<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>Perjalanan Samudra by Endang Solihati</title>
      <link>https://padlet.com/endangsolihati54/c5925ou93w0wklmr</link>
      <description>1. Cari 5 fakta penting dari artikel yang kamu baca 2. Buat opini tentang perjalanan samudra bangsa barat dan lahirnya kolonialisme -imperialisme barat ( min 100 kata)</description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2024-07-25 07:25:44 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2024-07-25 08:40:00 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url></url>
      </image>
      <item>
         <title>Muhammad Gilmar Fawwaz Azzahra, 11.C</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/endangsolihati54/c5925ou93w0wklmr/wish/3061066646</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>• Sejarah mencatat, bangsa Barat menjelajah ke belahan bumi lain sejak abad ke-15 Masehi, termasuk sampai ke Nusantara atau Indonesia.</p><p>• Rombongan Portugis ini menaklukkan Malaka pada 1511, lalu menyasar Maluku pada 1512. Dari sini, sejarah kolonialisasi di Indonesia bermula.</p><p>• latar belakang bangsa Eropa melakukan penjelajahan samudera Salah satu penyebab utamanya adalah jatuhnya Konstatinopel pada 1453, dari Kekaisaran Bizantium atau Romawi Timur ke Kesultanan Turki Usmani di bawah pimpinan Sultan Mehmed II.</p><p>• Tahun 1512, armada laut Portugis sampai ke Malaka. Portugis tiba di Kepulauan Nusantara dengan membawa serta 1.200 orang dan 17 atau 18 buah kapal. Ini merupakan awal mula kedatangan bangsa Eropa ke Indonesia.</p><p>• Tahun 1453, Khalifah Utsmaniyah yang berpusat di Turki berhasil menguasai Konstantinopel. Kota ini sebelumnya termasuk wilayah kekuasan Kerajaan Romawi-Byzantium. Perebutan Konstantinopel ini dipimpin oleh Raja Turki, Sultan Muhammad II.</p></li></ol><p><br/></p><ol start="2"><li><p>Menurut saya, Secara ringkas, perjalanan samudra bangsa-bangsa Barat memainkan peran penting dalam munculnya kolonialisme-imperialisme Barat dengan memungkinkan mereka untuk mendominasi jalur perdagangan global, mengakses sumber daya alam dan pasar baru, dan menyebar pengetahuan, teknologi, dan agama mereka. Ini mengarah pada dominasi politik dan ekonomi yang lebih kuat dan eksploitasi sumber daya alam dan tenaga kerja di wilayah-wilayah baru.</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-07-25 07:48:52 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/endangsolihati54/c5925ou93w0wklmr/wish/3061066646</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/endangsolihati54/c5925ou93w0wklmr/wish/3061067060</link>
         <description><![CDATA[<p>Nama : arman ulwan mulyana</p><p>Kelas : 11C</p><p> </p><p>1.</p><p><br/></p><p><em> 1. Rempah-rempah: Tujuan utama bangsa Eropa datang ke Indonesia adalah untuk mendapatkan rempah-rempah yang sangat berharga di Eropa. Rempah-rempah seperti lada, pala, cengkeh, dan kayu manis sangat dicari untuk bumbu masakan, obat-obatan, dan pengawet makanan.<br>2.</em> Jalur Perdagangan: Jatuhnya Konstantinopel ke tangan Turki Usmani pada tahun <a rel="noopener noreferrer nofollow">1453</a> memutus jalur perdagangan antara Eropa dan Asia. Hal ini mendorong bangsa Eropa mencari jalur laut baru menuju Asia, termasuk Indonesia.<br>3. Semboyan 3G: Semboyan "Gold, Glory, Gospel" menjadi motivasi utama bangsa Eropa dalam penjelajahan dan penjajahan. Gold (emas) merujuk pada kekayaan berupa rempah-rempah dan hasil bumi lainnya, Glory (kemuliaan) terkait dengan ambisi untuk memperluas wilayah kekuasaan, dan Gospel (injil) mengacu pada upaya menyebarkan agama Kristen.<br>4. Persaingan Antar Bangsa Eropa: Setelah Portugis menjadi bangsa Eropa pertama yang tiba di Indonesia, negara-negara Eropa lainnya seperti Spanyol, Belanda, Inggris, dan Prancis juga berlomba-lomba untuk menguasai wilayah di Nusantara. Persaingan ini memicu konflik dan perang antar bangsa Eropa.<br>5. Dampak bagi Indonesia: Kedatangan bangsa Eropa membawa dampak besar bagi Indonesia, baik positif maupun negatif. Dampak positifnya adalah masuknya berbagai teknologi dan pengetahuan baru. Namun, dampak negatifnya adalah eksploitasi sumber daya alam, perbudakan, dan perubahan sosial budaya yang signifikan.</p><p><br/></p><p>2.opini</p><p><br/></p><p>Kedatangan bangsa Eropa ke Indonesia adalah sebuah peristiwa besar yang mengubah sejarah Nusantara. Meskipun membawa beberapa hal positif, dampak negatifnya jauh lebih dominan. Eksploitasi sumber daya alam, perbudakan, dan perubahan sosial budaya yang dipaksakan telah menghambat perkembangan Indonesia selama berabad-abad.</p><p><br/></p><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-07-25 07:49:28 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/endangsolihati54/c5925ou93w0wklmr/wish/3061067060</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kavia Sekar Utami XI.C</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/endangsolihati54/c5925ou93w0wklmr/wish/3061068999</link>
         <description><![CDATA[<p>5 fakta penting dari artikel,</p><p>1. Rempah-rempah menjadi alasan utama mengapa Portugis menyebrangi Nusantara.</p><p>2. Portugis bersekutu dengan Kerajaan Ternate melawan Spanyol yang juga merangkul Kerajaan Tidore</p><p>3. Jatuhnya Konstatinopel pada 1453 membuat Eropa melakukan penjajahan samudera.</p><p>4. Perang Salib menyebabkan perdagangan Asia-Eropa menjadi terputus. Perang ini juga berdampak pada habisnya kekayaan bangsa Eropa karena dialokasikan untuk peperangan.</p><p>5. Belanda tidak datang ke Indonesia hanya untuk memenuhi kebutuhan warganya akan rempah semata. Mereka juga berniat untuk memonopoli perdagangan rempah.</p><p><br></p><p>2 opini tentang perjalanan samudera bangsa barat dan lahirnya kolonialisme-imperialisme barat</p><p>1. Portugis yg membuat lahirnya kolonialisme dgn memengaruhi maluku, tetapi mrk sendiri mundur karna kalah dgn VOC artinya kerjasama mrk utk menguasai rempah-rempah di Indonesia percuma.</p><p>2. Eropa ingin melakukan penjelajahan krn pengetahuan mereka atas dunia terbilang cukup sempit sehingga akhirnya mereka gugur sendiri krn terlalu berambisi.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-07-25 07:52:32 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/endangsolihati54/c5925ou93w0wklmr/wish/3061068999</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Fayola Lareina Zata Yumni XI.C</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/endangsolihati54/c5925ou93w0wklmr/wish/3061070645</link>
         <description><![CDATA[<p>5 Fakta penting dari artikel tersebut adalah</p><ol><li><p><strong>Bangsa Eropa pertama yang datang ke Nusantara</strong> adalah Portugis yang akhirnya menaklukan Malaka pada tahun 1511, disusul dengan kedatangan Spanyol. Terjadi konflik antara bangsa Portugis dan Spanyol, keduanya memihak di 2 kerajaan Nusantara yang berbeda (Kerajaan Ternate, dan Kerajaan Tidore) </p></li><li><p><strong>Perang Salib</strong> terjadi antara masyarakat Eropa melawan Turki Seljuk dan orang Arab. Dan terjadi selama 200 tahun dan terbagi menjadi 7 periode. </p></li><li><p><strong>Kejatuhan Konstatinopel, </strong>karena jatuhnya Konstatinopel ke kekuasaan Khalifah Utsmaniyah melarang orang Eropa untuk datang. Karena itu Asia-Eropa terputus jalur perdagangannya. </p></li><li><p><strong>Kedatangan Belanda</strong> tidak hanya untuk mencari rempah-rempah tapi juga untuk memonopolinya</p></li><li><p><strong>Penjelajahan Eropa </strong>dibekali dengan semangat 3G, yaitu: Glory (kejayaan), Glory (Kekayaan), dan Gospel (menyebarkan Agama Nasrani) </p><p><br/></p><p>Opini tentang penjelajahan samudera bangsa barat dan lahirnya kolonialisme-imperialisme</p><p>Lahirnya kolonialisme dikarenakan kedatangan Portugis dan Belanda saat bangsa barat melakukan penjelajahan samudera. Saat bangsa barat datang ke Nusantara, mereka tidak sekedar mencari rempah-rempah tapi juga ingin menguasainya (memonopoli) perdagangan mereka. </p><p><br/></p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-07-25 07:54:51 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/endangsolihati54/c5925ou93w0wklmr/wish/3061070645</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Siti Nazwa Janwariah 11.C</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/endangsolihati54/c5925ou93w0wklmr/wish/3061070648</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Bangsa eropa yang pertama samapai ke Nusantara yaitu negara Portugis pada abad ke-16.</p></li><li><p>Menurut M. C. Ricklefs dalam Sejarah Indonesia Modern 1200-2004 (2007) alasan utama bangsa eropa datang ke Nusantara yaitu karena Rempah-rempah seperti pala, lada, dan cengkeh.</p></li><li><p>Alfonso de Albuqueque dari Portugis menaklukkan Malaka pada tahun 1511.</p></li><li><p>Jatuhnya Konstantinopel ke tangan Kesultanan Utsmani pada 1453 memutus jalur perdagangan darat Asia-Eropa, mendorong bangsa Eropa mencari jalur laut.</p></li><li><p>Perang Salib selama 200 tahun antara Eropa dan Turki Seljuk/Arab mempengaruhi jalur perdagangan dan kekayaan bangsa Eropa.</p></li></ol><p><br/></p><p>Opini</p><p>Perjalanan samudra bangsa barat pada abad ke-16 merupakan awal dari era kolonialisme dan imperialisme. Motivasi utama mereka adalah mencari rempah-rempah yang sangat bernilai di Eropa. Penjelajahan ini bukan hanya tentang perdagangan, tetapi juga tentang kekuasaan dan penyebaran agama. Jatuhnya konstantinopel pada tahun 1453 memutus jalur perdagangan darat antara Eropa dan Asia, memaksa bangsa Barat mencari jalur laut baru. Kemajuan dalam teknologi navigasi dan pengetahuan astronomi memainkan peran penting dalam keberhasilan ekspedisi mereka. Namun, kedatangan bangsa Eropa membawa dampak negatif bagi penduduk lokal, termasuk eksploitasi sumber daya alam dan penindasan budaya. Kolonialisme ini membentuk sejarah dunia modern, meninggalkan warisan kompleks yang masih terasa hingga kini.