<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>BAHASA INDONESIA KELAS IX.1 &amp; IX.8 by Novia Sari</title>
      <link>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn</link>
      <description>Materi KD: 4.1 Menulis isi teks tanggapan berupa kritik, sanggapan, atau pujian (mengenai lingkungan hidup, kondfisi sosial, dan/ atau keragaman budaya) yang didengar dan dibaca. 
</description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2021-02-14 02:11:10 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2026-02-26 15:40:24 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url></url>
      </image>
      <item>
         <title></title>
         <author>noviasari0308</author>
         <link>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/1200096099</link>
         <description><![CDATA[<div>Assalamuallaikum warahmatullahi wabarakatuh.<br>Salam Semangat, Semangat Belajar Daring.<br><br>Sebelum aktivitas belajar dimulai terlebih dahulu marilah kita berdoa semoga kegiatan ini menjadi sesuatu yang bernilai manfaat. Senang sekali mengetahui kalian tetap bersemangat melakukan proses belajar. Selalu bersyukur kepada Tuhan atas segala nikmat yang diberikan. Jagalah kesehatan mengingat saat ini coronavirus sedang mewabah. Lakukanlah perlindungan diri dengan cara rajin mencuci tangan memakai sabun, menggunakan masker, menjaga jarak, dan tetap di rumah.&nbsp;<br><br></div>]]></description>
         <pubDate>2021-02-14 02:14:05 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/1200096099</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>noviasari0308</author>
         <link>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/1200096165</link>
         <description><![CDATA[<div><strong>Tujuan Pembelajaran <br>1. </strong>Setelah membaca teks tanggapan kritis, peserta didik mampu menulis teks tanggapan kritis sesuai struktur yang lengkap dan runtut.<br>2. Setelah membaca teks tanggapan kritis, peserta didik mampu menulis teks tanggapan kritis sesuai kaidah kebahasaan.<br><br></div><div><br>&nbsp;</div>]]></description>
         <pubDate>2021-02-14 02:14:14 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/1200096165</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>noviasari0308</author>
         <link>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/1200096287</link>
         <description><![CDATA[<div><strong>Langkah-langkah Pembelajaran&nbsp; &nbsp; </strong>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;1. Peserta didik menyimak materi menulis teks tanggapan kritis melalui video pembelajaran dan bahan bacaan berikut!<br>A.	Syarat Menyusun Paragraf Tanggapan Kritis<br>Untuk dapat menyusun paragraf tanggapan kritis dengan baik, ada 3 syarat yang harus dipenuhi. Ketiga syarat tersebut sebagai berikut.<br>a.	Kredibilitas, artinya penulis harus memahami persoalan yang ditulisnya dengan baik. Hal ini akan terlihat dari diksi atau pilihan kata, struktur kalimat, dan kebahasaan yang digunakan penulis. Selain itu penulis harus jujur kepada pembaca.<br>b.	Kemampuan mengidentifikasi emosi, artinya penulis harus jeli untuk dapat menkritik suatu topik disertai solusi.<br>c.	Bukti-bukti, artinya penulis memiliki kemampuan memberikan bukti-bukti mengenai suatu kebenaran.<br><br>2.	Langkah-Langkah Menyusun Paragraf Tanggapan Kritis antara lain sebagai berikut:<br>a.	Menentukan Topik&nbsp;<br>Dalam paragraf tanggapan kritis, tema dapat dikemukakan secara langsung. Misalnya, topik yang dibuat oleh penulis adalah “Menghidari pengaruh buruk nakotika dan obat-obatan terlarang lainnya”. Penulis dapat meyakinkan pembaca bahwa narkotika dan obat-obat terlarang lain merupakan pembunuh berdarah dingin yang secara perlahan membawa pecandunya ke liang lahat.<br>b.	Membuat kerangka struktur paragraf tanggapan kritis<br>Agar susunan tulisan sistematis dan logis, bagian struktur teks tanggapan kritis harus runtut dan sesuai. Dengan demikian, pembaca langsung dihadapkan pada masalah yang sedang dibahas.<br>c.	Mengumpulkan Bahan Untuk Paragraf Tanggapan Kritis<br>Bahan dapat diperoleh melalui kegiatan pengamatan, membuat catatan, baik kutipan langsung maupun tidak langsung, yang nantinya dapat dijadikan sebagai penguat argumen atau pendapat penulis sesuai data dan fakta.<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="https://youtu.be/jd_w1jGc7GU" />
         <pubDate>2021-02-14 02:14:24 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/1200096287</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Tema 1</title>
         <author>noviasari0308</author>
         <link>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/1200374624</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/895605067/7c1bc16cfbb89516f23ccc7c626b8dfd/20210214_101049.png" />
         <pubDate>2021-02-14 06:39:57 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/1200374624</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>noviasari0308</author>
         <link>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/1200420672</link>
         <description><![CDATA[<div>Contoh susunan teks tanggapan kritis&nbsp;<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;Judul<br><br>Paragraf evaluasi&nbsp;<br>_____________________________________________<br>_____________________________________________<br>_____________________________________________<br>_____________________________________________<br>_____________________________________________<br>_____________________________________________<br><br>_____________________________________________<br>_____________________________________________<br><br>Paragraf deskripsi (minimal 2 paragraf)<br>_____________________________________________<br>_____________________________________________<br>_____________________________________________<br>_____________________________________________<br>_____________________________________________<br><br>Paragraf penegasan ulang<br>_____________________________________________<br>_____________________________________________<br>_____________________________________________<br>_____________________________________________<br>_____________________________________________<br>_____________________________________________<br><br></div>]]></description>
         <pubDate>2021-02-14 07:05:55 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/1200420672</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Tema 2</title>
         <author>noviasari0308</author>
         <link>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/2057897070</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/895605067/1ebc5ead3364fff8b0a2672531908a02/images.jpg" />
         <pubDate>2022-02-21 02:21:04 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/2057897070</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Tema 3</title>
         <author>noviasari0308</author>
         <link>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/2057898087</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/895605067/2a98ebaae2a2e8e241a1c786af3627ca/game_haram.jpg" />
         <pubDate>2022-02-21 02:22:03 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/2057898087</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Tema 4</title>
         <author>noviasari0308</author>
         <link>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/2057900924</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/895605067/5253bd769d233f325625567c6a759bcb/portal_ponsel.jpg" />
         <pubDate>2022-02-21 02:24:56 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/2057900924</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Tema 5</title>
         <author>noviasari0308</author>
         <link>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/2057905038</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/895605067/c534ab06dbae770b38d7b93ec91c68e7/sampah.jpg" />
         <pubDate>2022-02-21 02:28:36 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/2057905038</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>noviasari0308</author>
         <link>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/2057909900</link>
         <description><![CDATA[<div>Sambungan...<br><br><strong>Langkah-langkah Pembelajaran&nbsp; &nbsp; </strong>&nbsp;<br>3. Berdasarkan gambar, pilihlah satu tema untuk bahan penyusunan teks tanggapan kritis, dengan ketentuan sebagai berikut,&nbsp;</div><ol><li><strong>Isi teks tanggapan kritis sesuai ilustrasi gambar, bagaimana sudut pandang anak-anak terhadap hal yang&nbsp;terdapat dalam gambar.</strong></li><li><strong>Teks tanggapan kritis tersusun secara sistematis meliputi judul, paragraf evaluasi (minimal 1 paragraf), paragraf deskripsi (minimal 2 paragraf), dan paragraf penegasan ulang (minimal 1 paragraf)&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;&nbsp;</strong></li><li><strong>Menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar&nbsp;</strong></li><li><strong>Teks tanggapan kritis ditulis langsung di media padlet ini.</strong></li><li><strong>Setiap siswa mencantumkan nama.</strong></li><li><strong>Penilaian hasil menulis teks tanggapan kritis meliputi kesesuaian isi dengan tema, kelengkapan struktur, dan ketepatan penggunaan bahasa.</strong></li></ol><div><br></div><div><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-02-21 02:33:03 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/2057909900</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nama: Venia Novalina. IX.1</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/2059807892</link>
         <description><![CDATA[<div>Judul: Limbah Plastik<br><br>Limbah plastik, mungkin kita sudah tidak asing lagi dengan kalimat tersebut. Sampah plastik bisa mencapai 66 ton per-tahun. Sampah plastik hingga saat ini masih menjadi topik pembahasaan dan masalah utama dari pencemaran lingkungan. Contohnya seperti gambar diatas (5), sampah plastik menumpuk diperairan dan dalang utama dari penumpukan sampah tersebut tak lain dan tak bukan adalah manusia. Menumpuk nya sampah plastik dikarena waktu untuk plastik terurai sangat lama.<br><br>Banyak sekali yang tidak tahu akibat dari membuang sampah kesungai/laut (Sembarangan), contoh kecilnya adalah rusaknya ekosistem air, banyak makhluk hidup didalamnya seperti ikan dan tanaman air mati begitu saja akibat kebiasaan manusia yang membuang sampah sembarangan ke habitatnya, membuang sampah sembarangan juga akan membuat daerah disekitar nya mudah terkena banjir karena tersumbatnya aliran air dengan tumpukan sampah plastik.<br><br>Banyak upaya yang dapat kita lakukan untuk mengurangi sampah plastik contohnya, mendaur ulang sampah plastik menjadi kerajinan yang berguna dan bernilai, mengurangi penggunaan plastik seperti membawa botol minum dari rumah agar dapat mengurangi penggunaan botol plastik yang akan berakhir menjadi sampah dan limbah yang akan menumpuk di satu titik yang pastinya sangat mengganggu lingkungan sekitar.<br><br>Dengan demikian, sebagai makhluk hidup sudah menjadi kewajiban kita untuk menjaga kelestarian lingkungan. Jangan biarkan makhluk hidup lainnya terganggu karena kebiasaan buruk kita yang sering membuang sampah sembarangan hingga menumpuk di habitat mereka.<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-02-22 04:10:26 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/2059807892</guid>
      </item>
      <item>
         <title>TEMA 1 &quot;SEKOLAH DIMASA PANDEMI&quot;</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/2059844597</link>
         <description><![CDATA[<div><strong>Teks tanggapan kritis<br>Nama : Annissa Safa Hafiz<br>Kelas : IX.8<br>Absensi : 06</strong><br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;&nbsp;<br>Pembelajaran daring atau bisa disebut Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) merupakan sistem pembelajaran alternatif yang dianjurkan oleh pemerintah guna menekan semakin mewabahnya virus Covid-19 yang terjadi saat ini. Akan tetapi pembelajaran ini tidak serta merta mudah dalam pengimplementasiannya. Untuk sekolah yg jauh dan terpencil sarana media pembelajarannya terbatas.<br>Pembelajaran secara daring bertujuan agar siswa tidak perlu ke sekolah demi mencegah penularan Covid-19, tetapi tetap bisa menjalankan proses belajar mengajar dari rumah.&nbsp;<br><br>Pembelajaran daring memiliki banyak dampak negatif karena membuat orang tua harus ikut mendampingi pembelajaran anak anaknya, sementara banyak orang tua yang harus bekerja.&nbsp;<br>Pembelajaran daring juga membuat siswa yang kurang mampu kesulitan membeli paket data untuk internet. Selama pembelajaran daring menggunakan handphone ini, banyak siswa yang asik bermain game online sehingga porsi waktu bermain game jauh lebih lama daripada porsi waktu mengerjakan tugas. Ada juga yang sampai tidak mengerjakan/telat mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru. Tidak hanya itu, terkadang ada siswa yang mengeluh karena tidak mampu menguasai materi yang diberikan oleh guru berupa video dari youtube atau yang lainnya.&nbsp;<br><br>Selain itu, ada beberapa dampak positifnya, yaitu siswa tidak perlu keluar rumah di tengah pandemi ini. Disamping pembelajaran daring ini siswa juga dapat membantu sebagian pekerjaan orang tua dirumah. Serta sistem pembelajaran daring ini juga dapat meningkatkan kemandirian siswa dalam mencari informasi baru mengenai pembelajaran, mengajarkan sebagian siswa disiplin waktu, mengasah pola pikir siswa untuk mengembangkan dirinya, dan menumbuhkan rasa tanggung jawab yang tinggi pada siswa.<br><br>Dengan demikian pembelajaran daring ini, siswa wajib membiasakan membagi porsi waktu dengan baik. Dan membutuhkan peran serta guru dan orang tua dalam penerapannya. Dengan teknologi serta komunikasi yang baik dapat membuat pembelajaran daring lebih efektif bagi siswa dan berjalan lancar.&nbsp;</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1593035497/189799bcc488093f9f3a628a90957349/motivasi_feris_052020.jpg" />
         <pubDate>2022-02-22 04:42:17 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/2059844597</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nama : Viona Sisilia Rahmadani Kelas IX. 8</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/2059859000</link>
         <description><![CDATA[<div>Teks Tanggapan Kritis<br>Judul : Limbah Sampah Plastik<br><br>Sampah merupakan produk yang mau tidak mau akan terus tercipta di roda kehidupan masyarakat modern. Keberadaannya akan terus menghampiri terutama di wilayah-wilayah yang sudah dijangkau oleh industri besar yang membuat produk kemasan yang akan meninggalkan residu tak terpakai berupa sampah. Salah satu bentuk sampah yang paling memprihatinkan adalah sampah kemasan semacam itu, karena biasanya terbuat dari plastik yang tidak dapat terurai oleh tanah.<br><br>Sampah semacam itu pada akhirnya akan menggenangi lingkungan kita sendiri. Baik secara harfiah maupun secara kiasan. Maksudnya, sampah tersebut akan tercecer di mana saja karena tidak dapat terurai oleh tanah. Kemudian pada akhirnya akan berakhir di sungai yang pergerakannya terhambat dan akhirnya membanjiri rumah kita juga.<br><br>Ya, dampaknya dua kali lipat dari apa yang kita bayangkan. Sampah akan merusak lingkungan tempat kita semua hidup. Selain itu sampah yang dibiarkan begitu saja juga akan mengganggu kesehatan masyarakat di sekitarnya. Karena sampah adalah salah satu sarang terbesar untuk kuman, bakteri, dan bahkan virus yang berbahaya.<br><br></div><div>Berlanjut dari sungai, sampah tersebut akan berakhir di laut dan mengganggu ketentraman ekosistem di sekitarnya. Makhluk hayati akan ikut merasakan dampak negatifnya. Salah satu contoh yang paling miris adalah bagaimana sedotan plastik ditemukan menusuk ke dalam hidung penyu yang sedang berenang bebas di alam.<br><br></div><div>Kerusakan ekosistem satwa dan fauna di dunia akan berdampak pada kehidupan kita sebagai manusia pula. Padahal kita adalah garda terdepan alam, kita yang mampu memahami bagaimana mengatasi hal ini. Meskipun, sebetulnya kita pula yang menyebabkannya.<br><br>Menimbang permasalahan tersebut, rasanya sudah menjadi kewajiban kita sebagai pelaku perusak alam lewat sampah untuk terus berusaha menanganinya. Kurangi &nbsp; penggunaan plastik, buang sampah pada tempatnya, daur ulang sampah yang dapat dimanfaatkan kembali seperti plastik dan kaleng bekas. Kita tidak dapat membiarkan hal ini merusak generasi penerus bangsa.</div><div><br><br><br></div><div><br><br></div><div><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-02-22 04:55:19 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/2059859000</guid>
      </item>
      <item>
         <title>• Judul : Sampah dan Limbah Plastik</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/2059860413</link>
         <description><![CDATA[<div>• Paragra Evaluasi&nbsp;<br>&nbsp; &nbsp;Sampah masih menjadi permasalahan serius di Indonesia. sebab, dampaknya tidak hanya bisa merusak lingkungan tapi juga mengancam kesehatan manusia. Dan sering kita jumpai sampah-sampah berserakan ditepi jalan. bahkan banyak sekali sampah yang dibuang ke sungai oleh orang yang tidak bertanggung jawab.&nbsp;<br><br>• Paragraf Deskripsi&nbsp;<br>&nbsp; &nbsp;Kurangnya kesadaran masyarakat yang tidak bijak dalam mengolah sampah yang mengakibatkan banyak sekali masalah terutama pencemaran lingkungan. Sampah-sampah yang dibuang sembarangan akan menumpuk dan tidak sedikit dari sampah tersebut sampah rumah tangga.<br>&nbsp; &nbsp;Sampah yang dibuang pun kebanyakan adalah sampah plastik, hal tersebut dapat mencemari dan menyumbat aliran sungai jika dibuang ke sungai. selain itu penggunaan plastik bagi kehidupan sehari-hari memang penting, karena dapat mempermudah kita dalam melakukan sesuatu. Namun masyarakat tetap perlu bijak dalam penggunaannya.&nbsp;<br><br>• Penegasan Ulang&nbsp;<br>&nbsp; &nbsp;Itulah mengapa kita harus bijak dalam penggunaan plastik agar tidak merugikan kita dan tidak mencemari lingkungan sekitar. Dan alangkah baiknya agar kita mengurangi penggunaan plastik dan mendaur ulang sampah plastik agar tidak mencemari lingkungan dan tidak menimbulkan penyakit bagi kita.<br><br>assalamualaikum bu ini tugas menulis teks tanggapan kritis punya :&nbsp;</div><div>nama : Syeren Aulia Tashya&nbsp;</div><div>kelas : IX.1&nbsp;</div><div>absen : 33&nbsp;</div><div>terimakasih🙏🏻<br><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-02-22 04:56:40 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/2059860413</guid>
      </item>
      <item>
         <title>NAMA: MEIFA AMELIA (IX.1)</title>
         <author>meichanloveuu</author>
         <link>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/2059870479</link>
         <description><![CDATA[<div>Judul: Gadget Bagi Siswa&nbsp;</div><div><br>Seperti yang kita ketahui, kehidupan manusia sekarang telah mencapai masa modern yang membuat kita tidak bisa lepas dengan gadget. Dalam kehidupan era globalisasi seperti sekarang ini, gadget sudah seperti kebutuhan primer. Informasi dunia, dan segala informasi yang kita butuhkan dapat diselesaikan oleh handphone.&nbsp; Tidak hanya informasi dunia, proses pertukaran informasi kepada sesama juga tak lagi dilakukan dengan surat. Dengan gadget, setiap pesan dapat terkirim dengan cepat dan praktis. Sehingga proses belajar dan mengajar juga tak luput dari ketergantungan terhadap gadget. Terutama pada masa pandemi dan seluruh sekolah mengikuti pembelajaran melalui daring. (lihat gambar 1 diatas)<br><br>Gadget memiliki peranan besar pada proses pembelajaran daring. Mengapa? Karena gadget dapat menghubungkan kontak guru dan para siswa meskipun setiap dari mereka memiliki jarak rumah yang dibilang tidak terlalu dekat. Para pengajar juga menginformasikan materi dan tugas melalui gadget, dan para siswa menyerahkan tugas mereka juga melalui gadget. Tidak terbayang apabila proses mengajar pada masa pandemi ini tak menyertai peranan gadget. Apa jadinya siswa yang diam dirumah tanpa tersentuh oleh ilmu pengetahuan dari para guru. <br><br>Namun, dibalik seribu kegunaan gadget pada masa sekarang, tidak berarti bahwa alat ini tidak memiliki sisi negatif yang akan menghancurkan <em>mindset </em>para generasi penerus bangsa. Hal ini terlihat dari cepatnya laju penyebaran <em>hoax </em>dan <em>game yang </em>telah merubah pola pikir para siswa sekarang. Sifat acuh tak acuh yang ditampakkan mereka kepada orang yang lebih tua maupun kepada sesama mereka, ketergantungan dan tak bisa lepas dari gadget, kurangnya kendali orangtua dalam mengawasi anak-anak, banyaknya situs berbahaya yang tak seharusnya dilihat anak dibawah umur, dan masih banyak lainnya.&nbsp;<br><br>Terlepas dari dampak buruk, gadget tetaplah hal utama dalam era globalisasi. Dalam hal ini, pengawasan orangtua sangatlah penting dalam proses belajar secara daring. Kita sebagai para siswa penerus bangsa hendaknya memiliki kesadaran dan dapat menggunakan gadget dengan bijak dan baik.</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1183630302/46acdfdf31c369175b284ba77063820a/98981_belajar_di_rumah.jpg" />
         <pubDate>2022-02-22 05:06:37 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/2059870479</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Pengaruh Game Online Terhadap Pelajar</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/2059873463</link>
         <description><![CDATA[<div><br>Game online merupakan sebuah permainan digital yang sedang viral di zaman modern ini dan banyak di jumpai di kehidupan anak anak&nbsp; remaja pada saat ini .Game online mempunyai beberapa daya tarik yang membuat pelajar lebih memilih bermain dari ada belajar, hal tersebut dibuktikan dengan benyak pelajar sering membolos dan menghabiskan waktu diwarnet dari pada membaca buku sehingga menyebabkan aktivitas sekolah menjadi tergaggu<br><br>Permainan game online jenis permainan komputer yang memanfaatkan jaringan komputer. Jaringan yang digunakan biasanya adalah jaringan internet dan yang sejenisnya , seperti modem dan koneksi kabel&nbsp;<br><br>Arti game online dalam bahasa insonesia adalah permainan daring di sediakan sebagai tambahan laya an daring di sediakan sebagai tambahan layanan dari perusahaan penyedian jasa online atau dapat di akses langsung melalui sistem yag sidiakan dari perusaan yang menyediakan permainan tersebut&nbsp;<br><br>Adapun pengaruh game online terhadap pelajar memiliki dampak positif dan negatif. Dampak positif dari bermain game online yaitu dapat mengaktifkan sistem motorik,engan koordinasi yang tepat antara imformasi yang diterimah oleh mata kemudian diteruskan ke otak untuh]k diperoses dan diperintahkan kepadatangan untuk menekan tumbol tertentu game online dapat mendorong seseorang menjadi cerdas, karena pemain game online menuntun analisa yang kuat dan perencanaan sterategi yang tepat agar bisa menyelesaikan permainan dengan baik.Kelebihan yang bisa diperoleh seseorang dalam bermain game online adalah meningkatkan konsenterasi&nbsp;<br><br>bermain game online memang berdampak positif, tetapi jika dibiarkan berlarut larut akan berdampak negatif diantaranya seseorang menjadi tidak memiliki sekalah prioritas dalam menjalani aktifits sehari hari, antara lain mendorong pelajar bertindak asosial , karena aktifitas bermain game online cukup menyita waktu berkomunikas dangan keluarga maupun teman sebaya ,malas belajar ,dapat memicu tindakan kekerasan karena meniru perilaku yang ditatampilkan tokokoh tampah mempertimbangkan apakah haltesebut berbahaya atau tidak.<br><br><br>nama:Marsyan Fathur Andika&nbsp;<br>Kelas:9.8<br>matapelajaran:Bahasa Indonesia </div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-02-22 05:09:34 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/2059873463</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Covid 19</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/2059881363</link>
