberapa warna (putih, coklat, dan hitam).</div>]]></description>
         <enclosure url="https://cairofood.id/wp-content/uploads/domba-tidak-takut-air.jpg" />
         <pubDate>2023-08-25 03:30:24 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/JarHewKelasXI/fm4xk7d7uwxas0hm/wish/2672464150</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Gorila Gunung ( Gorila beringei-beringei) - Lionel Aubrey</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/JarHewKelasXI/fm4xk7d7uwxas0hm/wish/2672464198</link>
         <description><![CDATA[<div>&nbsp; Gorila gunung ialah subspesies dari gorila timur, hidup dalam dua populasi yang terisolasi di hutan dataran tinggi tepat nya gunung berapi, di daerah pegungungan di republik demokratik kongo, rwanda dan uganda. Berdasarkan catatan sensus populasi pda 2016, jumlah hanya sekitar 880 ekor.<br>&nbsp;&nbsp;<br>&nbsp; Lanskap Virunga memiliki sejarah ketidakstablilan politik yang dapat menyebabkan ancaman besar bagi jumlah gorila gunung.<br><br>&nbsp; Meskipun demikian, gorila gunung membuat pemulihan yang menjanjikan dengan upaya konservasi dan intervensi dari mitra lokal dan internasional. Saat ini, gorila gunung terdaftar sebagai spesies yang terancam punah, dengan lebih dari 1.000 individu di alam liar.<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2116450112/68d9caa53e47cf18f6332f085514a041/4215E25B_ED73_4530_9EE6_370A74D2769B.jpeg" />
         <pubDate>2023-08-25 03:30:27 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/JarHewKelasXI/fm4xk7d7uwxas0hm/wish/2672464198</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Mammoth-Teressya</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/JarHewKelasXI/fm4xk7d7uwxas0hm/wish/2672464470</link>
         <description><![CDATA[<div>1. Informasi&nbsp;<br>&nbsp;Mamut adalah genus gajah purba yang telah punah. Ukuran tubuhnya lebih besar daripada gajah normal yang ada di dunia saat ini. Gadingnya melingkar membentuk kurva ke arah dalam dan, dalam spesies utara, dengan rambut panjang. Mereka hidup dalam masa Pleistosen sejak 1,6 juta tahun lalu sampai sekitar 10.000 tahun lalu. Kata mamut berasal dari bahasa Rusia (мамонт).<br><br>Mamut memiliki ukuran tubuh yang amat besar. Hewan purba ini hidup 10.000 tahun lalu; dan ukuran mamut yang pernah ditemukan memiliki tinggi 4 meter dan berat hingga 8 ton. Ciri khas menarik dari mamut adalah memiliki rambut lebat yang menutupi tubuhnya dan bentuk gading yang begitu khas.<br><br>Curah hujan adalah penyebab kepunahan mamut berbulu melalui perubahan pada tumbuhan. Perubahan terjadi begitu cepat sehingga mereka tidak bisa beradaptasi dan berevolusi untuk bertahan hidup.”<br><br>Mammoth juga menjadi objek perburuan manusia secara masif untuk diambil daging, bulu, juga lemaknya.<br><br>Ada kesalahpahaman bahwa mamut lebih besar dari gajah. Spesies terbesar mamut yang diketahui, Mammoth Sungai Songhua, memiliki tinggi sekurangnya 5 meter pada pundaknya. Mamut umumnya memiliki berat 6-8 ton, tetapi mamut jantan yang besar beratnya dapat mencapai 12 ton. Gading mamut sepanjang 3,3 meter ditemukan di utara Lincoln, Illinois tahun 2005. Sebagian besar spesies mamut memiliki ukuran sebesar Gajah Asia modern.<br><br><br>2. Upaya<br>&nbsp;- Melarang orang untuk memburu dan menjual hewan secara ilegal<br>- Membuat penangkaran hewan-hewan&nbsp;<br>- Memberikan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat<br>-<br><br><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2116443965/bb74116b1a346c287638ef38c8ec6d65/bd05fab11035f2c758bdb3b4e7f65273.jpg" />
