<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>Pertanyaan Refleksi Awal Modul 5 by Puji Astuti</title>
      <link>https://padlet.com/pujiastuti221/c4wt55zqy2e0gjev</link>
      <description></description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2025-07-23 06:24:00 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2025-08-14 05:32:17 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url></url>
      </image>
      <item>
         <title>Jawablah pertanyaan berikut</title>
         <author>pujiastuti221</author>
         <link>https://padlet.com/pujiastuti221/c4wt55zqy2e0gjev/wish/3526750893</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Bagaimana kita biasanya merencanakan pembelajaran di kelas ?</p></li><li><p>Prinsip apa yang kita gunakan dalam perencanaan pe,belajaran?</p></li><li><p>Apakah strategi yang kita gunakan sudah mendorong murid untuk berfikir kritis, kreatif dan mendalam?</p></li><li><p>Bagaimana kita memposisikan murid dalam proses belajar?</p></li><li><p>Tantangan apa yang sering kita hadapi dalam merancang pembelajaran yang berkesadaran, bermakna dan menggembirakan?</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-23 06:28:41 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/pujiastuti221/c4wt55zqy2e0gjev/wish/3526750893</guid>
      </item>
      <item>
         <title>SARI - Refleksi Awal</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/pujiastuti221/c4wt55zqy2e0gjev/wish/3527365066</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Biasanya merencanakan pembelajaran melihat TP dan atau ATP terlebih dahulu.</p></li><li><p>Prinsip yang paling sering saya gunakan adalah bermakna</p></li><li><p>Untuk sebagian murid sudah</p></li><li><p>Dalam beberapa pokok materi, saya menempatkan murid sebagai subjek aktif yang dapat mengeksplor materi dan pengetahuan dari berbagai sumber lainnya</p></li><li><p>Tantangan yagn sering saya hadapi adalah saat ada murid yang kurang motivasi belajar karena ada masalah di luar sekolah yang menyebabkan murid kurang engage di dalam kelas.</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-24 01:26:25 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/pujiastuti221/c4wt55zqy2e0gjev/wish/3527365066</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Ema Suryanti - Refleksi Awal</title>
         <author>emasuryanti</author>
         <link>https://padlet.com/pujiastuti221/c4wt55zqy2e0gjev/wish/3527375686</link>
         <description><![CDATA[<p>1. Membuat atau menentukan tujuan pembelajaran, membuat capaian pembelajaran, menganalisis karakteristik murid, menentukan materi pembelajaran, memilih metode dan strategi pembelajaran, menentukan media dan sumber belajar, menyusun RPP, dan membuat penilaian.</p><p><br></p><p>2. ⁠Prinsip pembelajaran yang digunakan yaitu aktif, kreatif, inovatif, efektif, berkesadaran, bermakna, menggembirakan, dan mengembangkan keterampilan bernalar kritis murid.</p><p><br></p><p>3. ⁠Bagi sebagian murid sudah efektif</p><p><br></p><p>4. ⁠memposisikan murid untuk belajar aktif dan juga sebagai subjek pembelajaran serta menjadikan murid sebagai kolaborator pembelajaran.</p><p><br></p><p>5. ⁠Adapun tantangannya yaitu keterbatasan waktu pembelajaran, keragaman murid di dalam kelas, motivasi belajar murid yang menurun, dan kemampuan murid dalam proses pembelajaran.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-24 01:35:09 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/pujiastuti221/c4wt55zqy2e0gjev/wish/3527375686</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Pudjianto</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/pujiastuti221/c4wt55zqy2e0gjev/wish/3527378108</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Perencanaan pembelajaran di kelas disesuaian dengan materi yang akan disampaikan</p></li><li><p>Prinsip yang digunakan dalam pembelajaran diusahakan memenuhi 3 prinsip pembelajaran mendalam yaitu: berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan.</p></li><li><p>Masih banyak murid yang belum terlibat secara aktif dalam pembelajaran sehingga untuk mengajak murid berpikir kritis, kreatif dan mendalam sepertinya belum sesuai harapan.</p></li><li><p>Kita memposisikan murid dalam belajar sebagai mitra dan kita sebagai fasilitator sehingga murid diharapkan lebih mudah untuk menyampaikan gagasan dan pendapatnya.</p></li><li><p>Tantangan yang dihadapi dalam pembelajaran agar memnuhi 3 prinsip PM sepertinya tidak semua materi matematika dapat diaplikasikan langsung dalam kehidupan sehari-hari sehingga unsur bermakna terkadang belum bisa berhasil secara maksimal</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-24 01:37:06 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/pujiastuti221/c4wt55zqy2e0gjev/wish/3527378108</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Ditri LS</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/pujiastuti221/c4wt55zqy2e0gjev/wish/3527378138</link>
