<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>Refleksi Personal Pemikiran KHD by Hamsar Hamsar</title>
      <link>https://padlet.com/hamsar29/b9cj385mcoif1epo</link>
      <description>Tuliskan refleksi pemahaman anda dengan kalimat singkat namun mampu menggambarkan hal yang substansial pada kelas masing-masing...!</description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2023-08-09 13:02:56 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2024-05-02 06:22:46 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url></url>
      </image>
      <item>
         <title>Hamsar</title>
         <author>hamsar29</author>
         <link>https://padlet.com/hamsar29/b9cj385mcoif1epo/wish/2921872704</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Tuliskan satu pengalaman Anda terkait proses pembelajaran yang merefleksikan (mencerminkan) pemikiran Ki Hadjar Dewantara (KHD)?</p></li><li><p>Bagaimana perwujudan ‘menuntun’ yang saya lihat dalam konteks sosial budaya di daerah saya? </p></li><li><p>Mengapa Pendidikan Indonesia perlu mempertimbangkan kodrat alam dan kodrat zaman?</p></li><li><p>Apa relevansi pemikiran KHD “Pendidikan yang berhamba (berpihak) pada anak” dengan peran saya sebagai pendidik?</p><p><br></p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-03-17 13:18:12 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hamsar29/b9cj385mcoif1epo/wish/2921872704</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Srikandi sahap</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hamsar29/b9cj385mcoif1epo/wish/2924598020</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Pengalaman saya terkait merefleksikan Ki Hajar Dewantara yaitu memulai proses pembelajaran dengan mempertanyakan kesiapan belajar murid dan melakukan proses pembelajaran yang berpusat pada murid</p></li><li><p>Perwujudan menuntun yang saya lihat dalam konteks sosial budaya di daerah saya yaitu pembiasaan kata “Tabe” yang dimana kata “Tabe” ini untuk memberikan penghormatan kepada orang yang lebih tua</p></li><li><p>agar proses pembelajaran di Indonesia lebih relevan dengan kebutuhan murid pada saat ini</p></li><li><p>Relevansinya yaitu sebagai pendidik kita harus menempatkan murid sebagai pusat pendidikan serta menghormati setiap keputusan yang diambil oleh murid</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-03-19 06:46:26 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hamsar29/b9cj385mcoif1epo/wish/2924598020</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Muchtar Syahril</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hamsar29/b9cj385mcoif1epo/wish/2924600260</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Pengalaman proses pembelajaran yang mencerminkan pemikiran KHD salah satunya adalah menjadi contoh ataupun tauladan bagi peserta didik.</p></li><li><p>Dalam mewujudkan menuntun dalam konteks sosial budaya di daerah saya salah satunya adalah membiasakan peserta didik peduli terhadap budaya lokal yakni menghargai sesama manusia atau biasa di sebut dalam bahasa makassar "mappatabe"</p></li><li><p>Menurut saya pendidikan perlu mempertimbangkan kodrat alam dan kodrat zaman karena untuk menyeimbangkan kebutuhan manusia.</p></li><li><p>salah satu relevansi pemikiran KHD tentang pendidikan yang berhamba pada anak yakni menerapkan konsep menghargai serta menempatkan peserta didik sebagai pusat dalam proses pendidikan</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-03-19 06:47:58 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hamsar29/b9cj385mcoif1epo/wish/2924600260</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Dwianita </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hamsar29/b9cj385mcoif1epo/wish/2924607788</link>
