<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>Tes Bakat X Intelegensi by putu angita</title>
      <link>https://padlet.com/putuangitagayatri2020/fghcdu69s9ja17pg</link>
      <description>Kelompok 7 (Tes Bakat)
1.Shafira Tri Adisti (112011133001)
2. Rona Herdiana Chairunnisa (112011133016)
3. Dida Amanda Pratiwi (112011133023)
4. Seselia Frida Emeranda(112011133038)
5. Putu Angita Gayatri (112011133099)

Kelompok 2 (Tes Intelegensi)
1. Kenia Alvita Soburany 112011133124
2. Silviena Chusna Mayizza 112011133129
3. Feibrina Rizka Maryam 112011133136
4. Gabriella Raisza Putri 112011133142
5. Dwi Febryadha Lisawardhani 112011133154</description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2021-09-10 13:12:40 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2025-04-27 16:35:29 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url></url>
      </image>
      <item>
         <title></title>
         <author>putuangitagayatri2020</author>
         <link>https://padlet.com/putuangitagayatri2020/fghcdu69s9ja17pg/wish/1732359549</link>
         <description><![CDATA[<div><strong>Kelompok Tes Nonverbal</strong></div><div>Dalam kelompok ini terdapat 3 sub tes yaitu:<br><br></div><div><strong><em>a.&nbsp; &nbsp; Abstract Reasoning</em></strong></div><div>Subtes ini bertujuan untuk mengukur penalaran nonverbal. Dalam setiap butir test ini menuntut pemahaman logis tentang prinsip–prinsip yang digunakan untuk mengubah diagram dan kemampuan membedakan perbedaan yang kecil pada garis, daerah, maupun bentuk.&nbsp;</div><div><strong><em>b.&nbsp; &nbsp; Mechanical Reasoning</em></strong></div><div>Setiap butir dari test ini menyajikan gambar situasi mekanik disertai pertanyaan dalam kata– kata sederhana. Test ini bertujuan untuk mengukur sejauh mana pemahaman prinsip– prinsip mekanik dan fisika dalam situasi familiar.</div><div><strong><em>c.&nbsp; &nbsp; &nbsp;Space Relation</em></strong><br>Subtes ini bertujuan untuk mengukur kemampuan visualisasi seseorang terhadap konstruksi objek tiga dimensi yang dibangun dari pola dua dimensi dan kemampuan membayangkan berbagai cara yang di gunakan untuk memutar objek tersebut sehingga mempunyai bangunan&nbsp;</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1335178639/4e333abaa8b8e0f448c25fdb792ab6e4/Thurstone_s__1938__model_of_primary_mental_abilities___2_.png" />
         <pubDate>2021-09-11 08:11:06 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/putuangitagayatri2020/fghcdu69s9ja17pg/wish/1732359549</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>putuangitagayatri2020</author>
         <link>https://padlet.com/putuangitagayatri2020/fghcdu69s9ja17pg/wish/1732361338</link>
         <description><![CDATA[<div>Adapun tes ini dibagi menjadi 2 kelompok besar yaitu kelompok tes verbal dan nonverbal.&nbsp;<br><br></div><div><strong>1)&nbsp; &nbsp; Kelompok Tes Verbal.&nbsp;</strong></div><div>Dalam kelompok ini terdapat 4 sub test yaitu,&nbsp;</div><div><strong><em>a.</em></strong><strong>&nbsp; &nbsp; </strong><strong><em>Verbal Reasoning</em></strong></div><div>Sub tes ini bertujuan untuk mengukur seberapa jauh kemampuan berpikir abstrak, generalisasi, dan konstruktif dalam memahami konsep verbal. Dimana dalam tes ini digunakan sebuah analogi sederhana yang mendasarkan pada asosiasi daripada berpikir seperti dalam tes intelegensi umum.</div><div><strong><em>b.</em></strong><strong>&nbsp; &nbsp; </strong><strong><em>Numerical Ability</em></strong></div><div>Sub tes ini bertujuan untuk mengukur sejauh mana kemampuan seseorang dalam memahami hubungan numerik dan memecahkan masalah yang berhubungan dengan konsep numerik.</div><div><strong><em>c.</em></strong><strong>&nbsp; &nbsp; &nbsp;</strong><strong><em>Clerical Speed Accuracy</em></strong></div><div>Subtes ini bertujuan untuk mengukur sejauh mana kecepatan dan ketelitian respon seseorang dalam tugas–tugas yang membutuhkan persepsi sederhana. Dimana subjek diminta untuk memilih kombinasi angka atau huruf yang sama dengan kombinasi yang telah diberi garis bawah pada buku soal, dengan cara memberi garis bawah pada kombinasi pilihannya.</div><div><strong><em>d.</em></strong><strong>&nbsp; &nbsp; </strong><strong><em>Language Usage</em></strong></div><div>Pada bagian I, subtes ini merupakan hasil seleksi dari <em>Gate’s Spelling Differential in 3876 Words </em>dan merupakan perbendaharaan kata yang sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari.</div><div>Pada Bagian II, subtes ini bertujuan untuk mengukur kemampuan seseorang dalam membedakan tata bahasa yang baik dengan yang kurang baik, memahami penggunaan tanda baca yang tepat dan penggunaan kata yang tepat dalam bahasa inggris.<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1335178639/4f29b27cb6d69b8a90cd052355cb27a7/aa.png" />
         <pubDate>2021-09-11 08:13:45 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/putuangitagayatri2020/fghcdu69s9ja17pg/wish/1732361338</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>putuangitagayatri2020</author>
         <link>https://padlet.com/putuangitagayatri2020/fghcdu69s9ja17pg/wish/1732362067</link>
         <description><![CDATA[<div>Kumpulan tes ini dirancang terutama untuk digunakan dalam bimbingan karier kelas 8 sampai 12. Dalam DAT edisi ke-5, tersedi dalam dua level. Level 1 dirancang untuk siswa kelas 7 sampai 9. Berikutnya, Level 2 dirancang untuk siswa kelas 10 sampai 12 dan orang dewasa yang sudah bersekolah lebih dari 9 tahun.&nbsp;<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1335178639/0685cc7257976473d9be9dab6b1b56b6/Thurstone_s__1938__model_of_primary_mental_abilities___1_.png" />
         <pubDate>2021-09-11 08:14:51 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/putuangitagayatri2020/fghcdu69s9ja17pg/wish/1732362067</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>putuangitagayatri2020</author>
         <link>https://padlet.com/putuangitagayatri2020/fghcdu69s9ja17pg/wish/1732362364</link>
         <description><![CDATA[<div><strong><em>Differential Aptitude Test</em></strong> <strong>(DAT) </strong>atau dikenal dengan <strong>Tes Perbedaan Bakat</strong> ini adalah tes yang disusun oleh G. Bennett, H.G.Seashore, dan A.G.Wesman dari USA pada tahun 1947. Namun pada tahun 1963 tes ini direvisi ulang.&nbsp;<br><br>DAT juga dikenal sebagai salah satu tes bakat yang paling sering dan banyak digunakan, baik dalam dunia pendidikan dan juga dunia kerja. Dimana tes ini sendiri menggunakan teori kelompok faktor kecerdasan model PMA atau Kemampuan Mental (KMP) dari Thurstone.&nbsp;<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1335178639/efe76ce669b17242d13a0cf7f377da07/Thurstone_s__1938__model_of_primary_mental_abilities_.png" />
         <pubDate>2021-09-11 08:15:18 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/putuangitagayatri2020/fghcdu69s9ja17pg/wish/1732362364</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>putuangitagayatri2020</author>
         <link>https://padlet.com/putuangitagayatri2020/fghcdu69s9ja17pg/wish/1732381675</link>
         <description><![CDATA[<div><mark>Adapun 9 kemampuan primer yaitu:<br></mark><br></div><div><strong>1) </strong><strong><em>General Learning Ability</em></strong><strong> (GLA)/Kemampuan Belajar Umum:</strong>&nbsp;</div><div>Kemampuan ini diukur dengan 3 macam tes yaitu tes Vocabulary, Arithmetic Reasoning, dan Three Dimentional Space<br><br></div><div><strong>2) </strong><strong><em>Verbal Aptitude</em></strong><strong> (VA)/Bakat Verbal</strong></div><div>Kemampuan ini diukur dengan tes Vocabulary dimana diminta untuk mengal atau mencari 2 kata yang memiliki persamaan dan berlawanan makna.<br><br></div><div><strong>3) </strong><strong><em>Numeric Aptitude </em></strong><strong>(NA)/Bakat Numerik</strong></div><div>Kemampuan ini diukur dengan tes komputasi dan juga penalaran aritmatik.<br><br></div><div><strong>4) </strong><strong><em>Spasial Aptitude </em></strong><strong>(SA)/Bakat Mempersepsikan Ruang</strong></div><div>Kemampuan ini diukur atau dites dengan tes spasial 3D, dimana kemampuan komprehensi dalam penggambaran 2D dari objek 3D.<br><br></div><div><strong>5) </strong><strong><em>Form Perception</em></strong><strong> (FP)/Persepsi Bentuk</strong></div><div>Kemampuan ini diukur atau dites dengan menggabungkan alat-alat gambar dan bentuk-bentuk <em>geometric</em>.<br><br></div><div><strong>6) </strong><strong><em>Clerical Perception</em></strong><strong> (CP)/Persepsi Klerikal</strong></div><div>Hampir sama dengan FP sebelumnya hanya saja dalam mengukur kemampuan ini diperlukan penggabungan nama-nama daripada gambar-gambar atau bentuk-bentuk.<br><br></div><div><strong>7) </strong><strong><em>Motor Coordination</em></strong><strong> (MC)/Koordinasi Motorik</strong></div><div>Kemampuan ini diukur atau dites dengan tes mengikuti jejak atau memberi kode.<br><br></div><div><strong>8) </strong><strong><em>Finger Dexterity</em></strong><strong> (FD)/Kemampuan Jari Tangan</strong></div><div>Kemampuan ini diukur atau dites dengan 2 macam tes yaitu tes merakit dan tes membongkar baut serta mur.<br><br></div><div><strong>9) </strong><strong><em>Manual Dexterity</em></strong><strong> (MD)/Keterampilan Manual</strong><br>Kemampuan ini diukur atau dites untuk menggerakkan dan mengembalikan pegs pada boards.&nbsp;</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1335178639/1b30e2ac7b881bc2c51221261dc6d87c/8.png" />
