<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>TUGAS ANALISIS KAIDAH KEBAHASAAN TEKS EDITORIAL by Ety Nahdhyatin</title>
      <link>https://padlet.com/etynahdhyatin123/ff30rlil2h31</link>
      <description>KELAS XII IPS 3</description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2019-10-06 19:13:09 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2019-10-15 22:13:21 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url></url>
      </image>
      <item>
         <title>17. Maysi Puji Isanggraini</title>
         <author>maypuj5954</author>
         <link>https://padlet.com/etynahdhyatin123/ff30rlil2h31/wish/394229289</link>
         <description><![CDATA[<div>Jawaban analisis teks editorial <strong><em>"</em></strong><strong>Doa untuk para Bocah Thailand"</strong><br>Kaidah Kebahasaan:</div><div>1)<strong> Kalimat Retoris</strong></div><div><em>jawaban</em>:<br>Lalu, bagaimana kans anak-anak berusia 11-16 tahun itu saat kelak melintasi kawasan dari tempat mereka terjebak menuju tempat aman?<br>2) <strong>Kata-Kata Populer</strong><br> <em>jawaban:</em><br> Partisipasi<br>3) <strong>Kata ganti petunjuk yang merujuk pada waktu, tempat peristiwa, atau lainnya yang menjadi fokus alasan</strong><br> <em>jawaban</em>:<br>Sungguh tak terbayangkan ke-12 buyung(bocah lelaki) <strong>tersebut</strong> harus menjalani hari-hari dengan gelap dan lembap, dengan persediaan oksigen terbatas, sampai tiga bulan kedepan.<br>4) <strong>Menggunakan Konjungsi Kausalitas</strong><br><em>jawaban</em>:<br>Sebab, semua pilihan yang tersedia memiliki risiko berat masing-masing.<br>5) <strong>Adverbial Frekuensi</strong><br><em>jawaban:</em><br>Seorang mantan penyelam Angkatan Laut Thailand yang tergabung dalam tim penyelamat meninggal kemarin dini hari saat akan kembali ke markas komando.<br>6) <strong>Kata Kerja Material</strong><br> <em>jawaban</em>:<br>Pilihan lain dengan mengajari para bocah itu menyelam juga tak kalah berbahayanya<br>7) <strong>Kata Kerja Relasional</strong><br><em>jawaban:</em><br>Tidak Ada<br>8) <strong>Kata Kerja Mental</strong><br>A. Kata kerja persepsi<br><em>jawaban:</em><br> Itu memperlihatkan bahwa dunia turut merasakan kepiluan Thailand atas tragedi tersebut.<br>B. Kata Kerja Afeksi<br><em>jawaban:</em> <br>Menjalani hari-hari dengan harap cemas apakah mereka masih akan bisa selamat hingga di ujung hari nanti.<br>C. Kata Kerja Kognisi<br><em>jawaban: <br></em>Sembari membayangkan keluarga dan teman-teman yang tentunya juga berharap-harap cemas di luar sana<br>    <br><br></div>]]></description>
         <pubDate>2019-10-07 02:10:32 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/etynahdhyatin123/ff30rlil2h31/wish/394229289</guid>
      </item>
      <item>
         <title>(23) M.Dahril Kamal</title>
         <author>darilplur</author>
         <link>https://padlet.com/etynahdhyatin123/ff30rlil2h31/wish/394229436</link>
         <description><![CDATA[<div>KLJawaban analisis teks editorial "Mereduksi Sampah Plastik"<br>Kaidah pembahasan:<br>1.kalimat retoris<br>   Tidak ada<br>2.kalimat popular<br>   A.Problem<br>   B.spekulasi<br>   C.menyeruak<br>   D.konkret<br>   E.kontribusi<br>3.kata ganti petunjuk yang merujuk pada waktu,tempat peristiwa atau lainnya yang menjadi fokus alasan. Jawaban:<br> -Badan Pusat Statistik (BPS) pada 2018 menyebutkan , sampah plastik indonesia mencapai 64 juta ton pertahun.<br>4."menggunakan konjungsi kausalitas"<br>Jawaban:<br> Dengan begitu,sampah sampah plastik tersebut tidak kembali kealam dan tidak mencemari lingkungan.<br>5."adverbial frekuensi"<br>Jawaban:<br> Di surabaya, selain menyiapkan rancangan peraturan daerah untuk mengurangi penggunaan kantong plastik, sudah ada gerakan konkret dari pemkot untuk mengurangi sampah plastik.<br>6. "Kata kerja material"<br>Jawaban:<strong><br>   </strong>Usaha untuk mereduksi jumlah sampah plastik bukannya tidak ada, kementrian lingkungan hidup dan kehutanan (KLHK) misalnya , menargetkan pengurangan sampah mencapai 1,9 juta ton hingga 2019<br>7."kata kerja relasional"<br>Jawaban: <br> Tidak ada<br>8."kata kerja mental"<br>Jawaban:<br>A.kata kerja persepsi: <br>Tidak ada<br>B.afeksi:<br>Tidak ada<br>C.kognisi:<br>Tidak ada juga</div>]]></description>
         <pubDate>2019-10-07 02:11:19 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/etynahdhyatin123/ff30rlil2h31/wish/394229436</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>tastrid700</author>
         <link>https://padlet.com/etynahdhyatin123/ff30rlil2h31/wish/394230094</link>
         <description><![CDATA[<div><strong>29</strong>.<strong>Rika</strong> <strong>Amalia</strong> <strong>Widiyanti<br></strong>Jawaban teks editorial"VAR Tak Bisa Lagi DiTawar"<br>Kaidah Kebahasaan:<br>1.Kalimat retoris<br>   Tidak ada<br>2.Menggunakan kata kata popular<br>   <strong>dalih</strong> <strong>edukasi</strong>, <strong>jeli</strong>, <strong>eror</strong>, <strong>stakeholder</strong>,<strong>kontroversi</strong>, <strong>dipublikasikan</strong>, <br>3. Menggunakan kata ganti petunjuk yang merujuk pada waktu, tempat, peristiwa atau lainnya yang menjadi fokus ulasan. <br>  Wawan malah sibuk berdiskusi dengan kubu kedua tim, itu yang membuat suhu di stadion surajaya, Lamongan ,venue laga, makin panas. <br>4. Menggunakan konjungsi kausalitas<br>   Sebab, disisi lain. <br>5.Adverbial Frekuensi<br>   Sering kali keputusan eror dari wasitlah yang memicu kericuhan dilapangan. <br>6. Kata kerja material<br>    Wawan tak boleh memimpin laga disemua level kompetisi<br>7. Kata kerja Relasional<br>  Tidak ada<br>8. Kata kerja mental<br> a. Kata kerja persepsi<br>      melihat maraknya keributan yang dipicu keputusan eror pengadil dilapangan. <br>  b. Kata kerja afeksi<br>       Tidak ada<br>  c. Kata kerja kognisi<br>       Tidak ada<br><br>    </div>]]></description>
         <pubDate>2019-10-07 02:14:27 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/etynahdhyatin123/ff30rlil2h31/wish/394230094</guid>
      </item>
      <item>
         <title>35. Vira Agustina</title>
         <author>viraagust</author>
         <link>https://padlet.com/etynahdhyatin123/ff30rlil2h31/wish/394230121</link>