         <pubDate>2023-08-25 03:30:43 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/JarHewKelasXI/fm4xk7d7uwxas0hm/wish/2672464470</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Gorila gunung_rangga</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/JarHewKelasXI/fm4xk7d7uwxas0hm/wish/2672465225</link>
         <description><![CDATA[<div>Gorila pegunungan adalah primata terbesar di dunia yang berasal dari Afrika. Ada dua spesies gorila Afrika, gorila dataran rendah dan gorila gunung yang merupakan spesies kera terancam punah.<br>Kera terbesar di dunia ini adalah hewan kekar dengan dada dan bahu yang lebar, tangan besar seperti manusia.<br><br>Umumnya, gorila hidup secara berkelompok. Setiap kelompok ini akan terdiri dari lima hingga 10 individu, atau terkadang bisa dua hingga 50 individu,&nbsp;<br><br>Dalam satu kelompok, akan dipimpin oleh satu gorila jantan yang disebut sebagai silverback. Ditandai dengan ciri bulu atau rambut berwarna abu-abu di punggungnya.<br>Gorila gunung yang mendiami kawasan pegunungan berapi yang hijau, seperti di wilayah Rwanda, Uganda dan Republik Demokratik Kongo.<br><br>Gorila gunung adalah spesies gorila Afrika terancam punah.<br>IUCN memperkirakan, ada sekitar 680 gorila gunung yang tersisa di kedua populasi yang terisolasi ini.<br>Sebelumnya, gorila gunung terdaftar sebagai spesies Sangat Terancam Punah, karena jumlah populasinya yang terus menurun.<br>Penyebab gorila gunung terancam punah<br>Ada beberapa faktor yang menjadi penyebab gorila gunung terancam punah. Salah satunya karena reproduksi yang rendah. Sebab, dalam berkembang biak, gorila betina umumnya akan hamil selama 9 bulan, seperti manusia.<br><br><br><br>Cara pelestarian nya&nbsp; mendirikan suatu marga satwa dan membudidaya kan&nbsp;<br><br><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2116442948/f9d13226148415898891cb13702daffb/gorila_dataran_rendah_barat_di_lingkungan_mereka.jpg" />
         <pubDate>2023-08-25 03:31:29 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/JarHewKelasXI/fm4xk7d7uwxas0hm/wish/2672465225</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Burung cendrawasih_Devin</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/JarHewKelasXI/fm4xk7d7uwxas0hm/wish/2672466620</link>
         <description><![CDATA[<div>~Pengertian cendrawasih:<br>Cendrawasih adalah dari "cendra" atau dewa-dewi bulan dan "wasi" yang memiliki arti wakil atau utusan, jadi "cenderawasih" artinya utusan dewa-dewi bulan.<br><br>~Daerah:<br>Cenderawasih biasanya ditemukan di Indonesia seperti di bagian Timur Papua, Papua Nugini, pulau-pulau selat Torres, dan Australia timur.<br><br>~Ciri-ciri:<br>-Berwarna kuning dan coklat.<br>-Berparuh abu-abu kebiruan.<br>-Mempunyai iris mata berwarna kuning.<br><br>~Keunikan:<br>Memiliki beragam bentuk ekor dan bulu, termasuk ekor panjang yang melengkung seperti pita.<br><br>~Kenapa cendrawasih hampir punah:<br>Adanya pemburuan manusia,karena bulunya yang indah.<br><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2116443260/867b80c1216cd3f0b038b24b5ddf6794/e69f33a6b26015c3df1379af2c302983.jpg" />
