<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>FIKIH X 4 by Ira Yulia Fitri</title>
      <link>https://padlet.com/irafitri17/epoz3t9suqjhkhq6</link>
      <description>PENDIDIKAN AGAMA ISLAM</description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2022-10-26 04:20:30 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2026-01-06 18:14:08 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url></url>
      </image>
      <item>
         <title>1)Jelaskan Pengertian Asuransi dan Asuransi Syariah, 2)Dasar Hukum, 3)Konsep dasar dan Sistem dalam asuransi Syari&#39;ah, 4)unsur-unsur asuransi, 5) perbedaan asuransi Syari&#39;ah dan Konfensional, 6) Manfaat Asuransi Syari&#39;ah</title>
         <author>irafitri17</author>
         <link>https://padlet.com/irafitri17/epoz3t9suqjhkhq6/wish/2356625875</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-10-26 04:22:46 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/irafitri17/epoz3t9suqjhkhq6/wish/2356625875</guid>
      </item>
      <item>
         <title>1) Pengertian Bank dan Bank Syari&#39;ah, 2) Dasar Hukum Bank Syari&#39;ah, 3) Jenis Usaha Bank Syari&#39;ah, 4) Fungsi Bank Syari&#39;ah</title>
         <author>irafitri17</author>
         <link>https://padlet.com/irafitri17/epoz3t9suqjhkhq6/wish/2356627697</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-10-26 04:24:25 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/irafitri17/epoz3t9suqjhkhq6/wish/2356627697</guid>
      </item>
      <item>
         <title>1) Pengertian Baitul Mal al-Tamwil, 2) Ciri-Ciri baitul mall al Tamwil, 3) Tujuan dan Fungsi baitul mal al-tamwil, 4) Pengertian Koperasi Syari&#39;ah, 5)Landasan koperasi syari&#39;ah 6) Prinsip-Prinsip Koperasi Syaria&#39;ah, 7)Bentuk Usaha kperasi Syari&#39;ah, 8) Fungsi da peran koperasi Syari&#39;ah</title>
         <author>irafitri17</author>
         <link>https://padlet.com/irafitri17/epoz3t9suqjhkhq6/wish/2356628498</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-10-26 04:25:11 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/irafitri17/epoz3t9suqjhkhq6/wish/2356628498</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Fatimah Az-Zahra Ali </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/irafitri17/epoz3t9suqjhkhq6/wish/2356645674</link>
         <description><![CDATA[<div><br>7.) Bentuk usaha koperasi syariah diantaranya:<br><br>1. Penghimpunan Dana<br><br>Kegiatan usaha ini berupa jasa simpanan atau tabungan yang terikat dan tidak terikat atas jangka waktu serta syarat tertentu dalam penyertaan maupun penarikannya. Sama dengan yang berlaku di koperasi konvensional, produk jasa ini di koperasi syariah juga ada 3 macam.<br><br>-Simpanan Pokok<br><br>Simpanan ini merupakan modal awal anggota yang disetorkan secara setara dan tidak dibedakan antar anggota. Akad Syariah simpanan pokok tersebut adalah Musyarakah.<br><br>Akad musyarakah adalah transaksi penanaman dana dari dua pihak atau lebih pemilik dana untuk menjalankan usaha tertentu, serta pembagian hasil usaha dari para pihak berdasarkan pembagian hasil dan kerugian yang disepakati sesuai porsi penanaman modal.<br><br>-Simpanan Wajib<br><br>Simpanan ini merupakan modal koperasi seperti Simpanan Pokok yang disetor secara berlanjut tiap bulannya sampai seseorang dinyatakan keluar dari keanggotaan koperasi syariah.<br><br>-Simpanan Sukarela<br><br>Simpanan ini merupakan investasi dari anggota atau calon anggota yang memiliki kelebihan dana. Simpanan ini bisa bersifat Akad Titipan (Wadi’ah) yang berarti koperasi dapat mengembalikannya jika si penitip ingin mengambilnya. Bisa juga bersifat investasi untuk kepentingan usaha dengan mekanisme bagi hasil (Mudharabah).<br><br>2. Penyaluran Dana (Pembiayaan)<br><br>Sebagaimana berlaku di koperasi konvensional, dana yang dikumpulkan oleh koperasi syariah bisa disalurkan kepada para anggota untuk keperluan pembiayaan bersifat komersial ataupun sosial.<br><br>Produk pembiayaan koperasi syariah berdasarkan unit Sektor Riil maupun Unit Jasa Keuangan Syariah (UJKS) adalah:<br><br>-Transaksi pembiayaan untuk memiliki barang dilakukan dengan prinsip jual beli.<br><br>-Transaksi pembiayaan untuk mendapat jasa dilakukan dengan prinsip sewa.<br><br>-Transaksi pembiayaan untuk usaha kerja sama yang ditujukan guna mendapat barang dan jasa dengan prinsip bagi hasil.