<?xml version="1.0"?>
<rss version="2.0">
   <channel>
      <title>WILAYAH NEGARA INDONESIA by Putu Sunari Seriesta Dewi Sukanta</title>
      <link>https://padlet.com/Riesta/aw4ihni4bjuhcrbv</link>
      <description></description>
      <language>en-us</language>
      <pubDate>2023-11-06 04:46:15 UTC</pubDate>
      <lastBuildDate>2023-11-24 15:00:42 UTC</lastBuildDate>
      <webMaster>hello@padlet.com</webMaster>
      <image>
         <url></url>
      </image>
      <item>
         <title>Hal 46-49</title>
         <author>Riesta</author>
         <link>https://padlet.com/Riesta/aw4ihni4bjuhcrbv/wish/2777371134</link>
         <description><![CDATA[<p>Indonesia memiliki wilayah yang sangat luas sekarang ini. Tetapi bagaimanakah penentuan wilayah yang dimiliki Indonesia di jaman dahulu?&nbsp;</p><p><br></p><p>Di jaman majapahit, wilayah kekuasaan Indonesia merupakan seluruh daerah di Nusantara. Dahulu pun, ada seseorang bernama Gajah Mada yang bersumpah untuk menyatukan seluruh daerah Nusantara menjadi satu, sumpah tersebut disebut “Sumpah Palapa”.</p><p><br></p>]]></description>
         <enclosure url="" />
         <pubDate>2023-11-06 04:48:02 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/Riesta/aw4ihni4bjuhcrbv/wish/2777371134</guid>
      </item>
      <item>
         <title>1. Pembatasan Wilayah</title>
         <author>Riesta</author>
         <link>https://padlet.com/Riesta/aw4ihni4bjuhcrbv/wish/2777374490</link>
         <description><![CDATA[<p>Saat masa-masa Belanda masih menjajah Indonesia, wilayah Indonesia belum ditetapkan. Sehingga para pemimpin bangsa berdiskusi mengenai wilayah yang akan dikuasai Indonesia dalam Sidang Kedua Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan (BPUPK) tanggal 10-17 Juli 1945.&nbsp;</p><p><br></p><p>Perdiskusian tetap berlanjut agar dapat mengetahui daerah yang akan dimiliki Indonesia. Banyak pendapat pun didapatkan dari hasil diskusi, ada juga banyak perdebatan mengenai wilayah yang terlalu besar, tidak ingin melibatkan negara lain dan banyak lagi.&nbsp;&nbsp;</p><p><br></p><p>Muhammad Yamin ingin seluruh wilayah kekuasaan pemerintahan Hindia Belanda yang mencakup Papua ditambah beberapa daerah lain seperti Timor Portugis (sekarang Timor Leste) serta Borneo Utara dan Malaya agar dapat dijadikan wilayah Indonesia. Tetapi menurut Yamin sebagian wilayah Papua dulu termasuk bagian dari Kesultanan Ternate. Hatta tidak setuju pandangan itu. Wilayah Indonesia menurutnya tak perlu mencakup wilayah Papua, namun mencakup Borneo Utara dan Malaya. Soekarno sependapat juga dengan Yamin.&nbsp;</p><p><br></p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1283190418/4491b9e6dbf7b9ca0efe90c6cf91846f/tematik_19_7_22_4.jpg" />
         <pubDate>2023-11-06 04:50:09 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/Riesta/aw4ihni4bjuhcrbv/wish/2777374490</guid>
      </item>
      <item>
         <title>2. Penetapan Wilayah</title>
         <author>Riesta</author>
         <link>https://padlet.com/Riesta/aw4ihni4bjuhcrbv/wish/2777376665</link>
         <description><![CDATA[<p>Karena adanya banyak perbedaan pendapat dari hasil rapat BPUPK, agar dapat menghindari konflik, Radjiman Wedyodiningrat melakukan pemungutan suara untuk menentukan penetapan wilayah Indonesia. Yaitu…</p><p><br>A) Seluruh Hindia Belanda</p><p>B) Seluruh Hindia Belanda, Malaya, Borneo Utara, Timor dan Papua.</p><p>C) Seluruh Hindia Belanda, Malaya dan Borneo Utara.</p><p><br></p><p>Hasil pemungutan suara terbanyak berada di pilihan kedua yaitu sebanyak 39 orang. Maka, BPUPK memutuskan pilihan tersebut dan dijadikan dasar oleh PPKI dalam menetapkan wilayah Indonesia.</p><p><br><br><br><br><br></p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1283190418/a79f21688d2f16c1a03e468246960ef7/RAPAT_PANITIA_PERSIAPAN_KEMERDEKAAN_INDONESIA_1_08_1_scaled.jpg" />
         <pubDate>2023-11-06 04:51:49 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/Riesta/aw4ihni4bjuhcrbv/wish/2777376665</guid>