         <pubDate>2023-08-25 03:33:03 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/JarHewKelasXI/fm4xk7d7uwxas0hm/wish/2672466620</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Paus biru - Michael</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/JarHewKelasXI/fm4xk7d7uwxas0hm/wish/2672470160</link>
         <description><![CDATA[<div>Paus biru (Balaenoptera musculus) adalah mamalia laut yang tergolong dalam subordo paus balin.[9] Panjangnya mencapai lebih dari 33 meter dan massanya tercatat sebesar 181 ton atau lebih. Binatang ini diyakini merupakan hewan terbesar yang pernah diketahui.[10][11][12]<br><br>Paus yang panjang dan ramping ini memiliki bagian belakang (dorsal) yang berwarna abu-abu kebiruan dan bagian depan (ventral) yang lebih terang.[13] Terdapat paling tidak tiga subspesies paus biru: B. m. musculus di Atlantik Utara dan Pasifik Utara, B. m. intermedia di Samudra Selatan, dan B. m. brevicauda (juga disebut paus biru kerdil) di Samudra Hindia dan Samudra Pasifik Selatan. B. m. indica yang hidup di Samudra Hindia mungkin merupakan subspesies lain. Seperti paus balin lainnya, makanan pokok paus biru adalah crustacea kecil yang disebut krill.[14]<br><br>Paus biru sangat berlimpah di hampir seluruh samudra hingga awal abad ke-20. Selama lebih dari satu abad, paus ini diburu sampai hampir punah sebelum akhirnya dilindungi oleh komunitas internasional pada tahun 1966. Menurut sebuah laporan pada tahun 2002, terdapat sekitar 5.000 hingga 12.000 paus biru di seluruh dunia[15] yang terbagi dalam sedikitnya lima kelompok. Penelitian terkini subspesies paus biru kerdil menunjukkan bahwa perkiraan ini mungkin terlalu rendah.[16] Sebelum berlangsungnya perburuan paus, populasi terbesar berada di Antartika, yang jumlahnya kurang lebih sebesar 239.000 (antara 202.000 hingga 311.000).[17] Saat ini konsentrasi kelompok di Samudra Pasifik Utara bagian timur, Antartika, dan Samudra Hindia jauh lebih rendah daripada angka sebelumnya (kurang lebih 2.000). Terdapat pula dua kelompok lain di Samudra Atlantik Utara, dan paling tidak dua kelompok lagi di Belahan Selatan.<br><br>Paus biru merupakan bagian dari famili Balaenopteridae, yang juga meliputi paus bungkuk, paus sirip, paus bryde, paus sei, dan paus minke.[9] Secara evolusioner, famili Balaenopteridae diyakini terpisah dari paus lain dalam subordo Mysticeti pada masa Oligosen. Masih belum diketahui kapan anggota-anggota famili tersebut terpisah satu sama lain.<br><br>Paus biru biasanya diklasifikasikan sebagai salah satu dari delapan spesies paus dalam genus Balaenoptera. Ada pula ahli yang menempatkan paus ini dalam genus Sibbaldus,[18] walaupun pengklasifikasian ini tidak disetujui.[1] Analisis rangkaian asam deoksiribonukleat (ADN) menunjukkan bahwa paus biru secara filogenetik lebih dekat dengan paus sei (Balaenoptera borealis) dan paus bryde (Balaenoptera brydei) daripada spesies Balaenoptera lainnya, dan lebih dekat dengan paus bungkuk (Megaptera) dan paus abu-abu (Eschrichtius) daripada paus minke (Balaenoptera acutorostrata dan Balaenoptera bonaerensis).[19][20] Jika penelitian lebih lanjut memastikan hubungan ini, mungkin famili Balaenopteridae perlu direklasifikasi.<br><br>Hasil koordinasi dan temuan dilapangan menyatakan jenis paus tersebut adalah Paus Biru (Balaenoptera musculus), diduga berjenis kelamin betina. Satwa yang diperkirakan berusia 70 – 80 tahun memiliki panjang 29 meter dan lingkar badan 17 meter. Status perlindungan Paus Biru (Balaenoptera musculus) dilindungi berdasarkan PP Nomor 7 Tahun 1999 tentang Pengawetan Jenis&nbsp; Tumbuhan dan Satwa.