         <description><![CDATA[<p>Dwianita Octavia</p><ol><li><p>Pengalaman terkait proses pembelajaran yang mencerminkan pemikiran KHD</p></li></ol><p> Tadi pagi ada salah satu murid saya yang merasa tidak bisa mengerjakan  imla, bahkan dia menangis tapi saya mengatakan kamu bisa, tidak usah sedih. Setelah  anak tersebut tenang, saya mulai mendekati dan membantunya. Dan akhirnya anak tersebut bisa</p><ol start="2"><li><p> Perwujudan "menuntun" dalam budaya di daerah adalah berbicara sopan saat meminta bantuan orang lain: contoh: Tolong</p></li><li><p> Kodrat alam  dan kodrat zaman sangat berhubungan.  Karena pendidikan akan terus bergerak dinamis.</p></li><li><p>Relevansinya adalah memandang anak dengan penghargaan. Semua anak berharga dan memiliki bakat dan minat dari Tuhan</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-03-19 06:53:14 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hamsar29/b9cj385mcoif1epo/wish/2924607788</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Kartia Amriani===Kelas 10.68</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hamsar29/b9cj385mcoif1epo/wish/2924614794</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Mendengarkan, menghargai dan memberikan kesempatan serta memberi suara pada siswa : Melibatkan siswa dalam proses pembelajaran dengan mendengarkan pikiran, ide, serta masukan mereka. Ini akan membantu meningkatkan partisipasi aktif mereka dalam pembelajaran.</p></li><li><p>Menghormati keberagaman misalkan setiap daerah memiliki kekhasan budaya dan tradisi yang berbeda-beda. Sebagai pendidik, saya dapat memperlihatkan keberagaman ini dalam pembelajaran dengan mengajarkan nilai-nilai lokal dan menggali serta mendorong siswa untuk menyampaikan pengalaman dan pengetahuan mereka tentang budaya setempat terkait dengan keberagaman.</p></li><li><p>Pendidikan Indonesia perlu mempertimbangkan kodrat alam dan kodrat zaman karena kedua hal tersebut berperan penting dalam membentuk pendidikan yang relevan dan berkelanjutan. </p><p>Harmoni dengan alam : Kodrat alam mengacu pada prinsip-prinsip dasar yang ada dalam alam semesta ini, termasuk hubungan manusia dengan lingkungannya. Pendidikan yang mempertimbangkan kodrat alam akan membantu siswa untuk menghormati, menjaga, dan hidup secara seimbang dengan alam. Hal ini penting untuk menciptakan kesadaran lingkungan serta pemahaman tentang perlunya keberlanjutan dan keseimbangan ekosistem.</p><p>Sementara demikian pula dengan Kodrat zaman merujuk pada perubahan-perubahan sosial, teknologi, ekonomi, budaya, dan politik yang terjadi dalam masyarakat seiring berjalannya waktu. Pendidikan harus mampu menyesuaikan kurikulum dan metode pembelajaran agar tetap relevan dengan tuntutan zaman. Hal ini dibutuhkan agar siswa dapat memiliki pengetahuan dan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan mereka di masa depan.</p></li><li><p>Relevansi pemikiran KHD "pendidikan yang berhamba pada anak-anak" dengan peran saya sebagai pendidik adalah penting dalam memastikan bahwa pendidikan yang Anda berikan benar-benar mengutamakan kepentingan dan kesejahteraan anak-anak seperti : Fokus pada kebutuhan dan kepentingan anak: Pemikiran KHD menekankan pentingnya mendengarkan, memahami, dan merespons kebutuhan serta kepentingan anak-anak secara individual. Sebagai pendidik, saya harus menjadi fasilitator pembelajaran yang mampu mengidentifikasi dan merespon perbedaan individu siswa, serta membantu mereka mencapai potensi terbaik mereka.</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-03-19 06:58:24 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hamsar29/b9cj385mcoif1epo/wish/2924614794</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Mashita Al Arham</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hamsar29/b9cj385mcoif1epo/wish/2924622759</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Pengalaman dari proses pembelajaran yang mencerminkan pemikiran KHD yang menyebutkan bahwa Pendidikan berpihak pada Anak/ berhamba pada sang anak. Dalam hal ini, saya kaitkan dengan proses mendidik anak dalam agam bahwa ketika usia remaja jadikan anak sebagai teman, ini juga masuk pada pemikiran KHD didiklah anak pada zamannya. langkah awal yang saya lakukan yaitu melakukan pendekatan pada murid, mendengarkan dan bahkan murid sendiri merasa nyaman untuk bercerita, disitu bisa kita berikan motivasi sembari memberi pembelajaran. Menuntun segala kodrat yang ada pada anak.