<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>POP hari Ke-4 Maluku by Nareswari Nares</title>
      <link>https://padlet.com/nares2203/cb4phtb9upapwd0o</link>
      <description></description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2021-10-28 04:58:35 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2023-02-24 04:13:35 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url></url>
      </image>
      <item>
         <title>Keluarga Cengkeh-Pala (SMP Katolik Ambon)</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/nares2203/cb4phtb9upapwd0o/wish/1850413257</link>
         <description><![CDATA[<div>"Agen Perubahan Sekolah"<br>REFLEKSI:<br>1. Simbol yang mencerminkan keluarga kami yaitu Sarana Tulis-Menulis. Perkembangannya dimulai dari batu, perkamen (kulit kayu/ binatang), kertas, alat tulis digital.<br>2. Perubahan yang kami lakukan adalah menggali potensi anak untuk dapat mengikuti perubahan zaman agar anak-anak ketika memahami kondisi sekarang sudah bisa beradaptasi di lingkungan sekolah.<br><br>AKTIVITAS:<br>Situasi 2 yang kami pilih.<br>Alasannya:<br>Kondisi yang ditemukan guru adalah ketika memeriksa hasil belajar anak, kalimat yang dipakai pada saat penulisan kebanyakan kata-kata muncul lebih dominan mengaraj pada kata-kata yang luas (konkrit)&nbsp; sudah setingkat kemampuan berpikir orang dewasa. Adapun hal lain yang kami temukan saat siswa menulis yaitu sejumlah paragraf yang ditulis, kalimatnya sama dengan pekerjaan milik temannya. Yang membedakannya adalah Sampul depan.<br><br>Yang kami lakukan dalam situasi ini yaitu membuat perubahan dengan cara melakukan pendampingan melalui penulisan karya ilmiah agar siswa terlatih dan memiliki perbendaharaan kata ketika menyusun penulisan dalam bentuk karya ilmiah.<br><br>Prinsip pembelajaran yang dipakai lebih mengarah pada prinsip <em>kontekstual</em>. Artinya bahwa, kondisi sekarang memacu siswa untuk lebih sering menggunakan <em>Handphone</em> dibandingkan dengan siswa yang&nbsp; mencari referensi sendiri dari buku. Hal ini harus dirubah agar proses penulisan siswa dapat dilatih secara terus-menerus maka akan dapat menghasilkan siswa yang tidak hanya merasakan sesuatu itu mudah atau instan.<br><br>Salam dari Nyong dan Nona Ambon Manise.<br>Tabea</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1392912743/9f140bb66e9a2abd67a65e454a029ae5/WhatsApp_Image_2021_10_28_at_11_02_16.jpeg" />
         <pubDate>2021-10-28 05:28:14 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/nares2203/cb4phtb9upapwd0o/wish/1850413257</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Keluarga Saint John XXIII Langgur</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/nares2203/cb4phtb9upapwd0o/wish/1850419567</link>
         <description><![CDATA[<div><strong>A. Tanggapan Terhadap Situasi #1<br></strong><br>Jika sebuah topik telah dijelaskan berkali-kali tetapi siswa tetap tidak mengerti maka yang harus dilakukan adalah;<br><br>1. Butuh mengenal kembali karakter setiap siswa agar mengkondisikan kembali kelas agar terjalin komunikasi tiga arah yaitu, antara guru ke siswa, siswa ke guru dan siswa ke siswa.<br>2. Menggunakan Bahasa yang mudah dipahami<br>3. Penggunaan Metode dan model pembelajaran yang menarik sesuai karakteristik materi yang diajarkan<br><br><strong>B. Tanggapan Terhadap Situasi #2<br></strong><br>1. Melakukan Pendekatan dan pengecekan hasil kerja siswa<br>2.Memberikan pencerahan kepada siswa tersebut agar tidak mengulangi kebiasaan Copy paste (Plagiatrisme)<br>3. Mengembalikan tugas tersebut dan meminta siswa agar memperbaiki kembali tugas&nbsp; menggunakan bahasa sendiri.<br><br><strong>C. Tanggapan Terhadap Situasi #3</strong><br><br>Orang Tua perlu diberikan pemahaman tentang perubahan kurikulum yang bukan hanya berpusat pada Guru (pemberian materi, tugas hafalan dan ulangan) tetapi guru berperan hanya sebagai Motivator dan siswa yang lebih berperan aktif dalam pemecahan masalah atau Problem Solving.