<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>AKSI PERUBAHAN PENYULUH BEKASI (CONTOH) by Be Wise Educare</title>
      <link>https://padlet.com/bewiseandri/Bukujurnal_Aksiperubahan_Penyuluhbekasi</link>
      <description>BERADAPTASI DENGAN PERKEMBANGAN ZAMAN DI ERA DIGITAL</description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2024-06-19 04:18:03 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2024-07-21 09:13:28 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url>https://www.worldhistory.org/uploads/images/2157.jpg</url>
      </image>
      <item>
         <title>Santo Remigius, Uskup dan Pengaku Iman</title>
         <author>bewiseandri</author>
         <link>https://padlet.com/bewiseandri/Bukujurnal_Aksiperubahan_Penyuluhbekasi/wish/3031993326</link>
         <description><![CDATA[<p><br>Remi atau Remigius lahir di Prancis pada tahun 435. Pada umur 22 tahun, ia dipilih umat menjadi Uskup Reims, Prancis. Pilihan umat ini diterimanya dengan perasaan enggan karena ia merasa dirinya tidak layak. Tetapi di kemudian hari dalam seluruh hidupnya sebagai uskup terbukti bahwa pilihan umat atas dirinya sesungguhnya merupakan suara Tuhan sendiri.<br>Uskup Remi berbadan tinggi, bersikap tenang dan agung, ramah dan lembut terhadap siapa saja yang ditemuinya. Ia juga pintar, pandai berkotbah, dan murah hati terutama kepada orang-orang miskin. Sebagai uskup, ia berusaha sekuat tenaga untuk membawa bangsa Prancis, yang sebagian besar masih kafir ke pangkuan Kristus. Untuk itu tidak mengesampingkan pendekatan dan hubungan yang baik dengan raja dan para bangsawan Prancis. Ia berhasil dalam usaha kerasulan dan penginjilan bangsa Prancis itu, berkat doa dan teladan hidupnya, kotbahnya yang menyentuh hati umat, dan semua mujizat yang dilakukannya dalam nama Kristus Tuhan.<br>Pada malam Natal tahun 496 ia mempermandikan Raja Prancis, Klovis I bersama 3000 orang pembantunya. Remi memimpin keuskupannya selama 70 tahun lebih. Ketika ia meninggal dunia pada tahun 534 sebagian besar warga kerajaan Prancis sudah dikristenkan olehnya. Oleh karena itu ia diberi gelar 'rasul' negeri Prancis.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-06-19 05:55:12 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/bewiseandri/Bukujurnal_Aksiperubahan_Penyuluhbekasi/wish/3031993326</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Santo Remigius</title>
         <author>bewiseandri</author>
         <link>https://padlet.com/bewiseandri/Bukujurnal_Aksiperubahan_Penyuluhbekasi/wish/3031994493</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2541602797/1ee7325974b7edc4ef88b310f2de1c12/images__2_.jpg" />
         <pubDate>2024-06-19 05:56:20 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/bewiseandri/Bukujurnal_Aksiperubahan_Penyuluhbekasi/wish/3031994493</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Teladan Hidup</title>
         <author>bewiseandri</author>
         <link>https://padlet.com/bewiseandri/Bukujurnal_Aksiperubahan_Penyuluhbekasi/wish/3031996763</link>
         <description><![CDATA[<p>Meskipun merasa tidak layak dan belum ditahbiskan sebagai imam saat itu, ia menerima pilihan umat dengan hati yang enggan. Namun, keputusan tersebut kemudian terbukti sebagai panggilan Tuhan yang sesungguhnya.</p><p>Remigius terkenal karena kepemimpinannya yang bijaksana dan sifatnya yang ramah serta lembut. Ia pandai berkotbah dan selalu murah hati terutama kepada orang-orang miskin.</p><p>Kepribadiannya yang agung membuatnya dihormati oleh berbagai kalangan, termasuk Raja Clovis I, Raja bangsa Frank yang masih kafir saat itu.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-06-19 05:58:22 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/bewiseandri/Bukujurnal_Aksiperubahan_Penyuluhbekasi/wish/3031996763</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Refleksiku</title>
         <author>bewiseandri</author>
         <link>https://padlet.com/bewiseandri/Bukujurnal_Aksiperubahan_Penyuluhbekasi/wish/3032000712</link>
         <description><![CDATA[<p>Bagiku menjadi pribadi yang taat kepada Tuhan, mau berendah hati dan peduli pada orang-orang yang menderita di zaman sekarang memang susah.</p><p>Banyak tekanan kebutuhan hidup, komunitas sosial yang negatif dan menghimpit keadaan diri yang mau tidak mau memaksaku juga mengikuti arus zaman. Diriku menjadi orang yang disibukkan dengan pekerjaan, terpada dengan keindahan dan kebutuhan duniawi yang mewah atau kekinian dan lain-lain. Kini saatnya saya mencoba belajar untuk kembali taat kepada Tuhan dan lebih memperhatikan orang-orang yang membutuhkan. Terimakasih Santo Remigius atas teladannya. Tuhan memberkati. Amin</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-06-19 06:02:13 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/bewiseandri/Bukujurnal_Aksiperubahan_Penyuluhbekasi/wish/3032000712</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Aksi Perubahan</title>
         <author>bewiseandri</author>
         <link>https://padlet.com/bewiseandri/Bukujurnal_Aksiperubahan_Penyuluhbekasi/wish/3032003089</link>
         <description><![CDATA[<p>Berusaha untuk:</p><ol><li><p>Lebih banyak meluangkan waktu bersama keluarga.</p></li><li><p>Berusaha untuk aktif dalam kegiatan menggereja.</p></li><li><p>Hidup rukun dengan tetangga dan rekan kerja.</p></li><li><p>Meluangkan waktu untuk berdoa dan kembali merenungkan Sabda Tuhan.</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="https://images-wixmp-ed30a86b8c4ca887773594c2.wixmp.com/f/0a0d747e-9ebd-469e-9b0d-a6610c47143e/dge7qzd-c6d7e6b9-d0df-4dc6-9899-c9daf293d907.jpg/v1/fill/w_1024,h_1821,q_75,strp/jesus_christ_art_by_rasooliartworks_dge7qzd-fullview.jpg?token=eyJ0eXAiOiJKV1QiLCJhbGciOiJIUzI1NiJ9.eyJzdWIiOiJ1cm46YXBwOjdlMGQxODg5ODIyNjQzNzNhNWYwZDQxNWVhMGQyNmUwIiwiaXNzIjoidXJuOmFwcDo3ZTBkMTg4OTgyMjY0MzczYTVmMGQ0MTVlYTBkMjZlMCIsIm9iaiI6W1t7InBhdGgiOiJcL2ZcLzBhMGQ3NDdlLTllYmQtNDY5ZS05YjBkLWE2NjEwYzQ3MTQzZVwvZGdlN3F6ZC1jNmQ3ZTZiOS1kMGRmLTRkYzYtOTg5OS1jOWRhZjI5M2Q5MDcuanBnIiwiaGVpZ2h0IjoiPD0xODIxIiwid2lkdGgiOiI8PTEwMjQifV1dLCJhdWQiOlsidXJuOnNlcnZpY2U6aW1hZ2Uud2F0ZXJtYXJrIl0sIndtayI6eyJwYXRoIjoiXC93bVwvMGEwZDc0N2UtOWViZC00NjllLTliMGQtYTY2MTBjNDcxNDNlXC9yYXNvb2xpYXJ0d29ya3MtNC5wbmciLCJvcGFjaXR5Ijo5NSwicHJvcG9ydGlvbnMiOjAuNDUsImdyYXZpdHkiOiJjZW50ZXIifX0.uhhR00A-NsaWB1-isnbN6XXagbCYWgPxzac-lQHinvQ" />
         <pubDate>2024-06-19 06:04:24 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/bewiseandri/Bukujurnal_Aksiperubahan_Penyuluhbekasi/wish/3032003089</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Santo Yosef Copertino</title>
         <author>katekesejalanan</author>
         <link>https://padlet.com/bewiseandri/Bukujurnal_Aksiperubahan_Penyuluhbekasi/wish/3032393657</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2543119455/64f647b51d08a0a6d17c23ab21e4a990/download.jfif" />
         <pubDate>2024-06-19 14:13:51 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/bewiseandri/Bukujurnal_Aksiperubahan_Penyuluhbekasi/wish/3032393657</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Sejarah Singkat Santo Yosef Copertino:</title>
         <author>katekesejalanan</author>
         <link>https://padlet.com/bewiseandri/Bukujurnal_Aksiperubahan_Penyuluhbekasi/wish/3032393990</link>
