<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>MATERI SEJARAH KELAS X by Alfa K</title>
      <link>https://padlet.com/XIBusana2/fkg2mmkxuzkzrcff</link>
      <description>yuks belajar gusy.</description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2024-09-26 04:43:17 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2024-10-01 07:10:57 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url>https://padlet.net/icons/8.0/png/1f603.png</url>
      </image>
      <item>
         <title>Kerajaan Kutai</title>
         <author>alfahatake</author>
         <link>https://padlet.com/XIBusana2/fkg2mmkxuzkzrcff/wish/3141615642</link>
         <description><![CDATA[<p>Lokasi &amp; sumber sejarah:</p><p>Kutai Martadipura merupakan salah satu kerajaan Hindu tertua di Indonesia. Berdiri sekitar abad IV, kerajaan ini berlokasi di daerah Kutai, Kalimantan Timur. Pusat pemerintahannya berada di sekitar hulu Sungai Mahakam dengan wilayah kekuasaan meliputi seluruh wilayah Kalimantan Timur.</p><p>Bukti Arkeologis: Prasasti diatas 7 buah Yupa (ditemukan pada tahun 1879 dan 1940) prasasti tersebut ditemukan di hulu Sungai Mahakam dengan menggunakan huruf Pallawa dan berbahasa sanskerta.</p><p><strong>Masa Kejayaan</strong></p><ul><li><p><strong>Raja Mulawarman</strong>: Pada masa pemerintahan Raja Mulawarman, kerajaan ini mencapai masa kejayaannya. Mulawarman melakukan upacara pengorbanan dengan menyedekahkan 20.000 ekor ssapi kepada kaum Brahmana. Masyarakat Kutai juga menguasai bahasa Sansekerta dan huruf Pallawa, menandakan mereka termasuk golongan terdidik seperti Brahmana dan Ksatria .</p></li></ul><p><strong>Perubahan dan Pergantian</strong></p><ul><li><p><strong>Keruntuhan Kerajaan Kutai Martadipura</strong>: Setelah runtuhnya Kerajaan Kutai Martadipura, Kerajaan Kutai Kartanegara mengambil alih kekuasaan. Nama kerajaan pun diubah menjadi Kutai Kertanegara ing Martapura, yang kemudian disebut Kutai Kartanegara ing Martadipura .</p></li><li><p><strong>Pindah Ibu Kota</strong>: Pada tahun 1782, ibu kota Kesultanan Kutai Kartanegara dipindahkan dari Kutai Lama ke Tepian Pandan, yang kemudian dikenal sebagai Tenggarong. Dari letaknya yang tidak jauh dari pantai, kutai kemungkinan besar menjadi tempat singgah kapal-kapal dagang India yang akan berlayar ke Tiongkok melalui Makassar dan Filipina</p></li></ul>]]></description>
         <enclosure url="https://upload.wikimedia.org/wikipedia/id/3/3d/Lokasi_muarakaman_kutai_kartanegara.jpg" />
         <pubDate>2024-09-27 02:59:22 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/XIBusana2/fkg2mmkxuzkzrcff/wish/3141615642</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>alfahatake</author>
         <link>https://padlet.com/XIBusana2/fkg2mmkxuzkzrcff/wish/3141616411</link>
         <description><![CDATA[<p>Refreshing dulu ntar lanjut lagi -&gt;</p>]]></description>
         <enclosure url="https://open.spotify.com/track/6WsG550j67Aj29z0iel7lo" />
         <pubDate>2024-09-27 02:59:47 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/XIBusana2/fkg2mmkxuzkzrcff/wish/3141616411</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Perkembangan Agama Hindu-Buddha &amp; Teori Masuknya</title>
         <author>alfahatake</author>
         <link>https://padlet.com/XIBusana2/fkg2mmkxuzkzrcff/wish/3141617022</link>
         <description><![CDATA[<p>Agama Hindu diperkirakan muncul di India antara tahun 3102 SM sampai 1300 SM. Agama ini tumbuh bersamaan dengan masuknya bangsa Arya, yaitu bangsa nomaden yang masukk India melalui Asia tengah tepatnya Celah Kaliber. Kedayangan bangsa Arya ini mendesak bangsa Dravida penduduk asli India dan termasuk dalam kategori ras Australoid, dari sebelah selatan sampai ke Dataran Tinggi Dekkan. Dalam perkembangannya terjadi percampuran antara kebudayaan bangsa Arya dan bangsa Dravida yang menghasilkan kebudayaan Hindu.</p><p><br></p><p>Perkembangan agama Hindu di India pada hakikatnya dapat dibagi menjadi empat fase, yakni zaman Weda, Brahmana, Upanisad, dan Buddha.</p><p><br></p><p><strong>Zaman Weda (1500 SM)</strong></p><ul><li><p><strong>Deskripsi</strong>: Zaman ini dimulai ketika bangsa Arya tiba di lembah Sungai Sindhu, sekitar tahun 2500-1500 SM. Pada masa ini, bangsa Arya membawa budaya dan tradisi baru, termasuk kitab suci Weda.