<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>IMAN KEPADA MALAIKAT by budi safarianto</title>
      <link>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7</link>
      <description>X MIPA 3,  X MIPA 2 DAN X MIPA 1</description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2020-10-07 23:41:21 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2025-11-20 17:30:11 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url>https://padlet.net/icons/png/1f4dd.png</url>
      </image>
      <item>
         <title>BUAT MAKALAH INDIVIDU</title>
         <author>safariantobudi</author>
         <link>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/812120032</link>
         <description><![CDATA[<div><strong><em>KETEGUHAN HATI MENJAGA IMAN SEBAGAI  KUNCI SUKSES </em></strong></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2020-10-07 23:41:21 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/812120032</guid>
      </item>
      <item>
         <title>VIDEO PEMBELAJARAN IMAN TERHADAP MALAIKAT</title>
         <author>safariantobudi</author>
         <link>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/812120033</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="https://www.youtube.com/watch?v=YHheV04N9AI" />
         <pubDate>2020-10-07 23:41:21 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/812120033</guid>
      </item>
      <item>
         <title>BAHAN AJAR IMAN KEPADA MALAIKAT </title>
         <author>safariantobudi</author>
         <link>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/812120034</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="https://hafiziazmi.com/iman-kepada-malaikat-allah/" />
         <pubDate>2020-10-07 23:41:21 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/812120034</guid>
      </item>
      <item>
         <title>MATERI IMAN KEPADA MALAIKAT </title>
         <author>safariantobudi</author>
         <link>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/812120035</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/689578148/e7b67788041b95b35d13585e6230af87/ppt_malaikat.ppt" />
         <pubDate>2020-10-07 23:41:21 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/812120035</guid>
      </item>
      <item>
         <title>GOOGLE FORM KEHADIRAN PJJ</title>
         <author>safariantobudi</author>
         <link>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/812120037</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="https://forms.gle/jEx3sV7QKXaCjiD77" />
         <pubDate>2020-10-07 23:41:21 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/812120037</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>safariantobudi</author>
         <link>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/812139468</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/689578148/cafe7eafb093f7be7547dea7f0f23f1a/audio.mp3" />
         <pubDate>2020-10-07 23:54:25 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/812139468</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Absen 7// X MIPA 3// Alya Sawitri (Makalah keteguhan hati)</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/812273808</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/732992127/8e5b75c139d49881307fed74c765d887/MAKALAH_KETEGUHAN_HATI__ABSEN_7__X_MIPA_3_.docx" />
         <pubDate>2020-10-08 01:02:08 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/812273808</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Feni Maulidina  (16) X MIPA 3 Makalah &quot;Keteguhan Hati Menjaga Iman Sebagai Kunci Sukses&quot;</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/812307529</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/777333455/dcefac47bee656dd0735e9bc6beefe06/MAKALAH__KETEGUHAN_HATI_MENJAGA_IMAN_SEBAGAI_KUNCI_SUKSES__FENI_MAULIDINA__16__X_MIPA_3.docx" />
         <pubDate>2020-10-08 01:17:49 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/812307529</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/812333261</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="https://padlet.com/padlets/3k129ptg5osj46ec" />
         <pubDate>2020-10-08 01:29:51 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/812333261</guid>
      </item>
      <item>
         <title>IMAN KEPADA MALAIKAT</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/812340678</link>
         <description><![CDATA[<div>Novianto Ramadhan (30)<br>X MIPA 3<br>MAKALAH IMAN KEPADA MALAIKAT</div><div><br></div><div><br><strong>BAB IPENDAHULUANA.</strong>    <strong>Latar Belakang</strong>Dalam agama Islam kita mengenal lima pilar agama yang lebih kita kenal dengan rukun iman. Salah satu pilar agama tersebut ialah iman kepada Malaikat-malaikat Allah. Para Malaikat sendiri hanya menyembah Allah dan selalu taat kepada-Nya, mereka tidak pernah berdosa. Tidak ada satu pun manusia yang mengetahui ada berapa banyak jumlah Malaikat-malaikat Allah.Walaupun manusia tidak dapat melihat Malaikat tetapi jika Allah berkehendak maka Malaikat dapat dilihat oleh manusia, yang biasa terjadi pada  Nabi dan Rasul. Kendati demikian, Malaikat merupakan makhluk kepercayaan Allah yang menjadi perantara dalam menyampaikan wahyu-Nya kepada Rasul.Meskipun iman kepada Malaikat merupakan salah satu pilar agama, kita sendiri terkadang kurang memahami tentang apa itu Malaikat dan bagaimana cara beriman kepadanya. Maka dari itu, tanpa kita mengetahui bagaimana cara beriman kepada Malaikat kurang sempurnalah pilar agama yang kita bangun.<strong>B.</strong>     <strong>Rumusan Masalah</strong>1.      Apa itu Malaikat?2.      Bagaimana cara iman kepada Malaikat?3.      Bagaimana cara penerapan iman kepada Malaikat?<strong>BAB IIPEMBAHASANA.</strong>    <strong> Pengertian Malaikat</strong>Secara bahasa kata Malaikat dari bahasa Arab merupakan bentuk jamak dari kata “Malaka atau malak” yang berarti kekuatan<a href="https://www.blogger.com/blogger.g?blogID=1950805880464974511#_ftn1">[1]</a>. Dalam akidah Islam Malaikat adalah wakil atau pesuruh Allah untuk melakukan tugas-tugas tertentu.Secara istilah Malaikat dapat diartikan sebagai kekuatan-kekuatan yang patuh, tunduk, dan taat pada perintah serta ketentuan Allah SWT. Malaikat sendiri merupakan perantara Allah untuk menyampaikan wahyu kepada Rasul sebelum diberikan kepada umat-Nya. Malaikat merupakan makhluk ghaib yang mempunyai jasad yang amat halus, diciptakan Allah dari cahaya dan mempunyai bentuk beraneka ragam, mereka senantiasa taat dan setia terhadap perintah Allah dan tidak pernah mendurhakai-Nya (QS. 66/Al-Tahrim:6). Sementara itu diriwayatkan dari Ikrimah, ia berkata: “Para Malaikat diciptakan dari <em>nurul ‘izzah </em>(cahaya kemuliaan), sedangkan Iblis diciptakan dari <em>narul ‘izzah</em> (api kemuliaan).Malaikat itu disucikan dari kesyahwatan-kesyahwatan hawaniyah, terhindar sama sekali dari keinginan-keinginan hawa nafsu, terjauh dari perbuatan-perbuatan dosa dan salah. Mereka tidak seperti manusia yang suka makan, minum, tidur, berjenis lelaki atau wanita. Jadi mereka itu memang mempunyai sesuatu alam yang tersendiri.Tidak ada yang mengetahui jumlah malaikat selain Allah, umat islam hanya diwajibkan mengetahui sepuluh malaikat sesuai dengan tugas-tugasnya yaitu:a.       Malaikat jibril yang bertugas untuk menyampaikan wahyub.      Malaikat mikail yang bertugas untuk menurunkan rezekic.       Malaikat isrofil yang bertugas untuk meniup sangkakala pada hari akhir dan hari pembangkitan.d.      Malaikat izrail yang bertugas untuk mencabut atau mengambil nyawa.e.       Malaikat munkar bertugas untuk bertanya dalam kuburf.       Malaikat nakir bertugas untuk bertanya dalam kuburg.      Malaikat atid yang bertugas untuk mencatat segala amal perbuatan yang buruk yang dilakukan manusia.h.      Malaikat raqib yang bertugas untuk mencatat segala amal perbuatan baik yang telah dilakukan manusia.i.        Malaikat ridwan yang bertugas untuk menjaga pintu surgaj.        Malaikat malik yang bertugas untuk menjaga pintu nerakaMalaikat-malaikat tersebut sudah memiliki tugas masing-masing yang telah diberikan Allah. Namun, mereka memiliki sifat-sifat seperti yang digambarkan oleh hadis Nabi, yaitu:1.      Tidak seorangpun yang mampu mengetahui hakikat para Malaikat kecuali Allah. Keberadaan mereka termasuk hal ghaib, tidak dapat disentuh oleh salah satu panca indera manusia. Akan tetapi umat islam wajib mempercayai bahwa malaikat itu benar-benar ada.2.      Malaikat merupakan makhluk yang sangat pemalu.3.      Malaikat adalah makhluk yang senantiasa mengucapkan tasbih baik siang maupun malam.4.      Malaikat adalah makhluk yang senantiasa takut kepada Allah sehinngga mereka tidak bosan dalam melakukan tugas-tugasnya.5.      Malaikat akan senantiasa mencintai orang-orang yang mencintai Tuh6.       7.      an mereka.8.      Malaikat selalu menghhambakan diri kepada Allah dan patuh akan segala perinta-Nya, mereka tidak pernah berbuat maksiat dan berdurhaka kepada Allah.9.      Malaikat adalah makhluk yang diciptakan dari cahaya, mereka senantiasa bersama dengan manusia tetapi manusia tidak dapat melihatnya.10.  Malaikat mampu mengubah wujud mereka, terkadang seperti manusia<a href="https://www.blogger.com/blogger.g?blogID=1950805880464974511#_ftn2">[2]</a>.<strong>B.</strong>     <strong>Cara Beriman Kepada Malaikat</strong>Iman kepada Malaikat adalah yakin dan membenarkan bahawa Malaikat itu ada, diciptakan oleh Allah SWT dari cahaya atau nur. Beriman kepada malaikat adalah perbuatan baik dan merupakan tanda-tanda kebenaran, kepercayaan, serta ketaqwaan. Sebenarnya keimanan itu belum dapat dianggap sebagai keimanan yang haqiqi, kecuali seseorang itu sudah beriman dengan alam rohani yakni alam malaikat dengan keyakinan yang sedikitpun tidak dicampuri oleh kebimbangan dan tidak pula diselundupi oleh angan-angan dan prasangka yang bukan-bukan.            Beriman kepada malaikat dengan cara:            Pertama, iman kepada wujud mereka sambil mengkai apakah mereka hanya ruh, memiliki jasad, atau memiliki ru dan jasad. Jika kita menganggap para malaikat memiliki jasad, jasad mereka tentu halus dan lembut. Jika halus dan lembut, berarti jasad mereka terbuat dari cahaya dan udara.            Kedua, meyakini bahwa mereka suci dan bebas dari kesalahan. Allah berfirman tentang para malaikat; “mereka takut kepada tuhan mereka yang berkuasa atas mereka dan melaksanakan apa yang diperintahkan (kepada mereka) An-Nahl;50            Ketiga, meyakini bahwa mereka adalah perantara antara Allah dan manusia. Setiap malaikat ditugasi mengurus satu bagian dari alam semesta ini.            Keempat, meyakini bahwa kitab-kitab Allah yang diturunkan kepada nabi melalui perantaraan malaikat.Jadi salah satu untuk mema’rifati alam malaikat adalah dengan mempercayai wahyu yang telah diturunkan kepada Rasulullah SAW, sebab hal itu memang termasuk dalam salah satu keghoiban dari sekian banyak keghoiban yang masih di rahasiakan oleh Allah SWT. <a href="https://www.blogger.com/blogger.g?blogID=1950805880464974511#_ftn3">[3]</a><strong>C.</strong>    <strong>Penerapan Iman Kepada Malaikat</strong>Setelah mengetahui cara beriman kepada malaikat Allah SWT maka yang selanjutnya harus kita lakukan adalah menerapkan iman kepada malaikat dalam perilaku kita sehari hari, seperti:1.      Menjauhi dosa dan maksiatPerbuatan yang paling menyakiti para malaikat adalah perbuatan dosa, maksiat, kekufuran, dan kesyirikan. Karena itu salah satu perkara paling penting yang dilakukan manusia agar dapat iman kepada malaikat ialah menghindari hal-hal tersebut. Sungguh para malaikat tidak akan mauk ketempat-tempat dan rumah-rumah yang di dalamnya terdapat perbuatan maksiat kepada Allah atau di dalamnya sesuatu yang di benci-Nya; seperti berhala, patung, gambar-gambar<a href="https://www.blogger.com/blogger.g?blogID=1950805880464974511#_ftn4">[4]</a>.Kita tahu bahwasannya di kanan kiri kita terdapat malaikat yang siap mencatat amal kita baik dan buruk. Maka dari itu ada baiknya jika kita mengerjakan amal-amal baik dan merasa malu jika mengerjakan amal-amal buruk.    2.      Tidak menganggu malaikatDinyatakan dalam hadist-hadist shahih bahwa para malaikat juga bisa terganggu sebagaimana halnya seperti manusia. Mereka merasa terganggu dengan aroma-aroma yang tidak sedap, kotoran, dan sampah. Bahkan, Rasulullah pernah memerintahkan orang yang datang ke masjid, sementara bau bawang merah dan bawang putih tercium olehnya, agar mereka keluar menjauh dari tempat tersebut.3.      Tidak  meludah ke sebelah kanan ketika sholatRasulullah melarang orang yang sedang sholat meludah ke sebelah kanan, karena ada malaikat yang berdiri di sebelah kanan orang yang sedang shalat.4.      Mencintai seluruh malaikatSeorang muslim wajib mencintai seluruh malaikat tanpa membeda-bedakan antara satu dengan yang lainnya. Sebab, mereka semua adalah hamba Allah yang senantiasa melaksanakan perintah-Nya dan meninggalkan larangan-Nya. Mereka adalah satu kesatuan, yang tidak pernah berselisih dan tidak pula bercerai berai.5.      Bersikap rendah hatiSeseorang yang telah beriman kepada Allah SWT akan bersikap rendah hati karena ia merasa bahwasannya ibadah yang ia lakukan belum ada apa-apanya dibanding ibadah yang dilakukan para malaikat.<strong>D. HIKMAH BERIMAN KEPADA MALAIKAT</strong>1.      Manusia adalah makhluk ciptaan Allah yang paling mulia dibanding dengan makhluk lainnya termasuk para malaikat, namun ibadah dan kesyukuran yang ditampilkan manusia tidak sebanding dengan ibadah dan kesyukuran yang ditunjukan oleh para malaikat. Dengan iman kapada malaikat dan mengenali mereka secara benar, manusia akan sadar akan kelemahan dan kedurhakaannya kepada allah.2.      Manusia akan senantiasa merasa diawasi oleh Allah, sehingga tidak akan sewenang-wenang berbuat sesuatu yang tidak sesuai dengan tuntutan ajaran agama.3.      Senantiasa berusaha mengadakan hubungan dengan para malaikat dengan jalan mensucikan jiwa dan meningkatkan ibadah kepada Allah, sebab seorang akan sangat beruntung apabila dia termasuk golongan yang sering didoakan oleh para malaikat tidak pernah ditolak Tuhan.4.      Untuk menambah ketaqwaan kepada Allah, sebab segala perbuatan dan tindak tanduk yang dilakukan manusia tidak luput dari pengamatan Allah.<strong>BAB IIIPENUTUPA.</strong>    <strong>Kesimpulan</strong>Malaikat merupakan kekuatan-kekuatan yang patuh dan tunduk terhadap perintah-perintah Allah. Malaikat merupakan perantara Allah dalam menyampaikan wahyu-Nya kepada Rasulullah.Tidak ada seorang pun manusia yang mengetahui berapa banyak jumlah Malaikat yang ada. Namun manusia wajib mengetahui sepuluh Malaikat beserta tugas tugasnya yang telah Allah tentukan.Malaikat memiliki sifat yang berbeda dengan manusia. Manusia memang diciptakan sempurna oleh Allah, akan tetapi Malaikat lebih patuh dan tunduk kepada Allah dibanding manusia.Beriman kepada Malaikat kita harus yakin tanpa ada keraguan, karena itu merupakan salah satu rukun agar sempurnanya agama dan keyakinan kita. Setelah kita beriman kepada Malaikat ada baiknya kita menerapkan dengan baik dan benar bagaimana saja perilaku beriman kepada Malaikat dalam kehidupan kita.<strong>B.</strong>     <strong>Saran</strong>Makalah ini kami akui masih banyak kekurangan karena pengalaman yang kami miliki masih sangat kurang. Oleh karena itu kami mengharapkan saran dan kritik dari pembaca yang bersifat membangun untuk menyempurnakan makalah ini.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2020-10-08 01:33:16 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/812340678</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Helga javiera f (19) X MIPA 3 </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/812347990</link>
         <description><![CDATA[<div>MAKALAH KETUGUHAN HATI SEBGAKAI KUNCI SUKSES </div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/749768971/2d3902d00e3a6f9424731873e932d29b/MAKALAH__KETEGUHAN_HATI_MENJAGA_IMAN_SEBAGAI_KUNCI_SUKSES_.docx" />
         <pubDate>2020-10-08 01:36:36 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/812347990</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Firman SURYA R. ( 17 ) X MIPA 3</title>
         <author>firmansr121005</author>
         <link>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/812361340</link>
         <description><![CDATA[<div>MAKALAH KETEGUHAN HATI MENJAGA IMAN SEBAGAI KUNCI SUKSES</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/749839543/986f32a7c956c5d203693f5f35a26e2d/MAKALAH_KETEGUHAN_HATI_MENJAGA_IMAN_SEBAGAI_KUNCI_SUKSES_FIRMAN_SR___X_MIPA_3__17.docx" />
         <pubDate>2020-10-08 01:43:04 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/812361340</guid>
      </item>
      <item>
         <title>NAlvin Febriansyah (06)</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/812367446</link>
         <description><![CDATA[<div>MIPA 3<br>makalah keteguhan  hati sebagai kunci sukses</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/749769520/417ae44a880e853557395af4dbcf79b0/MAKALAH_Keteguhan_Hati_Menjaga_Iman_sebagai_Kunci_sukses.docx" />
         <pubDate>2020-10-08 01:46:00 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/812367446</guid>
      </item>
      <item>