         <pubDate>2021-09-11 08:45:42 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/putuangitagayatri2020/fghcdu69s9ja17pg/wish/1732381675</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>putuangitagayatri2020</author>
         <link>https://padlet.com/putuangitagayatri2020/fghcdu69s9ja17pg/wish/1732382821</link>
         <description><![CDATA[<div><em>General Aptitude Test Battery</em> merupakan sebuah tes bakat yang dikembangkan pada 1947 oleh <em>United State Employment Service </em>(USES). Dimana dalam tes ini terdapat 12 tes dan 9 macam kemampuan primer yang dianggap sebagai bakat menurut terminologi Thurstone. Seluruh bagian tes GATB ini lakukan dalam waktu 2 setengah jam.<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1335178639/c85de9170305958bf9481b0c3ec6df0e/7.png" />
         <pubDate>2021-09-11 08:47:31 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/putuangitagayatri2020/fghcdu69s9ja17pg/wish/1732382821</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>putuangitagayatri2020</author>
         <link>https://padlet.com/putuangitagayatri2020/fghcdu69s9ja17pg/wish/1732388969</link>
         <description><![CDATA[<div><strong><mark>Beberapa tujuan tes bakat:</mark></strong></div><ol><li>Sebagai sarana akademik untuk mendapatkan prosedur penilaian yang ilmiah, terintegrasi, dan standar bagi murid–murid.</li><li>Dirancang untuk bimbingan pendidikan dan vokasional (pekerjaan).</li><li>Dapat dipakai dalam bidang industri untuk penempatan karyawan dan promosi jabatan selanjutnya (perkembangan pembinaan karyawan pabrik).</li></ol><div>( Nur’aeni, 2012)</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1335178639/8a7d3b505e54b86a5d302b582b1cf7d3/tjuan.png" />
         <pubDate>2021-09-11 08:57:04 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/putuangitagayatri2020/fghcdu69s9ja17pg/wish/1732388969</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>putuangitagayatri2020</author>
         <link>https://padlet.com/putuangitagayatri2020/fghcdu69s9ja17pg/wish/1732394658</link>
         <description><![CDATA[<div>Tes-tes psikologi merupakan sebuah alat. Sebagai sebuah alat, fungsi tes psikologi adalah untuk mengukur perbedaan-perbedaan antar individu atau perbedaan reaksi individu yang sama terhadap berbagai situasi yang berbeda (Anastasi &amp; Urbina, 2007). Salah satu permasalahan awal yang mendorong pertumbuhan tes psikologis adalah untuk melakukan identifikasi terhadap orang-orang yang terbelakang mental (Anastasi &amp; Urbina, 2007).&nbsp;<br><br></div><div>Perkembangan awal dari tes psikologi berikutnya didapatkan dari kebutuhan akan penilaian yang muncul dari dunia pendidikan. Berikutnya, seleksi dan klasifikasi sumber daya manusia untuk bidang industri merupakan penerapan tes psikologi utama yang lain. Penerapan tes psikologi yang nyata dapat ditemukan dalam seleksi dan klasifikasi personel militer.</div><div><br></div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1335178639/2e216f9188cfaf91a6e7fba93acd9d20/ts.png" />
         <pubDate>2021-09-11 09:05:37 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/putuangitagayatri2020/fghcdu69s9ja17pg/wish/1732394658</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>putuangitagayatri2020</author>
         <link>https://padlet.com/putuangitagayatri2020/fghcdu69s9ja17pg/wish/1732397862</link>
         <description><![CDATA[<div><strong><mark>Hal penting yang harus diketahui dari tes psikologi:</mark></strong></div><ol><li>Tes psikologi pada dasarnya adalah alat ukur yang objektif dan dibakukan atas <em>sampel </em>perilaku tertentu.</li><li>Nilai <em>diagnostik </em>atau <em>prediktif </em>tes psikologi tergantung pada sejauh mana tes itu menjadi indikator dari bidang perilaku yang relatif luas dan signifikan.</li><li>Penentuan tingkat kesulitan sebuah butir soal atau seluruh tes didasarkan pada prosedur-prosedur empiris yang objektif.</li><li>Keandalan sebuah tes dapat dicapai apabila tercapai konsistensi skor-skor yang didapatkan oleh orang yang sama ketika di tes ulang dengan tes yang sama atau dengan tes yang ekuivalen dengan tes sebelumnya</li></ol><div>(Anastasi &amp; Urbina, 2007)</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1335178639/daaf06148dfe3d8ed14a4b97ebc15a65/ff.png" />
         <pubDate>2021-09-11 09:10:50 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/putuangitagayatri2020/fghcdu69s9ja17pg/wish/1732397862</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>putuangitagayatri2020</author>
         <link>https://padlet.com/putuangitagayatri2020/fghcdu69s9ja17pg/wish/1732720827</link>
         <description><![CDATA[<div><strong>8) </strong><strong><em>Judgement and comprehension</em></strong></div><div>Subtes ini bertujuan untuk mengukur sejauh mana kemampuan seseorang dalam hal membaca dengan pemahaman, melakukan penalaran logis serta pengambilan keputusan dengan tepat dan menggunakan keputusan yang telah diambil dengan tepat dalam situasi praktis.<br><br><strong>9) </strong><strong><em>Arithmetic</em></strong><strong> (berhitung)</strong></div><div>Subtes ini bertujuan untuk mengukur kemampuan seseorang dalam 4 jenis dasar perhitungan seperti penjumlahan, pengurangan, pengalian, dan pembagian.<br><br><strong>10) </strong><strong><em>Patterns</em></strong><strong> (pola-pola)</strong></div><div>Subtes ini bertujuan untuk mengukur sejauh mana kemampuan seseorang dalam reproduksi pola-pola dasar sederhana dengan tepat dan teliti.<br><br><strong>11) </strong><strong><em>Components</em></strong><strong> (komponen-komponen)</strong></div><div>Subtes ini bertujuan untuk mengukur sejauh mana kemampuan seseorang dalam menyebutkan bagian komponen yang penting.<br><br><strong>12) Tables</strong></div><div>Subtes ini bertujuan untuk mengukur kemampuan seseorang dalam membaca tipe-tipe table. Ada 2 macam tabel yaitu table yang terdiri dari angka dan terdiri dari huruf serta kata.<br><br><strong>13) Mechanics</strong></div><div>Subtes ini bertujuan untuk mengukur sejauh mana kemampuan seseorang dalam memahami prinsip-prinsip dan menganalisis Gerakan-gerakan mekanika,<br><br><strong>14) </strong><strong><em>Expression</em></strong><strong>&nbsp;</strong></div><div>Subtes ini bertujuan untuk mengukur sejauh mana kemampuan seseorang dalam pengetahuan dan ungkapan perasaan dalam bahasa inggris dengan benar.&nbsp;</div><div><br></div><div><br></div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1335178639/01ca7d0bbca5e6dfe429af654c25aebb/Thurstone_s__1938__model_of_primary_mental_abilities___5_.png" />
         <pubDate>2021-09-11 15:44:41 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/putuangitagayatri2020/fghcdu69s9ja17pg/wish/1732720827</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>didaamandapratiwi2020</author>
         <link>https://padlet.com/putuangitagayatri2020/fghcdu69s9ja17pg/wish/1732727653</link>
