<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>Materi Bahasa Indonesia  by Pupu Puspitasari</title>
      <link>https://padlet.com/pupupuspitasari31/b7ro0diw6eqfb8o</link>
      <description></description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2024-04-21 09:35:20 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2024-04-22 13:16:00 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url></url>
      </image>
      <item>
         <title>BIOGRAFI (Kelas X)</title>
         <author>pupupuspitasari31</author>
         <link>https://padlet.com/pupupuspitasari31/b7ro0diw6eqfb8o/wish/2963186609</link>
         <description><![CDATA[<div>1. Pengertian Biografi&nbsp;<br>Teks biografi adalah suatu bentuk teks yang berisi mengenai kisah atau cerita suatu&nbsp;<br>tokoh dalam mengarungi kehidupannya, entah itu berupa kelebihan, masalah atau&nbsp;<br>kekurangan yang ditulis oleh seseorang agar tokoh tersebut bisa menjadi teladan untuk&nbsp;<br>orang banyak.<br>Selain biografi, ada juga yang namanya Autobiografi. Autobiografi merupakan suatu&nbsp;<br>riwayat hidup yang ditulis sendiri oleh tokoh tesebut. Untuk itu, antara biografi dan&nbsp;<br>autobiografi sangatlah berbeda. Perbedaan tersebut dapat ditinjau dari penulisnya,&nbsp;<br>apakah riwayat tersebut ditulis sendiri atau orang lain yang menulisnya.<br><br>2. Hal yang patut diteladani dari tokoh<br>Pembahasan Biografi memiliki keistimewaan dan keteladanan yang dapat&nbsp;<br>menginspirasi kita. Keistimewaan merupakan klebihan khusus yang dimiliki oleh tokoh&nbsp;<br>dalam kehidupannya sedangkan ketaladanan merupakan sikap-sikap terpuji yang&nbsp;<br>tergambar dalam biografi dan patut diteladani oleh pembaca.<br><br>3. Unsur-unsur biografi<br> Identitas tokoh<br>Meliputi nama, tempat, dan tanggal lahir, profesi/pekerjaan, dan riwayat pendidikan&nbsp;<br>karena hal-hal tadi merupakan ciri-ciri atau informasi tentang tokoh tersebut yang&nbsp;<br>bisa menjadi patokan unsur biografi.<br> Pengalaman hidup<br>Meliputi pengalaman-pengalaman mengesankan dari tokoh tersebut, yang bisa&nbsp;<br>diceritakan menjadi unsur biografi.<br> Pandangan hidup<br>Sudut pandang dari tokoh yang penting, memang perlu di butuhkan untuk unsur&nbsp;<br>biografi karena termasuk hal pemikiran dari suatu tersebut yang penting.<br> Kebiasaan<br>Tokoh memiliki perilaku yang baik atau buruk, akan mempengaruhi apa yang akan&nbsp;<br>tertulis di biografi. Jika tokoh tersebut memiliki teladan yang bagus, maka akan&nbsp;<br>berdampak bagus juga di biograifnya.<br><br>4. Kaidah Kebahasaan Teks Biografi<br> Menggunakan kata ganti orang ketiga tunggal ia atau dia atau beliau<br> Banyak menggunakan kata kerja tindakan untuk menjelaskan peristiwa-peristiwa&nbsp;<br>atau perbuatan fisik yang dilakukan oleh tokoh<br> Banyak menggunakan kata kerja pasif untuk menjelaskan peristiwa yang dialami<br> Banyak menggunakan kata sifat untuk memberikan informasi secara rinci&nbsp;<br>tentang sifat-sifat tokoh. Contoh: kata sifat untuk mendeskripsikan watak tokoh&nbsp;<br>seperti genius, rajin, ulet.<br><br></div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-04-21 09:41:39 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/pupupuspitasari31/b7ro0diw6eqfb8o/wish/2963186609</guid>