<br><br><strong>REFLEKSI</strong><br>1. Simbol dari keluarga Saint John XXIII Langgur adalah <strong>"MAHKOTA" <br></strong>kami memilih mahkota karena merupakan simbol sekolah kami, selain itu juga MAHKOTA mencerminkan kejayaan, kekuasaan dan kemakmuran.<br>2. Perubahan yang akan kami lakukan di sekolah Saint John XXIII Langgur Menerapkan Sekolah Merdeka belajar yang menerapkan 3 Aspek Pengolahan diri (Refleksi, Examen dan Imajinasi) untuk Guru dan Siswa.<br><br><br>Salam Duc In Altum<br>Seminari Santo Yudas Thadeus Langgur<br><br><br></div><div><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1423542949/c903812bd836288467afe002d9582250/WhatsApp_Image_2021_10_26_at_12_33_01.jpeg" />
         <pubDate>2021-10-28 05:32:03 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/nares2203/cb4phtb9upapwd0o/wish/1850419567</guid>
      </item>
      <item>
         <title>KELUARGA YOHANIS MARIA VIANNEY</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/nares2203/cb4phtb9upapwd0o/wish/1850420087</link>
         <description><![CDATA[<div>REFLEKSI<br>1. Simbol yang mencerminkan keluarga kami yaitu sila-sila dalam Pancasila; Bintang Tunggal sebagai simbol religius, Rantai Emas sebagai simbol menghargai dan toleransi, Pohon Beringin sebagai simbol nilai persatuan, saling kerja sama, Kepala Banteng sebagai simbol musyawarah, Padi dan Kapas sebagai simbol kemakmuran, kesejahteraan.<br>2. Perubahan yang kami lakukan adalah mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman sesuai dengan problematika kehidupan.<br><br>AKTIVITAS TUGAS KOLABORASI<br><br>#SITUASI 1<br>1. Mencari tau letak permasalahannya.<br>2. Memberikan contoh konkret dalam kehidupan sehari-hari dengan menggunakan metode contextual teaching and learning.<br>Prinsip yang digunakan: balikan dan penguatan, tantangan, perhatian dan motivasi, keterlibatan langsung/ pengalaman.<br><br>#SITUASI 2<br>1. Menguji kompetensi siswa untuk menilai kejujuran dan tanggung jawabnya dengan menggunakan problem solving.<br>Prinsip yang digunakan:&nbsp; pengulangan, keterlibatan langsung, tantangan, dan keaktifan.<br><br>#SITUASI 3<br>1. Memberikan pemahaman tentang: kurikulum terupdate, program merdeka belajar dengan sistem penilaian AKM yang meliputi literasi dan numerasi.<br>Prinsip yang digunakan: keterlibatan langsung<br><br><br>Salam SYV! :-)</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1427896348/ba691c0005e8430b2fb826e53b61a271/WhatsApp_Image_2021_10_27_at_10_05_05_PM.jpeg" />
         <pubDate>2021-10-28 05:32:25 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/nares2203/cb4phtb9upapwd0o/wish/1850420087</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Keluarga Duan Lolat</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/nares2203/cb4phtb9upapwd0o/wish/1850441153</link>
         <description><![CDATA[<div><strong>PEMBAHARUAN NIAT HIDUP<br>Perubahan baik diri sebagai guru</strong><br>1. Berusaha untuk tetap mengembangkan diri agar dapat bersaing di era globalisasi<br>2. Bisa mengimplementasikan materi yang sudah kami dapat dari kegiatan POP.<br>Kami akan melakukannya mulai dari hari ini sampai seterusnya<br><br><strong>Komitmen perubahan dalam tugas di sekolah adalah </strong><br><strong>1. Pembelajaran di kelas: </strong><br>- pembentukan karakter peserta&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; didik&nbsp; &nbsp;<br>- pembelajaran yang kreatif dan inovatif<br>- kolaborasi dalam pembelajaran<br><strong>2 Relasi dengan anak di sekolah</strong><br>- peduli<br>- menghindari sikap deskriminasi terhadap siswa<br>- membangun komunikasi<br><strong>3 relasi dengan anak di sekolah (parenting)</strong><br>- membangun komunikasi yang baik <br>- kerjasama antara guru dan orang tua<br>4. Relasi dengan sesama guru<br>- membangun komunikasi yang baik<br>- kerjasama yang baik.<br>- kepedulian terhadap sesama guru<br><br><strong>KOMITMEN PERUBAHAN UNIT SEKOLAH</strong><br>Mengembangkan dan meningkatkan mutu pendidikan di sekolah agar bisa menghasilkan peserta didik yang berprestasi.<br><br><strong>SMP St. Paulus Saumlaki 2<br></strong><br><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1421453114/d00fc4b8ca65996fe7d0ed46992f205a/IMG_20211028_WA0000.jpg" />