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-07-25 07:54:52 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/endangsolihati54/c5925ou93w0wklmr/wish/3061070648</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Muhammad Syarial Rezadias Hendrawan (Dias) 11.C</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/endangsolihati54/c5925ou93w0wklmr/wish/3061071608</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>Fakta Penting Menurut saya:</strong></p><p>1. Bangsa Portugis adalah bangsa Eropa pertama yang tiba di Nusantara, dipimpin oleh Alfonso de Albuqueque pada tahun 1511.</p><p>2. Jatuhnya Konstantinopel ke tangan Turki Usmani memicu penjelajahan bangsa Eropa untuk mencari jalur perdagangan baru.</p><p>3. Rempah-rempah menjadi alasan utama bangsa Eropa datang ke Nusantara, dengan Maluku sebagai pusat rempah-rempah.</p><p>4. Konflik terjadi antara Portugis (bersekutu dengan Ternate) dan Spanyol (bersekutu dengan Tidore) di Maluku.</p><p>5. Semangat 3G (Gold, Glory, Gospel) memotivasi bangsa Eropa dalam penjelajahan samudera dan kolonialisme.</p><p><strong>Opini:</strong></p><p>Penjelajahan samudra oleh bangsa Barat pada abad ke-15 hingga ke-17, yang dipicu oleh kebutuhan akan rempah-rempah dan keinginan menguasai jalur perdagangan baru, menandai awal mula kolonialisme dan imperialisme. Jatuhnya Konstantinopel menutup akses jalur perdagangan darat Eropa-Asia, memaksa bangsa Eropa mencari alternatif melalui laut. Motivasi 3G—Gold, Glory, dan Gospel—menjadi pendorong kuat, membawa perubahan besar bagi dunia, terutama di wilayah-wilayah yang kemudian dijajah. Kolonialisme tidak hanya membawa kemajuan teknologi dan ekonomi bagi Eropa, tetapi juga penderitaan dan eksploitasi bagi bangsa-bangsa yang dijajah, termasuk Indonesia. Dampaknya masih terasa hingga saat ini dalam bentuk ketimpangan ekonomi dan sosial</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-07-25 07:56:13 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/endangsolihati54/c5925ou93w0wklmr/wish/3061071608</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Muhammad Dzikri Azman Fauzan</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/endangsolihati54/c5925ou93w0wklmr/wish/3061072203</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>-Bangsa barat yang pertama kali menjelajah adalah bangsa spanyol dan portugis</p><p> -setelah kekalahan perang salib justru perkembangan teknologi dan sains di Eropa justru berkembang pesat seiring berakhirnya fase abad gelap </p><p>-Penaklukan konstatinopel menjadi awal salah satu peristiwa penting yang mengubah sejarah peradaban dunia, salah satunya dalam misi penjelajahan bangsa eropa</p><p> -Laut menjadi salah satu jalan yang ditempuh bangsa barat untuk mencari jalan lain untuk perdagangan rempah setelah putusnya jalur perdagangan Asia-Eropa</p><p>-Pada abad ke-15 M, teori heliosentrisme yang diperkenalkan oleh Nicolas Copernicus dan Galileo Galilei. Pembuktian-pembuktian bahwa bumi berbentuk bulat, dan mempunyai orbit yang mengelilingi matahari dapat dilakukan setelah ilmu astronomi ditemukan dan berkembang.</p></li><li><p>Menurut ku, penjelajahan yang di lakukan oleh bangsa barat di dasari oleh salah satu alasan yang kuat yaitu terputusnya jalur perdagangan Asia dan Eropa, juga penaklukan konstatinopel itu menjadi tonggak ujung dari awal penjelajahan tersebut, apalagi pada saat Galileo Galilei memperkenalkan teori heliosentrisme membawa fakta bahwa bumi itu bulat dan ilmu astronomi nya berkembang pesat seiring berjalan nya akhir dari abad kegelapan, dengan ditambah 3 prinsip mereka yaitu 3G (glory, gold dan gospel) memperkuat alasan mereka untuk melakukan penjelajahan</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-07-25 07:57:06 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/endangsolihati54/c5925ou93w0wklmr/wish/3061072203</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Falah Avicenna Albintani, XIC</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/endangsolihati54/c5925ou93w0wklmr/wish/3061072779</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Portugis menjadi bangsa Eropa pertama yang berlayar hingga ke Kepulauan Nusantara. Alfonso de Albuqueque memimpin sekitar 18 kapal yang mengangkut 1.200 orang. Rombongan Portugis ini menaklukkan Malaka pada 1511, lalu menyasar Maluku pada 1512. Dari sini, sejarah kolonialisasi di Indonesia bermula.</p></li></ol><p>Rempah-rempah menjadi alasan utama Portugis menyambangi Nusantara. Capaian Portugis ini kemudian diikuti oleh kerajaan tetangga, Spanyol.</p><p><br/></p><ol start="2"><li><p>Tahun 1453, Khalifah Utsmaniyah yang berpusat di Turki berhasil menguasai Konstantinopel. Kota ini sebelumnya termasuk wilayah kekuasan Kerajaan Romawi-Byzantium. Perebutan Konstantinopel ini dipimpin oleh Raja Turki, Sultan Muhammad II.</p></li></ol><p>Konstantinopel, sejak lama merupakan kota yang diperebutkan, bukan hanya karena sejarah kejayaannya, namun juga karena kota ini merupakan salah satu titik penting dalam jalur perdagangan darat yang menyambungkan Eropa dengan Asia.</p><p><br/></p><p>Setelah Konstantinopel diduduki Turki Usmani, jalur perdagangan darat Asia-Eropa terputus. Hal tersebut dikarenakan Turki Usmani melarang orang-orang Eropa melewati Konstantinopel.</p><p><br/></p><ol start="3"><li><p>Rempah-rempah adalah bahan baku yang berharga di Eropa. Bangsa Eropa menjadikan rempah sebagai bahan baku obat, parfum, makanan, dan yang terpenting adalah pengawet makanan.</p></li></ol><p>Orang-orang Eropa kala itu mesti menyembelih semua ternaknya. Jika tidak, ternak akan mati karena suhu dingin. Daging hasil ternak tersebut mesti diawetkan, namun bahan pengawet makanan waktu itu adalah rempah.</p><p><br/></p><p>Terputusnya jalur perdagangan karena Konstantinopel jatuh ke tangan Turki Usmani membuat Bangsa Eropa tergerak untuk mencari jalur perdagangan rempah sendiri.</p><p><br/></p><p>Selain India, Kepulauan Nusantara waktu itu sudah terkenal sebagai penghasil rempah. Pala, lada, dan terutama cengkeh adalah komoditas bernilai sangat mahal.</p><p><br/></p><p>Namun, Portugis, Spanyol, juga Belanda tidak datang ke Indonesia hanya untuk memenuhi kebutuhan warganya akan rempah semata. Mereka juga berniat untuk memonopoli perdagangan rempah.</p><p><br/></p><ol start="4"><li><p>Rempah-rempah adalah bahan baku yang berharga di Eropa. Bangsa Eropa menjadikan rempah sebagai bahan baku obat, parfum, makanan, dan yang terpenting adalah pengawet makanan.</p><p>Orang-orang Eropa kala itu mesti menyembelih semua ternaknya. Jika tidak, ternak akan mati karena suhu dingin. Daging hasil ternak tersebut mesti diawetkan, namun bahan pengawet makanan waktu itu adalah rempah.</p><p>Terputusnya jalur perdagangan karena Konstantinopel jatuh ke tangan Turki Usmani membuat Bangsa Eropa tergerak untuk mencari jalur perdagangan rempah sendiri.</p><p>Selain India, Kepulauan Nusantara waktu itu sudah terkenal sebagai penghasil rempah. Pala, lada, dan terutama cengkeh adalah komoditas bernilai sangat mahal.</p><p>Namun, Portugis, Spanyol, juga Belanda tidak datang ke Indonesia hanya untuk memenuhi kebutuhan warganya akan rempah semata. Mereka juga berniat untuk memonopoli perdagangan rempah. </p></li><li><p> Pada akhirnya, penjelajahan samudera yang dilakukan bangsa-bangsa Eropa disertai semangat 3G, yakni <em>gold </em>(kekayaan), <em>glory </em>(kejayaan), dan gospel (menyebarkan agama Nasrani).</p><p><em>Gold </em>berarti keinginan memperoleh kekayaan di wilayah-wilayah baru yang ditemukan. Kekayaan yang dieksploitasi dari daerah baru itu kemudian digunakan untuk kepentingan kerajaan/negara imperialis</p><p><em>Glory </em>diartikan sebagai kejayaan atau untuk menguasai wilayah yang didatangi dan dijadikan sebagai koloni. Indonesia, misalnya, pernah cukup lama menjadi jajahan Belanda.</p><p><em>Gospel </em>merupakan misi menyebarkan ajaran Nasrani (Kristen Katolik dan Kristen Protestan). Misionaris bangsa-bangsa Eropa menyebarkan agamanya di wilayah-wilayah baru yang mereka datangi.</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-07-25 07:58:00 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/endangsolihati54/c5925ou93w0wklmr/wish/3061072779</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Ardi Rizky Saputra XI. C</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/endangsolihati54/c5925ou93w0wklmr/wish/3061072850</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>1. <strong>Penaklukkan Malaka</strong>: Portugis menaklukkan Malaka pada tahun 1511 di bawah pimpinan Alfonso de Albuquerque untuk menguasai perdagangan rempah-rempah.</p><p>2. <strong>Persekutuan di Maluku</strong>: Portugis bersekutu dengan Ternate, sementara Spanyol bersekutu dengan Tidore dalam konflik di Maluku.</p><p>3. <strong>Motivasi Ekonomi</strong>: Penaklukan Konstantinopel oleh Kesultanan Utsmaniyah pada tahun 1453 memutus jalur perdagangan rempah-rempah antara Asia dan Eropa, mendorong bangsa Eropa mencari jalur laut baru.</p><p>4. <strong>Pengembangan Teknologi</strong>: Kemajuan teknologi pelayaran dan navigasi di Eropa mendukung ekspedisi maritim ke Asia.