         <description><![CDATA[<div><strong>Nama : Dhiva Zadiola<br>Kelas : IX.8<br></strong><br>Covid-19 yaitu penyakit menular yang disebabkan oleh virus yang disebabkan oleh Coronavirus yang ditemukan di bulan Desember pada tahun 2019. Covid-19 sekarang masih menjadi pamdemi di berbagai negara.Pemerintah pusat telah melakukan berbagai upaya untuk menangani pandemi Covid-19. Di sektor kesehatan, pemerintah telah berupaya mempercepat pelaksanaan tracing, testing, dan treatment (3T), memenuhi obat antiviral untuk pengobatan pasien Covid-19, pemenuhan kebutuhan oksigen, percepatan vaksinasi untuk seluruh penduduk Indonesia.<br><br>Virus Corona bisa menyebabkan gangguan ringan pada sistem pernafasan, infeksi paru-paru yang berat hingga kematian.Gejala awal infeksi virus Corona bisa menyerupai flu, demam, pilek, batuk kering, sakit tenggorokan, dan sakit kepala.<br><br>Gejala-gejala tersebut muncul ketika tubuh bereaksi melawan virus Corona.Secara umum, ada 3 gejala umum yang bisa menandakan seseorang terinfeksi virus Corona, yaitu:<br>Demam (suhu tubuh di atas 38 derajat Celsius), Batuk kering,Sesak napas.&nbsp;<br><br>Maka dari itu patuhi protokol kesehatan yang di tetapkan oleh pemerintah, gunakan masker, jaga jarak dan sering menggunakan handsanitizer</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1593037450/af4777d7c442cfad1002e2111528086c/44241e9bd4a41f2a794f0f3fda740010.jpg" />
         <pubDate>2022-02-22 05:16:57 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/2059881363</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Menulis Teks Tanggapan Kritis</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/2059890677</link>
         <description><![CDATA[<div>Nama : Takaria Dinda Maharani Putri<br>Kelas : IX.1<br>No. Absen : 34<br>Tema : 5 ( Sampah )<br><br><strong><br>Sampah yang Berserakan di Sungai</strong><br><br>Paragraf Evaluasi :&nbsp;<br>Sampah merupakan material 🤬 yang tidak diinginkan setelah berakhirnya suatu proses. Sampah didefinisikan oleh manusia menurut derajat keterpakaiannya, dalam proses-proses alam sebenarnya tidak ada konsep sampah, yang ada hanya produk-produk yang dihasilkan setelah dan selama proses alam tersebut berlangsung. Sampah plastik selalu menjadi masalah utama dalam pencemaran tanah maupun laut. sifat sampah plastik tidak mudah terurai, proses pengolahannya menimbulkan toksit dan bersifat korsinogenik, butuh waktu sampai ratusan tahun bila terurai secara alami. Semenjak kecil kita telah diajarkan untuk hidup bersih dengan cara membuang sampah pada tempat sampah, namun banyak sekali orang yang lalai untuk menjalankan hal tersebut.<br><br>Paragraf Deskripsi :&nbsp;<br>Menurut penelitian riset Kesehatan Kemenkes tahun 2013, menunjukkan bahwa terdapat 10 kg sampah yang akan dibuang oleh satu arang penduduk di Indonesia. Menurut Badan Pusat Statistika pada tahun 2020 Indonesia memiliki 273, 5 juta jiwa. Hai ini bisa dikalikan dengan 10 kg, maka jumlah sampah yang dapat dihasilkan oleh Indonesia sebanyak 2 milyar lebih untuk satu bulannya. Hal tersebutlah yang membuat sungai-sungni mudah tersumbat oleh sampah, kemudian meluap dan menimbulkan banjir. Belum lagi permasalahan yang mengancam biota laut akibat terganggunya makhluk laut dengan adanya sampah di ekosistem mereka.<br><br>Musisi sekaligus aktivis lingkungan hidup, Gede Robi, mengutip data lembaga kajian ekologi dan konservasi lahan basah (Ecoton), setiap tahun ada 8 juta ton sampah plastik se-Indonesia, khususnya dipulau Jawa. Dari jumlah tersebut, 3 juta ton bisa diolah sementara 5 ton tidak terkelola. "Ada yang dibuang, ditimbun, dan 2,6 juta ton di buang ke aliran sungai", kata pentolan grup Navicula itu dalam jumpa pers virtual The Body Shop, Selasa (14/9/2021)<br><br>Untuk Menciptakan sungai yang bebas dari sampah, beberapa cara untuk mencegah pembuangan sampah disungai yaitu pemajangan spanduk peringatan, dengan adanya spanduk peringatan ini diharapkan nantinya bisa menyadarkan masyarakat. Lalu, dengan adanya bank sampah, untuk mencegah masyarakat membuang sampah ke sungai, maka bisa dibuat bank sampah nantinya jika sudah terkumpul, sampah akan didaur ulang menjadi barang yang lebih berguna.<br><br>Paragraf Penegasan Ulang :&nbsp;<br>Oleh karena itu, mencegah untuk membuang sampah di sungai perlu dilakukan oleh semua lapisan masyarakat. Hal ini karena sungai terhubung langsung dengan masyarakat. Jadi, jangan sampai sungai dibiarkan banyak sampah yang berserakan.<br><br>Sebenarnya masih banyak hal yang dapat kita lakukan untuk melakukan pencegahan maupun penanggulangan terhadap sampah yang mencemari sungai. Peran semua elemen masyarakat menjadi penentu keberhasilan dalam permasalahan sampah yang mencemari sungai. Ketika semua bahu-membahu dalam mengatasi permasalahan sampah, bukan hal yang tidak mungkin di masa depan Indonesia mampu terlepas dari permasalahan sampah</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-02-22 05:25:50 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/2059890677</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nama: Muhammad Raehan Almadani , Kelas: IX.8, absensi: 25 menurut daftar nilai</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/2059896761</link>
         <description><![CDATA[<div>Dilarang Membawa Handphone<br><br>&nbsp; &nbsp;Larangan membawa handphone kesekolah bagi para siswa disekolah, ternyata banyak menyebabkan terjadinya perdebatan dilingkungan sekolah itu sendiri. Berbagai alasan baik yang mendukung atau menentang larangan tersebut mengemuka sebagai polemik.<br>&nbsp; &nbsp;Bagi pihak yang mendukung pelarangan membawa handphone kesekolah, karena mereka tidak ingin terjadi hal-hal yang tidak diinginkan saat PBM berlangsung, sebagai contoh: Siswa tidak fokus kepada guru yang sedang menerangkan materi, karena siswa yang diam-diam memainkan handphonenya, ini salah satu penyebab terganggunya Proses Belajar Mengajar. Kedua, pada waktu jam pelajaran kosong atau yang sering disebut jamkos, para siswa sering menggunakan handphone untuk bermain game, bukan untuk mengisi waktu tersebut dengan hal-hal yang lebih bermanfaat.<br>&nbsp; &nbsp;Terlepas dari alasan yang mendukung pelarangan membawa handphone kesekolah, tidak dapat dipungkiri bahwa para siswa suatu ketika juga sangat membutuhkan handphone disekolah, kita ketahui bersama bahwa siswa terkadang&nbsp; ingin menghubungi orang tua untuk menjemput atau mengantarkan barang yang tinggal kesekolah. handphone adalah sarana komunikasi yang dibutuhkan oleh siswa.<br>   Oleh karena itu, walaupun adanya pelarangan membawa handphone kesekolah, terkadang handphone juga dibutuhkan sebagai alat komunikasi. Jadi, jika masih ingin membawa handphone kesekolah, maka lakukanlah musyawarah antara kedua belah pihak, yaitu orang tua siswa dan pihak sekolah.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-02-22 05:32:01 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/2059896761</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/2059904088</link>
         <description><![CDATA[<div>Nama: Sutan Muhammad Dhiyaa' Al-Ayubi diningrat<br>Kelas: IX.8<br><br>Judul: Kurangnya Kesadaran Dalam Menanggapi Limbah Plastik.<br><br>Evaluasi.<br>Sampah plastik adalah penyumbang polusi terbesar di dunia, Semua itu terjadi karena kurangnya kesadaran masyarakat terhadap bahaya dari sampah plastik itu sendiri.&nbsp;<br>Akibat kurang nya kesadaran masyarakat dalam menanggapi sampah plastik maka, akan ada dampak yang terjadi seperti banjir,pemanasan global, dan lain-lain.<br><br>Deskripsi.<br>Sebagian besar masyarakat sangat menyepelekan keberadaan sampah plastik, mereka juga berfikir bahwa semua sampah plastik dapat ditangani oleh pihak yang bertugas. Padahal dikarenakan banyak nya sampah plastik yang dihasilkan oleh masyarakat jadi,tidak semua dapat diolah oleh pihak yang bertugas.<br><br>Mirisnya lagi, saat terjadi bencana alam seperti banjir&nbsp; banyak masyarakat yang menyalahkan pihak yang bertugas padahal, bencana alam yang terjadi karena ulah masyarakat itu sendiri.<br><br>Penegasan Ulang.<br>Untuk menghindari terjadinya bencana alam seperti banjir dan lain-lain, diharapkan kepada seluruh masyarakat untuk meningkatkan kesadaran terhadap sampah plastik, dan bagi pihak yang bertugas juga diharapkan untuk memberikan edukasi agar masyarakat menjadi termotivasi untuk mengelola sampah plastik.<br><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-02-22 05:39:21 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/2059904088</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Menulis Teks Tanggapan Kritis</title>
         <author>kareldesvalyudho</author>
         <link>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/2059918302</link>
         <description><![CDATA[<div>Nama:Karel Desvalyudho<br>Kelas:IX.8/9.8<br>No.Absensi:34<br>Tema: 5 (sampah) <br><br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; <strong>&nbsp;"Darurat Sampah Plastik"</strong><br><br>Sampah merupakan 🤬 buangan produk yang tidak digunakan/dipakai lagi oleh masyarakat.Sampah dibagi menjadi 2 yaitu Sampah organik dan anorganik.Sampah organik adalah sampah yang berasal dari 🤬 mahkluk hidup yang mudah terurai secara alami tanpa proses campur tangan manusia untuk dapat terurai, sedangkan Sampah anorganik adalah sampah yang sudah tidak dipakai lagi dan sulit terurai.Namun yang akan yang di bahas pada saat ini adalah jenis sampah anorganik yaitu plastik.&nbsp;<br><br>Sampah plastik dapat menimbulkan banyak masalah/konflik seperti pencemaran lingkungan,banjir Dan pencemaran air.Dilansir dari laman media Tekno.Tempo.co ada 3 Negara penghasil sampah terbesar di dunia yaitu Amerika Serikat,China dan Indonesia. Pada tahun 2018 Amerika Serikat menyumbang sebanyak 12 persen dari 292 juta ton limbah padat perkotaan di AS, dengan total sekitar 35,7 juta ton.<br><br><br>Banyak masyarakat berpendapat bahwa sampah plastik ini harus di kelola dengan baik agar tidak terjadi pencemaran lingkungan/penumpukan sampah,namun ada yang juga pihak yang berpendapat jikalau sampah tidak terlalu penting untuk ditanggapi/dikelola.Namun di satu sisi kita patut memuji langkah/program pemerintah didalam mengurangi sampah plastik yaitu dengan mengganti penggunaan plastik dengan bahan lain/alternatif lain misalnya penggunaan paper bag.Dengan langkah ini kita dapat mengganti pengunaan kantong plastik belanjaan dengan paper bag.&nbsp;<br><br><br>Oleh karena itu,kita harus melakukan suatu langkah pencegahan atau pengurangan sampah plastik dengan cara mendaur ulang sampah,membuang sampah pada tempat nya,meningkatkan kesadaran penduduk/masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungan serta cerdas menggunakan plastik.dengan melakukan langkah-langkah ini kita dapat mengurangi resiko pencemaran lingkungan secara perlahan-lahan.</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1593040434/a32436db8288717d35a948164dd0e8e6/image.webp" />
         <pubDate>2022-02-22 05:52:37 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/2059918302</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nama:Noval Rahma Lita ilmi</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/2059928106</link>
         <description><![CDATA[<div>Kelas :98<br>Absen:29<br>Judul:Sampah plastik dengan cara penanganannya<br><br>Evaluasi<br><br></div><div>Upaya pemerintah untuk mengurangi volume sampah semakin digalakkan. Hal ini terbukti dengan munculnya kebijakan baru yakni memberlakukan kantong plastik berbayar. Selain itu penggunaan kantong plastik juga sudah mulai dibatasi di pasar-pasar modern.</div><div>Deskripsi Teks&nbsp;<br><br></div><div>Pada tanggal 21 Februari 2015 telah resmi diberlakukan bahwa biaya kantong plastik adalah Rp. 200. Hal ini bisa jadi meningkat tiap tahunnya. Agus Supriyanto selaku Direktorat Jenderal Pengelolaan Sampah mengatakan bahwa biaya yang diberlakukan untuk tiap kantong plastik telah didiskusikan dahulu oleh pemerintah.<br><br></div><div>Sedangkan, menurut Agoes Soegianto kebijakan mengenai plastik berbayar belum tepat. Pasalnya cara paling efektif untuk mengurangi sampah plastik adalah memperbaiki proses pengolahannya. Cara ini bisa dilakukan dengan memisahkan sampah plastik dengan sampah organik. Hal ini juga harus menjadi tanggung jawab pemerintah yang mengurusnya. Cara tersebut dirasa lebih efektif dari pada membebankan biaya pada masyarakat.<br><br></div><div>Selain itu, pemerintah juga perlu mensosialisasikan kepada masyarakat tentang pentingnya mengurangi penggunaan sampah plastik. Dan diberlakukannya kantong plastik berbayar semata-mata demi kebaikan bersama. Rosan selaku ketua umum kadin Indonesia juga tidak menyetujui adanya penetapan biaya kantong plastik. Hal ini juga perlu adanya komunikasi secara masif kepada masyarakat.<br><br></div><div>Penegasan Ulang<br><br></div><div>Meski banyak pro dan kontra mengenai kebijakan tersebut. Banyak pihak yang mengklaim kebijakan kantong plastik berbayar sangat efektif mengurangi volume sampah hingga 70 persen. Adanya sanksi untuk pengusaha pasar yang mengabaikan kebijakan ini juga perlu diberlakukan.<br><br></div><div>Cara penanganan sampah :<br><br></div><div>1. Mengelola sampah dengan bijak dapat membantu menyelamatkan lingkungan kita.<br><br></div><div>2. Pisahkan tempat sampah untuk organik &amp; anorganik.<br><br></div><div>3. Ganti Alas Plastik Sampah menjadi Koran atau Kardus.<br><br></div><div>4. Ubah sampah organik menjadi pupuk kompos.<br><br></div><div>5. Mendaur ulang sampah anorganik kering</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-02-22 06:02:37 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/2059928106</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/2059929924</link>
         <description><![CDATA[<div>Nama: Muhammad azriel adzani<br>Kelas: 9.8<br><br>&nbsp; COVID 19<br><br>Pandemi Covid-19 tengah melanda seluruh penjuru negeri, bahkan dunia pun. Bahaya mengerikan dari virus ini adalah penyebarannya yang sangat cepat dan berlipat ganda. Namun di balik itu, tampaknya ada dampak yang jauh lebih buruk. Covid-19 mengoyak-ngoyak persatuan bangsa.<br><br>Tak dapat dipungkiri, rasanya kebijakan pemerintah pusat dan daerah sangat sulit untuk menemukan titik tengah yang dapat disepakati untuk menangani pandemi ini secara efisien. Mohon maaf, tanpa mengurangi rasa hormat, mengapa banyak pihak yang justru saling menyalahkan? Contohnya, bagaimana ketika sebagian kecil menteri mengkritik kebijakan gubernur Jakarta untuk mengadakan lagi PSBB ketat di DKI Jakarta.<br><br>Padahal, saya kira pertimbangan beliau masuk akal dengan perhitungan berdasarkan 🤬 kapasitas rumah sakit yang tersedia untuk menangani pasien. Apabila tidak dilakukan PSBB ketat, maka kapasitas tersebut akan habis dalam kurun waktu tiga bulan saja. Di samping itu, sebagian kecil menteri tersebut mengatakan bahwa kita masih memiliki kapasitas rumah sakit yang memadai.<br><br></div><div><br><br>Pada akhirnya, jika tetap terus-terusan menyalahkan satu pihak, maka semua akan menjadi salah. Inti tanggapan saya mengenai hal kondisi ini adalah hal tersebut. Di tengah pandemi yang tak kunjung usai ini, sebaiknya kita berhenti saling menyalahkan dan bergotong-royong mengatasinya.<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-02-22 06:04:33 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/2059929924</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Tema 2 &quot;Covid-19&quot;</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/2059930591</link>
         <description><![CDATA[<div><strong>Teks tanggapan kritis<br>Nama : Chindy dwika putri <br>Kelas&nbsp; : IX.8<br><br></strong>Kita pasti sudah tidak asing lagi jika mendengar tentang Covid-19.<br>Pandemi Covid-19 sudah tersebar ke seluruh negara maupun dunia, sudah dari dua tahun yang lalu Covid-19 melanda di Indonesia dan masih sampai sekarang covid masih saja membuat masyarakat cemas dan khawatir. Kemarin di Indonesia sudah cukup berkurang, belakangan ini mulai membooming kembali karena adanya varian baru yaitu <strong>omicron. </strong>Virus Covid-19 ini sangat berbahaya karena penularan dan cara penyebaran yang sangat mudah dan cepat bahkan, bisa sampai berlipat ganda.<br>Tidak hanya itu, Covid-19 juga menyebabkan perpecahan negara dan mempersulit masyarakat untuk beraktivitas. <br><strong><br></strong>Setiap orang memiliki kekuatan imun yang berbeda dan respon yang berbeda pula pada tubuh mereka. Sebagian besar orang mengalami gejala yang terbilang hampir mirip bahkan sama yaitu, dari gejala ringan hingga sedang. Misalnya dari demam, batuk biasa, kehilangan indra pengecap rasa atau penciuman bau, sampai gejala serius seperti, kesulitan bernapas, kesulitan berbicara, dan sesak atau nyeri pada dada. Di Indonesia Covid-19 pada 2020 akhir sudah cukup redah dan berkurang.<br><br>Pemerintahan pusat Indonesia menegaskan wajib vaksin kepada rakyat nya. Awal nya banyak orang yang tidak menyetujui dan hampir sempat terjadinya perpecahan tetapi, karena adanya pemberlakuan aturan sertifikat vaksin sehingga banyak orang yang mentaati peraturan tersebut, masyarakat bisa melakukan aktivitas lebih efisien daripada sebelumnya, memudahkan pelajar juga bisa bersekolah tatap muka.<br><br>Dengan demikian walaupun masyarakat sudah di vaksin bukan berarti bebas dan bisa melanggar protokol kesehatan, masyarakat tetap harus memakai masker dan menjaga jarak. Tetapi karena baru-baru ini Covid-19 memiliki varian baru bernama omicron, dan beberapa pelajar di berbagai sekolah terkena virus baru ini maka, mengharuskan kementerian pendidikan membuat kebijakan. Beberapa sekolah melakukan pjj (pembelajaran jarak jauh) kembali.&nbsp;Sehingga diharapkannya pelajar bisa membagi dan mengatur waktu sebaik mungkin. </div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1593037360/8c47186ded2570ab85777b341fc876fe/IMG_20220222_WA0074.jpg" />
         <pubDate>2022-02-22 06:05:14 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/2059930591</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Sekolah di Masa Pandemi </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/2059933168</link>
         <description><![CDATA[<div>Nama : Aulia Putri Ramadhania<br>Kelas&nbsp; : IX.8 &nbsp;<br>Absen : 07&nbsp;<br><br>Judul : Belajar Daring Selama Pandemi Covid19&nbsp;<br><br><br>&nbsp;Pandemi Covid19 memaksa sekolah harus menjalankan proses pembelajaran secara daring. Pembelajaran secara daring bertujuan agar siswa tidak perlu ke sekolah demi mencegah penularan Covid19, tetapi tetap bisa menjalankan proses belajar mengajar dirumah.&nbsp;<br><br><br>&nbsp;Pembelajaran daring memiliki dampak karena membuat orang tua harus ikut mendampingi pembelajaran anak, sementara banyak orang tua yang harus bekerja atau menyelesaikan kesibukan yang lain.&nbsp;<br><br></div><div>&nbsp;Pembelajaran daring juga membuat siswa yang kurang mampu untuk membeli paket data dan ada juga siswa yang tidak bisa mengikuti kegiatan belajar daring karena tidak mempunyai hp atau karena masalah gangguan jaringan.&nbsp;<br><br></div><div>Selain itu, ada beberapa dampak positifnya yaitu siswa tidak perlu keluar rumah di tengah pandemi ini. Siswa juga menjadi lebih paham akan teknologi. Serta membuat siswa tercegah dari virus Covid19.<br><br><br>&nbsp;Pembelajaran daring membutuhkan peran serta guru dan orang tua dalam penerapannya. Dengan komunikasi yang baik dapat membuat pembelajaran daring efektif bagi siswa dan berjalan dengan lancar.<br><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-02-22 06:07:51 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/2059933168</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Akram Erya Baihaqi IX.1</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/2059937077</link>
         <description><![CDATA[<div>&nbsp;Absen: 2<br><br>Judul: Pengaruh Pembelajaran Jarak Jauh Di Masa Pandemi Terhadap Karakter Siswa<br><br>Paragraf evaluasi:<br>Saat ini, pandemi Covid-19 terpaksa mengharuskan kegiatan pembelajaran tatap muka ditiadakan. Pembelajaran jarak jauh di masa pandemi atau lebih dikenal dengan&nbsp; daring ini juga berpengaruh terhadap karakter siswa, yang biasanya ketika pembelajaran tatap muka pendidikan karakter diajarkan&nbsp; langsung oleh guru, namun ketika&nbsp; pembelajaran jarak jauh, pendidikan karakter kurang diperhatikan. Seperti yang diketahui, ketika pembelajaran jarak jauh, siswa diwajibkan melakukan pembelajaran dari rumah dengan menggunakan telepon pintar. Pembelajaran jarak jauh ini membuat kebiasaan siswa ketika sekolah tatap muka berubah dan siswa dituntut beradaptasi dengan pembelajaran jarak jauh. Disinilah muncul permasalahan dimana karakter siswa terpengaruh. Disaat PJJ juga, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi sangat diperlukan dalam berbagai aktivitas terutama dalam proses pembelajaran. Bisa dikatakan alat-alat elektronik seperti telepon&nbsp; pintar sangat diperlukan sebagai suatu kebutuhan wajib untuk menunjang kebutuhan siswa dalam pembelajaran jarak jauh<br><br>Deskripsi:<br>Setiap siswa memiliki pemikirannya masing masing terhadap hal-hal atau kebiasaan baru dalam pembelajaran jarak jauh yang harus diadaptasi.<br>Ketika pembelajaran jarak jauh ini, kebanyakan siswa setiap harinya harus berhadapan dengan telepon pintar sebagai penunjang aktivitas pembelajaran jarak jauh. Namun tidak sedikit pemanfaatan telepon pintar tersebut tidak dimanfaatkan dengan maksimal oleh para siswa karena berpikir bahwa belajar di masa pandemi itu membosankan dan lebih tertarik untuk bermain game ataupun bermain sosial media.<br><br>Pengaruh pembelajaran jarak jauh terhadap karakter siswa lainnya, seperti seringnya siswa-siswi menyepelekan atau mengabaikan tugas yang telah diberikan oleh guru dan lebih senang menunda-nunda sehingga lama kelamaan akan menjadi kebiasaan jika pembelajaran jarak jauh berlangsung lama.<br><br>Akan tetapi, ada juga siswa yang patut diapresiasi karena dalam keadaan pandemi ini, mereka menjadi lebih semangat dalam melakukan proses pembelajaran jarak jauh, dan menganggap bahwa pembelajaran jarak jauh ini merupakan ajang untuk membuktikan bahwa pandemi bukanlah penghalang untuk terus berprestasi. Pemanfaatan telepon pintar pun juga lebih bermanfaat, contohnya telepon pintar menjadi sumber mencari ilmu-ilmu baru yang belum didapatkan ketika membaca dibuku<br><br>Penegasan Ulang:<br>Pembelajaran jarah jauh sangat berpengaruh terhadap pembentukan karakter siswa. Oleh karena itu, diharapkan kerjasama antara siswa, guru, dan orang tua dirumah dalam membantu pembentukan karakter siswa. Siswa juga harus mampu berpikir cerdas dengan mampu beradaptasi terhadap hal-hal baru dan selalu melakukan aktivitas yang memberikan dampak&nbsp; positif. Pemanfaatan telepon pintar juga diharapkan mampu dimaksimalkan oleh siswa untuk penunjang sekolah dan mengerjakan tugas yang diberikan guru.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-02-22 06:11:44 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/2059937077</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Sekolah dimasa pandemi</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/2059940957</link>
         <description><![CDATA[<div>Nama : Ameliani syafitri<br>Kelas : 9.8<br><br>Dimasa pandemi covid-19 seperti sekarang, kita dianjurkan untuk selalu menjaga jarak agar terhindar dari virus covid-19, salah satu caranya dengan melakukan pelajaran jarak jauh atau yang sering kita sebut pjj yang dapat dilakukan dari rumah sehingga para murid tidak perlu datang ke sekolah.&nbsp;<br><br>Tetapi pjj itu sendiri memiliki dampak negatif salah satunya para murid lebih sering bermain ponsel dan game yang mengakibatkan kecanduan, selain itu pembelajaran jarak jauh membuat murid sedikit kesulitan memahami materi pembelajaran.&nbsp;<br><br>Selain dampak negatif pembelajaran jarak jauh juga memiliki dampak positif yaitu murid tidak perlu keluar rumah dimasa pandemi seperti sekarang dan terhindar dari virus covid-19,selain itu juga para murid lebih paham akan teknologi.&nbsp;<br><br>Pada masa pandemi saat ini, pembelajaran jarak jauh membutuhkan peranan guru dan orang tua untuk mempermudah murid memahami materi,orang tua dapat mengawasi anak-anaknya agar dapat mengikuti pembelajaran dengan baik, dengan komunikasi yang baik dapat membuat pembelajaran jarak jauh ini efektif bagi para murid.&nbsp;<br><br><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-02-22 06:15:03 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/2059940957</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Covid-19 dan Vaksinasi </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/2059946887</link>
