<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>KELAINAN/PENYAKIT PADA SISTEM ENDOKRIN by Catarina Setyati</title>
      <link>https://padlet.com/csetyati/dnn47jv12jst1osz</link>
      <description>Tugas SPFH Selasa, 31 Oktober 2023</description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2023-10-31 04:17:51 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2023-10-31 13:28:32 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url></url>
      </image>
      <item>
         <title>Hipertiroidisme </title>
         <author>garciaflorentina2002</author>
         <link>https://padlet.com/csetyati/dnn47jv12jst1osz/wish/2770289809</link>
         <description><![CDATA[<p>Informasi tambahan:</p><p><a rel="noopener noreferrer nofollow" href="https://youtu.be/wR0sWJpXuH4?si=xMCwSXnw1hB2YQzq">https://youtu.be/wR0sWJpXuH4?si=xMCwSXnw1hB2YQzq</a></p><p><br/></p><p>Kelenjar tiroid merupakan kelenjar di leher dekat dengan pangkal tenggorokan. <strong><mark>Kelenjar tiroid menghasilkan hormon yang membantu mengontrol beberapa proses metabolisme tubuh</mark></strong> seperti jantung, tekanan darah, suhu tubuh, dan berat badan.</p><p><br/></p><p><strong>Hipertiroidisme</strong> atau dapat disebut tirotoksikosis merupakan suatu kondisi dimana kelenjar tiroid terlalu aktif sehingga memproduksi terlalu banyak <strong>hormon tiroid. </strong></p><p><br/></p><p><mark>Penyebab hipertiroidisme yaitu oleh peradangan tiroid</mark> (tiroiditis) atau benjolan di dalam tiroid yang menjadi terlalu aktif. </p><p><br/></p><p><strong>Gejala hipertiroidisme</strong>, yaitu:</p><ul><li><p><strong>Gejala Fisik</strong></p><ol><li><p>Jantung berdebar.</p></li><li><p>Tremor atau tangan bergetar.</p></li><li><p>Rambut rontok.</p></li><li><p>Penglihatan kabur.</p></li><li><p>Gangguan menstruasi.</p></li><li><p>Berat badan turun drastis.</p></li><li><p>Diare.</p></li><li><p>Perbesaran kelenjar tiroid.</p></li><li><p>Bola mata terlihat menonjol (eksoftalmus).</p></li><li><p>Ruam kulit.</p></li><li><p>Tekanan darah meningkat.</p><p><br/></p></li></ol></li><li><p><strong>Gejala Non-Fisik</strong></p><ol><li><p>Gelisah.</p></li><li><p>Mudah marah.</p></li><li><p>Sulit tidur.</p></li><li><p>Konsentrasi menurun.</p></li><li><p>Kelelahan.</p></li><li><p>Gugup.</p></li></ol></li></ul><p><br/></p><p><strong>Cara mendiagnosis Hipertiroidisme:</strong></p><ol><li><p>Tes darah.</p></li><li><p>Pemindaian.</p></li><li><p>Biopsi</p></li></ol><p><br/></p><p><strong>Bagaimana pengobatan hipertiroidisme ?</strong></p><ol><li><p><strong>Melakukan perawatan berbeda dan ekstra</strong> serta memantau perkembangan  kelenjar tiroid.</p></li><li><p><strong>Mengkonsumsi Obat </strong>dapat mengurangi jumlah hormon yang diproduksi. Obat anti tiroid (propylthiouracil atau methimazole) yang mengurangi atau memblokir efek hormon tiroid ekstra. Obat-obatan ini secara perlahan meringankan gejala hipertiroidisme dengan mencegah kelenjar tiroid memproduksi terlalu banyak hormon.</p></li><li><p>Menerapkan <strong>terapi yodium radioaktif</strong>, yang melibatkan konsumsi minuman atau kapsul yang mengandung yodium radioaktif, untuk mengecilkan tiroid.</p></li><li><p><strong>Terapi radioiodin</strong> . Kelenjar tiroid menyerap radioiodine. Perawatan ini menyebabkan kelenjar menyusut. </p><p><br/></p></li></ol><p>Jika kondisi pasien semakin parah maka tiroid dapat diangkat melalui <strong>pembedahan ( tiroidektomi )</strong>. Namun perlu diingat bahwa risiko pembedahan terkadang dapat menyebabkan kerusakan pada kelenjar dan saraf di sekitar tiroid.</p><p><br/></p><p><strong>Siapa yang lebih mungkin terkena hipertiroidisme ???</strong></p><ul><li><p>Hipertiroidisme lebih sering terjadi pada wanita dan orang yang berusia lebih dari 60 tahun akan lebih beresiko  menderita hipertiroidisme.</p></li><li><p>Seseorang yang memiliki riwayat keluarga penyakit tiroid.</p></li><li><p>Seseorang memiliki masalah kesehatan seperti:anemia persesiosa, diabetes tipe1 dan 2, dan insufisiensi adrenal primer  atau  kelainan hormon.</p></li><li><p>Orang yang kelebihan mengkonsumsi makanan atau obat-obatan yang mengandung yodium.</p></li><li><p>Seseorang yang aktif mengkonsumsi produk yang mengandung nikotin.</p></li></ul><p><br/></p><p>Sumber: </p><p><a rel="noopener noreferrer nofollow" href="https://www.healthdirect.gov.au/hyperthyroidism">https://www.healthdirect.gov.au/hyperthyroidism</a></p><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2136112424/83dcc368d2e85d78b49bc12b20b1b809/Gambar_WhatsApp_2023_10_31_pukul_15_07_02_74813e5c.jpg" />