         <description><![CDATA[<p>Santo Yosef dari Copertino lahir dengan nama Giuseppe Desa pada tanggal 17 Juni 1603 di Copertino, Italia. Dia dikenal karena kesalehannya yang luar biasa dan kemampuan ajaibnya, termasuk levitasi selama ekstasi rohani. Yosef berasal dari keluarga yang sangat miskin dan pada usia muda dia mengalami banyak kesulitan, termasuk kesulitan belajar dan masalah kesehatan.</p><p>Meskipun memiliki kesulitan belajar, Yosef diterima di biara Fransiskan di Grottella pada usia 17 tahun. Setelah mengatasi banyak tantangan dan kesalahpahaman, dia ditahbiskan sebagai imam pada tahun 1628. Kehidupannya penuh dengan mukjizat dan penglihatan, yang membuatnya dikenal sebagai "Santo Penerbangan" karena kemampuannya untuk terbang atau melayang selama doa. Yosef meninggal pada tanggal 18 September 1663 dan dinyatakan sebagai santo oleh Paus Clemens XIII pada tahun 1767.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-06-19 14:14:19 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/bewiseandri/Bukujurnal_Aksiperubahan_Penyuluhbekasi/wish/3032393990</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Teladan Hidup Santo Yosef Copertino:</title>
         <author>katekesejalanan</author>
         <link>https://padlet.com/bewiseandri/Bukujurnal_Aksiperubahan_Penyuluhbekasi/wish/3032394252</link>
         <description><![CDATA[<ul><li><p><strong>Kesederhanaan dan Kerendahan Hati:</strong> Meskipun mengalami banyak kesulitan dalam hidupnya, Yosef tetap rendah hati dan setia pada imannya. Dia tidak pernah mengeluh tentang penderitaan atau kesulitan yang dia hadapi.</p></li><li><p><strong>Kesalehan dan Ketaatan:</strong> Yosef menunjukkan ketaatan yang luar biasa pada peraturan biara dan disiplin hidup religius. Dia sering berada dalam keadaan doa yang mendalam dan memiliki hubungan yang sangat dekat dengan Tuhan.</p></li><li><p><strong>Mukjizat dan Spiritualitas:</strong> Kemampuan Yosef untuk levitasi selama ekstasi rohani dan mukjizat lainnya menunjukkan kedekatannya dengan Tuhan dan kekuatan doa. Ini menginspirasi banyak orang untuk lebih mendalami kehidupan rohani mereka.</p></li></ul>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-06-19 14:14:43 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/bewiseandri/Bukujurnal_Aksiperubahan_Penyuluhbekasi/wish/3032394252</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Refleksi Pribadi: Apa yang Bisa Kita Lakukan dalam Aksi Nyata sebagai Penyuluh (Pewarta)</title>
         <author>katekesejalanan</author>
         <link>https://padlet.com/bewiseandri/Bukujurnal_Aksiperubahan_Penyuluhbekasi/wish/3032397616</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p><strong>Menjalani Kehidupan yang Sederhana dan Rendah Hati:</strong> Sebagai penyuluh, kita bisa meneladani kerendahan hati dan kesederhanaan Santo Yosef.</p></li><li><p><strong>Membina Hubungan yang Dekat dengan Tuhan:</strong> Mengikuti jejak Yosef dalam menjaga kehidupan doa yang kuat dan konstan, kita dapat mendorong orang lain untuk mendekatkan diri kepada Tuhan melalui doa, meditasi, dan partisipasi aktif dalam kegiatan gereja.</p></li><li><p><strong>Menunjukkan Kesabaran dan Ketaatan:</strong> Dalam menghadapi tantangan dan kesulitan, kita bisa mencontoh kesabaran dan ketaatan santo Yosef Copertino. Sebagai penyuluh, kita dapat tetap setia dan taat pada panggilan hidup masing-masing, meskipun ada rintangan.</p></li><li><p><strong>Menghargai Keajaiban dalam Kehidupan Sehari-hari:</strong> Meskipun kita mungkin tidak mengalami mukjizat seperti Santo Yosef Copertino, kita bisa belajar untuk mengenali dan menghargai keajaiban kecil dalam hidup sehari-hari, serta mengajak orang lain untuk melihat dan merayakan berkat-berkat Tuhan dalam kehidupan mereka.</p></li></ol><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-06-19 14:19:06 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/bewiseandri/Bukujurnal_Aksiperubahan_Penyuluhbekasi/wish/3032397616</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Santa Katarina dari Siena</title>
         <author>dakra186</author>
         <link>https://padlet.com/bewiseandri/Bukujurnal_Aksiperubahan_Penyuluhbekasi/wish/3032416745</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2517989104/fd24c07c70b9aafc02ef444cb69d2b4a/catherina_siena.png" />
         <pubDate>2024-06-19 14:42:31 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/bewiseandri/Bukujurnal_Aksiperubahan_Penyuluhbekasi/wish/3032416745</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Sejarah Singkat St Catherine</title>
         <author>dakra186</author>
         <link>https://padlet.com/bewiseandri/Bukujurnal_Aksiperubahan_Penyuluhbekasi/wish/3032426741</link>
         <description><![CDATA[<p><sub>Katarina, santa pelindung Italia dilahirkan pada tahun 1347.  Katarina adalah anak bungsu dalam keluarga yang dikaruniai dua puluh lima anak. Katarina ingin menjadi seorang biarawati tetapi orangtuanya tidak menyetujui tetapi Katarina pantang menyerah, pada akhirnya, orangtuanya memperbolehkan Katarina menjadi anggota Ordo Ketiga </sub><a rel="noopener noreferrer nofollow" href="https://katakombe.org/para-kudus/tag/Dominikan.html"><sub>Dominikan</sub></a><sub>.&nbsp;Yesus menampakkan diri kepada Katarina yang sedang berdoa seorang diri dalam kamarnya. Bersama Yesus, datang juga Bunda Maria. Bunda Maria memegang tangan Katarina lalu memberikannya kepada Putra-nya. Yesus menyematkan sebentuk cincin di jari tangan Katarina dan ia menjadi pengantin-Nya. Sejak saat itu Katarina mulai menerima penglihatan tentang neraka, api pencucian, dan surga.Pada masa itu, Gereja mengalami banyak sekali masalah. Banyak pertikaian terjadi di seluruh Italia. Katarina menulis surat-surat kepada para raja dan ratu. Ia bahkan datang menghadap para penguasa agar berdamai dengan paus dan mencegah peperangan. Katarina meminta paus untuk meninggalkan Avignon, Perancis dan kembali ke Roma untuk memimpin Gereja. Ia mengatakan bahwa itulah yang dikehendaki Allah. Bapa Suci mendengarkan nasehat St. Katarina serta melakukan apa yang dikatakannya. Santa besar ini wafat di Roma pada tahun 1380. Pada tahun 1970, </sub><a rel="noopener noreferrer nofollow" href="https://katakombe.org/para-kudus/tag/Paus.html"><sub>Paus</sub></a><sub> Paulus VI mengangkatnya sebagai Doktor Gereja.</sub></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-06-19 14:55:18 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/bewiseandri/Bukujurnal_Aksiperubahan_Penyuluhbekasi/wish/3032426741</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Teladan Hidup Santa Katarina dari Siena</title>
         <author>dakra186</author>
         <link>https://padlet.com/bewiseandri/Bukujurnal_Aksiperubahan_Penyuluhbekasi/wish/3032430870</link>