         <description><![CDATA[<div><strong>Nama: Azkia Syarifah Hanum<br>Kelas: IX.1&nbsp;<br>Absen: 08&nbsp;</strong><br><br>Paragraf evaluasi:&nbsp;<br>Covid-19 atau yang biasa kita sebut dengan Corona ini adalah penyakit yang dapat menular dan datang di akhir tahun 2019. Covid-19 telah merenggut nyawa warga Indonesia sebanyak 146 ribu jiwa dalam kurun waktu 1 tahun 10 bulan belakangan. Jumlah warga yang terkena covid-19 sendiri sudah 5,2 juta jiwa. Oleh karna itu, pemerintah upayakan pemberian Vaksin Covid-19. Program Vaksinasi Covid-19 di Indonesia mulai di lakukan oleh pemerintah pada Rabu, 13-01-2021. Setelah penyuntikan terhadap Presiden Joko widodo vaksinasi akan dilakukan serentak dan bertahap pada tenaga kesehatan dan tenaga penunjang kesehatan di 34 Provinsi di Indonesia. Sinovac adalah vaksin pertama di Indonesia.<br><br>Paragraf Deskripsi:<br>Warga Indonesia sudah melakukan vaksinasi pada maret 2021 lalu. Peran penting vaksin sinovac ini bisa mendorong pembentukan antibodi, melindungi virus, dan uniknya lagi bahkan bisa membunuh virus tersebut. Salut kepada para ilmuan yang telah berhasil menemukan dan mengembangkan vaksin sinovac ini. Namun efek samping bisa terjadi setelah melakukan vaksin ini contohnya badan terasa lelah, bengkak tepat di bekas suntikan, serta demam dan muntah-muntah.&nbsp;<br><br><br>Sudah 117,3 juta penduduk Indonesia yang menerima vaksin dosis dua. Sangat kagum kepada warga Indonesia yang ingin melakukan vaksinasi agar terhindar dari virus covid-19. Akan tetapi ada saja warga yang tidak ingin di vaksin dan menganggap vaksin hanyalah membawa panyakit untuk mereka, mirisnya lagi bahkan ada warga yang menganggap bahwa covid-19 itu tidak ada. Ada juga warga yang tidak mematuhi protokol kesehatan, contohnya tidak memakai masker saat berada di luar rumah. Sudah seharusnya warga melakukan vaksin serta mematuhi protokol kesehatan agar terhindar dari covid-19 dan mencegah semakin tersebar luasnya virus ini.<br><br>Paragraf penegasan ulang:&nbsp;<br>Dengan demikian, agar terhindar dari virus covid-19 kita harus menerapkan 3M, yaitu Memakai masker, Menjaga jarak, dan Mencuci tangan. Patuhi protokol kesehatan lalu laksanakan vaksinasi. Jika tidak ada kegiatan lain tetap berada di dalam rumah agar tidak terkena virus. Dengan cara-cara tersebut dapat mengurangi tersebarnya covid-19.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-02-22 06:19:50 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/2059946887</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nama :Naila Rahmania Dwi Hatmanti                                                    Kelas  :IX.8</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/2059955410</link>
         <description><![CDATA[<div><strong>Larangan Membawa Handphone Sekolah</strong>&nbsp;<br><br>&nbsp; &nbsp;Handphone bukan barang baru lagi saat ini.Handphone juga alat telekomunikasi yang bisa dibawa kemana-mana, dengan handphone sebagai teknologi dapat membantu manusia untuk tetap saling berhubungan anatara satu sama lain tanpa dibatasi jarak dan waktu. Pada awalnya, handphone hanya difungsikan sebagai alat komunikasi jarak jauh melalui pesan tertulis atau telepon. Namun, seiring berkembangnya waktu, kegunaan handphone tidak lagi hanya sebagai alat komunikasi.Maka tidaklah membuat kita heran anak kecil, remaja, dewasa dan orang tua sudah tidak asing dengan alat komunikasi genggam ini.&nbsp;<br><br>&nbsp; &nbsp;Saat ini beberapa sekolah telah menerapkan larangan bagi siswa untuk membawa ponsel kesekolah. Larangan membawa handphone (telepon genggam) bagi para siswa di sekolah dengan harapan agar tidak mengganggu konsentrasi belajar para siswa.&nbsp;<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Larangan ini tentu saja dapat diterima oleh orang tua siswa. Untuk menghindari terganggunya konsentrasi siswa. Meskipun sudah diumumkan larangan untuk membawa, masih ada siswa yang tidak memperdulikannya. Ada siswa yang nekad membawa dan menyimpannya didalam tas dan buku.<br><br>   Mungkin pihak sekolah perlu membuat kebijakan khusus. Siswa boleh membawa handphone namun harus dititipkan dimeja piket, jika ada orang tua, keluarga atau siapapun yang ingin berkomunikasi mendesak dengan siswa boleh menghubungi petugas piket terlebih dahulu untuk meminta izin. <br><br>&nbsp; &nbsp;&nbsp;<br><br>&nbsp; &nbsp;</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-02-22 06:26:54 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/2059955410</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Judul: Pembelajaran Sekolah Di masa Pandemi </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/2059956066</link>
         <description><![CDATA[<div>Nama: Adela Anggraini<br>Kelas : IX.8<br>Absensi: 2<br>Tema: 1<br><br>• paragraf Evaluasi:<br>&nbsp; Di masa pandemi covid-19 ini, salah satu cara untuk para siswa bisa sekolah pemerintah menerapkan kebijakan pembelajaran jarak jauh (PJJ). Karena yang kita ketahui saat ini munculnya wabah covid-19 di Indonesia menutup semua akses kegiatan belajar disekolah dan harus melakukan belajar dari rumah secara online atau daring.<br>• Paragraf Deskripsi:<br>&nbsp; Pembelajaran jarak jauh secara online atau daring ini menggunakan handphone maupun laptop, kebiasaan baru ini menimbulkan dampak negatif bagi para pelajar karena harus selalu menggunakan handphone maupun laptop itu dapat membuat pelajar akan kurang kedisiplin terhadap pembelajaran, karena pembelajaran jarak jauh harus bisa memahami materi dan menyelesaikan tugas-tugas yang dikasih oleh guru.<br>&nbsp; Pelajar juga harus didampingi oleh para orang tua karena pasti didalam pembelajaran jarak jauh banyak terhadap kesulitan dan masalah dan harus dihadapi oleh para pelajar seperti jaringan sinyal ataupun kehabisan kuota internet, para orang tua juga mengalami kesulitan karena dampak dari pandemi covid-19 ini banyak orang tua yang sulit untuk mendapatkan penghasilan.<br>&nbsp; Selain itu, juga terdapat pengaruh positif di pembelajaran jarak jauh ini yaitu dapat memahami teknologi-teknologi, dan juga pelajar tidak perlu keluar rumah dimasa pandemi ini dan dapat mencegah penyebaran virus covid-19.<br>• Paragraf Penegasan Ulang:<br>  Oleh karena itu, bagi para pelajar membutuhkan pengawasan dan dukungan dari para guru karena menjadi peran penting bagi pelajar untuk memahami materi-materi juga kedisiplin, dan perilaku sulit untuk diterapkan kepada para pelajar karena Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) ini.<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-02-22 06:27:28 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/2059956066</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Menulis Teks Tanggapan Kritis</title>
         <author>odangdhifa</author>
         <link>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/2059958505</link>
         <description><![CDATA[<div>Nama : Nadhifa Arza Fakhirah<br>Kelas&nbsp; : IX.1<br>Absen : 27<br>Tema : 4 (Dilarang membawa handphone)<br><br>Handphone (hp) adalah alat komunikasi yang mempunyai kemampuan dasar yang sama dengan telepon konvensional saluran tetap, namun bisa dibawa kemana-mana (portable) dan tidak perlu disambungkan ke jaringan kabel.&nbsp;<br><br>Sekarang peradaban sudah lebih canggih handphone yang awalnya hanya untuk komunikasi jarak jauh, sekarang sudah di setting untuk menjadi smartphone (telepon pintar) yang memiliki banyak fungsi, salah satunya sebagai sarana pembelajaran jarak jauh karena mewabahnya virus Corona. Tidak hanya untuk pembejaran jarak jauh saja, saat pembelajaran tatap muka pun handphone sangat membantu, bila ada kesulitan dalam pembelajaran.<br><br>Namun sangat disayangkan banyak sekali orang tua tidak mengizinkan anak mereka untuk membawa handphone kesekolah, karena takut anaknya tidak dapat belajar dengan fokus. Tidak hanya orang tua yang melarang anaknya membawa handphone, namun pihak sekolah juga melarang adanya pembawaan handphone kesekolah. Dengan alasan handphone dapat membawa dampak buruk bagi anak-anak apalagi jika dibawa ke sekolah. Seperti, mencuri-curi waktu saat jam pelajaran untuk melihat handphone, game online yang dapat mengganggu proses belajar mengajar dan banyak lagi.<br><br>Namun menurut saya beberapa alasan itu tidak bisa kita jadikan patokan untuk melarang siswa membawa handphone, karena didalam handphone terdapat banyak sarana yang dapat mendukung pembelajaran. Seperti YouTube, Google, kamus bahasa inggris, kamus bahasa Indonesia dan banyak lagi. Dampak buruk penggunaan handphone tergantung pada diri kita sendiri, bila kita ingin maju kita tidak akan mengikuti hal-hal yang menyebabkan dampak buruk tersebut, kita akan terus berkarya dan terus memanfaatkan handphone untuk hal-hal yang positif.&nbsp;Kapan pendidikan di Indonesia akan maju kalau pembawaan handphone kesekolah saja masih dipermasalahkan? <br><br><br>Oleh karena itu, jika ingin membawa handphone kesekolah kita sebagai siswa menggunakan handphone dengan sebaik mungkin dan sepositif mungkin agar tidak menggangu pembelajaran.<br><br><br><br><br><br><br><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-02-22 06:29:43 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/2059958505</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nama:Anggun Putri Wardani Kelas:IX.8                 Tema:Sekolah Dimasa Pandemi                                   Judul:Sulitnya Pendidikan Dimasa Pandemi  </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/2059973420</link>
         <description><![CDATA[<div>&nbsp;Sulitnya Pendidikan Dimasa Pandemi<br><br>•Paragraf Evaluasi:<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Pandemi covid-19 masih belum berakhir. Justru belakangan ini kasusnya semakin meningkat.Sekolah disaat pandemi saat ini harus menetapkan peraturan yang ketat. Siswa dilarang untuk jajan sembarangan dan berkerumun di sekolah. Sekolah juga wajib membuat peraturan bahwa seluruh siswa wajib memakai masker,mencuci tangan,dan selalu menjaga jarak.Meskipun sekolah melaksanakan pembelajaran tatap muka beberapa bulan,nyatanya siswa sulit diatur untuk disiplin dalam menjaga protokol kesehatan.<br>•Paragraf Deskripsi:<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Sekolah di masa new normal tentu berbeda dengan sekolah sebelum masa pandemi. Karena ada peraturan kesehatan yang wajib dipatuhi.Beberapa sekolah melakukan uji coba sekolah tatap muka,namun karena kasus meningkat sekolah kembali melakukan pembelajaran secara daring.Sebaiknya sekolah menetapkan peraturan yang lebih ketat.<br>Kasus covid-19 semakin meningkat,sekolah kembali melakukan pembelajaran jarak jauh media daring. Selama pandemi, siswa tidak bisa belajar dengan efektif di rumah.Pembelajaran daring memiliki dampak negatif yaitu siswa menjadi kurang bersosialisasi,Siswa kesulitan dalam mengerjakan tugas dan memahami materi karena keterbatasan kontak antara siswa dan pengajar.Adapun dampak positifnya yaitu materi dapat diakses oleh pelajar dimana pun dan kapan pun. Dengan pembelajaran daring para pelajar dapat membuka materi dan mempelajari nya dengan mudah, hal ini di dukung oleh teknologi yang berkembang pesat.<br>•Paragraf Penegasan Ulang:<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Oleh karena itu,Seharusnya covid-19 dapat dihindari penularannya lebih lanjut jika semua pihak berkerja sama dengan baik,hanya dengan cara ini,virus covid-19 ini bisa dituntaskan secepat mungkin agar pembelajaran tatap muka bisa terlaksanakan 100% dan pandemi ini segera berakhir.<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-02-22 06:43:50 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/2059973420</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Menulis Teks Tanggapan Kritis</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/2059984740</link>
         <description><![CDATA[<div>Nama:Muhammad Andy Davino<br>Kelas:IX.8<br>Absen:24<br>Tema:4(Dilarang membawa handphone)&nbsp;<br><br>•Paragraf Evaluasi<br><em>Aturan yang melarang siswa menggunakan telepon pintar selama pelajaran perlu digalakkan. Penggunaan telepon pintar hanya diperlukan pada kondisi tertentu saja di sekolah.<br><br>•Paragraf Deskripsi<br>Selama pelajaran berlangsung, siswa sering ketahuan bermain telepon pintar. Baik itu menerima pesan, bermain </em>video game<em>, maupun lainnya. Pada tingkat yang paling parah, telepon pintar jadi ajang pamer di kalangan siswa. Laku-laku macam itu dapat mengganggu proses belajar-mengajar.<br><br>Pada pelajaran tertentu, guru akan memperbolehkan siswa mencari referensi atau membaca sumber tertentu. Dalam kondisi seperti itu, maka telepon pintar sangat membantu.<br><br>•Paragraf Penegasan Ulang<br>Maka, saya mendukung larangan penggunaan telepon pintar selama pelajaran, kecuali atas izin dari guru. Siswa tidak perlu dilarang membawanya ke sekolah, karena pasti ada kebutuhan tertentu. Namun penggunaannya harus bijaksana dan tepat guna.</em></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-02-22 06:54:09 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/2059984740</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Menulis Teks Tanggapan Kritis</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/2059990904</link>
         <description><![CDATA[<div>Nama : Farrel Kardava<br>Kelas : IX.1<br>Absen : 13<br>Tema : Vaksinasi Covid-19&nbsp;<br><br><br>Vaksinasi Covid-19 bukanlah suatu hal yang asing bagi penduduk indonesia sekarang. Sudah 111 juta orang Di Indonesia sudah divaksin Covid-19 dosis kedua. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia saat ini masih terus berupaya untuk mempercepat proses vaksinasi Covid-19 untuk anak usia 6 sampai 11 tahun. Vaksinasi tersebut dimulai sejak&nbsp; Selasa 14 Desember 2021.&nbsp;<br><br>Vaksinasi atau imunisasi bertujuan untuk membuat sistem kekebalan tubuh seseorang mampu mengenali dan dengan cepat melawan bakteri atau virus penyebab infeksi. Tujuan yang ingin dicapai dengan pemberian vaksin COVID-19 adalah menurunnya angka kesakitan dan angka kematian akibat virus ini. Meskipun tidak 100% bisa melindungi seseorang dari infeksi virus Corona, vaksin ini dapat memperkecil kemungkinan terjadinya gejala yang berat dan komplikasi akibat COVID-19. Orang yang tidak dianjurkan untuk menerima vaksin atau tidak menjadi prioritas untuk vaksin COVID-19 antara lain anak-anak atau remaja berusia di bawah 18 tahun dan orang yang menderita penyakit tertentu, misalnya diabetes atau hipertensi yang tidak terkontrol.<br><br>Di samping melakukan vaksinasi, kita perlu tetap menerapkan protokol kesehatan, baik selama menunggu giliran untuk divaksin maupun setelah mendapatkan vaksin. Sebisa mungkin juga hindari bepergian ke luar rumah atau berkumpul dengan orang banyak. Vaksin COVID-19 diharapkan bisa menjadi solusi untuk menyudahi pandemi yang telah memakan banyak korban jiwa serta melumpuhkan aktivitas masyarakat, dan partisipasi kita dalam program vaksinasi ini akan sangat membantu pemulihan kondisi negara kita.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-02-22 06:58:39 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/2059990904</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Sampah yang Mencemari Sungai</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/2059993784</link>
         <description><![CDATA[<div>Nama: Rafif Hadyan Attala&nbsp;<br>Kelas: IX.1<br>Evaluasi:<br>&nbsp;Sampah merupakan benda yang selalu ada di kehidupan masyarakat. Salah satu sampah memprihatinkan adalah sampah plastik karena tidak dapat terurai oleh tanah.<br>&nbsp; &nbsp; Sampah tersebut akhirnya mengenai lingkungan kita dan menyebabkan sampah tersebut tercecer karena tidak dapat diurai oleh tanah. Pada akhirnya sampah menghambat pergerakan sungai yang mengakibatkan banjir.<br>&nbsp;&nbsp;<br>Deskripsi:<br>&nbsp; Manusia sangat menyepelekan tentang membuang sampah pada tempatnya. Sampah yang berserakan di sungai dapat menyebabkan ekosistem sungai menjadi tercemar dan makhluk hidup sungai dapat mengalami kematian. Hewan-hewan laut seperti ikan dan penyu mengganggap sampah plastik adalah makanan yang membuat mereka mati karena tidak dapat mencerna plastik tersebut. Namun, kesadaran mereka terhadap sampah sangatlah rendah, mereka selalu membuang sampah sembarangan di sungai dan dampaknya pada perekonomian nelayan karena tidak dapat menangkap makhluk laut untuk kebutuhan sehari-hari.<br>&nbsp; Meski begitu, mereka tidak menyadari bahwa bencana alam, seperti banjir adalah perbuatan mereka yang selalu membuang sampah sembarangan. Mirisnya lagi, Mereka banyak menyalahkan pemerintah karena tidak serius dalam masalah sampah.<br><br>Penegasan Ulang:<br>&nbsp; Maka, kita harus terus menangani sampah dengan cara mengurangi pemakaian sampah plastik, membuang sampah pada tempatnya dan mendaur ulang sampah yang dapat dimanfaatkan lagi, seperti kaca, botol, plastik, kertas, dan logam. Hendaknya orang yang membuang sampah sembarangan diberi sanksi/denda. Dengan begitu, negeri kita akan terbebas dari pencemaran lewat sampah.<br><br><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-02-22 07:01:02 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/2059993784</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Sampah plastik yang berbahaya bagi lautan</title>
         <author>toshishavana</author>
         <link>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/2059993930</link>
         <description><![CDATA[<blockquote><strong>Nama : Noritoshi shavana<br>Kelas : IX 1</strong></blockquote><div><br></div><div><strong>Evaluasi</strong> :&nbsp;</div><div>Sampah plastik sudah banyak tersebar di berbagai tempat seperti yang pencemarannya sangat luas yaitu lautan. Hal ini berdampak besar pada ekosistem lautan. Umumnya sampah adalah buangan penduduk sekitar daerah pantai dan industri yang tidak jauh dari pantai.</div><div><br><strong>Deskripsi</strong> :&nbsp;<br>Di Indonesia,&nbsp; Pembuangan jenis sampah plastik sebesar 5.4 juta ton per tahun atau 14 persen dari total produksi sampah. Hal ini dikarenakan konsumsi berlebih pada penggunaan plastik dan kesadaram masyarakat yang kurang terhadap bahayanya sampah plastik bagi lautan. Plastik membutuhkan waktu selama 50 sampai 100 tahun agar dapat terurai dengan air laut, Dan yang paling lama adalah plastik botol yang akan terurai selama 450 tahun. Hewan-hewan laut, Seperti ikan dan penyu menganggap bahwa sampah plastik itu adalah makanan yang membuat mereka mati karena tidak dapat mencerna dengan baik plastik tersebut. Sampah plastik juga berdampak pada perekonomian masyarakat di pesisir pantai, yaitu nelayan dan pariwisata.&nbsp;</div><div><br><strong>Penegasan ulang :<br></strong>Dampak sampah plastik di laut memang sefatal itu. Ancamannya bukan saja untuk biota laut, namun manusia juga akan terkena dampak. Cara mengatasi masalah ini adalah dengan cara menyadari masyarakat bahwa sampah plastik sangat berbahaya bagi lingkungan sekitar dan lautan, Atau kita juga bisa melakukan daur ulang bekas sampah plastik yang kita telah gunakan agar mengurangi dampak tersebut.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-02-22 07:01:08 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/2059993930</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Judul : Dilarang membawa Handphone (HP) </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/2060001594</link>
         <description><![CDATA[<div><strong>Teks tanggapan kritis<br>Nama : Muhammad Aji Mubaraq<br>Kelas : IX.8<br>No absen : 23</strong><br><br>Sekolah merupakan tempat menuntut ilmu dan menjadi rumah kedua. Setiap sekolah pasti memiliki peraturan yang harus dilakukan dan tidak boleh dilanggar oleh siswa-siswinya. Contoh SMPN 01 kota Bengkulu banyak sekali peraturan yang harus dilakukan dan dijaga. Melarang siswa membawa hp ke sekolah adalah bentuk arogansi dan kemunduran cara berpikir otoriter secara sepihak. sementara di negara maju murid bahkan mengerjakan pr dari rumah kemudian diunggah ke internet, kita masih ketakutan Handphone dipergunakan untuk hal-hal negatif di sekolah. Bagaikan sebilah pisau yg dapat digunakan untuk membunuh, pisau yg sama juga dapat digunakan untuk penyajian makanan terlezat. Jadi tergantung kepada siapa pisau itu diberikan dan kita tidak pernah tahu bila kita tidak memberi kesempatan pada sang pisau dan master chef apabila kita selalu paranoid dan berprasangka buruk akan segala sesuatu. Handphone di kelas dalam beberapa contoh kasus sangat diperlukan terutama pada saat darurat.<br><br>Baru-Baru ini SMPN 01 kota Bengkulu melakukan razia tentang peraturan disekolah. Salah satunya adalah razia atribut sekolah yang sering sekali dilanggar, seperti tidak menggunakan lokasi kelas, dasi, tali pinggang, kaos kaki dan yang sangat mengganggu adalah membawa Handphone. Handphone adalah salah satu alat yang mendukung proses pembelajaran disekolah, namun banyak sekali siswa-siswi yang melanggar dan menyalah gunakan Handphone yang dibawanya ke sekolah. Siswa-siswi terkadang menggunakan Handphone tidak sesuai dengan yang diizinkan seperti berfoto di dalam kelas, mendengarkan lagu dan lain sebagainya. Padahal Handphone hanya boleh digunakan untuk membuka pelajaran yang akan di bahas.<br><br>Pembina kesiswaan yaitu ibu Juhaira telah mengingatkan bahwa boleh membawa Handphone. Tetapi hanya digunakan waktu pelajaran, yang emang dianjurkan untuk menggunakan Handphone, setelah pelajaran selesai Handphone pun di matikan kembali dan dikumpulkan kedalam box yang sudah disiapkan setiap kelasnya. Dari banyak siswa ada beberapa yang tidak mengikuti perintah yang telah diberitahukan. Hasilnya Handphone mereka di ambil karena tidak mengikuti peraturan yang telah ditetapkan. Handphone itu yang telah diambil tidak akan di kembalikan&nbsp; selama seminggu.&nbsp;<br><br>Membawa Handphone disekolah memang dapat membantu proses pembelajaran tetapi dengan catatan Handphone hanya di buka saat pelajaran yang dibahas. Guru-guru juga harus turun tangan untuk menguasai dan memperhatikan siswa-siswinya yang membawa Handphone ke sekolah.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-02-22 07:07:17 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/2060001594</guid>
      </item>
      <item>
         <title>SEKOLAH DI MASA PANDEMI</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/2060010332</link>
         <description><![CDATA[<div>Nama: Femmy Oktariani Yanada<br>Kelas: lX.8<br>Absen: 13<br><br>•Evaluasi<br>Di tengah pandemi Covid-19 ini, kita dianjurkan untuk sekolah offline/pembelajaran daring untuk mencegah tertularnya virus covid 19 dan memutus penyebaran covid 19.<br>&nbsp;<br>•Deskripsi Teks<br>Ribuan korban meninggal yang tersebar di berbagai negara. Indonesia mendapatkan banyak tantangan dari Covid-19 ini, yang membuat kita semua harus bersama-sama saling menjaga. Kelima isu penting diatas akan menjadi penentu seberapa cepat kita akan mampu meratakan kurva kecemasan siswa, guru, kepala sekolah, orang tua, dan kita semua.<br><br>•Penegasan Ulang<br>Oleh karena itu,Pembelajaran daring harus menjadi bagian dari semua pembelajaran meskipun hanya sebagai komplemen. Intinya supaya guru membiasakan mengajar online. Pemberlakuan sistem belajar online yang mendadak membuat sebagian besar pendidik kaget. Ke depan, harus ada kebijakan perubahan sistem untuk pemberlakuan pembelajaran online dalam setiap mata pelajaran. Guru harus sudah menerapkan pembelajaran berbasis teknologi sesuai kapasitas dan ketersediaan teknologi</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-02-22 07:14:01 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/2060010332</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Menulis Teks Tanggapan Kritis</title>