</p><p>5. <strong>Penyebaran Agama</strong>: Selain ekonomi, misi penyebaran agama Kristen juga menjadi salah satu motivasi bangsa Eropa dalam ekspedisi mereka.</p></li><li><p>tentang latar belakang kedatangan bangsa Eropa ke Indonesia menunjukkan bahwa motivasi utama bangsa Eropa adalah ekonomi, terutama dalam mencari rempah-rempah. Penaklukan Malaka oleh Portugis dan konflik di Maluku antara Portugis dan Spanyol menyoroti strategi dominasi perdagangan. Penutupan jalur darat oleh Kesultanan Utsmaniyah mempercepat pencarian jalur laut baru. Perkembangan teknologi pelayaran mendukung ekspedisi ini, yang juga dimotivasi oleh penyebaran agama Kristen. Kolonialisme yang lahir dari perjalanan ini mencerminkan eksploitasi dan dominasi bangsa Eropa terhadap Asia.</p><p>Opini ini menggambarkan bagaimana eksplorasi maritim bangsa Eropa, meskipun membawa kemajuan teknologi dan pengetahuan baru, juga melahirkan era kolonialisme yang penuh dengan eksploitasi dan konflik. Penaklukan dan dominasi ekonomi seringkali disertai dengan kekerasan dan penindasan, yang dampaknya dirasakan hingga saat ini di bekas wilayah-wilayah koloni. Sementara pencarian jalur baru dan perdagangan rempah-rempah membawa kemakmuran bagi Eropa, dampaknya terhadap masyarakat lokal di Indonesia sangat signifikan dan sering kali merugikan.</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-07-25 07:58:07 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/endangsolihati54/c5925ou93w0wklmr/wish/3061072850</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/endangsolihati54/c5925ou93w0wklmr/wish/3061073150</link>
         <description><![CDATA[<p><em><mark>fakta penting dari artikel :</mark></em></p><p>1. <strong>Awal Penjelajahan</strong>: Bangsa Eropa mulai menjelajah laut pada abad ke-15, dimulai oleh Portugis yang tiba di Nusantara pada 1512.</p><p>2. <strong>Alasan Rempah-rempah</strong>: Rempah-rempah sangat berharga di Eropa untuk pengawetan makanan dan obat, sehingga mereka mencarinya di Asia Tenggara.</p><p>3. <strong>Jatuhnya Konstantinopel</strong>: Penaklukan Konstantinopel oleh Turki Usmani pada 1453 menutup jalur perdagangan darat, memaksa Eropa mencari jalur laut.</p><p>4. <strong>Konflik di Nusantara</strong>: Bangsa Eropa seperti Portugis, Spanyol, dan Belanda berkonflik di Nusantara untuk menguasai perdagangan rempah.</p><p>5. <strong>Kemajuan Teknologi</strong>: Teknologi pelayaran seperti kompas dan navigasi berkembang pesat, memungkinkan penjelajahan samudera.</p><p><br/></p><p><br/></p><p><em><mark>Opini tentang Penjelajahan Samudera bangsa barat dan Kolonialisme :</mark></em></p><p>Penjelajahan samudera oleh bangsa Barat pada abad ke-15 hingga ke-17, didorong oleh motif ekonomi, politik, dan agama, membuka era kolonialisme dan imperialisme. Motivasi utama mencari rempah-rempah dengan jalur laut berubah menjadi dominasi dan eksploitasi wilayah baru. Nusantara, termasuk Indonesia, menjadi salah satu target utama. Meskipun penjelajahan membawa transfer teknologi dan ilmu pengetahuan, dampak negatif kolonialisme seperti eksploitasi, pemaksaan budaya, dan penindasan sangat dirasakan oleh masyarakat yang dijajah. Menurut saya, Sejarah ini mengingatkan pentingnya menghormati kedaulatan dan hak asasi manusia, serta menekankan kemandirian dan keadilan dalam hubungan internasional.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-07-25 07:58:24 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/endangsolihati54/c5925ou93w0wklmr/wish/3061073150</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Muhammad Nabil Akram XI. C</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/endangsolihati54/c5925ou93w0wklmr/wish/3061074198</link>
         <description><![CDATA[<p>1.Sejarah mencatat, bangsa Barat menjelajah ke belahan bumi lain sejak abad ke-15 Masehi, termasuk sampai ke Nusantara atau Indonesia. Penjelajahan samudera oleh orang-orang Eropa ini kemudian menjadi penaklukan dan penjajahan atau kolonialisme bahkan imperialisme.</p><p><br/></p><p>2.Apa latar belakang bangsa Eropa melakukan penjelajahan samudera? Salah satu penyebab utamanya adalah jatuhnya Konstatinopel pada 1453, dari Kekaisaran Bizantium atau Romawi Timur ke Kesultanan Turki Usmani di bawah pimpinan Sultan Mehmed II.</p><p><br/></p><p>3.Putusnya jalur perdagangan Asia-Eropa mendorong kerajaan-kerajaan di Eropa untuk mencari jalur perdagangan baru. Kali ini tak lewat darat yang sudah dikuasai Turki Usmani tertutup, sedang mencari jalur lain lebih sulit dan berbahaya. Maka, dicobalah menelusuri surga rempah-rempah lewat pelayaran.</p><p><br/></p><p>4.Tahun 1512, armada laut Portugis sampai ke Malaka. Portugis tiba di Kepulauan Nusantara dengan membawa serta 1.200 orang dan 17 atau 18 buah kapal. Ini merupakan awal mula kedatangan bangsa Eropa ke Indonesia.</p><p><br/></p><p>5.Spanyol juga datang ke Nusantara setelah Portugis, Belanda pun demikian. Bahkan, belanda memiliki pengaruh yang jauh lebih dalam ketimbang dua bangsa Eropa sebelumnya karena penjajahan yang terjadi kemudian dan berlangsung amat lama.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-07-25 08:00:09 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/endangsolihati54/c5925ou93w0wklmr/wish/3061074198</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Syatira Rahmadhany Prakarsa 11C</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/endangsolihati54/c5925ou93w0wklmr/wish/3061074261</link>
         <description><![CDATA[<p>5 Fakta </p><ol><li><p>bangsa Barat menjelajah ke belahan bumi lain sejak abad ke-15 Masehi, termasuk sampai ke Nusantara atau Indonesia.</p></li><li><p>Rombongan Portugis ini menaklukkan Malaka pada 1511, lalu menyasar Maluku pada 1512.</p></li><li><p>Tahun 1512, armada laut Portugis sampai ke Malaka. Portugis tiba di Kepulauan Nusantara dengan membawa serta 1.200 orang dan 17 atau 18 buah kapal. Ini merupakan awal mula kedatangan bangsa Eropa ke Indonesia.</p></li><li><p>Tahun 1453, Khalifah Utsmaniyah yang berpusat di Turki berhasil menguasai Konstantinopel. Kota ini sebelumnya termasuk wilayah kekuasan Kerajaan Romawi-Byzantium. Perebutan Konstantinopel ini dipimpin oleh Raja Turki, Sultan Muhammad II.</p></li><li><p>M. C. Ricklefs dalam Sejarah Indonesia Modern 1200-2004 (2007) menyebutkan, alasan terbesar kedatangan bangsa Eropa ke Indonesia atau Nusantara adalah demi rempah-rempah.</p></li></ol><p><br/></p><p>Opini : </p><p>Perjalanan samudra bangsa Barat, seperti ekspedisi Columbus dan Vasco da Gama, membuka jalur perdagangan baru dan memperluas pengetahuan geografis. Hal ini memicu lahirnya kolonialisme dan imperialisme Barat, di mana negara-negara Eropa seperti Spanyol, Portugal, Inggris, dan Belanda mengeksploitasi wilayah-wilayah baru untuk sumber daya alam dan keuntungan ekonomi. Penjajahan ini menyebabkan perubahan besar pada struktur sosial, politik, dan ekonomi di wilayah yang dijajah, seringkali dengan konsekuensi destruktif bagi masyarakat lokal, termasuk perampasan tanah, perbudakan, dan penghapusan budaya asli. Warisan kolonialisme ini masih berdampak pada hubungan internasional dan perkembangan negara-negara bekas jajahan hingga saat ini.</p><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-07-25 08:00:12 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/endangsolihati54/c5925ou93w0wklmr/wish/3061074261</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Aldebaran ujabi bariq</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/endangsolihati54/c5925ou93w0wklmr/wish/3061074770</link>
         <description><![CDATA[<p> bangsa eropa pertama yang berlayar ke nusantara adalah portugis</p><ol><li><p>a. Portugis menjadi bangsa Eropa pertama yang berlayar hingga ke Kepulauan Nusantara.</p></li><li><p>b. rempah-rempah menjadi alasan utama Portugis menyambangi Nusantara</p></li><li><p>c. laut menjadi jalan yang ditempuh bangsa Barat untuk menemukan rempah. Portugis dan Spanyol menjadi yang pertama melakukan penjelajahan.</p></li><li><p>d. rempah-rempah menjadi alasan utama Portugis menyambangi Nusantara.</p><p><br/></p></li><li><p>e. rempah-rempah adalah bahan baku yang berharga di eropa bangsa eropa menjadikan rempah sebagai bahan baku obat, parfum, makanan, dan yang terpenting adalah pengawet makanan </p><p> </p><ol start="2"><li><p>menurut saya perjalanan awal bangsa barat ke nusantara itu adalah bangsa portugis yang di pimpin oleh Alfonso de Albuqueque memimpin sekitar 18 kapal yang mengangkut 1.200 orang. Rombongan Portugis ini menaklukkan Malaka pada 1511, lalu menyasar Maluku pada 1512. lalu di lanjutkan dengan spanyol lalu di maluku spanyol dan Portugis terlibat konflik Tak hanya Spanyol dan Portugis, penjelajahan samudera yang menjelma menjadi kolonialisme dan imperalisme itu nantinya juga diikuti oleh bangsa-bangsa eropa lainnya, termasuk negara Belanda.</p></li></ol></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-07-25 08:00:45 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/endangsolihati54/c5925ou93w0wklmr/wish/3061074770</guid>
      </item>
      <item>
         <title>JAKA MANGGALA SASTRA 11.C</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/endangsolihati54/c5925ou93w0wklmr/wish/3061074913</link>