         <description><![CDATA[<p><sub>"Engkau bagaikan misteri yang dalam sedalam lautan; semakin aku mencari, semakin aku menemukan, dan semakin aku menemukan, semakin aku mencari Engkau. Tetapi, aku tidak akan pernah merasa puas; apa yang aku terima menjadikanku semakin merindukannya. Apabila Engkau mengisi jiwaku, rasa laparku semakin bertambah, menjadikanku semakin kelaparan akan terang-Mu". </sub><strong><sub>~ St. Katarina dari Siena.</sub></strong></p><ol><li><p>St. Katarina seorang yang amat jujur dan terus terang di hadapan Yesus. Santa ini sangat mencintai Yesus jiwanya senantiasa merindukan dan lapar akan Yesus sehingga Bunda Maria menyerahkan Yesus sebagai pengantin St Katarina </p></li><li><p>St. Katarina cinta damai - ketika terjadi konflik antara para uskup dan bp Paus maka St Katarina menyarankan Bapa Paus menghindari konflik dengan sementara meninggalkan Vatikan</p></li><li><p>St Katarina meneladani sikap Yesus dengan memelihara orang sakit, mengunjungi orang dipenjara, wafat sesuai dengan usia Yesus - 33 tahun</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-06-19 15:01:27 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/bewiseandri/Bukujurnal_Aksiperubahan_Penyuluhbekasi/wish/3032430870</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Refleksi Pribadi</title>
         <author>dakra186</author>
         <link>https://padlet.com/bewiseandri/Bukujurnal_Aksiperubahan_Penyuluhbekasi/wish/3032442007</link>
         <description><![CDATA[<p><sub>St Katarina sangat mengasihi Yesus dalam jiwanya yang ditampakkannya dengan sikap hidupnya yang penuh kasih pada sesama di sekitarnya termasuk mereka yang terbuang di penjara, yang sakit yang membutuhkan penguatan. Jiwanya rindu ikut Yesus sejak kecil.</sub></p><p><sub>Saat ini saya menyadari bahwa panggilan ku mengenal Yesus juga di mulai dari usia 10 tahun yang kemudian usia 12 tahun dibaptis.  Sampai saat ini aku bersyukur Tuhan boleh menemani oma opa yang sedang dalam proses penyembuhan sakit.  Melalui firmanMu dari kitab suci, mereka dikuatkan dan tiap hari bertambah kuat fisiknya dan jiwanya rindu untuk menerima Engkau. Terimakasih Yesus, terimakasih Bunda - Santa Katarina doakanlah aku selalu. Amin</sub></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-06-19 15:18:39 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/bewiseandri/Bukujurnal_Aksiperubahan_Penyuluhbekasi/wish/3032442007</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Santo Martinus dari Tours</title>
         <author>mgoen84</author>
         <link>https://padlet.com/bewiseandri/Bukujurnal_Aksiperubahan_Penyuluhbekasi/wish/3032716793</link>
         <description><![CDATA[<p><em>"I'm a Soldier of Christ, I will not fight..."</em></p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2543839610/d8b28d7ccdbe9cd3851b77c5337ba739/1martin_katerala_tours_opt.jpg" />
         <pubDate>2024-06-20 00:37:08 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/bewiseandri/Bukujurnal_Aksiperubahan_Penyuluhbekasi/wish/3032716793</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Sejarah Singkat Santo Martinus dari Tours</title>
         <author>mgoen84</author>
         <link>https://padlet.com/bewiseandri/Bukujurnal_Aksiperubahan_Penyuluhbekasi/wish/3032718505</link>
         <description><![CDATA[<p>Santo Martinus, atau lebih dikenal sebagai Santo Martinus dari Tours, adalah seorang santo Kristen yang sangat dihormati dan terkenal terutama di Eropa Barat. Berikut adalah sejarah singkat mengenai Santo Martinus:</p><p>&nbsp;</p><p><strong>Awal Kehidupan</strong></p><ul><li><p><strong>Nama Lengkap:</strong> Martinus lahir dengan nama Martinus Turonensis.</p></li><li><p><strong>Tanggal Lahir:</strong> Sekitar tahun 316 Masehi.</p></li><li><p><strong>Tempat Lahir :</strong> Sabaria (sekarang Szombathely di Hungaria), yang saat itu merupakan bagian dari Kekaisaran Romawi.</p></li><li><p><strong>Keluarga:</strong> Ayahnya adalah seorang perwira militer Romawi, dan Martinus juga diharapkan mengikuti jejak ayahnya dalam karier militer.</p></li></ul><p>&nbsp;</p><p><strong>Kehidupan Militer dan Pertobatan</strong></p><ul><li><p><strong>Karier Militer:</strong> Martinus bergabung dengan militer Romawi pada usia muda, sekitar 15 tahun. Ia ditempatkan di Gallia (sekarang Perancis).</p></li><li><p><strong>Kisah Jubah:</strong> Salah satu cerita paling terkenal tentang Martinus adalah ketika ia memotong setengah dari jubah militernya untuk diberikan kepada seorang pengemis yang kedinginan. Malam berikutnya, Martinus bermimpi melihat Yesus mengenakan setengah jubah tersebut dan berkata, "Martinus, yang masih katekumen, telah menyelimutiku dengan jubah ini."</p></li></ul><p>&nbsp;</p><p><strong>Kehidupan Religius</strong></p><ul><li><p><strong>Pembaptisan:</strong> Setelah pengalaman tersebut, Martinus dibaptis pada usia 18 tahun dan mulai menjalani kehidupan sebagai seorang Kristen.</p></li><li><p><strong>Pengunduran Diri dari Militer:</strong> Martinus meninggalkan militer sekitar tahun 356 M dan menjadi murid Santo Hilarius dari Poitiers.</p></li><li><p><strong>Hidup sebagai Pertapa:</strong> Martinus kemudian hidup sebagai pertapa di Ligugé, mendirikan biara pertama di Eropa Barat.</p></li></ul><p>&nbsp;</p><p><strong>Pelayanan sebagai Uskup</strong></p><ul><li><p><strong>Menjadi Uskup Tours:</strong> Pada tahun 371 M, Martinus diangkat menjadi Uskup Tours. Ia awalnya menolak jabatan tersebut, tetapi akhirnya menerimanya setelah didesak oleh penduduk setempat.</p></li><li><p><strong>Pelayanan:</strong> Sebagai uskup, Martinus dikenal karena kesederhanaan hidupnya, dedikasinya kepada orang miskin, dan kegiatannya memberantas penyembahan berhala. Ia juga mendirikan beberapa biara dan gereja di wilayahnya.</p></li></ul><p>&nbsp;</p><p><strong>Kematian dan Pengaruh</strong></p><ul><li><p><strong>Tanggal Kematian:</strong> Martinus meninggal pada 8 November 397 M di Candes-Saint-Martin, Gaul.</p></li><li><p><strong>Hari Peringatan:</strong> Hari peringatannya, yang dikenal sebagai Hari Santo Martinus, dirayakan setiap tahun pada tanggal 11 November. Hari ini ditandai dengan berbagai tradisi dan perayaan di banyak negara Eropa.</p></li><li><p><strong>Warisan:</strong> Santo Martinus adalah salah satu santo yang paling dihormati di Eropa Barat. Ia dianggap sebagai pelindung para tentara, pengemis, dan orang miskin. Banyak gereja, kota, dan institusi yang dinamai untuk menghormatinya.</p></li></ul>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-06-20 00:38:33 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/bewiseandri/Bukujurnal_Aksiperubahan_Penyuluhbekasi/wish/3032718505</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Teladan Hidup Santo Martinus dari Tours</title>
         <author>mgoen84</author>
         <link>https://padlet.com/bewiseandri/Bukujurnal_Aksiperubahan_Penyuluhbekasi/wish/3032720985</link>