         <author>kpie</author>
         <link>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/2060019852</link>
         <description><![CDATA[<div>Nama : Khairunnisa Putri Edvilia<br>Kelas : IX.1<br>Tema : 3 (Game Online)<br>Judul : Pengaruh Game Online<br><br>Perkembangan zaman membawa banyak perubahan pada teknologi. Game online merupakan salah satu contoh perkembangan teknologi di dunia internet yang dimainkan oleh banyak orang dari berbagai penjuru dunia di waktu yang sama dan terhubung melalui jaringan internet. Banyak remaja ataupun anak-anak yang memilih menghabiskan waktu dengan memainkan game online. Hal tersebut membawa dampak dan pengaruh pada anak-anak.<br><br>Game online banyak dimainkan oleh anak-anak dan remaja sebagai hobi. Akan tetapi, banyak hal-hal yang berdampak kurang baik bagi kesehatan ataupun lingkungan dari game ini. Diantaranya adalah anak menjadi malas melakukan aktivitas lain, gangguan pada mata, sering berkata kasar, tidak mengingat waktu, serta kurangnya bersosialisasi dengan masyarakat sekitar. Ada beberapa game online yang menyertakan unsur dewasa yang sangat tidak disarankan untuk dilihat oleh anak-anak. Orang tua juga harus memperhatikan game yang dimainkan oleh anak, game tersebut sesuai dengan umur anak atau tidak.<br><br>Akan tetapi, banyak juga sisi positif yang diperoleh anak jika tidak memainkannya secara berlebihan. Game online dapat menambah aktivitas otak, meningkatkan koordinasi tangan dan mata, menambah teman dunia maya, dan juga menambah kemampuan dalam menggunakan teknologi. Anak harus dididik agar disiplin mengatur waktu dan bisa membedakan mana yang baik dan mana yang buruk sejak dini. Salut terhadap orang tua yang mendidik anaknya dengan benar dan juga bangga terhadap anak yang bisa memilih game sesuai umur dan terdapat edukasi di dalamnya.<br><br>Secara umum, game online memang berpengaruh buruk jika kita tidak bijak menggunakannya. Tetapi juga game online mempunyai banyak sisi positif yang diterima oleh anak jika mereka bermain game online secara proporsional dan bertanggungjawab. Oleh karena itu, peran orang tua dalam memberikan arahan dan bimbingan tentang kewajiban belajar dan kepenuhan hobi yang memiliki porsi masing-masing sangatlah penting dan diperlukan. Penggunaan internet secara sehat dapat memberi banyak dampak positif bagi diri sendiri dan sekitar.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-02-22 07:21:27 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/2060019852</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>sadheviaziz</author>
         <link>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/2060027333</link>
         <description><![CDATA[<div>Nama: Aziz Putra Sadhevi<br>Kelas : IX.1<br>Absen: 7<br>Tema: 1 (Sekolah Di Masa Pandemi)<br>Judul: Penerapan Protokol Kesehatan Pada Sekolah Di Masa Pandemi.<br><br>Evaluasi:<br>&nbsp;Sekolah melakukan pembelajaran tatap muka 100% dengan mewajibkan seluruh siswa mematuhi protokol kesehatan agar berkurangnya penyakit menular yaitu: Covid-19. Seperti yang diketahui bahwa pembelajaran jarak jauh (PJJ) sudah kita laksanakan selama kurang lebih 2 tahun untuk memutuskan rantai penularan. Pembelajaran tatap muka sudah menjadi kebijakan pemerintah di karenakan menurut banyak siswa pembelajaran PJJ kurang efektif untuk kegiatan belajar mengajar. Di karenakan itu siswa harus beradaptasi lagi dengan sekolah tatap muka menggunakan protokol kesehatan yang di wajibkan pemerintah agar sekolah tetap berlangsung.<br><br>Deskripsi:<br>&nbsp;Sekolah tatap muka menggunakan protokol kesehatan menjadi kebiasaan baru untuk siswa saat ini. Penggunaan masker yang awalnya tidak sama sekali di gunakan, sekarang menjadi kebutuhan baru. Namun penggunaan masker di satu sisi sangatlah penting agar kasus penularan wabah ini terhenti. Tapi di sisi lain penggunaan masker terjadi keluhan dari guru dan siswa, salah satunya, sesak napas akibat terbatasnya oksigen yang keluar masuk, walaupun masker di pakai terlalu lama tidak menyebabkan kematian di kutip dari&nbsp; https://kominfo.go.id/content/detail/30267/hoaks-memakai-masker-terlalu-lama-dapat-menyebabkan-kematian-akibat-keracunan-karbon-dioksida/0/laporan_isu_hoaks namun tidak menutup kemungkinan bahwa keluhan yang dialami siswa dan guru tersebut bisa terjadi.<br><br>&nbsp; Ketetapan aturan pemerintah tentang tatap muka saat pandemi adalah Peraturan baru bagi para pelajar, pemerintah menegaskan bahwa jika ada yang bergejala seperti flu, batuk dan pilek harap untuk isolasi mandiri saja. Banyak sekali poster poster yang di tempelkan disekolah tentang bahayanya virus covid, cara penularan dan cara menghindarinya. Tentu saja protokol kesehatan sangat penting untuk di perhatikan, tidak hanya di perhatikan tetapi harus di laksanakan.<br><br>&nbsp; &nbsp;Protokol kesehatan bukan hanya menggunakan masker, tetapi 5M, cuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, mengurangi mobilitas. Setiap harinya saat tatap muka, sebelum memasuki gerbang kita harus di cek suhu, mencuci tangan.<br><br>Penegasan ulang:<br>Oleh karena itu, penggunaan masker dalam pembelajaran tatap muka penuh mempunyai kelebihan dan kekurangan, sehingga pembelajaran tatap muka sebelum wabah covid-19 menyerang merupakan pembelajaran terbaik, baik menurut siswa ataupun menurut guru. Penggunaan masker mau tidak mau harus di laksanakan dikarenakan mempunyai dampak negatif besar untuk kasus kenaikan covid-19 di indonesia. Sehingga untuk mengantisipasi kenaikan kasus tersebut harus ada kemauan siswa agar patuh terhadap protokol kesehatan</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-02-22 07:26:57 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/2060027333</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Menulis Teks Tanggapan Kritis</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/2060079540</link>
         <description><![CDATA[<div>Nama : Nadia Raisyahputri Amanda<br>Absen: 28<br>Kelas&nbsp; : IX.1<br>Tema&nbsp; : 4 (Membawa Ponsel Ke Sekolah)<br>Judul&nbsp; :&nbsp;Mengatur Penggunaan Ponsel di Sekolah<br><br>Telepon seluler (ponsel) atau yang lebih kita kenal dengan nama "Handphone" adalah salah satu jenis teknologi yang sangat dibutuhkan di zaman yang serba canggih seperti saat ini. Ponsel memiliki manfaat utama yaitu untuk berkomunikasi dengan jarak yang jauh, dengan perkembangan teknologi yang pesat, kini handphone juga memiliki manfaat lain seperti sarana untuk mencari atau menyebarkan informasi dan juga sebagai alat untuk hiburan diri sendiri. Terutama bagi para pelajar, ponsel memiliki peranan yang sangat besar bagi mereka dalam proses belajar dan menggali informasi yang aktual. Saat ini banyak sekolah yang menggunakan ponsel sebagai salah satu media untuk proses belajar dan mengajar, terlebih lagi dengan adanya covid 19. Handphone memiliki sangat banyak dampak positif bagi pelajar, tetapi tidak menutup kemungkinan bahwa handphone juga memberikan dampak negatif bagi pelajar.<br><br>Handphone memiliki banyak sekali manfaat untuk proses belajar dan mengajar pada saat PJJ, tetapi lain halnya saat PTM. Kegunaan ponsel saat PTM berubah menjadi dampak yang negatif bagi para pelajar, seperti kecanduan permainan online, menonton berbagai jenis drama dari banyak negara, sosial media juga salah satunya. Dengan begitu, sangat banyak pelajar yang tidak menyaring informasi di sosial media dan akhirnya termakan berita hoax, berjudi melalui media permainan online, sampai menonton hal-hal yang tidak pantas ditonton untuk usia pelajar. Bahkan ada yang sampai tidak makan, belajar dan sebagainya karena kecanduan bermain ponsel mereka.<br><br>Karena banyaknya dampak negatif yang ditimbulkan dari handphone kepada para pelajar, kekhawatiran para guru pun mencuat. Para guru sangat amat khawatir melihat tingkah laku para penerus bangsa yang tak karuan lagi. Sudah banyak guru dari berbagai sekolah yang menasihati hingga memberikan edukasi yang tepat kepada siswa-siswa mereka tentang bagaimana sikap mereka untuk menggunakan ponsel dengan cara yang tepat. Bahkan ada beberapa sekolah yang sudah melanggar privasi para murid, dengan membuat program untuk memeriksa isi dari masing-masing handphone siswa dan siswi. Tidak hanya itu mereka juga memberikan sanksi berupa penyitaan ponsel, bila ada murid yang protes terhadap program tersebut.<br><br>Dalam hal ini, memang benar guru diharapkan untuk memberikan pengawasan yang lebih banyak kepada para siswa agar tidak terjerumus ke dalam hal-hal yang negatif. Tetapi bukan berarti para guru boleh seenaknya untuk melanggar privasi para murid. Sekarang saatnya para pelajar Indonesia untuk menyaring informasi dan mengatur diri sendiri terhadap handphone kalian masing-masing. Jangan biarkan diri kita diatur oleh sebuah teknologi, tetapi kita yang harus mengatur teknologi tersebut. Gunakanlah ponsel dengan cermat dan tepat agar kita tidak terjerumus ke hal-hal yang tidak diinginkan.</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1593182671/a324a9d550550ba966c2ca1f1df0632f/5oWU0KbB_27bup.jpg" />
         <pubDate>2022-02-22 08:02:28 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/2060079540</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kontroversi Vaksin Covid-19 Dalam Dunia Maya </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/2060081255</link>
         <description><![CDATA[<div><br>Nama&nbsp; &nbsp; : Dewy Chamelia<br>Kelas&nbsp; &nbsp; &nbsp;: IX.1 / Absen 10&nbsp;<br>Tanggal : Selasa, 22 Februari 2022<br>Tema&nbsp; &nbsp; &nbsp;: Vaksinasi Covid-19 ( 2 ) <br><br></div><div><strong>Kontroversi Vaksin Covid-19 Dalam Dunia Maya&nbsp;</strong><br><br>Vaksin merupakan produk biologi yang berisi antigen berupa mikroorganisme atau zat yang sudah diolah sedemikian rupa sehingga saat disalurkan ke dalam tubuh seseorang akan membentuk sistem kekebalan secara aktif terhadap penyakit tertentu. Sebagai bentuk upaya dalam menanggulangi Virus Covid-19 yang tengah mewabah, pemerintah menjadikan vaksin sebagai solusi untuk mengurangi dan memutus mata rantai Covid-19 di samping tetap mematuhi protokol kesehatan. <br><br>Sejak pemerintahan mengumumkan pelaksanaan proses vaksinasi Covid-19 di Indonesia, masyarakat telah dihadapkan dengan berbagai dilema mengenai pemberlakuan kebijakan ini. Jika dilihat melalui aktivitas masyarakat di media sosial, masih ditemukan kelompok masyarakat yang menolak untuk melakukan vaksinasi Covid-19. Menurut riset yang dilakukan oleh C<em>enter For Digital Society </em>(CFDS) UGM, terdapat 49,9% dari total 601 responden yang menolak untuk melakukan Vaksin Covid-19. <br><br>Beredarnya berita hoax mengenai penyalahgunaan vaksinasi Covid-19 untuk keuntungan pemerintah dan kandungan <em>microchip</em> yang terdapat di dalam vaksin, berdampak pada persepsi negatif masyarakat yang menyurutkan kesediaan untuk menerima vaksin. Kurangnya pengetahuan mengenai vaksinasi Covid-19, menjadi faktor utama<br>banyaknya masyarakat masuk ke dalam pusaran berita palsu dan berbagai teori konspirasi yang disebarkan oleh oknum tak bertanggung jawab.&nbsp;<br><br>Terlebih lagi, ketika pemerintah mulai mencanangkan program vaksinasi bagi para pelajar, berita hoax yang beredar di media sosial pun semakin menjadi-jadi. Anehnya, masyarakat dengan mudah mempercayai berbagai cuitan, postingan dan berita hoax tersebut, bahkan ada beberapa yang turut bergabung dalam kelompok anti vaksin. Padahal, vaksinasi ini bertujuan untuk memutus mata rantai&nbsp; dan menjadi tameng bagi kita agar tetap sehat serta memperkecil resiko terpapar Virus Covid-19.&nbsp;<br><br>Oleh karena itu, kita harus teliti dalam memilah berita. Terlebih lagi dalam era yang penuh dengan kecanggihan seperti saat ini, dapat menjadi peluang besar bagi para oknum tidak bertanggung jawab untuk menyebarkan berbagai berita hoax mengenai vaksinasi Covid-19. Pada dasarnya pelaksanaan vaksinasi&nbsp;ini merupakan hal yang sangat penting, selain untuk melindungi diri dan keluarga, dengan melaksanakan vaksinasi kita juga turut membantu dunia untuk memulihkan diri dari wabah Virus Covid-19.<br><br></div><div><br></div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1593032432/24ecd2e9db9f5ae067f471f8471557e9/image.webp" />
         <pubDate>2022-02-22 08:03:50 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/2060081255</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/2060099107</link>
         <description><![CDATA[<div>Kesadaran manusia untuk membuang sampah pada tempat nya<br><br>Evaluasi&nbsp;<br><br>Saat ini banyak masyarakat yang lebih memilih untuk menggunakan kemasan makanan atau minuman sekali pakai untuk kemudahan mereka dalam beraktivitas. Namun sayangnya banyak jenis kemasan sekali pakai tersebut yang terbuat dari bahan tak ramah lingkungan.<br><br>Sedangkan untuk bahan kemasan makanan dan minuman yang terbuat dari bahan ramah lingkungan biasanya masih jarang ditemukan dan Anda pun bisa mendapatkannya dengan harga yang lumayan mahal.<br><br>Deskripsi teks<br><br>Bahan kemasan makanan atau minuman sekali pakai umumnya banyak terbuat dari bahan plastik. Padahal bahan tersebut selain tak bagus untuk kesehatan juga sangat sulit untuk diurai oleh tanah setelah dibuang nanti.<br><br>Masyarakat banyak yang lebih memilih bahan plastik ketimbang bahan non plastik yang lebih ramah lingkungan karena harganya yang jauh lebih terjangkau. Padahal bagaimanapun juga penggunaan bahan plastik terutama untuk makanan dan minuman sangat tidak dianjurkan.<br><br>Penegasan ulang<br><br>Melihat banyak fenomena masyarakat yang terjangkit banyak penyakit berat tentu bisa dipahami bahwa itu adalah salah satu akibat atau efek dari penggunaan bahan kemasan sekali pakai yang tak baik untuk kesehatan. Akan jauh lebih aman mengeluarkan biaya sedikit lebih mahal daripada mengeluarkan harga yang lebih terjangkau namun beresiko untuk kesehatan di masa yang akan datang.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-02-22 08:16:06 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/2060099107</guid>
      </item>
      <item>
         <title>DILARANG MEMBAWA HANDPHONE</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/2060099587</link>
         <description><![CDATA[<div>Nama: Muhammad Naufal<br>Kelas: IX.1<br>Absen: 25<br><br>•evaluasi<br>Larangan nembawa HANDPHONE (hp) kesekolah harus ditetapkan dan harus dilaksanakan. Handphone hanya digunakan bila ada keperluan tertentu atau yang mendadak. Memakai handphone sewajarnya dan tidak menghambat kegiatan belajar disekolah<br><br>•deskripsi<br>larangan membawa handphone kesekolah dikarenakan banyak sekali siswa yang ketahuan bermain handphone tidak tepat dengan waktunya. Sudah banyak juga siswa siswa yang salah gunakan hp yang mengarah ke hal yang negatif, seperti hal hal yang kriminal, hal yang tidak sewajarnya. Dari peristiwa tersebut maka&nbsp; aturan yang&nbsp; melarang siswa membawa handphone kesekolah harus tetap ditegaskan.<br><br>•penegasan ulang<br>maka aturan tersebut saya setuju untuk tidak membawa handphone kesekolah. kecuali menggunakan untuk hal hal yang positif dan memberikan manfaat dan sebagainya<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-02-22 08:16:24 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/2060099587</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/2060115504</link>
         <description><![CDATA[<div>Nama: M. Daffa Fathoni Syarifudin&nbsp;<br>Kelas: IX. 1<br><br>Judul: Dampak Bermain Game di Bawah Rating Usia&nbsp;<br><br>Paragraf Evaluasi&nbsp;<br><br>Ada game terkenal seperti PUBG atau Player unknown battle ground adalah game battle royale solo, duo, ataupun squat dengan total 100 pemain dalam satu macth. PUBG merupakan salah satu permainan battle royale yang bisa dimainkan melalui handphone atau pc. Game ini banyak dimainkan dari anak-anak hingga orang dewasa.<br><br>Paragraf Deskripsi&nbsp;<br><br>Game PUBG memiliki rating 12+ yang memiliki arti Game ini hanya boleh dimainkan oleh orang berusia 12 tahun ke atas. Tetapi tidak sedikit yang bermain game PUBG yang masih di bawah umur yang sudah ditetapkan, ini tentu memiliki efek negatif jika ada anak dibawah umur memainkan game yang&nbsp; sudah ditetapkan batas usia. Contohnya suasana hati anak tidak terkontrol, muncul kata-kata kasar/tidak sopan, mudah menyalahkan orang lain, berperilaku autisme, dan ada kemungkinan penurunan konsentrasi belajar. Sudah itu game ini pernah membuat seperti berhala dimana pemain mendatangi patung dan memohon kepada patung dan pasti akan mendapatkan perlengkapan senjata atau item dari patung tersebut, tetapi langsung di respon oleh pihak developer dari pemain yang protes dan menghilangkan fitur tersebut.&nbsp;<br><br>Paragraf Penegasan Ulang<br><br>Oleh karena itu, kita harus selalu memantau anak untuk tidak bermain game di usia yang belum seharusnya memainkan game tersebut. Tentu akan ada dampak negatif bagi sang anak makanya kita harus selalu memantau perkembangan dan kegiatan anak setiap hari.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-02-22 08:26:45 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/2060115504</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Game Online di Kehidupan Pelajar</title>
         <author>hirzirifazio</author>
         <link>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/2060129254</link>
         <description><![CDATA[<div>Nama	: Hirzi Rifazio Adiesta Ramadhan<br>Kelas	: IX.1<br>Absen	: 15<br><br>Tema: Game Online<br><br>Judul: Game Online di Kehidupan Pelajar<br><br>Paragraf Evaluasi:<br>Kemajuan teknologi informasi membuat perubahan terhadap di setiap kehidupan negara-negara maju, termasuk perkembangan game online di internet. Sebagian pelajar menghabiskan waktunya di mengenggam telepon pintar untuk menyalurkan hobi bermain game online. Hal itu tentu membawa dampak dan pengaruh terhadap pelajar serta lingkungan di kehidupan kesehariannya.<br><br>Paragraf Deskripsi:<br>Game online sebagian besar dipermainkan oleh pelajar-pelajar. Game online dapat memenuhi kebutuhan atau kesenangan diri sendiri. Banyak hal yang berdampak kurang baik dari game online, yang mengusung tema kekerasan. Game-game ini menyertakan unsur kekerasan, kekejaman dan tindakan lain yang tidak disarankan/dipertontonkan untuk dipermainkan oleh pelajar. Pelajar yang bermain game online secara berlebihan dapat membuat pelajar mengabaikan kesehariannya. Kesehatan fisik dan pola hidup sehat menjadi dampak yang tidak dapat dihindari apabila pelajar terlalu banyak menghabiskan waktu untuk bermain game online.<br>Alasan-alasan dari game online untuk pelajar yang disajikan tentu tidak boleh muncul berdasarkan asumsi negatif. Banyak juga sisi positif yang diperoleh pelajar jika mereka bermain game online tidak secara berlebihan. Merangsang saraf motorik mereka dalam bereaksi, melatih keterampilan tangan, koordinasi motorik mata dan tangan menjadi lebih terlatih, merangsang kemampuan mereka dalam berstrategi dan merangsang kemampuan mereka berpikir untuk memecahkan masalah. Kesehatan mata, kebugaran fisik dan pola hidup sehat dapat diselesaikan jika orang tua dan anak-anak selalu berkomunikasi, memahami apa itu hobi, serta kapan dan di mana anak harus bermain game online secara proporsional dan bertanggung jawab.<br><br>Penegasan Ulang:<br>Secara umum game online untuk pelajar memiliki dampak negatif, akan tetapi banyak juga sisi positif yang diperoleh pelajar jika mereka bermain game online tidak secara berlebihan. Pola hidup sehat dapat diselesaikan jika orang tua dan anak selalu berkomunikasi, memahami apa itu hobi, serta kapan dan di mana anak harus bermain game online secara proporsional dan bertanggung jawab. Peran orang tua memberikan arahan dan bimbingan tentang berkewajiban belajar dan kesadaran atas pemenuhan hobi dan kesenangan terhadap sesuatu memiliki porsi masing-masing. Penggunaan internet secara sehat dan efisien sangat penting dan diperlukan. Akan tetapi, penyaluran hobi yang positif akan terus didukung selama itu dapat menjadi support dan motivasi untuk diri sendiri maupun untuk orang lain.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-02-22 08:36:07 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/2060129254</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Darurat sampah plastik</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/2060136462</link>
         <description><![CDATA[<div>Nama: Nadyo Ridho Al-Haris<br><br>Kelas:91<br><br>No.Absensi:29<br><br>Tema: 5 (sampah)<br><br><br><br>Sampah merupakan<br><br>🤬 buangan produk<br><br>yang tidak digunakan/dipakai lagi oleh masyarakat.Sampah<br><br>dibagi menjadi 2 yaitu<br><br>Sampah organik dan anorganik.Sampah<br><br>organik adalah<br><br>sampah yang berasal dari 🤬 mahkluk hidup yang mudah terurai secara alami tanpa proses campur<br><br>tangan manusia<br><br>untuk dapat terurai,<br><br>sedangkan Sampah<br><br>anorganik adalah<br><br>sampah yang sudah tidak dipakai lagi dan sulit terurai.Namun yang akan yang di bahas pada saat ini adalah jenis sampah anorganik yaitu plastik.<br><br>Sampah plastik dapat menimbulkan banyak masalah/konflik seperti pencemaran lingkungan, banjir Dan pencemaran<br><br>air.Dilansir dari laman media Tekno.Tempo.co<br><br>ada 3 Negara penghasil sampah terbesar di dunia yaitu Amerika Serikat, China dan Indonesia. Pada<br><br>tahun 2018 Amerika Serikat menyumbang sebanyak 12 persen dari 292 juta ton<br><br>limbah padat perkotaan di AS, dengan total sekitar 35,7 juta ton.<br>Banyak masyarakat<br><br>berpendapat bahwa sampah plastik ini<br><br>harus di kelola<br><br>dengan baik agar<br><br>tidak terjadi pencemaran<br><br>lingkungan/penumpu<br><br>kan sampah, namun ada yang juga pihak<br><br>yang berpendapat<br><br>jikalau sampah tidak<br><br>terlalu penting untuk<br><br>ditanggapi/dikelola.N<br><br>amun di satu sisi kita<br><br>patut memuji langkah/program<br><br>pemerintah didalam<br><br>mengurangi sampah plastik yaitu dengan<br><br>mengganti<br><br>penggunaan plastik dengan bahan<br><br>lain/alternatif lain misalnya penggunaan<br><br>paper bag.Dengan<br><br>langkah ini kita dapat<br><br>mengganti<br><br>pengunaan kantong<br><br>plastik belanjaan<br><br>dengan paper bag.<br><br>Oleh karena itu,kita<br><br>harus melakukan<br><br>suatu langkah<br><br>pencegahan atau pengurangan sampah<br><br>plastik dengan cara mendaur ulang<br><br>sampah,membuang<br><br>sampah pada tempat nya,meningkatkan<br><br>kesadaran penduduk/masyaraka<br><br>t agar lebih peduli<br><br>terhadap lingkungan serta cerdas<br><br>menggunakan<br><br>plastik.dengan<br><br>melakukan langkah<br><br>langkah ini kita dapat mengurangi resiko<br><br>pencemaran<br><br>lingkungan secara perlahan-lahan.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-02-22 08:41:02 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/2060136462</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Menulis Teks Tanggapan Kritis</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/2060136806</link>
