<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>TUGAS 1 KELAS 8-A: TEKS FABEL  by Alfu Laili</title>
      <link>https://padlet.com/alfukat/Fabel</link>
      <description>Klik link di bawah ini. Pilih cerita yang berjudul &quot;THE UGLY DUCKLING&quot;, baca dan tulislah/ ceritakan kembali dalam bahasa Indonesia yang baik, dan tentukan struktur teksnya! 
</description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2014-09-19 00:31:05 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2025-10-19 12:53:48 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url>http://d262le4z25sx36.cloudfront.net/portraits/monkey.jpg</url>
      </image>
      <item>
         <title>Pemodelan Teks</title>
         <author>alfukat</author>
         <link>https://padlet.com/alfukat/Fabel/wish/44910658</link>
         <description><![CDATA[<p>Buka dan bacalah  lalu ceritakan kembali dalam bahasa Indonesia yang baik. (klik "VIEW ORIGINAL")</p>]]></description>
         <enclosure url="https://www.istorybooks.co/" />
         <pubDate>2014-12-22 15:19:58 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/alfukat/Fabel/wish/44910658</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Ni Nyoman A.S/8A/30</title>
         <author>ditasaraswati</author>
         <link>https://padlet.com/alfukat/Fabel/wish/65441573</link>
         <description><![CDATA[<p>pada suatu hari di sebuah hutan pinggir kolam ada seekor bebek yang bertelur, bebek itu bertelur sebanyak 7 butir tetapi ada 1 telur yang berbeda dari yang lain. telur tersebut lebih besar dan berwarna aneh.</p><p>pada saat itu, 6 dari 7 butir telur tersebut telah menetas. tetapi telur yang lebih besar dan berbentuk aneh itu belum menetas. telur-telur yang sudah menetas tersebut pun menunggu dan melindungi telur yang aneh itu agar hangat dan cepat menetas. setelah itu telur aneh itupun menetas, tetapi bebek tersebut berbentuk aneh dari yang lain, saudara-saudara yang lain pun mengejek bebek itu. " kau bebek yang jelek" kata bebek yang lain. kemudian "hush" sang ibu menimpanya dan mengatakan "kalian semua adalah bebek-bebek yang cantik luar dan dalam". </p><p>pada suatu pagi ibunya mengajak ketujuh anaknya untuk belajar bersembunyi, tetapi karena bentuk yang terlalu besar bebek aneh tersebut tidak bisa bersembunyi di balik jerami. saudara yang lain pun menertawakannya, ia sangat merasa sedih. setelah itu ibunya mengajari mereka untuk terbang. bebek yang lain sedang mencoba untuk terbang, tetapi bebek yang aneh tersebut malah sudah bisa terbang, tetapi sang Ibu memarahinya karena khawatir jatuh.</p><p>di malam hari saatnya tidur. keenam saudaranya beserta ibunya telah tidur di sangkarnya. tetapi bebek aneh ini merasa sedih, karena hanya ia yang berbeda dari yang lain dan selalu ia yg menjadi bahan tertawaan.akhirnya bebek aneh tersebut menyebrangi kolam tersebut dengan perasaan sedih. tetapi setelah pagi harinya bebek aneh tersebut mendengar ada pemburu yang sedang berburu.</p><p>untunglah bebek aneh tersebut segera memberi tahu kepada ibu dan saudara-saudaranya untuk berhati-hati. akhirnya setelah di lindungi oleh bebek aneh tersebut mereka terhindar dari pemburu tersebut. dan pada saat itu bebek aneh tersebut sudah berubah menjadi bebek yang sangat... cantik dan indah, akhirnya ibu dan suadara-saudaranya baru menyadari hal itu.setelah itu bebek yang telah berubah menjadi cantik ini mengatakan " tempat ini sudah tidak aman, mari kita pindah dari sini". tetapi sang ibu takut lalu bebek ini memberi tahu untuk "tidak apa-apa". akhirnya mereka pun segera pindah dengan cara terbang secara beriringan membentuk formasi V. setelah sampai bebek cantik ini pun mengambilkan saudara-saudaranya makanan, karena saudaranya tidak cukup tinggi untuk mengambilnya.</p><p>pada saat itulah saudara bebek itu dan ibunya menyadari bahwa tidak semua orang yang awalnya terlihat aneh dan berbeda akan seperti itu selamanya. lalu mereka pun hidup bahagia selamanya </p><p><span style="font-size: 13px;"> </span></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2015-08-06 11:26:47 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/alfukat/Fabel/wish/65441573</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Anisya Vira Ramadhanti/8A/05</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/alfukat/Fabel/wish/65501484</link>
         <description><![CDATA[<p>Bebek yang Jelek<br></p><p>Orientasi : Disebuah rumput terdapat 7 telur. 6 dari telur tersebut 
berukuran kecil, tapi sebuah telur yang berada di tengah berukuran lebih
 besar. Satu per satu telur menetas. Induk mereka menyungkur enam bebek 
cantiknya. Ibunya menunggu untuk anak ketujuhnya menetas. Tak lama, 
akhirnya telur ketujuh pun menetas. keluarlah burung yang besar. Burung 
berbulu itu terlihat tidak sama dengan bebek lainnya. Keenam saudaranya 
mengejek ejek bebek yang jelek itu bahwa dia adalah seekor bebek yang 
jelek.<br>Komplikasi : Setiap hari, induknya mengajak anaknya keluar untuk pelajaran. Di hari pertama, dia menunjukkan ke mereka bagaimana cara bersembunyi di rumput. Enam bebek dapat bersembunyi di rumput dengan baik, tapi si bebek yang jelek terlalu besar untuk bersembunyi. Hari berikutnya, induknya menyuruh anaknya untuk menyelam ke bawah dan menangkap ikan kecil. Si bebek jelek menjulurkan lehernya yang panjang dan mengambil beberapa. Saat bebek yang jelek itu mencoba mengunyah nya, terasa seperti lumut dan rumput liar, saudaranya menertawakannya karena melihat nafsu makannya yang besar. Di hari ketiga, induknya mengajarkan mereka untuk terbang dan mendarat dengan tenang supaya pemburu tidak bisa mendengar nya. Enam bebek itu terbang dan mendarat tanpa suara, tapi bebek yang jelek itu membunyikan klakson yang keras dengan paruhnya. <br>Resolusi : Pada saat ia pulang ke rumah, ia merasa gelisahkarena ia terlihat tidak bisa melakukan apapun dengan benar. Saat semua telah tertidur, ia pergi ke kolam dan berenang pergi, dia pergi untuk beberapa hari. Suatu hari, bebek yang jelek itu sekarang dewasa. Ia melihat 2 orang pemburu, bebek yang jelek itu menyadari bahwa mungkin saudara nya sedang dalam masalah, ia segera berbalik dan menuju ke rumah. Ketika ibunya dan saudara nya melihatnya, mereka terengah karena mereka pikir aku angsa yang masih jelek, dulu dia adalah bebek yang jelek, namun sekarang ia adalah angsa yang indah. Angsa yang indah itu melindungi keenam saudaranya dari pemburu. Keenam saudaranya pun berterima kasih kepada si angsa. Tiba tiba angin bertiup sangat kencang, angsa pun memutuskan untuk sekarang adalah waktu yang tepat untuk berpindah tempat, menuju ke tempat yang lebih hangat. <br>Koda : Keenam bebek meminta maaf kepada angsa karena telah mengejek nya, dan berjanji tidak akan menertawakan burung yang berbeda.<br>Nama : Anisya Vira Ramadhanti</p><p>Kelas : 8A</p><p>No. Absen : 05</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2015-08-07 14:52:07 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/alfukat/Fabel/wish/65501484</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Itik Buruk Rupa</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/alfukat/Fabel/wish/65524612</link>
         <description><![CDATA[<p><span style="font-size: 13px;">Nama : Figo Shendy Ullilazmy</span></p><p>Kelas  : 8A</p><p><span style="font-size: 13px;">No.Absen : 15</span></p><p><span style="font-size: 13px;">ORIENTASI</span></p><p><span style="font-size: 13px;">       Pada suatu hari dekat pertanian hiduplah seekor induk itik yang sedang mengerami telur-telurnya, lama kelamaan telurnya pun menetas dan munculah enam ekor anak itik. Tapi ada satu telur yang belum menetas, telur itu bentuknya lebih besar dari pada telur yang lainnya. Lalu telur itu pun menetas, namun ada yang aneh dari itik yang baru menetas itu. Ia memiliki bulu-bulu berwarna abu-abu yang seharusnya berwarna kuning.</span></p><p><span style="font-size: 13px;">KOMPLIKASI</span></p><p><span style="font-size: 13px;">       Karena tubuhnya yang buruk rupa itu, saudara-saudaranya mengejek dan menertawainya. Ia merasa sedih, namun induk itik berusaha menghiburnya. Pada suatu hari sang induk mengajak anak anaknya untuk menangkap ikan di kolam, tapi itik buruk rupa itu tidak dapat menangkap ikan. Malam harinya si itik buruk rupa merasa sedih. Pada pagi hari ia kabur dari kandangnya, lalu ia berhenti di sebuah kolam dan bertanya kepada burung-burung yang ada disana. "Apakah kalian pernah melihat itik dengan bulu abu-abu sepertiku?" Tanya itik buruk rupa kepada burung-burung tersebut. "Aku tidak pernah melihat itik sejelek dirimu" Kata seorang burung tersebut. Karena mendengar jawaban dari burung tersebut itik buruk rupa merasa sedih dan langsung melanjutkan perjalanannya.</span></p><p><span style="font-size: 13px;">RESOLUSI</span></p><p><span style="font-size: 13px;">       Selama perjalanan sang itik pun merasa capek dan tanpa disadar ia pun pingsan. Lalu ada seseorang yang melihat itik tersebut dan membawanya pulang kerumah. Ia memandikan itik tersebut dan merawatnya. Tapi pada suatu hari  itik tersebut tumbuh besar dan dan orang yang merawat itik tersebut melepaskannya. Lalu sang itik menuju ke kolam, dia sangat senang ketika dia melihat dirinya telah berubah, sekarang dia terlihat lebih cantik.</span></p><p><span style="font-size: 13px;">KODA</span></p><p><span style="font-size: 13px;">       Akhirnya ia memutuskan untuk kembali ke induk dan saudaranya. Lalu saudaranya kaget ketika melihat itik yang dulu buruk rupa sekarang manjadi itik yang sangat cantik. Dan akhirnya mereka hidup bahagia.</span></p><p><span style="font-size: 13px;">       </span></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2015-08-08 08:16:13 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/alfukat/Fabel/wish/65524612</guid>
      </item>
      <item>
         <title>M.Iqbal Hafish S.</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/alfukat/Fabel/wish/65533810</link>
         <description><![CDATA[<p>Disuatu hutan terdapat 7 telur bebek yang sedang berbaring.Tetapi,telur yang berada di tengah terlihat sangat besar.Satu per satu telur bebek menetas."peep peep!" teriak 6 ekor bebek yang baru menetas.Mereka terlihat sangat lucu.Sang induk menunggu 1 telur yang belum menetas yaitu telur yang berada di tengah yang besar .sedangkan anak bebek yang lain sedang menunggu 1 telur yang belum menetas.</p><p><span style="font-size: 13px;">Tidak lama kemudian telur yang besar menetas.anak bebek yang besar berkata "kenapa warnaku tidak seperti mereka?' kata sang anak bebek dari dalam hati."kauu bebek yang jelek" kata saudara-saudaranya."Hush!,kalian semua adalah anak ku"kata induk bebek.</span><span style="font-size: 13px;">.Di suatu malam bebek jelek merenung mengapa dia selalu tidak bisa melakukan apa apa.lalu si bebek jelek mengambil keputusan untuk pergi.bebek jelek berjalan berhari hari dan bermalam malam , dia ingin terlihat sangat cantik.</span></p><p>dipagi hari si bebek jelek mendengar burung burung berteriak.ternyata ada segerombolan pemburu.bebek jelek mengkhawatirkan saudaranya dan ibunya.lalu bebek jelek mencari saudara dan ibunya,akhirnya mereka bertemu lalu bebek jelek mengingatkan kalau ada pemburu.kemudian si bebek jelek menyarankan untuk harus pergi dari tempat itu.Sang induk menyetujuinya lalu mereka semua terbang mencari tempat yang aman.setelah terbang sekian laa akhirnya mereka menemukan tempat yang aman lalu mereka tinggal menetap disana.Di tempat yang baru itu terdapat banyak makanan dan tidak ada pemburu . Mereka semua hidup aman,tentram dan bahagia</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2015-08-09 02:11:36 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/alfukat/Fabel/wish/65533810</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Sheila Oktaviani . P /8a/34</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/alfukat/Fabel/wish/65535146</link>