         <description><![CDATA[<div>Tes bakat muncul tanpa disadari. Hal ini terlihat pada banyaknya tes yang disebut tes intelegensi pada tahun 1920-an yang selanjutnya disebut tes bakat sekolah. Bahkan sebelum Perang Dunia 1, psikolog mulai menyadari perlunya tes bakat khusus untuk konseling pekerjaan serta pemilihan dan kualifikasi personil industri dan militer (Nur'aeni., 2012).</div><div><br>Munculnya tes bakat ini didasari karena adanya ketidakpuasan terhadap hasil tes intelegensi yang dalam perkembangannya dianggap sangat terbatas dalam memahami kemampuan seseorang dan tidak dapat menggambarkan kemampuan khusus yang dimiliki oleh masing-masing individu. Konsep bakat muncul karena ketidakpuasan terhadap tes inteligensi yang menghasilkan skor tunggal yaitu IQ. Semula IQ inilah yang digunakan sebagai dasar pertimbangan dalam perencanaan di berbagai bidang. Namun IQ tidak dapat memberikan banyak informasi, jika ada dua orang mempunyai IQ yang sama, tetapi prestasi belajar atau prestasi kerjanya berbeda (Anastasi, 1997). Perlu diketahui tes intelegensi tidak memberikan rekomendasi untuk melakukan analisis kemampuan secara diferensial. Oleh karena itu para ahli yang melakukan analisis diferensial tes intelegensi diragukan validitasnya. Para ahli juga berpendapat bahwa diperlukan alat pengukur lain selain tes intelegensi dimana tes ini nantinya dapat mengungkap kemampuan khusus yang ada pada masing-masing individu selain kemampuan umumnya.</div><div><br></div><div>Pembuatan tes bakat awalnya dicetuskan oleh seorang ahli yang bernama A. Munsterberg yang digunakannya untuk menyeleksi pilot, pengemudi, kemudian diperluas hingga bidang pendidikan, pekerjaan, maupun industri pada masa Perang Dunia 1. Pada dasarnya tes bakat dimulai dengan ditemukannya metode analisis faktor yang awalnya dirintis oleh Pearson dan Spearman pada tahun 1945, teknik ini dapat mengelompokkan sifat tertentu hingga dapat diidentifikasi sebagai suatu bakat. Kemudian hal ini menjadi dasar teoritis dari pembentukan macam-macam tes bakat.</div><div><br></div><div><em>Multiple Aptitude Battery </em>(MAB)<em> </em>oleh Douglas N. Jackson mewakili perkembangan yang relatif mutakhir dalam bidang <em>testing</em>, yang hampir semuanya muncul sejak tahun 1945. Dalam kaitan ini karya para psikolog militer selama PD II harus diperhatikan, MAB khusus disusun untuk pilot, pembom, operator radio, penemu jarak dan banyak spesialis militer lainnya. <br><br>Perkembangan pada akhir 1980-an dan awal 1990-an memberikan integrasi dasar dari metode psikometri yang sebelumnya kontradiktif, yang diwakili oleh tes kecerdasan tradisional dan <em>Multi Aptitude Battery </em>(Anastasi, 1984). Orang-orang semakin menyadari bahwa kemampuan manusia dapat diukur secara akurat pada berbagai tingkatan, dari bakat yang didefinisikan secara sempit dalam tes tertentu, hingga sifat yang lebih luas, hingga skor total seperti IQ tradisional.</div><div><br></div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1335172854/2448ccdcf50d4e83d4bd18f184dd23b2/Thurstone_s__1938__model_of_primary_mental_abilities___1_.png" />
         <pubDate>2021-09-11 15:51:50 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/putuangitagayatri2020/fghcdu69s9ja17pg/wish/1732727653</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>putuangitagayatri2020</author>
         <link>https://padlet.com/putuangitagayatri2020/fghcdu69s9ja17pg/wish/1732728627</link>
         <description><![CDATA[<div><strong>1) </strong><strong><em>Inspection</em></strong><strong> (inspeksi)</strong></div><div>Subtes yang bertujuan untuk mengukur kemampuan seseorang secara cepat dan akurat dalam melihat kekurangan – kekurangan atau titik-titik robek pada gambar, objek, atau serangkaian artikel.<br><br><strong>2) </strong><strong><em>Coding</em></strong><strong> (penandaan, pengkodean)</strong></div><div>Subtes ini bertujuan untuk mengukur kecepatan dan ketepatan seseorang dalam hal pengkodean atau pemberian kode atas informasi-informasi khusus perkantoran.<br><br><strong>3) </strong><strong><em>Memory</em></strong><strong> (ingatan)</strong></div><div>Subtes ini bertujuan untuk mengukur kemampuan mengingat dan menyebutkan kembali kode-kode yang telah dipelajari dalam tes pengkodean.<br><br><strong>4) </strong><strong><em>Precision</em></strong><strong> (presisi, ketepatan)</strong></div><div>Subtes ini bertujuan untuk mengukur kecepatan dan keakuratan gerakan-gerakan jari seseorang secara melingkar dengan satu serta dua tangan. Dibutuhkan dalam kecepatan bekerja dengan objek-objek yang kecil.<br><br><strong>5) </strong><strong><em>Assembly</em></strong><strong> (merakit)</strong></div><div>Subtes ini bertujuan untuk mengukur kemampuan visual dengan melihat bagaimana sejumlah objek yang terpisah akan tampak menjadi sebuah objek jika diatur sesuai dengan instruksi, tanpa model yang sesungguhnya dan berupa tes hubungan spasial 3D.<br><br><strong>6) </strong><strong><em>Scales</em></strong><strong> (skala)</strong></div><div>Subtes ini bertujuan untuk mengukur kecepatan dan keakuratan dalam pembacaan skala, grafik, dan peta atau denah. Kemampuan ini amat diperlukan di dalam pekerjaan teknik.<br><br><strong>7) </strong><strong><em>Coordination</em></strong><strong> (koordinasi)</strong></div><div>Subtes in bertujuan untuk mengukur sejauh mana kemampuan seseorang dalam mengkoordinasikan gerakan lengan dan tangan.</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1335178639/ea47fac223131eb601861016bc2608f8/Thurstone_s__1938__model_of_primary_mental_abilities___4_.png" />
         <pubDate>2021-09-11 15:52:56 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/putuangitagayatri2020/fghcdu69s9ja17pg/wish/1732728627</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Sumber Referensi</title>
         <author>putuangitagayatri2020</author>
         <link>https://padlet.com/putuangitagayatri2020/fghcdu69s9ja17pg/wish/1732735931</link>
         <description><![CDATA[<div><br>- Anastasi, A., Urbina.S. (2005). <em>Tes Psikologi</em>. PT Indeks.<br>- Bennet, G.K., Seashore, H.G, dan Wesman, A.G. 1966. <em>Differential Aptitude Test.</em> Manual. 4th ed. New York: The Psychological Corporation</div><div>- Bennet, G.K., Seashore, H.G, dan Wesman, A.G. 1982. <em>Administration’s Handbook Differential Aptitude Test Form V and W.</em> New York; The Psychological Corporation<br>-Cohen R, Swerdlik, M. (2010) Psychological Testing and Assessment. Boston: McGraw-Hill Higher Education&nbsp;</div><div>- <em>Consistency of the Relations of Cognitive Ability and Personality Traits to Pilot Training Performance </em>- Scientific Figure on ResearchGate. Available from: https://www.researchgate.net/figure/Multidimensional-Aptitude-Battery-MAB-II-Subtest-and-Summary-Score-Descriptions-and_tbl1_266400054 [accessed 12 Sep, 2021]<br>- Coon, Dennis. (2004), <em>Introduction to Psychology</em>. (10th ed). Perth: Thomson Learning.<br>- Morgan, C.T King, R.A Weiz J.R., &amp; Schopler, J. (1986). <em>Introduction to Psychology</em>. (7th ed). New York: McGraw-Hill<br>- Mulyadi, S. (2008). <em>Psikologi Pengembangan Keberbakatan dan Kreativitas.</em> Jakarta: Universitas Gunadarma.<br>- Nur’aeni. (2012). <em>Tes Psikologi: Tes Intelegensi dan Tes Bakat</em>. Yogyakarta: Universitas Muhammadiyah (UM), Pustaka Pelajar.<br>- Piirto, J. (2004).<em> Understanding Creativity</em>. Scottsdale, AZ: Great Potential Press.</div><div>- Th. Dewi Setyorini, Haryo Goeritno. (2008). <em>Mengenal Tes Bakat.</em> Semarang: Universitas Katolik Soegijapranata.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-09-11 16:00:41 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/putuangitagayatri2020/fghcdu69s9ja17pg/wish/1732735931</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>putuangitagayatri2020</author>
         <link>https://padlet.com/putuangitagayatri2020/fghcdu69s9ja17pg/wish/1732737421</link>
         <description><![CDATA[<div><strong><em>Flanagan Aptitude Classification Test</em></strong> (FACT) merupakan tes bakat yang diciptakan oleh J.C. Flanagan yang berasal dari USA. Dimana dalam tes ini terdapat 14 subtes yang harus dilakukan</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1335178490/a8f9c4d3ad5891cd3b899221913d52b1/Thurstone_s__1938__model_of_primary_mental_abilities_.png" />
         <pubDate>2021-09-11 16:02:32 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/putuangitagayatri2020/fghcdu69s9ja17pg/wish/1732737421</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>putuangitagayatri2020</author>
         <link>https://padlet.com/putuangitagayatri2020/fghcdu69s9ja17pg/wish/1732741562</link>
         <description><![CDATA[<div>Perbedaan utama antara tes prestasi dan tes bakat adalah bahwa tes bakat cenderung lebih fokus pada pembelajaran informal atau pengalaman hidup sedangkan tes prestasi cenderung fokus pada pembelajaran yang telah terjadi sebagai hasil dari masukan yang relatif terstruktur.</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1335178639/9df3e49eed870b49ed291bffae8856ba/Thurstone_s__1938__model_of_primary_mental_abilities___6_.png" />
         <pubDate>2021-09-11 16:04:27 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/putuangitagayatri2020/fghcdu69s9ja17pg/wish/1732741562</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>putuangitagayatri2020</author>