</p></li><li><p>Dalam menuntun laku dan pertumbuhan kodrat anak, KHD mengibaratkan peran pendidik seperti seorang petani atau tukang kebun. Anak-anak itu seperti biji tumbuhan yang disemai dan ditanam oleh pak tani atau pak tukang kebun di lahan yang telah disediakan. Dalam proses “menuntun”, anak diberi kebebasan namun pendidik sebagai ‘pamong’ dalam memberi tuntunan dan arahan agar anak tidak kehilangan arah dan membahayakan dirinya.</p></li><li><p>KHD menjelaskan bahwa dasar Pendidikan anak berhubungan dengan kodrat alam dan kodrat zaman. Bila melihat dari kodrat zaman, pendidikan saat ini&nbsp; menekankan pada kemampuan anak untuk memiliki Keterampilan Abad ke-21 sedangkan dalam memaknai kodrat alam maka konteks lokal sosial budaya murid di Indonesia bagian Tengah berbeda dengan murid dibagian Barat. KHD menegaskan juga bahwa didiklah anak-anak dengan cara yang sesuai dengan tuntutan alam dan zamannya sendiri. Artinya, cara belajar dan interaksi murid Abad ke-21, tentu sangat berbeda dengan para murid di pertengahan dan akhir abad ke-20.</p></li><li><p>Rasa penghargaan guru terhadap murid sebagai manusia yang memiliki kodrat bawaan dari sang pencipta dan juga terlahir dari zaman yang dinamis. Dalam hal ini berhubungan dengan pendidikan berpihak pada anak, mendekati murid dengan suci hati, bukan untuk meminta suatu hak.</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-03-19 07:04:21 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hamsar29/b9cj385mcoif1epo/wish/2924622759</guid>
      </item>
      <item>
         <title>SUPARDI</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hamsar29/b9cj385mcoif1epo/wish/2924623890</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Pengalaman saya terkait proses pembelajaran yang merefleksikan(mencerminkan) pemikiran Ki Hajar Dewantara  adalah sebuah proses pembelajaran yang sangat luar biasa yang mana hal tersebut bisa memberikan pemahaman yang lebih mendalam terkait filosofi Ki Hajar Dewantara yang sangat bermanfaat dalam dunia pendidikan.</p></li><li><p>Perwujudan 'menuntun' yang saya lihat dalam konteks sosial budaya didaerah saya yaitu sebagai pendidik sudah melaksanakan hal tersebut kepada peserta didik dimana menuntun tumbuh dan berkembangnya anak sesuai kodratntya.</p></li><li><p>Pendidikan Indonesia perlu mempertimbangkan kodrat Alam dan kodrat Zaman karena kodrat alam tersebut ada kaitannya dengan sifat linkungan dimana anak berada dalam artian kita perlu memperhatiakn perkembangan anak yang dipengaruhi oleh keadaan atau pengaruh eksternal dari lingkungan sekitar yang bisa mempengaruhi sifat atau watak anak , maka dari itu sebagai pendidik kita perlu menuntun mereka untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Begitupun Kodrat Zaman perlu diperhatikan dari pengaruh yang datang dari luar seiring perkembangan teknologi yang bisa memberikan dampak negatif dan positif.</p></li><li><p>Relevansi pemikiran KHD "Pendidikan yang berhamba(berpihak) pada anak' dengan peran saya sebagai pendidik yaitu keberpihakan pada murid yang artinya bahwa tkita punya tanggung jawab utama dalam transformasi peserta didik memberikan pembelajaran yang interaktif yang berfokus pada murid.