         <pubDate>2023-10-31 08:18:42 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/csetyati/dnn47jv12jst1osz/wish/2770289809</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Ternyata Titan itu ada di dunia nyata loh!! Kok bisa sih?! Simak penjelasan Gigantisme di bawah ini.</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/csetyati/dnn47jv12jst1osz/wish/2770297093</link>
         <description><![CDATA[<blockquote><p><a rel="noopener noreferrer nofollow" href="https://www.youtube.com/watch?v=Ze5ag7DdNpw">Video penjelasan tentang Gigantisme</a></p></blockquote><p><br></p><p><strong>Defenisi</strong></p><p><mark>Gigantisme adalah gangguan pertumbuhan yang menyebabkan anak-anak tumbuh sangat tinggi dan besar sehingga terlihat seperti raksasa.</mark> </p><p><br></p><p>Kondisi ini <mark>disebabkan oleh produksi hormon pertumbuhan atau growth hormone (GH) yang berlebihan</mark>. </p><p><br></p><p>Keadaan ini juga dapat diakibatkan karena tumor Hipofisis yang menyekresi GH atau karena kelebihan hipothalamus yang mengarah pada pelepasan GH secara berlebihan. <mark>Penyakit ini menyerang kelenjar Pituitari pada manusia.</mark></p><p><br></p><p><strong>Gejala</strong></p><p>Gigantisme dapat dikenali pada fisik anak secara langsung, yaitu:</p><p><br></p><p><mark>Ukuran badan anak yang lebih tinggi dari anak lain seumurannya.</mark></p><p>Beberapa bagian tubuh anak dapat memiliki perbedaan proporsi dengan bagian tubuh lain pada dirinya sendiri, seperti pertumbuhan tangan dan kaki yang disertai penebalan pada jari-jari.</p><p><br></p><p><mark>Gejala lainnya adalah rahang dan dahi yang menonjol, hidung datar dan lebar.</mark></p><p>Pengidap gigantisme juga <mark>bisa mengalami pembesaran pada kepala, lidah,&nbsp;atau&nbsp;bibirnya.</mark></p><p><br></p><p><strong>Pengobatan Gigantisme</strong></p><ol><li><p>Tindakan operasi untuk tumor kelenjar pituitari</p></li><li><p>Terapi sinar gamma</p></li><li><p>Obat-obatan berbentuk cairan dan pil</p></li></ol><p><br></p><p><strong>FYI</strong></p><blockquote><p>Gigantisme dan akromegali merupakan penyakit endokrin yang menyerang kelenjar yang sama yakni kelenjar Pituitar. Akan tetapi Gigantisme terjadi pada masa kanak-kanak <strong>sebelum lempeng epifisis tulang menyatu, sedangkan akromegali terjadi pada orang dewasa setelah lempeng epifisis tulang menyatu.</strong></p></blockquote>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2178822222/443533a3b6838c91bac6352c7da579fc/WhatsApp_Image_2023_10_31_at_15_36_05_3c893445.jpg" />
         <pubDate>2023-10-31 08:25:43 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/csetyati/dnn47jv12jst1osz/wish/2770297093</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Apakah kamu pernah dengar Sindrom Cushing???</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/csetyati/dnn47jv12jst1osz/wish/2770312359</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>Sindrom Cushing</strong> atau sering disebut sebagai Hiperkortisolisme merupakan suatu kondisi yang terjadi ketika kadar hormon kortisol di dalam tubuh terlalu tinggi. Sehingga Kondisi ini dapat terjadi ketika tubuh memproduksi terlalu banyak kortisol dengan sendirinya. <strong>Hormon yang mengalami gangguan pada penyakit ini adalah hormon kortisol.</strong> Hormon kortisol merupakan hormon steroid yang diproduksi dan dilepaskan oleh kelenjar adrenal.&nbsp;</p><p><br/></p><p><strong>Sindrom ini memiliki beberapa gejala </strong>yang terjadi pada tubuh, yaitu</p><ol><li><p>Peningkatan berat badan.