<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>Rukol Sesi 1 Kelas 51A by Fasilitator 00121</title>
      <link>https://padlet.com/bgplampungfasil00121/dqqrbo0driadlhsq</link>
      <description></description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2024-10-13 05:31:24 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2024-10-14 08:46:08 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url></url>
      </image>
      <item>
         <title>Muhammad Thariq Aziz </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/bgplampungfasil00121/dqqrbo0driadlhsq/wish/3167889151</link>
         <description><![CDATA[<p>"4 paradigma dalam pengambilan keputusan" adalah frase yang tidak umum dalam konteks pengambilan keputusan. Mungkin Anda sedang mencari informasi tentang empat pendekatan utama dalam pengambilan keputusan, yaitu:</p><p> </p><p>1.&nbsp;Pengambilan Keputusan Rasional: Pendekatan ini mengasumsikan bahwa pengambil keputusan memiliki informasi lengkap, objektif, dan dapat memproses informasi secara sempurna. Mereka akan memilih opsi yang memaksimalkan hasil yang diinginkan.</p><p>2.&nbsp;Pengambilan Keputusan Berbasis Intuisi: Pendekatan ini mengandalkan perasaan, pengalaman, dan penilaian pribadi dalam mengambil keputusan. Intuisi dapat membantu dalam situasi yang kompleks atau ketika informasi terbatas.</p><p>3.&nbsp;Pengambilan Keputusan Berbasis Heuristik: Pendekatan ini menggunakan aturan praktis atau "jalan pintas" untuk membuat keputusan dengan cepat. Heuristik dapat membantu dalam situasi yang mendesak, tetapi dapat juga menyebabkan bias.</p><p>4.&nbsp;Pengambilan Keputusan Berbasis Kognitif: Pendekatan ini berfokus pada proses mental yang terlibat dalam pengambilan keputusan, seperti persepsi, ingatan, dan penalaran. Pendekatan ini menekankan pentingnya memahami bagaimana orang memproses informasi dan membuat keputusan.</p><p> </p><p>Penting untuk dicatat bahwa keempat pendekatan ini bukan saling eksklusif. Dalam praktiknya, pengambil keputusan sering menggunakan kombinasi dari pendekatan ini tergantung pada situasi dan preferensi mereka.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-14 08:32:35 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/bgplampungfasil00121/dqqrbo0driadlhsq/wish/3167889151</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Frety Rusmawaty</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/bgplampungfasil00121/dqqrbo0driadlhsq/wish/3167889518</link>
         <description><![CDATA[<p>Dalam pengambilan keputusan terdapat 4 paradigma dilema etika yang dapat digunakan yaitu <strong>paradigma individu lawan masyarakat, paradigma rasa keadilan lawan rasa kasihan, paradigma kebenaran lawan kesetiaan, dan paradigma jangka pendek lawan jangka panjang</strong>.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-14 08:32:53 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/bgplampungfasil00121/dqqrbo0driadlhsq/wish/3167889518</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Astri</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/bgplampungfasil00121/dqqrbo0driadlhsq/wish/3167890939</link>
         <description><![CDATA[<p>4 paradigma : 1. individu lawan kelompok, 2. rasa keadilan lawan rasakasihan, 3. kebenaran lawan kesetiaan, 4. jangka pendek lawan jangka pangjang</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-14 08:33:53 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/bgplampungfasil00121/dqqrbo0driadlhsq/wish/3167890939</guid>
      </item>
      <item>
         <title>EWO</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/bgplampungfasil00121/dqqrbo0driadlhsq/wish/3167893634</link>
         <description><![CDATA[<p>4 paradigma pengambilan keputusan merupakan pandangan-pandangan yang mempunyai unsur kebajikan yang mempengaruhi atau bahkan yang harus dipertimbangkan dalam mengambil sebuah keputusan. yaitu indivisu vs masyarakat, keadilan vs kasihan, kebenaran vs kesetiaan dan jangka pendek vs jangka panjang</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-14 08:35:35 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/bgplampungfasil00121/dqqrbo0driadlhsq/wish/3167893634</guid>
      </item>
      <item>
         <title>astri</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/bgplampungfasil00121/dqqrbo0driadlhsq/wish/3167896112</link>
         <description><![CDATA[<p>prinsip berpikir berbasis hasil akhir : guru memutuskan untuk memilih metode pembelajaran sesuai keinginan siswa, sehingga mereka lebih nyaman dalam menerima pembelajaran</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-14 08:37:11 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/bgplampungfasil00121/dqqrbo0driadlhsq/wish/3167896112</guid>
      </item>
      <item>
         <title>sunarno</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/bgplampungfasil00121/dqqrbo0driadlhsq/wish/3167896236</link>