         <description><![CDATA[<p><br/></p><p>FAKTA</p><p>1. Rempah-Rempah: Kedatangan bangsa Eropa ke Indonesia terutama dipicu oleh kekayaan rempah-rempah. Rempah-rempah seperti lada, cengkeh, kayu manis, dan pala sangat bernilai tinggi di Eropa pada zaman Renaisans karena digunakan sebagai bumbu, pengawet makanan, dan obat-obatan.</p><p>2. Persaingan Perdagangan: Portugis adalah bangsa Eropa pertama yang mencapai Indonesia pada awal abad ke-16, diikuti oleh Spanyol, Belanda, dan Inggris. Mereka bersaing untuk menguasai jalur perdagangan rempah-rempah ke Eropa, yang sangat menguntungkan.</p><p>3. Pendirian Benteng dan Perdagangan: Portugis mendirikan benteng-benteng perdagangan di Maluku dan Sunda Kepala (Banten) untuk mengendalikan produksi dan perdagangan cengkeh. Sementara itu, Belanda mendirikan VOC (Vereenigde Oost-Indische Compagnie) pada tahun 1602 untuk mengoordinasikan perdagangan mereka di Asia, termasuk di Indonesia.</p><p>4. Monopoli Perdagangan: VOC mendapatkan monopoli dari pemerintah Belanda untuk melakukan perdagangan di wilayah Asia, termasuk Indonesia. Mereka memanfaatkan kekuatan militer dan politik untuk menguasai produksi dan perdagangan rempah-rempah, terutama di Maluku.</p><p>5. Dampak Kolonialisme: Kedatangan bangsa Eropa membawa dampak yang luas terhadap masyarakat dan ekonomi lokal di Indonesia. Mereka mengubah struktur politik, ekonomi, dan sosial melalui sistem kolonial yang mereka terapkan, yang berlangsung hingga abad ke-20.</p><p>OPINI</p><p>Kedatangan bangsa Eropa ke Indonesia menandai awal dari interaksi global yang berdampak besar. Meskipun dipicu oleh keinginan untuk menguasai rempah-rempah, ini juga membuka babak baru dalam sejarah kolonialisme dan pertukaran budaya. Sistem kolonial yang diterapkan mengubah secara fundamental struktur sosial, ekonomi, dan politik di wilayah ini, dengan konsekuensi jangka panjang yang masih terasa hingga hari ini.</p><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-07-25 08:00:59 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/endangsolihati54/c5925ou93w0wklmr/wish/3061074913</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Farros Syafiq Ilham El Sastra  XI.C</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/endangsolihati54/c5925ou93w0wklmr/wish/3061075162</link>
         <description><![CDATA[<p>•fakta</p><p>1.Bangsa Eropa mulai menjelajahi dunia, termasuk Indonesia, sejak abad ke-15, dipelopori oleh Portugis.</p><p>2.Rempah-rempah adalah motivasi utama di balik penjelawjahan ini karena tingginya permintaan di Eropa.</p><p>3.Jatuhnya Konstantinopel pada 1453 menyebabkan putusnya jalur perdagangan darat antara Asia dan Eropa.</p><p>4.Perang Salib yang berlarut-larut juga berkontribusi pada terputusnya jalur perdagangan.</p><p>5.Penjelajahan samudera dipicu oleh semangat 3G: gold (kekayaan), glory (kejayaan), dan gospel (penyebaran agama).</p><p>•opini</p><p> bahwa kedatangan bangsa Eropa ke Indonesia didorong oleh motivasi ekonomi, terutama untuk mendapatkan rempah-rempah yang sangat bernilai di Eropa. Jatuhnya Konstantinopel pada 1453 dan konflik berkepanjangan seperti Perang Salib memutus jalur perdagangan darat, mendorong pencarian rute laut. Selain itu, semangat penyebaran agama dan kejayaan juga menjadi pendorong utama. Dampak dari penjelajahan ini sangat signifikan, mencakup kolonisasi dan perubahan sosial di Indonesia. Artikel ini memberikan pemahaman mendalam tentang latar belakang dan konsekuensi kedatangan bangsa Eropa</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-07-25 08:01:19 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/endangsolihati54/c5925ou93w0wklmr/wish/3061075162</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Fawaz Azhar Yasa XI.C</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/endangsolihati54/c5925ou93w0wklmr/wish/3061075222</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>a. Tahun 1453, Khalifah Utsmaniyah yang berpusat di Turki berhasil menguasai Konstantinopel. Kota ini sebelumnya termasuk wilayah kekuasan Kerajaan Romawi-Byzantium. Perebutan Konstantinopel ini dipimpin oleh Raja Turki, Sultan Muhammad II.</p><p>b. bangsa eropa menjadikan rempah rempah sebagai obat, parfum, makanan, dan yang terpentin sebagai pengawet makanan.</p><p>c. bangsa Barat menjelajah ke belahan bumi lain sejak abad ke-15 Masehi.</p><p>d. Alfonso de Albuqueque memimpin sekitar 18 kapal yang mengangkut 1.200 orang</p><p>e. Perang Salib merupakan perang yang melibatkan masyarakat dari Eropa melawan Turki Seljuk dan orang Arab. Perang ini berlangsung selama 200 tahun dan terbagi menjadi 7 periode.</p></li><li><p>Menurut opini saya mengenai perjalanan samudra bangsa Barat pada masa penjelajahan dan penaklukan pada abad ke-15 hingga ke-19 adalah suatu fenomena yang memiliki dampak yang sangat besar dalam sejarah dunia. Secara umum, saya melihat bahwa eksplorasi ini membawa perkembangan besar dalam hal pengetahuan geografis, perdagangan internasional, dan pertukaran budaya antar bangsa.</p><p>Namun, perjalanan samudra ini juga menjadi awal dari era kolonialisme-imperialisme Barat yang memanfaatkan kekuatan militer, politik, dan ekonomi untuk menguasai wilayah-wilayah di luar Eropa. Dalam banyak kasus, kolonialisme ini menyebabkan eksploitasi sumber daya alam, penindasan budaya lokal, dan pembentukan hierarki rasial dan sosial yang mendalam di wilayah-wilayah jajahan.</p><p>Penting untuk diingat bahwa pandangan ini tidaklah monolitik, karena ada berbagai dampak yang beragam dari perjalanan samudra dan kolonialisme-imperialisme tersebut. Sementara ada yang mendapat manfaat dari pertukaran budaya dan teknologi, banyak juga yang mengalami penindasan dan kerugian besar. Kesadaran akan kompleksitas sejarah ini penting dalam memahami perjalanan manusia menuju masyarakat global yang kita miliki saat ini.</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-07-25 08:01:24 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/endangsolihati54/c5925ou93w0wklmr/wish/3061075222</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Muhammad Rifky Adriansyah XI-C</title>
         <author>kqs6wjs4t6</author>
         <link>https://padlet.com/endangsolihati54/c5925ou93w0wklmr/wish/3061075462</link>
         <description><![CDATA[<p>fakta:</p><p>1. <strong>Motif Ekonomi (Rempah-rempah)</strong>:</p><p>   Kedatangan bangsa Eropa ke Indonesia pada abad ke-16 terutama didorong oleh keinginan untuk menguasai perdagangan rempah-rempah, seperti cengkeh, pala, dan lada, yang sangat berharga di pasar Eropa. Rempah-rempah digunakan tidak hanya sebagai bumbu, tetapi juga sebagai obat dan pengawet makanan.</p><p>2. <strong>Penjelajahan dan Kolonialisme</strong>:</p><p>   Bangsa Portugis adalah yang pertama tiba di Maluku pada tahun 1512, diikuti oleh bangsa Spanyol, Belanda, dan Inggris. Portugis mendirikan pos perdagangan di Ternate, namun akhirnya dikalahkan oleh Belanda yang kemudian mendirikan Vereenigde Oostindische Compagnie (VOC) pada tahun 1602 untuk memonopoli perdagangan di Nusantara.</p><p>3. <strong>VOC dan Pengaruh Belanda</strong>:</p><p>   VOC menjadi kekuatan dominan di Indonesia selama hampir 200 tahun. Mereka mendirikan kantor pusat di Batavia (sekarang Jakarta) dan menjalankan monopoli perdagangan dengan kekuatan militer dan politik. VOC memiliki kekuasaan yang luas, termasuk hak untuk mendirikan koloni, membuat perjanjian, dan bahkan menjalankan pemerintahan.</p><p>4. <strong>Perlawanan Lokal</strong>:</p><p>   Kedatangan bangsa Eropa tidak selalu diterima dengan baik oleh penduduk lokal. Banyak perlawanan dari kerajaan-kerajaan Nusantara, seperti Perang Aceh, Perang Diponegoro, dan perlawanan di Maluku oleh Sultan Baabullah. Perlawanan ini menunjukkan bahwa meskipun bangsa Eropa memiliki teknologi dan kekuatan militer yang lebih maju, mereka sering menghadapi resistensi dari penduduk setempat.</p><p>5. <strong>Pengaruh Budaya dan Sosial</strong>:</p><p>   Kedatangan bangsa Eropa membawa perubahan besar dalam struktur sosial dan budaya di Indonesia. Mereka memperkenalkan sistem pendidikan Barat, teknologi baru, dan agama Kristen. Namun, pengaruh terbesar adalah pada ekonomi dan politik, dengan pendirian perkebunan besar, perubahan sistem pemerintahan, dan eksploitasi sumber daya alam yang berkelanjutan.</p><p>Kombinasi dari faktor-faktor ini membentuk dinamika sejarah yang kompleks antara bangsa Eropa dan Indonesia, yang akhirnya berujung pada perjuangan kemerdekaan Indonesia di abad ke-20.</p><p><br/></p><p>opini:</p><p>Perjalanan samudera bangsa Barat dan lahirnya kolonialisme merupakan fenomena sejarah yang kompleks dan berdampak luas. Dari satu sisi, penjelajahan maritim oleh bangsa Eropa pada abad ke-15 dan ke-16 dapat dianggap sebagai pencapaian teknologi dan navigasi yang luar biasa. Penjelajah seperti Christopher Columbus, Vasco da Gama, dan Ferdinand Magellan membuka jalur baru bagi perdagangan global dan pertukaran budaya. </p><p>Namun, di sisi lain, penjelajahan ini juga menandai awal dari era kolonialisme, yang membawa dampak negatif besar bagi banyak bangsa di Asia, Afrika, dan Amerika. Kolonialisme tidak hanya mengakibatkan eksploitasi ekonomi dan sumber daya alam, tetapi juga penindasan sosial dan budaya terhadap masyarakat lokal. Bangsa-bangsa Eropa sering menggunakan kekuatan militer untuk mendominasi dan mengendalikan wilayah-wilayah yang mereka jajah, menindas penduduk asli, dan mengabaikan kedaulatan serta hak asasi manusia.</p><p>Di Indonesia, kolonialisme Belanda, yang dimulai dengan kehadiran VOC, berlangsung selama lebih dari tiga abad. Meskipun ada beberapa kontribusi positif seperti pengenalan teknologi baru dan sistem pendidikan, dampak negatifnya jauh lebih besar. Eksploitasi sumber daya alam, kerja paksa, dan ketidakadilan sosial ekonomi adalah beberapa contoh penindasan yang dialami oleh rakyat Indonesia di bawah pemerintahan kolonial.</p><p>Kolonialisme juga menyebabkan perubahan signifikan dalam struktur sosial dan budaya masyarakat yang dijajah. Sistem feodal dan tradisional sering dihancurkan atau diubah untuk mendukung kepentingan kolonial. Dalam jangka panjang, warisan kolonialisme ini meninggalkan bekas yang mendalam, yang masih dirasakan hingga hari ini dalam bentuk ketidaksetaraan ekonomi, konflik sosial, dan permasalahan identitas budaya.</p><p>Secara keseluruhan, meskipun perjalanan samudera bangsa Barat membawa beberapa kemajuan dalam ilmu pengetahuan dan teknologi, lahirnya kolonialisme merupakan babak gelap dalam sejarah yang mencerminkan ketamakan dan penindasan yang dilakukan atas nama ekspansi dan keuntungan ekonomi.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-07-25 08:01:48 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/endangsolihati54/c5925ou93w0wklmr/wish/3061075462</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kayla Putri XI. C</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/endangsolihati54/c5925ou93w0wklmr/wish/3061075473</link>