</p></li><li><p>Penumpukan lemak terutama di bahu <em>buffalo hump</em> dan wajah <em>moon face</em></p></li><li><p>Terjadinya guratan berwarna ungu kemerahan (striae) di kulit, perut, paha, payudara, dan lengan&nbsp;</p></li><li><p>Kulit menjadi tipis dan memar</p></li><li><p>Kesulitan penyembuhan luka atau gigitan serangga di kulit.</p></li><li><p>Jerawat</p></li><li><p>Lemah otot.</p></li><li><p>Sering merasa lemas&nbsp;</p></li><li><p>Gangguan mood seperti depresi, cemas, atau mudah marah.</p></li><li><p>Tekanan darah tinggi.</p></li></ol><p><br/></p><p><strong>Faktor</strong> yang terjadi pada <em>Sindrom Cushing</em>, yaitu&nbsp;</p><ol><li><p>Usia 30-50 tahun&nbsp;</p></li><li><p>Seorang wanita (berjenis kelamin perempuan)&nbsp;</p></li><li><p>Penggunaan kortikosteroid&nbsp; jangka panjang, misalnya untuk&nbsp; asma kronis, artritis reumatoid, lupus, atau setelah transplantasi organ.</p></li></ol><p><br/></p><p><strong>Penyebab</strong> dari adanya <em>Sindrom Cushing</em> dibedakan menjadi 2, yaitu</p><ol><li><p> Penyebab eksternal</p></li></ol><p>Penggunaan jangka panjang atau dosis tinggi obat kortikosteroid bisa menyebabkan sindrom Cushing karena obat ini meniru efek hormon kortisol, terutama kortikosteroid yang <mark>diminum atau disuntik.</mark> Dalam kasus yang jarang terjadi, kortikosteroid yang <mark>dioleskan atau dihirup</mark> juga bisa memicu sindrom Cushing jika dosisnya tinggi</p><ol start="2"><li><p>  Penyebab internal</p></li></ol><p>Sindrom Cushing juga bisa terjadi akibat <mark>tingginya kadar hormon adrenokortikotropik (ACTH),</mark> yaitu hormon yang berfungsi untuk mengatur pembentukan kortisol.&nbsp;</p><p><br/></p><p><strong>Pencegahan dari <em>Sindrom Cushing</em></strong> dengan kontrol rutin ke dokter untuk memeriksa kesehatan dan kadar hormon dalam tubuh dan jika menggunakan steroid inhalasi maka harus mengurangi steroid dengan berkumur</p><p><br/></p><p><strong>Pengobatan pada Sindrom Cushing</strong>, yaitu</p><ol><li><p>Mengurangi dosis obat secara bertahap atau menggantinya. Sindrom ini disebabkan oleh adanya penggunaan kortikosteroid dalam dosis tinggi.</p></li><li><p>Menjalankan operasi pengangkatan tumor</p></li><li><p>Melakukan prosedur terapi radiasi setelah operasi atau ketika pasien tidak menjalani prosedur rendah</p></li><li><p>Memberikan obat pengontrol kadar hormon kortisol seperti ketoconazole.</p></li></ol><p><br/></p><p><br/></p><p><strong>Sumber Referensi:</strong></p><ol><li><p><a rel="noopener noreferrer nofollow" href="https://www.alodokter.com/sindrom-cushing">https://www.alodokter.com/sindrom-cushing</a></p></li><li><p><a rel="noopener noreferrer nofollow" href="https://www.halodoc.com/artikel/inilah-cara-untuk-obati-sindrom-cushing">https://www.halodoc.com/artikel/inilah-cara-untuk-obati-sindrom-cushing</a></p></li><li><p><a rel="noopener noreferrer nofollow" href="https://yankes.kemkes.go.id/view_artikel/540/syndroma-cushing">https://yankes.kemkes.go.id/view_artikel/540/syndroma-cushing</a></p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2200123092/582f42ef5524738b7cc69564315adc0f/7f1ee1e159d3aff728e074479a4067b311c96562.jpg" />
         <pubDate>2023-10-31 08:39:48 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/csetyati/dnn47jv12jst1osz/wish/2770312359</guid>
      </item>
      <item>
         <title>PCOS (Polycystic Ovarium syndrome) - Fransisca, Sheva, Hanifa, Elina. </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/csetyati/dnn47jv12jst1osz/wish/2770313200</link>