<br><br>3. Pelayanan Jasa<br><br>Untuk kegiatan usaha berupa pelayanan jasa, koperasi syariah di Indonesia umumnya mempunyai produk yang bisa dibedakan berdasarkan 4 jenis, yakni sebagai berikut:<br><br>-Alih Utang-Piutang (Al-Hiwalah)<br><br>Al-Hiwalah adalah transaksi pengalihan utang-piutang yang dalam praktinya koperasi mendapatkan ganti biaya atas jasa pemindahan utang-piutang tersebut.<br><br>-Gadai (Rahn)<br><br>Dalam gadai di koperasi syariah, anggota memberikan jaminan pembayaran kembali atas pinjaman atau pembiayaan. Pinjaman rahn membolehkan penggadaian barang sebagai jaminan utang.<br><br>-Pinjaman Al-Qardh<br><br>Pinjaman ini digunakan untuk membantu keuangan anggota secara cepat dan berjangka pendek.<br><br>-Penyerahan/Pelimpahan Kekuasaan (Wakalah)<br><br>Wakalah merupakan pelimpahan kekuasaan oleh seseorang kepada yang lain dalam hal yang diwakilkan. Hal ini juga berarti perlindungan, pencukupan, dan tanggungan. Jasa ini bisa berupa pengurusan suatu hal yang diperlukan anggota yang kemudian diwakilkan pada koperasi syariah.<br><br>Atau<br><br>kegiatan usahanya meliputi simpanan, pinjaman, dan pembiayaan sesuai prinsip syariah, termasuk mengelola zakat, infaq/sedekah, dan wakaf.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-10-26 04:43:36 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/irafitri17/epoz3t9suqjhkhq6/wish/2356645674</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Ayla</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/irafitri17/epoz3t9suqjhkhq6/wish/2356646830</link>
         <description><![CDATA[<div>8.) Koperasi syariah berfungsi dengan&nbsp; <strong>Membangun dan mengembangkan potensi juga kemampuan anggotanya, juga pada masyarakat pada umumnya</strong>. Kopersi ini dapat berperan dengan <strong>meningkatkan</strong> <strong>kesejahteraan</strong> <strong>sosial dan ekonomi anggota secara khusus juga masyarakat pada umumnya.</strong></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-10-26 04:44:10 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/irafitri17/epoz3t9suqjhkhq6/wish/2356646830</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nama: Alisa zahra khairunnisa </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/irafitri17/epoz3t9suqjhkhq6/wish/2356647802</link>
         <description><![CDATA[<div><br><strong>MANFAAT ASURANSI SYARIAH</strong><br><br>•Sebagai tabungan dan investasi<br>•saling melindungi dan menolong sesama<br>•Tidak ada dana yang hangus<br>•Transparansi pengelolaan dana<br>•Investasi yang sesuai syariah<br>•Pembagian keuntungan yang proporsional</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-10-26 04:45:06 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/irafitri17/epoz3t9suqjhkhq6/wish/2356647802</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nadya nabilla Siregar (dasar hukum) </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/irafitri17/epoz3t9suqjhkhq6/wish/2356648076</link>
         <description><![CDATA[<div>LANDASAN HUKUM ASURANSI DALAM AL QUR'AN<br><br>namun terdapat 3 dasar hukum asuransi dalam Islam yang terdapat pada Quran dan Hadis beserta dalilnya, yaitu:<br><br>-Surat Al Maidah ayat 2 yang berbunyi “Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran.”&nbsp;<br><br>-Surat An Nisaa ayat 9 yang berbunyi “Dan hendaklah takut kepada Allah orang-orang yang seandainya meninggalkan di belakang mereka anak-anak yang lemah yang mereka khawatir terhadap mereka.”&nbsp;<br><br>-HR Muslim dari Abu Hurairah berkata “Barang siapa melepaskan dari seorang muslim suatu kesulitan di dunia, Allah akan melepaskan kesulitan darinya pada hari kiamat.”<br><br>Dari ketiga dasar hukum tersebut dapat disimpulkan bahwa hukum asuransi dalam Islam adalah diperbolehkan, asalkan bertujuan untuk tolong menolong dan tidak mengandung unsur ribawi yang dilarang.<br><br>LANDASAN HUKUM ASURANSI SYARI'AH DI INDONESIA<br><br>Asuransi yang diperbolehkan dalam Islam adalah asuransi yang tidak mengandung unsur riba, gharar, judi, dan lain sebagainya. Asuransi yang diniatkan sebagai sarana tolong menolong antar umat diperbolehkan dalam Islam. Landasan hukum asuransi syariah di Indonesia antara lain:<br><br>Dasar hukum dalam Al Quran dan Hadist: Al Maidah ayat 2, An Nisaa ayat 9, dan riwayat HR Muslim dari Abu Hurairah.