         <title>nama: syifa camila augustine </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/812369316</link>
         <description><![CDATA[<div>kelas: x mipa 2<br>absen: 38<br>IMAN KEPADA MALAIKAT&nbsp;<br>Kita diwajibkan untuk beriman kepada malaikat sesuai dengan firman Allah SWT:<br><br></div><div>ءَامَنَ ٱلرَّسُولُ بِمَآ أُنزِلَ إِلَيْهِ مِن رَّبِّهِۦ وَٱلْمُؤْمِنُونَ ۚ كُلٌّ ءَامَنَ بِٱللَّهِ وَمَلَٰٓئِكَتِهِۦ وَكُتُبِهِۦ وَرُسُلِهِۦ لَا نُفَرِّقُ بَيْنَ أَحَدٍ مِّن رُّسُلِهِۦ ۚ وَقَالُوا۟ سَمِعْنَا وَأَطَعْنَا ۖ غُفْرَانَكَ رَبَّنَا وَإِلَيْكَ ٱلْمَصِيرُ<br><br></div><div>Artinya: "Rasul telah beriman kepada Al Quran yang diturunkan kepadanya dari Tuhannya, demikian pula orang-orang yang beriman. Semuanya beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya dan rasul-rasul-Nya. (Mereka mengatakan): "Kami tidak membeda-bedakan antara seseorangpun (dengan yang lain) dari rasul-rasul-Nya", dan mereka mengatakan: "Kami dengar dan kami taat". (Mereka berdoa): "Ampunilah kami ya Tuhan kami dan kepada Engkaulah tempat kembali". (QS. Al-Baqarah: 285).<br><br></div><div><br></div><div>Berdasarkan firman Allah tersebut, manusia wajib<a href="https://www.detik.com/tag/rukun-iman"> beriman kepada malaikat</a>, baik hati maupun diwujudkan dalam perbuatan. Malaikat diciptakan Allah dengan jumlah yang banyak dan memiliki tugas yang berbeda-beda.<br><br></div><div>Malaikat Jibril tugasnya untuk menyampaikan wahyu, Mikail membagikan rezeki, Israfil meniup sangkakala, Izrail mencabut nyawa, Munkar dan Nakir menanyai manusia di alam barzah, Raqib mencatat amal kebaikan manusia, Atid mencatat amal buruk manusia, Malik menjaga neraka dan Ridwan menjaga surga.<br><br></div><div>Tentu kita harus meyakini bahwa malaikat selalu mengawasi kita. Sehingga kita akan menjaga perilaku kita dari segala hal-hal negatif.<br><br></div><div>Dikutip dalam buku 'Rukun Iman' oleh Hudarrohman, malaikat bukan laki-laki dan bukan pula perempuan. Malaikat dibekali oleh Allah akal akan tetapi tidak memiliki nafsu. Malaikat juga menjadi makhluk Allah SWT yang paling taat, sebagaimana firman Allah dalam surat At-Tahrim ayat 6:<br><br></div><div>يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ قُوٓا۟ أَنفُسَكُمْ وَأَهْلِيكُمْ نَارًا وَقُودُهَا ٱلنَّاسُ وَٱلْحِجَارَةُ عَلَيْهَا مَلَٰٓئِكَةٌ غِلَاظٌ شِدَادٌ لَّا يَعْصُونَ ٱللَّهَ مَآ أَمَرَهُمْ وَيَفْعَلُونَ مَا يُؤْمَرُونَ<br><br></div><div><br>Artinya: "Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya <a href="https://www.detik.com/tag/rukun-iman">malaikat-malaikat</a> yang kasar, keras, dan tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan." (Qs: At-Tahrim: 6)<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2020-10-08 01:46:57 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/812369316</guid>
      </item>
      <item>
         <title>MAKALAH “KETEGUHAN HATI MENJAGA IMAN SEBAGAI KUNCI SUKSES” </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/812373375</link>
         <description><![CDATA[<div>Nama : Laila Nuraini Miftahul Jannah<br>Kelas : X MIPA 3<br>No Absen : 21 </div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/763621707/9b712ba6049fbb440db5dd5856950d92/MAKALAH___KETEGUHAN_HATI_MENJAGA_IMAN_SEBAGAI_KUNCI_SUKSES.docx" />
         <pubDate>2020-10-08 01:49:05 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/812373375</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Makalah &quot;KETEGUHAN HATI MENJAGA IMAN SEBAGAI KUNCI SUKSES&quot;</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/812392559</link>
         <description><![CDATA[<div>Rangga Adrian (33)<br>X MIPA 3</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/733145988/022b74108e4bf03a2be1359bcb73396c/Makalah_Keteguhan_Hati_Menjaga_Iman_sebagai_Kunci_Sukses_Rangga_Adrian_X_MIPA_3.docx" />
         <pubDate>2020-10-08 01:59:01 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/812392559</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>rifkiprawira04</author>
         <link>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/812394357</link>
         <description><![CDATA[<div>MAKALAH TNTNG KETEGUHAN HATI SEBAGAI KUNCI SUKSES<br>Nama: M Rifki Prawira<br>X MIPA 3<br>Absen 23<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/749834783/ca4f01e1c3c66f8acba6e69c4938d96f/MAKALAH_AGAMA_TENTANG_KETEGUHAN_HATI_DALAM_SUKSES.docx" />
         <pubDate>2020-10-08 01:59:59 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/812394357</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/812407591</link>
         <description><![CDATA[<div>Abied Dzakiawan Pranowo (1)<br>X MIPA 3 <br>MAKALAH "KETEGUHAN HATI MENJAGA IMAN SEBAGAI KUNCI SUKSES" </div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/733816806/2fcba1d905abe852259c01c598caefa3/MAKALAH_KETEGUHAN_HATI_MENJAGA_IMAN_.doc" />
         <pubDate>2020-10-08 02:07:17 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/812407591</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Makalah PAI &quot;Keteguhan Hati Menjaga Iman Sebagai Kunci Sukses</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/812413298</link>
         <description><![CDATA[<div>Muhammad Mirza Raihan Al-Giffary (26)<br>X MIPA 3</div>]]></description>
         <pubDate>2020-10-08 02:10:28 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/812413298</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Iman kepada malaikat</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/812414826</link>
         <description><![CDATA[<div>Nama : Muhamad Amrizal<br>Kelas  :  X MIPA 2<br>Absen : 21<br>مَنَ ٱلرَّسُولُ بِمَآ أُنزِلَ إِلَيْهِ مِن رَّبِّهِۦ وَٱلْمُؤْمِنُونَ ۚ كُلٌّ ءَامَنَ بِٱللَّهِ وَمَلَٰٓئِكَتِهِۦ وَكُتُبِهِۦ وَرُسُلِهِۦ لَا نُفَرِّقُ بَيْنَ أَحَدٍ مِّن رُّسُلِهِۦ ۚ وَقَالُوا۟ سَمِعْنَا وَأَطَعْنَا ۖ غُفْرَانَكَ رَبَّنَا وَإِلَيْكَ ٱلْمَصِيرُ<br><br></div><div>Artinya: "Rasul telah beriman kepada Al Quran yang diturunkan kepadanya dari Tuhannya, demikian pula orang-orang yang beriman. Semuanya beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya dan rasul-rasul-Nya. (Mereka mengatakan): "Kami tidak membeda-bedakan antara seseorangpun (dengan yang lain) dari rasul-rasul-Nya", dan mereka mengatakan: "Kami dengar dan kami taat". (Mereka berdoa): "Ampunilah kami ya Tuhan kami dan kepada Engkaulah tempat kembali". (QS. Al-Baqarah: 285).<br><br></div><div><br></div><div>Berdasarkan firman Allah tersebut, manusia wajib<a href="https://www.detik.com/tag/rukun-iman"> beriman kepada malaikat</a>, baik hati maupun diwujudkan dalam perbuatan. Malaikat diciptakan Allah dengan jumlah yang banyak dan memiliki tugas yang berbeda-beda.<br><br></div><div>Malaikat Jibril tugasnya untuk menyampaikan wahyu, Mikail membagikan rezeki, Israfil meniup sangkakala, Izrail mencabut nyawa, Munkar dan Nakir menanyai manusia di alam barzah, Raqib mencatat amal kebaikan manusia, Atid mencatat amal buruk manusia, Malik menjaga neraka dan Ridwan menjaga surga.<br><br></div><div>Tentu kita harus meyakini bahwa malaikat selalu mengawasi kita. Sehingga kita akan menjaga perilaku kita dari segala hal-hal negatif.<br><br></div><div>Dikutip dalam buku 'Rukun Iman' oleh Hudarrohman, malaikat bukan laki-laki dan bukan pula perempuan. Malaikat dibekali oleh Allah akal akan tetapi tidak memiliki nafsu. Malaikat juga menjadi makhluk Allah SWT yang paling taat, sebagaimana firman Allah dalam surat At-Tahrim ayat 6:<br><br></div><div>يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ قُوٓا۟ أَنفُسَكُمْ وَأَهْلِيكُمْ نَارًا وَقُودُهَا ٱلنَّاسُ وَٱلْحِجَارَةُ عَلَيْهَا مَلَٰٓئِكَةٌ غِلَاظٌ شِدَادٌ لَّا يَعْصُونَ ٱللَّهَ مَآ أَمَرَهُمْ وَيَفْعَلُونَ مَا يُؤْمَرُونَ<br><br></div><div><br>Artinya: "Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya <a href="https://www.detik.com/tag/rukun-iman">malaikat-malaikat</a> yang kasar, keras, dan tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan." (Qs: At-Tahrim: 6)<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2020-10-08 02:11:16 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/812414826</guid>
      </item>
      <item>
         <title>MAKALAH KETEGUHAN HATI MENJAGA IMAN SEBAGAI KUNCI SUKSES </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/812426261</link>
         <description><![CDATA[<div>Nasywaa Nabiilah Rahiidah (27)<br>X MIPA 3</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/749811395/3327c8b54e46b04d32a4b3410b3f04e7/MAKALAH_PENDIDIKAN_AGAMA_ISLAM.docx" />
         <pubDate>2020-10-08 02:17:20 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/812426261</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Makalah Keteguhan Hati Menjaga Iman Sebagai Kunci Sukses</title>
         <author>arachmawati13</author>
         <link>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/812438438</link>
         <description><![CDATA[<div>Alfia Rachmawati (2)<br>X MIPA 2</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/749877914/45d8161d201e03b32cbd7996796d42a8/Makalah_agama_keteguhan_hati.docx" />
         <pubDate>2020-10-08 02:23:32 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/812438438</guid>
      </item>
      <item>
         <title>MAKALAH</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/812457289</link>
         <description><![CDATA[<div>Muhammad Razzan Rabbani (24) X MIPA 2</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/733166981/e16181c6e56c2959198da7cc7151bab3/MAKALAH__Razzan.docx" />
         <pubDate>2020-10-08 02:33:27 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/812457289</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>fachrezaak28</author>
         <link>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/812469647</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/733309958/ee733332d7c8113963d9c3b7fdb068cc/Makalah_Keteguhan_Hati_Menjaga_Iman_Sebagai_Kunci_Sukses.docx" />
         <pubDate>2020-10-08 02:39:58 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/812469647</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Makalah &quot;Keteguhan Hati Menjaga Iman Sebagai Kunci Sukses&quot;</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/812481683</link>
         <description><![CDATA[<div>Zidan Azrial (40)<br>X MIPA 2</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/749811425/89e50b56dc49f70e31027c9e10459a5a/Keteguhan_Hati_Menjaga_Iman_sebagai_Kunc.docx" />
         <pubDate>2020-10-08 02:46:50 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/812481683</guid>
      </item>
      <item>
         <title>MAKALAH</title>
         <author>albirudwikinugroho2005</author>
         <link>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/812481887</link>
         <description><![CDATA[<div>Albiru Dwiki Nugroho (01)<br>X MIPA 2</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/749852960/ffff61de8eb8c1c0d2eb0966fdef448c/Makalah_Albiru_Dwiki_Nugroho.doc" />
         <pubDate>2020-10-08 02:46:57 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/812481887</guid>
      </item>
      <item>
         <title>MAKALAH</title>
         <author>hippoboo315</author>
         <link>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/812487902</link>
         <description><![CDATA[<div>M. alwan faiz farhan (22)<br>x mipa 2<br><br><br><br> BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Berdasarkan wujudnya, alam dibedakan dalam dua macam, yakni alam fisis (nyata) dan alam metafisis (ghaib). Salah satu yang termasuk ke dalam alam metafisis ialah malaikat. Semua agama samawi mempercayai akan adanya malaikat, akan tetapi mungkin ada perbedaan antara satu agama dengan yang lainnya baik dari tugas, nama, wujud, dan hakikat malaikat. 1 Sosok malaikat sering dibicarakan dalam kitab suci Al-Qur’an dan Perjanjian Lama, baik dari sisi sifat keghaibannya maupun tentang misi penurunan wahyu Allah kepada para rasul, serta tugas-tugas yang lain yang harus dijalankan sebagai wujud ketaatan terhadap penciptanya. Di dalam ajaran Islam, percaya akan adanya malaikat adalah kewajiban bagi orang-orang yang beriman. 2 Sebab di dalam kitab suci AlQur’an disebutkan bahwa malaikatlah yang menjadi perantara dalam menyampaikan firman-Nya kepada para rasul, sehingga menafikkan para malaikat, berarti menafikkan pula firman-firman (wahyu) Allah. Bahkan beriman kepada para malaikat memiliki posisi yang cukup tinggi yakni setelah beriman kepada Allah SWT. Peran malaikat dalam Al-Qur’an 1 Zakiyah Daradjat, Islam dan Kesehatan Mental (Jakarta: PT. Gunung Agung, 1983), hlm. 47. 2 Muhammad Na’im Yasin, Yang Menguatkan Yang Membatalkan Iman, Terj.Abu Fahmi, (Jakarta: Gema Insani Press, 1990), hlm. 174. 2 tidaklah hanya sekedar menyampaikan perintah-Nya, namun banyak tugas yang lain yang tidak kalah penting, baik di dunia ruh maupun yang berhubungan dengan manusia. Diantaranya dalam yakni para malaikat yang bertugas memikul Arsy’ Allah (QS. Al-Mu’min: 7), kemudian di dalam QS. Al-Infithaar ayat 10-12 disebutkan bahwa malaikat juga bertugas untuk menjaga, mengawasi dan mencatat amal perbuatan manusia, serta tugas-tugas penting lainnya. Selain Al-Qur’an, di dalam Perjanjian Lama juga mengisahkan peran malaikat sebagai utusan yang menyampaikan perintah Allah kepada manusia, mengabarkan peristiwa-peristiwa penting kepada orang-orang pilihan yang mewartakan iman,3 salah satunya yaitu kisah tentang malaikat yang menghalangi Abraham yang akan menyembelih anaknya Ishak, atas perintah Allah (Kej. 22: 11), menjaga dan melindungi umat yang percaya (Yos. 5: 13-15), menjaga Taman Eden (Kej. 3: 24), serta tugas-tugas penting lainnya. Meskipun di dalam Al-Qur’an dan Perjanjian Lama sama-sama mengisahkan tentang malaikat, namun Al-Qur’an dan Perjanjian Lama bukanlah satu kesatuan kitab suci, keduanya merupakan kitab suci yang berbeda yang menjadi sumber ajaran bagi umat yang berbeda pula. Maka dari itulah mengapa perlu dilakukan kajian untuk mengetahui akan adanya kemungkinan kesejajaran maupun perbedaan peran malaikat dalam AlQur’an dan Perjanjan Lama. 3 Darmawijaya, Malaikat-Malaikat dalam Kitab Suci, (Yogyakarta: Penerbit Kanisius, 2010), hlm. 14. 3 B. Rumusan Masalah Berdasarkan latar belakang masalah yang telah diuraikan di atas, maka rumusan permasalahannya adalah sebagai berikut: 1. Bagaimanakah peran malaikat dalam Kitab Suci Al-Qur’an dan Perjanjian Lama? 2. Adakah kesejajaran serta perbedaan peran malaikat dalam Kitab Suci Al-Qur’an dan Perjanjian Lama? C. Tujuan dan Manfaat Penelitian 1. Tujuan Penelitian: a. Untuk mengetahui peran malaikat dalam Kitab Suci Al-Qur’an dan Perjanjian Lama. b. Untuk mengetahui kesejajaran dan perbedaan peran malaikat dalam Kitab Suci Al-Qur’an dan Perjanjian Lama. 2. Manfaat Penelitian a. Secara teoritis, penelitian ini dapat menambah khazanah keilmuan bagi pembaca pada umumnya, dan pada khususnya bagi mahasiswa Program Studi Perbandingan Agama (Ushuluddin) Fakultas Agama Islam UMS. b. Secara praktis, penelitian ini dapat bermanfaat dalam upaya meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kita terhadap Allah SWT, dengan memperdalam pengetahuan terhadap salah satu rukun iman dalam Islam, yaitu iman kepada Malaikat Allah. </div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2020-10-08 02:50:34 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/812487902</guid>
      </item>
      <item>
         <title>MAKALAH</title>
         <author>rajaromas78</author>
         <link>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/812496640</link>
         <description><![CDATA[<div>Raja Romas (31)<br>X MKIPA 2</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/749823010/5a529d90400b5e3119422a7e7170bb7d/MAKALAH_KETEGUHAN_HATI.docx" />
         <pubDate>2020-10-08 02:55:47 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/812496640</guid>
      </item>
      <item>
         <title>&quot;Keteguhan Hati Menjaga Iman Sebagai Kunci Sukses&quot;</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/812507077</link>
         <description><![CDATA[<div>Britania Tiara Zanetta (07)<br>X MIPA 2</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/733163298/ef954bea39edb20d5a5c30c7ea31c361/Keteguhan_hati_menjaga_iman_sebagai_kunci_sukses.docx" />
         <pubDate>2020-10-08 03:02:14 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/812507077</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/812516188</link>
