<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>Perjuangan Fisik dan Diplomasi Masyarakat Indonesia by Uwan Wowo</title>
      <link>https://padlet.com/uwanwowo/dhew5ya6tj3mu66k</link>
      <description></description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2025-03-02 14:35:29 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2025-03-10 11:05:55 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url></url>
      </image>
      <item>
         <title>Pertempuran Margarana di Bali</title>
         <author>uwanwowo</author>
         <link>https://padlet.com/uwanwowo/dhew5ya6tj3mu66k/wish/3348063635</link>
         <description><![CDATA[<p>Perjuangan fisik ini dikenal sebagai pertempuran puputan, terjadi pada 20 November 1946 dan dipimpin oleh I Gusti Ngurah Rai. Sebelum pertempuran ini, Ngurah Rai dan pasukannya telah berhasil menyerang markas Belanda di Tabanan pada 18 November 1946.</p><p><br></p><p>Namun, dalam balasan atas kekalahan mereka, Belanda memutuskan untuk menyerbu dan mengepung Bali dengan kekuatan penuh. Ketika pertempuran pecah, I Gusti Ngurah Rai memimpin pertempuran puputan dengan prinsip bahwa Belanda harus meninggalkan Bali jika ingin menjaga kondisi aman dan damai di pulau tersebut.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/1/1a/Lukisan_I_Gusti_Ngurah.jpg" />
         <pubDate>2025-03-02 16:57:01 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/uwanwowo/dhew5ya6tj3mu66k/wish/3348063635</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Pertempuran di Surabaya </title>
         <author>uwanwowo</author>
         <link>https://padlet.com/uwanwowo/dhew5ya6tj3mu66k/wish/3348073231</link>
         <description><![CDATA[<p>Perjuangan luar biasa ini terjadi pada 10 November 1945. Merupakan salah satu peristiwa penting dalam sejarah perjuangan fisik bangsa Indonesia. Ketika pasukan Inggris di bawah Brigjen AWS Mallaby tiba di Surabaya, mereka menyerbu dan menduduki gedung-gedung pemerintah serta mengeluarkan perintah agar semua orang Indonesia menyerahkan senjata. Namun, rakyat Surabaya menolak imbauan ini dan memulai perlawanan.</p><p><br></p><p>Pertempuran sengit terjadi, dan Brigjen Mallaby tewas dalam pertempuran tersebut. Penggantinya, Mayjen Mansergh, mengeluarkan ultimatum bahwa siapa pun yang membunuh Mallaby harus menyerahkan diri sebelum pukul 06.00 pagi tanggal 10 November 1945, atau pasukan sekutu akan menyerang Kota Surabaya.</p><p><br></p><p>Namun, rakyat Surabaya tidak mengindahkan ultimatum tersebut dan terus melawan. Ribuan rakyat Surabaya meninggal dalam pertempuran ini, dan tanggal 10 November diperingati sebagai Hari Pahlawan sebagai penghormatan terhadap perlawanan mereka.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://elvis.padletcdn.com/1/fetch/e_in/cdn2.picryl.com/photo/1900/12/31/flankeur-ligtvoet-b93e09-1024.jpg" />
         <pubDate>2025-03-02 17:15:39 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/uwanwowo/dhew5ya6tj3mu66k/wish/3348073231</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Pertempuran Ambarawa </title>
         <author>uwanwowo</author>
         <link>https://padlet.com/uwanwowo/dhew5ya6tj3mu66k/wish/3348079280</link>