<br><br>Dasar hukum menurut Fatwa MUI:<br>1. Fatwa No 21/DSN-MUI/X/2001 tentang Pedoman Umum Asuransi Syariah.<br><br>2. Fatwa No 51/DSN-MUI/III/2006 tentang Akad Mudharabah Musytarakah pada Asuransi Syariah<br><br>3. Fatwa No 52/DSN-MUI/III/2006 tentang Akad Wakalah Bil Ujrah pada Asuransi Syariah dan Reasuransi Syariah<br><br>4.Fatwa No 53/DSN-MUI/III/2006 tentang Akad Tabarru pada Asuransi Syariah.<br><br>Dasar hukum menurut Peraturan Menteri Keuangan: Peraturan Menteri Keuangan Nomor 18/PMK.010/2010 tentang Prinsip Dasar Penyelenggaraan Usaha Asuransi dan Usaha Reasuransi dengan Prinsip Syariah</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-10-26 04:45:24 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/irafitri17/epoz3t9suqjhkhq6/wish/2356648076</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Siti Hasnah Sabila</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/irafitri17/epoz3t9suqjhkhq6/wish/2356648152</link>
         <description><![CDATA[<div><strong>Pengertian Koperasi Syariah</strong><br><br>Koperasi Syariah adalah suatu aktivitas usaha yang bergerak pada bidang simpanan, pembiayaan, dan investasi berdasarkan penerapan sistem bagi hasil yang berdasarkan syariat Islam yaitu Al-Qur'an dan sunnah.&nbsp;</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-10-26 04:45:28 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/irafitri17/epoz3t9suqjhkhq6/wish/2356648152</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Aulia Nur Syifa </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/irafitri17/epoz3t9suqjhkhq6/wish/2356649356</link>
         <description><![CDATA[<div>2. Ciri ciri BMT&nbsp;<br>- sifat karyawan BMT aktif dan dinamis&nbsp;<br>- kantor BMT di buka dalam waktu tertentu dan di tunggu oleh sejumlah staff yang terbatas&nbsp;<br>- BMT selalu melakukan oengajian rutin setiap waktunya&nbsp;<br>- manajemen BMT di selenggarakan secara profesional dan islami.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-10-26 04:46:42 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/irafitri17/epoz3t9suqjhkhq6/wish/2356649356</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Zahwa Fathia</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/irafitri17/epoz3t9suqjhkhq6/wish/2356650964</link>
         <description><![CDATA[<div>Prinsip utama dalam asuransi syariah adalah <strong>ta'awanu 'ala birri wa al-taqwa (tolong menolonglah kamu dalam kebaikan dan taqwa), dan al-ta'min (rasa aman)</strong>. Prinsip ini menjadikan para anggota atau peserta asuransi sebagai sebuah keluarga besar yang satu dengan lainnya saling menjamin dan menanggung resiko.dan sistem&nbsp;<strong>asuransi</strong> yang tidak mengandung unsur riba, gharar, judi, dan lain sebagainya. <strong>Asuransi</strong> yang diniatkan sebagai sarana tolong menolong antar umat <strong>diperbolehkan</strong> dalam <strong>Islam</strong>.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-10-26 04:48:19 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/irafitri17/epoz3t9suqjhkhq6/wish/2356650964</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Alifia</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/irafitri17/epoz3t9suqjhkhq6/wish/2356653475</link>
         <description><![CDATA[<div>CONTOH ASURANSI SYARIAH<br><br>•asuransi jiwa syari'ah<br>•asuransi pendidikan syari'ah<br>•asuransi kesehatan syari'ah<br>•asuransi investasi syari'ah<br>•asuransi kerugian syari'ah<br>•asuransi syari'ah berkelompok</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-10-26 04:50:37 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/irafitri17/epoz3t9suqjhkhq6/wish/2356653475</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Icha Manisa Putri </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/irafitri17/epoz3t9suqjhkhq6/wish/2356653878</link>