         <link>https://padlet.com/putuangitagayatri2020/fghcdu69s9ja17pg/wish/1732744318</link>
         <description><![CDATA[<div>Tes bakat, juga disebut sebagai tes prognostik, biasanya digunakan untuk membuat prediksi. <br><br><strong><mark>Beberapa tes bakat telah digunakan untuk mengukur kesiapan untuk:</mark></strong><br>a) masuk sekolah dasar<br>b) berhasil menyelesaikan mata pelajaran yang menantang di sekolah menengah<br>c) berhasil menyelesaikan pekerjaan tingkat perguruan tinggi<br>d) berhasil menyelesaikan pekerjaan tingkat pascasarjana, termasuk program studi di sekolah profesional atau sekolah perdagangan</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1335178639/79ea02c5ead3511f0dcef7b961068ee8/Thurstone_s__1938__model_of_primary_mental_abilities___8_.png" />
         <pubDate>2021-09-11 16:07:33 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/putuangitagayatri2020/fghcdu69s9ja17pg/wish/1732744318</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>putuangitagayatri2020</author>
         <link>https://padlet.com/putuangitagayatri2020/fghcdu69s9ja17pg/wish/1732759660</link>
         <description><![CDATA[<div><em>Multidimensional Aptitude Battery</em> merupaka tes kelompok yang dirancang untuk menilai bakat-bakat yang sama dengan <em>Wechsler Adult Intelligence Scale-Revised</em>. Tes ini mencangkup lima subtes dalam skala verbal dan lima dalam skala kinerja. MAB cocok untuk digunakan remaja dan orang dewasa, tetapi tidak direkomendasikan penggunaannya untuk orang-orang yang mentalnya terganggu.<br><br>- Verbal meliputi: Informasi, komprehensi, aritmatik, keserupaan, dan kosakata.<br>- Kinerja meliputi: Simbol digit, pelengkapan gambar, ruang, pengaturan gambar, dan perakitan objek.<br><br>(Anastasi &amp; Urbina, 2005)</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-09-11 16:25:19 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/putuangitagayatri2020/fghcdu69s9ja17pg/wish/1732759660</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>ronaherdianachairunnisa2020</author>
         <link>https://padlet.com/putuangitagayatri2020/fghcdu69s9ja17pg/wish/1733114377</link>
         <description><![CDATA[<div>Bakat merupakan pembawaan alamiah sejak lahir yang telah nampak pada masa-masa pertumbuhan dan perkembangan usia dini individu (Piirto, 2004). Untuk mengetahui bakat seorang anak, kita dapat melihat hasil prestasi yang telah diraihnya dibandingkan dengan anak lain yang sebaya dengan si anak. Bagaimana anak akan tumbuh dan berkembang dewasa nanti, berbakat atau tidak tergantung pada bagaimana ia memperoleh bimbingan dari lingkungannya.<br><br></div><div><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1335176854/9f8f1b1f8c441d6844d32e1a42a2e5c2/bakat.png" />
         <pubDate>2021-09-12 02:27:32 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/putuangitagayatri2020/fghcdu69s9ja17pg/wish/1733114377</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>putuangitagayatri2020</author>
         <link>https://padlet.com/putuangitagayatri2020/fghcdu69s9ja17pg/wish/1733115274</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1335178639/1fdfb9a0d553935b1e744ee740bcdfc8/Multidimensional_Aptitude_Battery_MAB_II_Subtest_and_Summary_Score_Descriptions_and.png" />
         <pubDate>2021-09-12 02:29:07 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/putuangitagayatri2020/fghcdu69s9ja17pg/wish/1733115274</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>ronaherdianachairunnisa2020</author>
         <link>https://padlet.com/putuangitagayatri2020/fghcdu69s9ja17pg/wish/1733115702</link>
         <description><![CDATA[<div>Tes bakat <em>(aptitude test)</em> dapat didefinisikan sebagai kemampuan belajar bawaan dalam bidang khusus yang diperlukan untuk memfasilitasi belajar, kecerdikan, kepandaian, kesesuaian, kesiapan, kecenderungan, alam atau diperoleh disposisi atau kapasitas untuk aktivitas tertentu. Penilaian bakat dapat digunakan untuk memprediksi keberhasilan atau menentukan jenjang pendidikan yang sesuai (Sutan, 2012 dalam jurnal Haryanto, 2015 :276)<br><br></div><div>Tes bakat diberikan dengan tujuan memperoleh gambaran bakat seseorang. Keberbakatan tidak akan ada artinya jika tidak didukung oleh minat yang kuat dari individu bersangkutan. Banyak individu yang gagal dalam mewujudkan bakatnya karena tidak diikuti minat, motivasi, dan kerja keras. Tes bakat ini diharapkan memberikan informasi mengenai bakat seseorang agar dapat memberinya dorongan minat, motivasi, disertai kerja keras.</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1335176854/7c3aa3eced98dea7807846e8ece4cdec/a.png" />
         <pubDate>2021-09-12 02:29:57 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/putuangitagayatri2020/fghcdu69s9ja17pg/wish/1733115702</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>ronaherdianachairunnisa2020</author>
         <link>https://padlet.com/putuangitagayatri2020/fghcdu69s9ja17pg/wish/1733127372</link>
         <description><![CDATA[<div>Mengacu pandangan umum mengenai manfaat ilmu psikologi (Coon, 2004, Morgan, et al, 1986), ada 2 manfaat&nbsp; mempelajari psikologi keberbakatan, yakni manfaat teoritis dan manfaat praktis.<br><br></div><div><strong>(i). Manfaat Teoritis.</strong></div><div>Dengan memahami ilmu psikologi keberbakatan dan kreativitas, diharapkan kita dapat mengetahui, menguasai pemahaman pengetahuan konsep-konsep teoritis mengenai bakat, minat, motivasi, intelegensi, kepribadian, prestasi, kemampuan. Pemahaman mengenai konsep keberbakatan maupun kreativitas akan membantu seorang ahli psikologi atau pendidikan untuk dapat melakukan identifikasi terhadap karakteristik individu yang berbakat dan kreatif. Ketika seseorang mampu melakukan identifikasi dengan baik, maka ia dapat membuat program atau memberikan rencana kegiatan-kegiatan yang bermanfaat untuk pengembangan bakat dan kreativitasnya dengan baik di masa yang akan datang. Seorang ahli dapat memantau arah pengembangan bakat dan kreativitasnya, sehingga anak berbakat/kreatif mampu menyumbangkan bakat/kreativitasnya untuk kemajuan masyarakat bangsa.&nbsp;<br><br></div><div><strong>(ii). Manfaat Praktis.</strong></div><div>Ketika kita telah memahami konsep teoritis, kita dapat menganalisa karakteristik keberbakatan seseorang atau sekelompok individu, yang kemudian kita dapat membantu untuk menumbuh-kembangkan secara maksimal. Manfaat praktis mengacu pada bagaimana upaya praktis yang akan dilakukan seorang ahli guna mengembangkan keberbakatan dan kreativitas anak-anak berbakat di masa yang akan datang. Manfaat praktis akan dijabarkan secara detail dan harus mengena sasaran pada proses pengembangan bakat dan kreativitas seorang anak berbakat/kreatif. Manfaat praktis dibutuhkan dalam pelaksanaan suatu program pengembangan, bakat dan kreativitas, agar mereka yang berbakat/kreatif merasakan dampak positif dari suatu strategi pengembangan potensi/kompetensinya. Karena ilmu psikologi, pada hakikatnya, mengandung unsur teoritis dan praktis (aplikatif) (Morgan, et al, 1986).</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1335176854/7910eae4537f2b30b315e8c5343e84b7/b.png" />
         <pubDate>2021-09-12 02:49:49 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/putuangitagayatri2020/fghcdu69s9ja17pg/wish/1733127372</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>feibrinarizka</author>
         <link>https://padlet.com/putuangitagayatri2020/fghcdu69s9ja17pg/wish/1733381580</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1340541105/172b85c96d09733bb6f9e0e47cb5d950/TES_INTELEGENSI_2_.png" />
         <pubDate>2021-09-12 08:23:15 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/putuangitagayatri2020/fghcdu69s9ja17pg/wish/1733381580</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Definisi Intelegensi &amp; Tes Intelegensi</title>
         <author>feibrinarizka</author>
         <link>https://padlet.com/putuangitagayatri2020/fghcdu69s9ja17pg/wish/1733383213</link>
         <description><![CDATA[<div>Intelegensi secara umum adalah kemampuan umum untuk memperoleh suatu kecakapan yang mengandung berbagai komponen. Intelegensi menurut para ahli adalah pembangkit atau kapasitas global individu untuk bertindak bertujuan, berpikir rasional, dan berhubungan efektif dengan lingkungannya.</div><div>Tes intelegensi digunakan untuk mengukur kecakapan potensial yang bersifat umum. Hasil dari tes intelegensi sendiri digunakan sebagai suatu instrumen tes psikologi yang menyajikan fungsi-fungsi tertentu, yaitu dapat memberi data untuk membantu peserta didik dalam meningkatkan pemahaman diri, penilaian diri, dan penerimaan diri. Tes intelegensi juga dapat memberikan arahan bagi pendidik dalam mengembangkan potensi peserta didik secara seimbang.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-09-12 08:24:53 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/putuangitagayatri2020/fghcdu69s9ja17pg/wish/1733383213</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>feibrinarizka</author>