         <description><![CDATA[Pada suatu musim panas <br>yang indah di pedesaan, seekor Ibu Itik sedang menunggu telur-telurnya <br>menetas. Setelah beberapa lama, keluarlah anak-anak itik kecil dari <br>telur-telur mereka, tetapi satu telur tersisa. Dengan sabar si Ibu Itik <br>mengerami telur itu hingga akhirnya menetas. Tetapi anak itik kecil yang<br> keluar sangatlah buruk rupa.<br><br>“Aku<br> tidak mengerti bagaimana anakku bisa seburuk rupa ini!” Si ibu Itik <br>berkata pada dirinya sendiri, menggelengkan kepada saat ia melihat anak <br>bungsunya. Si Itik yang berwarna abu-abu ini memang bruuk rupa, dan<br>karena ia makan lebih banyak dibandingkan kakak-kakaknya, ia pun lama <br>kelamaan mulai lebih besar dari mereka. Hari-hari berlalu, dan si Itik <br>yang buruk rupa semakin merasa tidak bahagia. Kakak-kakaknya tidak mau <br>bermain dengannya, dia sangat kikuk dan semua binatang di pedesaan itu <br>menertawakannya. Ia merasa sedih dan kesepian, sementara Si Ibu Itik <br>mencoba menghiburnya,<br><br>“Ah<br> Itik Buruk Rupa yang malang!” Ia berkata. “Mengapa kau sangat berbeda <br>dengan yang lain?” Dan si Itik Buruk Rupa merasa lebih sedih lagi. Dia <br>diam-diam menangis pada saat malam. Ia merasa tidak ada yang <br>menyukainya. <br><br>“Tidak ada yang menyayangi aku, semua meledekku! Kenapa aku berbeda dari kakak-kakakku?”<br><br>Lalu<br> pada suatu hari, saat matahari terbit, ia melarikan diri dari pedesaan.<br> Ia berhenti di tepi kolam dan bertanya pada itik-itik disana, “Tahukah <br>kalian itik lain yang punya bulu abu-abu seperti aku?” Tetapi semuanya <br>menggelengkan kepala sambil mencibir.<br><br>“Kami<br> tidak kenal satupun yang sejelek kamu.” Si Itik tidak kehilangan <br>semangat, dan terus bertanya-tanya. Ia pergi ke kolam yang lain dan <br>bertanya pada itik yang lain. Tetapi semua memberikan jawaban yang sama.<br> Ia terus berpindah-pindah, sampai seorang wanita tua yang <br>penglihatannya sudah kabur menangkapnya karena menyangka ia seekor angsa<br> betina. Wanita itu menaruhnya di kandang dengan harapan ia akan <br>bertelur. Ayam-ayam yang juga ada di kandang itu pun menakut-nakutinya,<br><br>“Tunggu<br> saja! Kalau kau tidak bertelur, wanita tua itu akan memotongmu dan <br>memasakmu!” Si Itik mulai ketakutan dan pada malam hari pun ia melarikan<br> diri. Sekali lagi, ia sendirian. Ia berlari sejauh mungkin, dan pada <br>pagi hari ia pun bersembunyi dibalik alang-alang. “Jika tidak ada yang <br>suka padaku, aku akan bersembunyi disini selamanya.” Disana banyak <br>makanan, dan si Itik mulai merasa sedikit berbahagia, walaupun ia <br>kesepian. Pada suatu pagi ia melihat sekumpulan unggas yang cantik <br>terbang diatasnya. Putih, dengan leher yang panjang, paruh berwarna <br>kuning dan sayap yang lebar, mereka sedang terbang ke selatan.<br><br>“Seandainya<br> aku bisa seperti mereka, sehari saja!” Kata si Itik dengan penuh <br>kekaguman. Musim dingin datang dan air di atas alang-alang membeku. Si <br>Itik meninggalkan tempatnya untuk mencari makanan di tengah salju. Ia <br>jatuh pingsan, tetapi seorang petani menemukannya dan menaruhnya di saku<br> jaketnya yang besar. Ia membawa si Itik pulang ke anak-anaknya supaya <br>mereka bisa merawat si Itik yang kedinginan. Si Itik dirawat dengan baik<br> di rumah petani sehingga ia bisa bertahan musim dingin yang menggigit.<br><br>Pada<br> musim dingin, ia bertumbuh sangat besar sehingga si Petani memutuskan <br>untuk melepasnya di kolam. Saat itulah si Itik melihat bayangan dirinya <br>sendiri terpantul di air yang jernih. “Astaga! Aku sudah berubah sekali!<br> Aku hampir tidak mengenali diriku!” Kumpulan angsa kembali ke utara dan<br> turun ke kolam. Ketika si Itik melihat mereka, ia menyadari ia sama <br>dengan angsa-angsa yang cantik itu dan dengan segera berteman dengan <br>mereka. <br><br>“Kami<br> juga angsa seperti kamu. Kamu bersembunyi dimana selama ini?” Tanya <br>mereka dengan hangat. “Ceritanya panjang,” Kata si Angsa Muda ini, masih<br> terkejut dengan perubahannya. Sekarang ia berenang dengan indahnya <br>bersama angsa-angsa lain. Suatu hari, ia mendengar anak-anak kecil di <br>tepi sungai berkata, “Lihatlah angsa muda itu! Ia yang terbagus dari <br>semuanya!”<br><br>Dan ia pun menjadi bahagia sejak saat itu.]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2015-08-09 04:49:54 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/alfukat/Fabel/wish/65535146</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Ni Luh Ayu P.A./8A/28</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/alfukat/Fabel/wish/65539661</link>
         <description><![CDATA[<p>judul: Bebek yang Jelek</p><p>orientasi:<br></p><p>Di sebuah sarang terdapat 7 telur. 6 diantaranya berbentuk mungil dan berwarna indah. tetapi salah satu telurnya besar dan tidak begitu indah. Ibu nya selalu menjaga telur-telurnya dengan sangat hati-hati. Satu demi satu telur tersebut menetas. Ibu bebek tersebut sangat bahagia sekali mendengar suara anak-anaknya yang baru saja menetas. Tetapi, ada satu telur yang belum menetas.</p><p>komplikasi:<br></p><p>Dan pada akhirnya telur tersebut menetas. Ternyata anak dari telur tersebut sangat jelek dan tidak berwarna indah seperti anak bebek lainnya. Saudaranya pun mengejeknya. <br></p><p>Pada hari pertama, ibu bebek mengajak anak-anaknya pergi ke semak-semak dekat sungai. Ibu bebek mengajari anak-anak nya cara untuk sembunyi. Tetapi anak bebek yang jelek tersebut tidak bisa besembunyi di semak-semak tersebut karna badannya terlalu besar. <br></p><p>Pada hari berikutnya, ibu bebek tersebut mengajarinya untuk berenang ke bawah dan menangkap ikan kecil. Tetapi, bebek yang jelek tersebut berkata bahwa tanaman sekitar kolem terlihat enak. Dan pada akhirnya bebek yang jelek tersebut memetik salah satu diantaranya. Saat dia mengunyah tanaman tersebut, saudaranya menertawakannya. <br></p><p>Di hari yang ketiga, mereka belajar cara untuk terbang. Ibu bebek memberitahu untuk tidak bersuara agar pemburu tidak mendengar suaranya. 6 bebek diantaranya dapat terbang tanpa menggunakan suara. Tetapi, bebek yang jelek justru terbang dengan menggunakan suara. <br></p><p>Dimalam hari, bebek yang jelek tersebut merasa gelisah. Dia merasa bahwa sesuatu yang dia kerjakn tidak pernah benar. Dan akhirnya dia memutuskan untuk berenang ke sungai sendirian. Dengan wajah sedih dia berenang di sungai. Dia bepergian beberapa hari dan malam, bermimpi kalau dia sangat indah. Dan pada akhirnya dia betumbuh besar. <br></p><p>Pada suatu hari, dia mendengar suara aneh dari kejauhan. Dia melihat banyak sekali bebek yang pergi untuk berlindung. Dia memikirkan saudara-saudaranya yang sedang terkena masalah. Akhirnya ia memutuskan untuk kembali ke rumah.</p><p>Sesampainya di rumah, ibu dan saudaranya kaget melihatnya. Karna dia belum menyadari bahwa dia sangat indah, dia berpikir bahwa saudaranya tetap tidak suka dengannya. Dan akhirnya dia memutuskan untuk kembali berenang dan melihat dirinya di sungai.</p><p>Dia sangat terkejut dengan keadaannya yang sekarang. Sekarang dia telah sadar bahwa dirinya berubah menjadi bebek yang sangat indah sekali. <br></p><p>Setelah dia senang dengan perubahannya, ia menyuruh saudaranya untuk berlindung di rumout-rumput. Dia pun menutupi saudaranya menggunakan sayapnya. Dan akhirnya sang pemburu tidak melihat mereka, dan mereka lolos dari pemburu.</p><p>Saudaranya pun berterima kasih padanya. Karena cuacanya berubah, dia meyuruh untuk pergi ketempat lain. <br></p><p>Ibunya mengatakan kepadanya bahwa ini waktunya untuk bermigrasi. Tetapi, ibunya takut dengan bahaya perjalannya. Dan dia pun memastikan  tidak akan ada masalah diperjalanan.</p><p>Di tengah-tengah perjalanan, mereka berhenti sejenak untuk beristirahat. Mereka beristirahat cukup lama. Dan pada akhirnya mereka memastikan untuk melanjutkan perjalanan.</p><p>resolusi:<br></p><p>Akhirnya, mereka pun  sampai di tempat tujuan. Ibu dan saudaranya nya pun mengucapkan terima kasih atas bantuannya dan meminta maaf atas kesalahan sebelumnya. Dia memaafkan keluarganya dan pada akhirnya mereka hidup bahagia.</p><p>Terima Kasih ((:</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2015-08-09 08:04:24 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/alfukat/Fabel/wish/65539661</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Eka bella/8a/11</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/alfukat/Fabel/wish/65544137</link>
         <description><![CDATA[<p>Orientasi :</p><p>      Disebuah sarang itik terdapat 7 telurmulmulamumulmumulmulamumulmulmulamumumulmulamumulmulamulmmulmulamumulmumulmulamumulmulmulamumumulmulamumulmulamumulmulamumulmumulmulamumulmulmulamumumulmulamumulmulamulmulamumulmumulmulamumulmulmulamumumulmulamumulmmulmulamumulmumulmulamumulmulmulamumumulmulamumumulmulamumulmumulmulamumulmulmulamumumulmulamulmulamumulmumulmulamumulmulmulamumummulmulamumulmumulmulamumulmulmulamummulmulamumulmumulmulamumulmulmulammulmulamumulmumulmulamumulmulmulmulmulamumulmumulmulamumulmulmulmulamumulmumulmulamumulmmulmulamumulmumulmulamumulmulmulamumumulmulamumulmulamulmmulmulamumulmumulmulamumulmulmulamumumulmulamumulmulamumulmulamumulmumulmulamumulmulmulamumumulmulamumulmulamulmulamumulmumulmulamumulmulmulamumumulmulamumulmmulmulamumulmumulmulamumulmulmulamumumulmulamumumulmulamumulmumulmulamumulmulmulamumumulmulamulmulamumulmumulmulamumulmulmulamumummulmulamumulmumulmulamumulmulmulamummulmulamumulmumulmulamumulmulmulammulmulamumulmumulmulamumulmulmulmulmulamumulmumulmulamumulmulmulmulamumulmumulmulamumumulmulamumulmumulmulamumulmulmulamumumulmulamumulmulamulmmulmulamumulmumulmulamumulmulmulamumumulmulamumulmulamumulmulamumulmumulmulamumulmulmulamumumulmulamumulmulamulmulamumulmumulmulamumulmulmulamumumulmulamumulmmulmulamumulmumulmulamumulmulmulamumumulmulamumumulmulamumulmumulmulamumulmulmulamumumulmulamulmulamumulmumulmulamumulmulmulamumummulmulamumulmumulmulamumulmulmulamummulmulamumulmumulmulamumulmulmulammulmulamumulmumulmulamumulmulmulmulmulamumulmumulmulamumulmulmulmulamumulmumulmulam</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2015-08-09 10:45:11 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/alfukat/Fabel/wish/65544137</guid>
      </item>
      <item>
         <title>M. Firman A./8A/24</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/alfukat/Fabel/wish/65544524</link>
         <description><![CDATA[<p>Tugas cerita fabel</p><p>"The Ugly Duckling"</p><p>Di kisahkan pada suatu hari, ada seekor itik sedang mengerami telurnya, si itik tidak ingat kenapa telurnya ada 7, ada 1 telur yang berbeda ukurannya. 6 telur menetas, tinggal 1 telur yang berbeda yang belum menetas. Ketika di tunggu akhirnya telur itu pun menetas, tapi berbeda dengan 6 itik lainnya. Warnanya coklat dan tubuhnya lebih besar dan buruk rupa. </p><p>Induk itik merawat anak-anaknya dengan kasih sayang. Tiap hari si buruk rupa tumbuh Semakin besar dan semakin tampak perbedaan dengan anak itik lainnya. Sehingga si "buruk rupa" merasa tersisih. Kakak-kakaknya tidak mau bermain dengannya. Ia pun berpikir kenapa tidak sama dengan itik yang lain.</p><p>Si "buruk rupa" akhirnya meninggalkan desa itu untuk mencari tahu siapa dia sebenarnya. Ia mencari tahu dengan bertanya ke sana ke mari, sampai akhirnya ia di bawah pulang oleh petani, di beri makanan dan di rawat, kemudian di masukkan ke kandang ayam. Para ayam memberitahunya kalau petani itu akan dijadikan santapan oleh petani karena tubuhnya yang besar. </p><p>Si "buruk rupa" akhirnya melarikan diri, ia berlari sampai kelelahan. Ia berhenti di pematang sawah, kemudian mencari makanan, ia berkata dalam hati untuk tinggal di sana karena sudah putus asa mencari itik yang seperti dirinya. Malam itu ia tidur di tumpukan jerami, tak terasa pagi pun datang. Tapi betapa kagetnya dia setelah melihat sekelilingnya ternyata banyak itik yang serupa dengannya. Salah satu bertanya kepadanya kemana saja selama ini, si "buruk rupa" pun menceritakan tentang dirinya.</p><p>Akhirnya si "buruk rupa" pun tumbuh dan berubah menjadi rupawan, ternyata dia bukan itik melainkan angsa. Demikianlah cerita ini berakhir. Pelajaran yang kita dapat dari cerita ini adalah untuk tidak menyerah dan terus berusaha serta bersabar dalam menjalankan hidup ini.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2015-08-09 11:13:10 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/alfukat/Fabel/wish/65544524</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Dizalfa kayla/09/8 A</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/alfukat/Fabel/wish/65544726</link>
         <description><![CDATA[<p>         Bebek yang Jelek</p><p>   Di tengah hutan yang rindang terdapat bebek yang bernama Siti. Siti sedang mengerami telurnya dengan heran, karena dari banyak telurnya ada satu telurnya yang beda dari yang lain. warna telurnya putih bersih namun satu yang warna nya hitam itu yang membuat Siti heran. Saat  telurnya menetas, Siti terlihat gembira namun juga heran sekali. ia heran karena ada bebek  berwarna hitam yang baru menetas di sarang nya. Siti merasa malu punya anak yang hitam dan berbeda jauh dengan diri nya yang putih. Disaat semua main dan  bergembira dengan Siti tidak dengan Rita, bebek yang berwarna hitam.</p><p>   Pada malam hari Rita tidak dapat tidur disarang bersama ibu dan saudara-saudaranya karena tidak ada tempat dan tidak diperboleh kan. Akhirnya Rita pun pergi menjauh dari ibu dan saudaranya karen ia merasa dibeakan dengan yang lain. Pada suatu hari para bebek sedang gelisah dan itu dilihat olh Rita. Rita bertanya "Kenapa kalian gelisah?"</p><p>Salah satu bebek menjawab "Di hutan ini ada pemburu yang akan menangkap para bebek! Ayo cepat pergi dari hutan ini karena sudah tidak aman!" Ucap bebek itu kepada teman-temannya dan mereka pergi dari hadapan Rita. Rita teringat akan saudara dan ibunya. 'bagaimana  jika pemburu itu menangkap ibu dan saudar-saudara ku' gumam Rita dan langsung pergi menuju sarang ibunya. Saat ia telah sampai didepan sarang ibunya, ibunya teringat bahwa itu anak nya. Siti berkata "Kau sungguh manis" Rita pun bingung depan perkataan ibunya, ia langsung menuju ke sungai dan melihat bayangan dirinya yang sangat cantik. Rita kembali menuju ibunya. <span style="font-size: 13px;">"Bu, di hutan ini ada pemburu..." 'DOOR' belum sempat Rita menyelesaikan pembicaraannya sudah ada pemburu yang mendekati mereka. Siti pergi mengumpat di balik semak-semak dan saudara-saudaranya mengumpat dibalik badan dan sayap Rita. Rita pun berdiam dengan pose seperti patung, alhasil pemburu pun tertipu ia kira Rita adalah patung.</span></p><p><span style="font-size: 13px;">   Siti pun berterima kasih kepada Rita dan dia tidak akan membeda-bedakan antara dia dengan saudara lainnya. Dan mereka hidup bahagia sampai sekarang.</span></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2015-08-09 11:24:17 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/alfukat/Fabel/wish/65544726</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Siti aisha ramadhani/8A-35</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/alfukat/Fabel/wish/65545585</link>