         <description><![CDATA[<div>Prinsip prinsip Koperasi Syari'ah (6)<br><br>1. Kekayaan dan harta adalah amanah dari Allah swt. dan tidak bisa dimiliki oleh siapapun secara mutlak dan abadi.<br><br>2. Setiap manusia memiliki hak untuk diberikan kebebebasan untuk bermu'ammalah asalkan sesuai dengan ketentuan syari'at islam.<br><br>3. Semua umat manusia adalah khalifah Allah dan yang akan memakmurkan serta mensejahterakan bumi ini.<br><br>4. Menjunjung tinggi keadilan serta menolak semua yang berhubungan dengan riba dan pemusatan sumber ekonomi atas sekelompok orang.<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-10-26 04:51:04 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/irafitri17/epoz3t9suqjhkhq6/wish/2356653878</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Salma Junita</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/irafitri17/epoz3t9suqjhkhq6/wish/2356654688</link>
         <description><![CDATA[<div>BMT merupakan kependekan dari kata Balai Usaha Mandiri Terpadu atau Baitul Maal wat Tamwil, yaitu lembaga keuangan mikro (LKM) yang beroperasi berdasarkan prinsip-prinsip syariah.<br><br><em>Baitul Maal wat Tamwil </em>&nbsp;yang biasa disebut juga dengan “Koperasi Syariah”, merupakan lembaga keuangan syariah yang berfungsi menghimpun dan menyalurkan dana kepada anggotanya dan biasanya beroperasi dalam skala mikro. BMT terdiri dari dua istilah, yaitu “<em>baitulmaal</em>” dan “<em>baitultamwil</em>” <em>Baitulmaal </em>merupakan istilah untuk organisasi yang berperan dalam mengumpulkan dan menyalurkan dana non profit, seperti zakat, infak dan sedekah. <em>Baitultamwil </em>merupakan istilah untuk organisasi yang mengumpulkan dan menyalurkan dana komersial. dengan demikian BMT mempunyai peran ganda yaitu fungsi sosial dan fungsi komersial.<br><br><em>Baitulmaal wat Tamwil </em>(BMT) merupakan lembaga ekonomi atau lembaga keuangan syariah nonperbankan yang sifatnya informal. disebut bersifat informal karena lembaga keuangan ini didirikan oleh kelompok swadaya masyarakat yang berbeda dengan lembaga keuangan perbankan dan lembaga keuangan formal lainnya.<br><br>BMT dapat disimpulkan sebagai lembaga keuangan mikro yang didirikan untuk membiayai dan membantu perkembangan usaha mikro berdasarkan prinsip syariah.<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-10-26 04:51:58 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/irafitri17/epoz3t9suqjhkhq6/wish/2356654688</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Najla syahirah, perbedaan asuransi syariah dan konvensional</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/irafitri17/epoz3t9suqjhkhq6/wish/2356654779</link>
         <description><![CDATA[<div><strong><mark>1. PRINSIP DASAR</mark></strong> <br>Asuransi berdasarkan prinsip syariah adalah usaha saling tolong menolong (ta'awuni) dan melindungi (takaful) di antara para peserta melalui pembentukan kumpulan dana (dana tabarru') yang dikelola sesuai prinsip syariah untuk menghadapi risiko tertentu.<br><br>Prinsip dari asuransi konvensional adalah pertanggungan risiko yang terjadi akan memindahan risiko dari nasabah ke perusahaan yang bersifat penuh (risk transfer). Hal itu berarti perusahaan asuransi menanggung risiko nasabah berdasarkan catatan dan perjanjian yang disetujui oleh kedua belah pihak.<br><br><strong><mark>2. AKAD ATAU SISTEM PERJANJIAN</mark></strong><br>Akad/Sistem Perjanjian dalam Asuransi Syariah merupakan kesepakatan dalam suatu perjajian antara dua pihak atau lebih untuk melakukan dan/atau tidak melakukan hukum tertentu. Akad tersebut yaitu akad tabarru' sebagaimana dengan tujuan kebajikan dan tolong menolong, bukan semata untuk tujuan komersial (non-profit oriented).<br><br>Akad pada asuransi konvensional adalah akad tabaduli. Akad tersebut berupa sistem jual beli dengan kejelasan akan pembeli, penjual, objek yang diperjualbelikan, harga, dan persetujuan oleh kedua belah pihak atas pemahaman dan persetujuan transaksi tersebut.<br><br><strong><mark>3. KEPEMILIKAN DANA</mark></strong><br>Asuransi syariah memiliki sistem kepemilikan dana yang kepemilikannya merupakan kolektif atau bersama. Oleh karena itu, apabilah nasabah mengalami risiko, maka nasabah lain akan memberikan santunan melalui kumpulan dana tersebut.<br><br>Asuransi konvensional memiliki sistem kepemilikan dana yang kepemilikannya berdasarkan pembayaran premi dari nasabah. Perlindungan nasabah terhadap risiko tersebut murni berdasarkan premi yang dibayarkan dan persetujuan oleh kedua belah pihak.