         <pubDate>2021-10-28 05:46:25 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/nares2203/cb4phtb9upapwd0o/wish/1850441153</guid>
      </item>
      <item>
         <title>SINGLE PARENT</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/nares2203/cb4phtb9upapwd0o/wish/1850443099</link>
         <description><![CDATA[<div>Situasi 1.<br>* Mengadakan pendekatan secara pribadi guna mencari akar permasalahan yg ada.<br>* Menggunakan metode lain untuk memfasiltasi/mengeksplorasi kemampuan lain dlm dirinya.<br><br>Situasi 2<br>* Memuji serta menghargai usaha yg telah dilakukan.<br>* Memberikan pemahaman bahwa copy paste tdk akan memberikan dampak positif dlm usaha mengembangkan segala potensi dalam dirinya.<br><br>Situasi 3.<br>Memberikan pemahaman tentang perubahan metode pengajaran disertai manfaat.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2021-10-28 05:47:39 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/nares2203/cb4phtb9upapwd0o/wish/1850443099</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Keluarga Bahagia (SMP Xaverius Passo)</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/nares2203/cb4phtb9upapwd0o/wish/1850447294</link>
         <description><![CDATA[<div>Aktifitas<br>Tugas Kolaborasi<br>*Situasi 1<br>1. Kita sebagai guru membuat pendampingan secara individul<br>2. Tutor sebaya contoh jika ada yang tidak mengerti teman yang mengerti dapat menjelaskan.<br>• Situasi 2<br>Sebagai guru kita harus bisa berinovasi dengan memberikan materi dan tugas yang ada dilingkungan sekitar.<br>*Situasi 3<br>Sebagai guru kita memberikan pemahaman kepada orang tua bahwa anak itu harus bertumbuh secara kodrat alam (berkaitan dengan sifat dan lingkungan anak itu berada) dan kodrat jaman yang menuntun mereka untuk mengeksport kemampuan pengetahuan dan juga ketrampilan.</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1421451217/4a6c27cded590e9628ec38055bd919f4/IMG_20211028_WA0030.jpg" />
         <pubDate>2021-10-28 05:50:19 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/nares2203/cb4phtb9upapwd0o/wish/1850447294</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Keluarga Hatumena Eko</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/nares2203/cb4phtb9upapwd0o/wish/1850447555</link>
         <description><![CDATA[<div>Hari ke-4<br><br>PERUBAHAN NIAT HIDUP<br><br>#perubahan baik diri sebagai guru<br>1. Guru lebih mengetahui latar belkang siswa terkait dengan bakat personal yang mereka miliki<br>2. Guru memberikan motivasi kepada siswa agar mau berkarya sesuai dengn bakat mereka<br>3. Guru lebih mengutamakan karakteristik seorang siswa agar berakhlak baik<br><br># Mengapa?<br>1. Agar guru lebih mendekatkan diri kepada siswa dan memberikan solusi terhadap siswa sesuai dengan kebutuhan siswa<br>2. Karena tidak semua siswa mempunyai bakat yang sama<br>3. Karena pendidikan karakter lebih menentukan masa depan seseorang<br><br>#Mulai kapan?