<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>Pengantar Akuntansi (X/Ganjil) by vonny delia oktaviana</title>
      <link>https://padlet.com/vonnydeliaokta25/RPPKel2PMP</link>
      <description>Pengertian jurnal dan jenis-jenis, serta fungsi</description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2020-05-29 10:14:29 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2020-05-29 14:24:14 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url>https://padlet.net/icons/png/1f4da.png</url>
      </image>
      <item>
         <title>Pengertian Jurnal</title>
         <author>vonnydeliaokta25</author>
         <link>https://padlet.com/vonnydeliaokta25/RPPKel2PMP/wish/600901078</link>
         <description><![CDATA[<div>Pada dasarnya, jurnal akuntansi adalah seluruh transaksi keuangan yang dicatat dalam sebuah jurnal. Idealnya, jurnal akuntansi dibuat dengan memasukkan informasi dari penerimaan, kas, tiket penjualan, faktur, dan sumber data lain yang menunjukkan transaksi keuangan.</div>]]></description>
         <enclosure url="https://i1.wp.com/www.maxmanroe.com/vid/wp-content/uploads/2018/03/Pengertian-Jurnal-Umum.jpg?fit=700%2C392&amp;ssl=1" />
         <pubDate>2020-05-29 10:29:07 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/vonnydeliaokta25/RPPKel2PMP/wish/600901078</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Jenis-jenis Jurnal Akuntansi</title>
         <author>vonnydeliaokta25</author>
         <link>https://padlet.com/vonnydeliaokta25/RPPKel2PMP/wish/601132648</link>
         <description><![CDATA[<div>Beberapa jenisnya, yaitu jurnal umum, jurnal khusus, jurnal penyesuaian, jurnal penutup, dan jurnal pembalik. Dalam masing – masing jenis jurnal ini terdapat perbedaan dalam pengerjaanya. Berikut akan dibahas lebih lanjut mengenai jenis-jenisnya:</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2020-05-29 13:16:51 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/vonnydeliaokta25/RPPKel2PMP/wish/601132648</guid>
      </item>
      <item>
         <title>1. Jurnal Umum</title>
         <author>vonnydeliaokta25</author>
         <link>https://padlet.com/vonnydeliaokta25/RPPKel2PMP/wish/601141472</link>
         <description><![CDATA[<div>Pada umumnya jurnal umum merupakan jurnal akuntansi yang berisi semua transaksi keuangan. Pencatatan jurnal umum dilakukan dalam periode tertentu atau dijadikan sebagai buku harian. Jurnal ini juga dilakukan secara sistematis.</div><div><br>Dalam jurnal umum terdapat lima akun yang harus diperhatikan saldo normalnya. Akun tersebut diantaranya aset (harta/aktiva), Utang, modal, pendapatan, dan beban.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2020-05-29 13:21:41 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/vonnydeliaokta25/RPPKel2PMP/wish/601141472</guid>
      </item>
      <item>
         <title>2. Jurnal Khusus</title>
         <author>vonnydeliaokta25</author>
         <link>https://padlet.com/vonnydeliaokta25/RPPKel2PMP/wish/601144317</link>
         <description><![CDATA[<div>Jurnal khusus adalah jurnal atau catatan transaksinya di kelompokkan sesuai jenisnya. Dalam jurnal khusus ini juga masih terdapat jenisnya. Jenis jurnal khusus, diantaranya jurnal pembelian, penjualan, penerimaan kas, dan pengeluaran kas.</div><div><br>a. Jurnal penjualan – jurnal yang disusun saat Anda melakukan penjualan barang secara kredit kepada pelanggan.<br>b. Jurnal pembelian – jurnal yang disusun saat Anda melakukan pembelian barang secara kredit kepada <em>supplier.<br></em>c<em>. </em>Jurnal pengeluaran kas – jurnal yang digunakan untuk mencatat setiap pengeluaran kas suatu perusahaan.<br>d. Jurnal penerimaan kas – jurnal yang digunakan untuk mencatat setiap penerimaan kas suatu perusahaan.<br><br>Penggunaan jurnal khusus ini akan membuat bisnis Anda menghasilkan pencatatan yang lebih sistematis, proses data transaksi lebih cepat, mengetahui data transaksi lebih jelas dan terperinci, juga proses pencatatan ke dalam buku besar akan jauh lebih mudah.<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2020-05-29 13:23:11 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/vonnydeliaokta25/RPPKel2PMP/wish/601144317</guid>
      </item>
      <item>
         <title>3. Jurnal Penyesuaian</title>
         <author>vonnydeliaokta25</author>
         <link>https://padlet.com/vonnydeliaokta25/RPPKel2PMP/wish/601148652</link>