         <description><![CDATA[<p>PCOS (Polycystic Ovarian Syndrome) adalah kondisi dimana terjadinya kelebihan hormon androgen (hormon maskulin) yang dapat menggangu siklus menstruasi pada wanita.</p><p><br/></p><p>Penyebabnya dan hormon yang mempengaruhi: </p><p>1. Hormon Androgen, hormon androgen yang berlebih pada pengidap penyakit PCOS maka dapat menyebabkan ovarium memproduksi banyak kantong (folikel) yang berisi cairan. Sehingga dapat menyebabkan sel-sel telur tidak dapat berkembang dengan sempurna dan gagal untuk dilepaskan secara teratur.</p><p>2. Hormon insulin, kadar insulin yang berlebihan dapat menyebabkan menurunnya sensitivitas tubuh terhadap insulin. Hormon insulin berlebih dapat dipengaruhi dari adanya peningkatan hormon androgen (hormon androgen meningkat, hormon insulin juga meningkat).</p><p>3. Faktor genetik, berasal dari riwayat keluarga sebelumnya yang menderita PCOS.</p><p><br/></p><p>Faktor⁉️🪄🔮</p><p>1) Kelebihan hormon insulin</p><p>Hormon insulin adalah hormon yang menurunkan kadar gula dalam darah. Kadar insulin yang berlebihan menyebabkan peningkatan produksi hormon androgen dan penurunan sensitivitas tubuh terhadap insulin.</p><p>2) Faktor genetik</p><p>Hal ini karena sebagian penderita PCOS juga memiliki anggota keluarga yang menderita PCOS</p><p><br/></p><p>Gejala😨🌷</p><p>● Gangguan menstruasi</p><p>PCOS kerap ditandai dengan periode menstruasi yang tidak teratur atau berkepanjangan. Sebagai contoh, penderita PCOS hanya akan mengalami haid kurang dari 8–9 kali dalam 1 tahun. Jarak antar haid dapat kurang dari 21 hari atau lebih dari 35 hari, atau darah menstruasi mengalir deras.</p><p>● Gejala akibat kadar hormon androgen yang meningkat. Peningkatan kadar hormon androgen pada wanita dengan PCOS dapat menyebabkan munculnya gejala fisik seperti pria, seperti tumbuhnya rambut yang lebat di wajah dan tubuh (hirsutisme), serta munculnya jerawat yang parah dan kebotakan.</p><p>● Kista ovarium yang banyak</p><p>Pada penderita PCOS, bisa ditemukan kantong-kantong kista di sekitar sel telur (ovarium).</p><p>● Warna kulit menjadi gelap</p><p>Beberapa bagian tubuh penderita PCOS bisa menjadi gelap, terutama di area lipatan, seperti lipat leher, selangkangan, dan bagian bawah payudara.</p><p><br/></p><p>Bagaimana sih cara  mendiagnosisnya??🤔</p><p>● USG</p><p>Terkadang ovarium polikistik dapat terlihat pada USG </p><p>● Cek darah</p><p>Pemeriksaan darah untuk memeriksa kadar hormon FSH, LH, AMH, tiroid, androgen, kadar gula puasa dan hormon insulin, serta kadar kolesterol dan trigliserida.</p><p><br/></p><p>Perawatan/Pencegahan: ❤️‍🩹💫</p><p>1. Rutin Berolahraga 🏸⚽️</p><p>Cara mengatasi PCOS yang pertama adalah dengan rutin berolahraga. Dalam hal ini, olahraga bermanfaat untuk mengendalikan kadar gula darah, kolesterol, dan hormon insulin dalam tubuh. Selain itu, olahraga juga dapat membantu menjaga kesehatan jantung, meningkatkan suasana hati, dan menjaga pola tidur. Penderita disarankan untuk memulainya dengan olahraga intensitas ringan secara rutin.</p><p><br/></p><p>2. Mengonsumsi suplemen💊</p><p>Mengonsumsi suplemen juga bisa menjadi cara mengatasi PCOS, terutama untuk mengontrol gejala yang sering muncul. Beberapa jenis suplemen yang disarankan bagi penderita PCOS antara lain omega-3, selenium, vitamin B kompleks, D, dan D kompleks.</p><p>Meski begitu, efektivitas vitamin tersebut dalam mengatasi PCOS masih memerlukan penelitian lebih lanjut. Jadi, sebaiknya konsultasikan dengan dokter sebelum memutuskan untuk mengonsumsi vitamin atau obat apapun.</p><p><br/></p><p>3. Menjaga Pola Makan Sehat🥦🥬</p><p>Gaya hidup sehat cukup penting untuk mengatasi PCOS, itulah mengapa penderita harus memerhatikan pola makannya sehari-hari.&nbsp;</p><p>Penderita PCOS umumnya memiliki kadar insulin tinggi atau disebut juga dengan hiperinsulinemia. Hal ini terjadi karena adanya resistensi insulin dalam tubuh sehingga hormon insulin terus diproduksi untuk menjaga keseimbangan kadar gula darah. Hiperinsulinemia kemudian mendorong produksi hormon androgen dari ovarium.</p><p>Apabila kondisi ini terus berlanjut karena kebiasaan mengonsumsi makanan yang kurang sehat, maka hal tersebut dapat meningkatkan risiko komplikasi berupa diabetes.</p><p>Maka dari itu, cobalah mengarungi jenis makanan tinggi karbohidrat dan gula, seperti roti putih, nasi putih, dan minuman bersoda, serta mulai memperbanyak asupan sayur, buah, dan protein tanpa lemak.