<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>sejarah hijrah rasul by Syifa Rahmadani</title>
      <link>https://padlet.com/cipaarahmadani/e9qihmubwocvme0b</link>
      <description></description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2022-07-31 14:45:55 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2022-08-23 12:40:39 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url></url>
      </image>
      <item>
         <title>SEJARAH HIJRAH RASUL</title>
         <author>cipaarahmadani</author>
         <link>https://padlet.com/cipaarahmadani/e9qihmubwocvme0b/wish/2252320065</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-07-31 14:49:41 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/cipaarahmadani/e9qihmubwocvme0b/wish/2252320065</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Pengertian Hijrah</title>
         <author>cipaarahmadani</author>
         <link>https://padlet.com/cipaarahmadani/e9qihmubwocvme0b/wish/2252325018</link>
         <description><![CDATA[<div>Kata Hijrah berasal dari Arab, yang berarti meninggalkan, menjauhkan diri dan berpindah tempat. Adapun Seseorang bisa dikatakan hijrah jika telah memenuhi dua syarat, yaitu yang pertama ada sesuatu yang ditinggalkan dan kedua ada sesuatu yang dituju (tujuan). Kedua-duanya harus dipenuhi oleh seseorang yang berhijrah. Meninggalkan segala segala hal yang buruk, negaif, kondisi yang tidak kondusif menuju keadaan yang lebih baik, positif dan kondisi yang kondusif dalam menegakkan ajaran Allah.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-07-31 15:10:03 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/cipaarahmadani/e9qihmubwocvme0b/wish/2252325018</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Faktor Nabi Muhammad Melakukan Hijrah Ke Madinah</title>
         <author>cipaarahmadani</author>
         <link>https://padlet.com/cipaarahmadani/e9qihmubwocvme0b/wish/2252328995</link>
         <description><![CDATA[<div>1. Yasrib adalah tempat yang paling dekat.<br>2. Sebelum diangkat menjadi nabi, beliau telah mempunyai hubungan baik dengan penduduk kota tersebut. Hubungan itu berupa ikatan persaudaraan karena kakek Nabi, Abdul MuThalib beristerikan orang Yasrib. Di samping itu, ayahnya dimakamkan di sana.<br>3. Penduduk Yasrib sudah dikenal Nabi karena kelembutan budi pekerti dan sifat-sifatnya yang baik.<br>4. Bagi diri Nabi sendiri, hijrah merupakan keharusan selain karena perintah Allah Swt.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-07-31 15:29:28 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/cipaarahmadani/e9qihmubwocvme0b/wish/2252328995</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Proses Hijrah Nabi Muhammad Ke Madinah</title>
         <author>cipaarahmadani</author>
         <link>https://padlet.com/cipaarahmadani/e9qihmubwocvme0b/wish/2267336705</link>
         <description><![CDATA[<div><strong>1. Tahapan masa penuh rintangan</strong>, baik dari dalam kota Madinah atau dari luar kota Madinah. Tahapan ini dimulai dari awal tahun Hijriyah sampai perjanjian <em>Hudaibiyah</em> pada tahun 6 H.</div><div><strong>2. Tahapan masa perdamaian</strong>, dimulai dengan perdamaian dengan para pemimpin paganisme yang diakhiri <em>Fathul Makkah</em> pada bulan Ramadhan 8 H dengan ditandai adanya korespondensi dengan para raja di jazirah Arab.</div><div><strong>3. Tahap masa kemenangan</strong>, dimulai dengan banyaknya manusia&nbsp;berbondong-bondong masuk Islam dari berbagai <em>kabilah</em> hingga wafatnya Rasulullah SAW.<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-08-22 12:35:01 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/cipaarahmadani/e9qihmubwocvme0b/wish/2267336705</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Hikmah dari Perjalan Hijrah Nabi Muhammad SAW</title>