<br><br>Menurut sebuah laporan pada tahun 2002, terdapat sekitar 5.000 hingga 12.000 paus biru di seluruh dunia yang terbagi dalam sedikitnya lima kelompok.<br><br>Pohon filogenetik hewan yang berhubungan dengan paus biru.<br>Paling tidak tercatat sebelas kasus persilangan antara paus biru dengan paus sirip di alam. Menurut Arnason dan Gullberg, jarak genetik antara paus biru dengan paus sirip kurang lebih mirip dengan jarak antara manusia dan gorila.[21] Sementara itu, beberapa peneliti yang bertugas di Fiji melaporkan bahwa mereka telah mengabadikan citra paus hasil persilangan antara paus biru dan paus bungkuk.[22]<br><br>Deskripsi pertama paus biru dibuat oleh Robert Sibbald dalam karyanya yang berjudul Phalainologia Nova (1694). Pada September 1692, Sibbald menemukan seekor paus biru yang terdampar di Firth of Forth—seekor jantan dengan panjang 78 kaki—yang memiliki "plat yang hitam dan bertanduk" dan "dua bukaan besar yang bentuknya hampir seperti piramida".[23]<br><br>Nama spesifik musculus merupakan istilah dalam bahasa Latin yang dapat berarti "otot", namun dapat juga diterjemahkan menjadi "tikus kecil".[24] Linnaeus, yang menamai spesies ini di dalam Systema Naturae tahun 1758,[25] mungkin mengetahui hal ini dan bermaksud menjadikannya sebagai sebuah ironi.[26] Spesies ini juga disebut sulphur-bottom (bagian bawah sulfur) oleh Herman Melville dalam novelnya Moby-Dick karena bagian bawah yang berwarna jingga-cokelat atau semburat kuning yang disebabkan oleh diatom di kulitnya. Nama lain yang pernah digunakan adalah rorqual sibbald (dinamai dari Sir Robert Sibbald), paus biru raksasa dan rorqual besar utara. Nama-nama tersebut kini sudah tidak digunakan lagi. Istilah paus biru pertama kali digunakan dalam novel Moby Dick, yang hanya menyebutnya secara sepintas dan tidak mengaitkannya secara spesifik dengan spesies ini. Nama tersebut berasal dari kata dalam bahasa Norwegia blåhval, yang dicetuskan oleh Svend Foyn setelah menyempurnakan senapan harpunnya; seorang ilmuwan Norwegia yang bernama G. O. Sars membuatnya menjadi nama umum dalam bahasa Norwegia pada tahun 1874.[23]<br><br>Para ahli membagi spesies ini ke dalam tiga atau empat subspesies: B. m. musculus, paus biru utara yang terdiri atas populasi di Atlantik Utara dan Pasifik Utara; B. m. intermedia; paus biru selatan yang tinggal di Samudra Selatan; B. m. brevicauda, paus biru kerdil yang dapat ditemui di Samudra Hindia dan Pasifik Selatan;[27] dan B. m. indica, rorqual hindia besar yang juga tinggal di Samudra Hindia, walaupun pengklasifikasian ini masih kontroversial karena subspesies ini mungkin merupakan subspesies yang sama dengan B. m. brevicauda.[1]<br><br>Salah satu penyelesaian untuk menanggulangi kepunahan paus adalah :<br>Pemasangan GPS pada mesin kapan dengan bantuan iPad secara khusus, agar tidak terjadi tabrakan antara kapal dan paus biru.<br><br>Penggunaan sonar militer yang perlu dikurangi.<br><br>Mengurangi pembuangan limbah atau bahan kimia yang berbahaya ke lautan bebas.</div>]]></description>
         <enclosure url="http://4.bp.blogspot.com/-LelKdyUHeTg/Tt7mDSVbZCI/AAAAAAAAEkQ/kYKj7zRzVM0/s1600/paus-biru.jpg" />
         <pubDate>2023-08-25 03:36:54 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/JarHewKelasXI/fm4xk7d7uwxas0hm/wish/2672470160</guid>