         <description><![CDATA[<div><br>Jawaban analisis teks Editorial <br>"<strong>Insentif untuk Riset dan Inovasi"</strong><br>Kaidah Kebahasaan:<br><strong>1</strong>. <strong>Kalimat retoris </strong><br>    Tidak ada<br><strong>2</strong>. <strong>Kata-kata populer</strong><br>    - Superpower <br>    - Insentif <br>     - Fiskal<br>    - Vokasi <br>    - Inovasi<br><strong>3</strong>. <strong>Menggunakan kata ganti petunjuk yang merujuk pada waktu, tempat, peristiwa, atau lainnya yang menjadi fokus ulasan.</strong><br>    - Lewat kebijakan itu, perusahaan yang melakukan kegiatan R&amp;D di tanah air akan mendapatkan diskon pajak. <br><strong>4</strong>. <strong>Menggunakan konjungsi kausalitas. </strong><br>  Negara adidaya seperti Amerika Serikat pun masih dipandang superpower juga karena tradisi riset dan inovasi yang mendarah daging <br><strong>5</strong>. <strong>Adverbial Frekuensi </strong><br>     Tidak ada <br><strong>6</strong>. <strong>Kata kerja material </strong><br>    Kita patut menyambut baik insentif fiskal teranyar yang dirilis pemerintah <br><strong>7</strong>. <strong>Kata kerja relasional </strong><br>     Aktivitas riset dan pengembangan merupakan syarat mutlak agar kita segera tinggal landas menuju kategori negara maju <br><strong>8</strong>. <strong>Kata kerja mental</strong><br>A. Kata kerja persepsi: <br>     Tidak ada <br>B.  Kata kerja afeksi: Tentu saja kebijakan tersebut kita harapkan bisa memacu perusahaan untuk tidak ragu dalam berinvestasi di bidang riset dan pengembangan <br>C. Kata kerja kognisi: Saya memahami bahwa     selama ini dana riset dan pengembangan masih   cukup minim </div>]]></description>
         <pubDate>2019-10-07 02:14:32 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/etynahdhyatin123/ff30rlil2h31/wish/394230121</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>rizqiya013</author>
         <link>https://padlet.com/etynahdhyatin123/ff30rlil2h31/wish/394230141</link>
         <description><![CDATA[<div><strong>31.Rizqiya millatal haq</strong><br><br>Jawaban analisis teks Editorial<br>"KPK Bukan Jatah-jatahan"<br><br>1.kalimat retoris<br>    Ada<br>2.kata-kata populer<br>   -Avenger<br>   -hukum generik<br>   -krusial<br> 3.Menggunakan kata ganti petunjuk yang merujuk   pada waktu,tempat,atau lainnya yang menjadi  Fokus alasan. <br> -Yakni untuk calon pimpinan KPK yang penting orangnya,bukan instansi nya (Jawa pos,7/7)<br>4.Menggunakan konjungsi kausalitas<br>-Sebab,dua instansi tersebut sudah diberi kewenangan memberantas korupsi.<br>-Selama ini KPK terlihat moncer dalam pemberantasan korupsi karena dua instansi lain belum menunjukkan gereget.<br>-Karena kepolisian dan kejaksaan bisa melakukan pemberantasan korupsi tanpa masuk KPK,semestinya capim KPK diprioritaskan untuk figur-figur kalangan lain yang berintegritas kuat dan mumpuni.<br>5.Adverbial frekuensi<br>Tidak ada<br><br><br>6.kata kerja material<br>-Termasuk dalam membantu membersihkan instansi penegak hukum dari pejabat korup seperti yang pernah dilakukan di era Taufiequrachman Ruki dkk dan Abraham sama dkk.<br>7.kata kerja relasional<br>Tidak ada<br>8.kata kerja mental<br>a. Kata kerja persepsi <br>Tidak ada<br>b.kata kerja afeksi<br>-Sebab sulit menjangkau yang jauh-jauh,mulai dari instansi sendiri dulu.publik pasti terharu.<br>c.kata kerja kognisi<br>Tidak ada</div>]]></description>
         <pubDate>2019-10-07 02:14:37 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/etynahdhyatin123/ff30rlil2h31/wish/394230141</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>udinkamu12</author>
         <link>https://padlet.com/etynahdhyatin123/ff30rlil2h31/wish/394230163</link>
         <description><![CDATA[<div><strong>24.Nofia kusanti</strong><br>Jawaban teks editorial"merawat kebinekaan"<br>Kaidah kebahasaan:<br>1. Kalimat retoris<br>" Tidak ada "<br>2. Kata kata popular<br>Mengungkit ungkit perbedaan tersebut bakal mengoyak perdamaian<br>3. Kata ganti petunjuk<br>Kita menyayangkan kasus pelecehan rasial yang terjadi <em>itu</em>.<br>4. Menggunakan konjungsi kausalitas<br>" tidak ada "<br>5. Adverbial frekuensi<br>" tidak ada "<br>6. Kata kerja material<br>Kertas bertulisan ajakan melawan rasisme itu di bentangkan pemain persebaya surabaya Osvaldo Haay setelah mencetak gol ke gawang perseru Badak Lampung FC.<br>7. Kata kerja relasional<br>Selebrasi tersebut <strong>adalah</strong> bentuk perlawanannya terhadap pelecehan rasial yang menimpa para mahasiswa papua.<br>8. Kata kerja mental<br>a. Kata kerja persepsi<br>" tidak ada "<br>b. Kata kerja afeksi<br>" tidak ada "<br>c. Kata kerja kognisi<br>Setidaknya untuk memastikan bahwa tidak ada hak hak warga negara yang dilanggar.<br><strong><br></strong><br><br><br><br></div>]]></description>
         <pubDate>2019-10-07 02:14:46 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/etynahdhyatin123/ff30rlil2h31/wish/394230163</guid>
      </item>
      <item>
         <title>19. M ZIDAN ARIFUDIN</title>
         <author>zidanarif233</author>
         <link>https://padlet.com/etynahdhyatin123/ff30rlil2h31/wish/394230165</link>
         <description><![CDATA[<div>Jawaban analisis teks editorial "Kita Butuh Kekuatan Penyeimbang"<br>Kaidah Kebahasaan:<br>1. Kalimat retoris<br>     Tidak ada<br>2. Kata-kata populer<br>     • Rivalitas<br>     • coblosan<br>     • oposisi<br>     • koalisi<br>3.Kata ganti petunjuk<br>     "Sebelum coblosan 17 April,<strong>itu </strong>tak mungkin terbayangkan.Rivalitas begitu keras,apalagi setelah coblosan saat semua perhitungan cepat memperlihatkan keunggulan 01(Jokowi-Ma'ruf),pihak 02(Prabowo-sandiaga) dengan segala cara menentang.<br>4.Konjungsi Kausalitas<br>      "Tidak ada"<br>5.Adverbal frekuensi<br>       "<strong>Sekali lagi</strong>,dalam politik itu wajar.Tapi kita sungguh berharap agar tetap ada kekuatan penyeimbang di luar pemerintah"<br>6.Kata kerja material<br>    • Dalam konteks itu,wajar jika terdengar belakangan terdengar kalau kubu pemenang pemilihan presiden 2019 (joko widodo-ma'ruf) membuka pintu untuk pihak yang kalah dalam perebutan kursi RI-1 (Prabowo subianto-sandiaga uno).<br>    •Bahkan,setelah KPU mengumumkan hasil resmi,pertentangan itu tak mereda.<br>7.kata kerja relasional<br>   "Demi demokrasi yang sehat,demi tata pemerintahan yang bisa tetap berjalan pada rel nya,kita butuh oposisi yang kuat"<br>8.Kata kerja mental<br>   a)<strong>Kata kerja persepsi : " </strong>tidak ada"<br>   b)<strong>Kata kerja afeksi     : "</strong> Yang tadinya kawan                  menjadi lawan"<br>   c)<strong>Kata kerja kognisi   : " </strong>tidak ada"<br><br></div>]]></description>