</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-03-19 07:05:20 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hamsar29/b9cj385mcoif1epo/wish/2924623890</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Sukmawati</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hamsar29/b9cj385mcoif1epo/wish/2924630175</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Pengalaman saya pada proses pembelajaran yang merefleksikan pemikiran Ki Hajar Dewantara yaitu pada saat saya memberikan pendidikan karakter atau budi pekerti yang baik dan tidak memaksakan kehendak kepada anak serta memberikan kebebasan kepada anak dalam menggali potensinya dan sebagai guru tugasnya adalah menuntun dan mengarahkan siswa agar menjadi manusia yang lebih baik.</p></li><li><p>Perwujudan "menuntun" dalam konteks sosial budaya di daerah saya yaitu pembiasan budaya "tabe" sebagai perilaku sopan santun dalam menghormati orang yang lebih tua.</p></li><li><p>Dengan memperhatikan kodrat alam dan kodrat zaman, kita dapat membentuk pendidikan yang holistik dan relevan dengan kebutuhan anak-anak.</p></li><li><p>Sebagai pendidik seharusnya saya berpihak kepada anak dan selalu siap untuk memberikan layanan kepada anak, sehingga bisa menuntun anak sesuai dengan kodrat dan potensi yang mereka miliki.</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-03-19 07:10:03 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hamsar29/b9cj385mcoif1epo/wish/2924630175</guid>
      </item>
      <item>
         <title>mardiah. Kelas10.068</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hamsar29/b9cj385mcoif1epo/wish/2924648814</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Proses pembelajaran yang merefleksikan pemikiran Ki hadjar Dewantara sesuai dengan pemikiran KHD yang menyebutkan bahwa guru menghamba pada murid. Dalam hal ini, sebagai guru untuk mengenali karakteristik siswa itu sendiri, saya harus mengenal gaya belajar dan situasi sosial emosional siswa. Langkah awal yang selalu saya lakukan yaitu melakukan pendekatan dengan siswa.</p></li><li><p>Perwujudan menuntun yang saya lihat dalam konteks sosial budaya didaerah saya adalah adanya pendampingan kepada anak-anak ketika akan kesekolah atau keluar rumah diajarkan untuk selalu berpamitan dengan orangtua serta mencium tangan kedua orangtua.</p></li><li><p>Pendidikan di Indonesia, perlu mempertimbangkan kodrat alam dan kodrat zaman harus diseimbangkan karena tiap anak ketika lahir membawa kodratnya masing-masing, namun dalam menyelenggarakan pendidikannya menjadi manusia yang utuh dan bisa bergabung kedalam masyarakat disesuaikan dengan kodrat zaman, karena hal ini didasarkan pada perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang selalu berkembang.</p></li><li><p>Relevansi pemikiran KHD "pendidikan yang berhamba/berpihak pada anak yakni pendidikan harusnya berpusat pada peserta didik yakni peserta didik bukan dilihat sebagai objek. berikan mereka kesempatan dan fasilitas mereka dalam mencapai tujuan pembelajarannya.</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-03-19 07:24:16 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hamsar29/b9cj385mcoif1epo/wish/2924648814</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nursafriah </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hamsar29/b9cj385mcoif1epo/wish/2924652750</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Pengalaman saya dalam proses  pembelajaran yang merefleksikan (mencerminkan ) pemikiran Ki Hajar Dewantara ( KHD) yaitu  pembentukan kerakter anak didik  yaitu kejujuran dan tanggung jawab salah satu contoh ketika saya memberikan tugas  apakah secara mandiri atau perkelompok , disaat dikumpukan terus ada siswa yang tidak mengerjakan saya tidak menghukumnya tetapi saya bertanya apa alasaanya tidak dikerjakan, apakah tidak sempat, malas atau tidak mengerti.. kalau sudah mengetahui alasannya kita arahkan dan membimbing mereka sampai mereka menyadarinya.