         <description><![CDATA[<p>5 fakta dalam artikel:</p><p>1. Portugis menjadi bangsa Eropa pertama yang berlayar hingga ke Kepulauan Nusantara. Alfonso de Albuqueque memimpin sekitar 18 kapal yang mengangkut 1.200 orang. Rombongan Portugis ini menaklukkan Malaka pada 1511, lalu menyasar Maluku pada 1512. Dari sini, sejarah kolonialisasi di Indonesia bermula.</p><p>2. Rempah-rempah menjadi alasan utama Portugis menyambangi Nusantara. Capaian Portugis ini kemudian diikuti oleh kerajaan tetangga, Spanyol.</p><p>3. Portugis bersekutu dengan Kerajaan Ternate melawan Spanyol yang merangkul Kerajaan Tidore.</p><p>4. Salah satu penyebab utamanya Eropa melakukan penjelajahan samudera adalah jatuhnya Konstatinopel pada 1453, dari Kekaisaran Bizantium atau Romawi Timur ke Kesultanan Turki Usmani di bawah pimpinan Sultan Mehmed II.</p><p>5. Penaklukan Konstantinopel (sekarang Istanbul) menjadi salah satu tonggak peristiwa penting yang mengubah sejarah peradaban manusia: penjelajahan bangsa-bangsa Eropa.</p><p><br/></p><p>opini: </p><p>Tujuan banggsa barat menjelajah samudra adalah untuk mencari rempah. Dan ketika mereka mendapatkan tempat dengan rempah rempah yang berlimpah, mereka ingin menguasainya dengan cara memonopoli perdagangan, yang pada  akhirnya timbullah penjajahan untuk menguasai semuanya. Selain menjajah untuk menguasai rempah rempah dan juga bahan komoditi pertanian lainnya. mereka juga menyebarkan agama kepada penduduk lokal.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-07-25 08:01:49 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/endangsolihati54/c5925ou93w0wklmr/wish/3061075473</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nisrina Ayu Putri Andriani XI.C</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/endangsolihati54/c5925ou93w0wklmr/wish/3061075973</link>
         <description><![CDATA[<p>1. Bangsa barat datang ke Indonesia pada tahun 15 masehi memiliki tujuan utama untuk mencari rempah-rempah yang sangat bernilai di Eropa.<br>2. Jatuhnya Konstantinopel pada 1453 dan putusnya jalur perdagangan Asia eropa memaksa kerajaan kerajaan eropa untuk mencari jalur baru.<br>3. Bangsa Eropa berusaha memonopoli perdagangan rempah-rempah untuk keuntungan ekonomi mereka.<br>4. Perang salib menguras kekayaan Eropa karena dialokasikan untuk peperangan.<br>5. Penjelajahan bangsa eropa didorong oleh motivasi gold (kekayaan), glory (kejayaan), dan gospel (penyebaran agama Nasrani). Gold<em>&nbsp;</em>berarti keinginan memperoleh kekayaan di wilayah-wilayah baru yang ditemukan. Glory<em>&nbsp;</em>diartikan sebagai kejayaan atau untuk menguasai wilayah yang didatangi dan dijadikan sebagai koloni. Gospel<em>&nbsp;</em>merupakan misi menyebarkan ajaran Nasrani (Kristen Katolik dan Kristen Protestan).</p><p><br/></p><p>Opini : </p><p>menurut saya, perjalanan samudra bangsa Barat di abad ke-15 ini membawa dampak besar bagi Nusantara. Awalnya mereka datang untuk mencari rempah-rempah yang harganya sangat tinggi di Eropa. Jatuhnya Konstantinopel dan ditutupnya jalur darat oleh Turki Usmani bikin bangsa Eropa cari jalan laut / jalur lain. Dengan teknologi navigasi yang maju, mereka bisa sampai ke Asia Tenggara / Indonesia. Akibatnya, kolonialisme dan imperialisme lahir. Bangsa Eropa seperti Portugis, Spanyol, dan Belanda saling berebut kekuasaan, menciptakan ketidakstabilan politik dan ekonomi di Nusantara. Warisan Kolonialisme ini masih terasa sampai sekarang, menunjukkan dampak besar dari ambisi mereka.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-07-25 08:02:34 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/endangsolihati54/c5925ou93w0wklmr/wish/3061075973</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/endangsolihati54/c5925ou93w0wklmr/wish/3061076616</link>
         <description><![CDATA[<p>Herza sani abdul malik</p><p>11C</p><p><br/></p><p><br/></p><p>1.Tahun 1512, armada laut Portugis sampai ke Malaka. Portugis tiba di Kepulauan Nusantara dengan membawa serta 1.200 orang dan 17 atau 18 buah kapal. Ini merupakan awal mula kedatangan bangsa Eropa ke Indonesia.</p><p><br/></p><p>2.Rempah-rempah adalah bahan baku yang berharga di Eropa. Bangsa Eropa menjadikan rempah sebagai bahan baku obat, parfum, makanan, dan yang terpenting adalah pengawet makanan.</p><p><br/></p><p>3.Perang Salib merupakan perang yang melibatkan masyarakat dari Eropa melawan Turki Seljuk dan orang Arab. Perang ini berlangsung selama 200 tahun dan terbagi menjadi 7 periode.</p><p><br/></p><p>4.Tahun 1453, Khalifah Utsmaniyah yang berpusat di Turki berhasil menguasai Konstantinopel. Kota ini sebelumnya termasuk wilayah kekuasan Kerajaan Romawi-Byzantium. Perebutan Konstantinopel ini dipimpin oleh Raja Turki, Sultan Muhammad II.</p><p><br/></p><p>5.Rempah-rempah menjadi alasan utama Portugis menyambangi Nusantara. Capaian Portugis ini kemudian diikuti oleh kerajaan tetangga, Spanyol.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-07-25 08:03:40 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/endangsolihati54/c5925ou93w0wklmr/wish/3061076616</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Fakhri Naufal Nugraha XI C</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/endangsolihati54/c5925ou93w0wklmr/wish/3061077555</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>- Sejarah mencatat, bangsa Barat menjelajah ke belahan bumi lain sejak abad ke-15 Masehi, termasuk sampai ke Nusantara atau Indonesia.</p><p>- Portugis menjadi bangsa Eropa pertama yang berlayar hingga ke Kepulauan Nusantara. Alfonso de Albuqueque memimpin sekitar 18 kapal yang mengangkut 1.200 orang.</p><p>- Rombongan Portugis ini menaklukkan Malaka pada 1511, lalu menyasar pada Maluku pada 1512. </p><p>- Rempah-rempah menjadi alasan utama Portugis menyambangi Nusantara. Capaian Portugis ini kemudian diikuti oleh kerajaan tetangga, Spanyol.</p><p>- Rempah-rempah adalah bahan baku yang berharga di Eropa. Bangsa Eropa menjadikan rempah sebagai bahan baku obat, parfum, makanan, dan yang terpenting adalah pengawet makanan.</p></li><li><p>Bangsa luar menjelajah lewat laut sehingga ketemu dengan beberapa negara di Maluku untuk mencari rempah-rempah. </p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-07-25 08:05:28 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/endangsolihati54/c5925ou93w0wklmr/wish/3061077555</guid>
      </item>
      <item>
         <title>nama: Jeremia rizky manalu kelas:11c</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/endangsolihati54/c5925ou93w0wklmr/wish/3061079194</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>                                      </p><ul><li><p>TERJADI NYA PERANG SALIB.  </p></li></ul><p>Perang ini disebut Perang Salib oleh orang Kristen, dan Perang Suci oleh kaum Muslim. Perang Salib disebabkan karena perebutan Kota Yerusalem.</p><p>Perang yang berlarut-larut ini membuat jalur perdagangan Asia-Eropa menjadi terputus. Perang ini juga berdampak pada habisnya kekayaan bangsa Eropa karena dialokasikan untuk peperangan.</p><ul><li><p>JATUHNYA KONSTANTINOPEL</p></li></ul><p>Setelah Konstantinopel diduduki Turki Usmani, jalur perdagangan darat Asia-Eropa terputus. Hal tersebut dikarenakan Turki Usmani melarang orang-orang Eropa melewati Konstantinopel.</p><ul><li><p>MENCARI KEPULAUAN REMPAH REMPAH</p><p>Orang-orang Eropa kala itu mesti menyembelih semua ternaknya. Jika tidak, ternak akan mati karena suhu dingin. Daging hasil ternak tersebut mesti diawetkan, namun bahan pengawet makanan waktu itu adalah rempah.</p></li><li><p>BANGSA EROPA DATANG KE NUSANTARA</p><p>Tahun 1512, armada laut Portugis sampai ke Malaka. Portugis tiba di Kepulauan Nusantara dengan membawa serta 1.200 orang dan 17 atau 18 buah kapal. Ini merupakan awal mula kedatangan bangsa Eropa ke Indonesia.</p></li><li><p>PERKEMBANGAN TEKNOLOGI &amp; SAINS</p></li></ul></li></ol><p>Pada masa-masa itu, muncul teori heliosentrisme yang diperkenalkan oleh Nicolas Copernicus dan Galileo Galilei. Pembuktian-pembuktian bahwa bumi berbentuk bulat, dan mempunyai orbit yang mengelilingi matahari dapat dilakukan setelah ilmu astronomi ditemukan dan berkembang.</p><p><br/></p><p><br/></p><p>2.opini saya penjelajahan samudera menyebabkan meningkatnya peradaban manusia, dan ideologi2 baru, dan membawa dunia ke era baru yang kaya akan ilmu pengetahuan, menyebabkan globalisasi, meskipun penjajahan itu tidak manusiawi tapi kalau Nusantara tidak terjajah maka bangsa Indonesia tidak akan pernah ada</p><ol><li><p><br/></p><p><br/></p></li></ol><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-07-25 08:08:26 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/endangsolihati54/c5925ou93w0wklmr/wish/3061079194</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Mochamad Raditya Pratama  11.C</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/endangsolihati54/c5925ou93w0wklmr/wish/3061079507</link>