         <description><![CDATA[<p>BEBEK YANG BURUK RUPA</p><p>    disebuah hutan hiduplah seekor bebek yang baru saja bertelur ia mempunyai tujuh  telur tetapi satu diantara nya sangat besar dan berbeda dengan yang lain.satu persatu telur itu menetas dan keluarlah enam  anak anak bebek yang sangat lucu,ibu bebek itu menanti telur ke tuju menetas sementara anak bebek yg lain melindungi telur itu agar hangat dan cepat menetasdan akhirnya telur ke tuju itupun menetas dan keluarlah anak itik yang sangat jelek dan besar tiba tiba saudaranya berkata' kau sangat jelek sekali hahaha' tetapi ibunya berkata lain ' tidak boleh bilang seperti itu kalian semua adalah anak anakku yang sangat cantik dan indah'. dan pada suatu hari sang ibu mmengajarkann cara bersembuyi di semak-2 tetapi si itik yang jelek itu tidak bisa karna badannya terlalu besar,di hari berikutnya ibunya mengajarkan cara berenang dan menangkap ikan tetapi si itik yg jelek iyu berkata'bukannya rumput di pinggiran kolam ini lebih enak?' lalu sodaranya menertawakannya.pada hari ke 3 bebek-2 itu belajar cara terbang 6 bebek yang lain terbang dan turun dgn sempura berbeda dgn si itik yg jelek ini dia terbang dan turun di air.dan pada malam hari si itik pun menangis karna ia berbeda dgn yg lain.pada suatu hari itik yang dulu jelek sekarang bertambah dewasa dan indah disaat ia berbalik dan melihat bayangannya . pada siang hari ada pemburu dan itik ini pun melindungi sodara-2nya dan berhasil sembunyi tetapi pada suatu hari ada bencana yang tiba ditempat tinggal mereka dan mereka pindah dan hidup tenang dan bahagia....</p><p>pesan: sebaiknya jangan menjelek jelekan orang dahulu karna pada suatu saat nanti orang yang dulu ita jelek jelekkan bisa menjadi orang yang akan kita pujii nantinya.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2015-08-09 12:27:54 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/alfukat/Fabel/wish/65545585</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nadya Jasmine Ali/8-A/27</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/alfukat/Fabel/wish/65545661</link>
         <description><![CDATA[<p>Seekor Anak Bebek Yang Jelek</p><p><span style="font-size: 13px;">     Pada suatu hari, hiduplah seekor ibu bebek. Dan ibu bebek tersebut mengeluarkan telur yang berjumlah 7. Satu per satu pun menetas. Tinggal satu telur yang belum menetas. Keesokan harinya telur tersebut menetas. Tetapi dia sangat jelek dan bentuk badanya sangat besar. Saudara-saudaranya pun mengejek-ngejek Dona. Dona adalah seekor bebek yang jelek, kotor dan sangat besar.</span></p><p><span style="font-size: 13px;">     Pada saat malam hari, Dona pun tidak mendapatkan tempat tidur. Kemudian, ia pergi ke sungai dengan air mata yang terus mengalir. Hari pun berlalu pada saat ibu bebek tersebut mandi, ia melihat ada 2 seeorang pemburu. Dan ia sangatlah khawatir, kemudian ia melanjutkan mandinya.&nbsp;</span></p><p><span style="font-size: 13px;">     Pada saat sang pemburu akan menembak alah satu dari anak bebek itu. Kemudian, muncul lah ibunya  dan ibunya pun menolong anaknya dan akhirnya sang pemburu tersebut berlarian.</span></p><p><span style="font-size: 13px;">     Keesokan harinya sang ibu bebek itu beserta anaknya terbang untuk mencari makan. Kemudian, ia mendarat ia menemukan buah-buahan dan menemukan tempat tinggal Dona selama ini. Dan mereka mampir ke rumah Dona. Dan mereka tidak menyangka jika Dona sekarang sudah berubah. Dona berubah menjadi cantik, bersih dan harum. Ibu bebek tersebut beserta saudara-saudara Dona sangatlah senang. Dan sekarang mereka sudah hidup bahagia.  </span></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2015-08-09 12:36:07 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/alfukat/Fabel/wish/65545661</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Yafi Maulana F/ 37 8</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/alfukat/Fabel/wish/65570367</link>
         <description><![CDATA[<p>Si Bebek Jelek</p><p>Orientasi: Disebuah sarang rumput terdapat 7 telur. 6 dari telur itu ada yang kecil, tetapi</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2015-08-10 04:41:44 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/alfukat/Fabel/wish/65570367</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Yafi Maulana F/ 37 </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/alfukat/Fabel/wish/65570743</link>
         <description><![CDATA[<p>Orientasi: Di sebuah sarang rumput terdapat 7 telur. 6 dari itu ada yang kecil, tetapi telur yang berada di tengah lebih besar dari yang lainya</p><p>Satu demi satu, beberapa telur mulai menetas, "peep peep!!" menangislah 6 bebek yang keluar dari telur-telur kecil itu. Ibunya menciumi bebek bebek yang cantik. Sang ibu menunggu telur ke tujuh untuk menetas. Semua bebek berkumpul di sekitar telur untuk menjaga telur agar tetap aman. Akhirnya telur yang ketujuh menetas, keluarlah raksasa yang sedang merangkak dan berbulu halus yang tidak seperti bebek biasanya. "Kamu adalah bebek yang jelek!!" ejeklah saudaranya. "Hush!!" teriak ibunya, "kalian adalah bebeku!! Cantik dari dalam dan luar!!"</p><p>Komplikasi: Suatu hari, ibu bebek mengajak semua bebek untuk mempelajari pelajaran pada hari pertama. Ibu bebek memperlihatkan cara bersembunyi di rumput untuk tidak terlihat oleh pemburu, keenam bebek bersembunyi di balik rumput tetapi bebek jelek terlalu besar untuk bersembunyi. Keesokan harinya, ibunya mengajar tentang mengambil ikan kecil, bebek jelek mengira ada sebuah ikan di tepi kolam, ternyata itu adalah sebuah rumput dan saudaranya tertawa melihatnya.</p><p>Dimalam hari, bebek jelek pergi dari rumah dan merasa tidak baik, dia berpikir bahwa dia tidak bisa melakukan apa-apa dengan benar. Ketika semua tidur dia kembali ke kolam dan berharap bahwa dia menjadi bebek yang cantik. Saat dia menjelajah sendiri, dia tumbuh dan tumbuh</p><p>Orientasi: Suatu hari ada suara aneh dari luar, bebek jelek berubah menjadi burung , melihat banyak bebek yang dalam bahaya, dia memutar balik dan ke rumahnya.</p><p>Saat ibunya melihat bebek jelek, dia merasa terkejut dan masih ingat kenapa dia pergi dari rumah</p><p>Resolusi: Semua bebek minta maaf, dan sekarang semua berjanji tidak akan saling mengejek lagi, dan mereka hidup bahagia selamanya</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2015-08-10 04:48:28 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/alfukat/Fabel/wish/65570743</guid>
      </item>
      <item>
         <title>nama:ARYANANDA F.N , kelas:8A ,no:</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/alfukat/Fabel/wish/65571185</link>
         <description><![CDATA[<p>                                                                                  THE UGLY DUCKLING <br></p><p>dalam sarang berumput berbaring 7 telur .</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2015-08-10 04:55:53 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/alfukat/Fabel/wish/65571185</guid>
      </item>
      <item>
         <title>M FAISAL RIZA / 8A /23</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/alfukat/Fabel/wish/65571226</link>
         <description><![CDATA[<p>                                                                      THE UGLY DUCKLING </p><p>ORIENTASI ; dadalam sa</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2015-08-10 04:56:50 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/alfukat/Fabel/wish/65571226</guid>
      </item>
      <item>
         <title>NAMA:OlgaA SYAHPUTRA/31/8A</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/alfukat/Fabel/wish/65571329</link>
         <description><![CDATA[THE UGLY DUCKING <p>orientasi:dalam sarang berumput berbaring enam telur yg kecil dari tujuh telur itu.tetapi terdapat satu</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2015-08-10 04:59:35 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/alfukat/Fabel/wish/65571329</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Maycahyati asmaradani 8A/22</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/alfukat/Fabel/wish/65578523</link>
         <description><![CDATA[<p>             Itik Buruk Rupa <br></p><p>    Dibelakang semak belukar , hiduplah seekor induk bebek yang sedang mengerami 7 telurnya. Keenam telurnya kecil, tetapi telur yang berada di tengah lebih besar dari pada ukuran keenam telur tadi. Setelah lama mengerami telurnya , telur itu belum juga menetas, " aku sudah lama mengerami telurku, tetapi belum juga menetas. Ada apa ini? ". Gumam induk bebek. sang induk bebek punpergi sebentar entah kemana. (ORIENTASI)<br></p><p>      Saat induk bebek belum pulang, satu demi satu telur sudah menetas, Tetapi ada satu bebek yang belum menetas. Keenam bebek itu pun mengerami telur besar. Akhirnya telur yang besar tadi menetas. Tetapi ada yang aneh ddari bebek yang baru menetas. Warna tubuhnya tidak sama dengan ke-enam bebek lainnya. Bentuk tubuhnya pun juga berbeda.   "Tubuhmu jelek, warna tubuhmu juga tidak sama dengan kita semua, hahahaha...." ejek salah satu bebek. "Hey, kalian semua adalah anakku, kalian cantik dari luar maupun dalam" kata induk bebek. <br></p><p>     Suatu hari sang induk bebek mengajari cara bersembunyi di semak belukar. Keenam bebek tersebut bisa dan berhasil, tetapi bebek yang berbeda warna tidak bisa bersembunyi karena ukuran tubuhnya terlalu besar.</p><p>   Keesokan harinya sang induk mengajari cara menyelam dan menangkap ikan. Dengan mudahnya sang bebek buruk rupa itu memakan ikan dengan lahap karena lehernya panjang. <br></p><p>      Dihari ketiga induk bebek mengajarkan terbang dan mendarang dengan diam diam agar pemburu tidak mengetahui. (KOMPLIKASI)<br></p><p>Dimalam hari bebek buruk rupa tersebut tidak tidur bersama dengan induk dan saudara saudaranya. <br></p><p>Dia berenang sendiri di kolam. Semakin lama semakin menjauh dari jarak induk dan saudaranya. <br></p><p>     Tahun berganti tahun semakin besar bebek buruk rupa itu. Suatu hari dia pergi ke tempat induk dan saudaranya. Dia mencari cari saudara dan induk yang merawatnya. Bebek buruk rupa itu melihat ke arah belakang, dia melihat ada pemburu " apakah ibu dan saudara saudaraku dimangsa oleh pemburu itu? Ah tidak mungkin!" gumamnya.</p><p>Dia melanjutkan perjalanannya untuk mencari induk dan saudaranya. di tengah perjalanannya dia bertemu dengan sang induk, tetapi sang induk lupa bahwa dia adalah bebek buruk rupa yang dirawat saat kecil. <br>Sang bebek buruk rupa itu heran akhirnya dia pergi ke kolam untuk melihat wajahnya. Ternyata bebek yang dulunya buruk rupa itu berubah menjadi angsa yang sangat cantik. <br></p><p> Pada saat itu ada pemburu yang ingin memburu saudaranya. Sang angsa melindungi saudara dengan membuka sayapnya yang besar itu. Akhirnya pemburu itu tidak melihat dan tidak jadi memburu saudaranya. Saudaranya berterima kasih kepada sang angsa. "kamu sekarang sudah berubah dulu kau sangat jelek dan sekarang kau sangat cantik." puji salah satu saudaranya. Tak lama kemudian induk sang bebek datang , induk tersebut berterima kasih kepada sang angsa , karena telah menyelamatkan saudaranya dari pemburu. "terima kasih kamu sudah menyelamtkan saudara saudaramu dari pemburu" ucap sang induk bebek. "ok tidak masalah" jawab si angsa. Diatas langit sudah ada saudara dan induk angsa yang asli. Sang angsa mengikuti barisan yang sudah membentuk v. dan sang angsa pergi jauh dari saudara saudaranya dan dia berjanji akan kembali. (RESOLUSI)</p><p>   Meskipun ada perbedaan antara bebek dan angsa. Perbedaan itu tidak membuat bebek dan angsa saling bermusuhan. Bebek meminta maaf dan berjanji tidak akan megejek makhluk ciptaan tuhan. (KODA)</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2015-08-10 08:00:45 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/alfukat/Fabel/wish/65578523</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nama :Faizal Hidayatallah W (8A/13      </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/alfukat/Fabel/wish/65579151</link>
         <description><![CDATA[<p>                                                                   Itik Buruk Rupa</p><p>Orientasi:                                                                                                                                             Dalam sarang berumput ada tujuh telur. Enam dari telur itu berukuran kecil, tapi telur yang satu lagi besar. Satu persatu, telur telur itu mulai retak terbuka. Peep mengintip "Teriak enam bebek lembut berbulu yang menetas fror telur yang lebih kecil. Ibu mereka menciumi enam bebek yang indah. Bebek ibu menunggu dan menunggu untuk telur ke tujuhnya menetas." dan akhirnya bebek telur yang ketujuh itu menetas, keluar merangkak raksasa, kabur berbulu burung yang tampak tidak seperti bebek lainnya "kau itik buruk rupa."</p><p>Komplikasi:                                                                                                                                           Pada hari pertama ibu bebek itu mengajarkan bagaimana cara bersembunyi di rumput Enam bebek itu dicampur dengan baik tetapi itik buruk rupa itu terlalu besar untuk menyembunyikan diri. Keesokan harinya sang ibu mengajarkan anak itik menyelam ke bawah air dan menangkap ikan kecil. Gulma kolam tampak lezat, jadi dia mengeluarkan leher panjang dan memetik stonewortdan rumput wigeon. Pada hari ketiga sang ibu mengajarkan terbang. "Anda harus lepas landas dan mendarat dengan baik". Keenam anak itik fiapped mendarat tanpa suara. Tapi itik buruk rupa itu mendarat dengan klakson keras. Setelah bebek bebek itu tidur Itik buruk rupa melayang di kolam, dia bepergian selama beberapa hari. </p><p>Resolusi:</p><p>Itik buruk rupa ingat dan kembali pulang ke ibunya. Ketika ibunya dan saudaranya melihatnya mereka terkesiap. Itik buruk rupa ingat mengapa dia lolos kolam. Mereka harus terengah-engah karena mereka pikir aku jelek. Sekarang tidak ada itik buruk rupa dia adalah angsa yang indah.</p><p>Koda: </p><p>Bebek minta maaf kepada angsa atau yang disebut itik buruk rupa untuk tidak menggodanya lagi dan tidak mengolok lagi. Saudaranya mengatakan bahwa dia adalah burung paling indah yang mereka lihat.    </p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2015-08-10 08:22:25 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/alfukat/Fabel/wish/65579151</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Ni Made Asri D./8A/29</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/alfukat/Fabel/wish/65579427</link>
