<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>Kuis Hasil-hasil Kebudayaan masa praaksara di Indonesia by VIVI NOVITA SARY YUSUF</title>
      <link>https://padlet.com/vivinovita1064_1/bnfopzv4lnfddr6z</link>
      <description></description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2025-09-17 01:28:59 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2025-09-17 12:08:20 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url></url>
      </image>
      <item>
         <title>Asesmen Formatif</title>
         <author>vivinovita1064_1</author>
         <link>https://padlet.com/vivinovita1064_1/bnfopzv4lnfddr6z/wish/3588728274</link>
         <description><![CDATA[<p>Nama :</p><p><br/></p><p>1.&nbsp;Salah satu perbedaan mendasar antara hasil kebudayaan masa berburu dan meramu tingkat sederhana dengan tingkat lanjut adalah...<br>A. Penggunaan peralatan dari logam<br>B. Mulai adanya aktivitas bercocok tanam sederhana<br>C. Kehidupan berpindah-pindah secara nomaden<br>D. Adanya kepercayaan terhadap roh nenek moyang<br>E. Pembuatan lukisan di dinding gua</p><p><br/></p><p>2.&nbsp;Mengapa kapak lonjong dianggap sebagai hasil kebudayaan yang lebih maju dibandingkan kapak perimbas?<br>A. Bentuknya lebih indah dan sederhana<br>B. Memiliki fungsi hanya sebagai senjata<br>C. Proses pembuatannya lebih sulit dan halus<br>D. Digunakan untuk menggali tanah bercocok tanam<br>E. Hanya dipakai oleh kelompok tertentu</p><p><br/></p><p>3. Perhatikan pernyataan berikut :</p><p>1.&nbsp;Menhir</p><p>2.&nbsp;Dolmen</p><p>3.&nbsp;Sarkofagus</p><p>4.&nbsp;Kapak genggam</p><p>Manakah yang merupakan peninggalan kebudayaan megalitikum?<br>A. 1, 2, 3<br>B. 1, 3, 4<br>C. 2, 3, 4<br>D. 1, 2, 4<br>E. Semua benar</p><p><br/></p><p>4. Jika suatu masyarakat praaksara telah mengenal sistem kepercayaan animisme dan dinamisme, maka dampak paling nyata terhadap kebudayaan yang dihasilkan adalah...<br>A. Ditemukannya tradisi lisan berupa dongeng<br>B. Berkembangnya bangunan megalitikum untuk pemujaan<br>C. Munculnya pola hidup bercocok tanam menetap<br>D. Adanya kemampuan membuat perhiasan logam<br>E. Mulai ditemukannya sistem barter</p><p><br/></p><p>5.&nbsp;Menurutmu, apa alasan utama manusia praaksara pada masa bercocok tanam membangun rumah panggung?<br>A. Sebagai perlindungan dari binatang buas<br>B. Untuk menunjukkan status sosial<br>C. Sebagai tempat upacara keagamaan<br>D. Agar terhindar dari panas matahari<br>E. Untuk memperluas ruang keluarga</p><p>&nbsp;</p><p>6.&nbsp;Jika manusia praaksara tidak pernah menemukan cara membuat peralatan dari logam, maka kemungkinan yang terjadi adalah...<br>A. Mereka tetap hidup dengan cara berburu<br>B. Kebudayaan megalitikum tidak berkembang<br>C. Kemajuan teknologi berlangsung lebih lambat<br>D. Tidak ada sistem kepercayaan yang muncul<br>E. Pertanian tidak dapat dilakukan</p><p><br/></p><p>7.&nbsp;Bayangkan kamu seorang arkeolog menemukan sebuah dolmen di suatu daerah. Interpretasi yang paling logis tentang fungsi dolmen tersebut adalah...<br>A. Sebagai alat berburu hewan besar<br>B. Sebagai meja tempat sesajen untuk ritual<br>C. Sebagai sarana untuk menyimpan makanan<br>D. Sebagai peralatan rumah tangga sehari-hari<br>E. Sebagai alat penumbuk padi</p><p><br/></p><p>8.&nbsp;Jika manusia praaksara tidak mengembangkan tradisi bercocok tanam, maka bentuk hasil kebudayaan yang kemungkinan tidak akan muncul adalah...<br>A. Lesung dan alu<br>B. Kapak genggam<br>C. Lukisan gua<br>D. Menhir<br>E. Dolmen</p><p><br/></p><p>9.&nbsp;Dalam perkembangan zaman logam, manusia praaksara berhasil menciptakan nekara. Apabila kamu diminta menjelaskan kepada temanmu fungsi nekara dalam masyarakat saat itu, jawaban yang paling tepat adalah...<br>A. Alat komunikasi dan upacara keagamaan<br>B. Peralatan memasak makanan<br>C. Alat untuk menumbuk padi<br>D. Sebagai tempat penyimpanan air<br>E. Perhiasan yang dipakai kaum bangsawan</p><p><br/></p><p>10.&nbsp;&nbsp;Bagaimana hubungan antara berkembangnya sistem kepercayaan dengan lahirnya tradisi megalitikum di Indonesia?<br>A. Tradisi megalitikum menjadi bukti bahwa masyarakat mulai menghargai hasil pertanian<br>B. Sistem kepercayaan menyebabkan masyarakat membuat bangunan dari batu untuk ritual penghormatan roh<br>C. Tradisi megalitikum hanya berkembang karena faktor seni, bukan kepercayaan<br>D. Masyarakat membangun megalitikum karena kebutuhan tempat tinggal<br>E. Tradisi megalitikum berkembang tanpa ada kaitan dengan kepercayaan</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2025-09-17 01:41:09 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/vivinovita1064_1/bnfopzv4lnfddr6z/wish/3588728274</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