         <description><![CDATA[<p>Santo Martinus dari Tours adalah figur yang dihormati karena kehidupannya yang penuh teladan kebajikan dan kemurahan hati. Berikut adalah beberapa aspek utama dari teladan hidup Santo Martinus yang dapat menjadi inspirasi bagi banyak orang:</p><p>&nbsp;</p><p><strong>1.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Kedermawanan dan Belas Kasihan</strong></p><p>Kisah paling terkenal tentang Santo Martinus adalah ketika ia membagi jubahnya dengan seorang pengemis yang kedinginan. Tindakan ini tidak hanya menunjukkan kemurahan hati, tetapi juga rasa belas kasihan dan kesediaan untuk berbagi apa yang ia miliki, meskipun itu sedikit. Dalam mimpi, Martinus melihat Yesus mengenakan setengah jubah yang ia berikan kepada pengemis, memperkuat keyakinannya bahwa tindakan kasih kepada sesama adalah pelayanan langsung kepada Tuhan.</p><p>&nbsp;</p><p><strong>2.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Kesederhanaan dan Penolakan Kekayaan</strong></p><p>Sebagai seorang uskup, Martinus memilih untuk hidup dalam kesederhanaan. Ia menolak kemewahan yang biasanya menyertai posisi tinggi dalam Gereja dan lebih memilih untuk hidup dengan cara yang sederhana dan bersahaja. Gaya hidup ini mencerminkan komitmennya terhadap nilai-nilai spiritual daripada materi.</p><p>&nbsp;</p><p><strong>3.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Dedikasi kepada Orang Miskin dan Tertindas</strong></p><p>Martinus dikenal karena perhatiannya terhadap orang miskin dan tertindas. Ia sering memberikan bantuan kepada mereka yang membutuhkan dan berusaha memperbaiki kondisi hidup mereka. Dedikasinya untuk membantu mereka yang kurang beruntung adalah salah satu alasan utama mengapa ia begitu dihormati.</p><p>&nbsp;</p><p><strong>4.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Keberanian dalam Keimanan</strong></p><p>Martinus menunjukkan keberanian yang luar biasa dalam memegang teguh keyakinannya. Saat menjadi tentara, ia menolak untuk bertempur dengan alasan bahwa sebagai seorang Kristen, ia tidak bisa membunuh. Ini menunjukkan integritas moral dan keberaniannya untuk bertindak sesuai dengan prinsip-prinsipnya, meskipun menghadapi risiko besar.</p><p>&nbsp;</p><p><strong>5.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Komitmen terhadap Penyebaran Agama Kristen</strong></p><p>Setelah menjadi uskup, Martinus sangat aktif dalam misi penyebaran agama Kristen. Ia memberantas penyembahan berhala dan mendirikan banyak gereja dan biara. Ia juga dikenal karena khotbah-khotbahnya yang penuh semangat dan dedikasinya untuk mengajarkan nilai-nilai Kristen kepada umat.</p><p>&nbsp;</p><p><strong>6.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Kehidupan Pertapa dan Asketis</strong></p><p>Martinus menghabiskan waktu sebagai pertapa sebelum menjadi uskup. Kehidupan asketisnya menunjukkan komitmen terhadap disiplin spiritual dan penyangkalan diri. Dengan meninggalkan kehidupan duniawi dan fokus pada kehidupan rohani, ia memberikan contoh tentang pentingnya fokus pada kehidupan batin dan hubungan dengan Tuhan.</p><p>&nbsp;</p><p><strong>7.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Pembentukan Komunitas Monastik</strong></p><p>Martinus mendirikan komunitas monastik di Ligugé, yang menjadi salah satu biara pertama di Eropa Barat. Biara ini tidak hanya menjadi pusat kehidupan religius tetapi juga menjadi tempat pembelajaran dan pengetahuan. Komitmen Martinus terhadap kehidupan monastik membantu menyebarkan nilai-nilai spiritual dan pendidikan di seluruh Eropa.</p><p>&nbsp;</p><p><strong>Untuk kita renungkan:</strong></p><p>Santo Martinus dari Tours adalah teladan kebajikan yang menginspirasi banyak orang melalui tindakan kasih, kesederhanaan, dan dedikasi terhadap iman Kristen. Kehidupannya mengajarkan pentingnya belas kasihan, keberanian moral, dan komitmen untuk melayani sesama. Dalam berbagai aspek kehidupannya, Martinus menunjukkan bahwa hidup yang berpusat pada nilai-nilai rohani dan pelayanan kepada orang lain adalah jalan menuju kebahagiaan dan kedamaian sejati.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-06-20 00:40:36 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/bewiseandri/Bukujurnal_Aksiperubahan_Penyuluhbekasi/wish/3032720985</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Refleksi dan Tindakan konkret sebagai Penyuluh dalam semangat Santo Martinus:</title>
         <author>mgoen84</author>
         <link>https://padlet.com/bewiseandri/Bukujurnal_Aksiperubahan_Penyuluhbekasi/wish/3032726261</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>1.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Berbagi dengan Sesama</strong></p><ul><li><p>Kisah Jubah: Seperti Santo Martinus yang membagi jubahnya dengan pengemis, kita dapat berbagi apa yang kita miliki dengan mereka yang membutuhkan. Ini bisa berupa makanan, pakaian, atau waktu kita.</p></li></ul><ul><li><p>Aksi Nyata: Menyelenggarakan atau berpartisipasi dalam kegiatan amal seperti penggalangan dana, distribusi makanan, atau kampanye pengumpulan pakaian untuk orang miskin dan tunawisma.</p></li></ul><p>&nbsp;</p><p><strong>2.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Hidup dalam Kesederhanaan</strong></p><ul><li><p>Kesederhanaan Martinus: Martinus dikenal karena hidup sederhana meskipun posisinya tinggi. Kita bisa meneladani ini dengan mengurangi konsumsi berlebihan dan lebih memilih gaya hidup yang minimalis.</p></li><li><p>Aksi Nyata: Mengurangi penggunaan barang-barang mewah, mendaur ulang, menggunakan transportasi umum, dan menyebarkan pesan tentang pentingnya hidup sederhana dan berkelanjutan.</p></li></ul><p>&nbsp;</p><p><strong>3.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Melayani Orang Miskin dan Tertindas</strong></p><ul><li><p>Pelayanan kepada Orang Miskin: Seperti Martinus yang berfokus pada orang miskin, kita bisa aktif dalam pelayanan sosial.</p></li><li><p>Aksi Nyata: Menjadi sukarelawan di panti asuhan, rumah sakit, atau pusat pelayanan masyarakat. Membantu dalam program-program pemberdayaan masyarakat dan advokasi bagi mereka yang tidak memiliki suara.</p></li></ul><p>&nbsp;</p><p><strong>4.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Menegakkan Keadilan dan Keberanian Moral</strong></p><ul><li><p>Keberanian Martinus: Martinus berani menolak kekerasan dan berdiri teguh pada keyakinannya. Kita bisa mengikuti teladannya dengan memperjuangkan keadilan dan kebenaran.</p></li><li><p>Aksi Nyata: Berpartisipasi dalam gerakan hak asasi manusia, kampanye anti kekerasan, dan mengadvokasi hak-hak minoritas serta kelompok rentan. Menjadi suara yang menentang ketidakadilan di sekitar kita.</p></li></ul><p>&nbsp;</p><p><strong>5.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Menyebarkan Nilai-Nilai Kristiani</strong></p><ul><li><p>Misi Penyebaran Kristen: Seperti Martinus yang menyebarkan ajaran Kristen, kita bisa menyebarkan nilai-nilai kasih, pengampunan, dan persaudaraan.</p></li><li><p>Aksi Nyata: Mengajar di sekolah Minggu, menyelenggarakan kelompok-kelompok diskusi Alkitab, atau memulai inisiatif komunitas yang berbasis pada nilai-nilai Kristiani.</p></li></ul><p>&nbsp;</p><p><strong>6.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Membentuk dan Membina Komunitas</strong></p><ul><li><p>Komunitas Monastik: Martinus mendirikan komunitas monastik yang menjadi pusat kehidupan rohani dan pembelajaran.</p></li><li><p>Aksi Nyata: Membangun atau mendukung komunitas yang berfokus pada pengembangan spiritual, pendidikan, dan dukungan sosial. Menyediakan ruang untuk orang berkumpul, berbagi pengalaman, dan mendukung satu sama lain.</p></li></ul><p>&nbsp;</p><p><strong>7.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Praktik Kehidupan Pertapa</strong></p><ul><li><p>Kehidupan Asketis: Kehidupan pertapa Martinus menunjukkan pentingnya disiplin spiritual.</p></li><li><p>Aksi Nyata: Mengalokasikan waktu untuk doa dan meditasi, mengikuti retret rohani, dan mengajak orang lain untuk mengalami keheningan dan refleksi batin yang mendalam.</p></li></ul><p>&nbsp;</p><p><strong>Untuk kita renungkan:</strong></p><p>Dalam semangat Santo Martinus, kita dipanggil untuk menghidupi nilai-nilai kasih, kesederhanaan, dan pelayanan dengan tindakan nyata. Setiap langkah kecil yang kita ambil dalam berbagi, melayani, dan memperjuangkan keadilan dapat membawa perubahan positif di sekitar kita. Dengan demikian, kita tidak hanya menyebarkan ajaran Kristiani tetapi juga menjadi contoh hidup dari nilai-nilai tersebut bagi orang lain.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-06-20 00:44:09 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/bewiseandri/Bukujurnal_Aksiperubahan_Penyuluhbekasi/wish/3032726261</guid>