         <description><![CDATA[<p>    Si Bebek Yang Buruk Rupa                       Orientasi : Pada suatu    hari,disebuah danau ada seekor ibu bebek sedang mengerami tujuh telur,namun ada yang berbeda pada salah satu telur tersebut karena memiliki ukuran telur yang sangat besar.              Komplikasi : Setelah beberapa minggu,keenam anak bebek itupun menetas namun salah satu telur bebek raksasa itu belum menetas.Si ibu bebek itupun merasa aneh karena satu telur anaknya belum menetas.Karena ukuran telur bebek itu raksasa,keenam anak bebek itupun ikut mengeraminya.Beberapa hari kemudian,ketujuh anak bebek itupun menetas.Namun, warna bebek itu tidak sama dengan saudaranya,ia memiliki kulit berwarna hitam abu abu.            Resolusi : Di suatu hari yang sangat cerah,si anak bebek ketujuh itu ingin berjalan jalan keluar si ketujuh anak bebek itupun ijin kepada ibunya "Bu,aku keluar dulu ya bu mau main" kataku sambil berjalan keluar "Iya nak hati hati ya" akupun menjawab "Iya bu"          Diluar aku mendengar aku bertemu dengan si kupu kupu aku hendak menyapanya namun dia telah membicarakanku seperti ini "Yaampun bebek,kenapa mukamu jelek sekali lebih cantikan juga aku,haha" aku menghiraukannya lalu berjalan lagi.Namun,disaat aku berkeliling aku mendengar suara seseorang minta tolong,akupun berlari untuk mencari sumber suara tersebut."Tolong...tolong.." suara itu semakin dekat,aku melihat si kupu kupu tadi yang mengejekku  tenggelam disebuah danau  akupun segera menolongnya.                   Koda : "Terima kasih bebek,maafkan aku karena telah mengejekmu tadi"ucapnya sambil terisak,akupun mengangguk.Sejak kejadian itu,si kupu kupu telah berjanji kepada hatinya tidak akan mengejek semua makhluk ciptaan Tuhan.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2015-08-10 08:29:14 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/alfukat/Fabel/wish/65579427</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Alendra a.w no 3 THE UGLY DUCKLING</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/alfukat/Fabel/wish/65580626</link>
         <description><![CDATA[<p>Suatu hari ada 7 buah telur, diantara 7 telur tersebut 6 dari 7 telur terlihat normal tetapi 1 dari 7 telur tersebut terlihat sangat besar. Setelah lama kemudian satu per satu telur itu menetas hingga telur ke 6, tetapi telur ke 7 belum menetas, sehingga induk dari itik tersebut mengeraminya hingga menetas. Setelah menetas anak itik itu berbeda dgn itik yang lain...</p><p>Setelah semua menetas, si induk itik pun langsung mengajari cara-cara menjadi itik</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2015-08-10 08:55:00 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/alfukat/Fabel/wish/65580626</guid>
      </item>
      <item>
         <title>NAMA:OKA SYAHPUTRA/31/8A</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/alfukat/Fabel/wish/65581843</link>
         <description><![CDATA[<p>THE UGLY DUCKING</p><p>ORIENTASI:pada suatu hari terdapat sarang berumput yang diisi 7 telur.semua telur itu berukuran kecil tetapi terdapat 1 telur yang besar satu persatu telur itu menetas tetapi ada satu telur yang belum menetas telur  itu sangat besar semua anak anak bebek yang sudah menetas mengerubungi telur yang besar itu .akhirnya telur yang ke7 itu menetas dan keluarlah tubuh yang besar merangkak keluar.setelah keluar semua saudara saudaranya menggodanya dengan menyebut bebek itu dengan bebek buruk rupa dan ibu bebek mengingatkan anak anaknya yang lain agar tidak menggoda bebek yang besar itu.pada hari pertama ibu bebek mengajarkan kepada anak anaknya bagaimana untuk bersembunyi di rumput enam bebek behasil melakukannya tetapi tidak dengan bebek yang buruk rupa dia tidak bisa melakukannya karena badannya terlalu besar.keesokan harinya ibu bebek mengajarkan bagaimana caranya untuk menyelam ke bawah dan menangkap ikan kecil dan bebek buruk rupapun melihat stonewort dan rumput wigeon dan memakannya kemudian semua saudara saudaranya mentertawai dia.pada hari ketiga ibu bebek mengajarkan untuk fly."anda harus lepas landas dan mendarat dengan diam diam agar pemburu tidak mendengar kita".ke6 anak bebek berhasil mendarat tanpa suara sedangkan bebek yang buruk rupa gagal melakukannya karena saat terbang klakson keras berbunyi.</p><p>KOMPLIKASI:malam itu semua bebek pulang dengan gembira tetapi bebek yang buruk rupa pulang dengan perasaan sedih,menurut dia dia tidak bisa melakukan sesuatu dengan benar.ketika semuanya sedang tertidur dia berjalan tertatih tatih menuju kolam renang dan berenang menjauh,dia bepergian selama berhari hari dan malam.hari demi hari berlalu ia mulai tumbuh menjadi bebek dewasa dan suatu hari ia mendengar suara aneh lalu ia menyaksikan banyak bebek dan angsa melarikan diri."pemburu datang" teriak angsa.itik buruk rupa menyadari saudara saudaranya berada dalam kesulitan,akhirnya ia berbalik berenang menuju rumah,saat ibunya dan saudara saudaranya melihat dia semuanya terkesiap.itik buruk rupa ingat mengapa dia lolos dan ingin berbalik,mereka masih tereengah engah karena mereka pikir aku masih jelek.dia pikir saat ia untuk berenang  menjauh lagi.</p><p>RESOLUSI:bebek meminta maaf kepada angsa untuk menggodanya dan berjanji untuk tidak mengolok ngolok setiap burung yang berbeda kemudian mereka mengakatakan bahwa dia adalah burung paling indah yang pernah mereka lihat dalam dan luar menambahkan bebek ibu dan mereka semua menciumi bahagia bersama.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2015-08-10 09:29:21 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/alfukat/Fabel/wish/65581843</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Aldila Prameswari / 8A / 02 </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/alfukat/Fabel/wish/65583784</link>
         <description><![CDATA[<p>              ITIK BURUK RUPA </p><p>   Di sebuah Hutan yang indah dengan pepohonan yang hijau , dan udara segar dan sejuk hiduplah sebuah itik yang mempunyai anak 7  ( Orientasi )</p><p>    Satu demi satu telur mulai retak dan terbuka . ''peep...peep...! teriak enam itik berbulu lembut yang menetas dari telurnya . Ibunya mulai menciumi itik yang sudah menetas . Mereka menunggu selama telur tujuh menetas . Akhirnya telur tujuh pun menetas , Telur itu menetas merangkak berbulu burung raksasa yang tampak tidak seperti yang lain . Lalu kakak dan adik menggoda itik tersebut dengan mengatakan '' Anda seorang itik buruk rupa '' .  ''hush '' kata ibu mereka . Lalu ibu berkata ''kalian itu indah dari dalam dan luar . Hari selanjutnya ibu mengajak anak - anaknya mencari makan dan cara bersembunyi di rumput .</p><p>Pada hari ke tiga,bebek di anggap untuk terbang ,   sehingga harus bisa melepas sehingga pemburu tidak bisa mendengar kita .</p><p>saat malam itik pun mulai tidur . Saat itu ibunya meninggalkan anak anaknya . Malam berlalu berganti pagi , sang ibu kembali , sang ibu pun terkejut , melihat anak anaknya tidak ada . Lalu sang ibu mencari sampai ketemu , akhirnya sang ibu melihat enam anaknya dan yang ketika ibu dan saudara melihatnya, mereka terkesiap. Itik buruk rupa ingat mengapa dia lolos kolam. dan ingin berbalik. mereka harus terengah-engah karena mereka aku masih pikirnya.saat ia berbalik untuk berenang menjauh lagi, ia menangkap bayangannya sendiri di air terjun. dia tidak itik buruk rupa sekarang. dia adalah angsa yang indah.(komplikasi )</p><p>Gembira mereka melihat itik yang buruk rupa menjadi itik seperti yang lain . gembira dengan bayangannya. Angsa indah melenguh panggilan keras. dia melambaikan bebek lebih dekat. Dan mereka bersembunyi di rumput di belakang bulu besar nya . ( Resolusi</p><p>   bebek ibu menjelaskan kepada angsa yang indah bahwa sudah waktunya untuk bermigrasi.    angsa terompet panggilan lain dan mengambil penerbangan . Ketika tiba  mereka menemukan jenis pohon baru dan lezat . bebek meminta maaf kepada angsa untuk menggodanya dan berjanji untuk tidak mengolok-olok burung setiap melakukan yang berbeda... (  koda )</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2015-08-10 10:48:42 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/alfukat/Fabel/wish/65583784</guid>
      </item>
      <item>
         <title>BEBEK YANG JELEK</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/alfukat/Fabel/wish/65584010</link>
         <description><![CDATA[<p>Di rerumputan yang terdapat sarang burung Ada seekor ibu bebek yang sedang menunggui telurnya menetas. Ia memiliki 7 telur  yang berwarna putih dan kecil. Tapi salah satu nya terlihat amat besar dan berbeda dari yang lain. Satu per satu telur menetas keenamnya terlihat cantik, namun telur yang paling besar belum juga menetas, ibu bebek menunggunya dengan sabar dibantu dengan anak anaknya yang sudah lahir menghangatkan telur besar agar cepat menetas. Akhirnya telur ke tujuh menetas,namun ia terlihat jelek dan berbeda dari bebek yang lain. Bulunya tebal berwarna abu-abu dan badannya amat besar. Ibu bebek menamainya Swam.</p><p> "kamu bebek yang jelek" ejek saudara-saudaranya. "Hush!" "kalian semua anakku yang cantik baik dari luar maupun dalam" ucap ibu bebek.</p><p>Esoknya ibu bebek memberi pelajaran untuk anak-anaknya. Hari pertama ibu bebek mengajarkan bersembunyi dibalik rumput, semuanya berhasil namun Swam tidak dapat bersembunyi karena tubuhnya terlalu besar untuk bersembunyi dibalik rumput. Hari selanjutnya ibu bebek memberi pelajaran untuk menangkap ikan kecil. bebek yang lain berhasil tapi Swam merasa air itu enak. dan dia suka main di air. bebek-bebek menertawakannya karena dia tidak berhasil menangkap ikan kecil dengan leher panjangnya itu. Di hari ke tiga ibunya mengajari untuk terbang dan turun tanpa mengeluarkan suara agar tidak terdengar oleh pemburu. Bebek lain berhasil,namun Swam turun dengan mengeluarkan suara. malamnya Swam si Bebek jelek pulang dengan perasaan sedih. ia berfikir bahwa ia tidak bisa seperti lainnya, saat semuanya tertidur Swam pun pergi meninggalkan keluarganya. Ia kembali ke danau. pelan dan sedih. dia melakukan perjalanan berhari-hari dan bermalam-malam melewati perjalanan yang panjang menjauhi keluarganya. Suatu hari ia mendengar suara aneh. Bebek bek bebek yang berteriak. ia mengira akan ada pemburu datang. Swam terfikir dengan keluarganya. Keluarganya dalam bahaya! Iapun segera kembali ke rumahnya dan menolong mereka. Sesampainya disana ia berfikir bahwa mereka  masih akan mengejeknya Bebek jelek lagi.iapun kembali ke danau,  saat ada di danau ia tak sengaja melihat bayangan dirinya, ternyata bukan bebek jelek lagi, dia sudah berubah menjadi angsa yang cantik! iapun senang dan menghampiri saudaranya. namun saudaranya sedang bersembunyi di balik rumput,Swan pun menutupi saudaranya degan sayapnya yang besar. sehingga pemburu tidak mengetahui keberdaan mereka. Mereka berterimakasih pada Swam. tiba karena cuaca dingin salah satu dari mereka berkata pada Swam bahwa mereka harus bermigrasi. Namun ibu bebek berkata bahwa perjalanan ini jauh dan berbahaya. "tidak masalah" kata Swam. akhirnya swam berteriak dan memanggil teman-teman nya iapun membentuk formasi "V" untuk melindungi keluarganya. ditengah jalaan saudaranya melihat ada daun dan buah yang enak, namun dengan leher pendek tak ada yang bisa meraihnya. Akhirnya Swan cantik membantu mengambilkannya. mereka berterimakasih dan meminta maaf. mereka janji tak akan mengejek Swan lagi. dan mengakui bahwa Swan cantik. merekapun hidup bahagia.</p><p>STRUKTUR FABEL
_ORIENTASI
_KOMPLIKASI
_RESOLUSI
_KODA 
nama: Kurnia larasati harianto</p><p>Kelas:8A/20</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2015-08-10 10:57:57 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/alfukat/Fabel/wish/65584010</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Febita Alya N.F  8A/14</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/alfukat/Fabel/wish/65584561</link>