</p></li><li><p>Membimbing anak didik sesuai dengan kemampuannya sesuai dengan norma sehingga anak didik bisa diterimah dimasyarakat. contohnya mengajarkan mereka untuk berprilaku yang sopan didepan orang yang lebih tua contohnya lewat depan guru atau orang tua meminta isin dalam bahasa bugis/ Makassar kata 'Tabe '</p></li><li><p>Pendidikan Indonesia perlu mempertimbangkan kodrat alam dan kodrat zaman karena pendidikan yang berkualitas mampu menghormati dan memahami kodrat masing masing anak dan kecendurungan unik yang dimiliki setiap anak , sehingga kita dapat memberikan arahan mereka yang tidak hanya sesuai dengan potensi mereka dan memungkinkan mereka tumbuh dan berkembang secara optimal,  contoh seorang anak memiliki bakat olaraga  bulu tangkis   maka kita arahkan dan beri  motivasi</p></li><li><p>Relevansi pemikiran KHD 'Pendidikan yang berhamba (berpihak ) pada anak' dengan peran saya sebagai pendidik yaitu saya mengakui pentingnya memahami kodrat individu dalam upaya memberikan bimbingan yang tepat dan mendukung perkembangan alami setiap anak</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-03-19 07:27:13 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hamsar29/b9cj385mcoif1epo/wish/2924652750</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Amri</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hamsar29/b9cj385mcoif1epo/wish/2924730196</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>pembelajaran yang tadinya otoriter yang dimana guru selalu memaksakan kehendaknya kepada murid, setelah memahami pemikiran KHD maka pembelajaran itu diarahkan berpusat kepada murid.</p></li><li><p>Memberikan pemahaman tentang subtansi dari kebudayaan</p></li><li><p>karena kodrat alam dan kodrat zaman merupakan hal yang sangat fital dari keberlangsungan masa depan pendidikan seorang anak</p></li><li><p>Bahwa pembelajaran seharusnya berpusat kepada peserta didik</p></li></ol><p><br></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-03-19 08:30:36 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hamsar29/b9cj385mcoif1epo/wish/2924730196</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Suharty Rahim</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hamsar29/b9cj385mcoif1epo/wish/2924733079</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>adanya suatu perubahan perspektif guru yang harus diluruskan. dimana sekarang guru harus menilai proses (membimbing, menuntun) pembelajarannya bukan hasil nya,</p></li><li><p>menuntun artinya memnerikan kebebasan kepada PD, dan guru sebagai pamong tetap memberikan arahan yang baik kepada PD.</p></li><li><p>kodrat alam karakter yang didapatkan di lingkungan tempat PD berada, sedangkan kodrat zaman diartikan sebagai perubahan yang terjadi dari waktu ke waktu sesuai tuntutan zaman</p></li><li><p>berhamba kepada anak adalah berpusat pada anak dengan cara yang beradab (students center)</p><p><br></p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-03-19 08:32:52 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hamsar29/b9cj385mcoif1epo/wish/2924733079</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Anita Feronica  </title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hamsar29/b9cj385mcoif1epo/wish/2924739458</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Saya telah melakukan pembelajaran yang berfokus pada siswa, menjadi pamong bagi peserta didik dan menuntun siswa agar bisa lebih mengekspresikan kemampuan nya, yang mungkin selama ini belum mereka sadari.</p></li><li><p>Menuntun dalam konteks sosial budaya yaitu tetap memperkenalkan kepada peserta didik tentang budaya dan adat daerah kita, walaupun di era yang sudah modern ini, kita tetap harus menjunjung tinggi budaya kita, saling menghargai dan selalu menjaga adab kita.