<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>SPOOKTOBER🎃˚✧˖*°࿐ by Media BEM2023</title>
      <link>https://padlet.com/mediabem2023/cwxp3fevhwt9jtft</link>
      <description>Halo civitas Kema Fapsi Unpad! Kali ini, Berita Ankara hadir dengan edisi SPOOKTOBER~! Yuk ceritakan pengalaman seram yang pernah kalian alami di sini! Cerita yang paling menarik akan dibagikan melalui akun Instagram @bemfapsiunpad di hari Halloween nanti &lt;3</description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2023-10-04 10:22:09 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2023-10-31 05:51:12 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url></url>
      </image>
      <item>
         <title>pengalaman kkn!</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/mediabem2023/cwxp3fevhwt9jtft/wish/2733509099</link>
         <description><![CDATA[<div>Pas kkn kemarin, ada 1 kejadian yang bikin kepikiran ampe sekarang.<br>Di suatu pagi yg cerah, rumah kkn gue tiba” dihebohkan dengan teriakan. Tetangga sebelah gue, ibu-ibu, kesurupan di depan pintu masuk rumah kami! Kondisi saat itu jam 9 pagian, semua orang” udah pergi ke ladang dan kerja, jadi cuman tersisa mahasiswa dan beberapa orang doang. Lalu sembari ibu tersebut teriak”, temen gue yang lain bantu megangin dan nyari orang lain untuk ngusir roh ini. Sampai dateng lah bapak” trus didoain, baca surat, dan doa.&nbsp;<br>Lalu, tentu saja yah seperti cerita horor pada umumnya, ketika lagi sibuk baca surat dan doa, ibu ini ketawanya makin kenceng sembari berkata (ditranslatekan ke dalam bahasa indonesia) “Hahahahah, udah biasa mah dibacain”<br>Walah kurang serem apalagi itu, trus ditanyain kenapa masuk ke tubuh ibu ini, lalu ia menjawab “Seneng, di sini rame, suka sama suasananya”. Kami yg lain hanya diam saja hehe, sampai akhirnya ibunya udah tenang. Bapanya masuk ke dalam rumah ke ruang tamu (tempat cowo” tidur di lantai) trus nunjuk ke sudut kiri atas sambil ngomong bahasa sunda dan baca doa”, untuk ngusir si penunggu ini.&nbsp;<br>Jadi ternyata dari semalem “dia” ini udah ada di rumah dan ngeliat yang cowo” tidur dari sudut atas hehe.<br>Semenjak itu kami mengontrol suara dan omongan kami🙏🏻</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-10-05 08:08:43 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/mediabem2023/cwxp3fevhwt9jtft/wish/2733509099</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kamar tidurku</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/mediabem2023/cwxp3fevhwt9jtft/wish/2733957588</link>
         <description><![CDATA[<div>Kejadian ini adalah untuk pertama kalinya aku melihat makhluk halus dengan mata kepalaku sendiri di usia 4 tahun.<br><br>Mundur ke belakang saat aku masih di umur 4 tahunan kejadian ini terekam dengan jelas di memoriku sampai sekarang. Aku tinggal di suatu daerah di Jawa Tengah bersama ibu, bapak, nenek, dan kakek. Sedari kecil, aku sering mendengar pengalaman cerita kakek dan nenek ketika mengalami hal-hal mistis yang terjadi di desa. Lokasi rumahku bisa dibilang cukup berjauhan dengan tetangga. Samping dan belakang rumah dengan tetangga dipisahkan oleh pohon-pohon tinggi dan juga pohon pisang. Sebrang depan rumah hanya kebun dengan pohon-pohon besar dan sumur tua. Sebelum rumahku direnovasi seperti sekarang, dulu rumahku banyak jendela kaca sehingga kalau hujan berpetir pasti selalu bergetar dan cahaya kilat masuk ke ruangan dengan jelas.<br><br>Malam itu tidak ada hujan tidak ada petir, tapi angin cukup kencang bertiup melewati jendela kaca membuat seluruh tirai bergelombang satu dan lainnya. Suasana rumah yang sunyi, lampu yang redup, dan lantai ubin yang dingin cukup membuatku menggigil saat itu. Di malam itu kami makan malam bersama di ruang makan yang letaknya di bagian paling belakang dari rumahku, melewati ruang keluarga, kamar kakek nenek dan orang tuaku, dan kamarku yang terpisah di paling belakang sebelum ruang makan. Biasanya aku pergi ke meja makan sendiri tanpa minta ditemani siapapun, tapi tidak di malam itu. Saat itu aku merasa ada suasana yang kurang