         <link>https://padlet.com/putuangitagayatri2020/fghcdu69s9ja17pg/wish/1733389678</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1340541105/0e6ccbce6b7d2eb0938a048bdb494e94/TES_INTELEGENSI_3_.png" />
         <pubDate>2021-09-12 08:31:46 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/putuangitagayatri2020/fghcdu69s9ja17pg/wish/1733389678</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Tes Intelegensi Kelompok</title>
         <author>feibrinarizka</author>
         <link>https://padlet.com/putuangitagayatri2020/fghcdu69s9ja17pg/wish/1733395269</link>
         <description><![CDATA[<div>Sejalan dengan perkembangan tes intelegensi individual yaitu yang dikenakan pada subjek secara individual, mulai pula dirasakan perlunya tes intelegensi yang dikenakan pada sekelompok individu secara serentak atau tes kelompok. Tes intelegensi kelompok muncul di Amerika Serikat sebagai tanggapan atas kebutuhan militer karena metodenya dianggap efisien untuk menyaring kemampuan intelektual yang diperlukan bagi rekrutan PD I. Hal tersebut kembali mendesak ketika Amerika Serikat bersiap untuk memasuki PD II. Psikolog kembali dipanggil oleh pemerintah untuk mengembangkan tes kelompok yang dapat digunakan untuk merekrut dan menafsirkan data tes.&nbsp;</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1340541105/9cab3cad051ade3dfa8ca3f552ff046f/C65_0.jpg" />
         <pubDate>2021-09-12 08:37:42 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/putuangitagayatri2020/fghcdu69s9ja17pg/wish/1733395269</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Skala Wechsler</title>
         <author>feibrinarizka</author>
         <link>https://padlet.com/putuangitagayatri2020/fghcdu69s9ja17pg/wish/1733396671</link>
         <description><![CDATA[<div>Setelah tes intelegensi milik Binet Simon dan hingga revisi Stanford-Binet, Pada tahun 1939, David Wechsler memperkenalkan versi satu tes intelegensi yang dirancang khusus untuk digunakan orang dewasa. Tes tersebut dinamai Wechsler Bellevue Intellegent Scale (WBIS), disebut juga skala W-B. Alasan Wechsler mengembangkan skala W-B adalah kenyataan bahwa tes intelegensi yang digunakan untuk orang dewasa saat itu hanya merupakan perluasan dari tes intelegensi untuk anak-anak dengan menambahkan soal yang sejenis yang lebih sukar. Isi tes yang seperti itu, menurut Wechsler seringkali tidak menarik minat dan perhatian orang dewasa. Pada tahun 1949 Wechsler menerbitkan pula skala intelegensi untuk digunakan pada anak-anak.</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1335264239/202c00f50b08f289c3a5e6fa7182c33d/978_1_4419_1698_3_24_Part_Fig1_258_HTML.jpg" />
         <pubDate>2021-09-12 08:39:10 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/putuangitagayatri2020/fghcdu69s9ja17pg/wish/1733396671</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Skala Binet-Simon</title>
         <author>feibrinarizka</author>
         <link>https://padlet.com/putuangitagayatri2020/fghcdu69s9ja17pg/wish/1733397057</link>
         <description><![CDATA[<div>Alfred Binet melakukan pengukuran intelegensi dengan mengukur lingkaran kepala anak-anak, ini disebut dengan metode kraniometri. Namun, seiring berjalannya waktu&nbsp; metode ini akhirnya ditinggalkan oleh Binet. Kemudian pada tahun 1905 Binet dan temannya, Theodore Simon mencetuskan skala intelegensi yang pertama dikenal dengan nama Skala Binet-Simon.<br><br>Skala Binet-Simon ini mengalami beberapa kali revisi. Revisi pertama pada tahun 1908, dengan adanya penambahan jumlah soal tes. Kemudian pada tahun 1911 juga terjadi revisi lagi. Revisi ini terjadi dengan melakukan penghapusan tes membaca dan menulis karena diyakini terlalu banyak bergantung pada latihan khusus. Kemudian, beberapa tes baru ditambahkan pada level usia tertentu dan dilakukan perluasan soal sampai mencakup pada level usia mental dewasa.&nbsp;<br><br>Revisi yang paling terkenal adalah revisi Stanford dan hasilnya dikenal dengan nama Stanford-Binet. Sejak itu, skala Stanford-Binet menjadi skala standar dalam psikologi klinis, psikiatri dan konseling pendidikan&nbsp;</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-09-12 08:39:36 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/putuangitagayatri2020/fghcdu69s9ja17pg/wish/1733397057</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Rintisan Cattell</title>
         <author>feibrinarizka</author>
         <link>https://padlet.com/putuangitagayatri2020/fghcdu69s9ja17pg/wish/1733397767</link>
         <description><![CDATA[<div>Awal perkembangan pengukuran mental berpusat pada kemampuan yang bersifat umum yang dikenal sebagai tes intelegensi. Tes pengukuran intelegensi berkembang dalam kurun waktu yang kurang lebih bersamaan di Amerika Serikat dan Perancis. Di Amerika, tokoh pertama tersebut dimulai oleh James Cattel yang mencetuskan istilah “tes mental” (1860-1944), yang menerbitkan bukunya “Mental Tes and Measurements” di tahun 1890.<br><br></div><div>Tes yang dirancang Cattel sarat dengan ukuran aspek sensori–motor (indera–gerak) dan fisiologis. Hal ini disebabkan oleh pergaulan Cattel dengan seorang ahli biologi Inggris yang bernama Francis Galton (1822-1911). Menurut Galton, semakin tinggi intelegensi seseorang maka tentu semakin baik fungsi indera dan fungsi geraknya. Studi untuk menguji validitas rangkaian tes Cattel dengan menggunakan nilai sekolah sebagai kriterianya ternyata tidak menunjukkan adanya validitas yang memuaskan. Baru setelah diadakan modifikasi-modifikasi terhadap isinya, tes tersebut dapat dijadikan bagian dari penelitian dan pengukuran intelegensi biologis.</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1340541105/d6fdbe64442881fa92290c0c148f2314/cache_000148_James_Cattell.jpg" />
         <pubDate>2021-09-12 08:40:16 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/putuangitagayatri2020/fghcdu69s9ja17pg/wish/1733397767</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>feibrinarizka</author>
         <link>https://padlet.com/putuangitagayatri2020/fghcdu69s9ja17pg/wish/1733398275</link>
         <description><![CDATA[<div>Pada abad XV...</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1340541105/ed9daf3ba067425775451b3c6a4fbe9e/Confucian_Classics.jpg" />
         <pubDate>2021-09-12 08:40:47 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/putuangitagayatri2020/fghcdu69s9ja17pg/wish/1733398275</guid>
      </item>
      <item>
         <title>The Standard Progressive Matric (SPM)</title>
         <author>feibrinarizka</author>
         <link>https://padlet.com/putuangitagayatri2020/fghcdu69s9ja17pg/wish/1733400795</link>
         <description><![CDATA[<div>The Standard Progressive Matric (SPM) SPM merupakan salah satu contoh bentuk skala intelegensi yang dapat diberikan secara individual maupun secara kelompok.&nbsp;<br><br>SPM merupakan tes yang bersifat nonverbal, artinya materi soal yang diberikan tidak dalam bentuk tulisan tetapi dalam bentuk gambar-gambar. Karena instruksi pengerjaannya diberikan secara lisan maka skala ini dapat digunakan untuk subjek yang buta huruf sekalipun.<br><br>Diciptakan pertama kali di tahun 1936 dan telah mengalami berbagai revisi sampai revisi terakhir yang dijumpai di Indonesia yaitu revisi tahun 1960.&nbsp;<br><br>Tes SPM terdiri atas 60 buah soal, yang terbagi dalam lima perangkat (set), yaitu: Set A, B, C, D dan E. Dan masing-masing set terdiri atas 12 butir tes. Butir-butir soal tersebut disusun dari yang termudah sampai yang tersukar.&nbsp;<br><br>Aspek-aspek yang diungkap dalam tes SPM adalah kemampuan penalaran ruang, menganalisis, mengintegrasi, mencari dan memahami sistem hubungan di antara bagian-bagian, serta kemampuan ketepatan. Tes SPM ini digunakan untuk mengungkap kemampuan intelektual individu yang berusia 14 sampai 40 tahun.<br><br>SPM tidak memberikan suatu angka IQ akan tetapi menyatakan hasilnya dalam tingkat atau level intelektualitas dalam beberapa kategori, menurut besarnya skor dan usia subjek yang dites, yaitu: Grade I = kapasitas intelektual superior ; Grade II = kapasitas intelektual di atas rata-rata ; Grade III = kapasitas intelektual rata-rata ; Grade IV = kapasitas intelektual di bawah rata-rata ; Grade V = kapasitas intelektual terhambat.&nbsp;</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1340541105/c0ecf0295d375b4fbd795d7324ee45a0/1_s2_0_S0160289616300149_gr1.jpg" />