         <description><![CDATA[<div>MAKALAH “KETEGUHAN HATI MENJAGA IMAN SEBAGAI KUNCI SUKSES”<br><br><br>KATA PENGANTAR<br><br>Segala puji dan syukur saya panjatkan kepada tuhan yang maha esa, karena atas berkat dan limpahan rahmatnyalah maka saya boleh menyelesaikan sebuah makalah dengan tepat waktu.<br><br>Berikut ini saya mempersembahkan sebuah makalah dengan judul “KETEGUHAN HATI MENJAGA IMAN SEBAGAI KUNCI SUKSES”, yang mmenurut saya dapat memberikan manfaat yang besar bagi kita untuk mempelajari bagaimana menjaga iman agar kita sukses dunia dan insyaallah akhirat.<br><br>Melalui kata pengantar ini saya lebih dahulu meminta maaf dan memohon permakluman bila mana isi makalah ini ada kekurangan dan ada tulisan yang saya buat kurang tepat atau menyinggu perasaan pembaca.<br><br>Dengan ini saya mempersembahkan makalah ini dengan penuh rasa terima kasih dan semoga allah SWT memberkahi makalah ini sehingga dapat memberikan manfaat.<br><br>Batusangkar,28-januari-2014<br><br><br><br><br><br><br><br><br><br><br><br><br><br><br>DAFTAR ISI<br>KATA PENGANTAR …………………………………………………………………………..<br>DAFTAR ISI …………………………………………………………………………………….<br>BAB I PENDAHULUAN ………………………………………………………………………<br>1.1. Latar Belakang  ………………………………………………………………………….<br>1.2. Tujuan ……………………………………………………………………………………<br>1.3. Manfaat ………………………………………………………………………………….<br>BAB II PEMBAHASAN<br>2.1. Pengertian keteguhan hati menjaga iman………………..………………………………..<br>2.2. Pentingnya keteguhan hati ……………………………………………………………….<br>2.3 Faktor runtuhnya keteguhan hati……………………………………………………………..<br>2.4. Cara mempertahankan keteguhan hati…………………………………………………….<br>BAB III PENUTUP …………………………………………………………………………….<br>5.1. Kesimpulan ……………………………………………………………………………….<br>5.2. Saran ………………………………………………………………………………………<br><br><br><br><br><br><br><br><br><br><br><br><br><br><br><br><br>BAB I<br>PENDAHULUAN<br>1.1. Latar Belakang<br>     Kesuksesan adalah suatu hasil yang sangat diinginkan oleh setiap orang dalam mencapai suatu tujuan atau cita-cita atau juga visi. Kesuksesan bisa kita raih dengan mudah apabila kita dapat mencapai kesuksesan tersebut tidak cepat putus asa dan apabila kita dapat menjaga keteguhan iman. Oleh karena itu sebelum melangkah lebih jauh kita harus mempersiapkan terlebih dahulu langkah-langkah persiapan untuk mencapai kesuksesan tersebut.    Banyak sekali cara untuk mencapai kesuksesan yaitu salah satunya dengan motovasi yang kuat dari diri sendiri maupun dari luar diri kita dan juga tidak menyerah jika mendapat kegagalan dalam perjalanan menuju kesuksesan.<br>1.2.      TUJUAN<br>       Penulisan bertujuan untuk memberikan petunjuk kepad kita seputar tentang hidup sukses. Dan juga penelitian ini bertujuan untuk menambah pemikiran kita akan makna dari sukses itu sendiri, dan memberikan motivasi agas kita lebih semangat untuk mencapai kesuksesan. Dan penting nya keteguhan iman agar mencapai sukses.<br><br>1.3.  MANFAAT<br>        Menambah pengetahuan kita akan makna sesungguhnya SUKSES itu. Juga agar dapat memberikan motivasi kepda pembaca untuk mencapai kesuksesan.Dan agar pembaca bisa mengerti bahwa keteguhan hati menajaga iman adalah kunci kesuksesan.<br><br><br><br><br><br><br><br>BAB II<br>PEMBAHASAN<br>2.1.Pengertian keteguhan hati menjaga iman<br>      Yang saya maksudkan keteguhan hati adalah kekuatan "istiqamah" atau konsisten atas petunjuk kebenaran yang bersumber dari suara hati nurani dalam setiap langkah kehidupan. Dengan kata lain, dapat selalu "inline" atau beredar dalam garis edar orbit kehidupan yang berpusat pada hati nurani. Keteguhan hati dapat berarti teguh dalam keyakinan keimanan kepada Allah SWT, tetap komitmen terhadap ajaran-ajaran-Nya, teguh dalam memegang prinsip-prinsip kebenaran dan kuat dalam memperjuangkan keyakinan yang bersumber dari hati nuraninya.<br><br>2.2.Pentingnya keteguhan hati<br>Keteguhan hati sangat penting karena menjadi syarat dalam menggapai keberhasilan seseorang baik dalam karier, hidup dan Bisnis. Bahkan keteguhan hati dapat mengantarkan seseorang meraih kebijaksanaan dan kemuliaan dalam kehidupan. Seseorang yang memiliki keteguhan hati akan memiliki keteguhan Iman, karena hati adalah tempat bersemayamnya Iman. Dengannya kita dapat berkomunikasi dan mendekatkan diri dengan Sang Khaliq. Keteguhan hati dapat mengantarkan manusia meraih kemuliaan dalam kehidupan dunia dan akhiratnya juga.<br><br>Keteguhan hati menjadi cermin kepribadian seseorang, karena menunjukkan keyakinan kebenaran yang ditempuhnya. Keteguhan hati merupakan pendorong motivasi, sehingga memudahkan mencapai tujuannya. Keteguhan hati dapat melahirkan keteguhan iman dan ketakwaan. Mampu mendengarkan bisikan hati dalam kebenaran dan kebaikan, tidak mudah tergoda dengan tawaran dan jebakan hawa nafsu dan ego pribadi, tidak mudah dibelokkan oleh tujuan yang tidak sesuai dengan keyakinan hatinya. Ketika terlanjur melakukan kesalahan, akan segera kembali pada kebenaran ketika diingatkan oleh suara hati nurainya terdalam. Inilah pentingnya mempertahankan keteguhan hati.<br><br>Siapapun yang ingin meriah kesuksesan dan kemuliaan dalam segala bidang kehidupan, tidak boleh lepas dari keteguhan hati. Seseorang yang ingin mencapai tujuan keberhasilan dalam karier, hidup dan bisnis, tidak boleh lepas dari keteguhan hati. Seseorang yang ingin mengibarkan panji-panji kemuliaan dan keagungan dalam kehidupan, tidak boleh lepas dari keteguhan hati. Tanpa keteguhan hati, kita tidak akan dapat mencapai keberhasilan yang bermakna tinggi.<br><br>2.3.Faktor runtuhnya keteguhan hati<br>1. Memperturutkan Ego dan Nafsyu.<br>Ego dan nafsu cenderung membawa manusia pada sisi materialsme. Memperturutkan ego dan nafsu akan membawa manusia terlalu cinta dunia dan melupakan akhiratnya. Akibatnya kita mudah dijangkiti dengan berbagai penyakit hati. Mudah terjebak dalam penyakit hati seperti ambisi berlebihan terhadap kekuasaan dan harta kekayaan hingga menghalalkan segala cara, mengejar karier atau menjalankan Bisnis dengan mengabaikan nilai-nilai kebenaran, memperturutkan hawa nafsyu duniawinya yang berlebihan lainnya. Penyakit hati inilah yang akhirnya menggerogoti keteguhan hati seseorang.<br><br><br><br>2. Membiarkan Kesalahan.<br>Melakukan kesalahan-kesalahan meskipun kecil dalam tingkah laku, mapun tindakan janganlah dianggap hal biasa. Kalau hal ini dibiarkan terus menerus dapat menjadi kebiasaan dan akhirnya dengan mudah tergoda melakukan kesalahan dan penyimpangan lebih besar lagi. Mungkin awalnya hanya korupsi ratusan ribu rupiah misalnya, kalau kita biarkan, lain waktu akan berani korupsi jutaan rupiah. Kalau tetap dibiarkan lama-kelamaan korupsinya menjadi ratusan juta rupiah dan bahkan milyaran rupiah. Sebaiknya ketika kita melakukan kesalahan, sekecil apapun segera kembali pada kebenaran. Karena sesungguhnya suara hati nurani terdalam telah mengingatkan kita untuk kembali pada kebenaran.<br><br>3. Lingkungan Kehidupan.<br>Berbagai pengaruh lingkungan dari luar, misalnya pengaruh negatif dari sarana informasi, tontotan, gaya hidup, tuntutan kehidupan modern yang sangat konsumstif dan lain sebagainya dapat melemahkan keteguhan hati. Kalau hal ini tidak disaring dan disikapi dengan baik, akhirnya dapat meruntuhkan keteguhan hati kita. Hindarilah berbagai pengaruh eksternal negatif yang dapat mengikis keteguhan hati.<br><br>2.4.Cara mempertahankan keteguhan hati<br>Mempertahankan keteguhan hati tentu saja diperlukan kemampuan seseorang untuk menjaga kejernihan hatinya. Dengan kejernihan hati, suara hati nurani akan muncul kepermukaan dan menjadi pembimbing dalam setiap langkah kehidupan. Dalam buku "Heart Revolution, Revolusi Hati Nurani Menuju Kehidupan Penuh Potensi", karya Eko Jalu Santoso yang diterbitkan Elex Media Komputindo, setidaknya ada tujuh langkah dalam usaha menjaga kejernihan hati. Diantaranya adalah, menetapkan nilai hidup sesuai suara hati, menjauhi prasangka negatif, menempatkan sudut pandang dari hati, menghindari pengaruh lingkungan negative, membebaskan pikiran dari pengalaman negative, melepaskan energi positif kebaikan dan memusatkan hati kepada Allah. Lebih lengkapnya Anda dapat membacanya dalam buku ini.<br><br>Menurut Ary Ginanjar Agustian dari ESQ Leadership Center yang memberikan komentarnya dalam buku ini mengatakan, "" Revolusi Hati adalah Revolusi Kehidupan. Buku "Heart Revolution" karya Eko Jalu Santoso ini mampu mengasah kecerdasan emosi dan spiritual kita yang sangat bermanfaat bagi bekal menjalani kehidupan." Siapapun yang menginginkan kehidupan yang penuh potensi ditengah-tengah kehidupan modern yang syarat dengan tantangan dan jebakan, perlu membaca buku ini. Siapapun yang ingin menjaga kekuatan keteguhan hati dan menginginkan kemuliaan dalam hidupnya, perlu membaca buku ini. Siapapun yang ingin melakukan perubahan hidup serta memberikan perubahan bermakna bagi lingkungannya, perlu meresapi buku ini.<br><br>Sahabat yang mulia, saatnya untuk kembali pada hati nurani. Bukan hanya mengandalkan kekuatan otak dan pikiran semata, tetapi berusaha mengandalkan kekuatan keteguhan hati. Jadikanlah suara hati nurani Anda sebagai pembimbing dalam setiap langkah kehidupan, agar rahmat dan berkah dari Allah senantiasa mengalir dan memberikan yang terindah untuk hati, perasaan dan seluruh diri kita.<br>Semoga dengan  menjaga keteguhan hati dan iman kita akan mencapai kesuksesan<br>Amin amin<br><br>BAB III<br>PENUTUP<br>KESIMPULAN<br>  	Jadi,kesimpulannya adalah apabila kita bisa menjaga hati kita dengan iman yang sngat kuat maka kesuksesan ada di depan mata kita.Tetapi jika kita tidak teguh dengan hati ,kita maka kehancuranlah yang dapat kita terima pada masa depan nantinya.jadi,kepada pembaca semoga kalian dapat menjaga hati kalian dengan iman.<br>SARAN<br>	Menurut saya masih bnyak teman-teman termasuk saya sendiri yang masih belum sepenuhnya memperteguh hati dengan iman.Semoga dengan makalah ini saya dan teman-teman yang lain dapat lebih menjaga keteguhan  hati dengan iman yang kuat agar kita menjadi orang yang sukses dunia dan akhiratt.<br><br>Sekian makalah ini saya buat,Makalah ini masih bnyak kekurangannya sehingga harap dimaklumi saja.Akhir kata saya ucapkan terimakasih.<br>Assalamualaikum wr.wb<br>Nama:Faiq Hirai<br>Kelas:x MIPA 2</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2020-10-08 03:07:40 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/812516188</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Makalah Agama</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/812525928</link>
         <description><![CDATA[<div>"Keteguhan Hati Menjaga Iman Sebagai Kunci Sukses" oleh Nameera Syifa Almadea (29) dari kelas X MIPA 2.</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/749797357/49eeccb53c02389942439ffdef34ebd8/Makalah_Agama_Nameera.docx" />
         <pubDate>2020-10-08 03:13:28 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/812525928</guid>
      </item>
      <item>
         <title>MAKALAH </title>
         <author>rzkiamelia4</author>
         <link>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/812538723</link>
         <description><![CDATA[<div>rizki amalia (33)<br>X MIPA 2<br><br><br><strong>BAB I</strong></div><div><strong>PENDAHULUAN</strong></div><div><strong>1.1. Latar Belakang</strong></div><div>     Kesuksesan adalah suatu hasil yang sangat diinginkan oleh setiap orang dalam mencapai suatu tujuan atau cita-cita atau juga visi. Kesuksesan bisa kita raih dengan mudah apabila kita dapat mencapai kesuksesan tersebut tidak cepat putus asa dan apabila kita dapat menjaga keteguhan iman. Oleh karena itu sebelum melangkah lebih jauh kita harus mempersiapkan terlebih dahulu langkah-langkah persiapan untuk mencapai kesuksesan tersebut.    Banyak sekali cara untuk mencapai kesuksesan yaitu salah satunya dengan motovasi yang kuat dari diri sendiri maupun dari luar diri kita dan juga tidak menyerah jika mendapat kegagalan dalam perjalanan menuju kesuksesan.</div><div><strong>1.2.      TUJUAN</strong></div><div>       Penulisan bertujuan untuk memberikan petunjuk kepad kita seputar tentang hidup sukses. Dan juga penelitian ini bertujuan untuk menambah pemikiran kita akan makna dari sukses itu sendiri, dan memberikan motivasi agas kita lebih semangat untuk mencapai kesuksesan. Dan penting nya keteguhan iman agar mencapai sukses.</div><div><br></div><div><strong>1.3.  MANFAAT</strong></div><div>        Menambah pengetahuan kita akan makna sesungguhnya SUKSES itu. Juga agar dapat memberikan motivasi kepda pembaca untuk mencapai kesuksesan.Dan agar pembaca bisa mengerti bahwa keteguhan hati menajaga iman adalah kunci kesuksesan.</div><div><br><br></div><div><br></div><div><strong>BAB II</strong></div><div><strong>PEMBAHASAN</strong></div><div><strong>2.1.Pengertian keteguhan hati menjaga iman</strong></div><div>      Yang saya maksudkan keteguhan hati adalah kekuatan <em>"istiqamah"</em> atau <em>konsisten</em> atas petunjuk kebenaran yang bersumber dari suara hati nurani dalam setiap langkah kehidupan. Dengan kata lain, dapat selalu "inline" atau beredar dalam garis edar orbit kehidupan yang berpusat pada hati nurani. Keteguhan hati dapat berarti teguh dalam keyakinan keimanan kepada Allah SWT, tetap komitmen terhadap ajaran-ajaran-Nya, teguh dalam memegang prinsip-prinsip kebenaran dan kuat dalam memperjuangkan keyakinan yang bersumber dari hati nuraninya.<br><br><strong>2.2.Pentingnya keteguhan hati</strong></div><div>Keteguhan hati sangat penting karena menjadi syarat dalam menggapai keberhasilan seseorang baik dalam karier, hidup dan Bisnis. Bahkan keteguhan hati dapat mengantarkan seseorang meraih kebijaksanaan dan kemuliaan dalam kehidupan. Seseorang yang memiliki keteguhan hati akan memiliki keteguhan Iman, karena hati adalah tempat bersemayamnya Iman. Dengannya kita dapat berkomunikasi dan mendekatkan diri dengan Sang Khaliq. Keteguhan hati dapat mengantarkan manusia meraih kemuliaan dalam kehidupan dunia dan akhiratnya juga.<br><br>Keteguhan hati menjadi cermin kepribadian seseorang, karena menunjukkan keyakinan kebenaran yang ditempuhnya. Keteguhan hati merupakan pendorong motivasi, sehingga memudahkan mencapai tujuannya. Keteguhan hati dapat melahirkan keteguhan iman dan ketakwaan. Mampu mendengarkan bisikan hati dalam kebenaran dan kebaikan, tidak mudah tergoda dengan tawaran dan jebakan hawa nafsu dan ego pribadi, tidak mudah dibelokkan oleh tujuan yang tidak sesuai dengan keyakinan hatinya. Ketika terlanjur melakukan kesalahan, akan segera kembali pada kebenaran ketika diingatkan oleh suara hati nurainya terdalam. Inilah pentingnya mempertahankan keteguhan hati.<br><br>Siapapun yang ingin meriah kesuksesan dan kemuliaan dalam segala bidang kehidupan, tidak boleh lepas dari keteguhan hati. Seseorang yang ingin mencapai tujuan keberhasilan dalam karier, hidup dan bisnis, tidak boleh lepas dari keteguhan hati. Seseorang yang ingin mengibarkan panji-panji kemuliaan dan keagungan dalam kehidupan, tidak boleh lepas dari keteguhan hati. Tanpa keteguhan hati, kita tidak akan dapat mencapai keberhasilan yang bermakna tinggi.<br><br><strong>2.3.Faktor runtuhnya keteguhan hati</strong></div><div><em>1. Memperturutkan Ego dan Nafsyu.</em><br>Ego dan nafsu cenderung membawa manusia pada sisi materialsme. Memperturutkan ego dan nafsu akan membawa manusia terlalu cinta dunia dan melupakan akhiratnya. Akibatnya kita mudah dijangkiti dengan berbagai penyakit hati. Mudah terjebak dalam penyakit hati seperti ambisi berlebihan terhadap kekuasaan dan harta kekayaan hingga menghalalkan segala cara, mengejar karier atau menjalankan Bisnis dengan mengabaikan nilai-nilai kebenaran, memperturutkan hawa nafsyu duniawinya yang berlebihan lainnya. Penyakit hati inilah yang akhirnya menggerogoti keteguhan hati seseorang.<br><br><br><br></div><div><em>2. Membiarkan Kesalahan.</em><br>Melakukan kesalahan-kesalahan meskipun kecil dalam tingkah laku, mapun tindakan janganlah dianggap hal biasa. Kalau hal ini dibiarkan terus menerus dapat menjadi kebiasaan dan akhirnya dengan mudah tergoda melakukan kesalahan dan penyimpangan lebih besar lagi. Mungkin awalnya hanya korupsi ratusan ribu rupiah misalnya, kalau kita biarkan, lain waktu akan berani korupsi jutaan rupiah. Kalau tetap dibiarkan lama-kelamaan korupsinya menjadi ratusan juta rupiah dan bahkan milyaran rupiah. Sebaiknya ketika kita melakukan kesalahan, sekecil apapun segera kembali pada kebenaran. Karena sesungguhnya suara hati nurani terdalam telah mengingatkan kita untuk kembali pada kebenaran.<br><br><em>3. Lingkungan Kehidupan.</em><br>Berbagai pengaruh lingkungan dari luar, misalnya pengaruh negatif dari sarana informasi, tontotan, gaya hidup, tuntutan kehidupan modern yang sangat konsumstif dan lain sebagainya dapat melemahkan keteguhan hati. Kalau hal ini tidak disaring dan disikapi dengan baik, akhirnya dapat meruntuhkan keteguhan hati kita. Hindarilah berbagai pengaruh eksternal negatif yang dapat mengikis keteguhan hati.<br><strong><br>2.4.Cara mempertahankan keteguhan hati</strong></div><div>Mempertahankan keteguhan hati tentu saja diperlukan kemampuan seseorang untuk menjaga kejernihan hatinya. Dengan kejernihan hati, suara hati nurani akan muncul kepermukaan dan menjadi pembimbing dalam setiap langkah kehidupan. Dalam buku "Heart Revolution, Revolusi Hati Nurani Menuju Kehidupan Penuh Potensi", karya Eko Jalu Santoso yang diterbitkan Elex Media Komputindo, setidaknya ada tujuh langkah dalam usaha menjaga kejernihan hati. Diantaranya adalah, menetapkan nilai hidup sesuai suara hati, menjauhi prasangka negatif, menempatkan sudut pandang dari hati, menghindari pengaruh lingkungan negative, membebaskan pikiran dari pengalaman negative, melepaskan energi positif kebaikan dan memusatkan hati kepada Allah. Lebih lengkapnya Anda dapat membacanya dalam buku ini.<br><br>Menurut Ary Ginanjar Agustian dari ESQ Leadership Center yang memberikan komentarnya dalam buku ini mengatakan, "" Revolusi Hati adalah Revolusi Kehidupan. Buku "Heart Revolution" karya Eko Jalu Santoso ini mampu mengasah kecerdasan emosi dan spiritual kita yang sangat bermanfaat bagi bekal menjalani kehidupan." Siapapun yang menginginkan kehidupan yang penuh potensi ditengah-tengah kehidupan modern yang syarat dengan tantangan dan jebakan, perlu membaca buku ini. Siapapun yang ingin menjaga kekuatan keteguhan hati dan menginginkan kemuliaan dalam hidupnya, perlu membaca buku ini. Siapapun yang ingin melakukan perubahan hidup serta memberikan perubahan bermakna bagi lingkungannya, perlu meresapi buku ini.<br><br>Sahabat yang mulia, saatnya untuk kembali pada hati nurani. Bukan hanya mengandalkan kekuatan otak dan pikiran semata, tetapi berusaha mengandalkan kekuatan keteguhan hati. Jadikanlah suara hati nurani Anda sebagai pembimbing dalam setiap langkah kehidupan, agar rahmat dan berkah dari Allah senantiasa mengalir dan memberikan yang terindah untuk hati, perasaan dan seluruh diri kita.</div><div>Semoga dengan  menjaga keteguhan hati dan iman kita akan mencapai kesuksesan</div><div>Amin amin</div><div><br></div><div><strong>BAB III</strong></div><div><strong>PENUTUP</strong></div><div><strong>KESIMPULAN<br>            </strong>Jadi,kesimpulannya adalah apabila kita bisa menjaga hati kita dengan iman yang sngat kuat maka kesuksesan ada di depan mata kita.Tetapi jika kita tidak teguh dengan hati ,kita maka kehancuranlah yang dapat kita terima pada masa depan nantinya.jadi,kepada pembaca semoga kalian dapat menjaga hati kalian dengan iman.</div><div><strong>SARAN</strong></div><div><strong>            </strong>Menurut saya masih bnyak teman-teman termasuk saya sendiri yang masih belum sepenuhnya memperteguh hati dengan iman.Semoga dengan makalah ini saya dan teman-teman yang lain dapat lebih menjaga keteguhan  hati dengan iman yang kuat agar kita menjadi orang yang sukses dunia dan akhiratt.</div><div><br></div><div>Sekian makalah ini saya buat,Makalah ini masih bnyak kekurangannya sehingga harap dimaklumi saja.Akhir kata saya ucapkan terimakasih.</div><div>Assalamualaikum wr.wb</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2020-10-08 03:20:42 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/812538723</guid>
