<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>Tradisi, Kearifan Lokal, dan Budaya (G9_SCP) by Tri Sulistyo</title>
      <link>https://padlet.com/trisulistyo/c5ad0c2cmyacj34f</link>
      <description></description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2025-01-14 05:51:39 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2025-02-04 07:15:36 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url></url>
      </image>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/trisulistyo/c5ad0c2cmyacj34f/wish/3290049743</link>
         <description><![CDATA[<p>Tradisi adalah kebiasaan, adat, atau norma yang diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya dalam suatu kelompok masyarakat. Tradisi sering kali mencakup aspek budaya seperti upacara, kepercayaan, nilai, dan perilaku yang dijaga dan dilestarikan sebagai bagian dari identitas sosial dan budaya suatu komunitas. Tradisi dapat berupa ritual, perayaan, atau cara-cara tertentu dalam menjalani kehidupan sehari-hari yang sudah dilakukan dalam jangka waktu yang lama.</p><p><br/></p><p>Budaya Papua adalah kumpulan tradisi, kebiasaan, dan nilai-nilai yang dianut oleh masyarakat asli Papua, salah satu daerah paling timur di Indonesia. Budaya ini mencerminkan cara hidup masyarakat Papua yang kaya akan keberagaman, dengan lebih dari 250 suku yang mendiami wilayah ini.</p><p><br/></p><p>Sumber: https://www.gramedia.com/literasi/budaya-papua/</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-01-14 07:16:38 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/trisulistyo/c5ad0c2cmyacj34f/wish/3290049743</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kearifan Lokal</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/trisulistyo/c5ad0c2cmyacj34f/wish/3290058571</link>
         <description><![CDATA[<p><strong><mark>Pengertian:</mark></strong></p><p>Kearifan lokal adalah pandangan hidup dan ilmu pengetahuan serta berbagai strategi kehidupan yang berwujud aktivitas yang dilakukan oleh masyarakat lokal dalam menjawab berbagai masalah dalam pemenuhan kebutuhan mereka.</p><p><br/></p><p><strong><mark>Contoh-contoh:</mark></strong></p><ol><li><p>Jumat Kliwonan</p></li><li><p>Tradisi Sadranan</p></li><li><p>Upacara Tingkeban</p></li><li><p>Upacara Tedak Siten</p></li><li><p>Mubeng Benteng</p><p><strong>(Bagian Jawa)</strong></p></li><li><p>Upacara Nyaki Tihi</p></li><li><p>Ritual Nahunan</p></li><li><p>Ritual Tetek Pantan</p></li><li><p>Mamapas Lewu</p></li><li><p>Manetek Kayu<strong><br>(Bagian Kalimantan)</strong></p></li></ol><p><br/></p><p><strong><mark>Sumber 1: </mark></strong><a rel="noopener noreferrer nofollow" href="https://www.djkn.kemenkeu.go.id/kanwil-suluttenggomalut/baca-artikel/13057/Memaknai-Kembali-Kearifan-Lokal-Dalam-Kehidupan-Sehari-hari.html#:~:text=Kearifan%20lokal%20adalah%20pandangan%20hidup,masalah%20dalam%20pemenuhan%20kebutuhan%20mereka">https://www.djkn.kemenkeu.go.id/kanwil-suluttenggomalut/baca-artikel/13057/Memaknai-Kembali-Kearifan-Lokal-Dalam-Kehidupan-Sehari-hari.html#:~:text=Kearifan%20lokal%20adalah%20pandangan%20hidup,masalah%20dalam%20pemenuhan%20kebutuhan%20mereka.</a></p><p><strong><mark>Sumber 2:</mark></strong></p><p><a rel="noopener noreferrer nofollow" href="https://tirto.id/mengenal-kearifan-lokal-jawa-tengah-beserta-contohnya-gaVz">https://tirto.id/mengenal-kearifan-lokal-jawa-tengah-beserta-contohnya-gaVz</a></p><p><strong><mark>Sumber 3:</mark></strong></p><p><a rel="noopener noreferrer nofollow" href="https://kemenparekraf.go.id/berita/desa-adat-di-kalimantan-kental-akan-budaya-dan-tradisi">https://kemenparekraf.go.id/berita/desa-adat-di-kalimantan-kental-akan-budaya-dan-tradisi</a></p><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/3265705907/2a7ff50b7f22894a3bb75b34988eb442/ChfcWpYAlwMjimKChhKTDJk2GLU32RBWfTOZhss6mg.jpg" />
         <pubDate>2025-01-14 07:25:06 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/trisulistyo/c5ad0c2cmyacj34f/wish/3290058571</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Pengertian budaya (Khaira)</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/trisulistyo/c5ad0c2cmyacj34f/wish/3290061110</link>
         <description><![CDATA[<p>Budaya adalah <strong><mark>cara hidup yang diwariskan dari generasi ke generasi oleh sekelompok orang</mark></strong>. Budaya memiliki sifat abstrak, kompleks, dan luas.&nbsp;</p><p>Kata budaya berasal dari bahasa Sansekerta, yaitu buddayah yang merupakan bentuk jamak dari kata buddhi yang berarti budi atau akal.&nbsp; </p><p>Source : gramedia</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-01-14 07:27:26 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/trisulistyo/c5ad0c2cmyacj34f/wish/3290061110</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/trisulistyo/c5ad0c2cmyacj34f/wish/3290065039</link>