         <pubDate>2021-09-12 08:43:09 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/putuangitagayatri2020/fghcdu69s9ja17pg/wish/1733400795</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Wechsler Adult Intelligence Scale (WAIS)</title>
         <author>feibrinarizka</author>
         <link>https://padlet.com/putuangitagayatri2020/fghcdu69s9ja17pg/wish/1733404672</link>
         <description><![CDATA[<div>WAIS merupakan tes yang disusun oleh David Weschler. Awalnya WAIS bernama <em>Wechsler Bellevue Intellegence Scale </em>(WBIS). Setelah melalui beberapa revisi, revisi terakhirpun menghasilkan WAIS-III pada tahun 1990-an.&nbsp;<br><br>WAIS pada dasarnya digunakan untuk mengukur inteligensi umum pada orang dewasa rentang usia 16--75 tahun. Tes ini juga dapat digunakan untuk melakukan diagnosa psikiatris, meliputi kerusakan otak, kemerosotan psikosis, dan kesulitan emosional yang mempengaruhi fungsi intelektual.<br><br>Sebagai tes inteligensi, output dari tes WAIS akan menghasilkan angka kecerdasan yang disebut IQ.<br><br>WAIS merupakan alat pemeriksaan intelegensi yang:</div><ul><li>bersifat individu.&nbsp;</li><li>paling populer (karena paling banyak digunakan di dunia saat ini)&nbsp;</li></ul>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1340541105/e8f1e196fa9c04bcf971ddcb31cff32e/wais.png" />
         <pubDate>2021-09-12 08:47:15 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/putuangitagayatri2020/fghcdu69s9ja17pg/wish/1733404672</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>feibrinarizka</author>
         <link>https://padlet.com/putuangitagayatri2020/fghcdu69s9ja17pg/wish/1733405511</link>
         <description><![CDATA[<div>Tes intellegensi WAIS memiliki:</div><ul><li><strong>enam </strong>subtes yang terkombinasikan dalam bentuk skala pengukuran keterampilan verbal&nbsp; </li><li><strong>lima </strong>subtes membentuk suatu skala pengukuran keterampilan tindakan </li></ul>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1335264239/7c13f14c7336652ec1a30451ef74b0a7/Asset_2.png" />
         <pubDate>2021-09-12 08:48:03 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/putuangitagayatri2020/fghcdu69s9ja17pg/wish/1733405511</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Wechsler Intelligence Scale for Children - Revised (WISC-R)</title>
         <author>feibrinarizka</author>
         <link>https://padlet.com/putuangitagayatri2020/fghcdu69s9ja17pg/wish/1733406287</link>
         <description><![CDATA[<div><br>WISC-R merupakan revisi skala dari WISC yang diterbitkan tahun 1974 dan bertujuan untuk mengukur intelegensi anak usia 6 sampai dengan 16 tahun.	</div><div>WISC-R terdiri atas 12 subtes yang dua diantaranya digunakan hanya sebagai persediaan apabila diperlukan penggantian subtes. Keduabelas subtes tersebut dikelompokkan menjadi dua golongan, yaitu skala verbal dan skala performansi.			</div><div>Subtes Rentang Angka dipergunakan apabila salah satu diantara subtes verbal lainnya, karena sesuatu hal semisal kekeliruan pemakaian, tidak dapat digunakan. Skor subjek tetap didasarkan atas lima subtes dari skala verbal dan lima subtes dari skala performansi.</div><div>Keunikan dari WISC-R adalah urutan penyajian subtesnya. Penyajian subtes dalam WISC-R dilakukan berganti-ganti antara satu subtes verbal dan satu subtes performansi.&nbsp;<br><br></div><div><br></div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1340541105/0bf9c82717687209ba2ded98234419e7/wisc_wechsler_intelligence_scale_1_a5fe721fb7b24580cfb8128da17aaf90.jpg" />
         <pubDate>2021-09-12 08:48:53 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/putuangitagayatri2020/fghcdu69s9ja17pg/wish/1733406287</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>feibrinarizka</author>
         <link>https://padlet.com/putuangitagayatri2020/fghcdu69s9ja17pg/wish/1733406669</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1335264239/c136e73856e0778d22563311c8c78e8f/b.png" />
         <pubDate>2021-09-12 08:49:17 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/putuangitagayatri2020/fghcdu69s9ja17pg/wish/1733406669</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>feibrinarizka</author>
         <link>https://padlet.com/putuangitagayatri2020/fghcdu69s9ja17pg/wish/1733409277</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1340541105/74ec8b6dc7c84d23356130eed902d49d/stanfirm.png" />
         <pubDate>2021-09-12 08:51:53 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/putuangitagayatri2020/fghcdu69s9ja17pg/wish/1733409277</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Stanford - Binet Intelligence Scale</title>
         <author>feibrinarizka</author>
         <link>https://padlet.com/putuangitagayatri2020/fghcdu69s9ja17pg/wish/1733409476</link>
         <description><![CDATA[<div>Tes Binet Simon dipublikasikan pertama kali pada tahun 1905 di Paris-Prancis.&nbsp;Revisi terhadap Skala Stanford–Binet yang diterbitkan pada tahun 1972, selain norma penilaiannya yang diperbaharui, sebenarnya dapat dikatakan hampir tidak berbeda dari edisi tahun 1960 sehingga revisi 1972 dapat dianggap sebagai semacam restandarisasi terhadap edisi 1960.</div><div>Materi yang terdapat dalam skala Stanford–Binet berupa sebuah kotak berisi bermacam-macam benda mainan tertentu yang akan disajikan pada anak-anak, dua buah buku kecil yang memuat cetakan kartu-kartu, sebuah buku catatan untuk mencatat jawaban dan skornya, dan sebuah petunjuk pelaksanaan pemberian tes.</div><div>Tes-tes dalam skala ini dikelompokkan menurut berbagai level usia, mulai dari usia 2 tahun sampai dengan usia dewasa. Dalam masing-masing tes untuk setiap level usia berisi soal-soal dengan taraf kesukaran yang tidak jauh berbeda.</div><div>Skala Stanford–Binet dikenakan secara individual dan soal-soalnya diberikan secara lisan oleh pemberi tes. Skala ini tidak cocok untuk dikenakan pada orang dewasa.</div><div>Versi terbaru skala Stanford-Binet diterbitkan pada tahun 1986. Dalam revisi terakhir ini konsep intelegensi dikelompokkan menjadi empat tipe penalaran yang masing-masing diwakili oleh beberapa tes.15 Gambar berikut mendeskripsikan konsep dan tes tersebut:</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-09-12 08:52:07 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/putuangitagayatri2020/fghcdu69s9ja17pg/wish/1733409476</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>dwifebryadhalisawardhani2020</author>
         <link>https://padlet.com/putuangitagayatri2020/fghcdu69s9ja17pg/wish/1733449249</link>
         <description><![CDATA[<div>Tes intelegensi terbagi menjadi dua macam, yaitu umum dengan level B dan dapat dilakukan oleh mereka yang memiliki latar belakang dan pendidikan psikologi dan terlatih secara khusus dalam penggunaan tes itu. Sedangkan dalam tes secara klinis tergolong level C dan harus ditangani oleh ahli profesional. Sehingga, tes intelegensi dapat menjadi berbahaya jika diserahkan pada seseorang yang tidak memiliki latar belakang. Tes dan pengukuran intelegensi tentu tidak luput dari kemungkinan kesalahan pengukuran. Disinilah pentingnya pengujian reliabilitas dan validitas bagi tes yang akan digunakan untuk kepentingan umum. Ketepatan interpretasi hasil tes sangat bergantung pada dua karakteristik utama yang harus dipunyai oleh setiap tes, yaitu reabilitas dan validitas. Reliabilitas menyangkut sejauh mana hasil tes tersebut konsisten dari waktu ke waktu.Validitas menyangkut masalah sejauh mana ketepatan dan kecermatan hasil ukur tes. Walaupun semua tes intelegensi yang digunakan secara profesional di berbagai bidang jasa psikologi dan pendidikan telah menjalani pengujian reliabilitas dan validitas tersebut, namun hasil tes intelegensi tetap harus ditafsirkan dan digunakan dengan berhati-hati.&nbsp;<br><br>IQ yang diperoleh seseorang dari tes intelegensi pada suatu waktu tidaklah menjadi label yang selalu melekat bagi dirinya. Kondisi fisik dan psikologis individu sewaktu dikenai tes akan banyak berpengaruh pada hasil tesnya. Bila individu yang dites sedang dalam kelabilan emosi, sedang tidak siap, atau sedang dalam kondisi lelah secara fisik, maka hasil tes intelegensi tidaklah akan&nbsp; memberi informasi yang benar mengenai kapasitas intelektualnya. Kalaupun hasil tes intelegensi telah dapat memberikan informasi yang tepat mengenai kapasitas intelektual individu, namun daya prediksinya terhadap performansi masih tergantung pada berbagai variabel lain. IQ yang tinggi misalnya, dalam bidang pendidikan biasanya memberikan prediksi terhadap prestasi belajar yang baik. Tetapi apakah individu yang memiliki IQ tinggi memang ternyata mencapai prestasi belajar yang juga tinggi, masih tergantung pada faktor-faktor lain seperti motivasi belajar dan faktor peluang. Hasil tes intelegensi yang tinggi sebenarnya tidak menjanjikan apa-apa selama tidak ditopang oleh faktor-faktor lain yang kondusif. Sebaliknya, hasil pengukuran intelegensi yang tidak begitu tinggi pun tidak dapat dianggap sebagai vonis yang mematikan harapan dan usaha untuk berprestasi.</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1335264239/fa1eed02f26d496d7949906e8f756210/WhatsApp_Image_2021_09_12_at_4_23_02_PM.jpeg" />
