<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>Robinson Crusoe - Cerita Versiku by </title>
      <link>https://padlet.com/NatureDiary/ceritaku</link>
      <description>Di bagian Robinson kembali ke Inggris, si Penulis sama sekali tidak menceritakan reaksi, gejolak perasaan, emosi dan pikiran yang dialami oleh Robinson saat kembali ke suatu peradaban yang sudah begitu lama ditinggal olehnya. 

Yuk kita lengkapi cerita tersebut dengan versi kita. </description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2022-03-19 08:06:39 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2022-03-19 12:08:40 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url></url>
      </image>
      <item>
         <title>Claresco</title>
         <author>pottrack</author>
         <link>https://padlet.com/NatureDiary/ceritaku/wish/2102924868</link>
         <description><![CDATA[<div>Robinson Crusoe berjalan menuju ke peradaban dan dia merasa senang sudah balik ke Inggris setelah lama dikira meninggal.<br>Dia juga merasa banyak perbedaan seperti papah mamah adik kakak semua sudah digiring ke Ke Istana Senluo di Ahkirat.<br>Dia sangat bergembira bisa menemukan janda yang sudah jatuh miskin yang tempo/ konon membantunya.<br><br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-03-19 11:50:23 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/NatureDiary/ceritaku/wish/2102924868</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Gema </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/NatureDiary/ceritaku/wish/2102925456</link>
         <description><![CDATA[<div>Saat robinson datang kembali setelah 28 tahun dia merasakan kalau dunia sudah berbeda seperti letak jalan letak gedung dan teman teman nya yang sudah mati ada juga yang sudah tua seperti kapten teman nya&nbsp;<br>Dulu,&nbsp;<br>Setelah robinson datang kembali dia menjadi sangat sibuk dia mondar mandir mengurus kerjaan dan bertemu dengan orang orang kembali setelah lama tidak melihat keramaian.<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-03-19 11:51:42 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/NatureDiary/ceritaku/wish/2102925456</guid>
      </item>
      <item>
         <title>MILI</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/NatureDiary/ceritaku/wish/2102928020</link>
         <description><![CDATA[<div>Setelah hampir tiga puluh tahun, ahirnya aku menginjakkan kaki Pikiran bercampur aduk. Sejenak ku terdiam. Kuhela nafas dalam-dalam. Kuarahkan pandanganku ke sekeliling. Sungguh ini bukanlah Inggris yang dulu kutinggalkan. Perubahan amat kentara dari ketika aku meninggalkan kota ini. Sejenak aku merasa kerdil dan merasa asing dengan kota ini. aku yang terbiasa dengan kesunyian, sekarang kembali ke kehidupan yang penuh hiruk pikuk.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-03-19 11:57:08 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/NatureDiary/ceritaku/wish/2102928020</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Fefe</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/NatureDiary/ceritaku/wish/2102928295</link>
         <description><![CDATA[<div>Akhirnya kapal robinson mendarat di tanah kelahirannya. Robinson melangkah turun dari kapal. Ia menyusuri jalanan inggris dengan takjub. Namun ini bukan lagi Inggris yang ia kenal dulu. Berbagai toko telah berdiri di tempat yang dulunya merupakan padang rumput. Ketika ia melihat sekelompok orang berkerumun ia melihat mereka dengan keheranan. Pakaian mereka sungguh aneh, baju apa2an itu? Pikir robinson. Kemudian ia bertanya ke seorang lelaki muda yang berdiri dipinggir jalan untuk bertanya jalan mana yang harus ia tempuh. Namun lelaki muda tersebut malah mentertawakan logat dan dialeknya yang kuno. Robinson sendiri justru tidak terlalu paham akan apa yang di ucapkan pemuda itu. Bahasa mereka tak lagi sama. Robinson merasa kebingungan sejenak, namun ia segera mengerti bahwa jaman telah berubah, begitu pula mode, bahasa, dan tatanan kota. Ia terkejut bahwa Inggris telah berubah begitu saja. Ia hanya bisa menerka-nerka, seperti apa kini bentuk rumah lamanya dan seperti apa keluarga nya sekarang.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-03-19 11:57:42 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/NatureDiary/ceritaku/wish/2102928295</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Vivien</title>
         <author>NatureDiary</author>
         <link>https://padlet.com/NatureDiary/ceritaku/wish/2102930249</link>