         <description><![CDATA[<p>         -EMI SI ANGSA-</p><p>               Di sebuah hutan, ada sarang yang didalamnya ada tujuh buah telur.Tetapi, ada satu telur yang paling besar dan beda dengan yang lainnya.Tiba - tiba datanglah induk bebek.Dia sedang menunggu tujuh telurnya itu menetas.Seketika, enam telur kecil menetas dan keluarlah enam bebek kecil yang manis.Induk bebek merasa senang melihat bebek - bebek kecilnya itu.Enam bebek kecil itu tadi mengelilingi telur yang paling besar agar tetap hangat.</p><p>                 Tidak lama kemudian,telur itupun menetas.Induk bebek dan saudara - saudaranya merasa kaget, karena yang keluar adalah bebek yang berukuran besar,bulunya kusam,dan memiliki leher yang panjang."Ahahaha jelek sekali kamu!!"ejek saudara - saudaranya."Hush! semua anakku cantik"ujar si induk bebek.Bebek yang jelek itu di beri nama Emi oleh si induk bebek.Induk bebek berniat mengajari bebek - bebek kecilnya setiap hari.Hari pertama,Emi dan saudara - saudaranya diajari bersembunyi dibalik rumput.Saudara - saudara Emi yang bertubuh kecil bisa semua,sedangkan Emi tidak bisa karena ukuran badannya terlalu besar.Hari kedua,mereka diajari induk bebek menyelam di kolam dan mencari makanan."Carilah ikan - ikan yang ada di kolam"ujar induk bebek.Ke enam saudara Emi menundukkan leher ke bawah kolam dan mencari ikan.Sementara Emi merasa kalau rumput liar itu lebih enak.Jadi,Emi meregangkan lehernya yang panjang dan mencoba satu rumput liar.Saudara - saudara Emi tertawa melihat leher Emi yang panjang dan selera makan Emi yang besar.Hari ketiga,induk bebek mengajari anak - anaknya untuk terbang."Ingat,kalian harus terbang tanpa suara agar pemburu tidak mendengar kita"ujar induk bebek.Lagi - lagi, Emi melakukan kesalahan.Emi mengeluarkan suara seperti klakson mobil.</p><p>                    Saat malam tiba,Emi tidak bisa tidur.Dia berpikir kenapa dirinya begitu payah,tidak bisa melakukan sesuatu dengan benar.Saat induk bebek dan saudara - saudaranya tertidur pulas,Emi pergi ke kolam dan berenang jauh - jauh.Dengan pelan dan kesedihan,Emi mengapung menulusuri kolam.Dia pergi berhari - hari dan tidak kembali pulang.Emi berpikir apakah dia bisa seperti saudara - saudaranya yang lain yang begitu cantik? Namun,hari demi hari berlalu, hingga Emi tumbuh menjadi seekor angsa.Suatu hari Emi mendengar suara aneh.Emi juga melihat banyak binatang - binatang lari menjauh."Oh!Ada pemburu!"pekik Emi.Emi teringat pada induk bebek dan saudara - saudaranya, maka ia kembali pulang.Saat sampai,induk bebek dan saudara - saudara Emi terlihat sangat kaget dan melotot melihat Emi.'Mungkin mereka pikir kenapa aku masih jelek....'gumam Emi.Diapun kembali berenang di kolam.Saat melihat pantulan wajahnya di kolam,Emi sangat kaget.Dia bukanlah binatang yang jelek,melainkan seekor angsa yang amat cantik!Emi langsung memberi kode pada saudara - saudaranya agar bersembunyi di belakangnya.Dengan sayapnya yang amat besar,Emi dapat menutupi keenam saudaranya itu agar tak terlihat oleh pemburu.Pemburu - pemburupun lewat tanpa mengetahui keberadaan mereka.</p><p>                       Enam saudara Emi sangat berterima kasih.Tetapi tiba - tiba ada angin berhembus kencang membawa hawa dingin"Ah,cuaca sudah berganti! kita tidak bisa terus disini!"ujar salah satu saudara Emi."Ya,ini memang saatnya kita pindah"ujar induk bebek.Emi tau kalau induk bebek merasa kawatir pada perjalanan yang jauh.Emi tersenyum lalu berkata"Tak apa kok".Emi terbang dan mengeluarkan suara seperti klakson lagi untuk memanggil angsa - angsa lainnya.Akhirnya,angsa - angsa yang lain membuntuti Emi dan membentuk huruf V dibelakang Emi.Sayap - sayap  angsa yang besar menutupi angin dan menuntun induk bebek beserta enam saudara Emi ke tempat yang lebih hangat.</p><p>                           Di tempat baru,mereka menemukan banyak makanan enak.Tapi tempatnya cukup tinggi.Melihat saudara - saudaranya susah untuk menggapai makanan, Emi membatu mengambilkan dengan lehernya yang panjang.Dengan mudah,Emi menggambil beberapa buah untuk dapat dimakan olehnya dan saudara - saudaranya.Merekapun berpesta di tempat baru itu.Induk bebek beserta saudara - saudara Emi sangat kagum melihat Emi.Keenam saudara Emipun meminta maaf kepada Emi karena suka menghinanya dulu saat kecil.</p><p>                              Akhir cerita,ke enam saudara Emi berjanji pada Emi agar tidak menilai makhluk dari fisik luarnya saja.Merekapun memuji Emi sebagai burung tercantik yang pernah ada.Akhirnya, mereka semua hidup bahagia.</p><p>ORIENTASI : PARAGRAF 1</p><p>KOMPLIKASI : PARAGRAF 2 - 4</p><p>RESOLUSI : PARAGRAF 5</p><p>KODA : PARAGRAF </p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2015-08-10 11:17:57 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/alfukat/Fabel/wish/65584561</guid>
      </item>
      <item>
         <title>ESTI SUKMANINGRUM/12/8A</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/alfukat/Fabel/wish/65584932</link>
         <description><![CDATA[<p>                                                                                            ANAK ITIK YANG BURUK RUPA</p><p>   Pada musim panas di daerah pedesaan terdapat sebuah hutan yang indah . Disana ada seekor induk itik yang sedang menunggu telur telurnya menetas. Setelah lama menunggu akhirnya anak anak itik pun keluar satu persatu , tetapi satu telur tersisa. Dengan sabar induk itik pun menunggu hingga akhirnya menetas . Tetapi anak itik itu keluar dengan buruk rupa .</p><p>   “Aku tidak mengerti bagaimana anakku bisa seburuk rupa ini!” Si ibu Itik berkata pada dirinya sendiri, menggelengkan kepada saat ia melihat anak bungsunya. Si Itik yang berwarna abu-abu ini memang buruk rupa, dan karena ia makan lebih banyak dibandingkan kakak-kakaknya, ia pun lama kelamaan mulai lebih besar dari mereka. Hari-hari berlalu, dan si Itik yang buruk rupa semakin merasa tidak bahagia. Kakak-kakaknya tidak mau bermain dengannya, dia sangat kikuk dan semua binatang di pedesaan itu menertawakannya. Ia merasa sedih dan kesepian, sementara Si Ibu Itik mencoba menghiburnya.“Ah Itik Buruk Rupa yang malang!” Ia berkata. “Mengapa kau sangat berbeda dengan yang lain?”
 Dan si Itik Buruk Rupa merasa lebih sedih lagi. Dia diam-diam menangis pada saat malam. Ia merasa tidak ada yang menyukainya.“Tidak ada yang menyayangi aku, semua meledekku! Kenapa aku berbeda dari kakak-kakakku?” </p><p>   Lalu pada suatu hari, saat matahari terbit, ia melarikan diri dari pedesaan. Ia berhenti di tepi kolam dan bertanya pada itik-itik disana, “Tahukah kalian itik lain yang punya bulu abu-abu seperti aku?” Tetapi semuanya menggelengkan kepala sambil mencibir.“Kami tidak kenal satupun yang sejelek kamu.” Si Itik tidak kehilangan semangat, dan terus bertanya-tanya. Ia pergi ke kolam yang lain dan bertanya pada itik yang lain. Tetapi semua memberikan jawaban yang sama. Ia terus berpindah-pindah, sampai seorang wanita tua yang penglihatannya sudah kaburmenangkapnya karena menyangka ia seekor angsa betina. Wanita itu menaruhnya di kandang dengan harapan ia akan bertelur. Ayam-ayam yang juga ada di kandang itu pun menakut-nakutinya.“Tunggu saja! Kalau kau tidak bertelur, wanita tua itu akan memotongmu dan memasakmu!” Si Itik mulai ketakutan dan pada malam hari pun ia melarikan diri. Sekali lagi, ia sendirian. Ia berlari sejauh mungkin, dan pada pagi hari ia pun bersembunyi dibalik alang-alang. “Jika tidak ada yang suka padaku, aku akan bersembunyi disini selamanya.” Disana banyak makanan, dan si Itik mulai merasa sedikit berbahagia, walaupun ia kesepian. Pada suatu pagi ia melihat sekumpulan unggas yang cantik terbang diatasnya. Putih, dengan leher yang panjang, paruh berwarna kuning dan sayap yang lebar, mereka sedang terbang ke selatan.“Seandainya aku bisa 
seperti mereka, sehari saja!” Kata si Itik dengan penuh kekaguman. Musim dingin datang dan air di atas alang-alang membeku. Si Itik meninggalkantempatnya untuk mencari makanan di tengah salju. Ia jatuh pingsan, tetapi seorang petani menemukannya dan menaruhnya di saku jaketnya yang besar. Ia membawa si Itik pulang ke anak-anaknya supaya mereka bisa merawat si Itik yang kedinginan. Si Itik dirawat dengan baik di rumah petani sehingga ia bisa bertahan musim dingin yang menggigit.</p><p>   Pada musim dingin, ia bertumbuh sangat besar sehingga si Petani memutuskan untuk melepasnya di kolam. Saat itulah si Itik melihat bayangan dirinya sendiri terpantul di air yang jernih. “Astaga! Aku sudah berubah sekali! Aku hampir tidak mengenali diriku!” Kumpulan angsa kembali ke utara dan turun ke kolam. 
Ketika si Itik melihat mereka, ia menyadari ia sama dengan angsa-angsa yang cantik itu dan dengan segera berteman dengan mereka. “Kami juga angsa seperti kamu. Kamu bersembunyi dimana selama ini?” Tanya mereka dengan hangat. “Ceritanya panjang,” Kata si Angsa Muda ini, masih terkejut dengan perubahannya. Sekarang ia berenang dengan indahnya bersama angsa-angsa lain. Suatu hari, ia mendengar anak-anak kecil di tepi sungai berkata, “Lihatlah angsa muda itu! Ia yang terbagus dari semuanya!”. Semenjak itu ia pun begitu bahagia .</p><p>BAGIAN ORIENTASI = PARAGRAF 1</p><p>BAGIAN KOMPLIKASI = PARAGRAF 2 DAN 3</p><p>BAGIAN RESOLUSI = PARAGRAF 4</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2015-08-10 11:27:42 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/alfukat/Fabel/wish/65584932</guid>
      </item>
      <item>
         <title>nama:reyhan jarsi yoga , kelas:8a, no;</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/alfukat/Fabel/wish/65585240</link>
         <description><![CDATA[<p>                                                                                                                                                 THE UGLY DUCKING <br></p>      

<p>ORIENTASI:Dalam sarang berumput berbaring tujuh telur. Enam dari telur yang kecil, tapi telur yang terletak di tengah daripada yang
lain.Satu per satu, telur mulai retak terbuka. Peep, mengintip! "Teriak enam bebek lembut berbulu yang menetas fror telur yang lebih kecil. Ibu mereka
menciumi enam bebek yang indah. Bebek ibu menunggu dan menunggu untuk telur ketujuh menetas. Anak itik semua berkumpul di sekitar untuk menjaga telur
hangat besar sampai mulai menggoyangkan.Akhirnya, telur menetas ketujuh. Keluar merangkak raksasa, kabur-berbulu burung yang tampak tidak seperti bebek lainnya
"Kau itik buruk rupa," goda saudara-saudara perempuannya. Hush, dimarahi ibu mereka "Anda semua bebek, indah di dalam dan luar Setiap
hari, bebek ibu mengambil bebek keluar untuk pelajaran Pada hari pertama, dia menunjukkan mereka bagaimana untuk bersembunyi di rumput Enam bebek dicampur
dengan baik tetapi itik buruk rupa itu terlalu besar untuk menyembunyikanKeesokan harinya, sang ibu mengajarkan anak itik dia menyelam ke
bawah dan menangkap ikan kecil dikolam tampak lebih lezat, jadi dia mengulurkan leher panjang dan memetik rumput, kakak
dan adik-adiknya tertawa leher sangat panjang Pada hari ketiga, bebek diajarkan untuk. "Anda harus lepas landas dan mendarat diam-diam, sehingga pemburu
tidak bisa mendengar kita," memperingatkan ibu mereka. Keenam anak itik sayap mereka dan mendarat tanpa suara. Tapi segera setelah itik buruk rupa itu di udara, klakson keras lolos paruhnya. Malam itu, itik buruk rupa pulang merasa mengerikan. Tampaknya dia tidak bisa melakukan sesuatu dengan benar. Ketika semua orang tertidur dia berjalan
tertatih-tatih kembali ke kolam dan berenang menjauh perlahan dan sedih, itik buruk rupa melayang di kolam. </p>

<p>KOMPLIKASI:Dia bepergian selama beberapa hari dan malam, bertanya-tanya dia pernah bisa menjadi indah Saat ia berangkat sendirian, ia
tumbuh dan tumbuh Suatu hari, suara aneh terdengar di kejauhan. Itik buruk rupa, sekarang burung dewasa, menyaksikan banyak bebek dan angsa melarikan diri
bahaya, "Para pemburu datang!" teriak angsa. Itik buruk rupa menyadari saudara-saudara perempuannya mungkin berada dalam kesulitan. </p>

<p>RESOLUSI:Dia berbalik dan berenang menuju rumah. Ketika ibunya dan saudara melihatnya, mereka terkesiap. Itik buruk rupa ingat mengapa
dia lolos kolam, dan ingin berbalik. Mereka harus terengah-engah karena mereka pikir aku masih jelek dia pikir Saat ia berbalik untuk berenang menjauh lagi,
ia menangkap bayangannya sendiri di air terjun. Dia tidak ada itik buruk rupa sekarang Dia angsa yang indah! Gembira dengan bayangannya, angsa indah melenguh
panggilan keras Dia melambaikan bebek lebih dekat dan mereka sembunyi rumput balik bulu besar nya. Para pemburu melewati tanpa melihat mereka. Semua enam
bebek kemudian mengucapkan terima kasih adik mereka. Tiba-tiba, angin bertiup dan meniup udara dingin sengit Cuaca berubah, kita tidak bisa tinggal di sini,
"kata salah satu bebek. Bebek ibu menjelaskan kepada angsa yang indah bahwa sudah waktunya untuk bermigrasi. Dia berjalan perjalanan panjang dan
berbahaya. Angsa indah tersenyum. "Tidak masalah," katanya.Angsa melenguh panggilan lain dan mengambil melawan saudara nya diikuti, membuat di
belakangnya. Sayap raksasa angsa diblokir angin dan membantu membawa merekasemua ke tempat yang lebih hangat. Ketika angsa dan bebek tiba, ada jenis baru
dari pohon dengan daun tampak lezat. bebek berusaha untuk meraih cabang, tapi leher mereka tidak cukup lama. Dengan bentangan tunggal, dia memetik cukup
hijau untuk semua dari mereka untuk memiliki sebuah pesta.</p>

<p>KODA:Bebek meminta maaf kepada angsa untuk menggodanya dan berjanji untuk tidak mengolok-olok setiap burung yang berbeda Kemudian, mereka
mengatakan bahwa dia adalah burung paling indah pernah mereka lihat. Dalam dan luar, menambahkan bebek ibu, dan mereka semua menciumi bahagia bersama</p>

<br>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2015-08-10 11:39:13 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/alfukat/Fabel/wish/65585240</guid>
      </item>
      <item>
         <title>M FAISAL RIZA / 8A / 23</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/alfukat/Fabel/wish/65586722</link>
         <description><![CDATA[<p><p>THE UGLY DUCKLING</p>
<p>orientasi : <br>Pada suatu musim 
panas yang indah di pedesaan, seekor Ibu Itik sedang menunggu 
telur-telurnya menetas. Setelah beberapa lama, keluarlah anak-anak itik 
kecil dari telur-telur mereka, tetapi satu telur tersisa. Dengan sabar 
si Ibu Itik mengerami telur itu hingga akhirnya menetas. Tetapi anak 
itik kecil yang keluar sangatlah buruk rupa.</p>
<p>komplikasi : </p>
<p><br>“Aku
 tidak mengerti bagaimana anakku bisa seburuk rupa ini!” Si ibu Itik 
berkata pada dirinya sendiri, menggelengkan kepada saat ia melihat anak 
bungsunya. Si Itik yang berwarna abu-abu ini memang bruuk rupa, dank 
arena ia makan lebih banyak dibandingkan kakak-kakaknya, ia pun lama 
kelamaan mulai lebih besar dari mereka. Hari-hari berlalu, dan si Itik 
yang buruk rupa semakin merasa tidak bahagia. Kakak-kakaknya tidak mau 
bermain dengannya, dia sangat kikuk dan semua binatang di pedesaan itu 
menertawakannya. Ia merasa sedih dan kesepian, sementara Si Ibu Itik 
mencoba menghiburnya,<br><br>“Ah
 Itik Buruk Rupa yang malang!” Ia berkata. “Mengapa kau sangat berbeda 
dengan yang lain?” Dan si Itik Buruk Rupa merasa lebih sedih lagi. Dia 
diam-diam menangis pada saat malam. Ia merasa tidak ada yang 
menyukainya. <br><br>“Tidak ada yang menyayangi aku, semua meledekku! Kenapa aku berbeda dari kakak-kakakku?”<br><br>Lalu
 pada suatu hari, saat matahari terbit, ia melarikan diri dari pedesaan.