<br><br><strong><mark>4. PENGELOLAAN DANA</mark></strong><br>Cara kerja pengelolaan dana asuransi syariah adalah dana merupakan milik semua nasabah selagi perusahaan asuransi hanya bersifat sebagai pengelolaan dana tanpa hak milik. Dana tersebut akan dikelola untuk keuntungan peserta asuransi secara transparan<br>Cara kerja pengelolaan <br><br>dana asuransi konvensional adalah dana atau premi yang dibayarkan oleh nasabah akan dikelola sesuai dengan perjanjian oleh pihak nasabah dan perusahaan asuransi.<br><br><strong><mark>5. PENGAWASAN DANA</mark></strong><br>Untuk asuransi syariah, pengawasan dana meilibatkan pihak ketiga sebagai pengawas kegiatan asuransi yaitu Dewan Pengawas Syariah (DPS). DPS bertanggung jawab kepada Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk mengawasi proses transaksi dalam memastikan transaksi tersebut terjadi berdasarkan prinsip syariah.<br><br>Untuk asuransi konvensional, tidak terdapat sebuah badan pengawasan khusus atas kegiatan transaksi perusahaan dengan nasabah. Akan tetapi, semua perusahaan asuransi resmi dan terdaftar bergerak berdasarkan peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). "<br><br><strong><mark>6. DANA HANGUS</mark></strong><br>Dana hangus merupakan suatu kejadian ketika tidak terjadinya klaim dalam jangka waktu periode asuransi yang disepakati.<br>Pada asuransi syariah, dana hangus tidak diberlakukan, sehingga nasabah dapat sepenuhnya mengambil kembali dana yang dibayarkan.<br><br>Pada asuransi konvensional, dana hangus berlaku ketika periode polis berakhir atau nasabah tidak dapat membayar premi ataupun ketentuan lainnya.<br><br><strong><mark>7. SURPLUS UNDERWIRING</mark></strong><br>Surplus underwiring merupakan dana yang diberikan kepada nasabah apabila terdapat kelebihan dari rekening sosial, termasuk dari pendapatan lain setelah dikurangi pembayaran klaim/santunan dan utang jika ada.<br>Dana surplus dapat disimpan sebagai dana cadangan dan/atau dibagikan ke peserta &amp; perusahaan sepanjang disepakati oleh peserta.<br><br><strong><mark>8. PEMBAYARAN KLAIM POLIS</mark></strong><br>Pada asuransi syariah, Pembayaran klaim nasabah akan dilakukan dengan cara pencairan dana tabungan bersama.<br><br>Pada asuransi konvensional, Pembayaran klaim nasabah akan dilakukan dengan cara penggunaan dana perusahaan sesuai dengan polis yang berlaku.<br><br><strong><mark>9.PEMEGANG</mark></strong><mark> </mark><strong><mark>POLIS</mark></strong><br>Polis Asuransi syariah dapat dipegang dan didaftarkan untuk satu keluarga, sehingga seluruh keluarga bisa mendapatkan manfaat dari polis tersebut.<br>Polis asuransi konvensional hanya bisa dipegang oleh satu orang saja.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-10-26 04:52:04 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/irafitri17/epoz3t9suqjhkhq6/wish/2356654779</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Khairsya A (10.4) perbedaan bank Konvensional &amp; Bank Syariah.</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/irafitri17/epoz3t9suqjhkhq6/wish/2356656340</link>
         <description><![CDATA[<div>&nbsp; A. Perbedaan prinsip&nbsp;<br>1) Bank Konvensional: mengacu pada peraturan nasional dan internasional berdasarkan hukum yang berlaku.&nbsp;<br>2) Bank Syariah: mengacu pada hukum Islam, termasuk pada Al-Qur’an dan hadist, serta diatur oleh fatwa ulama.&nbsp;<br><br>B. Perbedaan Tujuan &amp; Fungsi nya<br>1) Bank Konvensional: Bank konvensional memiliki tujuan keuntungan dengan sistem bebas nilai atau dengan prinsip yang dianut oleh masyarakat umum.&nbsp;<br>2) Bank Syariah : berasaskan pada prinsip syariah, demokrasi ekonomi, dan prinsip kehati-hatian.<br><br>fungsi bank syariah, berdasarkan perbedaan bank syariah dan bank konvensional, adalah:<br>1. Bank Syariah dan Unit Usaha Syariah (UUS) wajib menjalankan fungsi menghimpun dan menyalurkan dana masyarakat.&nbsp;<br>2. Bank Syariah dan UUS dapat menjalankan fungsi sosial dalam bentuk lembaga baitul mal, yaitu menerima dana yang berasal dari zakat, infak, sedekah, hibah, atau dana sosial lainnya dan menyalurkannya kepada organisasi pengelola zakat.&nbsp;<br>3. Bank Syariah dan UUS dapat menghimpun dana sosial yang berasal dari wakaf uang dan menyalurkannya kepada pengelola wakaf (nazhir) sesuai dengan kehendak pemberi wakaf (wakif).<br><br>C. Sistem Operasional<br>Pada perbankan konvensional biasanya menerapkan suku bunga dan perjanjian umum yang berdasarkan pada aturan nasional yang berlaku.