<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>CTC National 2025 by Adinda Aishaa</title>
      <link>https://padlet.com/dindamanti30/c1kknsy4l3vp8kl9</link>
      <description>challenging gender bias in reproductive health</description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2025-08-07 10:34:21 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2025-08-08 07:37:59 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url>https://padlet.net/icons/png/1f4ac.png</url>
      </image>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/dindamanti30/c1kknsy4l3vp8kl9/wish/3538425260</link>
         <description><![CDATA[<p>BOR 5</p><p>-kondom disediakan di puskesmas atay di sediakan secara berkala seperti pil penanbah darah yg disediakan</p><p>- beberapa negara kondom sudah disediakan di finding machine, edukasi juga penting agar todak disalah gunakan. pemberdayaan itu juga bisa mengurangi dampak kemiskinan</p><p>-kebijakan KDM itu jalan instan yang kurang tepat untuk menyelesaikan masalah populasi yg kompleks</p><p>-pentingnya edukasi seksual dari dini agar stigma masyarakat mengenai edukasi seksual itu tidak dianggap tabu</p><p>-edukasi seksual seharusnya dilakukan secara merata di seluruh bagian masyarakat</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-08-08 07:26:53 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dindamanti30/c1kknsy4l3vp8kl9/wish/3538425260</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>rimalyavlrn</author>
         <link>https://padlet.com/dindamanti30/c1kknsy4l3vp8kl9/wish/3538425462</link>
         <description><![CDATA[<p>Dengan banyak pertimbangan, 🤔</p><ul><li><p>Pro: To vasectomy in general, dengan bekal penyuluhan dan sosialisasi sebagai edukasi awal untuk masyarakat</p></li><li><p>Cons: Jika sebagai persyaratan bansos akan menimbulkan unsur paksaan, tidak etis terhadap hak untuk bisa memilih keputusan terhadap kontrasepsi</p></li></ul><p><br/></p><p>Kita harus mengkaji ulang dari kebijakan vasektomi sebagai syarat bansos untuk memberikan kesempatan yang setara dalam melakukan keputusan terkait pilihan konstrasepsi di Indonesia 🇮🇩 ❤️‍🩹</p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads-usc1.storage.googleapis.com/4196374667/331fdd6d947eff39a52fef222f0df1b2/Screenshot_2025_08_08_at_14_12_07.png" />
         <pubDate>2025-08-08 07:27:17 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dindamanti30/c1kknsy4l3vp8kl9/wish/3538425462</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author>icelandthetic</author>
         <link>https://padlet.com/dindamanti30/c1kknsy4l3vp8kl9/wish/3538426854</link>
         <description><![CDATA[<p>Room 3</p><ul><li><p>kenapa reproductive health itu political? reproductive bukan alat-alat aja tapi kebebasan untuk memilih, kontrol tubuh atas diri sendiri, kebijakan KDM political dengan menekan vasektomi padahal bansos harusnya tinggal dikasih aja. Akses KB di daerah terpencil tidak semudah di kota, masalahnya berlayer. Kebijakan KDM</p></li><li><p>bansos harusnya tidak ada syarat, reproductive health harus setara antara laki-laki dan perempuan, pemerintah harus tegas terhadap segala bentuk pemaksaan penggunaan contraceptive, harus ada lembaga pengaduan terkait reproductive dan contraceptive.</p></li><li><p>antara bansos (kewajiban) dan vasektomi tidak bisa disamakan (sukarela), kurangnya edukasi masyarakat tentang contraceptive, mengedukasi masyarakat di daerah terpencil seperti di posyandu</p></li><li><p>ditambahkan sosialisasi dan edukasi tentang vasektomi, dapet bansos. menambahkan edukasi kpd masyarakat krn tdk banyak yang tau hal ini. </p></li><li><p>kenapa harus ada prasyarat saat warga menginginkan sesuatu, banyak yang antri vasektomi demi bansos (deepdown sebenernya mereka gamau), sangat patriarki, adanya ketimpangan relasi antara perempuan dan laki-laki serta pemerintah dan masyarakat</p></li><li><p>bansos harusnya ga dibarengi vasektomi, pemaksaan yang harusnya punya hak kebebasan, adanya penyuluhan atau kb tentang vasektomi dan kb, sifanya bukan pemaksaan</p></li></ul>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-08-08 07:29:19 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dindamanti30/c1kknsy4l3vp8kl9/wish/3538426854</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/dindamanti30/c1kknsy4l3vp8kl9/wish/3538427895</link>
         <description><![CDATA[<p>BOR 4</p><p>Bantuan sosial itu seharusnya memang diperuntukkan untuk masyarakat tetapi kebijakan ini pratically politik, mungkin KDM yang dari politik beranggap karena ia memiliki kekuasaan untuk mengontrol. Yang mana kebijakan ini tidak etis. Seharusnya dari awal pemerintah bukan memberikan UU untuk mengontrol tetapi seharusnya memberikan akses pendidikan agar dapat menghindari jumlah anak yg berlebihan pada kaum ekonomi menengah ke bawah. Dimana pemerintah memiliki power yang besar, seharusnya sebelum memberikan peraturan kontrasepsi dimunculkan tetapi memberikan pendidikannya terlebih dahulu. Tetapi nyatanya pemerintah belum dapat memberikan pendekatan edukatif. Yang mana KDM pernah berkata bahwa karna laki2 adalah kepala keluarga sehingga merekalah yg bertanggung jawab untuk kontrasepsi ini, hal inilah yg nantinya semakin mendorong patriaki. Pemerintah yang idealnya fokus membantu masyarakat memahami pilihan kontrasepsi secara menjadi keputusan yang sadar dan bertanggung jawab malah hal tersebut jadi pressure tersendiri.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-08-08 07:30:35 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dindamanti30/c1kknsy4l3vp8kl9/wish/3538427895</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/dindamanti30/c1kknsy4l3vp8kl9/wish/3538432000</link>
         <description><![CDATA[<p>ROOM 1 </p><p>- ada sisi dimana anak2 kurang mampu yg disuruh kerja sama orang tua jualan tisu dll demi nyari duit </p><p>- solusi yg diajukan bansos gausah harus kb dulu</p><p>- masalah vasektomi ini kompleks banget karena selain ketimpangan gender, juga ada kemiskinan struktural</p><p>- kesan dari kebijakan ini malah seakan2 mengatur hak tubuh manusia, dan nggak linear dengan tujuan nya yg berbasis ekonomi</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-08-08 07:36:01 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/dindamanti30/c1kknsy4l3vp8kl9/wish/3538432000</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