         <description><![CDATA[<p>Adalah suatu dilema etika akan ada nilai-nilai kebajikan yang bertentangan seperti, cinta dan kasih sayang, kekuatan, keadilan dan tanggung jawab.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-14 08:37:16 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/bgplampungfasil00121/dqqrbo0driadlhsq/wish/3167896236</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Frety Rusmawaty</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/bgplampungfasil00121/dqqrbo0driadlhsq/wish/3167897148</link>
         <description><![CDATA[<p>Guru memutuskan untuk memberitahu murid bahaya dari <a rel="noopener" href="https://tirto.id/hukum-tawuran-dalam-islam-dalil-penyebab-cara-menghindari-gPZl">tawuran</a> (prinsip pengambilan keputusan rasa peduli)</p><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-14 08:37:49 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/bgplampungfasil00121/dqqrbo0driadlhsq/wish/3167897148</guid>
      </item>
      <item>
         <title>astri</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/bgplampungfasil00121/dqqrbo0driadlhsq/wish/3167897944</link>
         <description><![CDATA[<p>ketika keputusan tersebut dapat diterima dan dilaksanakan oleh seluruh komponen.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-14 08:38:17 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/bgplampungfasil00121/dqqrbo0driadlhsq/wish/3167897944</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Rizka Aminy</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/bgplampungfasil00121/dqqrbo0driadlhsq/wish/3167899718</link>
         <description><![CDATA[<p> Terdapat 4 paradigma dalam pengambilan keputusan diantaranya yaitu </p><p>1) Individu lawan kelompok : ada pertentangan antara individu dan kelompok yang lebih dominan </p><p>2) Rasa Keadilan lawan rasa kasihan : Terdapat 2 pilihan antara mengikuti aturan atau melanggar sepenuhnya karena faktor kasihan</p><p>3)  Kebenaran lawan kesetiaan : Pada paradigma ini dalam mengambil keputusan terkadang kita harus memilih antara jujur sesuai kenyataan yang ada atau berbohong karena rasa kesetiakawanan terhadap orang lain</p><p>4) Jangkan Pendek : Pada pradigma ini terjadi dilema etika dimana terdapat kondisi antara mengambil keputusan untuk kepentingan jangka pendek atau jangka panjang</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-14 08:39:31 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/bgplampungfasil00121/dqqrbo0driadlhsq/wish/3167899718</guid>
      </item>
      <item>
         <title>EWO</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/bgplampungfasil00121/dqqrbo0driadlhsq/wish/3167901231</link>
         <description><![CDATA[<p>Misalnya, di sebuah sekolah, terdapat aturan bahwa siswa yang datang terlambat lebih dari tiga kali dalam sebulan harus mendapatkan sanksi berupa penahanan selama satu jam setelah pulang sekolah. Suatu hari, seorang siswa terlambat untuk keempat kalinya dalam sebulan karena alasan pribadi yang tidak terlalu mendesak.</p><p>Menggunakan prinsip <strong>Rule-Based Thinking</strong>, kepala sekolah memutuskan untuk tetap memberikan sanksi penahanan kepada siswa tersebut, meskipun siswa mencoba memberikan alasan untuk keterlambatannya. Kepala sekolah tetap mengikuti aturan yang telah ditetapkan oleh sekolah, karena prinsip ini menekankan pentingnya konsistensi dalam menerapkan aturan tanpa memandang situasi individu, dengan tujuan menjaga keadilan dan kedisiplinan di antara seluruh siswa.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-14 08:40:32 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/bgplampungfasil00121/dqqrbo0driadlhsq/wish/3167901231</guid>
      </item>
      <item>
         <title>EWO</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/bgplampungfasil00121/dqqrbo0driadlhsq/wish/3167903981</link>
         <description><![CDATA[<p>ketika sudah melakukan 9 langkah dalam mengambil keputusan, maka insha allah keputusan tersebut merupakan keputusan terbaik</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-14 08:42:08 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/bgplampungfasil00121/dqqrbo0driadlhsq/wish/3167903981</guid>
      </item>
      <item>
         <title>sunarno</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/bgplampungfasil00121/dqqrbo0driadlhsq/wish/3167904784</link>
         <description><![CDATA[<p>guru mengambil keputusan dengan berdasarkan dapat melihat kemampuan siswa, sehingga mampu menghantarkan siswa tersebut meraih sesuatu yang di inginkan.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-14 08:42:42 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/bgplampungfasil00121/dqqrbo0driadlhsq/wish/3167904784</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Muhammad Thariq Aziz </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/bgplampungfasil00121/dqqrbo0driadlhsq/wish/3167905032</link>
