<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>My supercalifragilisticexpialidocious padlet by FINA NAILATUL SEPTIYANTI</title>
      <link>https://padlet.com/finanailatul409_/e0ydw25wk0e1twyj</link>
      <description></description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2023-11-12 12:59:48 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2023-11-12 13:00:21 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url></url>
      </image>
      <item>
         <title>Terimakasih</title>
         <author>finanailatul409_</author>
         <link>https://padlet.com/finanailatul409_/e0ydw25wk0e1twyj/wish/2786110016</link>
         <description><![CDATA[<p>Pada suatu pagi yang berkabut, Aya teringat akan arwah Ibunya yang meninggal dunia kira-kira 5 bulan yang lalu. Ibunya memberikan nasihat kepada Aya untuk belajar dengan sungguh-sungguh dan tidak lupa beribadah sehingga berjaya di dunia dan di akhirat serta menjaga Neneknya yang sudah sangat tua.</p><p><br></p><p>     Tiba-tiba lamunannya terhenti karena ia mendengar namanya dipanggil dari arah teras rumah.</p><p>"Aya! Aya!"</p><p>"Tolong bantu nenek susunkan risol ini ke dalam box," teriak Nenek Ijah dari teras rumah.</p><p>Aya segera pergi ke teras rumah untuk menolong Nenek Ijah untuk menyusun risol-risol ke dalam box. Selepas itu, risol-risol akan dihantar ke warung Bu Mirna dan separuh lagi akan dititip ke Ibu kantin di sekolah Aya.</p><p><br></p><p>     Setelah Aya selesai menyusunkan risol-risol itu ke dalam box, dia bersalaman dengan Nenek Ijah.</p><p>"Nek, Aya berangkat ke sekolah dulu ya," kata Aya kepada Neneknya.</p><p>"Baiklah aya, jaga diri baik-baik, belajar yang rajin, nanti pulang jangan lupa dibawa lagi box risolnya" Aya mengangguk.</p><p><br></p><p>     Dalam perjalanan menuju sekolah, Aya menyempatkan diri untuk singgah ke warung bu Mirna untuk meletakkan risol-risol dagangan yang dibuat oleh neneknya pagi tadi.</p><p>"Assalamualaikum bu Mirna."</p><p>"Waalaikumsalam. Oy Aya. Hari ini kamu bawa risolnya kan?" tanya Bu Mirna.</p><p>"Iya dong bu, ini risolnya masih hangat," ujar Aya. </p><p>"Nanti datanglah ambil duitnya setelah balik dari sekolah, jangan lupa ya" ucap Bu Mirna.</p><p>"Baiklah Bu mirna, Aya berangkat sekolah dulu ya, takut telat."</p><p><br></p><p>     Aya bergegas memasuki ruang kelas. Aya duduk dan meletakkan tasnya di atas kursi. Dia menyapa teman sebangkunya Rara, yang sedang asyik membaca buku.</p><p>"Halo Rara, kamu lagi baca buku apa ra?"</p><p>"Oh ini, besok kita ada ujian sejarah, aku mau cicil belajar dari sekarang" ujar Rara. </p><p>"Wihh aku juga mau ikutan dong, mau ikutan jadi rajin juga," ujar Aya.</p><p><br></p><p>     Beberapa menit kemudian, Bu Wina masuk ke kelas untuk mengajar pelajaran Bahasa Indonesia. </p><p>"Baiklah murid-murid semua, hari ini kita akan belajar membuat karangan mengenai keluarga," kata Bu Wina untuk memulaikan kelas.</p><p><br></p><p>     Tiba-tiba ada seorang pemuda datang ke kelas. </p><p>"Maaf mengganggu waktunya Ibu guru, apakah disini ada murid yang bernama Aya?" tanya pemuda itu kepada Bu Wina.