<br>Mencoba untuk mulai dari sekarang<br><br>#Komitmen perubahan karakter dalam tugas dirumah/sekolah<br><br>*Pembelajaran d kelas<br>1. Pengelompokan siswa berdasarkan minat dan bakat<br><br>* Relasi dengan anak d sekolah cura personalis<br>1. Memberikan solusi sesuai dengan masalah yang ada<br><br>*Relasi dengan anak di sekolah parentin<br>1. Memberikan BK kepada siswa yang bermasalah<br><br>*Relasi dengn sesama guru<br>1. Mengadakan kerjasama antar guru dalam memecahkan masalah<br><br>#komitmen perubahan unit sekolah<br>*Merubah sistem pembelajaran umum menjadi pendekatan personal terhadap siswa<br><br>AKTIFITAS<br><br>Situasi #1<br><br>Sebagai seorang guru kami melakukan pendekatan kepada siswa baik secara perorangan maupun dalam kelompok, dengan cara menanyakan apa yang belum mereka paham kami memberikan penjelasan dengan menggunakan bahasa yang bisa mereka pahami yaitu bahasa sehari-hari juga memberikan latihan soal yang lebih konkrit berdasarkan kehidupan sehari-hari baik pengalaman pribadi maupun melalui video pembelajaran</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1421450803/9d9b2107bd5ccc08d82deaf0562aea5d/IMG_20211026_143110.jpg" />
         <pubDate>2021-10-28 05:50:31 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/nares2203/cb4phtb9upapwd0o/wish/1850447555</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Keluarga Mediatrix</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/nares2203/cb4phtb9upapwd0o/wish/1850447744</link>
         <description><![CDATA[<div>( SMP MARIA MEDIATRIX AMBON )<br>Rencana dan Niat konkrit :<br>1. Perubahan baik sebagai guru :<br>&nbsp; &nbsp; Merubah metode belajar.<br>&nbsp; &nbsp; Alasannya : dengan merubah metode belajar yang hanya berbasis ceramah ke metode belajar yang kreatif dan inovatif yang berfokus pada siswa sebagai subjek belajar.<br><br>Komitmen perubahan karakter dalam tugas di sekolah :<br>1. Pembelajaran di kelas.<br>Sikap / karakter konkret:<br>a. Menyenangkan<br>b.kreatif<br>c.inovatif<br>2. Relasi dengan anak di sekolah<br>Contoh konkret :<br>a. Penuh kasih sayang<br>b.perhatian<br>c.memahami anak<br>3.Relasi dengan anak di sekolah<br>Contoh konkret:<br>a.memberikan bimbingan<br>b.memberikan perhatian<br>c.memberikan kasih sayang<br>4.Relasi dengan sesama guru<br>Contoh konkret:<br>a.membangun komunikasi yang harmonis dan kerjasama.<br>5.Komitmen perubahan sekolah:<br>Disiplin dalam menjalankan tugas dan&nbsp;<br>tanggungjawab sebagai seorang pendidik.<br>#Temani anak maka kita akan menemukan keunikan anak #</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1421465645/a35f76d1352eba2940e2274e36380702/20211028_142843.jpg" />
         <pubDate>2021-10-28 05:50:40 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/nares2203/cb4phtb9upapwd0o/wish/1850447744</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Keluarga Cemara</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/nares2203/cb4phtb9upapwd0o/wish/1850450782</link>
         <description><![CDATA[<div>Tugas Kolaborasi :<br>1. untuk situasi yang pertama, yang akan kami lakukan adalah melakukan cura personalis (pendekatan secara pribadi kepada peserta didik agar bisa menemukan jalan keluar yang tepat)<br>untuk situasi kedua, yang akan kami lakukan adalah pemberian tugas dalam bentuk video dengan pemahaman peserta didik itu sendiri.<br>untuk situasi ketiga bukan hanya orang tua tapi kami selaku guru juga masih dalam realita yang sama dalam hal ini masih dituntut untuk menyelesaikan materi dengan segala bentuk penilaian-penilaian. solusi yang kami ambil adalah membuat mode pembelajaran merdeka belajar (berpihak pada anak)<br>2. Prinsip pembelajaran merdeka belajar.</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1270852567/76e7d3905aa78f1250bf76580408143a/WhatsApp_Image_2021_10_28_at_14_51_10.jpeg" />
         <pubDate>2021-10-28 05:52:44 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/nares2203/cb4phtb9upapwd0o/wish/1850450782</guid>
      </item>
      <item>
         <title>KELUARGA PELA GANDONG (SMP KATOLIK AMBON/Device 1</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/nares2203/cb4phtb9upapwd0o/wish/1850454528</link>