         <description><![CDATA[<p><br></p><p>Refleksi awal modul 5</p><ol><li><p>Menentukan TP dan materi yang sesuai, memilih metode pembelajaran, menyiapkan media dan sumber belajar. Sebagai guru juga perlu memikirkan kondisi murid dan waktu.</p></li><li><p>Agar pembelajaran berjalan sesuai dengan berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan. Guru dapat merancang pembelajaran yang berpusat pada murid agar murid dapat aktif dan partisipatif, lalu menghubungkan pembelajaran dengan kehidupan nyata murid. Guru juga bisa menggunakan berbagai metode agar pembelajaran menjadi bervariasi. Kemudian guru perlu memperhatikan kebutuhan dan gaya belajar setiap muridnya.</p></li><li><p>Tergantung strategi yang digunakan. Jika pembelajaran hanya satu arah dan murid cenderung pasif, makan dikatakan belum. Namun, jika guru menggunakan strategi yang beragam seperti diskusi kelompok, proyek, debat, dan lain-lain, serta murid menjadi lebih terlibat, aktif, berpikir kritis, makan jawabannya ya, sudah.</p></li><li><p>Guru bisa menjadi fasilitator dan pembelajaran dapat berpusat pada murid, sehingga membuat murid menjadi lebih aktif. Guru mengajak murid untuk berpikir, mengeksplorasi, berpendapat, bekerja sama, dan merefleksi pembelajaran.</p></li><li><p>Tantangan yang sering dihadapi adalah terbatasnya waktu dan tuntutan administrasi, jumlah murid banyak dan beragam kebutuhan serta gaya belajarnya, fasilitas sekolah yang kurang memadai, kemampuan guru yang kurang karena belum adanya pelatihan, dan tekanan untuk mementingkan nilai dibanding proses belajar.</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-24 01:37:08 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/pujiastuti221/c4wt55zqy2e0gjev/wish/3527378138</guid>
      </item>
      <item>
         <title>atiya mustawli izzaty</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/pujiastuti221/c4wt55zqy2e0gjev/wish/3527379943</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>merencanakan pembelajaran kelas dengan melihat tujuan pembelajaran, karakteristik siswa dan materi yang akan diajarkan</p></li><li><p>prinsip yang digunakan harus bermakna, berkesadaran dan menggembirakan</p></li><li><p>strategi yang digunakan dengan melibatkan murid secara aktif, pembelajaran student centered. guru menjadi fasilitator bukan menjadi satu-satunya sumber belajar dalam kelas. problem based learning atau project based learning dapat dijadikan strategi untuk membuat murid lebih aktif dan kritis.</p></li><li><p>dalam proses pembelajaran, kita memposisikan murid sebagai kolaborator. murid bukan sebagai objek pasif yang tugasnya hanya mendengarkan tetapi murid diajak untuk menjadi pelaku utama dari sebuah proses pembelajaran.</p></li><li><p>tantangan yang dihadapi dalam merancang pembelajaran yang berkesadaran, bermakna dan menggembirakan yaitu waktu yang terbatas dan motivasi murid yang fluktuatif.</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-24 01:38:30 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/pujiastuti221/c4wt55zqy2e0gjev/wish/3527379943</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Ritha - Refleksi Awal</title>
         <author>salilaburitha</author>
         <link>https://padlet.com/pujiastuti221/c4wt55zqy2e0gjev/wish/3527379977</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Membuat konsep persebaran CP, menyusun TP, menentukan banyak pertemuan tiap TP &gt; Melihat kondisi kemampuan murid, melakukan tes asesmen diagnostik awal &gt; Membagi kelompok murid secara heterogen &gt; Mencari inspirasi aktivitas di kelas melalui buku paket, youtube, instagram</p></li><li><p>Pembelajaran berpusat pada murid, sesuai dengan TP yang diinginkan, fleksibel, efisien, kontekstual kolaboratif</p></li><li><p>Belum sepenuhnya, ada murid yang malas diajak untuk berpikir, terkadang aktivitas kurang tepat (tidak sesuai ekskpektasi)</p></li><li><p>Setiap murid unik dan memiliki kemampuan yang berbeda, murid selalu ingin bersenang-senang, fokus murid tidak lama</p></li><li><p>Tantangan yang sering saya hadapi adalah murid yang heterogen, menemukan inspirasi contoh-contoh dalam kehidupan nyata pada materi tertentu, membuat aktivitas yang sederhana namun menggembirakan karena waktu tatap muka 2JP dan 3 JP, beberapa murid yang belum memiliki semangat belajar</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-24 01:38:32 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/pujiastuti221/c4wt55zqy2e0gjev/wish/3527379977</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Soulisani Arimbi</title>