         <pubDate>2019-10-07 02:14:47 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/etynahdhyatin123/ff30rlil2h31/wish/394230165</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>erikatb44</author>
         <link>https://padlet.com/etynahdhyatin123/ff30rlil2h31/wish/394230213</link>
         <description><![CDATA[<div><strong>11.Erika Nur hayati<br></strong>Jawaban analisis teks editorial"Bangun suasana kondusif" <br>Kaidah kebahasaan:<br><strong>1.kalimat retoris</strong><br>Mengapa prabowo tak menyampaikan ucapan selamat kepada paslon 01 saat memberikan pernyataan untuk menanggapi keputusan yang ditetapkan MK<br><strong>2.Kata populer</strong><br>-medsos<br>-diakar rumput <br>-pertarungan<br>-ajang<br>-kubu-kubuan<br><strong>3.kata ganti petunjuk</strong>.<br>Pertemuan itu diharapkan pula dapat mencairkan suasana yang selama ini tegang diantara kubu-kubu<br><strong>4.kata kerja material</strong><br>Pihak -pihak yang bersengketa ataupun yang terkait bersedia menerima hasil keputusan MK.<br><strong>5. Kata kerja relasional.</strong><br>Bagaimanapun sidang MK adalah ajang terakhir untuk menyelesaikan pemilu.Apapun hasilnya semua pihak harus bisa menerimannya.<br><strong>6.Kata kerja mental.</strong><br>-Kata kerja persepsi: Dalam menanggapi hasil keputusan MK,kita <strong>melihat  </strong>elite elite yang terlibat dalam pertarungan memenangkan pemilu itu memberikan contoh teladan yang sangat baik kepada para pendukungnya.<br>-Kata kerja afeksi: Kita tentu tak ingin suasana tak sehat seperti terus terjadi<br>-Kata kerja kognisi:Kita berharap dengan pertemuan keempat putra terbaik bangsa itu benar-benar membuat suasana makin kondusif bagi bangsa ini untuk menapak maju ke depannya.<br><strong>7.Adverbal frekuensi</strong><br> Kita pun gembira bahwa ada kabar joko Widodo-KH Ma'ruf Amin akan bertemu dengan prabowo Subianto-Sandiaga Uno.<br><strong>8.Konjungsi kausalitas</strong><br>Tidak ada<br><br></div>]]></description>
         <pubDate>2019-10-07 02:15:06 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/etynahdhyatin123/ff30rlil2h31/wish/394230213</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>fingkyelisya</author>
         <link>https://padlet.com/etynahdhyatin123/ff30rlil2h31/wish/394230516</link>
         <description><![CDATA[<div>Fingkifingki<br>Pengunaan kalimat  kata ganti popular<br>Jawaban . Solusi terbaik bagi Papua adalah pembangunan infrastruktur yang memakmurkan masyarakat.</div>]]></description>
         <pubDate>2019-10-07 02:16:49 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/etynahdhyatin123/ff30rlil2h31/wish/394230516</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>sofiya11hanim</author>
         <link>https://padlet.com/etynahdhyatin123/ff30rlil2h31/wish/394230674</link>
         <description><![CDATA[<div>32 sofiya <br>Jawaban analisis teks editorial "pelemahan sistem KPK" <br>Kaidah kebahasaan:<br>1.kalimat retoris<br> Tidak ada<br>2.kata kata populer <br>Kontroversial, Teror, <br>Parlemen,revisi<br>3.kata ganti petunjuk<br>Dua ikon pemberantasan <br>korupsi itu pun mundur,<br>sedangkan kasusnya <br>mengambang. <br>4.konjungsi kausalitas <br>Revisi uu nomor 30 tahun 2002<br>bisa jadi merupakan puncak<br>ancaman pelemahan KPK  sebab,<br>poin-poin revisi yang diajukan berpotensi<br>melemahkan sistem. <br>5.Adverbial frekuensi<br>Sangat jarang pembahasan RUU sangat <br>kontroversial bisa selesai dalam hitungan <br>hari. <br>6.kata kerja material<br>upaya pelemahan juga dilakukan terhadap<br>person-person di level pimpinan maupun <br>penyidik. <br>7.kata kerja relasional<br>Tidak ada<br>8.kata kerja mental<br>Tidak ada<br><br><br><br><br><br><br><br><br></div>]]></description>
         <pubDate>2019-10-07 02:17:39 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/etynahdhyatin123/ff30rlil2h31/wish/394230674</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>syah34235</author>
         <link>https://padlet.com/etynahdhyatin123/ff30rlil2h31/wish/394231097</link>
         <description><![CDATA[<div><strong>12</strong>. <strong>EVA NADIA DWI PUSPITA</strong><br>Jawaban analisis<br> teks editorial.<br>                         "<strong>Melawan Terorisme"</strong><br><strong>1. Kalimat retoris </strong><br>Mau disadari atau tidak,kita harus mengetahui bahwa Indonesia adalah salah satu negara di dunia yang paling menderita aksi terorisme.<br><strong>2.kata popular</strong><br>-lone wolf<br>-redadikalisi <br><strong>3.menggunakan kata ganti petunjuk yang merujuk pada waktu,tempat, peristiwa,atau hal lainnya yang menjadi fokus ulasan. </strong><br>-pola tersebut kini menjadi tren para pengikut ISIS diseluruh dunia.Eropa sudah berkali-kali mengalami serangan seperti <strong>itu</strong>.<br>-Tak ada jawaban logis lainnya,selain <strong>ini</strong> kasus seorang fanatik yang asal melakukan teror.<br><strong>4</strong>.<strong> penggunaan konjungsi kausalitas</strong><br>-ubah paradigma bahwa terorisme hanya urusan aparat. Pandangan<strong> </strong>itu<strong> </strong>bisa membahayakan <strong>karena </strong>akan membuat masyarakat terlena dan abai terhadap lingkungan sekitar. <br><strong>5.adverbial frekuensi</strong><br>-Eropa sudah <strong>berkali-kali </strong>mengalami serangan seperti itu.<br><strong>6.kata kerja material</strong><br>-seseorang dengan ilmu fiqih <em>ngawur </em>dan hanya asal menyerang untuk menjadi martir.<br><strong>7.kata kerja relasional<br>- </strong>Mau disadari atau tidak ,kita harus mengakui bahwa Indonesia <strong>adalah</strong> salah satu negara di dunia yang paling menderita aksi terorisme.<br><strong>8.Kata kerja mental </strong><br>a.kata kerja persepsi <br>"<strong>melihat</strong>" ,jika <strong>melihat</strong> ciri dan polanya ,aksi seperti itu biasa dilakukan oleh <em>Lone wolf.<br></em>b.kata Kerja afektif<br>"Tidak ada"<br>c.kata kerja kognisi <br> "Tidak ada"<br><br></div>]]></description>