         <description><![CDATA[<p>contoh penerapan prinsip pengambilan keputusan rasional dalam situasi sehari-hari:</p><p> </p><p>Bayangkan ketika ingin membeli laptop baru. Saya akan memiliki beberapa kriteria penting yang ingin Anda penuhi:</p><p> </p><p>- Harga: ingin laptop yang terjangkau, tetapi tidak terlalu murah sehingga kualitasnya terpengaruh.</p><p>- Performa: membutuhkan laptop yang cukup kuat untuk menjalankan program yang dibutuhkan (misalnya, program desain grafis atau editing video).</p><p>- Portabilitas: ingin laptop yang mudah dibawa-bawa karena sering bepergian.</p><p>- Masa pakai baterai: ingin laptop yang memiliki masa pakai baterai yang lama agar tidak perlu sering mengisi ulang.</p><p> </p><p>Saya kemudian melakukan riset dan membandingkan berbagai model laptop yang tersedia di pasaran. Anda melihat spesifikasi, membaca review, dan membandingkan harga.</p><p> </p><p>Setelah menganalisis semua informasi yang dikumpulkan, akhirnya saya memilih laptop yang paling sesuai dengan kriteria.</p><p> </p><p>Dalam contoh ini, saya menggunakan prinsip pengambilan keputusan rasional dengan:</p><p> </p><p>1.&nbsp;Menetapkan tujuan: ingin membeli laptop yang memenuhi kebutuhan.</p><p>2.&nbsp;Mengidentifikasi pilihan: mencari berbagai model laptop yang tersedia.</p><p>3.&nbsp;Mengumpulkan informasi: membaca spesifikasi, review, dan membandingkan harga.</p><p>4.&nbsp;Menilai pilihan: membandingkan setiap model laptop berdasarkan kriteria </p><p>5.&nbsp;Membuat keputusan: memilih laptop yang paling sesuai dengan kriteria </p><p> </p><p>Dengan menggunakan prinsip pengambilan keputusan rasional, saya dapat membuat keputusan yang lebih terinformasi dan terstruktur, sehingga meningkatkan peluang untuk mendapatkan hasil yang optimal sesuai dengan kebutuhan </p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-14 08:42:53 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/bgplampungfasil00121/dqqrbo0driadlhsq/wish/3167905032</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Frety Rusmawaty</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/bgplampungfasil00121/dqqrbo0driadlhsq/wish/3167905398</link>
         <description><![CDATA[<p>dengan perasaan</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-14 08:43:11 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/bgplampungfasil00121/dqqrbo0driadlhsq/wish/3167905398</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Agustina susi</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/bgplampungfasil00121/dqqrbo0driadlhsq/wish/3167906504</link>
         <description><![CDATA[<p>Ada empat paradigma dalam pengambilan keputusan. Pertama, paradigma rasional yang menggunakan logika dan analisis untuk memilih keputusan terbaik berdasarkan data yang ada. Kedua, paradigma intuitif, di mana keputusan dibuat berdasarkan firasat atau intuisi, terutama saat waktu terbatas atau data minim. Ketiga, paradigma politik, yang melibatkan kompromi dan negosiasi antar pihak dengan kepentingan berbeda. Terakhir, paradigma kognitif, yang menekankan bagaimana faktor seperti persepsi, pengalaman, dan bias kognitif mempengaruhi proses pengambilan keputusan.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-14 08:43:56 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/bgplampungfasil00121/dqqrbo0driadlhsq/wish/3167906504</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Agustina Susi </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/bgplampungfasil00121/dqqrbo0driadlhsq/wish/3167909832</link>
         <description><![CDATA[<p>Siswa mengumpulkan informasi tentang minat mereka, peluang kerja di masa depan, dan kemampuan akademis. Setelah mempertimbangkan semua faktor tersebut, mereka memilih jurusan yang paling sesuai dengan minat dan peluang karier terbaik.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-14 08:46:08 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/bgplampungfasil00121/dqqrbo0driadlhsq/wish/3167909832</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Muhammad Thariq Aziz </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/bgplampungfasil00121/dqqrbo0driadlhsq/wish/3167910251</link>
         <description><![CDATA[<p>Menentukan apakah sebuah keputusan sudah tepat atau terbaik merupakan hal yang kompleks dan tidak selalu mudah. Tidak ada rumus pasti untuk menjamin kepuasan penuh. Namun, berikut beberapa langkah yang dapat di lakukan untuk meningkatkan keyakinan dalam sebuah keputusan:</p><p> </p><p>1.&nbsp;Tinjau Proses Pengambilan Keputusan</p><p>2.&nbsp;Evaluasi Keputusan</p><p> </p><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-10-14 08:46:22 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/bgplampungfasil00121/dqqrbo0driadlhsq/wish/3167910251</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