 Ia berhenti di tepi kolam dan bertanya pada itik-itik disana, “Tahukah 
kalian itik lain yang punya bulu abu-abu seperti aku?” Tetapi semuanya 
menggelengkan kepala sambil mencibir.<br><br>“Kami
 tidak kenal satupun yang sejelek kamu.” Si Itik tidak kehilangan 
semangat, dan terus bertanya-tanya. Ia pergi ke kolam yang lain dan 
bertanya pada itik yang lain. Tetapi semua memberikan jawaban yang sama.
 Ia terus berpindah-pindah, sampai seorang wanita tua yang 
penglihatannya sudah kabur menangkapnya karena menyangka ia seekor angsa
 betina. Wanita itu menaruhnya di kandang dengan harapan ia akan 
bertelur. Ayam-ayam yang juga ada di kandang itu pun menakut-nakutinya,<br><br>“Tunggu
 saja! Kalau kau tidak bertelur, wanita tua itu akan memotongmu dan 
memasakmu!” Si Itik mulai ketakutan dan pada malam hari pun ia melarikan
 diri. Sekali lagi, ia sendirian. Ia berlari sejauh mungkin, dan pada 
pagi hari ia pun bersembunyi dibalik alang-alang. “Jika tidak ada yang 
suka padaku, aku akan bersembunyi disini selamanya.” Disana banyak 
makanan, dan si Itik mulai merasa sedikit berbahagia, walaupun ia 
kesepian. Pada suatu pagi ia melihat sekumpulan unggas yang cantik 
terbang diatasnya. Putih, dengan leher yang panjang, paruh berwarna 
kuning dan sayap yang lebar, mereka sedang terbang ke selatan.<br><br>“Seandainya
 aku bisa seperti mereka, sehari saja!” Kata si Itik dengan penuh 
kekaguman. Musim dingin datang dan air di atas alang-alang membeku. Si 
Itik meninggalkan tempatnya untuk mencari makanan di tengah salju. Ia 
jatuh pingsan, tetapi seorang petani menemukannya dan menaruhnya di saku
 jaketnya yang besar. Ia membawa si Itik pulang ke anak-anaknya supaya 
mereka bisa merawat si Itik yang kedinginan. Si Itik dirawat dengan baik
 di rumah petani sehingga ia bisa bertahan musim dingin yang menggigit.<br><br>resolusi:</p>
<p>Pada
 musim dingin, ia bertumbuh sangat besar sehingga si Petani memutuskan 
untuk melepasnya di kolam. Saat itulah si Itik melihat bayangan dirinya 
sendiri terpantul di air yang jernih. “Astaga! Aku sudah berubah sekali!
 Aku hampir tidak mengenali diriku!” Kumpulan angsa kembali ke utara dan
 turun ke kolam. Ketika si Itik melihat mereka, ia menyadari ia sama 
dengan angsa-angsa yang cantik itu dan dengan segera berteman dengan 
mereka. “Kami juga angsa 
seperti kamu. Kamu bersembunyi dimana selama ini?” Tanya mereka dengan 
hangat. “Ceritanya panjang,” Kata si Angsa Muda ini, masih terkejut 
dengan perubahannya. Sekarang ia berenang dengan indahnya bersama 
angsa-angsa lain. Suatu hari, ia mendengar anak-anak kecil di tepi 
sungai berkata, “Lihatlah angsa muda itu! Ia yang terbagus dari 
semuanya!”</p>
<p>koda : dia pun menjadi bahagia</p>
</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2015-08-10 12:18:30 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/alfukat/Fabel/wish/65586722</guid>
      </item>
      <item>
         <title>ESTI SUKMANINGRUM/12/8A</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/alfukat/Fabel/wish/65587344</link>
         <description><![CDATA[<p>                                                      ANAK ITIK YANG BURUK RUPA</p><p>   Pada suatu musim panas yang indah di pedesaan, seekor Ibu Itik sedang menunggu telur-telurnya menetas. Setelah beberapa lama, keluarlah anak-anak itik kecil dari telur-telur mereka, tetapi satu telur tersisa. Dengan sabar si Ibu Itik mengerami telur itu hingga akhirnya menetas. Tetapi anak itik kecil yang keluar sangatlah buruk rupa.</p><p>   “Aku tidak mengerti bagaimana anakku bisa seburuk rupa ini!” Si ibu Itik berkata pada dirinya sendiri, menggelengkan kepada saat ia melihat anak bungsunya. Si Itik yang berwarna abu-abu ini memang bruuk rupa, dan karena ia makan lebih banyak dibandingkan kakak-kakaknya, ia pun lama kelamaan mulai lebih besar dari mereka. Hari-hari berlalu, dan si Itik yang buruk rupa semakin merasa tidak bahagia. Kakak-kakaknya tidak mau bermain dengannya, dia sangat kikuk dan semua binatang di pedesaan itu menertawakannya. Ia merasa sedih dan kesepian, sementara Si Ibu Itik mencoba menghiburnya.“Ah Itik Buruk Rupa yang malang!” Ia berkata. “Mengapa kau sangat berbeda dengan yang lain?”Dan si Itik Buruk Rupa merasa lebih sedih lagi. Dia diam-diam menangis pada saat malam. Ia merasa tidak ada yang menyukainya. “Tidak ada yang menyayangi aku, semua meledekku! Kenapa aku berbeda dari kakak-kakakku?”</p><p>    Lalu pada suatu hari, saat matahari terbit, ia melarikan diri dari pedesaan. Ia berhenti di 
tepi kolam dan bertanya pada itik-itik disana, “Tahukah kalian itik lainyang punya bulu abu-abu seperti aku?” Tetapi semuanya menggelengkan kepala sambil mencibir.“Kami tidak kenal 
satupun yang sejelek kamu.” Si Itik tidak kehilangan semangat, dan terus bertanya-tanya. Ia pergi ke kolam yang lain dan bertanya pada itik yang lain. Tetapi semua memberikan jawaban yang sama. Ia terus berpindah-pindah, sampai seorang wanita tua yang penglihatannya sudah 
kabur menangkapnya karena menyangka ia seekor angsa betina. Wanita itu menaruhnya di kandang dengan harapan ia akan bertelur. Ayam-ayam yang juga ada di kandang itu pun menakut-nakutinya,</p><p>    “Tunggu saja! Kalau kautidak bertelur, wanita tua itu akan memotongmu dan memasakmu!” Si Itik mulai ketakutan dan pada malam hari pun ia melarikan diri. Sekali lagi, ia sendirian. Ia berlari sejauh mungkin, dan pada pagi hari ia pun bersembunyi dibalik alang-alang. “Jika tidak ada yang suka padaku, aku akan bersembunyi disini selamanya.” Disana banyak makanan, dan si Itik mulai merasa sedikit berbahagia, walaupun ia kesepian. Pada suatu pagi ia melihat sekumpulan unggas yang cantik terbang diatasnya. Putih, dengan leher yang panjang, paruh berwarna kuning dan sayap yang lebar, mereka sedang terbang ke selatan.“Seandainya aku bisa seperti mereka, sehari saja!” Kata si Itik dengan penuh kekaguman. Musim dingin datang dan air di atas alang-alang membeku. Si Itik meninggalkantempatnya untuk mencari makanan di tengah salju. Ia jatuh pingsan, tetapi seorang petani menemukannya dan menaruhnya di saku jaketnya yang besar. Ia membawa si Itik pulang ke anak-anaknya supaya mereka bisa 
merawat si Itik yang kedinginan. Si Itik dirawat dengan baik di rumah petani sehingga ia bisa bertahan musim dingin yang menggigit.</p><p>    Pada musim dingin, ia bertumbuh sangat besar sehingga si Petani memutuskan untuk melepasnya dikolam. Saat itulah si Itik melihat bayangan dirinya sendiri terpantul di air yang jernih. “Astaga! Aku sudah berubah sekali! Aku hampir tidak mengenali diriku!” Kumpulan angsa kembali ke utara dan turun ke kolam. Ketika si Itik melihat mereka, ia menyadari ia sama dengan angsa-angsa yang cantik itu dan dengan segera berteman dengan mereka. “Kami juga angsa seperti kamu. Kamu bersembunyi dimana selama ini?” Tanya mereka dengan 
hangat. “Ceritanya panjang,” Kata si Angsa Muda ini, masih terkejut dengan perubahannya. Sekarang ia berenang dengan indahnya bersama angsa-angsa lain. Suatu hari, ia mendengar anak-anak kecil di tepi sungai berkata, “Lihatlah angsa muda itu! Ia yang terbagus dari 
semuanya!”.Dan itik itu hidup bahagia.</p><p>BAGIAN ORIENTASI = PARAGRAF 1</p><p>BAGIAN KOMPLIKASI = PARAGRAF 2 ,3,DAN 4</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2015-08-10 12:33:37 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/alfukat/Fabel/wish/65587344</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Devy  laily asih utami 8a/08</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/alfukat/Fabel/wish/65600794</link>
         <description><![CDATA[<p>       Itik yang buruk rupa </p><p>Suatu hari,induk bebek mengerami telur . Telurnya ia merasa lelah mengerami mereka . Ia berharap telur telurnya akan keluar .</p><p>Beberapa waktu kemudian harapannya terkabul . Telur telurnya retak Dan beberapa anak bebek yang lucu terlihat "pip...pip.." Anak bebek menangis "kwek..kwek.."induknya memberi salam balik .                ( ORIENTASI )&nbsp;</p><p>Bagaimanapun telur terbesar tidak retake juga  . Induk bebek mengeraminya beberapa hari lagi , akhirnya retak Dan aanak Bebek jelek melangkah keluar dengan terseyok. Induk Bebek terlihat kaget . anak bebek ITU sangat besar Dan kusam sekali. Dia tidak seperti anak Bebek yang lain . </p><p>Ketika induknya membawa anak anaknya ke kolam untuk pelajaran berenang pertama mereka. Bebek buruk rupa ITU berenang dengan indahnya Dan seperti Bebek Bebek yang lain " dia anakku yang tampan" Dan ujar induk dengan bangga. Bagaimanapun hewan lain tidak setuju mereka mengolok Dan mencemoohnya hari demi hari bahkan saudara laki laki Dan perempuanya sangat jahat "kamu sangat jelek" kata mereka anak bebek jelek  ITU sangat sedih "aku berharap bisa seperti mereka" kata bebek jelek ITU pada dirinya sendiri . suatu hari bebek jelek itu pergi Dan bersembunyi di balik semak semak. Analysis Bebek ITU pergi sendiri dengan dingin  dan salju akhirnya musim semi datang Dan bunga mulai mekar. Saat dia berenang di kolam, di kolam ia melihat 3 angsa putih berenang menuju dia" o.. Sayang angsa  indah ini akan mematuk aku juga" kata Bebek jelek itu pada dirinya sendiri, tetapi angsa ITU tidak menyerangnya  malah mereka berenang disekitar bebek jelek ITU Dan mengelus bulunya . (KOMPLIKASI) </p><p>Saat bebek jelek ITUmenundukan  lehernya berbicara dengan mereka , dia melihat bayanganya untuk di air . Dia tidak percaya matanya sendiri" aku bukan bebek jelek tapi perenang yang handal "teriaknya dia sangat senang. Sejak saat ITU dia berenang Dan bermain dengan teman barunya.(KODA)</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2015-08-10 15:44:47 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/alfukat/Fabel/wish/65600794</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/alfukat/Fabel/wish/65609957</link>
         <description><![CDATA[<p>                                                                  Itik Buruk Rupa</p><pre>di sarang berumput berbaring tujuh eggs.six dari telur yang kecil, tapi telur yang terletak di pusat jauh lebih besar daripada yang lain</pre>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2015-08-10 18:17:59 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/alfukat/Fabel/wish/65609957</guid>
      </item>
      <item>
         <title>DWI SEKAR ANGGRAINI ( 10 /8A )</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/alfukat/Fabel/wish/65632836</link>
         <description><![CDATA[<p>Suatu hari hiduplah petani bebek beserta keluarganya Dan IBU bebek sedang mengerami telurnya . bila suatu hari telur bebek yang dierami oleh induknya menetas tapi salah seorang Dari Bebel tersebut sang at besar , jelek Dan kusam dengan saudaranya yang lain . ( ORIENTASI ) </p><p>Suatu saat Bebek jelek ITU pergi berenang di sebuah kolam bersama ibunya Dan saudara - saudaranya yang lain . "Hey kamu bebek jelek ",ujar saudara laki - lakinya . IBU mereka Marah Karena kakak nya mengejek adik nya sendiri .&nbsp;</p><p> Hingga suatu hari nebek tersebut hidup sendiri Dan merenungi dirinya sendiri akhirnya ia pergi ke sebuah sungai Dan temui nya adalah 3 ekor angsa ,kemudian bebek jelek ITU pergi ,"Hey bebek janganlah kau pergi ,sini mainlah bersamaku " .ujar seekor angsa tersebut . Tampa disangka Bebek jelek ITUternyata masih mau bersama nya . ( KOMPLKASI )</p><p>Bebek jelek ITU sadar bahwa kejelek an tidak semuanya berdampak negatif. Akhirnya si bebek hidup bahagia bersama 3 ekor angsa tersebut.(KODA)</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2015-08-11 02:12:47 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/alfukat/Fabel/wish/65632836</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Aryananda F,N/6/8A</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/alfukat/Fabel/wish/65658719</link>