         <pubDate>2019-10-07 02:19:43 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/etynahdhyatin123/ff30rlil2h31/wish/394231097</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>nfauziah1511</author>
         <link>https://padlet.com/etynahdhyatin123/ff30rlil2h31/wish/394231583</link>
         <description><![CDATA[<div><strong>26.NUR FAUZIYAH</strong></div><div><br></div><ol><li>jawaban analisis teks editorial :"Ironi jaminan K3(kesehatan dan keselamatan kerja)</li><li> kaidah kebahasaan: 1.kalimat retoris tidak ada   2.kata-kata populer: a.prioritas b.finansial c.merevisi d.realitas e.preventif f.praktiknya g.ironi    h.relevan</li><li>kata ganti petunjuk: kini kuncinya ada pada pemerintah dan DPR.pemerintah harus berani menjamin bahwa tidak ada permainan dalam penegakan hukum kasus K3.<strong>Sementara itu</strong>,DPR sebaliknya segera merevisi UU tentang K3 agar diberikan sanksi yang lebih preventif supaya kasus kecelakaan tidak terulang.</li><li>konjungsi kausalitas: Tidak ada</li><li>adverbial frekuensi: Dalam praktiknya,Kemenaker <strong>acap kali</strong> memasukkan unsur pemberat ketentuan K3 pada UU No 13 Tahun 2013 tentang Ketenagakerjaan untuk melengkapi UU No 1 Tahun 1970.</li><li>kata kerja material: DPR hanya berjanji merevisi kewenangan pengawasan ketenagakerjaan kepada Pemprov sesuai UU No 23 Tahun 2014 tentang pemda.</li><li>kata kerja relasional: Tidak ada</li><li>kata kerja mental adalah kata kerja ini terdiri atas kata kerja yang menerangkan persepsi,afeksi, kognisi. a.kata kerja persepsi: Tidak ada     b.kata kerja afeksi: pemerintah juga setengah hati untuk menegakkan aturan kesehatan dan keselamatan kerja (K3).  c.kata kerja kognisi: Tidak ada</li></ol>]]></description>
         <pubDate>2019-10-07 02:22:05 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/etynahdhyatin123/ff30rlil2h31/wish/394231583</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>fingkyelisya</author>
         <link>https://padlet.com/etynahdhyatin123/ff30rlil2h31/wish/394232230</link>
         <description><![CDATA[<div>Fingki ellisya</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2019-10-07 02:24:46 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/etynahdhyatin123/ff30rlil2h31/wish/394232230</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>4l154ay12</author>
         <link>https://padlet.com/etynahdhyatin123/ff30rlil2h31/wish/394232322</link>
         <description><![CDATA[<div><strong>02. ALISA AYU FEBRIANTY</strong><br>=》Jawaban Teks Editorial "<strong>Anjing Masuk Masjid</strong>"<br>=》KAIDAH KEBAHASAAN:<br>-<strong>KALIMAT RETORIS</strong>:<br>1)Bagaimana jika ternyata pelakunya menderita gangguan jiwa?<br>-<strong>KATA-KATA POPULAR</strong>:<br>1)Viral<br>2)Proporsional<br>3)Skizofrenia<br><strong>-KATA GANTI PETUNJUK</strong>:<br>1)itu. "peristiwa <strong>itu</strong> menjadi viral"<br><strong>-KONJUNGSI KAUSALITAS</strong>:<br>1)Karena"polisi sama saja dengan menersangkakan orang <strong>karena</strong> sakitnya"<br><strong>-ADVERBIAL FREKUENSI</strong>:<br>(Tidak ada)<br><strong>-KATA KERJA MATERIAL</strong>:<br>1)"Seorang perempuan berinisial SM tiba-tiba saja datang ke Masjid dengan menggenakan sepatu dan membawa  serta anjingnya"<br><strong>-KATA KERJA RELASIONAL:</strong><br>1) Polisi memilih bahwa yang akan melepaskan SM dari pidana <strong>adalah</strong> pengadilan meski mempunyai kewenangan SP3<br><strong>-KATA KERJA MENTAL:</strong><br>a)kata kerja Persepsi <br>  ~keadilan harus bisa <strong>melihat</strong> kasus ini dengan jernih pula<br>b)Kata kerja Afeksi : <br>   ~sekelompok umat <strong>marah</strong> dan menuntuk keadilan.<br>c)Kata kerja kognisi:<br>  ~(tidak ada)<br><br><br></div>]]></description>
         <pubDate>2019-10-07 02:25:07 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/etynahdhyatin123/ff30rlil2h31/wish/394232322</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>hamdaniputri15102015</author>
         <link>https://padlet.com/etynahdhyatin123/ff30rlil2h31/wish/394232405</link>
         <description><![CDATA[<div><strong>08. Dwi romadhoni saputri</strong><br>Jawaban teks editorial “Pentas Dunia Hanya Retorika”<br>Kaidah kebahasaan:<br>1. <strong>Kalimat retoris:</strong><br>        Ada<br>2. <strong>Menggunakan kata kata popular:</strong><br>   a.  runner-up<br>   b. break<br>   c.fresh<br>3. <strong>Menggunakan kata ganti petunjuk yang merujuk pada waktu,tempat peristiwa,atau lainnya yang menjadi fokus ulasan.<br>- </strong>Itulah hasil yang diraih tim nasional (timnas) senior indonesia saat mengawali perjalanan di pentas Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona AFC.<br>4. <strong>Menggunakan konjungsi kausalitas<br></strong>- Semua itu terjadi karena sistem dan jadwal kompetisi yang sudah terbangun sedemikian rapi<br>- Sebab,tenaga mereka sudah terkuras lantaran harus bermain dua hingga tiga kali dalam sepekan.<br>- Sebab,kompetisi digulirkan untuk membangun fondasi timnas,bukan malah merusaknya.<br>- Sebab,dari enam pertandingan tersisa di grup G,empat laga harus dijalani di kandang lawan.<br>5. <strong>Adverbial frekuensi<br>         </strong>Tidak ada<br>6. <strong>Kata kerja material<br>- </strong>Jika bisa meraih posisi runner-up terbaik,Indonesia dipastikan lolos ke putaran final Piala Asia 2023.<br>7. <strong>Kata kerja relasional<br></strong>         Tidak ada<br>8. <strong>Kata kerja mental<br>          </strong>Tidak ada<br><br></div>]]></description>
         <pubDate>2019-10-07 02:25:40 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/etynahdhyatin123/ff30rlil2h31/wish/394232405</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>faizahdewi735</author>
         <link>https://padlet.com/etynahdhyatin123/ff30rlil2h31/wish/394232527</link>