         <description><![CDATA[<div>Situasi 1: Melaksanakan tes diagnostik<br>Situasi 2: Guru harus kreatif dan selektif dalam memberikan tugas<br>Situasi 3: Memberikan pemahaman kepada orang tua tentang perkembangan dan perubahan sistem pembelajaran era 4.0.&nbsp;<br><br>REFLEKSI<br>1. Benda yang kami gunakan adalah Tauri&nbsp;<br>Alasan: Tauri biasanya digunakan masyarakat Maluku untuk memanggil orang untuk berkumpul.<br>2. Perubahan yang akan dilakukan disekolah yaitu:<br>a. Menerapkan kurikulum parenting.<br>b. Menerapkan examen dalam PBM<br><br>SMP KATOLIK AMBON</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1421440366/62e652dbbbdbdee988192937bcdfbdf9/IMG_20211028_084119__1_.jpg" />
         <pubDate>2021-10-28 05:55:01 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/nares2203/cb4phtb9upapwd0o/wish/1850454528</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kelompok Tegar ( SMP Budhi Mulia Langgur 1) </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/nares2203/cb4phtb9upapwd0o/wish/1850461255</link>
         <description><![CDATA[<div>Simbol Tegar : 🌴<br>SITUASI I<br>Walaupun sudah dijelaskan berkali-kali tetapi tetap saja siswa tidak memahami topik.&nbsp;<br>Yang perlu dilakukan oleh seorang guru ialah :<br>1. Model pembelajaran dan metode pembelajaran yang digunakan disesuiakan dengan kondisi setempat.&nbsp;<br>2. Melakukan pendekatan personal dari guru terhadap siswa untuk mengembangkan proses belajar dalam mencapai kompetensi.&nbsp;<br>3. Memaksimalkan kerjasama guru dan orang tua.&nbsp;<br>4. Jumlah siswa yang terlalu banyak mengakibatkan kurangnya pengenalan personal dari siswa terhadap siswa. </div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1421458520/14d90f17952824918d09bb02a5a1942c/1635400288271_.jpg" />
         <pubDate>2021-10-28 05:59:42 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/nares2203/cb4phtb9upapwd0o/wish/1850461255</guid>
      </item>
      <item>
         <title>C-Keluarga SPALZA KKT 1</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/nares2203/cb4phtb9upapwd0o/wish/1850461620</link>
         <description><![CDATA[<div>Aktifitas<br>Situasi #1<br>Salah satu cara yang efektif yang dapat mungkin diberikan kepada siswa tersebut adalah dengan memberikan latihan-latihan dan tugas-tugas tertentu<br>Situasi #2<br>Sebenarnya kita tidak dapat menyalahkan internet ataupun teknologi yang semakin canggih. Segala hal yang terjadi memiliki dampak positif dan dampak negatifnya sendiri, begitu juga dengan perkembangan teknologi dan komunikasi di dunia ini, yang perlu Bapak/Ibu lakukan adalah mengevaluasi kembali atau menanyakan kembali kepada siswa apakah siswa mampu untuk mempertanggung jawabkan hasil pekerjaan<br>Situasi #3<br>orang tua harus tahu pembelajaran tidak hanya berpusat pada penyelesaian materi, menghafal dan tugas-tugas tetapi juga mengola pola pikir siswa agar bisa menjelaskan suatu materi yang di pelajari<br><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1421450953/386642bb277560f1afcb8b66a6db5825/IMG20211028142453.jpg" />
         <pubDate>2021-10-28 05:59:57 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/nares2203/cb4phtb9upapwd0o/wish/1850461620</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Keluarga Ansol</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/nares2203/cb4phtb9upapwd0o/wish/1850462724</link>
         <description><![CDATA[<div>situasi 1<br><br>yang dilakukan oleh guru berdasarkan masalah pada situasi 1 ialah...<br>1. guru mengembangkan media pembelajaran dalam bentuk alat peraga yang disesuaikan dengan materi/topik yang diajarkan ( salah satu alat peraga yang dikembangkan ialah dazzling ball untuk mapel ipa topik kelompok mahkluk hidup.)<br>2. sebelum siswa diarahkan menggunakan media pembelajaran, guru memberikan bebera garis besar terkait materi yang diajarkan. kemudian setelah itu guru mulai mengarahkan siswa untuk menggunakan media pembelajaran,<br>3. fungsi media tersebut selain membantu siswa untuk memahami topik tersebut, tetapi digunakan juga sebagai assesment.<br>4. diharapkan media yang dikembangkan dapat membantu siswa memahami topik yang belum dipahami..<br><br>salam dari ansol squad<br>smp santo andreas ambon</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1426001805/59c6706afced184437bb416a7bf38983/giba.jpeg" />