</p></li><li><p>Pendidikan perlu mempertimbangkan kodrat alam dan kodrat zaman, jadi kodrat alam ini sudah ada pada diri siswa sejak mereka lahir, bagaimana kita sebagai seorang pendidik mengasah dan membuat peserta didik menyadari bakatnya, sedangkan kodrat zaman bahwa bukan hanya peserta didik saja tetapi kita sebagai pengajar juga sebagai pemelajar, yang harus selalu berinovasi sesuai dengan perkembangan zaman.</p></li><li><p>Pendidikan yang berhamba pada anak, yaitu pendidikan yang berfokus pada anak, karena selama ini mungkin kita terlalu berfokus pada nilai sehingga lupa bahwa pendidik yang sebenarnya adalah memberikan arahan atau tuntunan pada siswa agar bisa mencapai kebahagiaan pada dirinya dan lingkungannya.</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-03-19 08:38:18 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hamsar29/b9cj385mcoif1epo/wish/2924739458</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Afrina Amir</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hamsar29/b9cj385mcoif1epo/wish/2924740408</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Pengalaman sesuai refleksi KHD adalah pembelajaran berpusat kepada  siswa</p></li><li><p>Menuntun dalam konteks budaya sesuai daerah saya yaitu proses mengarahkan ataupun mendampingi peserta didik untuk tidak melupakan nilai luhur budaya kearifan lokal untuk mencapai kesalamatan</p></li><li><p> pendidikan harus mempertimbangkan kodrat alam dan zaman, dimana anak itu sudah memiliki fitrah lahir, sehingga pendidik harus mengarahkan ke arah yang baik . sedangkam kodrat zaman itu diharuskan mendidik siswa sesuai zamannya dengan tetap memperhatikan budipekerti dan budaya kearifan lokal</p></li><li><p> Berhamba kepada siswa diartikan guru dengan penuh perhatian dan kasih sayang mengajar atau membimbing  siswa, siswa, dan siswa tanpa ada perbedaan.</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-03-19 08:39:11 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hamsar29/b9cj385mcoif1epo/wish/2924740408</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Harbiani Arifin, S.Pd</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hamsar29/b9cj385mcoif1epo/wish/2924741388</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Pembelajaran yang (merefleksikan) memcerminkan Ki Hajar Dewantara yaitu lebih menghargai siswa dengan memahami kodratnya sebagai ciptaan tuhan yang Maha Esa.</p></li><li><p>Menuntun dalam konteks sosial budaya  yaitu dengan mengangkat budaya lokal yang ada di daerah sendiri yaitu budaya tabe lalu memberikan contoh terlebih dahulu agar murid dapat mengetahui bahwa budaya tersebut sangatlah penting untuk dimiliki sebagai wujud budi pekerti.</p></li><li><p>Mengapa pendidikan Indonesia perlu mempertimbangkan kodrat alam dan kodrat zaman, karena bagian Indonesia memiliki berbagai alam yang berbeda yang tentunya memerlukan perhatian khusus.  kodrat zaman yang tentunya dalam kegiatan pembelajaran saat ini harus mengikuti perkembangan tekhnologi .</p></li><li><p>Relevansi berhamba terhadap murid adalah dalam pembelajaran pendidik sudah semetisnya berpusat, memuliakan peserta didik.</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-03-19 08:39:56 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hamsar29/b9cj385mcoif1epo/wish/2924741388</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hamsar29/b9cj385mcoif1epo/wish/2924742447</link>
         <description><![CDATA[<p>1.Pengalaman saya saat mengajar yang berkaitan dengan pemikiran KHD adalah selalu menjadi saya selalu menjadi pamong bagi siswa saya.</p><p>2.Dalam perwujudan bahwa guru sebagai penuntun adalah saya selalu menerapkan setiap masuk dikelas atau bertemu dengan guru dijalan saya membiasakan mengucap salam.</p><p>3.Bahwa konsep dari kodrat alam,artinya kita harus memberi pemahaman pada siswa bahwa lingkungan adalah salah satu yang mempengaruhi karakter keseharian anak sedangkan kodrat zaman adalah bagaimana pemahaman siswa terhadap perilaku mereka terhadap banyaknya pengaruh pengaruh perkembangan zaman yg mereka temukan pada keseharian mereka misalnya mereka bisa menyaring pengaruh pengaruh dari luar melalui sosial media misalnya YouTube.