         <description><![CDATA[<p>Apa yang dimaksud perjuangan fisik Ambarawa, terjadi pada 15 Desember 1945 dan dipicu oleh tindakan sepihak pasukan Sekutu di bawah Brigjen Bethel yang membebaskan tawanan Sekutu di Magelang dan Ambarawa. Tindakan ini dianggap sebagai pelanggaran terhadap kedaulatan Republik Indonesia. Setelah konsolidasi, Divisi V di bawah Kolonel Sudirman memperkuat wilayah Ambarawa dan melancarkan serangan dari berbagai arah dengan taktik "Supit Urang."</p><p><br></p><p>Pertempuran yang hebat terjadi pada tanggal tersebut, dengan dukungan pasukan dari Surakarta dan Salatiga. Pertempuran ini dimenangkan oleh Tentara Keamanan Rakyat (TKR), tetapi dalam prosesnya, Kolonel Isdiman gugur dan diperingati sebagai Hari Infanteri untuk menghormati jasanya.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-03-02 17:27:53 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/uwanwowo/dhew5ya6tj3mu66k/wish/3348079280</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Pertemuan Medan Area</title>
         <author>uwanwowo</author>
         <link>https://padlet.com/uwanwowo/dhew5ya6tj3mu66k/wish/3348079885</link>
         <description><![CDATA[<p>Apa yang dimaksud perjuangan fisik ini terjadi pada 13 Oktober 1945 di Kota Medan. Pertempuran ini bermula dari aksi seorang penghuni hotel di Jalan Bali yang menginjak lencana merah putih, yang menjadi simbol kemerdekaan Indonesia. Sebagai respons, pemuda Indonesia di Medan bersatu dan melawan pasukan Sekutu serta NICA (Netherlands Indies Civil Administration).</p><p><br></p><p>Mereka berjuang untuk merebut kembali gedung pemerintahan yang telah diambil alih oleh Jepang. Pertempuran berlanjut dengan sengit, tetapi pada akhirnya Sekutu dan NICA mengarahkan kekuatan mereka untuk menyerang dan menduduki Kota Medan pada 10 Desember 1945.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://get.pxhere.com/photo/old-military-painting-war-battle-troop-infantry-1197358.jpg" />
         <pubDate>2025-03-02 17:29:33 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/uwanwowo/dhew5ya6tj3mu66k/wish/3348079885</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Perjanjian Linggarjati</title>
         <author>uwanwowo</author>
         <link>https://padlet.com/uwanwowo/dhew5ya6tj3mu66k/wish/3348080814</link>
         <description><![CDATA[<p>Perjanjian Linggarjati, yang diadakan pada tanggal 10 November 1946. Perjanjian ini bertujuan untuk menyelesaikan pertikaian antara Indonesia dan Belanda. Delegasi Indonesia yang dipimpin oleh dr. Sudarsono, Jenderal Sudirman, dan Jenderal Oerip Soemohardjo bertemu dengan delegasi Belanda yang diwakili oleh Prof. S. Schermerhorn dan Dr. Hj. Van Mook.</p><p><br></p><p>Setelah naskah perjanjian ditandatangani, muncul pro dan kontra di kalangan masyarakat mengenai hasil perundingan tersebut. Pada tanggal 25 Maret 1947, pihak Indonesia akhirnya menyetujui perjanjian Linggarjati yang terdiri dari 17 pasal.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/3/39/Participants_of_Linggarjati_Agreement.jpg" />
         <pubDate>2025-03-02 17:31:53 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/uwanwowo/dhew5ya6tj3mu66k/wish/3348080814</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Perundingan Renville </title>
         <author>uwanwowo</author>
         <link>https://padlet.com/uwanwowo/dhew5ya6tj3mu66k/wish/3348082169</link>