         <description><![CDATA[<p>•Sejarah mencatat, bangsa Barat menjelajah ke belahan bumi lain sejak abad ke-15 Masehi, termasuk sampai ke Nusantara atau Indonesia. </p><p>•Portugis menjadi bangsa Eropa pertama yang berlayar hingga ke Kepulauan Nusantara. Alfonso de Albuqueque memimpin sekitar 18 kapal yang mengangkut 1.200 orang. Rombongan Portugis ini menaklukkan Malaka pada 1511, lalu menyasar Maluku pada 1512. Dari sini, sejarah kolonialisasi di Indonesia bermula.</p><p>•Rempah-rempah menjadi alasan utama Portugis menyambangi Nusantara. Capaian Portugis ini kemudian diikuti oleh kerajaan tetangga, Spanyol.</p><p>•Tak hanya Spanyol dan Portugis, penjelajahan samudera yang menjelma menjadi kolonialisme dan imperalisme itu nantinya juga diikuti oleh bangsa-bangsa Eropa lainnya, termasuk Belanda, Perancis, Inggris, Italia, Belgia, hingga Jerman.</p><p>•Laut menjadi jalan yang ditempuh bangsa Barat untuk menemukan rempah. Portugis dan Spanyol menjadi yang pertama melakukan penjelajahan. Mereka akhirnya berhasil mencapai kepulauan rempah-rempah di timur jauh alias Asia Tenggara.</p><p>Tahun 1512, armada laut Portugis sampai ke Malaka. Portugis tiba di Kepulauan Nusantara dengan membawa serta 1.200 orang dan 17 atau 18 buah kapal. Ini merupakan awal mula kedatangan bangsa Eropa ke Indonesia.</p><p><br/></p><p>Opini saya : eksplorasi samudra memberikan kontribusi penting terhadap pengetahuan manusia, perdagangan global, dan pertukaran budaya dampak terhadap dunia juga sangat kompleks, eksplorasi oleh bangsa barat seperti spanyol, Portugis, Belanda dan Inggris membuka penemuan baru, perdagangan lintas benua dan pengembangan teknologi navigasi ini membawakan kemajuan signifikan dalam ilmu pengetahuan dan budaya.</p><p>Dalam penjelajahan samudra bangsa eropa sangat berpegang erat dan berkaitan dengan rempah rempah, bagi bangsa eropa rempah rempah sangat berharga karna rempah rempah bisa di jadikan sebagai bahan baku seperti obat obatan, makanan, farfum dan sebagainya.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-07-25 08:09:00 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/endangsolihati54/c5925ou93w0wklmr/wish/3061079507</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Mohamad reza XI C</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/endangsolihati54/c5925ou93w0wklmr/wish/3061079873</link>
         <description><![CDATA[<p>•Rempah-rempah menjadi alasan utama Portugis menyambangi Nusantara. Capaian Portugis ini kemudian</p><p>•Di Maluku, Portugis dan Spanyol terlibat konflik. Portugis bersekutu dengan Kerajaan Ternate melawan Spanyol yang merangkul Kerajaan Tidore. diikuti oleh kerajaan tetangga, Spanyol.</p><p>•Laut menjadi jalan yang ditempuh bangsa Barat untuk menemukan rempah. Portugis dan Spanyol menjadi yang pertama melakukan penjelajahan. Mereka akhirnya berhasil mencapai kepulauan rempah-rempah di timur jauh alias Asia Tenggara.</p><p>•Perang Salib merupakan perang yang melibatkan masyarakat dari Eropa melawan Turki Seljuk dan orang Arab. Perang ini berlangsung selama 200 tahun dan terbagi menjadi 7 periode. </p><p>•Tahun 1453, Khalifah Utsmaniyah yang berpusat di Turki berhasil menguasai Konstantinopel. Kota ini sebelumnya termasuk wilayah kekuasan Kerajaan Romawi-Byzantium. Perebutan Konstantinopel ini dipimpin oleh Raja Turki, Sultan Muhammad II.</p><p>Opini</p><p>perjalanan orang barat yang mencari rempah-rempah,karna menurut mereka rempah rempah adalah emas,karena selain untuk bumbu makanan serta bisa mengawetkan makanan yang mereka bisa simpan saat keadaan cuaca dingin.perang salib adalah perang yang terjadi antara orang beragama kristen dan oleh orang beragama islam.bagi orang kristen menyebut perang salib dan bagi orang islam menyebut perang suci.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-07-25 08:09:34 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/endangsolihati54/c5925ou93w0wklmr/wish/3061079873</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Airin Riani 11C </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/endangsolihati54/c5925ou93w0wklmr/wish/3061081086</link>
         <description><![CDATA[<p>5 Fakta</p><p>•Portugis menjadi bangsa Eropa pertama yang berlayar hingga ke Kepulauan Nusantara. Alfonso de Albuqueque memimpin sekitar 18 kapal yang mengangkut 1.200 orang. Rombongan Portugis ini menaklukkan Malaka pada 1511, lalu menyasar Maluku pada 1512.</p><p>•latar belakang bangsa eropa bangsa eropa melakukan penjelajahan samudera salah satu penyebab utamanya adalah jatuh nyaa konstantinopel pada 1453, dari Kekaisaran Bizantium atau Romawi Timur ke Kesultanan Turki Usmani di bawah pimpinan Sultan Mehmed II.</p><p>•Tahun 1512, armada laut Portugis sampai ke Malaka. Portugis tiba di Kepulauan Nusantara dengan membawa serta 1.200 orang dan 17 atau 18 buah kapal. Ini merupakan awal mula kedatangan bangsa Eropa ke Indonesia.</p><p>•M. C. Ricklefs dalam Sejarah Indonesia Modern 1200-2004 (2007) menyebutkan, alasan terbesar kedatangan bangsa Eropa ke Indonesia atau Nusantara adalah demi rempah-rempah.</p><p>•Tahun 1453, Khalifah Utsmaniyah yang berpusat di Turki berhasil menguasai Konstantinopel. Kota ini sebelumnya termasuk wilayah kekuasan Kerajaan Romawi-Byzantium. Perebutan Konstantinopel ini dipimpin oleh Raja Turki, Sultan Muhammad II.</p><p><br/></p><p>Opini </p><p>Menurut saya Latar belakang kedatangan bangsa barat ke Indonesia berkaitan erat dengan rempah-rempah . Bangsa Eropa mencoba mencari rempah-rempah langsung ke sumbernya setelah Konstantinopel jatuh ke tangan Kekaisaran Turki Usmani.</p><p>Konstantinopel merupakan Ibu Kota Romawi Timur, sebuah kota pelabuhan yang menjadi transit perdagangan antara Asia dan Eropa. Letaknya yang strategis dalam urusan perdagangan membuat banyak pihak ingin menguasai Konstantinopel, termasuk Kekaisaran Turki Usmani atau Ottoman.</p><p>Keinginan itu akhirnya terwujud. Pada 1453, Sultan Usmani Muhammad II yang bergelar Al-Fatih mampu merebut Konstantinopel dari tangan Romawi. Nama Konstantinopel kemudian diganti menjadi Istanbul.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-07-25 08:11:37 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/endangsolihati54/c5925ou93w0wklmr/wish/3061081086</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nama: Muhamad Alief Rievan Ruhaniyah Kls: 11 C</title>
         <author>MuhamadAlief</author>
         <link>https://padlet.com/endangsolihati54/c5925ou93w0wklmr/wish/3061081395</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>5 Fakta penting dari artikel</strong></p><p>1. penjelajahan samudera yang menjelma menjadi kolonialisme dan imperalisme itu juga diikuti oleh bangsa-bangsa Eropa lainnya, termasuk Belanda, Perancis, Inggris, Italia, Belgia, hingga Jerman.</p><p>2. Tahun 1512, armada laut Portugis sampai ke Malaka. Portugis tiba di Kepulauan Nusantara dengan membawa serta 1.200 orang dan 17 atau 18 buah kapal. Ini merupakan awal mula kedatangan bangsa Eropa ke Indonesia.</p><p>3. Rempah-rempah adalah bahan baku yang berharga di Eropa. Bangsa Eropa menjadikan rempah sebagai bahan baku obat, parfum, makanan, dan yang terpenting adalah pengawet makanan.</p><p>4. Teknologi dan pengetahuan membuat pencarian tempat penghasil rempah-rempah dapat dilakukan melalui laut, tidak melalui darat yang sudah terputus karena jatuhnya Konstantinopel.</p><p>5. penjelajahan samudera yang dilakukan bangsa-bangsa Eropa disertai semangat 3G, yakni gold (kekayaan), glory (kejayaan), dan gospel (menyebarkan agama Nasrani).</p><p><br/></p><p><strong>Opini:</strong></p><p>Menurut saya Perjalanan samudra bangsa Barat pada masa penjelajahan samudra merupakan tonggak sejarah yang signifikan, tidak hanya mengubah peta dunia secara geografis, tetapi juga memicu dinamika kekuasaan global yang mendominasi selama berabad-abad. Keinginan akan rempah-rempah, emas, dan jalur perdagangan baru mendorong bangsa-bangsa Eropa untuk menjelajahi samudra yang luas. Bangsa eropa membuat dampak terhadap perjalanan samudra  Bangsa eropa menyebabkan dampak Kolonialisme dan Imperialisme: Perjalanan samudra menjadi landasan bagi penjajahan bangsa-bangsa Barat terhadap benua lain. Mereka mengklaim wilayah, mengeksploitasi sumber daya alam, dan memaksakan budaya serta sistem politik mereka.</p><p>Perbudakan: Perdagangan budak transatlantik merupakan salah satu dampak paling mengerikan dari perjalanan samudra. Jutaan orang Afrika dipaksa menjadi budak dan dibawa ke Amerika untuk bekerja di perkebunan.</p><p>Konflik dan Perang: Perebutan wilayah dan kekuasaan di antara bangsa-bangsa Eropa memicu konflik dan perang yang berkepanjangan</p><p><br/></p><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-07-25 08:12:13 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/endangsolihati54/c5925ou93w0wklmr/wish/3061081395</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nafisa Madara Arundaya </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/endangsolihati54/c5925ou93w0wklmr/wish/3061081496</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>- etelah Konstantinopel dikuasi Turki Usmani pada 1453, mengakibatkan ada meningkatnya permintaan barang, terutama rempah-rempah yang merupakan komoditas mahal di Eropa, meningkat. Hal ini memaksa bangsa-bangsa Eropa mencari jalur-jalur pedagangan lain selain Konstantinopel.</p></li></ol><ul><li><p>Bangsa Portugis merupakan bangsa pertama yang datang ke Nusantara, tepatnya pada 1512.</p></li><li><p>Tahun 1453, Khalifah Utsmaniyah yang berpusat di Turki berhasil menguasai Konstantinopel. Kota ini sebelumnya termasuk wilayah kekuasan Kerajaan Romawi-Byzantium. Perebutan Konstantinopel ini dipimpin oleh Raja Turki, Sultan Muhammad II.</p></li><li><p>Selain mencari rempah-rempah, kedatangan Belanda juga ternyata untuk memonopoli nya.</p></li><li><p>Perang Salib yang terjadi pada 1095 merupakan perang yang melibatkan masyarakat dari Eropa melawan Turki Seljuk dan orang Arab. Perang ini berlangsung selama 200 tahun dan terbagi menjadi 7 periode.</p></li></ul><ol start="2"><li><p>Menurut ku, aksi para bangsa Barat memainkan peran penting dalam munculnya kolonialisme- imperialisme Barat dengan menjadi tokoh berserjarah dalam perdagangan, kemajuan teknologi, dan menjadi suatu bangsa penjelajah.</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-07-25 08:12:27 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/endangsolihati54/c5925ou93w0wklmr/wish/3061081496</guid>