      </item>
      <item>
         <title>3. Batas Wilayah</title>
         <author>Riesta</author>
         <link>https://padlet.com/Riesta/aw4ihni4bjuhcrbv/wish/2777378499</link>
         <description><![CDATA[<p>Suatu wilayah seperti negara tentu harus memiliki batas yang jelas di sebelah selatan, timur, utara, maupun barat.&nbsp;</p><p><br></p><p>Wilayah selatan Indonesia berupa Laut Indonesia dan Laut Arafuru. Di laut tersebut, Indonesia berbatasan dengan negara Australia. Di wilayah timur, Indonesia memiliki perbatasan di Pulau Papua dengan negara Papua Nugini. Di wilayah utara, Indonesia berbatasan dengan Filipina, Malaysia, dan Singapura. Sedangkan di barat, Indonesia punya wilayah laut yang berbatasan dengan India.&nbsp; Wilayah Indonesia dilewati garis khatulistiwa tersebut. Karena dibelah garis khatulistiwa, maka sebagian wilayah Indonesia terletak di belahan utara dan sebagian lagi di belahan selatan bumi.&nbsp;</p><p><br></p><p>Tapi mengapa negara harus memiliki batas wilayah?&nbsp;</p><p><br></p><p>Batas antara negara akan membagi kawasan yang bersambungan, berdampingan atau berhadapan.. Batas-batas wilayah negara sangat diperlukan untuk melaksanakan hak dan kewajiban negara baik berdasarkan hukum nasional maupun hukum internasional. Agar dapat menghindari pengambilan hak dari negara lain maupun negara sendiri.&nbsp;</p><p><br></p><p>Contohnya, kegiatan “illegal fishing”. Hal ini pernah terjadi di Indonesia karena adanya kurang pengawasan dan lain-lain. Tetapi, hal tersebut pun tidak boleh dilakukan karena ikan-ikan tersebut merupakan hak milik negara kita, sayangnya diambil oleh negara lain tanpa izin. Oleh karena itu, pembatasan negara harus diperhatikan.</p><p><br></p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1283190418/1eed0ad44bc8c674377a7c286325ca55/TIRTO_antarafoto_pemusnahan_kapal_illegal_fishing_200515_jhw_8_ratio_16x9.jpeg" />
         <pubDate>2023-11-06 04:53:11 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/Riesta/aw4ihni4bjuhcrbv/wish/2777378499</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Hal 50-55</title>
         <author>Riesta</author>
         <link>https://padlet.com/Riesta/aw4ihni4bjuhcrbv/wish/2801973014</link>
         <description><![CDATA[<p>Indonesia merupakan negara yang sangat luas dan memiliki banyak daerah. Karena banyak daerah di Indonesia, para pemimpin mendiskusikan masalah tersebut. Apakah sebaiknya dikelola masing-masing (negara serikat atau federal) atau dikelolah oleh pemerintah pusat (negara kesatuan)?&nbsp;</p><p><br></p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1283190418/a47a4c7168b8df1dd06eb1582f94c72a/218_1_Genmudacom_768x513.jpg" />
         <pubDate>2023-11-24 14:54:46 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/Riesta/aw4ihni4bjuhcrbv/wish/2801973014</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Ciri-Ciri Negara Kesatuan</title>
         <author>Riesta</author>
         <link>https://padlet.com/Riesta/aw4ihni4bjuhcrbv/wish/2801974027</link>
         <description><![CDATA[<p>Ciri-ciri negara kesatuan adalah memiliki satu Pemerintahan Pusat yang memegang seluruh kekuasaan, Undang-Undang Dasar yang berlaku di seluruh wilayah negara, memiliki Kepala Negara dan Kepala Pemerintahan untuk seluruh rakyat, serta memiliki Badan Perwakilan yang mewakili seluruh rakyat. Semua ciri tersebut ada di negara Indonesia. Jadi Indonesia merupakan negara kesatuan.&nbsp;</p><p><br></p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1283190418/c8a0135c7c2759b76b4d04f2da2f3709/1jpg_20230428013053.jpg" />
         <pubDate>2023-11-24 14:56:05 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/Riesta/aw4ihni4bjuhcrbv/wish/2801974027</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Pembahasan Bentuk Negara Indonesia</title>
         <author>Riesta</author>
         <link>https://padlet.com/Riesta/aw4ihni4bjuhcrbv/wish/2801974933</link>
