<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>Case Study by Bernadeta Susilo Martanti</title>
      <link>https://padlet.com/bernadetamartanti/ez2y6y7kgk6g4exe</link>
      <description></description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2024-02-28 12:58:28 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2024-02-28 13:39:55 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url></url>
      </image>
      <item>
         <title>Jonatan Setiadi</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/bernadetamartanti/ez2y6y7kgk6g4exe/wish/2899072499</link>
         <description><![CDATA[<p>Volkswagen (VW) dituduh menggunakan "defeat device" atau perangkat lunak pada mesin diesel mobil mereka di Amerika Serikat untuk memanipulasi hasil tes emisi. Perangkat ini memungkinkan mobil untuk mendeteksi saat sedang diuji dan mengubah performa mesin untuk meningkatkan hasil tes. VW telah mengakui kecurangan tersebut dan terlibat dalam skandal besar yang mempengaruhi jutaan mobil di seluruh dunia.</p><p>Secara langsung, topik tersebut tidak terkait dengan akuntansi, tetapi pengenaan pajak pada perusahaan dapat mempengaruhi praktik akuntansi, terutama dalam hal pelaporan keuangan dan kewajiban pajak yang harus diakui dalam laporan keuangan perusahaan.</p><p><br></p><p><br></p><p><br></p><p><br></p><p>Inti dari case lehman brothersmembahas faktor-faktor yang menyebabkan kegagalan Lehman Brothers, salah satu perusahaan keuangan terbesar di dunia, pada krisis keuangan global tahun 2008. Beberapa faktor yang disorot termasuk eksposur yang tinggi terhadap hipotek subprime, kekurangan modal, dan kegagalan dalam mengatasi masalah likuiditas.</p><p>Menurut saya lehman brothers ini tidak terkait langsung dengan akuntansi tetapi kegagalan tersebut menimbulkan pertanyaan tentang peran auditor juga pelaporan keuangan bahkan hingga praktik akuntansi yang relevan dalam menilai kesehatan keuangan perusahaan. Misalnya, apakah auditor telah melakukan penilaian yang memadai terhadap aset dan kewajiban perusahaan, serta apakah pelaporan keuangan memberikan gambaran yang akurat tentang kondisi keuangan Lehman Brothers sebelum kegagalan mereka.</p><p><br></p><p><br></p><p><br></p><p><br></p><p><br></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-02-28 13:11:21 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/bernadetamartanti/ez2y6y7kgk6g4exe/wish/2899072499</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nurmala - NIM 2502115941</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/bernadetamartanti/ez2y6y7kgk6g4exe/wish/2899073139</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Dalam kasus VW terjadi masalah oleh karena VW melakukan kecurangan hasil uji emisi sehingga pada akhirnya harus menarik unit yang terjual , yang pada akhirnya menyebabkan kerugian bagi investor, peran akuntansi yaitu kerugian tersebut pada akhirnya diposting dan menyebabkan pemegang saham dan pemilik harus membayar denda dan ganti rugi dan publik menjadi tau masalah tersebut</p></li><li><p>Dalam kasus lehman terjadi kegagalan atau kebangkrutan dan menyebabkan krisis ekonomi hingga terjadi perombakan peraturan. Peran akuntansi dalam hal ini adalah menunjukkan kondisi kesehatan Lehman dan perusahaan keuangan lainnya</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-02-28 13:11:51 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/bernadetamartanti/ez2y6y7kgk6g4exe/wish/2899073139</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Roselina</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/bernadetamartanti/ez2y6y7kgk6g4exe/wish/2899074165</link>