</p><p><br/></p><p>4. Menjaga Berat Badan Ideal🧘‍♀️</p><p>Perlu diketahui bahwa penderita PCOS dengan berat badan berlebih cenderung mempunyai risiko lebih tinggi mengalami komplikasi, seperti diabetes, penyakit jantung, dan gangguan metabolik lainnya. Itulah alasan mengapa menjaga berat badan ideal menjadi salah satu cara mengatasi PCOS dan mengurangi risiko munculnya komplikasi.</p><p><br/></p><p>5. Menerapkan Pola Tidur Sehat🛌</p><p>Gaya hidup sehat tak cukup jika hanya berolahraga secara rutin dan menjaga pola makan sehat. Agar lebih optimal, terapkan pula pola tidur yang baik sebagai salah satu cara mengatasi PCOS. Cobalah meningkatkan kualitas tidur dengan menerapkan jam tidur yang teratur, setidaknya 7–9 jam per hari dan menghindari makan sebelum tidur, terutama makanan tinggi lemak.</p><p><br/></p><p>6. Mengonsumsi Obat-obatan dari Dokter👨‍⚕️</p><p>Pertanyaan mengenai peluang penderita PCOS bisa hamil sering kali diajukan oleh penderita. Jawabannya adalah penderita PCOS tetap memiliki kesempatan untuk hamil. Namun, dibutuhkan usaha lebih keras dalam hal ini, yaitu dengan melakukan penerapan pola hidup sehat dan menjalani pengobatan secara rutin.</p><p>Adapun jenis pengobatan PCOS yang dapat diberikan pada pasien yang ingin mendapatkan kehamilan antara lain:</p><p>• Pemberian metformin (obat diabetes), untuk mengatasi kondisi resistensi insulin. Obat ini dapat membantu ovarium untuk kembali berovulasi dan memperbaiki siklus haid.</p><p>• Pemberian obat-obatan penyubur, seperti clomiphene citrate, aromatase inhibitors, atau injeksi gonadotropin untuk menstimulasi pembesaran folikel sehingga dapat mendorong pelepasan sel telur (ovulasi). Pasien juga dapat mempertimbangkan penggunaan terapi lanjutan seperti inseminasi atau bayi tabung atau fertilisasi in vitro (IVF).</p><p>&nbsp;</p><p>Sementara itu, pada pasien yang tidak atau belum berencana hamil dapat dipertimbangkan obat kontrasepsi oral (pil KB) untuk menghentikan produksi hormon androgen yang berlebih. Obat-obatan ini juga bermanfaat memperbaiki siklus haid dan mengurangi jerawat serta pertumbuhan rambut halus berlebih di tubuh.</p><p><br/></p><p>7. Terapi bedah&nbsp;🧤🥽🥼</p><p>Bila semua pilihan terapi lain dianggap tidak efektif, maka terapi bedah dapat dipertimbangkan untuk memperbaiki kesuburan dan kualitas hidup pasien secara keseluruhan. Salah satu pilihan terapi yang dapat dilakukan adalah prosedur laparoskopi dengan melakukan “drilling” pada ovarium untuk memperbaiki keseimbangan hormon sehingga membantu memicu terjadinya ovulasi atau pelepasan sel telur.&nbsp;</p><p><br/></p><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1822100862/ab68b43d4785f12d8b8b0eb986491552/IMG_20231031_WA0012.jpg" />
         <pubDate>2023-10-31 08:40:38 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/csetyati/dnn47jv12jst1osz/wish/2770313200</guid>
      </item>
      <item>
         <title>APAKAH KALIAN PERNAH MELIHAT SESEORANG YANG MEMILIKI ANGGOTA BADAN YANG BENGKAK???🤔🤔🤔Bisa jadi disebabkan olehh penyakit Akromegali</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/csetyati/dnn47jv12jst1osz/wish/2770317842</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>Pengertian Akromegali 🤪<br>Akromegali adalah penyakit yang muncul ketika tubuh orang dewasa kelebihan hormon pertumbuhan (<em>growth hormone</em>). </strong>Peningkatan produksi <em>growth hormone</em> umumnya disebabkan oleh tumor jinak di kelenjar hipofisis (<em>pituitary</em>)<em>. </em>Kondisi ini menyebabkan pertumbuhan secara berlebihan pada sejumlah organ, serta jaringan otot dan tulang, khususnya di kaki, tangan, dan wajah. Meski dapat terjadi pada segala usia, <strong>akromegali biasanya terjadi pada orang berusia 30-50 tahun.&nbsp;</strong></p><p><br/></p><p><strong>Pengertian <em>Growth Hormone🧠</em></strong></p><p>Hormon pertumbuhan, atau growth hormone (GH), diproduksi oleh kelenjar pituitari di otak. Berperan dalam pertumbuhan dan perkembangan, mempengaruhi pertumbuhan tulang pada anak serta memelihara jaringan dan organ. Pada orang dewasa, mengatur metabolisme dan fungsi tubuh. Kadar yang kurang atau berlebihan dapat menyebabkan masalah pertumbuhan dan kesehatan.