         <description><![CDATA[<div>Jurnal penyesuaian merupakan jurnal yang biasanya di catat pada akhir periode. Dalam jurnal ini biasanya berisi transaksi yang belum dicatat atau salah, atau transaksi yang perlu disesuaikan.<br><br></div><div>Pada jurnal penyelesaian ini biasanya berisi sewa di bayar di muka atau beban sewa. Sewa di bayar di muka biasanya masuk dalam debit. Sementara beban sewa masuk dalam kredit.<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2020-05-29 13:25:17 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/vonnydeliaokta25/RPPKel2PMP/wish/601148652</guid>
      </item>
      <item>
         <title>4. Jurnal Penutup</title>
         <author>vonnydeliaokta25</author>
         <link>https://padlet.com/vonnydeliaokta25/RPPKel2PMP/wish/601150657</link>
         <description><![CDATA[<div>Jurnal penutup bertujuan untuk mengetahui laba atau rugi dari sebuah perusahaan. Akun yang harus dimasukkan dalam jurnal ini terdapat empat akun. Empat akun tersebut, diantaranya akun pendapatan, akun beban, rekening prive dan rekening ikhtisar laba/rugi.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2020-05-29 13:26:22 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/vonnydeliaokta25/RPPKel2PMP/wish/601150657</guid>
      </item>
      <item>
         <title>5. Jurnal Pembalik</title>
         <author>vonnydeliaokta25</author>
         <link>https://padlet.com/vonnydeliaokta25/RPPKel2PMP/wish/601152420</link>
         <description><![CDATA[<div>Setelah jurnal penutup, ternyata masih ada satu jurnal lagi yaitu jurnal pembalik. Mengapa dikatakan jurnal pembalik? Pada jurnal ini merupakan kebalikan dari jurnal penyesuaian. Yang dimaksud di balik, yaitu misalkan saldo pada jurnal penyesuaian berada pada debit maka pada jurnal pembalik diletakkan pada saldo kredit.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2020-05-29 13:27:12 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/vonnydeliaokta25/RPPKel2PMP/wish/601152420</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Fungsi Jurnal Akuntansi</title>
         <author>vonnydeliaokta25</author>
         <link>https://padlet.com/vonnydeliaokta25/RPPKel2PMP/wish/601176227</link>
         <description><![CDATA[<div>1. Fungsi Pencatatan<br>Sesuai dengan pengertiannya, jurnal akuntansi dilakukan untuk melakukan pencatatan setiap transaksi yang dilakukan dalam kegiatan bisnis Anda. Hal ini bisa mencakup modal, kekayaan atau aset, biaya, hingga neraca saldo dan neraca lajur. Semakin lengkap data yang dimasukkan, maka akan semakin baik sehingga jurnal akuntansi Anda dapat memberi data finansial yang benar-benar akurat dan sesuai bukti.<br>2. Fungsi Analisis<br>Idealnya, pencatatan dalam jurnal akuntansi merupakan hasil dari analisis transaksi berupa pendebitan dan pengreditan akun yang terpengaruh. Nah, analisis ini bisa mencakup pencatatan dalam pendebitan, pengreditan beserta jumlahnya, atau penggolongan nama akun. Misalnya, saat perusahaan melakukan sebuah transaksi, Anda harus menentukan apakah akun transaksi tersebut termasuk kategori debit atau kredit.<br>3. Fungsi Historis<br>Pada dasarnya, jurnal akuntansi mencatat kegiatan perusahaan sehari-hari dalam bentuk angka, di mana kegiatan tersebut terjadi secara terus menerus. Dalam mencatat jurnal ini, Anda dianjurkan untuk mencatat setiap transaksi berdasarkan tanggal terjadinya transaksi atau kegiatan tersebut. Dengan kata lain, jurnal akuntansi pun memiliki fungsi historis karena pencatatan dilakukan secara kronologis dan sistematis.<br>4. Fungsi Informatif<br>Di dalam jurnal terdapat setiap pencatatan transaksi yang terjadi di dalam perusahaan. Jurnal akuntansi pun dapat berfungsi sebagai penyedia informasi finansial bisnis untuk Anda dan tim.<br>5. Fungsi Instruksi<br>Pada jurnal akuntansi, Anda diminta untuk melakukan pendebitan dan pengkreditan akun sesuai dengan catatan transaksi—sesuai dengan fungsi analisis di atas. Nah, di sisi lain hal ini juga dapat memberikan fungsi instruksi. Dalam bisnis, Anda tak hanya harus membuat buku jurnal tetapi juga buku besar. Buku besar adalah alat yang digunakan untuk mencatat berbagai perubahan yang terjadi pada suatu akun yang disebabkan transaksi keuangan. Nah, dengan mengategorikan akun sebagai debit atak kredit, proses memasukkan data ke buku besar akan lebih mudah.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2020-05-29 13:39:08 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/vonnydeliaokta25/RPPKel2PMP/wish/601176227</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Prinsip Dasar Jurnal Akuntansi</title>
         <author>vonnydeliaokta25</author>
         <link>https://padlet.com/vonnydeliaokta25/RPPKel2PMP/wish/601236082</link>