nyaman di sekelilingku jadi aku menggandeng bapak dan ibu untuk menemaniku menuju ke ruang makan. Aku berjalan bergandengan di antara kedua orangtuaku sambil mengayunkan tangan mereka. Kami berjalan dari ruang keluarga melewati beberapa kamar hingga ada sesuatu yang menghentikan langkahku. Rambut di sekujur badanku langsung berdiri saat mengarahkan pandangan ke arah kamarku. Sesosok makhluk tinggi besar berbulu terlihat melambai-lambaikan tangannya. Karena sadar bahwa sosok yang ada di dalam kamar bukanlah manusia, aku langsung memberitahu kedua orang tuaku dengan menunjuk ke arah sosok itu. Sosok tersebut sempat menari-nari sebelum akhirnya masuk ke bawah kolong kasur yang ada di kamarku. Kedua orangtuaku ternyata tidak melihat apa yang aku lihat. Untuk membuktikannya, bapak mengajakku memeriksa kamar dan kolong kasur bahwa tidak ada seorangpun disana. Karena merasa takut kalau suatu saat ada yang muncul dari bawah kolong kasur jadi aku meminta orang tuaku untuk tidak memasang ranjang kayu jadi hanya ada kasur yang langsung berada di lantai. Semenjak kejadian tersebut, tidur di kamar itu tidak pernah nyenyak lagi dan pernah suatu ketika nenek melihat ada sosok berwujud manusia berbaring melintang dibalik selimut yang akhirnya kamar tersebut jarang kami tempati lagi.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-10-05 13:38:23 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/mediabem2023/cwxp3fevhwt9jtft/wish/2733957588</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Serba Serbi KKN</title>
         <author>nadivamarsha</author>
         <link>https://padlet.com/mediabem2023/cwxp3fevhwt9jtft/wish/2770127398</link>
         <description><![CDATA[<p>KKN aku terlaksana di desa yang terpencil dan jauh dari mana-mana, dengan adat kepercayaan yang terlihat masih kuat di warga-warganya. Maka dari itu, warga ada yang mungkin punya "sepuh" atau "penunggu" yang melindungi mereka. Aku dan teman-temanku tinggal di satu rumah yang kami sewa. Kecuali yang laki-laki, mereka melakukan semua aktivitas bersama-sama yang lain di rumah sewaan tapi tidurnya di rumah pak RW.  </p><p><br/></p><p>Rumahnya tidak mewah. Gelap, seadanya dan cenderung tidak terawat. Entah bagaimana, tradisi kelompok KKNku adalah untuk menonton film horror setiap malam bersama-sama sebelum tidur. Kami menamatkan insidious, menonton horor indonesia, dan film-film seram lainnya yang ada di netflix. Biasanya, kami nobar di tengah malam. Kalau dipikir-pikir, ya memang nantangin.</p><p><br/></p><p>Suatu hari di pukul 2 pagi, teman-teman laki-laki di KKNku berjalan pulang setelah nobar. Keluar dari rumah, entah bagaimana mata mereka tertuju ke atas satu pohon yang sama, dan bersapalah mereka dengan miss K! Ada yang pura-pura tidak lihat, ada yang panik, dan semuanya berjalan cepat menuju rumah pak RW. </p><p><br/></p><p>Ternyata, memang beberapa dari kami mengalami pengalaman mistis selama disana, tapi tidak pernah beramai-ramai. Ada yang pernah dicolek-colek, ada yang mendengar suara ngobrol, diketawain, dengar "assalamualaikum" dan lain-lain, sampai yang ketempelan juga ada, tapi bukan lapakku untuk bercerita.... :D</p><p><br/></p><p>Di hari terakhir sebelum kembali ke Jatinangor, temanku terbangun dan melihat di samping wajahnya ada pecahan-pecahan gelas. Padahal, kami semua tidur di jam yang sama dan tidak ada yang keluar kamar di malam itu. Semua pintu sudah terkunci dan tidak mungkin ada hewan masuk. Ternyata, temanku yang lain mengaku mendengar kapan terjadinya gelas tersebut jatuh, tapi, sebelum membuka mata, ia mendengar ada celetukan "Eh, jatuh" dan kemudian mendengar suara seperti ada yang membereskan. Makanya ia langsung kembali tidur. </p><p><br/></p><p>Sampai sekarang kronologi aslinya masih menjadi misteri, tapi kami percayanya itu adalah peristiwa "goodbye" dari yang "menjaga" rumah sewaan kami.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-10-31 05:51:12 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/mediabem2023/cwxp3fevhwt9jtft/wish/2770127398</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