         <description><![CDATA[<div>Akhirnya perlahan kapal pun mulai mendarat di daratan Inggris. Begitu melihat daratan yang ia impikan selama berpuluh-puluh tahun, sebuah perasaan takut pun merayap dalam dirinya. Mendadak kakinya lemas, tenaganya hilang, pikirannya kacau, berbagai pertanyaan menghantui dirinya. Apakah orangtuaku masih hidup? Apakah orang-orang dapat menerimaku? Apakah aku terlihat aneh? Jangan-jangan orang menganggapku sudah mati, dan aku tidak punya apa-apa lagi di sini. Bagaimana aku bisa bertahan hidup? Apakah aku dapat hidup dengan normal?<br><br>Sejenak ia termenung dipenuhi rasa ngeri. Tetapi berangsur-angsur kesadarannya mulai pulih. Sepertinya segala sesuatu akan baik-baik saja. Toh ini yang ia impikan selama ini. Setelah mulai berpikir dengan jernih, ia pun turun dari kapalnya.&nbsp;<br><br>Pelabuhan dengan orang yang lalu lalang dengan segala kesibukannya terasa biasa saja. Ia pasti bisa mengatasi semuanya. Dulu ia pernah menjalani kehidupan sibuk seperti ini, dan kalau dulu ia bisa berhasil, mengapa sekarang tidak?<br><br>Satu minggu ia mulai membiasakan diri dengan dunia baru yang sejak lama ia impikan. Hidup yang penuh kesibukan, dengan segala agenda. Setiap hari ia habiskan untuk merencanakan mengambil alih kembali kekayaannya. Tetapi terkadang, di malam yang sunyi, timbul rasa rindunya pada kesendirian, alam bebas, dimana ia merasa dapat lebih dekat dengan Tuhannya. Di kota ini, dengan peradaban dan masyarakat di sekitarnya, hari-harinya terasa sibuk, sehingga ia merasa, relasinya dengan Tuhan dan dengan dirinya sendiri, tak sebaik saat ia dulu di pulau.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-03-19 12:02:06 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/NatureDiary/ceritaku/wish/2102930249</guid>
      </item>
      <item>
         <title>fifi</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/NatureDiary/ceritaku/wish/2102931293</link>
         <description><![CDATA[<div>Wah... akhirnya aku kembali hidup di peradaban. Banyak sekali ya manusianya...berjubel! Rumah-rumah dimana-mana, padat!  Kereta-kereta kuda hilir mudik berseliweran di jalanan.... ah sibuk nian kota ini! Aku suka dengan keramaian ini....tapi di sisi lain aku merasa kehilangan rasa sepi yang syadu yang menemani aku puluhan tahun, suasana hutan yang mencekam tapi toh menyegarkan jiwa dan tubuh. Ah aku galau! Aku tidak nyaman... hatiku deg2an ....aku merasa terancam juga disini tapi aku tidak mau juga kembali ke pulau. Apakah aku bisa bertahan hidup? Toloooooong...... aku tidak punya uang.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-03-19 12:04:15 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/NatureDiary/ceritaku/wish/2102931293</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nikeisha</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/NatureDiary/ceritaku/wish/2102931498</link>
         <description><![CDATA[<div>Saat sang kapten yang diselamatkan Robinson memberikan pakaian bersih nya untuk dikenakan Robinson, jelas terlihat bahwa Robinson tak terbiasa mengenakannya.&nbsp;<br><br>Robinson pasti merasa aneh saat itu! Dan aku yakin Friday lebih bingung lagi, karena dia tidak pernah berada di peradaban se-modern itu sebelumnya. Tempat kelahirannya yang dikenal Robinson telah berubah. Perasaannya bercampur-aduk antara senang berada di tanah kelahirannya untuk sekali lagi dan bingung berada di peradaban yang semakin berkembang pesat.&nbsp;<br><br>Rasa bingung yang dialami Robinson dikalahkan oleh rasa rindu kepada keluarganya. Robinson pun menjadi sangat sibuk. Antara mengunjungi saudara atau orang yang dia kenal di masa lampau, dan mengurus hak kebunnya yang memakan waktu cukup panjang.&nbsp;</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-03-19 12:04:37 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/NatureDiary/ceritaku/wish/2102931498</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Apa Yang Dia Alami Di Inggris (Sherel)</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/NatureDiary/ceritaku/wish/2102931513</link>
         <description><![CDATA[<div>Robinson Crusoe bingung, mengapa ia merasa ada yang berubah dari kota tua itu. Ritme kehidupan berjalan begitu cepat, semua orang sibuk dan terburu-buru. Tidak ada cukup waktu untuk merenung dan mengarungi hidup secara perlahan-lahan. Kota itu menjadi sangat ramai dan berisik. Ada begitu banyak suara di sekitarnya, suara orang, sepatu kuda, barang yang dipindah-pindahkan, semua mengelilinginya. Udara panas dan pengap. Hewan dan pepohonan hanya dapat ditemukan dengan berjalan kaki sejauh puluhan kilometer, mereka pun tak lagi sama.&nbsp;<br><br></div><div>Terkadang Robinson Crusoe rindu pada keheningan, ritme kehidupan yang lambat, udara segar, hewan, dan pepohonan. Namun ia juga senang menemukan kembali peradaban manusia, di mana dia merasa aman karena tidak sendirian. Banyak orang di sekelilingnya, yang bisa dia ajak bicara dan menolongnya jika sesuatu terjadi. Mereka sangat membantunya dalam menyesuaikan diri dengan kehidupan kota yang 180 derajat berbeda.<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-03-19 12:04:40 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/NatureDiary/ceritaku/wish/2102931513</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Alfino</title>
         <author>finohebat5</author>
         <link>https://padlet.com/NatureDiary/ceritaku/wish/2102931647</link>
         <description><![CDATA[<div>Akhirnya setelah hampir 30 tahun berada di pulau terpencil akhirnya aku melihat Kembali kota yang sekarang sudah berkembang dan hampir tidak ku kenali, seperti aku yang terlihat asing dan tak dikenal disana.&nbsp;<br>orang-orang juga berpenampilan beda dari sebelumnya, aku merasa sangat asing di tengah-tenah hiruk pikuk orang-orang yang yang tidak ku mengerti<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2022-03-19 12:04:58 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/NatureDiary/ceritaku/wish/2102931647</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