</p><p><br/></p><p><strong>Penyebab 😡😡😡</strong></p><p>Sistem regulasi hormon dalam tubuh melibatkan kaskade pengaturan hormon pertumbuhan (growth hormone), dimulai dengan produksi GHRH oleh hipotalamus. GHRH merangsang kelenjar pituitari untuk menghasilkan hormon pertumbuhan, yang pada gilirannya merangsang produksi <em>insulin-like growth factor I</em> (IGF-I) oleh hati. <strong>Kadar tinggi IGF-I menghentikan produksi hormon pertumbuhan.</strong> Kelebihan hormon pertumbuhan dapat menyebabkan akromegali, yang sering disebabkan oleh adenoma pada <strong>kelenjar pituitari</strong>. Tumor di bagian tubuh lain juga dapat menyebabkan kelebihan produksi hormon pertumbuhan, mengakibatkan masalah kesehatan.</p><p><br/></p><p><strong>Gejala 🥵🥵</strong></p><p>Gejala akromegali dapat beragam dan biasanya lambat perkembangannya. Pada awalnya, gejala biasanya berupa:</p><ul><li><p>Pembengkakan pada tangan dan kaki (perhatikan ukuran cincin atau sepatu yang berubah)</p></li><li><p>Perubahan wajah: alis dan rahang bawah menonjol, terdapat ruang antar gigi, bibir bawah dan hidung yang membesar</p></li><li><p>Nyeri sendi</p></li><li><p>Kulit pada area wajah dan ekstremitas terasa kasar dan berminyak</p></li><li><p>Kuku tebal dan keras</p></li><li><p>Kerutan pada dahi dan area sekitar hidung-mulut menjadi lebih dalam</p></li><li><p>Pori-pori kulit yang tampak membesar dan terjadi hiperpigmentasi</p></li><li><p>Kelopak mata tebal dan bengkak</p></li><li><p>Keringat berlebih</p></li><li><p>Tekanan darah tinggi</p></li><li><p>Sakit kepala</p></li><li><p>Gangguan penglihatan</p></li><li><p>Kelainan pada siklus haid, terkadang disertai keluarnya cairan dari payudara</p></li></ul><p><br/></p><p><strong>Pengobatan 💊💉🩺</strong></p><p>Pada kasus adenoma pituitari, kemungkinan penanganan akromegali yang disarankan adalah pembedahan untuk membuang tumor. Pembedahan umumnya sukses pada kasus diameter tumor di bawah 10mm.</p><p>Obat-obatan dapat diberikan apabila pembedahan tidak menurunkan level <em>growth hormone</em>, atau bisa diberikan pada kasus tumor berukuran besar untuk mengecilkan ukurannya sebelum dilakukan pembedahan. Obat-obatan yang mungkin diberikan adalah <em>somatostatin analog</em>, <em>GH receptor antagonist</em> (GHRA), dan <em>dopamine agonist</em>.</p><p>Apabila setelah pembedahan masih terdapat tumor, dan obat-obatan tidak dapat membantu mengurangi gejala maka dapat dipertimbangkan terapi radiasi.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2200146419/eb827dbc78ee7f1678cd133ff4084be5/akromegali_1559276333.webp" />
         <pubDate>2023-10-31 08:45:16 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/csetyati/dnn47jv12jst1osz/wish/2770317842</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Hipoglekimia</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/csetyati/dnn47jv12jst1osz/wish/2770319726</link>
         <description><![CDATA[<p>Pengertian: Hipoglikemia adalah suatu kondisi yang ditandai dengan <mark>penurunan kadar glukosa</mark> serum dengan atau tanpa  gejala otonom dan hipoglikemia. Hipoglikemia ditandai dengan<mark> penurunan gula darah &lt;70 mg/dl (&lt;4,0 mmol/L) </mark>dengan atau dengan ada whipple triad, yaitu gejala hipoglikemia seperti gula darah rendah, gejalanya berkurang dengan pengobatan. Hipoglikemia sering terjadi pada pasien <mark>diabetes tipe 1</mark>, diikuti oleh pasien <mark>diabetes tipe 2 </mark>yang diobati dengan <mark>insulin dan sulfonilurea</mark>.</p><p><br></p><p>Gejala: Gejala pada kelainan Hipoglikemia terdapat dua kategori, yaitu gejala <mark>neurogenik dan autonom.</mark>  </p><p><br></p><p>Gejala hipoglikemia tergolong hipoglikemia neurogenik, yaitu gejala yang berhubungan langsung dengan otak ketika terjadi <mark>kekurangan glukosa dalam darah. </mark></p><p><br></p><p>Gejala hipoglikemia kedua, adalah autonom, yaitu gejala yang terjadi sebagai akibat dari aktivasi sistem simpato-adrenal sehingga <mark>terjadi perubahan persepsi fisiologi.</mark></p><p><br></p><p>Tanda <mark>Neuroglikopenia</mark>: Kesulitan konsentrasi, bingung, Lemah, lesu, Pandangan kabur, pusing, perubahan sikap, gangguan kognitif,&nbsp;diplopia.