         <description><![CDATA[<div><strong>04.Dewi nur faizah</strong><br>Jawaban analisis teks Editorial<strong> "Siklus Politik yang Membelenggu"</strong><br>Kaidah Kebahasaan :<br><strong>1.Kalimat retoris</strong><br>    Tidak ada<br><strong>2.Kata-kata populer</strong><br>Optimisme,Efisien,Efektif<br><strong>3.Menggunakan konjungsi kausalitas</strong><br>  Dunia usaha bisa segera membuat proyeksi yang lebih jangka panjang.Pebisnis juga bisa meneropong peluang dengan lebih leluasa <strong>karena</strong> sudah ada kepastian pakem regulasi yang bakal keluar.<br><strong>4.Menggunakan kata ganti penunjuk</strong><br> Dengan penguatan sistem politik,para pemimpin yang lahir dari sistem <strong>itu</strong> dapat lebih leluasa menjalankan pemerintahan.<br><strong>5.Adverbial Frekuensi</strong><br> Kita tidak ingin siklus politik tersebut berulang <strong>terus-menerus.</strong><br><strong>6.Kata kerja material</strong><br> Tentu saja bisa <strong>membuat</strong> semua pihak <strong>menjalankan</strong> rutinitas tanpa terhalang segala macam ketidakpastian.<br><strong>7.Kata kerja relasional</strong><br>Tidak ada<br><strong>8.Kata kerja mental</strong><br>a.Kata kerja persepsi : Pebisnis juga bisa <strong>meneropong</strong> peluang dengan lebih leluasa.<br>b.kata kerja afeksi : Namun tetap harus terus dilaksanakan agar kita tidak terus-menerus berada dalam siklus politik yang <strong>membelenggu</strong>.<br>c.kata kerja kognisi : Tidak ada<br><br></div>]]></description>
         <pubDate>2019-10-07 02:26:20 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/etynahdhyatin123/ff30rlil2h31/wish/394232527</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>rissa_agy123</author>
         <link>https://padlet.com/etynahdhyatin123/ff30rlil2h31/wish/394233207</link>
         <description><![CDATA[<div><strong>30.Rissa damayanti</strong><br>Jawaban analisis teks editorial "Keraguan diantara 40 capim KPK"<br>Kaidah kebahasaan:<br><strong>1).Kalimat retoris:<br></strong> Tidak ada<br><br><strong>2).kata-kata popular:</strong><br>a.esensial<br><br><strong>3).Kata ganti petunjuk:</strong><br>Sejauh ini nama-nama yang meragukan komitmenya pada penguatan KPK masih muncul, untuk itu, tahap selanjutnya perlu di tekankan soal komitmen, kesetiaan kepada nilai-nilai antikorupsi dan pemberantasannya<br><br><strong>4).Konjungsi klausalitas:</strong><br>Karena itu, sebenarnya tidak perlu ada jaksa dan polisi di pimpinan KPK<br><br><strong>5).Adferba frekuensi:<br></strong>Tidak ada<strong><br><br>6).Kata kerja material:<br></strong>KPK yang lolos sejauh ini, belum ada yang melegakan benar<br><br><strong>7).Kata kerja relasional:<br></strong>Padahal, tes psikologi ini adalah tahap penting untuk <strong>menakar komitmen </strong>seseorang<strong><br><br>8).Kata kerja metal:</strong><br><strong>a.kata kerja persepsi:</strong><br>Tahap asesmen nanti semoga lebih banyak mendengar hati nurani<br><strong>b.kata kerja afeksi:</strong></div><div>Tidak ada<br><strong>c.kata kerja kognisi:<br></strong>Tidak ada</div>]]></description>
         <pubDate>2019-10-07 02:30:18 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/etynahdhyatin123/ff30rlil2h31/wish/394233207</guid>
      </item>
      <item>
         <title>SOAL TUGAS INDIVIDU</title>
         <author>etynahdhyatin123</author>
         <link>https://padlet.com/etynahdhyatin123/ff30rlil2h31/wish/394245827</link>
         <description><![CDATA[<ol><li>ANALISISLAH KAIDAH   KEBAHASAAN TEKS EDITORIAL KALIAN MASING-MASING!</li></ol><div>2. EDIT JAWABAN KALIAN DENGAN RAPI!</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2019-10-07 03:39:56 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/etynahdhyatin123/ff30rlil2h31/wish/394245827</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>dwipuspitasari33</author>
         <link>https://padlet.com/etynahdhyatin123/ff30rlil2h31/wish/394342268</link>
         <description><![CDATA[<div>07.Dwi puspitasari  Jawaban analisis teks editorial "Masalah ekspor dan rantai pasok global" <br>Kaidah Kebahasaan : <br>1. Kalimat retoritis <br>Tidak ada<br>2. Kata kata populer<br>Infrastruktur,kompetitif,terkonsentrasi<br>3. Menggunakan konjungsi kausalitas <br>Disisi lain, masalah harga minyak sawit menunjukkan ketergantungan yang amat besar kepada ekspor komoditas <br>4. Menggunakan konjungsi kausalitas <br>Tidak ada <br>5. Adverbial frekuensi <br>Saat ini upaya- upaya yang dilakukan lebih pada langkah-langkah promosi secara konvensional <br>6.Kata kerja material<br>Realisasi impor USD 16,88 miliar lebih tinggi daripada ekspor yang hanya USD 14,83 miliar.</div><div>7. Kata kerja reasional<br>Tidak ada <br>8.kata kerja mental <br>a. Kata kerja presepsi<br> Tidak ada <br>b. Kata kerja afeksi <br>Tidak ada <br>c. Kata kerja kognisi <br>Tidak ada <br> </div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2019-10-07 10:32:20 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/etynahdhyatin123/ff30rlil2h31/wish/394342268</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>desielsa53</author>
         <link>https://padlet.com/etynahdhyatin123/ff30rlil2h31/wish/395353956</link>
         <description><![CDATA[<div>09 Elsa desi<br>Jawaban analisis<br>Mitigrasi imbas konektivitas<br>1.menggunakan kalimat tetoris<br> Apa itu?redupnya ekonomi diwilayah yang sebelumnya menjadi jalur transportasi utama.<br>2.menggunakan kata-kata populer <br>infrastruktur,komprehensif,konektivitas,kreatif dan ibovatif,diapresiasi<br>3.menggunakan kata ganti petunjuk<br>Tahun depan konektivitas trans-jawa memanjang hingga ujung timur di banyuwangi <br>4.menggunakan kausalitas<br>Karena itu,masifatnya pembangunan jalur tol pun layak diapresiasi.<br>5.adverbial frekuensi <br>Tidak ada<br>6.kata kerja rasional <br>Tidak ada<br>7.kata kerja afeksi<br>Tidak ada<br>8.kata kerja koqnisi <br>Tidak ada <br>9.kata material<br>Bandingkan dengan negara tetangga dikawasan asean seperti malaysia,vietnam,dan thailand yang rasio biaya logistiknya terhadap PDB sudah mampu ditekan di kisaran 13-15 persen.</div>]]></description>
         <pubDate>2019-10-08 23:50:33 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/etynahdhyatin123/ff30rlil2h31/wish/395353956</guid>
      </item>
      <item>
         <title>5. Dinda </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/etynahdhyatin123/ff30rlil2h31/wish/395357416</link>