         <description><![CDATA[<p>Perundingan Renville juga menjadi salah satu peristiwa penting dalam upaya mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Berdasarkan Keputusan Kerajaan Belanda No. 51 tanggal 15 Desember 1947, delegasi Belanda yang hadir dalam perundingan Renville berhati-hati dalam penggunaan istilah "delegasi" untuk menjelaskan bahwa masalah Indonesia adalah masalah internal. Oleh karena itu, mereka menyebutnya sebagai pembicaraan sesuai dengan Resolusi Dewan Keamanan PBB tanggal 25 Agustus 1947.</p><p><br/></p><p>Hasil dari perundingan Renville antara lain adalah pengakuan Belanda terhadap Jawa Tengah, Yogyakarta, dan Sumatera sebagai bagian dari wilayah Republik Indonesia, penetapan garis demarkasi yang memisahkan wilayah Indonesia dan daerah pendudukan Belanda, serta penarikan pasukan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dari daerah-daerah kantong di Jawa Barat dan Jawa Timur yang berada di wilayah pendudukan Belanda.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://elvis.padletcdn.com/1/fetch/e_in/cdn2.picryl.com/photo/1947/12/31/collectie-nmvwereldculturen-tm-60042227-foto-delegaties-van-het-koninkrijk-c03b59-1024.jpg" />
         <pubDate>2025-03-02 17:34:58 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/uwanwowo/dhew5ya6tj3mu66k/wish/3348082169</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Perjanjian Roem Royen</title>
         <author>uwanwowo</author>
         <link>https://padlet.com/uwanwowo/dhew5ya6tj3mu66k/wish/3348082821</link>
         <description><![CDATA[<p>Perjanjian Roem Royen juga memiliki peranan penting dalam perjuangan diplomasi. Perjanjian ini berupa pernyataan gegap gempita yang saling menyetujui antara kedua belah pihak. Pernyataan ini ditandatangani pada tanggal 7 Mei 1949 oleh ketua perwakilan kedua negara, yaitu Mr. Moh. Roem dan Dr. Van Royen, dan dikenal sebagai Roem Royen Statements.</p><p><br></p><p>Pada Konferensi Meja Bundar di Den Haag, perjanjian ini bertujuan untuk mempercepat penyerahan kedaulatan yang sepenuhnya kepada Negara Indonesia Serikat tanpa syarat. Presiden Soekarno dan Wakil Presiden Mohammad Hatta berusaha keras untuk mendorong penerimaan politik tersebut oleh pemerintah Republik Indonesia setelah keadaan pulih di Yogyakarta.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://upload.wikimedia.org/wikipedia/id/7/7a/Permulaan1_zoom.jpg" />
         <pubDate>2025-03-02 17:36:34 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/uwanwowo/dhew5ya6tj3mu66k/wish/3348082821</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Pertempuran Lima Hari Di Semarang </title>
         <author>uwanwowo</author>
         <link>https://padlet.com/uwanwowo/dhew5ya6tj3mu66k/wish/3358636062</link>
         <description><![CDATA[<p>Setelah <a rel="noopener noreferrer nofollow" href="https://id.m.wikipedia.org/wiki/Menyerahnya_Jepang">menyerahnya Jepang</a> pada bulan Agustus 1945 dalam <a rel="noopener noreferrer nofollow" href="https://id.m.wikipedia.org/wiki/Perang_Pasifik">Perang Pasifik</a>, komandan Sekutu di Asia Tenggara, <a rel="noopener noreferrer nofollow" href="https://id.m.wikipedia.org/wiki/Louis_Mountbatten">Louis Mountbatten</a>, setelah melakukan negosiasi dengan delegasi Jepang, menugaskan pasukan Jepang yang masih ada di Asia Tenggara untuk menjaga keamanan dan ketertiban hingga pasukan Sekutu tiba.