      </item>
      <item>
         <title>&quot; Keteguhan Hati Menjaga Iman Sebagai Kunci Sukses &quot;</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/812544627</link>
         <description><![CDATA[<div>Alyshia Cagivani Yasmin (5) X MIPA 2</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/733172270/b188c3608a8910996084997a838cd2d1/Makalah_Iman_Kepada_Malaikat_Alyshia_Cagivani_Yasmin__5__X_MIPA_2.docx" />
         <pubDate>2020-10-08 03:24:36 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/812544627</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Cyntia Dwi N (8) X-MIPA 2</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/812547095</link>
         <description><![CDATA[<div>MAKALAH IMAN KEPADA MALAIKAT</div><div>BAB I</div><div>PENDAHULUAN</div><div>A.    Latar Belakang</div><div>Dalam agama Islam kita mengenal lima pilar agama yang lebih kita kenal dengan rukun iman. Salah satu pilar agama tersebut ialah iman kepada Malaikat-malaikat Allah. Para Malaikat sendiri hanya menyembah Allah dan selalu taat kepada-Nya, mereka tidak pernah berdosa. Tidak ada satu pun manusia yang mengetahui ada berapa banyak jumlah Malaikat-malaikat Allah.</div><div>Walaupun manusia tidak dapat melihat Malaikat tetapi jika Allah berkehendak maka Malaikat dapat dilihat oleh manusia, yang biasa terjadi pada  Nabi dan Rasul. Kendati demikian, Malaikat merupakan makhluk kepercayaan Allah yang menjadi perantara dalam menyampaikan wahyu-Nya kepada Rasul.</div><div>Meskipun iman kepada Malaikat merupakan salah satu pilar agama, kita sendiri terkadang kurang memahami tentang apa itu Malaikat dan bagaimana cara beriman kepadanya. Maka dari itu, tanpa kita mengetahui bagaimana cara beriman kepada Malaikat kurang sempurnalah pilar agama yang kita bangun.</div><div>B.     Rumusan Masalah</div><div>1.      Apa itu Malaikat?</div><div>2.      Bagaimana cara iman kepada Malaikat?</div><div>3.      Bagaimana cara penerapan iman kepada Malaikat?</div><div><br></div><div>BAB II</div><div>PEMBAHASAN</div><div>A.     Pengertian Malaikat</div><div>Secara bahasa kata Malaikat dari bahasa Arab merupakan bentuk jamak dari kata “Malaka atau malak” yang berarti kekuatan[1]. Dalam akidah Islam Malaikat adalah wakil atau pesuruh Allah untuk melakukan tugas-tugas tertentu.</div><div>Secara istilah Malaikat dapat diartikan sebagai kekuatan-kekuatan yang patuh, tunduk, dan taat pada perintah serta ketentuan Allah SWT. Malaikat sendiri merupakan perantara Allah untuk menyampaikan wahyu kepada Rasul sebelum diberikan kepada umat-Nya.</div><div> Malaikat merupakan makhluk ghaib yang mempunyai jasad yang amat halus, diciptakan Allah dari cahaya dan mempunyai bentuk beraneka ragam, mereka senantiasa taat dan setia terhadap perintah Allah dan tidak pernah mendurhakai-Nya (QS. 66/Al-Tahrim:6). Sementara itu diriwayatkan dari Ikrimah, ia berkata: “Para Malaikat diciptakan dari nurul ‘izzah (cahaya kemuliaan), sedangkan Iblis diciptakan dari narul ‘izzah (api kemuliaan).</div><div>Malaikat itu disucikan dari kesyahwatan-kesyahwatan hawaniyah, terhindar sama sekali dari keinginan-keinginan hawa nafsu, terjauh dari perbuatan-perbuatan dosa dan salah. Mereka tidak seperti manusia yang suka makan, minum, tidur, berjenis lelaki atau wanita. Jadi mereka itu memang mempunyai sesuatu alam yang tersendiri.</div><div>Tidak ada yang mengetahui jumlah malaikat selain Allah, umat islam hanya diwajibkan mengetahui sepuluh malaikat sesuai dengan tugas-tugasnya yaitu:</div><div>a.       Malaikat jibril yang bertugas untuk menyampaikan wahyu</div><div>b.      Malaikat mikail yang bertugas untuk menurunkan rezeki</div><div>c.       Malaikat isrofil yang bertugas untuk meniup sangkakala pada hari akhir dan hari pembangkitan.</div><div>d.      Malaikat izrail yang bertugas untuk mencabut atau mengambil nyawa.</div><div>e.       Malaikat munkar bertugas untuk bertanya dalam kubur</div><div>f.       Malaikat nakir bertugas untuk bertanya dalam kubur</div><div>g.      Malaikat atid yang bertugas untuk mencatat segala amal perbuatan yang buruk yang dilakukan manusia.</div><div>h.      Malaikat raqib yang bertugas untuk mencatat segala amal perbuatan baik yang telah dilakukan manusia.</div><div>i.        Malaikat ridwan yang bertugas untuk menjaga pintu surga</div><div>j.        Malaikat malik yang bertugas untuk menjaga pintu neraka</div><div>Malaikat-malaikat tersebut sudah memiliki tugas masing-masing yang telah diberikan Allah. Namun, mereka memiliki sifat-sifat seperti yang digambarkan oleh hadis Nabi, yaitu:</div><div>1.      Tidak seorangpun yang mampu mengetahui hakikat para Malaikat kecuali Allah. Keberadaan mereka termasuk hal ghaib, tidak dapat disentuh oleh salah satu panca indera manusia. Akan tetapi umat islam wajib mempercayai bahwa malaikat itu benar-benar ada.</div><div>2.      Malaikat merupakan makhluk yang sangat pemalu.</div><div>3.      Malaikat adalah makhluk yang senantiasa mengucapkan tasbih baik siang maupun malam.</div><div>4.      Malaikat adalah makhluk yang senantiasa takut kepada Allah sehinngga mereka tidak bosan dalam melakukan tugas-tugasnya.</div><div>5.      Malaikat akan senantiasa mencintai orang-orang yang mencintai Tuh</div><div>6.       </div><div>7.      an mereka.</div><div>8.      Malaikat selalu menghhambakan diri kepada Allah dan patuh akan segala perinta-Nya, mereka tidak pernah berbuat maksiat dan berdurhaka kepada Allah.</div><div>9.      Malaikat adalah makhluk yang diciptakan dari cahaya, mereka senantiasa bersama dengan manusia tetapi manusia tidak dapat melihatnya.</div><div>10.  Malaikat mampu mengubah wujud mereka, terkadang seperti manusia[2].</div><div>B.     Cara Beriman Kepada Malaikat</div><div>Iman kepada Malaikat adalah yakin dan membenarkan bahawa Malaikat itu ada, diciptakan oleh Allah SWT dari cahaya atau nur. Beriman kepada malaikat adalah perbuatan baik dan merupakan tanda-tanda kebenaran, kepercayaan, serta ketaqwaan. Sebenarnya keimanan itu belum dapat dianggap sebagai keimanan yang haqiqi, kecuali seseorang itu sudah beriman dengan alam rohani yakni alam malaikat dengan keyakinan yang sedikitpun tidak dicampuri oleh kebimbangan dan tidak pula diselundupi oleh angan-angan dan prasangka yang bukan-bukan.</div><div>            Beriman kepada malaikat dengan cara:</div><div>            Pertama, iman kepada wujud mereka sambil mengkai apakah mereka hanya ruh, memiliki jasad, atau memiliki ru dan jasad. Jika kita menganggap para malaikat memiliki jasad, jasad mereka tentu halus dan lembut. Jika halus dan lembut, berarti jasad mereka terbuat dari cahaya dan udara.</div><div>            Kedua, meyakini bahwa mereka suci dan bebas dari kesalahan. Allah berfirman tentang para malaikat; “mereka takut kepada tuhan mereka yang berkuasa atas mereka dan melaksanakan apa yang diperintahkan (kepada mereka) An-Nahl;50</div><div>            Ketiga, meyakini bahwa mereka adalah perantara antara Allah dan manusia. Setiap malaikat ditugasi mengurus satu bagian dari alam semesta ini.</div><div>            Keempat, meyakini bahwa kitab-kitab Allah yang diturunkan kepada nabi melalui perantaraan malaikat.</div><div>Jadi salah satu untuk mema’rifati alam malaikat adalah dengan mempercayai wahyu yang telah diturunkan kepada Rasulullah SAW, sebab hal itu memang termasuk dalam salah satu keghoiban dari sekian banyak keghoiban yang masih di rahasiakan oleh Allah SWT. [3]</div><div>C.    Penerapan Iman Kepada Malaikat</div><div>Setelah mengetahui cara beriman kepada malaikat Allah SWT maka yang selanjutnya harus kita lakukan adalah menerapkan iman kepada malaikat dalam perilaku kita sehari hari, seperti:</div><div>1.      Menjauhi dosa dan maksiat</div><div>Perbuatan yang paling menyakiti para malaikat adalah perbuatan dosa, maksiat, kekufuran, dan kesyirikan. Karena itu salah satu perkara paling penting yang dilakukan manusia agar dapat iman kepada malaikat ialah menghindari hal-hal tersebut. Sungguh para malaikat tidak akan mauk ketempat-tempat dan rumah-rumah yang di dalamnya terdapat perbuatan maksiat kepada Allah atau di dalamnya sesuatu yang di benci-Nya; seperti berhala, patung, gambar-gambar[4].</div><div>Kita tahu bahwasannya di kanan kiri kita terdapat malaikat yang siap mencatat amal kita baik dan buruk. Maka dari itu ada baiknya jika kita mengerjakan amal-amal baik dan merasa malu jika mengerjakan amal-amal buruk.    </div><div>2.      Tidak menganggu malaikat</div><div>Dinyatakan dalam hadist-hadist shahih bahwa para malaikat juga bisa terganggu sebagaimana halnya seperti manusia. Mereka merasa terganggu dengan aroma-aroma yang tidak sedap, kotoran, dan sampah. Bahkan, Rasulullah pernah memerintahkan orang yang datang ke masjid, sementara bau bawang merah dan bawang putih tercium olehnya, agar mereka keluar menjauh dari tempat tersebut.</div><div>3.      Tidak  meludah ke sebelah kanan ketika sholat</div><div>Rasulullah melarang orang yang sedang sholat meludah ke sebelah kanan, karena ada malaikat yang berdiri di sebelah kanan orang yang sedang shalat.</div><div>4.      Mencintai seluruh malaikat</div><div>Seorang muslim wajib mencintai seluruh malaikat tanpa membeda-bedakan antara satu dengan yang lainnya. Sebab, mereka semua adalah hamba Allah yang senantiasa melaksanakan perintah-Nya dan meninggalkan larangan-Nya. Mereka adalah satu kesatuan, yang tidak pernah berselisih dan tidak pula bercerai berai.</div><div>5.      Bersikap rendah hati</div><div>Seseorang yang telah beriman kepada Allah SWT akan bersikap rendah hati karena ia merasa bahwasannya ibadah yang ia lakukan belum ada apa-apanya dibanding ibadah yang dilakukan para malaikat.</div><div>D. HIKMAH BERIMAN KEPADA MALAIKAT</div><div>1.      Manusia adalah makhluk ciptaan Allah yang paling mulia dibanding dengan makhluk lainnya termasuk para malaikat, namun ibadah dan kesyukuran yang ditampilkan manusia tidak sebanding dengan ibadah dan kesyukuran yang ditunjukan oleh para malaikat. Dengan iman kapada malaikat dan mengenali mereka secara benar, manusia akan sadar akan kelemahan dan kedurhakaannya kepada allah.</div><div>2.      Manusia akan senantiasa merasa diawasi oleh Allah, sehingga tidak akan sewenang-wenang berbuat sesuatu yang tidak sesuai dengan tuntutan ajaran agama.</div><div>3.      Senantiasa berusaha mengadakan hubungan dengan para malaikat dengan jalan mensucikan jiwa dan meningkatkan ibadah kepada Allah, sebab seorang akan sangat beruntung apabila dia termasuk golongan yang sering didoakan oleh para malaikat tidak pernah ditolak Tuhan.</div><div>4.      Untuk menambah ketaqwaan kepada Allah, sebab segala perbuatan dan tindak tanduk yang dilakukan manusia tidak luput dari pengamatan Allah.</div><div><br></div><div>BAB III</div><div>PENUTUP</div><div>A.    Kesimpulan</div><div>Malaikat merupakan kekuatan-kekuatan yang patuh dan tunduk terhadap perintah-perintah Allah. Malaikat merupakan perantara Allah dalam menyampaikan wahyu-Nya kepada Rasulullah.</div><div>Tidak ada seorang pun manusia yang mengetahui berapa banyak jumlah Malaikat yang ada. Namun manusia wajib mengetahui sepuluh Malaikat beserta tugas tugasnya yang telah Allah tentukan.</div><div>Malaikat memiliki sifat yang berbeda dengan manusia. Manusia memang diciptakan sempurna oleh Allah, akan tetapi Malaikat lebih patuh dan tunduk kepada Allah dibanding manusia.</div><div>Beriman kepada Malaikat kita harus yakin tanpa ada keraguan, karena itu merupakan salah satu rukun agar sempurnanya agama dan keyakinan kita. Setelah kita beriman kepada Malaikat ada baiknya kita menerapkan dengan baik dan benar bagaimana saja perilaku beriman kepada Malaikat dalam kehidupan kita.</div><div>B.     Saran</div><div>Makalah ini kami akui masih banyak kekurangan karena pengalaman yang kami miliki masih sangat kurang. Oleh karena itu kami mengharapkan saran dan kritik dari pembaca yang bersifat membangun untuk menyempurnakan makalah ini.<br>DAFTAR PUSTAKA</div><div>Abdullah, Umar Sulaiman, Serial Akidah &amp; Rukun Iman, Jakarta: Pustaka Imam Asy-Syafi’i, 2014</div><div>Harahap Syahrin, Hasan Bakti Nasution, Ensiklopedia Akidah Islam, Jakarta: Kencana, 2009</div><div>Sabiq, Sayid, Aqidah Islam, Bandung: CV. Diponegoro, 1996</div><div><br></div><div>[1] Harahap Syahrin, Hasan Bakti Nasution, Ensiklopedia Akidah Islam, Jakarta: Kencana, 2009 hlm. 365</div><div>[2] Harahap Syahrin, Hasan Bakti Nasution, Ensiklopedia Akidah Islam, Jakarta: Kencana, 2009 hlm. 366</div><div>[3] Sayyid sabiq, aqidah islam, Bandung: CV.Diponegoro, 1996 hlm.205.</div><div>[4] Abdullah, Umar Sulaiman, Serial Akidah &amp; Rukun Iman, Jakarta: Pustaka Imam Asy-Syafi’i, 2014 hlm. 128</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2020-10-08 03:26:10 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/812547095</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/812649960</link>
         <description><![CDATA[NAlvin Febriansyah (06)
MIPA 3
m]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2020-10-08 04:33:42 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/812649960</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Makalah</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/812654844</link>
         <description><![CDATA[<div>Muhammad Abdullah Dzikron (25)<br>X MIPA 3</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/749781874/da78b1dd78c16f015022c97090a2fea7/Tugas_agama_islam_Makalah.docx" />
         <pubDate>2020-10-08 04:36:40 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/812654844</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/812702185</link>
         <description><![CDATA[<div>FITRI JULIANTI (15) X MIPA 1 <br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/777568221/ca28bb99cc23fde7961726d5e8338128/AGAMA.docx" />
         <pubDate>2020-10-08 05:03:34 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/812702185</guid>
      </item>
      <item>
         <title>ZILDAN JULIAN (40) X MIPA 1</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/812726940</link>
         <description><![CDATA[<div>https://drive.google.com/file/d/13Y8cP5qc_f8cLkQOri5FrYACTdLDME0L/view?usp=drivesdk</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2020-10-08 05:17:18 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/812726940</guid>
      </item>
      <item>
         <title>REVANZA RAFFY SETYAWAN (34) X MIPA 1</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/812728207</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/750017023/2b301929b45f5f279f7a9070ffc33a67/MAKALAH_KETEGUHAN_HATI_MENJAGA_IMAN_SEBAGAI_KUNCI_SUKSES.docx" />
         <pubDate>2020-10-08 05:18:02 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/812728207</guid>
      </item>
      <item>
         <title>PREVITA IZZATI SILAMAKAWIH (31) X MIPA 3</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/812733577</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/732998397/488ce1f1cd5f0a74d24649843ba6ff33/MAKALAH_KETEGUHAN_HATI_MENJAGA_IMAN_SEBAGAI_KUNCI_SUKSES_PREVITA_IZZATI_SILAMAKAWIH__31__X_MIPA_3.docx" />
