<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>Warung Mama Ami by Irma Apryani</title>
      <link>https://padlet.com/if20irmaapryani/eby42otm17zseciv</link>
      <description>Toko kelontong milik Desri Hidayati yang berdiri sejak tahun 2022.</description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2024-02-02 12:45:15 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2024-02-03 06:31:27 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url></url>
      </image>
      <item>
         <title>Berita Lokal: Bu Desri Hidayati, Ibu Pemberani yang Menghidupkan Kembali Warisan Ayahnya</title>
         <author>if20irmaapryani</author>
         <link>https://padlet.com/if20irmaapryani/eby42otm17zseciv/wish/2871201894</link>
         <description><![CDATA[<p>Pada tahun 2022, Bu Desri Hidayati (36), seorang ibu di Kepuh Nagasari Rt 02/Rw36, memulai perjalanan wirausaha dengan membuka toko kelontong. Awalnya hanya sebagai kegiatan sampingan, toko kelontong Mama Ami yang dikelolanya semakin dikenal dan meraih respon positif dari warga sekitar.</p><p>Melihat potensi yang terus berkembang, Bu Desri dengan berani mengambil keputusan untuk membuka toko kelontongnya di pinggir jalan. Proses berjualan tidak hanya Bu Desri, tetapi juga melibatkan anaknya Muhammad Irfan Hidayat (13), Fahmi Alawudin Akbar (8), dan suaminya Atang Sukandi (39).</p><p><br></p><p>Toko kelontong Mama Ami bukan hanya menyediakan bahan pokok, tetapi juga beragam makanan ringan hingga ice cream. Keputusan Bu Desri untuk menjual produk dengan harga terjangkau dan menciptakan makanan atau minuman yang menarik berhasil menarik hati pelanggan. Bahkan, pada bulan Ramadhan, Bu Desri memberikan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada pelanggan setianya sebagai bentuk apresiasi.</p><p><br></p><p>Pada tahun 2023, toko kelontong Mama Ami sempat tidak beroperasi karena proses pembangunan. Namun, hal ini tidak menghentikan semangat Bu Desri. Ia memutuskan untuk membuka kembali toko kelontong sebagai langkah untuk melanjutkan usaha ayahnya, Oma Syarif Hidayat (almarhum), yang meninggal pada 26 Juni 2021. Usaha sang ayah, yang telah dibangun sejak tahun 2015, menjadi inspirasi Bu Desri untuk mempertahankan dan memperbaiki ekonomi keluarganya.</p><p><br></p><p>Dengan tekad kuat dan semangat penuh, Bu Desri Hidayati berusaha tidak hanya menjadi penerus usaha ayahnya tetapi juga menjadikan toko kelontong Mama Ami sebagai sumber pencaharian sehari-hari. Keberhasilan Bu Desri dalam menjalankan toko kelontongnya memberikan contoh positif tentang keberanian, ketekunan, dan dedikasi dalam menghadapi tantangan bisnis lokal.</p><p><br><br></p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2313254357/24393bd7e8538c159869b33631428a17/WhatsApp_Image_2024_02_02_at_19_04_53.jpeg" />
         <pubDate>2024-02-02 12:42:19 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/if20irmaapryani/eby42otm17zseciv/wish/2871201894</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