         <description><![CDATA[<p>Kasus 1 - Volkswagen</p><p><br/></p><p><strong>Isu:</strong> Ditemukannya kecurangan alat pengukuran emisi yang dipasang di banyak produk mobil VW. </p><p><strong>Hubungan dengan akuntansi:</strong> setelah kejadian tersebut laporan keuangan akan menunjukkan pencatatan kerugian yang besar akibat kasus hukum juga penurunan penjualan yang signifikan, yang akan menjadi alat untuk manajemen mengambil keputusan.</p><p><br/></p><p>Kasus 2 - Lehman's Brother</p><p><br/></p><p><strong>Isu:</strong> jatuhnya perusahaan invetasi besar Lehman's Brother akibat subprime mortgage crisis (efek bubble dari tinggi kredit hipotek yang macet)</p><p><strong>Hubungan dengan akuntansi:</strong> pencatatan akuntansi yang tidak transparan dan ada manipulasi data, ini memberikan informasi yang salah kepada stakeholder.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-02-28 13:12:46 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/bernadetamartanti/ez2y6y7kgk6g4exe/wish/2899074165</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Femypadillah Ismanto</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/bernadetamartanti/ez2y6y7kgk6g4exe/wish/2899074506</link>
         <description><![CDATA[<p>Case Study: </p><p><strong>Volkswagen: The scandal explained</strong></p><p>1. Explain the issue!</p><p>Isu yang terjadi pada kasus ini yaitu terkait dengan kecurangan yang dilakukan oleh Volkswagen sebagai produsen mobil diesel di Amerika yang mengeluarkan pernyataan sesuai dengan hasi uji lab yang di rekayasa bahwa mobil yang mereka produksi sangat rendah emisi. Padahal jika dilakukan pengecekan dengan benar ditemukan mobil yang sudah berada di pasaran kadar emisi nya jauh di atas ambang rata-rata standard Amerika.</p><p>2. Explain your idea about “accounting information is important in relation to this issue”. Related or not and explain it!</p><p>Kecurangan yang dilakukan tersebut yang pada akhirnya ketahuan dan diakui menyebabkan dampak yang sangat besar bagi perusahaan terutama terlihat pada laporan akuntansi yang menunjukkan kerugian yang sangat signifikan pada Volkswagen. Dampak laporan keuangan tersebut yang lain yaitu harga saham perusahaan yang jauh merosot. Jadi akibat isu pemalsuan emisi, muncul informasi akuntansi terkait laporan keuangan perusahaan, yang berdampak pada harga saham di pasar.  </p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-02-28 13:13:05 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/bernadetamartanti/ez2y6y7kgk6g4exe/wish/2899074506</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Yohana Christie Resubun</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/bernadetamartanti/ez2y6y7kgk6g4exe/wish/2899077960</link>
         <description><![CDATA[<p>Case Study:</p><p>1. Explain the issue!</p><p>Untuk issue "<strong>Volkswagen: The scandal explained" </strong>adalah kasus dimana produk VW yang dalam produksi dan pemasarannya ditemukan kecurangan dalam uji Emisi.</p><p>2. Explain your idea about “accounting information is important in relation to this issue”. Related or not and explain it!</p><p><br/></p><p>Dari kasus tersebut menurut saya departemen keuangan kelolosan dalam mendeteksi produksi mobil tersebut sehingga standar perakitannya atau bahkan tidak diuji. Dalam kasus tersebut EPA mempunyai kewenangan untuk mendenda perusahaan hingga $37.500 untuk setiap kendaraan yang melanggar standar - denda maksimum sekitar $18 miliar</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-02-28 13:15:50 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/bernadetamartanti/ez2y6y7kgk6g4exe/wish/2899077960</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Sudharsono</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/bernadetamartanti/ez2y6y7kgk6g4exe/wish/2899081249</link>
         <description><![CDATA[<p>Pada kasus Volkswagen, pihak VW melakukan kecurangan dengan cara memasang perangkat lunak yang dapat mempengaruhi hasil uji emisi.</p><p>Peran informasi keuangan dalam kasus tidak secara langsung berkaitan, namun setelah kejadian tersebut masyarakat akan tahu akan masalah dan meminta ganti rugi dan juga pada investor harus menanggung kerugiannya.</p><p><br/></p><p>Pada kasus Lehman Brothers, bangkrutnya perusahaan yang disebabkan oleh krisis subprime, mengguncang pasar keuangan di seluruh dunia dan menyebabkan hilangnya output perekonomian global sebesar $10 triliun (Kantor Akuntabilitas Pemerintah AS, 2013).</p><p>Peran informasi keuangan untuk menunjukkan kondisi keuangan.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-02-28 13:18:38 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/bernadetamartanti/ez2y6y7kgk6g4exe/wish/2899081249</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Yuyun-2502126030</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/bernadetamartanti/ez2y6y7kgk6g4exe/wish/2899081499</link>