         <pubDate>2020-10-08 05:21:03 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/812733577</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Alya Putri Tsabita (04) X-MIPA 2</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/812739662</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/733169463/5a736af378f678887fff7e795db4fdb1/Makalah_Keteguhan_Hati_Menjaga_Iman_Sebagai_Kunci_Sukses.docx" />
         <pubDate>2020-10-08 05:24:34 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/812739662</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Makalah</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/812739862</link>
         <description><![CDATA[<div>Faaiz Athillah Putra Prasetya<br>X MIPA 2</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/733162534/90f6a3c4fd0d7c8a9249704cc445f507/Makalah_Faaiz_Athillah_Putra_Prasetya.doc" />
         <pubDate>2020-10-08 05:24:41 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/812739862</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/812758065</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/733312431/79675f4be5d5f94a1657b2e8b6438dc0/Makalah_Agama_Islam.docx" />
         <pubDate>2020-10-08 05:34:47 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/812758065</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/812820396</link>
         <description><![CDATA[<div>ALIFIA NASHIFA PUSPITA SARI (04)<br>X MIPA 3</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/733004172/a5c39fde65b46c40a4222ba987412976/Dokumen__3_.pdf" />
         <pubDate>2020-10-08 06:09:53 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/812820396</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Aliya Fitri Rahmadanti</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/813002770</link>
         <description><![CDATA[<div>X MIPA 3<br>05</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/733020730/85572bcfb38c3353fa41d5945c222c6d/makalah.docx" />
         <pubDate>2020-10-08 07:43:43 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/813002770</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Muhammad Dzaky Wiratama (23) X MIPA - 2</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/813089390</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/733162037/ae4b7cbe860ad9924f0764ddb113d28e/MAKALAH_AGAMA_ISLAM_Keteguhan_Hati_Menjaga_Iman_Sebagai_kunci_Sukses_M__Dzaky_Wiratama___X_MIPA_2__23_.docx" />
         <pubDate>2020-10-08 08:29:14 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/813089390</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Regina Dafrilita (34) X MIPA 3</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/813717130</link>
         <description><![CDATA[<div>Makalah tentang "Keteguhan Hati Menjaga Iman"</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/733961015/5f32234cff4d3dde9b345d13d2d93ae6/Makalah_Keteguhan_Hati_Menjaga_Iman_Sebagai_Kunci_Sukses.docx" />
         <pubDate>2020-10-08 13:35:35 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/813717130</guid>
      </item>
      <item>
         <title>ahmad dzaky 2 x mipa 3</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/815798086</link>
         <description><![CDATA[<div>makalah keteguhan hati menjaga iman</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/749792344/06dcb6948a5eddc8261f624fc27fd27e/MAKALAH_KETEGUHAN_HATI_MENJAGA_IMAN_SEBAGAI_KUNCI_SUKSES_ahmad_dzaky__X_MIPA_3__17.docx" />
         <pubDate>2020-10-09 01:36:39 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/815798086</guid>
      </item>
      <item>
         <title>MAKALAH KETEGUHAN HATI MENJAGA IMAN SEBAGAI KUNCI SUKSES</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/815994479</link>
         <description><![CDATA[<div>Naifah Zahra - 28 / X MIPA 2</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/733179185/6018a45be2362854e9c1d95af0156e0e/MAKALAH_KETEGUHAN_HATI_MENJAGA_IMAN_SEBAGAI_KUNCI_SUKSES___NAIFAH_ZAHRA.docx" />
         <pubDate>2020-10-09 05:03:09 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/815994479</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Makalah &quot; Keteguhan hati Menjaga Iman Sebagai Kunci Sukses &quot;</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/816006416</link>
         <description><![CDATA[<div>Nisrina Ghina Guslim (28) <br>X MIPA 1</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/733250752/ff3d1147bcc9085d6816fa32b1ed7722/MAKALAH_KETEGUHAN_HATI_MENJAGA_IMAN_SEBAGAI_KUNCI_SUKSES.docx" />
         <pubDate>2020-10-09 05:20:21 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/816006416</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Ghupita Hanum Sundareni (16) X MIPA 1</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/816387663</link>
         <description><![CDATA[<div>https://drive.google.com/file/d/1PxqNmnDZOJ3dkfDmfvUVsevRMaCgoUbi/view?usp=drivesdk</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2020-10-09 11:45:49 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/816387663</guid>
      </item>
      <item>
         <title>WARDAH NUR HABIBAH PUTRI ANDANI (38)</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/816409631</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/780088570/d941bcadd8c3b0cef8bd330a6bdfa2b9/Keteguhan_Hati_Menjaga_Iman_sebagai_Kunc.docx" />
         <pubDate>2020-10-09 12:01:01 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/816409631</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Anggit Khairani Laras (09) X MIPA 3</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/816609766</link>
         <description><![CDATA[<div>Makalah Keteguhan Hati Menjaga Iman Kunci Sukses</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/780253390/208a46b07be5aa7f4229dec62de39e23/KETEGUHAN_HATI_MENJAGA_IMAN_SEBAGAI_KUNCI_SUKSES.docx" />
         <pubDate>2020-10-09 13:20:28 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/816609766</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Alia Dextracia Caesarany (4) X MIPA 1</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/817024269</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/733251864/209f79ca7360988a9d47c074c483b18c/Alia_Dextracia_Caesarany.docx" />
         <pubDate>2020-10-09 15:13:55 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/817024269</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Aisyah regita b.</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/817037406</link>
         <description><![CDATA[<div>(03) X MIPA 3 </div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/780508416/c821a60f5635eef4d3444e0b5e21c41a/MAKALAH_AGAMA_ISLAM_AISYAH.docx" />
         <pubDate>2020-10-09 15:16:57 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/817037406</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/817063164</link>
         <description><![CDATA[<div>DEVINA AFIFAH (10)<br>X MIPA 1</div>]]></description>
         <enclosure url="https://drive.google.com/file/d/1Ygj7T-T8gErCA_L8obxRkvsuKrNDpZEW/view?usp=drivesdk" />
         <pubDate>2020-10-09 15:23:46 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/817063164</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Satriyo Bagus Aryasatya (35) X MIPA 1</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/817119352</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/777530412/30a323a7a089c525732e5eade69502ea/MAKALAH_AGAMA_ISLAM.docx" />
         <pubDate>2020-10-09 15:38:49 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/817119352</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Shafa Fadhilah Danendra (36)</title>
         <author>afadanendra154</author>
         <link>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/817395407</link>
         <description><![CDATA[<div>X MIPA 1<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/750035332/23622b0c77a2899c8531f14690be7a41/KETEGUHAN_HATI_MENJAGA_IMAN.docx" />
         <pubDate>2020-10-09 16:58:38 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/817395407</guid>
      </item>
      <item>
         <title>MAKALAH KETEGUHAN HATI MENJAGA IMAN SEBAGAI KUNCI SUKSES </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/818382765</link>
         <description><![CDATA[<div>Rifda Syafiqa (32)<br>X MIPA 2</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/781301137/4909d7b7f8f2b7c377c8bcd7c3ee73a3/Makalah_Keteguhan_Hati.docx" />
         <pubDate>2020-10-10 05:41:36 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/818382765</guid>
      </item>
      <item>
         <title>MAKALAH KETEGUHAN HATI MENJAGA IMAN SEBAGAI KUNCI SUKSES</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/818384900</link>
         <description><![CDATA[<div>Syifa Nur Azizah (37)<br>X MIPA 1</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/479192204/b97df6cc783ad082cab4072dc957626c/MAKALAH_AGAMA_ISLAM.docx" />
         <pubDate>2020-10-10 05:47:40 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/818384900</guid>
      </item>
      <item>
         <title>MAKALAH &quot;KETEGUHAN HATI MENJAGA IMAN SEBAGAI KUNCI SUKSES&quot;</title>
         <author>zharfabengkulu</author>
         <link>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/818402493</link>
         <description><![CDATA[<div>Dzakiyyah Zharfa Riadi (10)<br>X MIPA 2</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/749857197/b9c584ae074884aacf2fa8f951cf1c27/MAKALAH_KETEGUHAN_HATI_MENJAGA_IMAN_SEBAGAI_KUNCI_SUKSES.docx" />
         <pubDate>2020-10-10 06:35:33 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/818402493</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/818439719</link>
         <description><![CDATA[<div>MAKALAH KETEGUHAN HATI MENJAGA IMAN SEBAGAI KUNCI SUKSES <br>Rahmah Nimas Widyantika (32)<br>X MIPA 1</div>]]></description>
         <enclosure url="https://drive.google.com/file/d/14n9yVfTRXuMX31X15Ey5IeSOzfSnDmZ2/view?usp=sharing" />
         <pubDate>2020-10-10 08:04:44 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/818439719</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/818509038</link>
         <description><![CDATA[<div>Syifa camilla augustine (38) <br>X mipa 2</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/749922504/4c8b1b18003098ef8130995663f8f713/Bagi_MAKALAH_KETEGUHAN_HATI_MENJAGA_IMAN_SEBAGAI_KUNCI_SUKSES.docx" />
         <pubDate>2020-10-10 10:41:19 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/818509038</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Aqeela Daiyan Zeva (6) X MIPA 1</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/818539650</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/733252013/e34d3ea53b020174c53e78062e6ef55a/MAKALAH.docx" />
         <pubDate>2020-10-10 11:51:29 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/818539650</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Zalfa Naifatu Iffah (39) X MIPA 1</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/818570774</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/777524201/562ea8353e16231cfb6a6d273261e0d5/ZALFA_NAIFATU_IFFAH__39__X_MIPA_1_MAKALAH_AGAMA.docx" />
         <pubDate>2020-10-10 12:45:54 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/818570774</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Muhammad Rafi Perdana (23) X MIPA 1</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/818590012</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/661103593/9a79dea3191fbe96ed984533ec428abc/Makalah_Pai_Muhammad_Rafi_Perdana.docx" />
         <pubDate>2020-10-10 13:17:12 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/818590012</guid>
      </item>
      <item>
         <title>KAYLA KHAERUNISA (20) X MIPA 3</title>
         <author>kaylakhaerunnisakk</author>
         <link>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/818663159</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/768203165/1d1d3674321dbf37a380c226a398d12b/MAKALAH_KETEGUHAN_HATI_MENJAGA_IMAN___KAYLA_20__X_MIPA_3.docx" />
         <pubDate>2020-10-10 14:54:41 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/818663159</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>dimasdwilaksono03</author>
         <link>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/818679476</link>
         <description><![CDATA[<div>DIMAS DWI LAKSONO (11)<br>X MIPA 1</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/750044799/495405605f30559daa7a876a286fc52d/Makalah_Agama_Dimas_Dwi_Laksono.docx" />
         <pubDate>2020-10-10 15:13:43 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/818679476</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Shafa Calista R (38)</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/818683657</link>
         <description><![CDATA[<div>X MIPA 3</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/733005495/eec7b5b52f1464385f1e5ac4f3fab07e/Keteguhan_Hati_Menjaga_Iman_Sebagai_Kunci_Sukses.pdf" />
         <pubDate>2020-10-10 15:19:29 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/818683657</guid>
      </item>
      <item>
         <title>MAKALAH KETEGUHAN HATI MENJAGA IMAN</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/818684754</link>
         <description><![CDATA[<div>Nadira Azalia Alanamaya (26) X MIPA 1</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/733270428/4607ee5cdaf231c0c01038df99ee60e5/Makalah_Keteguhan_Iman_Nadira_Azalia_A__26__X_MIPA_1.docx" />
         <pubDate>2020-10-10 15:21:01 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/818684754</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Marchellina Viginda Putri(19) X MIPA 1</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/818755219</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/733277773/57f2642bb463f16034c42ebb4aea5fa1/Makalah.docx" />
         <pubDate>2020-10-10 16:55:03 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/818755219</guid>
      </item>
      <item>
         <title>ARGIA PADMASARI (7)       X MIPA 1</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/818772826</link>
         <description><![CDATA[<div>MAKALAH PENDIDIKAN AGAMA ISLAM KETEGUHAN HATI MENJAGA KEIMANAN SEBAGAI KUNCI </div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/733279706/baf7d989649ab7979172730adacdf523/MAKALAH_PENDIDIKAN_AGAMA_ISLAM.pdf" />
         <pubDate>2020-10-10 17:20:13 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/818772826</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Muhammad Prajanto Ramadhan W (22)</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/818824816</link>
         <description><![CDATA[<div>X MIPA 1</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/750023281/367307ca259f3af0e207aa2bd8a6f089/makalah_pai_Muhammad_Prajanto_Ramadhan_W.docx" />
         <pubDate>2020-10-10 18:36:55 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/818824816</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Navita Octaviani Sasmita (27) X MIPA 1 </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/819187438</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="https://drive.google.com/file/d/1AwjLgdvmxi94cxbodR-rvBjeTfYVkmeA/view?usp=drivesdk" />
         <pubDate>2020-10-11 05:17:14 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/819187438</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/819578512</link>
         <description><![CDATA[<div>Sabila Fajrin Achmadi (36)<br>X Mipa 3<br>Makalah Keteguhan Hati</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/777281129/42bf48ce7cf9b418bd8264e62503fb86/Makalah_Keteguhan_Hati_Sabila_Fajrin_.pdf" />
         <pubDate>2020-10-11 11:54:42 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/819578512</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/819705903</link>
         <description><![CDATA[<div>Ria Rifana(35) X  MIPA 3 </div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/733154715/14aaff9516c2d4a60cf347c90d7c8c84/MAKALAH_AGAMA_ISLAM.docx" />
         <pubDate>2020-10-11 14:43:11 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/819705903</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Haris Prasetyo (20) </title>
         <author>harisprasetyo2004</author>
         <link>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/819735697</link>
         <description><![CDATA[<div>X MIPA 2<br>Makalah Keteguhan Hati Menjaga Iman Sebagai Kunci Sukses</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/750372712/93734fcf303db3c4d0b06642c2fce280/Makalah_keteguhan_hati_menjaga_iman_sebagai_kunci_sukses__PAI____Haris_Prasetyo__20__X_MIPA_2.docx" />
         <pubDate>2020-10-11 15:17:29 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/819735697</guid>
      </item>
      <item>
         <title>ALFIAN KURNIA R(3) XMIPA 2</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/819790828</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/777383656/3b541279f8abd01d22b2b80ad17b3016/Makalah_keteguhan_hati_iman_sebaagai_kunci_sukses.docx" />
         <pubDate>2020-10-11 16:20:39 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/819790828</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Darra Farsyah Salsabila (09) -X MIPA 1</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/819840573</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/750044184/8da11fdcd1d407f119ca8ed65c76f350/makalah_agama_Darra_Fasyah_.docx" />
