<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>My terrific padlet by Santika Ramadani</title>
      <link>https://padlet.com/santika/dlgj3m4ijduouit8</link>
      <description>Made with the best of intentions</description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2020-12-08 08:24:29 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2020-12-08 09:23:01 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url></url>
      </image>
      <item>
         <title></title>
         <author>santika</author>
         <link>https://padlet.com/santika/dlgj3m4ijduouit8/wish/997318208</link>
         <description><![CDATA[<div>Ilmu sosial Dasar<br>Santika Ramadani/205120300111033<br><br>1. Kasus eksklusi sosial yang saya angkat adalah mengenai penindasan kaum muslim Rohingya di Myanmar.<br>2. Mengapa kasus tersebut masuk kedalam kategori eksklusi sosial? Pada dasarnya, eksklusi sosial adalah pengucilan atau pengasingan suatu individu atau kaum yang dikarenakan oleh ketimpangan struktur sosial. Hal ini dirasakan oleh pemeluk agama islam etnis rohingya yang berada di Rakhine, Myanmar, dimana mereka juga hidup berdampingan dengan masyarakat budha. Disaat Rakhine diklaim sebagai tempat dengan sumber daya yang melimpah, kenyataannya warga di Rakhine sangat miskin akibat eksploitasi yang dilakukan oleh pemerintah pusat. Akibat ketimpangan tersebut, masyarakat pemeluk budha pun mulai menganggap bahwa etnis Rohingya adalah ancaman tambahan bagi mereka, sehingga mereka pun mulai menerima perlakuan kekerasan dan pengucilan oleh masyarakat budha disekitar mereka.<br>3. Dampak dari eksklusi sosial tersebut adalah etnis Rohingya mendapati kesulitan untuk mengakses berbagai fasilitas, seperti fasilitas kesehatan, pendidikan, dan lain sebagainya, mereka pun kesulitan mendapati pekerjaan yang layak serta seringkali menerima kekerasan yang dilancarkan oleh berbagai pihak, termasuk militer. Oleh karena itu, banyak dari mereka yang memilih untuk mengungsi maupun bermigrasi ke negara negara lainnya, seperti Indonesia.<br><br>Daftrar Pustaka<br><br>Kusuma, T. S.(2016, November 21). Apa Sebenarnya Sebab Myanmar Menindas Muslim Rohingya. Merdeka.com . Diakses dari https://m.merdeka.com/dunia/apa-sebenarnya-penyebab-myanmar-menindas-muslim-rohingya.html.<br>Nuryani, A.F. (2020). Eksklusi Sosial [Canva Presentation slides]. Google Classroom Universitas Brawijaya. Diakses dari https://drive.google.com/file/d/1tSQ0uhRm-gqh6YgQvyNhx4ONy3KcN2sF/view?usp=drivesdk<br><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2020-12-08 08:30:20 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/santika/dlgj3m4ijduouit8/wish/997318208</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