      </item>
      <item>
         <title>PANDA RAKSASA-Aulia.T.C</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/JarHewKelasXI/fm4xk7d7uwxas0hm/wish/2672470460</link>
         <description><![CDATA[<div>Panda raksasa atau hanya disebut panda, adalah seekor mamalia yang diklasifikasikan ke dalam keluarga beruang, Ursidae, yang merupakan hewan asli Tiongkok Tengah. Panda raksasa tinggal di wilayah pegunungan, seperti Sichuan dan Tibet.<br><br>Panda raksasa (Ailuropoda melanoleuca, berarti "Kaki-kucing hitam-putih".Hanzi sederhana: 大熊猫.Hanzi tradisional: 大熊貓.Pinyin: dà xióng māo.<br>[1] atau hanya disebut panda, adalah seekor mamalia yang diklasifikasikan ke dalam keluarga beruang.<br>[2] Ursidae, yang merupakan hewan asli Tiongkok Tengah. Panda raksasa tinggal di wilayah pegunungan, seperti Sichuan dan Tibet. Pada setengah abad ke-20 terakhir, panda menjadi semacam lambang negara Tiongkok, dan sekarang ditampilkan pada uang emas negara tersebut.<br><br>Nama ilmiah: Ailuropoda melanoleuca<br>Lama hidup: 20 tahun (Di alam bebas)<br><br>Panda raksasa terancam punah karena perburuan liar, rusaknya habitat asli, hingga pembukaan lahan.<br>Panda hanya hidup sekitar 15 hingga 20 tahun di alam liar.<br>Panda raksasa tinggal di wilayah pegunungan, seperti Sichuan dan Tibet. Pada setengah abad ke-20 terakhir, panda menjadi semacam lambang negara Tiongkok, dan sekarang ditampilkan pada uang emas negara tersebut.<br><br>Cara melestarikan Panda raksasa<br>1.Membangun Suaka alam<br>2.Mengembangkan panda melalui inseminasi buatan.<br><br>Ciri ciri Panda raksasa&nbsp;<br>Satwa ini dapat berkembang biak antara 1,2-1,9 meter, dengan tinggi rata-rata berkisar 60-90 cm. Terdapat ekor sepanjang 10-15 cm di bagian belakang tubuhnya. Spesies pejantan mampu berkembang biak hingga seberat 160 kg, sedangkan kelompok betina mencapai 70-125 kg.</div>]]></description>
         <enclosure url="https://cdn.medcom.id/dynamic/content/2017/09/26/764253/WakYJATusB.jpg?w=1024" />
         <pubDate>2023-08-25 03:37:15 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/JarHewKelasXI/fm4xk7d7uwxas0hm/wish/2672470460</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Harimau Sumatera_Tommy</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/JarHewKelasXI/fm4xk7d7uwxas0hm/wish/2672471330</link>
         <description><![CDATA[<div><strong><br>Harimau sumatra</strong> adalah populasi <em>Panthera tigris sondaica</em><a href="https://id.m.wikipedia.org/wiki/Harimau_sumatra#cite_note-catsg2017-2"><sup>[2]</sup></a> yang mendiami pulau <a href="https://id.m.wikipedia.org/wiki/Sumatra">Sumatra</a>, <a href="https://id.m.wikipedia.org/wiki/Indonesia">Indonesia</a> dan satu-satunya anggota subspesies harimau sunda yang masih bertahan hidup hingga saat ini. Ia termasuk dalam klasifikasi satwa kritis yang terancam punah (<em>critically endangered</em>) dalam <a href="https://id.m.wikipedia.org/wiki/Daftar_Merah_IUCN">daftar merah</a> spesies terancam yang dirilis Lembaga Konservasi Dunia <a href="https://id.m.wikipedia.org/wiki/IUCN">IUCN</a>. Populasi liar diperkirakan antara 400-500 ekor, terutama hidup di <a href="https://id.m.wikipedia.org/wiki/Pegunungan_Bukit_Barisan">Pegunungan Bukit Barisan</a> jama sejarah <a href="https://id.m.wikipedia.org/wiki/Daftar_taman_nasional_di_Indonesia#Sumatra">taman-taman nasional di Sumatra</a> jaman pra-sejarah. Uji genetik mutakhir telah mengungkapkan tanda-tanda genetik yang unik, yang menandakan bahwa subspesies ini mungkin berkembang menjadi spesies terpisah, bila berhasil lestari.