         <description><![CDATA[<div>Jawaban analisis teks editorial " bedagang pengaruh" <br>1.kalimat retoris<br>Tidak ada<br>2.menggunakan kata populer<br>Kolega,tipikor<br>3.menggunakan kata ganti petunjuk<br>Justru disitu titik temunya <br>4.konjugsi kausalitas <br>Sehingga menguntungkan pihak pihak tertentu sebab tanpa penerimaan suap pun dia dapat dijerat<br>5.adverbial frekuensi <br>Kerap mewarnai<br>6.kata kerja material <br>Praktik jual beli jabatan di kementrian agama<br>7.Kata kerja relasional <br>Tiadak ada<br>8.kata kerja mental<br>A.kata kerja persepsi<br>   Tidak ada<br>B. Kata kerja afeksi<br>    Tidak ada <br>C. Kata kerja kognisi <br>Seperti itu <br><br>    <br>   <br><br><br><br><br><br></div>]]></description>
         <pubDate>2019-10-09 00:05:16 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/etynahdhyatin123/ff30rlil2h31/wish/395357416</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>klailatul267</author>
         <link>https://padlet.com/etynahdhyatin123/ff30rlil2h31/wish/395357739</link>
         <description><![CDATA[<div>16. Lailatul Khotimah<br><br>Semoga Piala Dunia Kalahkan Terorisme<br><br>• KALIMAT RETORIS <br>Tidak ada<br>•KATA KATA POPULAR<br>Dedengkot,masif,animo,napiter,apresiasi<br>•KATA GANTI PETUNJUK</div><div>Dedengkot ISIS di indonesia</div><div>•MENGGUNAKAN KONJUNGSI KAUSALITAS<br>Karena itulah piala dunia sangat krusial<br>•ADVERBIAL FREKUENSI<br>Tidak ada<br>•KATA KERJA MATERIAL<br>Seorang teroris di tembak mati dan di vonis mati<br>•KATA KERJA RELASIONAL<br>Tidak ada<br>•KATA KERJA MENTAL<br>Perhatianmasyarakat membuat mereka berkembang.<br><br><br>  </div>]]></description>
         <pubDate>2019-10-09 00:06:39 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/etynahdhyatin123/ff30rlil2h31/wish/395357739</guid>
      </item>
      <item>
         <title>01. Ali Taufiq</title>
         <author>alitaufiqtaufiq880</author>
         <link>https://padlet.com/etynahdhyatin123/ff30rlil2h31/wish/395357983</link>
         <description><![CDATA[<div>Jawaban analisis teks editorial " Pahlawan Berantas Hoax "<br>1.kalimat retoris<br>   Tidak ada<br>2. Kata kata popular<br>    Pahlawan<br>    Pemerintahan<br>    Kemiliteran<br>3. Kata ganti petunjuk <br>    Di jawa barat, meletus pula perang(dan strategi kontra militer militer) yang di kenal sebagai peristiwa bandung lautan api, hasilnya, belanda melaksanakan melalui pengerahan tentara NiCA dan AFNEI , tidak mudah kembali menjajah lndonesia.<br>4. Menggunakan konjungsi kausalitas<br>    Padahal sesungguhnya, rakyat jawa timur telah di latih kemiliteran, sudah menjadi tentara. Itu sebabnya, masyarakat menolak menyerahkan senjata (bekas rampasan milik tentara jepang)<br>5. Adverbial frekuensi<br>    Tidak ada<br>6. Kata kerja material<br>     Berujung pada perang (gerilya) 10 November  1945 di surabaya. Pemenang Perang Dunia ll, pasukan NICA (Belanda) yang biasa menebar hoax adu-domba takluk hanya dua pekan. Meminta bantuan presiden Soekarno menggerakkan menghentikan perang kota<br>  7. Kata kerja relasional<br>       Tidak ada<br>  8. Kata kerja mental <br>       * Kata kerja persepsi<br>           Perang 10 November 1945 di Surabaya, menjadi Indonesia telah memiliki tentara yang mampu mempertahankan kedaulatan negara<br>         * Kata kerja afeksi<br>            Pemenang Perang Dunia dunia ll , pasukan NICA (Belanda) yang biasa menebar hoax adu domba ,</div>]]></description>
         <pubDate>2019-10-09 00:07:47 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/etynahdhyatin123/ff30rlil2h31/wish/395357983</guid>
      </item>
      <item>
         <title>18.Misbakhul huda</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/etynahdhyatin123/ff30rlil2h31/wish/395360824</link>
         <description><![CDATA[<div>Jawaban analisis teks Editorial " Beras dan Kemiskinan " <br>1.Kalimat retoris <br>     tidak ada <br>2.Menggunakan kata popular  Riset,krusial,komoditas<br>3.Kata ganti petunjuk<br>   Harga beras di Indonesia lebih mahal 70 persen       jika dibandingkan dengan harga di pasar               internasional<br>4.Menggunakan konjungsi kausalitas<br>    Tidak ada<br>5.Adverbial frekuensi<br>     Tiap harga beras naik 10 persen,jumlah penduduk miskin bertambah 1,2 juta orang<br>6.Kata kerja material<br>     Perjalanan beras dari petani sampai konsumen melalui begitu banyak tangan, mulai tengkulak yang membeli gabah petani untuk dijual kepada pemilik penggilingan padi, tengkulak itu beroperasi dari tingkat dusun,desa,hingga kecamatan<br>7.Kata kerja relasional<br>    Cara untuk menekan harga beras adalah menurunkan biaya produksi<br>8.Kata kerja mental<br>    • kata kerja persepsi<br>       tidak ada<br>    • kata kerja afeksi<br>       tidak ada<br>    •kata kerja kognisi<br>        tidak ada<br><br></div>]]></description>
         <pubDate>2019-10-09 00:19:11 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/etynahdhyatin123/ff30rlil2h31/wish/395360824</guid>
      </item>
      <item>
         <title>34.Syehka Al falah</title>
         <author>syehkaalfalah01</author>
         <link>https://padlet.com/etynahdhyatin123/ff30rlil2h31/wish/395364396</link>
         <description><![CDATA[<div>Jawaban Analisis Teks editorial "Maksud Baik yg Ribet"<br>Ciri Kebahasaan:<br>1.Kalimat Tetoris<br>"Ada banyak sekali bakat muda kita yang sangat menjanjikan,kemudian hilang entah ke mana begitu memasuki tataran dewasa."<br><br>2.Kalimat Popular<br>" Missing Link "<br><br>3.Kata Ganti Petunjuk<br>"Tapi,delapan tahun berselang setelah kesuksesan pada 2011 <em>itu, </em>ada yang tahukah di mana Indra Kelana Nasution sekarang. "<br><br>4.Konjungsi Kausalitas<br>" <em>Karena itu, </em>turut turun tangannya pemerintah seiring terbitnya Instruksi Presiden.<br><br>5.Adverbia<br> " Tidak Ada "<br><br>6.Kata kerja Material<br>" Ia mencetak tujuh gol sepanjang turnamen"<br><br>7.Kata kerja Relasional<br>" Tidak ada "<br><br>8.Kata kerja Mental<br>•Kata kerja persepsi:<br>" Tidak ada "<br>•Kata kerja Afeksi:<br>" Tidak ada "<br>•Kata kerja kognisi:<br>"Tidak ada "<br><br><br></div>]]></description>
         <pubDate>2019-10-09 00:35:10 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/etynahdhyatin123/ff30rlil2h31/wish/395364396</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>syah34235</author>