         <description><![CDATA[<div><br>Nama : Ahmad Fauzan<br>Kelas&nbsp; : IX.1<br>Absen: 1<br>Tema&nbsp; : 1 (Sekolah Di Masa Pandemi)<br><br><br>Pembelajaran Terbatas Di Masa Pandemi Covid-19<br><br>Sekolah di masa Pandemi Covid-19 merupakan tantangan bagi para pelajar di seluruh Indonesia. Pada masa awal Covid-19, pemerintah menuntut Pelajar harus belajar di rumah secara online atau daring. Teknologi sangat diperlukan dalam proses pembelajaran jarak jauh, Penggunaan teknologi seperti handpone dan laptop menjadi kebutuhan sehari-hari pelajar.&nbsp;<br><br>Pembelajaran secara online atau daring menggunakan handpone dan laptop menjadi kebiasaan setiap hari. Pembelajaran secara daring mempermudah pelajar untuk belajar di masa Pandemi. Namun dalam pembelajaran jarak jauh, terdapat banyak masalah yang dirasakan oleh pelajar. Pembelajaran jarak jauh mengharuskan pelajar untuk belajar mandiri, disiplin, dan tanggung jawab. Hal inilah yang sulit dilaksanakan oleh para pelajar sehingga kecerdasan mereka menurun.<br><br>Setelah kasus Covid-19 menurun pemerintah mengeluarkan surat pemberitahuan untuk belajar kembali di sekolah dengan sistem Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas. Dengan adanya Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas, sekolah harus menerapkan peraturan yang ketat. Setiap hari guru-guru menghimbau kepada pelajar untuk selalu memakai masker, menjaga protokol kesehatan dan selalu menjaga kesehatan jasmani dan rohani. Namun, masih banyak pelajar yang tidak mematuhi peraturan sekolah tersebut.&nbsp; Walaupun banyak pelajar tidak mematuhi peraturan sekolah, Pembelajaran tatap muka antara guru dan murid tetap diperlukan.&nbsp;<br><br>Oleh karena itu, pelajar harus cerdas sehingga dapat beradaptasi dengan baik oleh perkembangan zaman. Kita sebagai pelajar juga harus dapat memisahkan antara kegiatan positif dan kegiatan negatif.&nbsp; Walaupun Pandemi Covid-19 belum berakhir, semangat belajar dan semangat berprestasi harus tetap ada, agar dapat membanggakan orang tua, guru, dan sekolah serta bisa sukses di masa depan.</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1593037122/c5a51a1837c2a0ab0f7add0547da9f73/infografisterbaru_aturan_sekolah_wilayah_ppkm_level_3_luar_jawa_baliaristya_rahadian_1_169.jpeg" />
         <pubDate>2022-02-22 08:41:17 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/2060136806</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Dilarang Membawa Handphone</title>
         <author>muhammadhabibnugroho7</author>
         <link>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/2060139501</link>
         <description><![CDATA[<div>Nama: Muhammad Habib Nugroho<br>Kelas: IX.1<br>Absen: 24<br><br>Evaluasi:<br>&nbsp;Aturan yang melarang siswa menggunakan Handphone pada saat jam pembelajaran harus lebih di tegaskan lagi. Penggunaan Handphone bisa di gunakan dalam kondisi atau waktu tertentu saja.<br>&nbsp;<br>&nbsp; Deskripsi:&nbsp;<br>&nbsp;Selama pembelajaran berlangsung, siswa sering ketahuan sedang bermain Handphone baik itu sedang menerima pesan, bermain game, atau menonton video, dan lain lain.<br>&nbsp;Larangan membawa Handphone ke sekolah ini diterapkan juga agar para siswa dapat fokus terhadap pembelajaran.&nbsp;<br>&nbsp;Namun di pembelajaran tertentu guru memperbolehkan siswanya untuk menggunakan Hp. Contohnya Hp digunakan untuk membuka soal soal atau membaca materi yang diberikan gurunya,<br>&nbsp;Dan pada saat guru tidak bisa hadir ke sekolah guru biasanya memberikan soal soal melalui Hp.<br>&nbsp;Cara yang bisa dihindari agar siswa dapat fokus dalam pembelajaran meskipun membawa Hp dengan cara sekolah menyediakan box yang berfungsi untuk menaruh Hp dan meletakkannya di TU. Seperti kebijakan yang di lakukan di Smp Negeri 1 Kota Bengkulu<br>&nbsp;<br>&nbsp;Paragraf Penegasan Ulang:<br>&nbsp;Membawa Handphone ke sekolah memang dapat membantu proses pembelajaran tetapi dengan seizin guru. Dan guru juga tetap mengawasi siswanya dalam penggunaan Hp<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-02-22 08:42:50 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/2060139501</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Judul: Dampak Plastik terhadap Lingkungan</title>
         <author>dwi820561</author>
         <link>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/2060146896</link>
         <description><![CDATA[<div>Nama: Varel Dwi Krisna<br>Kelas: 9.1<br>No absen: 35<br>&nbsp; &nbsp;Dampak plastik terhadap lingkungan merupakan akibat negatif yang harus ditanggung alam karena keberadaan sampah plastik. Dampak ini ternyata sangat signifikan. Sebagaimana sudah diketahui, plastik yang mulai digunakan sekitar lima puluh tahun yang silam, kini, telah menjadi barang yang tidak terpisahkan dalam kehidupan manusia. Diperkirakan, ada 500 juta sampai dengan 1 miliar kantong plastik yang digunakan penduduk dunia dalam satu tahun. Ini berarti bahwa ada sekitar 1 juta kantong plastik per menit. Untuk membuatnya, diperlukan 12 juta barel minyak pertahun dan 14 juta pohon harus ditebang.<br><br>&nbsp; &nbsp; Konsumsi berlebih terhadap plastik pun mengakibatkan jumlah sampah plastik yang besar. Karena bukan berasal dari senyawa biologis, plastik memiliki sifat sulit terdegradasi (non-biodegradable). Plastik diperkirakan membutuhkan waktu 100 hingga 500 tahun hingga dapat terdekomposisi (terurai) dengan sempurna. Sampah kantong plastik dapat mencemari tanah, air, laur, bahkan udara.<br><br>&nbsp; &nbsp; Kantong plastik terbuat dari penyulingan gas dan minyak yang disebut ethylene. Minyak, gas, dan batu bara mentah adalah sumber daya alam yang tak dapat diperbarui. Semakin banyak penggunaan plastik berarti semakin cepat menghabiskan sumber daya alam tersebut.<br><br>&nbsp; &nbsp; Fakta tentang bahan pembuat plastik, (umumnya polimer polivinil) terbuat dari polychlorinated biphenyl (PCB) yang mempunyai struktur mirip DDT. Kantong plastik yang sulit untuk diurai oleh tanah hingga membutuhkan waktu antara 100 hingga 500 tahun akan memberikan akibat antara lain sebagai berikut.<br><br>Tercemarnya tanah, air tanah, dan makhluk bawah tanah.<br>Racun-racun dari partikel plastik yang masuk ke dalam tanah akan membunuh hewan-hewan pengurai di dalam tanah seperti cacing.<br>PCB yang tidak dapat terurai meskipun termakan oleh binatang ataupun tanaman akan menjadi racun berantai sesuai dengan urutan rantai makanan.<br>Kantong plastik akan mengganggu jalur air yang terserap ke dalam tanah.<br>Menurunkan kesuburan tanah karena plastik juga menghalangi sirkulasi udara di dalam tanah dan ruang gerak makhluk bawah tanah yang mampu menyuburkan tanah.<br>Kantong plastik yang sukar diurai, mempunyai umur panjang, dan ringan akan mudah diterbangkan angin hingga ke laut sekali pun.<br>Hewan-hewan dapat terjerat dalam tumpukan plastik.<br>Hewan-hewan laut, seperti lumba-lumba, penyu laut, dan anjing laut menganggap kantong-kantong plastik tersebut sebagai makanan yang membuat hewan tersebut mati karena tidak dapat mencernanya.<br>Ketika hewan mati, kantong plastik yang berada di dalam tubuhnya tetap tidak akan hancur menjadi bangkai dan dapat meracuni hewan lainnya.<br>Pembuangan sampah plastik sembarangan di sungai-sungai akan mengakibatkan pendangkalan sungai dan penyumbatan aliran sungai yang menyebabkan banjir.<br>&nbsp; &nbsp; Sebagai tambahan, berikut beberapa fakta yang berkaitan dengan sampah plastik dan lingkungan. Kantong plastik 🤬 telah banyak ditemukan di kerongkongan anak elang laut di Pulau Midway, Lautan Pacific. Sekitar 80% sampah di lautan berasal dari daratan dan hampir 90%-nya adalah plastik. Pada bulan Juni 2006, progam lingkungan PBB memperkirakan dalam setiap mil persegi terdapat 46,000 sampah plastik yang mengambang di lautan. Setiap tahun plastik telah "membunuh" hingga 1 juta burung laut, 100.000 mamalia laut, dan ikan-ikan yang tak terhitung jumlahnya. Banyak penyu di Kepulauan Seribu yang mati karena memakan plastik yang dikira ubur-ubur, makanan yang disukainya.<br><br>&nbsp; &nbsp; Untuk menanggulangi sampah plastik, beberapa pihak mencoba untuk membakarnya. Namun, proses pembakaran yang kurang sempurna dan tidak mengurai partikel-partikel plastik dengan sempurna akan menghasilkan dioksin di udara. Apabila menghirup dioksin ini, manusia akan rentan terhadap berbagai penyakit, di antaranya, adalah kanker, gangguan sistem saraf, hepatitis, pembengkakan hati, dan gejala depresi.<br><br>&nbsp; &nbsp; Bagaimana sikap kita terkait bahaya sampah plastik? Kita memang tidak mungkin bisa menghapuskan penggunaan kantong plastik 100%, tetapi yang paling memungkinkan adalah dengan memakai ulang plastik (reuse), mengurangi pemakaian plastik (reduce), dan mendaur ulang (recycle). Upaya terakhir adalah mungkin perlu regulasi dari pemerintah untuk meredam semakin meningkatnya penggunaan plastik</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-02-22 08:47:30 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/2060146896</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/2060147599</link>
         <description><![CDATA[<div>TEKS TANGGAPAN KRITIS<br><br>Nama : Luqman Abdurrahman<br>Kelas : IX.1<br>Tema : 3 (Game Online)&nbsp;<br>Judul : Pengaruh Game Online<br><br>Kemajuan teknologi informasi membuat banyak perubahan, termasuk perkembangan game online di internet. Banyak anak-anak dan remaja menghabiskan waktunya di depan komputer atau telepon pintar untuk menyalurkan hobi bermain game online. Hal itu tentu membawa dampak dan pengaruh terhadap anak dan lingkungannya.<br><br>Game online banyak dimainkan oleh anak anak dan remaja terutama di kota-kota besar. Akan tetapi, banyak hal-hal yang berdampak kurang baik bagi kesehatan ataupun lingkungan dari game ini. Contohnya adalah anak menjadi malas melakukan aktivitas lain, gangguan pada mata, sering berkata kurang pantas, tidak mengingat waktu, serta kurangnya bersosialisasi dengan masyarakat sekitar. Ada beberapa game online yang menyertakan unsur dewasa yang sangat tidak disarankan untuk dilihat oleh anak-anak. Orang tua harus memperhatikan game yang dimainkan oleh anak, apakah game tersebut layak dimainkan atau tidak.&nbsp;<br><br>Akan tetapi, banyak juga sisi positif yang diperoleh anak jika tidak memainkannya secara berlebihan. Game online dapat menambah aktivitas otak, meningkatkan koordinasi tangan dan mata, menambah teman dunia maya, menambah kemampuan dalam menggunakan teknologi, merangsang kemampuan mereka dalam berstrategi, dan merangsang kemampuan mereka berpikir untuk memecahkan masalah. Anak harus di didik agar disiplin mengatur waktu dan bisa membedakan mana yang baik dan mana yang buruk sejak dini. Salut terhadap orang tua yang mendidik anaknya dengan benar dan juga bangga terhadap anak yang bisa memilih game sesuai umur dan terdapat edukasi di dalamnya.<br><br>Secara umum, game online memang berpengaruh buruk jika kita tidak bijak menggunakannya. Tetapi juga game online mempunyai banyak sisi positif yang diterima oleh anak jika mereka bermain game online secara proporsional dan bertanggungjawab. Oleh karena itu, peran orang tua dalam memberikan arahan dan bimbingan tentang kewajiban belajar dan kepenuhan hobi yang memiliki porsi masing-masing sangatlah penting dan diperlukan. Penggunaan internet secara sehat dapat memberi banyak dampak positif bagi diri sendiri dan orang lain.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-02-22 08:47:59 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/2060147599</guid>
      </item>
      <item>
         <title>TEKS TANGGAPAN KRITIS</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/2060149076</link>
         <description><![CDATA[<div>Nama : Dirgari Bintang Andeka<br>Kelas : IX.1<br>Absen : 11<br>Tema : 1 (Vaksin)<br>Judul : Kegiatan Vaksinasi Covid-19<br><br>PARAGRAF EVALUASI<br><br>Covid-19 atau yang lebih dikenal dengan sebutan virus Corona adalah virus yang sedang mewabah di dunia.&nbsp;<br>Dengan ganasnya virus tersebut mampu menyebar dengan mudah melalui droflet orang yang sudah terpapar hingga membuat rantai yang tidak ada habisnya. Oleh karna itu, terciptalah berbagai cara dan solusi untuk mencegah penyebaran luas virus tersebut, salah satu caranya ialah dengan ikut serta dalam kegiatan vaksinasi.&nbsp;<br><br>PARAGRAF DESKRIPSI&nbsp;<br><br>Vaksinasi Covid-19 merupakan salah satu upaya atau ikhtiar pemerintah Indonesia dalam menangani masalah pandemi Covid-19. Vaksinasi Covid-19 bertujuan untuk menciptakan kekebalan kelompok (herd immunity) agar masyarakat menjadi lebih produktif dalam menjalankan aktivitas kesehariannya.&nbsp;<br><br>manfaat diantaranya meningkatkan kekebalan tubuh dari paparan Covid-19 serta mencegah mutasi baru dari Covid-19. Selain itu, vaksin Covid-19 yang disuntikkan kepada masyarakat sudah melalui serangkaian pengujian ketat, sehingga dipastikan aman, bermutu dan berkhasiat.<br><br>PENEGASAN ULANG<br><br>Walaupun kita sudah di vaksin, kesempatan terkena virus corona tetap ada, walaupun tidak separah dari sebelum kita melakukan vaksin, tapi tetap saja, jika kita terkena virus tersebut, dan tidak merasakan sakit yang begitu parah, kita akan menyusahkan orang lain yang belum di vaksin, karna virus tersebut akan terus menyebar dan akan tetap merantai.&nbsp;<br><br>Oleh karna itu, agar tetap terhindar dari terpaparnya virus corona, kita tetap harus menggunakan masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan.<br>Jika tidak ada hal yang begitu mendesak tetaplah berada di dalam<br>rumah.&nbsp;<br><br>Dengan melakukan hal hal tersebut, kita dapat mencegah penyebaran virus corona dan menjaga diri kita serta orang yang berada di sekitar kita tetap aman.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-02-22 08:49:01 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/2060149076</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Peran Orang Tua Di Tengah Maraknya Game Online</title>
         <author>iqbalrasyid697</author>
         <link>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/2060152903</link>
         <description><![CDATA[<div>Nama : Iqbal Rasyid Achmad Faqih<br>Kelas&nbsp; : IX.1 / 9.1<br>Nomor absen : 16<br>Judul&nbsp; : Peran Orang Tua Di Tengah Maraknya Game Online<br><br>Paragraf Evaluasi :<br>Akhir-akhir ini, isu mengenai pelarangan bermain game online di beberapa daerah menjadi sering dibicarakan. Hal ini dipicu oleh keresahan masyarakat terutama para orang tua yang khawatir konten-konten yang disajikan di dalam game online akan memengaruhi perilaku anak-anaknya. Selain itu, bermain game online juga dianggap sebagai perbuatan yang hanya membuang-buang waktu karena banyak anak-anak yang menjadi malas melakukan kegiatan yang produktif dan cendrung menghabiskan waktunya dengan bermain game online sepanjang hari. Pelarangan ini sudah berlaku di beberapa daerah misalnya di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam melalui fatwa yang dikeluarkan oleh MPU Aceh tentang pengharaman memainkan game pubg dan game sejenisnya yang mengandung unsur kekerasan. Pengharaman ini disebabkan adanya konten-konten kekerasan pada game pubg yang dikhawatirkan akan merusak moral orang yang memainkannya.&nbsp;<br><br>Paragraf Deskripsi :<br>Pelarangan bermain game terutama game online semestinya tidak dapat diterapkan begitu saja. Hal ini dikarenakan ekosistem game online itu sendiri sangatlah luas. Ekosistem yang dimaksud mencakup pengembang game, penerbit game, streamer, pemain biasa dan orang-orang lain yang ikut terlibat dalam game itu sendiri. Pelarangan ini dapat mematikan ekosistem game online yang sudah berkontribusi banyak pada sektor ekonomi kreatif di Indonesia apabila diberlakukan.&nbsp;<br><br>Untuk mengatasi permasalahan ini, diperlukan peran ekstra dari para orang tua.&nbsp; Sudah banyak fitur-fitur yang tersedia pada smartphone untuk membantu orang tua dalam mengawasi dan membatasi anak-anaknya dalam bermain game online. Contohnya fitur ini dapat mengunci layar handphone secara otomatis saat jam tidur, memblokir aplikasi atau game yang tidak boleh dimainkan oleh anak, menyetel batas waktu pemakaian perangkat, dan lain-lain. Selain itu, setiap game online memiliki rating masing-masing berupa kategori usia pemain yang boleh memainkan game tersebut, biasanya game yang mengandung unsur kekerasan memiliki rating 18+ sehingga hanya boleh dimainkan oleh orang dewasa. Rating yang terdapat pada masing-masing game ini tentunya memudahkan orang tua dalam memilah-milih mana game yang boleh dan tidak boleh dimainkan oleh anak-anaknya.&nbsp;<br><br>Paragraf Penegasan Ulang :&nbsp;<br>Oleh karena itu, pelarangan bermain game online ini seharusnya tidak perlu diberlakukan karena masih banyak hal yang harus dipertimbangkan. Lalu, Kita tidak dapat menyamaratakan bahwa semua game itu negatif. Banyak game yang berorientasi pada pendidikan dan edukasi yang cocok dimainkan untuk anak-anak. Semua kembali kepada peran orang tua dalam mendidik dan mengawasi anak-anaknya.<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/966278570/ea09e30fccb5392537d0b64439b6e3b0/padlet_image_picker_file_eca2f174_2921_42ad_bea5_e1e03246687a.jpg" />
         <pubDate>2022-02-22 08:51:49 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/2060152903</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Efektivitas Vaksinasi Covid-19 Terhadap Penyebaran Covid-19</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/2060158185</link>
         <description><![CDATA[<div>Nama : Beryl Attalla Syauqi<br>Kelas : 9.1 / Absen 9<br>Tema : 2 (Vaksinasi Covid-19)<br>Judul : Efektivitas Vaksinasi Covid-19&nbsp; Terhadap penyebaran Covid-19<br><br>&nbsp;evaluasi :<br>Hingga saat ini, pandemi Covid-19 masih mewabah di Indonesia. Berbagai upaya telah dilakukan oleh pemerintah guna mencegah penyebaran covid-19, salah satunya yaitu vaksinasi covid-19. Vaksinasi Covid-19 bertujuan untuk menciptakan kekebalan kelompok (herd immunity) agar masyarakat menjadi lebih produktif dalam menjalankan aktivitas kesehariannya dan menurunkan angka kesakitan dan angka kematian akibat virus ini. Dan juga, vaksin COVID-19 yang disuntikkan kepada masyarakat sudah melalui serangkaian pengujian ketat, sehingga dipastikan aman, bermutu dan berkhasiat.&nbsp;<br>Vaksinasi Covid-19 memang tidak bisa sepenuhnya melindungi seseorang dari infeksi Covid-19, tetapi vaksin ini dapat memperkecil kemungkinan terjadinya gejala yang berat dan komplikasi akibat Covid-19.<br><br>deskripsi :<br>&nbsp;Tidak sedikit masyarakat Indonesia yang tidak setuju dengan adanya vaksinasi Covid-19 ini, dikarenakan keraguan masyarakat terhadap vaksinasi Covid-19 yang diisukan memiliki efek samping yang bahaya bagi tubuh. Nyatanya, dengan adanya pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Indonesia, penyebaran virus corona yang terjadi di Indonesia perlahan-lahan sudah mulai teratasi.&nbsp; &nbsp; Disamping pelaksanaan vaksinasi Covid-19, penerapan protokol kesehatan yaitu 3M, juga menjadi faktor menurunnya kasus Covid-19 di Indonesia.&nbsp;<br><br>Perlahan-lahan, masyarakat Indonesia sudah mulai mempercayai pemerintah dalam program vaksinasi Covid-19 ini. Tercatat penerima vaksin dosis lengkap mencapai 114 juta orang dan terus meningkat setiap bulannya, ini menjadi tanda bahwa masyarakat Indonesia memiliki kepedulian terhadap lingkungan sekitar dengan melaksanakan vaksinasi sehingga dapat meminimalkan penyebaran Covid-19.<br><br>&nbsp;Vaksinasi&nbsp; Covid-19&nbsp; memanglah memiliki efek samping pada tubuh tergantung dengan dosisnya. Efek samping yang ditimbulkan juga tidak terlalu berbahay bagi tubuh, contohnya adalah demam, lesu, pusing, dan lain-lain. Dosis vaksin yang paling ringan adalah vaksin Sinovac. Dengan begitu, vaksinasi Covid-19 masih tergolong aman bagi setiap orang (yang memenuhi syarat untuk melaksanakan vaksin)<br><br><br>penegasan ulang :<br>oleh karena itu, sewajarnya vaksinasi Covid-19 bukan lagi hanya sekadar formalitas demi kepentingan sesuatu. Vaksinasi Covid-19 sudah seharusnya menjadi kewajiban bagi seluruh masyarakat (yang memenuhi syarat untuk melakukan vaksin). Terlebih lagi, vaksinasi Covid-19 di Indonesia yang diadakan oleh pemerintah dilaksanakan secara gratis sehingga masyarakat golongan manapun dapat melakukan vaksinasi Covid-19.<br><br><br><br><br><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-02-22 08:55:41 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/2060158185</guid>
      </item>
      <item>
         <title>MENULIS TEKS TANGGAPAN KRITIS</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/2060161543</link>
         <description><![CDATA[<div>Nama : Aliyyah Putri Wardani <br>Kelas&nbsp; : IX.1 <br>No. Absen : 5 <br><br>Judul : Dinamika Pembelajaran Daring di Tengah Pandemi Covid-19.<br><br>-<strong>Evaluasi</strong></div><div><strong>&nbsp; &nbsp; &nbsp;</strong>Maraknya kasus pandemi Covid-19, khususnya varian <em>Omicron </em>mengharuskan semua proses kegiatan belajar mengajar untuk sementara waktu dilakukan dari rumah. Hal tersebut dilakukan untuk meminimalisasi kontak fisik secara langsung, sehingga dapat memutus mata rantai penyebaran Covid-19.&nbsp;</div><div>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dengan memanfaatkan jaringan internet, serta teknologi informasi dan komunikasi dirasa cukup efektif sebagai langkah solutif untuk mencegah penyebaran Covid-19 di dunia pendidikan. Untuk mengisi kegiatan belajar mengajar, pemerintah mengambil kebijakan pembelajaran jarak jauh dengan media daring, baik menggunakan telepon pintar atau komputer.</div><div>-<strong>Deskripsi</strong></div><div><strong>&nbsp; &nbsp; &nbsp;</strong>Dari segi manfaat, pembelajaran jarak jauh telah menjejakkan proses pendidikan di tanah air ke arah digitalisai. Namun di sisi lain, hal itu juga menimbulkan berbagai hambatan. Bagi daerah yang mengalami kendala akses internet dan ketiadaan gawai karena&nbsp; rendahnya tingkat ekonomi masyarakat, membuat pembelajaran jarak jauh cukup sulit untuk dilakukan. Selain itu, proses belajar mengajar yang membutuhkan praktek secara langsung juga mengalami kendala, bahkan ditiadakan untuk sementara waktu.</div><div>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Selain itu, pembelajaran berbasis media daring ini juga menimbulkan banyak manfaat, salah satunya meningkatkan pengetahuan kita terhadap perkembangan teknologi, meningkatkan kemandirian kita dalam mencari informasi baru mengenai pembelajaran, mengajarkan kita akan pentingnya disiplin waktu, mengasah pola pikir untuk mengembangkan potensi diri, dan menumbuhkan rasa tanggung jawab yang tinggi.</div><div>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Saya berharap melalui pembelajaran berbasis media daring ini dapat menjadi pintu masuk untuk mengubah pembelajaran tekstual menjadi kontekstual. Pembelajaran kontekstual merupakan konsep belajar yang mengaitkan antara materi pelajaran dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, kita akan lebih memahami dan memaknai pengetahuan tersebut.<br>-<strong>Penegasan Ulang&nbsp;</strong></div><div><strong>&nbsp; &nbsp; &nbsp;</strong>Dengan berbagai keterbatasan dalam situasi pandemi Covid-19, menjadi tantangan bagi kita untuk mencapai keberhasilan pembelajaran daring. Hal ini perlu adanya kerja sama sinergis antara guru, sekolah, orang tua dan siswa itu sendiri. Sekolah perlu menaruh kepedulian kepada orang tua siswa yang tidak mampu memfasilitasi pembelajaran berbasis media daring ini agar pembelajaran daring bisa berjalan optimal.</div><div>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Selain itu, harapannya jangan sampai pembelajaran daring ini hanya menghasilkan generasi penerus bangsa sebagaimana robot yang hanya mengerjakan latihan soal dan tugas-tugas tanpa mampu berpikir dalam level tinggi. Kita sebagai siswa harus terus mengembangkan potensi diri dan tetap&nbsp; memiliki semangat belajar yang tinggi, guna mengejar cita-cita dan kesuksesan di masa depan.</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1593259492/5a23a3aeecf3f7c7588fc3b43fcbeb24/download__1_.jpg" />
         <pubDate>2022-02-22 08:57:59 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/2060161543</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Menulis teks tanggapan kritis</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/2060162055</link>