         <pubDate>2021-09-12 09:35:13 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/putuangitagayatri2020/fghcdu69s9ja17pg/wish/1733449249</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>dwifebryadhalisawardhani2020</author>
         <link>https://padlet.com/putuangitagayatri2020/fghcdu69s9ja17pg/wish/1733451096</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1335264239/3b6645b6a5b73443f9b8131c5eace0cd/Screenshot__21_.png" />
         <pubDate>2021-09-12 09:37:20 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/putuangitagayatri2020/fghcdu69s9ja17pg/wish/1733451096</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>keniaalvitasoburany2020</author>
         <link>https://padlet.com/putuangitagayatri2020/fghcdu69s9ja17pg/wish/1733570633</link>
         <description><![CDATA[<div>Menurut Wiramihardja, sumber intelegensi adalah: <br><strong>1. Genetika<br>Genetika </strong>atau bersifat genetis, artinya memiliki sumber asal yang bersifat turunan.<br><strong><br>2. Lingkungan </strong><br>L<strong>ingkungan </strong>adalah segala hal yang terjadi di lingkungan yang memberikan dampak terhadap sisi kognitif kehidupan kejiwaan kita. <br><br><strong>3. Genetika-lingkungan. <br>Genetika-lingkungan </strong>adalah sintesis dari lingkungan dan genetis, yaitu landasan intelegensi yang terjadi akibat adanya pengaruh lingkungan.&nbsp;</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-09-12 11:55:31 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/putuangitagayatri2020/fghcdu69s9ja17pg/wish/1733570633</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>didaamandapratiwi2020</author>
         <link>https://padlet.com/putuangitagayatri2020/fghcdu69s9ja17pg/wish/1733729320</link>
         <description><![CDATA[<div>Halo, teman-teman! Kali ini kami dari Kelompok 7 Tes Bakat akan memaparkan materi kami mengenai Pengukuran Psikologis tentang Bakat. Selamat membaca :)&nbsp;<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1335172854/3ce244f75580297504b544db58578a65/Thurstone_s__1938__model_of_primary_mental_abilities___2_.png" />
         <pubDate>2021-09-12 14:01:49 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/putuangitagayatri2020/fghcdu69s9ja17pg/wish/1733729320</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Sumber Referensi</title>
         <author>silvienachusnamayizza2020</author>
         <link>https://padlet.com/putuangitagayatri2020/fghcdu69s9ja17pg/wish/1733821135</link>
         <description><![CDATA[<div><br></div><div>Andayani, B. (2001). <em>Kemampuan Psikologis Anak Dengan Tulisan Tangan Buruk. Jurnal Psikologi</em>. <em>28</em>(2), 77-96. https://journal.ugm.ac.id/jpsi/article/view/7682.<br><br>Cloudida. (2018). <em>Daftar alat tes IQ di Indonesia.</em> Melintas Cakrawala. http://melintascakrawala.id/84/daftar-alat-tes-iq-di-indonesia<br><br>Cohen R, Swerdlik, M. (2010) <em>Psychological Testing and Assessment.</em> Boston: McGraw-Hill Higher Education.</div><div><br>Kumolohadi, R., &amp; Suseno, M. N. (2012). Intelligenz Struktur Test Dan Standard Progressive Matrices : Dari Konsep Inteligensi Yang Berbeda Menghasilkan Tingkat Inteligensi Yang Sama. <em>Jurnal Inovasi Dan Kewirausahaan</em>, <em>1</em>(2), 79–85. https://journal.uii.ac.id/ajie/article/view/2825<br><br>Maarif, V., Widodo, A. E., &amp; Wibowo, D. Y. (2017). Aplikasi Tes IQ Berbasis Android. <em>Ijse.Bsi.Ac.Id IJSE – Indonesian Journal on Software Engineering ISSN</em>, <em>3</em>(2), 2461–2690. https://ejournal.bsi.ac.id/ejurnal/index.php/ijse/article/view/2820<br><br>Mudhar, M., &amp; Rafikayati, A. (2017). Analisis kebutuhan pengembangan alat tes intelegensi wechsler intelligence scale for children (WISC) untuk anak tunarungu. <em>In Seminar Nasional Bimbingan Konseling Universitas Ahmad Dahlan</em>. http://seminar.uad.ac.id/index.php/snbkuad/article/viewFile/69/73<br><br>Nuraeni, N. (2012). <em>Tes psikologi: Tes inteligensi dan tes bakat</em>. Pustaka pelajar: Universitas Muhammadiyah (UM) Purwokerto Press.<br><br>Rahmadani, A. S. (2019). Karakteristik Psikometri pada Standard Progressive Matrices (SPM). <em>JPPP-Jurnal Penelitian Dan Pengukuran Psikologi</em>, <em>8</em>(02), 59–68. http://journal.unj.ac.id/unj/index.php/jppp/article/view/12495/7473<br><br>Rohmah, U. (2011). Tes intelegensi dan pemanfaatannya dalam dunia pendidikan. <em>Cendekia: Journal of Education and Society</em>, <em>9</em>, 125–139. https://doi.org/https://doi.org/10.21154/cendekia.v9i1.869<br><br>Siswina, T., Shahib, N., &amp; Rasyad, A. S. (2016). Terhadap Perkembangan Kecerdasan Anak Usia 3-6 Tahun. <em>Jurnal Ilmiah Bidan</em>, <em>1</em>(2), 27–33. https://e-journal.ibi.or.id/index.php/jib/article/view/7/5<br><br>Sunarya, Y. (2017). Re-analisis tingkat kebaikan item tes inteligensi: Advanced progresive matrices. <em>Wahana Karya Ilmiah,</em> <em>2</em>(1). https://journal.unsika.ac.id/index.php/pendidikan/article/view/1033<br><br>Suwandi, B. (2015). <em>Uji measurement invariance pada culture fair intelligence test menggunakan pendekatan multiple-group confirmatory factor analysis</em> [UIN Syarif Hidayatullah Jakarta]. http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/46117/1/BOBBY SUWANDI-FPSI.pdf<br><br>Wechsler, D. (2012). <em>Wechsler preschool and primary scale of intelligence</em> (fourth edi). The Psychological Corporation San Antonio, TX.&nbsp;<br><br><br><br><br>&nbsp;<br><br></div><div><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-09-12 15:03:19 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/putuangitagayatri2020/fghcdu69s9ja17pg/wish/1733821135</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>silvienachusnamayizza2020</author>
         <link>https://padlet.com/putuangitagayatri2020/fghcdu69s9ja17pg/wish/1733834522</link>
         <description><![CDATA[<div>1. Dapat digunakan untuk menyeleksi penerimaan murid baru dan diharapkan pihak sekolah tidak akan sembarangan dalam memilih dan menerima siswa baru, sehingga pihak sekolah akan memperoleh siswa-siswa yang berbobot dan dapat mengikuti pelajaran dengan lancar tanpa adanya hambatan dari aspek kognitifnya.<br><br>2. Dengan adanya tes intelegensi, dapat diketahui potensi yang dimiliki siswa sehingga dapat mengukur prestasi yang akan dicapai atau yang telah dicapai siswa selama ini sesuai atau tidak dengan potensi yang dimilikinya, serta dapat diketahui juga hambatan yang dialami oleh siswa tersebut.&nbsp;<br><br>3. Mengelompokkan siswa pada program khusus. Melalui tes intelegensi, para pendidik maupun orang tua dapat mengetahui berapa besar tingkat kemampuan siswa dalam menerima materi di sekolah. Oleh sebab itu, bagi sekolah yang bermaksud mengadakan kelas akselerasi, kelas unggulan, akan lebih baik jika menggunakan data yang diperoleh dari hasil tes intelegensi, sehingga memudahkan untuk mengelompokkan siswa sesuai dengan potensi dan kemampuan yang dimilikinya secara tepat dan proporsional.<br><br>4. Hasil tes intelegensi dapat disumbangkan pada program pemilihan jurusan/ program studi.&nbsp;<br><br>5. Apabila hasil tes intelegensi ini dilengkapi dengan data-data hasil tes kepribadian, tes prestasi, tes bakat, tes minat dan hasil tes lain maka semua data yang terpadu ini sangat berguna bagi kepala sekolah, guru, orang tua untuk lebih memahami peserta didiknya dan mereka dapat menyediakan lingkungan yang dibutuhkan peserta didiknya&nbsp;</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-09-12 15:11:57 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/putuangitagayatri2020/fghcdu69s9ja17pg/wish/1733834522</guid>
      </item>
      <item>
         <title> Silviena Chusna Mayizza (112011133129)</title>