      </item>
      <item>
         <title>St. Fransiskus dr Asissi</title>
         <author>marcelsmit4353</author>
         <link>https://padlet.com/bewiseandri/Bukujurnal_Aksiperubahan_Penyuluhbekasi/wish/3033340217</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2544032385/bdb9117f6ccf09c8b8a3beb61e7ddcf1/Fransiskus_asissi.jfif" />
         <pubDate>2024-06-20 09:24:17 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/bewiseandri/Bukujurnal_Aksiperubahan_Penyuluhbekasi/wish/3033340217</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Sejarah Singkat St. Fransiskus dr Asissi</title>
         <author>marcelsmit4353</author>
         <link>https://padlet.com/bewiseandri/Bukujurnal_Aksiperubahan_Penyuluhbekasi/wish/3033340951</link>
         <description><![CDATA[<p>Pada periode konversi ini Fransiskus sering pergi sendirian ke tempat-tempat tersembunyi,</p><p>dan masuk ke gua-gua, di situ ia menghabiskan waktu berjam-jam.</p><p>Dan sekembalinya dari tempat-tempat itu ke kota Assisi,</p><p>teman-temannya sering memperhatikan raut wajah Fransiskus yang nampaknya linglung.</p><p>Selain ke tempat-tempat tersembunyi, ia juga sering pergi ke dataran bawah Assisi.</p><p>Di situ terdapat kumpulan orang berpenyakit kusta. Pada suatu saat ia berjumpa dengan seorang penderita kusta.</p><p>Walaupun takut, ia tetap turun dari kudanya dan menyambut orang itu lalu menawarkannya uang, serta memberinya ciuman kasih.</p><p>Dikemudian hari ia sering kali membagikan cerita perjumpaannya dengan orang kusta ini; bahkan menjelang kematiannya, ia tuliskan kenangan tersebut dalam wasiatnya.</p><p>Menjelang akhir tahun 1205 ada satu perjumpaan lagi yang mengubah hidupnya secara radikal. </p><p>Saat itu ia berada di dalam gereja tua yang hampir tak terurus di bagian bawah kota Assisi.</p><p>Gereja itu bernama San Damiano; dikelola oleh seorang imam miskin yang bahkan tak mampu membeli minyak untuk menyalakan lampu di hadapan gambar salib Kristus bergaya Byzantium.</p><p>Fransiskus memandang salib itu dengan terpesona. </p><p>Salib tersebut saat ini masih bisa dilihat di Basilika Santa Klara Assisi.</p><p>Kristus digambarkan secara hidup pada salib itu. Corpusnya tidak tertancap pada kayu; tetapi tergambar; di latar belakangnya terdapat gambar malaikat-malaikat dan para kudus.</p><p>Mata Kristus nampak terbuka lebar, dan walaupun darah terlukis keluar dari luka-lukanya, namun Ia seperti tidak merasa sakit. Salib inilah yang “berbicara” kepada Fransiskus.</p><p>Para penulis riwayat hidupnya menyatakan bahwa Kristus meminta Fransiskus untuk memperbaiki gereja tua tersebut, dengan menyebutnya “gereja Ku”. </p><p>Tentu saja di mata seorang muda seperti Fransiskus yang dimaksudkan dengan “gereja Ku” adalah gereja tua tersebut yang memang memerlukan perbaikan. </p><p>Maka ia memilih cara yang mudah. Ia pergi ke toko ayahnya, mengambil gelondongan kain mahal, pergi ke pasar Foligno, lalu menjual kain serta kudanya. </p><p>Kemudian dengan gembira ia kembali ke gereja tua untuk memberikan uang hasil penjualannya kepada imam miskin di sana. </p><p>Imam itu dengan bijak menolaknya karena tahu bahwa ayah Fransiskus pasti akan marah besar dengan tindakan eksentrik anaknya itu. </p><p>Namun demikian ia mengijinkan Fransiskus untuk tinggal bersamanya di San Damiano sebagai “oblatus”,</p><p>yaitu seseorang yang menawarkan dirinya untuk melayani secara suka rela pada suatu gereja tertentu dengan tujuan menjalani hidup pertobatan.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-06-20 09:25:23 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/bewiseandri/Bukujurnal_Aksiperubahan_Penyuluhbekasi/wish/3033340951</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Teladan Hidup St. Fransiskus dr Asissi</title>
         <author>marcelsmit4353</author>
         <link>https://padlet.com/bewiseandri/Bukujurnal_Aksiperubahan_Penyuluhbekasi/wish/3033341706</link>
         <description><![CDATA[<p>Salah satu peristiwa penting itu terjadi pada saat pesta rasul Santo Mathias, pada 24 Februari 1208. </p><p>Fransiskus sedang mendengarkan bacaan Injil pada saat Misa. Bacaan itu tentang Kristus yang mengutus para muridnya untuk pergi berkotbah tanpa membawa tongkat, bekal atau kasut. </p><p>Para murid menjadi perantau atau peziarah, dan mereka mewartakan damai kepada semua yang mendengarkannya. </p><p>Fransiskus bersukacita. </p><p>Itulah semua yang diinginkannya selama ini. </p><p>Tanpa buang waktu lagi, ia menjalankan secara harafiah apa yang baru saja didengarnya itu. </p><p>Dia membuang tongkatnya, kasutnya, ikat pinggang jubahnya dan pergi bertelanjang kaki dengan mengenakan jubah yang berbentuk Tau, dengan tali-ikat di pinggangnya. </p><p>Dia mengubah gaya hidup dari pentobat-pertapa menjadi seorang pengkotbah apostolik. </p><p>Gaya seperti inilah yang nantinya diikuti oleh para pengikutnya di masa depan.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-06-20 09:26:24 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/bewiseandri/Bukujurnal_Aksiperubahan_Penyuluhbekasi/wish/3033341706</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Refleksi Pribadi</title>
         <author>marcelsmit4353</author>
         <link>https://padlet.com/bewiseandri/Bukujurnal_Aksiperubahan_Penyuluhbekasi/wish/3033349840</link>
         <description><![CDATA[<p>Sebagaimana perjalanan St.Fransiskus dr Asissi yang melepaskan kebangsawanannya kedalam kemiskinan, sakit penyakit sebagai jalan pertobatan yang sejati,mengingatkanku ketika Tuhan menegurku secara khusus melalui sakit penyakit dan menghentikan langkahku selama 2 tahun untuk masuk lebih jauh kedalam kontemplasi sehingga harus memandang pertobatan sebagai "jalan ninjaku",pilihan terakirku. </p><p>Seperti yang dituliskan Thomas dr Celano dalam bukunya, St.Fransiskus dr Asissi,.. "sebab amat beratlah meninggalkan kebiasaan-kebiasaan lama ,dan apabila sudah berakar dalam jiwa,tidak mudah dicabut,meskipun sudah lama tak diingat,namun jiwa kembali kepada yang pertama tama dipelajari;dan kesalahan yang dilakukan secara terus menerus,kebanyakan kali menjadi kodrat yang kedua.</p><p>Maka dari itu aku masih saja menghindari tangan Tuhan dan sebentar kembali lagi pada apa yang ditawarkan dunia.</p><p>Rencana Allah terhadapku masih saja kuberkeras hati hendak mencari apa yang menjadi kebesaran dunia dan kesia-siaan.</p><p>Sampai satu persatu Tuhan penuhi segalanya dari pelayananku, dan ku tak mau kehilangan satupun yang sudah Dia berikan untuku dalam setiap pelayanan untukNya</p><p>PAX et BONUM</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-06-20 09:33:49 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/bewiseandri/Bukujurnal_Aksiperubahan_Penyuluhbekasi/wish/3033349840</guid>