         <author>soulisani1</author>
         <link>https://padlet.com/pujiastuti221/c4wt55zqy2e0gjev/wish/3527381696</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Dimulai dengan mengetahui tujuan pembelajaran, kemudian kondisi murid, setelah itu merencanakan pembelajaran mulaindari kegiatan pendahuluan, inti, sampai penutup. Atau jika melalui pembelajaran mendalam biasanya mulai dari memahami, mengaplikasikan, merefleksi.</p></li></ol><p><br/></p><ol start="2"><li><p>Melalui 3 prinsip yaitu berkesadaran, bermakna, menggembirakan</p></li><li><p>Terkadang sudah bagi sebagian murid. Karena setiap murid-murid memiliki cara belajar dan cara berfikir yang berbeda-beda.</p></li><li><p>Murid seharusnya menjadi subjek terpusat, bukan hanya penerima informasi. Dalam beberapa kegiatan, murid dapat menjadi perencana, pelaksana, bahkan penilai pembelajaran mereka sendiri.</p></li><li><p>Tantangan yang sering dihadapi adalah perbedaan kesiapan murid; kemampuan murid yang berbeda-beda membuat perencanaan pembelajaran mendalam harus lebih kompleks. Murid terbiasa dengan pembelajaran satu arah, sehingga pasif saat diajak berpikir kritis. Kadang guru kekurangan referensi, media, atau waktu kolaborasi untuk menyusun pembelajaran bermakna.</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-24 01:39:58 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/pujiastuti221/c4wt55zqy2e0gjev/wish/3527381696</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/pujiastuti221/c4wt55zqy2e0gjev/wish/3527385232</link>
         <description><![CDATA[<p>ANGRAINI KURNIAWAN</p><ol><li><p><strong>Bagaimana kita biasanya merencanakan pembelajaran di kelas?</strong><br>Kita merencanakan pembelajaran dengan menetapkan tujuan belajar, merancang aktivitas yang sesuai, memilih metode evaluasi, dan menyesuaikan dengan kebutuhan murid.</p></li><li><p><strong>Prinsip apa yang kita gunakan dalam perencanaan pembelajaran?</strong><br>Prinsip diferensiasi, pembelajaran berpusat pada murid, relevansi konteks, kolaboratif, dan mendorong pemahaman mendalam.</p></li><li><p><strong>Apakah strategi yang kita gunakan sudah mendorong murid untuk berpikir kritis, kreatif, dan mendalam?</strong><br>Belum sepenuhnya. Beberapa strategi masih fokus pada hafalan dan hasil akhir, belum cukup memberi ruang eksplorasi dan refleksi murid.</p></li><li><p><strong>Bagaimana kita memposisikan murid dalam proses belajar?</strong><br>Idealnya, murid diposisikan sebagai subjek aktif yang membangun pengetahuan, bukan sekadar penerima informasi.</p></li><li><p><strong>Tantangan apa yang sering kita hadapi dalam merancang pembelajaran yang berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan?</strong><br>Keterbatasan waktu, beban administrasi, perbedaan kemampuan murid, serta kesulitan mengubah kebiasaan belajar yang berorientasi hasil.</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-24 01:42:50 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/pujiastuti221/c4wt55zqy2e0gjev/wish/3527385232</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Seno - refleksi awal</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/pujiastuti221/c4wt55zqy2e0gjev/wish/3527385469</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Di mulai dengan mengecek tujuan pembelajaran, kesulitan materi, dan kemampuan awal peserta didik</p></li><li><p>Berkesdaran, bermakna, menggembirakan</p></li><li><p>PBL dan projek</p></li><li><p>Sebagai pusat pembelajaran</p></li><li><p>Kondisi fisik dan mental anak yang mempengaruhi kesiapan menerima pelajaran</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-24 01:43:04 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/pujiastuti221/c4wt55zqy2e0gjev/wish/3527385469</guid>
      </item>
      <item>
         <title>ISTIQOMAH-REFLEKSI AWAL</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/pujiastuti221/c4wt55zqy2e0gjev/wish/3527388382</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Sebelum melakukan melakukan pembelajaran, biasanya saya mulai merencanakan pembelajaran mulai dari tujuan pembelajaran sampai kompetensi yang diingin dicapai, menganalisis karakteristik murid, memilih pendekatan, strategi dan model yang digunakan</p></li><li><p>Prinsip pembelajaran yang paling muncul dalam pembelajaran yang saya lakukan adalah "bermakna" sering kali saya mengaitkan materi pembelajaran dengan kehidupan sehari-hari.</p></li><li><p>Sudah, karena strategi yang saya buat memunculkan permasalahan yang dekat dengan murid</p></li><li><p>Murid "sebagai student center" yang melibatkan murid dalam proses pembelajaran bukan hanya sebagai penerima informasi</p></li><li><p>Tantangan yang sering saya hadapi adalah, setiap materi dalam proses pembelajaran saya terkait dengan literasi. Murid saya masih belum berliterasi dengan baik.</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-24 01:45:47 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/pujiastuti221/c4wt55zqy2e0gjev/wish/3527388382</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Utin Sutini</title>