         <pubDate>2020-10-11 17:16:14 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/819840573</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Fadhilah Ridha Ramadhani (14) X MIPA 2</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/820140089</link>
         <description><![CDATA[<div>Makalah Keteguhan Hati Menjaga Iman Sebagai Kunci Sukses</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/733188361/b800b77cb8aaa7ae35864413b59e3094/MAKALAH_AGAMA___FADHILAH_RIDHA_R.docx" />
         <pubDate>2020-10-11 23:24:13 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/820140089</guid>
      </item>
      <item>
         <title>AMANDA AMELIA PUTRI (6) X MIPA 2</title>
         <author>iexh6sagn6</author>
         <link>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/821795363</link>
         <description><![CDATA[<div>Makalah Keteguhan Hati Dalam Menjaga Iman Sebagai Kunci Sukses</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/784057709/d988c4da6be4d30ffc70cd5dd458aae3/MAKALAH_KETEGUHAN_HATI_DALAM_MENJAGA_IMAN_SEBAGAI_KUNCI_SUKSES___AMANDA_AMELIA_PUTRI__6_.docx" />
         <pubDate>2020-10-12 14:42:02 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/821795363</guid>
      </item>
      <item>
         <title>MAKALAH KETEGUHAN HATI DALAM MENJAGA IMAN SEBAGAI KUNCI SUKSES</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/827326413</link>
         <description><![CDATA[<div>Azzahra Putri Isnaini (8)<br>X MIPA 1<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/750016351/e648501c31019ef6d7ffffc7e8547fa7/MAKALAH_PENDIDIKAN_AGAMA.docx" />
         <pubDate>2020-10-14 03:14:33 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/827326413</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Muhamad Fauzan Baehaqi (24) X - MIPA 3</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/827420102</link>
         <description><![CDATA[<div>Makalah Keteguhan hati dalam menjaga iman sebagai kunci sukses</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/733611840/8ce1e47d2567d4f703462d42405c5f96/M__Fauzan_Baehaqi_X___MIPA_3_Pend_Agama.pdf" />
         <pubDate>2020-10-14 04:12:10 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/827420102</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nataya Dwi Nuur&#39;aini (30) X MIPA 2</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/828206668</link>
         <description><![CDATA[<div>Makalah Keteguhan Hati Dalam Iman Sebagai Kunci Sukses</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/749895003/ec1ea72a633223b2eefdf17fef75a6d1/MAKALAH_PAI__NATAYA__30__X_MIPA_2.docx" />
         <pubDate>2020-10-14 11:23:45 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/828206668</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nabila Zahwa (27) X MIPA 2</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/828676536</link>
         <description><![CDATA[<div>Makalah Keteguhan Hati Dalam Iman Sebagai Kunci Sukses</div>]]></description>
         <pubDate>2020-10-14 14:02:36 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/828676536</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Fadlan Yasha Pratama (14) X MIPA 1</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/830572683</link>
         <description><![CDATA[<div>makalah keteguhan hati dalam iman sebagai kunci sukses</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/750012389/d81aac611f542fab40ee994eb457858b/MAKALAH_Keteguhan_Hati_Menjaga_Iman_sebagai_Kunci_sukses.docx" />
         <pubDate>2020-10-15 00:15:17 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/830572683</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>syahruldwi1810</author>
         <link>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/830585526</link>
         <description><![CDATA[<div>Syahrul Dwi Ramadhan (36) X MIPA 2</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/749873499/52ae652cfc7e0eebf9efc00f5659af88/makalah_keteguhan_hati_menjaga_iman_sebagai_kunci_sukses.docx" />
         <pubDate>2020-10-15 00:21:59 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/830585526</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Muhammad Eka Mandiri Sujanto (21) X MIPA 1 </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/838146692</link>
         <description><![CDATA[<div>Makalah keteguhan hati menjaga iman sebagai kunci sukses</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/733287407/d216ca24a8c4daec7419051f0742dca0/Keteguhan_Hati_Menjaga_Iman_Sebagai_Kunci_Sukses.docx" />
         <pubDate>2020-10-18 02:19:40 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/838146692</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Anisa Rosaji (11) X MIPA 3 </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/852315611</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/803258057/dcfd9b5a7193f300c3c7f0708910927c/ANISA_ROSAJI__X_MIPA_3__pendidikan_agama_islam_1.pdf" />
         <pubDate>2020-10-22 13:20:59 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/852315611</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Naabil Afiah x-MIPA 1</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/978425425</link>
         <description><![CDATA[<div>https://s.docworkspace.com/d/ADq8jxC5tuZNyu3x_5unFA</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2020-12-02 02:53:23 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/978425425</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Dinda Angelina (12)</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/978690293</link>
         <description><![CDATA[<div>X-Mipa 1</div>]]></description>
         <enclosure url="https://docs.google.com/document/d/1HPjbOaMAc48Tnc9xot2Ehsl0WaugzPKoTvR7ioB48wo/edit" />
         <pubDate>2020-12-02 06:03:21 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/978690293</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kurnia Maharani Victoria (17)</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/978701493</link>
         <description><![CDATA[<div>X - MIPA 1<br><br>" Makalah keteguhan hati menjaga iman sebagai kunci sukses "</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/750044184/04b61c60a83bb1f7c63fe6130ec77d13/MAKALAH_AGAMA_MALAIKAT___X_MIPA_1.docx" />
         <pubDate>2020-12-02 06:11:25 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/978701493</guid>
      </item>
      <item>
         <title>IMAN KEPADA MALAIKAT</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/984223293</link>
         <description><![CDATA[<div><br>Muhammad Dzaky Wiratama - X MIPA 2 (23)<br><br>BAB 1. PENDAHULUAN<br>1.1  Latar Belakang<br>Dewasa ini pengetahuan tentang agama sedikit banyak mulai luntur dari kalangan umat islam sendiri, khusunya kaula muda. Mereka yang mengaku islam, justru kebanyakan tidak tahu mengenai ajaran ( syariat) islam, pedoman islam, asas-asas agama islam, dan lain-lain yang berkaitan dengan islam. Hal semacam ini tentu membuat hati semakin miris. Apalagi kita yang notabene sebagai mahasiswa muslim yang sepatutnya mengenal agama lebih dalam sebagai pedoman hidup, malah tidak mengerti bahkan tidak perduli sama sekali terhadapnya.<br>Banyak sekali sebenarnya persoalan dalam islam yang memang seharusnya patut untuk kita ketahui sebagai umat islam. Berkaitan mengenai asasnya, agama islam memiliki dua asas yaitu, islam dan iman yang tertuang dalam lima rukun islam dan enam rukun iman.<br>Berbicara masalah rukun iman, perlu diketahui rukun iman adalah sebagai berikut:<br>1.      Iman kepada Allah<br>2.      Iman kepada Malaikat Allah<br>3.      Iman kepada Kitab Allah<br>4.      Iman kepada Rasul Allah<br>5.      Iman kepada Hari Kiamat<br>6.      Iman kepada Qadha dan Qadar<br>Lebih dalam mengenai iman kepada malaikat Allah, akan penulis bahas dan jelaskan dalam makalah ini.<br>1.2  Rumusan Masalah<br>1.2.1   Apakah Pengertian Malaikat?<br>1.2.2   Apa Saja Macam-Macam Malaikat?<br>1.2.3   Bagaimana Tugas-Tugas Malaikat?<br>1.3  Tujuan Penulisan<br>1.3.1   Untuk Mengetahui Pengertian Malaikat<br>1.3.2   Untuk Mengetahui Macam-Macam Malaikat<br>1.3.3   Untuk Mengetahui Tugas-Tugas Malaikat<br><br>BAB 2. PEMBAHASAN<br>2.1  Pengertian Malaikat<br>·  Menurut bahasa “ مَلاَئِكَةٌ ” bentuk jama’ dari “مَلَكٌ ”. Konon malaikat berasal dari kata “أَلُوْكَةُ ” (risalah) atau menyampaikan pesan, dan ada yang menyatakan dari “ لأَكَ ” (mengutus) dan ada pula yang berpendapat selain dari keduanya.<br>Adapun menurut istilah, ia adalah salah satu jenis mahluk Allah yang Ia ciptakan khusus untuk taat dan beribadah kepada-Nya serta mengerjakan semua tugas-tugas-Nya (Q.S. al-Anbiya’:19-20). Malaikat berarti mahluk langit. Sedangkan menurut istilah syara’, malaikat berarti Mahluk ghaib yang diciptakan Allah yang berasal dari nur atau cahaya dengan wujud dan sifat-sifat tertentu dan senantiasa mengabdi dan taat kepada Allah. Tidak diperoleh penjelasan kapan malaikat diciptakan, tetapi diciptakan lebih awal daripada Adam, manusia pertama (Q.S. al-Baqarah:30).<br>Allah telah menciptakan sejenis mahluk ghaib, yaitu malaikat di samping mahluk lainnya. Sebagai mahluk ghaib wujud malaikat tidak dapat dijangkau oleh pancaindra manusia, kecuali jika malaikat menampilkan diri dalam rupa tertentu, seperti rupa manusia. Malaikat adalah hamba Allah yang mulia (Q.S. Al-Anbiya’:26). Malaikat dibekali akal tetapi tidak mempunyai nafsu, oleh karena itu senantiasa menyembah kepada Allah patuh atas segala perintah-Nya dan tidak pernah berduhaka kepada-Nya (Q.S. Al-Anbiya’:27). Atas dasar ketaatan kepada Allah pula malaikat bersedia sujud kepada manusia. Hal ini berbeda dengan iblis yang terbuat dari nar (api) yang menentang perintah bersujud tersebut. Dikisahkan dalam Al-Qur’an surat Al-Baqarah ayat 34:<br>2:34<br>“Dan (ingatlah) ketika kami berfirman kepda para malaikat: “sujudlah kamu kepada Adam,” maka sujudlah mereka kecuali iblis; ia enggan dan takabur dan adalah ia termasuk golongan orang-orang yang kafir.” (Q.S. Al-Baqarah : 34)<br>Sujud di sini berarti menghormati dan memuliakan Adam, bukan sujud memperhambakan diri. Karena sujud memperhambakan diri hanya kepada Allah.<br>Malaikat diberi tugas-tugas yang ada hubugannya dengan wahyu, rasul, manusia, alam semesta, akhirat, di samping ada malaikat yang diberi tugas untuk melakukan sujud kepada Allah swt. Secara terus menerus.<br>Malaikat mempunyai sifat yang berbeda dengan mahluk lainnya. Percaya kepada adanya malaikat terdapat dalam enam rukun iman yaitu pada rukun iman kedua. Yaitu iman kepada malaikat Allah. Iman kepada malaikat, artinya percaya bahwa malaikat adalah mahluk Allah yang senantiasa patuh pada-Nya dan tidak pernah mendurhakai-Nya. Beriman kepada malaikat hukumnya wajib bagi setiap orang islam (fardlu ‘ain). Orang islam yang tidak mengimani adanya malaikat dianggap murtad dan Allah mengkafirkan orang-orang yang mendurhakai-Nya. Perintah untuk beriman kepada malaikat ditegaskan dalam Al-Qur’an dan Al-Hadits (Q.S. Al-Baqarah:285). Keberadaan malaikat ditetapkan berdasarkan dalil-dalil yang qath’iy (pasti), sehingga mengingkarinya adalah kufur berdasarkan ijma’ umat islam, karena ingkar kepada mereka berarti menyalahi kebenaran al-Qur’an dan As-Sunnah. Dengan izin Allah sewaktu-waktu dapat menjelma ke alam materi, sebagaimana pernah terjadi pada zaman rasul dahulu.<br>Tanda-tanda beriman pada malaikat ada yang berupa sikap mental yakni pikiran dan perasaan, ada pula yang berupa sikap lahir yaitu ucapan dan perbuatan. Tanda-tanda beriman yang berupa sikap mental itu bersiat abstrak, tidak dapat diketahui dengan pancaindra dan yang mengetahuinya individu itu sendiri dan Allah, Tuhan Yang Maha Mengetahui segala yang ghaib dan yang nyata (syahadah).<br>Mengacu kepada ajaran-ajaran Allah yang terkandung dalam Al-Qur’an dan Hadits, tanda-tanda beriman kepada malaikat yang berupa sikap mental itu seperti:<br>1.    Meyakini dalam hati bahwa malaikat adalah mahluk yang lebih dulu diciptakan Allah daripada manusia, asal kejadiannya dari nur atau cahaya. Tempat tinggal tetap malaikat adalah di langit, dan dalam rangka melaksanakan perintah Allah setiap saat mereka turun ke bumi(Q.S. Maryam:64).<br>2.    Meyakini dalam hati bahwa malaikat bersifat ghaib, tidak dapat dilihat oleh manusia biasa, senantiasa mentaati perintah Allah dan tidak pernah mendurhakai-Nya, tidak berjenis laki-laki ataupun wanita, tidak memiliki hawa nafsu dan tidak beranak atau diperanakkan, tidak membutuhkan makanan dan segala apa yang bermateri, para malaikat tidak akan mengalami kematian sebelum datang hari kiamat, para malaikat hanya bisa mengerjakan apa yang hanya diperintahkan oleh Allah, tidak memiliki inisiatif untuk berbuat lain, dan para malaikat itu diciptakan Allah untuk tugas-tugas tertentu(Q.S An-Nur:50 dan Q.S. At-Tahrim:6).<br>3.    Meyakini bahwa tugas malikat itu bermacam-macam, ada yang berkaitan dengan alam ruhani dan ada pula yang berhubungan dengan alam dunia, khususnya umat manusia.<br>4.    Meyakini bahwa orang-orang beriman dan beramal shaleh itu kedudukannya lebih tinggi dari pada para malaikat. Karena ilmu para manusia lebih tinggi daripada para malaikat (Q.S. Al-Baqarah:30-34).<br>Mengenai tanda-tanda beriman kepada para malaikat yang berupa sikap lahir, yaitu ucapan dan perbuatan,antara lain:<br>1.    Pernyataan lisan bahwa ia percaya kepada adanya malaikat dan sifat-sifatnya sesuai dengan penjelasan Al-Qur’an dan Hadits.<br>2.    Melakukan perbuatan-perbuatan yang mencerminkan beriman kepada malaikat.<br>Contoh perilaku beriman kepada para malaikat:<br>1.    Selalu berkata yang baik-baik dan kalau tidak bisa lebih baik diam (H.R. Bukhari dan Muslim).<br>2.    Perilakunya senantiasa mendatangkan manfaat bagi pelakunya dan orang lain.<br>3.    Perilaku orang beriman dan orang beriman lainnya akan saling membantu dan menguatkan dalam hal-hal positif yang diridhai Allah (H.R. Muslim).<br>4.    Kalau berada pada situasi yang menyenangkan ia akan bersyukur kepada Allah dengan cara dengan cara memelihara dan meningkatkan takwa. Sedangkan kalau berada pada situasi susah, ia akan bersabar, tidak gelisah dan berkeluh kesah dan tetap bertakwa kepada Allah.<br>5.    Malu kalau berbuat dosa, karena ia yakin perbuatannya selalu dicatat malaikat.<br>Sebagai mahluk immaterial, malaikat mempunyai ciri-ciri diantaranya:<br>1. Mereka adalah mahluk yang selalu takut dan patuh kepada Allah.<br>2. Mereka adalah mahluk yang tidak pernah berbuat dosa dan bermaksiat.<br>3. Mereka dalah mahluk yang tidak pernah sombong dan selalu bertasbih kepada Allah.<br>·  Ibadah Para Malaikat<br>Para malaikat diciptakan untuk senantiasa beribadah dan menaati perintah Allah. Dalam ibadahnya tidak dikenal istilah patah semangat dan mengendur. Ibadah-ibadah yang dilakukan oleh para malaikat adalah:<br>a.       Senantiasa membaca tasbih sebagai dzikir paling agung yang dikerjakan para malikat secara terus menerus.<br>b.      Malaikat melakukan shalat.<br>c.       Melaksankan ibadah haji. Malaikat memiliki ka’bah khusus di langit ketujuh yang dengannya mereka menjalankan ibadah haji. Allah menamainya dengan Baitul Ma’mur.<br>d.      Sangat takut kepada Allah. Pengetahuan yang mendalam terhadap Allah menyebabkan rasa takut mereka kepada Allah sangat  besar.<br>·  Rasa Malu dan Disiplin Para Malaikat<br>Di samping rasa malu, para malaikat pun memiliki kedisiplinan tinggi dan teratur dalm berbagai perkara. Pada hari kiamat  para malaikat akn berbaris dengan teratur. Kita pun dapat melihat keisiplinan malaikat melalui hadist Isra’ Mi’raj. Di dalam hadist tersebut I sebutkan bahwa malikat Jibril tidak  diiizinkan masuk di setiap pintu langit sebelum di tanya dengan beberapa pertanyaan.<br>·  Kepercayaan Manusia Tentang Malaikat Sebelum Islam<br>Wujud malaikat diakui dan tidak diperselisihkan oleh umat manusia sejak dahulu kala. Sebagaimana tidak seorang jahiliyah pun diketahui mengingkarinya, meskipun cara penetapannya berbeda-beda antara pengikut para Nabi dan yang lainnya.<br>Orang-orang musyrik menyangka para malaikat itu anak-anak perempuan Allah –Subhanallah (Mahasuci Allah)-. Allah telah membantah mereka dan menjelaskan tentang ketidaktahuan mereka dalam (Q.S. Ash-Shaffat:150-152).<br><br><br><br><br><br><br><br><br><br>2.2Macam-Macam Malaikat<br>Malaikat adalah hamba Allah yang dimuliakan dan utusan Allah yang dipercaya. Allah menciptakan mereka khusus untuk beribadah kepada-Nya. Mereka bukanlah putra putri Allah dan bukan pula putra putrid selain Allah. Mereka membawa risalah Tuhannya, dan menunaikan tugas masing-masing di ala mini. Mereka juga bermacam-macam dan masing-masing mempunyai tugas khusus.<br>Jumlah malaikat sangat banyak, tidak terhingga dan hanya Allah yang mengetahuinya (Q.S. Al-Mudatsir:31). Mereka memiliki tugas dan pangkat yang berbeda satu sama lain. Sebagian dari mereka disebut namanya, dan sebagian lainnya disebutkan tugasnya saja.<br>Diantara nama-nama malaikat adalah sebagai berikut:<br>1.    Malaikat Jibril<br>2.    Malaikat Mikail<br>3.    Malaikat Israfil<br>4.    Malaikat Izrail<br>5.    Malaikat Raqib dan Atid<br>6.    Malaikat Munkar dan Nakir<br>7.    Malaikat Malik<br>8.    