</p><p>1.Berhamba pada anak adalah pengajaran kita berfokus pada siswa atau siswa menjadi subjek bagi pengajaran saya atau menjadi pembelajar.</p><p><br/></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-03-19 08:40:42 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hamsar29/b9cj385mcoif1epo/wish/2924742447</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Hasbiyana RN</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hamsar29/b9cj385mcoif1epo/wish/2924743930</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Salah satu pengalaman saya yang mencermikan pemikiran Ki Hajar Dewantara yaitu sebagai pendidik saya bertanggung jawab membimbing siswa dalam mengembangkan potensi yang mereka miliki</p></li><li><p>Menuntun dalam konteks sosial budaya di daerah saya yaitu mengarahkan kepada peserta didik dalam memahami sosial budaya yang ada didaerah khususnya budaya Makassar mempelajari, bahasa daerah dan mengetahui lagu-lagu tradisional daerah.</p></li><li><p>Pendidikan perlu mempertimbangkan kodrat alam yang dimana berkaitan dengan sifat dan bentuk lingkungan dimana anak berada sedangkan kodrat zaman bisa diartikan sebagai perubahan keadaan zaman yang terus berjalan</p></li><li><p>peran saya sebagai pendidik memahami dan memenuhi kebutuhan siswa agar proses pembelajaran dapat berjalan efektif dan efisien </p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-03-19 08:41:53 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hamsar29/b9cj385mcoif1epo/wish/2924743930</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Ansar</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hamsar29/b9cj385mcoif1epo/wish/2924744124</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Salah satu contohnya adalah menjadi penutan terkait kedisplinan terhadap waktu. Membuat proses pembelajaran yang berfokus pada peserta didik dengan cara membuat soal yang berbentuk teka teki</p></li><li><p>Menuntun terkait sosial budaya adalah menjadi pendamping dan atau mengarahkan kepada yang lebih baik, terutama dalam kehidupan sosial, kerjasama, sopan dan lain-laiñ.</p></li><li><p>Karena merupakan satu kesatuan yang saling terkait, dimana kodrat alam sangat berpengaruh ke lingkungan terutama bagaimana budaya mengubah peserta didik dan kodrat alam sangat berpengaruhi terkait kemajuan terutama kemajuan teknologi</p></li><li><p> Guru bukan hanya sebagai pengajar tetapi sebagai fasilitator. Proses pembelajaran harus berfokus pada peserta didik.</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-03-19 08:42:01 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hamsar29/b9cj385mcoif1epo/wish/2924744124</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Novita Sary</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hamsar29/b9cj385mcoif1epo/wish/2924744508</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>berfokus pada anak. Di kelas saya, saya berinovasi "one day one leader" , jadi setiap hari anak secara bergantian memimpin dikelas seperti berdoa, atau mengatur kelas, dikarenakan sebelumnya semua anak ingin menjadi ketua kelas.</p></li><li><p>selalu membimbing dan mengarahkan anak sopan santun, apalagi sekolah saya terletak di pinggiran, yang sopan santunnya masih kurang.</p></li><li><p>karena setiap anak memiliki latar belakang yang berbeda, anak yang broken home memerlukan perhatian yang lebih.</p></li><li><p>relevansi pendidikan yang berhamba pada anak, pembelajaran yang berpusat pada anak dan memuliakan anak.