<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>LATIHAN MENULIS TEKS EKSPOSISI by Titania Purwaningsih</title>
      <link>https://padlet.com/titaniaapurwaningsih/MediaITpadlet_Titania002</link>
      <description>Buatlah teks eksposisi singkat dengan mempertimbangkan struktur dan kaidah kebahasaannya! </description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2023-05-20 11:33:18 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2026-01-03 05:59:05 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url></url>
      </image>
      <item>
         <title>Masa Adaptasi Kebiasaan Baru (New Normal)</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/titaniaapurwaningsih/MediaITpadlet_Titania002/wish/2598273796</link>
         <description><![CDATA[<div>Adaptasi kebiasaan baru merupakan protokol kesehatan yang harus dijalankan oleh semua lapisan masyarakat dalam rangka pemutusan rantai penyebaran covid-19. Tentunya berbagai protokol kesehatan harus diikuti dan dipatuhi dalam pelaksanaannya. Apa saja dan mengapa kita harus melakukannya? Berikut adalah penjabarannya.&nbsp;<br><br>Hal pertama yang masih harus dilakukan adalah menghindari kontak fisik. Karena penyebaran utama dari virus yang menyebabkan covid-19 adalah kontak fisik. Virus tidak dapat hidup di udara terbuka, namun dapat hidup di tangan atau pakaian yang kita kenakan untuk beberapa saat. Saat itu pula virus dapat berpindah dari satu orang ke orang lain yang bersentuhan dengannya. Kemudian,mencuci tangan dapat membunuh virus yang bisa saja kita dapatkan dari menyetuh benda atau orang lain. Tangan adalah bagian tubuh kita yang paling banyak bersentuhan dengan benda asing. Oleh karena itu,mencuci tangan merupakan salah satu hal pokok yang harus dilakukan pula dalam masa adaptasi kebiasaan baru.Selanjutnya meskipun kita sudah tidak dalam masa PSBB atau pembatasan sosial berskala besar kita harus tetap mengurangi aktivitas di luar rumah. Tidak bepergian jarak jauh dan membatasi diri dari keramaian masih menjadi cara yang paling efektif untuk memutus rantai penyebaran virus penyebab covid-19.Tak kalah pentingnya lagi adalah mengenakan masker atau pelindung wajah saat terpaksa atau berkepentingan ke tempat yang ramai. Biasakan berbelanja dengan efisien, mengenakan masker dan membawa hand sanitizer sebagai opsi lain jika mencuci tangan tidak memungkinkan. Hal ini bukan hanya menghindari penularan yang dapat terjadi pada kita, tapi untuk melindungi orang lain dari penularan yang bisa saja dilakukan oleh kita.Menjaga kesehatan juga merupakan hal penting lainnya yang harus dilakukan dalam menghadapi masa pandemi. Pada akhirnya kesehatan kita juga yang menentukan imunitas atau daya tahan tubuh kita terhadap virus yang ganas ini. Hal ini bermanfaat agar kita tidak tertular atau tidak mengalami komplikasi seandainya sudah tertular.&nbsp;<br><br>Maka ada baiknya kita mematuhi berbagai protokol kesehatan masa adaptasi kebiasaan baru yang meliputi: jaga jarak, hindari kontak fisik, kurangi bepergian, gunakan masker di keramaian, dan selalu rajin mencuci tangan dan jaga kesehatan. Bukan hanya untuk diri sendiri tapi untuk semua orang.&nbsp;<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-05-20 11:49:27 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/titaniaapurwaningsih/MediaITpadlet_Titania002/wish/2598273796</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Lingkungan Hidup yang Bersih Bisa Meningkatkan Kualitas Hidup</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/titaniaapurwaningsih/MediaITpadlet_Titania002/wish/2598577115</link>
         <description><![CDATA[<div>Kualitas hidup yang baik bisa ditentukan dari bagaimana cara kita menjaga lingkungan hidup. Semakin bersih, bisa semakin baik pula kualitas hidup kita. Menjaga lingkungan hidup bertujuan untuk menghindari terjadinya hal – hal yang tidak diinginkan terjadi, seperti munculnya wabah penyakit yang berbahaya bagi kesehatan dan kenyamanan masyarakat. Ini adalah bukti bahwa lingkungan bersih bisa membantu untuk mempermudah dan meningkatkan kualitas hidup kita.<br><br></div><div>Gotong royong dalam dalam membersihkan dan menjaga lingkungan secara rutin bisa menjadi alternatif dalam menanggulangi pencemaran lingkungan. Dalam satu RT yang terdiri dari beberapa kepala keluarga, akan bisa dibagi menjadi beberapa kelompok sesuai dengan jumlah hari yang ada dan sesuai dengan jadwal yang telah disepakati.<br><br></div><div>Selain itu, Hari minggu bisa dijadikan sebagai jadwal kegiatan kerja bakti rutin seluruh masyarakat desa yang di mulai pada pagi hari. Ada banyak manfaat yang dapat dirasakan dalam kegiatan tersebut, selain kebersihan dan kesehatan hubungan solidaritas antar warga akan semakin kuat<br><br></div><div>Kebersihan lingkungan hidup merupakan hal yang tidak bisa dipisahkan dari masyarakat dan merupakan faktor penting bagi kesehatan dan kenyamanan dalam bermasyarakat. Kebersihan lingkungan masyarakat akan menjamin kesehatan dan kenyamanan Dan tentu saja akan berimbas pada peningkatan dari kualitas hidup.<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-05-21 01:02:37 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/titaniaapurwaningsih/MediaITpadlet_Titania002/wish/2598577115</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Jennie_08</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/titaniaapurwaningsih/MediaITpadlet_Titania002/wish/2598580510</link>
         <description><![CDATA[<div><strong>Bahaya Membuang Sampah di Sungai</strong><br><br><strong>Tesis</strong></div><div>Di era globalisasi sekarang ini, kegiatan membuang sampah sembarangan seperti di sungai seolah telah dijadikan sebagai hal yang lazim.</div><div>Bahkan jumlah orang yang membuang sampah sembarangan di kota makin bertambah. Hal tersebut membuat aliran sungai tersumbat dengan sampah–sampah tersebut sehingga pada saat hujan turun dengan intensitas yang terus–menerus, membuat sungai meluap serta menimbulkan bencana banjir.<br><br></div><div><strong>Argumentasi</strong></div><div>Dari waktu ke waktu, jumlah individu yang membuang sampah sembarangan terutama di sungai terus meningkat, hal tersebut kesimpulan dari banyak pengamat.</div><div>Manusia masih belum merasa kapok membuang sampah di sungai yang dapat membuat banjir.</div><div>Padahal, korban dari bencana banjir itu sendiri tidak sedikit. Telah banyak korban luka-luka maupun meninggal dunia akibat banjir.</div><div>Namun, hal tersebut tersebut masih belum cukup guna memberi kesadaran pada orang-orang yang masih saja membuang sampah sembarangan.<br><br></div><div><strong>Penegasan Ulang</strong></div><div>Seharusnya jika sudah mengetahui efek tersebut, orang–orang akan sadar untuk tidak membuang sampah sembarangan lagi agar tidak merugikan diri sendiri, orang lain, dan juga lingkungan sekitar.</div><div>Apabila tidak ada sampah di sungai maka air sungai pun tak akan tersumbat serta menjadikan banjir dapat diminimalisasi, walau hujan deras terus- menerus.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-05-21 01:19:34 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/titaniaapurwaningsih/MediaITpadlet_Titania002/wish/2598580510</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