<br>Pada praktiknya, bank syariah tidak menerapkan suku bunga dalam setiap transaksi yang berlangsung karena suku bunga bisa dikatakan sebagai riba. Maka dari itu, sistem operasional bank syariah menggunakan akad bagi hasil atau nisbah antara pihak bank dan nasabah.&nbsp;<br><br>D. Pengawas Kegiatan<br>Semua aktivitas bank konvensional umumnya diawasi oleh dewan komisaris, sedangkan pengawas kegiatan bank syariah terdiri dari berbagai lembaga, seperti dewan syariah nasional, dewan pengawas syariah, dan dewan komisaris bank.<br><br>E. Pada perbankan konvensional, umumnya hubungan antara dan pihak bank yaitu debitur dan kreditur. Nasabah berperan sebagai kreditur, sedangkan pihak bank berperan sebagai debitur.&nbsp;<br>Sedangkan, hubungan antara nasabah dan bank syariah terbagi ke dalam 4 jenis, di antaranya penjual-pembeli, kemitraan, sewa, dan penyewa. Pihak bank syariah akan berperan sebagai penjual dan nasabah sebagai pembeli jika menggunakan akad murabahah, istishna, dan salam.&nbsp;<br><br>F. Pengelolaan Dana<br>konvensional umumnya dapat melakukan pengelolaan dana di dalam seluruh lini bisnis menguntungkan di bawah aturan Undang-Undang yang berlaku.&nbsp;<br>Sementara itu, bank syariah melakukan pengelolaan dana berdasarkan aturan Islam.<br><br>G. Kesepakatan yang berlaku<br>Perbedaan bank syariah dan bank konvensional bisa dilihat dari kesepakatan formal yang berlaku. Dalam hal ini, bank konvensional umumnya melakukan perjanjian secara hukum nasional, sedangkan bank syariah melakukan akad dengan disertai oleh hukum Islam.&nbsp;<br><br>H. Denda<br>Pada bank konvensional biasanya terdapat denda yang harus dibayarkan oleh nasabah ketika terlambat melakukan pembayaran. Sedangkan, pada bank syariah umumnya tidak ada aturan denda seperti itu. Sebagai gantinya, pihak bank syariah akan melakukan kesepakatan bersama. <br><br><br><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-10-26 04:53:35 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/irafitri17/epoz3t9suqjhkhq6/wish/2356656340</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Najla Agustin </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/irafitri17/epoz3t9suqjhkhq6/wish/2356656715</link>
         <description><![CDATA[<div><strong>Fungsi Bank Syari'ah<br><br>1. Menghimpun dana dari masyarakat</strong><br>Terdapat dua bentuk cara bank Syariah menghimpun dana, yaitu berbentuk titipan menggunakan akad al-Wadiah dan berbentuk investasi dengan menggunakan akad al-Mudharabah. Akad wadiah adalah akad yang memungkinkan bank untuk menyimpan dana milik masyarakat, sedangkan akad mudharabah membuat pihak mudharib (bank) mampu mengelola dana dari investasi yang diberikan oleh shahibul maal (pemilik dana). Adapun jenis produk yang ditawarkan antara lain tabungan Wadi’ah, tabungan Mudharabah, Giro Wadi’ah, deposito Mudharabah dan jenis investasi Syariah lain.<br><br><strong>2. Menyalurkan dana kepada masyarakat yang membutuhkan dana<br></strong>Masyarakat dapat menerima pembiayaan dari bank Syariah selama dapat memenuhi semua ketentuan yang berlaku. Fungsi ini penting untuk dilakukan karena terdapat return atas dana yang disalurkan, tergantung pilihan akadnya. Misal dalam akad jual beli, maka return yang diperoleh berasal dari margin keuntungan yaitu selisih harga jual dari nasabah dan harga beli bank.<br><br><strong>3. Memberikan pelayanan dalam bentuk jasa perbankan syari'ah<br></strong>Hadirnya pelayanan jasa diluar dari menghimpun dan menyalurkan dana bagi perbankan syariah dapat menjadi alternatif pendapatan bank dalam bentuk fee atau keuntungan jasa. Layanan jasa yang diberikan berupa jasa transfer uang, pemindahbukuan, cetak rekening koran, penagihan surat berharga, kliring, Letter of Credit (L/C), inkaso, garansi bank dan lainnya.<strong><br></strong><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-10-26 04:54:02 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/irafitri17/epoz3t9suqjhkhq6/wish/2356656715</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Marsya shakilla surya</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/irafitri17/epoz3t9suqjhkhq6/wish/2356657767</link>