         <description><![CDATA[<div>Nama : Krisnaraja Voca&nbsp;<br>Kelas : IX.1<br>Absen : 19<br>Judul : Tau akan batasan Bermain Game Online.&nbsp;<br><br>Seiring berjalannya waktu, zaman semakin&nbsp; berkembang dengan memunculkan teknologi-teknologi yang canggih. Game online merupakan salah satu contoh dari perkembangan teknologi di zaman yang modern ini. Game online tak hanya dimainkan oleh remaja saja, banyak orang&nbsp;tua juga yang memainkan game online. Hal tersebut membawa lebih banyak pengaruh dan dampak yang buruk ketimbang baiknya.<br><br>&nbsp;Banyak hal-hal yang berdampak kurang baik bagi kesehatan ataupun lingkungan dari game ini. Diantaranya adalah anak menjadi malas melakukan aktivitas lain, gangguan pada mata, emosi yang tidak tekontrol, tidak mengingat waktu, kurangnya bersosialisasi dengan masyarakat sekitar, dan juga ada di dalam penelitian beberapa orang bahwa keseringan bermain game online juga dapat merusak saraf-saraf otak. Ada beberapa game online yang menyertakan unsur dewasa yang sangat tidak pantas dilihat oleh anak-anak dibawah umur.&nbsp; peran orang tua disini sangat penting dalam mengawasi anak-anaknya sewaktu bermain game.<br><br>Walaupun banyak dampak negatifnya dari bermain game, akan tetapi juga terdapat beberapa dampak positifnya dari bermain game kalau dimanfaatkan secara benar dan tidak berlebihan. Game online dapat menambah aktivitas otak, meningkatkan koordinasi tangan dan mata, menambah teman dunia maya, dan juga dapat mengasah kemampuan dalam menggunakan teknologi. Anak harus dididik agar disiplin mengatur waktu dan bisa membedakan mana yang baik dan mana yang buruk sejak dini. Salut terhadap orang tua yang mendidik anaknya dengan benar dan juga bangga terhadap anak yang bisa memilih game sesuai umur dan terdapat edukasi di dalamnya.<br><br>Setelah melihat penjelasan diatas dapat kita simpulkan bahwa game online memang berpengaruh buruk jika kita tidak bijak menggunakannya. Tetapi didalam pengaruh yang buruk, game online mempunyai beberapa sisi positif yang diterima oleh anak jika mereka bermain game online secara proporsional dan bertanggungjawab. Oleh karena itu, peran orang tua dalam memberikan arahan dan bimbingan tentang kewajiban belajar dan kepenuhan hobi yang memiliki porsi masing-masing sangatlah penting dan diperlukan. Jika kita memanfaatkan secara benar teknologi seperti game online ini, kita bisa mendapatkan keuntungan untuk diri kita sendiri, namun apa bila kita tidak dapat memanfaatkan teknologi game online, kita akan mendapatkan banyak kerugian yang dapat merugikan diri sendiri. Jangan biarkan teknologi menguasai kita.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-02-22 08:58:24 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/2060162055</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Fadlan Navid Al Lutfi IX.1</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/2060162522</link>
         <description><![CDATA[<div>Absen : 12<br><br>Tema 2 : vaksin<br>Judul : Vaksinasi Covid-19 di Indonesia<br><br>Paragraf Evaluasi:&nbsp;<br>Infeksi virus Corona yang disebut COVID-19 (Corona Virus Disease 2019) pertama kali ditemukan di kota Wuhan, China pada akhir Desember 2019. Virus ini menular dengan sangat cepat dan menyebar ke hampir semua negara, termasuk Indonesia, hanya dalam waktu beberapa bulan. Virus ini dapat menyerang siapa saja, mulai dari lansia (golongan usia lanjut), orang dewasa, anak-anak dan bayi, sampai ibu hamil dan ibu menyusui. Salah satu upaya pemerintah untuk meredakan virus Corona ini adalah dengan mengadakannya kegiatan vaksinasi di seluruh Indonesia. Setelah penyuntikan terhadap Presiden Joko Widodo, vaksinasi akan dilakukan serentak dan bertahap pada tenaga kesehatan dan tenaga penunjang kesehatan di 34 Provinsi di Indonesia. Vaksin yang pertama kali digunakan di Indonesia adalah vaksin sinovac.<br><br><br>Paragraf Deskripsi:<br>Warga Indonesia sudah melakukan vaksinasi pada Maret 2021 lalu. Vaksin sinovac mempunyai peran penting, yaitu melindungi virus dari tubuh manusia, bahkan bisa membunuh virus tersebut, salut kepada para ilmuan yang mengembangkan vaksin sinovac ini. Menurut data, sudah 117,3 juta penduduk Indonesia yang menerima vaksin dosis dua. Sangat terharu kepada warga Indonesia ingin melakukan vaksinasi agar terhindar dari virus covid-19. Tapi mirisnya, ada warga yang menganggap bahwa covid-19 itu tidak ada. Sudah seharusnya warga melakukan vaksin dan mematuhi prokes (protokol kesahatan) agar terhindar dari covid-19 dan mencegah agar tidak tambah tersebar virus ini.&nbsp;<br><br><br>Karena pentingnya proses vaksinasi ini, salut kepada pemerintah yang berupaya sekuat tenaga untuk menghadirkan vaksin yang aman dan efektif sesuai saran dari ITAGI, WHO, dan para ahli, untuk seluruh masyarakat Indonesia secara cuma-cuma. Pemerintah juga menganjurkan kegiatan vaksin untuk seluruh pelajar Indonesia. Terbukti, kemarin SMPN 1 Kota Bengkulu mengadakan kegiatan vaksinasi di sekolah, dengan bekerja sama dengan Puskesmas Kampung Bali. Alhamdulillah, kegiatan vaksinasi di SMPN 1 berjalan dengan lancar. Tapi sayangnya, walaupun sudah sekitar 36% dari total populasi Indonesia yang sudah mendapat vaksin covid-19 dosis penuh, virus corona di Indonesia bukannya mereda, melainkan tambah meningkat. Mungkin kesadaran diri masyarakat Indonesia yang perlu ditingkatkan lagi, karena masih banyak masyarakat Indonesia yang bepergian keluar rumah tanpa menggunakan masker.&nbsp;<br><br>Paragraf Penegasan Ulang:<br>Oleh karena itu, upaya lengkap yang harus kita lakukan agar dapat menekan penyebaran covid-19 secara efektif adalah dengan melakukan kegiatan vaksinasi bersama, penerapan disiplin 3M (Memakai masker, Menjaga jarak, Mencuci tangan) dan penguatan 3T (Tracing, Testing, Treatment). Jika tidak ada kepentingan, sebaiknya tetap berada di dalam rumah, agar tidak terkena virus , dan tidak tersebar luas virus covid-19 ini.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-02-22 08:58:47 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/2060162522</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Teks Tanggapan kritis </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/2060164919</link>
         <description><![CDATA[<div>Tema 4 Dilarang Membawa HP<br>Nama:Nadia Cinda Khalilah<br>Kelas:IX.8<br>Judul:Larangan Membawa HP Ke Sekolah&nbsp;<br><br><br>*EVALUASI<br>Dizaman modern yang dipenuhi oleh teknologi sekarang ini,Handphone bukanlah barang yang baru lagi. Handphone sebagai sebuah teknologi dapat membantu manusia untuk saling berhubungan satu sama lain tanpa dibatasi oleh jarak dan waktu. Ketika menggunakan handphone kita seakan berkomunikasi dengan orang lain tepat disamping kita.Handphone dinilai sebagai alat komunikasi paling efektif untuk membangun komunikasi antara satu sama lain. Berbagai jenis merk handphone sudah banyak tersedia dipasaran dengan harga yang bervariasi dan terjangkau. Mungkin bukan orang dewasa saja yang menggunakan handphone tetapi anak-anak pun sudah banyak memilikinya. Karena handphone merupakan alat yang canggih dan praktis,handphone bisa dibawa kemana saja.&nbsp;<br><br>*DESKRIPSI<br>Handphone berukuran tidak terlalu besar sehingga bisa dimasukkan kedalam tas. Oleg sebab itu, banyak siswa yang membawa handphone kesekolah. Walaupun sudah ada larangan untuk membawa handphone kesekolah. Tetapi, peraturan tersebut tetap di langgar siswa. Banyak sekali sekolah yang melarang siswanya untuk tidak membawa handphone karena akan mengganggu konsentrasi siswa pada saat pelaran berlangsung. Terlebih lagi sekolah yang pengawasannya kurang ketat sehingga menyebabkan siswa lebih leluasa bermain handphone dan melakukan kecurangan dalam ulangan. Membawa handphone kesekolah juga mempunyai dampak negatif dan dampak positifnya contoh dampak negatifnya adalah berpotensi mengganggu konsentrasi belajar, berpotensi mengakses situs terlarang, berpotensi menjadi kampanye negatif, berpotensi mengundang kesenjangan dan lain sebagainya. Walaupun handphone memiliki dampak negatif tetapi handphone juga memiliki dampak positifnya contohnya adalah berpotensi sebagai sumber belajar tanpa batas, sebagai media pembelajaran,mempercepat komunikasi antar siswa, memudahkan siswa berkomunikasi dengan orang tua dan lain sebagainya.&nbsp;<br><br>*PENEGASAN ULANG<br>Saya yakin tidak semua sekolah mengimplementasikan kebijakan "pembolehan siswa membawa handphone kesekolah".Hal itu dikarenakan sulitnya hal tersebut terkontrol dan juga karena mempertimbangkan efek-efek negatif yang dihasilkan. Namun demikian dengan sistem pengawasan yang baik misalnya dengan jam pembatasan handphone pada siswa .saya pikir justru hal positif yang dapat dirasakan bahkan justru memacu semangat dan kreatifitas siswa. <br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-02-22 09:00:41 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/2060164919</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/2060165689</link>
         <description><![CDATA[<div>Nama : Alya Aurellissa<br>Absen : 06<br>Tema : 1, Sekolah di masa pandemi<br>Kelas : IX.1<br><br><br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; Sekolah di masa pandemi<br><br>Pada akhir tahun 2019, dunia terguncang karena adanya <em>Corona Virus Disease-2019 (Covid-19)</em>. Saat virus Corona belum masuk ke Indonesia, masyarakat kita tidak terlalu peduli dengan virus Corona ini, bahkan banyak masyarakat yang abai terhadap virus ini. Akan tetapi, pada 2 Maret 2019, dua warga lokal terdeteksi terjangkit virus corona setelah berkomunikasi dengan turis luar (Jepang) yang sedang berkunjung ke Indonesia. Oleh karena itu pemerintah Indonesia menerapkan lockdown selama dua minggu.</div><div><br></div><div>Karena penerapan lockdown tersebut, pelajar Indonesia melakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Tak menutup fakta bahwa pada awalnya hal ini susah untuk kebanyakan pelajar, para pelajar harus beradaptasi. Tapi lama kelamaan pelajar sudah bisa melakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dengan mudah. Atau tidak menutup kemungkinan bahwa sekarang para pelajar sudah berada di zona nyaman proses belajar mengajar secara virtual.&nbsp;</div><div><br></div><div>Belajar lewat virtual menimbulkan banyak dampak negatif (karena Covid-19), dalam hal pendidikan adalah bertambahnya sifat malas dalam diri pelajar. Lalu hilangnya keinginan untuk bersosialisasi. Ada pula risiko terjadinya <em>learning loss</em>. Studi menemukan bahwa pembelajaran tatap muka menghasilkan pencapaian akademik yang lebih baik saat dibandingkan dengan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).</div><div><br></div><div>Walaupun banyak dampak negatif, Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) sebenarnya juga memiliki dampak positif yaitu untuk memutus mata rantai yang sedang merajalela. Maka dari itu, kita sebagai pelajar Indonesia tidak boleh patah semangat untuk menggapai masa depan yang lebih baik.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-02-22 09:01:17 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/2060165689</guid>
      </item>
      <item>
         <title>TEKS TANGGAPAN KRITIS </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/2060173256</link>
         <description><![CDATA[<div>nama : Fathir Dinto Widodo<br>kelas : IX.1<br>tema : 2<br>absen : 14<br>berjudul : Vaksinasi COVID-19<br><br><br><br>• evaluasi&nbsp;<br>&nbsp;Virus Covid-19 atau biasa disebut dengan Corona sudah tidak asing lagi didengar di telinga kita, infeksi Covid-19 pertama kali ditemukan di "negri tirai bambu" yaitu di kota Wuhan, China, akhir Desember 2019. Virus ini menular dengan cepat dan menyebar ke wilayah lain di China dan sebagian besar negara di dunia, sedangkan Covid-19 pertama kali masuk di Indonesia pada tanggal 2 Maret 2020 di Depok, Jawa Barat. Kasus penularan pertama ini terungkap setelah pasien melakukan kontak dengan warga negara Jepang. Hingga saat ini Covid-19 sudah menyebar di Indonesia dengan kasus terkonfirmasi positif terhitung hingga 5,2 juta jiwa dan meninggal oleh dampak Virus ini tercatat 146 ribu jiwa. Setelah beberapa waktu, seluruh dunia mulai mencari solusi untuk memutuskan rantai penyebaran Virus Covid-19 dengan cara membuat Vaksin Covid-19, dan beberapa negara sudah mulai memproduksi Vaksin Covid-19 pada Februari 2021. Setelah orang Indonesia yaitu presiden Joko Widodo sebagai orang penyuntikan Vaksin Covid-19 pertama kali&nbsp; dan diikuti beberapa tokoh sejumlah pejabat, tokoh agama, organisasi profesi serta perwakilan masyarakat turut mengikuti vaksinasi.<br><br>•deskripsi&nbsp;<br>&nbsp;Tidak lama setelah itu, pemerintah Indonesia mulai mengumumkan vaksinasi serentak di seluruh Indonesia pada Maret 2021.&nbsp;<br>Setelah diteliti lebih lanjut Vaksin Covid-19 ini mempunyai manfaat yang sangat baik untuk tubuh yaitu<br>merangsang sistem sekebalan tubuh,&nbsp;<br>vaksin yang terdiri dari berbagai produk biologi dan bagian dari virus yang sudah dilemahkan yang disuntikkan ke dalam manusia, akan merangsang timbulnya imun atau daya tahan tubuh seseorang, tidak hanya itu vaksin ini mengurangi dampak berat dari virus<br>dengan kondisi kekebalan tubuh yang telah mengenali virus, maka jika sistem imun seseorang kalah dan kemudian terpapar, maka dampak atau gejala dari virus tersebut akan mengalami pelemahan, dan vaksin Covid-19 ini juga&nbsp;<br>mengurangi risiko penularan<br>Tubuh seseorang yang telah disuntikkan vaksin, akan merangsang antibodi untuk belajar dan mengenali virus yang telah dilemahkan tersebut. Dengan demikian, tubuh akan mengenai virus dan mengurang risiko terpapar. Namun tidak sedikit dari orang di Indonesia yang menolak Vaksin Covid-19 dikarenakan kelompok ini berpendapat bahwa vaksin Covid-19 ini adalah senjata orang luar untuk membuat umat manusia menjadi lumpuh, meningkatkan resiko meninggal dunia, dan lain-lain menurut sudut pandang kelompok ini. Tidak hanya itu mereka juga menyebarkan hoax di media sosial sehingga mengajak orang-orang untuk tidak vaksin.&nbsp;<br><br>•penegasan ulang<br>&nbsp;Oleh karena itu, kita harus pintar dalam memilah berita di media sosial. Namun walaupun kita sudah melakukan vaksin kita tidak boleh mengangap remeh dan angkuh terhadap diri kita sendiri dan tetap selalu menerapkan protokol kesehatan 3M, dan mengikuti aturan pemerintah yang berlaku di Indonesia untuk memutus rantai wabah penyebaran Covid-19.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-02-22 09:06:37 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/2060173256</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/2060186356</link>
         <description><![CDATA[<div>Larangan Membawa Handphone Ke Sekolah<br>Nama: Mervin Kurniawan<br>Kelas: IX.1<br>Absen: 23<br><br>Evaluasi:<br>Aturan yang melarang<br>Siswa menggunakan<br>Handphone diluar keperluan<br>Jam belajar harus diperketat.<br>Penggunaan handphone bisa digunakan jika diperlukan dalam<br>Jam pelajaran atau saat pulang saja.<br><br>Deksripisi:<br>Siswa sering ketahuan menggunakan handphone<br>Diluar peraturan sekolah terutamanya bermain game<br>Banyak siswa yang masih tidak&nbsp;<br>Tepat dalam mengunakan<br>Handphone,dan sering&nbsp;<br>Mengarah ke hal hal yang buruk<br>Dari kejadian tersebut aturan sekolah yang melarang siswa&nbsp;<br>Membawa handphone harus tetap<br>Dilaksanakan<br><br><br>Penegasan Ulang:<br>Maka dari itu saya setuju&nbsp;<br>Dengan aturan yang berlaku&nbsp;<br>Disekolah dan siap menaati peraturan sekolah,kecuali&nbsp;<br>Menggunakan handphone untuk hal&nbsp;<br>Hal positif,seperti belajar dan lain lain<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-02-22 09:16:08 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/2060186356</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Menulis Teks Tanggapan Kritis</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/2060186958</link>
         <description><![CDATA[<div>Nama&nbsp; &nbsp; &nbsp;: Kineesha Maurellia Robert<br>Kelas&nbsp; &nbsp; &nbsp; : IX. 1 <br>Absen&nbsp; &nbsp; &nbsp;: 18<br>Tanggal&nbsp; : Selasa, 22 Februari 2022<br>Tema&nbsp; &nbsp; &nbsp; : Tema 3 ( Game online)<br>&nbsp; <br>            &nbsp;<strong>Kontroversi Game Online&nbsp; <br></strong><br></div><div>Kemajuan teknologi beserta elektronik terus berkembang seiiring berkembangnya zaman. <em>Game online </em>ini, banyak dimainkan dan banyak digemari oleh berbagai kalangan, terutama kalangan remaja. Tidak hanya kalangan remaja, <em>game online </em>juga digemari oleh kalangan dewasa maupun anak - anak. Salah satu contohnya adalah <em>game </em>PUBG. <em>Game </em>ini merupakan salah satu <em>game </em>yang paling populer di zaman sekarang. Karena grafis dan hadiah - hadiah yang menarik, <em>game </em>ini membuat orang - orang semakin tertarik untuk memaininya. Banyak dari mereka menghabiskan waktunya untuk bermain <em>game online </em>ini.</div><div><br><em>Game online</em>, dapat memenuhi hobi - hobi mereka. Serta, memiliki dampak positif seperti melatih kerja sama, meningkatkan otak kanan, dan lainnya. Akan tetapi, jika berlebihan bermain <em>game online </em>akan menimbulkan banyak sekali dampak buruk atau kurang baiknya. Ada beberapa <em>game online </em>yang beredar membawa unsur kekerasan, seperti <em>game </em>PUBG yang sudah dicontohkan tadi. <em>Game - game </em>seperti ini, menyertakan unsur kekerasan, kekejaman, dan tindakan lain yang tidak disarankan untuk dilihat oleh anak - anak. Hal ini dibuktikan, karena dalam <em>game </em>ini berisi adegan kekerasan seperti menyerang, membunuh, menembak satu sama lain atau pemain lainnya. Hal ini dianggap dampak buruk, karena berisiko dapat mengubah karakter seseorang.<br><br>Selain unsur kekerasan, <em>game </em>ini juga memiliki karakter - karakter yang akan dimainkan, yang sebenarnya isinya tidak pantas untuk anak - anak. Contohnya karakter wanita yang berpakaian terbuka yang hal itu sangat tidak pantas dilihat oleh anak - anak. Faktor yang lebih berpengaruh adalah membuat seseorang berkelakuan kasar, brutal, dan terkadang membuat emosi menjadi tidak stabil yang memicu seseorang mengeluarkan kalimat - kalimat yang kasar. <em>Game </em>ini juga dapat berpotensi main judi. Bahkan ada beberapa anak, yang mencuri atau mengambil duit orang tuanya atau bahkan menghabiskan duit untuk membeli hadiah - hadiah di <em>game </em>tersebut. <br><br><em>Game online </em>juga berdampak buruk pada kehidupan mereka, karena diantara mereka mengabaikan kehidupan nyata. Kesehatan mata, kebugaran fisik menjadi dampak yang tidak dapat dihindari, apalagi jika terlalu banyak menghabiskan waktu bahkan sampai begadang karena itu dapat mengganggu pola hidup sehat kalangan anak - anak maupun kalangan lainnya. Serta dapat membuat malas belajar, malas bekerja akibat bermain <em>game online</em>.&nbsp; Hal - hal inilah, yang akhirnya pada tahun 2019, MPU beserta MUI menyebutkan bahwa <em>game </em>seperti PUBG adalah haram karena memicu kekerasan dan mengubah perilaku seseorang. Tidak hanya PUBG, <em>game </em>serupa lainnya juga dinyatakan haram seperti <em>mobile legends</em>, <em>free fire</em>, dan lainnya.<br><br>Oleh karena itu, pemerintah sebaiknya membatasi waktu penggunaan <em>game online </em>, serta membatasi penggunaan <em>game </em>dibawah umur. Selain itu, peran orang tua dalam memberikan arahan dan bimbingan juga sangat diperlukan.</div>]]></description>
         <enclosure url="https://assets.jalantikus.com/assets/cache/0/0/tips/2020/07/11/game-haram-b4c3f.jpg" />
         <pubDate>2022-02-22 09:16:31 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/2060186958</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Menulis Teks Tanggapan Kritis</title>
         <author>nazzahrazazilla</author>
         <link>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/2060276193</link>
         <description><![CDATA[<div>Nama : Nazahrazazila Gantari Chaerani<br><br></div><div>Kelas : IX.1<br><br></div><div>Absen : 30<br><br></div><div>Tema : 5 (Sampah)<br><br></div><div>Sampah adalah salah satu benda yang hampir setiap hari dibuang oleh manusia. Sampah yang dihasilkan negara Indonesia menurut&nbsp; Data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) pada Februari 2019, merilis bahwa saat ini Indonesia menghasilkan&nbsp; sedikitnya 64 juta ton timbunan sampah setiap tahunnya.&nbsp; Berdasarkan data tersebut,&nbsp; sekitar&nbsp; 60 persen sampah diangkut dan ditimbun ke TPA,&nbsp; 10 persen sampah didaur ulang,&nbsp; sedangkan 30 persen lainnya tidak dikelola dan mencemari lingkungan. Titik masalah pada permasalahan saat ini adalah sampah anorganik atau sampah plastik yang sering kita temukan di lingkungan sekitar. Sampah anorganik yaitu sampah yang sudah tidak dipakai lagi dan sulit terurai.&nbsp;<br><br></div><div>Sampah plastik banyak menimbulkan masalah pada lingkungan dan ekosistem alam.&nbsp; Salah satu contohnya yaitu pencemaran air pada sungai, danau, dan pantai. Banyak sekali kita jumpai&nbsp; sampah plastik&nbsp; yang mencemari lingkungn ekosistem air. Salah satu contohnya, bisa kita lihat pada pencemaran lingkungan yang terjadi di kota Bengkulu, yaitu di sekitar Pantai Panjang.&nbsp;<br><br></div><div>Banyak sekali sampah yang berserakan di lingkungan sekitar Pantai Panjang. Namun sayang kesadaran manusia yang sangat rendah pada penanganan sampah justru berimbas pada kehidupan mereka sendiri. Bukan manusia saja, hal ini juga berimbas pada kehidupan makhluk hidup lainnya. Dampak yang disebabkan contohnya yaitu, meracuni sumber air minum, banyak makhluk hidup yang mati, bahkan sampai memengaruhi keseimbangan ekosistem sungai, danau, dan pantai.&nbsp;<br><br></div><div>Banyak masyarakat yang mengeluh mengenai permasalan sampah ini, namun banyak juga pihak yang menyepelekan masalah tersebut. Padahal hal ini adalah perihal yang seharusnya tidak boleh disepelekan. Karena hal ini akan memengaruhi kehidupan kita di masa depan kelak.&nbsp;<br><br></div><div>Kunci utama pembebasan sampah adalah dengan mengurangi penggunaannya dan membuang sampah pada tempat yang seharusnya. Pengolahan daur ulang sampah menjadi barang yang berguna, juga sangat bagus untuk mengurangi dampak yang disebabkan sampah. Oleh karena itu, kita sebagai manusia diperlukan kesadarannya untuk lebih memperhatikan likungan bumi yang kita tinggali ini.<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-02-22 10:15:45 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/2060276193</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Menulis Teks Tanggapan Kritis</title>
         <author>alfiahannisah</author>
         <link>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/2060285641</link>
         <description><![CDATA[<div>Nama : Alfiah Annisah</div><div>Absen : 4</div><div>Tema : 1 (Sekolah Di Masa Pandemi)</div><div>Kelas : IX.1</div><div>&nbsp;</div><div>Pandemi Covid-19 merupakan permasalahan terbesar yang harus dihadapi khalayak banyak saat ini. Banyak timbul kesulitan sejak adanya pandemi Covid-19. Masalah yang muncul tidak hanya di satu bidang saja, juga di bidang lainnya seperti pendidikan, ekonomi, sosial budaya, hingga politik. Hambatan yang ada di bidang pendidikan ini tidak lain adalah sulitnya kegiatan belajar mengajar dilakukan.&nbsp; Pembatasan kontak fisik dan sosialisasi antar manusia mempersulit pembelajaran tatap muka untuk dilaksanakan sebagaimana mestinya. Dengan adanya pembatasan tersebut terciptalah Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) yang memberikan suasana baru kepada para penuntut ilmu, sehingga mereka perlu melakukan adaptasi dengan kondisi yang dirasakan. Tidak sedikit murid yang merasa kesulitan beradaptasi dengan sistem pembelajaran baru ini, mulai dari kesulitan memahami materi hingga kesulitan mendapat akses untuk mengikuti PJJ ini. Akses yang dimaksud berupa jaringan internet, telepon pintar dan perangkat-perangkat lainnya yang dibutuhkan untuk mengikuti PJJ.</div><div>&nbsp;</div><div>Jika dilihat dari berbagai sudut pandang, kita bisa menemukan dua sisi, negatif dan positif. Dampak positif dari PJJ salah satunya yaitu mengurangi penyebaran virus corona, karena peserta didik belajar dari rumah dan tidak diharuskan datang ke sekolah atau berada di luar rumah. Sehingga sedikit kemungkinan para peserta didik akan terjangkit virus corona. Selain itu para peserta didik juga diajarkan untuk menjadi mandiri, karena sistem pembelajaran yang mengurangi interaksi antara peserta didik dengan peserta didik lainnya, juga interaksi peserta didik dan guru.</div><div>&nbsp;</div><div>Namun, PJJ juga memberikan dampak negatif yang cukup signifikan diantaranya yaitu penurunan tingkat produktivitas peserta didik dikarenakan pembelajaran tidak lagi dilakukan di sekolah yang membuat kegiatan belajar mengajar kurang maksimal. Para peserta didik banyak yang mulai tercemar oleh pengaruh negatif internet, sehingga membuat kualitas sikap dan akhlak mereka ikut menurun.&nbsp;</div><div>&nbsp;</div><div>Oleh karena itu, dibutuhkan kesadaran dari diri sendiri terhadap pelaksanaan protokol kesehatan, agar penyebaran virus corona bisa dihentikan sehingga Pembelajaran Jarak Jauh tidak lagi dibutuhkan dan kegiatan belajar mengajar bisa dilakukan di sekolah dengan maksimal. Peserta didik juga diharapkan untuk tetap semangat dan sabar dengan kondisi yang dirasakan. Kemampuan mereka menghadapi perubahan sistem pembelajaran juga perlu diacungi jempol, karena ini bukanlah suatu hal yang mudah. Sama halnya dengan perjuangan para guru yang berusaha sekuat tenaga memberikan ilmu kepada peserta didik.</div><div>&nbsp;</div><div>&nbsp;</div><div>&nbsp;</div><div>&nbsp;</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/938212599/3818a43f38a27014b45ad7e3ecd2937c/20210214_101049.png" />