</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-03-19 08:42:19 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hamsar29/b9cj385mcoif1epo/wish/2924744508</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Sari Wahyuni</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hamsar29/b9cj385mcoif1epo/wish/2924745832</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>saya selalu menajdi garda terdepan ketika anak lomba baik akademik maupun akdemik, saya selalu senantiasa menjadi pendukung dan tetap mengingatkan anak untuk bermain sportif</p></li><li><p>Menuntun artinya mengarahkan bukan memaksakan.</p></li><li><p>karena pendidikan itu tujuan akhirnya memberikan kebahagiaan dan keselamatan</p></li><li><p>bahwa anak itu perlu dihargai keberadaannya dan perlu di jaga perasaannya tanpa di beda-bedakan</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-03-19 08:43:27 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hamsar29/b9cj385mcoif1epo/wish/2924745832</guid>
      </item>
      <item>
         <title></title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hamsar29/b9cj385mcoif1epo/wish/2924913138</link>
         <description><![CDATA[<p>Faridah Muhidin</p><p><br/></p><ol><li><p>Pengalaman saya adalah membelajarkan siswa secara merdeka, artinya tanpa paksaan dan tekanan, kebebasan dalam memilih sumber belajar dan cara belajar yang sesuai dengan anak, namun tetap memperhatikan budi pekerti anak.</p></li><li><p>Dalam konteks sosial budaya, 'menuntun' diwujudkan dalam keteladanan guru dalam proses pembelajaran, baik keteladanan sikap, karakter, dan perilaku, karena anak belajar dari apa yang mereka lihat dan rasakan. </p></li><li><p>Karena seorang anak akan lahir dari kodrat alam ⟮potensi, bakat, kemampuan⟯ yang berbeda-beda satu sama lain sehingga sebagai seorang guru kita diharapkan mampu membantu, memotivasi mereka agar bisa tumbuh maksimal sesuai jenjang usia mereka. Sedangkan kodrat zaman lebih kepada bagaimana seorang guru mampu membimbing anak memasuki era dimana anak berada, untuk itu seorang pendidik wajib menguasai teknologi dan mengikuti perkembangan jaman.</p></li><li><p>Relevansi pendidikan Ki Hajar Dewantara bahwa seorang pendidik itu harus menghamba pada anak maksudnya seorang guru harus memiliki rasa hormat, memuliakan anak sehingga jika tumbuh perasaan tersebut maka tanpa disadari dalam diri anak akan tumbuh rasa senang, bahagia. Kondisi ini akan bisa memudahkan mereka untuk menyerap ilmu pengetahuan sehingga akan membawa hasil yang memuaskan.</p></li></ol>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-03-19 11:09:30 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hamsar29/b9cj385mcoif1epo/wish/2924913138</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Nur Asifatul Hijriah Nurdin,Spd</title>
         <author></author>
         <link>https://padlet.com/hamsar29/b9cj385mcoif1epo/wish/2925969267</link>
         <description><![CDATA[<p>1.Pengalaman saya saat melakukan proses pembelajaran yang mencerminkan pemikiran KHD adalah menjadi motivator dalam hal mengarahkan dan mengembangkan minat belajar siswa saya.</p><p>2.Wujud menuntun yang saya pahami dalam konteks sosial budaya adalah saya mampu mengarahkan dan sekaligus dapat mengembangkan minat dan bakat siswa saya.</p><p>3.Pendidikan Indonesia perlu mempertimbangkan kodrat alam dan kodrat Zaman maksudnya karena dengan adanya suatu kondisi atau lingkungan yang menjadi tempat tinggal bagi siswa bisa membentuk karakter khusus bagi siswa sedangkan kondisi zaman dimana siswa bisa saja mempunyai perilaku khusus baik itu bernilai baik atau buruk,karena dipengaruhi oleh zaman.</p><p>4.Relevansi pemikiran KHD yaitu pendidikan yang bersabda(berpihak)pada anak dengan peran saya sebagai pendidik adalah saya dituntut untuk mengadakan pembelajaran dengan berpusat pada anak atau anak menjadi subyek atau pembelajar.</p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-03-20 01:08:59 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/hamsar29/b9cj385mcoif1epo/wish/2925969267</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