         <description><![CDATA[<p>1.Tentang skandal penipuan diesel (di tuduh oleh EPA memodifikasi perangkat lunak pada mesin 3 liter yang di pasang pada beberapa model porsche,audi serta vw</p><p>pada bulan november vw mengatakan pihak nya menemukan kejanggalan dalam pengujian untuk mengukur tingkat emisi karbondioksida yang dapat mempengaruhi 800.000 mobil di eropa.</p><p>2.dampak nya merusak kepercayaan pelanggan ,financial epx mempunyai kewenangan untuk mendenda perusahaan 37.500 untuk setiap kendaraan yang melanggar standar-denda maksimum 18.000</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-02-28 13:18:50 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/bernadetamartanti/ez2y6y7kgk6g4exe/wish/2899081499</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Karaniya Viriyani_Case Study</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/bernadetamartanti/ez2y6y7kgk6g4exe/wish/2899081634</link>
         <description><![CDATA[<p>Nama : Karaniya Viriyani</p><p>NIM : 2502129991</p><ol><li><p>Explain the issue!</p><p>Jawab : </p><p>a. Kasus Volkswagen </p><p>Pihak Volkswagen menggunakan perangkat lunak ilegal yang dipasang pada mesin diesel untuk mencurangi uji emisi, perangkat ini mengidentifikasi kapan kendaraan sedang diuji emisi dan dapat mengubah pengaturan dalam mesin untuk dapat disesuaikan dengan standar emisi yang ketat. Hal ini merusak reputasi perusahaan, serta pengenaan denda, juga penjatuhan hukuman kepada para eksekutif perusahaan. </p><p><br/></p><p><br/></p><p>b. Kasus Lehman Brothers</p><p>Kasus ini terjadi karena pihak Lehman Brother tergiur keuntungan besar untuk menyalurkan KPR kepada penduduk yang punya pendapatan rendah tapi tidak tetap atau bisa disebut <em>subprime mortgage</em>. Memang ketika konsumen punya risiko gagal bayar yang tinggi karena skor kredit rendah maka bunga kredit akan lebih tinggi dari rata-rata yang mana bagi Lehman Brother itu merupakan keuntungan, disisi lain apabila nasahab gagal bayar hipotek maka hunian tersebut menjadi aset dari Lehman Brother. Akan tetapi hal tersebut berubah ketika The Federal Reserve menaikkan tinggat suku bunga acuan di 2004 untuk menggendalikan inflasi, hal ini mempengaruhi  bunga dan cicilan, yang mana berujung ke "fenomena banjir properti" karena tidak sanggup membayar cicilan.  Lehman Brother juga mengalami dampak atas hal ini dan menghadapi kerugian besar karena portfolio hipotek yang buruk. </p></li></ol><p><br/></p><p><br/></p><p><br/></p><ol start="2"><li><p>Explain your idea about “accounting information is important in relation to this issue”. Related or not and explain it!</p><p>Jawab : </p><p>Ya, menurut saya berhubungan. Dalam kedua kasus tersebut terjadi kegagalan perusahaan karena ketidak telitian dalam pengambilan keputusan dan analisa laporan keuangan. </p><p>a. Volkwagens </p><p>Setelah skandal terungkap, Volkswagen diharuskan menanggung kerugian keuangan, termasuk denda dari pemerintah, biaya hukum, serta potensi kerugian reputasi dan penurunan penjualan. Informasi akuntansi digunakan untuk merekam dan mengungkapkan dampak ini dalam laporan keuangan perusahaan.</p><p>b. Lehman Brother</p><p>Salah satu aspek penting dalam kasus ini adalah pemanfaatan repos (pembelian kembali) dan transaksi luar neraca untuk menyembunyikan kewajiban perusahaan. Hal ini menunjukkan bagaimana praktik akuntansi yang tidak benar atau meragukan dapat memengaruhi pandangan investor dan regulator terhadap kondisi keuangan perusahaan</p></li></ol><p><br/></p><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-02-28 13:18:56 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/bernadetamartanti/ez2y6y7kgk6g4exe/wish/2899081634</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nur Syifa Awalia</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/bernadetamartanti/ez2y6y7kgk6g4exe/wish/2899081677</link>