         <pubDate>2022-02-22 10:22:36 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/2060285641</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Menulis Teks Tanggapan Kritis</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/2061614935</link>
         <description><![CDATA[<div>Nama : Nabila Azzahra<br>Kelas : IX.1<br>Absen : 26<br>Tema : 4 (Larangan Membawa Handphone)<br><br>Handphone atau telepon selular merupakan perangkat telekomunikasi elektronik yang mempunyai kemampuan dasar yang sama dengan telepon konvensional saluran tetap, namun dapat dibawa kemana-mana (portabel, mobile) dan tidak perlu disambungkan dengan jaringan telepon menggunakan kabel.<br><br>Pada masa pandemi ini, handphone mulai menjadi salah satu kebutuhan utama bagi sebagian orang, terutama bagi para pelajar. Dengan adanya kebijakan sekolah untuk tidak memperbolehkan siswanya membawa handphone atau telepon seluler kesekolah ini tentunya membawa berbagai pendapat, baik pro maupun kontra.&nbsp;<br><br>Dengan canggihnya fitur-fitur yang tersedia di handphone (HP) seperti kamera dan permainan (games) sering kali mengganggu siswa dalam menerima pelajaran di sekolah. Tidak jarang mereka disibukkan dengan menerima panggilan maupun SMS dari teman maupun dari keluarga mereka sendiri. selain itu, bermain game saat guru menjelaskan pelajaran dan sebagainya sudah tidak menjadi peristiwa yang asing lagi bagi mereka. Lebih parahnya, teknologi ini dipergunakan sebagai sarana untuk mencontek (curang) dalam ulangan.&nbsp;<br><br>Dengan diperbolehkannya para siswa membawa handphone ke sekolah juga dapat menciptakan lingkungan pergaulan sosial yang tidak sehat. Jika hal tersebut dibiarkan, maka generasi yang kita harapkan akan menjadi budak teknologi.<br><br>Disamping itu, Penggunaan handphone dalam proses belajar mengajar juga memiliki banyak sekali manfaat, contohnya seperti : menambah pengetahuan tentang perkembangan teknologi, membantu memperluas jaringan persahabatan antar sesama, serta dapat mempermudah komunikasi, misalnya saja ketika orang tua atau pihak keluarga akan menjemput anak ketika pulang sekolah/selesai melakukan kegiatan diluar.<br><br>Oleh karena itu, menurut saya jika para pelajar tetap ingin membawa handphone ke sekolah, mereka harus dapat mengatur waktu, serta pola pemakaiannya dengan bijak. Dengan begitu, adanya handphone tidak akan membawa pengaruh negatif yang berlebihan bagi mereka.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-02-23 00:45:17 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/2061614935</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Dampak yang dihasilkan dari Penggunaan Plastik</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/2064291695</link>
         <description><![CDATA[<div>Nama : Puti Elsa Telaw Refaly<br>Kelas : IX.8<br>No. Absen : 30<br>Tema : Limbah Sampah Plastik (5)<br><br><br><strong>Evaluasi :</strong><br>Sampah merupakan produk yang mau tidak mau akan terus tercipta di kehidupan masyarakat modern. Salah satu bentuk sampah yang paling memprihatinkan adalah sampah plastik yang tidak dapat terurai oleh tanah. Penguraian sampah plastik diperlukan waktu sekitar 50-100 tahun, membutuhkan waktu 2 generasi untuk mengurai sampah jenis ini.<br><br><strong>Deskripsi :</strong><br>Sampah sejenis ini pada akhirnya akan mencemari lingkungan sekitar kita. Sampah tersebut akan tercecer di mana-mana karena tidak dapat terurai oleh tanah dan pada akhirnya akan berakhir di sungai yang juga suatu ancaman bagi ekosistem air laut yang dapat menyebabkan tercemarnya ekosistem air laut.<br><br>Sampah akan merusak lingkungan tempat makhuk hidup tinggal, selain itu sampah juga akan menggangu kesehatan masyarakat sekitar karena sampah adalah salah satu sarang terbesar untuk kuman, bakteri, dan juga virus-virus yang berbahaya. Sampah yang berakhir di laut juga akan menggangu ketentraman makhuk hayati yang hidup disana, dan jika sampah dibuang secara terus menerus ke laut akan menyebabkan terjadinya banjir bandang dan tsunami.<br><br><strong>Penegasan Ulang : </strong><br>Melihat permasalahan yang terjadi akibat dari penggunaan sampah plastik, diperlukan untuk mengurangi penggunaan sampah plastik, dan mulai memilah jenis sampah, mengolahnya hingga melakukan proses daur ulang dengan benar. Kita tidak dapat membiarkan lingkungan sekitar tercemar hanya karena kelalaian manusia dalam mengatasi masalah sampah plastik.&nbsp;</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-02-24 10:06:08 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/2064291695</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Menulis Teks Tanggapan Kritis</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/2064324905</link>
         <description><![CDATA[<div><strong>Nama : Maura Restu Kayla Anandri<br>Kelas : IX.8<br>Absensi : 21 (berdasarkan daftar nilai)<br>Tema : Game Online</strong><br><br><strong>BERMAIN GAME ONLINE SEBAGAI REFRESING SEMATA</strong><br><br>•<strong>Paragraf Evaluasi :</strong><br><br>       Game online merupakan Game dari teknologi zaman sekarang seperti, gadget, laptop, komputer,dll. Game online biasanya paling banyak digemari oleh para siswa dari SD sampai SMA bahkan mahasiswa pun banyak gemar bermain game online. Tidak heran jika game online berkembang pesat di Indonesia bahkan di dunia.<br><br>•<strong>Paragraf Deskripsi :</strong><br><br>      Karena game ini sudah mendunia,game ini terkadang sering dimainkan dalam jangka waktu yang tidak wajar,yang sudah jelas mengganggu siswa belajar. Misalnya yang seharusnya digunaan untuk refresing, tetapi malah memainkannya terlalu lama,dan justru membuat otak kita lelah.<br><br>      Steven adalah seorang penggemar game Mobile Legends.Dia beranggapan bahwa game Mobile Legends itu sangat menyenangkan dan melatih kreatifitas si pemain jika hanya untuk sekedar refresing.<br> <br>      Dalam permainan ini terdapat sisi positif dan sisi negatif.Sisi positif dari game ini adalah melatih konsentrasi dan kreatifitas&nbsp; si pemain,serta untuk refresing semata.Sedangkan negative yakni bermain secara berlebihan,yang sudah jelas mengganggu aktifitas belajar dan aktifitas lainnya.Boleh saja bermain game ini,tetapi hanya untuk sekedar refresing semata.Misalnya,saat sedang belajar seharian,sesudah belajar barulah bermain game ini.<br><br>•<strong>Paragraf Penegasan Ulang :<br></strong><br>      Untuk itu peran orang tua sangat dibutuhkan untuk memberikan bimbingan dan arahan untuk menuju hal positif.</div><div>Tetapi harus tetap pada waktu yang tepat,sebagai pelajar atau remaja boleh bermain game online untuk hiburan diri jangan sampai melebihi batas,apalagi bermain hingga larut malam.</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1593539771/e9c1b5ececfc3e056ccceabd3b0b7a6c/nilainilai_positif_yang_bisa_dipetik_dari_bermain_game_asb.jpg" />
         <pubDate>2022-02-24 10:32:03 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/2064324905</guid>
      </item>
      <item>
         <title>MENULIS TEKS TANGGAPAN KERITIS</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/2064339626</link>
         <description><![CDATA[<div>Nama : Marsa Ardinata Saputra<br>Kelas : lX.8<br>Tanggal : 24-02-2022<br>Tema : 3 (Game Online)<br>Judul : Pengaruh Game Online&nbsp;<br><br>Kemajuan teknologi informasi membuat banyak perubahan, termasuk perkembangan game online di internet. Banyak anak-anak, remaja, dan dan orang dewasa menghabiskan waktunya di depan komputer atau headphone untuk menyalurkan hobi bermain game online. Hal itu tentu membawa dampak dan pengaruh terhadap anak dan lingkungannya.<br><br>Game online banyak dimainkan oleh anak-anak, remaja, dan orang dewasa terutama di kota-kota besar. Game online dapat memenuhi hasrat dan hobi mereka. Akan tetapi, banyak hal-hal yang berdampak kurang baik dari game online ini. Berikut ini hal-hal yang dapat memengaruhi anak dan lingkungan jika anak atau remaja bermain game online secara berlebihan. Tidak sedikit game online yang beredar mengusung tema kekerasan. Game-game ini menyertakan unsur kekerasan, kekejaman, dan tindakan lain yang sebenarnya tidak disarankan untuk dilihat secara langsung oleh anak-anak.<br><br>Banyak game online yang isinya tidak pantas untuk dikonsumsi oleh anak-anak. Wanita yang berpakaian tidak pantas dan serba terbuka sudah lazim ditemui di gamegame yang beredar. Anak yang bermain game online secara berlebihan dapat membuat anak itu menjadi tidak bisa lepas dari kehidupan yang dijalaninya. Oleh karena itu, banyak di antara mereka mengabaikan kehidupan nyata. Kesehatan mata, kebugaran fisik, dan pola hidup sehat menjadi dampak yang tidak dapat dihindari apabila anakanak terlalu banyak menghabiskan waktu untuk bermain game online.<br><br>Pendapat yang telah disajikan tersebut mungkin benar. Akan tetapi, alasan-alasan yang disajikan tentu tidak boleh berdasarkan asumsi. Kajian secara komprehensif yang dibuktikan melalui penelitian atau cara yang dapat dipertanggungjawabkan secara akademis sangat diperlukan. Akan tetapi, banyak juga sisi positif yang diperoleh anak jika mereka bermain game online tidak secara berlebihan. Ada beberapa alasan yang dapat diterima jika game online dijadikan hobi anak-anak dan remaja kita.<br><br>Alasan pertama, Greenfield mengatakan bahwa game online dapat memengaruhi kemampuan anak ke arah positif seperti merangsang saraf motorik mereka dalam bereaksi, melatih keterampilan tangan, koordinasi motorik mata dan tangan menjadi lebih terlatih, merangsang kemampuan mereka dalam berstrategi, dan merangsang kemampuan mereka berpikir untuk memecahkan masalah.<br><br>Alasan berikutnya adalah data yang menyatakan bahwa ada korelasi negatif, yaitu anak yang bermain game online menjadi tidak peduli dengan lingkungan. Anak hanya akan peduli pada dirinya sendiri. Penelitian yang dilakukan oleh mahasiswa Universitas Indonesia (UI) pada 2009 mengatakan bahwa ada hubungan antara kecenderungan game online dengan ranah keterampilan sosial, yaitu korelasi negatif yang signifikan antara kecanduan game online dan sensitivitas emosional serta ekspresi sosial.<br><br>Kesehatan mata, kebugaran fisik, dan pola hidup sehat dapat diselesaikan jika orang tua dan anak-anak selalu berkomunikasi, memahami apa itu hobi, serta kapan dan di mana anak harus bermain game online secara proporsional dan bertanggung jawab.<br><br>Secara umum saya sebagai penanggap sepakat dengan alasan yang mengatakan bahwa game online memiliki dampak negatif. Akan tetapi, alasan-alasan tersebut perlu dikaji secara akademis. Banyak juga dampak positif yang diterima oleh anak dan lingkungannya jika mereka bermain game online secara proporsional dan bertanggung jawab.<br><br>Untuk itu, peran orang tua dalam memberikan arahan dan bimbingan tentang kewajiban belajar dan kesadaran pemenuhan hobi memiliki porsi masing-masing. Penggunaan internet secara sehat sangat penting dan diperlukan. Akan tetapi, penyaluran hobi yang positif perlu terus didukung.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-02-24 10:44:05 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/2064339626</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/2064448974</link>
         <description><![CDATA[<div>Nama : Seasa Helida Mufida Putri<br>Kelas&nbsp; : IX.8<br><br>Judul :<br>Kesadaran manusia untuk membuang sampah pada tempat nya<br><br>Evaluasi&nbsp;<br><br>Sampah adalah salah satu benda yang hampir setiap hari selalu dibuang oleh manusia. Namun sayang kesadaran manusia yang sangat rendah pada penanganan sampah justru berimbas pada kehidupan mereka sendiri.<br><br>Sedangkan untuk bahan kemasan makanan dan minuman yang terbuat dari bahan ramah lingkungan biasanya masih jarang ditemukan dan Anda pun bisa mendapatkannya dengan harga yang lumayan mahal.<br><br>Deskripsi teks<br><br>Banyak manusia yang menyepelekan tentang perihal membuang sampah. Mereka beranggapan bahwa nantinya sampah akan dikelola dan didaur ulang oleh pihak yang ditugaskan oleh setiap daerah sehingga bisa tertangani dengan baik.<br><br>Banyak masyarakat yang lebih memilih bahan plastik ketimbang bahan non plastik yang lebih ramah lingkungan karena harganya yang jauh lebih terjangkau. Padahal bagaimanapun juga penggunaan bahan plastik terutama untuk makanan dan minuman sangat tidak dianjurkan.<br><br>Penegasan ulang<br><br>Melihat fenomena banyaknya bencana alam, sampah yang berserakan di tempat umum hingga kekhawatiran akan munculnya penyakit akibat bakteri atau virus yang hidup di sampah yang dibuang sembarangan tentu bisa disimpulkan siapa yang harus bertanggung jawab penuh atas hal tersebut.<br><br>Dalam hal ini manusialah yang perlu diberikan edukasi menyeluruh dari mulai pentingnya memilah jenis sampah, mengolahnya hingga melakukan proses daur ulang dengan benar.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-02-24 12:18:38 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/2064448974</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Teks tanggapan kritis</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/2064457786</link>
         <description><![CDATA[<div>Nama : Ma'isah sabiqah&nbsp;<br>Kelas : IX.8<br>Absensi : 18 (sesuai daftar nilai)<br>Tema : Game online<br>&nbsp;<br>BAHAYA GAME ONLINE DI MASA SEKARANG<br><br>•Paragraf evaluasi<br><br>Game online merupakan Game yang dimainkan secara online menggunakan internet. Biasanya Game ini bisa dimainkan secara ramai-ramai dalam satu permainan.<br>Game online ini paling banyak di gemari oleh anak laki-laki maupun perempuan dari mulai siswa SD sampai SMA dan Mahasiswa pun juga banyak menggemari game online ini.<br><br>•Paragraf deskripsi&nbsp;<br><br>Game online ini biasanya di jadikan bahan untuk meluapkan ke-stresan atau hanya untuk refreshing semata para anak-anak muda di zaman kini.&nbsp;<br>Tetapi ternyata mereka menjadi kecanduan bermain terus-terusan hingga mengorbankan waktu belajar dan menjadi bermalas-malasan untuk mengerjakan tugas dan mendengarkan guru mengajar.<br>Dan, Game ini juga banyak memberikan hal yang negatif kepada para anak-anak muda zaman sekarang, Karena game ini banyak digemari oleh anak di bawah umur dan orang dewasa sekali pun. Mereka sering sekali melontarkan kata-kata kasar dari mulut mereka untuk meluapkan ke-emosian mereka kepada Game ini dikarenakan kalah atau tidak tepat sasaran.<br><br>Tetapi tidak hanya itu, Game online ini juga banyak memberikan hal positif kepada pemain karena bisa melatih konsentrasi dan kreatifitas otak serta untuk meluapkan kesepian saja dikarenakan Game online ini bisa dimainkan dengan jarak jauh sehingga bisa memperbanyak Teman online dan menjadi tidak kesepian lagi.<br><br>•Penegasan ulang&nbsp;<br><br>Maka dari itu peran orang tua dan orang-orang sekitar kita sangat penting untuk mengawasi anak-anak atau teman-temannya bermain Game online agar tidak berkata kasar dan juga kecanduan.Nama : Ma'isah sabiqah&nbsp;<br>Kelas : IX.8<br>Absensi : 18 (sesuai daftar nilai)<br>Tema : Game online<br>&nbsp;<br>BAHAYA GAME ONLINE DI MASA SEKARANG<br><br>•Paragraf evaluasi<br><br>Game online merupakan Game yang dimainkan secara online menggunakan internet. Biasanya Game ini bisa dimainkan secara ramai-ramai dalam satu permainan.<br>Game online ini paling banyak di gemari oleh anak laki-laki maupun perempuan dari mulai siswa SD sampai SMA dan Mahasiswa pun juga banyak menggemari game online ini.<br><br>•Paragraf deskripsi&nbsp;<br><br>Game online ini biasanya di jadikan bahan untuk meluapkan ke-stresan atau hanya untuk refreshing semata para anak-anak muda di zaman kini.&nbsp;<br>Tetapi ternyata mereka menjadi kecanduan bermain terus-terusan hingga mengorbankan waktu belajar dan menjadi bermalas-malasan untuk mengerjakan tugas dan mendengarkan guru mengajar.<br>Dan, Game ini juga banyak memberikan hal yang negatif kepada para anak-anak muda zaman sekarang, Karena game ini banyak digemari oleh anak di bawah umur dan orang dewasa sekali pun. Mereka sering sekali melontarkan kata-kata kasar dari mulut mereka untuk meluapkan ke-emosian mereka kepada Game ini dikarenakan kalah atau tidak tepat sasaran.<br><br>Tetapi tidak hanya itu, Game online ini juga banyak memberikan hal positif kepada pemain karena bisa melatih konsentrasi dan kreatifitas otak serta untuk meluapkan kesepian saja dikarenakan Game online ini bisa dimainkan dengan jarak jauh sehingga bisa memperbanyak Teman online dan menjadi tidak kesepian lagi.<br><br>•Penegasan ulang&nbsp;<br><br>Maka dari itu peran orang tua dan orang-orang sekitar kita sangat penting untuk mengawasi anak-anak atau teman-temannya bermain Game online agar tidak berkata kasar dan juga kecanduan.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-02-24 12:25:53 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/2064457786</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/2064532685</link>
         <description><![CDATA[<div><strong>Menulis Teks</strong></div><div><strong>Tanggapan Kritis</strong></div><div>Nama &nbsp; : Nadilla Wulandari</div><div>Kelas&nbsp; &nbsp; : lX. 8</div><div>Absen &nbsp; : 27</div><div>Tanggal : Kamis, 24 Februari 2022</div><div>Tema&nbsp; &nbsp; &nbsp;: Tema 4 ( Dilarang Membawa HP ke Sekolah)</div><div><br></div><div>Evaluasi</div><div><br></div><div>Zaman sekarang handphone sudah banyak digunakan di kalangan masyarakat terutama anak-anak sekolah saat ini handphone atau telepon genggam telah menjadi salah satu gawai tidak bisa dilepas dari kehidupan manusia apabila dulu handphone hanya digunakan oleh orang dewasa, sekarang sudah tidak lagi saat ini remaja hingga anak-anak juga sudah mulai menggunakan HP dalam keseharian mereka bahkan tidak sedikit yang membawa dan menggunakan HP di sekolah aturan yang melarang siswa menggunakan telepon digelar akan menggunakan telepon hanya diperlukan pada kondisi tertentu.</div><div><br></div><div>Deskripsi&nbsp;</div><div><br></div><div>Larangan membawa handphone atau telepon genggam bagi para siswa di sekolah dengan harapan agar tidak mengganggu konsentrasi belajar siswa, orang tua banyak menyetujui alasan ini karena ketika para siswa sedang serius dan berkonsentrasi dalam pembelajaran tiba-tiba dari handphone berbunyi seketika konsentrasi kelas tertuju pada sumber tersebut, dan selama pelajaran berlangsung siswa sering ketahuan bermain handphone baik itu bermain video game maupun&nbsp; menerima pesan, siswa dibolehkan membawa handphone bukan tidak mungkin mereka akan melakukan persaingan bagus-bagus atau mahal-mahalan harga ponsel, laku-laku macam itu dapat mengganggu proses mengajar.</div><div><br></div><div>Terlepas dari alasan-alasan tersebut bahwa pada pembelajaran tertentu guru akan memberikan siswa mencari referensi atau membaca sumber-sumber tertentu, dalam kondisi seperti itu maka telepon pintar sangat membantu kita ketahui bahwa sumber yang digunakan dalam mengumpulkan informasi data adalah berasal dari internet, handphone adalah sarana yang sangat efektif untuk dibawa dan dipergunakan untuk mengakses Data yang dipergunakan dalam pelajaran.</div><div><br></div><div>Penegasan ulang</div><div><br></div><div>Maka saya mendukung atau setuju larangan penggunaan HP selama pelajaran kecuali atas izin dari ibu guru dan bapak guru siswa tidak perlu Dilarang membawa ke sekolah karena pasti ada kebutuhan tertentu Namun penggunaannya harus bijaksana dan tepat guna.</div><div><br></div><div>Dan sekarang kurikulum Nisa menggunakan K13 seperti siswa dituntut mencari referensi tentang pelajaran di internet.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-02-24 13:22:34 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/2064532685</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/2065736622</link>
         <description><![CDATA[<div>Nama: Muhammad azriel adzani</div><div>Kelas: IX.8</div><div><br></div><div>Tema: game online</div><div><br></div><div><br></div><div>Evaluasi : Kemajuan teknologi informasi membuat banyak perubahan, termasuk perkembangan game online di internet. Banyak anak-anak dan remaja menghabiskan waktunya di depan komputer atau telepon pintar untuk menyalurkan hobi bermain game online. Hal itu tentu membawa dampak dan pengaruh terhadap anak dan lingkungannya.</div><div><br></div><div>Deskripsi : Game online banyak dimainkan oleh anak-anak dan remaja terutama di kota-kota besar. Game online dapat memenuhi hasrat dan hobi mereka. Akan tetapi, banyak hal-hal yang berdampak kurang baik dari game online ini. Berikut ini hal-hal yang dapat memengaruhi anak dan lingkungan jika anak atau remaja bermain game online secara berlebihan. Tidak sedikit game online yang beredar mengusung tema kekerasan. Game-game ini menyertakan unsur kekerasan, kekejaman, dan tindakan lain yang sebenarnya tidak disarankan untuk dilihat secara langsung oleh anak-anak.</div><div><br></div><div>Banyak game online yang isinya tidak pantas untuk dikonsumsi oleh anak-anak. Wanita yang berpakaian tidak pantas dan serba terbuka sudah lazim ditemui di gamegame yang beredar. Anak yang bermain game online secara berlebihan dapat membuat anak itu menjadi tidak bisa lepas dari kehidupan yang dijalaninya. Oleh karena itu, banyak di antara mereka mengabaikan kehidupan nyata. Kesehatan mata, kebugaran fisik, dan pola hidup sehat menjadi dampak yang tidak dapat dihindari apabila anakanak terlalu banyak menghabiskan waktu untuk bermain game online.&nbsp;</div><div><br></div><div>Penegasan Ulang : Secara umum saya sebagai penanggap sepakat dengan alasan yang mengatakan bahwa game online memiliki dampak negatif. Akan tetapi, alasan-alasan tersebut perlu dikaji secara akademis. Banyak juga dampak positif yang diterima oleh anak dan lingkungannya jika mereka bermain game online secara proporsional dan bertanggung jawab.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-02-25 03:35:37 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/2065736622</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nama: Irma Yanti Boru Sirait</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/2097814878</link>
