<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>Perang Diponegoro by Nafiah Zahra</title>
      <link>https://padlet.com/nafiahzahra48/cg16t9iti8xbbxkd</link>
      <description>kelompok 2 teknologi informasi</description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2025-04-11 22:17:30 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2025-04-30 09:31:00 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url>https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/3679986899/928bb373e307bbb10e69c91399e12410/GAMBAR_DIPONEGORO.jpg</url>
      </image>
      <item>
         <title>Waktu Pelaksanaan</title>
         <author>nafiahzahra48</author>
         <link>https://padlet.com/nafiahzahra48/cg16t9iti8xbbxkd/wish/3406700906</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/3679986899/a02331dac151100f6b114fef49e25c71/images.jpg" />
         <pubDate>2025-04-11 22:25:52 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/nafiahzahra48/cg16t9iti8xbbxkd/wish/3406700906</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>nafiahzahra48</author>
         <link>https://padlet.com/nafiahzahra48/cg16t9iti8xbbxkd/wish/3406702221</link>
         <description><![CDATA[<p> Panggeran Diponegoro : Pemimpin rakyat jawa</p><p>Jendral Hendrik Merkus de Kock : Pemimpin Belanda</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/3679986899/33c24e781157fb97733d0a57cb3641cc/tokoh_perang.jpg" />
         <pubDate>2025-04-11 22:29:58 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/nafiahzahra48/cg16t9iti8xbbxkd/wish/3406702221</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Latar Belakang</title>
         <author>nafiahzahra48</author>
         <link>https://padlet.com/nafiahzahra48/cg16t9iti8xbbxkd/wish/3406706526</link>
         <description><![CDATA[<p>Perang diponegoro dilatarbelakangi karena adanya ikut campur belanda pada urusan kesultanan Yogyakarta, Yang menyebabkan ketidakpuasan dikalangan masyarakat. Pihak keraton tidak berdaya akan pengaruh politik pemerintahan kolonial dan justru hidup mewah dan tidak memperdulikan rakyatnya, Ketidakpuasan ini semakin meningkat ketika pemerintahan belanda yang menindas, eksploitasi terhadap rakyat ,serta pihak belanda memasang patok untuk rel kereta api yang melewati makam-makam para leluhur diponegoro.</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/3679986899/10b47c613c477816d1bace35150939d3/ATAR_BELAKANG.jpg" />
         <pubDate>2025-04-11 22:42:29 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/nafiahzahra48/cg16t9iti8xbbxkd/wish/3406706526</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kronologi Perang</title>
         <author>nafiahzahra48</author>
         <link>https://padlet.com/nafiahzahra48/cg16t9iti8xbbxkd/wish/3406706804</link>
         <description><![CDATA[<p>Perang diponegoro dimulai pada 20 juli 1825, dimana istana mengutus dua bupati senior untuk memimpin pasukan Jawa – Belanda menangkap Pangeran Diponegoro dan Mangkubumi di Tegalrejo. Saat itu, Diponegoro beserta sebagian pengikutnya mampu menyelamatkan diri, namun kediamannya habis dibakar. Perang Diponegoro banyak melibatkan elemen masyarakat seperti petani hingga golongan priyayi yang menyumbangkan dana untuk Diponegoro. Dalam waktu singkat ia berhasil merebut keraton Yogyakarta dan memperluas pengaruhnya ke wilayah- wilayah lain yang ada dijawa. Taktik yang digunakan dalam perang ini adalah gerilya yang membuatnya mampu melawaan pasukan Belanda yang besar. Puncak konflik terjadi pada tahun 1827 ketika Belanda mengerahkan sekitar 23.000 tentara untuk melawan Diponegoro. Untuk menanggulangi gerakan Diponegoro, Belanda membangun benteng-benteng strategis di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Meskipun mengalami banyak kemenangan awal, pada akhirnya pasukan Diponegoro terjepit oleh taktik militer Belanda.Sehingga Pada tahun 1829, beberapa pemimpin perlawanan seperti Kyai Mojo ditangkap, dan pada 28 Maret 1830, Pangeran Diponegoro ditangkap oleh pasukan Belanda. Setelah penangkapannya, ia diasingkan ke berbagai lokasi hingga wafat di Benteng Rotterdam pada 8 Januari 1855</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/3679986899/87107719ee3b951c99ed9d5132c387df/GAMBAR_DIPONEGORO.jpg" />
         <pubDate>2025-04-11 22:43:30 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/nafiahzahra48/cg16t9iti8xbbxkd/wish/3406706804</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