         <author>utinsutini62</author>
         <link>https://padlet.com/pujiastuti221/c4wt55zqy2e0gjev/wish/3527389263</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Merencanakan pembelajaran di kelas: </p><ol><li><p>Menentukan tujuan pembelajaran</p></li><li><p>Mengidentifikasi kebutuhan murid</p></li><li><p>Memilih metode pembelajaran</p></li><li><p>Menyiapkan materi dan sumber daya</p></li><li><p>Menentukan evaluasi</p></li></ol></li><li><p>Prinsip yang kita gunakan dalam pembelajaran berkesadaran, bermakna dan menggembirakan</p></li><li><p>Strateginya menggunakan model pembelajaran berbasis masalah dengan metode diskusi kelompok, menggunakan pembelajaran berbasis projek, pembelajaran kooperatif, pembelajaran berbasis tekhnologi seperti penggunaan video, atau simulasi untuk mendukung pembelajaran</p></li><li><p>Memposisikan murid dalam proses belajar sebagai studen center, guru  memberikan ruang gerak untuk mereka memiliki kebebasan dalam bernalar kritis, mengembangkan kreatifitasnya, memiliki kemandirian dan kolaborasi dengan sesamanya dalam belajar. guru perlu memposisikan murid sebagai orang yang perlu dihargai dimulyakan dalam pembelajaran.</p></li><li><p>Tantangan yang dihadapi:</p><ol><li><p>Keterlibatan murid masih kurang dalam pembelajaran</p></li><li><p>Keterampilan yang masih kurang dalam menrancang pembelajaran yang mendorong kreatifitas murid</p></li><li><p>Keterbatasan sarana pendukung pembelajaran</p></li><li><p>Penguasaan tekhnologi bagi guru yang masih kurang</p><ol><li><p>k</p></li></ol></li></ol></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-24 01:46:40 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/pujiastuti221/c4wt55zqy2e0gjev/wish/3527389263</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Pancianti</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/pujiastuti221/c4wt55zqy2e0gjev/wish/3527389931</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>membuat TP terlebih dahulu, untuk mendapatkan indikator ketercapaian dalam pembelajaran</p></li><li><p>prinsip bermakna</p></li><li><p>sudah hanya tidak efektif, karena murid memang tidak terbiasa berfikir kritis, kreatif dan mendalam</p></li><li><p>berusaha berpusat pada siswa, akan tetapi yang terjadi adanya keheningan tanpa makna</p></li><li><p>kurangnya kemampuan untuk menumbuhkan kesadaran dalam diri murid karena murid hadir ke sekolah dengan membawa masalah dari rumahnya masing²</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-24 01:47:13 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/pujiastuti221/c4wt55zqy2e0gjev/wish/3527389931</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/pujiastuti221/c4wt55zqy2e0gjev/wish/3527390813</link>
         <description><![CDATA[<p>Diana Fitriah</p><ol><li><p>Merencanakan pembelajaran dikelas biasanya saya melihat dahulu kelas yang mau saya ajar,karena biasanya anak disetiap kelas berbeda-beda begitu juga dengan strategi yang akan saya gunakan,kemudian merefleksi pembelajaran minggu lalu,membuat diskusi kelompok,problem based larning,kolaborasi dan keterlibatan siswa</p></li><li><p>prinsip yang saya gunakan dalam perencanaan pembelajaran yaitu yang efektif (menerapkan tujuan pembelajaran)berpusat pada siswa(siswa terlibat aktif dan termotivasi),sisrematis (mulai dari tujuan,kegiatan,evaluasi),efisien (menggunakan waktu yang ada semaksimal mungkin)</p></li><li><p>menggunakan pertanyaan yang memancing siswa untuk menjawab,mengadakan diskusi tentang hal yang ingin dipecahkan dalam materi pembelajaran,menggunakan teknologi yang memancing siswa untuk membuat karya atau ide-ide kreatif mereka</p></li><li><p>murid diposisikan tidak hanya sebagai pusat perhatian dan subjek aktif yang hanya mendengarkan ceramah materi dari gurunya,tetapi juga harus bisa aktif dalam proses belajar mengajar.</p></li><li><p>kurangnya minat siswa terutama jika materi pembelajaran tidak menarik dan relevan dalam kehidupan mereka,pengelolaan kelas yang harus fokus terhadap kelas-kelas tertentu,peran orangtua yang kadang-kadang sulit dilakukan karena lebih mengandalkan sekolah dalam proses belajar mengajar secara keseluruhan </p><p><br/></p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-07-24 01:48:03 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/pujiastuti221/c4wt55zqy2e0gjev/wish/3527390813</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