         <description><![CDATA[<div>Kelas: lX8<br>Tema: 5(tentang sampah)<br>Judul: sampah plastik berbayar<br><br>Evaluasi<br><br>Upaya pemerintah untuk mengurangi volume sampah semakin digalakkan. Hal ini terbukti dengan munculnya kebijakan baru yakni memberlakukan kantong plastik berbayar. Selain itu penggunaan kantong plastik juga sudah mulai dibatasi di pasar-pasar modern.<br><br>Deskripsi Teks<br><br>Pada tanggal 21 Februari 2015 telah resmi diberlakukan bahwa biaya kantong plastik adalah Rp. 200. Hal ini bisa jadi meningkat tiap tahunnya. Agus Supriyanto selaku Direktorat Jenderal Pengelolaan Sampah mengatakan bahwa biaya yang diberlakukan untuk tiap kantong plastik telah didiskusikan dahulu oleh pemerintah.<br><br>Sedangkan, menurut Agoes Soegianto kebijakan mengenai plastik berbayar belum tepat. Pasalnya cara paling efektif untuk mengurangi sampah plastik adalah memperbaiki proses pengolahannya. Cara ini bisa dilakukan dengan memisahkan sampah plastik dengan sampah organik. Hal ini juga harus menjadi tanggung jawab pemerintah yang mengurusnya. Cara tersebut dirasa lebih efektif dari pada membebankan biaya pada masyarakat.<br><br>Selain itu, pemerintah juga perlu mensosialisasikan kepada masyarakat tentang pentingnya mengurangi penggunaan sampah plastik. Dan diberlakukannya kantong plastik berbayar semata-mata demi kebaikan bersama. Rosan selaku ketua umum kadin Indonesia juga tidak menyetujui adanya penetapan biaya kantong plastik. Hal ini juga perlu adanya komunikasi secara masif kepada masyarakat.<br><br>Penegasan Ulang<br><br>Meski banyak pro dan kontra mengenai kebijakan tersebut. Banyak pihak yang mengklaim kebijakan kantong plastik berbayar sangat efektif mengurangi volume sampah hingga 70 persen. Adanya sanksi untuk pengusaha pasar yang mengabaikan kebijakan ini juga perlu diberlakukan.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-03-16 11:15:29 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/2097814878</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Teks tanggapan kritis.     Nama: Dinda Mutiara Bintang Kelas : IX. 8.                         Absen : 11.                             Judul : Bahaya virus corona</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/2105294203</link>
         <description><![CDATA[<div>•Pragraf evaluasi&nbsp;<br>Coronavirus atau disebut juga dengan virus corona merupakan keluarga besar virus yang mengakibatkan terjadinya infeksi saluran pernapasan atas ringan hingga sedang, seperti penyakit flu. Banyak orang terinfeksi virus ini, setidaknya satu kali dalam hidupnya.Sejak awal kemunculannya, virus corona telah bermutasi menjadi berbagai varian. Hal ini karena pada dasarnya virus dapat bereplikasi dan membuat dirinya menjadi banyak.<br><br>•Ketika melakukan hal ini, virus corona mengubah “gen”-nya sedikit. Inilah yang disebut mutasi virus. Mutasi dari virus disebut variasi atau varian dari virus yang asli hingga artikel ini ditulis, berikut beberapa varian atau mutasi dari virus corona yang telah menyebar.Kebanyakan virus corona menyebar seperti virus lain pada umumnya, melalui:<br>Percikan air liur pengidap (batuk dan bersin).<br>Menyentuh tangan atau wajah orang yang terinfeksi.<br>Menyentuh mata, hidung, atau mulut setelah memegang barang yang terkena percikan air liur pengidap virus corona.&nbsp;<br>Tinja atau feses (jarang terjadi).<br><br>•Penegasan Ulang<br>patuhilah protokol kesehatan walaupun sudah di vaksin kita harus tetap jaga jarak dan memakai masker, jangan berkumpul di keramaian tetap jaga pola makan dan rajin olahraga.</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1636544573/88f767f3e3753a7ce918a68fb6b5e6b1/IMG_20220321_201756.JPG" />
         <pubDate>2022-03-21 13:23:15 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/2105294203</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/2106286549</link>
         <description><![CDATA[<div>Nama : afifah syakhira nydiawafa (absen 03)<br>Kelas&nbsp; : IX.8<br>SMPN 01 Kota Bengkulu<br><br><br>Zaman sekarang banyak remaja yang terjebak pergaulan bebas. Di mana pergaulan bebas merupakan bentuk perilaku yang menyimpang, di mana kata "bebas" berarti melewati batas, tidak seperti norma orang-orang timur<br><br>Orang Indonesia sering meniru hal kurang baik dari orang barat, seperti berciuman yang dianggap orang barat suatu hal yang wajar. Selain itu, ada pula dampak positifnya yaitu mempunyai banyak teman, belajar cara berkomunikasi, menghormati, mengendalikan diri di tengah masyarakat<br><br>Pergaulan bebas mempunyai dampak sangat negatif, misalnya melakukan hal yang melanggar hukum (mabuk dan semacamnya). Pergaulan bebas timbul karena rasa gengsi, nafsu, penasaran, broken home, hidup sendiri, faktor keluarga, kurang iman, dan lainnya. Selain itu, teknologi berpengaruh besar terhadap pergaulan bebas, akses internet dan televisi yang kurang diawasi memicu remaja untuk melakukan hal yang tidak baik</div><div><br>Ketika kita sudah mengetahui hal penyebab pergaulan bebas, alangkah baiknya orang tua harus lebih mengawasi dan mendidik anaknya agar tidak terjerumus ke jalan yang salah. Dengan memilih tontonan yang baik dan pemanfaatan internet sebaik mungkin<br><br></div><div><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-03-21 23:14:31 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/2106286549</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nama: Aa Junior Mediana Firdaus </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/2111123518</link>
         <description><![CDATA[<div>Kls: 98<br>Absen: 01<br>Judul: Game Online<br><br><br>Kemajuan teknologi informasi membuat banyak perubahan, termasuk perkembangan game online di internet. Banyak anak-anak, remaja, dan dan orang dewasa menghabiskan waktunya di depan komputer atau headphone untuk menyalurkan hobi bermain game online. Hal itu tentu membawa dampak dan pengaruh terhadap anak dan lingkungannya.<br><br>Game online banyak dimainkan oleh anak-anak, remaja, dan orang dewasa terutama di kota-kota besar. Game online dapat memenuhi hasrat dan hobi mereka. Akan tetapi, banyak hal-hal yang berdampak kurang baik dari game online ini. Berikut ini hal-hal yang dapat memengaruhi anak dan lingkungan jika anak atau remaja bermain game online secara berlebihan. Tidak sedikit game online yang beredar mengusung tema kekerasan. Game-game ini menyertakan unsur kekerasan, kekejaman, dan tindakan lain yang sebenarnya tidak disarankan untuk dilihat secara langsung oleh anak-anak.<br><br>Banyak game online yang isinya tidak pantas untuk dikonsumsi oleh anak-anak. Wanita yang berpakaian tidak pantas dan serba terbuka sudah lazim ditemui di gamegame yang beredar. Anak yang bermain game online secara berlebihan dapat membuat anak itu menjadi tidak bisa lepas dari kehidupan yang dijalaninya. Oleh karena itu, banyak di antara mereka mengabaikan kehidupan nyata. Kesehatan mata, kebugaran fisik, dan pola hidup sehat menjadi dampak yang tidak dapat dihindari apabila anakanak terlalu banyak menghabiskan waktu untuk bermain game online.<br><br>Pendapat yang telah disajikan tersebut mungkin benar. Akan tetapi, alasan-alasan yang disajikan tentu tidak boleh berdasarkan asumsi. Kajian secara komprehensif yang dibuktikan melalui penelitian atau cara yang dapat dipertanggungjawabkan secara akademis sangat diperlukan. Akan tetapi, banyak juga sisi positif yang diperoleh anak jika mereka bermain game online tidak secara berlebihan. Ada beberapa alasan yang dapat diterima jika game online dijadikan hobi anak-anak dan remaja kita.<br><br>Alasan pertama, Greenfield mengatakan bahwa game online dapat memengaruhi kemampuan anak ke arah positif seperti merangsang saraf motorik mereka dalam bereaksi, melatih keterampilan tangan, koordinasi motorik mata dan tangan menjadi lebih terlatih, merangsang kemampuan mereka dalam berstrategi, dan merangsang kemampuan mereka berpikir untuk memecahkan masalah.<br><br>Alasan berikutnya adalah data yang menyatakan bahwa ada korelasi negatif, yaitu anak yang bermain game online menjadi tidak peduli dengan lingkungan. Anak hanya akan peduli pada dirinya sendiri. Penelitian yang dilakukan oleh mahasiswa Universitas Indonesia (UI) pada 2009 mengatakan bahwa ada hubungan antara kecenderungan game online dengan ranah keterampilan sosial, yaitu korelasi negatif yang signifikan antara kecanduan game online dan sensitivitas emosional serta ekspresi sosial.<br><br>Kesehatan mata, kebugaran fisik, dan pola hidup sehat dapat diselesaikan jika orang tua dan anak-anak selalu berkomunikasi, memahami apa itu hobi, serta kapan dan di mana anak harus bermain game online secara proporsional dan bertanggung jawab.<br><br>Secara umum saya sebagai penanggap sepakat dengan alasan yang mengatakan bahwa game online memiliki dampak negatif. Akan tetapi, alasan-alasan tersebut perlu dikaji secara akademis. Banyak juga dampak positif yang diterima oleh anak dan lingkungannya jika mereka bermain game online secara proporsional dan bertanggung jawab.<br><br>Untuk itu, peran orang tua dalam memberikan arahan dan bimbingan tentang kewajiban belajar dan kesadaran pemenuhan hobi memiliki porsi masing-masing. Penggunaan internet secara sehat sangat penting dan diperlukan. Akan tetapi, penyaluran hobi yang positif perlu terus didukung.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-03-24 04:46:19 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/2111123518</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nama     : MUHAMMAD ARIFIN. R SYACH Kelas      : IX. 8 Absen     : 18 Tanggal  : SABTU , 25 Maret 2022Tema      : Tema 3 ( Game online)  Kontroversi Game Online Kemajuan teknologi beserta elektronik terus berkembang seiiring berkembangnya zaman. Game online ini, banyak dimainkan dan banyak digemari oleh berbagai kalangan, terutama kalangan remaja. Tidak hanya kalangan remaja, game online juga digemari oleh kalangan dewasa maupun anak - anak. Salah satu contohnya adalah game PUBG. Game ini merupakan salah satu game yang paling populer di zaman sekarang. Karena grafis dan hadiah - hadiah yang menarik, game ini membuat orang - orang semakin tertarik untuk memaininya. Banyak dari mereka menghabiskan waktunya untuk bermain game online ini.Game online, dapat memenuhi hobi - hobi mereka. Serta, memiliki dampak positif seperti melatih kerja sama, meningkatkan otak kanan, dan lainnya. Akan tetapi, jika berlebihan bermain game online akan menimbulkan banyak sekali dampak buruk atau kurang baiknya. Ada beberapa game online yang beredar membawa unsur kekerasan, seperti game PUBG yang sudah dicontohkan tadi. Game - game seperti ini, menyertakan unsur kekerasan, kekejaman, dan tindakan lain yang tidak disarankan untuk dilihat oleh anak - anak. Hal ini dibuktikan, karena dalam game ini berisi adegan kekerasan seperti menyerang, membunuh, menembak satu sama lain atau pemain lainnya. Hal ini dianggap dampak buruk, karena berisiko dapat mengubah karakter seseorang.Selain unsur kekerasan, game ini juga memiliki karakter - karakter yang akan dimainkan, yang sebenarnya isinya tidak pantas untuk anak - anak. Contohnya karakter wanita yang berpakaian terbuka yang hal itu sangat tidak pantas dilihat oleh anak - anak. Faktor yang lebih berpengaruh adalah membuat seseorang berkelakuan kasar, brutal, dan terkadang membuat emosi menjadi tidak stabil yang memicu seseorang mengeluarkan kalimat - kalimat yang kasar. Game ini juga dapat berpotensi main judi. Bahkan ada beberapa anak, yang mencuri atau mengambil duit orang tuanya atau bahkan menghabiskan duit untuk membeli hadiah - hadiah di game tersebut.Game online juga berdampak buruk pada kehidupan mereka, karena diantara mereka mengabaikan kehidupan nyata. Kesehatan mata, kebugaran fisik menjadi dampak yang tidak dapat dihindari, apalagi jika terlalu banyak menghabiskan waktu bahkan sampai begadang karena itu dapat mengganggu pola hidup sehat kalangan anak - anak maupun kalangan lainnya. Serta dapat membuat malas belajar, malas bekerja akibat bermain game online.  Hal - hal inilah, yang akhirnya pada tahun 2019, MPU beserta MUI menyebutkan bahwa game seperti PUBG adalah haram karena memicu kekerasan dan mengubah perilaku seseorang. Tidak hanya PUBG, game serupa lainnya juga dinyatakan haram seperti mobile legends, free fire, dan lainnya.Oleh karena itu, pemerintah sebaiknya membatasi waktu penggunaan game online , serta membatasi penggunaan game dibawah umur. Selain itu, peran orang tua dalam memberikan arahan dan bimbingan juga sangat diperlukan.</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/2113476285</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-03-25 09:22:50 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/2113476285</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/2114614007</link>
         <description><![CDATA[<div>Menulis Teks<br><br>Tanggapan Kritis<br><br>Nama &nbsp; : Davin Agustin Thamrin<br><br>Kelas&nbsp; &nbsp; : lX. 8<br><br>Absen &nbsp; :09<br><br>Tanggal : Kamis, 26 maret 2022<br><br>Tema&nbsp; &nbsp; &nbsp;: Tema 4 ( Dilarang Membawa HP ke Sekolah)<br><br><br>Evaluasi<br><br><br>Zaman sekarang handphone sudah banyak digunakan di kalangan masyarakat terutama anak-anak sekolah saat ini handphone atau telepon genggam telah menjadi salah satu gawai tidak bisa dilepas dari kehidupan manusia apabila dulu handphone hanya digunakan oleh orang dewasa, sekarang sudah tidak lagi saat ini remaja hingga anak-anak juga sudah mulai menggunakan HP dalam keseharian mereka bahkan tidak sedikit yang membawa dan menggunakan HP di sekolah aturan yang melarang siswa menggunakan telepon digelar akan menggunakan telepon hanya diperlukan pada kondisi tertentu.<br><br><br>Deskripsi&nbsp;<br><br><br>Larangan membawa handphone atau telepon genggam bagi para siswa di sekolah dengan harapan agar tidak mengganggu konsentrasi belajar siswa, orang tua banyak menyetujui alasan ini karena ketika para siswa sedang serius dan berkonsentrasi dalam pembelajaran tiba-tiba dari handphone berbunyi seketika konsentrasi kelas tertuju pada sumber tersebut, dan selama pelajaran berlangsung siswa sering ketahuan bermain handphone baik itu bermain video game maupun&nbsp; menerima pesan, siswa dibolehkan membawa handphone bukan tidak mungkin mereka akan melakukan persaingan bagus-bagus atau mahal-mahalan harga ponsel, laku-laku macam itu dapat mengganggu proses mengajar.<br><br><br>Terlepas dari alasan-alasan tersebut bahwa pada pembelajaran tertentu guru akan memberikan siswa mencari referensi atau membaca sumber-sumber tertentu, dalam kondisi seperti itu maka telepon pintar sangat membantu kita ketahui bahwa sumber yang digunakan dalam mengumpulkan informasi data adalah berasal dari internet, handphone adalah sarana yang sangat efektif untuk dibawa dan dipergunakan untuk mengakses Data yang dipergunakan dalam pelajaran.<br><br><br>Penegasan ulang<br><br><br>Maka saya mendukung atau setuju larangan penggunaan HP selama pelajaran kecuali atas izin dari ibu guru dan bapak guru siswa tidak perlu Dilarang membawa ke sekolah karena pasti ada kebutuhan tertentu Namun penggunaannya harus bijaksana dan tepat guna<br><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-03-26 06:26:14 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/2114614007</guid>
      </item>
      <item>
         <title>MEMBUAT TEKS TANGGAPAN KRITIS </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/2115591920</link>
         <description><![CDATA[<div>Nama&nbsp; : Muhammad Daffa Al farezi<br>Kls&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;: 9.8<br>Absen : 26<br>Tema&nbsp; : 4 (dilarang membawa handphone di sekolah)<br><br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;EVALUASI<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;<br>HANDPHONE, APA PENGARUHNYA?<br>Handphone merupakan alat telekomunikasi yang bisa dibawa kemana-mana. Pada awalnya, handphone hanya difungsikan sebagai alat komunikasi jarak jauh melalui pesan tertulis atau telepon. Namun, seiring berkembangnya waktu, kegunaan handphone tidak lagi hanya sebagai alat komunikasi. Banyaknya handphone yang dijual sekarang dilengkapi dengan beragam aplikasi dengan kualitas yang baik. Tak ayal kelebihan tersebut memberikan berbagai dampak bagi remaja dalam menggunakannya.<br>Jika dihubungkan, remaja masa kini tak lepas dari yang namanya handphone. Hampir setiap waktu, dapat kita jumpai ikatan antara makhluk hidup dan benda mati ini. Dengan berbagai macam merek dilengkapi dengan keunggulan yang ada, handphone sudah bisa menjadi pengendali remaja dalam berbagai hal. Handphone menjadi kebutuhan yang sangat penting bagi mereka. Bahkan handphone juga bisa menjadi kebutuhan utama mereka. Banyak remaja mungkin akan merasa malu, jika saja mereka tidak memiliki handphone dengan merek terkenal. Namun, apa sebenarnya pengaruh yang ditimbulkan dari beragamnya handphone yang tercipta di zaman sekarang?<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;<br>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; DESKRIPSI<br><br>Handphone hanyalah benda kecil berbentuk persegi panjang. Namun, benda ini begitu banyak diminati oleh para remaja zaman sekarang. Perkembangan zaman mengubah segalanya menjadi lebih modern. Fungsi handphone pun berubah seiring berkembangnya waktu. Begitu pula dampak yang timbul dari fungsi handphone yang berubah. Handphone tidak lagi hanya bisa digunakan untuk telepon atau mengirim pesan, tetapi juga untuk memenuhi hal lain yang sifatnya hanya sebagai pemuas kebutuhan.<br>Alasan yang mendukung pernyataan tersebut, yaitu alasan yang menyatakan bahwa banyak remaja di zaman sekarang yang menyalahgunakan kegunaan handphone. Handphone diisi dengan berbagai aplikasi yang dapat memuaskan kebutuhan mereka. Sehingga pada akhirnya, remaja akan menjadi kecanduan, bahkan tidak bisa lepas dari yang namanya handphone. Dampak dari hal ini, seperti yang banyak kita jumpai sekarang. Banyak remaja bahkan tidak mempedulikan lingkungan sekitarnya hanya karena asyik memainkan handphonenya. Tentunya kondisi tersebut cukup memprihatinkan karena remaja menjadi sulit bersosialasi dengan lingkungan sekitarnya sendiri.<br>Dampak berikutnya, yaitu banyak remaja yang menggunakan handphone susah diajak untuk belajar. Karena asyik memainkan handphone, tidak ada waktu bagi mereka untuk belajar. Akibatnya, prestasi belajar para remaja pun makin menurun. Tak hanya itu, kebiasaan mereka menggunakan handphone seringkali tidak memperhatikan kondisi sekitar. Misalnya, saat menggunakan handphone tanpa penerangan lampu dan tidur tak teratur hingga begadang untuk memainkan handphone. Tentu hal ini berpengaruh terhadap kondisi fisik mereka jika terus dilakukan dengan tidak memperhatikan suasana.<br>Pada hakikatnya, handphone memang diciptakan sebagai alat telekomunikasi. Perkembangan handphone sekarang hanya disesuaikan dengan perkembangan zaman.&nbsp;<br><br>              PENEGASAN ULANG<br><br>Alangkah baiknya, jika remaja membatasi penggunaan handphone agar dapat mengontrol dirinya sendiri. Pembiasaan hal tersebut perlu dilakukan. Orangtua harus senantiasa ikut mengontrol anaknya dalam penggunaan handphone. Dengan begitu, adanya handphone tidak membawa pengaruh negatif yang berlebihan bagi mereka.<br>&nbsp; &nbsp;&nbsp;</div>]]></description>
         <enclosure url="http://3.bp.blogspot.com/_qVjnHKCFYmE/SgDt3E_ULII/AAAAAAAAABQ/E08rVaP-aSA/s320/dilarang+hp.jpg" />
         <pubDate>2022-03-27 14:12:02 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/2115591920</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>gentarrahmadan96</author>
         <link>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/2116147156</link>
         <description><![CDATA[<div>Menulis&nbsp; teks tanggapan kritis<br><br>Nama=Genta Ramadan<br>Kelas=98<br>Absen:14<br><br>Kehadiran virus corona di Indonesia memang disayangkan. Di satu sisi, pemerintah terkesan tidak siap dengan wabah ini. Sementara di sisi lain, kita mau tidak mau harus menghadapi dampak dari wabah ini.<br><br></div><div>Wabah seperti ini seharusnya dapat dihindari penularannya lebih lanjut jika saja semua pihak bekerja sama dengan baik. Tugas ini tidak hanya milik pemerintah, tapi juga seluruh masyarakat dan swasta. Tanpa kerjasama yang kuat, wabah ini tidak akan bisa diselesaikan.<br><br></div><div>Oleh karena itu, sudah seharusnya semua elemen bangsa bekerjasama. Hanya dengan cara ini, wabah ini dapat dituntaskan.<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-03-28 01:41:56 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/2116147156</guid>
      </item>
      <item>
         <title>MEMBUAT TEKS TANGGAPAN KRITIS</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/2116147270</link>
         <description><![CDATA[<div>Nama : Rahmad Fadhillah<br>Kelas&nbsp; : IX.8<br><br>Judul :<br>Kesadaran manusia untuk membuang sampah pada tempat nya<br><br>Evaluasi&nbsp;<br><br>Sampah adalah salah satu benda yang hampir setiap hari selalu dibuang oleh manusia. Namun sayang kesadaran manusia yang sangat rendah pada penanganan sampah justru berimbas pada kehidupan mereka sendiri.<br><br>Sedangkan untuk bahan kemasan makanan dan minuman yang terbuat dari bahan ramah lingkungan biasanya masih jarang ditemukan dan Anda pun bisa mendapatkannya dengan harga yang lumayan mahal.<br><br>Deskripsi teks<br><br>Banyak manusia yang menyepelekan tentang perihal membuang sampah. Mereka beranggapan bahwa nantinya sampah akan dikelola dan didaur ulang oleh pihak yang ditugaskan oleh setiap daerah sehingga bisa tertangani dengan baik.<br><br>Banyak masyarakat yang lebih memilih bahan plastik ketimbang bahan non plastik yang lebih ramah lingkungan karena harganya yang jauh lebih terjangkau. Padahal bagaimanapun juga penggunaan bahan plastik terutama untuk makanan dan minuman sangat tidak dianjurkan.<br><br>Penegasan ulang<br><br>Melihat fenomena banyaknya bencana alam, sampah yang berserakan di tempat umum hingga kekhawatiran akan munculnya penyakit akibat bakteri atau virus yang hidup di sampah yang dibuang sembarangan tentu bisa disimpulkan siapa yang harus bertanggung jawab penuh atas hal tersebut.<br><br>Dalam hal ini manusialah yang perlu diberikan edukasi menyeluruh dari mulai pentingnya memilah jenis sampah, mengolahnya hingga melakukan proses daur ulang dengan benar.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-03-28 01:41:59 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/2116147270</guid>
      </item>
      <item>
         <title>MEMBUAT TEKS TANGGAPAN KRITIS</title>
         <author>farelbengkulu321</author>
         <link>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/2116170998</link>
         <description><![CDATA[<div>NAMA : Farel Fadillah armis<br>KELAS : 9.8<br>ABSEN : 12<br>TEMA : BAHAYANYA VIRUS CORONA<br><br><br>Dalam 3 bulan terakhir ini permasalahan tentang covid-19 marak dibicarakan di internet maupun di televisi. Tanggapan dari masyarakatpun berbeda-beda, ada yang mengerti tentang seberapa bahayanya covid-19 ini dan ada juga yang biasa-biasa saja bahkan tidak khawatir sama sekali.<br><br>dr. Dwi Aryandini didampingi Lilis Rohaeti, dari Puskesmas Banjaran menjelaskan mengenai apa itu Covid-19 dan bagaimana penyebarannya, dalam talkshow di Radio Kandaga yg bertema "Teu Make Masker Teu Bageur".<br><br>dr. Dwi Aryandini menjelaskan, Covid-19 merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus corona, dapat ditularkan melalui droplet (percikan ludah) dan penyebarannya bisa melalui airborne (udara). Gejala Covid-19 pun beragam, mulai dari panas lebih dari 38 derajat, flu, batuk hingga sesak napas. Meskipun ada pula yg terserang virus tersebut tanpa gejala sama sekali.<br><br>Meski begitu, ada banyak upaya untuk menanggulangi dan menghindari diri dari terpaparnya Covid-19, yaitu dengan menjaga kebersihan. Mulai dari Cuci Tangan Pakai Sabun ( CTPS), menggunakan masker, hingga Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), seperti berolahraga, makan makanan bergizi, menghindari rokok dan faktor yang mendatangkan stress.<br><br>Mari kita lebih peduli lagi terhadap kesehatan dan kebersihan diri dan sekitar, agar tidak terpapar Covid-19.<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-03-28 01:59:41 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/noviasari0308/e3jf14loe7ff10yn/wish/2116170998</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