         <pubDate>2021-10-28 06:00:44 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/nares2203/cb4phtb9upapwd0o/wish/1850462724</guid>
      </item>
      <item>
         <title>KELUARGA EVAV</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/nares2203/cb4phtb9upapwd0o/wish/1850463054</link>
         <description><![CDATA[<div>(28-OKTOBER 2021)<br><br></div><div>AKTIFITAS<br><br></div><div>TUGAS KOLABORASI:&nbsp;<br><br></div><div>A. Situational terkini: <strong>Anak lebih memilih bermain Hp Android </strong><strong><em>(game online, tik-tok, fb, ig, wa, dll) </em></strong><strong>dari pada belajar/mengerjakan tugas di rumah dll.<br><br>B.Dengan melihat situasi terkini yang kami temukan di atas, maka kami mau mengatakan seperti ini.&nbsp;<br></strong><br></div><div><strong>Kami menyadari dengan sungguh situasi dan perkembangan media social yang tidak bisa dibendung oleh anak-anak. Lebih-lebih pada daerah kami yang baru berkembang. Media social menjadi focus anak-anak. Dan ini sulit untuk dilarang atau dibatasi. Maka kami kelompok telah mendiskusikan Langkah-langkah kami sebagai berikut:&nbsp;<br></strong><br></div><div>1. Kami dari pihak sekolah mensosialisakan dampak dari SOSIAL MEDIA dalam hal ini penggunakan HP bagi anak. Baik dampak positif maupun dampak negative, dan bagaimana mengatur atau memanagement waktu dalam penggunakan hp di rumah dengan kolaborasi dengan orang tua.&nbsp;<br><br></div><div>2. kami akan merancang pembuatan tugas-tugas sekolah (mata pelajaran ) dengan memanfaatkan media social seperti :, Game, video youtube, tik-tok, Installgram, fb, WhatsApp, dll.<br><br></div><div>Dengan siarat yaitu: Merekam/membuat – Proses pembuatan tugas sampai pada hasil akhir tugas tersebut. (dengan maksud untuk meminimalisir terjadinya copypaste)<br><br></div><div>Sebagai contoh : Tugas Olahraga (Materi senam irama). – siswa diminta untuk merekam senam Irama di rumah dan dimasukan di youtube/tik-tok) – tugas Bahasa Inggris: (percakapan/conversation) contoh: siswa diminta untuk berteman dengan teman/orang asing, di facebook. Disana dia diminta untuk chatting – messenger – comment dengan menggunakan English dan discreenshoot, dll. Juga bisa dikreasikan pada tugas-tugas sesuai mata pelajaran yang lain.&nbsp;<br><br></div><div>TERIMA KASIH<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1424170176/82d1e3a995754008ef9c8615a8e334eb/WhatsApp_Image_2021_10_26_at_19_56_21.jpeg" />
         <pubDate>2021-10-28 06:00:57 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/nares2203/cb4phtb9upapwd0o/wish/1850463054</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Keluarga Chevalier (SMP St.Andreas Ambon)</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/nares2203/cb4phtb9upapwd0o/wish/1850465467</link>
         <description><![CDATA[<div><strong>Situasi 1</strong><br><br>situasi ini terjadi pada Sekolah kami, dimana keberagaman Ras dan Budaya serta Bahasa yang digunakan oleh siswa dari masing-masing daerah membuat mereka kesulitan bahkan tidak memahapi apa yang disampaikan oleh para guru dalam pembelajaran. hal ini merupakan salah satu masalah yang dihadapai oleh para guru. masalah lainnya adalah sebagian siswa belum mengenal huruf, membaca dan berhitung. tetapi hal ini bukan menjadi halangan bagi para guru di kelas, tetapi menjadi suatu motivasi besar bagi para guru untuk melakukan yang lebih dari sekedar mengajar. adapun metode yang kami gunakan untuk menyelesaikan permasalah ini adalah Kepalah sekolah mengarahkan agar kami membentuk kelompok-kelompok mentor. dimana setiap kelompok terdiri dari satu guru yang bertugas sebagai mentor untuk membimbing secara khusus 5-6 orang siswa.