<a href="https://id.m.wikipedia.org/wiki/Harimau_sumatra#cite_note-Cracraft1998-3"><sup>[3]<br></sup></a><br></div><div><br>Penghancuran habitat merupakan ancaman terbesar terhadap populasi saat ini. Pembalakan tetap berlangsung bahkan di taman nasional yang seharusnya dilindungi. Tercatat 66 ekor harimau sumatra terbunuh antara tahun 1998 dan 2000.<br><br></div><div>Pada tahun 2017, Satuan Tugas Klasifikasi Kucing dari Cat Specialist Group merevisi taksonomi kucing sehingga populasi harimau yang hidup dan punah di Indonesia sekarang digolongkan sebagai <em>P. t. sondaica</em>.<a href="https://id.m.wikipedia.org/wiki/Harimau_sumatra#cite_note-catsg2017-2"><sup>[2]<br></sup></a><sup><br></sup>Harimau sumatra merupakan harimau yang memiliki ukuran terkecil.<a href="https://id.m.wikipedia.org/wiki/Harimau_sumatra#cite_note-4"><sup>[4]</sup></a> Harimau sumatra mempunyai warna paling gelap di antara semua subspesies harimau lainnya, pola hitamnya berukuran lebar dan jaraknya rapat dan juga berhimpitan. Harimau sumatra jantan dewasa memiliki panjang rata-rata 92 inci dari kepala ke kaki atau sekitar 250 cm panjang dari kepala hingga kaki dengan berat 300 pound atau sekitar 140 kg, sedangkan tinggi dari jantan dapat mencapai 60 cm. Betinanya rata-rata memiliki panjang 78 inci atau sekitar 198 cm dan berat 200 pound atau sekitar 91 kg. Belang harimau sumatra lebih tipis daripada subspesies harimau lain. Warna kulit harimau sumatra merupakan yang paling gelap dari seluruh harimau, mulai dari kuning kemerah-merahan hingga jingga tua. Subspesies ini juga punya lebih banyak janggut serta surai dibandingkan subspesies lain, terutama harimau jantan. Ukurannya yang kecil memudahkannya menjelajahi rimba. Terdapat selaput di sela-sela jarinya yang menjadikan mereka mampu berenang cepat. Harimau ini diketahui menyudutkan mangsanya ke air, terutama bila binatang buruan tersebut lambat berenang. Bulunya berubah warna menjadi hijau gelap ketika melahirkan.&nbsp;<br><br>Harimau sumatra hanya ditemukan di pulau Sumatra. Kucing besar ini mampu hidup di manapun, dari hutan dataran rendah sampai hutan pegunungan, dan tinggal di banyak tempat yang tak terlindungi. Hanya sekitar 400 ekor tinggal di cagar alam dan taman nasional, dan sisanya tersebar di daerah-daerah lain yang ditebang untuk pertanian, juga terdapat lebih kurang 250 ekor lagi yang dipelihara di kebun binatang di seluruh dunia. Harimau sumatra mengalami ancaman kehilangan habitat karena daerah sebarannya seperti blok-blok hutan dataran rendah, lahan gambut dan hutan hujan pegunungan terancam pembukaan hutan untuk lahan pertanian dan perkebunan komersial, juga perambahan oleh aktivitas pembalakan dan pembangunan jalan. Karena habitat yang semakin sempit dan berkurang, maka harimau terpaksa memasuki wilayah yang lebih dekat dengan manusia, dan sering kali mereka dibunuh dan ditangkap karena tersesat memasuki daerah pedesaan atau akibat perjumpaan yang tanpa sengaja dengan manusia.