         <description><![CDATA[<p>Tetapi saat jaman dahulu, bagaimanakah cara memutuskan bentuk negara Indonesia? Dulu para anggota BPUPK melakukan diskusi panjang.&nbsp; Para pemimpin yang berbeda pendapat itu berdiskusi secara baik untuk mengatasi perbedaan. Sehingga mereka pun memutuskan bentuk negara Indonesia.&nbsp; Pada akhirnya bentuk negara Indonesia merupakan negara kesatuan.</p><p><br></p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1283190418/7407dd3c72eb83fd766b9c5888739ce1/Rapat_Paripurna_Pembukaan_Masa_Sidang_DPR_2021_2022_2022_01_11_13_58_05_c58551a4e82c73447896739f310b2198_960x640_thumb.jpg" />
         <pubDate>2023-11-24 14:57:18 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/Riesta/aw4ihni4bjuhcrbv/wish/2801974933</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Persatuan dan Kesatuan Indonesia</title>
         <author>Riesta</author>
         <link>https://padlet.com/Riesta/aw4ihni4bjuhcrbv/wish/2801976343</link>
         <description><![CDATA[<ol><li><p>Bentuk negara Indonesia adalah negara kesatuan. Wujudnya adalah bersatunya seluruh masyarakat dan daerah menjadi satu bangsa dan negara yang utuh, yaitu bangsa dan negara Indonesia. Untuk mewujudkan negara kesatuan yang utuh dan tidak terpecah belah, seluruh kalangan perlu bersatu. Ketika persatuan menjadi kuat, sehingga kesatuan terbangun.</p></li></ol><p><br></p><ol start="2"><li><p>Makna Persatuan dan Kesatuan</p></li></ol><p><br></p><p>Dengan adanya persatuan, kita tidak akan sendiri-sendiri lagi tetapi bersama-sama. Jika persatuan itu dapat dipertahankan dan akan terbangun kesatuan yang utuh. Jadi, persatuan merupakan gabungan atau terikatnya beberapa bagian menjadi satu.&nbsp;</p><p><br></p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1283190418/8ec063dc589cd879eaa0dc42d9c89d66/large_ensiklopedia_indonesia_bbe6129d363e8ae5648539fbc007acff.avif" />
         <pubDate>2023-11-24 14:58:57 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/Riesta/aw4ihni4bjuhcrbv/wish/2801976343</guid>
      </item>
      <item>
         <title>Memperjuangkan Persatuan dan Kesatuan Indonesia</title>
         <author>Riesta</author>
         <link>https://padlet.com/Riesta/aw4ihni4bjuhcrbv/wish/2801977767</link>
         <description><![CDATA[<p>Para pahlawan nasional mempertaruhkan nyawanya untuk memperjuangkan kemerdekaan bangsa Indonesia, yang sekarang ini persatuan dan kesatuan Indonesia yang ada dapat terwujud. Upaya mewujudkan persatuan dan kesatuan bangsa tersebut tidak hanya melalui perjuangan isik, melainkan juga perjuangan nonisik.&nbsp;</p><p><br></p><p><strong>Berikut ini adalah cara memperjuangkan persatuan dan kesatuan Indonesia:</strong></p><p><br></p><ol><li><p><strong><em>Gerakan politik</em></strong> merupakan salah satu bentuk perjuangan mewujudkan persatuan dan kesatuan. Indonesia, yang berarti gerakan sosial kemasyarakatan di bidang politik.&nbsp;</p></li></ol><p><br></p><ol start="2"><li><p>Gerakan lainnya adalah <strong><em>pendidikan,</em></strong> contohnya adalah mendirikan jaringan sekolah Taman Siswa yang dilakukan oleh Ki Hajar Dewantara.</p></li></ol><p><br></p><ol start="3"><li><p>Perjuangan mewujudkan persatuan dan kesatuan Indonesia juga dilakukan melalui <strong><em>karya sastra. </em></strong>Dengan berbagai cerita atau novel yang dibuat, hal tersebut dapat meningkatkan kesadaran masyarakat pada nasionalisme Indonesia. Dengan kesadaran itu, banyak masyarakat akan memiliki keinginan untuk melawan penjajah dan memiliki keinginan untuk merdeka.</p></li></ol><p><br></p>]]></description>
         <enclosure url="https://padlet-uploads.storage.googleapis.com/1283190418/484dc368a3ce7bcabae5a762669d4435/Pahlawan_Nasional_Ilustrasi_by_lensaindonesia_com_.jpg" />
         <pubDate>2023-11-24 15:00:42 UTC</pubDate>
         <guid>https://padlet.com/Riesta/aw4ihni4bjuhcrbv/wish/2801977767</guid>
      </item>
   </channel>
</rss>