</p><p><br></p><p>Tanda <mark>Autonom</mark>: Gemetar, palpitasi, gelisah, lapar, mual, kesemutan, paresthesia, palpitasi,&nbsp;tremulousness</p><p><br></p><p>Penyebab: </p><ol><li><p>Kurang mengkonsumsi makanan dengan gula yang cukup bagi tubuh (proporsional).</p></li><li><p>Penggunaan obat diabetes atau suntik insulin yang tidak teratur serta melebihi dosis.</p></li><li><p>Olahraga atau kegiatan fisik yang berlebihan namun tidak dibarengi dengan mencukupi kebutuhan nutrisi dari tubuh.</p></li><li><p>Mengonsumsi minuman beralkohol berlebih.</p></li><li><p>Pola makan yang tidak sehat, seperti menunda makan.</p></li></ol><p><br></p><p>Pencegahan: </p><ol><li><p>Makan sesuai dengan aktivitas yang kita lakukan.</p></li><li><p>Batasi konsumsi minuman keras atau hindari sama sekali jika bisa.</p></li><li><p>Pantau kadar gula Anda secara berkala.</p></li><li><p>Kenali gejala-gejala <strong>hipoglikemia</strong> yang muncul.</p></li></ol><p><br></p><p>Pengobatan: Penanganan pasien hipoglikemia dilakukan di rumah sakit, dokter umumnya akan memberikan infus cairan glukosa agar kadar gulanya kembali normal.</p><p><br></p><p>Rusdi, M.S. (2020, September) Hipoglikemia Pada Pasien Diabetes Mellitus,&nbsp;2(2).</p><p>American Diabetes Association. (2019). <em>Hypoglycemia (Low Blood Sugar)</em></p><p><br></p><p><br></p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2200136365/b0b989266a9994bc899612dc000d9a9e/gejala_hipoglikemia.jpg" />
         <pubDate>2023-10-31 08:46:57 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/csetyati/dnn47jv12jst1osz/wish/2770319726</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Whattt, tiba-tiba pengen makan asin mulu??? Jangan-jangan......</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/csetyati/dnn47jv12jst1osz/wish/2770322050</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>Deskripsi</strong></p><p>Penyakit Addison (<em>Addisons disease</em>) adalah kelainan yang disebabkan oleh ketidakmampuan <strong>korteks adrenal </strong>untuk memproduksi <strong>hormon kortisol dan aldosteron</strong>. Keadaan tersebut dapat disebabkan oleh insufisiensi adrenal primer seperti autoimun, infeksi dan tumor adrenal atau insufisiensi adrenal sekunder karena tumor atau infeksi, kurangnya aliran darah ke kelenjar hipofisis, radiasi kelenjar hipofisis, atau pengangkatan bagian hipotalamus atau kelenjar hipofisis. Penyakit Addison umumnya muncul ketika terjadi kerusakan 90% atau lebih pada kedua kelenjar adrenal dan 75% kasus penyakit addison disebabkan oleh serangan autoimun. Penyakit ini dapat didiagnosis melalui tes darah, tes stimulasi ACTH, tes hipoglikemia, CT scan. Addison dapat menyerang semua umur tapi umumnya usia 30-50, terutama pada wanita.</p><p><br></p><p><strong>Gejala</strong></p><ol><li><p>Kelelahan yang terus memburuk (gejala paling umum).</p></li><li><p>Bercak kulit gelap (hiperpigmentasi), terutama di sekitar bekas luka dan lipatan kulit serta di gusi.</p></li><li><p>Sakit perut, mual dan muntah, diare.</p></li><li><p>Kehilangan nafsu makan dan berat badan</p></li><li><p>Nyeri otot , kejang otot dan/atau nyeri sendi.</p></li><li><p>Dehidrasi</p></li><li><p>Tekanan darah rendah (sakit kepala ringan atau pusing saat berdiri)</p></li><li><p>Perubahan suasana hati&nbsp;</p></li><li><p>Keinginan untuk makanan asin</p></li><li><p>Gula darah rendah (hipoglikemia)</p></li></ol><p><br></p><p><strong>Pengobatan</strong></p><p>Kelainan ini dapat ditangani dengan menggantikan hormon kortisol dengan menggunakan obat hidrokortison sedangkan hormon aldosteron dapat ditingkatkan melalui obat fludrokortison. Untuk mengatasi gejala, obat hidrokortison mengandung&nbsp; kortikosteroid yang dapat dikonsumsi seumur hidup dengan resep dokter. Hal ini dikarenakan penyakit Addison tidak dapat disembuhkan tetapi dapat dikontrol.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://healthjade.net/wp-content/uploads/2017/11/addisons-disease.jpg" />