Malaikat Ridwan<br> <br>2.3Tugas-Tugas Malaikat<br>Pengetahuan manusia tentang malaikat terbatas pada keterangan yang diungkapakan dalam Alquan dan Hadist Rasul. Iman kepada malaikat akan memberikan pengaruh kejiwaan yang cukup besar, seperti kejujuran, ketabahan, dan keberanian. Adapun tugas-tugas malaikat sebagaimana di jelaskan dalam Alquran. Jumlah malaikat sangat banyak, tidak terhingga dan hanya Allah yang mengetahuinya. Mereka memiliki tugas dan pangkat yang berbeda satu sama lain. Sebagian dari mereka disebut namanya, dan sebagian lainnya disebutkan tugasnya saja.<br>Diantara nama-nama dan tugas-tugas malaikat adalah sebagai berikut:<br>1.    Malaikat Jibril: bertugas menyampaikan wahyu kepda para nabi dan rasul, sejak nabi Adam sampai dengan Rasul Nabi Mmuhammad. Nama lain dari Jibril adalah Ruhul Quds (Q.S. An-Nahl:102) dan Ruh al-Amin (Q.S. Asy-Syuara:193).<br>2.    Malaikat Mikail: mengatur pembagian rizki kepada seluruh mahluk, seperti: makanan, minuman, dan menurunkan hujan.<br>3.    Malaikat Israfil: bertugas meniup sangkakala pada hari kiamat dan hai kebangkitan (Q.S. Al-Haqqah:13-16, Q.S. Az-Zumar:68, Q.S. Ibrahim:48).<br>4.    Malaikat Izrail: malaikat maut bertugas mencabut nyawa manusia dan seluruh mahluk hidup lainnya.<br>5.    Malaikat Raqib dan Atid: bertugas mencatat seluruh tingkah laku, perbuatan manusia. Raqib untuk yang baik, dan Atid untuk yang jahat (Q.S. Qaf: 16-18).<br>6.    Malaikat Munkar dan Nakir: bertugas memberikan pertanyaan-pertanyaan pada setiap manusia, di alam kubur.<br>7.    Malaikat Malik: bertugas sebagai penjaga neraka dan meminpin para malaikat menyiksa penghuni neraka (Q.S. At-Tahrim:6, Q.S. Al-Zukhruf: 77).<br>8.    Malaikat Ridwan: bertugas sebagai penjaga surge (Q.S. Ar-Ra’d:23-24).<br>Di bawah ini di antara malaikat yang tidak di ketahui nama-namanya namun diketahui tugas-tugasnya sebagai berikut:<br>1.    Malaikat lain ada yang menurunkan wahyu kepada abdi-abdi Allah yang dikehendaki-Nya.<br>2.    Malaikat ada yang bertugas meneguhkan hati mukminin atau Rasul.<br>3.    Malaikat ada yang mendoakan kaum muslimin.<br>4.    Malaikat ada yang menjadi kawan atau penjaga orang-orang mukmin.<br>5.    Malaikat ada yang bertugas melaksanakan hukuman Allah bagi manusia.<br>6.    Ada malaikat yang memohonkan ampunan bagi manusia.<br>7.    Ada malaikat yang membaca shalawat atas Nabi Muhammad saw.<br>8.    Malaikat ada yang bertugas member salam dan keselmatan kepada ahli surga.<br>·      Tugas Malaikat bagi Manusia pada Umumnya<br>Malaikat mengawasi dan memberikan perhatian pada manusia ketika diciptakan, memelihara manusia ketika dilahirkan, serta mengambil ruh manusia ketika ajal datang. Malaikat pun bbertugas membawa wahyu dari Allah bagi manusia.<br>Tugas lain yang diemban malaikat adalah menjadi pendaming manusia. Hadits yang terdapat pada shahih muslum telah mempertegas hal itu. Dapat dikatakan bahwa malaikat yang menjadi pendamping manusia itu adalah malikat yang ditugaskan untuk memelhara amal manusia. Sementara itu dua pendamping manusia yang terdiri atas jin dan malikat senantiasa berada dalam kondisi bertentangan. Jin mengajak manusia untuk berbuat jahat, sedangkat malaikat mengajak manusia untuk berbuat kebaikan. Siapapun yang mmemperoleh bisikan malaikat harus bersyukur dan memuji Allah. Jika yang diperolehnya adalah bisikan syetan, secepatnya dia harus berlindung kepada Allah dari godaan syetan yang terkutuk.<br>Lain halnya dengan malaikat Jibril, setiap malam bulan Ramadhan, biasa mendatangi Rasulullah saw, untuk bertadarus Al-qur’an. Tugas lain yang diemban oleh malaikat adalah mengawasi amal perbuatan manusia.<br><br>·      Tugas Malaikat Bagi Orang Beriman<br>Salah satu syarat seseorang diktkn beriman adalah keimanan kepada malikat yang mulia. Tugas yang dibebankan Allah kepada malikat untuk kepentingan manusia, adalah meniupkan ruh kepada janin, baik itu manusia beriman maaupun kafir, memelihara seluruh manusia, menyampaikan wahyu, mengawasi dan mencatat amal perbuatan manusia serta mencabut ruh manusia atas perintaah llah. Malaikat pun memiliki tugas khusus terhadap orang-oraang beriman, yaitu:<br>a.    Memberikan kecintaan kepada orang-orang beriman<br>b.    Meluruskan jalan kehidupan orang-orang yang beriman<br>c.    Membacakan shalawat bagi orang-orang yang melakukaan hal-hal berikut ini:<br>1.    Mengajarkan kebaikan kepada orang lain;<br>2.    Mengimami shalat di masjid;<br>3.    Shalat pada shaf pertama;<br>4.    Tidak lansung beranjak dari tempat shalat;<br>5.    Merapatkan (mengisi) shaf yang kosong ketika shalat;<br>6.    Makan saur untuk shaum;<br>7.    Membaca shalwat untuk Rasululah saw; serta<br>8.    Menjenguk orang yang sakit.<br>d.   Mengamini doa-doa orang yang beriman<br>e.    Membacakan isighfar atau permohonan ampunan Allah bagi orang-orang yang beriman<br>f.     Menghadiri majelis ilmu dan dzikir, serta enaungi orang-orang beriman yang berad di mjelis tersebut dengan sayap-sayapnya<br>g.    Mencatat pahala bagi orang yang melaksanakan shalat jum’at<br>h.    Melakukan pergiliran dalam tugas<br>i.      Turun di tempat yang di  dalamnya terdapat pembacaan Al-Qur’an<br>j.      Menyampaikan salam dari Rasul dari umatnya<br>k.    Memasuki barisan orang-orang beriman ketika berperang dalam meneguhkan jiwa mereka<br>l.      Memberikan kabar gembira kepada orang-orang yang beriman<br>m.  Memelihara atau melindungi Rasulullah saw<br>n.    Memelihara orang beriman yang shaleh dan senantiasa meneguhkan pendirian mereka<br>o.    Melayat jenazah orang shaleh<br>p.    Menaungi orang yang mati syahid dengan sayapnya<br>q.    Melindungi Mekkah dan Madinah dari dajjal<br>r.     Mengucapkan amin ketika orang muslim mengucapkan amin dan itu menambah pahala bagi seseorang yang mengucapkan amin<br>s.     Menghibur orang beriman ketika mereka berada dalam ketakutan.<br>·      Penerapan Iman Kepada Malaikat Allah<br>1.      Gemar shalat berjamah, karena ada keyakina bahwa malaikat selalu menghadiri shalat berjamaah (H.R. Ahmad, Abu Dawud dan Nasai).<br>2.      Gemar beramal seperti mnyantuni anak yatim, terlantar dan mmberi bantuan harta kepada para fakir miskin. Hal ini disebabkan antara lain adanya keyakinan bahwa malaikat selalu mendoakan orang yang berperilaku dermawan, agar harta yang dibelanjakan di jalan Allah itu menjadi berkah (H.R. Muslim).<br>3.      Gemar menuntut ilmu, lalu mengajarkannya kepada orang lain (H.R. Abu Daud dan Turmuzi).<br>4.      Gemar membaca Al-Qur’an. Karena ketika Al Qur’an dibacakan, malaikat akan hadir dan mendengarkan.<br>·      Kita telah mengetahui tugas, pekerjaan, dan keutamaan malikat sehingga sebagai seorang mukminn, kita waib melakukan hal-hal berikut ini:<br>a.    Menghindari perbuatan maksiat dan dosa-dosa yang dapat menyakiti dan mengecewakan hati malaikat<br>b.    Menjauhi hal-hal yang dibenci oleh ppara mmalaikt dan juga dibenci oleh manusia Karena malaikat akan merasa terganggu akibat hal—hal yang mengganggu manusia.<br>c.    Tidak meludah ke sebelah kanan ketika shalat.<br>d.   Mencintai dan menghormati mereka dengan tidak membeda-bedakan mereka seperti  yang dilakukan oleh oorang yahudi.<br>·      Hikmah Beriman pada Malaikat<br>1.      Lebih mengenal kebesaran dan kekuasaan Allah yang menciptakan dan menugaskan para malaikat tersebut.<br>2.      Lebih bersyukur kepada Allah atas perhatian dan perlindungan Allah terhadap hamba-Nya dengan menugaskan para mlaikat untuk menjaga, membantu dan mendoakan hamba-hamba-Nya.<br>3.      Berusaha berbuat kebaikan dan menjauhi segala kemaksiatan serta senantiasa ingat kepada Allah sebab para malaikat mencatat dan mengawasi amal perbuatan manusia (Q.S. Al-Infithar:10-12).<br>4.      Tidak berperilaku sombong, sebab para malaikat tidak memiliki watak sombong (Q.S. An-Nahl: 49).<br>5.      Selalu teringat akan balasan Allah ketika malaikat mencabut nyawa (Q.S. Muhammad:27).<br><br> <br>BAB 3. PENUTUP<br>3.1    Kesimpulan<br>1.    Pengertian Malaikat<br>Menurut bahasa “ مَلاَئِكَةٌ ” bentuk jama’ dari “مَلَكٌ ”. Konon malaikat berasal dari kata “أَلُوْكَةُ ” (risalah) atau menyampaikan pesan, dan ada yang menyatakan dari “ لأَكَ ” (mengutus) dan ada pula yang berpendapat selain dari keduanya.<br>Adapun menurut istilah, ia adalah salah satu jenis mahluk Allah yang ia ciptakan khusus untuk taat dan beribadah kepada-Nya serta mengerjakan semua tugas-tugas-Nya (Q.S. al-Anbiya’:19-20). Malaikat berarti mahluk langit. Sedangkan menurut istilah syara’, malaikat berarti Mahluk ghaib yang diciptakan Allah yang berasal dari nur atau cahaya dengan wujud dan sifat-sifat tertentu dan senantiasa mengabdi dan taat kepada Allah.<br>2.    Macam-Macam Malaikat<br>·      Malaikat Jibril<br>·      Malaikat Mikail<br>·      Malaikat Israfil<br>·      Malaikat Izrail<br>·      Malaikat Raqib dan Atid<br>·      Malaikat Munkar dan Nakir<br>·      Malaikat Malik<br>·      Malaikat Ridwan<br>3.    Tugas-Tugas Malaikat<br>Diantara nama-nama dan tugas-tugas malaikat adalah sebagai berikut:<br>1.      Malaikat Jibril: bertugas menyampaikan wahyu kepda para nabi dan rasul, sejak nabi Adam sampai dengan Rasul Nabi Mmuhammad. Nama lain dari Jibril adalah Ruhul Quds (Q.S. An-Nahl:102) dan Ruh al-Amin (Q.S. Asy-Syuara:193).<br>2.      Malaikat Mikail: mengatur pembagian rizki kepada seluruh mahluk, seperti: makanan, minuman, dan menurunkan hujan.<br>3.      Malaikat Israfil: bertugas meniup sangkakala pada hari kiamat dan hai kebangkitan (Q.S. Al-Haqqah:13-16, Q.S. Az-Zumar:68, Q.S. Ibrahim:48).<br>4.      Malaikat Izrail: malaikat maut bertugas mencabut nyawa manusia dan seluruh mahluk hidup lainnya.<br>5.      Malaikat Raqib dan Atid: bertugas mencatat seluruh tingkah laku, perbuatan manusia. Raqib untuk yang baik, dan Atid untuk yang jahat (Q.S. Qaf: 16-18).<br>6.      Malaikat Munkar dan Nakir: bertugas memberikan pertanyaan-pertanyaan pada setiap manusia, di alam kubur.<br>7.      Malaikat Malik: bertugas sebagai penjaga neraka dan meminpin para malaikat menyiksa penghuni neraka (Q.S. At-Tahrim:6, Q.S. Al-Zukhruf: 77).<br>8.      Malaikat Ridwan: bertugas sebagai penjaga surge (Q.S. Ar-Ra’d:23-24).<br>Di bawah ini di antara malaikat yang tidak di ketahui nama-namanya namun diketahui tugas-tugasnya sebagai berikut:<br>1.      Malaikat lain ada yang menurunkan wahyu kepada abdi-abdi Allah yang dikehendaki-Nya.<br>2.      Malaikat ada yang bertugas meneguhkan hati mukminin atau Rasul.<br>3.      Malaikat ada yang mendoakan kaum muslimin.<br>4.      Malaikat ada yang menjadi kawan atau penjaga orang-orang mukmin.<br>5.      Malaikat ada yang bertugas melaksanakan hukuman Allah bagi manusia.<br>6.      Ada malaikat yang memohonkan ampunan bagi manusia.<br>7.      Ada malaikat yang membaca shalawat atas Nabi Muhammad saw.<br>8.      Malaikat ada yang bertugas member salam dan keselmatan kepada ahli surga.<br><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2020-12-03 15:47:06 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/984223293</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Fadhilah Ridha Ramadhani     X MIPA 2 (14)</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/984266779</link>
         <description><![CDATA[<div><br>-- IMAN KEPADA MALAIKAT --<br><br><strong>BAB I</strong></div><div><strong>PENDAHULUAN</strong></div><div><strong>A.</strong>&nbsp; &nbsp; <strong>Latar Belakang</strong></div><div>Dalam agama Islam kita mengenal lima pilar agama yang lebih kita kenal dengan rukun iman. Salah satu pilar agama tersebut ialah iman kepada Malaikat-malaikat Allah. Para Malaikat sendiri hanya menyembah Allah dan selalu taat kepada-Nya, mereka tidak pernah berdosa. Tidak ada satu pun manusia yang mengetahui ada berapa banyak jumlah Malaikat-malaikat Allah.</div><div>Walaupun manusia tidak dapat melihat Malaikat tetapi jika Allah berkehendak maka Malaikat dapat dilihat oleh manusia, yang biasa terjadi pada&nbsp; Nabi dan Rasul. Kendati demikian, Malaikat merupakan makhluk kepercayaan Allah yang menjadi perantara dalam menyampaikan wahyu-Nya kepada Rasul.</div><div>Meskipun iman kepada Malaikat merupakan salah satu pilar agama, kita sendiri terkadang kurang memahami tentang apa itu Malaikat dan bagaimana cara beriman kepadanya. Maka dari itu, tanpa kita mengetahui bagaimana cara beriman kepada Malaikat kurang sempurnalah pilar agama yang kita bangun.</div><div><strong>B.</strong>&nbsp; &nbsp; &nbsp;<strong>Rumusan Masalah</strong></div><div>1.&nbsp; &nbsp; &nbsp; Apa itu Malaikat?</div><div>2.&nbsp; &nbsp; &nbsp; Bagaimana cara iman kepada Malaikat?</div><div>3.&nbsp; &nbsp; &nbsp; Bagaimana cara penerapan iman kepada Malaikat?</div><div><br></div><div><br></div><div><br></div><div><strong>BAB II</strong></div><div><strong>PEMBAHASAN</strong></div><div><strong>A.</strong>&nbsp; &nbsp; <strong>&nbsp;Pengertian Malaikat</strong></div><div>Secara bahasa kata Malaikat dari bahasa Arab merupakan bentuk jamak dari kata “Malaka atau malak” yang berarti kekuatan. Dalam akidah Islam Malaikat adalah wakil atau pesuruh Allah untuk melakukan tugas-tugas tertentu.</div><div>Secara istilah Malaikat dapat diartikan sebagai kekuatan-kekuatan yang patuh, tunduk, dan taat pada perintah serta ketentuan Allah SWT. Malaikat sendiri merupakan perantara Allah untuk menyampaikan wahyu kepada Rasul sebelum diberikan kepada umat-Nya.</div><div>&nbsp;Malaikat merupakan makhluk ghaib yang mempunyai jasad yang amat halus, diciptakan Allah dari cahaya dan mempunyai bentuk beraneka ragam, mereka senantiasa taat dan setia terhadap perintah Allah dan tidak pernah mendurhakai-Nya (QS. 66/Al-Tahrim:6). Sementara itu diriwayatkan dari Ikrimah, ia berkata: “Para Malaikat diciptakan dari <em>nurul ‘izzah </em>(cahaya kemuliaan), sedangkan Iblis diciptakan dari <em>narul ‘izzah</em> (api kemuliaan).</div><div>Malaikat itu disucikan dari kesyahwatan-kesyahwatan hawaniyah, terhindar sama sekali dari keinginan-keinginan hawa nafsu, terjauh dari perbuatan-perbuatan dosa dan salah. Mereka tidak seperti manusia yang suka makan, minum, tidur, berjenis lelaki atau wanita. Jadi mereka itu memang mempunyai sesuatu alam yang tersendiri.</div><div>Tidak ada yang mengetahui jumlah malaikat selain Allah, umat islam hanya diwajibkan mengetahui sepuluh malaikat sesuai dengan tugas-tugasnya yaitu:</div><div>a.&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;Malaikat jibril yang bertugas untuk menyampaikan wahyu</div><div>b.&nbsp; &nbsp; &nbsp; Malaikat mikail yang bertugas untuk menurunkan rezeki</div><div>c.&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;Malaikat isrofil yang bertugas untuk meniup sangkakala pada hari akhir dan hari pembangkitan.</div><div>d.&nbsp; &nbsp; &nbsp; Malaikat izrail yang bertugas untuk mencabut atau mengambil nyawa.</div><div>e.&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;Malaikat munkar bertugas untuk bertanya dalam kubur</div><div>f.&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;Malaikat nakir bertugas untuk bertanya dalam kubur</div><div>g.&nbsp; &nbsp; &nbsp; Malaikat atid yang bertugas untuk mencatat segala amal perbuatan yang buruk yang dilakukan manusia.</div><div>h.&nbsp; &nbsp; &nbsp; Malaikat raqib yang bertugas untuk mencatat segala amal perbuatan baik yang telah dilakukan manusia.</div><div>i.&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; Malaikat ridwan yang bertugas untuk menjaga pintu surga</div><div>j.&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; Malaikat malik yang bertugas untuk menjaga pintu neraka</div><div>Malaikat-malaikat tersebut sudah memiliki tugas masing-masing yang telah diberikan Allah. Namun, mereka memiliki sifat-sifat seperti yang digambarkan oleh hadis Nabi, yaitu:</div><div>1.&nbsp; &nbsp; &nbsp; Tidak seorangpun yang mampu mengetahui hakikat para Malaikat kecuali Allah. Keberadaan mereka termasuk hal ghaib, tidak dapat disentuh oleh salah satu panca indera manusia. Akan tetapi umat islam wajib mempercayai bahwa malaikat itu benar-benar ada.</div><div>2.&nbsp; &nbsp; &nbsp; Malaikat merupakan makhluk yang sangat pemalu.</div><div>3.&nbsp; &nbsp; &nbsp; Malaikat adalah makhluk yang senantiasa mengucapkan tasbih baik siang maupun malam.</div><div>4.&nbsp; &nbsp; &nbsp; Malaikat adalah makhluk yang senantiasa takut kepada Allah sehinngga mereka tidak bosan dalam melakukan tugas-tugasnya.</div><div>5.&nbsp; &nbsp; &nbsp; Malaikat akan senantiasa mencintai orang-orang yang mencintai Tuhan mereka.</div><div>6.&nbsp; &nbsp; &nbsp; Malaikat selalu menghhambakan diri kepada Allah dan patuh akan segala perinta-Nya, mereka tidak pernah berbuat maksiat dan berdurhaka kepada Allah.</div><div>7.&nbsp; &nbsp; &nbsp; Malaikat adalah makhluk yang diciptakan dari cahaya, mereka senantiasa bersama dengan manusia tetapi manusia tidak dapat melihatnya.</div><div>8.&nbsp; Malaikat mampu mengubah wujud mereka, terkadang seperti manusia.</div><div><strong>B.</strong>&nbsp; &nbsp; &nbsp;<strong>Cara Beriman Kepada Malaikat</strong></div><div>Iman kepada Malaikat adalah yakin dan membenarkan bahawa Malaikat itu ada, diciptakan oleh Allah SWT dari cahaya atau nur. Beriman kepada malaikat adalah perbuatan baik dan merupakan tanda-tanda kebenaran, kepercayaan, serta ketaqwaan. Sebenarnya keimanan itu belum dapat dianggap sebagai keimanan yang haqiqi, kecuali seseorang itu sudah beriman dengan alam rohani yakni alam malaikat dengan keyakinan yang sedikitpun tidak dicampuri oleh kebimbangan dan tidak pula diselundupi oleh angan-angan dan prasangka yang bukan-bukan.