         <description><![CDATA[<div>UNSUR - UNSUR ASURANSI SYARIAH :<br>- Akad <em>Tabarru’</em> (<em>Hibah</em> / Tolong Menolong)<br>Peserta Asuransi memberikan hibah yang akan digunakan untuk menolong peserta lain yang terkena musibah, sedangkan perusahaan asuransi sebagai pengelola dana hibah.<br>- Akad <em>Tijarah</em> (<em>Mudharabah</em>)<br>Dalam akad ini perusahaan asuransi sebagai <em>mudharib</em> (Pengelola), dan peserta sebagai <em>shahibul mal</em> (Pemegang Polis)<br>- Akad <em>Wakalah bil Ujrah<br></em>Akad ini memberikan kuasa dari peserta kepada perusahaan asuransi untuk mengelola dana peserta dengan imbalan pemberian <em>ujrah</em> (<em>fee</em>).<em><br>- </em>Akad <em>Mudharabah Musytarakah<br></em>Akad ini merupakan pengembangan dari akad <em>mudharabah</em>, dimana perusahaan asuransi sebagai <em>mudharib</em> dan juga menyertakan dananya dalam investasi bersama dana peserta.&nbsp;</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-10-26 04:55:02 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/irafitri17/epoz3t9suqjhkhq6/wish/2356657767</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Contoh bank syariah dan konvensional (ahsani sajida R.)(10,4)</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/irafitri17/epoz3t9suqjhkhq6/wish/2356657922</link>
         <description><![CDATA[<div>Bank Syariah&nbsp;<br><br>1.Bank Muamalat<br>2.Bank Syariah Mandiri (BSM)<br>3.BRi Syariah<br>4.BNI Syariah<br>5.Permata Bank Syariah<br>6.Bank Bukopin Syariah<br>7.Bank Tabungan Pensiunan Negara Syariah (BTPS)<br>8.BCA Syariah<br>9.Panin Dubai Syariah<br>10.Mega Syariah<br>11.Bank DKI Syariah<br>12.BJB Syariah<br>13.NTB Syariah<br>14.Danamon Syariah<br>15.NET Syariah<br><br>Bank konvensional<br>1.Bank BNI<br>2.Bank BRI<br>3.Bank BCA<br>4.Bank Danamon<br>5.Bank mandiri<br>6.Bank BTN<br>7.bank jago<br>8.jenius BTPN<br>9.HSBC<br><br><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-10-26 04:55:12 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/irafitri17/epoz3t9suqjhkhq6/wish/2356657922</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Putri Azizah </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/irafitri17/epoz3t9suqjhkhq6/wish/2356659153</link>
         <description><![CDATA[<div>Dasar hukum perbankan syariah di Indonesia diatur dalam Undang-undang yang melakukan 3 kali perubahan(amandemen). Perubahan ini akan saya bahas secara bertahap di bawah ini, yaitu sebagai berikut: <br><br>1. Nomor 7 Tahun 1992 tentang Perbankan, yang kemudian dirubah karena perbankan yang konvensional, sehingga tidak terlalu banyak pasal yang mengatur tentang perbankan syariah. Selain itu, pada pasal 1 butir (12) hanya menyebutkan bahwa bank boleh beroperasi berdasarkan prinsip bagi hasil (profit sharing) tetapi belum menyebutkan secara eksplisit tentang istilah bank syariah.&nbsp;<br><br>2. UU Nomor 10 Tahun 1998 tentang Perubahan atas UU Nomor 7 Tahun 1992 tentang Perbankan. UU Nomor 10 Tahun 1998 ini mengatur secara jelas bahwa baik bank umum maupun Bank Perkreditan Rakyat (BPR) dapat beroperasi dan melakukan pembiayaan berdasarkan prinsip syariah (perjanjian yang dilandaskan pada hukum Islam antara bank dan pihak lain untuk penyimpanan dana atau pembiayaan dalam bentuk kegiatan usaha atau transaksi yang dinyatakan sesuai syariah).<br><br>3.UU nomor 21 tahun 2008 tentang perbankan syariah yang terdiri dari 13 bab dengan 70 pasal yang mengatur tambahan beberapa prinsip baru antara lain tentang: (1) tata kelola (corporate governance); (2) prinsip kehati-hatian (prudential principles); (3) manajemen risiko (risk management); (4) penyelesaian sengketa; (5) otoritas fatwa; (6) komite perbankan syariah; dan (7) pembinaan dan pengawasan bank syariah.<br><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-10-26 04:56:34 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/irafitri17/epoz3t9suqjhkhq6/wish/2356659153</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Aisyah dzakiyah </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/irafitri17/epoz3t9suqjhkhq6/wish/2356660279</link>