<a rel="noopener noreferrer nofollow" href="https://id.m.wikipedia.org/wiki/Pertempuran_Lima_Hari#cite_note-FOOTNOTESiong1996382%E2%80%93383-3"><sup> </sup></a>Pada bulan September 1945, banyak unit Jepang di <a rel="noopener noreferrer nofollow" href="https://id.m.wikipedia.org/wiki/Jawa">Jawa</a> telah melucuti senjata, menyerahkan senjata dan amunisi kepada kaum nasionalis Indonesia. <a rel="noopener noreferrer nofollow" href="https://id.m.wikipedia.org/wiki/Kota_Semarang">Kota Semarang</a> di <a rel="noopener noreferrer nofollow" href="https://id.m.wikipedia.org/wiki/Jawa_Tengah">Jawa Tengah</a> juga pada saat itu sebagian besar dikuasai oleh pihak berwenang Indonesia dalam bentuk <a rel="noopener noreferrer nofollow" href="https://id.m.wikipedia.org/wiki/Tentara_Keamanan_Rakyat">Tentara Keamanan Rakyat</a> (TKR) dan pemuda. Komandan Sayap <a rel="noopener noreferrer nofollow" href="https://id.m.wikipedia.org/wiki/Angkatan_Udara_Britania_Raya">RAF</a> T.S. Tull tiba di Jawa Tengah pada tanggal 18 September sebagai bagian dari delegasi Pemulihan Tawanan Perang Sekutu dan Tawanan Perang (RAPWI) dan menyimpulkan bahwa kerja sama Jepang sangat penting untuk memulangkan para tawanan Sekutu.</p><p>Pada awal Oktober, <a rel="noopener noreferrer nofollow" href="https://id.m.wikipedia.org/wiki/Tentara_ke-16_(Jepang)">Tentara ke-16</a> mengeluarkan perintah kepada para komandan lokal untuk membiarkan pihak berwenang Indonesia menjaga hukum dan ketertiban, dengan garnisun Jepang memberikan bantuan. Di sisi lain, pemerintah Indonesia dan para pemuda ingin mendapatkan senjata untuk mengantisipasi kembalinya Belanda ke Jawa. Setelah negosiasi antara pemuda Indonesia, <a rel="noopener noreferrer nofollow" href="https://id.m.wikipedia.org/wiki/Wongsonegoro">Wongsonegoro</a> (gubernur Jawa Tengah saat itu), <a rel="noopener noreferrer nofollow" href="https://id.m.wikipedia.org/wiki/Mayor_Jenderal">Mayor Jenderal</a> Nakamura Junji (komandan pasukan Jepang di Jawa Tengah), dan Mayor Kido Shinichirō (komandan garnisun Semarang), garnisun Jepang di Semarang menyerahkan sekitar 660-700senapan dan 1.600 senapan antara tanggal 5 dan 7 Oktober 1945.</p><p>Meskipun telah mendapatkan sejumlah senjata, pihak Indonesia kembali mendesak Jepang pada tanggal 12 Oktober untuk mendapatkan lebih banyak senjata, namun kali ini negosiasi berlarut-larut, dan pada akhirnya, Mayor Kido menegaskan bahwa pasukan Jepang tidak akan menyerahkan lebih banyak senjata lagi kepada pihak Indonesia. Penolakan ini kemudian diikuti oleh rencana Jepang untuk merebut Semarang<a rel="noopener noreferrer nofollow" href="https://id.m.wikipedia.org/wiki/Pertempuran_Lima_Hari#cite_note-FOOTNOTESiong199683-384,_388,_392,_404-13"><sup> </sup></a>dan upaya pemuda Indonesia untuk memenjarakan warga sipil Belanda dan Jepang.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/2/2f/Becak_Tugu_Muda_Semarang_Central_Java.jpg" />
         <pubDate>2025-03-10 10:51:29 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/uwanwowo/dhew5ya6tj3mu66k/wish/3358636062</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Insiden Hotel Yamato </title>
         <author>uwanwowo</author>
         <link>https://padlet.com/uwanwowo/dhew5ya6tj3mu66k/wish/3358645979</link>