</div><div>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; Beriman kepada malaikat dengan cara:</div><div>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; Pertama, iman kepada wujud mereka sambil mengkai apakah mereka hanya ruh, memiliki jasad, atau memiliki ru dan jasad. Jika kita menganggap para malaikat memiliki jasad, jasad mereka tentu halus dan lembut. Jika halus dan lembut, berarti jasad mereka terbuat dari cahaya dan udara.</div><div>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; Kedua, meyakini bahwa mereka suci dan bebas dari kesalahan. Allah berfirman tentang para malaikat; “mereka takut kepada tuhan mereka yang berkuasa atas mereka dan melaksanakan apa yang diperintahkan (kepada mereka) An-Nahl;50</div><div>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; Ketiga, meyakini bahwa mereka adalah perantara antara Allah dan manusia. Setiap malaikat ditugasi mengurus satu bagian dari alam semesta ini.</div><div>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; Keempat, meyakini bahwa kitab-kitab Allah yang diturunkan kepada nabi melalui perantaraan malaikat.</div><div>Jadi salah satu untuk mema’rifati alam malaikat adalah dengan mempercayai wahyu yang telah diturunkan kepada Rasulullah SAW, sebab hal itu memang termasuk dalam salah satu keghoiban dari sekian banyak keghoiban yang masih di rahasiakan oleh Allah SWT<strong>.</strong>&nbsp; <br><br><strong>Penerapan Iman Kepada Malaikat</strong></div><div>Setelah mengetahui cara beriman kepada malaikat Allah SWT maka yang selanjutnya harus kita lakukan adalah menerapkan iman kepada malaikat dalam perilaku kita sehari hari, seperti:</div><div>1.&nbsp; &nbsp; &nbsp; Menjauhi dosa dan maksiat</div><div>Perbuatan yang paling menyakiti para malaikat adalah perbuatan dosa, maksiat, kekufuran, dan kesyirikan. Karena itu salah satu perkara paling penting yang dilakukan manusia agar dapat iman kepada malaikat ialah menghindari hal-hal tersebut. Sungguh para malaikat tidak akan mauk ketempat-tempat dan rumah-rumah yang di dalamnya terdapat perbuatan maksiat kepada Allah atau di dalamnya sesuatu yang di benci-Nya; seperti berhala, patung, gambar-gambar. Kita tahu bahwasannya di kanan kiri kita terdapat malaikat yang siap mencatat amal kita baik dan buruk. Maka dari itu ada baiknya jika kita mengerjakan amal-amal baik dan merasa malu jika mengerjakan amal-amal buruk.&nbsp; &nbsp;&nbsp;</div><div>2.&nbsp; &nbsp; &nbsp; Tidak menganggu malaikat</div><div>Dinyatakan dalam hadist-hadist shahih bahwa para malaikat juga bisa terganggu sebagaimana halnya seperti manusia. Mereka merasa terganggu dengan aroma-aroma yang tidak sedap, kotoran, dan sampah. Bahkan, Rasulullah pernah memerintahkan orang yang datang ke masjid, sementara bau bawang merah dan bawang putih tercium olehnya, agar mereka keluar menjauh dari tempat tersebut.</div><div>3.&nbsp; &nbsp; &nbsp; Tidak&nbsp; meludah ke sebelah kanan ketika sholat</div><div>Rasulullah melarang orang yang sedang sholat meludah ke sebelah kanan, karena ada malaikat yang berdiri di sebelah kanan orang yang sedang shalat.</div><div>4.&nbsp; &nbsp; &nbsp; Mencintai seluruh malaikat</div><div>Seorang muslim wajib mencintai seluruh malaikat tanpa membeda-bedakan antara satu dengan yang lainnya. Sebab, mereka semua adalah hamba Allah yang senantiasa melaksanakan perintah-Nya dan meninggalkan larangan-Nya. Mereka adalah satu kesatuan, yang tidak pernah berselisih dan tidak pula bercerai berai.</div><div>5.&nbsp; &nbsp; &nbsp; Bersikap rendah hati</div><div>Seseorang yang telah beriman kepada Allah SWT akan bersikap rendah hati karena ia merasa bahwasannya ibadah yang ia lakukan belum ada apa-apanya dibanding ibadah yang dilakukan para malaikat.</div><div><strong>D. HIKMAH BERIMAN KEPADA MALAIKAT</strong></div><div>1.&nbsp; &nbsp; &nbsp; Manusia adalah makhluk ciptaan Allah yang paling mulia dibanding dengan makhluk lainnya termasuk para malaikat, namun ibadah dan kesyukuran yang ditampilkan manusia tidak sebanding dengan ibadah dan kesyukuran yang ditunjukan oleh para malaikat. Dengan iman kapada malaikat dan mengenali mereka secara benar, manusia akan sadar akan kelemahan dan kedurhakaannya kepada allah.</div><div>2.&nbsp; &nbsp; &nbsp; Manusia akan senantiasa merasa diawasi oleh Allah, sehingga tidak akan sewenang-wenang berbuat sesuatu yang tidak sesuai dengan tuntutan ajaran agama.</div><div>3.&nbsp; &nbsp; &nbsp; Senantiasa berusaha mengadakan hubungan dengan para malaikat dengan jalan mensucikan jiwa dan meningkatkan ibadah kepada Allah, sebab seorang akan sangat beruntung apabila dia termasuk golongan yang sering didoakan oleh para malaikat tidak pernah ditolak Tuhan.</div><div>4.&nbsp; &nbsp; &nbsp; Untuk menambah ketaqwaan kepada Allah, sebab segala perbuatan dan tindak tanduk yang dilakukan manusia tidak luput dari pengamatan Allah.</div><div><br></div><div><br></div><div><br></div><div><br></div><div><br></div><div><br></div><div><br></div><div><strong>BAB III</strong></div><div><strong>PENUTUP</strong></div><div><strong>A.</strong>&nbsp; &nbsp; <strong>Kesimpulan</strong></div><div>Malaikat merupakan kekuatan-kekuatan yang patuh dan tunduk terhadap perintah-perintah Allah. Malaikat merupakan perantara Allah dalam menyampaikan wahyu-Nya kepada Rasulullah.</div><div>Tidak ada seorang pun manusia yang mengetahui berapa banyak jumlah Malaikat yang ada. Namun manusia wajib mengetahui sepuluh Malaikat beserta tugas tugasnya yang telah Allah tentukan.</div><div>Malaikat memiliki sifat yang berbeda dengan manusia. Manusia memang diciptakan sempurna oleh Allah, akan tetapi Malaikat lebih patuh dan tunduk kepada Allah dibanding manusia.</div><div>Beriman kepada Malaikat kita harus yakin tanpa ada keraguan, karena itu merupakan salah satu rukun agar sempurnanya agama dan keyakinan kita. Setelah kita beriman kepada Malaikat ada baiknya kita menerapkan dengan baik dan benar bagaimana saja perilaku beriman kepada Malaikat dalam kehidupan kita.</div><div><strong>B.</strong>&nbsp; &nbsp; &nbsp;<strong>Saran</strong></div><div>Mohon maaf bila masih ada kekurangan dan kesalahan mohon diperbaiki</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2020-12-03 15:55:33 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/984266779</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Novianto Ramadhan (30) MIPA 3</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/990183335</link>
         <description><![CDATA[<div>MAKALAH “KETEGUHAN HATI MENJAGA IMAN SEBAGAI KUNCI SUKSES”<br>KATA PENGANTAR<br>Segala puji dan syukur saya panjatkan kepada tuhan yang maha esa, karena atas berkat dan limpahan rahmatnyalah maka saya boleh menyelesaikan sebuah makalah dengan tepat waktu.<br>Berikut ini saya mempersembahkan sebuah makalah dengan judul “KETEGUHAN HATI MENJAGA IMAN SEBAGAI KUNCI SUKSES”, yang mmenurut saya dapat memberikan manfaat yang besar bagi kita untuk mempelajari bagaimana menjaga iman agar kita sukses dunia dan insyaallah akhirat.<br><br>Melalui kata pengantar ini saya lebih dahulu meminta maaf dan memohon permakluman bila mana isi makalah ini ada kekurangan dan ada tulisan yang saya buat kurang tepat atau menyinggu perasaan pembaca.<br><br>Dengan ini saya mempersembahkan makalah ini dengan penuh rasa terima kasih dan semoga allah SWT memberkahi makalah ini sehingga dapat memberikan manfaat.<br><br>Batusangkar,28-januari-2014<br><br><br><br><br><br><br><br><br><br><br><br><br><br><br>DAFTAR ISI<br>KATA PENGANTAR …………………………………………………………………………..<br>DAFTAR ISI …………………………………………………………………………………….<br>BAB I PENDAHULUAN ………………………………………………………………………<br>1.1. Latar Belakang  ………………………………………………………………………….<br>1.2. Tujuan ……………………………………………………………………………………<br>1.3. Manfaat ………………………………………………………………………………….<br>BAB II PEMBAHASAN<br>2.1. Pengertian keteguhan hati menjaga iman………………..………………………………..<br>2.2. Pentingnya keteguhan hati ……………………………………………………………….<br>2.3 Faktor runtuhnya keteguhan hati……………………………………………………………..<br>2.4. Cara mempertahankan keteguhan hati…………………………………………………….<br>BAB III PENUTUP …………………………………………………………………………….<br>5.1. Kesimpulan ……………………………………………………………………………….<br>5.2. Saran ………………………………………………………………………………………<br><br><br><br><br><br><br><br><br><br><br><br><br><br><br><br><br>BAB I<br>PENDAHULUAN<br>1.1. Latar Belakang<br>     Kesuksesan adalah suatu hasil yang sangat diinginkan oleh setiap orang dalam mencapai suatu tujuan atau cita-cita atau juga visi. Kesuksesan bisa kita raih dengan mudah apabila kita dapat mencapai kesuksesan tersebut tidak cepat putus asa dan apabila kita dapat menjaga keteguhan iman. Oleh karena itu sebelum melangkah lebih jauh kita harus mempersiapkan terlebih dahulu langkah-langkah persiapan untuk mencapai kesuksesan tersebut.    Banyak sekali cara untuk mencapai kesuksesan yaitu salah satunya dengan motovasi yang kuat dari diri sendiri maupun dari luar diri kita dan juga tidak menyerah jika mendapat kegagalan dalam perjalanan menuju kesuksesan.<br>1.2.      TUJUAN<br>       Penulisan bertujuan untuk memberikan petunjuk kepad kita seputar tentang hidup sukses. Dan juga penelitian ini bertujuan untuk menambah pemikiran kita akan makna dari sukses itu sendiri, dan memberikan motivasi agas kita lebih semangat untuk mencapai kesuksesan. Dan penting nya keteguhan iman agar mencapai sukses.<br><br>1.3.  MANFAAT<br>        Menambah pengetahuan kita akan makna sesungguhnya SUKSES itu. Juga agar dapat memberikan motivasi kepda pembaca untuk mencapai kesuksesan.Dan agar pembaca bisa mengerti bahwa keteguhan hati menajaga iman adalah kunci kesuksesan.<br><br><br><br><br><br><br><br>BAB II<br>PEMBAHASAN<br>2.1.Pengertian keteguhan hati menjaga iman<br>      Yang saya maksudkan keteguhan hati adalah kekuatan "istiqamah" atau konsisten atas petunjuk kebenaran yang bersumber dari suara hati nurani dalam setiap langkah kehidupan. Dengan kata lain, dapat selalu "inline" atau beredar dalam garis edar orbit kehidupan yang berpusat pada hati nurani. Keteguhan hati dapat berarti teguh dalam keyakinan keimanan kepada Allah SWT, tetap komitmen terhadap ajaran-ajaran-Nya, teguh dalam memegang prinsip-prinsip kebenaran dan kuat dalam memperjuangkan keyakinan yang bersumber dari hati nuraninya.<br><br>2.2.Pentingnya keteguhan hati<br>Keteguhan hati sangat penting karena menjadi syarat dalam menggapai keberhasilan seseorang baik dalam karier, hidup dan Bisnis. Bahkan keteguhan hati dapat mengantarkan seseorang meraih kebijaksanaan dan kemuliaan dalam kehidupan. Seseorang yang memiliki keteguhan hati akan memiliki keteguhan Iman, karena hati adalah tempat bersemayamnya Iman. Dengannya kita dapat berkomunikasi dan mendekatkan diri dengan Sang Khaliq. Keteguhan hati dapat mengantarkan manusia meraih kemuliaan dalam kehidupan dunia dan akhiratnya juga.<br><br>Keteguhan hati menjadi cermin kepribadian seseorang, karena menunjukkan keyakinan kebenaran yang ditempuhnya. Keteguhan hati merupakan pendorong motivasi, sehingga memudahkan mencapai tujuannya. Keteguhan hati dapat melahirkan keteguhan iman dan ketakwaan. Mampu mendengarkan bisikan hati dalam kebenaran dan kebaikan, tidak mudah tergoda dengan tawaran dan jebakan hawa nafsu dan ego pribadi, tidak mudah dibelokkan oleh tujuan yang tidak sesuai dengan keyakinan hatinya. Ketika terlanjur melakukan kesalahan, akan segera kembali pada kebenaran ketika diingatkan oleh suara hati nurainya terdalam. Inilah pentingnya mempertahankan keteguhan hati.<br><br>Siapapun yang ingin meriah kesuksesan dan kemuliaan dalam segala bidang kehidupan, tidak boleh lepas dari keteguhan hati. Seseorang yang ingin mencapai tujuan keberhasilan dalam karier, hidup dan bisnis, tidak boleh lepas dari keteguhan hati. Seseorang yang ingin mengibarkan panji-panji kemuliaan dan keagungan dalam kehidupan, tidak boleh lepas dari keteguhan hati. Tanpa keteguhan hati, kita tidak akan dapat mencapai keberhasilan yang bermakna tinggi.<br><br>2.3.Faktor runtuhnya keteguhan hati<br>1. Memperturutkan Ego dan Nafsyu.<br>Ego dan nafsu cenderung membawa manusia pada sisi materialsme. Memperturutkan ego dan nafsu akan membawa manusia terlalu cinta dunia dan melupakan akhiratnya. Akibatnya kita mudah dijangkiti dengan berbagai penyakit hati. Mudah terjebak dalam penyakit hati seperti ambisi berlebihan terhadap kekuasaan dan harta kekayaan hingga menghalalkan segala cara, mengejar karier atau menjalankan Bisnis dengan mengabaikan nilai-nilai kebenaran, memperturutkan hawa nafsyu duniawinya yang berlebihan lainnya. Penyakit hati inilah yang akhirnya menggerogoti keteguhan hati seseorang.<br><br><br><br>2. Membiarkan Kesalahan.<br>Melakukan kesalahan-kesalahan meskipun kecil dalam tingkah laku, mapun tindakan janganlah dianggap hal biasa. Kalau hal ini dibiarkan terus menerus dapat menjadi kebiasaan dan akhirnya dengan mudah tergoda melakukan kesalahan dan penyimpangan lebih besar lagi. Mungkin awalnya hanya korupsi ratusan ribu rupiah misalnya, kalau kita biarkan, lain waktu akan berani korupsi jutaan rupiah. Kalau tetap dibiarkan lama-kelamaan korupsinya menjadi ratusan juta rupiah dan bahkan milyaran rupiah. Sebaiknya ketika kita melakukan kesalahan, sekecil apapun segera kembali pada kebenaran. Karena sesungguhnya suara hati nurani terdalam telah mengingatkan kita untuk kembali pada kebenaran.<br><br>3. Lingkungan Kehidupan.<br>Berbagai pengaruh lingkungan dari luar, misalnya pengaruh negatif dari sarana informasi, tontotan, gaya hidup, tuntutan kehidupan modern yang sangat konsumstif dan lain sebagainya dapat melemahkan keteguhan hati. Kalau hal ini tidak disaring dan disikapi dengan baik, akhirnya dapat meruntuhkan keteguhan hati kita. Hindarilah berbagai pengaruh eksternal negatif yang dapat mengikis keteguhan hati.<br><br>2.4.Cara mempertahankan keteguhan hati<br>Mempertahankan keteguhan hati tentu saja diperlukan kemampuan seseorang untuk menjaga kejernihan hatinya. Dengan kejernihan hati, suara hati nurani akan muncul kepermukaan dan menjadi pembimbing dalam setiap langkah kehidupan. Dalam buku "Heart Revolution, Revolusi Hati Nurani Menuju Kehidupan Penuh Potensi", karya Eko Jalu Santoso yang diterbitkan Elex Media Komputindo, setidaknya ada tujuh langkah dalam usaha menjaga kejernihan hati. Diantaranya adalah, menetapkan nilai hidup sesuai suara hati, menjauhi prasangka negatif, menempatkan sudut pandang dari hati, menghindari pengaruh lingkungan negative, membebaskan pikiran dari pengalaman negative, melepaskan energi positif kebaikan dan memusatkan hati kepada Allah. Lebih lengkapnya Anda dapat membacanya dalam buku ini.<br><br>Menurut Ary Ginanjar Agustian dari ESQ Leadership Center yang memberikan komentarnya dalam buku ini mengatakan, "" Revolusi Hati adalah Revolusi Kehidupan. Buku "Heart Revolution" karya Eko Jalu Santoso ini mampu mengasah kecerdasan emosi dan spiritual kita yang sangat bermanfaat bagi bekal menjalani kehidupan." Siapapun yang menginginkan kehidupan yang penuh potensi ditengah-tengah kehidupan modern yang syarat dengan tantangan dan jebakan, perlu membaca buku ini. Siapapun yang ingin menjaga kekuatan keteguhan hati dan menginginkan kemuliaan dalam hidupnya, perlu membaca buku ini. Siapapun yang ingin melakukan perubahan hidup serta memberikan perubahan bermakna bagi lingkungannya, perlu meresapi buku ini.<br><br>Sahabat yang mulia, saatnya untuk kembali pada hati nurani. Bukan hanya mengandalkan kekuatan otak dan pikiran semata, tetapi berusaha mengandalkan kekuatan keteguhan hati. Jadikanlah suara hati nurani Anda sebagai pembimbing dalam setiap langkah kehidupan, agar rahmat dan berkah dari Allah senantiasa mengalir dan memberikan yang terindah untuk hati, perasaan dan seluruh diri kita.<br>Semoga dengan  menjaga keteguhan hati dan iman kita akan mencapai kesuksesan<br>Amin amin<br><br>BAB III<br>PENUTUP<br>KESIMPULAN<br>  	Jadi,kesimpulannya adalah apabila kita bisa menjaga hati kita dengan iman yang sngat kuat maka kesuksesan ada di depan mata kita.Tetapi jika kita tidak teguh dengan hati ,kita maka kehancuranlah yang dapat kita terima pada masa depan nantinya.jadi,kepada pembaca semoga kalian dapat menjaga hati kalian dengan iman.<br>SARAN<br>	Menurut saya masih bnyak teman-teman termasuk saya sendiri yang masih belum sepenuhnya memperteguh hati dengan iman.Semoga dengan makalah ini saya dan teman-teman yang lain dapat lebih menjaga keteguhan  hati dengan iman yang kuat agar kita menjadi orang yang sukses dunia dan akhiratt.<br><br>Sekian makalah ini saya buat,Makalah ini masih bnyak kekurangannya sehingga harap dimaklumi saja.Akhir kata saya ucapkan terimakasih.<br>Assalamualaikum wr.wb</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2020-12-05 14:38:07 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/990183335</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/990187352</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/733003804/46e2c0d0239037574b62877402e76950/Makalah_Malaikat___Ananda_Refo_X_MIPA_3_WPS_Office.docx" />
         <pubDate>2020-12-05 14:41:35 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/safariantobudi/dnelr6vneoqa0ou7/wish/990187352</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