</p></li><li><p><strong>Ciri-ciri</strong>: Penyembahan dewa-dewa seperti Agni, Varuna, dan Indra. Munculnya sistem kasta (caturwarna) yang mengatur struktur sosial masyarakat.</p></li></ul><p><strong>Zaman Brahmana (1000-750 SM)</strong></p><ul><li><p><strong>Deskripsi</strong>: Pada fase ini, kekuasaan kaum Brahmana sebagai pemimpin spiritual dan agama semakin dominan. Mereka bertanggung jawab atas pelaksanaan upacara keagamaan.</p></li><li><p><strong>Ciri-ciri</strong>: Penyusunan tata cara upacara yang lebih teratur dan formal. Kitab Brahmana mulai ditulis untuk menjelaskan ritual dan mantra.</p></li></ul><p><strong>Zaman Upanisad (750-500 SM)</strong></p><ul><li><p><strong>Deskripsi</strong>: Zaman ini ditandai dengan pergeseran fokus dari ritual ke pencarian pengetahuan batin dan filosofi. Ajaran Upanisad muncul sebagai refleksi dari pemikiran spiritual yang lebih mendalam.</p></li><li><p><strong>Ciri-ciri</strong>: Penekanan pada meditasi, yoga, dan pencarian kebenaran spiritual. Ajaran ini berusaha menjelaskan hubungan antara jiwa individu (Atman) dan jiwa universal (Brahman).</p></li></ul><p><strong>Zaman Buddha (500 SM-300 M)</strong></p><ul><li><p><strong>Deskripsi</strong>: Fase ini dimulai dengan munculnya ajaran Buddha, yang menawarkan perspektif baru dalam memahami kehidupan dan spiritualitas. Siddharta Gautama (Buddha) menafsirkan Weda dengan pendekatan logika.</p></li><li><p><strong>Ciri-ciri</strong>: Pengembangan sistem yoga dan meditasi sebagai sarana untuk mencapai pencerahan. Zaman ini juga ditandai oleh interaksi antara ajaran Hindu dan Buddhisme.</p></li></ul><p><br></p><p>Teori masuknya Agama dan Kebudayaan Hindu-Buddha di Indonesia</p><p><strong>Teori Brahmana</strong></p><ul><li><p><strong>Deskripsi</strong>: Teori ini dikemukakan oleh J.C. Van Leur. Menurut teori ini, agama Hindu-Buddha masuk ke Indonesia setelah dibawa oleh golongan Brahmana yang diundang para penguasa di nusantara.</p></li><li><p><strong>Ciri-ciri</strong>: Didukung oleh bukti prasasti di Indonesia yang menggunakan bahasa Sanskerta. Golongan Brahmana dianggap sebagai satu-satunya golongan yang mampu memahami bahasa Sanskerta dan ajaran Hindu secara utuh.</p></li></ul><p><strong>Teori Ksatria</strong></p><ul><li><p><strong>Deskripsi</strong>: Teori ini dikemukakan oleh F.D.K Boshc. Menurut teori ini, agama Hindu-Buddha di Indonesia dibawa oleh para prajurit asal India yang melarikan diri setelah terjadi peperangan.</p></li><li><p><strong>Ciri-ciri</strong>: Para prajurit ini membentuk koloni di Indonesia setelah kekalahan dalam peperangan.</p></li></ul><p><strong>Teori Waisya</strong></p><ul><li><p><strong>Deskripsi</strong>: Teori ini dikemukakan oleh Prof. Dr. N.J. Krom. Menurut teori ini, agama Hindu-Buddha dianggap masuk ke Indonesia dibawa oleh para pedagang India.</p></li><li><p><strong>Ciri-ciri</strong>: Pedagang India ini berasimilasi dengan penduduk setempat dan terjadi pernikahan antara pedagang India dengan masyarakat lokal, sehingga agama tersebut disebarkan.</p></li></ul><p><strong>Teori Arus Balik</strong></p><ul><li><p><strong>Deskripsi</strong>: Teori ini dikemukakan oleh G. Coedes. Menurut teori ini, agama Hindu-Buddha dibawa oleh para cendekiawan yang menyebar ke seluruh dunia untuk menyebarkan agama.</p></li><li><p><strong>Ciri-ciri</strong>: Orang-orang dari nusantara sendiri yang datang ke India untuk mempelajari Hindu-Buddha, lalu kembali ke tanah air untuk menyebarkan ajaran agama tersebut.</p></li></ul>]]></description>
         <enclosure url="https://www.youtube.com/watch?v=cfPY4mmypwM" />
         <pubDate>2024-09-27 03:00:05 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/XIBusana2/fkg2mmkxuzkzrcff/wish/3141617022</guid>
      </item>
      <item>
         <title>PPT Seluruh Materi </title>
         <author>alfahatake</author>
         <link>https://padlet.com/XIBusana2/fkg2mmkxuzkzrcff/wish/3147722571</link>
         <description><![CDATA[<p>disini bakal banyak yang keluar di UH besok ya..., selamat belajarrrr :D</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2698250172/45679fb797694626306bb1ffadfcd468/Kerajaan_Kerajaan_Hindu_Budha_di_Indones.pptx" />
         <pubDate>2024-10-01 07:10:57 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/XIBusana2/fkg2mmkxuzkzrcff/wish/3147722571</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