         <description><![CDATA[<p>Kasus Volkswagen</p><p>1. Kasusnya berisi tentang VW (Volkswagen) yang sempat dijuluki dengan "diesel dupe", yang berarti beberapa mobil VW memiliki software yang dapat mendeteksi ketika sedang ada pengukuran, sehingga hasil dari pengukuran tersebut menjadi lebih baik dibandingkan dengan kenyataan pada saat mobil tersebut digunakan.</p><p><br/></p><p>2. Dalam penemuan kecurangan tersebut, informasi keuangan belum diperlukan. Karena pengukuran dilakukan secara fisik, bukan dianalisa dengan menggunakan laporan keuangan. Namun setelah terbukti kecurangan yang dilakukan, informasi keuangan tersebut dapat berguna untuk melihat adanya penurunan dari penjualan mobil diesel karena hilangnya kepercayaan pengguna dari mobil VW tersebut.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-02-28 13:18:58 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/bernadetamartanti/ez2y6y7kgk6g4exe/wish/2899081677</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nur Febriana Arum</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/bernadetamartanti/ez2y6y7kgk6g4exe/wish/2899084112</link>
         <description><![CDATA[<p>Lehman Brothers Collapes </p><ol><li><p>Issue</p><p>Menurut saya, issue yang terjadi pada Lehman Brothers awalnya terjadi pada tahun 2003 dan 2004 dimana Lehman mengakusisi lima pemberi pinjaman hipotek bersama dengan BNC Mortgage dan Aurora Loan Services, akan tetapi pinjaman yang diberikan kepada penerima pinjaman tidak disertai dengan dokumentasi yang lengkap.</p></li><li><p>Peran informasi akuntansi</p><p>Menurut saya, peran informasi akuntansi untuk case lehman brothers adalah kurangnya kelengkapan dokumentasi seperti laporan keuangan dari penerima pinjaman sehingga menyebabkan pembayaran kredit yang macet yang terjadi pada perusahaan property dan real estate yang berada di Amerika Serikat.</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-02-28 13:20:50 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/bernadetamartanti/ez2y6y7kgk6g4exe/wish/2899084112</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Gracia Tiffany - 2502119933</title>
         <author>graciatiffanyfanyy</author>
         <link>https://padlet.com/bernadetamartanti/ez2y6y7kgk6g4exe/wish/2899086831</link>
         <description><![CDATA[<p>Kasus VW</p><p><br/></p><ul><li><p>Volkswagen menggunakan perangkat lunak untuk memanipulasi hasil uji emisi mobil diesel, terungkap pada bulan September setelah EPA Amerika menemukan kecurangan. </p></li><li><p>Awalnya terdeteksi di Amerika, skandal ini berdampak global. VW menggunakan perangkat untuk menghindari kegagalan uji emisi dan meningkatkan penjualan dengan hasil yang lebih baik. </p></li><li><p>Perangkat dapat mendeteksi uji emisi, memasukkan mobil ke "mode keamanan" saat di laboratorium, menghasilkan emisi yang sesuai. Namun, di jalan raya, mobil keluar dari "mode uji," menyebabkan emisi nitrogen oksida hingga 40 kali di atas batas yang diizinkan di Amerika.</p></li><li><p>Pentingnya informasi akuntansi dalam kasus Volkswagen (VW) terdapat dalam beberapa aspek. Informasi akuntansi berperan sebagai alat evaluasi kinerja, memberikan landasan keandalan informasi untuk pengambilan keputusan, serta menjadi pedoman untuk kepatuhan terhadap standar dan regulasi. Dalam lingkup keuangan, sosial, dan lingkungan, informasi akuntansi turut memainkan peran dalam pengungkapan tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan.</p></li><li><p>Manipulasi hasil uji emisi oleh VW menyoroti pentingnya informasi akuntansi sebagai instrumen untuk menilai risiko yang mungkin dihadapi perusahaan. Skandal ini tidak hanya memengaruhi reputasi VW, tetapi juga berdampak signifikan pada pemangku kepentingan seperti pelanggan, pemasok, investor, dan karyawan.</p></li></ul><p><br/></p><p>Kasus Lehman Brothers</p><p><br/></p><ul><li><p>Lehman Brothers, bank investasi terbesar keempat di AS, mengalami kegagalan pada September 2008.</p></li><li><p>Tingkat leverage yang tinggi dan strategi pertumbuhan agresif.</p></li><li><p>Investasi besar pada pinjaman hipotek subprime yang berisiko.