         <author>silvienachusnamayizza2020</author>
         <link>https://padlet.com/putuangitagayatri2020/fghcdu69s9ja17pg/wish/1733886920</link>
         <description><![CDATA[<div>Sebelumnya saya ingin mengapresiasi kelompok 1 karena padlet kelompok telah disusun secara runtut dan ringkas sehingga penjelasannya mudah dipahami. Kemudian saya juga ingin bertanya mengenai Multidimensional Aptitude Battery (MAB). Dalam section tes MAB, tertulis bahwa tes MAB tidak cocok bagi orang-orang yang mentalnya terganggu, mengapa begitu ? Terima kasih<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-09-12 15:49:48 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/putuangitagayatri2020/fghcdu69s9ja17pg/wish/1733886920</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Feibrina Rizka Maryam dengan nim 112011133136.</title>
         <author>feibrinarizka</author>
         <link>https://padlet.com/putuangitagayatri2020/fghcdu69s9ja17pg/wish/1733961677</link>
         <description><![CDATA[<div>Sebelumnya saya ingin mengapresiasi kelompok 7 karena materinya diringkas dengan sangat baik dan mudah untuk dipahami. Namun, saya ingin bertanya, dalam penjelasan sejarah tes bakat disebutkan mengenai kemampuan khusus dan umum. pertanyaannya perbedaan dari dua kemampuan itu seperti apa ya?</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-09-12 16:55:18 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/putuangitagayatri2020/fghcdu69s9ja17pg/wish/1733961677</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Gabriella Raisza Putri (112011133142)</title>
         <author>gabriellaraiszaputri2020</author>
         <link>https://padlet.com/putuangitagayatri2020/fghcdu69s9ja17pg/wish/1734620220</link>
         <description><![CDATA[<div>Terima kasih kelompok 7 karena penjelasan sangat mudah dimengerti dan kontennya menarik. Namun, saya ingin bertanya apakah terdapat pro dan kontra terhadap penggunaan tes bakat ini di masyarakat?</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-09-13 02:03:20 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/putuangitagayatri2020/fghcdu69s9ja17pg/wish/1734620220</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Saya Shafira Tri Adisti/112011133001</title>
         <author>shafiratriadisti2020</author>
         <link>https://padlet.com/putuangitagayatri2020/fghcdu69s9ja17pg/wish/1734630380</link>
         <description><![CDATA[<div>izin bertanya, bagaimana tes intelegensi dapat digunakan untuk mengembangkan potensi dari peserta didik? terima kasih</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-09-13 02:07:30 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/putuangitagayatri2020/fghcdu69s9ja17pg/wish/1734630380</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Dida Amanda Pratiwi/112011133023 </title>
         <author>didaamandapratiwi2020</author>
         <link>https://padlet.com/putuangitagayatri2020/fghcdu69s9ja17pg/wish/1734634544</link>
         <description><![CDATA[<div>Sebelumnya ingin mengapresasi kelompok 2 sudah membuat dan menyusun padlet dengan baik sehingga mudah untuk dipahami. Saya izin bertanya, mengapa tes intelegensi harus dilakukan oleh mereka yang memiliki latar belakang dan pendidikan psikologi dan terlatih secara khusus dalam penggunaan tes itu ataupun yang sudah mendapatkan gelar master atau profesional?<br><br>Terima kasih, kelompok 2^^</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-09-13 02:09:15 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/putuangitagayatri2020/fghcdu69s9ja17pg/wish/1734634544</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Putu Angita Gayatri/ 112011133099</title>
         <author>putuangitagayatri2020</author>
         <link>https://padlet.com/putuangitagayatri2020/fghcdu69s9ja17pg/wish/1734662334</link>
         <description><![CDATA[<div>Izin bertanya, bagaimana cara penilaian/ pemberian skor pada tes intelegensi The Standard Progressive Matric (SPM) dan bagaimana perbedaan perolehan skor tiap gradenya? Terima kasih ^^</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-09-13 02:20:16 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/putuangitagayatri2020/fghcdu69s9ja17pg/wish/1734662334</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Rona Herdiana Chairunnisa/112011133016</title>
         <author>ronaherdianachairunnisa2020</author>
         <link>https://padlet.com/putuangitagayatri2020/fghcdu69s9ja17pg/wish/1734690304</link>
         <description><![CDATA[<div>Sebelumnya saya ingin memberi apresiasi kepada kelompok 2 yang menyusun materi dengan baik dan menarik serta lebih mudah dipahami. Kemudian saya izin bertanya, mengapa tes Binet tidak diperkenankan untuk orang dewasa?<br>Terima kasih...</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-09-13 02:31:21 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/putuangitagayatri2020/fghcdu69s9ja17pg/wish/1734690304</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Seselia Frida Emeranda/112011133038</title>
         <author>seseliafridaemeranda2020</author>
         <link>https://padlet.com/putuangitagayatri2020/fghcdu69s9ja17pg/wish/1734709331</link>
         <description><![CDATA[<div>Halo kelompok 2, saya ingin menanyakan sesuatu. Sebelumnya saya ingin mengapresiasi padlet kelompok 2 yang menarik dan memberikan penjelasan yang jelas. Jadi pertanyaan saya, dalam padlet dijelaskan terdapat salah satu tes intelegensi yaitu WAIS, nah bagaimana cara menentukan Angka Kecerdasan (IQ) pada tes intelegensi Wechsler Adult Intelligence Scale (WAIS)? Terima kasih :)</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-09-13 02:39:02 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/putuangitagayatri2020/fghcdu69s9ja17pg/wish/1734709331</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kenia Alvita Soburany (112011133124)</title>
         <author>keniaalvitasoburany2020</author>
         <link>https://padlet.com/putuangitagayatri2020/fghcdu69s9ja17pg/wish/1734756134</link>
         <description><![CDATA[<div>Saya ingin mengapresiasi👏🏻 kelompok 7 karena kontennya sangat menarik dan disusun dengan baik sehingga mudah dibaca. Lalu, saya ingin bertanya, dari contoh tes-tes bakat yang sudah dipaparkan oleh kelompok 7, manakah menurut kelompok yang memiliki nilai akurat yang tinggi? Terima kasih🙏🏻</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-09-13 02:57:08 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/putuangitagayatri2020/fghcdu69s9ja17pg/wish/1734756134</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Dwi Febryadha Lisawardhani dengan NIM 112011133154</title>
         <author>dwifebryadhalisawardhani2020</author>
         <link>https://padlet.com/putuangitagayatri2020/fghcdu69s9ja17pg/wish/1734856923</link>
         <description><![CDATA[<div>Saya ingin bertanya dalam alat tes bakat DAT terdapat salah satu subtes yaitu tes penalaran verbal atau Verbal Reasoning (VR), menurut kelompok seperti apa contoh dari tes penalaran verbal?<br>terimakasih &lt;3</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-09-13 03:39:33 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/putuangitagayatri2020/fghcdu69s9ja17pg/wish/1734856923</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>keniaalvitasoburany2020</author>
         <link>https://padlet.com/putuangitagayatri2020/fghcdu69s9ja17pg/wish/1734875444</link>
         <description><![CDATA[<div>Halo teman-teman! Perkenalkan kami dari kelompok 2 Pengukuran A-1 akan menjelaskan mengenai Tes Intelegensi. Temen-temen tau nggak sih Tes Intelegensi itu apa? Apakah sama dengan tes bakat atau tes yang lainnya? Yuk simak penjelasan tes inteligensi pada padlet dari kelompok kami yah !</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-09-13 03:48:06 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/putuangitagayatri2020/fghcdu69s9ja17pg/wish/1734875444</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>keniaalvitasoburany2020</author>
         <link>https://padlet.com/putuangitagayatri2020/fghcdu69s9ja17pg/wish/1734877470</link>
         <description><![CDATA[<div><strong>Kelompok 2</strong><br>Kenia Alvita Soburany 112011133124<br>Silviena Chusna Mayizza 112011133129<br>Feibrina Rizka Maryam 112011133136<br>Gabriella Raisza Putri 112011133142<br>Dwi Febryadha Lisawardhani 112011133154</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-09-13 03:49:04 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/putuangitagayatri2020/fghcdu69s9ja17pg/wish/1734877470</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