         <description><![CDATA[<div>Sebelum menyusun jurnal, Anda perlu mengetahui prinsip-prinsip dasarnya terlebih dulu. Berikut ini prinsip-prinsip yang perlu diperhatikan:<br><br></div><div>– Melakukan identifikasi bukti transaksi keuangan yang dilakukan perusahaan, misalnya seperti nota, memo, kwitansi, faktur, dan sebagainya.<br><br></div><div>– Menentukan akan apa yang terpengaruh dalam transaksi, lalu menggolongkannya dalam jenis modal, harta, atau utang.<br><br></div><div>– Melakukan penambahan atau pengurangan terhadap akun yang terkait dengan transaksi bersangkutan.<br><br></div><div>– Menetapkan apakah Anda harus melakukan pendebitan atau pengreditan akun yang terkait dengan transaksi yang terjadi.<br><br></div><div>– Mencatat transaksi ke dalam jurnal umum sesuai dengan bukti transaksi yang ada.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2020-05-29 14:08:55 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/vonnydeliaokta25/RPPKel2PMP/wish/601236082</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Prinsip Dasar dan Konsep Akuntansi</title>
         <author>vonnydeliaokta25</author>
         <link>https://padlet.com/vonnydeliaokta25/RPPKel2PMP/wish/601244046</link>
         <description><![CDATA[<div>Prinsip dan konsep akuntansi dikembangkan dari hasil penelitian, praktik akuntansi sehari-hari, dan pengumuman dari lembaga yang berwenang. Di Amerika serikat, lembaga yang mempunyai kewenangan mengembangkan prinsip-prinsip akuntansi adalah <em>Financial Accounting Standard Board </em>(FASB). FASB menerbitkan pernyataan standar akuntansi keuangan dan interpretasinya (<em>Statement of Financial Accounting Standard and Interpretation</em>). Tugas yang sama di Indonesia diemban oleh Ikatan Akuntansi Indonesia (IAI) dengan berbagai seksi yang terdapat dalam organisasi tersebut.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2020-05-29 14:12:45 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/vonnydeliaokta25/RPPKel2PMP/wish/601244046</guid>
      </item>
      <item>
         <title>1. Prinsip Dasar Akuntansi</title>
         <author>vonnydeliaokta25</author>
         <link>https://padlet.com/vonnydeliaokta25/RPPKel2PMP/wish/601246169</link>
         <description><![CDATA[<div>Prinsip dasar yang harus diketahui menurut Charles T. Horngren , Walter T. Harrison Jr., dan Linda Smith Bamber (2009) adalah sebagai berikut:</div><div>a. Prinsip Biaya Historis</div><div>Biaya historis seringkali disebut biaya perolehan.</div><div>b. Prinsip Pengakuan Pendapatan</div><div>Dasar pengukuran pendapatan adalah jumlah kas yang diterima dari penjualan dengan pihak lain.</div><div>c. Prinsip Mempertemukan</div><div>Prinsip ini terjadi akibat adanya biaya dan pendapatan yang timbul karena biaya tersebut.</div><div>d. Prinsip Konsistensi</div><div>Pencatatan, metode, dan prosedur dalam proses akuntansi harus dilakukan secara konsisten dan berkesinambungan dan mengikuti perubahan metode dari tahun ke tahun.</div><div>e. Prinsip Pengungkapan Penuh</div><div>Prinsip mengatur penyajian informasi yang lengkap dalam informasi akuntansi atau laporan keuangan.</div><div>f. Prinsip Objektif</div><div>Prinsip ini mengacu pada keakuratan bukti-bukti transaksi yang mendukung dalam laporan keuangan.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2020-05-29 14:13:52 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/vonnydeliaokta25/RPPKel2PMP/wish/601246169</guid>
      </item>
      <item>
         <title>2. Konsep Akuntansi</title>
         <author>vonnydeliaokta25</author>
         <link>https://padlet.com/vonnydeliaokta25/RPPKel2PMP/wish/601249323</link>
         <description><![CDATA[<div>Adapun konsep akuntansi yang harus dipegang teguh oleh para akuntan dan pihak-pihak yang berkepentingan dalam penyusunan laporan keuangan adalah sebagai berikut:</div><div>a. Konsep Entitas Usaha</div><div>Satu unit usaha yang berdiri sendiri merupakan entitas usaha atau satuan usaha ketika data ekonomi perlu disiapkan. Konsep entitas usaha penting karena membatasi data transaksi dalam system akuntansi terhadap data yang berhubungan langsung dengan legiatan usaha.</div><div>b. Konsep biaya</div><div><br>Penggunaan konsep biaya melibatkan dua konsep akuntansi penting lainnya, yaitu objektivitas dan unit pengukuran.</div><div>a. Konsep objektivitas mensyaratkan bahwa catatan dan laporan akuntansi harus didasarkan paa bukti objektif.</div><div>b. Konsep unit pengukuran mensyaratkan data ekonomi dicatat dalam satuan mata uang.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2020-05-29 14:15:21 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/vonnydeliaokta25/RPPKel2PMP/wish/601249323</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