</p></li><li><p>Likuiditas rendah karena kesulitan menjual aset dengan harga yang memadai.</p></li><li><p>Pemicu krisis keuangan global dengan dampak ekonomi yang luas.</p></li><li><p>Penggunaan praktik manajemen yang meragukan, termasuk manipulasi laporan keuangan.</p></li><li><p>Menyoroti kegagalan pengawasan dan kekurangan regulasi dalam menghadapi kompleksitas dan risiko di sektor keuangan.</p></li><li><p>Pentingnya informasi akuntansi menunjukkan sejauh mana tingkat leverage Lehman, memberikan wawasan tentang paparan risiko.</p></li><li><p>Informasi akuntansi mengungkap pilihan investasi Lehman, khususnya eksposur besar pada pinjaman hipotek subprime, memungkinkan penilaian terhadap praktik manajemen risiko.</p></li><li><p>Laporan akuntansi mencerminkan posisi likuiditas Lehman, menunjukkan kemampuannya untuk memenuhi kewajiban jangka pendek dan kendala dalam menjual aset.</p></li><li><p>Penggunaan praktik manajemen yang meragukan, termasuk manipulasi laporan keuangan, menekankan pentingnya informasi akuntansi yang transparan dan akurat.</p></li><li><p>Kasus Lehman menyoroti perlunya pengawasan regulatif yang efektif, termasuk evaluasi praktik akuntansi, untuk memastikan lembaga keuangan beroperasi dalam kerangka manajemen risiko yang bijaksana.</p></li></ul>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-02-28 13:22:44 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/bernadetamartanti/ez2y6y7kgk6g4exe/wish/2899086831</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Shinta amelia</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/bernadetamartanti/ez2y6y7kgk6g4exe/wish/2899090542</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>perusahaan otomotif Volkswagen (VW) terbukti melakukan manipulasi perangkat lunak pada mesin dieselnya untuk mengurangi emisi nitrogen oksida (NOx) selama pengujian emisi.</p><p>Hubungan akuntasi dalam kasus ini yaktu dalam pengambilan keputusan oleh dampak keputusan pemegangsaham terhadap informasi keuangan VW</p><p><br/></p></li><li><p>Perusahaan Lehman Brothers mengalami kolaps dikarenakan manajemen perusahaan/kondisi internal perusahaan. Kondisi internal Lehman Brothers menjadi kacau karena adanya dua kubu yang saling berbada pandangan. </p><p>Dua kubu dalam Lehman Brothers yang memiliki pandangan berbeda telah menimbulkan pertentangan di dalam manajemen. </p><p>Selain faktor kondisi internal perusahaan, krisis subprime mortgage juga menjadi penyebab runtuhnya Lehman Brothers, Lehman Brothers mengalami kerugian karena krisis kredit perumahan berisiko tinggi yang sudah mulai terjadi pada tahun 2007. Kerugian Lehman Brothers bersumber jumlah subprime dan surat utang berisiko tinggi beragun aset yang terlalu banyak. Kerugian besar Lehman Brothers akibat aset beragun efek semakin membengkak sepanjang tahun 2008.</p><p>Hubungan akuntasi dalam kasus ini yaitu penyesatan informasi dalam akuntansi lehman</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-02-28 13:25:35 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/bernadetamartanti/ez2y6y7kgk6g4exe/wish/2899090542</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nur Habiba Q</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/bernadetamartanti/ez2y6y7kgk6g4exe/wish/2899096090</link>
         <description><![CDATA[<p>kasus VW</p><p>VW melakukan kecurangan pada mesin diesel mobilnya di AS</p><p>hubungannya dengan akuntansi adalah dengan adanya kerugian yang dialami oleh VW, mereka harus memposting kedalam laporan keuangan sehingga banyak pemegang kepentingan yg mengetahui permasalahan tsb</p><p><br/></p><p>kasus lehman’s brother</p><p>terjadi krisis besar perusahaan investasi lehman’s brother karena invesasi besar2an pada pinjaman hipotek yang beresiko dan hal lainnya</p><p>hubungannya dengan akuntansi adalah menjdi tidak tepat dalam informasi akuntansi yg menyesatkan sehingga dapat mempengaruhi pandangan pengguna laporan keuangan</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-02-28 13:29:41 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/bernadetamartanti/ez2y6y7kgk6g4exe/wish/2899096090</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Diah -2502121736</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/bernadetamartanti/ez2y6y7kgk6g4exe/wish/2899111235</link>