&nbsp; setiap hari kami menghabiskan 12 jam bersama siswa di sekolah, terhitung mulai dari mengikuti Misa Pagi pada pukul 05.00 WIT-17.30 WIT. sehingga setiap guru bekerja keras mendampingi dan membimbing siswa dalam segala hal di sekolah, mulai dari mengecek kehadiran di sekolah, memperhatikan penampilan, karakter, nilai bakhan mengajar siswa untuk mengenal huruf, membaca dan berhitung. segala hal pribadi&nbsp; yang berkaitan dengan siswa-siswa tersebut baik di sekolah maupun di rumah selalu dikontrol oleh setiap guru Mentor melalui Buku Agenda Harian Siswa. dan hal ini terbukti sangat bermanfaat bagi perkembangan siswa si SMP Santo Andreas Ambon.</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1427902930/5b1e23b04c7cfaa7cf811996420bd3b4/WhatsApp_Image_2021_10_28_at_14_42_15.jpeg" />
         <pubDate>2021-10-28 06:02:36 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/nares2203/cb4phtb9upapwd0o/wish/1850465467</guid>
      </item>
      <item>
         <title>SMP BUDHI MULIA LANGGUR 3 keluarga Tegar</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/nares2203/cb4phtb9upapwd0o/wish/1850469934</link>
         <description><![CDATA[<div>Guru :&nbsp;<br>Refleksi atas pribadi, model &amp; strategi pembelajaran guru, membuat pendekatan kepada siswa, dan menguasai dan memahami karakter peserta didik di kelas<br>Peserta Didik :<br>Memiih tempat duduk yang tepat bagi anak, anak yang cerdas duduk berdampingan dengan anak yang lambat dalam memhami dn mengingat materi, memberikan tugas tambahan, dan memprofokasikn orang tua supaya anak2 terlibat dalam les privat di rumah</div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1421503140/2a878634b2331ec18f4b7cef41879195/IMG_20211028_WA0060.jpg" />
         <pubDate>2021-10-28 06:05:08 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/nares2203/cb4phtb9upapwd0o/wish/1850469934</guid>
      </item>
      <item>
         <title>SIMBOL - KELUARGA EVAV - ENBAL </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/nares2203/cb4phtb9upapwd0o/wish/1850518353</link>
         <description><![CDATA[<div><strong>ENBAL =&nbsp;<br></strong><br></div><div><strong>KENAPA:&nbsp;<br></strong><br></div><div><strong>1. Enbal lambang Cinta kasih dan sayang ( dilihat dari bentuknya )<br></strong><br></div><div><strong>2. Enbal melambangkan kebersamaan /persatuan dan kesatuan<br></strong><br></div><div><strong>&nbsp; &nbsp; ( menjadi makanan khas orang /suku Kei )<br></strong><br></div><div><strong>3. Enbal melmabangkan Kreatifiats/ imajinatif ( dapat diolah menjadi aneka macam kuliner )<br></strong><br></div><div><strong>4. Enbal melambangkan kekuatan/sumber energi.<br></strong><br></div><div><strong>Kata kunci&nbsp;<br></strong><br></div><div><strong>Sebuah perubahan dapat&nbsp; bergerak maju bila digerakan dengan kekuatan yang dilalkukan secara&nbsp; bersama , dan dilakukan dengan penuh cinta dan kasih,&nbsp; maka akan terlahir generasi-generasi yang kreatif dan imajinatif.&nbsp;<br><br>TAMA'A.....!!!<br></strong><br></div>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1424170176/0fe6160adb3ab1f1541494082a020b4b/Katanya_Tak_Traveling_ke_Tual_Maluku_Jika_Tidak_Santap_Embal_Apa_Itu_5_1024x683.jpg" />
         <pubDate>2021-10-28 06:33:28 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/nares2203/cb4phtb9upapwd0o/wish/1850518353</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/nares2203/cb4phtb9upapwd0o/wish/1850550322</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1425787719/729955d90658be2969dcaff347e3b8d6/KELUARGA_NUHU_FIT_5.docx" />
         <pubDate>2021-10-28 06:51:17 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/nares2203/cb4phtb9upapwd0o/wish/1850550322</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