<br><br>Perdagangan bagian tubuh harimau di Indonesia adalah perbuatan kriminal, karena melanggar Undang-Undang nomor 5 tahun 1990 tentang Konservasi Sumberdaya Alam Hayati dan Ekosistemnya. Berdasarkan pasal 21 dalam undang-undang nomor 5 tahun 1990 poin (d) bahwa "setiap orang dilarang untuk memperniagakan, menyimpan atau memiliki, kulit, tubuh atau bagian-bagian lain satwa yang dilindungi atau barang-barang yang dibuat dari bagian-bagian satwa tersebut atau mengeluarkannya dari suatu tempat di Indonesia ke tempat lain di dalam atau di luar Indonesia". Pelanggar dari ketentuan tersebut dapat dikenakan sanksi pidana berupa hukuman penjara maksimal 5 tahun dan denda maksimum 100 juta.<br><br>Memulihkan dan meningkatkan populasi harimau sumatra beserta bentang alamnya pulih. Upaya konservasi in-situ merupakan program utama konservasi harimau sumatra dengan memulihkan populasi harimau dan habitat alaminya.<br><br>Cara Mengatasi Kepunahan Harimau Sumatera:<br><br>1. Memberikan Edukasi dan Sosialisasi</div><div>Upaya untuk menjaga kelestarian harimau sumatera adalah dengan memberikan edukasi dan sosialisasi terhadap masyarakat. Banyak dari masyarakat yang belum mengetahui jika harimau Sumatera merupakan salah satu <a href="https://kumparan.com/topic/hewan">hewan </a>yang dilindungi.</div><div>Sasaran edukasi dan sosialisasi ini yaitu masyarakat yang tinggal di sekitar hutan untuk tidak membunuh atau memburu harimau Sumatera.<br><br></div><div>2. Mendukung Upaya Pelestarian Lingkungan</div><div>Langkah selanjutnya adalah masyarakat harus mendukung pemerintah maupun lembaga saat melakukan upaya pelestarian lingkungan. Cara mendukungnya yaitu dengan memberikan bantuan moril atau finansial dalam setiap kegiatan yang dilakukan.<br><br>3. Membuat Penangkaran<br>Cara melestarikan harimau Sumatera yang selanjutnya adalah dengan membuat penangkaran. Penangkaran tersebut dapat membuat harimau Sumatera berkembang biak dengan aman supaya tidak punah.<br><br>4. Membuat Papan Larangan<br>Cara selanjutnya adalah dengan membuat papan larangan berburu. Dalam papan larangan tersebut dapat disertai ancaman pidana jika perburuan tetap dilakukan.<br><br>Saat ini banyak yang melakukan cara untuk melestarikan satwa, contohnya yaitu masyarakat di sekitar lereng Muria Jepara telah memasang papan larangan agar tidak berburu satwa langka yang ada di sekitar lereng tersebut terutama burung.<br><br>5. Melaporkan Orang yang Berburu Satwa Langka<br>Untuk melindungi harimau Sumatera yang ada di Indonesia, laporkan orang yang melakukan perburuan ke pihak yang berwajib.<br><br>Hal ini dilakukan untuk memberikan efek jera terhadap orang yang melakukan perburuan terhadap harimau Sumatera dan memberikan peringatan untuk masyarakat lain yang ingin melakukan perbuatan yang sama.</div>]]></description>
         <enclosure url="https://3.bp.blogspot.com/-7eRaHmaFq1U/Us9ikAuhXUI/AAAAAAAAAd0/jyCRfHFgAlk/s1600/harimau+3.jpg" />
         <pubDate>2023-08-25 03:38:15 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/JarHewKelasXI/fm4xk7d7uwxas0hm/wish/2672471330</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Penyu Sisik_Gracia</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/JarHewKelasXI/fm4xk7d7uwxas0hm/wish/2672472164</link>