      </item>
      <item>
         <title>FLORENTINUS MUDJI PS</title>
         <author>florentinusmudji</author>
         <link>https://padlet.com/bewiseandri/Bukujurnal_Aksiperubahan_Penyuluhbekasi/wish/3033507389</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2543200730/e0dfc704e0518cedd3ea609e2e93df06/WhatsApp_Image_2024_06_20_at_20_01_45.jpeg" />
         <pubDate>2024-06-20 13:03:04 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/bewiseandri/Bukujurnal_Aksiperubahan_Penyuluhbekasi/wish/3033507389</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Santo Tarsisius</title>
         <author>katarinavonny9</author>
         <link>https://padlet.com/bewiseandri/Bukujurnal_Aksiperubahan_Penyuluhbekasi/wish/3033625039</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2544872778/e6efa94832bf142cc6c1d3ed489a0c9e/santo_tarsisius.jpeg" />
         <pubDate>2024-06-20 15:31:05 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/bewiseandri/Bukujurnal_Aksiperubahan_Penyuluhbekasi/wish/3033625039</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Sejarah Singkat Santo Tarsisius</title>
         <author>katarinavonny9</author>
         <link>https://padlet.com/bewiseandri/Bukujurnal_Aksiperubahan_Penyuluhbekasi/wish/3033644222</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2544872778/fb009180d30ee8fc7379d488c1c34398/Sejarah_Singkat_Santo_Tarsisius.doc" />
         <pubDate>2024-06-20 15:59:36 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/bewiseandri/Bukujurnal_Aksiperubahan_Penyuluhbekasi/wish/3033644222</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Santo Ignatius Loyola</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/bewiseandri/Bukujurnal_Aksiperubahan_Penyuluhbekasi/wish/3033997264</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2545402241/45a08de5b263d11fd8357b06c25d1af2/sANTO_iGNATIUS.jpg" />
         <pubDate>2024-06-21 01:54:03 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/bewiseandri/Bukujurnal_Aksiperubahan_Penyuluhbekasi/wish/3033997264</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Sejarah Singkat Santo Ignatius Loyola</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/bewiseandri/Bukujurnal_Aksiperubahan_Penyuluhbekasi/wish/3033998281</link>
         <description><![CDATA[<p>Inigo de Loyola dilahirkan pada tahun 1491 di Azpeitia di provinsi Guipuzcoa di wilayah Basque di sebelah utara Spanyol. Dia adalah anak bungsu dari tigabelas bersaudara. Pada usia enam belas tahun dia dikirim untuk bekerja sebagai pesuruh bagi Juan Velazquez, bendaharawan kerajaan Castile. Sebagai anggota rumah tangga Velazquez, dia seringkali tampil di balai sidang dan mengembangkan cita rasa terhadap segala hal mengenainya, terutama urusan perempuan. Dia sangat suka berjudi, suka bertengkar, dan terlibat dalam adu pedang. Bahkan dalam suatu perselisihan antara keluarga Loyola dan keluarga lainnya, Ignatius dan saudara lelakinya dengan disertai beberapa sanak famili pada suatu malam menyerang beberapa kaum religius anggota keluarga lain tersebut. Ignatius harus melarikan diri ke luar kota. Ketika akhirnya dibawa ke pengadilan, dia membela dirinya dengan menyatakan “imunitas religius” karena telah “dicukur gundul” (seperti layaknya rambut kaum biarawan pada waktu itu) sewaktu masih sebagai seorang anak laki-laki, dan oleh karenanya bebas dari pengadilan sipil. Ini adalah pembelaan diri yang semu karena selama bertahun-tahun dia telah berpakaian sebagai ksatria berpedang, mengenakan baju besi, dan membawa-bawa pedang termasuk senjata-senjata lainnya. Jelas ini bukan baju yang biasanya dikenakan oleh kaum religius. Kasus ini berlarut-larut sampai beberapa minggu tetapi keluarga Loyola tampaknya sangat berpengaruh. Mungkin melalui pengaruh kaum petinggi, kasus terhadap Ignatius akhirnya ditutup.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-06-21 01:54:50 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/bewiseandri/Bukujurnal_Aksiperubahan_Penyuluhbekasi/wish/3033998281</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Teladan Hidup</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/bewiseandri/Bukujurnal_Aksiperubahan_Penyuluhbekasi/wish/3033999079</link>
         <description><![CDATA[<p>Selama minggu-minggu panjang pengobatannya, dia merasa sangat bosan dan meminta disediakan cerita-cerita roman percintaan untuk menghabiskan waktunya. Untungnya di kastil Loyola tidak ada buku demikian, tetapi ada buku tentang hidup Kristus dan sebuah buku tentang para kudus. Karena terdesak, Ignatius mulai membacanya. Semakin banyak dia membaca, semakin dia beranggapkan bahwa kisah para kudus tersebut patut untuk ditiru. Akan tetapi, pada saat yang sama dia juga masih memiliki mimpi-mimpi indah tentang ketenaran dan kemuliaan, termasuk fantasi-fantasi memenangkan cinta gadis bangsawan tertentu. Identitas wanita ini tidak pernah diketahui tetapi agaknya dia dari keturunan bangsawan. Akan tetapi dia mendapatkan bahwa setelah membaca dan merenungkan kisah para kudus dan Kristus dia berada dalam kedamaian dan merasa puas lahir-batin. Tetapi waktu dia berfantasi tentang gadis bangsawan tersebut, hatinya merasa tidak tenang dan tak terpuaskan. Pengalaman ini tidak hanya merupakan awal dari pertobatannya, tetapi juga awal dari pertimbangan spiritual, atau pertimbangan roh, yang diasosiasikan dengan Ignatius dan seperti dijelaskan dalam Latihan Rohani-nya.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-06-21 01:55:25 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/bewiseandri/Bukujurnal_Aksiperubahan_Penyuluhbekasi/wish/3033999079</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Refleksiku</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/bewiseandri/Bukujurnal_Aksiperubahan_Penyuluhbekasi/wish/3034001956</link>
         <description><![CDATA[<p>Berdoalah memohon rahmat.</p><p>Dengan kata-kata ini atau yang serupa, berdoalah:</p><p>Yesus, inilah aku. Saya percaya Anda dan memberi Anda izin untuk mengubah saya. Menerangi mata hatiku. Bantulah saya, seperti Anda membantu Ignatius, untuk melihat segala sesuatu dengan cara baru. Izinkan aku merasakan tatapan penuh kasihmu kepadaku dan menerima cintamu. Beri aku kebebasan untuk mengetahui jauh di lubuk jiwaku yang terdalam bahwa cintamu padaku begitu besar sehingga tidak ada yang bisa memisahkanku darimu. Tumbuhkan dalam diriku kedamaian, cinta, dan kegembiraan Roh-Mu—Cahaya yang memungkinkan aku melihatmu dalam semua orang dan segala hal dan memberikan kemuliaan yang lebih besar kepada-Mu dalam hidupku.</p><p>Tataplah ke kedalaman.</p><p>Luangkan waktu untuk menyelami doa Anda dengan menggunakan Kitab Suci. Alamilah kisah-kisah kehidupan Yesus melalui <a rel="noopener noreferrer nofollow" href="https://www.ignatianspirituality.com/ignatian-prayer/the-spiritual-exercises/ignatian-contemplation-imaginative-prayer/"><strong>kontemplasi Ignatian</strong></a> .</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-06-21 01:57:35 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/bewiseandri/Bukujurnal_Aksiperubahan_Penyuluhbekasi/wish/3034001956</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Aksi Perubahan</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/bewiseandri/Bukujurnal_Aksiperubahan_Penyuluhbekasi/wish/3034003707</link>