         <pubDate>2023-10-31 08:49:31 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/csetyati/dnn47jv12jst1osz/wish/2770322050</guid>
      </item>
      <item>
         <title>[PENGUMUMAN] Bapak Ibu, Waspadai Penyakit Ini! 😱📣</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/csetyati/dnn47jv12jst1osz/wish/2770605929</link>
         <description><![CDATA[<p>Video mengenai prolaktinoma oleh <strong>Osmosis by Elsevier</strong> dapat disimak di sini: <a rel="noopener noreferrer nofollow" href="https://www.youtube.com/watch?v=8gH3aYa4y7Q">https://www.youtube.com/watch?v=8gH3aYa4y7Q</a></p><p><br/></p><p><strong><mark>Tahukah kamu tentang prolaktinoma?</mark></strong></p><p><br/></p><p><strong>Prolaktinoma</strong> adalah penyakit yang menyerang <strong>kelenjar hipofisis</strong>. Penyakit ini adalah penyakit <strong>munculnya tumor pada kelenjar hipofisis yang menghasilkan hormon prolaktin</strong>. Tumor yang muncul sifatnya <em>non-cancerous</em> dan tidak bersifat <em>malignant</em>. Tumor ini dapat dideteksi dengan MRI atau CT-scan.</p><p><br/></p><p>Pasien yang mengalami prolaktinoma akan melepaskan hormon prolaktin yang tidak terkendali, kemudian akan bermuara pada menurunnya jumlah hormon seksual yang dihasilkan: <strong>estrogen dan testosteron</strong>.</p><p><br/></p><p>Lantas, apa saja gejala penderita prolaktinoma?</p><p><br/></p><p>Secara umum, terdapat beberapa <strong>gejala</strong> dari penderita penyakit ini, yaitu:</p><ul><li><p>Sakit kepala, mual dan muntah</p></li><li><p>Penderita akan mengalami kelelahan, nyeri atau tekanan di daerah wajah</p></li><li><p>Gangguan penglihatan, penciuman terganggu</p></li><li><p>Kerapuhan tulang</p></li><li><p>Menurunnya libido seksual</p></li><li><p>Infertilitas</p></li></ul><p><br/></p><p><mark>Secara spesifik, terdapat beberapa gejala yang hanya muncul pada penderita prolaktinoma wanita, di antaranya:</mark></p><ul><li><p>Berhubungan seksual akan terasa sangat menyakitkan karena vagina pada wanita penderita prolaktinoma akan kering</p></li><li><p>Datang bulan menjadi tidak teratur</p></li><li><p>Payudara akan memproduksi ASI, padahal wanita sedang tidak menjadi busui</p></li><li><p>Wajah berjerawat dan hirsutisme (tumbuhnya rambut berlebih pada wanita di daerah yang tidak lazim)</p></li></ul><p><br/></p><p><mark>Pada lelaki, juga terdapat beberapa gejala yang spesifik:</mark></p><ul><li><p>Erectile dysfunction</p></li><li><p>Menurunnya rambut tubuh dan rambut wajah</p></li><li><p>Ginekomastia atau payudara yang membesar pada laki-laki</p></li></ul><p><br/></p><p>Penyebab dari prolaktinoma <strong>masih belum dapat ditemukan</strong> secara spesifik alias <strong><em>unknown</em></strong>.</p><p><br/></p><p>Siapa saja yang rentan atau beresiko tinggi mengalami prolaktinoma?</p><ol><li><p>Berjenis kelamin wanita</p></li><li><p>Pada usia 20-34 tahun</p></li><li><p>Memiliki genetik MEN1 (<em>Multiple Endocrine Type 1</em>)</p></li></ol><p><br/></p><p>Untuk <strong>menyembuhkan prolaktinoma</strong>, terdapat beberapa hal yang dapat dilakukan:</p><ul><li><p>Operasi nasal (<em>transsphenoidal surgery</em>)</p></li><li><p>Operasi transkranial dilakukan apabila tumor terlalu besar dan <em>menyebar </em>ke jaringan otak (<em>craniotomy</em>)</p></li><li><p>Radiasi untuk membunuh sel tumor, hal ini dilakukan khusus untuk prolaktinoma berukuran besar</p></li><li><p>Konsumsi obat makan, cabergoline dan bromocriptine (Cycloset, Parlodel)</p></li></ul><p><br/></p><blockquote><p>Walaupun prolactinoma <strong>erat dengan hormon produksi ASI (hormon prolaktin)</strong> pada ibu hamil dan menyusui, namun penyakit ini <strong><mark>tidak akan mempengaruhi kualitas ASI</mark></strong>. Bahkan banyak busui <strong>sama sekali tidak terpengaruh oleh penyakit ini</strong></p></blockquote>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2136114466/d1c64e87d9152a85e27af289526a08a8/image.png" />
         <pubDate>2023-10-31 12:55:03 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/csetyati/dnn47jv12jst1osz/wish/2770605929</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