         <description><![CDATA[<p>Papua memiliki banyak tradisi dan budaya yang kaya, yang dipengaruhi oleh keberagaman suku dan lingkungan alamnya. Berikut adalah beberapa contoh tradisi di Papua:</p><p>1. <strong>Upacara Potong Jari</strong>: Tradisi ini biasanya dilakukan oleh beberapa suku di Papua, seperti suku Dani dan suku Asmat, sebagai bentuk penghormatan kepada orang yang telah meninggal atau untuk menandakan kesedihan yang mendalam. Biasanya, ini dilakukan dengan memotong bagian jari sebagai simbol berduka.</p><p><br/></p><p>2. Upacara Adat Papua: Bakar Batu, Ritual Masak Bersama-sama</p><p><br/></p><p>Upacara adat Papua yang pertama adalah upacara bakar batu yang menjadi salah satu bentuk syukur bagi masyarakat Papua. Upacara ini merupakan tradisi, di mana masyarakat Papua melakukan sebuah ritual memasak bersama-sama.</p><p><br/></p><p>Pada perkembangannya, upacara bakar batu ini memiliki nama lain yang berbeda-beda, seperti Barapen di Jayawijaya, Kit Oba Isago di Wamena, dan Mogo Gapil di Paniai.</p><p><br/></p><p>Maluku, yang dikenal sebagai "Kepulauan Rempah-Rempah," memiliki beragam tradisi dan budaya yang mencerminkan kekayaan sejarah, interaksi antar suku, dan pengaruh agama. Berikut adalah beberapa contoh tradisi di Maluku:</p><p>1. <strong>Upacara Perang Sisaraha (Perang Sisaraha)</strong>: Tradisi ini berasal dari suku-suku di Maluku Tengah, terutama di daerah Seram. Perang Sisaraha merupakan perang tanding atau adu keberanian antar dua kelompok suku untuk menyelesaikan perselisihan atau untuk menghormati leluhur. Biasanya diwarnai dengan ritual tertentu dan berlangsung di tempat-tempat tertentu yang dianggap suci.</p><p>2. <strong>Tari Cakalele</strong>: Tari Cakalele adalah salah satu tarian tradisional yang sangat terkenal di Maluku. Tarian ini sering dipertunjukkan dalam acara-acara adat atau perayaan besar. Para penari laki-laki, yang mengenakan pakaian perang tradisional, akan menari dengan gerakan yang energik, menyerupai gerakan prajurit yang sedang berperang. Tari Cakalele menggambarkan keberanian dan semangat juang masyarakat Maluku.</p><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/3265753343/2affb4378567ded98afe5e05e802b775/9E3559D4_A89D_4E37_A584_E53AD6E19326.jpeg" />
         <pubDate>2025-01-14 07:31:10 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/trisulistyo/c5ad0c2cmyacj34f/wish/3290065039</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Budaya Sumatera Utara (Calista)</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/trisulistyo/c5ad0c2cmyacj34f/wish/3290073011</link>
         <description><![CDATA[<p>Sumatera Utara terkenal dengan keberagaman etnisnya, termasuk suku Batak, Nias, Mandailing, dan lainnya. Lompat batu adalah salah satu contoh budaya tradisi. Tradisi budaya Lompat Batu biasanya dilakukan para pemuda dengan cara melompati tumpukan batu setinggi 2 meter untuk menunjukkan bahwa mereka sudah pantas untuk dianggap dewasa secara fisik. Sumatera Utara juga terdapat Etnis Batak Toba yang tinggal di kawasan sekitar danau Toba dan merupakan salah satu etnis asli Sumatera. Sumatera Utara memiliki rumah adat yang dikenal dengan sebutan Jabu Parsakitan dan Jabu Bolon. Jenis rumah adat Jabu Parsakitan yang berlokasi di Batak Toba, &nbsp;biasanya dimanfaatkan untuk penyimpanan benda-benda pusaka. Selain tempat penyimpanan benda pusaka, Parsakitan juga sering dipakai untuk pertemuan masyarakat adat. sumber:<a rel="noopener noreferrer nofollow" href="https://www.kompasiana.com/amp/ndewp3542/605d3e9d8ede484d5771ecd2/keanekaragaman-budaya-sumatera-utara">https://www.kompasiana.com/amp/ndewp3542/605d3e9d8ede484d5771ecd2/keanekaragaman-budaya-sumatera-utara</a> dan <a rel="noopener noreferrer nofollow" href="https://www.kompasiana.com/ndewp3542/605d3e9d8ede484d5771ecd2/keanekaragaman-budaya-sumatera-utara">https://www.kompasiana.com/ndewp3542/605d3e9d8ede484d5771ecd2/keanekaragaman-budaya-sumatera-utara</a></p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/3358870753/b6007b8657c08c510453486a199b74b3/IMG_5331.jpeg" />
         <pubDate>2025-01-14 07:37:52 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/trisulistyo/c5ad0c2cmyacj34f/wish/3290073011</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/trisulistyo/c5ad0c2cmyacj34f/wish/3290073986</link>
         <description><![CDATA[]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/3265705907/2c3263a30740d41c01a9e368aa0e353a/66b4441d5438f370772142.webp" />
         <pubDate>2025-01-14 07:38:43 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/trisulistyo/c5ad0c2cmyacj34f/wish/3290073986</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