      </item>
      <item>
         <title>DRAMA (Kelas XI)</title>
         <author>pupupuspitasari31</author>
         <link>https://padlet.com/pupupuspitasari31/b7ro0diw6eqfb8o/wish/2963197281</link>
         <description><![CDATA[<div>A. Pengertian Drama<br>Drama adalah genre (jenis) sastra yang menggambarkan gerak&nbsp;kehidupan manusia. Drama menggambarkan realitas kehidupan, karakter&nbsp;dan perilaku manusia dalam partisipasi dan dialog yang dipentaskan.<br><br>Pengertian Drama Menurut Para Ahli :<br>1. Moulton : Pengertian drama adalah kisah hidup digambarkan dalam&nbsp;bentuk gerak (disajikan langsung dalam tindakan).<br>2. Balthazar Vallhagen : Pengertian drama adalah seni yang&nbsp;menggambarkan alam dan sifat manusia dalam gerakan.<br>3. Ferdinand Brunetierre : Pengertian drama yakni harus melahirkan&nbsp;keinginan oleh aksi atau gerakan.<br>4. Budianta dkk (2002) : Pengertian drama adalah genre sastra yang&nbsp;<br>menunjukkan penampilan fisik secara lisan setiap percakapan atau dialog&nbsp;<br>antara pemimpin di sana.<br><br>B. Isi dan Kebahasaan Drama<br>Isi Drama<br>Sebuah drama, sebagaimana karya sastra lainnya, diciptakan dengan&nbsp;maksud menyampaikan sesuatu kepada penikmat sastra atau masyarakat.&nbsp;<br>Sesuatu itu di samping menghibur, pastilah memiliki manfaat.<br>Sesuatu itulah isi drama. Inti dari isi sebuah drama sebenarnya adalah&nbsp;<br>pesan/amanat yang hendak disampaikan.<br><br>Kebahasaan drama<br>Berikut kaidah kebahasaan dalam drama:&nbsp;<br>1. Menggunakan kata yang menggambarkan urutan waktu atau konjungsi&nbsp;kronologis. Contonya suatu siang, besok, hari ini, kemarin, lusa, sebelum,&nbsp;sekarang, setelah itu, mula-mula, atau kemudian.<br>2. Menggunakan kata kerja yang menyiratkan terjadinya peristiwa.&nbsp;<br>Contohnya mengatakan, menyuruh, menghianati, menyingkirkan,&nbsp;<br>memaksa, menghadap, beristirahat atau membunuh.&nbsp;<br>3. Menggunakan kata kerja yang mengandung apa yang dipikirkan atau&nbsp;<br>dirasakan oleh tokoh. Contohnya memikirkan, merasakan, menginginkan,&nbsp;<br>mengharapkan, mengecewakan, mendambakan, mengalami, mencintai,&nbsp;<br>atau membenci.&nbsp;<br>4. Menggunakan kata-kata sifat atau descriptive language yang bertujuan&nbsp;<br>untuk menggambarkan tokoh, tempat, atau suasana. Contohnya sepi,&nbsp;<br>ramai, bersih, baik, gagah, kuat, panas, sempit, kotor, atau terang.<br><br>C. Persiapan Mementaskan Drama<br>Persiapan yang perlu dilakukan sebelum pementasan drama adalah sebagai&nbsp;<br>berikut.<br>1. Dekorasi panggung<br>Seni dekorasi panggung adalah salah satu kegiatan yang paling&nbsp;<br>rumit dan memakan banyak waktu ketika kita akan melakukan&nbsp;<br>pementasan karya seni ini.<br>Karena dekorasi harus disesuaikan dengan tema dan juga setting&nbsp;<br>dari sebuah drama yang akan kita pentaskan. Selain kesesuaian dengan&nbsp;<br>tema yang akan di pentaskan seni dekorasi juga sebaiknya harus&nbsp;<br>memikirkan tentang tata letak sound system dan juga jumlah pemain yang&nbsp;<br>akan berpentas di dalam panggung tersebut. agar segala pemain bermain&nbsp;<br>dengan baik dan karakter yang mereka miliki akan semakin kuat.