         <description><![CDATA[<p>Menghormati kembali Ekaristi Suci</p><p>Belajar Iman seumur hidup</p><p>Mengabdi untuk Allah</p>]]></description>
         <enclosure url="https://elvis.padletcdn.com/fetch/e_in/cdn2.picryl.com/photo/2021/11/18/jan-de-hoey-ignatius-von-loyola-stiftsmuseum-xanten-9495-d57c38-1024.jpg" />
         <pubDate>2024-06-21 01:58:54 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/bewiseandri/Bukujurnal_Aksiperubahan_Penyuluhbekasi/wish/3034003707</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Santo Fransiskus Asisi</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/bewiseandri/Bukujurnal_Aksiperubahan_Penyuluhbekasi/wish/3034005921</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/2545402241/92fd22b41de2e6318a845efec9184b5e/Santo_Fransiskus_Asisi.jpg" />
         <pubDate>2024-06-21 02:00:15 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/bewiseandri/Bukujurnal_Aksiperubahan_Penyuluhbekasi/wish/3034005921</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Sejarah Singkat Santo Fransiskus Asisi</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/bewiseandri/Bukujurnal_Aksiperubahan_Penyuluhbekasi/wish/3034007558</link>
         <description><![CDATA[<p>Fransiskus lahir dalam konteks historis ini di tahun 1182. Masih tetap terbuka diskusi mengenai lokasi kelahirannya. Beberapa tempat yang dianggap sebagai lokasi kelahirannya adalah: Chiesa Nova, San Francesco Piccolino, dan Casa Paterna. Semua tempat ini terletak di sekitar lapangan di tengah kota Assisi yang disebut Piazza del Comune, didominasi oleh Kuil Romawi Minerva dan Torre del Popolo. Pada lukisan fresco yang dibuat oleh Giotto di dinding di bagian atas Basilika St, Fransiskus Assisi, kita bisa melihat suatu representasi dari lapangan ini. Lukisan dinding tersebut mungkin sudah diperbaiki saat ini. Namun hanya perbaikan kecil saja.</p><p>Fransiskus adalah anak dari Pietro Bernardone, seorang pedagang pakaian kaya raya yang sering bepergian untuk urusan bisnis ke Perancis. Bahkan Pietro diyakini tidak hadir saat istrinya, Pica, yang bertemu pertama kali dengannya di Provence, melahirkan Fransiskus. Sewaktu Pietro kembali, segera ia mengetahui bahwa anaknya sudah dibaptis di gereja katedral San Rufino dan telah diberi nama Giovanni (=Yohanes). Namun Pietro tidak menyukai nama itu dan menggantinya dengan nama Francesco (=Fransiskus) – mirip dengan nama kota yang dikaguminya yaitu Perancis.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-06-21 02:01:21 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/bewiseandri/Bukujurnal_Aksiperubahan_Penyuluhbekasi/wish/3034007558</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Teladan Hidup</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/bewiseandri/Bukujurnal_Aksiperubahan_Penyuluhbekasi/wish/3034009523</link>
         <description><![CDATA[<p>Banyak sekali suri tauladan Bapa Fransiskus Asisi untuk kita, bagaimana dia begitu mencintai Tuhan dengan cara mencintai sesama dan alam ciptaanya. Kasih Bapa Fransiskus Asisi tidak hanya kepada manusia, Beliau juga dapat berbicara dengan burung, kelinci dan juga srigala. Kepada mereka Bapa Fransiskus Asisi membagikan sabda Tuhan dan menyebut mereka adalah saudara. Beliau juga sangat mencintai Tuhan Yesus Kristus, sehingga pada saat dia tenggelam di dalam doanya, dia melihat Malaikat Serafim yang bersayap enam dan memberikan tanda atau stigmata serupa dengan luka-luka Tuhan Yesus Kristus.</p><p>Pada tanggal 4 Oktober seperti biasanya adalah merupakan Hari Perayaan Santo Fransiskus Asisi. SD Marsudirini Santo Yoseph Muntilan tidak melakukan banyak aktifitas yang berhubungan dengan kerumunan, entah itu misa kudus maupun kebersamaan yang lain. Doa dilakukan masing-masing oleh guru dan karyawan. Hal yang perlu ditekankan bahwa setiap guru dan Karyawan terus menerus belajar meneladani hidup Santo Fransiskus Asisi. Semoga dimampukan, Tuhan memberkati.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-06-21 02:02:41 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/bewiseandri/Bukujurnal_Aksiperubahan_Penyuluhbekasi/wish/3034009523</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Refleksiku</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/bewiseandri/Bukujurnal_Aksiperubahan_Penyuluhbekasi/wish/3034012656</link>
         <description><![CDATA[<p>Dapat mengenal Santo Fransiskus Asisi adalah salah satu ucapan syukur saya kepada Tuhan. Saya mengenalnya saat mulai memilih nama baptis. Karakternya sebagai pembawa damai membuat saya ingin sekali meneladaninya. Ia pun hidup sederhana dan taat kepada Allah. </p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-06-21 02:04:34 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/bewiseandri/Bukujurnal_Aksiperubahan_Penyuluhbekasi/wish/3034012656</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Aksi Perubahan</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/bewiseandri/Bukujurnal_Aksiperubahan_Penyuluhbekasi/wish/3034015932</link>
         <description><![CDATA[<p>Hidup lebih dekat dengan Yesus melalui Sakramen Ekaristi</p><p>Terlibat aktif dalam pewartaan gereja</p><p>Mendampingi kaum muda untuk menopang dan membangun Gereja</p>]]></description>
         <enclosure url="https://images.unsplash.com/photo-1551418901-9e9c70d98c4c?crop=entropy&amp;cs=srgb&amp;fm=jpg&amp;ixid=M3w3ODI2fDB8MXxzZWFyY2h8Mjd8fGVrYXJpc3RpfGlkfDF8fHx8MTcxODkzNTU0NXww&amp;ixlib=rb-4.0.3&amp;q=85" />
         <pubDate>2024-06-21 02:06:41 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/bewiseandri/Bukujurnal_Aksiperubahan_Penyuluhbekasi/wish/3034015932</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>elisabethsudarmi</author>
         <link>https://padlet.com/bewiseandri/Bukujurnal_Aksiperubahan_Penyuluhbekasi/wish/3034350036</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/3/3c/Cong_St._Mary_of_the_Rosary_Window_St._Brigid_Detail_St._Brigid_holding_her_Lamp_II_2019_09_04.jpg" />
         <pubDate>2024-06-21 07:11:41 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/bewiseandri/Bukujurnal_Aksiperubahan_Penyuluhbekasi/wish/3034350036</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Sejarah Santa Birgitta</title>
         <author>elisabethsudarmi</author>