         <link>https://padlet.com/etynahdhyatin123/ff30rlil2h31/wish/395365822</link>
         <description><![CDATA[<div><b>Hendra Setiawan</b><br>"Bersatu Bangun Bangsa'<br>1-Kalimat retoris:<br>Tidak ada<br>2-kata2 populer:<br>Pemerintahan<br>Pemilu<br>Warga negara<br>3-Menggunakan kata ganti petunjuk:<br>'Merajut kembali tali persatuan yang sempat renggang dan terputus selama pemilu 2019 berlangsung.selain<strong> itu,</strong>juga kembali<strong> </strong>bergandeng<strong> </strong>tangan membangun bangsa dan negara ini.<br>4.Menggunakan konjungsi kausalitas.<br>-<strong>Karena </strong>itu,pihak yang kalah tentu harus legawa<br>5.Abverbal frekuensi:<br>-Tidak ada<br>6.Kata kerja Material <br>Kekuasaan <strong>adalah </strong>amanah rakyat yang wajib dijalankan dengan sebaik-baik nya.<br>7.Kata kerja relasional.<br><strong>Yakni </strong>Joko Widodo dan KH Ma'ruf Amin serta Prabowo Subianto-Sandiaga Uno bertemu dan saling berjabat tangan.<br>8.Kata kerja mental  <br>a.kata kerja persepsi :"Pemerintah harus memastikan dan menjamin demokrasi secara benar dan sebaik-baiknya"<br>b.kata kerja ereksi:"pemerintah khawatir akan ada kubu yang kalah dalam pemilu tersebut yang akan tidak terima akan keputasan di dalam pemilihan presiden nanti nya"<br> c.Kata kerja kongnisi:"seharusnya rakyat saling memahami agar tidak terjadi kerusuhan saat menjelang pemilu .<br><br></div>]]></description>
         <pubDate>2019-10-09 00:40:11 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/etynahdhyatin123/ff30rlil2h31/wish/395365822</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>4l154ay12</author>
         <link>https://padlet.com/etynahdhyatin123/ff30rlil2h31/wish/395369137</link>
         <description><![CDATA[<div><strong>33. SRI WULANDARI</strong><br>#Jawaban Teks Editorial<strong> "Momentum Optimalkan Kerja Kabinet"</strong><br><strong>-KALIMAT RETORIS</strong> <br>    ~(tidak ada)<br><strong>-KATA -KATA POPULAR</strong><br>1)Etika<br>2)Infrastruktur<br>3)Profesional<br>-<strong>MENGGUNAKAN KATA GANTI PETUNJUK</strong><br>1)Itu "Ketegasan Jokowi <strong>itu</strong> bisa di buktikan dengan melakukan Resuffle anggota kabinet yang bermasalah"<br><strong>-KONJUNGSI KAUSALITAS</strong><br>1)Sehingga "Siapa para pembantu presiden yang suka bermain-main dengan anggaran negara <strong>sehingga</strong> terseret dalam pusaran korupsi"<br><strong>-ADVERBIAL FREKUENSI</strong>: <br>(tidak ada)<br><strong>-KATA KERJA MATERIAL:</strong><br>1)Di tengah hiruk pikuk rencana rekonsiliasi dan penyusunan komposisi kabinet ,agenda penting pascapilpler adalah mengoptimalkan kinerja kabinet indonesia.<br><strong>-KATA KERJA RELASIONAL</strong><br>  ~Agenda penting pasca pilpres <strong>adalah</strong> mengoptimalkan kinerja kabinet indonesia kerja.<br><strong>-KATA KERJA MENTAL</strong><br>   a)Kata kerja Persepsi:<br>      ~(tidak ada)<br>   b)Kata kerja Afeksi:<br>~Jokowi harus <strong>tegas</strong> menindak mereka sekalipun     belum ada keputusan sidang pengadilan.<br> c)Kata kerja kognisi:<br>   ~(tidak ada)<br>       <br><br></div>]]></description>
         <pubDate>2019-10-09 00:54:39 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/etynahdhyatin123/ff30rlil2h31/wish/395369137</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>rissa_agy123</author>
         <link>https://padlet.com/etynahdhyatin123/ff30rlil2h31/wish/395372858</link>
         <description><![CDATA[<div><strong>03.Ayu Firma J</strong><br>Jawaban analisis teks editorial "politik tanpa prinsip"<br>Kaidah kebahasaan<br><strong>1.Kalimat retoris:</strong><br>tidak ada<br><strong>2.menggunakan kata- kata populer:</strong><br>a.rekonsiliasi<br>b.platfrom<br><strong>3.menggunakan kata ganti petunjuk:<br></strong>Parpol yang sedang berkuasa ibarat kendaraan yang sangat kencang larinya,menerabas <em>sana sini </em>menabrak sekaligus menarikbkiri kanan.<br><strong>4.menggunakan konjungsi klausalitas:<br></strong>- karena itu presidenlah yang menentukan formasi kabinet.<br>- karena itu hanya ada 2 capres,terlihat konsistensi dukungan kepada kedua pihak.<br><strong>5.Adverbial frekuensi<br>Tidak ada<br>6.kata kerja material<br></strong>Musyawarah mufakat,silaturahmi,maupun diplomasi MRT dan nasi goreng disisi lain baik untuk meredakan pembelahan dibakar rumput.<strong>.<br>7.kata kerja rasional<br></strong>Dinamisnya komunikasi politik pasca pemilu yang ditandai dengan berbagai pertemuan elite politik yang berlawanan adalah hal wajar.<br><strong>8.kata kerja mental<br>a) kata kerja persepsi<br></strong>Tidak ada<strong><br>b)kata kerja afeksi<br></strong>Politik pembelaan yang membuat lelah semua pihak,emosi rakyat dimainkan.<br><strong>C)kata kerja kognisi<br></strong>Ketika pemilu usai,teryata keputusan elite politiklah yang menentukan segalanya<br><br></div>]]></description>
         <pubDate>2019-10-09 01:11:01 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/etynahdhyatin123/ff30rlil2h31/wish/395372858</guid>
      </item>
      <item>
         <title>28.Reza nanda ramadhan</title>
         <author>rezananda020</author>
         <link>https://padlet.com/etynahdhyatin123/ff30rlil2h31/wish/395373901</link>
         <description><![CDATA[<div>Jawaban dari teks editorial :benahi data populasi ayam pedaging <br> 1)menggunakan kalimat retoris :tidak ada.                2)menggunakan kata populer :benahi.                        3)menggunakan kata ganti penunjuk :tercatat sejak 10 bulan terakhir hingga saat ini ,aksi protes yang di gelar serempak di empat titik di yogyakarta <br>4) menggunakan konjungsi kausalitas : pasokan yang melimpah di pasar ini di karena hal itu pada saat jelang idul fitri lalu,serapan masyarakat terhadap unggas tidak terlampau besar jika di bandingkan dengan tahun sebelumnya .<br>5)adverbial frekuensi: tidak ada <br>6)kata kerja material : baru baru ini,asosiasi pengusaha ayam yogyakarta (apayo)menggelar protes atas turunya harga ayam .<br>7)kata kerja relasional :  penjualan di konsumen ,yakni seharga Rp20.216/kg ,penjualan dari pedagang ke konsumen selalu di atas hpp yaitu.     Rp 29 .000- Rp30.000 per kilogram <br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2019-10-09 01:15:37 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/etynahdhyatin123/ff30rlil2h31/wish/395373901</guid>