      </item>
      <item>
         <title>cinta putri ariska kelas 11 C</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/endangsolihati54/c5925ou93w0wklmr/wish/3061082612</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>fakta</p></li></ol><p>• tahun 1512, armada laut Portugis sampai ke malaka. portugis tiba di kepulauan nusantara dengan membawa serta 1.200 orang dan 17 atau 18 buah kapal. ini merupakan awal mula kedatangan bangsa eropa ke indonesia.</p><p> • perang salib merupakan perang yang        melibatkan masyarakat dari eropa melawan turki seljuk dan orang Arab. perang ini berlangsung selama 200 tahun dan terbagi menjadi 7 periode.</p><p>• M. C. Ricklefs dalam sejarah indonesia modern 1200-2004 (2007) menyebutkan, alasan terbesar kedatangan bangsa Eropa ke indonesia atau nusantara adalah demi rempah-rempah.</p><p>• penjelajahan samudera yang dilakukan bangsa-bangsa eropa disertai semangat 3G, yakni gold (kekayaan), glory (kejayaan), dan gospel (menyebarkan agama Nasrani).</p><p>• setelah kekalahan di perang salib, perkembangan teknologi dan sains di eropa justru berkembang pesat seiring berakhirnya fase abad gelap dan digantikan dengan renaisans alias abad pencerahan sejak abad ke-15 m.</p><p><br/></p><ol start="2"><li><p>opini</p></li></ol><p>Rempah-rempah menjadi alasan utama Portugis menyambangi Nusantara. Capaian Portugis ini kemudian diikuti oleh kerajaan tetangga, Spanyol. Di Maluku, Portugis dan Spanyol terlibat konflik. Portugis bersekutu dengan Kerajaan Ternate melawan Spanyol yang merangkul Kerajaan Tidore. Tak hanya Spanyol dan Portugis, penjelajahan samudera yang menjelma menjadi kolonialisme dan imperalisme itu nantinya juga diikuti oleh bangsa-bangsa Eropa lainnya, termasuk Belanda, Perancis, Inggris, Italia, Belgia, hingga Jerman. Laut menjadi jalan yang ditempuh bangsa Barat untuk menemukan rempah. Portugis dan Spanyol menjadi yang pertama melakukan penjelajahan. Spanyol datang ke Nusantara setelah Portugis, Belanda pun demikian. Bahkan, belanda memiliki pengaruh yang jauh lebih dalam ketimbang dua bangsa Eropa sebelumnya karena penjajahan yang terjadi kemudian dan berlangsung amat lama.</p><p>&nbsp;</p><p>&nbsp;</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-07-25 08:14:36 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/endangsolihati54/c5925ou93w0wklmr/wish/3061082612</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Sheina Alifa Putri || XI.C</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/endangsolihati54/c5925ou93w0wklmr/wish/3061084092</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>•bangsa Barat menjelajah ke belahan bumi lain sejak abad ke-15 Masehi</p><p>•Rempah-rempah menjadi alasan utama Portugis menyambangi Nusantara.</p><p>•penyebab utamanya melakukan penjelajahan adalah jatuhnya Konstatinopel pada 1453, dari Kekaisaran Bizantium atau Romawi Timur ke Kesultanan Turki Usmani di bawah pimpinan Sultan Mehmed II.</p><p>•Putusnya jalur perdagangan Asia-Eropa mendorong kerajaan-kerajaan di Eropa untuk mencari jalur perdagangan baru.</p><p>•Laut menjadi jalan yang ditempuh bangsa Barat untuk menemukan rempah.</p></li><li><p>Latar Belakang : </p><p>•Faktor Utama yakni prinsip Gold (adanya prospek ekonomi di Dunia Timur serta keinginan untuk berdagang secara langsung dengan Dunia Timur) yang berkembang akibat bangsa-bangsa Barat seperti Portugis belajar bahwa berdagang secara langsung dengan Dunia Timur juga berkembangnya paham merkantilisme di Eropa.</p><p>•Kisah sukses perjalanan Marcoplo ke Cina pada tahun 1271-1292.</p><p>•Jatuhnya Kota Konstantinopel ke tangan bangsa Turki Utsmani pada tahun 1453.</p><p>•Adanya penemuan-penemuan baru seperti kompas dan teknik pembuatan kapal.</p><p>•Munculnya teori Copernicus dan Galileo yang menyatakan bahwa bumi berbentuk bulat. </p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-07-25 08:17:06 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/endangsolihati54/c5925ou93w0wklmr/wish/3061084092</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Sofi alfiyya XI.C</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/endangsolihati54/c5925ou93w0wklmr/wish/3061084825</link>
         <description><![CDATA[<p><br/></p><p>1.Rempah-rempah menjadi alasan utama Portugis menyambangi Nusantara</p><p>2.Portugis bersekutu dengan Kerajaan Ternate melawan Spanyol yang merangkul Kerajaan Tidore.</p><p>3.Putusnya jalur perdagangan Asia-Eropa mendorong kerajaan-kerajaan di Eropa untuk mencari jalur perdagangan baru. </p><p>4.Tahun 1512, armada laut Portugis sampai ke Malaka. Portugis tiba di Kepulauan Nusantara dengan membawa serta 1.200 orang dan 17 atau 18 buah kapal.</p><p>5.Setelah kekalahan di Perang Salib, perkembangan teknologi dan sains di Eropa justru berkembang pesat seiring berakhirnya fase Abad Gelap dan digantikan dengan Renaisans alias Abad Pencerahan sejak abad ke-15 M.</p><p><br/></p><p>OPINI</p><p>Penjelajahan samudera oleh bangsa Barat pada abad ke-15 hingga ke-17, didorong oleh motif ekonomi, politik, dan agama, membuka era kolonialisme dan imperialisme. Motivasi utama mencari rempah-rempah dengan jalur laut berubah menjadi dominasi dan eksploitasi wilayah baru. Nusantara, termasuk Indonesia, menjadi salah satu target utama. Meskipun penjelajahan membawa transfer teknologi dan ilmu pengetahuan, dampak negatif kolonialisme seperti eksploitasi, pemaksaan budaya, dan penindasan sangat dirasakan oleh masyarakat yang dijajah. Menurut saya, Sejarah ini mengingatkan pentingnya menghormati kedaulatan hak asasi manusia </p><p><br/></p><p><br/></p><p><br/></p><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-07-25 08:18:39 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/endangsolihati54/c5925ou93w0wklmr/wish/3061084825</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nama:Andriana jibryl                            kelas:XIC</title>
         <author>andrianajibryl73</author>
         <link>https://padlet.com/endangsolihati54/c5925ou93w0wklmr/wish/3061086153</link>
         <description><![CDATA[<p>5 fakta artikel dan opini</p><ol><li><p>Putusnya jalur perdagangan Asia-Eropa mendorong kerajaan-kerajaan di Eropa untuk mencari jalur perdagangan baru. Kali ini tak lewat darat yang sudah dikuasai Turki Usmani tertutup, sedang mencari jalur lain lebih sulit dan berbahaya. Maka, dicobalah menelusuri surga rempah-rempah lewat pelayaran.</p><p>Laut menjadi jalan yang ditempuh bangsa Barat untuk menemukan rempah. Portugis dan Spanyol menjadi yang pertama melakukan penjelajahan. Mereka akhirnya berhasil mencapai kepulauan rempah-rempah di timur jauh alias Asia Tenggara</p></li><li><p> Perang Salib merupakan perang yang melibatkan masyarakat dari Eropa melawan Turki Seljuk dan orang Arab. Perang ini berlangsung selama 200 tahun dan terbagi menjadi 7 periode.</p><p>Perang ini disebut Perang Salib oleh orang Kristen, dan Perang Suci oleh kaum Muslim. Perang Salib disebabkan karena perebutan Kota Yerusalem.</p><p>Perang yang berlarut-larut ini membuat jalur perdagangan Asia-Eropa menjadi terputus. Perang ini juga berdampak pada habisnya kekayaan bangsa Eropa karena dialokasikan untuk </p></li><li><p>M. C. Ricklefs dalam Sejarah Indonesia Modern 1200-2004 (2007) menyebutkan, alasan terbesar kedatangan bangsa Eropa ke Indonesia atau Nusantara adalah demi rempah-rempah.Orang-orang Eropa kala itu mesti menyembelih semua ternaknya. Jika tidak, ternak akan mati karena suhu dingin. Daging hasil ternak tersebut mesti diawetkan, namun bahan pengawet makanan waktu itu adalah rempah.</p></li></ol><p>Terputusnya jalur perdagangan karena Konstantinopel jatuh ke tangan Turki Usmani membuat Bangsa Eropa tergerak untuk mencari jalur perdagangan rempah sendiri.</p><p><br></p><p>Selain India, Kepulauan Nusantara waktu itu sudah terkenal sebagai penghasil rempah. Pala, lada, dan terutama cengkeh adalah komoditas bernilai sangat mahal.</p><ol start="4"><li><p>Setelah kekalahan di Perang Salib, perkembangan teknologi dan sains di Eropa justru berkembang pesat seiring berakhirnya fase Abad Gelap dan digantikan dengan Renaisans alias Abad Pencerahan sejak abad ke-15 M.