         <author>cipaarahmadani</author>
         <link>https://padlet.com/cipaarahmadani/e9qihmubwocvme0b/wish/2267343785</link>
         <description><![CDATA[<div>Perjalanan hijrah Nabi Muhammad SAW sejatinya bukan sekedar perjalanan dari satu tempat ke tempat lainnya, tetapi sebuah perjalanan spiritual yang memiliki hikmah dan pelajaran yang dapat kita petik sebagai umatnya.&nbsp; Beberapa pelajaran tersebut adalah sebagai berikut:<br><br></div><div>1. Jika di suatu tempat terjadi kemunkaran dan umat Islam tidak mampu untuk mengubah kemunkaran tersebut, maka hendaknya ia tidak berdiam diri dan segera meninggalkan tempat itu. Namun, bila upaya perbaikan masih bisa diusahakan walaupun sedikit demi sedikit, maka tidak mengapa untuk bertahan di tempat tersebut dan beriktiar menumpas kemunkaran.<br>2. Selama berlangsungnya hijrah, Rasulullah SAW telah menunjukkan betapa rapinya Beliau dalam merancang dan menjalankan strategi dakwah. Meskipun dakwah ini pasti mendapat pertolongan dari Allah SWT tetapi Rasulullah SAW tetap menjalani semua sunnatullah (hukum sebab akibat) dalam keberhasilan dakwahnya sebagaimana manusia biasa lainnya.<br>3. Kegigihan Nabi Muhammad SAW dalam berdakwah terlihat jelas melalui usaha Beliau dalam mencoba berbagai inovasi baru dalam berdakwah.dan disertai dengan alasan-alasan yang relevan yang melatar-belakanginya.<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-08-22 12:43:26 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/cipaarahmadani/e9qihmubwocvme0b/wish/2267343785</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>cipaarahmadani</author>
         <link>https://padlet.com/cipaarahmadani/e9qihmubwocvme0b/wish/2267347168</link>
         <description><![CDATA[<div>Menurut Dr Ahzami Samiun Jazuli dalam bukunya mengenai Hijrah dalam Pandangan Al-Quran, sebelum terjadinya hijrah, Nabi Muhammad SAW telah lebih dahulu mendapat petunjuk dari Allah SWT melalui mimpinya. Imam Muslim mengatakan bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda, “Aku melihat dalam tidur bahwa aku berhijrah dari Makkah menuju suatu tempat yang banyak terdapat pohon kurma. Aku mencoba menebak apakah itu Yamamah atau Hajar? Namun, ternyata, itulah Kota Yatsrib.” (Shahih Muslim: 2272). Menindaklanjuti petunjuk tersebut, Nabi Muhammad SAW memerintahkan para sahabatnya untuk segera berhijrah dan dilakukan secara bergelombang, baik secara sendiri-sendiri maupun berkelompok. Sedangkan Nabi Muhammad SAW akan segera menyusul setelah semua umat Islam berhijrah ke Madinah. Hal ini dilakukan karena Rasulullahi memahami bahwa yang dimusuhi oleh kaum kafir Quraisy adalah diri Beliau dan bukan kaum Muslimin. Kaum Quraisy berusaha menghalangi hijrah Nabi Muhammad SAW dengan menyiapkan strategi&nbsp; penangkapan terhadap Rasulullah SAW. Namun, rencana tersebut telah lebih dahulu diketahui oleh Nabi Muhammad SAW. Rasulullah SAW pun memutuskan untuk menempuh rute jalan yang berbeda dari jalur yang biasa digunakan penduduk Makkah ketika hendak ke Madinah dan berangkat pada waktu yang tidak biasa, yakni sebelum fajar menyingsing. Perjalanan hijrah Rasulullah diawali dengan mengambil jalur menuju Gua Tsur yang berjarak sekitar 6-7 kilometer di selatan Makkah, sedangkan Madinah justru berada di sebelah utara Makkah. Keputusan ini diambil guna mengelabui kafir Quraisy yang berusaha mengejar dan menangkap Nabi Muhammad SAW. Di Gua Tsur ini, Rasulullah dan Abu Bakar tinggal selama kurang lebih tiga hari. Barulah setelah itu Rasulullah melanjutkan perjalanan hijrahnya menuju Madinah.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-08-22 12:46:19 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/cipaarahmadani/e9qihmubwocvme0b/wish/2267347168</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