         <description><![CDATA[<div>Penyu sisik adalah jenis penyu terancam punah yang tergolong dalam familia Cheloniidae. Penyu ini adalah satu-satunya spesies dalam genusnya. Spesies ini memiliki persebaran di seluruh dunia, dengan dua subspesies terdapat di Atlantik dan Pasifik.<br><br>Penyu Sisik sebagian besar terancam oleh praktik perdagangan satwa liar. Penyu ini banyak ditangkap untuk diambil karapasnya yang berwarna indah dan sering diolah untuk perhiasan atau ornamen hiasan lainnya. Permintaan terhadap karapasnya di wilayah Asia Timur meningkat dalam beberapa dekade terakhir.Peran dalam menjaga ekosistem laut yang sehat juga dilakukan oleh Penyu Sisik (Eretmochelys imbricate). Dengan bentuk mulut seperti paruh burung, Penyu Sisik memakan berbagai jenis spons, dengan demikian mereka dapat mengontrol komposisi spesies dan distribusi spons dari ekosistem Terumbu Karang.<br>Penyu sisik adalah jenis penyu terancam punah yang tergolong dalam familia Cheloniidae.&nbsp;<br><br>Penyu ini adalah satu-satunya spesies dalam genusnya. Spesies ini memiliki persebaran di seluruh dunia, dengan dua subspesies terdapat di Atlantik dan Pasifik.<br><br>Penyu sisik mempunyai bentuk kepala yang memanjang dengan rahang yang cukup besar dan memiliki mulut yang meruncing menyerupai paruh burung elang.<br><br>Karena itu berbagai upaya dilakukan untuk mencegah satwa langka itu dari ancaman kepunahan, antara lain dengan melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga satwa dilindungi itu dengan menghentikan penangkapan penyu secara ilegal dan mencegah perburuan telur penyu.<br><br>Selan itu melakukan penangkaran atau koservasi penyu untuk selanjutnya hasil penangkaran dilepasliarkan ke habitatnya. Dengan cara ini diharapkan dapat menghindarkan penyu dari ancaman kepunahan.</div>]]></description>
         <enclosure url="https://1001indonesia.net/asset/2020/12/Penyu-Sisik.jpg" />
         <pubDate>2023-08-25 03:39:11 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/JarHewKelasXI/fm4xk7d7uwxas0hm/wish/2672472164</guid>
      </item>
      <item>
         <title>HARIMAU SUNDA ISLAND _KENZU</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/JarHewKelasXI/fm4xk7d7uwxas0hm/wish/2672474901</link>
         <description><![CDATA[<div><br>1.INFORMASI<br>Harimau Pulau Sunda atau Harimau Sumatra adalah subspesies harimau terkecil di dunia dengan berat mencapai 140kg. Sebagai referensi, harimau yang hidup di wilayah Amur adalah harimau yang terbesar dari semua kucing besar, di mana jantan dapat mencapai berat hingga dua kali berat harimau Pulau Sunda.&nbsp;<br><br></div><div>Harimau ini juga sangat langka, diperkirakan ada sekitar 600 ekor di alam liar, dan hanya ditemukan di pulau Sumatra, Indonesia.&nbsp;<br><br></div><div>Sejak tahun 1980-an, populasi manusia di Asia Tenggara meningkat hampir dua kali lipat dari 357 juta menjadi sekitar 668 juta pada tahun 2020. Dan hal ini berdampak pada jumlah harimau yang semakin menyusut seiring dengan habitatnya.&nbsp;<br><br></div><div>Berkembangnya pemukiman manusia di wilayah tersebut, menyebabkan harimau Pulau Sunda semakin mungkin bertemu dengan manusia, yang dapat menyebabkan perburuan harimau lebih lanjut. Perburuan harimau dan perdagangan ilegal menjadi perhatian serius bagi kelangsungan hidup mereka.<br><br>2.MENCEGAH KEPUNAHAN&nbsp;<br>-menegakkan hukum<br>-berhenti beburu<br>-tidak merusak habitat aslinya<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="https://4.bp.blogspot.com/-gfimqrPv0KI/W0NgVEyd98I/AAAAAAAAAKg/bI8Wbb-emBoUUBP7FCcpJbv_xbtFQCqlgCLcBGAs/s1600/150764_322119044525606_1486507493_n.jpg" />
         <pubDate>2023-08-25 03:42:34 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/JarHewKelasXI/fm4xk7d7uwxas0hm/wish/2672474901</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