         <description><![CDATA[<p>                                                                   Bebek Yang Jelek</p><p>Dalam sarang berumput berbaring 7 telur.6 dari telur yg kecil,tapi telur yg terletak di tengah daripada yg lain.Satu persatu telur mulai retak terbuka.Ibu mereka menciumi enam bebek yg  indah.Ibu bebek menunggu untuk telur ketujuhmenetas.Anak itik semua berkumpul disekitar telur yg besar agar tetap hangat.Akhirnya ,telur ketujuh menetas.Merangkak keluar tampak tdk seperti bebek lainya."Kau itik buruk rupa",goda saudara itik lainya.Pada suatu hari mereka diajarkan cara bersembunyi di rumput tetapi,itik buruk rupa terlalu besar untuk bersembunyi.Keesokan harinya sang ibu mengajarkan anak itik menyelam mencari ikan kecil.Pada hari ketiga,bebek diajarkan untuk terbang."Bebek harus lepas landas dan mendarat diam diam,sehingga pemburu tdkbisa mendengar kita",kata ibu mereka.Malam harinya itik buruk rupa pulang dan merasa sedih .Tampaknya dia tdk bisa melakukan sesuatu dgn baik.Ketika semua bebek tertidur ia berjalan tertatihtatih kembali ke kolam dan berenang menjauh berlahan dan sedih,itik buruk rupaberenang di kolam.Dia berpergian selama beberapa hari.Saat ia bepergian ia tumbuh besar.Suatu hari suara aneh terdengar di kejauhan.itik buruk rupa sekarang burung dewasa,menyaksikan banyak bebek dan angsa melarikan diri dari bahaya."para pemburu datang !"teriak angsa.Itik buruk rupa menyadari saudaranya dlm bahay.Dia berbalik berenang menuju rumah Dia harus terengah engah karena dia pikir dia masih jelek.Dia menangkap bayanganya sendiri di air terjuntdk ada itik buruk rupa dia angsa yg indah.Gembira dgn bayanganya,angsa indah melenguh panggilan keras.Mereka bersembunyi di balik rumput.Para pemburu melewati tanpa melihat mereka.Semua 6 bebek mengucapkan terima kasih kepada adik mereka.Tiba tiba angin bertiup dan udara dingin datang menyelimuti mereka."Kita tdk bisa disini kita harus bermigrasi ke tempat yg hangat",kata angsa.Mereka terbang dan membuat formasi V.Bebek meminta maaf kepada angsa untuk tdk mengejek setiap burung yg berbeda.Mereka mengatakan bahwa dia adl burung yg paling indah.Ibu bebek menciumi anaknya,dan mereka hidup dgn bahagia.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2015-08-11 12:24:10 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/alfukat/Fabel/wish/65658719</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Khoiro Shofia .A./8A/19</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/alfukat/Fabel/wish/65663769</link>
         <description><![CDATA[<p>

<p>Si Itik Buruk Rupa</p>
<p>(Orientasi)</p>

<pre>Di sebuah sarang ada tujuh butir telur. Enam dari telur – telur itu ada 1 telur yang lebih besar dari telur lainnya. Satu per satu , telur mulai retak terbuka. “Peep-peep!”. Teriak enam anak bebek lembut berbulu yang keluar dari cangkang telur. Ibu mereka menciumi enam bebek yang indah. Ibu menunggu dan menunggu untuk telur ketujuh menetas. Anak bebek semua berkumpul di sekitar telur ketujuh itu untuk menjaga telur hangat sampai mulai bergerak. Akhirnya , telur ke tujuh menetas. Keluar merangkak dan burung itu tampak tidak seperti bebek lainnya. "Kamu Itik buruk rupa ", goda kakak dan adiknya . "diam!" marah ibu mereka . "Kalian semua bebek yang indah di dalam dan luar” ujar Ibu bebek. </pre><pre>(Komplikasi)</pre><pre>Setiap hari , Ibu bebek membawa bebek keluar untuk belajar. Pada hari pertama, dia menunjukkan mereka bagaimana untuk bersembunyi di rumput. Enam bebek bersembunyi dengan baik , akan tapi Itik buruk rupa itu terlalu besar untuk menyembunyikan dirinya. Hari berikutnya , Ibu mengajarkan anak itik menyelam ke dalam air dan menangkap ikan kecil . Itik buruk rupa berpikir bahwa gulma kolam tampak lebih lezat dari ikan, Ia pun mengulurkan leher panjang dan memetik beberapa .Saat ia mengunyah rumput stonewort dan rumput wigeon, kakak dan adiknya menertawakan karena lehernya sangat panjang dan nafsu makan besar. Pada hari ketiga , bebek diajarkan untuk terbang , "Kalian harus lepas landas dan mendarat diam-diam , sehingga pemburu tidak bisa mendengar kita". Peringat Ibu mereka. Enam bebek mengepakkan sayap mereka dan mendarat tanpa suara . Tapi pada saat anak itik buruk rupa itu di udara, ia mengeluarkan suara yang keras. Malam itu , itik buruk rupa merasa bingung dan kecewa. Tampaknya dia tidak bisa melakukan sesuatu dengan baik. Ketika semuanya tertidur , dia berjalan tertatih-tatih kembali ke kolam dan berenang menjauh. Perlahan dan sedih , itik buruk rupa berenang di kolam . Dia pergi siang dan malam, bertanya-tanya apakah dia bisa menjadi indah . Saat ia berangkat sendirian, ia tumbuh dan tumbuh. Suatu hari, suara aneh terdengar di kejauhan. itik buruk rupa , sekarang burung dewasa , menyaksikan banyak bebek dan angsa melarikan diri bahaya . "Pemburu datang! " teriak angsa . Itik buruk rupa menyadari saudara- saudaranya mungkin berada dalam kesulitan. Ia berbalik dan berenang menuju rumah . Ketika ibu dan saudara melihatnya , mereka terkesiap . Itik buruk rupa ingat mengapa mereka bingung dan berpikir aku masih jelek, pikirnya. Saat ia berbalik untuk berenang menjauh lagi , ia menangkap bayangannya sendiri di air terjun. Dia kini bukan itik buruk rupa. Dia adalah angsa yang indah. </pre><pre>(Resolusi)</pre><pre>Gembira dengan bayangannya, ia kembali dan menolong saudaranya dari pemburu. Mereka bersembunyi di belakang bulu besar nya. Pemburu melewati tanpa melihat mereka. Semua enam bebek kemudian mengucapkan terima kasih. Tiba-tiba, udara bertiup sangat dingin. "Cuaca berubah , kita tidak bisa tinggal di sini" kata salah satu bebek. Ibu bebek menjelaskan kepada angsa yang indah bahwa sudah waktunya untuk bermigrasi. Dia khawatir tentang perjalanan panjang dan berbahaya. Angsa yang indah tersenyum . "Tidak ada masalah", katanya. Angsa melenguh panggilan lain danterbang. Kedua adiknya mengikuti , membuat V &nbsp;dibelakangnya. sayap raksasa angsa menghalangi angin dan membantu membawa mereka semua ke tempat. </pre><pre>(Koda)</pre><pre>Ketika angsa dan bebek tiba, ada sebuah tanaman yang terlihat lezat. Angsa melihat bebek yang berusaha untuk meraih cabang, tapi leher mereka tidak cukup panjang. Dengan bentangan sayap, dia memetik cukup banyak untuk semuanya. Bebek meminta maaf kepada angsa atas ejekannya yang dulu, dan berjanji untuk tidak mengolok-olok setiap burung yang berbeda. Kemudian, mereka semua mengatakan bahwa dia adalah burung paling indah yang pernah mereka lihat. "Dalam dan luar ", kata Ibu bebek, dan mereka semua menciumi bahagia bersama.</pre></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2015-08-11 13:28:38 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/alfukat/Fabel/wish/65663769</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Yusak Tri Putra P/8A/39</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/alfukat/Fabel/wish/65664200</link>
         <description><![CDATA[Empat sahabat pintar dan seorang pemburu<p>~Orientasi</p><blockquote><p>pada suatu hari yang sangat cerah hiduplah empat sahabat yang sangat bahagia yaitu Kura-kura, Rusa, Tikus, dan juga burung gagak. Mereka berempat tinggal di sebuah hutan yang dipenuhi dengan macam-macam binatang dari binatang yang buas dan binatang yang jinak.</p><p>~Komplikasi</p><p>Suatu hari seekor kura-kura mendatangi tempat tinggal tikus, sahabatnya sendiri di dekat sungai. " hai kura-kura kenapa kamu ada di sini ". Kata tikus, setelah itu kura kura menjawab " tidak, aku tidak sengaja lewat depan rumahmu ". Tidak jauh dari situ berdirilah seekor gagak di ranting pohon yang tinggi. Gagak di ranting pohon itu hanya bisa melihat dua sahabatnya yang sedang berbincang-bincang dari ketinggian. Tidak lama kemudian sang gagak pun mendekati mereka. Kura-kura, tikus, dan gagak adalah sahabat yang baik. Setiap hari mereka selalu bermain di dekat sungai di depan rumah tikus. Mereka selalu bahagia bersama di dekat sungai. Suatu hari saat bermain di tepi sungai mereka mendengar suara menakutkan. Mereka mendengar seperti seseorang bergegas tepat terhadap mereka. Mereka takut itu adalah pemburu dan masing-masing mereka bersembunyi, ada yang bersembunyi di pohon, ada yang di lubang, dan ada yang di dalam sungai. Kura-kura, tikus, dan gagak akhirnya bertemu dengan rusa di dekat sungai. Tak lama kemudian mereka menyukai rusa tersebut dan menjadikan teman mereka yang sebelumnya 3 orang sahabat sekarang menjadi 4 sahabat. Selanjutnya 4 sahabat itu bertemu di sungai untuk bermain setiap hari. Ini berlangsung selama berbulan-bulan.</p><p>~Resolusi <br></p><p>Suatu hari matahari sudah di atas langit. tapi, rusa belum datang ke sungai untuk bermain. 3 sahabat itu mencari-cari keberadaan rusa. Mereka memutuskan supaya gagak terbang mencari rusa. Akhirnya setelah lama mencari akhirnya gagak menemukan rusa. Gagak melihat rusa sedang terperangkap jebakan pemburu. Gagak mengatakan kepada rusa agar tidak takut. Dia akan kembali bersama dengan 2 teman yang lain. Tak lama kemudian datanglah 3 sahabat itu untuk membantu sang rusa yang sedang terperangkap. Sang rusa pun merasa bahagia karena ia telah lepas dari jebakan itu. Mereka bersama berusaha untuk lari karena sang pembunuh telah kembali. sang tikus pun berlari dengan rusa. Rusa, tikus, dan gagak berhasil melarikan diri. tetapi, kura-kura tidak bisa melarikan diri. sang pemburu marah karena rusa telah kabur. Sang pemburu pun telah mendatkan gantinya yaitu kura-kura. gagak, tikus, dan rusa berusaha melindungi temannya. mereka telah membangun rencana ada yang berpura-pura mati, ada yang mendekati pemburu dan ada yang pura-pura tubuh rusa. Pemburu pun mendekati rusa untuk mendapatkan rusa. Sedangkan, tikus berusaha untuk melepaskan kura-kura. setelah, berhasil kura-kura kabur lewat sungai dan rusa yang didekati pemburu dengan sigap melarikan diri dan gagak pun begitu. setelah itu sang pemburu kecewa karena tdk dapat mendapatkan rusa dan kura-kura yang sudah kabur.</p><p>~Koda</p><p>Akhirnya 4 sahabat itu pun kembali bersama lagi dan mereka pun akan bermain kembali di dekat sungai seperti yang biasa mereka lakukan.<br></p></blockquote>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2015-08-11 13:33:08 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/alfukat/Fabel/wish/65664200</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/alfukat/Fabel/wish/65686807</link>
         <description><![CDATA[<p>                                                    Itik Buruk Rupa</p><p>                                                              IQBAAL AF/18</p><p>Orientasi : <br></p><p>di sarang berumput berbaring tujuh eggs.six dari telur yang kecil, tapi telur yang terletak di pusat jauh lebih besar daripada yang lain.satu per satu , telur mulai retak terbuka .pep semangat ! menangis enam bebek yang menetas bentuk ibu eggs.their kecil menciumi enam bebek yang indah.Akhirnya , ketujuh menetas . keluar merangkak raksasa , kabur - featherd yang tampak tidak seperti bebek lainnya.Anda adalah seorang anak itik buruk rupa , menggoda saudara-saudaranya dan saudara .hush dimarahi ibu mereka .Anda semua bebek saya .cantik dalam dan luar</p><p>Komplikasi : <br></p><p>setiap hari , bebek ibu mengambil bebek keluar untuk pelajaran .Pada hari pertama , dia menunjukkan mereka bagaimana untuk bersembunyi di rumput .suatu enam bebek dicampur dalam baik tapi itik buruk rupa itu banyak yang besar untuk menyembunyikan.hari berikutnya , ibu mengajarkan anak itik dia menyelam ke bawah dan cacth fish.the kecil itik buruk rupa pikir gulma kolam tampak lebih lezat , jadi dia mengulurkan leher panjang dan memetik.beberapa .Sebagai dia mengunyah stonewort dan rumput wigeon , saudara laki-lakinya dan saudara menertawakannya leher sangat panjang dan nafsu makan besar. pada hari ketiga , itik yang diajarkan untuk terbang . Anda harus lepas landas dan mendarat diam-diam , sehingga pemburu tidak bisa mendengar kita , memperingatkan ibu mereka .suatu enam anak itik mengepakkan sayap mereka dan mendarat tanpa suara . Tapi segera setelah bebek jelek itu di udara klakson lound lolos paruhnya. </p><p>Resolusi:</p><p> malam itu , itik buruk rupa pulang merasa mengerikan . tampaknya dia tidak bisa berbuat apa-apa right.When orang tertidur , dia berjalan tertatih-tatih kembali ke kolam dan berenang menjauh.perlahan dan sedih , itik buruk rupa melayang di kolam mengkonfrontasi perjalanan selama beberapa hari dan malam , bertanya-tanya apakah dia pernah bisa .as indah dia berangkat sendirian, ia tumbuh dan tumbuh.satu hari , suara aneh terdengar di kaki.Satu itik buruk rupa , sekarang burung dewasa , menyaksikan banyak bebek dan angsa melarikan diri bahaya.pemburu datang! teriak angsa an itik buruk rupa menyadari saudara dan sistera mungkin berada dalam kesulitan mengkonfrontasi berbalik dan berenang menuju rumah   ketika ibu dan saudara melihatnya , mereka tersentak an itik buruk rupa ingat mengapa ia esccaped kolam , dan ingin berbalik .they harus terengah karena mereka berpikir aku masih jelek , pikirnya</p><p>Koda:</p><p> Saat ia berbalik untuk berenang lagi , ia menangkap bayangannya sendiri di air terjun mengkonfrontasi ada itik buruk rupa sekarang . dia adalah angsa indah.Gembira dengan bayangannya , angsa indah melenguh panggilan keras .Dia melambaikan bebek lebih dekat , dan mereka bersembunyi di rumput di belakang bulu besar nya .suatu pemburu lewat tanpa melihat mereka.semua enam bebek kemudian mengucapkan terima kasih adik mereka . Tiba-tiba , angin bertiup dan meniup udara dingin sengit cuaca .suatu berubah , kita tidak bisa tinggal di sini , kata salah satu bebek.bebek ibu menjelaskan kepada angsa yang indah bahwa sudah waktunya untuk bermigrasi mengkonfrontasi khawatir tentang perjalanan panjang dan berbahaya .suatu angsa yang indah tersenyum masalah .Tidak katanya.Angsa melenguh panggilan lain dan mengambil flight.Her saudara diikuti , membuat V belakang her.The angsa adalah sayap raksasa diblokir angin dan membantu membawa mereka semua ke tempat yang lebih hangat .ketika angsa dan bebek tiba , ada jenis baru pohon dengan lezat - mencari leaves.The swan melihat bebek berusaha untuk meraih pelanggaran , tapi leher mereka tidak cukup lama .dengan bentangan tunggal , dia memetik cukup hijau untuk semua dari mereka untuk memiliki pesta.bebek meminta maaf kepada angsa untuk menggodanya , dan berjanji untuk tidak mengolok-olok setiap burung yang .than berbeda , mereka semua mengatakan bahwa dia adalah burung paling indah yang pernah mereka lihat .Di dalam dan keluar , tambah bebek ibu , dan mereka semua menciumi bahagia bersama.