         <description><![CDATA[<p>Insiden Hotel Yamato adalah tindakan heroik yang dipicu oleh kemarahan rakyat Surabaya atas tindakan provokatif yang dilakukan oleh pihak Belanda. Saat itu, sekelompok orang Belanda yang dipimpin oleh Mr.W.V.Ch. Ploegman mengibarkan yang berwarna merah, putih, dan biru di tiang bendera Hotel Yamato, yang berada di Jalan Tunjungan 65, Surabaya. Pengibaran bendera Belanda dilakukan tanpa adanya persetujuan dari Pemerintah Republik Indonesia di kota Surabaya.</p><p><br></p><p><br></p>]]></description>
         <enclosure url="https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/c/cd/Collectie_NMvWereldculturen%2C_TM-20025199%2C_Dia-_Tekst_die_het_vlagincident_herdenkt_bij_Hotel_Majapahit%2C_het_voormalige_Oranje_Hotel%2C_Janneke_van_Dijk%2C_2001.jpg" />
         <pubDate>2025-03-10 10:59:16 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/uwanwowo/dhew5ya6tj3mu66k/wish/3358645979</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Konferensi Meja Bundar</title>
         <author>uwanwowo</author>
         <link>https://padlet.com/uwanwowo/dhew5ya6tj3mu66k/wish/3358648830</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>TOKOH DARI KEDUA PIHAK</p></li></ol><p><br></p><p><br></p><p><br></p><p><br></p><p><br></p><ul><li><p>Mohammad Hatta (Ketua delegasi Indonesia)</p></li><li><p>Johannes Henricus van Maarseveen (Ketua delegasi Belanda)</p></li><li><p>Sultan Hamid II (Ketua delegasi BFO)</p></li><li><p>Tom Critchley (Ketua delegasi UNCI)</p></li><li><p>Dr. W. Dress (Perdana Menteri Belanda)</p></li><li><p>Prof. Dr. Soepomo (Sekretaris I delegasi Indonesia)</p></li><li><p>WJ Latumenten (Sekretaris II delegasi Indonesia)</p></li><li><p>EEJ van der Valk (Sekretaris delegasi Belanda)</p></li></ul><ul><li><p>IAAG Agung (Wakil Ketua BFO)</p></li></ul><ul><li><p>AJ Vleer (Sekretaris BFO)</p></li></ul><p><br></p><p><br></p><p><br></p><ol start="2"><li><p>TANGGAL DAN TAHUN KEJADIAN </p><p>  23 Agustus sampai 2 November 1949</p></li></ol><p><br></p><p><br></p><p><br></p><ol start="3"><li><p>ISI PERJANJIAN </p></li></ol><p><br></p><p>• Belanda mengakui RIS sebagai negara yang merdeka dan berdaulat.</p><p><br></p><p>• Pengakuan kedaulatan dilakukan selambat-lambatnya tanggal 30 Desember 1949.</p><p><br></p><p>• Masalah Irian Barat akan diadakan perundingan lagi dalam 1 tahun setelah pengakuan kedaulatan RIS</p><p><br></p><p>• Antara RIS dan Kerajaan Belanda akan diadakan hubungan Uni Indonesia- Belnada yang diketuai Belanda.</p><p><br></p><p>• RIS harus membayar semua utang Belanda sejak tahun 1942.</p><p><br></p><p><br></p><p><br></p><p><br></p><ol start="4"><li><p>DAMPAK YANG DIRASAKAN MASYARAKAT </p></li></ol><p><br></p><ul><li><p> Belanda mengakui kemerdekaan Republik Indonesia Serikat</p></li><li><p>Konflik dengan Belanda dapat diakhiri dan pembangunan dapat dimulai.</p></li><li><p>Irian Barat belum bisa diserahkan kepada Republik Indonesia.</p></li><li><p>Negara Indonesia berubah bentuk menjadi negara serikat yang tidak sesuai dengan cita-cita Proklamasi</p></li></ul>]]></description>
         <enclosure url="https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/5/52/Ronde_Tafel_Conferentie_%2C_slotzitting_in_Ridderzaal%2C_duplikaat_overzicht%2C_Bestanddeelnr_903-6872.jpg" />
         <pubDate>2025-03-10 11:01:27 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/uwanwowo/dhew5ya6tj3mu66k/wish/3358648830</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