</p></li></ol><p><br></p><p>Selain itu, kekalahan Perang Salib membuat bangsa-bangsa Eropa menyadari kekurangan mereka dalam hal teknologi dan ilmu pengetahuan.</p><p><br></p><p>Pada masa-masa itu, muncul teori heliosentrisme yang diperkenalkan oleh Nicolas Copernicus dan Galileo Galilei. Pembuktian-pembuktian bahwa bumi berbentuk bulat, dan mempunyai orbit yang mengelilingi matahari dapat dilakukan setelah ilmu astronomi ditemukan dan berkembangJatuhnya Konstantinopel</p><ol start="5"><li><p>Tahun 1453, Khalifah Utsmaniyah yang berpusat di Turki berhasil menguasai Konstantinopel. Kota ini sebelumnya termasuk wilayah kekuasan Kerajaan Romawi-Byzantium. Perebutan Konstantinopel ini dipimpin oleh Raja Turki, Sultan Muhammad II.</p></li></ol><p>Konstantinopel, sejak lama merupakan kota yang diperebutkan, bukan hanya karena sejarah kejayaannya, namun juga karena kota ini merupakan salah satu titik penting dalam jalur perdagangan darat yang menyambungkan Eropa dengan Asia.</p><p><br></p><p>Setelah Konstantinopel diduduki Turki Usmani, jalur perdagangan darat Asia-Eropa terputus. Hal tersebut dikarenakan Turki Usmani melarang orang-orang Eropa melewati Konstantinopel.</p><p><br></p><p>Di sisi lain, permintaan barang, terutama rempah-rempah yang merupakan komoditas mahal di Eropa, meningkat. Hal ini memaksa bangsa-bangsa Eropa mencari jalur-jalur pedagangan lain selain Konstantinopel.</p><p><br></p><ol start="2"><li><p>opini</p></li></ol><p>Rempah-rempah menjadi alasan utama Portugis menyambangi Nusantara. Capaian Portugis ini kemudian diikuti oleh kerajaan tetangga, Spanyol. Di Maluku, Portugis dan Spanyol terlibat konflik. Portugis bersekutu dengan Kerajaan Ternate melawan Spanyol yang merangkul Kerajaan Tidore. Tak hanya Spanyol dan Portugis, penjelajahan samudera yang menjelma menjadi kolonialisme dan imperalisme itu nantinya juga diikuti oleh bangsa-bangsa Eropa lainnya, termasuk Belanda, Perancis, Inggris, Italia, Belgia, hingga Jerman. Laut menjadi jalan yang ditempuh bangsa Barat untuk menemukan rempah. Portugis dan Spanyol menjadi yang pertama melakukan penjelajahan. Spanyol datang ke Nusantara setelah Portugis, Belanda pun demikian. Bahkan, belanda memiliki pengaruh yang jauh lebih dalam ketimbang dua bangsa Eropa sebelumnya karena penjajahan yang terjadi kemudian dan berlangsung amat lama.</p><p>&nbsp;</p><p><br></p><p><br></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-07-25 08:20:57 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/endangsolihati54/c5925ou93w0wklmr/wish/3061086153</guid>
      </item>
      <item>
         <title>kalila janezua putri piliang XI.C</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/endangsolihati54/c5925ou93w0wklmr/wish/3061086688</link>
         <description><![CDATA[<p>1.fakta&nbsp;penting tentang artikel</p><p><br/></p><p>A. Setelah Konstantinopel diduduki Turki Usmani, jalur perdagangan darat Asia-Eropa terputus. Hal tersebut dikarenakan Turki Usmani melarang orang-orang Eropa melewati Konstantinopel.</p><p>B. rempah rempah merupakan tujuan bangsa eropa datang ke indonesia</p><p>untuk mendapatkan rempah rempah yang sangat berharga di portugis</p><p>C. Portugis menjadi bangsa Eropa pertama yang berlayar hingga ke Kepulauan Nusantara. Alfonso de Albuqueque memimpin sekitar 18 kapal yang mengangkut 1.200 orang.</p><p>D. Perang Salib disebabkan karena perebutan Kota Yerusalem.&nbsp;</p><p>Perang ini juga berdampak pada habisnya kekayaan bangsa Eropa karena dialokasikan untuk peperangan.</p><p>E.Orang-orang Eropa kala itu mesti menyembelih semua ternaknya. Jika tidak, ternak akan mati karena suhu dingin. Daging hasil ternak tersebut mesti diawetkan, namun bahan pengawet makanan waktu itu adalah rempah.</p><p><br/></p><p>2.opini</p><p>Portugis menjadi bangsa Eropa pertama yang berlayar hingga ke Kepulauan Nusantara. Alfonso de Albuqueque memimpin sekitar 18 kapal yang mengangkut 1.200 orang. Rombongan Portugis ini menaklukkan Malaka pada 1511, lalu menyasar Maluku pada 1512. Dari sini, sejarah kolonialisasi di Indonesia bermula.&nbsp;Rempah-rempah menjadi alasan utama Portugis menyambangi Nusantara. Capaian Portugis ini kemudian diikuti oleh kerajaan tetangga, Spanyol.&nbsp;Di Maluku, Portugis dan Spanyol terlibat konflik. Portugis bersekutu dengan Kerajaan Ternate melawan Spanyol yang merangkul Kerajaan Tidore.Tak hanya Spanyol dan Portugis, penjelajahan samudera yang menjelma menjadi kolonialisme dan imperalisme itu nantinya juga diikuti oleh bangsa-bangsa Eropa lainnya, termasuk Belanda, Perancis, Inggris, Italia, Belgia, hingga Jerman. penyebab utamanya adalah jatuhnya Konstatinopel pada 1453, dari Kekaisaran Bizantium atau Romawi Timur ke Kesultanan Turki Usmani di bawah pimpinan Sultan Mehmed II.</p><p><br></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-07-25 08:21:40 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/endangsolihati54/c5925ou93w0wklmr/wish/3061086688</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Davina maharani 11C</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/endangsolihati54/c5925ou93w0wklmr/wish/3061089241</link>
         <description><![CDATA[<p><br/></p><p>1.•Sejarah mencatat, bangsa Barat menjelajah ke belahan bumi lain sejak abad ke-15 Masehi.Portugis menjadi bangsa Eropa pertama yang berlayar hingga ke Kepulauan Nusantara. Alfonso de Albuqueque memimpin sekitar 18 kapal yang mengangkut 1.200 orang. Rombongan Portugis ini menaklukkan Malaka pada 1511, lalu menyasar Maluku pada 1512. Dari sini, sejarah kolonialisasi di Indonesia bermula.</p><p>2.Teknologi dan pengetahuan membuat pencarian tempat penghasil rempah-rempah dapat dilakukan melalui laut, tidak melalui darat yang sudah terputus karena jatuhnya Konstantinopel.</p><p>3.Jatuhnya Konstantinopel</p><p>Tahun 1453, Khalifah Utsmaniyah yang berpusat di Turki berhasil menguasai Konstantinopel. Kota ini sebelumnya termasuk wilayah kekuasan Kerajaan Romawi-Byzantium. Perebutan Konstantinopel ini dipimpin oleh Raja Turki, Sultan Muhammad II.</p><p>Penaklukan Konstantinopel (sekarang Istanbul) menjadi salah satu tonggak peristiwa penting yang mengubah sejarah peradaban manusia.</p><p>4.Perang salib</p><p>Perang Salib merupakan perang yang melibatkan masyarakat dari Eropa melawan Turki Seljuk dan orang Arab. Perang ini berlangsung selama 200 tahun dan terbagi menjadi 7 periode.</p><p>Perang yang berlarut-larut ini membuat jalur perdagangan Asia-Eropa menjadi terputus. Perang ini juga berdampak pada habisnya kekayaan bangsa Eropa karena dialokasikan untuk peperangan.</p><p>5.Rempah-rempah menjadi </p><p> alasan utama Portugis menyambangi Nusantara.</p><p>M. C. Ricklefs dalam Sejarah Indonesia Modern 1200-2004 (2007) menyebutkan, alasan terbesar kedatangan bangsa Eropa ke Indonesia atau Nusantara adalah demi rempah-rempah.</p><p>2.Opini tentang perjalanan samudera bangsa barat dan lahirnya kolonialisme-emperialisme:</p><p>Menurut saya</p><p>menurut saya perjalanan awal bangsa barat ke nusantara itu adalah bangsa portugis yang di pimpin oleh Alfonso de Albuqueque memimpin sekitar 18 kapal yang mengangkut 1.200 orang. Rombongan Portugis ini menaklukkan Malaka pada 1511, lalu menyasar Maluku pada 1512. lalu di lanjutkan dengan spanyol lalu di maluku spanyol dan Portugis terlibat konflik Tak hanya Spanyol dan Portugis, penjelajahan samudera yang menjelma menjadi kolonialisme dan imperalisme itu nantinya juga diikuti oleh bangsa- bangsa eropa lainnya, termasuk negara Belanda.</p><p><br/></p><p>maaf ibu baru ke kirim tadi jaringannya keputus terus🙏😭</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-07-25 08:26:06 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/endangsolihati54/c5925ou93w0wklmr/wish/3061089241</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Muhammad Fadhil Ramdhani XI.C</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/endangsolihati54/c5925ou93w0wklmr/wish/3061089674</link>
         <description><![CDATA[<p><strong>Fakta penting</strong> </p><p>1. Perang Salib atau Perang Suci yang menyebabkan jalur perdagangan Asia-Eropa menjadi terputus dan habisnya kekayaan bangsa Eropa karena dialokasikan untuk peperangan.</p><p>2. Khalifah Utsmaniyah yang berhasil menguasai konstantinopel lalu melarang orang-orang Eropa melewati Konstantinopel.</p><p>3. Bangsa Eropa mencari kepulauan rempah rempah. Terputusnya jalur perdagangan karena Konstantinopel jatuh ke tangan Turki Usmani membuat Bangsa Eropa tergerak untuk mencari jalur perdagangan rempah sendiri yang akhirnya sampai ke Nusantara </p><p>4. Perkembangan teknologi dan sains kekalahan Perang Salib membuat bangsa-bangsa Eropa menyadari kekurangan mereka dalam hal teknologi dan ilmu pengetahuan.</p><p>5. Portugis menjadi bangsa Eropa pertama yang berlayar hingga ke Kepulauan Nusantara. Rombongan Portugis menaklukkan Malaka pada 1511, lalu menyasar Maluku pada 1512. Dari sini, sejarah kolonialisasi di Indonesia bermula.</p><p><br/></p><p><strong>Opini</strong> </p><p>Perjalanan samudera bangsa Barat dan lahirnya kolonialisme-imperialisme merupakan hal yang sangat erat. Eksplorasi laut membuat mereka menemukan rute perdagangan baru dan eksploitasi sumber daya alam di berbagai belahan dunia. Hal ini memungkinkan bangsa bangsa Eropa untuk mendominasi perdagangan dunia, mengendalikan jalur perdagangan utama, dan mendirikan koloni-koloni di daerah lain. </p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-07-25 08:27:10 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/endangsolihati54/c5925ou93w0wklmr/wish/3061089674</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