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2015-08-11 18:01:07 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/alfukat/Fabel/wish/65686807</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Marcella Elvina D / 8A / 21</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/alfukat/Fabel/wish/65831050</link>
         <description><![CDATA[Ew! Bebek yang Jelek<p>Orientasi : <br>&nbsp; &nbsp;&nbsp; Dalam sebuah rumput, terdapat sebuah sarang yang memiliki tujuh telur. Enam telur diantaranya berukuran kecil, namun telur yang berada di tengah jauh lebih besar daripada yang lain. Satu per-satu telur mulai terbuka.<br>"Oak, oak!" tangisan keenam bebek yang menetas mulai dari telur yang terkecil.<br><br>Komplikasi : <br>&nbsp; &nbsp;&nbsp; Ibu bebek itu terus menunggu dan menunggu untuk telur yang ketujuh menetas. Para bebek berkumpul untuk menjaga telur ketujuh tetap hangat sampai waktunya menetas nanti. <br>&nbsp; &nbsp;&nbsp; Akhirnya telur ketujuh pun menetas. Ia merangkak keluar, dan ia tidak terlihat seperti bebek lainnya.<br>"Hei, kau seorang anak itik yang jelek." ejek para saudaranya.<br>"Hush," sela ibu bebek. "Kalian adalah anakku, cantik dalam dan luar."<br>&nbsp; &nbsp;&nbsp; Suatu hari, ibu bebek mengajak anaknya keluar untuk belajar. Pada hari pertama, ia mencotohkan pada anaknya bagaimana cara untuk bersembunyi di rumput. Enam bebek lainnya melakukannya dengan benar, namun berbeda dengan si bebek jelek, si bebek jelek terlalu besar untuk bersembunyi.<br>&nbsp; &nbsp;&nbsp; Hari berikutnya, ibu bebek mengajarkan anaknya untuk menunduk dan menangkap ikan kecil di danau. Si bebek jelek tiba-tiba memanjangkan lehernya yang panjang dan besar itu, hal itu membuat saudara-saudaranya tertawa.<br>&nbsp; &nbsp;&nbsp; Pada hari ketiga, para anak itik belajar untuk terbang.<br>"Kalian harus turun dengan perlahan, jadi para pemburu tidak akan dapat mendengar kita." peringatan dari sang ibu. Lagi-lagi enam anak bebek itu melakukannya dengan sempurna, namun hal itu berbanding terbalik oleh si bebek jelek.<br><br>Resolusi :<br>&nbsp; &nbsp;&nbsp; Malam itu, si bebek jelek merasa sangat buruk berada di rumah. Ia merasa tidak melakukan satu hal dengan benar. Saat semuanya tertidur lelap, ia pergi ke danau dan berenang pergi. Berhari-hari ia mengelilingi danau, dan ia bermimpi bisa menjadi seorang yang bebek yang cantik.<br>&nbsp; &nbsp;&nbsp; Suatu hari, suara yang sangat keras terdengar dari kejauhan. Si bebek jelek kini telah menjadi seekor burung yang telah beranjak dewasa.<br>"Para pemburu datang!" teriak seorang angsa. Si bebek jelek merasa bahwa saudara-saudaranya akan dalam bahaya, akhirnya ia pun berenang kembali ke rumah.<br>&nbsp; &nbsp;&nbsp; Saat si bebek jelek bertemu dengan ibu bebek dan saudara-saudaranya, betapa terkejutnya mereka saat melihat si bebek jelek kini telah menjadi seekor angsa yang cantik.<br>&nbsp; &nbsp;&nbsp; Si angsa cantik ini melindungi para saudaranya dengan sayapnya yang besar nan indah itu, sehingga para pemburu tidak melihat mereka. Para saudaranya pun berterima kasih pada si angsa cantik.<br><br>Koda :<br>&nbsp; &nbsp;&nbsp; Pada akhirnya, para bebek memaafkan si angsa akibat perginya angsa pada malam itu, dan mereka juga berjanji akan selalu membuat bahagia setiap burung, meskipun mereka berbeda. Dan mereka mengatakan bahwa si angsa adalah satu-satunya burung tercantik yang pernah mereka lihat.<br>"Cantik dalam dan luar." kata sang ibu, dan mereka pun hidup bahagia bersama.<br><br></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2015-08-13 09:33:18 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/alfukat/Fabel/wish/65831050</guid>
      </item>
      <item>
         <title>HILDA FACHRIZA PUTRI</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/alfukat/Fabel/wish/65982761</link>
         <description><![CDATA[<p>VIII - A / 16</p><p>THE UGLY DUCKLING</p><p>( ITIK BURUK RUPA )</p><p>Disebuah musim panas yang indah, terdapat seekor itik yang sedang mengerami telur telurnya. Itik itu mengerami&nbsp;5 telur. Tidak lama kemudian,&nbsp;telur telur itu berhasil pecah dan berubah menjadi anak itik yang sangat lucu. Itik itik itu berwarna kuning. Sang ibu dan ayah itik sangat senang. Ibu itik pun merasa bahwa ia akan mendapatkan anak lagi. Akhirnya ibu itik menunggu telur yang akan di hasilkannya lagi. </p><p>&nbsp; Tidak lama kemudian, telur itu berhasil pecah. Namun, ibu dan ayah itik terkejut ketika melihat anak terakhirnya itu lahir. Bentuknya tidak mirip seperti saudara saudara yang lain. Badannya berwana&nbsp;putih dan suara nya lebih keras dibandingkan dengan suara itik itik yang lain. Ibu itik pun mengira bahwa ia bukan keturunannya, karena itik tersebut memiliki banyak kekurangan. Akhirnya ibu dan ayah itik bertengkar, dan ibu itik membawa kelima anak nya untuk berenang dan mencari makan. Namun, itik terakhir mengikuti jejak ibu dan saudara saudaranya. Melihat itik&nbsp;putih itu, ibu pun mengusirnya. Itik biru merasa bahwa ibu nya pilih kasih. Ia lebih menyayangi saudara saudara nya daripada dirinya.</p><p>&nbsp; Itik putih&nbsp;itu pun&nbsp;menyadari bahwa saudara saudara lebih cantik daripada dirinya. Sekarang itik putih itu tau bahwa ia memiliki banyak kekurangan dan tidak mirip dengan saudara saudaranya. Ia pun berjalan menyusuri pinggir sungai, hingga akhirnya ia mendengar suara anak burung. Ia pun bermain bersama di atas ranting tempat anak burung itu tinggal. Kemudian, ayah dari burung burung itu pulang dengan membawa cacing besar. Karena sangat lapar, itik putih itu merebut makanannya. Ayah burung itu langsung mengusir itik putih itu dan merebut makanannya kembali. Itik putih pun sangat sedih bahwa ia tidak memiliki teman lagi. Ia pun menangis sekencang kencangnya. Dari sungai, ia mendengar suara itik yang mirip dengannya. Ibu itik pun mengangkat itik putih itu sebagai anaknya.</p><p>&nbsp;&nbsp; Melihat itu, ibu dan saudara saudara kandungnya merasa bersalah bahwa ia telah menyia nyiakan anak dan saudara nya itu. Tetapi, itik putih lebih senang tinggal dengan ibu dan saudara saudara angkatnya.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2015-08-15 09:42:11 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/alfukat/Fabel/wish/65982761</guid>
      </item>
      <item>
         <title>chessa/07</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/alfukat/Fabel/wish/65998136</link>
         <description><![CDATA[<p>Pada suatu musim panas yang indah di pedesaan,seekor ibu itik sedang menunggu telur-telurnya menetas. Setelah beberapa lama, keluarlah anak-anak itik kecil dari telur-telur mereka, tetapi satu telur tersisa. Dengan sabar si Ibu itik mengerami telur itu hingga akhirnya menetas. Tetapi anak itik kecil yang keluar sangatlah buruk rupa.</p><p>''Aku tidak mengerti bagaimana anakku bisa seburuk rupa ini!'' Si ibu iti berkata pada dirinya sendiri, menggelengkan kepala saat ia melihat anak bungsunya. Si itik yang berwarna abu-abu ini memang buruk rupa, dan anehnya ia makan lebih banyak di banding  kakak-kakaknya, Ia pun lama kelamaan mulai lebih besar dari mereka.  Hari-hari berlalu,dan si Itik yang buruk rupa merasa semakin tidak bahagia. Kakak-kakaknya tidak mau bermain dengan dirinya,dia sangat kikuk dan semua binatang di padang rumput itu menertawakannnya. Ia merasa sedih dan kesepian, sementara Si ibu  itik mencoba menghiburnya,</p><p>''Ah Itik buruk rupa yang malang!''Ia berkata. ''Mengapa kau beda dengan yang lain?"Dan si itik buruk rupa merasa sedih lagi. Dia diam-diam menangis pada saat malam.Ia merasa tidak ada yang menyukainya.</p><p>"Tidak ada yang menyayangi aku,semua meledekku!Kenapa aku berbeda dari kakak-kakakku?"</p><p>Lalu pada suatu hari,saat matahari terbit,ia melarikan diri dari pedesaan. Ia berhenti ditepi kolam dan bertanya pada itik-itik disana, "Tahukah kalian itik lain yang punya bulu abu-abu seperti aku?" Tetapi semuanya menggelengkan kepala sambil mencibir.</p><p>"Kami tidak kenal satupun yang sejelek kamu." Si Itik tidak kehilangan semangat dan terus bertanya-tanya. Ia pergi ke kolam lain dan bertanya pada itik yang lain. Tetapi semua memberikan jawaban yang sama. Ia terus berpindah-pindah, sampai seorang wanita tua yang penglihatannya sudah kabur menangkapnya karena menyangka ia seekor angsa betina. Wanita itu menaruhnya di kandang dengan harapan ia akan bertelur. Ayam-ayam yang juga ada di kandang itu pun menakut-nakutinya,</p><p>"Tunggu saja! Kalau kau tidak bertelur, wanita tua itu akan memotongmu dan memasakmu!" Si Itik mulai ketakutan dan pada malam hari pun ia melarikan diri. Sekali lagi, ia sendirian. Ia berlari sejauh mungkin, dan pada pagi hari ia pun bersembunyi di balik alang-alang. "Jika tidak ada yang suka padaku, aku akan bersembunyi disini selamanya." Disana banyak makanan, dan si Itik mulai merasa sedikit berbahagia, walaupun ia kesepian. Pada suatu pagi ia melihat sekumpulan unggas yang cantik terbang diatasnya. Putih, dengan leher yang panjang, paruh berwarna kuning dan sayap yang lebar, mereka sedang terban ke selatan.</p><p>"Seandainya aku bisa seperti mereka, sehari saja!" Kata si Itik dengan penuh kekaguman. Musim dingin datang dan air diatas alang-alang membeku. Si Itik meninggalkan tempatnya untuk mencari makanan di tengah salju. Ia jatuh pingsan, tetapi seorang petani menemukannya dan menaruhnya di saku jaketnya yang besar. Ia membawa si Itik pulang ke anak-anaknya supaya mereka bisa merawat si Itik yang kedinginan. Si Itik dirawat dengan baik di rumah petani sehingga ia bisa bertahan di musim dingin yang menggigit.</p><p>Pada musim dingin, ia bertumbuh sangat besar sehingga si Petani memutuskan untuk melepasnya di kolam. Saat itulah si Itik melihat bayangan dirinya sendiri terpantul di air yang jernih. "Astaga! Aku sudah berubah sekali! Aku hampir tidak mengenali diriku!" Kumpulan angsa kembali ke utara dan turun ke kolam. Ketika si Itik melihat mereka, ia menyadari ia sama dengan angsa-angsa yang cantik itu dan dengan segera berteman dengan mereka.</p><p>"Kami juga angsa seperti kamu. Kamu bersembunyi dimana selama ini?" Tanya mereka dengan hangat. "Ceritanya panjang." Kata si Angsa Muda ini, ia masih terkejut dengan perubahannya. Sekarang ia berenang dengan indahnya bersama angsa-angsa lain. Suatu hari, ia mendengar anak-anak kecil ditepi sungai berkata, "Lihatlah angsa muda itu! Ia yang terbagus dari semuanya!" Dan ia pun menjadi bahagia sejak saat itu.</p><p><span style="font-size: 13px;">          </span></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2015-08-16 08:04:44 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/alfukat/Fabel/wish/65998136</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