      </item>
      <item>
         <title>20.MUHAMMAD AFIF ALFIANSYAH</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/etynahdhyatin123/ff30rlil2h31/wish/397236047</link>
         <description><![CDATA[<div>Jawaban analisis teks editorial "Menghindari dampak negatif pengaturan ojol"<br><br>1.Kalimat retoris<br>Tidak ada<br>2.menggunakan kata kata popular<br>Ride sharing<br>Unicorn<br>Start-up <br>Efisiensi<br>3.menggunakan kata ganti petunjuk<br>Tidak ada<br>4.menggunakan konjungsi kausalitas<br>Tidak ada<br>5.Adverbial frekuensi<br>Jangan sampai aturan baru tersebut membuat kemudahan dan efisien itu tergerus. Dalam teori ekonomi dasar, subsidi hanya akan mengakibatkan distorsi. Sebaliknya,melawan harga yang dibentuk pasar akan membuat hal yang sama terjadi<br>6.kata kerja material<br>Lahirnya ojol kepentingan yang mencari nafkah lewaf aplikasi tersebut menjadi mudah<br>7.kata kerja rasional<br>Akibat lahirnya ojol menyebabkan mudah untuk mencari nafkah lewat aplikasi tersebut <br>8.kata kerja mental <br>a. Kata kerja persepsi faktor yang mesti diperhatikan pemerintah <br>b. Kata kerja afeksi tidak ada<br>c. Kata kerja kognisi tidak ada</div>]]></description>
         <pubDate>2019-10-14 02:21:37 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/etynahdhyatin123/ff30rlil2h31/wish/397236047</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Ilham Rizki Nugroho </title>
         <author>rezananda020</author>
         <link>https://padlet.com/etynahdhyatin123/ff30rlil2h31/wish/397236285</link>
         <description><![CDATA[<div>Jawaban teks editorial : pengkhianatan terhadap reformasi <br>1. kalimat retoris :tidak ada <br>2. menggunakan kata populer : kpk<br>3.menggunakan kata ganti petunjuk : resmi orde baru runtuh lebih dari 21 tahun silam hal yang paling kita harapkan lenyap adalah KKN.<br>4. mengunakan konjungsi kausalitas: selain karena dukungan yang begitu kuat dari masyarakat sipil,sistem yang begitu solid di KPK membuat lembaga tersebut resilien terhadap rongrongan.<br>5.advebial frekuensi : Tidak ada <br>6.</div>]]></description>
         <pubDate>2019-10-14 02:22:27 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/etynahdhyatin123/ff30rlil2h31/wish/397236285</guid>
      </item>
      <item>
         <title>25.NUR CAHYONO</title>
         <author>darilkamal</author>
         <link>https://padlet.com/etynahdhyatin123/ff30rlil2h31/wish/397236999</link>
         <description><![CDATA[<div>Jawaban analisis teks editorial "Langkah tak biasa presiden"<br><br>1.Kalimat retoris<br>   "Apakah pertanyaan pejabat pemerintah masih bisa di jadikan panutan ?hal itu bisa berpengaruh pada kepercayaan publik ! "<br>2.Kata popular<br>   a.Kontroversi<br>   b.Komisaris<br>   c.Merebak<br>3.Kata ganti petunjuk<br>  "Jika ada perdebaran publik,akan di didiskusikan .Seperti itu biasa itu terjadi antar menteri"<br>4.konjungsi kausalitas<br>   "Hal itu bisa berpengaruh pada kepercayaan publik"<br>5.Adeverbial frekuensi<br>   "Pemerintah presiden jokowi sedang menggunakan kekuasaannya mengelola resistensi publik  saat menunjuk perwira tinggi polisi sebagai pejabat gubernur"<br>6.Kata kerja material<br>   "setelah kontroversi mereda,irawan di geser ke sekretaris utama lembaga ketahanan Nasional"<br>7.Kata kerja relasional<br>   "Tidak ada"<br>8.kata kerja mental<br>   a.Kata kerja persepsi<br>   "Gubernur jawa barat sudah lama terdengar"<br>   b.Kata kerja afeksi<br>    "Tidak ada"<br>   c.Kata kerja Kognisi<br>     "Tidak ada"<br><br><br></div>]]></description>
         <pubDate>2019-10-14 02:25:52 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/etynahdhyatin123/ff30rlil2h31/wish/397236999</guid>
      </item>
      <item>
         <title>22.M.Khafid Feriantooooo</title>
         <author>syehkaalfalah01</author>
         <link>https://padlet.com/etynahdhyatin123/ff30rlil2h31/wish/397238793</link>
         <description><![CDATA[<div>Analisis teks editorial "Pentas Dunia Hanya Retorika" <br><br>Kalimat retoris :mengapa timnas indonesia bisa babak belur?<br><br>Kata kata popular: lumbung,break,retorika<br><br>Konjungsi kausalitas: tidak ada.<br><br>Adverbial frekuensi: tidak ada.<br><br>Kata kerja material: ketika kompetisi di malaysia dan thailand break dua pekan untuk persiapan kualifikasi piala dunia 2002 pentas liga 1 justru masih bergulir.</div>]]></description>
         <pubDate>2019-10-14 02:33:53 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/etynahdhyatin123/ff30rlil2h31/wish/397238793</guid>
      </item>
      <item>
         <title>14. Herlina Nur Safitri</title>
         <author>herlinasafitri285</author>
         <link>https://padlet.com/etynahdhyatin123/ff30rlil2h31/wish/397239267</link>
         <description><![CDATA[<div>Jawaban analisis teks editorial<strong> "Bibit Korupsi Sebelum Berkuasa"<br></strong>Kaidah kebahasaan:<br><strong>1. Kalimat Retoris<br>     </strong>Tidak Ada<br><strong>2. Kata kata popular<br>   </strong>Mahar politik<br><strong>3. Menggunakan kata ganti petunjuk yang merujuk  pada waktu, tempat peristiwa/lainnya yang menjadi fokus ulasan<br></strong>Temuan itu menyebutkan adanya 12 transaksi mencurigakan yang terhubung dengan calon kepala daerah dan penyelenggara pemilu.<br>4. Konjungsi kausalitas<br>Karena itu tak perlu heran ketika ketum partai gerinda prabowo mengatakan bahwa paket hemat untuk menjadi calon gubernur itu Rp 300 miliar<br>5. Adverbial frekuensi<br>Tidak Ada<br>6. Kata kerja material<br>Bawaslu pernah mengungkapkan penyelidikan tentang praktik mahar politik di empat daerah penyelenggara pilkada. Yakni provinsi jatim,kota cirebon,kota palangka raya,dan kabupaten batu bara(sumut)<br>7. Kata kerja rasional<br>Besarnya transaksi yang mencurigakan tersebut menunjukkan betapa hajatan politik daerah juga identik dengan biaya besar<br>8. Kata kerja mental<br>a) kata kerja persepsi<strong><br></strong><br><br></div>]]></description>
         <pubDate>2019-10-14 02:36:18 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/etynahdhyatin123/ff30rlil2h31/wish/397239267</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