         <link>https://padlet.com/bewiseandri/Bukujurnal_Aksiperubahan_Penyuluhbekasi/wish/3034352539</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>Santa Brigitta</strong>, juga dikenal sebagai <strong>St. Brigitta dari Swedia</strong> (<a rel="noopener noreferrer nofollow" href="https://id.wikipedia.org/wiki/1303">1303</a>–<a rel="noopener noreferrer nofollow" href="https://id.wikipedia.org/wiki/23_Juli">23 Juli</a> <a rel="noopener noreferrer nofollow" href="https://id.wikipedia.org/wiki/1373">1373</a>), adalah seorang <a rel="noopener noreferrer nofollow" class="mw-redirect" href="https://id.wikipedia.org/wiki/Santa">santa</a>, <a rel="noopener noreferrer nofollow" class="new" href="https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Mistikus&amp;action=edit&amp;redlink=1">mistikus</a>, <a rel="noopener noreferrer nofollow" href="https://id.wikipedia.org/wiki/Peziarah">peziarah</a>, dan pendiri dari <a rel="noopener noreferrer nofollow" class="new" href="https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Ordo_Santa_Brigitta&amp;action=edit&amp;redlink=1">Ordo Santa Brigitta</a>.</p><p>Dia merupakan santa dari <a rel="noopener noreferrer nofollow" href="https://id.wikipedia.org/wiki/Swedia">Swedia</a> dan kerajaan utara yang paling sering dirayakan adalah seorang putri dari Birger Persson, gubernur dan <em>lagman</em> (hakim provinsi) dari <a rel="noopener noreferrer nofollow" class="new" href="https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Uplandia&amp;action=edit&amp;redlink=1">Uplandia</a>, dan salah satu tuan tanah terkaya di negara tersebut.</p><p>Pada <a rel="noopener noreferrer nofollow" href="https://id.wikipedia.org/wiki/1316">1316</a> dia menikah dengan Ulf Gudmarson, penguasa <a rel="noopener noreferrer nofollow" class="new" href="https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Nericia&amp;action=edit&amp;redlink=1">Nericia</a>, di mana ia memiliki delapan anak, salah satu di antaranya nantinya dikenal sebagai St. <a rel="noopener noreferrer nofollow" href="https://id.wikipedia.org/wiki/Katarina_dari_Swedia">Katarina dari Swedia</a>. Kehidupan yang suci dan sebagai penderma Brigitta dengan cepat membuatnya terkenal luas dan ke daerah jauh; dia mendapatkan pengaruh spiritualitas yang kuat dari suaminya, dengannya (1341-1343) dia pergi berziarah ke <a rel="noopener noreferrer nofollow" href="https://id.wikipedia.org/wiki/Santiago_de_Compostela">Santiago de Compostela</a>.</p><p>Pada saat anak-anak dia telah percaya bahwa dirinya memiliki "vision"; dan pada saat ini menjadi lebih sering, dan catatannya <em>Revelationes coelestes</em> ("Celestial revelations") yang diterjemahkan ke dalam <a rel="noopener noreferrer nofollow" href="https://id.wikipedia.org/wiki/Bahasa_Latin">bahasa Latin</a> oleh Matthias, "canon" dari <a rel="noopener noreferrer nofollow" href="https://id.wikipedia.org/wiki/Link%C3%B6ping">Linköping</a>, dan oleh bapa pengakuan-nya, Peter prior Alvastra, mendapatkan kepopuleran pada <a rel="noopener noreferrer nofollow" href="https://id.wikipedia.org/wiki/Abad_Pertengahan">Abad Pertengahan</a>. Pada saat itu dia mendirikan <a rel="noopener noreferrer nofollow" class="mw-redirect" href="https://id.wikipedia.org/wiki/Ordo_keagamaan_Katolik">Ordo</a> St. Saviour, atau <a rel="noopener noreferrer nofollow" class="new" href="https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Bridgettines&amp;action=edit&amp;redlink=1">Bridgettines</a> yang rumah principalnya terletak di <a rel="noopener noreferrer nofollow" href="https://id.wikipedia.org/wiki/Vadstena">Vadstena</a>, dan diberikan dana oleh Raja <a rel="noopener noreferrer nofollow" class="new" href="https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Magnus_II_dari_Swedia&amp;action=edit&amp;redlink=1">Magnus II dari Swedia</a> dan ratunya.</p><p>Pada <a rel="noopener noreferrer nofollow" href="https://id.wikipedia.org/wiki/1999">1999</a>, <a rel="noopener noreferrer nofollow" href="https://id.wikipedia.org/wiki/Paus_Yohanes_Paulus_II">Paus Yohanes Paulus II</a> memilih Brigitta sebagai <a rel="noopener noreferrer nofollow" class="mw-redirect" href="https://id.wikipedia.org/wiki/Santa_pelindung">santa pelindung</a> <a rel="noopener noreferrer nofollow" href="https://id.wikipedia.org/wiki/Eropa">Eropa</a>. Hari perayaannya dirayakan pada <a rel="noopener noreferrer nofollow" href="https://id.wikipedia.org/wiki/23_Juli">23 Juli</a> (dulunya <a rel="noopener noreferrer nofollow" href="https://id.wikipedia.org/wiki/8_Oktober">8 Oktober</a>).</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-06-21 07:15:10 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/bewiseandri/Bukujurnal_Aksiperubahan_Penyuluhbekasi/wish/3034352539</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Teladan hidup Santa Birgitta</title>
         <author>elisabethsudarmi</author>
         <link>https://padlet.com/bewiseandri/Bukujurnal_Aksiperubahan_Penyuluhbekasi/wish/3034361474</link>
         <description><![CDATA[<p>Santa Brigitta juga adalah seorang wanita biasa, sebagaimana manusia lainnya. Manusia</p><p>punya kelemahan dan kerterbatasan fisik; yang mungkin secara nalar manusia kagum dan berkata, kok bisa ya?? St.Brigita pasti sibuk dengan anaknya yang ada 8 orang, namun, kegiatan rumah tangganya bisa berjalan dengan kegiatan rohaninya. Segala sesuatunya bisa terjadi, karena dimampukan oleh Tuhan, ia setia pada perkara kecil, sehingga karya hidupnya bisa menjadi maksimal. </p><p><br></p><p>Teladan Santa Brigitta turut memberikan semangat padaku.</p><p>Satu orang baik saja yang bersedia total dan menyerahkan diri kepada Tuhan, bisa menjadi sangat berpengaruh bagi banyak orang.</p><p>Aku pun menarik pembelajaran, yaitu:</p><p><strong>“Mempelai Allah, BUKAN HANYA bisa bertahan saja, tapi juga HARUS BISA berbuat lebih”</strong></p><p><strong>Santa Brigitta telah membuktikan, bahwa ia mengutamakan Tuhan dalam segala sesuatunya.</strong></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-06-21 07:26:21 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/bewiseandri/Bukujurnal_Aksiperubahan_Penyuluhbekasi/wish/3034361474</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Refleksi diri sebagai penyuluh</title>
         <author>elisabethsudarmi</author>
         <link>https://padlet.com/bewiseandri/Bukujurnal_Aksiperubahan_Penyuluhbekasi/wish/3034373263</link>
         <description><![CDATA[<p>Meneladani Santa Birgitta yang telah melewati masa-masa hidup yang tidak mudah;</p><ol><li><p>Tetap setia, beriman, berjalan terus di dalam kehendak-Nya,</p></li><li><p>Menolong orang yang lemah. Santa Brigitta amat berdevosi pada sengsara Yesus. Pikiranku merenung, mengapa aku TIDAK berdevosi pada sengsara Yesus juga? Apakah karena aku mau hidupnya lancar-lancar terus, dan menghindari penderitaan?? Dalam pelayanan sebagai pewarta /penyuluh semua harus dengan hati yaitu pelayanan tanpa pamrih iklas, dan tulus.</p></li></ol><ol start="3"><li><p>Belajar Menghargai; Tuhan sangat menghargai segala pengorbanan, orang yang rela ‘membayar harga’ sekecil apa pun juga. Semuanya sangat terhitung dan tercatat bagi-Nya. Hal ini bukan berarti masalah untung-rugi, tetapi karena keadilan-Nyalah, masing-masing orang yang berbuat baik dan bersedia dipakai secara maksimal bagi-Nya, bisa memperoleh ganjaran yang indah di surga.</p></li></ol><ol start="4"><li><p>Jangan sedih, bimbang, ragu, takut, kuatir, berasa menderitaan…bukan kepalang bila kita saat ini mengalami berbagai-bagai pencobaan. Teladan hidup para Santo/ Santa dan para kudus lainnya telah membuktikan, bahwa bila itu semua dijalani di dalam Tuhan, selalu akan berdampak, berpengaruh, dan membawa kemenangan. Hal ini, dalam artian, bukan hanya bagi diri sendiri, tetapi juga bagi orang lain.</p></li><li><p>Kualitas iman; berani untuk rela membayar harga, waktu, tenaga, pikiran perasaan, bahkan nyawanya sendiri.</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-06-21 07:40:41 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/bewiseandri/Bukujurnal_Aksiperubahan_Penyuluhbekasi/wish/3034373263</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