<br>2. Persiapan aktor dan peralatan pentas<br>Persiapan aktor tidak kalah pentingnya ketika akan menyajikan&nbsp;<br>sebuah pentas drama. bahkan bisa dikatakan persiapan aktor adalah&nbsp;<br>yang paling utama. Oleh karena itu persiapan untuk sebuah drama bisa&nbsp;<br>memakan waktu berminggu-minggu bahkan berbulan-bulan ketlika tahap&nbsp;<br>trainingnya.<br>Karena seorang aktor harus menjiwai peran yang dimainkan di&nbsp;<br>mulai dari mimik wajah sampai dengan gestur dan suara. Selain itu untuk&nbsp;<br>memperkuat penokohan maka yang dibutuhkan properti lainnya ketika&nbsp;<br>melakukan sebuah drama dan ini harus dipersiapkan dengan sangat&nbsp;<br>matang.<br>3. Persiapan kostum<br>Kostum adalah salah satu peralatan peragaan drama yang tidak&nbsp;<br>boleh terlewatkan. karena dengan bagusnya (maching) kostum yang&nbsp;<br>dipakai akan memperkuat karakter setiap penokohan. sehingga karakter&nbsp;<br>yang dimainkan akan lebih mengena dan akan lebih terasa. sehingga&nbsp;<br>alur dalam cerita lebih terasa dan lebih menyentuh pemirsa yang&nbsp;<br>menyaksikannya.<br>4. Persiapan tata rias<br>Tata rias juga tidak kalah pentingnya dengan seni dekorasi dan&nbsp;<br>juga kostum. Karena tata rias yang sesuai dengan karakter yang dimiliki&nbsp;<br>oleh pemain akan dengan mudah untum menjiwai penokohan yang&nbsp;<br>sedang Iya perankan. dan akan lebih bisa menjiwai setiap gerakan dan&nbsp;<br>setiap ekspresi yang ditunjukkan baik di raut muka maupun dalam cara&nbsp;<br>pandang dan lain sebagainya. Oleh sebab itu tata rias yang baik akan ikut&nbsp;<br>membantu suksesnya permainan drama teater untuk menarik simpati dari&nbsp;<br>pemirsa.<br>5. Persiapan lighting<br>Tata rias kostum dan juga dekorasi akan kurang sempurna jika&nbsp;<br>tidak dilengkapi dengan lighting yang baik. Linghting yang baik akan&nbsp;<br>semakin membuat setting menjadi lebih hidup, dengan lighting yang baik&nbsp;<br>akan membuat pemain-pemain akan lebih terfokus menjadi pusat&nbsp;<br>perhatian pemirsa. dengan lighting yang baik menciptakan suasana<br>setting yang sesuai dengan alur cerita yang ada di dalam sebuah alur&nbsp;<br>drama yang sedang diperankan.<br>6. Persiapan data suara<br>Tata suara sangat penting dalam setiap pementasan drama.&nbsp;<br>karena dalam sebuah permainan drama membutuhkan penjiwaan yang&nbsp;<br>dalam, membutuhkan suasana yang sesuai dengan alur dan setting yang&nbsp;<br>ada.<br>dengan tata suara yang baik akan menjadikan drama lebih hidup&nbsp;<br>dan seakan-akan pemirsa sendirilah yang mengalami sebuah cerita yang&nbsp;<br>sedang diperankan dalam drama tersebut. oleh sebab itu tata suara yang&nbsp;<br>baik juga sangat menentukan suksesnya penampilan sebuah drama.</div>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2024-04-21 10:08:29 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/pupupuspitasari31/b7ro0diw6eqfb8o/wish/2963197281</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