         <description><![CDATA[<div>&nbsp;Pengertian asuransi syariah&nbsp;<br><br>&nbsp; Asuransi merupakan perjanjian antara dua belah pihak, yaitu antara penyedia jasa layanan Asuransi (sebagai penanggung) dan masyarakat (sebagai pemegang polis).<br>&nbsp; Adapun yang dimaksud dengan asuransi syariah adalah usaha tolong menolong dan saling melindungi diantara para peserta asuransi dan pengelola yang penerapan dan prinsip hukum nya sesuai syariat islam. Asuransi dapat diniatkan sebagai ikhtiar persiapan untuk nenghadapi kemungkinan terjadinya risiko.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-10-26 04:57:47 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/irafitri17/epoz3t9suqjhkhq6/wish/2356660279</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Laras Cahya Wianda </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/irafitri17/epoz3t9suqjhkhq6/wish/2356660489</link>
         <description><![CDATA[<div>       JENIS USAHA BANK SYARIAH<br><br>1. Penghimpun dana<br>-&gt; terdiri dari dua macam yaitu:<br>&nbsp; &nbsp; a) Penghimpunan Dana dengan Prinsip Wadiah<br>&nbsp; &nbsp;b) Penghimpunan Dana dengan Prinsip Mudharabah<br>2. Penyaluran dana&nbsp;<br>-&gt; menyalurkan dana kepada masyarakat bisa dalam bentuk:<br>&nbsp; &nbsp;a) Jual beli<br>&nbsp; &nbsp;b) Investasi<br>&nbsp; &nbsp;c) Sewa-menyewa<br>3. Jasa Pelayanan&nbsp;</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-10-26 04:58:00 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/irafitri17/epoz3t9suqjhkhq6/wish/2356660489</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Naczwa Adelpi Putri ( pengertian bank syariah )</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/irafitri17/epoz3t9suqjhkhq6/wish/2356661059</link>
         <description><![CDATA[<div>Bank&nbsp;syariah merupakan lembaga keuangan yang berbasis syariah Islam. Dalam skala yang luas, bank syariah merupakan lembaga keuangan yang memposisikan dirinya sebagai pemain aktif dalam mendukung dan memainkan iklim investasi bagi masyarakat. Bank Syariah mendorong masyarakat untuk berinvestasi dengan memanfaatkan produk-produk yang dikeluarkan oleh mereka. Disamping itu, bank syariah juga aktif dalam mengembangkan investasi masyakarat dan transaksi yang mengandung riba pada bank konvensional diupayakan untuk ditiadakan dalam bank syariah.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-10-26 04:58:36 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/irafitri17/epoz3t9suqjhkhq6/wish/2356661059</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Azizah Qaulan Sadida</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/irafitri17/epoz3t9suqjhkhq6/wish/2356662341</link>
         <description><![CDATA[<div>4) Landasan koperasi syari'ah<br><br>1. Koperasi jasa keuangan syari'ah berlandaskan atas syari'at islam yakni al-Qur'an dan Hadist. Sebagaimana firman Allah pada surat al-Maidah ayat 2 dan Hadist riwayat muslim yang artinya "barang siapa yang berusaha melapangkan suatu kesusahan pada seorang mukmin darikesusahan kesusahan dunia, maka Allah akan melapangkan suatu kesusahan di hari kiamat.<br><br>2. Undang-undang Republik Indonesia no. 25 tahun 1992 tentang perkoperasian.<br><br>3. Peraturan pemerintah Republik Indonesia no. 9 tahun 1995 tentang pelaksanaan kegiatan simpan pinjam oleh koperasi.<br><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-10-26 04:59:57 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/irafitri17/epoz3t9suqjhkhq6/wish/2356662341</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Fadhila Zahra</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/irafitri17/epoz3t9suqjhkhq6/wish/2356662990</link>
         <description><![CDATA[<div>Tujuan BTM :&nbsp;<br>- Sebagai sumber pendapatan<br>- Pemberi informasi berupa risiko keuntungan dan peluang yang ada<br>- Sebagai salah satu lembaga keuangan mikro islam yang dapat memberi biaya bagi usaha kecil, mikro, menengah, dan juga koperasi<br>- Sebagai penghimpunan dan penjalur dana dengan menyimpan uang di BMT<br>- Menciptakan alat pembayaran sah yang dapat memenuhi kewajiban suatu lembaga / perorangan<br><br>Fungsi BMT :<br>- Mengembangkan kesempatan bekerja&nbsp;<br>- Mengukuhkan dan meningkatkan kualitas usaha dan pasar produk-produk anggota<br>- Mengorganisasi yang memobilisasi dana<br>- Meningkatkan kualitas SDM anggota agar semakin utuh dan tangguh dalam berjuang dan berusaha menghadapi tantangan global<br><br>Td<br><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-10-26 05:00:19 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/irafitri17/epoz3t9suqjhkhq6/wish/2356662990</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