</p><p>Aya merasa serba salah karena semua murid berpaling kepadanya. Dia memandang ke arah Bu Wina yang sedang berbicara dengan pemuda yang muncul tadi.</p><p><br></p><p>"Aya, sini. Ibu harap Aya bisa bersabar setelah mendengar berita yang Ibu sampaikan ini. Aya harus pergi ke rumah sakit sekarang karena Nenek Aya baru saja dilarikan ke rumah sakit. Bu Wina akan ikut menemani Aya," kata Bu Wina.</p><p><br></p><p>Bu Wina segera memberikan latihan untuk anak-anak muridnya sebelum dia keluar dari kelas. Setelah mendapat persetujuan dari Kepala Sekolah, Bu Wina dan Aya bergegas menuju rumah sakit. </p><p><br></p><p>     Sampai di rumah sakit, Aya segera bergegas ke UGD untuk melihat keadaan Neneknya yang sudah lemas tidak cukup berdaya. Tidak lama kemudian muncul seorang dokter dan Aya terus mendapatkan dokter itu untuk bertanyakan keadaan-keadaan Neneknya.</p><p>"Dokter, bagaimana keadaan Nenek saya?" perasaan gelisah timbul di kepala Aya.</p><p>"sabar ya dik, Nenek adik dalam keadaan stabil. Dia mengidap penyakit ginjal yang kritis dan memerlukan ginjal yang baru. Kita harap akan ada pendonor dalam saat terdekat. Dan buat saat ini, Nenek adik perlu banyak beristirahat," kata Dokter.</p><p><br></p><p>     Aya sangat sedih setelah mendengar penjelasan dari dokter tadi. Dimanakah dia hendak mencari pendonor ginjal untuk Neneknya? </p><p>Pikirannya kacau. </p><p><br></p><p>     Sebulan sudah berlalu, Neneknya masih berada di rumah sakit. Tiba-tiba pada suatu hari aya dikejutkan dengan berita yang menggembirakan. Pihak rumah sakit telah menerima pendonor ginjal untuk Neneknya. Aya bersyukur kepada Allah dan berdoa mudah-mudahan Neneknya sehat serta dapat menjalani kehidupan seperti biasanya.</p><p><br></p><p>     Akhirnya, Nenek ijah selesai menjalani operasi. Aya segera bertanya kepada Dokter, siapakah orang yang sanggup mendonorkan ginjal untuk Neneknya, tetapi Dokter tidak memberitahu siapakah pendonir tersebut. Ketika itu juga, datang seorang perawat menyerahkan sepucuk surat kepada Aya. Aya segera membuka surat itu. </p><p><br></p><p>untuk Aya:</p><p> </p><p>Tentu kamu ingin tahu siapa</p><p>yang mendonorkan ginjal </p><p>untuk Nenek kamu.</p><p>Sebenarnya, Ibu Wina yang</p><p>mendonorkannya karena ibu</p><p>memiliki penyakit tumor otak</p><p>sejak kecil. Bu Wina tahu</p><p>ajal bu Wina sudah tiba </p><p>karena itulah bu wina ingin</p><p>berbakti kepada masyarakat dan</p><p>anak murid ibu, sebelum</p><p>meninggalkan alam yang </p><p>indah ini. Bu Wina harap </p><p>Aya jangan bersedih,</p><p>jaga Nenek Ijah baik-baik </p><p>serta jadilah anak dan murid</p><p>yang berjaya di dunia</p><p>dan di akhirat.</p><p> </p><p>dari : Bu Wina</p><p> </p><p>      ''Terima kasih Bu Wina, pengorbanan ini bernilai bagi saya. Semoga Bu Wina di tempatkan di sisinya dengan tenang. Aya akan berusaha menjadi anak sukses seperti kata Bu Wina'' kata aya setelah selesai membaca surat itu.                                  </p><p><br></p><p><br></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-11-12 13:00:11 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/finanailatul409_/e0ydw25wk0e1twyj/wish/2786110016</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