         <description><![CDATA[<p>kasus 1 Volkswagen </p><p>Volkswagen telah melakukan kecurangan dalam uji emisi dengan membuat mobilnya tampak jauh lebih sedikit polusinya dibandingkan sebenarnya. Badan Perlindungan Lingkungan AS menemukan bahwa 482.000 mobil diesel VW di jalan-jalan Amerika mengeluarkan asap beracun hingga 40 kali lebih banyak daripada yang diizinkan - dan VW sejak itu mengakui bahwa kecurangan tersebut mempengaruhi 11 juta mobil di seluruh dunia.</p><p><br/></p><p>Hubungan dengan Akuntansi : </p><p>Kasus diatas kecurangan merupakan suatu perbuatan yang melawan hukum yang biasa dilakukan oleh orang yang ingin mendapatkan keuntungan dari cara melakukan kecurangan&nbsp;yang secara langsung merugikan pihak lain.&nbsp;Biasanya kasus fraud ini terjadi pada laporan keuangan dan biasanya terjadi karena faktor diri sendiri (individual).&nbsp;</p><p><br/></p><p>kasus 2 - Lehman's Brother </p><p>Bangkrutnya salah satu perusahaan terbesar di Amerika Serikat yang bernama Lehman Brother menyebabkan terjadinya krisis ekonomi global pada tahun 2008. Kebangkrutan perusahaan ini disebabkan kredit macet yang terjadi pada perusahaan property dan real estate yang berada di Amerika Serikat.</p><p><br/></p><p>Hubungan dengan Akuntansi : </p><p>Lehman bermasalah oleh likuiditas akibat macetnya kredit pemilikan rumah atau subprime mortgage. Banyak dari produk subprime mortgage yang dikemas dan dikembangkan menjadi sekuritas lain atau produk derivatif lain dan diperdagangkan di pasar keuangan global.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-02-28 13:39:55 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/bernadetamartanti/ez2y6y7kgk6g4exe/wish/2899111235</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Alvin Christian</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/bernadetamartanti/ez2y6y7kgk6g4exe/wish/2899111830</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Bagian tersebut menjelaskan bagaimana Volkswagen (VW) menggunakan "perangkat pengalah" pada mesin dieselnya untuk menipu uji emisi, yang menyebabkan emisi nitrogen oksida berlebihan. Skandal ini mempunyai dampak finansial yang signifikan bagi VW, termasuk potensi denda, biaya hukum, dan rusaknya reputasi mereka. Dari perspektif akuntansi, VW mungkin menghadapi biaya terkait denda yang dikenakan oleh otoritas pengatur, biaya hukum untuk pembelaan terhadap tuntutan hukum, dan potensi biaya penurunan nilai merek karena kerusakan reputasi. Selain itu, laporan keuangan VW mungkin perlu mencerminkan penyesuaian atas potensi kewajiban yang timbul dari skandal ini, yang berdampak pada profitabilitas dan nilai pemegang sahamnya. Oleh karena itu, skandal ini menyoroti pentingnya pelaporan keuangan yang akurat dan transparansi dalam mengungkapkan potensi risiko dan kewajiban kepada investor dan pemangku kepentingan.</p></li><li><p>Krisis keuangan tahun 2008 adalah kemerosotan ekonomi global yang ditandai dengan runtuhnya lembaga-lembaga keuangan besar, jatuhnya pasar perumahan, dan meluasnya pengangguran. Hal ini berawal dari krisis subprime mortgage di Amerika Serikat, dimana pemberi pinjaman memberikan pinjaman hipotek berisiko tinggi kepada peminjam yang tidak mampu membayarnya kembali. Hipotek subprime ini digabungkan ke dalam produk keuangan kompleks yang dikenal sebagai sekuritas berbasis hipotek (MBS) dan dijual kepada investor di seluruh dunia.</p><p>krisis keuangan tahun 2008 menggarisbawahi peran penting akuntansi dalam memastikan transparansi, akuntabilitas, dan stabilitas di pasar keuangan. Laporan ini menyoroti perlunya standar akuntansi yang kuat, pengawasan peraturan yang efektif, dan praktik manajemen risiko yang bijaksana untuk menjaga integritas dan ketahanan sistem keuangan global.</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-02-28 13:40:23 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/bernadetamartanti/ez2y6y7kgk6g4exe/wish/2899111830</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
